Domestik
Home > LOEKELOE > TRAVELLERS > Domestik > Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Total Views: 91926 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 27 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›

kadalxburik - 17/12/2009 02:11 PM
#21

Sunrise di Puncak Gunung Batur

Tak hanya Kuta, Sanur atau Ubud. Bali punya pilihan tempat wisata yang amat beragam. Karena itu, jika suatu kali anda bertandang ke Pulau Dewata, cobalah nikmati sesuatu yang lain. Bagaimana kalau mendaki Gunung Batur, cukup menantang? Kalau mendaki Gunung Batur telah dipilih sebagai tantangan terbaru anda di Pulau Bali, maka bersiaplah untuk begadang. Sebab, pendakian mesti dilakukan pada dini hari.

Tujuannya tak lain, agar anda bisa sampai di puncak saat fajar sehingga bisa menikmati panorama matahari terbit (sunrise) dari puncak Gunung Batur. Seperti apa panoramanya? Sangat indah, pastinya.

Berkat promosi yang gencar, saat ini mendaki sudah menjadi maskot wisata Gunung Batur. Dan tak hanya mendaki ke puncak Gunung Batur, belakangan banyak pula wisatawan yang melakukan aktivitas tracking di kawasan itu. Tracking mereka lakukan dengan melingkari Danau Batur atau Kaldera Batur.

Spoiler for G. batur
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Karena itu, aktivitas ini dikenal dengan sebutan Kaldera Batur Tracking. Ini merupakan lokasi pendakian paling baru, yang jauh lebih menantang dibanding lokasi sebelumnya karena di sepanjang lokasi pendakian juga terdapat sejumlah objek wisata, seperti memanjat tebing dan pemakaman umat Hindu di Trunyan.

Gunung Batur terletak sekitar 64 kilometer sebelah timur laut Kota Denpasar, dan masuk dalam wilayah Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Ada beberapa versi tentang gunung itu dan kalderanya, namun beberapa sumber menyatakan bahwa Gunung Batur berasal dari gunung purba yang sangat besar dan sempat beberapa kali meletus, kemudian membentuk dua kaldera. Nah, Gunung Batur muncul di tengah kaldera itu. Gunung Batur sendiri sempat meletus pada 1849, 1888, 1904, 1927, 1963, 1968, 1974 dan 1994, dengan letusan terbesar pada 1927.

Saat ini, Kaldera Batur menjadi kawasan paling populer sebagai objek pendakian. Menurut catatan sejumlah pengusaha hotel di Toyabungkah, tempat dimulainya pendakian, dulu hampir semua wisatawan yang menginap di Toyabungkah melakukan pendakian ke Gunung Batur. Hanya sedikit saja (lima persen) saja yang tidak mendaki. Sementara kini, 90 persen wisatawan mendaki Kaldera Gunung Batur, hanya lima persen yang mendaki Gunung Batur, dan sisanya tidak mendaki

Spoiler for G.batur
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Mendaki Gunung Batur, apa sih istimewanya? Begitu mungkin pertanyaan yang muncul di benak banyak orang. Menurut para turis asing yang sudah berkali-kali mendaki gunung ini, Gunung Batur punya sejumlah keistimewaan yang tak dimiliki banyak gunung lainnya, termasuk gunung yang ada di negeri mereka.

Gunung Batur sudah dikenal sejak lama sebagai tempat mendaki. Dulu, sekitar tahun 1980-an, para pelajar dan mahasiswa pecinta alam, kerap melakukan pendakian ke puncak gunung ini. Pada mulanya, para mahasiswa mendaki Gunung Batur di siang hari. Itu pun mereka lakukan sekadar hobi untuk mencari bunga edelweis sebagai oleh-oleh. Tapi kemudian, mereka 'ganti haluan' dengan mendaki Gunung Batur pada dini hari untuk menikmati indahnya sunrise.

Dulu wisatawan kerap merasa khawatir bakal kesulitan mendapatkan tempat menginap di Desa Toyabungkah. Kini, kekhawatiran itu tak perlu ada. Di sana, tersedia belasan hotel melati dengan fasilitas yang lumayan. Biaya sewa kamarnya lumayan murah, tak lebih dari Rp 200 ribu per malam dengan kamar yang bisa dihuni dua orang. Bagi anda yang menginginkan suasana yang 'alami', sewa saja tenda dari hotel setempat. Anda bisa mendirikan kemah di area hotel, yang memang menyediakan lokasi untuk berkemah.

''Biasanya wisatawan yang datang dengan grup, memilih menyewa tenda, karena mereka menginginkan suasana yang lebih alami,'' kata Arifin, karyawan salah satu penginapan di Toyabungkah. Menginap di Toyabungkah merupakan pilihan terbaik bagi wisatawan yang ingin mendaki puncak Gunung Batur. Setidaknya, wisatawan terlebih dahulu dapat beradaptasi dengan alam, terutama menyesuaikan diri dengan udara di kawasan Batur yang sejuk.

Enggan menginap di Toyabungkah? Boleh-boleh saja menginap di Denpasar atau tempat lain. Tapi, ini artinya anda akan membuang waktu, karena wisatawan harus bangun dini hari untuk menuju tempat pendakian. ''Kalau ada hambatan di jalan, kami akan terlambat mendaki dan tidak bisa melihat sunrise. Ini rugi sekali karena tidak bisa maksimal menikmati keindahan alam di Gunung Batur,'' kata Tria, karyawan Bank Indonesia Denpasar, yang belum lama ini mendaki Gunung Batur sekaligus menikmati panorama sunrise nan elok

Spoiler for G. Batur
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
morishige - 17/12/2009 10:47 PM
#22

nice gan.. beer: ditunggu lanjutannya. D
kadalxburik - 18/12/2009 12:41 AM
#23

Vihara Avalokitesvara

Dalam catatan sejarah, keberadaan Vihara Avalokitesvara ini tidak bisa dilepaskan dari sosok Syarif Hidayatullah (1450-1568 M), atau yang lebih populer dengan nama Sunan Gunung Djati, salah seorang wali dari Walisongo yang menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. Beliau terpantik mendirikan sebuah vihara di Serang karena melihat banyaknya perantau dari Tiongkok beragama Buddha yang membutuhkan tempat ibadah.

Menurut versi lain, ide mendirikan vihara muncul setelah beliau menikah dengan salah seorang putri Tiongkok. Karena banyak di antara pengikut putri tersebut yang masuk Islam, Sunan Gunung Djati kemudian membangun sebuah masjid bernama Masjid Pecinan, yang kini tinggal puingnya saja. Sedangkan bagi mereka yang tetap bertahan dengan keyakinannya semula, dibuatkan sebuah vihara.

Vihara yang termasuk dalam Kawasan Situs Banten Lama dan konon dibangun sekitar tahun 1652 M ini diberi nama Vihara Avalokitesvara. Nama vihara tersebut diambil dari nama salah seorang penganut Buddha, yaitu Bodhisattva Avalokitesvara, yang artinya “mendengar suara dunia.”

Spoiler for vihara
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Mengunjungi Vihara Avalokitesvara tergolong istimewa. Karena dengan mengunjungi vihara ini berarti seseorang telah mengunjungi sebuah situs sejarah dan sekaligus tempat ibadah. Sebagai situs sejarah, vihara ini termasuk salah satu vihara tertua di Indonesia. Vihara ini juga menjadi bukti kegemilangan peradaban Kesultanan Banten pada masa lalu. Sebagai tempat ibadah, vihara ini merupakan salah satu tempat ibadah favorit bagi umat Buddha dari dalam dan luar negeri.

Namun, vihara ini lebih dari sekadar situs sejarah dan tempat ibadah. Karena sesungguhnya, keberadaan vihara ini adalah simbol yang mencerminkan karakter masyarakat Banten yang mencintai kerukunan dan keharmonisan dengan berbagai suku, bangsa, dan agama pada masa lalu. Meskipun mayoritas penduduknya beragama Islam, namun masyarakat Banten senantiasa terbuka dengan berbagai agama yang masuk ke kawasan tersebut.

Spoiler for vihara
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Sementara itu, keberadaan vihara di pusat Kota Banten Lama dan letaknya yang tidak terlalu jauh dari Masjid Agung Banten (masjid kesultanan), menjadi bukti lain dari fenomena kerukunan antarumat beragama di Banten pada masa lalu. Hinga kini, tradisi kerukunan antarumat beragama tersebut masih terjalin dengan baik.

Kompleks vihara yang luas dan suasana di sekitarnya yang tenang, serta lokasinya yang dekat dengan laut, menjadikan vihara ini begitu istimewa untuk dikunjungi. Angin laut yang berhembus pelan dan pesona daun nyiur yang melambai-lambai dengan latar Selat Sunda nan biru, menambah daya tarik kawasan ini. Sehingga, tidak mengherankan jika banyak orang yang datang ke sini, baik pemeluk agama Buddha yang ingin memanjatkan doa dengan khusyuk maupun turis yang ingin bertamasya atau sekadar mencari inspirasi. Biasanya, vihara ini ramai dikunjungi oleh turis dari dalam dan luar negeri pada saat perayaan Tahun Baru Imlek dan peringatan Lakwe Cakau, hari kesempurnaan Dewi Kwan Im sebagai Ibu Suri Buddha.

Di dalam vihara, pengunjung dapat menjumpai beraneka koleksi arsip, foto, lukisan, dan patung Dewi Kwan Im peninggalan Kekaisaran Tiongkok pada masa Dinasti Ming. Di samping itu, pengunjung juga dapat mengetahui reportase dahsyatnya gempa dan tsunami yang melanda kawasan sekitar Selat Sunda akibat letusan Gunung Krakatau pada tanggal 27 Agustus 1883. Reportase kronologi peristiwa tersebut dikisahkan dalam tiga bahasa, dan pengunjung dapat membacanya pada sebuah papan yang menempel di salah satu dinding vihara. Meski lokasi vihara dekat dengan laut, ajaibnya, vihara ini tidak “terpengaruh” oleh gempa tektonik dan tsunami dahsyat yang menewaskan ribuan korban yang sempat menggemparkan dunia itu.

