Domestik
Home > LOEKELOE > TRAVELLERS > Domestik > Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Total Views: 91926 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 27 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

kadalxburik - 16/12/2009 11:53 AM
#1
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Thread ini sengaja di buat untuk membantu memperkenalkan tempat2 wisata di indonesia yg indah

Sebelum menjelajah ke negeri seberang...Jelajahilah negeri sendiri dulu

iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia

Index Jawa - Bali

# Situs Karangkamulyan
# Gedung Linggarjati
# Baduy Dalam
# Taman Balekambang
# Ikan Dewa
# Alas Purwo
# Taman Nasional Meru Betiri
# Ubud
# Pantai Indah Alam
# Candi Bangkal
# Malang
# Kawah Putih
# Karimun Jawa
# Curug Cigamea
# Gunung Batur
# Vihara Avalokitesvara
# Candi Brahu
# Ciamis
# Mangrove Bali
# Keraton Sumenep
# Bersahabat dengan Deru Air Terjun
# Pantai Kenjeran
# Pantai Pasir Putih di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur
# Batu Karas
# Ngaben
# Perpaduan Alam dan Kisah Legendaris
# Pulau Menjangan
# Sempu
# Pacitan
# Pulau Umang
# Pantai Lombang
# Bertamasya ke kuburan
# Istana Surosowan
# Cisolok
# Gunung Selok
# Segara Anakan,Cilacap
# Intip "Kota Klasik" Kerajaan Majapahit
# Karimun Jawa
# Pantai Teleng Ria
# Garut
# Krakatau
# Rafting Serayu
# Goa Gajah
# Pantai Drini
# Mahameru
# Mahameru Part 2
# Candi Rimbi
# Sangeh
# Candi Cetho
# Candi Mendut
# Goa Gong
# Umbul Sidomukti
# Telaga Sarangan
# Lava Tour Kaliadem
# Pulau Onrust
# Telaga Ngebel
# Ketep Pass
# Taman Nasional Ujung Kulon
# Alas Purwo
# Pulau Nusakambangan
# Gunung Puntang
# Gunung Merapi
# Goa Selomangleng
# Candi Sukuh
# Goa Maharani
# Goa Kiskendo
# Goa Jatijajar
# Rawa Pening
# Gunung Lawu
# Sendang Panguripan & Drajat
# Kawah Ijen
# Gunung Salak
# Air Terjun Maribaya
# Candi Bajangratu
# Candi Tikus
# Taman Nasional Baluran
# Curug Orog
# Air Terjun Coban Talun
# Bledug Kuwu
# The City Of Sam Poo
# Air Terjun Lereng Gunung Wilis
# Pulau Biawak

Index Sumatra

# Lembah Di SumBar
# Air Panas Sipoholon, Salak Angkola dan Durian Sidimpuan
# Bukit Serelo
# Air Terjun Sipiso-piso
# Pesisir Selatan Sumatra
# Tarutung
# Benteng Marlborough
# Bukit Langkisau
# Ngarai Sianok
# Desa Lingga
# Parapat
# TOBA
# Medan
# Air Terjun Telun Berasap
# Takengon
kadalxburik - 16/12/2009 11:54 AM
#2

Situs Karangkamulyan

Kisah tentang Ciung Wanara memang menarik untuk ditelusuri, karena selain menyangkut cerita tentang Kerajaan Galuh, juga dibumbui dengan hal luar biasa seperti kesaktian dan keperkasaan yang tidak dimiliki oleh orang biasa namun dimiliki oleh Ciung Wanara. Kisah Ciung Wanara merupakan cerita tentang kerajaan Galuh ( sebelum berdirinya Kerajaan Majapahit dan Pajajaran

Tersebutlah raja Galuh saat itu Prabu Adimulya Sanghyang Cipta Permana Di Kusumah dengan dua permaisuri, yaitu Dewi Naganingrum dan Dewi Pangrenyep. Mendekati ajal tiba Sang Prabu mengasingkan diri dan kekuasaan diserahkan kepada patih Bondan Sarati karena Sang Prabu belum mempunyai anak dari permaisuri pertama ( Dewi Naganingrum ).

Singkat cerita, dalam memerintah raja Bondan hanya mementingkan diri sendiri, sehingga atas kuasa Tuhan Dewi Naganingrum dianugerahi seorang putera, yaitu Ciung Wanara yang kelak akan menjadi peenrus kerajaan Galuh dengan adil dan bijaksana.

Spoiler for situr karangkamulyan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Bila kita telusuri lebih jauh kawasan yang luasnya kurang lebih 25 Ha ini menyimpan berbagai benda-benda yang diduga mengandung sejarah tentang Kerajaan Galuh yang sebagian besar berbentuk batu. Batu-batu ini letaknya tidaklah berdekatan tetapi menyebar dengan bentuknya yang berbeda-beda, berada dalam sebuah tempat berupa struktur bangunan terbuat dari tumpukan batu yang bentuknya hampir sama. Struktur bangunan ini memiliki sebuah pintu sehingga menyerupai sebuah kamar.

Batu-batu yang ada di dalam struktur bangunan ini memiliki nama dan kisah, begitu pula beberapa lokasi lain yang terdapat di dalamnya yang berada di luar struktur batu. Masing-masing nama tersebut merupakan pemberian dari masyarakat yang dihubungkan dengan kisah atau cerita tentang kerajaan Galuh seperti ; pangcalikan atau tempat duduk, lambang peribadatan, tempat melahirkan, tempat sabung ayam dan Cikahuripan.

Situs Karangkamulyan merupakan peninggalan Kerajaan Galuh Pertama menurut penyelidikan Tim dari Balar yang dipimpin oleh Dr Tony Jubiantoro pada tahun 1997. Bahwasannya di tempat ini pernah ada kehidupan mulai abad ke IX, karena dalam penggalian telah ditemukan keramik dari Dinasti Ming. Situs ini terletak antara Ciamis dan Banjar, jaraknya sekitar 17 km ke arah timur dari kota Ciamis atau dapat ditempuh dengan kendaraan sekitar 30 menit.

Situs ini juga dapat dikatakan sebagai situs yang sangat strategis karena berbatasan dengan pertemuan dua sungai yakni Sungai Citanduy dan Cimuntur, dengan batas sebelah utara adalah jalan raya Ciamis-Banjar, sebelah selatan sungai Citanduy, sebelah barat merupakan sebuah pari yang lebarnya sekitar 7 meter membentuk tanggul kuno, dan batas sebelah timur adalah sungai Cimuntur. Karena merupakan peninggalan sejarah yang sangat berharga, akhirnya kawasan ini ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya oleh Pemerintah.

Spoiler for situs karangkamulyan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Udara yang cukup sejuk terasa ketika kita memasuki gerbang utama situs ini. Tempat parkir yang luas dengan pohon-pohon besar disekitar semakin menambah sejuk Setelah gerbang utama, situs pertama yang akan kita lewati adalah Pelinggih ( Pangcalikan ). Pelinggih merupakan sebuah batu bertingkat-tingkat berwarna putih serta berbentuk segi empat, termasuk ke dalam golongan / jenis yoni ( tempat pemujaan ) yang letaknya terbalik, digunakan untuk altar. Di bawah Yoni terdapat beberapa buah batu kecil yang seolah-olah sebagai penyangga, sehingga memberi kesan seperti sebuah dolmen ( kubur batu ). Letaknya berada dalam sebuah struktur tembok yang lebarnya 17,5 x 5 meter.

Sahyang Bedil
Tempat yang disebut Sanghyang Bedil merupakan suatu ruangan yang dikelilingi tembok berukuran 6.20 x 6 meter. Tinggi tembok kurang lebih 80 cm. Pintu menghadap ke arah utara, di depan pintu masuk terdapat struktur batu yang berfungsi sebagai sekat (schutsel). Di dalam ruangan ini terdapat dua buah menhir yang terletak di atas tanah, masing-masing berukuran 60 x 40 cm dan 20 x 8 cm. Bentuknya memperlihatkan tradisi megalitik. Menurut masyarakat sekitar, Sanghyang Bedil dapat dijadikan pertanda datangnya suatu kejadian, terutama apabila di tempat itu berbunyi suatu letusan, namun sekarang pertanda itu sudah tidak ada lagi.

Penyabungan Ayam
Tempat ini terletak di sebelah selatan dari lokasi yang disebut Sanghyang Bedil, kira-kira 5 meter jaraknya, dari pintu masuk yakni berupa ruang terbuka yang letaknya lebih rendah. Masyarakat menganggap tempat ini merupakan tempat penyabungan ayam Ciung Wanara dan ayam raja. Di samping itu merupakan tempat khusus untuk memlih raja yang dilakukan dengan cara demokrasi.

Lambang Peribadatan
Batu yang disebut sebagai lambang peribadatan merupakan sebagian dari kemuncak, tetapi ada juga yang menyebutnya sebagai fragmen candi, masyarakat menyebutnya sebagai stupa. Bentuknya indah karena dihiasi oleh pahatan-pahatan sederhana yang merupakan peninggalan Hindu. Letak batu ini berada di dalam struktur tembok yang berukuran 3 x 3 m, tinggi 60 cm. Batu kemuncak ini ditemukan 50 m ke arah timur dari lokasi sekarang. Di tempat ini terdapat dua unsur budaya yang berlainan yaitu adanya kemuncak dan struktur tembok. Struktur tembok yang tersusun rapi menunjukkan lapisan budaya megalitik, sedangkan kemuncak merupakan peninggalan agama Hindu.

Spoiler for situs karangkamulyan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


anyandaran
Terdiri atas sebuah menhir dan dolmen, letaknya dikelilingi oleh batu bersusun yang merupakan struktur tembok. Menhir berukuran tinggi 120 cm, lebar 70 cm, sedangkan dolmen berukuran 120 x 32 cm. Menurut cerita, tempat ini merupakan tempat melahirkan Ciung Wanara. Di tempat itulah Ciung Wanara dilahirkan oleh Dewi Naganingrum yang kemudian bayi itu dibuang dan dihanyutkan ke sungai Citanduy. Setelah melahirkan Dewi Naganingrum bersandar di tempat itu selama empat puluh hari dengan maksud untuk memulihkan kesehatannya setelah melahirkan.

Cikahuripan
Di lokasi ini tidak terdapat tanda-tanda adanya peninggalan arkeologis. Tetapi hanya merupakan sebuah sumur yang letaknya dekat dengan pertemuan antara dua sungai, yaitu sungai Citanduy dan sungai Cimuntur. Sumur ini disebut Cikahuripan yang berisi air kehidupan, air merupakan lambang kehidupan, itu sebabnya disebut sebagai Cikahuripan. Sumur ini merupakan sumur abadi karena airnya tidak pernah kering sepanjang tahun.

Spoiler for situs karangkamulyan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Dipati Panaekan
Di lokasi makam Dipati Panaekan ini tidak terdapat tanda-tanda adanya peninggalan arkeologis. Tetapi merupakan batu yang berbentuk lingkaran bersusun tiga, yakni merupakan susunan batu kali. Dipati Panaekan adalah raja Galuh Gara Tengah yang berpusat di Cineam dan mendapat gelar Adipati dari Sultan Agung Raja Mataram.

Setelah puas mengelilingi Situs ini, puluhan warung makan dengan menu khasnya pepes ayam dan pepes ikan mas merupakan pelengkap ketika kita berkunjung ke tempat ini. Apalagi minumannya air kelapa alami langsung dari buahnya semakin menambah asyiknya suasana. Walaupun hanya berupa situs-situs purbakala tampaknya tempat ini dikelola dengan cukup bagus, terbukti dengan kebersihan yang cukup terjaga di sekitar lokasi


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 16/12/2009 11:55 AM
#3

Gedung Linggarjati

Desa Linggarjati merupakan sebuah Desa kecil yang berada di salah satu wilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Praktis desa kecil ini dikenal oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia dan dunia, pada saat dilaksanakannya Perjanjian Linggarjati, pada tanggal 10-13 November 1946. Perjanjian ini dianggap sebagai perjanjian yang sangat penting, karena berhubungan erat dengan eksistensi Pemerintah Indonesia dimata dunia pada waktu itu, baik secara De Facto dan De Jure dipertaruhkan.

