WEDDING & FAMILY
Home > LOEKELOE > WEDDING & FAMILY > Aku tak mau punya anak
Total Views: 70014 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 163 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

joeljungkat - 23/11/2009 04:18 PM
#1
Aku tak mau punya anak
Mungkin hanya aku satu2nya wanita dibumi ini yang tidak mau punya anak.

Ribet,
Repot,
Ramai,

tak terbayangkan segalanya tentang anak.
padahal Indah sekali hidup berdua dengan suamiku ini tanpa ada yg mengganggu, tanpa ada yang membebani pikiran kalau ingin melakukan kegiatan apapun.

Aku sudah menikah selama 5 tahun, awal-awal suamiku tidak bermasalah tentang keinginanku, tapi mungkin dia tercemari kiri kanan teman-temannya.
mendadak dia meminta anak padaku
Lantang aku jawab TIDAK itu sudah prinsipku dari dulu, dan dia sudah mau menerimanya saat melamarku.

wow.. rasanya masalah sedang dimulai
b2k - 23/11/2009 04:27 PM
#2

aneh.... are you sure....?
gw malah uda ngebet... o
joeljungkat - 23/11/2009 04:29 PM
#3

Quote:
Original Posted By b2k
aneh.... are you sure....?
gw malah uda ngebet... o


kan nggak semua orang seperti kamu bro ;)
spectre - 23/11/2009 04:35 PM
#4

Quote:
Original Posted By joeljungkat

Lantang aku jawab TIDAK itu sudah prinsipku dari dulu, dan dia sudah mau menerimanya saat melamarku.

wow.. rasanya masalah sedang dimulai


time is changing...

people are changing...

it doesn't meant he lied or he does not/didn't remember your terms & conditions...

he simply changed...
cutie_gurlz - 23/11/2009 04:41 PM
#5

Quote:
Original Posted By joeljungkat
kan nggak semua orang seperti kamu bro ;)


biarkan orang berkata apa, Sis. Punya anak segudang tapi ngurusnya kepaksa karena sebenernya ga niat, apakah itu lebih baik dari pada ga punya anak sama sekali?

suami pengen punya anak? sorry nih, gua jadi ingat kisah presiden pertama kita.
Dia bercerai dengan istri pertamanya, yang usianya jauh lebih tua, dengan alasan, dia pengen punya anak. Walaupun sebenarnya (kalau di buku yg gua baca) dia sendiri tidak mau bercerai, tapi sang istri ogah dipoligami, jadi akhirnya milih bercerai.

Nah setelah dia bercerai, menikah lagi dengan seorang perempuan yang memberinya 4 anak, n then what? Apa dia kemudian mengurus anak2nya dengan baik? Menjadi bapak yang baik? Karena sepengetahuan gua, waktu si istri baru aja ngelahirin anak ke-4, justru sang presiden minta ijin buat kawin lagi dengan janda beranak .... 4 ato 5 ya
Entah apa lagi alasannya dia kawin lagi, kalo masalah pengen punya anak, bukannya dia juga pada saat itu udah punya anak? atau dia pengen ngumpulin anak2 confused:

Coba tanya apa alasan suami tiba2 mendadak kepengen anak? Tuntutan dari keluarga? Masyarakat? Kalau orang menikah harus punya anak? Atau murni dari keinginan dia pribadi?
joeljungkat - 23/11/2009 04:43 PM
#6

Quote:
Original Posted By spectre
time is changing...

people are changing...

it doesn't meant he lied or he does not/didn't remember your terms & conditions...

he simply changed...


but I didn't change

ok then ...
I accept the consequences, let's see what he could do
joeljungkat - 23/11/2009 04:47 PM
#7

Quote:
Original Posted By cutie_gurlz
biarkan orang berkata apa, Sis. Punya anak segudang tapi ngurusnya kepaksa karena sebenernya ga niat, apakah itu lebih baik dari pada ga punya anak sama sekali?

suami pengen punya anak? sorry nih, gua jadi ingat kisah presiden pertama kita.
Dia bercerai dengan istri pertamanya, yang usianya jauh lebih tua, dengan alasan, dia pengen punya anak. Walaupun sebenarnya (kalau di buku yg gua baca) dia sendiri tidak mau bercerai, tapi sang istri ogah dipoligami, jadi akhirnya milih bercerai.