Spoiler for vihara
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Setelah puas mengunjungi vihara ini, pelancong dapat mencoba suasana lain yang masih termasuk dalam Kawasan Wisata Situs Banten Lama, seperti Masjid Agung Banten, Benteng Speelwijk, bekas Keraton Surosowon dan Keraton Kaibon, serta bekas Pelabuhan Kramatwatu, sebuah pelabuhan yang sangat terkenal pada masa kegemilangan Kesultanan Banten. Obyek-obyek wisata ini lokasinya berdekatan dengan Vihara Avalokitesvara.

Secara administratif, Vihara Avalokitesvara masuk dalam wilayah Kampung Pamarican/Kampung Kasunyatan, Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Indonesia.

Dari Jakarta, Provinsi Banten berjarak sekitar 70 kilometer. Selain dengan kendaraan pribadi, pengunjung dapat menuju provinsi termuda di Pulau Jawa tersebut dengan bus, taksi, atau kereta api. Sedangkan Vihara Avalokitesvara berjarak sekitar 10 kilometer di sebelah utara Kota Serang, ibukota Provinsi Banten. Pengunjung dapat mengaksesnya dengan naik taksi atau angkutan kota jurusan Serang-Kramatwatu. Pengunjung tidak dipungut biaya.

Wisatawan tidak perlu cemas kelaparan bila berada di Vihara Avalokitesvara, karena di sekitar kawasan tersebut terdapat rumah makan, warung, dan pedagang asongan yang menyediakan berbagai kebutuhan wisatawan. Di depan vihara juga terdapat penjual aneka makanan laut yang telah dikeringkan sebagai oleh-oleh, mulai dari cumi, lontar telur, telur ikan, ikan japu, sampai terasi udang.

Di sekitar kawasan ini terdapat home stay, wisma, dan hotel dengan berbagai tipe, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir bila mengunjungi vihara ini pada malam hari. Bahkan, di dalam kompleks vihara disediakan tempat penginapan bagi wisatawan yang ingin bermalam di sana.

Berbagai fasilitas lainnya, seperti jaminan keamanan, pelayanan panduan wisata, kios wartel, serta area parkir yang luas dan aman, juga tersedia di sini.

Spoiler for vihara
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 18/12/2009 12:45 AM
#24

Candi Brahu

Masih dalam komplek situs Kerajaan Majapahit di Trowulan, tak jauh dari Candi Gentong yang masih dipugar, anda bisa berkunjung di kawasan Candi Brahu. Letaknya di dukuh jamu mente, desa bejijong, atau sekitar 2 kilometer dari jalan raya mojokerto jombang. Candi yang dibangun dari batu bata merah ini, dibangun di atas sebidang tanah menghadap ke arah barat dan berukuran panjang sekitar 22,5 m, dengan lebar 18 m, dan punya ketinggian 20 meter.

Mengutip buku Mengenal Peninggalan Majapahit di Daerah Trowulan oleh Drs IG Bagus Arwana, dulu di sekitar candi ini banyak terdapat candi candi kecil yang sebagian sudah runtuh, seperti candi muteran, candi gedung, candi tengah, dan candi gentong. Saat penggalian dilakukan di sekitar candi, banyak ditemukan benda benda kuno macam alat alat upacara keagamaan dari logam, perhiasan dari emas, arca dan lain lainnya.

Spoiler for candi brahu
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Candi ini dibangun dengan gaya dan kultur Budha, didirikan abad 15 Masehi. Pendapat lain, candi ini berusia jauh lebih tua ketimbang candi lain di sekitar Trowulan. Menurut buku Bagus Arwana, kata Brahu berasal dari kata Wanaru atau Warahu. Nama ini didapat dari sebutan sebuah bangunan suci seperti disebutkan dalam prasasti Alasantan, yang ditemukan tak jauh dari candi brahu. Dalam prasasti yang ditulis Mpu Sendok pada tahun 861 Saka atau 9 September 939, Candi Brahu merupakan tempat pembakaran (krematorium) jenazah raja-raja Brawijaya. Anehnya dalam penelitian, tak ada satu pakarpun yang berhasil menemukan bekas abu mayat dalam bilik candi. Lebih lebih setelah ada pemugaran candi yang dilakukan pada tahun 1990 hingga 1995..

Spoiler for candi brahu
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 18/12/2009 12:52 AM
#25

Pesisir Ciamis Selatan

Pantai berpasir terhampar luas sampai puluhan kilometer, diseling oleh tebing-tebing cadas, berpadu dengan sungai-sungai jernih berwarna hijau atau biru, "diwarnai" oleh desa asri nan hijau dan hutan yang masih lebat, menciptakan suasana keindahan luar biasa di pesisir selatan Ciamis Jawa Barat.

Terapit oleh Samudra Hindia dan daerah perbukitan, pesisir Ciamis Selatan dapat dicapai dalam waktu 5 jam dengan kendaraan bermotor dari Bandung melalui jalan yang mulus. Sebuah sungai besar yaitu Citanduy bermuara di dekatnya, beserta beberapa sungai lain berukuran sedang.

Tanah subur, laut penuh ikan, teluk terlindung dan air tawar melimpah membuat kawasan pesisir Ciamis Selatan telah dihuni oleh manusia sejak dari zaman Kerajaan Galuh pada abad ke-7 sampai abad ke-16. Pemerintah Hindia Belanda mendirikan perkebunan kelapa di sini, diikuti dengan pengembangan infrastruktur berupa pelabuhan dan jalur kereta api.

Spoiler for selatan ciamis
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Pembangunan kereta api dilakukan pada tahun 1912, menembus perbukitan melalui tiga terowongan dan beberapa jembatan. Salah satu terowongannya, bernama Wilhelmina, merupakan terowongan kereta api terpanjang di Indonesia yaitu sekitar 1,2 km.

Sebuah "taman buru" juga dikembangkan di sini pada tahun 1920-an untuk kegiatan wisata bagi para pengelola atau bagi karyawan perkebunan berkebangsaan Belanda atau Eropa dari daerah sekitarnya.

Setelah kemerdekaan kegiatan wisata terus berkembang di pesisir Ciamis Selatan sampai kini dan menghadirkan satu pantai yang begitu terkenal yaitu Pangandaran.

Tldak terbantahkan lagi bahwa pusat pariwisata di pesisir Ciamis Selatan berada di Pangandaran dan telah tersedia berbagai fasilitas cukup lengkap di sini. Terdapat penginapan mulai dari hotel berbintang, sampai losmen atau rumah yang dapat disewa dari penduduk.

Spoiler for selatan ciamis
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Makanan lezat disajikan oleh berbagai rumah makan, seperti hidangan laut nan segar, ikan air tawar bakar atau jenis kuliner lainnya. Toko-toko cenderamata juga tersebar di sini bersama dengan berbagai tempat rental peralatan untuk aktivitas wisata seperti sepeda tandem, ATV dan sepeda motor.

Suatu lahan menjorok ke laut bernama Pananjung - dahulunya berasal dari suatu pulau yang kemudian terhubung dengan daratan utama melalui tanah genting - membuat Pangandaran menjadi tempat ideal untuk melihat matahari terbit dan matahari tenggelam.

Pantai sebelah barat memiliki hamparan pasir lebar dan panjang, menjadi tempat mengasyikkan untuk berbagai kegiatan, termasuk berenang, terutama di pagi dan sore hari.

Di daerah Pananjung terdapat kawasan konservasi berupa taman wisata alam dan cagar alam dengan hutan yang masih rimbun, dihuni oleh rusa, monyet, lutung, biawak, kalong dan burung rangkong.

Tempat yang sering dikunjungi wisatawan dl daerah ini adalah pantai pasir putih nan menawan dan beberapa gua alam. Pengunjung juga dapat menjelajahi hutan untuk melihat bunga Rafflesia dan air terjun. Sayangnya terumbu karang yang ada telah rusak, walaupun kini dilakukan upaya untuk memulihkannya melalui kegiatan transplantasi karang.

Spoiler for selatan ciamis
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Waktu terbaik mengunjungi Pangandaran adalah musim kemarau, saat laut tenang, ketika ikan, cumi, udang dan kepiting melimpah. Pada musim-musim liburan, Pangandaran dapat penuh sesak oleh pengunjung.

Namun, sebenarnya masin cukup banyak tersedia ruang di sepanjang pesisir Ciamis Selatan untuk kegiatan wisata. Pantai-pantai tidak kalah menarik lainnya dapat dijumpai di Krapyak dengan pasir putih dan pemandangan ke arah Pulau Nusa Kambangan, Pantai Batu Hiu untuk melihat pemandangan menakjubkan dari atas karang, atau Pantai Batu Karas dengan teluk yang tenang dan aman untuk berenang.

Pantai terakhir ini juga terkenal sebagai tempat selancar dan kini mulai banyak berkembang penginapan dan rumah makan. Pengunjung juga dapat berperahu di sungai Cijulang yang berwarna hijau, melewati ngarai terkenal dengan nama green canyon. Selain itu, pengunjung dapat berenang di kolam-kolam alami nan jernih pada aliran sungaisungai berasal dari gunung atau dalam gua.

Bagi mereka yang menyukai petualangan dapat mengikuti kegiatan jelajah pedesaan atau menelusun sisa jalur kereta api, termasuk terowongannya, dengan berjalan kaki atau memakai sepeda gunung.