Ibarat sungai, Linggarjati merupakan salah satu mata air yang mengaliri sungai tersebut, sehingga air mengalir terus sampai ke hilir dan akhirnya bermuara di laut membentuk lautan yang luas dengan segala kekayaaan alamnya. Begitupun dengan Linggarjati, merupakan bagian yang sangat penting dari perjalanan sejarah Bangsa Indonesia, sehingga sampai sekarang bisa menjadi bangsa yang merdeka dan berdaulat.
Diantara isi pokok persetujuan Linggarjati adalah : (1) Belanda mengakui secara De Facto Republik Indonesia dengan wilayah kekuasaan yang meliputi Sumatra, Jawa, dan Madura; (2) Republik Indonesia dan Belanda akan bekerjasama dalam membentuk negara Indonesia Serikat, yang salah satu negara bagiannya adalah Republik Indonesia;(3) Republik Indonesia Serikat dan Belanda akan membentuk Uni Indonesia - Belanda dengan Ratu Belanda selaku ketuanya.

Peristiwa yang berlangsung 59 tahun silam tersebut, masih dapat kita saksikan melalui peninggalan-peninggalan yang ada di Gedung Linggarjati, sekaligus dijadikan sebagai salah satu bangunan cagar budaya oleh Pemerintah sesuai dengan UU.No.5 tahun 1992. Desa Linggarjati sendiri berada di wilayah Blok Wage, Dusun Tiga, Kampung Cipaku, kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan Jawa Barat. Desa ini terletak pada ketinggian 400 meter di atas permukaan air laut, dimana sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Sebelah selatan desa ini berbatasan dengan Desa Linggasana, sebelah timur berbatasan dengan Desa Linggamekar, sebelah utara berbatasan dengan Desa Lingga Indah dan sebelah barat berbatasan dengan Gunung Ciremai. Untuk mencapai lokasi ini tidaklah terlalu sulit, karena akses jalan aspal yang mulus, sehingga mudah sekali dijangkau dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Dari arah Cirebon kurang lebih 25 km sedangkan dari arah Kuningan kurang lebih 17 km.

Spoiler for gedung linggarjati
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Hawa sejuk dan damai akan kita rasakan ketika mulai memasuki pelataran Gedung Linggarjati. Bangunan kuno dan megah yang dikelilingi oleh taman yang asri, dengan suasana yang tidak terlalu ramai, semakin menambah penghayatan suasana Linggarjati. Luas komplek Linggarjati kurang lebih 2,4 hektare, dimana sepertiga dari luas tersebut merupakan bangunan gedung yang dipergunakan untuk perundingan.
Bangunan ini sendiri tadinya dibangun oleh warga negara Belanda, sebagai tempat peristirahatan, yang kemudian dipilih sebagai tempat perundingan dan akhirnya diserahkan kepada Pemerintah Indonesia sebagai salah satu bangunan cagar budaya Pemerintah Indonesia. Walaupun berupa bangunan lama, tapi secara keseluruhan kebersihan gedung ini nampak terjaga sekali. Ada 14 orang yang membantu merawat gedung ini, diantaranya 7 orang merupakan PNS ( Pegawai Negeri Sipil ), dan sisanya adalah pegawai honorer.

Bangunan ini terdiri dari beberapa ruang, yaitu ruang tamu, ruang tengah, kamar tidur, kamar mandi dan ruang belakang. Ruang tamu dipergunakan sebagai ruang untuk melakukan lobi dan meeting informal. ruang tengah merupakan ruang utama, dimana perjanjian Linggarjati dilaksanakan. Ternyata posisi kursi yang diduduki oleh para anggota perundingan masih sama seperti dulu waktu perundingan dilangsungkan. diantara para peserta perundingan tersebut adalah, delegasi Indonesia terdiri dari : 1.Sutan Sjahrir, 2.Mr.Soesanto Tirtoprodjo, 3.Dr.A.K.Gani, 4.Mr.Muhammad Roem. delegasi Belanda terdiri dari: 1.Prof.Ir. Schermerhorn, 2.Mr.Van Poll, 3.Dr.F.DeBoer, 4.Dr.Van Mook. Dan sebagai notulensi adalah; 1.Dr.J.Leimena, 2.Dr.Soedarsono 3.Mr.Amir Sjarifuddin, 3.Mr.Ali Budiardjo. Kamar-kamar tidur yang bersebelahan dengan ruang perundingan merupakan tempat tidur yang dipergunakan oleh delegasi Indonesia dan Belanda selama mengikuti jalannya perundingan.

Spoiler for gedung linggarjati
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Hari-hari biasa tempat ini biasanya sepi pengunjung, paling-paling kalau ada kunjungan biasanya kunjungan nostalgia dari para wisman Belanda yang ingin. Baru pada hari libur, tempat ini ramai dikunjungi oleh pengunjung yang hampir sebagian besar adalah anak-anak sekolah, yang tidak hanya berasal dari daerah sekitar, namun juga berasal dari seluruh wilayah Indonesia. Biaya operasional tempat ini, selain diberi subsidi oleh Pemerintah, juga sedikit terbantu oleh kehadiran pengunjung.

Pengunjung yang datang diharapkan bisa mengisi uang kas dengan jumlah seikhlasnya, kemudian uang tersebut digunakan untuk membantu biaya perawatan gedung. Menurut Pak Judi, salah satu petugas museum mengatakan,"Peranan pemerintah untuk menjaga kelestarian gedung ini sangat diharapkan, terutama dalam hal pendanaan,". Selama ini banyak sekali para Pejabat Pemerintah yang memberikan sumbang saran, namun lebih dari itu adalah bukti konkret berupa pendanaan untuk terus menjaga kelestarian Gedung Linggarjati.

Spoiler for gedung linggarjati
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Tidak jauh dari Museum Linggarjati, tersedia juga obyek wisata alam sebagai pelengkap wisata Museum Linggarjati. Tempat tersebut terdiri dari taman-taman dengan pohon-pohon yang rindang dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang lain. Seperti kolam renang, kemudian danau buatan-dimana kita bisa melintasi danau tersebut dengan perahu karet dan tersedia juga pondok-pondok penginapan bagi pengunjung yang ingin menginap ditempat tersebut.

Sayangnya, pengelolaan tempat tersebut kurang diperhatikan, sehingga terlihat agak kotor, banyak sampah yang berserakan dan pengaturan taman-taman yang kurang rapi, sehingga banyak rumput yang tumbuh disana-sini. Untuk menjaring pengunjung yang lebih banyak, pemda setempat harus lebih peduli, baik dalam hal pengelolaan maupun dalam hal promosi. Karena lokasi yang mudah dijangkau, serta udara yang cukup sejuk, wisata ini kalau dikelola secara profesional tentu kedepan akan semakin menarik banyak wisatawan.

Spoiler for gedung linggarjati
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)


Spoiler for perjanjian linggarjati
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]




iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 16/12/2009 11:56 AM
#4

Semalam di Baduy Dalam

Tak sembarang orang bisa bertandang di tengah orang Baduy Dalam. Hidup di tengah harmonisasi alam dan kebijakan tentang nilai luhur yang terus dijaga, seakan menjalar dalam nadi. Sebuah jembatan bambu dengan bentuknya yang unik, menyambut kedatangan setiap tamu yang mengunjungi Baduy Dalam. Inilah perbatasan yang memisahkan antara Baduy Luar dan Baduy Dalam. Setelah melewati bagian ini, semua larangan yang diberlakukan di daerah ini harus ditaati setiap pendatang, termasuk saya tentunya.


Aturan adat tersebut antara lain tidak boleh berfoto di wilayah Baduy Dalam, tidak menggunakan barang-barang elektronik, tidak mengotori sungai dengan sabun atau odol, berkata dan berbuat tak senonoh, serta sederet pantangan lainnya.

Selain itu, wilayah yang dihuni oleh orang Kanekes ini juga terlarang bagi orang asing (non-WNI). Konon beberapa wartawan asing sampai sekarang belum berhasil masuk ke wilayah ini.

Spoiler for baduy dlm
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Kalaupun ada yang mengaku sampai Baduy, nyaris dipastikan sesungguhnya mereka berada di lingkungan Baduy Luar, yang lebih terbuka terhadap orang luar dan sudah "terkontaminasi" modernisasi.

Nama Baduy ini diambil dari nama sungai yang melewati wilayah ini, sungai Cibaduy. Secara geografis terletak tepat di kaki pegunungan Kendeng di desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak-Rangkasbitung, Banten.

Dengan ketinggian 300-600 m di atas permukaan laut (DPL), membuat wilayah ini memiliki topografi dengan berbukit dan bergelombang, dengan tanah vulkanik (di bagian utara), tanah endapan (di bagian tengah), dan tanah campuran (di bagian selatan).

Perjalanan yang saya tempuh dari Baduy Luar menuju Baduy Dalam sekitar tiga jam. Bila melalui Desa Nangrang, atau desa yang dianggap bagian belakang dari Desa Baduy Dalam (Cibeo, Cikertawarna, dan Cikeusik). Desa Nangrang ini merupakan kawasan terakhir bagi kendaraan roda empat dan dua, kemudian bisa dititipkan pada penduduk setempat.

Spoiler for baduy dlm
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Kali ini saya dan rombongan memang mencoba rute baru, untuk mengambil jalan pintas langsung menuju Baduy Dalam tanpa menginap di Baduy Luar. Dengan catatan, medan yang akan kami lalui lebih terjal dan menantang.

Jalur lainnya yang harus menginap melalui Ciboleger, menginap semalam di sana, sebelum masuk ke Baduy Dalam. Meskipun jarak tempuhnya bisa sekitar enam jam jalan kaki, yang tak sebanding dengan orang Baduy yang hanya perlu waktu satu jam saja.

Sebelum masuk wilayah ini, pengunjung harus melapor dulu kepada pemangku adat setempat yang disebut Jaro Pulung, seorang pimpinan adat yang tugasnya membina hubungan dengan kebudayaan luar. Setelah mengisi buku tamu dan mengutarakan maksud rombongan kami, perjalanan dimulai dari sebuah titik yang bertuliskan "Selamat Datang di Baduy".

Wilayah Baduy Dalam, di mana mereka tinggal ada di pedalaman hutan, masih terisolir, dan belum terusik dengan kebudayaan luar. Kebudayaan mereka masih asli, sehingga sulit bagi masyarakat lainnya untuk bisa masuk apalagi tinggal bersama suku Baduy Dalam.

Spoiler for baduy dlm
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Peraturan yang tetap dipegang teguh hingga kini diantaranya bagi warganya adalah tidak menggunakan kendaraan jenis apapun untuk sarana transportasi, tidak memakai alas kaki, tidak menggunakan alat elektronik (teknologi), hanya mengenakan pakaian berwarna hitam/ putih yang ditenun dan dijahit sendiri, dan semua hal yang berkaitan dengan "kembali ke alam". Karenanya selama ini tidak bisa sembarangan orang masuk ke wilayah suku Baduy Dalam.

Setelah melewati perbukitan yang cukup terjal, keluar masuk beberapa kampung Baduy Luar, sampailah kami di perkampungan Baduy Dalam yang pertama, Cikertawarna. Matahari sudah tak tampak, jalanan pun mulai terlihat samar-samar. Kampung yang konon dihuni tak lebih dari 50 kepala keluarga ini amat sepi, sama sekali tak terdengar suara kehidupan. Hanya ada seorang bapak tua yang menyapa kami dalam bahasa Indonesia campur Sunda dialek Banten. Setelah tahu tujuan kami untuk mengunjungi kampung Cibeo, ia langsung memandu kami hingga ke ujung kampung.

