Domestik
Home > LOEKELOE > TRAVELLERS > Domestik > Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Total Views: 91926 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 4 of 27 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›

kadalxburik - 12/01/2010 02:25 PM
#61

Pantai Drini

Dengan menggunakan kendaraan bermotor, perjalanan dari Yogyakarta ke Pantai Drini memakan waktu sekitar tiga jam dengan menempuh jarak kurang lebih sekitar 40km.. Sungguh suatu perjalanan yang membosankan apabila selama perjalanan, kami tidak disuguhi pemandangan berupa perbukitan karang yang sangat indah.
Perjalanan yang berkelok-kelok menyusuri perbukitan tersebut memberi kesempatan pada kami untuk melihat bukit karang yang sangat besar membentuk gua alami yang sepintas mirip dengan gua stalaktit. Jika waktu yang tersedia memadai, mungkin kami akan mampir sebentar ke dalam gua tersebut untuk melihat keindahan karang yang konon kabarnya memiliki corak yang menarik. Tak terasa, setelah melintasi dua bukit yang sangat besar akhirnya tibalah kami di bibir Pantai Drini

Sebuah pemandangan yang menakjubkan terhampar didepan mata. Pantai ini sangat menarik untuk dinikmati dengan keindahan yang asri dan pantainya yang boleh dibilang masih perawan. Hamparan pasir putih yang indah, nampak sesekali berkilau saat diterpa sinar matahari. Aroma laut yang memanjakan indera penciuman diseratia dengan deburan lirih ombak saat membelai pantai, memberikan ketenangan sendiri saat berada disana.

Spoiler for drini
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Tidak seperti banyak pantai yang ada dipulau Jawa lainnya yang cenderung telah kotor dan tercemar oleh aktifitas manusia, kondisi Pantai Drini sangatlah bersih dengan hamparan pasir putih yang terbentang luas. Pantainya yang landai ditambah dengan kejernihan air laut memudahkan kami melihat dengan jelas berbagai karang dan rumput lautnya.

Berbagai biota laut seperti ikan-ikan kecil, keong, kepiting kecil dan tripang tidak sulit ditemukan sambil menyusuri pinggiran pantai. Tak heran, terkadang terlihat anak-anak kecil menyusuri pantai dengan kantong plastik ditangan, sibuk mencari ikan laut cantik berwarna-warni. Celoteh riang sesekali terdengar ketika mereka berhasil menangkap ikan laut kecil dengan corak warnanya yang indah dan kontras.

Diapit oleh bukit-bukit yang cukup besar, lokasi pantai ini seakan terisolasi dengan dunia luar. Perpaduan yang menarik antar bukit yang menjulang dengan laut yang membentang luas memberikan sajian arsitektur alam yang sangat indah. Tidak seperti umumnya pantai-pantai lain yang cenderung diterpa sinar matahari yang terik dan panas, Pantai Drini memiliki udara yang lebih sejuk beserta suhu air laut yang lebih dingin. Suasana inilah yang membikin saya betah untuk berlama-lama duduk bersantai ditepi pantai menikmati suasana yang ada.

Kehidupan nelayan dipantai ini tak jauh beda seperti layaknya nelayan pada umumnya. Mecari ikan ditengah laut adalah acara rutin yang menghiasi kehidupan mereka sehari-hari dalam mencari nafkah. Mereka sangat ramah dan sopan terhadap turis/pengunjung yang datang berkunjung ke Pantai Drini. Saya menyempatkan diri untuk mengobrol dengan salah satu dari mereka.

Spoiler for drini
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Pak Wardiman namanya, beliau bercerita saat musim menjaring ikan telah lewat, mereka biasanya akan memancing dikarang, mencari gurita atau menangkap cacing laut disela-sela karang dengan menggunakan alat pancing yang mirip senjata clurit (sabit) untuk mengail cacing laut tersebut.

Tidak terasa haripun sudah beranjak senja. Ingin rasanya menikmati sunset di Pantai Drini yang elok ini, namun suatu hal yang tidak mungkin bisa kami nikmati mengingat mentari sore selalu terbenam diantara bukit-bukit yang mengelilingi Pantai Drini. Dan karena kami menempuh perjalanan menaiki kendaraan bermotor, sebuah alasan lain yang menahan kami untuk tetap menikmati senja disana. Senjapun mulai perlahan beralih menjadi malam, saat kami kembali menyusuri bukit yang berkelok-kelok tanpa penerangan dan rambu jalan yang memadai.

Spoiler for drini
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 12/01/2010 02:32 PM
#62

Adventure For The Soul : Mahameru

Dari kota Malang yang sejuk, awali petualangan menjelang senja, menggunakan kendaraan pribadi, angkot sewaan ataupun bis dari Terminal Arjosari, jurusan Tumpang, yakni gerbang wilayah TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru). Di Tumpang, sewalah jip untuk menuju base camp pertama, Ranu Pane.

Makin dekat ke Ranu Pane, makin dingin udaranya, bahkan hingga dibawah 15 derajat celsius. Don't forget your cold weather gears! Berkemahlah semalam di bibir danau bernama Ranu Pane itu, dan di pagi hari, bersiaplah menyambut panorama pantulan air biru muda dibalut kabut putih yang menari di atasnya.

Spoiler for mahameru
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Perjalanan kian memikat. Ranu Kumbolo, danau berikutnya yang akan Anda temui, sering, disebut 'surganya Mahameru'. Inilah telaga yang berkilau jernih bak cermin, beratap awan dan dipagari pinus-pinus hijau, dengan riak lembut terhembus angin.

Anda bisa memilih untuk camping disini atau langsung melanjutkan pendakian. Medannya mulai terasa berat. Namun pemandangan makin menakjubkan. Padang Edelweis seputih kapas, sungai kering Kalimati yang mengerikan dan dataran Arcopodo yang menjadi base camp terakhir sebelum menuju puncak, adalah titik-titik persinggahan yang wajib diabadikan.

Spoiler for mahameru
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Kini, stamina, skill dan pengetahuan cuma berperan sekitar 25 persen. Hanya kekuatan hati, ketabahan mental dan keampuhan doa sajalah yang mampu membawa Anda berdiri di puncak pasir Mahameru, sang samudera di atas awan, tanah tertinggi di Pulau Jawa (3.676 mdpl).

Ini bukan sekedar perjalanan alam, tapi perjalanan hati. Petualangan jiwa. Tak seorang pun yang kembali dari puncaknya yang tidak mengalami penemuan sebuah jati diri. Mahameru tercinta, this fragile soul misses you strength and wisdom forever.

Spoiler for mahameru
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]




iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 12/01/2010 02:39 PM
#63

Mahameru part 2

Asap putih mengudara, membentuk cendawan menawan. Itulah ciri khas aktivitas Puncak Mahameru, Gunung Semeru setiap pagi. Kehadiran cendawan putih itu menggoda relung jiwa sang pendaki gunung dari manapun. Gunung Semeru berada di dalam kawasan konservasi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru-(TNBTS). Secara administratif pemerintahan berada di 4 wilayah Kabupaten yaitu Kabupaten Malang, Lumajang, Pasuruan, dan Probolinggo Provinsi Jawa Timur. Gunung Semeru dengan puncaknya Mahameru berketinggian 3.676 meter dpl, merupakan gunung api tertinggi di Pulau Jawa.

Keindahan alam gunung ini begitu memesona para pendaki gunung. Terlebih setiap interval 15 menit sekali puncak Mahameru yang berkawah Jonggring Seloka mengeluarkan material vulkanik berupa letusan abu. Letusan periodik itu merupakan peristiwa alam yang sangat menarik dan langka.

Spoiler for mahameru
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Pada waktu pagi hari Puncak Mahameru selalu mengeluarkan asap putih seperti hamparan kapas yang dapat kita saksikan ketika kita berada di Puncak Gunung Pananjakan, kawasan Bromo. Bila kita lihat dari Gunung Pananjakan, bentuk Gunung Semeru seperti kerucut. Tapi saat kita berada di puncaknya, bentuknya berupa kubah yang luas dengan rute beralun di setiap tebing puncaknya.

Disamping keindahan alam dan cendawan asapnya, Gunung Semeru pun memiliki cerita menarik yang berkembang di masyarakat sekitar kawasan TNBTS, termasuk daerah Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang.

Konon katanya Gunung Semeru yang berada di Propinsi Jawa Timur ini, asal mulanya berasal dari tanah India karena keadaan Pulau Jawa pada waktu itu mempunyai tanah yang begitu labil dan tanahnya selalu bergerak-gerak sehingga Batara Guru sebagai pemimpin tertinggi para dewa-dewa memerintahkan segera para dewa untuk memindahkan Gunung Semeru dari tanah asalnya yaitu tanah Nepal (India) ke Pulau Jawa sebelah Timur. Sehingga dengan dipindahkannya Gunung Semeru dari tanah Nepal ke Pulau Jawa dapat dijadikan patok yang kuat agar Pulau Jawa tanahnya tidak bergerak-gerak lagi. Ini dikisahkan dalam kitab Tantu Pagelaran.