Desa-desa di sini sangat hijau dan asri dengan penataan rumahnya yang rapi serta bersih, menghadirkan suasana tenang dan menyenangkan. Selain itu terdapat berbagai industri rumah tangga seperti pembuatan gula kelapa, tahu, tempe, kerupuk, wayang golek atau wayang kulit yang menarik untuk dilihat.

Kini para wisatawan terutama dari mancanegara mulai menyukai berbagai kegiatan tersebut untuk menikmati lebih banyak keindahan pesisir Ciamis Selatan.

Spoiler for selatan ciamis
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
Salbarahim - 18/12/2009 08:38 AM
#26
Mangrove Bali

for everyone
mangrove center terdapat di jalan by pas ngurah rai , kuranglebih satu kilo dari simpang siur . dekat ke matahari galleria kuta, suasananya nyaman banget gan

mari kita jaga kelestarian alam.. ilovekaskus

kalo mau ke mari bisa hubungi ane gan di no kantor 0361-481629


Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
kadalxburik - 18/12/2009 10:28 AM
#27

Keraton Sumenep

Keraton Sumenep di Jawa Timur dikenal dengan sebutan “Potre Koneng” (Putri Kuning). Julukan ini muncul karena di bekas Keraton Sumenep pernah hidup seorang permaisuri keraton, Ratu Ayu Tirto Negoro, yang memiliki kulit kuning bersih yang berasal dari negeri Cina. Untuk menghormati sang permaisuri, atap Keraton Sumenep diberi warna kuning cerah.

Bangunan Keraton Sumenep didirikan pada paruh kedua abad ke-18 atas prakarsa Raja Sumenep, yaitu Penembahan Sumolo atau Tumenggung Arya Nata Kusuma. Keraton ini diarsiteki oleh seorang China bernama Liaw Piau Ngo. Melalui tangan Liaw Piau Ngo inilah lahir sebuah bangunan keraton yang unik, yang memadukan gaya arsitektur Eropa, China, dan Jawa.

Spoiler for keraton sumenep
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Dengan mengunjungi keraton ini, wisatawan dapat melihat langsung hasil akuturasi budaya Jawa, Eropa, dan Cina yang membentuk bangunan Keraton Sumenep. Pada bangunan Keraton Sumenep, pengunjung dapat melihat nuansa keraton Jawa dengan pilar-pilar dan lekuk ornamennya yang bergaya Eropa serta rangkaian atap yang menyerupai kelenteng Cina.

Secara umum komposisi bangunan pada Keraton Sumenep tidak berbeda dengan keraton-keraton di Jawa, misalnya sama-sama memiliki pendopo yang cukup luas untuk menerima tamu, ruang peristirahatan raja, serta lokasi pemandian untuk permaisuri dan putri-putri raja.

Sebelum memasuki keraton, pengunjung akan disambut gapura dengan nama “Labang Mesem”. Dalam bahasa Indonesia “labang” berarti pintu, dan “mesem” adalah senyum. Gapura ini melambangkan keramahan keraton terhadap para tamu yang berkunjung. Di sisi kanan keraton, terdapat “Kantor Koneng”, yaitu ruang kerja raja Sumenep, yang sekarang difungsikan sebagai museum. Ruangan ini berisi koleksi peralatan rumah tangga keraton. Di luar keraton, wisatawan juga dapat mengunjungi Masjid Jamik Sumenep yang usianya tak jauh berbeda dengan usia Keraton Sumenep.

Spoiler for keraton sumenep
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Keraton Sumenep terletak di pusat kota (dekat alun-alun) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Untuk menuju kota Kabupaten Sumenep wisatawan harus menyeberangi pantai utara Jawa melewati Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Pelabuhan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura dengan memanfaatkan jasa kapal feri. Lama perjalanan + setengah jam dengan biaya sekitar Rp. 2.000. Pelabuhan ini terletak di ujung barat pulau Madura, sedangkan letak Keraton Sumenep berada di ujung timur pulau yang berjarak + 90 km dari Pelabuhan Kamal. Atau anda dapat juga naik jembatan Suramadu dari Surabaya langsung menuju Madura. Perjalanan dari Pelabuhan Kamal ke kota Sumenep dapat ditempuh dengan bus maupun minibus dengan lama perjalanan sekitar 3 jam.

Wisatawan yang berkunjung ke Keraton Sumenep dapat memperoleh keterangan tambahan mengenai sejarah dan perkembangan keraton dari pengelola keraton yang bertindak sebagai guide. Jika memerlukan menginap, di sekitar museum terdapat penginapan berupa hotel.

Spoiler for keraton sumenep
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 18/12/2009 10:35 AM
#28

Bersahabat dengan Deru Air Terjun

Berdentam-dentam rasanya hati bila melihat air terjun ini. Semburat air bertenaga, jatuh menerpa serombongan batu di bawahnya. Sekejap terselip takut, saat kita tepat berada di bawah air jatuhnya. Namun, bulir-bulir embun air yang terbawa angin ke mana saja, seperti memberitakan persahabatan sejati. Aku, sang air terjun perkasa, akan selalu menerima.

Itu makna yang akan tersirat, saat kaki anda berkesempatan mengempaskan jejaknya disana kapan saja anda mau. Di lokasi yang terletak di kaki gunung Gede– Pangrango ini, kembali teringat betapa hingga puluhan tahun terakhir tak banyak yang berubah di sana.

Perjalanan menuju air terjun cibeureum masih harus melewati deretan pohon hijau. Meniti undakan-undakan bersahabat. Menikmati segar udara hasil fotosintesa, yang kualitasnya amat jauh berbeda ketika berada di perkotaan yang penuh debu dan asap kanlpot kendaraan bermotor.

Spoiler for air terjun
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Nafas anda pasti akan sedikit tersengal, namun hal itu akan terbayar lunas ketika anda tiba di air terjun, karena anda akan dimanjakan pemandangan yang teramat indah dan eksotis. Sekadar mengingatkan bahwa kita berada di kawasan konservasi, yang telah berumur ratusan tahun sekarang.

Namun begitu, Tempat wisata ini juga mengalami pengembangan-pengembangan yang bisa memudahkan pengunjung untuk dapat lebih menikmati air terjun ini. hal itu terlihat dengan berdirinya sebuah jembatan panjang yang menuju air terjun

Jalan rawa tepat sebelum pos Panyangcangan yang mau tak mau harus kita lewati, telah dibuatkan jembatan kayu. Lebih horizontal, ketimbang berlelah mendaki. Ini lebih bersahabat, ketimbang mengotori kaki, karena rembesan rawa yang memang kadang mengganggu dibawahnya. Terlihat lebih cantik dan rapi, bersahabat karena memudahkan.

Spoiler for air terjun
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Hal serupa juga kemudian ditemui, ketika makin mendekati air terjun paska pos Panyangcangan. Deretan kayu-kayu yang tersusun rapih, seperti menjadi pintu gerbang. Menuju suasana alam, air terjun "Merah" yang terdengar mengelegak di atas sana.

Di Cibeureum, kini juga terlihat beberapa bangunan baru menghias. Sebuah altar kayu, berdiri tepat diatas aliran sungai Cikundul. Ada juga sebuah bangunan mirip altar namun lengkap dengan atapnya juga menghias kini. Membuat kita lebih nyaman menikmati alam, tanpa harus kegerahan.

Tempat wisata alam ini tampak dibuat lebih bersahabat kini. Menjauhkan orang-orang dari bayangan sulit menikmatinya. Membuat makin dekat alam, dengan banyak orang. Yang berarti makin banyak orang yang berkesempatan mengenali alamnya. Dan memutuskan mencintanya.

Spoiler for air terjun
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Tak perlu takut tersesat saat kita memutuskan untuk menyambangi air terjun ini. Bila memulai perjalanan dari Jakarta, arahkan saja laju kendaraan menuju kawasan Puncak. Tiba di persimpangan Cibodas, masuklah ke arah daerah Taman Nasional. Parkir kendaraan di pelataran parkir, yang teramat luas di area desa Rarahan, dan kita bisa memulai perjalanan dengan berjalan kaki.

Bila memulai perjalanan dari Bandung. Arahkan mobil anda ke daerah Cianjur. Terus menuju area Puncak. Tiba di simpang Cibodas, setelah Cipanas, lakukan hal serupa seperti yang diungkapkan sebelumnya.

Jangan lupa melapor dulu ke pos PHPA Taman Nasional Gede – Pangrango yang berada di dekat pelataran parkir. Bayar karcis tanda masuk yang tak terlalu mahal, dan setelah semuanya beres silahkan menikmati indahnya alam sepuas anda. setelah puas anda juga bisa membawa oleh-oleh untuk dibawa pulang yang banyak dijual di lokasi taman wisata Cibodas

Spoiler for air terjun
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 18/12/2009 10:45 AM
#29

Pantai Kenjeran

Tak hanya sebagai kota industri dan perdagangan, Surabaya juga merupakan kota bahari. Sebagai kota bahari, sudah barang tentu, 'kota buaya' ini memiliki objek wisata pantai. Itulah Pantai Kenjeran. Dibanding sejumlah objek wisata pantai lain di tanah air seperti Pantai Parangtritis (Yogyakarta), Pantai Sanur dan Kuta (Bali), serta Bunaken (Sulawesi Utara), memang Pantai Kenjeran kalah kondang. Padahal, jika ditilik dari potensi panorama dan sumber daya alamnya, sebenarnya Pantai Kenjeran tak kalah dibanding pantai-pantai lainnya.

Taman Hiburan Pantai menawarkan objek wisata alami dengan fasilitas minimalis. Yang ditawarkan objek wisata ini lebih pada dunia anak-anak. Karenanya, fasilitas yang tersedia didominasi oleh permainan anak-anak seperti komedi putar, perosotan, jungkat-jungkit, tangga lingkar, dan permainan anak lainnya.