Dua puluh menit kemudian kami telah sampai di Cibeo, tempat kami bermalam hari itu. Sekelompok anak-anak masih tampak berlarian di lorong-lorong antar rumah meski hari sudah mulai gelap. Kami disambut dengan penuh keakraban, salah seorang warga langsung menawarkan rumahnya sebagai tempat menginap. "Di tempat kami saja," ujar Syarif, lelaki berusia 25 tahun tersebut.

Ini bukan pertemuan pertama saya. Lima tahun lalu saya pernah juga menginap di rumahnya. Dan, tampaknya tak ada satu pun perubahan terjadi disini. Semua tetap sama, mulai dari perabotan hingga ruang-ruang dalam rumahnya. Yang berbeda, kini Syarif telah punya tiga anak, sulungnya pun telah meningkat remaja.

Setelah istirahat sejenak, kami telah disuguhi kopi dan teh hangat, berikut makan malam nasi dengan lauk mie instant campur kornet. Wah, meski hanya menu sederhana, namun beberapa teman setuju bahwa Baduy Dalam berhasil membuat "mie instant" jadi makanan terlezat di dunia - saat itu -. Begitu juga dengan kopinya yang terasa legit. Benar-benar menjadi makan malam penuh kesan.

Spoiler for baduy dlm
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Selepas makan kami duduk-duduk di teras sambil ngobrol dengan sang pemilik rumah. Hebatnya, kami tak dapat melihat wajah lawan bicara karena malam yang amat pekat. Justru disinilah uniknya, hanya mendengar suaranya tanpa bisa membayangkan ekspresi wajahnya. Tak lama kemudian datang teman-teman Syarif lainnya, jadilah malam itu kami mengobrol layaknya sebuah pertemuan keluarga yang penuh canda tawa.

Meski masyarakat Baduy Dalam tidak mengenal budaya baca-tulis, namun ternyata mereka dapat mengikuti perkembangan dunia luar. Bahkan kami pun dibuat terkaget-kaget dengan berbagai pertanyaan atau jawaban mereka yang menunjukkan bahwa mereka adalah orang-orang yang cerdas, dibalik kebersahajaannya.

Salah satu dari mereka dengan fasih menjelaskan asal-usul moyangnya dengan lengkap, bahkan mampu juga bicara tantangan yang harus mereka hadapi dalam era modernisasi.

Tak terasa malam terus merambat. Sayup-sayup terdengar suara alat musik tradisional yang dipetik dengan penuh perasaan. Lilin, satu-satunya yang menjadi alat penerang rumah Sarif pun makin kecil nyalanya.

Setelah rombongan warga setempat pulang, saatnya menikmati "malam" yang sesungguhnya. Udara super dingin di malam yang pekat serta suara lolongan anjing, benar-benar "pas" untuk mereka yang butuh intropeksi diri. Kesunyian yang membeku inilah yang membuat saya tak kuasa memejamkan mata.

Namun, tak terasa hari telah berganti. Suara celoteh anak-anak kecil membangunkan saya. Rumah mereka yang didirikan diatas batu (ini kepercayaan mereka bahwa rumah supaya kokoh harus berdiri di atas batu) serta berbilik bambu, membuat udara masuk dengan leluasa. Tak salah bila sebagian besar dari rombongan kami menggigil semalaman. Sementara anak-anak kecil di Baduy Dalam ini tidur tanpa selembar kain di badan.

Bermalam di tempat terpencil ini tak hanya dapat belajar banyak soal kearifan hidup, tetapi kembali menyadarkan bahwa alam benar-benar bisa menjadi sahabat manusia untuk kembali menjadi manusia yang "membumi". Setelah menikmati dinginnya air kali saat mandi, kami pun bergegas pulang kembali ke Jakarta. Tak lupa membawa air bambu hitam untuk obat batuk.

Ada begitu banyak kesan tertinggal di sana. Meski lelah meraja, dan kaki pegal tak ketulungan, rasanya sebanding dengan pengalaman ini. Belum lagi mobil yang kami tumpangi meluncur kembali ke Jakarta, seorang teman langsung nyeletuk," Kapan balik lagi ke Cibeo ya?" tanyanya.

Spoiler for baduy dlm
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Orang Kanekes

Masyarakat baduy dikenal dengan sebutan Orang Kanekes. Sehari-hari pemerintahan adatnya dilaksanakan oleh jaro, yang dibagi kedalam empat jabatan, yaitu Jaro Tangtu, Jaro Dangka, Jaro Tanggungan, dan Jaro Pamarentah.

Jaro tangtu bertanggung jawab pada pelaksanaan hukum adat pada warga tangtu dan berbagai macam urusan lainnya. Jaro dangka yang jumlahnya 9 orang bertugas menjaga, mengurus dan memelihara tanah titipan leluhur mereka. Jaro tanggungan adalah pemimpin bagi Jaro Dangka dan Jaro Tangtu (Jaro Duabelas).

Sementara Jaro Pamarentah bertugas sebagai penghubung antara masyarakat adat Kanekes dengan pemerintah nasional, yang dalam tugasnya dibantu oleh pangiwa, carik, dan kokolot lembur atau tetua kampung. Dan, pimpinan tertinggi bagi mereka disebut "Puun", sebuah jabatan yang diemban secara turun-temurun. Namun jabatan ini tak selalu turun dari bapak ke anak, bisa juga kerabat lainnya.

Mata pencaharian utama masyarakat Kanekes adalah bertani (huma). Selain itu mereka juga mendapatkan penghasilan tambahan dari menjual hasil hutan seperti buah durian, asam, dan madu. Saat tak ada pekerjaan di ladang, ada beberapa orang Baduy yang berkelana ke kota besar dalam rombongan kecil yang terdiri dari 3 sampai 5 orang, berkunjung ke rumah kenalan yang pernah datang ke Baduy sambil menjual madu dan hasil kerajinan tangan. Dalam kunjungan tersebut biasanya mereka mendapatkan tambahan uang untuk mencukupi kebutuhan hidup.


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 16/12/2009 11:57 AM
#5

Taman Balekambang

Habis gelap terbitlah terang. Ungkapan itulah yang cocok untuk menyebut Taman Balekambang di Surakarta. Taman yang sekarang terlihat indah, cantik, berseri dan asri ini dulunya sempat "ditinggalkan" orang karena kondisinya menyedihkan. Setelah direvitalisasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot), taman seluas 9.8 ha ini kembali menjadi asri dan banyak dikunjungi masyarakat.

Pada tahun 2008 Pemkot melakukan revitalisasi Taman Balekambang ini untuk memfungsikan kembali hutan kota ini sebagai kawasan seni dan budaya, ruang terbuka publik dan daerah resapan air.

Taman Balekambang, adalah sebuah taman kota yang dikembalikan keasliannya sesuai dengan maksud dari pembangunan taman tersebut yaitu menjadikannya paru-paru kota Solo. Keinginan dan kebutuhan masyarakat sekarang dan masa yang akan datang untuk mengatur lingkungannya sendiri haruslah diakomodasi.

Spoiler for taman balekambang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Di samping itu ada hubungan antara yang lama dan baru yang merupakan tujuan perancangan berkesinambungan. Demikian komentar Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) terhadap revitalisasi Taman Balekambang.

Keasrian Taman Balekambang ini tidak terlepas dari partisipasi dan tangan dingin Jokowi. Demikianlah Taman Balekambang akhirnya menjadi sebuah tata ruang yang dikelola dengan baik dan berfungsi ganda yaitu selain sebagai tempat rekreasi juga berfungsi sebagai daerah resapan air.

Taman Balekambang yang memiliki nama asli Partini Tuin dan Partinah Bosch, dibangun oleh Kanjeng Gusti Adipati Mangkunegoro VII pada tahun 1921 sebagai tanda kasih kepada dua orang putrinya. Itulah sebabnya taman ini pada awalnya dibagi menjadi dua area.

Spoiler for taman balekambang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Area pertama diberi nama Partini Tuin yang berarti Taman Partini (putri tertua). Area kedua dinamakan Partina Bosch yang berarti Taman Air Partinah. Kedua taman inilah yang dikemudian hari dikenal sebagai Taman Balekambang oleh masyarakat Solo.

Balekambang (rumah terapung) adalah sebuah taman terbuka yang berlokasi di jalan Ahmad Yani, Solo. Dulunya tempat ini menjadi tempat beristirahat keluarga kerajaan. Sekarang di taman kota ini pengunjung dapat menyusuri jalan setapak yang dibuat melingkari taman. Kursi-kursi santai berjejer di pinggir jalan untuk beristirahat tatkala pengunjung lelah jalan berkeliling.

Sambil beristirahat di kursi-kursi tersebut kita dapat mendengarkan kicauan aneka burung yang berkeliaran serta gemericik air mancur dari kolam. Di taman ini pengunjung juga dapat menikmati berbagai pertunjukan kesenian, baik berupa musik, ketoprak, wayang kulit maupun beragam kegiatan budaya lainnya.

Spoiler for taman balekambang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Di taman ini banyak ditanam pepohonan langka yang sengaja ditanam dengan tujuan untuk pelestarian. Selain itu, di taman ini juga terdapat berbagai bangunan seperti Bale Apung yang biasa dipergunakan untuk pertemuan keluarga Mangkunegaran, Bale Tirtayasa tempat Raja Mangkunegoro menyendiri, amphiteater, gedung kesenian dan gedung teater terbuka.

Menyusuri Taman Balekambang membuat kita merasakan kesejukan seperti yang dialami keluarga kerajaan Mangkunegaran pada zaman dulu. Balekambang menurut rencana akan dikembangkan menjadi taman botani. Bermacam-macam tumbuhan langka ditanam disana, yang merupakan sumbangan dari berbagai pihak termasuk para pejabat diplomatik negara sahabat.

Spoiler for taman balekambang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]




iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 16/12/2009 11:57 AM
#6

Ikan Dewa

Ikan Dewa adalah sejenis ikan yang dikeramatkan oleh penduduk di sekitar wilayah Desa Maniskidul dan sekitarnya. Bahkan di sekitar wilayah Kuningan-Jawa Barat, ikan ini dipercaya sebagai ikan istimewa yang membawa berkah bagi siapapun yang dapat menyentuh badannya.

Belakangan ini, legenda tersebut terus tersebar dari mulut ke mulut- hingga masyarakat sekitar Cirebon bahkan dari luar Cirebon, datang ke Kuningan ingin melihat ikan dewa, baik hanya sekedar melihat ataupun mempunyai tujuan yang lain.

Banyak legenda tentang asal-muasal ikan ini, seperti dikatakan oleh Pak Mamat, salah satu petugas penyewaan ban yang sudah bertahun-tahun ada di Cibulan," Dahulu kala ketika Prabu Siliwangi masih hidup, beliau memerintah dengan adil dan bijaksana, sehingga hampir semua prajurit dan kawulanya tunduk dan hormat pada Sang Prabu.

Spoiler for ikan dewa
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Namun tak ada gading yang tak retak, begitupun dengan Prabu Siliwangi, walaupun sudah memerintah dengan adil, masih ada saja prajurit yang tidak suka dan tidak puas terhadap Prabu Siliwangi. Singkat cerita, dikutuklah prajurit-prajurit yang membangkang tersebut sehingga menjadi ikan, yang keberadaannya masih bisa kita saksikan sampai sekarang di kolam Cibulan".