Nah setelah dia bercerai, menikah lagi dengan seorang perempuan yang memberinya 4 anak, n then what? Apa dia kemudian mengurus anak2nya dengan baik? Menjadi bapak yang baik? Karena sepengetahuan gua, waktu si istri baru aja ngelahirin anak ke-4, justru sang presiden minta ijin buat kimpoi lagi dengan janda beranak .... 4 ato 5 ya
Entah apa lagi alasannya dia kimpoi lagi, kalo masalah pengen punya anak, bukannya dia juga pada saat itu udah punya anak? atau dia pengen ngumpulin anak2 confused:

Coba tanya apa alasan suami tiba2 mendadak kepengen anak? Tuntutan dari keluarga? Masyarakat? Kalau orang menikah harus punya anak? Atau murni dari keinginan dia pribadi?


ha ha ha .. betul sis
dan aku bukan pecinta poligami atau poliandri

Alasan dia pengen punya anak ?
rasanya aku tidak ingin tau dan tidak ingin menanyakannya,
karena setiap mendengar kata anak, rasanya langsung pusing 8 keliling nohope:
atau dia ingin mencoba saja menanyakan itu, siapa tahu aku berubah pikiran, gak tau juga ya D
cutie_gurlz - 23/11/2009 05:13 PM
#8

Quote:
Original Posted By joeljungkat
ha ha ha .. betul sis
dan aku bukan pecinta poligami atau poliandri

Alasan dia pengen punya anak ?
rasanya aku tidak ingin tau dan tidak ingin menanyakannya,
karena setiap mendengar kata anak, rasanya langsung pusing 8 keliling nohope:
atau dia ingin mencoba saja menanyakan itu, siapa tahu aku berubah pikiran, gak tau juga ya D


numpang share dikit ya sis,
norma yang berlaku di masyarakat adalah:
kawin, hamil, punya anak, terus kalau langgeng ya sampai akhir hayat, atau kalau gak, cerai terus ngulang lagi skema yang sama tadi.

Sama halnya seperti seorang perempuan, umur 20-an akan ditanya, "Kapan kawin?", sudah kawin, akan ditanya , "Kapan punya anak?", nah nanti selanjutnya kalau ada masalah rumah tangga akan ditanya lagi, "Kapan cerai?"

Kalau perempuan kelihatan hamil dan tidak ada suaminya, akan dibilang "Wanita nakal",

Janda akan dibilang, "Perempuan gak bener, kalo bener, masa sih lakinya kabur?"

Gua sih sudah bosan banget dengan celotehan macam gitu dalam hidup gua.

Toh semua yang menjalani adalah kita sendiri. Sis gak mau punya anak? Itu adalah hak diri sendiri buat memutuskan. Anak bukan pewaris, anak bukan untuk iseng-iseng. Anak bukan pula sesuatu yang bisa dijadikan 'pengikat dalam rumah tangga', emang anak lahir cuma buat dijadiin lem ?

Justru banyak wanita2 di negara maju yang ogah punya anak, karena mereka yakin mereka gak akan bisa jadi ibu yang baek buat anak mereka. Ini buat gua sih satu hal yang perlu diacungin jempol, karena banyak ibu2 di negara dunia ketiga, yang justru memperbanyak anak di tengah kesusahan mereka.
Dhy Dhy - 23/11/2009 05:14 PM
#9

Aku tak mau punya anak


Gosh! Aku yang blom merit ajah berharap klo merit ntar secepatnya di kasih anugerah seorang anak dalam kehidupan. Dan menapaki sebuah "profesi" baru sebagai seorang Ibu. Menurut aku Ibu adalah sosok mulia dan aku pengen menjadi mulia dengan kehadiran anak ku o

Aku berdoa smoga waktu bisa merubah keputusan anda \)


Сhinchikurin_3 - 23/11/2009 05:14 PM
#10

sama sis..
gw jg 'blom mau' punya anak ...
[gw gak boleh bilang 'gak mau' sm ortu nohope:.. y sud lah..]

sampe skrg jg masi bingung.. nohope:
laki gw pengen punya anak.. tapi gw males.. hammer:
jadi gw lebih terima nasib aj deh..
dikasih yah syukur.. engga yah syukur.. D
untungnya laki gw jg ga ngoyo.. ga nuntut.. jadi.. kita jalanin apa adanya aja..
gak pake ke dokter, gak pake minum obat2..
so far sih blom dikasih... D
maybe someday when i least expect it.. hammer:
buriks - 23/11/2009 05:57 PM
#11

pendapat gw sis,

Pada dasarnya anak adalah kepercayaan dari Tuhan buat kita sis... jadi jangan kaget nanti kl tiba-tiba Tuhan percaya sama Sis dan Sis dikaruniai anak, entah bagaimana caranya...
anaksederhana - 23/11/2009 06:22 PM
#12
welcome to the club....
Wah akhirnya ada tokoh wanita juga yg sama padanngannya spt gua dan bini gua? hehehehe...

