Domestik
Home > LOEKELOE > TRAVELLERS > Domestik > Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Total Views: 91926 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 3 of 27 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 >  Last ›

kadalxburik - 22/12/2009 06:07 PM
#41

Pulau Umang, Pulau Kecil nan Cantik

Sesekali melepas waktu senggang di sebuah pulau mungil, mungkin asyik juga. Dan Pulau Umang, satu pulau mungil yang terletak di Teluk Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, bisa Anda pilih. Pulau pribadi yang dibuka untuk umum dalam bentuk resort dan spa ini bisa ditempuh hanya dalam waktu 10 menit menggunakan kapal motor kecil dari Sumur. Sedangkan untuk menjangkau dermaga kecil yang digunakan untuk menyebrang ke Pulau Umang butuh waktu empat jam perjalanan darat dari Jakarta. Namun, pelayanan penyeberangan ke pulau seluas lima hektare ini tidak tersedia selama 24 jam, hanya sampai pukul 21.00 WIB.

Anda yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, bisa menggunakan fasilitas jalan tol Jakarta- Merak. Dua jam melaju di jalan tol, keluarlah di pintu tol Serang Timur. Dari sini, Anda masih harus memacu kendaraan selama dua jam lagi untuk sampai ke Sumur. Bagi pelancong yang membawa mobil sendiri, Pulau Umang Resort & Spa menyediakan garasi penyimpanan mobil selama pelancong berada di Pulau Umang. Bila enggan membawa kendaraan sendiri disediakan sarana transportasi melalui pemesanan.

Spoiler for P.Umang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Sejak berdiri pada akhir 2004 lalu, kawasan wisata ini menyediakan berbagai sarana olahraga air. Di antaranya snorkling, jet ski, dan banana boat. Perairan di sekitar Pulau Umang cukup aman untuk berbagai olahraga air ini karena ombak di sekitar pulau yang relatif tenang. Hal ini disebabkan letak pulau yang tidak langsung menghadap laut lepas, melainkan 'terhalang' oleh Ujung Kulon. Di samping itu, Pulau Umang juga sangat dekat dengan daratan.

Bagaimana dengan diving? Untuk sementara, Pulau Umang Resort & Spa belum menyediakan sarana olahraga air yang satu ini. Salah satu alasannya, laut di sekitar pulau ini tidak cukup dalam (dangkal). Walau begitu, laut dangkal ini dihuni terumbu karang dan berbagai spesies ikan yang layak Anda saksikan keindahannya.

Spoiler for P. umang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Untuk menikmati keindahan terumbu karang dan aneka spesies ikan laut dangkal itu, para pelancong harus menyeberang ke Pulau Oar. Tidak terlalu jauh. Pulau Oar terletak tepat di sebelah tenggara Pulau Umang, dan bisa dicapai dalam waktu sepuluh menit menggunakan perahu mesin biasa. Dan hanya sekitar 10 meter dari bibir pantai pulau ini, terumbu karang beraneka warna bisa dinikmati.

Pulau Oar merupakan pulau tidak berpenghuni. Hanya disediakan beberapa gazebo untuk tempat singgah sementara para pelancong yang ingin ber-snorkling. Pulau Umang Resort & Spa menyediakan instruktur yang siap membantu dan mengarahkan pelancong saat menikmati jet ski maupun saat snorkling.

Bagi pemula, sebelum snorkling akan diberi pengarahan oleh instruktur. Bagi yang belum terbiasa, tidak disarankan menggunakan fin, sejenis sirip untuk membantu gerakan kaki di dalam air. Hal itu semata-mata untuk menghindari rusaknya karang karena terinjak. Jadi, selama snorkling, peserta tidak boleh menginjakkan kakinya ke dasar laut, hanya di permukaan saja.

Spoiler for P. umang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Ingin berenang di laut, boleh-boleh saja. Namun, mesti hati-hati. Jangan gara-gara terlalu menikmati terumbu karang di bawah permukaan laut, Anda berenang terlalu jauh ke tengah laut. Ombak laut bisa membuat badan sulit bergerak. Dan semakin sore menjelang laut pasang, ombak semakin kencang. Karena itu, untuk amannya, lebih baik ber-snorkling di pagi atau siang hari karena ombak lebih tenang.

Selain beberapa olahraga air, pengunjung yang bermalam di Pulau Umang juga bisa berenang di kolam renang yang langsung menghadap ke laut. Pilihan lain, berendam air hangat di yakuzi yang juga menghadap ke laut. Pulau Umang memang mungil. Itu mengapa, Anda bisa mengitarinya dalam waktu singkat, tanpa lelah. Hanya perlu 10 menit untuk mengitari pulau sekaligus menikmati pemandangan. Bila beruntung, pelancong bisa bertemu si umang. Siapa dia?

Dia adalah hewan yang merupakan penghuni asli pulau ini. Umang memiliki rumah berupa cangkang. Acapkali binatang ini meninggalkan cangkangnya yang mereka anggap sebagai rumah untuk pindah ke cangkang lain. Tentu, perpindahan ini ada maksudnya. Mereka pindah cangkang karena tubuh mereka makin besar. Alhasil, mereka pun butuh cangkang yang lebih besar. Cangkang-cangkang yang besar itu merupakan 'warisan' dari umang-umang yang hidup sebelum mereka. Karena itu, pelancong yang datang ke Pulau Umang dilarang keras mengambil kerang maupun cangkang yang ada di pulau tersebut.

Anda yang hobi memancing, jangan lupa merasakan pengalaman memancing di fishing plat form atau sering disebut bagan oleh para nelayan. Di atas bagan yang disediakan oleh hotel, pelancong bisa puas memancing. Bagan ini ditempatkan agak menjorok ke laut. Di tengah bagan juga tersedia gubuk kecil untuk sekadar bersantai, menikmati makanan dan minuman.

Satu lagi fasilitas yang layak Anda nikmati adalah spa. Bila selama ini Anda kerap menjalani perawatan spa, mungkin spa di pulau ini akan memberi sesuatu yang berbeda. Salah satu penyebabnya, Anda akan menjalani spa sembari menghirup udara laut nan segar. Tempat yang digunakan untuk spa juga lumayan unik, yaitu sebuah gazebo beratap rumbai. Asal tahu saja, gazebo tersebut, dua dari empat kaki penopangnya, ditanam di laut. Jenis perawatan spa yang tersedia pun sangat beragam. Ada pijat ala Indonesia, ada pula pijat mancanegara, seperti Prancis dan Swedia. Anda pilih yang mana?

Spoiler for P . umang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 22/12/2009 07:08 PM
#42

Pantai Lombang Madura

Pantai Lombang di Kecamatan Batang-Batang adalah salah satu objek wisata terbaik di Kabupaten Sumenep. Tak heran jika wisatawan mancanegara (wisman) banyak yang terpikat dengan keindahan pantai dan cemara udangnya. Mengapa?


Desir angin cukup dingin malam itu. Ombak yang berdebur kalah dengan riuh-rendahnya suara puluhan orang. Padahal, pada hari biasanya, hanya desir angin dan deburan ombak yang terdengar di Pantai Lombang pada malam hari.

Ya, kemarin malam memang tampak suasana lain di pantai utara itu. Pantai Lombang mendadak ramai. Sebabnya, sebanyak 70 wisman lagi kamping di pantai itu.

Puluhan wisman itu berasal dari Denmark, Inggris, Australia, India, dan Pakistan. Mereka berkemah di pantai setelah diajak salah satu biro perjalanan wisata di Jakarta. Setiap tahunnya ada saja biro perjalanan yang mengajak wisman mengunjungi Pantai Lombang. Mereka tak hanya melihat pantai di siang hari, juga suasana di malam hari.

Spoiler for Pantai Lombang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Puluhan tenda didirikan di sekitar jejeran pohon cemara udang (jenis kasuarina) yang menjadi pagar hidup sepanjang pantai. Para turis itu tampak menikmati pemandangan alam dan desiran ombak malam hari, sambil memanggang ikan segar.

Director Remote Destinations (salah satu biro perjalanan wisata di Jakarta) Leksmono Santoso kepada koran ini mengaku telah mengenalkan Pantai Lombang kepada wisman sejak 2000 lalu. Hampir setiap tahun dia membawa puluhan wisman untuk kamping di sana.

Menurut dia, hamparan pasir putih dan pohon cemara udang di sepanjang Pantai Lombang tidak kalah dengan lokasi wisata di Bali. "Dari sejak awal saya punya keyakinan untuk mengenalkan pariwisata Indonesia bukan dari Bali, tapi lewat Sumenep saja melalui Pantai Lombang ini," katanya.

Sejak mengetahui indahnya Pantai Lombang, dia langsung merancang paket wisata khusus bagi warga asing yang tinggal di Jakarta. Paketnya cukup menarik, bermalam di Pantai Lombang.

Rupanya, paket wisata khusus itu banyak diminati. Setiap tahunnya jumlah peserta kian bertambah banyak. "Sampai-sampai untuk tahun ini saya sampai menolak peserta," katanya.

Untuk tahun ini, paket wisata khusus di Pantai Lombang yang dirancang bermalam selama dua hari ini dibatasi hingga 70 wisman. Jumlah peserta dibatasi karena ingin untuk memberikan pelayanan yang baik. "Kalau terlalu banyak, agak riskan juga," tutur Leksmono.

Spoiler for Pantai Lombang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Sebenarnya, menurut dia, Pantai Lombang sudah layak "jual". Namun, yang sering dikeluhkan wisman adalah lamanya perjalanan dari Surabaya menuju Pantai Lombang yang memakan waktu sekitar enam jam.

"Jika ada rute penerbangan ke dan dari Sumenep-Surabaya, saya optimistis akan lebih banyak wisman yang akan mengunjungi Sumenep, khususnya Pantai Lombang," tandasnya.

Hal itu, kata dia, menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Sumenep. Pasalnya, wisman sudah menyatakan Pantai Lombang layak dikunjungi dan tidak kalah dengan pantai-pantai Bali.

Pemkab, rupanya, cukup serius merespons minat wisman terhadap objek wisata di Sumenep. Kemarin malam koran ini bersama Wakil Bupati Sumenep Moch. Dahlan mendatangi wisman di Pantai Lombang.

Bahkan, Wabup sempat berbincang cukup lama dengan wisman. Menurut dia, wisman sangat menikmati panorama Pantai Lombang

Dia juga mengaku senang dengan adanya wisman yang berkunjung dan berkemah di Pantai Lombang selama dua hari itu. Momen itu sekaligus memromosikan sejumlah wisata Sumenep dan keseniannya.

Spoiler for Pantai Lombang
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 22/12/2009 07:58 PM
#43

Bertamasya ke Kuburan

Apa yang Anda bayangkan jika anda mendengar kata "kuburan"? Pastinya, di benak Anda yang ada adalah tempat ziarah, mistis, horor, penuh nisan berjajaran, pohon kamboja, pohon kenanga, taburan bunga mawar, gundukan tanah, menyeramkan, dan lain lain.