Dan anehnya tak ada satu orangpun yang berani mengambil ikan ini, baik hanya sekedar dipelihara, atau bahkan dimasak untuk dimakan. Karena, menurut kepercayaan masyarakat sekitar, barangsiapapun yang berani menganggu ikan-ikan tersebut, terhadap dirinya akan terjadi sesuatu bencana.

Ini cerita yang bisa kita dengar dari masyarakat sekitar, boleh percaya atau tidak. Bahkan menurut cerita yang berkembang, jumlah ikan yang ada di kolam ini dari dulu sampai sekarang tidak pernah bertambah atau berkurang, tetap segitu-gitu saja. Pernah juga tiba-tiba, ikan-ikan Dewa yang berada dalam kolam tersebut hilang entah kemana, kemudian esok harinya kembali seperti semula.

Spoiler for ikan dewa
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Sadar akan potensi wisata tentang keberadaan ikan Dewa, maka desa setempat membangun tempat ini, sehingga selain para pengunjung bisa melihat ikan Dewa yang terlihat cantik dan seksi, juga para pengunjung bisa berenang bersamanya. Jangan khawatir, ikan Dewa atau ikan Kancra Putih, karena bersisik putih mengkilap, tidak akan menganggu manusia yang ingin berenang bersamanya, malah seakan-akan mereka merasa senang, karena kadang-kadang sambil berenang mereka mengikuti kita.

Kolam yang dibangun secara permanen pada tahun 1939 ini cukup luas juga, kurang lebih dengan panjang kurang lebih 70 meter dan lebar kurang lebih 30 meter. Masing-masing mempunyai kedalaman yang berbeda, sesuai dengan kategori, yaitu kolam untuk anak-anak dan kolam untuk dewasa.

Air yang sejuk, langsung diperoleh dari lereng Gunung Ciremai, terlihat bening dan menggoda kita untuk berenang bersama ikan Dewa yang berada dalam kolam tersebut. Untuk menjaga kebersihan kolam Cibulan, kolam dikuras sekali dalam dua minggu, atau bisa lebih, jika dirasa air sudah sangat kotor.

Begitupun dengan fasilitas yang ada di tempat ini, yaitu ruang bilas mandi, ruang ganti pakaian, penyewaan ban, penyewaan baju, semuanya sudah lengkap, rupanya pengelola memang sudah berniat untuk menggabungkan tempat ini sebagai tempat wisata air dan wisata legenda ikan Dewa. Apalagi dengan biaya masuk yang relatif murah, hanya Rp 2,000 per orang, tentu tidak akan memberatkan para pengunjung yang ingin berkunjung ke sini.

Spoiler for ikan dewa
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


terletak di tepi jalan propinsi, antara Kuningan - Cirebon di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Jarak dari Kota Kabupaten Kuningan kurang lebih 7 km ke arah utara, dan terletak pada ketinggian 550 m diatas permukaan air laut.

Luas keseluruhan areal ini sekitar 5 ha, dimana selain kolam Cibulan juga terdapat Situs Petilasan Prabu Siliwangi ( Raja Pajajaran ), dalam petilasan tersebut terdapat tujuh sumber mata air, yang masing-masing memiliki khasiat bagi orang-orang yang mempercayainya.

Ke tujuh mata air tersebut adalah; mata air kejayaan; mata air Cisadane; mata air kemulyaan; mata air kemudaan; mata air pengabulan; mata air keselamatan dan mata air Cirancana. Pada waktu-waktu tertentu tempat petilasan tersebut banyak diziarahi oleh penduduk setempat ataupun orang-orang dari luar daerah Kuningan dan Cirebon.

Cibulan yang mengandung nilai sejarah, legenda dan tempat wisata dapat dijadikan rangkaian tujuan wisata jika kita berkunjung ke wilayah kuningan. Udara khas pegunungan nan bersih, jauh dari polusi ditambah dengan pemandangan yang indah Gunung Ciremai, selalu menawarkan keindahan wisata Cibulan dan sekitar kuningan.


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
j4ck_item - 16/12/2009 12:20 PM
#7

@Alas Purwa-Banyuwangi

Taman Nasional Alas Purwo merupakan salah perwakilan tipe ekosistem hutan hujan dataran rendah di Pulau Jawa.

Tumbuhan khas dan endemik pada taman nasional ini yaitu sawo kecik (Manilkara kauki) dan bambu manggong (Gigantochloa manggong). Tumbuhan lainnya adalah ketapang (Terminalia cattapa), nyamplung (Calophyllum inophyllum), kepuh (Sterculia foetida), keben (Barringtonia asiatica), dan 13 jenis bambu.

Taman Nasional Alas Purwo merupakan habitat dari beberapa satwa liar seperti lutung budeng (Trachypithecus auratus auratus), banteng (Bos javanicus javanicus), ajag (Cuon alpinus javanicus), burung merak (Pavo muticus), ayam hutan (Gallus gallus), rusa (Cervus timorensis russa), macan tutul (Panthera pardus melas), dan kucing bakau (Prionailurus bengalensis javanensis). Satwa langka dan dilindungi seperti penyu lekang (Lepidochelys olivacea), penyu belimbing (Dermochelys coriacea), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), dan penyu hijau (Chelonia mydas) biasanya sering mendarat di pantai Selatan taman nasional ini pada bulan Januari s/d September.

Pada periode bulan Oktober-Desember di Segoro Anakan dapat dilihat sekitar 16 jenis burung migran dari Australia diantaranya cekakak suci (Halcyon chloris/ Todirhampus sanctus), burung kirik-kirik laut (Merops philippinus), trinil pantai (Actitis hypoleucos), dan trinil semak (Tringa glareola).

Plengkung yang berada di sebelah Selatan Taman Nasional Alas Purwo telah dikenal oleh para perselancar tingkat dunia dengan sebutan G-Land. Sebutan G-land dapat diartikan, karena letak olahraga selancar air tersebut berada di Teluk Grajagan yang menyerupai huruf G. Ataupun letak Plengkung berada tidak jauh dari hamparan hutan hujan tropis yang terlihat selalu hijau (green-land). Plengkung termasuk empat lokasi terbaik di dunia untuk kegiatan berselancar dan dapat disejajarkan dengan lokasi surfing di Hawai, Australia, dan Afrika Selatan.

Menyelusuri pantai pasir putih dari Trianggulasi ke Plengkung akan menemukan daerah pasir gotri. Pasir tersebut bewarna kuning, berbentuk bulat dan berdiameter sekitar 2,5 mm.

Masyarakat sekitar taman nasional sarat dan kental dengan warna budaya “Blambangan”. Mereka sangat percaya bahwa Taman Nasional Alas Purwo merupakan tempat pemberhentian terakhir rakyat Majapahit yang menghindar dari serbuan kerajaan Mataram, dan meyakini bahwa di hutan taman nasional masih tersimpan Keris Pusaka Sumelang Gandring.

Oleh karena itu, tidaklah aneh apabila banyak orang-orang yang melakukan semedhi maupun mengadakan upacara religius di Goa Padepokan dan Goa Istana. Di sekitar pintu masuk taman nasional (Rowobendo) terdapat peninggalan sejarah berupa “Pura Agung” yang menjadi tempat upacara umat Hindu yaitu Pagerwesi. Upacara tersebut diadakan setiap jangka waktu 210 hari.

Taman nasional ini memiliki ragam obyek dan daya tarik wisata alam dan wisata budaya (sea, sand, sun, forest, wild animal, sport and culture) yang letaknya tidak begitu jauh satu sama lain.

Beberapa lokasi/obyek yang menarik untuk dikunjungi:
Sadengan. Terletak 12 km (30 menit) dari pintu masuk Pasaranyar, merupakan padang pengembalaan satwa seperti banteng, kijang, rusa, kancil, babi hutan dan burung-burung.
Trianggulasi. Terletak 13 km dari pintu masuk Pasaranyar berupa pantai pasir putih dengan formasi hutan pantai untuk kegiatan wisata bahari dan berkemah.
Pantai Ngagelan. Terletak 7 km dari Trianggulasi untuk melihat beberapa jenis penyu mendarat untuk bertelur di pantai dan aktivitas penangkaran penyu.
Plengkung. Melihat perselancar profesional tingkat dunia yang sedang melakukan atraksi dan wisata penelusuran hutan.
Bedul Segoro Anak. Bersampan, berenang, ski air di danau dan pengamatan burung migran dari Australia.

Goa. Terdapat 40 buah tempat yang dapat disebut sebagai goa alam dan buatan antara lain Goa Jepang untuk melihat peninggalan dua buah meriam sepanjang 6 meter, Goa Istana, Goa Padepokan dan goa lainnya untuk wisata budaya dan wisata goa.

Cara pencapaian lokasi :
Banyuwangi-Pasaranyar 65 km, dan Pasaranyar-Trianggulasi 12 km menggunakan mobil. Trianggulasi-Plengkung, menyelusuri pantai sepanjang 10 km. Lokasi lainnya seperti Danau Segara Anak, Sadengan, Rowobendo dapat ditempuh berjalan kaki dari Trianggulasi.
j4ck_item - 16/12/2009 12:21 PM
#8

lagi yach Oms Peace:
yully - 16/12/2009 12:24 PM
#9

Special For Lombok..... (sea)

Will be Update After Desember 21th 2009

*Mo Mudik Ke Lombok D D D
yully - 16/12/2009 12:25 PM
#10

Special For Lombok (nature)

Will be Update After Desember 21th 2009

*Mo Mudik Ke Lombok D D D
kadalxburik - 16/12/2009 06:06 PM
#11

Taman Nasional Meru Betiri

Perjalanan ke-Taman Nasional Meru Betiri dari arah barat, Jember menuju keselatan kearah Bandealit, tidak dapat dilakukan karena ada jembatan yang runtuh. Perjalanan hanya bisa dilakukan melalui bagian timur, dari kota Jember menuju kearah timur (Banyuwangi) dan sampai dikota Genteng, menuju arah selatan, kekota Jajag, kemudian Pasanggrahan dan Sarongan.

Sebenarnya, ada jalan pintas, melalui kota Glenmore, turun kebawah, tetapi kasusnya sama, yaitu, jembatannya runtuh. Untuk mencapai Maru Betiri-Sukamade, kita harus melalui area perkebunan Sungai Lembu dan perkebunan Sukamade Baru.

Sampai dipusat informasi Taman Nasional Meru Betiri, yang sangat typical, atau sangat tidak informative, kita dihadapkan pada satu-satunya jalur untuk menuju Meru Beitri (afdeling) Sukamade yang hanya ada satu kalimat yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi jalan tersebut, yaitu: beyond comprehension.

Spoiler for taman nasional meru betiri
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Meskipun kondisi jalan yang rusak parah, kita terhibur oleh pemandangan yang cukup cantik dari celah-celah pepohonan, kearah tebing-tebing pantai yang curam, tetapi airnya berwarna hijau zamrud.

Problem jauh dari pada usai, karena setelah melalui jalan terjal yang penuh dengan batu, kita masih dihadapkan pada pilihan, apakah akan menyebrangi 3 anak sungai yang relative kecil-kecil dengan harus melingkar sepanjang 10 kilometer, atau menyebrangi induk sungainya yangsedalam ban mobil SUV (dengan catatan, kalau tidak banjir) yang hanya sekitar 3 kilometer.

Setelah berhasil melalui jalan-jalan yang sulit untuk digambarkan itu, sampailah kita ditaman Nasional Meru Betiri-Sukamade bagian timur

Spoiler for taman nasional meru betiri
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Dihutan lindung/taman nasional Meru Betiri ini, sampai saat ini, masih ada kontroversi masalah Harimau Jawa yang konon dinyatakan sudah punah beberapa tahun yang lalu, tetapi beberapa naturalist muda Indonesia, sepenuhnya percaya bahwa Harimau Jawa belum melegenda, atau belum punah.

Hal ini masih harus dibuktikan dengan mengirimkan contoh rambut yang mereka yakini milik Harimau Jawa, untuk ditest DNA-nya dinegara Amerika.