Puncak Mahameru diyakini sebagai tempat suci, karena dihuni oleh para dewa sebagai istana. Dalam ajaran Hindu tempat paling suci adalah dimana jika gunung itu letaknya paling tinggi. Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa seklaigus merupakan Istana para Dewa dalam Syair lagu Dewa.

Di dalam Buku Arcopodo Mahameru sebuah legenda yang tersisa, Puncak Abadi para Dewa. Menurut ajaran Hindu praktis sudah gunung ini dijadikan sebagai istana para dewa karena letaknya lebih tinggi dari gunung lainnya. Gunung Semeru sama tingginya dengan Gunung Kailasa di India atau Gunung Agung di Bali.

Spoiler for mahameru
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Konon Puncak Mahameru diyakini sebagai Istana Dewa Siwa. Di puncak gunung inilah Dewa Siwa bertapa. Selain di Gunung Semeru, di Gunung Agung pun Dewa Siwa bertapa dan sama-sama didiaminya. Dewa Siwa marah ketika Pulau Bali yang juga merupakan pulaunya para dewa dan juga tempat yang suci telah di bom. Para Dewa marah karena alamnya telah dirusak oleh manusia dan kemarahannya dibuktikan dengan aktivitas Gunung Semeru baru-baru ini.

Untuk mendaki menuju puncak Gunung Semeru terdapat beberapa jalur pendakian seperti, jalur Tumpang-malang, jalur Sendoro-Lumajang. Kita disarankan untuk tidak mendaki Gunung Semeru pada bulan Desember sampai dengan Februari, karena pada bulan-bulan tersebut anginnya sangat kencang dan sering terjadi badai.

Di kawasan Gunung Semeru merupakan suatu hal yang biasa bila sepanjang jalan menuju puncaknya sering terjadi kabut yang cukup tebal terutama pada siang, sore, dan malam hari. Untuk mencapai puncaknya, terlebih dahulu kita harus melewati beberapa rute pendakian misalnya Ranu Pane menuju Watu Rejeng yang memerlukan waktu sekitar 2 jam perjalanan pendakian.

Dari Watu Rejeng kita lanjutkan pendakian menuju Ranu Kumbolo dibutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan pendakian dengan pemandangan alam yang kitas lewati begitu indah dan memesona. Ranu Kumbolo merupakan sebuah Danau yang sangat luas dan indah dengan airnya yang mengalir ramah datang dari lembah-lembah, serta hijaunya pepohonan menambah daya tarik tersendiri.

Dari Ranu Kumbolo perjalanan diteruskan menuju Kalimati diperlukan waktu sekitar kurang lebih 4 jam melewati "Tanjakan Cinta" dengan rute yang menanjak dan cukup menguras tenaga. Konon jika melewati tanjakan ini yang cukup menanjak, kita disarankan untuk tidak menoleh kebelakang. Kalimati adalah sebuah tempat bekas aliran larva bekas letusan Gunung Semeru yang sudah kering. Dari Kalimati kita lanjutkan pendakian menuju Arcopodo yang merupakan rute terakhir sebelum mencapai puncak Mahameru.

Spoiler for mahameru
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Arcopodo merupakan daerah yang berada di lereng Gunung Semeru dan disini kita bisa mendirikan tenda sebelum melanjutkan menuju Puncak Mahameru. Biasanya perjalanan menuju puncak dilakukan pada dini hari dari Arcopodo agar kita bisa sampai di puncak pagi hari serta agar kita bisa melihat peristiwa Matahari terbit di Puncak Mahameru.

Dari Arcopodo menuju puncak jalanan mulai gersang dan berpasir dengan kemiringan hampir mencapai 70 derajat. Diperlukan kehati-hatian jika melewati jalur ini karena batu yang kita pijak mudah longsor. Sekitar 3 jam perjalanan pendakian kita akan sampai di Puncak Mahameru atau Kawah Jonggring Saloko.

Pada pagi hari di Puncak Mahameru kita akan disuguhi atraksi alam yang sangat menarik dan langka yaitu peristiwa matahari terbit. Dari Kawah Jonggring Saloka dapat disaksikan dengan jelas terbitnya matahari dari ufuk timur yang secara perlahan-lahan akan menyapu kabut yang menyelimuti gunung-gunung di sekitar Mahameru. Serta sang Surya yang terbangun dari tidurnya menyuguhkan lukisan alam yang indah dan memesona.

Selain itu atraksi alam lainnya yang disuguhkan oleh Gunung Semeru adalah peristiwa alam yaitu semburan abu dan batuan vulkanik yang didahului semburan asap berwarna hitam yang membumbung tinggi seakan-akan menyelimuti Puncak Mahameru dari Kawah Jonggring Saloka.

TNBTS mempunyai tipe vegetasi hutan hujan pegunungan, cemara gunung, dan vegetasi padang rumput. Tumbuhan yang hidup di kawasan Gunung Semeru antar lain Cemara Gunung (Casuarina Junghaniana), Sengon (Paraserienthes falcata) Ria Suren(Toona Sureni), dan Pohon Eidelweiss.

Berbagai jenis hewan yang hidup di kawasan gunung ini antara lain kera Hitam (Presbtys Cristaka), Burung Belibis (Dendrocigna Javanica), Rusa (Cervus Timorensis), ayam hutan, dan babi. Di Danau Ranu Kumbolo mudah kita jumpai Burung Belibis.

Spoiler for mahameru
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 12/01/2010 04:57 PM
#64

Candi Rimbi

Kondisi Candi Rimbi ini sepintas mirip dengan Candi Sumur yang berada di Sidoarjo. Badan candi yang seolah terkoyak itu masih berdiri tegak diantara reruntuhan batu andesit yang berada disekitarnya. Dengan kondisi seperti itu, sulit diketahui seperti apa sebenarnya bentuk badan dan atap candi.
Meski demikian pada bagian kaki candi masih bisa ditemukan berbagai relief yang menggambarkan manusia dan hewan. Salah satu relief yang unik adalah adanya relief yang menggambarkan sepasang manusia (pengantin) yang berada dalam sebuah gentong. Sayangnya hingga sekarang belum bisa diketahui isi cerita yang coba digambarkan melalui relief-relief tersebut.

Berdasarkan seni arsitektur bangunan, Candi Rimbi berlatar belakang Hindu. Hal ini, ditandai penemuan arca Dewi Parwati (isteri Dewa Siwa) yang sekarang disimpan di Museum Nasional Jakarta. Arca Parwati ditemukan di ruang utama candi. Tetapi, ruangan ini sudah tidak ada lagi, karena separoh dari badan candi sudah runtuh.

Spoiler for rimbi
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Dewi Parwati dikenal sebagai simbol wanita yang benar-benar mempunyai seluruh syarat terbaik sebagai seorang wanita, ibu dan istri. Parwati juga dianggap sebagai dewi lambang kesuburan, bersama-sama dengan Siwa, mereka berdua sering digambarkan sebagai yoni (simbol wanita) dan lingga (simbol laki- laki). Arca Parwati yang ditemukan di Candi Rimbi melukiskan Tribuana Wiajaya Tunggadewi, ratu Majapahit yang memperintah pada 1328 - 1350 M.

Arca-arca Hindu cukup banyak ditemukan di halaman candi. Sayangnya, arca-arca itu sudah tidak berada dalam kondisi utuh, bahkan beberapa diantaranya hanya menyisakan potongan anggota badannya saja. Di halaman candi terdapat reruntuhan batu. Diantaranya ada sebuah lapik bekas untuk menempatkan arca.

Spoiler for rimbi
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Pada lapik itu hanya tersisa telapak kaki arca. Sebuah hiasan kala dengan ukuran agak besar, tergeletak disalah satu sudut halaman candi. Diperkirakan, batu ini dulunya digunakan untuk menghiasi pintu masuk ke ruangan (bilik) candi. Suatu hal yang lazim terdapat pada candi-candi Hindu lainnya di propinsi Jawa Timur. Nama Candi Rimbi juga sering disebut juga Cungkup Pulo. Nama Rimbi dikaitkan dengan nama tokoh pewayangan bernama Arimbi, isteri Werkudoro (Bima).

Badan Candi Rimbi dibentuk dari batuan andesit sedangkan untuk pondasinya dibangun dari batubata. Dari lokasi dimana candi ini berada kita bisa melihat panorama Gunung Anjasmoro yang terletak di selatan Kota Mojokerto. Candi Rimbi sendiri berlokasi di Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang dan menempati areal seluas 896.56 meter persegi. Bangunan yang masih ada sekarang memiliki ukuran panjang 13,24 meter, lebar 9,10 meter dan tinggi 12 meter.