Bagaimana jawaban Anda jika sya ajak Anda pergi bertamasya ke kuburan? Pasti jawaban Anda sebagian besar adalah "Gila kamu, kuburan kok untuk tamasya?" Dan bagaimana jika saya menawarkan pada Anda kalau kita akan menikmati teh atau kopi beserta kue kue hangat yang tersedia di kafe, yang merupakan bagian dari tempat memakamkan orang ini?

Jangan berkecil hati dulu. Karena sebelum saya diajak oleh saudara saya ke tempat ini pun, saya berpikir bahwa mereka sudah gila mengajak saya bertamasya ke kuburan ini, apalagi dengan bujukan akan makan dan minum menikmati sejuknya dan hijaunya kuburan ini. Bulu kuduk serasa berdiri, dan membayangkan kita akan menikmatinya bersama makhluk-makhluk alam gaib.

San Diego Hills. Taman pemakaman yang terletak di Karawang, dekat kota ibukota Jakarta ini. Pemakaman yang mempunyai konsep lain dengan pemakaman lainnya. Konsep bahwa suatu kuburan bukanlah suatu tempat yang dianggap seram lagi, bukan tempat untuk terus menerus bersedih karena orang yang disayangi telah meninggal dunia. Bukan tempat yang sepi dan angker untuk dikunjungi.

Spoiler for san diego hills
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Bayangkan, anda berjalan-jalan di bukit dengan hamparan rumput yang hijau, namun anda tidak merasa bahwa anda menginjakkan kaki di kuburan! Ya, karena kuburan tersebut tanpa nisan sama sekali. Yang ada hanyalan plat-plat baja yang ditanam dan diukir nama-nama almarhum/almarhumah. Sama sekali tidak terlihat bahwa bukit-bukit nan indah itu adalah kuburan. Yang saya bayangkan waktu itu, bukit ini cocok sekali untuk bermain golf!

Sekarang coba tengok ke sebelah bukit. Karena saya datang pada waktu petang hari, saya dapat melihat matahari yang terbenam dengan pantulan sinar kemerahannya yang berrefleksi di air danau buatan. Sungguh indah sekali pemandangan ini, apalagi danau ini menyediakan dek kayu untuk kita melihat matahari terbenam.

Bahkan ada perahu kecil yang dapat kita sewa untuk mengelilingi danau ini. Sungguh romantis sekali jika suatu saat saya dan pasangan saya menikmati keindahan alam ini di sini. Mungkin yang mempunyai hobi fotografi seperti saya, akan membayangkan bahwa tempat ini juga romantis untuk foto prewedding atau mungkin sekaligus pesta wedding di sini.

Spoiler for san diego hills
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Setelah melihat pemandangan dari dek, saya berjalan naik ke atas menaiki beberapa anak tangga yang lumayan banyaknya. Cukup melelahkan, namun di tengah perjalanan, saya berhenti sejenak. Saya melihat kolam renang! Dan waktu itu, ada sepasang anak muda yang sedang berenang sambil bermesraan di sana. Kolam renang itupun didesain dengan indah, seperti kolam renang yang biasa kita lihat di hotel resort di Bali. Istilah kerennya leisure pool.

Di sana juga terdapat kursi kursi jemur dan payung-payung seperti yang biasa kita lihat di kolam renang lainnya. Juga ada fasilitas kafe yang menyajikan makanan dan minuman ringan. Jika malam hari, lampu-lampu sorot dari dasar kolam renang dan pojok-pojok tamannya akan menimbulkan sensasi romantis, menyambung dengan keromantisan sang danau.

Untuk fasilitas utama dari kuburan ini, yaitu Kapel dan Masjid untuk beribadah kematian. Kedua tempat religius ini juga didesain dengan apiknya dengan sentuhan khas art deco. Nuansanya seperti jika kita berjalan-jalan di salah satu negara di Eropa. Desain bangunan yang berbata ekspos, atap kapel yang menjulang tinggi meruncing, dinding yang bercat putih, dan anak-anak tangga sebagai pintu masuk ke kapel

Spoiler for san diego hills
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Masjid juga dibuat dengan sentuhan art deco dengan bata ekspos, cat putih, atap dome (blendug), dan pintu masuknya yang mengingatkan kita pada dongeng 1001 malam. Nuansa religius sangat terasa dan begitu megah serta indah dengan tanaman tanaman seperti bunga-bunga di sekitarnya dan pohon pohon cemara di sekitar kedua bangunan ini.

Setelah menikmati kemegahan kedua tempat religius ini, saya beranjak berjalan melalui selasar yang beratapkan pergola dengan tanaman rambat di atasnya, menuju ke salah satu kafe. Selasar inipun dibuat dengan nuansa art deco Eropa dengan kolom-kolomnya yang bebentuk silinder putih berukir berjajaran, lampu lampu gantung di setiap kolom, dan semak semak berbunga di tepi selasar.

Setelah sampai di kafe, saya dan saudara saya disambut oleh pelayan kafe yang berbaju hitam putih dengan pita kupu-kupu khas pelayan restauran di Eropa. Kami duduk di salah satu pojok yang bisa dengan jelas memandang air danau yang berkilauan karena lampu-lampu di tepiannya. Pelayan pun membagi menunya kepada kami. Hmm.. makanan yang disediakan pun makanan khas Eropa seperti spaghetti, lasagna, salad, dan berbagai macam soup. Minuman juga minuman khas kafe Eropa seperti kopi, teh, dan berbagai macam wine. Benar benar berasa di Eropa!

Spoiler for san diego hills
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Jadi, melalui pengalaman saya pergi ke San Diego Hills, apakah Anda masih takut untuk bertamasya ke kuburan? Mari dicoba, setidaknya konsep kuburan semacam ini tidak akan membuat persepsi orang menjadi buruk lagi terhadap kuburan.

Atau anda penasaran dengan harga kapling kuburan di sini? Datang saja dan hubungi marketing officenya. Yang jelas, memang mahal, dan kebanyakan makam di sini adalah makam orang kaya dan berkelas tinggi.

Spoiler for san diego hills
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
vi_wi - 23/12/2009 03:54 PM
#44

nice tret thumbup:

sebenernya kan ada tretnya idos yang Index tempat wisata,
cuman klo digabung susah juga yah amazed:
wycagxmisery - 24/12/2009 02:09 AM
#45

gan, ke pulau umang budget yang di butuhin berapa..???

thx for info nya yah...
kadalxburik - 24/12/2009 11:04 AM
#46

Quote:
Original Posted By wycagxmisery
gan, ke pulau umang budget yang di butuhin berapa..???

thx for info nya yah...


budget ke P. Umang telp kesini aja (021) 53153008
kadalxburik - 24/12/2009 11:13 AM
#47

Istana Surosowan

Istana berbentuk segiempat seluas 3 hektar itu nyaris rata dengan tanah, sulit sekali membayangkan seperti apa bentuk Istana Surosowan tersebut berdiri sebelum akhirnya dihancurkan oleh Pemerintah Belanda dibawah pimpinan Daendels pada bulan November 1808. Peperangan itu timbul karena kasultanan Banten menolak mengerahkan rakyatnya untuk kerja paksa dalam pembuatan jalan Anyer - Panarukan.

Istana Surosowan dibangun pada tahun 1526 dibawah pimpinan Maulana Hasanuddin dan Pangeran Fatahillah setelah berhasil mengalahkan Kerajaan Pajajaran dan merebut ibukota mereka, Banten Girang. Putra Maulana Hasanuddin, Sultan Maulana Yusuf, memperkuat benteng tersebut dengan batu karang dan batu merah. Disekeliling benteng dibangun parit-parit yang konon dulunya bisa dilayari perahu-perahu kecil hingga sampai ke laut Jawa.

Spoiler for surosowan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Dibagian dalam Istana Surosowan itu sendiri dibangun tempat pemandian yang diberi nama Roro Denok yang sisa-sisa bentuknyanya masih dapat dilihat cukup jelas sampai sekarang. Pada bagian tengah dari kolam tersebut terdapat bangunan persegi empat yang dinamakan Bale kambang.

Air yang berada dalam pemandian tersebut berasal dari danau Tasik Ardi dimana sebelum dialairkan ke kolam Roro Denok mengalami proses penjernihan tiga tingkat terlebih dahulu dengan cara dialirkan ke bangunan pengindelan (penjernihan) Merah, Putih dan Emas. Terlihat sekali bahwa pada masa tersebut sudah mampu menguasai teknologi pengolahan air keruh menjadi air layak pakai.

Hal menarik lain pada pemandian Roro Denok ini adalah pancuran emas. Pancuran yang sebenarnya terbuat dari tembaga dan bukan emas itu dahulu biasa digunakan untuk mandi para pejabat dan juga abdi kerajaan. Begitu kondangnya nama Pancuran Mas sehingga orang-orang yakin bahwa pancuran itu memang terbuat dari emas. Bukan hal aneh saat Kasultanan Banten runtuh, terjadi penjarahan dan semua pancuran yang ada diambil semua karena mungkin dikira terbuat dari emas.

Spoiler for surosowan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa, untuk mempercantik istana Surosowan disewa tenaga ahli dari Portugal dan Belanda, di antaranya Hendrik Lucasz Cardeel. Benteng istana diperkuat dan dipojok-pojoknya dibangun bastion, bangunan setengah lingkaran dengan lubang-lubang tembak prajurit mengintai dan menembak musuh. karya seni dekor tinggi pada mas itu juga bisa dilihat dari sisa ubin merah yang dipasang dengan komposisi belah ketupat.

Spoiler for surosowan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Meskipun secara umum Istana Surosowan bisa dibilang hampir rata dengan tanah namun sisa bangunan benteng yang ada, cukup memberi cerita tersendiri akan kokohnya pertahanan istana. Tembok benteng yang terdiri dari 2 bagian (dalam dan luar) dengan ketebalan masing-masing 1 meter dan jarak pemisah 3 meter, terisi dengan tanah padat sebagai pengikat.

Benteng tersebut terbentuk dari batubata dengan ukuran umumnya dalah 15 x 30 cm, dengan kapur dan pasir sebagai pengikatnya. Dengan begitu kuatnya benteng pertahanan Istana Surosowan ini, bisa dibayangkan betapa dahsyatnya perang yang terjadi hingga hanya meninggalakan sisa-sisa bangunan yang nyaris rata dengan tanah. Bagaimanapun juga perang memang banyak membawa bencana kepada umat manusia beserta peradabannya.

Spoiler for surosowan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 24/12/2009 11:30 AM
#48

Mata Air Panas Cisolok

Obyek wisata cisolok terletak di kabupaten Sukabumi, dengan jarak kira-kira 10km dari pelabuhan ratu ke arah barat. Saat awal menuju lokasi tersebut, sempat timbul keraguan akan perlu atau tidaknya penulis untuk mengunjunginya mengingat saat itu matahari sudah berada tepat di atas kepala dan pengalaman yang ada memberikan gambaran awal yang biasa-biasa saja akan objek wisata air panas.