Spoiler for taman nasional meru betiri
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Sampai disana, yang ada hanya kekecewaan, karena berlainan dengan Taman Nasional Baluran yang merupakan padang savanah, Meru Betiri merupakan hutan balantara. Menurut Bapak Sugiyono, jaga-wana yang bertugas disana, cara yang terbaik untuk menjelajah balantara Meru Betiri, adalah dengan cara tracking menembus hutan balantara, dari arah pintu timur Sukamade menuju pintu barat Bandealit.

Perjalanan memakan waktu 3 hari 2 malam: malam pertama berkemah diteluk Meru, malam kedua diteluk Bandealit, yang konon luar biasa cantiknya. Dengan mempertimbangkan usia dan berat badan, saya memutuskan untuk berbijaksana dan tunduk pada realitas! Kekecewaan saya ditebus oleh kebaikan sdr. Wayan (Field Supervisor WWF) dan sdri. Asti (Volunteer WWF) dari Fakuktas Study Kelautan Universitas Diponegoro yang sedang melakukan penangkaran (turtle nursery) penyu hijau.

Spoiler for taman nasional meru betiri
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Saya diundang untuk melepas tukik-tukik kelaut dan malamnya menyaksikan ibu-ibu penyu hijau (dengan ukuran panjang sekitar 1 meter dan lebar 80 centimeter) yang sedang bertelur. Proses bertelur, sekitar 3.5 jam, dari naik kedarat sampai melaut kembali dari jam 11.00 malam sampai 02.30 dini hari. It cannot be better than that.

Saya memilih dikota Kali Baru sebagai “base-camp” atau pusat logistik, dihotel Margo Utomo, suatu resort yang asri dan rasanya kita berada dinegeri Belanda, karena tamu-tamunya hanya orang-orang Belanda yang sedang transit menuju Bali.

Spoiler for taman nasional meru betiri
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Menurut para pemandu wisata, turis-turis Belanda sudah nggak mau lagi mengunjungi Meru Betiri-Sukamade, karena kondisi jalan menuju kesana yang sangat parah. Dalam perjalanan kesana, saya hanya berpapasan dengan seorang enthusiast naturalist dari Swedia dan 2 orang researchers dari German. Kita memiliki banyak “nature wonder” tetapi kayaknya nggak pandai mengelola, apalagi memeliharanya secara komersial.

Karena keadaan jalan dan hari sudah larut, maka saya memutuskan untuk menginap ditaman nasional Meru Betiri-Sukamade. Sarana penginapan sangat basic tetapi cukup bersih. Listrik hanya dinyalakan pada malam hari, tetapi dipenginapan, tidak diketemukan satupun “colokan listrik” untuk bisa dipakai charging. Jangan terlalu berharap masalah sarana makan, meskipun para ibu pengawas hutan sanggup menyediakan, sebaiknya membawa sendiri.


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 16/12/2009 06:19 PM
#12

Ubud

Ubud adalah salah satu tempat yang “wajib” dikunjungi, paling tidak saya mengatakan begitu. Wilayah Ubud diapit diantara dua kabupaten besar yakni Gianyar dan Tampaksiring adalah wilayah pedesaan yang asri dan teduh. Alamnya nan elok diketinggian pegunungan adalah tempat ribuan seniman bali menetap disini. Jadi, tidak heran bila selain tenang, Ubud juga disebut sebagai kampung seniman Bali.


Karena karakter desa Ubud yang disebut “nyeni” dan “teduh-tenang” inilah lantas membuatnya berbeda dengan Kuta yang hiruk pikuk dengan kehidupan hura hura siang malam. Ubud adalah desa dalam arti sesungguhnya.

Spoiler for ubud
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Wisatawan yang datang kemaripun tampak berbeda dengan apa yang kita lihat disepanjang Kuta-Legian. Mereka menetap di Ubud karena ingin mendapatkan suasana tenang pedesaan Bali, sembari menikmati cita rasa seni Bali di ratusan sanggar sanggar seni yang bertebaran merata dipelosok desa.

Jika anda memang suka ketenangan, mendengar derik jengkerik dimalam hari, kamar tanpa AC dan TV, suara kodok berdengkung nyaring tanpa putus sepanjang malam, atau belajar melukis dan menari, maka Ubud adalah tempat yang cocok buat anda.

Penginapan di Ubud adalah tipe hunian yang digabung dengan konsep alam sekitarnya. Banyak hotel yang non AC dan tanpa TV set, letaknya bersebelahan dengan persawahan Ubud. Bahkan ada juga yang kamar mandinya “open space”. Kita bisa mandi sambil menatap langit terbuka diatas kepala.

Spoiler for ubud
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Bagi yang tidak terbiasa dengan cara ini, mungkin akan menimbulkan kekawatiran diintip oleh mata nakal dari luar kamar mandi J . Jadi bayangkan saja, berendam air panas didalam bath tub, dan diatas kepala melihat tebaran bintang langit malam, sambil sesekali menyeruput kopi hangat. Sungguh menyenangkan.

Ubud juga menawarkan kesempatan melihat kunang-kunang yang berkelip indah dimalam hari. Jika kesana dengan kekasih anda, sempatkan mampir di area Tegal Lalang. Malam hari disitu biasanya akan dijumpai sekelompok kunang kunang berkelip indah dimalam gelap.

Spoiler for ubud
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Berjalan bergandengan tangan sambil melihat kunang-kunang adalah pengalaman romantis yang tak terlupakan. Turis Jepang termasuk yang suka dengan kunang kunang ini. Mereka khusus datang ke Ubud juga untuk melihat kunang-kunang.

Ketika pagi menjelang, Ubud juga menyediakan banyak aktifitas menarik Diantaranya rafting disungai Ayung atau jika mau jauh pergilah ke Klungkung. Ada beberapa operator arung jeram yang menyediakan jasa disini.

Harganya memang mahal, tapi masih bisa tawar menawar jika mau. Biasanya, petugas hotel merangkap menjadi broker dari paket paket wisata yang ditawarkan, dan dia akan mendapatkan komisi dari pengelola jasa wisata. Disinilah kita bisa melakukan tawar menawar harga. Jangan percaya begitu saja dengan harga brosur yang dicantumkan dengan nominal dollar atau yen.

Spoiler for ubud
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Wisata lain disekitar Ubud yang bisa didatangi diantara: Pasar Ubud, Monkey Forest, desa Penestanan (desa pemukiman pelukis Bali), desa Nyuh Kuning (pemukiman seniman patung), desa Sayan, museum Lukis Bonet, museum Blanco, Musium Neka, Bedulu (pusat kerajaan Dinasti Pejeng), Goa Gajah, Yeh Palu (pertapaan dari abad 14), Pasar Sukawati, desa Celuk (industri perak Bali) dan masih banyak lagi tempat menarik untuk didatangi.



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 16/12/2009 08:49 PM
#13

Pantai Alam Indah

Pantai Alam Indah (PAI), salah satu lokawisata Kota Tegal terus berbenah. Kini penambahan sarana dan prasarana di objek wisata tersebut terus dilakukan Pemkot Tegal. Kalau selama ini sarana wisata yang ada itu berupa taman bermain, anjungan, waterboom, dan Monumen Bahari, maka mulai awal Ramadan sarananya dilengkapi dengan anjungan yang panjangnya mencapai 250 meter dan kapal restorasi bernama Lor ing Margi. Jenis restoran apung tersebut bisa dibilang satu-satunya di Jateng.

Tentu saja itu semua bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Keberadaan restoran apung Lor Ing Margi dan anjungan baru dapat menjadi magnet untuk menggaet wisatawan lokal maupun dari luar daerah untuk berkunjung ke PAI. Dengan demikian, pendapatan asli daerah Kota Tegal meningkat.

Spoiler for pantai alam indah
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar), Ir HM Wahyudi MM, mengatakan, kapal Lor Ing Margi resmi beroperasi, Minggu (9/8). Launching dilakukan Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak. Kapal tersebut merupakan kapal kargo yang biasa digunakan untuk mengangkut kayu dari Kalimantan. Namun sejak tahun 2007, oleh PT Tegal Shipyard Utama, kapal yang memiliki panjang 45 meter dan lebar 12,5 meter itu disulap menjadi sebuah kapal restorasi (restoran terapung).

Menurut Wahyudi, Kapal Lor Ing Margi tak hanya berfungsi sebagai restoran, namun juga dapat digunakan sebagai kegiatan rapat, acara pernikahan dan pesta ulang tahun atau acara syukuran. Sebab, kapal tersebut juga menyediakan restoran dengan daya tampung lebih dari 150 orang.

Demikian juga ruang rapat di bagian bawah berkapasitas 100 orang. Selain itu ada empat buah kamar yang di bagian paling atas dekat ruang kemudi

Spoiler for pantai alam indah
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Wahyudi mengemukakan, pihaknya selama bulan Ramadan juga meningkatkan pengawasan terhadap objek wisata PAI. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya sejumlah orang yang memanfaatkan untuk tempat berbuat maksiat.
Dia mengatakan, jumlah petugas yang melakukan pengawasan sebanyak 8 personel, terdiri atas polisi, Satpol PP, TNI AL dan petugas dari Disporbudpar.

Menurut dia, dalam rangka meningkatkan kenyamanan pengunjung pihaknya dalam waktu dekat ini akan melakukan penataan parkir kendaraan. Pasalnya, selama ini kondisi parkir kendaraan masih semrawut. Bahkan, sering dijumpai pengunjung memarkir mobil maupun motor hingga di dekat pantai.

Kondisi demikian, menyebabkan suasana PAI tidak teratur. Oleh karena itu, perlu dilakukan penataan terhadap kendaraan pengunjung. Sesuai rencana, akan ada areal parkir di depan masjid di komplek PAI. Selain itu, akan ada peningkatan jalan yang mengelilingi taman kura-kura. Upaya tersebut untuk mengatasi genangan rob yang biasa terjadi saat musim angin timuran dan musim penghujan.

Dengan adanya langkah-langkah tersebut, ketertiban dan kenyamanan pengunjung semakin meningkat. Para pengunjung ketika akan menuju pantai berjalan kaki, sehingga lingkungan pantai terlihat bersih dan teratur

Spoiler for pantai alam indah
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Yang pasti, seiring dengan kelengkapan sarana dan prasarana wisata, seperti adanya penambahan anjungan dan restoran terapung Lor Ing Margi jumlah pengunjung PAI semakin meningkat. Pihaknya, optimistis target Rp 1 miliar per tahun bisa terpenuhi.

Tahun ini objek wisata alam satu-satunya di Kota Bahari itu akan diperlebar sekitar tujuh hektare. Adapun jumlah anggaran yang disiapkan mencapai Rp 3 ,3 miliar. Dana tersebut antara lain untuk pengurugan wahana permainan anak, pembangunan jalan di taman kura-kura, pembangunan saluran air, pembangunan mandi bilas dan WC umum, pembangunan Monumen Bahari tahap kedua, pembangunan area parkir serta pembangunan tembok keliling.

Menurut Wahyudi, pengembangan PAI akan memberikan dampak multiefek yang baik kepada masyarakat di sekitarnya. Pasalnya, dengan semakin ramainya pengunjung ekonomi masyarakat juga bisa meningkat. Mereka bisa berdagang berbagai makanan sehingga memperoleh penghasilan.

Selain pengembangan sarana dana prasarana pihaknya bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU) juga melakukan perbaikan terhadap sejumlah akses jalan yang menunju ke PAI. Wujudnya antara lain peningkatan Jl Sangir, Jl Halmahera, pembangunan saluran air Jl Halmahera dan saluran samping Universitas Pancasakti (UPS) Tegal. Untuk kegiatan tersebut telah dianggarkan dana mencapai Rp 1,6 miliar.