Tidak banyak wisatawan yang berkunjung ke lokasi arkeologi ini. Jumlah pengunjung rata-rata hanya mencapai 100 orang per bulan. Umumnya datang sendiri-sendiri atau membawa beberapa anggota keluarga.

Spoiler for rimbi
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
rajinmenabung - 13/01/2010 10:06 AM
#65

dahsyat gan.....

pengalaman ente super banget...

kalo dah mulai input mengenai Sulawesi Selatan n Papua kasitau ane ya gan.. ntar ane bantu kontribusi.. kalo boleh.. o
andi_panda - 13/01/2010 11:19 AM
#66
wow
manteb bgt gan trid nya sangat membantu saya yang ingin liburan menjelajah indonesia ilovekaskusiloveindonesia
jjme - 13/01/2010 01:25 PM
#67

trit yang okeh nih........

iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesia

dulu sebenarnya mau ikut om kadalburix ini pas mau ke bali bareng kaskuser laen, tapi sayamg waktunya g pas....
kadalxburik - 13/01/2010 01:36 PM
#68

Quote:
Original Posted By rajinmenabung
dahsyat gan.....

pengalaman ente super banget...

kalo dah mulai input mengenai Sulawesi Selatan n Papua kasitau ane ya gan.. ntar ane bantu kontribusi.. kalo boleh.. o

beres gan...nnt kalo jawa - bali nya udh selesai br input sulawesi dan papua....kalo bisa minta info tentang raja ampat....tujuan wajib ane tuh gan...
Quote:
Original Posted By andi_panda
manteb bgt gan trid nya sangat membantu saya yang ingin liburan menjelajah indonesia ilovekaskusiloveindonesia

yukk gan kita jalan bareng,,,,
Quote:
Original Posted By jjme
trit yang okeh nih........

iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesiailoveindonesia

dulu sebenarnya mau ikut om kadalburix ini pas mau ke bali bareng kaskuser laen, tapi sayamg waktunya g pas....


tenang next time kita jalan bareng...
kadalxburik - 13/01/2010 01:49 PM
#69

Sangeh, Misteri Keindahan Hutan Pala

Taman Wisata Alam Sangeh, mungkin memang belum banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia, padahal Sangeh terletak di sebuah pulau terkenal di Indonesia yaitu Bali. Taman Wisata Alam Sangeh terletak di Desa Sangeh, Badung, Bali, sekitar 20km dari Denpasar.
Taman Wisata Alam Sangeh memiliki pesona wisata hutan yang banyak dihuni oleh ratusan kera. Kera-kera Sangeh dahulu memang dikenal sangat liar dan seringkali mengganggu para pengunjung. Kera Sangeh juga dikenal sangat jahil, karena seringkali mengambil barang-brang pengunung yang akan dikembalikan bila kera-kera tersebut diberi sepotong makanan. Namun sekarang kera Sangeh tidak lagi seliar dan sejahil dahulu, karena sekarang kera-kera tersebut telah diurus dengan baik.

Kera Sangeh juga memiliki beberapa kelompok yang masing-masing kelompok memiliki satu pemimpin. Namun kelompok-kelompok tersebut memilki pimpinan teringgi atau bisa dibilang raja dari seluruh raja kera yang ada di Sangeh. Pemimpin tertinggi ini berdiam ditempat yang paling luas di. Ditempat raja kera ini tinggal terdapat sebuah Pura Yang sangat terkenal kesakralannya yaitu Pura Bulit Sari.

Spoiler for sangeh
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Entah bagaimana caranya, pemimpin kera dipilih karena memiliki kekuatan dan kharisma yang sangat luar biasa. Bahkan mereka memiliki hak-hak yang lebih dibanding kera lainnya, seperti saat mengawini kera betina atau saat mendapat jatah makanan. Bisanya raja kera akan mendapat jatah pertama sampai ia puas, sebelum memberikan jatah tersebut pada kera-kera lain.

Sebagian besar kawasan hutan wisata ini, menjadi tempat bermukim kera, hanya sebagian kecil saja yang dimanfaatkan para pengusaha untuk membuat beberapa kios tempat menjual beraneka ragam cinderamata.

Hutan wisata ini memang banyak ditumbuhi tanaman pala (dipterocarpustrinervis). Menurut informasi hutan pala ini telah berumur ratusan tahun, bahkan diantara pohon pala tersebut konon ada yang telah berumur lebih dari tigaratus tahun.

Menurut pengelola Taman Wisata ini, Hutan Wisata Sangeng dibuat sebagai taman dari kerajaan Mengwi. Agar terlihat cantik taman ini ditanami pohon pala yang khusus didatangkan dari Gunung Agung. Sebenarnya rencana pembuatan taman ini sangat dirahasikan namun akhirnya pembuatan taman ini diketahui oleh beberapa orang, akibatnya pembuatan taman itu dihentikan, hingga akhirnya kawasan itu diberi nama Sangeh, yang artingya ada orang yang melihat.

Jika kita sempat mengunjungi taman wisata ini, kita pasti akan tertarik dengan keindahan pohon pala yang tumbuh dihutan ini, karena selain tumbuhnya lurus, pohon pala juga memiliki kayu yang sangat bagus. Namun anehnya, menurut beberapa sumber pohon pala Sangeh konon tidak bisa ditanam ditempat lain. Hingga orang-orang yang ingin memiliki kayu pohon Pala tidak pernah kesampaian.

Spoiler for sangeh
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Ada hal menarik diceritakan oleh para pengunjung dan pengelola Taman Wisata Sangeh tentang sebuah pohon yang telah tua dan akan roboh. Dari perkiraan banyak orang, pohon tersebut akan roboh kearah Pura Bukit Sari, namun kenyataanya semua ternyata melenceng. Awalnya pohon tersebut akan ditebang namun tidak ada yang berani karena takut mendapat kutukan.

"Sekitar awal Januari, akhirnya pohon itu roboh sendiri, mengarah ke barat daya. Persis antara bangunan Bale Kulkul dan Pewaregan, sehingga hanya sedikit sekali menimbulkan kerusakan, hanya pada tembok luar Pewaregan saja. Ini mengherankan karena seharusnya pohon itu tumbang persis di bangunan utama pura," kata Sumohon.

Selain pohon pala, masih ada tanaman yang terkenal di hutan Sangeh. Masyarakat setempat biasa menyebutnya Pohon Lanang Wadon, karena bagian bawah pohon itu berlubang sehingga menyerupai alat kelamin perempuan, sedangkan di tengah lubang tersebut tumbuh batang yang mengarah ke bawah yang terlihat seperti alat kelamin pria. Pohon itu tumbuh persis di pelataran depan tempat wisata Sangeh dan sebenarnya merupakan pohon pule.

Di Bali, pohon pule memiliki banyak keistimewaan karena kayunya sering digunakan untuk keperluan khusus, misalnya, membuat topeng yang dipakai sebagai sungsungan. Masyarakat kadang-kadang ada yang meminta kayu pule itu, kata Subawa. Tetapi, tentu saja tidak boleh begitu saja orang mengambil kayu atau dahannya karena harus disesuaikan dulu hari baiknya serta memberi persembahan sebagai tanda minta ijin.

Spoiler for sangeh
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 13/01/2010 01:54 PM
#70

Candi Cetho

Diantara heningnya hamparan kebun teh lereng Gunung Lawu, terdapat sebuah peninggalan purbakala yang biasa disebut Candi Cetho/Cetha. Keberadaan kompleks Candi Cetho ini, pertama kali dilaporkan oleh Van de Vlis pada tahun 1842. Penemuan ini menarik perhatian sejumlah ahli purbakala dunia karena unsur nilai kepurbakalaannya.
Pada tahun 1928, Dinas Purbakala telah mengadakan penelitian melalui ekskavasi untuk mencari bahan-bahan rekonstruksi yang lebih lengkap.

Berdasarkan penelitian Van Der Vlis maupun A.J. Bernet Kempers, kompleks Candi Cetho terdiri dari empat belas teras. Namun kenyataannya yang ada pada saat ini hanya terdiri dari tigabelas teras yang tersusun dari barat ke timur dengan pola susunan makin kebelakang makin tinggi dan dianggap paling suci. Masing-masing halaman teras dihubungkan oleh sebuah pintu dan jalan setapak yang seolah-olah membagi halaman teras menjadi dua bagian.

Spoiler for cetho
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Bentuk seni bangunan Candi Cetho mempunyai kesamaan dengan Candi Sukuh yaitu dibangun berteras sehingga mengingatkan kita pada punden berundak masa prasejarah. Bentuk susunan bangunan semacam ini sangatlah spesifik dan tidak diketemukan pada kompleks candi lain di Jawa Tengah kecuali Candi Sukuh.