Spoiler for pantai kenjeran
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Hal itulah yang membuat THP lebih dikenal sebagai tempat wisata anak-anak atau keluarga. THP juga mempunyai klub selancar angin bernama Camar yang beranggotakan 22 orang. Setiap Ahad dan hari libur, para anggota klub ini menunjukkan kebolehannya di tengah laut. Tentu saja, ini menjadi atraksi yang sangat menarik bagi para pengunjung THP.

Lain lagi dengan Kenjeran Park yang dikelola pihak wisata. Di lokasi ini, lebih banyak lagi yang ditawarkan. Mulai dari sarana hiburan, olahraga, wisata religi, budaya, hingga edutainment. Di Water Park Kenjeran misalnya, tersedia kolam renang dengan berbagai kedalaman. Bahkan, untuk anak-anak, ada papan luncur setinggi lebih dari 10 meter.

Hal lain yang menarik dari Kenjeran Park adalah bibir pantainya yang ditata dengan arsitektur Cina. Kya-Kya Kenjeran, demikian nama tepian pantai ini. Gaya arsitekturnya yang cantik membuat Kya-Kya Kenjeran menjadi tempat rekreasi favorit keluarga di Surabaya. Bahkan wisatawan mancanegara, khususnya dari Cina, Korea, dan Thailand, tak sedikit yang melancong ke tempat ini.

Spoiler for Pantai kenjeran
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Pada malam hari, Kya-Kya terlihat lebih menarik. Cahaya temaram dari lampion-lampion cantik yang bergelantungan membuat suasana pantai terasa romantis. Sembari menikmati suasana itu, pengunjung bisa menikmati aneka makanan laut di restoran sea food yang berderet di sepanjang pantai. Jika Anda ke sana, jangan lewatkan mencicipi makanan laut khas Surabaya seperti lontong kupang, satai kerang, dan kepiting rebus.

Setiap pertengahan September, Kya-Kya Kenjeran menjadi ajang Festival Bulan Purnama. Dalam festival yang berlangsung selama sebulan ini, Kya-Kya Kenjeran tampil semarak dengan ribuan lampion. Tahun ini, Festival Bulan Purnama sepertinya akan lebih meriah menyusul dibangunnya Kya-Kya baru di sisi timur pantai. Kenjeran Park juga menyediakan fasilitas futsal indoor dengan kapasitas lebih dari dua lapangan. Bagi yang suka perang-perangan, tersedia wahana blast. Hanya dengan membayar Rp 30 ribu, Anda bisa berperan sebagai pasukan counter terorist. Masih di objek ini, tersedia arena bagi Anda yang gemar kebut-kebutan. Park Race, arenanya.

Spoiler for Pantai kenjeran
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Di tempat ini, silakan ngebut dengan mobil, sepeda motor, atau go-kart. Belakangan didirikan pula tempat ibadah umat Tri Dharma (Buddha, Kong Fu Tsu, dan Tao) yang megah. Letaknya di dalam kompleks Pantai Ria Kenjeran. Yang mencolok dari bangunan ini adalah patung Dewi Kwan Im Pou Sat setinggi 20 meter beserta pendampingnya: dua anak kecil dan dua pasang dewa. Di bawahnya, meliuk sepasang naga raksasa memperebutkan sebuah bola mustika.

Selain patung Dewi Kwan Im, ada pula patung Buddha atau Dewa Empat Muka (Four Faced Buddha Monument) setinggi sembilan meter (36 meter termasuk kubahnya). Monumen yang diresmikan pada 9 Nopember 2004 ini masuk Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai patung Buddha terbesar dan tertinggi di Indonesia. Bangunan ini menempati lahan seluas 225 meter persegi diapit empat ekor gajah putih di empat penjuru mata angin. Menurut Dudi Anda, manajer PT Granting Jaya, pelaksana pembangunan monumen, bangunan tersebut hampir mirip dengan patung Four Faced Buddha di Thailand. ''Tapi total bangunan beserta patungnya di Surabaya ini lebih tinggi daripada di Thailand,'' katanya.

Spoiler for Pantai kenjeran
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Masih belum puas menikmati THP dan Kenjeran Park? Cobalah naik perahu ke tengah laut. Caranya? Tidak sulit. Sebab, ada nelayan yang menyediakan jasa perahu. Mintalah pada nelayan tersebut untuk mengantarkan Anda berperahu ke tengah laut. Biasanya, para nelayan memasang tarif Rp 50 ribu per orang untuk satu kali keliling laut. Anda juga bisa mencarter perahu sendiri. Tarifnya, Rp 250 ribu. Dari tengah laut, Anda bisa melihat panorama Pantai Kenjeran secara utuh dengan segala aktivitasnya. Selain itu, Anda bisa melihat dari dekat hiruk-pikuk kapal-kapal nasional maupun internasional yang hendak berlabuh atau bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Dari tengah laut pula, mata Anda bisa melihat pertautan sudut Pulau Jawa dan Madura yang menawan, juga patung Jalesveva Jaya Mahe milik Armatim TNI-AL yang berdiri megah sambil berkacak pinggang dengan pedangnya. Satu hal lagi yang bisa Anda saksikan adalah jembatan Suramadu. Inilah jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura.

Spoiler for Pantai kenjeran
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
Narendra W - 19/12/2009 09:08 AM
#30

apaan nih gan cuma satu tempatnya,ane kira banyak nohope:
kadalxburik - 19/12/2009 01:38 PM
#31

Quote:
Original Posted By Narendra W
apaan nih gan cuma satu tempatnya,ane kira banyak nohope:


????.....Geje lo gan....?????
kadalxburik - 19/12/2009 02:23 PM
#32

Pantai Pasir Putih di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur

Pantai Pasir Putih di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, dikenal karena hamparan pasirnya yang putih. Tak hanya itu, morfologi pantai inipun terbilang unik. Topografinya yang melengkung menghadap ke laut dengan latar belakang hutan membentuk gugusan panorama yang sangat indah.

Ke arah utara, wisatawan dapat melihat luasnya laut utara Jawa dengan garis putih di pinggir pantai. Di belakangnya, rimbunan hutan menyajikan kesejukan tersendiri.

Pasir Putih merupakan salah satu tujuan wisata pantai andalan bagi Provinsi Jawa Timur. Hal ini karena letaknya yang strategis, yaitu di pinggiran jalan utama Surabaya-Banyuwangi. Wisatawan yang ingin menuju ke Bali (dari Surabaya), atau menuju Gunung Bromo (dari Banyuwangi), biasanya mampir untuk beristirahat dan menyaksikan keindahan panorama yang disuguhkan, terutama menikmati eloknya matahari terbenam (sunset).

Spoiler for situbondo
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Berbagai macam olahraga laut seperti berenang, menyelam, maupun berselancar dapat dilakukan di pantai ini. Jika enggan berenang, pengunjung dapat menaiki perahu untuk berlayar dan menikmati pemandangan bawah laut. Beragam hiburan seperti konser musik dan bermacam lomba seperti lomba selancar, memancing, dan lomba perahu nelayan tradisional sering diadakan untuk memuaskan para wisatawan.

Selain itu, pada bulan Oktober para nelayan biasanya mengadakan upacara Petik Laut, yaitu melarung makanan, jajanan, dan kepala lembu ke tengah laut sebagai upaya memohon berkah hasil laut dari Tuhan. Pada upacara ini tak jarang diadakan pementasan musik ”Gandrung”, yaitu musik tradisional yang populer di daerah Banyuwangi dan sekitarnya.

Spoiler for situbondo
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Lokasi Pantai Pasir Putih terletak di Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Jalur menuju Pantai Pasir Putih terbilang mudah karena posisinya di pinggir jalan utama Surabaya-Banyuwangi. Arena wisata pantai ini berjarak + 174 km dari Surabaya atau sekitar 4 jam perjalanan menggunakan bus (angkutan umum) dari terminal Bungurasih, Surabaya.

Dari arah Situbondo, Pasir Putih berjarak + 21 km atau setengah jam perjalanan dari Kota Situbondo. Dari Ibu Kota Kabupaten ini, perjalanan menuju Pasir Putih dapat ditempuh dengan angkutan umum sepert bus dan minibus. Tiap pengunjung dikenakan biaya tiket sebesar Rp 5.000.

Spoiler for situbondo
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Untuk pengunjung yang belum mahir berenang, di sekitar lokasi pantai terdapat banyak penyewaan ban-pelampung untuk bermain-main di tengah laut. Wisatawan juga dapat menyewa perahu yang dilengkapi kota-kaca untuk menyaksikan pemandangan bawah laut. Pengelola wisata juga menyediakan fasilitas kamar mandi, musholla, dan beberapa tempat untuk beristirahat berupa bangku beton yang biasanya dekat dengan para penjaja makanan.

Di tempat ini juga tersedia kios-kios yang menjual souvenir seperti replika perahu serta hiasan dan aksesoris dari kerang. Bagi yang ingin menginap, di sekitar lokasi terdapat penginapan berupa hotel, motel, dan losmen. Tetapi kalau ingin berkemah, ada juga area khusus untuk berkemah.

Spoiler for situbondo
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 19/12/2009 05:37 PM
#33

Ombak Batukaras

Tepatnya minggu lalu kita berangkat dari bandung sekitar jam sepuluh malem kurang kurang dikit. Dua driver jagoan yang memacu laju si yaris hitam membuat perjalanan terasa singkat. Sekitar tengah malam kita rehat dulu sambil menikmati ayam goreng khas rumah makan margosari di ciamis. Ayam goreng margosari emang terkenal gurihnya apalgi ditemani sambel pedas yang diberi sedikit terasi….ughh mana tahan.

Jam dua malam kita sampe di hotel bonsai batukaras, dapet kamar yang paling ujung. Kamar di hotel ini ada yang terdiri dari 6 tempat tidur dan ada yg terdiri dari 2 tempat tidur, kita ambil kamar yang tersisa satu-satunya yaitu kamar yang ada 6 tempat tidur.