Jadi, dengan kelengkapan seperti yang ada sekarang, PAI yang sekian lama selalu menjadi magnet pada saat Lebaran, bakal semakin ramai. Beberapa hari ini memang belum bisa dihitung. Tapi pihak pengelola memprediksi jumlah kunjungan bakal mencapai 6 ribu orang setiap harinya.

Spoiler for pantai alam indah
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Apalagi semuanya telah dipersiapkan benar menjelang Lebaran. Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporbudpar), Ir HM Wahyudi MM mengatakan, berdasarkan yang sudah-sudah, lonjakan jumlah pengunjung terjadi pada H+2 dan H+3. Karena itu, pihaknya kini terus melakukan perbaikan sarana dan prasarana yang kurang mema*dai, antara lain pembangunan area pakir di depan Masjid PAI dan Waterboom dengan luas mencapai 600 meter persegi. Selain itu, peningkatan jalan yang mengelilingi taman kura-kura.

Dia juga mengemukakan, pihaknya telah menyiagakan sejumlah petugas untuk pengamanan, menjaga kebersihan dan keselamatan pengunjung. Tak hanya itu, sejumlah personel Tim SAR dari Polairud juga dilibatkan untuk pemantauan di pantai.

Kasi Pengembangan Produk dan Usaha Pariwisata, Sudibyo menambahkan, pihaknya juga telah melayangkan surat kepada para pengelola perahu wisata untuk mempersiapkan alat-alat keselamatan bagi para pengunjung yang menggunakan jasa perahu wisata. Selain itu, seluruh pedagang dan tukang parkir diminta menjaga ketertiban dan kebersihan. ”Mereka dilarang memanfaatkan situasi dengan menaikan harga yang memberatkan para pengunjung,” ujarnya.

Ya, wajah baru PAI bisa menjadi magnet menarik untuk pewisata. Tentu tak hanya ketika liburan Lebaran, magnet itu bakal terus menarik di waktu-waktu selanjutnya. Yang lebih mengasyikkan lagi, lokasinya tak jauh dari pusat Kota Tegal.

Di Sini Bermula Angkatan Laut

Mempelajari sejarah bangsa, tidak selalu harus dilakukan di bangku sekolah. Belajar sejarah dapat dilakukan dengan melihat benda-benda dan lokasi peninggalan masa lalu.

Saat ini, Kota Tegal memiliki sebuah objek wisata, yang dapat memberikan gambaran kepada generasi muda mengenai sejarah berdirinya TNI Angkatan Laut. Objek wisata tersebut bernama Monumen Bahari, terletak di kawasan obyek wisata Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal.

Lokasi wisata tersebut sangat mudah dijangkau, karena terletak di jalur pantura, tepatnya sekitar 500 meter utara Jalan Yos Sudarso Kota Tegal. Monumen Bahari terletak di kiri jalan, sekitar 20 meter setelah pintu masuk kawasan PAI.

Monumen Bahari Kota Tegal diresmikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, Sabtu 20 Desember 2008. Pada bagian tengah, terdapat bangunan induk, yang digunakan sebagai ruang pameran.

Sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) yang sudah tidak terpakai, menghiasi sekeliling bangunan induk. Alat-alat tersebut merupakan sumbangan dari TNI Angkatan Laut, di antaranya kendaraan tempur tank PT 76, kendaraan tempur Pintam BRDM, pesawat udara Nomad N-22, meriam darat, bouyance, lampu navigasi, jangkar dan rantai, ranjau tanduk, serta terpedo MK 44.
Pengunjung dapat masuk dan melihat dari dekat, pesawat maupun senjata yang dipamerkan. Mereka tidak perlu berdesak-desakkan, karena Monumen Bahari dibangun di atas lahan yang cukup luas, sekutat 12.000 meter persegi.

Monumen Bahari di Kota Tegal merupakan monumen yang ke-35. Dari 34 monumen sebelumnya, 21 dikelola pemerintah daerah, sedangkan 13 dikelola TNI Angkatan Laut. Selain menjadi sarana rekreasi, keberadaan monumen tersebut diharapkan dapat mengembalikan jiwa bahari masyarakat Tegal, karena Angkatan Laut muncul dari Tegal.

Keberadaan Kota Tegal dalam sejarah berdirinya TNI Angkatan Laut, dapat dilihat dari brosur yang dapat diperoleh di sana. Kota Tegal menjadi cikal bakal terbentuknya Korps Marinir TNI Angkatan Laut, pada 15 No*vember 1945, dengan nama Corps Mariniers. Selanjutnya, tanggal tersebut dijadikan sebagai hari lahir Korps Marinir.


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 16/12/2009 08:55 PM
#14

Candi Bangkal

Berada diantara sawah/kebun milik penduduk, lokasi Candi Bangkal ini masih mudah dikunjungi dikarenakan letaknya tidak jauh berada dari jalan desa yang masih bisa dilalui kendaraan roda empat. Sebuah jalan dari semen menghubungkan antara pintu masuk objek candi Bangkal dengan jalan desa tersebut.

Sempat salah ambil jalan ketika mencoba mencari letak dari candi ini, dikarenakan peta umum yang ada/dijual di toko buku, tidak memberikan gambaran lokasinya secara tepat. Untunglah bentuknya yang unik dan tinggi dengan dominasi warna merah menjadikannya terlihat cukup jelas diantara warna hijau sawah dan peohonan dari kejauhan.

Kondisi candi yang terletak di Desa Kambangsari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ini sudah rusak cukup parah. Batu bata merah yang merupakan bahan utama penyusun candi ini nampak mulai banyak yang terkikis/terpotong/cuil di beberapa sudutnya.

Spoiler for candi bangkal
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Meskipun demikian secara keseluruhan bentuk candi ini masih terlihat cukup jelas hanya saja pada bagian atasnya, sepertinya tidak utuh lagi mungkin pernah runtuh sebelumnya. Relief-relief yang berada pada dinding kaki candi masih bisa terlihat cukup jelas, dan juga beberapa arca banaspati yang ada pada dinding badan candi masih terlihat menempel pada tempatnya. Total terdapat enam arca banaspati dengan 3 pada bagian pintu masuk (barat), dan masing-masing satu buah pada sisi-sisi lainnya.

Pada bagian dalam candi, yakni dibagian tengah atasnya masih terpampang relief Batara Surya yang mengendarai seekor kuda. Relief ini mengingatkan saya pada relief serupa yang pernah saya lihat pada Candi Jawi dan Candi Badut. Suatu hal yang menarik mengingat Candi Jawi dan Candi Badut tersusun dari batuan andesit, berbeda dengan Candi Bangkal yang tersusun dari bata merah, tapi kedua candi ini memiliki "tema" yang sama pada bagian atas-tengah-dalam candi.

Spoiler for candi bangkal
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Sebelah muka atau bagian barat dari candi ini masih terdapat setumpuk batu bata yang diperkirakan dulunya merupakan bagian pintu gerbang dari Candi Bangkal. Sedangkan disisi utara dari candi ini masih terdapat sejumlah batuan andesit yang berserakan dengan bentuk-bentuk khusus. Kemungkinan batuan andesit ini diperkirakan merupakan bagian hiasan dan atas candi.

Candi Bangkal diperkirakan dibangun antara abad ke 13 dan 14 Masehi, dimana pada masa tersebut terjadi pergeseran kekukasaan dari wilayah tengah jawa ke bagian timur jawa, seiring dengan dominasi kekuasaan Majapahit pada abad itu. Seperti umumnya candi-candi lain, Candi Bangkal memiliki pola simetris pada arsitekturnya.

Spoiler for candi bangkal
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Bentuknya yang ramping dan menjulang tinggi merupakan ciri khas dari candi-candi di Jawa Timur, berbeda dengan candi yang di Jawa Tengah yang meskipun sama-sama memiliki pola simetris namun memiliki bentuk yang lebih tambun. Bentuk yang tinggi dan ramping ini menyebabkan candi-candi di Jawa Timur sangat rentan dari runtuh bila terjadi gempa bumi. Candi Bangkal dan juga candi-candi lain (Candi Ngetos, Sawentar dan Sumberjati) diperkirakan memiliki bagian atap yang tinggi namun telah runtuh akibat gempa bumi.

Berada di antara sawah/kebun punduduk, nampak menjadikan objek arkeologi ini sepi dari kunjungan. Beberapa ekor kambing nampak asik merumput tak jauh dari sisi candi, sementara bagian dasar candi yang becek karena tergenang air semakin mengurangi keinginan untuk mencoba mendekati candi. Sebuah sarang tawon pada bagian atas pintu masuk candi ini semakin mempertegas bahwa candi ini memang relatif jarang di kunjungi oleh wisatawan.

Spoiler for candi bangkal
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
cowojablai - 16/12/2009 10:04 PM
#15
Syalalalala
Tasikmalaya atuh o
kadalxburik - 17/12/2009 12:55 PM
#16

Menembus Kabut Malang

Lama juga rasanya tak menapakkan kaki di jalur Jateng-Jatim, baik lewat jalur pantai utara maupun pantai selatan. Karena itu, saat saya dan rombongan tiba di Jatim dan harus melalui jalan tol Surabaya-Gempol yang begitu panjang, hati tetap bersemangat. Terlebih, jalur-jalur yang kami lalui telah tertata rapi. Dengan penataan maksimal, perkembangan sarana transportasi darat Jatim melesat semakin maju.
Kota-kota pesisir yang kami lalui lebih tertata dan itu semua mendorong perkembangan perekonomian warga jadi semakin pesat. Inilah kesempatan pertama saya kembali bernostalgia, setelah sekian belas tahun berlalu. Banyak hal yang telah berubah. Itulah Jatim dengan semangat milenium baru.

Kami makin senang saat kekhawatiran bak terjebak kemacetan panjang di jalur Gempol, Porong-Malang, tak menjadi kenyataan. Saat itu, jalan dalam keadaan sepi, lepas tengah malam. Hanya satu dua armada barang yang menemani kami menembus jalur menuju ke Kota Malang tersebut.

Udara dingin terasa menembus tulang saat kendaraan yang kami tumpangi mulai merambah Kota Arema. Rombongan kami segera mencari penginapan beberapa saat setelah melewati gerbang kota. Tempat itulah yang kami butuhkan untuk sekadar melepas lelah, sebelum melanjutkan perjalanan kembali.

Spoiler for malang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Malang tak dapat ditolak, untung tak bisa dibendung. Itulah yang kami rasakan dini hari itu. Sebab, meski merasa beruntung bisa merasakan kesegaran udara kota di kaki Gunung Semeru tersebut, kami tak mendapatkan kamar hotel memadai. Akhir pekan itu, hampir seluruh kamar hotel telah terisi. Masih beruntung, masih ada satu kamar yang tak jauh dari Kampus Unibraw. Akhirnya, kami berlima harus berdesak-desakan di kamar itu. Meski demikian, beberapa saat kemudian, kami pun terlelap kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang.

Seperti baru sekejap, kami dibangunkan oleh kabut dan temaram sinar mentari yang menyapa. Udara dingin awal kemarau yang kami rasakan, mengembalikan kesegaran sekujur tubuh. Tentu, tak lengkap rasanya jika melalui pagi itu tanpa kenikmatan dan kehangatan secangkir kopi. Tanpa membuang waktu, kami pun berburu kopi. Ya, agak sulit memang menemukan kedai atau warung yang bersedia membukakan pintu dan mau melayani serta memenuhi hasrat hati kami.

Spoiler for malang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Setelah agak lama memutari Kota Malang, dengan melewati banyak kompleks kampus yang megah, akhirnya kopi kami dapatkan. Bercengkrama menikmati kesejukan alam sambil mengenang kembali masa-masa lalu saat banyak sahabat tinggal di sana dan biasa kami sambangi, memang menyenangkan.