Pada kompleks Candi Cetho banyak dijumpai arca-arca yang mempunyai ciri-ciri masa prasejarah, misalnya arca digambarkan dalam bentuk sederhana, kedua tangan diletakkan di depan perut atau dada. Sikap arca semacam ini menurut para ahli mengingatkan pada patung-patung sederhana didaerah Bada, Sulawesi Tengah. Selain itu juga terdapat relief-relief yang menggambarkan adegan cerita Cuddhamala seperti yang ada di Candi Sukuh dan relief-relief binatang seperti kadal, gajah, kura-kura, belut dan ketam.

Mengenai masa pendirian Candi Cetho, dapat dihubungkan dengan keberadaan prasasti yang berangka tahun 1373 Saka, atau sama dengan 1451 Masehi. Berdasarkan prasasti tersebut, serta penggambaran figur binatang maupun relief dan arca-arca yang ada, kompleks Candi Cetho diperkirakan berasal dari sekitar abad 15 dari masa Majapahit akhir.

Spoiler for cetho
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Bangunan utama pada kompleks Candi Cetho terletak pada halaman paling atas/belakang. Bentuk bangunan dibuat seperti Candi Sukuh dan ini merupakan hasil pemugaran pada akhir tahun 1970-an bersama-sama dengan bangunan-bangunan pendapa dari kayu. Sangat disayangkan bahwa "pemugaran" atau lebih tepat disebut dengan pembangunan oleh "seseorang" terhadap Candi Cetho ini tidak memperhatikan konsep arkeologi sehingga hasilnya tidak dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Sumber: artikel cetak dilokasi

Lokasinya yang relatif dekat dengan objek wisata Candi Sukuh - Tawangmangu serta Danau Sarangan menyebabkan akses transportasi dan akomodasi tersedia cukup memadai. Patut diperhatikan, kondisi kendaraan harus benar-benar prima untuk 'melahap' medan yang cukup berat, baik itu berupa turunan, tanjakan maupun tikungan yang terkadang tajam dan sempit. Pengunjung yang menggunakan angkutan umum, bisa memulai perjalanan dari terminal bus Tirtonadi, di pusat Kota Solo.

Spoiler for cetho
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Dari sana, pengunjung bisa menggunakan transportasi bus jurusan Karanganyar-Tawangmangu untuk kemudian berhenti di Terminal Karangpandan. Di terminal itu banyak kendaraan umum yang akan mengantar hingga Terminal Kemuning. Selanjutnya wisatawan bisa memilih berjalan kaki menembus perkebunan teh (tea walk) yang berbukit-bukit sejauh lebih kurang 2 km atau naik ojek sampai pelataran candi.

Sepanjang perjalanan yang berkelok-kelok, wisatawan akan dimanjakan dengan keindahan alam yang asri. Selain itu, bisa menikmati pula keramahan penduduk asli dengan dandanan khas berupa kupluk (penutup kepala) dan kain sarung pengusir hawa dingin, yang tersampir di leher.

Spoiler for cetho
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 13/01/2010 02:01 PM
#71

Candi Mendut

Candi Mendut merupakan candi yang terletak paling timur dari garis lurus tiga serangkai candi (Borobudur, Pawon, Mendut). Candi ini didirikan oleh dinasti Syailendra dan berlatar berlakang agama Budha, dimana hal ini ditunjukkan dengan adanya bentuk stupa sebanyak 48 buah pada bagian atasnya.Tidak diketahui secara pasti kapan candi ini didirikan. Namun seorang arkeologi Belanda menyebutkan bahwa didalam prasasti yang ditemukan didesa karangtengah bertarikh 824M dikemukakan bahwa raja Indra telah membangun bangunan suci bernama venunava yang artinya adalah hutan bambu. Jika hal ini benar maka bisa dipastikan Candi Mendut didirikan pada abad ke 8 Masehi.

Pada bagian dalam candi ini terdapat ruangan yang berisikan altar tempat tiga arca Budha berdiri. Ketiga arca tersebut mulai dari yang paling kiri adalah Bodhisattva Vajravani, Buddha Sakyamuni dan Bodhisattva Avalokitesvara. Ketiga arca Budha tersebut masih dalam kondisi bagus, beberapa bunga-bunga dan dupa nampak tergeletak dibagian bawahnya. Sebuah pagar besi dibangun dibagian depan arca tersebut untuk menghindari interaksi pengunjung yang berlebihan/tidak berkepentingan atas ketiga patung Budha ini.

Spoiler for mendut
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Relief-relief yang terdapat pada dinding candi ini masih jelas terlihat bentuk/ukirannya. Relief tersebut mengandung cerita berupa ajaran moral dengan menggunakan tokoh-tokoh binatang (fabel) sebagai pemerannya. Terdapat cerita "Brahmana dan Kepiting", "Angsa dan Kura-kura", "Dua Burung Betet yang Berbeda" dan "Dharmabuddhi dan Dustabuddhi", yang secara ringkas isi ceritanya adalah sebagai berikut:

"Brahmana dan Kepeting": Menceritakan kisah seorang brahmana yang menyelamatkan seekor kepiting untuk kemudian kepiting ini membalas budi dengan cara menyelamatkan brahmana dari gangguan gagak dan ular.

"Angsa dan Kura-kura": Bercerita tentang seekor kura-kura yang diterbangkan dua ekor angsa kedanau yang baru. Karena emosi dalam menangapi perkataan atas apa yang mereka lakukan, kura-kura melepaskan gigitannya sehingga jatuh ketanah dan akhirnya mati.

"Dua Burung Betet yang Berbeda": Mengisahkan kelakukan dua burung betet yang sangat berbeda karena satunya dibesarkan oleh brahmana dan satunya lagi oleh seorang penyamun.

Spoiler for mendut
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


"Dharmabuddhi dan Dustabuddhi": Dua orang sahabat yang berbeda kelakuannya dimana Dustabuddhi yang memiliki sifat tercela menuduh Dharmabuddhi melakukan perbuatan tercela, namun akhirnya kejahatannya terbongkar dan Dustabudhi-pun dijatuhi hukuman.

Secara kronologis, Candi Mendut ditemukan pada tahun 1836. Kemudian di renovasi pada tahun 1897 dan 1904 pada bagian tubuh candi namun hasilnya kurang memuaskan. Pada tahun 1908 dipugar kembali oleh arkeolog belanda hingga bagian puncaknya dapat disusun kembali. Tahun 1925 sejumlah stupa yang telah dirapihkan, dipasang dan disusun kembali. Luas bangunan secara keseluruhan adalah 13,7x13,7 meterdengan tinggi 26,4 meter.

Spoiler for mendut
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 13/01/2010 06:25 PM
#72

Gua Gong

Ketika mendekati Gua Gong, yang terlihat di kanan kiri jalan adalah bukit-bukit karst yang tandus. Justru karena ketandusannya tersebut, memberikan nuansa yang berbeda, karena tak disangka di salah satu pegunungan karst tersebut tersimpan sebuah mutiara keindahan yang tercipta melalui stalaktit dan stalakmit selama ratusan tahun. Walaupun tandus, menempuh perjalanan ke Gua Gong lewat Wonosari sungguh mengasikkan. Jalannya yang berkelok-kelok, naik turun membuat pikiran menjadi segar. Namun mendekati lokasi gua, jalanan yang kita lalui menyempit, terkadang naik sangat tajam dan turun secara tajam sehingga seakan-akan jalanannya seperti hilang. Untuk itu kita harus sangat berhati-hati terutama jika berpapasan dengan kendaraan dari arah yang berlawanan.

Spoiler for goa gong
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Hanya memakan waktu kurang lebih empat puluh lima menit dari Wonosari untuk menuju Gua Gong. Jalannya lebar dan mulus, hanya beberapa kilometer menjelang gua saja yang jalannya menyempit. Waktu kami tiba di sana jarum jam masih menunjukkan pukul 06.30 pagi, suasana masih sepi dan ternyata gerbang gua masih ditutup. Kami sempatkan mampir di warung yang terletak di depan gua sebentar sembari menunggu dibukanya gerbang gua. Pemilik warung mengatakan, “ kalau petugas akan membuka gua pukul 07.00 pagi”.

Gua yang terletak di Dusun Pule, Desa Bomo, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan ini merupakan gua yang terindah dan terdalam diantara gugusan gua-gua yang terletak di disekitarnya. Karena masih ada beberapa gua lain yang letaknya tidak terlalu jauh dari Gua Gong, seperti Gua Tabuhan dan Gua Putri. Karena keindahannya tersebut, pihak pengelola pun secara serius menggarap wisata ini dengan baik. Walaupun terletak disalah satu puncak bukit karst yang terjal, pengelola menyediakan lokasi parkir mobil yang lumayan luas, kurang lebih bisa menampung dua puluh kendaraan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung di hari-hari libur.

Para pemandu yang berseragam juga telah disiapkan untuk menemani para tamu. Ketika kami menuju tangga masuk ke gua, Pak Rubadi (40) siap menemani kami selama perjalanan di dalam gua. Sebelum memasuki gua, Pak Rubadi bercerita sedikit tentang asal-usul Gua Gong.