Spoiler for batu karas
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Dulunya hotel bonsai ini reot banget dan pilihan terkahir buat para pengunjung batukaras untuk memejamkan matanya di kasur. Beda dulu beda sekarang, semenjak hotel ini dibeli sama bule aussie tempat ini jadi lumayan asik. Soal tarif juga ga mahal, karena rata-rata hotel di batukaras memakai konsep backpacker hotel alias satu kamar dengan banyak tempat tidur dan di charge per kepala, tapi tetap ada minimun charge-nya yaitu 4 orang.

Untuk semalam per kepala dikenakan biaya 50 ribu rupiah. Paginya sehabis menyantap dua helai roti dan secangkir kopi, kita langsung liat liat ombak dan ternyata ombaknya cukup bagus tapi airnya dingin banget. Dingin ga menyurutkan niat para surfer untuk merasakan liukan ombak di atas papan surf.

Spoiler for batu karas
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Seharian penuh kita nikmati dengan berselancar di atas ombak legokpari batukaras dengan diselingi makan siang di tempat makan kang ayi yang murah meriah. Batukaras bak surga kecil buat para surfer pemula dan tingkat menengah hingga tingkat mahir buat melatih keahlian menari nari di atas ombak.

Lokasi batukaras jika tempuh dengan kendaraan dari pantai pangandaran akan memakan waktu kurang lebih 45 menit. Tidak seperti pangandaran; di batukaras hiburan satu satunya adalah ombak tapi jangan salah; turis manca negara lebih banyak berkunjung ke lokasi ini dibandingkan dengan pantai pangandaran. Memang kebanyakan dari mereka adalah turis yang berkelana untuk mencoba kemantapan kakinya untuk berdiri dan meliuk bersama ombak di atas surfboard.

Spoiler for batu karas
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Ada tiga lokasi yang sering digunakan para surfer untuk menantang ombak. Karang, begitu sering disebutnya; mungkin karena banyaknya karang di dasar lautnya; lokasi ini hanya digunakan pada saat air laut sedang pasang. Legokpari, pantai ini yang paling favorite karena disini buat pemula pun bisa mencoba keberaniannya untuk berselancar.

Lalu ada Bulben (bulak bendak), mungkin kalau buat surfer-surfer yang udah jago tempat ini bakal jadi tempat favoritenya; di bulben kita sering mendapatkan ombak yang membentuk benteng sangat panjang bahkan barel pun bisa didapatkan di lokasi ini. Untuk menuju bulben kita haru menggunakan perahu dengan biaya sekitar 200 ribu rupiah dan kapal ini tidak merapat ke pantai jadi para surfer akan mulai mencari point ombak dengan meloncat dari perahu.

Spoiler for batu karas
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Belum puas rasanya kalau jalan jalan ke pangandaran tidak menikmati hidangan lautnya. Malamnya kita berangkat dari batukaras ke lokasi yang banyak menyajikan hidangan laut segar di pangandaran. Karena takjub dengan biota laut yang segar (alesan sebenernya sih laper); kita pun mesennya ga kira kira alias kebanyakan. Dengan 200 ribu rupiah kita mendapatkan 1 kg kepiting, 1 kg udang (lupa jenisnya, pokoknya bukan yang paling mahal), 1/2 kg cumi cumi. Jenis yang dipesan sih tidak bervariasi tapi jumlahnya tetep kebanyakan buat 3 orang.

Dua hari kegiatan yang kita lakuin ga berbeda dengan hari hari sebelumnya, bangun tidur dan sarapan dilanjutkan berselancar bersama debur ombak diselingi makan siang dan kopi lalu balik ke hotel buat mandi diteruskan makan malam dengan sajian laut (seafood) di pangandaran, balik lagi ke hotel dan tidur…… huh senangnya bermalas malasan di tepi laut.


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 20/12/2009 02:23 PM
#34

Ngaben di Bali

Ngaben adalah upacara pembakaran mayat yang dilakukan di Bali, khususnya oleh yang beragama Hindu, dimana Hindu adalah agama mayoritas di Pulau Seribu Pura ini. Di dalam Panca Yadnya, upacara ini termasuk dalam Pitra Yadnya, yaitu upacara yang ditujukan untuk roh lelulur. Makna upacara Ngaben pada intinya adalah untuk mengembalikan roh leluhur (orang yang sudah meninggal) ke tempat asalnya. Seorang Pedanda mengatakan manusia memiliki Bayu, Sabda, Idep, dan setelah meninggal Bayu, Sabda, Idep itu dikembalikan ke Brahma, Wisnu, Siwa.


Upacara Ngaben biasanya dilaksanakan oleh keluarga sanak saudara dari orang yang meninggal, sebagai wujud rasa hormat seorang anak terhadap orang tuanya. Dalam sekali upacara ini biasanya menghabiskan dana 15 juta s/d 20 juta rupiah. Upacara ini biasanya dilakukan dengan semarak, tidak ada isak tangis, karena di Bali ada suatu keyakinan bahwa kita tidak boleh menangisi orang yang telah meninggal karena itu dapat menghambat perjalanan sang arwah menuju tempatnya.

Spoiler for ngaben
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Hari pelaksanaan Ngaben ditentukan dengan mencari hari baik yang biasanya ditentukan oleh Pedanda. Beberapa hari sebelum upacara Ngaben dilaksanakan keluarga dibantu oleh masyarakat akan membuat “Bade dan Lembu” yang sangat megah terbuat dari kayu, kertas warna-warni dan bahan lainnya. “Bade dan Lembu” ini merupakan tempat mayat yang akan dilaksanakan Ngaben.

Pagi hari ketika upacara ini dilaksanakan, keluarga dan sanak saudara serta masyarakat akan berkumpul mempersiapkan upacara. Mayat akan dibersihkan atau yang biasa disebut “Nyiramin” oleh masyarakat dan keluarga, “Nyiramin” ini dipimpin oleh orang yang dianggap paling tua didalam masyarakat. Setelah itu mayat akan dipakaikan pakaian adat Bali seperti layaknya orang yang masih hidup.

Spoiler for ngaben
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Sebelum acara puncak dilaksanakan, seluruh keluarga akan memberikan penghormatan terakhir dan memberikan doa semoga arwah yang diupacarai memperoleh tempat yang baik. Setelah semuanya siap, maka mayat akan ditempatkan di “Bade” untuk diusung beramai-ramai ke kuburan tempat upacara Ngaben, diiringi dengan “gamelan”, “kidung suci”, dan diikuti seluruh keluarga dan masyarakat, di depan “Bade” terdapat kain putih yang panjang yang bermakna sebagai pembuka jalan sang arwah menuju tempat asalnya

Spoiler for ngaben
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Di setiap pertigaan atau perempatan maka “Bade” akan diputar sebanyak 3 kali. Sesampainya di kuburan, upacara Ngaben dilaksanakan dengan meletakkan mayat di “Lembu” yang telah disiapkan diawali dengan upacara-upacara lainnya dan doa mantra dari Ida Pedanda, kemudian “Lembu” dibakar sampai menjadi Abu. Abu ini kemudian dibuang ke Laut atau sungai yang dianggap suci.

Setelah upacara ini, keluarga dapat tenang mendoakan leluhur dari tempat suci dan pura masing-masing. Inilah yang menyebabkan ikatan keluarga di Bali sangat kuat, karena mereka selalu ingat dan menghormati lelulur dan juga orang tuanya. Terdapat kepercayaan bahwa roh leluhur yang mengalami reinkarnasi akan kembali dalam lingkaran keluarga lagi, jadi biasanya seorang cucu merupakan reinkarnasi dari orang tuanya.

Spoiler for ngaben
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Foto-foto disini merupakan foto upacara Ngaben kerabat kerajaan di Bali (Ubud) yg bernama Agung Suyasa dan 2 kerabat kerajaan lainnya beserta 68 rakyat biasa. Jenasah mereka akan dikremasi menurut kepercayaan Hindu sehingga nantinya dapat reinkarnasi.

Ribuan orang ikut serta dalam prosesi utama yakni proses kremasi di Ubud, Bali. Jenazah pemimpin keluarga kerajaan Ubud Bali yakni Tjokarda Gede Agung Suyasa, keponakannya Tjokorda Raka, dan bibinya Desak Raka beserta 68 penduduk Ubud dikremasi pd tgl 15 Juli.

Spoiler for ngaben
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 20/12/2009 02:31 PM
#35

Perpaduan Alam dan Kisah Legendaris

Mei lalu, warga Kampung Talunkacang, Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kabupaten Semarang, diberitakan merasa sangat terganggu oleh kehadiran kera-kera penghuni kawasan wisata Gua Kreo yang lokasinya berbatasan dengan kampung mereka. Bahkan, keresahan warga itu telah disampaikan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah. Mereka mengajukan permohonan pengurangan jumlah kera ekor panjang (Macata fasicularis) yang sudah menghuni hutan di kawasan Gua Kreo sejak belum ada kampung bernama Talunkacang. Alasan mereka, kera-kera dari kawasan wisata itu sering mencari makan ke permukiman penduduk, merusak tanaman di ladang dan kebun.

Benarkah populasi kera di kawasan Gua Kreo sudah berlebihan? Atau kita yang perlu mawas diri; sebenarnya populasi kera yang mengganggu manusia atau manusia yang telah mengganggu populasi kera?

Objek wisata tersebut terbilang cukup langka, memiliki pesona alam, kera, dan legenda. Wajar saja Gua Kreo tidak hanya menjadi kebanggaan Kabupaten dan Kota Semarang, tetapi juga jadi objek kebanggaan Jawa Tengah. Sebagai objek wisata alam, gua itu memiliki hutan seluas lima hektare, sungai, dan air terjun yang jernih. Mata airnya tak mengenal musim, tak pernah surut mengalir.