Memori-memori indah itulah yang coba kami gali kembali dan menjadi sebuah harta yang sangat ”mahal” dan tak mungkin kami tinggalkan. Itulah kenyamanan suasana Kota Malang yang kami dapatkan di antara desiran dingin angin pegunungan. Hari itu pun kami lalui dengan semangat baru untuk melanjutkan perjalanan.

Pagi berikutnya, saat kabut tebal masih menyelimuti kota, roda-roda kendaraan yang kami tumpangi kembali meluncur. Perlahan tapi pasti, kami mulai membelah tabir kabut yang seolah membatasi Kota Malang dan Kota Batu.

Tak lama berselang, Kota Batu pun tampak di pelupuk mata. Kota eksotik yang telah memisahkan diri dan menjadi kota agrobisnis mandiri, membuat kami semakin penasaran ingin mengetahui perkembangannya terkini. Hal itu menjadi salah satu keingintahuan yang harus dipenuhi. Terlebih, selain ada Jatim Park II yang masih dalam tahap pembangunan, Kota Batu juga memiliki tempat wisata yang tak kalah menarik, Sarangan

Spoiler for malang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Lama tak menyambangi daerah itu membuat kami agak lupa jalan menuju ke tempat-tempat eksotik tersebut. Terlebih Kota Batu telah berkembang menjadi kota asri dengan berbagai tambahan dan ornamen di sana-sini. Tak urung, kami sempat tersesat dan harus berputar-putar dahulu untuk bisa menemukan Sarangan.

Kabut tebal mulai menipis. Itu semakin memudahkan kami. Meski demikian, agak siang kami baru bisa menemukan tempat wisata Sarangan. Rasa takjub mendera saat mengetahui perubahan penataan tempat wisata tersebut.

Sarangan makin menarik, tertata rapi, dan tambah menawan. Tak sia-sia kami merogoh kocek lebih untuk masuk ke tempat tersebut. Pintu masuk di ketinggian dan jalanan menurun menuju tempat parkir, membuat panorama indah dan kontur jelas Sarangan terpampang di depan mata.

Tempat itu menyajikan berbagai pilihan hiburan bagi kami. Kolam renang, atraksi perahu, berkuda keliling kompleks, menyaksikan koleksi ikan air tawar berbagai jenis, berbelanja buah dan bunga, atau sekadar nongkrong menikmati suasana kawasan wisata pegunungan, bisa kita pilih.

Bagai segerombolan ABG narsis, kami pun tak lupa jeprat-jepret untuk mengabadikan momen nostalgia bersama di tempat tersebut. Terlebih, suasana dan tempat yang tersedia begitu menjanjikan bagi sebuah kenangan yang begitu dalam.

Spoiler for malang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Jangan Lupakan Buah dan Bunga

Tak lengkap rasanya jika pergi berlibur ke suatu daerah dan pulang tanpa membawa buah tangan. Paling tidak, kekecewaan akan menghinggapi si buah hati yang sabar menanti di rumah. Karena itu, setelah puas menelanjangi keindahan alam Sarangan, pasar bunga dan buah yang ada di kompleks wisata tersebut menjadi tujuan kami.

Saat langkah-langkah kaki semakin mendekati blok kios-kios penjualan bunga, hati kami semakin terpikat. Stan-stan bunga ditata sedemikian rupa menjadi semakin artistik. Atap tembus sinar dan bentuk pilar maupun plafon penyangganya yang ditata sedemikian rupa membuat bunga-bunga yang ditawarkan di tempat tersebut semakin terlihat indah. Terlebih lagi, berbagai jenis dan varietas bebungaan terdapat di sana seperti kaktus, Aglonema, Anthorium, maupun kembang hias lain.

Harga yang ditawarkan pun bervariasi dari yang paling murah dan bisa dijangkau oleh kocek seluruh pengunjung hingga yang mahal dan hanya bisa dikoleksi orang-orang tertentu. Para penjaja bunga yang ramah dan dengan sabar melayani dan mau menjawab untuk memenuhi keingintahuan pengunjung, membuat kami semakin betah. Beberapa bunga pun kami pilih. Lumayan sebagai penghias halaman rumah. Apalagi, bunga-bunga itu sangat indah.

Ada anggapan yang mengatakan, kita belum ke Malang jika tidak mencicipi kelezatan apel malang. Karena itu, setelah berbelanja bunga, kaki kami pun melangkah ke kios-kios yang menyediakan apel hasil perkebunan setempat. Tidak hanya varietas asli setempat, melainkan juga varietas luar yang ditanam di tempat tersebut. Kembali kami bertemu dengan para penjaja apel yang bersahabat. Mereka tak segan untuk menyediakan sampel dagangannya sehingga pengunjung tidak akan kecewa saat membeli nanti

Spoiler for malang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Begitu juga dengan kami. Beberapa apel berbagai macam pun bisa kami cicipi. Akhirnya pilihan kami pun tertambat pada apel Malang yang berwarna hijau kekuningkuningan pertanda buah ranum agak masak. Saat harus membayar pun kami pun bertambah senang. Sebab harga apel yang dijajakan di tempat wisata tersebut, benar-benar jauh lebih murah daripada jika kita membeli di tempat lainnya.

Puas berbelanja, tak lupa kami singgah ke kafe-kafe yang tersedia di pinggir kolam renang. Kehangatan kopi yang kami teguk, benar-benar bisa mengusir udara dingin Sarangan yang mulai menyergap. Bincang-bincang dengan rekan di sana sungguh sangat mengasyikkan. Hampir lupa waktu. Saat itu, hari pun beranjak sore. Karena itu, kami putuskan untuk melanjutkan perjalanan kami menyusuri jalanan pada jalur Jatim-Jateng. Namun jalur yang kami pilih bukan lagi jalur pantai utura melainkan jalur tengah, Batu Malang via Kediri, Sragen dan kembali ke pulang dengan hati riang.


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 17/12/2009 01:09 PM
#17

Kawah Putih, Amazing!

Perjalanan wisata ke kota Bandung selalu menyenangkan di mana obyek wisata Bandung banyak yang menarik, salah satunya adalah Kawah Putih. Pesona alam dan keindahan Kawah Putih sangat menakjubkan, membuat saya hampir selalu mengunjungi Kawah Putih, jika berlibur ke Bandung. Kawah Putih terletak di lereng gunung Patuha, kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, sekitar 45 kilometer dari selatan kota Bandung, berada di antara jalur Ciwidey dan Situ Patenggang.

Kawah Putih yang berada di ketinggian 2.194 meter di atas permukaan laut, terbentuk saat terjadi letusan gunung Patuha pada abad ke 10 sampai dengan abad ke 12, menyimpan suatu misteri pada masa lampau. Masyarakat menganggap puncak Gunung Patuha sebagai daerah angker dan menyeramkan dan mereka menganggap gunung Patuha adalah tempat bertemunya para leluhur Bandung Selatan dan saking angkernya, burung-burung yang melewati Kawah Putih pun akan binasa.

Spoiler for kawah putih
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Pada tahun 1837 Dr, Franz Wilheim Junghun, seorang ilmuan Belanda peranakan Jerman, yang juga pengusaha perkebunan Belanda yang mencintai kelestarian alam. Kondisi lembah Gunung Patuha pada waktu itu masih berupa hutan lebat, dipenuhi pohon-pohon kayu jenis lokal seperti rasamala, saninten, huru, samida dan lain sebagainya. Beliau tidak percaya pada cerita masyarakat dan malah penasaran, akhirnya beliau melanjutkan perjalanan menembus hutan belantara hingga akhirnya menemukan sebuah kawah yang sangat indah, yang saat ini dikenal sebagai Kawah Putih. Dari dalam kawah tersebut keluar semburan lava yang berbau belerang, yang di kemudian diketahui bahwa bau belereng inilah yang menyebabkan kawanan burung enggan untuk terbang di atas permukaan kawah.

Bagi orang yang baru pertama kali mengunjungi Kawah Putih, biasanya akan terpaku melihat genangan air yang berwarna putih disertai dengan asap putih yang mengepul di atasnya. Warna air di Kawah Putih selalu berubah-berubah mengikuti cuaca, bila matahari bersinar dengan teriknya, air pada Kawah Putih berwarna hijau apel dan kebiru-biruan, terkadang juga berwarna coklat susu, kuning terang dan yang sering dijumpai adalah berwarna putih disertai dengan kabut tebal di atas permukaan kawah. Selain permukaan kawah berwarna putih, pasir dan bebatuan di sekitarnya pun didominasi oleh warna putih

Spoiler for kawah putih
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Kabarnya bila mengunjungi Kawah Putih pada malam hari, saat rembulan dan bintang-bintang menerangi malam, dari danau Kawah Putih akan terlihat pancaran cahaya berwarna terang kehijau-hijauan yang menghiasi kawah dan akan membentuk lingkaran yang menerangi seluruh lokasi kawah.

Meskipun Kawah Putih telah ditemukan pada tahun 1837 oleh Dr. Franz Wilheim Junghun, tetapi keindahan alam Kawah Putih baru dapat dinikmati oleh masyarakat luas pada tahun 1987 setelah PT Perhutani (Persero) Unit III Jabar dan Banten mengembangkan menjadi obyek wisata.

Di Kawah Putih terdapat sebuah goa buatan sedalam 5 meter yang tertutup untuk umum dan sampai sekarang masih tercium bau belereng yang sangat menyengat dan ada peringatan agar jangan terlalu lama berada di depan goa.

Spoiler for kawah putih
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Dari sinilah awal mulanya berdirinya pabrik belerang Kawah Putih pada jaman Belanda yaitu Zwavel Ontgining Kawah Putih dan usaha ini dilanjutkan pula pada masa Jepang dengan sebutan Kawah Putih Kenzaka Yokoya Ciwidey di bawah pengawasan langsung militer Jepang.

Cerita-cerita ini sekarang tinggal misteri dan Dr. Franz Wilheim Junghun telah tiada, namun penemuannya masih dikenal dan masih tetap mempesona sampai saat ini dan Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten telah mengembangkan sebagai Ecotourism Wana Wisata pada tahun 1991.

Kawah Putih memang menakjubkan dan mempesona walaupun cuaca di Kawah putih sangat tidak stabil, sebentar turun hujan deras dan berkabut dan tak lama kemudian cuaca menjadi cerah, cekungan di Kawah Putih seluas 25 hektar berair keputih-putihan.

Berhubung cuaca di kawasan Kawah Putih yang cukup dingin ditambah dengan hujan yang suka datang mendadak, sebaiknya membawa payung dan mengenakan jaket atau mantel.

Untuk mencapai Lokasi Kawah Putih, dari pintu masuk hingga ke kawah jaraknya sekitar 5 kilometer, dapat ditempuh dalam waktu sekitar 20 menit dengan mobil dengan pemandangan rimbunnya dan hijaunya hutan tropis. Harga Tiket untuk menikmati keindahan Kawah Putih, sebesar Rp 11.000 per orang.

Spoiler for kawah putih
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Setelah puas menikmati keindahan alam Kawah Pesona, pengunjung dapat membeli camilan berupa kacang rebus, jagung bakar, ketan bakar dengan bumbu tiga rasa yaitu oncom, kacang dan kelapa atau dapat membeli beberapa kotak buah strawberry yang segar atau bantal dan pernak-pernik lainnya berbentuk strawberry sebagai buah tangan.

Jika masih ingin melanjutkan perjalanan wisata di Bandung Selatan, kita masih dapat melanjutkan ke obyek wisata lainnya seperti danau Situpatenggang, Rancaupas yang sejak lama menjadi penangkaran rusa dan tempat perkemahan, pemandian air panas Cimanggu dan sepulangnya dari lokasi wisata di atas, kita dapat juga memetik sendiri strawberry di sepanjang jalan raya Ciwidey dengan membayar sekitar Rp 25.000 – Rp. 35.000 untuk satu kilogram strawberry yang segar.