Spoiler for goa gong
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


“Alkisah waktu itu, Dusun Pule mengalami kemarau yang panjang, sehingga sulit untuk mencari air minum dan air untuk berbagai keperluan sehari-hari. Maka Mbah Noyo Semito dan Mbah Joyo mencoba mencari air ke dalam gua yang dianggapnya terlalu jauh dari rumah penduduk kurang lebih 400 meter. Dengan menggunakan alat penerangan tradisional berupa obor (daun kelapa kering yang diikat) hingga menghabiskan tujuh ikat, kedua kakek tersebut berhasil menelusuri lorong-lorong gua hingga menemukan beberapa sendang dan mandi di dalamnya. Peristiwa tersebut terhitung 65 tahun yang lalu yang dihitung mundur dari tahun 1995.

Atas penemuan tersebut, pencarian berikutnya pun dilakukan, tepatnya pada hari Minggu Pon tanggal 5 Maret 1995, berangkatlah sejumlah rombongan yang berjumlah delapan orang untuk mengeksplore lebih jauh tentang keberadaan gua tersebut. Singkat cerita akhirnya rombongan tersebut berhasil menyusuri gua yang keindahannya bisa dirasakan sampai sekarang”.

Penamaan gua Gong sendiri bertalian erat dengan salah satu nama perangkat gamelan Jawa. Konon pada saat-saat tertentu, di gunung yang ada guanya tersebut sering terdengar bunyi-bunyian seperti gamelan jawa, pertunjukan reog, terbang-an bahkan sering terdengar orang menangis yang memilukan. Karena itu masyarakat sekitar menamakan gua tersebut menjadi Gua Gong.

Karena itu sebelum masuk ke gua harus diperhatikan tata tertib masuk gua, diantaranya: berbicara sopan, saling menghormati, berjalan melalui jalur yang sudah ditentukan, setiap rombongan harus didampingi oleh pemandu. Begitupun untuk syuting komersial juga tidak diperbolehkan kecuali syuting dokumenter, itupun harus melakukan proses perijinan terlebih dahulu.

Setelah membaca tata tertib tersebut, barulah kami memasuki gua bersama pak Rubadi. Pertama memasuki gua, kami langsung takjub dengan warna dinding-dinding gua yang terlihat kuning keemasan. Tak lama kemudian kami mendengar bunyi gemuruh, ternyata kipas angin besar yang sengaja diletakkan di beberapa sisi gua untuk mengurangi rasa panas di dalam gua, jika pengunjung membludak. Kemudian kami memasuki ruang pertama, yaitu ruang Sendang Bidadari. Dalam ruangan ini terdapat sendang kecil dengan air yang dingin dan bersih. Di sebelahnya adalah ruang Bidadari, dimana menurut cerita diruangan kadang melintas bayangan seorang wanita yang cantik.

Spoiler for goa gong
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Ruang tiga dan empat adalah ruang kristal dan marmer, dimana dalam ruangan tersebut tersimpan batu kristal dan marmer di sisi-sisi atas dan samping gua dengan kualitas yang hampir sempurna. Memasuki ruang lima, adalah ruangan yang sedikit lapang. Di tempat ini pernah dijadikan konser musik empat negara, yaitu; Indonesia, Swiss, Inggris dan Perancis dalam kerangka mempromosikan keberadaan Gua Gong ke mancanegara.Ruang enam adalah ruang pertapaan dan terakhir ruang tujuh adalah batu gong. Adalah batu-batu yang apabila kita tabuh akan mengeluarkan suara seperti gong.

Kurang lebih satu jam lamanya kami berada di dalam gua, walaupun sudah dipasang kipas angin, tetap saja masih terasa panas kalau berlama-lama d dalam gua. Luar biasa memang fenomena alam yang menciptakan gua ini, hampir seluruh isi gua mengandung makna dan legenda dan secara fisik pun terlihat mengagumkan. Selain itu, jika anda berkunjung ke Gua Gong, anda dapat berkunjung ke tempat wisata lain yang berdekatan. Yaitu : Gua Tabuhan Gua Putri, Pantai Klayar, Pantai Teleng Ria, Pantai Watu Karang dan Pemandaian Air Hangat Arjosari.

Spoiler for goa gong
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 13/01/2010 06:35 PM
#73

Umbul Sidomukti

Keelokan alam menyergap begitu kaki kita menapaki pelataran lokawisata Girigahana Sidomukti. Hamparan sawah berundak, hutan pinus, air terjun, dan sungai kecil, begitu memesona. Jauh di seberang sana terlihat Bukit Kembar Cimanggal, Gunung Ungaran, dan Gunung Merbabu. Sebuah harmoni alam nan menawan.
Ya, suasana alam di Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang itu memang membuat pengunjung betah berada di sana. Apalagi air di kolam renang alam Umbul Sidomukti, yang disebut-sebut tertinggi se-Indonesia bahkan Asia itu, selalu baru alias fresh dari Tuk (mata air) Ngetihan yang mata airnya memiliki umbul (air yang memancar dari dalam tanah). Maka, di sana kita akan melihat semburan air secara alami ke udara, setinggi 1,5 meter dari dasar kolam.

Kolam di Umbul Sidomukti tergolong unik. Ia terletak di lereng Gunung Ungaran, persis di tepi jurang dan lembah Ungup-ungup. Jadinya kita seakan berada di puncak ketinggian atau kahyangan kalau berenang atau sekadar berendam di sana. Dan air umbul yang mengalir sepanjang tahun itulah sumber air utama untuk taman renang alam Umbul Sidomukti. Limpahan air tersebut meluber ke kolam di bawahnya, selanjutnya menuju kebun dan sawah-sawah. Yakinlah, kesegaran air tuk tersebut seolah mampu membasuh jiwa yang sedang penat.

Spoiler for umbul sidomukti
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Objek wisata Umbul Sidomukti yang dibuka 2 Agustus 2007 itu dibangun dengan desain kolam tradisional, bergaya minimalis dan menawarkan kenyamanan bagi pengunjung. Di tamannya banyak tempat duduk berundak model panggung terbuka sehingga pandangan bebas ke segala penjuru.

”Dinding kolam ini disusun dari tumpukan batu alam. Ini menjadikan penampilannya lebih unik, sederhana, dan terasa akrab bagi pengunjung,” kata Bambang Wijanarko, Manajer Lapangan PT Panorama Agro Sidomukti.

Bambang adalah yang dipercaya Siswono Yudohusodo (Direksi PT PAS) untuk mengelola kawasan wisata yang menjadi magnet baru turis lokal dan asing itu.

Kalau kita mau ke Girigahana Sidomukti, sekitar 50 meter setelah Pasar Jimbaran, Bandungan (dari arah Ungaran-Lemahabang), belok ke arah kanan, dan naik sekitar 3,5 kilometer. Sudah banyak penunjuk arah untuk ke lokasi. Kalau dari Semarang, jaraknya sekitar 40 kilometer.

Permainan Menantang

Siswono Yudohusodo terbilang jeli menangkap peluang keindahan alam Desa Sidomukti. Ia membuat konsep REAL atau Recreation (hiburan), Education (pendidikan), Adventure (petualangan), dan Leisure (pengisian waktu senggang). Di lahan PT PAS seluas 36 hektare tersebut, kini juga digunakan untuk outbound dan bumi perkemahan modern. Ada pula sekitar 400 hektare lahan Perhutani yang layak untuk wisata hutan.

Wisata Sidomukti tak sekadar menawarkan buaian alam, kesegaran udara, dan keindahan langit desa ini, tapi juga menantang pengunjung untuk menguji nyali. Di antara lembah yang ada terpasang flying fox sepanjang 110 meter dan 60 meter dengan ketinggian 70 meter. Dengan kedalaman lembah lebih dari 70 meter sangat mungkin flying fox tersebut yang tertinggi di Indonesia.

Spoiler for umbul sidomukti
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Atau, ingin meniti marine bridge (jembatan tali) sepanjang 60 meter dan terombang-ambing di atas jurang? Wow, tentu pengalaman sensasional, mendebarkan, dan mengasyikkan.

”Di lokasi ini juga ada outbond untuk perusahaan dan sekolah,” imbuh Bambang.

Untuk anak-anak tersedia wahana melatih keberanian dan sportivitas. Untuk mereka, ada flying fox anak sepanjang 15 meter. Fasilitas lainnya yaitu camping ground atau lokasi kemah. Di atas lahan itu pengunjung dapat menikmati malam di alam bebas. Pada tengah malam sunyi, gemeretak kayu api unggun menjadi musik tersendiri yang indah dan hangat, untuk mengusir udara dingin.

”Keajaiban” alam masih tersisa di lereng Gunung Ungaran. Jalur aliran air sungai yang jernih pada cekungannya menawarkan sensasi tersendiri. Biasanya, pengunjung secara rombongan menyusuri sungai kecil di lokawisata alam tersebut.