Sesampainya dilokasi-pun penulis cenderung menunggu di mobil, menikmati AC sambil istirahat dan memberikan kesempatan pada istri untuk sekedar mengambil beberapa moment menggunakan kameranya. Namun setelah menunggu cukup lama dan yang ditunggu-tunggu belum menujukkan tanda-tanda akan segera kembali akhirnya timbul rasa penasaran dan memutuskan untuk coba melihat lokasi wisata tersebut.

Spoiler for cisolok
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Suatu hal yang mengejutkan dan diluar perkiraan terjadi ketika melihat dari mana keluarnya mata air panas cisolok ini. Air panas tersebut memancar keluar dengan tekanan yang cukup tinggi dari dalam tanah yang terletak ditengah-tengah sebuah sungai kecil. Nampak terdapat timbunan batu yang mengitari tiap semburan air panas ini, mungkin sengaja diletakkan sedemikian rupa agar air yang memancar keluar lebih terarah dan menghasilkan pancaran air yang lebih tinggi.

Jangan coba-coba menaruh tangan di atas semburan air tersebut selain tekanannya yang kuat, air yang memancar tersebut juga memiliki panas yang cukup tinggi. Bahkan tetesan air hasil semburan tersebut masih menyisakan kepedihan bila terkena kulit. Karena air yang panas inilah, tampaknya digunakan oleh beberapa pengunjung untuk membeli telur dari penjaja sekitar lokasi dan memasak telur tersebut dengan merendamnya secara langsung kedalam sungai yang dalam waktu relatif singkat siap disantap

Air belerang yang dihasilkan dari mata air panas ini dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit semacam gatal-gatal dan eksim. Pengunjung diperbolehkan berendam secara gratis di sungai namum telah disediakan pula lokasi khusus untuk berenang berenang atau berendam dengan tarif 1000 rupiah untuk orang dewasa dan 500 rupiah utnuk anak-anak.

Spoiler for cisolok
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Bila malu berendam ditempat terbuka disediakan pula tempat tertutup sehingga lebih bersifat pribadi dengan tarif sewa 5000 rupiah/jam. Selain itu terdapat fasilitas kamar pijat tradisional bagi yang ingin dipijat terlebih dahulu sebelum berendam di kolam air panas. Kios makanan-minuman, cinderamata dan musholla juga tersedia untuk umum.

Sayang waktu kedatangan kami di siang hari yang terik, menghilangkan selera untuk mencoba berenang atau sekedar berendam sambil menikmati suasana. Mungkin dilain waktu tentunya akan menyempatkan diri untuk mencobanya.

Spoiler for cisolok
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 25/12/2009 04:24 PM
#49

Gunung Selok

Apa saja yang menarik di Cilacap ?! Selain pulau kecil, Nusakambangan, yang penghuninya narapidana kelas kakap. Ternyata ada ! Yakni Gunung Selok. Sembilan gua, makam keramat dan situs yang menjadi perburuan para peziarah, yang ingin kebahagiaan dalam hidup. Dan yang percaya dengan kekuatan gaib, banyak pilihan tempat ibadah, dari kaki hingga puncak gunung.

Pulau Nusakambangan. Nama Cilacap lebih identik dengan nama pulau kecil, yang menjadi penjara bagi narapidana kelas kakap. Padahal Cilacap yang merupakan salah satu kabupaten terluas di Jawa Tengah, tentu memiliki banyak hal menarik, selain Nusakambangan. Dan tempat itu adalah Gunung Selok, yang merupakan kawasan perbukitan dan hutan seluas lebih dari 100 hektar.

Selok adalah tempat lain di Cilacap, yang bagi sebagian masyarakat tempat yang menyenangkan untuk menghabiskan hari libur. Selok juga menyediakan tiga lokasi yang bisa dinikmati. Kawasan pertanian, pegunungan dan kawasan pantai.

Spoiler for G.selok
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Selok berhadapan langsung dengan Samudera Indonesia, sehingga pantainya landai. Ombak yang ganas menjadi ciri khas kawasan pesisir, di sepanjang Pantai Selatan Jawa.

Para nelayan ini telah melupakan peristiwa tsunami, 2 tahun lalu, yang menyapu bersih rumah mereka. Kini mereka berjuang keras melawan ganasnya ombak pantai selatan, untuk menghidupi keluarga.

Mereka memasang jaring hingga ke tengah laut dan biasanya dilakukan berdua. Sangat berbahaya, karena tidak sedikit teman-teman mereka menemui ajal, ditelan ganasnya ombak pantai selatan. Mereka jarang menggunakan perahu dan menangkap ikan dengan tradisi yang sudah turun temurun.

Pemandangan berubah ketika memasuki kawasan perbukitan. Sembilan goa yang letaknya memutari kawasan perbukitan, menggantikan keindahan alam dengan suasana mistis yang kental.

Banyak orang mengkeramatkan gua ini dan Gua Naga Raja, Rahayu, Ratu, dan Pakuaja, adalah yang dianggap paling keramat. Tidak sedikit orang yang datang berziarah, untuk mencari berkah dan keselamatan. Gua inilah yang membuat tenar Gunung Selok sebagai gunung keramat.

Peziarah yang datang bahkan dari luar Cilacap. Dan diantara mereka, tidak sedikit pula berlatar belakang pendidikan tinggi serta menduduki posisi penting dalam pemerintahan.

Spoiler for G.selok
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Gua Keramat

Untuk mencapai gua di Gunung Selok tidak bisa menggunakan kendaraan bermotor. Selain sungai dan rawa, sempitnya jalan sehingga ke lokasi harus berjalan kaki. Gua ini bernama Naga Raja, salah satu gua yang dikeramatkan.

Kami bertemu Parman dan Dedeh, yang berasal dari Pandeglang, Banten. Mereka datang jauh-jauh ke Selok, untuk berziarah dan bersemedi selama beberapa hari. Diantara gua lain di Gunung Selok, Naga Raja adalah gua yang paling dikeramatkan dan banyak dikunjungi peziarah. Selain peziarah, gua ini juga menjadi tempat yang nyaman bagi ribuan kelelawar.

Siapapun yang ingin masuk ke gua, harus berhubungan dengan Waris. Dialah juru kunci, yang mengetahui seluk beluk gua ini.

Menjamurnya pedagang di mulut goa, menandakan goa Naga Raja banyak dikunjungi peziarah. Goa ini terbentuk secara alamiah. Panjangnya lebih dari 200 meter dan makin jauh kedalam semakin sempit sehingga sulit dijangkau. Selain itu, goa ini juga bercabang dan bisa menyesatkan mereka yang baru pertama kali datang.

Spoiler for G.selok
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Biasanya pada hari-hari tertentu, seperti Selasa dan Jumat Kliwon atau bulan Syuro, ziarah membanjiri goa ini. Bahkan ada juga politikus atau artis yang datang untuk mencari berkah.

Sudah sejak lama, Gunung Selok dijadikan kawasan misteri yang mengundang siapa saja untuk mencari kebahagiaan dan ketenangan hidup. Termasuk Parman dan Dedeh. Dua orang ini, kendati memegang teguh ajaran agama namun masih percaya dengan kekuatan gaib dan mistik. Mereka sudah sering datang ke tempat ini dan yakin goa Naga Raja, bisa memberikan apa yang mereka inginkan.

Waris ibarat seorang gaib. Dia yang tahu ritual-ritual apa saja yang harus dilakukan. Dia mengajak Parman dan Dedeh ke petilasan Nyi Roro Kidul, sebagai penguasa Pantai Selatan. Biasanya setelah melakukan ritual, ditempat ini peziarah bebas melakukan ritual lainnya dan bersemedi di goa Naga Raja. Parman memutuskan untuk bersemedi di tempat ini, untuk mengubah nasibnya dari himpitan ekonomi.

Spoiler
=G.selok][IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 25/12/2009 04:37 PM
#50

Sagara Anakan

Banyak daerah di Indonesia yang memiliki wilayah yang luas, namun tidak memiliki banyak obyek wisata. Cilacap adalah Kabupaten dengan wilayah paling luas di propinsi Jawa Tengah. Hanya saja nama penjara Nusa Kambangan sudah kepalang basah mencitrakan daerah ini sebagian daerah napi. Padahal ada kawasan Segara Anakan, sebuah hutan bakau yang luas yang menggoda siapa saja yang ingin menikmati petualangan bahari.
Segara Anakan adalah kawasan laguna unik seluas 40 ribu hektar di Pantai Selatan Pulau Jawa. Tidak hanya hutan bakau dengan keberagaman flora dan fauna, Segara Anakan menjadi tempat menarik bagi para nelayan yang tinggal di kampung ini. Serta gua yang dipercaya menjadi tempat tinggal para makhluk gaib.

Pelabuhan Sleko adalah gerbang utama, untuk memasuki kawasan wisata Segara Anakan. Segara Anakan guna dibagian belakang Pulau Nusa Kambangan dan untuk mencapainya bisa menggunakan perahu nelayan kecil atau compreng, yang tarifnya 50 hingga 100 ribu rupiah per orang.

Spoiler for segara anakan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Perjalanan sekitar 3 jam dari hulu hingga ke hilir. Hutan bakau mulai terlihat ketika memasuki sungai kecil. Disini laju perahu harus diperlambat agar tidak menabrak jajaran pohon bakau yang tumbuh dengan lebatnya. Hutan bakau tertata dengan rapi di area yang begitu luas, sekitar 9000 hektar.

Nelayan kerap melintasi kawasan ini untuk membawa hasil tangkapan mereka. Meskipun warga asli Segara Anakan, para nelayan disini sulit mendapatkan air bersih dan bahan bakar. Dan drum-drum yang mereka bawa ini berisi air bersih dan BBM yang mereka beli dari Kota Cilacap.

Setelah sekian lama berputar-putar kami tiba dibibir sungai. Disini suasana begitu hidup dengan kicauan burung kuntul. Serta buah yang dapat dipercaya menjadi tempat tinggal para makhluk gaib. Kawasan Segara Anakan sebagian masih terlindungi dengan baik dari gangguan manusia. Namun hanya sebagian kecil. Kabarnya, tinggal sekitar 1200 hektar yang masih terawat dengan baik.

Perlahan-lahan hutan bakau Segara Anakan terkikis habis. Baik secara alamiah karena proses pendangkalan, namun juga ulah manusia yang mengambil kayu bakau. Butuh perjuangan keras untuk menyelamatkan kawasan ini.

Spoiler for sagara anakan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Kampung Nelayan

Tidak jelas sejak kapan ada pemukiman nelayan di kawasan pesisir Segara Anakan. Jajaran perumahan sederhana yang berdiri tegak ini adalah pemukiman penduduk asli. Di kawasan ini yang namanya lebih dikenal dengan nama Kampung Laut, cukup sulit untuk menjangkaunya karena letaknya sangat terpencil.