Spoiler for kreo
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Pada hari-hari biasa, pengunjung air terjun yang jatuh ke Sungai Kreo itu tidak banyak. Bahkan ketika sore hari, air terjun itu terlihat sunyi. Kadang hanya terlihat seekor atau beberapa ekor kera duduk di atas bebatuan, seolah sedang menjaga air terjun itu. Namun pada hari Minggu, pengunjung air terjun biasanya melimpah.

Sebagai objek wisata kera, kawasan yang luas seluruhnya sekitar 20 hektare itu dihuni oleh ratusan kera. ”Jumlah kera yang menghuni kawasan ini sekitar 400 ekor,” kata Karyadi (40), seorang karyawan objek wisata Gua Kreo. ”Saya kerja di sini sejak tahun 1991. Waktu itu jumlah kera sekitar 200 ekor. Kalau sekarang setelah 18 tahun jumlah kera menjadi 400 ekor, saya rasa itu masih wajar.”

Dia menambahkan, pihak pengelola Gua Kreo pun rutin memberi makan kera-kera itu sehari dua kali, pagi dan sore. Makanannya berupa singkong, jagung, atau kadang mangga-mangga muda saat musim mangga.

”Sehari bisa menghabiskan 30 kilogram singkong atau 40 kilogram jagung. Belum lagi kebanyakan pengunjung memberi makan. Jadi tidak benar kalau kera-kera di sini dikatakan kekurangan makanan. Mereka doyan makan apa saja.”

Spoiler for kreo
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Yang terlihat, kera-kera itu memang rata-rata gemuk. Hanya saja, Karyadi melanjutkan ceritanya, pada musim buah mangga atau rambutan, kera-kera itu punya naluri mencari buah, sehingga sebagian masuk ke kebun milik penduduk di Kampung Talunkacang.
”Itu terjadi hanya pada siang hari ketika para karyawan lengah mengawasi.

Pada malam hari kera-kera itu tidur. Tapi sejak warga Talunkacang menyampaikan keresahan, kami sudah meningkatkan pengawasan di perbatasan kawasan wisata dan Kampung Talunkacang. Terutama saat musim buah, jangan sampai kera-kera itu masuk kampung,” jelas Karyadi.

Objek wisata Gua Kreo sebenarnya terbentuk dari legenda atau mitologi Jawa dengan tokoh Sunan Kalijaga, salah seorang Wali Songo. Untuk menggali legenda Gua Kreo, penulis terlebih dulu mengumpulkan referensi dari berbagai sumber, kemudian dipadukan dengan keterangan Karyadi yang sudah biasa menjadi pemandu wisata di Gua Kreo. Dia pun tak keberatan menemani penulis menelusuri semua petilasan Sunan Kalijaga di kawasan wisata ini.

Legenda Gua Kreo tak terpisahkan dengan legenda asal mula nama Jatingaleh, sebuah kelurahan di lereng Bukit Gombel, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Dikisahkan, dahulu seorang wali yang punya kemampuan lebih, seperti Sunan Kalijaga, dapat berkomunikasi dengan tumbuhan dan binatang. Bahkan, ada pula pohon-pohon yang dipercaya bisa berpindah tempat.

Spoiler for kreo
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Menurut legenda, kayu jati yang akan digunakan sebagai salah satu saka guru Masjid Agung Demak, adalah potongan kayu dari pohon jati yang berada di lereng Bukit Gombel. Ajaibnya, sewaktu Sunan Kalijaga akan mengambil kayu jati di kawasan tersebut, ternyata pohon jati itu sudah tidak ada.

Sunan Kalijaga kemudian mencari ke mana pohon jati itu berpindah. Dia terus mencari sampai ke hutan yang saat ini dikenal sebagai kawasan Gua Kreo. Sedangkan tempat asal pohon jati itu kemudian diberi nama Jatingaleh (bahasa Jawa) yang artinya ”jati berpindah”.

Akhirnya Sunan Kalijaga menemukan kayu jati yang berpindah itu, tetapi berada di tempat yang sulit untuk diambil. Dia kemudian bersamadi di dekat sebuah gua, hingga datang empat ekor kera, masing-masing berbulu merah, kuning, putih, dan hitam. Kera-kera itu menyampaikan niat baik ingin membantu Sunan Kalijaga mengambil kayu jati yang diinginkan. Sunan Kalijaga menerima bantuan mereka dengan senang hati, akhirnya kayu jati itu berhasil diambil dari tempat yang sulit.

Saat Sunan Kalijaga dan sahabat-sahabatnya hendak membawa kayu jati itu ke Kerajaan Demak untuk dibuat saka guru Masjid Agung Demak, keempat kera itu menyatakan ingin ikut serta. Karena mereka bukan manusia, Sunan Kalijaga keberatan. Namun sebagai balas jasa, kera-kera itu mendapat anugerah kawasan hutan di sekitar gua. Mereka diberi kewenangan ngreho (bahasa Jawa) yang berarti ”memihara” atau ”menjaga”. Dari kata ngreho itulah nama Gua Kreo berasal, dan sejak itu kera-kera yang menghuni kawasan ini dianggap sebagai pemelihara atau penjaga.

Sampai sekarang, Gua Kreo yang terletak di lereng Bukit Kreo, termasuk objek paling favorit yang didatangi pengunjung. Menurut Karyadi, kedalaman gua mencapai 25 meter. Sekitar 10 meter di sebelah kanan Gua Kreo, ada lagi sebuah gua bernama Gua Landak.

”Gua Landak kedalamannya 30 meter. Tapi gua ini dibuat oleh pengelola Gua Kreo, bukan petilasan Sunan Kalijaga,” kata Karyadi.
Bagi pengunjung yang punya nyali, banyak yang berani memasuki kedua gua itu hanya untuk berfoto-ria. Selanjutnya, kami melacak petilasan Sunan Kalijaga ke puncak Bukit Kreo yang berketinggian 350 meter di atas permukaan laut. Di situ terdapat monumen batu.

Menurut Karyadi, monumen ini dibangun untuk menandai petilasan Sunan Kalijaga saat dia bersama sahabat-sahabatnya dan empat kera yang membantu, mengadakan acara selamatan dengan makan bersama, sebagai rasa syukur mereka telah berhasil mengambil kayu jati dari tempat yang sulit. Lauknya adalah sate kambing.

Spoiler for kreo
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Seusai makan, tusuk-tusuk sate itu dibuang ke tanah hingga terdengar suara gemerincing. Tempat dibuangnya tusuk sate itu kemudian tumbuh serumpun bambu yang dinamakan bambu kerincing. Ajaibnya, batang bambu itu ketika dipatahkan tercium aroma daging kambing.

Menurut Karyadi, sebenarnya jarak rumpun bambu kerincing dari monumen batu di puncak Bukit Kreo, hanya sekitar 500 meter. Namun untuk menuju ke rumpun bambu kerincing, kita harus melalui jalur melingkari bukit, jadi perjalanannya cukup jauh dengan medan yang sulit dan penuh semak belukar.

”Tempat rumpun bambu kerincing sengaja dibiarkan penuh semak belukar, biar jarang didatangi pengunjung,” kata Karyadi setelah kami berhasil menembus semak belukar hingga sampai ke rumpun bambu kerincing. ”Sebab kalau banyak pengunjung yang datang ke sini, itu akan merusak bambu ini. Setiap pengunjung yang datang akan mematahkan batang bambu karena penasaran ingin membuktikan bau dagingnya. Dulu rumpun bambu ini banyak, sekarang tinggal sedikit karena dirusak pengunjung.”

Benar saja, penulis dan seorang pengunjung bernama Joe Jumani asal Jakarta yang mengikuti kami, penasaran ingin mencium bambu berbau daging kambing itu. Karyadi terpaksa memotong sebatang bambu yang masih muda, lalu potongan-potongan bambu kecil itu diberikan kami.

Sulit dipercaya, potongan bambu kerincing itu berbau menyengat persis seperti daging kambing mentah. Anda boleh percaya boleh tidak, tetapi bau daging kambing itu benar-benar nyata.

Untuk menghindari habisnya rumpun bambu kerincing karena dirusak pengunjung, pihak pengelola Gua Kreo telah menanam bambu kerincing di belakang pos penjagaan dan boks tiket masuk. Bisa tumbuh, tetapi tidak begitu subur. Bila ada pengunjung yang penasaran ingin membuktikan bambu berbau daging kambing itu, disarankan tidak datang ke tempat tumbuh aslinya yang berada di tengah hutan, tetapi cukup mematahkan batang kecil dari rumpun bambu di belakang pos tersebut.

Bersambung

iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 20/12/2009 02:33 PM
#36

Lanjutan

”Stop Tangan-tangan Jahil!”

Apa lagi yang menarik pada Gua Kreo? Objek wisata itu tidak hanya dikunjungi pasangan muda-mudi, banyak juga pengunjung yang datang rombongan, dan asyik juga sebagai tempat wisata keluarga.

Tempat parkir yang luas jarang penuh kendaraan, masih tersisa ruang kosong untuk berlarian anak-anak. Sering terlihat anak-anak bercanda atau sengaja menggoda kera, lalu kera itu marah dan hendak mengejar, anak-anak itu pun berlari ketakutan.

Meski begitu, disarankan anak-anak tidak bermain di tempat parkir. Sebab di sebelah tempat parkir ada tempat khusus permainan anak-anak yang cukup luas. Di situ ada ayunan, jungkitan, perosotan, panjatan, gantungan, dan lain-lain.

Pengunjung yang baik hati, biasanya sebelum menelusuri kawasan wisata, terlebih dulu membeli kacang di warung-warung yang berderet di sisi area parkir. Kacang-kacang itu dibawa dalam kantung plastik, lalu diberikan pada kera-kera yang dijumpai sepanjang perjalanan mereka.