Kepada semuanya yah:

Gua gak kenal wanita hebat ini "joeljungkat" dan kami gak ada sangkut pautnya biarpun gua seneng juga ada yg sepandangan dengan gua....


Yg bikin gua kaget lagi, eh ini kok malah si suami yg berubah setelah nikah? kebanyakan wanita yg berubah pikrian tadinya gak mau punya anak jadi mau.

@ joeljungkat:

Jika bukan karena soal warisan penerus keluarga, apa alasan suami mau punya anak? Mau punya aja? ditekan lingkungan atau dia memang jenis pria keluarga yg memang bakalan sayang anak?

\)
anaksederhana - 23/11/2009 06:55 PM
#13

Quote:
Original Posted By spectre
time is changing...

people are changing...

it doesn't meant he lied or he does not/didn't remember your terms & conditions...

he simply changed...


Nah kalo lu nanya jenis wanita mana cocok utk TTM....ini dia cocok!

Namun hargai keputusan dia kalo dia nolak.....langsung ke next....bukan masalah menang kalah....

Ditolak pun termasuk serunya disini.....D
anaksederhana - 23/11/2009 07:04 PM
#14

Quote:
Original Posted By cutie_gurlz
numpang share dikit ya sis,
norma yang berlaku di masyarakat adalah:
kimpoi, hamil, punya anak, terus kalau langgeng ya sampai akhir hayat, atau kalau gak, cerai terus ngulang lagi skema yang sama tadi.

Sama halnya seperti seorang perempuan, umur 20-an akan ditanya, "Kapan kimpoi?", sudah kimpoi, akan ditanya , "Kapan punya anak?", nah nanti selanjutnya kalau ada masalah rumah tangga akan ditanya lagi, "Kapan cerai?"

Kalau perempuan kelihatan hamil dan tidak ada suaminya, akan dibilang "Wanita nakal",

Janda akan dibilang, "Perempuan gak bener, kalo bener, masa sih lakinya kabur?"

Gua sih sudah bosan banget dengan celotehan macam gitu dalam hidup gua.

Toh semua yang menjalani adalah kita sendiri. Sis gak mau punya anak? Itu adalah hak diri sendiri buat memutuskan. Anak bukan pewaris, anak bukan untuk iseng-iseng. Anak bukan pula sesuatu yang bisa dijadikan 'pengikat dalam rumah tangga', emang anak lahir cuma buat dijadiin lem ?

Justru banyak wanita2 di negara maju yang ogah punya anak, karena mereka yakin mereka gak akan bisa jadi ibu yang baek buat anak mereka. Ini buat gua sih satu hal yang perlu diacungin jempol, karena banyak ibu2 di negara dunia ketiga, yang justru memperbanyak anak di tengah kesusahan mereka.



Bukan norma itu aja.....mereka yg ikutin norma itu seolah "iri" dengan kemerdekaan dan kemewahan yg dimiliki oleh pasangan suami istri bebas anak yg mereka tidak miliki.

Yg anehnya kan terpelas anak memberikan kebahagiaan dan katanya sepadan dengan biaya serta waktu yg diberikan padahal kan memang akhirnya berat juga? Cuma gak berani bilang?

5 -10 thn pertama seneng....pas menjelang ABG nah......good luck deh....D
joeljungkat - 23/11/2009 07:45 PM
#15

Quote:
Original Posted By cutie_gurlz


numpang share dikit ya sis,
norma yang berlaku di masyarakat adalah:
kawin, hamil, punya anak, terus kalau langgeng ya sampai akhir hayat, atau kalau gak, cerai terus ngulang lagi skema yang sama tadi.

Sama halnya seperti seorang perempuan, umur 20-an akan ditanya, "Kapan kawin?", sudah kawin, akan ditanya , "Kapan punya anak?", nah nanti selanjutnya kalau ada masalah rumah tangga akan ditanya lagi, "Kapan cerai?"

Kalau perempuan kelihatan hamil dan tidak ada suaminya, akan dibilang "Wanita nakal",

Janda akan dibilang, "Perempuan gak bener, kalo bener, masa sih lakinya kabur?"