Kami merapat di Kampung Laut, ujung Aru. Kesan terpencil begitu terasa. Kampung sangat sepi. Ada 3 desa di kampung ini. Bagi penduduk disini, Segara Anakan ibarat sepasang kekasih yang tidak bisa dipisahkan dengan Kampung Laut. Penduduk disini sangat bergantung dengan laguna, yang menjadi sumber kehidupan mereka.

Bila laguna ini tidak diselamatkan dari proses pendangkalan, maka sama saja kiamat bagi mereka. Kami bertemu dengan salah satu penduduk disini bernama Yani, yang tinggal bersama putranya, Ujang. Hidup mereka bergantung dari kepiting bakau, yang banyak hidup dikawasan ini.

Spoiler for sagara anakan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Mereka biasanya mulai mengumpulkan dan melihat hasilnya pada malam hari. Mereka menjualnya hingga ke kota-kota besar seperti Semarang dan Jakarta. Harganya sekitar 40 hingga 50 ribu rupiah per kiloan dan menjadi 2 kali lipat bila kita menyantapnya di restaurant.

Hidup matinya Kampung Laut tergantung dari kepiting bakau, yang hidup disini. Mereka berharap harganya akan terus membaik di pasar. Yang barangkali mereka tidak tahu adalah sampai kapan kepiting ini beranak pinak, bila lingkungan kawasan Segara Anakan kian terancam.

Kampung Laut bukan akhir dari cerita tentang Segara Anakan. Sebagian kawasan ini masih diselimuti hal-hal yang gaib. Bagi sebagian orang yang pernah datang ke tempat ini. Di kawasan ini terdapat gua yang bernama Masigitsela, yang letaknya di kaki bukit Pulau Nusakambangan.

Spoiler for sagara anakan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 09/01/2010 09:16 AM
#51

Intip "Kota Klasik" Kerajaan Majapahit

Apa yang terlintas dibenakmu ketika ditanya tentang Kerajaan Majapahit? Wati (35 tahun) menjawab lantang. "Mahapatih Gajah Mada dengan sumpah palapanya". Ketika ditanya lagi, benarkah kerajaan itu ada atau rekaan semata? Pegawai Negeri Sipil itu cuma menggelengkan kepala.
Begitulah jawaban Wati, ibu satu anak ketika ditanya seputar Kerajaan Majapahit oleh pemadu wisata, saat berada di Situs Trowulan, Jawa Timur, siang itu. Sosok Gajah Mada dengan sumpah palapanya begitu kuat melekat dan ternyata itu benar. Tapi anehnya jawaban kedua dia justru meragukan keberadaan Kerajaan Majapahit yang telah membesarkan nama Gajah Mada.

Keraguan Wati tentang kebenaran keberadaan Kerajaan Majapahit itu, bisa jadi karena dia cuma mendapatkan informasi dari mata pelajaran sejarah sewaktu duduk di bangku Sekolah Dasar. Itupun belasan tahun lalu. "Waktu di SD kan cuma menghapal doang, nggak pernah sama sekali melihat langsung sisa-sisa peninggalan kerajaan itu. Jadi antara yakin dan tidak yakin," ujarnya.

Spoiler for kota klasik kerajaan majapahit
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Menurut Wati, ketidakyakinan akan keberadaan benda bersejarah juga pernah dialaminya sewaktu mempelajari Candi Borobudur di SD. Karena cuma membaca dari buku ditambah penjelasan guru sejarah, dia mengku belum yakin seratus persen akan keberadaan candi tersebut. Tapi setelah lulus SMA berkunjung langsung ke Candi Borobudur, dia baru benar-benar percaya.

Sejak itulah dia berusaha mengunjungi peninggalan bersejarah, terutama di Jawa yang pernah diketahuinya dari bangku sekolah dan kuliah untuk meyakinkan dirinya. Menurutnya melihat langsung benda bersejarah, baik yang masih utuh maupun puing-puingnya saja, itu lebih menarik dibanding cuma menghapal teks buku. "Dengan melihat obyeknya langsung, saya jadi dapat gambaran nyata kondisinya sekarang, bukan cuma khayalan. Harusnya cara seperti inilah yang diterapkan sekolah agar para siswa lebih mengenal dan mencintai benda-benda bersejarah hingga memupuk kesadaran untuk menjaganya," terangnya.

Setelah melihat langsung Situs Trowulan dan mendengar penjelasan dari pemandu wisata bahwa situs tersebut merupakan kota klasik bekas Kerajaan Majapahit, perempuan yang nampak selalu ceria itu baru yakin bahwa Kerajaan Majapahit itu, benar-benar pernah ada dan berjaya di Pulau Jawa dan pengaruhnya sampai Asia Tenggara.

Bukan cuma Wati, beberapa peserta press tour yang diselengarakan Direktorat Jenderal Sejarah & Purbakala (Sepur), Depbudpar awal November lalu juga ada yang 'surprise' setelah melihat dengan mata kepala sendiri bermacam benda temuan arkeolog berupa tembikar, wadah logam, miniatur bangunan, kolam air, beragam arca dan candi peninggalan kerajaan tersebut.

Kegiatan press tour yang diikuti sejumlah media cetak dan elektronik nasional maupun lokal itu sekaligus meliput acara peletakan batu pertama pembangunan Pusat Informasi Majapahit (PIM) yang diresmikan oleh Menbudpar Jero Wacik, didampingi Dirjen Sepur Hari Untoro Drajat (3/11).

Spoiler for kota klasik kerajaan majapahit
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Menurut Jero Wacik tujuan pembangunan PIM ini bukan sekadar membangun nostalgia berupa citra kebesaran banga kita di masa lampau. "Pembangunan PIM ini adalah salah satu bentuk upaya pelesatrian peninggalan Kerajaan Majapahit yang dulu penah ada, agar dapat dinikmati masyarakat sebagai wahana pendidikan dan wisata," jelas Jero.

Sementara Hari Untoro Dradjat mengatakan pengembangan PIM dilakukan secara bertahap sejak 2007 s/d 2010. "Kegiatan jangka pendek dan menengahnya antara lain penyusunan master plan pelestarian dan pemanfaatan Majapahit Park, pembangunan PIM, penataan dan pengembangan kawasan pengrajin, dan pelatihan tenaga pemandu kawasan Majapahit Park," jelas Hari.

Di Situs Trowulan, Wati bersama rombongan press tour mengunjungi PIM yang menurut pemandu wisatanya merupakan pengembangan dari Museum Trowulan. Di PIM, Wati dengan serius menikmati sejumlah koleksi museum yang dikelompokkan menjadi koleksi tanah liat (alat-alat rumah tangga), keramik (guci, teko, piring, mangkung, sendok, dan vas bunga) asal Cina, Thailand, dan Vietnam, logam (bokor, lampu, cermin, guci, dan alat musik), dan koleksi batu (miniatur dan komponen candi, arca, relief, dan prasasti).

Majapahit Park

Sehari sebelumnya, Wati juga bersama rombongan Press Tour mengunjungi sejumlah candi dan miniatur bangunan kota klasik Kerajaan Majapahit lainnya dalam sebuah kawasan yang disebut Majapahit Park.

Jelang siang, dia bersama rombongan tiba di Desa Temon, Kecamatan Trowulan. Di desa tersebut, dia mengunjungi Candi Tikus yang berbentuk pertitaan. Disebut Candi Tikus karena sewaktu ditemukan menjadi sarang tikus. Selanjutnya ke Gapura Bajangratu yakni pintu gerbang berbentuk paduraksa setinggi 16,5 meter.

Lalu ke Desa Bejijong masih di Kecamatan Trowulan melihat Candi Brahu, sebuah candi Budha setinggi 25,7 meter yang dianggap sebagai candi tertua di Situs Trowulan. Sewaktu di desa tersebut, dia mengunjungi sentra pengrajin perunggu. "Aku beli hiasan perunggu berbentuk penyu Rp 100 ribu per item, buat hiasan di meja kantor dan ruang tamu di rumah," jelasnya. Setelah itu dia menuju Desa Nglinguk, melihat Situs Kedaton dan ke Desa Jati Pasar melihat Gapura Wringin Lawang setinggi 15,5 meter.

Selepas makan siang kemudian Wati melanjutkan perjalanan ke Kolam Segaran yang berada di Desa Trowulan. Kolam (balong) kuno seluas 6,5 Ha yang ditemukan pertama kali oleh Maclain Pont pada 1926 ini, konon semasa Kerajaan Majapahit juga difungsikan sebagai tempat rekreasi dan menjamu tamu dari luar negeri. Fungsi utamanya sebagai waduk dan penambah kesejukan udara kota.

Dugaan sebagai waduk itu diperkuat dengan ditemukannya saluran pembuangan air yang berhubungan dengan Kolam Bulat (Balong Bunder) di Selatan serta Kolam Panjang (Balong Dowo) di depan Museum Trowulan. Sayangnya kedua balong itu sudah tak berfungsi karena pendangkalan.

Berdasarkan sketsa rekonstruksi Kota Majapahit yang dibuat oleh Bakosurtanal berdasarkan foto udara yang dibuat LAPAN tahun 1970-an, memang terlihat kota lama ini memilih sistem kanal pengairan (drainase dan pasokan air) yang dibuat dalam garis lurus memanjang Baratlaut-Tenggara dan Timurlaut-Baratdaya.

Kota klasik itu dibagi menurut beberapa segmen yang mungkin memperlihatkan perannya dimasa lalu. Pola pembagian ruang dengan kanal ini mungkin ada hubungannya dengan konsep mandala yang digunakan sebagai acuan dan dasar pembagian kosmologis kota.

Spoiler for kota klasik kerajaan majapahit
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Tips Perjalanan

Kerajaan Majapahit berdiri 1293 M setelah runtuhnya Kerajaan Singosari sebagai akibat serbuan Prabu Dandanggendis dibantu tentara Mongol atas perintah Kubhilai Khan. Kerajaan yang dibangun Raden Wijaya, awalnya berpusat di daerah Hutan Tarik yang banyak ditemui Pohon Maja yang buahnya pahit, oleh karena itu dinamakan Majapahit. Raden Wijaya adalah menantu Raja Kertanegara dari garis keturunan Ken Arok, pendiri Kerajaan Singosari. Dia menjadi raja pertama Majapahit hingga 1309 M.

Kedigdayaan Majapahit mencapai puncak keemasan pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk usai Mahapatih Gajah Mada mengikrarkan Sumpah Palapa sehingga kerajaan ini berhasil mempersatukan nusantara. Majapahit mengalami pasang surut akibat perebutan tahta di kalangan keluarga raja hingga akhirnya meninggalkan panggung sejarah nusantara pada abad XV M.