Kalau dikasih makanan, kera-kera itu bersikap ramah dan seperti jinak. Namun jika pengunjung membawa makanan tapi pelit tidak mau berbagi, kera-kera itu menjadi marah dan agresif, mereka terus mendekati pengunjung itu ingin merampas tempat makanan yang dibawa. Sementara terhadap pengunjung yang tidak membawa makanan, kera-kera itu cenderung bersikap cuek.

Berdasarkan data di kantor pengelola objek wisata Gua Kreo, jumlah pengunjung pada hari Minggu rata-rata mencapai 500 orang dengan tiket masuk Rp 3.500, dan hari biasa rata-rata 100 orang dengan tiket masuk Rp 2.500.

Spoiler for kreo
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Sayangnya, banyak pengunjung yang belum memiliki wawasan lingkungan yang baik. Mereka suka membuang sampah sembarangan. Di antara semak belukar di kawasan hutan, banyak botol-botol plastik bekas minuman, bungkus makanan, dan kantong plastik berserakan.

Ada pula tangan-tangan jahil yang memasuki kawasan wisata ini dengan membawa cat semprot, lalu mencorat-coret apa saja yang dijumpainya. Mulai dari pagar, dinding WC, sampai petilasan Sunan Kalijaga seperti dinding gua, monumen batu, tak luput dari coretan-coretan tangan-tangan jahil itu.

Lebih parah lagi, banyak pagar-pagar besi yang hilang karena digergaji pencuri. Menurut Karyadi, pencuri-pencuri itu beraksi pada malam hari. Contohnya, pagar sepanjang undakan panjang dari lereng bukit menuju ke lokasi air terjun di Sungai Kreo, besi-besi pagarnya banyak yang hilang.

Untuk menjaga pesona objek wisata Gua Kreo, tidak ada kata-kata lain yang patut kita ucapkan, kecuali teriakan ”Stop tangan-tangan jahil!”

Objek wisata Gua Kreo cukup mudah dijangkau. Sepeda motor, mobil pribadi atau bus bisa langsung memasuki lokasi wisata. Jaraknya sekitar 13 km dari pusat Kota Semarang ke arah selatan. Kalau naik transportasi umum, dari Semarang naiklah minibus Umbul Mulyo atau Aji Jaya yang jurusan Gunungpati. Cukup bilang pada kondektur mau ke Gua Kreo, maka akan diturunkan di depan sebuah gapura besar menuju ke objek wisata Gua Kreo.

Di sisi gapura itu ada pos ojek. Naiklah ojek, karena kalau jalan kaki masih sekitar 2,5 kilometer. Tapi kalau mau memang lebih suka berjalan kaki, silakan saja.

Spoiler for kreo
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
suhuyou - 21/12/2009 12:24 AM
#37

kepala suku rajin amat nulis
ntar kalu udeh 100 halaman ane ajuin ke penerbit yah
lumayan dapet royalty
kadalxburik - 21/12/2009 06:32 PM
#38

Pulau Menjangan

Jika Anda suka menyelam dan berpetualang di bawah laut, sempatkan datang ke Pulau Menjangan. Ini adalah pulau yang berada dalam kawasan Taman Nasional Bali Barat (TNBB). Adalah perairan di sekitar pulau ini yang menjadi tujuan para pelancong, karena panorama bawah lautnya yang sangat indah. Tahukah Anda, keindahan panorama bawah laut Pulau Menjangan merupakan salah satu yang terindah di dunia.

Karang-karangnya tersusun menyerupai terasering dan menempel di dinding hingga kedalaman 50 meter. Ada karang biru, karang meja dan berbagai jenis karang lain yang dilindungi pemerintah. Konon, keindahan panorama bawah laut di kawasan ini tak kalah dibanding panorama bawah laut di Karibia.

Tak heran, sudah sejak lama kawasan ini menjadi ajang aktivitas menyelam para wisatawan asing. Biasanya, para wisatawan itu menyeberang ke Pulau Menjangan pada pagi hari dan kembali ke Pulau Bali pada sore hari. Menggunakan perahu motor, menyeberang ke Pulau Menjangan dari Pulau Bali atau sebaliknya, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Spoiler for menjangan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Untuk sampai ke tempat menyelam di Pulau Menjangan, wisatawan bisa langsung ke Labuhan Lalang yang menjadi tempat penyeberangan. Lokasinya sekitar 10 kilometer sebelah utara Pelabuhan Gilimanuk. Masuk ke lokasi penyeberangan ini, wisatawan dikenakan retribusi Rp 2.500 per orang dan dapat menyewa perahu seharga Rp 250 ribu selama lima jam.

Perahu ini bisa mengangkut maksimal 12 orang penumpang. Yang khas dari perahu ini adalah, bagian geladaknya dibuat dari kaca sehingga wisatawan bisa menikmati panorama bawah laut dari atas perahu. Desain ini disiapkan untuk wisatawan yang enggan menyelam, namun ingin menikmati panorama bawah laut.

Setidaknya terdapat 5.000 wisatawan yang berkunjung ke Pulau Menjangan setiap bulannya. Sebagian besar dari mereka adalah wisatawan asing asal Eropa seperti Belanda dan Prancis. Sebagian lainnya adalah turis asal Asia seperti Korea dan Jepang. Wisatawan domestik? Hanya sesekali saja terdapat rombongan wisatawan lokal yang berkunjung ke sana. Mereka biasanya tidak menyelam, melainkan hanya menikmati keindahan bawah laut dari atas perahu.

Spoiler for menjangan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Mereka yang ingin menyelam di perairan Pulau Menjangan namun khawatir tersesat di bawah laut karena tidak mengenal medan, bisa menyewa pemandu menyelam yang sudah berpengalaman. Jika enggan menyelam, wisatawan bisa melakukan snorkeling untuk menikmati keindahan penarama bawah laut. Puas menyaksikan keindahan alam bawah laut, wisatawan bisa menghabiskan waktu sembari duduk-duduk, berenang, atau mandi di tepi pantai pulau yang tak berpenghuni ini.

Sesuai dengan namanya, pulau ini memang dihuni banyak menjangan. Saat bersantai di pulau ini, jangan kaget bila tiba-tiba muncul hewan bertanduk dari balik semak. Itu dia menjangan. Dulu, populasi menjangan di pulau ini cukup banyak. Namun akibat perburuan yang dilakukan sejumlah orang yang tidak bertanggungjawab, populasi menjangan di pulau ini, menyusut.. Pemerintah agaknya menyadari hal itu. Konservasi yang dilakukan pemerintah terhadap Pulau Menjangan dengan memasukkannya ke dalam zona TNBB, merupakan langkah untuk melindungi habitat menjangan dari kepunahan.

Spoiler for menjangan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Tak hanya terumbu karang dan menjangan. Taman Nasional Bali Barat juga dikenal sebagai habitat burung jalak bali atau jalak putih. Dulu, ratusan burung berbulu putih dan bermata biru itu menghuni kawasan hutan di TNBB. Namun, lagi-lagi karena ulah tangan-tangan jahil, burung yang harganya bisa mencapai Rp 50 juta per ekor tersebut diburu dan kini musnah. Beruntung, masih ada tempat penangkaran jalak bali yakni di Pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.

Menyambangi wilayah paling barat Pulau Bali, jangan pula melewatkan objek wisata air panas di Desa Sumber Kima. Wisatawan lokal dari berbagai daerah di Bali sering melancong ke sana, khusus untuk mandi air panas yang keluar dari mata air alami. Konon, air panas ini bisa mengobati sejumlah penyakit. ''Saya secara rutin, terutama setiap liburan sekolah, datang untuk mandi di sini bersama anak-anak dan anggota keluarga,'' kata Wayan Tirta, warga asal Kabupaten Buleleng.

Spoiler for menjangan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Puas berendam di air panas, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke arah timur sekitar 10 km untuk mencapai Pura Pulaki. Di sini, ratusa kera siap menyambut kedatangan Anda. Kera-kera itu jinak dan sangat akrab dengan wisatawan yang datang. Hanya saja, jangan terlena oleh sikap jinak mereka. Sebab, di balik gayanya yang ramah dan jinak, mereka ternyata suka usil seperti membuka pengunci tas atau menjambret perhiasan.

Mengingat wilayahnya yang luas, perlu waktu setidaknya satu hari untuk menikmati tempat-tempat menarik di Bali bagian barat ini. Tak perlu risau, jika Anda harus menginap. Banyak hotel dan hotel melati yang bisa dipilih sebagai tempat bermalam. Tarifnya relatif murah, bisa ditawar pula. Jika Anda berniat melanjutkan perjalanan ke Bali Timur seperti Denpasar atau Ubud, sebaiknya menginap di Negara, ibukota Kabupaten Jembrana. Di kota ini, tersedia pilihan penginapan yang lebih bervariasi. Anda juga bisa dengan mudah mencari pengisi perut, baik untuk makan malam maupun sarapan.

Spoiler for menjangan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 22/12/2009 01:11 AM
#39

Laguna Sempu

Karena pekerjaan akhirnya bisa juga nech jalan jalan di seputaran kabupaten malang, Tujuan kali ini adalah pantai sendang biru dan pulau sempunya. Pantai ini menurut hasil kajian kita harus ditetapkan sebagai kawasan lindung sampai batas 200 meter dari garis pasang tertinggi.

Secara geografis pantai ini terletak kira kira pada koordinat 686.000 MT dan 9,067.00 MS masuk dalam zona 49S UTM, secara administratif masuk dalam desa Sendang Biru kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten malang atau sekitar 60 km arah selatan kota malang. Secara fisografis pantai sendang biru juga termasuk unik tidak seperti tipikal pantai pantai di sekatan pulau jawa yang cenderung memiliki ombak yang sangat besar.