Gua sih sudah bosan banget dengan celotehan macam gitu dalam hidup gua.

Toh semua yang menjalani adalah kita sendiri. Sis gak mau punya anak? Itu adalah hak diri sendiri buat memutuskan. Anak bukan pewaris, anak bukan untuk iseng-iseng. Anak bukan pula sesuatu yang bisa dijadikan 'pengikat dalam rumah tangga', emang anak lahir cuma buat dijadiin lem ?

Justru banyak wanita2 di negara maju yang ogah punya anak, karena mereka yakin mereka gak akan bisa jadi ibu yang baek buat anak mereka. Ini buat gua sih satu hal yang perlu diacungin jempol, karena banyak ibu2 di negara dunia ketiga, yang justru memperbanyak anak di tengah kesusahan mereka.
itulah, kadang miris melihat kehidupan sekitar kita, udah tau penghasilan cuma pas untuk berdua, masih aja ngebelain punya anak? Trus anak dah lahir gak bisa beli susu.

Ya gak semua sih seperti itu, tapi gak tau ya, aku terlalu berpikir jauh ke depan, masa bodoh amat omongan orang, mau dibilang mandul atau apapun terserah. Selama dengan seperti ini aku bisa baik2 saja, bahkan bisa menghidupi banyak orang.

Wah, sis keliatannya terbuka sekali dgn hal ini? Apa sis juga tidak atau belum punya anak?Aku tak mau punya anak
joeljungkat - 23/11/2009 07:50 PM
#16

Quote:
Original Posted By Dhy Dhy
Aku tak mau punya anak


Gosh! Aku yang blom merit ajah berharap klo merit ntar secepatnya di kasih anugerah seorang anak dalam kehidupan. Dan menapaki sebuah "profesi" baru sebagai seorang Ibu. Menurut aku Ibu adalah sosok mulia dan aku pengen menjadi mulia dengan kehadiran anak ku o

Aku berdoa smoga waktu bisa merubah keputusan anda \)


keputusan ditangan kamu sis, tapi buat apa mengikuti sebuah kata mulia yang blm tentu kita bisa lakukan?

Seandainya aku punya anakpun, aku tidak akan sanggup membawa kata mulia di hidupku, karena aku yakin tak ada ibu yang mengeluh ke capekan. Aku tak mau punya anak
joeljungkat - 23/11/2009 07:55 PM
#17

Quote:
Original Posted By ?hinchikurin_3
sama sis..
gw jg 'blom mau' punya anak ...
[gw gak boleh bilang 'gak mau' sm ortu nohope:.. y sud lah..]

sampe skrg jg masi bingung.. nohope:
laki gw pengen punya anak.. tapi gw males.. hammer:
jadi gw lebih terima nasib aj deh..
dikasih yah syukur.. engga yah syukur.. D
untungnya laki gw jg ga ngoyo.. ga nuntut.. jadi.. kita jalanin apa adanya aja..
gak pake ke dokter, gak pake minum obat2..
so far sih blom dikasih... D
maybe someday when i least expect it.. hammer:
aku bilang tidak karena memang tidak mau sis.
Untung ya punya suami yang mengerti, aku blm begitu tau, kenapa tiba2 dia seperti ini.
Aku jg belum berani tbtomi, aku hanya memakai IUD, kalau telat haid lebih dr 3 hari, rasanya sudah mau marah aja ha ha. Tapi syukur aman aman saja, karena aku rutin ke dokter.Aku tak mau punya anak
joeljungkat - 23/11/2009 08:13 PM
#18

@ anaksederhana
wow, kalian jg tidak mau mempunyai anak? Tidakkah itu mengerikan untuk kebanyakan orang?

Ha ha.. Sering aku bilang pada diriku sendiri, aku seharusnya jadi pria.

Alasan? Aku blm tau, dia baru2 ini bilang ke aku, dan untuk menyinggung lagi masalah ini, rasanya MALAS, mudah sekali merubah prinsip yg kita buat di awal?
Sekali prinsip tetap prinsip, sekali tidak tetap tidak.

Ttm? Menjijikkan sekali orang yg berumah tangga tapi punya ttm?
Maaf, bukan bermaksud menyinggung siapapun dising.
Kalau memang aku mau mencari pelampiasan napsu, aku bisa kok bayar seseorang, bahkan mendatangkan bintang film untuk menjadikan aku "tante girang" pun aku bisa. Tapi buat apa? Napsu? O my God.. Ini hal paling menyedihkan dlm berumah tangga.
Seandainya suamiku melakukannya, akan kubuat hancur hidupnya di depan mataku.