Trowulan pertama kali muncul dalam literatur berjudul History of Java I karya Sir Stamford Raffles tahun 1817. Raffles mengatakan bahwa nama Trowulan berasal dari Trang Wulan atau Terang Bulan. Ketika itu seluruh situs masih tertutup hutan jati yang cukup lebat, sehingga dia tidak melihat sisa-sisa dari sebuah kota klasik yang kini bernama Situs Trowulan.

Situs Trowulan satu-satunya situs perkotaan masa klasik di Indonesia. Luasnya 11 Km x 9 Km, berada di wilayah Kecamatan Trowulan dan Sooko di Kabupaten Mojokerto serta Kecamatan Mojoagung dan Mojowarno di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Lokasinya berada di sebuah dataran yang merupakan ujung dari kaki tiga gunung yakni Gunung Penanggungan, Welirang, dan Anjasmoro. Tepatnya di sekitar delta Sungai Berantas, sekitar 10 Km Baratdaya Kota Mojokerto. Atau sekitar 60 km Baratdaya Surabaya. Situs ini dapat dicapai dengan kendaraan pribadi maupun kendaaran umum dengan waktu tempuh sekitar 1 jam dari Kota Mojokerto.


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 09/01/2010 09:34 AM
#52

Surga Dunia di Karimun Jawa

Mendengar kata pantai dan laut, pasti yang terlintas di pikiran anda adalah Bali, tetapi tanpa kita sadari masih banyak pantai dan laut di Indonesia yang belum tersentuh oleh tangan-tangan usil manusia, dan masih terjaga kelestariannya.


Karimun Jawa, dengan keindahan pemandangan yang luar biasa, serta laut dan pantainya yang mengundang decak kagum, menyuguhkan wisata-wisata alam seru yang tidak kalah dari pulau dewata.

Karimun Jawa merupakan kawasan pantai yang terdiri dari 27 pulau kecil di selatan Pulau Jawa. Keindahan Karimun Jawa membuat kawasan ini dijadikan cagar alam atau taman nasional yang dilindungi oleh pemerintah.

Banyak orang yang ingin menghilangkan kepenatan kehidupan kota dengan mengunjungi pantai-pantai yang indah, Karimun Jawa tentu saja bisa menjadi salah satu pilihan yang sangat pas. Wisata-wisata yang ditawarkan memiliki perbedaan yang khusus dari wisata pantai lainnya.

Spoiler for karimun jawa
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Wisata laut

Karimun Jawa memang cocok sebagai tempat untuk melepas stres, apalagi bagi Anda petualang sejati, karena di tempat ini banyak sekali wisata laut yang sangat menarik untuk dicoba.

Wreck Dive

Bagi Anda penggemar diving dan mempunyai jiwa avonturir, disarankan untuk mencoba wisata selam yang satu ini. Berbagai ketegangan akan Anda temukan dalam sekejap. Ketika Anda mulai menyelam Anda bahkan akan disambut oleh bangkai kapal yang telah lama karam di bawah permukaan laut. Suasananya terasa sangat sunyi dan misterius, pilar-pilar besi kapal terlihat berkarat seiring berjalannya waktu, lalu banyak juga terumbu karang (soft coral) berwarna-warni yang sangat indah berjuang untuk hidup dan tumbuh terus.

Spoiler for karimun jawa
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Bangkai kapal ini terlihat terbelah dua, layaknya bangkai kapal dalam film Titanic yang kemegahannya terkenal di seluruh penjuru dunia. Panjang kapal itu hampir menyamai kapal-kapal fery yang ada di Indonesia. Saat melakukan diving dan melihat bangkai kapal di bawah permukaan laut, Anda akan merasa seperti Kate Hudson dan Matthew McConaughey dalam film Fool’s Gold saat mereka mencari harta karun. Wow!

Yang lebih menarik lagi, selain ber-diving ria dan menaklukkan berbagai tantangan, Anda juga bisa mendapatkan pengetahuan sejarah tentang Indonesia. Konon sebuah kapal pengangkut batu bara milik armada Belanda karam di perairan tersebut sekitar 60 tahun silam. Cerita yang beredar menyebutkan kapal tersebut karam karena sang nahkoda menyangka Kepulauan Karimun Jawa adalah pesisir pantai Semarang, Jawa Tengah. Dasar pantai-pantai di Karimun Jawa yang relatif rendah membuat kapal tersebut kandas dan akhirnya karam.

Wreck dive ini terdapat di Pulau Kemojan, salah satu dari 27 pulau yang terdapat di Karimun Jawa. Jangan lewatkan tantangan yang satu ini, cause it’s full of challenge!

Spoiler for karimun jawa
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Penangkaran Hiu

Setelah melewati ketegangan wreck dive di Pulau Kemojan, melanjutkan wisata petualangan dengan berlayar ke Pulau Menjangan yang menyuguhkan ketegangan lain akan menjadi pengalaman yang tak kalah serunya. Ingin tahu rasanya berhadapan langsung dengan ikan hiu? Hewan laut yang satu ini memang menyeramkan tapi kesempatan langka ini pantang dilewatkan.
Pulau Menjangan mempunyai sebuah penangkaran ikan hiu. Rasanya sangat menarik melihat ikan hiu yang terkenal sangat ganas tersebut berada di depan mata kita. Bahkan tidak hanya melihat, bagi Anda yang punya keberanian, cobalah memacu adrenalin dengan berenang bersama ikan bergigi tajam tersebut. Tetapi jangan khawatir, ada pemandu yang akan menemani Anda. Untuk beberapa saat Anda bisa menjadi sahabat ikan hiu. Sangat menarik bukan bercengkrama dengan ikan-ikan predator tersebut.

Spoiler for karimun jawa
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Don’t Miss It!

Banyak kegiatan lain yang bisa Anda lakukan untuk mengisi liburan di Karimun Jawa. Try it yourself!
Berlayar, selancar air, dan ski air, Pulau yang terdapat di Karimun Jawa sangat banyak, Anda bisa memilih salah satu pulau untuk melakukan berbagai wisata air. Kegiatan seperti berlayar, selancar air, dan ski air pas untuk di coba. Kepuasan yang Anda dapatkan tidak kalah menyenangkan dari tempat wisata laut lainnya.
Berjemur di pasir putih, Jangan buru-buru ke Miami untuk berjemur! Cukup ke Karimun Jawa dan Anda bisa menikmati paparan sinar matahari di atas pasir putih sambil mengamati pemandangan memukau pulau ini.
Snorkling, Bagi Anda penikmat alam bawah laut, maka agenda wajib selanjutnya adalah snorkling di kawasan Pulau Menjangan yang terkenal akan terumbu karang berwarna-warni dan ikan-ikan cantik yang menghuninya
Festival Durian pada bulan Januari/Maret di Jepara
Liburan ke Karimun Jawa, jangan lupa untuk mampir ke Jepara, khususnya bagi anda penggemar Durian. Taste this sweet and delicious fruit!
How to get there?
Dari Semarang, Anda bisa menggunakan bis yang akan memakan waktu selama 1,5 jam.
Dari Jepara (Pelabuhan Kartini) menuju Karimun Jawa, Anda bisa naik fery/kapal motor dengan lama perjalanan kurang lebih enam jam. Transportasi ini hanya ada satu kali dalam seminggu (Senin).

Spoiler for karimun jawa
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 10/01/2010 02:15 PM
#53

Pantai Teleng Ria

Perlahan namun pasti matahari mulai menampakkan diri. Sinarnya mengiringi langkah nelayan yang bergegas menuju perahu untuk melaut. Hembusan angin dan deburan ombak melengkapi sabda alam Pantai Teleng. Semua itu, merupakan anugerah yang apabila digarap dengan baik akan mendatangkan wisatawan.


Pantai Teleng Ria merupakan lautan yang menjorok ke darat atau biasa disebut teluk. Pantainya diapit oleh dua dataran tinggi yang merupakan bagian dari pegunungan kapur Selatan yang membujur dari Gunung Kidul ke Trenggalek, menghadap Samudera Indonesia. Kendati pantai ini disinari matahari yang terik, namun udaranya masih terasa sejuk layaknya hembusan angin pegunungan.

Meskipun merupakan pantai selatan, namun ombak di Pantai Teleng Ria relatif kecil, ini cukup bagus bagi para pecinta olahraga surfing, khususnya mereka yang masih dalam kategori pemula. Antara bulan Juni - Agustus pantai Teleng Ria menjadi tempat migrasi kelompok ubur-ubur. "Biasanya pada bulan Juni - Agustus banyak ubur-ubur yang berwarna ungu muncul di pantai ini," ungkap Hamdoko Kordinator Baywacth (penjaga pantai) Teleng Ria.

Spoiler for Pantai teleng ria
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Hari mulai merambat menjelang siang. Dari kejauhan mulai nampak pengunjung yang datang. Ada yang berkelompok menggunakan sepeda motor, banyak juga yang datang dengan mobil pribadi, bahkan ada rombongan yang menggunakan bus dan truk.

Kunjungan Travel Club (TC) ke pantai Teleng Ria kali ini kebetulan masih dalam suasana Idul Fitri. Seperti tempat wisata kebanyakan, pada moment liburan Idul Fitri selalu menjadi tujuan banyak orang untuk berwisata. Tak terkecuali pantai Teleng Ria. Namun ada yang berbeda pada suasana liburan di Teleng Ria kali ini, jumlah pengunjung yang datang kali ini jauh lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya.

Pihak pengelola Teleng Ria yang kini dipegang PT.EL JOHN Tirta Emas Pariwisata mengundang artis ibukota New Trio Macan untuk menghibur pengunjung. Alhasil jumlah pengunjung yang datang ke Teleng Ria pun membludak. Pengunjung yang datang tak hanya warga Pacitan namun banyak dari daerah lain seperti Yogyakarta, Madiun dan kota lainnya.

"Pengunjung yang datang ke Teleng Ria tahun ini jauh lebih ramai dari sebelumnya. Tahun kemarin banyak pedagang yang hanya membawa uang cuma Rp 50.000, tapi sekarang pendapatan merata semua kebagian hasil yang lebih banyak," ujar Ibu Hasyim yang berjualan makanan dan minuman ringan di sekitar pantai. Hal senada juga disampaikan Hadi Purwanto yang berprofesi sebagai kusir dokar, pengunjung yang menyewa dokarnya unutk berkeliling pantai lebih banyak dari tahun sebelumnya. "Pengunjung yang sewa dokar lebih banyak dari tahun kemarin, saya hampir ndak bisa istirahat," ujar Purwanto dengan logat Jawa yang kental.

Spoiler for Pantai teleng ria
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Semenjak 15 September 2008, pengelolaan pantai Teleng Ria resmi diserahkan kepada pihak PT.EL JOHN Tirta Emas Pariwisata. Diharapkan ke depan setelah dikelola oleh pihak swasta, Pantai Teleng Ria bisa lebih baik dan mampu memberikan kontribusi
positif bagi pendapatan Pacitan dari sektor pariwisata.