Sedot Pengunjung

Mengapa Umbul Sidomukti dalam waktu singkat menarik perhatian banyak orang? Tidak hanya warga Kabupaten Semarang yang suka menenangkan nurani di objek wisata itu. Orang-orang dari Kota Semarang, Salatiga, bahkan luar Jateng dan luar Jawa, tergoda oleh keelokan Umbul Sidomukti.

”Pada liburan Hari Raya Idul Fitri, jumlah pengunjung pernah mencapai lebih dari 1.000 orang sehari,” terang Bambang lagi. Sebuah angka yang fenomenal untuk kelas objek wisata yang tergolong anyar.

Spoiler for umbul sidomukti
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Yossiadie BS, Tim Kreatif Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Dispartabud) Kabupaten Semarang, salut atas inovasi, kreatif, semangat, dan kerja keras tim PT PAS. ”Kuncinya adalah profesional. Saya sepakat swastanisasi wisata berpotensi di kabupaten ini biar pariwisata bisa cepat maju,” tegas Yossi, penggerak One Day Tour di kabupaten tersebut. Ia juga berharap pucuk pimpinan eksekutif dan legislatif di Kabupaten Semarang dapat kompak mencintai pariwisata yang menjadi salah satu sektor andalan setempat.

Yossi juga mengatakan, selain alam Sidomukti menarik, PT PAS cukup pandai mencitrakan diri lewat publikasi dengan kalimat ”kolam renang alam tertinggi di Indonesia bahkan Asia”. ”Pernah diukur ketinggian kolam alam itu 1031 dpl,” tuturnya.

Umbul Sidomukti selain menawarkan panorama juga jalur trekking ke puncak Gunung Ungaran, Gua Jepang, dan Kebun Teh Medini. Yang pasti, Sidomukti yang telah menjadi paket agenda One Day Tour merupakan magnet baru wisata alami.

”Jangan Ada Hotel di Sini”

Banyaknya turis ke Umbul Sidomukti memberi peluang peningkatan kesejahteraan warga Desa tempat lokawisata tersebut berada. Peningkatan pendapatan tersebut bisa dilakukan dengan menyediakan homestay di rumah-rumah penduduk. Warga setempat juga perlu disiapkan untuk menyambut para tamu. Kamar tidur, ruang tamu, dan kamar mandi harus dijaga tetap bersih untuk tamu. Selain homestay, di kawasan PT PAS terdapat sejumlah vila untuk keluarga penikmat wisata alam.

Spoiler for umbul sidomukti
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


”Tidak perlu rumah bagus. Rumah bernuansa pedesaan tapi bersih mungkin lebih menarik perhatian tamu. Kesan agraris tetap harus terpelihara,” kata Yossiadie BS yang merangkap tim jelajah Dispartabud ini.

”Jangan sampai ada hotel besar di sini karena akan menghalangi view alam. Sebab di kawasan Bandungan dari Lemahabang sudah banyak hotel. Jika homestay dapat berkembang, perekonomian warga otomatis terangkat. Dan orang kota pastinya terkesima melihat kehidupan agraris.”

Keberhasilan PT PAS juga tidak luput dari keterlibatan masyarakat sekitar. Ada jasa pemandu kuda, ojek wisata (jekwis), dan pemandu wisata. Di desa itu juga dibentuk Kelompok Masyarakat Sadar Wisata.

”Selain ada petunjuk arah, warga turut memandu pengunjung yang hendak naik ke Umbul Sidomukti,” ucapnya seraya mengimbuhkan bahwa kawasan wisata Bandungan tidak segera dibenahi, orang akan memilih Sidomukti sebagai gantinya.

Akses Jalan

Hingga kini persoalan yang masih mengusik adalah soal akses jalan menuju wisata Umbul tersebut. Jalan naik menuju lokasi masih belum bagus. Kondisi jalan juga sempit.

Sejumlah pihak berharap akses jalan menuju objek wisata ini segera diperbaiki. Saat ini setidaknya ada 3,5 kilometer yang dalam kondisi tidak baik. Nino, pengunjung asal Semarang mengatakan, potensi wisata di Desa Sidomukti sangat besar.

Sinta, pengunjung lainnya, mengatakan aneka permainan seperti flying fox, marine bridge, kolam renang, dan pemandangan alam yang sangat indah di Sidomukti berpotensi mengundang banyak wisata. ”Akan lebih bagus kalau jalan menuju lokasi dalam kondisi baik,” tuturnya.

Pengaruh jalan juga dikhawatirkan pengelola. Jika hujan turun, jalan agak becek. ”Kami bersedia gotong royong membangun jalan bersama Pemkab Semarang. Kalau bisa juga dengan perusahaan lain yang memiliki tanah di lereng Gunung Ungaran ini,” tandas Bambang Wijanarko.

”Untuk simpangan roda empat sebenarnya masih bisa tapi sangat mepet. Memang banyak yang mengeluhkan kondisi jalan di sini,” ujar dia, ”Padahal, apabila pengunjung Umbul ini ramai juga berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).”

Sekda Ir Warnadi MM mengatakan, pada intinya Pemkab sangat mendukung rencana pembangunan jalan tersebut. Pemkab juga harus melakukan survei, jika layak mengapa tidak dibangun bersama.

Wah, bila jalan menuju ke sana mulus, akan semakin banyak orang memanjakan diri di Sidomukti.

Spoiler for umbul sidomukti
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 14/01/2010 12:15 AM
#74

Telaga Sarangan

Kurang lebih lima kilometer menjelang lokasi wisata Telaga Sarangan dari arah Tawangmangu, tanjakan Irung Petruk ( Hidung Petruk ) sekaligus jalanan turunannya, amat mendominasi. Bagi mobil yang mesinnya tidak prima, dijamin tidak bakal kuat melewati tanjakan-tanjakan tersebut. Sebaliknya cara mengerem yang betul pun harus kita perhatikan ketika menuruni turunan-turunan yang amat curam, kalau tidak mau rem mobil menjadi blong.
Ada sekitar delapan mobil yang tidak kuat menaiki tanjakan-tanjakan dari arah Telaga Sarangan kearah Tawangmangu ketika kami melintas. Terutama menjelang tanjakan Cemoro Sewu, yang merupakan tanjakan super tajam. Iseng-iseng kami berhenti sebentar di Cemoro Sewu, kemudian berbincang sebentar dengan Pak Arifin dan bertanya," Kenapa ya Pak ada mobil yang tidak kuat naik, bukankah dia tahu kalau medan yang akan dilalui itu terjal ?," Pak Arifin mengatakan ," Biasanya mobil-mobil yang mogok tersebut ( tidak kuat naik ) adalah orang yang belum tahu medan," jawab Pak Arifin.

Spoiler for sarangan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Begitulah jalanan menuju Telaga Sarangan dari arah Tawangmangu, yang penuh dengan tanjakan dan turunan yang tajam serta berliku-liku. Namun jangan khawatir, kita akan disuguhi oleh pemandangan hutan yang hijau, angin pegunungan yang sejuk dan panorama yang menyejukkan hati. Sesaat kemudian sampailah kami di pintu gerbang Telaga Sarangan, dari gerbang tiket kita mesti masuk ke dalam lagi kurang lebih 500 meter lagi untuk sampai di telaga. Sepanjang jalan menuju telaga, di kanan kiri jalan dipenuhi oleh orang berjualan baju yang bergambar Telaga Sarangan.

Sampai di telaga pun hampir menjumpai suasana yang sama seperti jalanan uatama untuk masuk ke telaga ini. Hanya dipisahkan jalanan yang hanya pas untuk dua mobil, diseberang jalan hampir dipenuhi orang berjualan souvenir dan barang-barang kerajinan lainnya dari Kabupaten Magetan. Agak sulit juga untuk mendapatkan tempat parkir karena suasana yang sangat ramai, namun setelah berputar-putar selama kurang lebih lima belas menit akhirnya dapat lokasi pakir juga. Setelah keluar dari mobil, kami mendapati cuaca disini yang lumayan panas, mungkin karena tempatnya terbuka dan ditambah dengan angin kemarau yang kering.

Dilihat dari lokasinya, Telaga Sarangan merupakan obyek wisata alam di lereng sebelah timur Gunung Lawu, sekitar 16 km arah barat kota Magetan. Dengan luas sekitar 30 hektare dan kedalaman kurang lebih 28 meter dengan dilengkapi fasilitas hotel atau penginapan, jasa perahu dan jasa berkuda sangat cocok sebagai tempat rekreasi keluarga. Fasilitas rekreasi pertama yang kami tuju adalah naik speed boat, karena kebetulan selepas parkir mobil langsung dihampiri oleh Pak Warsono ( 46 ) salah satu pengemudi boat. Setelah ada kesepakatan harga, yaitu 35 ribu rupiah untuk satu kali trip akhirnya kami pun mengelilingi telaga dengan boat.