Aku tak mau punya anak
cutie_gurlz - 23/11/2009 08:17 PM
#19

Quote:
Original Posted By joeljungkat
itulah, kadang miris melihat kehidupan sekitar kita, udah tau penghasilan cuma pas untuk berdua, masih aja ngebelain punya anak? Trus anak dah lahir gak bisa beli susu.

Ya gak semua sih seperti itu, tapi gak tau ya, aku terlalu berpikir jauh ke depan, masa bodoh amat omongan orang, mau dibilang mandul atau apapun terserah. Selama dengan seperti ini aku bisa baik2 saja, bahkan bisa menghidupi banyak orang.

Wah, sis keliatannya terbuka sekali dgn hal ini? Apa sis juga tidak atau belum punya anak?
haha bingung njawab pertanyaannya sis. Secara biologis aq punya anak, tapi dgn kesadaran bahwa statusku sbg wnt yg tdk menikah akan sulit untuk membesarkan anak, dan aq juga tdk mau merepotkan org tua untuk ngeberesin hal yang adalah kesalahanku, maka dgn keiklasanku sendiri, aku serahkan anak yg kulahirkan ke sebuah panti asuhan katholik. Aku percayakan pada mereka untuk ngasuh dan mendidik anakku, kebetulan panti yg kupilih jg udah berdiri lama, dan terkenal baik. Pikiranku sih, apa yg aku lakukan adalah yg terbaik buat aq dan anakku. Meskipun bnyk org blg aku membuang anak, ga kudgrn. Toh org tdk bnyk membantu. Kalau anakku tersia-sia justru dgn tgl sama aku, apa mereka peduli? Aduh maaf malah jadi cerita pnjg lebar di trit sis. Keasikan dlm busway hahahaAku tak mau punya anak
anaksederhana - 23/11/2009 09:09 PM
#20

Quote:
Original Posted By joeljungkat
@ anaksederhana
wow, kalian jg tidak mau mempunyai anak? Tidakkah itu mengerikan untuk kebanyakan orang?

Ha ha.. Sering aku bilang pada diriku sendiri, aku seharusnya jadi pria.

Alasan? Aku blm tau, dia baru2 ini bilang ke aku, dan untuk menyinggung lagi masalah ini, rasanya MALAS, mudah sekali merubah prinsip yg kita buat di awal?
Sekali prinsip tetap prinsip, sekali tidak tetap tidak.

Ttm? Menjijikkan sekali orang yg berumah tangga tapi punya ttm?
Maaf, bukan bermaksud menyinggung siapapun dising.
Kalau memang aku mau mencari pelampiasan napsu, aku bisa kok bayar seseorang, bahkan mendatangkan bintang film untuk menjadikan aku "tante girang" pun aku bisa. Tapi buat apa? Napsu? O my God.. Ini hal paling menyedihkan dlm berumah tangga.
Seandainya suamiku melakukannya, akan kubuat hancur hidupnya di depan mataku.

Aku tak mau punya anak


Ya mengerikan karena memanng agak susah diterima masyarakat pada umumnya. Karena tidak umum maka kami maklum kepada siapa yg menanyakan. Jika kami prediksi org yg bertanya tdk mungkin akan mengerti akan kami jawab sebagai kesulitan dan memang belum diberikan anak.

Namun utk yg memang ingin tau kenapa dan dapat mencerna yah bisa kami jelaskan kenapa sama seperti org umum lainnya ditanya anak berapa, umur berapa sekolah dimana. Kami juga rutin menjelaskan karena hanya mau hidup sederhana dan menikmatinya dengan cara kami sendiri.

nah pertanyaan klasik yg ditujukan kepada kami adalah kalao tua bagaimana? Mungkin anda masih baru mengenal saya disini nanti sy jawab dan akan sy jelaskan pandangan saya ttg hari tua nanti setelah anda nikah dengan bebas anak.

Soal TTM kita bahas dilain kesempatan supaya tidak keluar jalur diskusinya.

@Spectre:

hayo loh.....sanggup gak loh hadepin wanita super begini?.......hehehhe...D
Page 1 of 163 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > LOEKELOE > WEDDING & FAMILY > Aku tak mau punya anak