Spoiler for sempu
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Ombak di pantai Sendang Biru relatih lebih tenang karena adanya barier alami berupa Pulau Sempu yang menyebabkan sirkulasi gelomambang dan angin yg menuju pantai ini menjadi tereduksi.

Saya berangkat dr malang jam 8 pagi setelah isi perut dkk kira kira jam 10 an lebih sedikit nyampe di pantai sendang biru. Wikks asik juga menyium bau asin laut n pasirnya juga lumayan bersih n indah, kebetulan juga pas kesana hari libur so banyak juga orang yang sedang berlibur ataupun hanya nampang aja di sana sapa tau dapet …. he he he. dan hal itu yang mengganggu saya make me sick coz i hate crowded gak bisa merenung gak bisa nyepi.

Spoiler for sempu
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Akhire tanpa banyak bicara n tanpa sempat keliling pantai aq nyari sewa perahu tuk jalan2 keliling pantai n menuju sasaran utama P. Sempu. Setelah tawar menawar akhire dapet juga harga 200 rb tuk jalan2 n menuju P. Sempu , mahal juga ya (maklum solar pada naik semua, karena sewa private, kalau rame2 biasanya 40 rb per orang).

Yups akhire nyampe juga di P. Sempu sebuah pulau yg dulu menjadi tempat latihan militer. Pulau sempu merupakan sebuah cagar lam yang dilindungi, terdiri dari beberapa ekosistem, diantaranya adalah vegetasi khas pantai/mangrove, dan hutan khas daerah dataran rendah, serta masih di jupai nya habita kera dan beberapa burung laut, walet, rangkok.

Spoiler for sempu
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Sasaran utamaku di pulau adalah telaga lele dimana banyak terdapat ikan lele , serta sebuah laguna yang sangat sangat sangat indah sekali (sumpah !!!!!!!) yang disebut segara anakan , laguna ini terbentuk karena adanya sebuah celah di bibir karang di utara pulau yang pada saat pasang air laut akan menggenangi sebuah depresi/cekungan di pulau itu dan membetuk sebuah laguna. perjalanan kesana dari titik start di selatan pulau memakan waktu sekitar 60 menit melewati hutan tanaman perdu dan batuan karang yang telah terlapuk.

Spoiler for sempu
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Indah sekali, sayang waktu juga yang membatasi kehadiraku disini, but some day aq akan balik untuk merasakan dingin dan sunyi malam di laguna ini. Akhirnya dengan hanya meninggalkan jejak kaki aq kembali lg ke tempat penjemputan kita di sebelah utara pulau ini. Setelah naik perahu sekitar 10 menit nyampai lagi di pantai Sendang Biru n isi perut trus baik ke malang.

Spoiler for sempu
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 22/12/2009 01:38 AM
#40

Pacitan The Hidden Paradise

Nama Pacitan terdengar kian hangat saat Bapak SBY menjadi presiden RI, karena beliau lahir dan berasal dari kota kecil tersebut. Saya tertarik buat menulis ttg Kota ini, karena saya lahir dan sempat tinggal di kota yang kecil nan permai itu. Tahun lalu, saya bersama sepupu saya menginjakan kaki di kota itu untuk liburan, karena saya gak pernah bosan menikmati alam yang sangat variatif dan maha Indah itu.

Pacitan memang jarang didengar gaungnya, namun saya ingin berbagi untuk menunjukan sama tmn2 kaskuser semua, bahwa ada Keindahan yang amat dahsyat di kota itu. Pacitan mempunyai alam yang sangat variatif, karena tekstur geografisnya yang unik dan beraneka ragam. Kota itu mempunyai Pantai yang elok, eksotik dan masih perawan, rasanya kalo saya berkunjung ke sana, seperti ke pulau kosong, pantainya sepi, pasir putih, laut biru, ombak besar dan banyak karang yang curam. Pantai srawu dan Klayer, pantai yang sangat mempesonakan saya.

Spoiler for pacitan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Ada beberapa pantai lagi seperti Teleng Ria, pantai dipinggir kota pacitan yaitu diteluk Pacitan. Ada pantai watu karung, pantai segara anakan, dan masih banyak. Tapi yang kerap saya kunjungi adalah Pantai Teleng Ria(karena dekat dengan kota), pantai srawu dan Pantai Klayar (karena akses jalannya yang sangat memacu adrenalin saya dan Pantai yang terindah yang pernah saya lihat. Selain Pantai, pacitan adalah daerah pegunungan, kotanya disebut kota mangkuk karena dikelilingi oleh pegunungan dan perbukitan. Di Pacitan, ada daerah Pegunungan, pantai, Dataran rendah, Dataran tinggi seperti Puncak, itulah yang paling membuat saya betah disana, karena 1 kota terdiri dari banyak Variasi tempat.

Pacitan terletak di selatan Pulau jawa, perbatasan antara Jogjakarta, jawa Tengah, dan jawa timur.letaknya masuk ke propinsi jawa Timur. Buat anda yang pernah ke sana, pasti akan berkomentar bahwa akses jalan ke kota itu dr arah wonogiri sangat memacu adrenalin, naik gunung turun gunung (hehe), tanjakan yang sangat curam dengak kiri perbukitan dan kanan Jurang, dan kalo sudah memasuki kota pacitan,akan terlihat pemandangan laut selatan yang bisa kita nikmati diperjalanan kita.

Spoiler for pacitan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Dari Jakarta bisa ditempuh dalam waktu 12-15 jam dengan mobil Pribadi. Kereta dan Pesawat terbang blom ada aksesnya. Karena jika kereta ada, maka harus membelah gunung kali ya gan… heheh..

Rute travelling saya seperti Biasa kayak gni.. saya naik mobil dr Jakarta sekitar pagi jam 9 atau jam 10, dan sampai pacitan subuh dini hari. Saya berama temen2 saya langsung menuju arjosari desa Gembong untuk menginap di rumah tante2 saya. Setelah beristirahat, sore hari kita lanjutkan buat ke Pantai terdekat yaitu Pantai Teleng Ria.

Pantai Teleng ria berada di teluk Pacitan, pantainya lebih tenang dari Pantai2 yang lain. Pasirnya coklat, namun sangat panjang, Teleng Ria pantai paling ramai, karena di pinggir jantung ibukota pacitan. Dipinggir pantai banyak yang berenang, karena tidak terlalu dalam. Tapi mesti hati2 karena banyak palung laut di sekitar situ. Setelah puas bermain, saya dan teman2 langsung menyegarkan diri, mandi di pemandian air hangat diatas pegunungan, daerah donorojo. Tiketnya relative murah, hanya 2000 rupiah untuk dewasa. Biasanya menjelang magrib kita pulang.

Spoiler for pacitan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Malamnya, biasanya wisata kuliner, trus besok biasanya punya planning ke Goa Gong, Goa terindah se asia tenggara, dari tempat saya kurang lebih sekitar 2 jam. Pulang dari goa Gong, kita hunting foto, ke Pantai Klayar, ajib banget ni pantai, karena karangnya yang sangat indah, pantai dengan pasir putih, dan laut yang biru. Di klayar kita biasanya menaiki bukit, untuk melihat laut dari atas, akses menuju klayar sebaiknya jangan menggunakan mobil Pribadi, karena dirasa sangat2 sayang sama mobilnya.

Banyak fotografer terkenal mengabadikan klayar sebagai Projectnya. Puas dengan klayar?? Pasti kurang, pgnnya berlama2 disana… tapi kita langsung hunting ke SRAWU, disana aku sering banget berenang di kiarang yang bolong, pantainya sepi kalo hari biasa. Wktu itu dipantai Cuma saya dan tmn2 saya. Seruw banget deh. Dan disana kita gak lewatin yang namanya sunset.. MASYA ALLAH indah bangettt…

Spoiler for pacitan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Semua Picture2 disini adalah hasil hunting saya dan sebagian saya cari di paman google. Makasih sebelumnya dah mau baca artikel saya yang panjang, mudah2an ga bosen karena di damping sama foto2 yang mengagumkan.

pagi Pantai Klayar, yang kaya dengan batu-batu besar, mirip Spinx yang lagi mengeram, putih, menadahkan diri menerima trpaan ombak. Di sini ada celah batu karang yang luar bisa besar, yang menjadi penahan terjangan ombak, membuat air itu tersaring dan menyiprat hebat, dengan hempasan sampai tujuh meter, dan bersuara keras, ibarat seluring yang ditiupkan dengan amarah. Semburan air yang melewati celah itulah yang dinamakan Serulign Laut oleh penduduk setempat.

Pasir pantai ini putih, panjang dan bersih. Bahkan awan yang paling bersih pun malu dipersandingkan dengan pantai ini, apalagi saat busa-busa air menyapu garisnya, mirip salju yang pelan-pelan mencair.

Jika menjelang sore, matahari yang mulai rebah, membuat pantai ini seperti hamparan karper basah. Dan jika anda bergerak, menaiki salah satu ujung batu, melempangkan tangan, menerima terpaan angin dan meluaskan pandangan, yakinlah, tak satu pun akan ada kata terucap, karena akal lumpuh, dan kita hanya tahu, di balik alam yang menakjubkan ini, tentu bergerak tangan yang luar biasa, yang menciptakannya

NB: Kenapa judulnya PACITAN the HIDDEN PARADISE??? Karena Pantai disini Begitu exotic dan mempesona, mengingatkan saya sama BALI dan LOMBOK, tapiiiii bedanya, disini seperti Pantai KOSONG, karena masih VIRGIN,, mudah2an ga di exploitasi, biar seperti itu. KEINDAHANnya ga banyak yang tau…. 

Spoiler for pacitan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
Page 2 of 27 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›
Home > LOEKELOE > TRAVELLERS > Domestik > Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)