Spoiler for kawah putih
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
cabolaki - 17/12/2009 01:38 PM
#18

Om kadal saya reserve ya, kalo udah lebih santai ane pengen masukin pantai2 di Belitung
kadalxburik - 17/12/2009 01:42 PM
#19

Karimun Jawa

Liburan mau kemana?? Pertama kali mendengar Karimun , where it’s?? yang kebayang cuma mobil karimun..hehehe, search di google dan menemukan beberapa referensi.. wah.. bagus juga nih, akhirnya kita putuskan liburan bakal meluncur ke situ..so..

Pukul 27 Sept 2008 04:00 pagi, kita sudah bersiap-siap menuju ke terminal Lebak bulus, menurut informasi didapat dari hasil tanya dengan teman-teman, bus yang menuju ke Jepara ada banyak yang berangkat dari Lebak bulus, dan kita pun naik taksi menuju ke Lebak bulus, dalam perjalanan ngobrol tanya sana sini ke pak supir, dan pak supir menyarankan ke Terminal Kampung Rambutan saja, alhasil kita melaju ke kampung rambutan, sesampai disitu suasana loket tiket smuanya masi sepi yang rame nya di tempat parkir bus-bus, banyak bus yang nunggu waktu keberangkatan.

Tanya sana sini akhirnya ketemu juga loket yang menjual tiket bus yang menuju ke Jepara. Harganya Rp250.000 per orang, harga yang MUAHAL.... kata penjualnya nih.. busnya bakal datang jam 9 pagi dan bus ini bus executive ada toilet didalam.. akhirnya kita beli juga tuh tiket setelah ditawar menjadi 200k IDR. Kita jadinya menunggu busnya diterminal ini.. jam 7 berlalu, jam 8, akhirnya jam 9 teng… loh bus yang dijanjikan kok tidak datang??

Spoiler for karimun jawa
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Tanya kepenjualnya katanya macet.. jam 11 baru bisa sampe disini, ok kita tunggu lagi.. teng jam 11.. tapi nyatanya busnya masi blm muncul akhirnya kesabaran mulai habis.. batas waktu kita beri ke penjualnya kalau tidak muncul jg jam 1 maka kita bakal cabut and tentunya minta refund. Tunggu terus di terminal sampai jam 1 akhirnya bus yang dimaksud datang juga.. asyik…. Kita pun lanjut naik ke bus.. loh… knapa bus yang datang bukan bus executive yang sepertinya di janjikan (mana toiletnya???)

Dan bus tersebut tidak lewat ke Jepara tapi ke Semarang setelah itu mengarah ke Surabaya. Kali ini uda bener2 kesal ama tuh orang terminal sana.. bahkan uda berniat membatalkan niat ke Jeparanya.. tapi akhirnya kita berangkat juga D (uda nanggun berkorban nankring di terminal dari pagi). Bus mutar2 di Jakarta sampai sekitar jam 4 sore (nunggu busnya full), setelah itu baru berangkat ke Semarang.

Spoiler for karimun jawa
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Banyak hal yang dipelajari dari kejadian ini; jangan percaya sama orang-orang terminal, lihat busnya terlebih dahulu sebelum membayar and jangan takut ga ada bus, busnya pasti ada n banyak, jadi jangan terburu-buru.

Kita tiba di Semarang pukul 09 pagi 28 Sept 08, hampir 17 jam perjalanan.. lumayan cape (CAPE bener.. D).. setelah itu kita langsung mengarah ke terminal di Semarang.. naik bus lagi nih ke Jepara, ongkos nya 15 ribu rupiah, perjalanan lebih kurang 1 jam-an.

Tiba di Jepara langsung menuju ke pelabuhan Kartini, tiba di sana langsung mencari informasi kapal ke Karimun jawa, sebelumnya sudah memastikan lewat telepon, kapal yang berangkat ke Karimun itu berangkat senin tanggal 29 Sept dari Jepara ke Karimun dan pada tanggal 30 Sept bakal kembali dari Karimun ke Jepara setelah itu kapal libur lebaran. Jadi ini kapal terakhir untuk bulan ini.

Jadi kita masi punya 1 hari jalan2 di Jepara, setelah keliling2 di kompleks Pelabuhan Kartini kita menemukan penginapan yang lumayan bagus dengan harga murah hanya 75 ribu semalam dengan AC “Penginapan Kota Baru”, setelah selesai beres2 dan istirahat kita berangkat jalan – jalan ke kota Jepara. Makan di kota.. and salah satu makanan khas Jepara yang kita makan adalah Gempol ama Pleret semacam ketan beras yang dipadukan dgn kuah santan dan es, nyam2 juga…

Spoiler for karimun jawa
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Dikompleks pelabuhan Kartini lagi dibangun sea world yang berbentuk kura-kura raksasa. Picture below.. Lumayan inovatif buat menarik pengunjung ke kompleks pelabuhan ini.

Besok paginya kita brangkat ke Karimun Jawa naik kapal motor Kartini dari pelabuhan, perjalanan ditempuh sekitar 3-4 jam pastinya brapa uda lupa hehe. Tapi yang pasti kapalnya kapal cepat.. didalamnya juga nyaman harga tiket sekitar 60rban.. (uda lupa juga)

Kapalnya terdiri dari 2 tingkat, tingkat atas dan tingkat bawah, kebetulan kita dapat tingkat atas.. lumayan nyaman tidak terasa goncangan. Tapi ketika kita pulang dari Karimun ke Jepara kita ada ditingkat bawah… begitu jalan langsung terasa goncangannya.. perut seperti diaduk-aduk langsung mual2… disini diuji siapa yang tahan goncangan.. hehehe..

Sesampainya di pulau Karimun, semua kepenatan, semua kekesalan karena orang terminal kampung rambutan seakan-akan sirna, sungguh indah alam nya. Lautnya biru.. cuacanya juga cerah.. benar2 keindahan indah sekali pemandangan disini. Dari pulau Karimun kita ke beberapa pulau2 kecil disekitarnya, indah dan bersih sekali.

Spoiler for karimun jawa
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Banyak kapal-kapal turis dari Eropa (Italia and Prancis) yang nangkring/mampir untuk nyantai-nyantai di sini.

Ketika di Karimun kita tinggal diwisma Apung, penginapan yang di bangun ditengah laut.. harganya murah.. semalam just 120rb. Di dalam wismanya ada kolam ikan hiu ada sekitar 20an ikan hiu berlalu – lalang disitu.

Tangga turun ke kolam disediakan bagi yang berminat berenang bareng ikan hiunya..


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 17/12/2009 01:57 PM
#20

Curug Cigamea

Curug Cigamea berlokasi di Desa Gunungsari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor yang merupakan bagian dari kawasan wisata Gunung Salak Endah. Bila anda mengunjungi kawasan wisata ini dari arah Leuweliang, maka curug Cigamea merupakan air terjun pertama kali yang akan anda temui sebelum kelima air terjun lainnya.

Lima ? memang benar, kawasan wisata Gunung Salak Endah memiliki objek wisata enam air terjun (Nangka, Luhur, Cihurang, Ngumpet, Sewu dan Cigamea), satu pemandian air panas (Gunung Picung) dan satu wisata kawah (Kawah Ratu).

Untuk menuju ke lokasi air terjun, pengunjung diharuskan berjalan kaki dari areal parkir, melalui jalan menurun +/- 350 meter. Selama dalam perjalanan, setidaknya tercatat tiga air terjun tambahan berada disisi kanan jalan. Masing-masing dengan ketinggan berkisar antara 5 hingga 10 meter namun dengan debit air yang kecil dan berada dibalik rimbunnya daun pepohonan

Spoiler for curug cigamea
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Kondisi jalan menuju lokasi berupa jalan setapak yang telah terbuat dari batu dan tersusun rapi dalam bentuk susunan anak tangga. Dibeberapa bagian jalan terdapat tempat peristirahatan, untuk melepas lelah sejenak sambil menikmati air terjun dari kejauhan. Warung-warung penjual makanan juga tersedia, siap melayani dengan hidangan sederhana berupa mie rebus atau sekedar secangkir kopi susu panas. Tentunya hal yang tidak bisa kami nikmati mengingat saat itu masih didalam bulan puasa ramadhan

Setibanya dilokasi, nampak jelas bahwa Curug Cigamea terdiri dari dua buah air terjun utama dengan karakter yang berbeda. Air terjun pertama yang lebih dekat dengan jalan masuk, berupa air terjun dengan tebing curam menyerupai dinding dan didominasi bebatuan warna hitam.

Tipe air yang jatuh lebih bersifat percikan air yang langsung melimpah jatuh dari atas cukup deras meskipun nampak jelas tidak sederas/sebesar air terjun kedua. Hal ini pula yang menjadikan alasan kolam limpahan air yang berada dibawahnya tidak luas dan dalam, sehingga tidak bisa digunakan untuk berenang. Letaknya yang terbuka, memungkinkan pengunjung untuk berada disisi kiri dan kanan dari air terjun.

Spoiler for curug cigamea
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Air terjun kedua berjarak kurang lebih 30 meter dari air terjun pertama dan berada dicelah tebing. Bebatuan tebing berwarna hitam berpadu dengan corak garis warna coklat kemerah-merahan nampak terlihat jelas dan memberi nuansa sendiri saat melihatnya.

Air yang mengalir lebih mirip dengan aliran sungai dengan ukuran lebar yang semakin kebawah semakin melebar dan debit air yang cukup tinggi. Sepintas bila dilihat dari bawah, sumber air yang berada di atas air terjun kedua ini berada sedikit dibawah air terjun pertama, padahal sebenarnya tidak.

Dari hasil pengamatan mulai dari masuk lokasi ini, terlihat jelas bahwa air terjun kedua ini memiliki ketinggian yang lebih tinggi dari air terjun pertama, namun karena tertutup oleh rimbunnya pepohonan dan adanya bagian tanah yang sedikit menjorok kemuka, praktis bagian atasnya tidak bisa dilihat saat berada dibawah lokasi. Asumsi saya, sekitar 50 persen dari tinggi sebenarnya air terjun ini, tidak bisa dinikmati dari bawah lokasi.

Kolam limpahan air yang ada dibawah air terjun kedua ini, memiliki kedalaman dan luas yang cukup untuk sekedar bermain air maupun berenang. Warna air yang biru kehijau-hijauan dibagian tengah kolam menandakan bahwa dibagian tersebut cukup dalam.

Spoiler for curug cigamea
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Bahkan salah seorang pengunjung berusaha memanjat tebing untuk kemudian melompat dari ketinggian 2 meter ke bagian tengah kolam. Cukup ramai pengunjung yang datang pada siang itu. Terkadang tak segan pengunjung pria melepas baju dan celana, hanya memakai pakaian dalam kemudian menyeburkan diri, berenang hingga ke bagian tengah kolam, sementara teman-teman lainnya bersorak-sorai dari tepian kolam

Curug Cigamea memang menarik untuk dikunjungi baik untuk kelompok kawula muda maupun wisatawan keluarga. Dibadan sungai yang tidak dalam, tampak beberapa anak kecil sibuk bermain air sambil merendam kakinya untuk merasakan kesegaran dan dinginnya air yang ada.

Derai tawa menyertai tingkah polah mereka saat sebagian tubuhnya terpecik air oleh siraman teman mainnya. Sayangnya lokasi wisata ini tidak cocok untuk berkemah karena kondisi alamnya yang berupa tebing curam, namun setidaknya menikmati dua air terjun yang berbeda dalam satu lokasi, nampaknya bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk mengunjunginya.

Spoiler for curug cigamea
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
Page 1 of 27 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > LOEKELOE > TRAVELLERS > Domestik > Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)