PT. EL JOHN Tirta Mas Wisata merupakan investor yang telah berpengalaman mengelola obyek wisata dan memiliki jaringan internasional seperti industri wisata di Bangka-Belitung, Jakarta, Bali dan beberapa kota wisata lainnya di Indonesia.

Kedepan dibawah pengelolaan EL JOHN, Pantai Teleng Ria akan dibuat menjadi sebuah taman liburan keluarga yang nyaman dan aman. "Teleng Ria ini konsepnya akan kita buat Taman Hiburan Keluarga," ungkap Ardyono Vice President PT. EL JOHN Indonesia yang biasa disapa Ardy.

Untuk mempercantik diri, beberapa fasilitas yang sudah ada akan dipugar. Selain itu juga akan ada penambahan fasilitas di sekitar Pantai Teleng Ria seperti plaza seni, plaza anak untuk bermain, dan plaza kuliner. "Kita akan buat arena permainan anak yang sifatnya edukatif dan membuat anak kreatif," jelas Ardy.

Pengembangan dan pembangunan kawasan pantai Teleng Ria juga akan menggandeng masyarakat Pacitan, khususnya yang tinggal disekitar Pantai Teleng Ria "Kita juga ingin mereka masyarakat juga merasakan manfaat positif dari tempat yang kita kelola, dan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambah Ardy.

Salah satu bentuk nyata dari merangkul masyarakat sekitar adalah El JOHN akan menggandeng nelayan untuk mendapatkan keuntungan dengan menyewakan perahunya kepada pengunjung Teleng Ria. "Pada musim musim tertentu kan nelayan tidak melaut kita beri mereka kesempatan menyewakan perahunya dengan pembagian hasil 70 persen untuk nelayan dan 30 persen masuk ke pihak pengelola," ujar Ardy lagi.

Surganya Surfer Asing

Meskipun karakter ombaknya yang tidak besar, namun Pantai Teleng Ria cukup representatif untuk melakukan surfing. Karakter ombak yang tidak besar membuat pantai ini cocok untuk para surfer pemula. "Banyak orang yang ingin belajar surfing datang ke pantai ini, seperti dari Semarang dan kota lain dekat Pacitan," jelas Choirul pengurus Pacitan Surfing Club.

Pantai Teleng Ria juga menjadi salah satu tempat favorit bagi para turis mancanegara yang ingin menikmati wisata pantai. "Walau pun belum terlalu banyak, tapi wisatawan asing juga ada yang datang ke sini, mereka senang karena disini tidak terlalu ramai," Ungkap Choirul lagi.

Belum ramainya aktivitas surfing di Pantai Teleng Ria membuat pantai ini menjadi alasan para surfer asing berselancar di sini. "Kalau surfer asing senang ke sini karena mereka tidak perlu rebutan ombak dengan surfer lainnya," jelas Choirul lagi.

Spoiler for Pantai teleng ria
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Daya tarik lain mengapa banyak para surfer asing memilih Teleng Ria adalah karena suasana pantainya yang relatif masih sepi. "Turis asing yang surfing di sini biasanya dari Australia dan Swiss. Mereka senang ke sini karena suasanya masih sepi, tidak seramai pantai pantai di Bali".

Melihat kelengkapan alam dan fasilitas yang akan dibangun, kiranya Pantai Teleng Ria siap menjadi destinasi pantai primadona baru.

Tips Perjalanan

Pantai Teleng Ria berada di Kabupaten Pacitan, sekitar 3 Km dari pusat kota. Hanya butuh waktu 10 menit mencapai Pantai Teleng Ria dari Alun-alun kota. Kabupaten Pacitan terletak di Pantai Selatan Pulau Jawa dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah, sehingga untuk mencapai Pantai Teleng Ria akan lebih cepat jika melalui Yogyakarta. Hanya butuh waktu 3 jam perjalanan. Akses jalan dari Yogyakarta menuju Pacitan pun sangat baik meski ruas jalannya tidak terlalu lebar.

Jika berangkat dari Yogyakarta hanya butuh waktu 3 jam perjalanan untuk mencapai pantai ini dengan menggunakan travel jurusan Jogjakarta-Pacitan. Tarifnya berkisar antara Rp 40.000 - Rp 50.000. Pilihan lain menggunakan bus turun dari Terminal Pacitan dengan ongkos Rp 12.000 per orang lalu dilanjutkan naik angkot jurusan Prengkuku dengan tarif Rp 2.000 per orang.

Spoiler for Pantai teleng ria
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 10/01/2010 02:20 PM
#54

Kota Berjuluk Switzerland Van Java

Kota Garut berhias gunung-gunung yang menjulang, termasuk Gunung Gede (atau Gunung Papandayan), Gunung Guntur dan Gunung Cikuray. Di saat fajar, pemandangan gunung terkesan misterius dengan lingkup kabut yang menebal dan terlihat dari kejauhan. Kala senja di saat matahari berwarna merah dan mulai menghilang di ufuk barat, kesan itu pun muncul kembali.


Bukan hal aneh jika Garut yang begitu indah kemudian dijadikan kota wisata oleh seorang Belanda bernama Holke van Garut (seorang gubernur kesayangan pemerintah Belanda pada tahun 1930-1940) dan melihat kabupaten ini berpotensi sehingga dijuluki sebagai ”Switzerland van Java” dan kemudian mendirikan hotel di sana. Di wilayah ini juga pernah didirikan dua hotel yang antara lain bernama Hotel Belvedere dan Hotel Van Hengel.

Spoiler for garut
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Ada juga hotel lain yang berada di luar kota Garut termasuk Hotel Ngamplang di Cilawu, Hotel Cisurupan, Hotel Malayu di Tarogong, Hotel Bagendit di Banyuresmi, Hotel Kamojang di Semarang dan Hotel Cilaut Eureun di Pamengpeuk. Semua hotel itu (termasuk hotel milik Holke van Garut), sayangnya telah hilang, rata dengan tanah atau berubah fungsi dan wujudnya.

Nama Garut sendiri mulanya cukup unik. Di awal tahun 1813, Bupati Limbangan, Adipati Adiwijaya, memerintahkan untuk mencari tempat yang cocok sebagai ibu kota kabupaten. Akhirnya, ditemukanlah sebuah tempat yang cocok, berupa tanah datar, subur, lengkap dengan mata air yang terus mengalir ke Sungai Cimanuk. Berkah alam ini ditambah pula dengan pemandangan yang indah dari gunung-gunung di sekitarnya, yaitu Cikuray, Papandayan, Guntur, Talaga Bodas dan Karacak. Konon, pada masa pemerintahan bupati itulah tempat ini mulai diberi sebutan ”Garut”.

Sejak awal abad ke-19, Garut memang heterogen dengan masyarakat yang berusaha di perkebunan, bahkan sebagai tempat wisata sejak masa kolonial Belanda. Usaha perkebunan yang terletak di sekitar Giriawas, Cisaruni, Cikajang, Papandayan, dan Darajat ketika itu telah dikelola oleh swasta Belanda. Baru pada tahun 1900-1928 diikuti dengan perkebunan karet, teh, kini di daerah Cilawu, Cisurupan, Pakenjeng, Cikajang, Cisompet, Cikelet dan Pameungpeuk.

Spoiler for garut
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Dulu, di Garut, ada juga situs candi bernama Candi Cangkuang (konon didirikan pada abad ke-7, pada masa peradaban Hindu-Jawa) yang sebenarnya sudah cukup tua – bahkan konon lebih tua dari candi Prambanan – yang kemudian sayangnya sempat dihancurkan saat sejarah pergolakan ideologi di tahun 1950-an. Sayang sekali, pandangan dan ideologi yang sempit telah menghancurkan tatanan dan peradaban budaya yang begitu dikenal di masa lampau.

Tempat untuk wisata lainnya yang juga menarik dari Garut adalah Kawah Papandayan, Kawah Kamojang, Kawah Manuk, Kawah Talaga Bodas, Situ Cangkuang, pemandian air panas, Cipanas Bagendit, Gunung Cikuray, Gunung Guntur dan Pantai Pameungpeuk.

Salah satu tempat yang layak dikunjungi adalah sebuah kampung wisata bernama Kampung Sumber Alam, selain terdiri dari bungalow juga memiliki fasilitas lain seperti ruang rapat, restoran, kolam renang dan Spa. Kampung Sumber Alam, memiliki fasilitas 40 buah kamar dengan ruang pertemuan Inten Dewata dan Gambir Wangi, Restoran Tanjung Balebat, Kolam Renang air panas alam Tasikmadu, Warung Kopi dan Kamar Rendam Sipatahunan.

Konon, bila air panas semata memang harus dibatasi hingga 15 menit, maka air alam dari Cipanas ini tetap bisa berlama-lama. Karena kualitas air dari Cipanas mengandung sulfur, memang sangat baik untuk para pendatang.

Spoiler for garut
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Bangunan Kampung Sumber Alam memang menjadikan batang pohon kelapa sebagai tiang utama di setiap bangunan dengan unsur ijuk dan rumbia diharapkan dapat mengusir dingin buat penghuninya.

Berbagai wilayah dalam areal Kampung Sumber Alam ini pun menggunakan prinsip itu, antara lain: wilayah Tegal Pangulinan (tempat main anak-anak termasuk juga permainan tradisi ”anak kampung” antara lain bermain Gatrik, Nangkap Belut, Main Dampu dan permainan tradisi lainnya), Tepas Panampian, di mana ada lesung dan kentongan, pengairan dan jembatan bambu, juga Seke Jajar dan Balong Gede.

Di luar bungalow ini, yang akan didapat dari kekhasan makanan yang dihasilkan oleh penduduk Garut di masa sekarang adalah Dodol atau pun Jeruk Garut. Sedangkan kerajinan tangan penduduknya termasuk Batik Garutan, Sutera Alam, AkarWangi, juga kerajinan kulit dengan bermacam pengolahan dengan harga yang memang tak seberapa mahal.

Spoiler for garut
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 10/01/2010 02:25 PM
#55

Gunung Anak Krakatau

Krakatau yang sebelumnya sempat diperebutkan dua provinsi yakni Banten dan Lampung, tak hanya menawarkan wisata gunung. Namun juga wisata bahari, yang memang membuat iri bagi wisatawan jika tak mengunjungi.


Bayangkan, saat di bibir pantau anak Krakatau dapat merasakan deburan ombak Selat Sunda berwarna biru bersih. Apalagi mata memandang Gunung Krakatau Purba yang berwarna kehijauan, membuat warna itu jadi kontras.

"Kalau mau diving di dekat Pulau Rakata, sungguh mengasyikkan," ungkap Ketua ETSDC (Environment Tourism Social Development Center), Nicolas Lumanauw kepada Travel Club (TC), sambil menuding Pulau Rakata yang berdiri tegar meski setiap saat digempur ombak laut yang sangat keras.