Spoiler for sarangan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Dari dalam boat, air telaga kelihatan surut sekali, kurang lebih surut sekitar delapan meter. Karena batas dari air pasang sampai dengan air surut kelihat sangat jelas. Hal ini diakibatkan oleh jarangnya hujan karena kemarau panjang. “ Kalau musim hujan, air danau naik dan pemandangan terlihat lebih indah Pak, “ Kata Pak Warsono sambil mengemudikan perahu. Sambil mengemudikan boat nya, Pak Warsono terus ngobrol tentang telaga sarangan dengan kami. Termasuk adanya Labuh Sesaji, yaitu sebuah upacara ritual “Bersih Desa" yang diselenggarakan setiap tahun pada hari Jum’at Pon pada bulan Ruwah. Bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat desa atas berkah dari Yang Maha Kuasa atas segala berkah yang diberikan dengan wujud pelarungan persembahan ke dalam telaga.

Setelah berputar hampir dua puluh menit, kami tiba kembali di tempat semula dan bersiap untuk mengitari telaga dengan jalan darat. Sebetulnya tertarik juga untuk mengelilingi telaga dengan naik kuda, namun karena cuaca siang itu cukup panas, akhirnya kami memutuskan untuk mengitari telaga dengan mobil. Sambil berjalan pelan dengan mobil, kami memeperhatikan sekeliling. Selain para penjual baju dan souvenir, ternyata rumah makan yang ada didominasi oleh soto ayam dan sate kelinci.

Sate kelincilah yang menjadi pilihan kami, karena kebetulan di putaran akhir mobil, ada pedagang sate kelinci keliling yang membawa gerobagnya. Akhirnya kami turun dari mobil dan menimati lezatnya sate kelinci di tepi telaga. Saat-saat seperti ini memang jarang sekali kami temukan maka dari itu makan di tepi telaga sangat kami nikmati beserta seluruh rombongan yang ikut. Tak terasa setelah lama bersenda gurau, matahari pun mulai bergera ke ufuk barat, saatnya kami melanjutkan perjalanan.

Spoiler for sarangan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
dittanyaa - 14/01/2010 08:30 AM
#75

bagus banget threadnya oom. selama ini saya mau keliling suka malah jadi bingung mau kemana. tahun kemaren pertama kali ke lombok dan ternyata bagus banget! baru sadar indonesia itu benar-benar eksotis dan cantik juga bersejarah setelah ngeliat tkp langsung. sekarang malah ketagihan pengen keliling2 sekitar indonesia. rencananya tahun ini saya mau ke karimun jawa dan overland jawa-bali. moga2 aja jadi. makasih ya TS infonya.

iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
ilovekaskus
kadalxburik - 14/01/2010 02:15 PM
#76

Quote:
Original Posted By dittanyaa
bagus banget threadnya oom. selama ini saya mau keliling suka malah jadi bingung mau kemana. tahun kemaren pertama kali ke lombok dan ternyata bagus banget! baru sadar indonesia itu benar-benar eksotis dan cantik juga bersejarah setelah ngeliat tkp langsung. sekarang malah ketagihan pengen keliling2 sekitar indonesia. rencananya tahun ini saya mau ke karimun jawa dan overland jawa-bali. moga2 aja jadi. makasih ya TS infonya.

iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
ilovekaskus


sama2 gan...iloveindonesia
kadalxburik - 14/01/2010 05:09 PM
#77

Lava Tour Kaliadem

Sore itu cuaca cukup panas, kabut tipis mulai menyelimuti Puncak Merapi, namun suasana di Kawasan Wisata kaliadem malah bertambah ramai. Ratusan orang memadati kawasan tersebut, menyebar ke berbagai tempat, dari jauh terlihat warna-warni. Kontras sekali dengan lahar merapi yang telah mengering, berwarna putih dan hampir menutupi seluruh tempat ini.
Begitu tiba di lokasi, langsung saja kami menuju bunker yang telah menewaskan petugas penyelamat Merapi beberapa bulan yang lalu. Karena memang sejak lama sudah penasaran ingin melihat seperti apa rupa bunker tersebut. Bunker tersebut memang tertimbun lahar yang mengering, kecuali hanya menyisakan ruangan terbuka di depan pintu yang sengaja dibersihkan untuk mengenang relawan tanpa tanda jasa yang telah gugur.

Spoiler for kaliadem
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Terus menuju ke dalam, kami mendapati pemandangan yang hampir sama, semua tanah hampir berwarna putih semua karena tertutup lahar yang mengering. Ketika kami terus melangkah, dihadapan kami terdapat sebuah batu besar yang berasal dari letusan Merapi sebelumnya. Batu Gajah yang berukuran panjang kurang lebih lima meter dan lebar kurang lebih 4 meter ini sudah ditemukan sejak tahun 1971.

Ketika sudah mulai lelah mengelilingi kaliadem, obrolan kami pun beralih tentang sosok Mbah Marijan sebagai ikon penunggu Merapi. Sesaat kemudian, Nur Cahyono ( 24 ) pemandu kami mengatakan,” Tempat Mbah Marijan tidak jauh dari sini kok Mas, kalau mau saya anterin,”. Tanpa berpikir panjang, ajakannya langsung kami iyakan. Rumah Mbah Marijan hanya berjarak kurang lebih 200 meter dari tempat Wisata Kaliadem.

Sesaat kemudian kami memasuki pekarangan Mbah Marijan, setelah menunggu beberapa saat ( karena harus bergiliran dengan yang lain ) akhirnya kami masuk. Setelah bersalaman dengan Mbah Marijan kami dipersilahkan duduk sembari disuruh mencicipi kue khas lebaran yang tersedia di meja. Dengan bahasa Jawa yang terkadang kurang jelas, Mbah Marijan ngobrol tentang segala hal, baik tentang Merapi maupun tentang filosofi hidup,.

Spoiler for kaliadem
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Waktu muda dulu saya mengelilingi Merapi dua kali dalam waktu seminggu. Tapi sekarang paling-paling hanya melingkari punggung Merapi, saya sudah tua jadi tenaga semakin berkurang,” tutur Mbah Marijan sambil melihat satu per satu tamu yang ada di depannya. Kebanggaan menjadi Abdi Dalem Keraton Yogjakarta juga menjadi filosofi hidup Mbah Marijan tersendiri, “ walaupun hanya bergaji delapan ribu rupiah per bulan, namun menjadi Abdi Dalem adalah sebuah pengabdian yang tulus terhadap Keraton, dan hal hal ini tidak bisa dinilai dengan uang semata,”.

Sayang sekali waktu kami di sana Mbah Marijan tidak bersedia di foto dengan alasan yang tidak bisa disebutkan. Selepas dari sini, kami masih berkeliling di sekitar Kaliadem, diantaranya melihat gedung pertemuan yang terlihat cukup mewah yang ada di salah satu sisi Kaliadem. Gedung ini hampir saja runtuh karena wedhus gembel Merapi pada bulan Juni 2006 kemarin, beruntung lahar Merapi hanya mengenai pagarnya.

Spoiler for kaliadem
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Secara keseluruhan Lava Tour kaliadem yang terletak Dusun Kaliadem, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman-Yogyakarta ini cukup menarik untuk dinikmati. Karena selain kita bisa menikmati pemandangan Puncak Garuda ( salah satu Puncak Merapi yang tertinggi ), melihat Kali gendol yang dalam sekali sebagai aliran lahar Merapi juga bisa ketemu dengan Mbah Marijan yang menjadi ikon Merapi.

Apalagi akses untuk menuju ke tempat ini yang relatif mudah, karena mobil bisa parkir di pinggir lokasi wisata. Jalanan yang kita lalui dari jalan raya Kaliuarng-Yogyakarta juga relatif mulus. Namun kurang lebih 5 kilometer menjelang lokasi wisata, jalanan menyempit, turun naik, sehingga kita harus waspada. Ibaratnya kalau kita mau “napak tilas’ wedhus gembel Merapi dapat kita saksikan di kaliadem.

Spoiler for kaliadem
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 14/01/2010 05:14 PM
#78

Pulau Onrust

Sekali berlayar dua tiga pulau terlampaui, Itulah pepatah yang bisa dikatakan ketika berkunjung ke P. Onrust. Karena selain Pulau Onrust, dalam hitungan menit yang ditempuh dengan perahu, kita akan bisa mencapai Pulau Bidadari dan Pulau Cipir. Maka dari itu ketika berkunjung ke Onrust, harus berkunjung ke dua pulau lain didekatnya kalau tidak mau rugi.

Pelan-pelan kapal kami merapat di Pulau Onrust, salah satu gugusan pulau di Kepulauan Seribu. Dari jauh terlihat beberapa bangunan tua yang sudah tua dan rusak. Dermaga yang tidak terlalu bersih, kalau tidak mau dikatakan kotor menyambut kedatangan para wisatawan. Kami pun langsung bergegas mengelilingi Onrust yang konon katanya semasa penjajahan Belanda merupakan salah satu tempat tersibuk sebagai pusat persinggahan kapal VOC ( Verenidge Oost Indische Compagnie ).