Spoiler for anak krakatau
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Pengalaman Nico - panggilan akrabnya - pernah diving di kawasan Pulau Rakata terdapat karang yang berbentuk kipas besar, juga ada muncul gelembung-gelembung air yang keluar dari perut Gunung Krakatau Purba. "Sampai kini masih menjadi misteri dari mana keluarnya gelembung-gelembung itu? Juga apakah gelembung itu gas atau lava gunung, ini yang masih menjadi tanda tanya, karena belum pernah mendapat penjelasan secara logika," ungkap pemerhati pariwisata dari Bandung.

Hal senada juga diungkap Steven, wisatawan asal Nederland yang mengakui wisata bahari di gugusan Krakatau sungguh luar biasa. "Memang kalau berwisata hanya mendaki ke Anak Krakatau kurang puas. Jadi ya harus menyelam karena di dalam jutaan ikan laut yang hidup bebas dan terumbu karang indah-indah yang terjaga dengan baik, tidak rusak," ucap Steven sambil mengaku sudah dua kali melakukan penyelaman di kawasan itu.

Kalau lagi untung, sambung Steven, akan dapat melihat habitat Dolphine, Penyu Hijau, Blue Merlin (ikan Langka di Dunia), ada ikan langka lainnya seperti kuda laut, ikan Napoleon, Penyu Sisik. "Saya mengharapkan kepada pemerintah agar mengawasi biota laut dan terumbu karang agar tidak rusak," pesannya.

Zein Ginting, Presiden Direktur Arie Tour kepada TC mengaku wisatawan minat khusus yang datang hanya untuk diving masih sangat terbatas. Meski Demikian Lampung tetap menjual wisata diving karena obyek yang dilihat sangat berbeda dengan diving di daerah lain. "Ada nilai lebih yang ditawarkan di sini karena kita tidak hanya menyelami keindahan taman laut, tetapi lebih dari itu menyelami nilai historis Krakatau khususnya mengenai proses evolusi gunung tersebut dari bawah laut," tambah Zein Ginting.

Spoiler for anak karakatau
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Selain menyelam, wisatawan juga dapat memancing. "Memang jumlah wisatawan asing, terutama yang dapat ke Krakatau masih sangat terbatas. Dikarenakan promosi ke luar negeri yang sangat kurang, juga tidak setiap saat bisa datang ke Krakatau. Karena ketika angin barat datang sekitar bulan Nopember hingga Januari, maka nelayan tak berani mengantarkan wisatawan. Mereka nggak mau ambil risiko," tandasnya.

Masalah lain sepinya yang berwisata bahari ke Krakatau, karena biaya transportasinya sangat mahal. Untuk paket wisata Krakatau biasanya dipatok harga Rp 2.600.000 sampai Rp 3.000.000 untuk grup maksimal 10 orang. Bahkan kalau wisatawan asing harganya bisa lebih.

"Kebetulan Ada Festival Krakatau yang digelar setahun sekali, maka harga paket wisata dijual murah sekitar Rp 200.000 per orang, sehingga banyak wisatawan lokal yang ikut," ungkap Zein Ginting sambil tersenyum.

Juga, sambung dia, bila ada wisatawan yang mau datang harus mendaftar dulu di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung. Karena sesuai Surat Keputusan (SK) Menteri Kehutanan RI No.85/Kpts.II/1990 tertanggal 26 Februari 1990 menetapkan bahwa kawasan Anak Gunung Krakatau dan sekitarnya sebagai kawasan cagar alam laut. Yang berarti kawasan itu sudah dilindungi.

Tips Perjalanan

Dari Bandar Lampung melalui terminal Bus Rajabasa atau terminal Panjang menggunakan bus jurusan Kalianda, Lampung Selatan yang menempuh perjalanan sekitar 50 menit. Dilanjutkan dengan angkutan umum menuju Desa Canti sekitar 10-15 menit.

Jika dari Pelabuhan Bakauheni menggunakan bus jurusan Kota Kalianda (45 menit) dilanjutkan dengan angkutan umum menuju Desa Canti. Dari Dermaga Desa Canti menggunakan kapal motor rakyat yang dapat disewa ke Kepulauan Krakatau lebih-kurang 160 menit atau kapal cepat sekitar 90 menit.

Krakatau yang sudah menjadi Daerah Konservasi Alam maka untuk masuk ke Krakatau harus meminta ijin lebih dulu ke Balai Konservasi Lampung dengan membayar administrasi sebesar Rp 150.000. Dan untuk paket wisata Krakatau biasanya dipatok harga Rp 2.600.000 sampai Rp 3.000.000 untuk grup maksimal 10 orang. Bahkan kalau wisatawan asing harganya bisa lebih.

Spoiler for anak krakatau
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 11/01/2010 02:46 PM
#56

Dari Serayu ke Owabong

Awalnya, saya enggan ketika diajak berarung jeram di Sungai Serayu, Kabupaten Banjarnegara. Pasalnya, seharian saya telah menempuh perjalanan cukup jauh dan badan agak terasa capai. Namun, atas bujukan dari banyak teman yang mengatakan rugi kalau tak ikut, saya mandah akhirnya.
Setelah memakai perlengkapan, saya dan rombongan berjumlah lima orang serta empat skiper turun ke lokasi tempat perahu karet telah disiapkan. Sebelum naik ke perahu, kami mendapat petuah tentang bagaimana nanti selama berarung jeram di Sungai Serayu yang mengalir berdekatan dengan Jalan Raya Tunggoro-Singomerto. Sebisa mungkin disarankan mengikuti kata-kata dari skiper.

Setelah mendengarkan petuah, maka dimulailah petualangan berarung jeram yang menempuh jarak sekitar 18 km. Kali pertama naik perahu karet, rombongan diajak mendekati jeram sebagai pemanasan untuk menghadapi goncangan yang pastinya terjadi selama perjalanan. Selepas pemanasan, perjalanan mengarungi jeram di Sungai Serayu pun dimulai.

Spoiler for serayu
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Saya yang mendapat tempat duduk di depan dengan penuh semangat dan lupa akan rasa lelah yang sebelumnya terasa, mulai mendayung. Selang lima menit setelah mengayuh dayung pertama, kegembiraan pun saya rasakan. Selama perjalanan, saya mendapati banyak warga sekitar yang tengah memancing ikan.

Kendati tangan terasa pegal-pegal karena terus mendayung, tak terasa kami telah menempuh separuh perjalanan mengarungi jeram Serayu yang ditandai dengan melintasi jembatan gantung. Bagian bawah jembatan itu biasa digunakan peserta untuk beristirahat atau meminum air kelapa.

Perlu diketahui, jeram di Serayu memiliki tingkat kesulitan yang bervariasi, mulai dari grade dua sampai grade empat dengan jumlah jeram sebanyak 30. Pada grade yang lebih rendah tingkat kesulitan yang ada masih relatif mudah namun pada grade yang makin tinggi tingkat kesulitan yang harus dilalui pun semakin berat. Hal itu menyebabkan perahu karet yang kami tumpangi berkali-kali menabrak batu besar. Adrenalin saya pun makin terpacu ketika melintasi jeram tsunami. Dinamakan begitu karena ombaknya seperti tsunami.

Variasi jeram yang tergolong komplet menjadi daya tarik tersendiri. Mulai dari jeram selamat datang, jeram S (berbentuk seperti huruf S) dan jeram black-out. Sebutan-sebutan tersebut merupakan kreasi dari para pecinta arung jeram supaya lebih mudah diingat.

Tak terasa telah tiga jam lebih kami mengarungi jeram Serayu dan mencapai finis di Taman Marga Satwa Serulingmas. Sungguh mengasyikkkan. Dan memang jeram Sungai serayu banyak menarik wisatawan untuk menaklukkannya. Direktur Operasional Serayu Adventure Indonesia Ahmad Firdaus mengatakan, arung jeram itu ramai dikunjungi rombongan wisatawan pada hari Sabtu dan Minggu serta liburan panjang. Paling tidak ada delapan sampai 10 rombongan, yang tiap rombongannya beranggotakan lima hingga 12 orang.

Bagi wisatawan yang ingin berarung jeram, pengelola objek wisata ini telah menyediakan peralatan komplet dengan biaya Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu untuk wisatawan domestik dan sekitar Rp 350 ribu bagi wisatawan mancanegara. Biaya itu sudah termasuk sewa perahu karet, jaket pelampung, asuransi, jasa pemandu, dan konsumsi.

Spoiler for serayu
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Selain berarung jeram, tak jauh dari wilayah tersebut kita bisa berwisata air di Owabong di Purbalingga. Tak termungkiri, kota yang terletak di kawasan kaki Gunung Slamet itu tengah mengalami perkembangan yang cukup menakjubkan di bidang pariwisata. Tak heran, bila kota tersebut mendapatkan julukan baru yakni, magnet wisata di Jateng bagian selatan.

Tak sulit memang untuk menjangkau Purbalingga. Dari Semarang, hanya butuh waktu empat jam untuk sampai di kota ini. Begitu sampai di kota yang memiliki luas 77.764 hektare itu, Anda akan segera disambut hawa sejuk pegunungan. Purbalingga, memiliki tiga objek wisata unggulan antara lain Bojongsari, Kutasari, dan Padamara.

Kecamatan Bojongsari yang berjarak sekitar 5 km arah utara Kota Purbalinga, memiliki objek wisata yang disebut Objek Wisata Air Bojongsari atau lebih dikenal dengan Owabong. Di tempat tersebut, pengunjung disuguhi enam kolam renang di mana masing-masing kolam memiliki fasilitas tersendiri seperti waterboom, ember tumpah, kolam arus, hingga aneka permainan air. Keistimewaannya, air kolam itu tidak mengandung kaporit maupun obat-obatan lainnya.

Menurut Agus Dwiyantoro dari bagian marketing Museum Reptil dan Owabong, di antara beberapa kolam yang tersedia, ''kolam sesat'' cukup diminati karena menyajikan beragam permainan yang menghibur. Dinamakan kolam sesat karena menyesatkan pengunjung dan bentuk kolamnya aneh.

''Secara keseluruhan, kolam di Owabong memiliki kedalaman bervariasi antara 1,10 meter hingga 2,25 meter,” kata dia.

Kata Agus, kawasan wisata Owabong makin lengkap dengan rampungnya pembangunan wahana lain yang disebut pantai bebas tsunami. Ide pembuatan wahana itu didasari kenyataan bahwa masyarakat menyukai pantai tapi takut dengan gelombang tinggi. Pantai bebas tsunami itu akan dibuat mirip pantai sesungguhnya. Ada gelombang, pasir putih, dan sebagainya. Luas kawasan pantai buatan itu mencapai 1.200 m2.

Yang suka kebut-kebutan di jalan raya dapat memuaskan diri dengan menjajal sirkuit gokar dan MPV yang yang berada di belakang pantai bebas tsunami. Sirkuit itu memiliki panjang lintasan sekitar 400 meter.

Ingin menginap di Owabong? Tak perlu bingung mencari hotel. Pasalnya, kawasan itu menyediakan sarana penginapan yang sangat representatif. Saat ini, tersedia cottage dengan fasilitas 14 kamar yang terdiri atas 10 kamar suite dan empat kamar ukuran family.

Spoiler for serayu
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Kalau sudah puas bermain air di Owabong, singgahlah di museum reptil dan serangga (Reptile & Insect Park) yang hanya berjarak 2 km dari Owabong. Museum itu menyajikan 841 spesies serangga dengan 1.831 spesimen.

Menurut Basuki Kadang Dewa, salah satu pemandu wisata di museum tersebut, pengunjung dapat menyaksikan aneka serangga mulai dari kepik sampai kumbang kelapa. Ada juga ratusan jenis kupu-kupu, juga serangga yang dipajang dalam bingkai kaca berukuran satu meter.

Sementara di area Reptile Park seluas 6 hektare, kita bisa menyaksiakan aneka macam ular, mulai dari jenis piton, pucuk, kobra albino hingga king kobra. Semua binatang melata itu ditempatkan di dalam kandang khusus. Beberapa ular jinak bahkan dilepas di area tersebut.

Dengan harga tanda masuk Rp 5 ribu, rasanya tidak rugi jika Anda berkunjung ke tempat tersebut untuk melihat keragaman satwa nusantara, yang sekaligus bagus sebagai medium belajar bagi anak-anak.

Tak jauh dari museum reptil, terdapat taman buah seluas 2 hektare. Kawasan tersebut sengaja dibuat sesuai dengan kontur tanah pebukitan berikut sungai yang membelah taman tersebut. Taman itu belum difungsikan, namun pengunjung dapat menyaksikan dari dekat bahwa di taman itu, telah tumbuh beberapa jenis tanaman buah seperti durian, mangga, kelengkeng, pepaya hingga buah naga yang konon berkhasiat mengobati berbagai macam penyakit. Di lokasi itu pula, tumbuh aneka tanaman hias.

Membaca Dieng dari Kailasa

Satu museum baru didirikan di kompleks Gedung Arca milik Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BPPP) Jawa Tengah, tepatnya di seberang Candi Gatutkaca, Dieng, Banjarnegara. Museum yang telah diresmikan oleh Menbudpar Jero Wajik 28 Juli lalu itu berisi artefak dan cerita tentang geologi, flora-fauna, kehidupan sehari-hari, kepercayaan, serta kesenian Dieng.

Porsi terbesar adalah mengenai warisan arkeologis Dieng. Di kompleks museum terdapat juga restoran, toko cenderamata, mushala dan gazebo. Dari gazebo dan restoran itu kita dapat melihat keseluruhan Dataran Tinggi Dieng. Bagian atas atap museum digunakan sebagai panggung terbuka, sementara di dalam museum terdapat teater yang memutar film dokumenter tentang Dieng.

Muhson petugas Dinas Pariwisata Kabupaten Banjarnegara menerangkan, museum itu diberi nama Kailasa, sesuai dengan nama salah gunung tempat tinggal Dewa Syiwa.

''Nama itu diambil karena kepurbakalaan Dieng diwarnai dengan pemujaan terhadap Dewa Syiwa, yang dapat diketahui dari percandian maupun prasasti,” tutur dia.

Museum di dataran tinggi Dieng berada di ketinggian 2.093 dpl. Sampai saat ini tersimpan 22 prasasti berbahasa Jawa Kuno, berisi gambaran Dieng sebagai pusat kegiatan religius.

Dieng semula merupakan gunung berapi yang meletus dengan dahsyat, menyebabkan puncaknya hancur.

Di museum Kailasa terdapat temuan-temuan lepas yang sangat bernilai. Arca khas Dieng seperti arca Siwa dan Siwanandisawahanamurti. Selain itu juga ada patung Ganesha, Kala, dan masih banyak lagi.

Puas menyaksikan, peninggalan sejarah, kami diajak menyaksikan teater tentang sejarah berdirinya candi-candi yang ada di dataran dieng.

Selepas itu perjalanan dilanjutkan ke kompleks Candi Arjuna yang terdiri atas Candi Arjuna, Semar, Srikandi, Puntadewa, dan Candi Sembadra yang letaknya berdekatan untuk kegiatan agama Hindu. Dengan pemandangan alam dan hawa yang sejuk, makin lengkaplah pesona wisata di sekitar Museum Kailasa.

Spoiler for serayu
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 11/01/2010 06:31 PM
#57

Melongok Goa Gajah

Siapa yang tak kenal Bali. Pulau yang menjadi surga wisatawan ini memang tidak perlu diragukan lagi potensi pariwisatanya. Budaya dan wisata bahari selama ini menjadi andalan wisatanya. Padahal masih banyak lagi, salah satunya Goa Gajah.
Wisatawan yang datang ke Bali umumnya untuk menikmati wisata budaya dan baharinya. Keunikan seni budaya sudah memancanegara begitu juga dengan pantainya yang indah. Tapi sebenarnya selain wisata budaya dan bahari, Bali juga memiliki wisata sejarah yang menyimpan keunikan-keunikan tersendiri, antara lain Goa Gajah.

Obyek wisata Goa Gajah terletak di sebelah Barat Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, kira-kira 27 Km dari Denpasar. Goa ini berada di tepi jurang dari pertemuan sebuah sungai kecil. Kata Goa Gajah diduga berasa dari kata "Lwa Gajah", nama wihara atau pertapaan bagi biksu dalam agama Budha. Nama tersebut terdapat pada lontar Negarakertagama yang disusun oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365 M.

Kata Lwa atau Lwah (Loh) berarti sungai. Oleh karena itu, yang dimaksud di sini adalah pertapaan yang terletak di Sungai Gajah atau di Air Gajah. Dalam prasasti tahun 1103 Saka yang dikeluarkan oleh Raja Jayapangus disebutkan bahwa 'Air Gajah' adalah pertapaan bagi Pendeta Siwa.

Spoiler for goa gajah
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Dibangun pada abad ke-11 M, pada saat Raja Sri Astasura Ratna Bumi Banten berkuasa. Goa ini dijadikan sebagai tempat pertapaan, yang dibuktikan dengan adanya ceruk-ceruk di dalam goa. Selain itu di sekitar goa juga terdapat kolam pertitaan dengan tujuh patung widyadara-widyadari yang sedang memegang air suci. Total patung ada 7, tetapi ketika berkunjung ke sana Travel Club (TC) hanya melihat 6 patung saja, satu patung menurut petugas dipindahkan ke lokasi lain, akibat gempa beberapa tahun yang lalu. Enam patung ini merupakan symbol dari 7 sungai suci di India, yang merupakan tempat kelahiran agama Hindu dan Budha.

Untuk sampai ke Goa Gajah, dari pintu masuk wisatawan harus menuruni tangga. Suasananya masih asri karena pepohonan masih tampak hijau. Dari tangga wisatawan bisa melihat kompleks Goa Gajah secara keseluruhan. Sesampainya di bawah, suara gemericik air yang mengalir dari pancuran arca. Tampak di belakangnya pohon yang menurut petugas di sana sudah ratusan tahun.

Di sekitar pancuran terdapat bebatuan yang dulunya bekas bangunan yang hancur akibat gempa. Sedangkan Goa Gajah sendiri berada tidak jauh dari pancuran arca tersebut. Menurut catatan sejarah, tempat wisata Goa Gajah pertama ditemukan oleh sarjana Belanda, Prof. Gorris dan Eting, 1923.

Spoiler for goa gajah
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Goa ini berbentuk huruf T dan di sebelah kiri goa terdapat Arca Ganesha berbadan manusia, namun berkepala gajah. Arca ini dipuja dan dipercaya sebagai Dewa Penyelamat dan Pelindung Ilmu Pengetahuan. Di sebelah kanan goa terdapat Arca Trilingga (Siwa, Sada Siwa, dan Prama Siwa). Pada zaman tersebut ada peninggalan Hindu Siwa-Budha.

Berdasarkan peninggalan arkeologi dan atas dasar hasil-hasil ekskavasi yang diadakan pada 1955, dapat disimpulkan fungsi dari Goa Gajah sebagai tempat pertapaan dan wihara untuk pendeta untuk pendeta Siwa dan pendeta Budha. Pembangunannya dimulai abad ke 10 atau 11 berdasarkan prasasti yang dipahatkan pada dinding timur dari mulut goa berupa tulisan memakai huruf Kediri Kwadrat.

Tempat pertapaan Goa Gajah diyakini merupakan bentuk tiruan dari pertapaan Kunjarakunja yang ada di India Selatan, maka relief yang dipahatkan pada pertapaan Goa Gajah adalah pahatan-pahatan alam pegunungan. Pada mulut goa sebagai pintu masuk, dihiasi pahatan kepala Kala dengan mata melirik ke arah kanan yang diyakini memiliki fungsi sama dengan Bhoma (relief muka raksasa) yang terdapat di gapura sebuah bangunan suci yang berfungsi untuk menjaga bangunan tersebut.

Spoiler for goa gajah
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Ketika TC masuk ke dalam goa, di kiri dan kanan pintu masuk terdapat masing masing dua buah ceruk (lubang) untuk tempat bertapa yang berada sekitar 1 meter dari tanah. Cahaya temaram yang berasal dari lampu menjadikan tempat ini tidak terlalu gelap untuk dikunjungi wisatawan tetapi juga tidak terlalu terang, karena untuk mempertahankan susana pertapaan agar terkesan sepi dan tenang.

Bagian dalam ruangan utama memiliki 11 buah ceruk (tempat bertapa) berbentuk horisontal. Pada ujung barat terdapat arca Dewa Ganesha, sedangkan di ujung timur terdapat 3 buah lingga dan masing-masing lingga tersebut di kelilingi lingga kecil.

Di sini wisatawan bisa merasakan bagaimana zaman itu para Pendeta Siwa dan Budha melakukan pendekatan spiritual kepada Sang Pencipta dengan jalan bertapa. Sebuah peninggalan dari masa lalu yang mengingatkan kepada kita untuk selalu khusyuk mendekatkan diri kepada Tuhan dimanapun berada. Jadi bagi Anda yang menyukai wisata sejarah, tidak ada salahnya menikmati pengalaman spiritual di Goa Gajah

Spoiler for goa gajah
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
Azote - 11/01/2010 11:35 PM
#58

Bro Kadal kerja di majalah ya o
trey234 - 12/01/2010 12:41 AM
#59

kapan yah punya kesempatan kliling Indonesia o
kadalxburik - 12/01/2010 02:10 PM
#60

Quote:
Original Posted By Azote
Bro Kadal kerja di majalah ya o

gak kok om...
Quote:
Original Posted By trey234
kapan yah punya kesempatan kliling Indonesia o


hayuuu atuh om...bareng2 kita keliling indonesia...iloveindonesia
Page 3 of 27 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 >  Last ›
Home > LOEKELOE > TRAVELLERS > Domestik > Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)