Walaupun sekilas terlihat porak-poranda, namun kebersihan pulau ini nampak sekali sangat diperhatikan. Karena berdasarkan keputusan Gubernur KDKI Jakarta N. Cb.11/2/16/1972 dinyatakan sebagai pulau bersejarah yang dilindungi. Dan selanjutnya sesuai dengan Keputusan Gubernur Propinsi DKI Jakarta No : 134 tahun 2002 Taman Arkeologi Onrust ditetapkan sebagai UPT di lingkungan Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Propinsi DK Jakarta.

Pulau ini sangat mudah dicapai dengan transportasi laut, bisa melalui Muara Kamal, Muara Angke dan Pantai Marina Ancol dengan jarak kurang lebih 14 kilometer dapat ditempuh selama dua puluh menit. Onrust sendiri menurut Bahasa Belanda artinya “tanpa istirahat” atau sibuk atau dalam Bahasa Inggrisnya Unrest. Penduduk setempat menyebut Pulau Kapal, Karena pada abad 17-18 pulau ini sangat sibuk disinggahi kapal-kapal VOC. Selain itu Pulau Onrust sebagai tempat perbaikan dan pembuatan kapal, sehingga memang benar-benar pulau ini sangat sibuk pada masa itu.

Museum Onrust adalah satu-satunya bangunan yang masih berdiri dengan utuh. Di museum ini tercatat dengan rapi berbagai perkembangan pulau ini dari waktu ke waktu. Sejarah singkatnya : antara tahun 1803-1810 Pulau Onrust 3 kali digempur oleh Inggris, dan terakhir pada tahun 1810 armada Inggris yang dipimpin oleh Admiral Edward Pellow menghancurkan sarana dan prasarana Pulau Onrust. Pada tahun 1848 mulailah Pulau Onrust dan sekitarnya oleh Belanda difungsikan kembali menjadi pangkalan Angkatan Laut. Namun prasarana ini kembali hancur akibat gelombang tidal ( letusan Gunung Krakatau tahun 1883 ).

Pada awal masa kemerdekaan, Pulau Onrust dimanfaatkan sebagai Rumah Sakit Karantina bagi penderita penyakit menular dibawah pengawasan Departemen Kesehatan RI hingga awal 1960. Kemudian sejak 1960 sampai dengan 1965 dimanfaatkan untuk penampungan gelandangan dan pengemis serta latihan militer. Pada tahun 1968 terjadi penjarahan besar-besaran di Pulau Onrust, sehingga bangunan-bangunan bersejarah tinggal puing-puingnya saja. Selain bangunan museum yang utuh, beberapa bangunan lain yang tinggal pondasinya adalah barak haji, barak karantina penyakit dan barak-barak prajurit. Terdapat pula kuburan prajurit Belanda yang gugur disini, serta kuburan tahanan pribumi.

Tidak ada fasilitas – fasilitas di pulau ini, seperti penginapan, tempat bermain, yang ada hanyalah beberapa warung makanan penduduk yang kurang teratur, sehingga agak sedikit menganggu keindahan pulau ini. Berkunjung ke pulau ini merupakan wisata sejarah, karena memang pulau ini kurang menampakkan wajahnya sebagai pulau wisata. Setidaknya dengan berkunjung ke Pulau Onrust, kita bisa ikut merasakan salah satu perjalanan panjang sejarah Bangsa Indonesia.

Spoiler for onrust
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for onrust
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for onrust
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for onrust
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 14/01/2010 05:17 PM
#79

Telaga Ngebel Ponorogo

Udara sejuk dan angin sego-sepoi menyelimuti obyek wisata Telaga Ngebel. Panorama asri dan indah mempesona pengunjungnya. Para pencari ikan asyik menangkapi penghuni telaga. Lalu sajian ikan bakar dari telaga kian menambah betah siapapun yang hadir disana.
Telaga Ngebel cukup unik dan menarik dibandingkan dengan telaga-telaga lain yang ada di wilayah Jawa Timur. Telaga anggun yang cukup luas ini dikelilingi rimbunnya pepohonan lereng gunung. Kondisi alamnya sangat berprospek baik bila dikembangkan lebih lanjut bahkan dapat menjadi aset Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam meningkatkan perekonomian, khususnya bagi masyarakat sekitar obyek wisata itu sendiri.

Telaga Ngebel ibarat tambang emas yang menunggu sentuhan investor, sehingga dapat bersolek dan menjadi ikon kedua di Kabupaten Ponorogo setelah kesenian Reog. Obyek wisata ini layak untuk dikunjungi lantaran masih bersuasana alami dan indah. Kondisi seperti ini dipastikan mampu menghilangkan kepenatan atau kelelahan usai didera kesibukan sehari-hari.

Konon cerita yang berkembang di masyarakat, Telaga Ngebel mempunyai cerita unik yang didasarkan pada kisah seekor ular naga bernama "Baru Klinting". Sang Ular ketika bermeditasi secara tak sengaja dipotong-potong oleh masyarakat sekitar untuk dimakan. Secara ajaib sang ular menjelma menjadi anak kecil yang mendatangi masyarakat dan membuat sayembara, untuk mencabut lidi yang ditancapkan di tanah.

Namun tak seorangpun berhasil mencabutnya. Lantas dia sendirilah yang berhasil mencabut lidi itu. Dari lubang bekas lidi tersebut keluarlah air yang kemudian menjadi mata air yang menggenang hingga membentuk Telaga Ngebel.

Legenda Telaga Ngebel, terkait erat dan memiliki peran penting dalam sejarah Kabupaten Ponorogo. Konon salah seorang pendiri Kabupaten ini yakni Batoro Kantong. Sebelum melakukan syiar Islam di Kabupaten Ponorogo, Batoro menyucikan diri terlebih dahulu di mata air, yang ada di dekat Telaga Ngebel yang kini dikenal sebagai Kucur Batoro.

Buat Jalan Tembus

Bupati Ponorogo Muhadi Sujono mengakui Telaga Ngebel memang cukup potensial untuk dikemhangkan menjadi daerah tujuan wisata sekaligus sebagai penopang ekonomi masyarakat maupun daerah kabupaten itu sendiri. Namun satu hal yang menjadi kendala aset menuju ke obyek ini baru bisa ditempuh melalui satu jalur, sehingga membuat para investor enggan melirik atau menanamkan modalnya untuk membangun obyek wisata pendukung (sport tourism) di telaga ini.

Dalam waktu dekat, Kabupaten Ponorogo akan bekerja sama dengan kabupaten Madiun dan Nganjuk untuk membuat jalan tembus menuju ke Telaga Ngebel. "Saya akan mengusulkan rencana proyek ini ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar dapat segera terealisasi," kata Muhadi Sujono. Dia yakin dengan adanya beberapa alternatif jalan menuju obyek wisata Telaga Ngebel, tidak menutup kemungkinan investor akan tertarik untuk menanamkan modalnya disini.

Kabupaten Ponorogo, cukup kaya akan potensi pariwisatanya, baik wisata budaya maupun wisata alam. Salah satunya event nasional yang berakar dari tradisi masyarakat, yaitu Grebeg Suro yang biasanya digelar pada Festival Reog Nasional. Kegiatan ini dikemas secara matang sehingga cukup layak jual di pasar Wisata internasional. Event Grebeg Suro telah menjadi kalender wisata nasional, dan cukup menarik bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung di kota kecil di Jawa Timur ini.

Sedangkan kesenian reog sudah menjadi identitas bagi kabupaten Ponorogo. Oleh karenanya kabupaten ini disebut juga dengan Kota Reog. Pentas seni reog sudah dikenal luas di Indonesia bahkan mancanegara. Di setiap sudut kota dapat dijumpai miniatur-miniatur reog.

Tips Perjalanan

0byek wisata Telaga Ngebel terletak sekitar 24 km kearah timur laut dari pusat kota Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, tepatnya berada di Gunung Wilis dengan ketinggian 750 meter diatas permukaan laut, dengan suhu sekitar 22 derajad celcius. Luas permukaan telaga 15 km dengan dikelilingi jalan sepanjang 5 km. Panoramanya sangat indah dan menakjubkan. Udaranya sejuk dan kondisi alamnya masih asri.

Di kawasan Telaga Ngebel, aneka ragam buah sepertu durian, manggis, dan pundung. Di Telaga Ngebel setiap satu tahun sekali diselenggarakan ritual budaya berupa Larungan Sesaji pada tahun baru Hijriyah/Tahun baru Islam 1 Muharam atau 1 Suro.

Spoiler for ngebel
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for ngebel
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for ngebel
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
Dhanieth - 14/01/2010 07:37 PM
#80

wah, info berguna nih, salute bwt TS nya...
update trs ya bwt TS nya.. heheheiloveindonesia
Page 4 of 27 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›
Home > LOEKELOE > TRAVELLERS > Domestik > Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)