Domestik
Home > LOEKELOE > TRAVELLERS > Domestik > Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Total Views: 91926 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 8 of 27 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 >  Last ›

kadalxburik - 18/03/2010 01:35 PM
#141

Berpetualang Jalan Kaki di Parapat

Berjalan kaki menyusuri Parapat, banyak hal menarik didapat. Di balik jalannya yang berliku dan turun-naik, Parapat menyimpan begitu banyak bangunan tua berarsitektur menggoda.

Parapat adalah kelurahan di tepi teluk di Danau Toba, masuk Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Lebih dari 90 persen penduduknya beretnis Batak Toba, Karo, Simalungun, dan Pakpak. Selebihnya, etnis Jawa, Sunda, Padang, dan China. Tak heran jika di kota kecil ini terdapat gereja Protestan dan Katolik, masjid, dan wihara.

Berjalan kaki menyusuri Parapat mengingatkan kita pada dahsyatnya letusan gunung api di sana ribuan tahun lalu. Letusan itu membentuk danau berukuran 100 km x 30 km dan berada 1.000 meter dari permukaan laut, dengan Pulau Samosir di tengahnya. Menakjubkan.

Rasa takjub sebenarnya sudah muncul jauh sebelum memasuki Parapat. Lepas dari Pematang Siantar, dari atas ketinggian tebing curam, kita sudah disuguhi keindahan Danau Toba yang menghampar biru di kejauhan. Hingga setengah jam kendaraan menuruni bukit terjal dan berkelok-kelok di bibir kawah Danau Toba, dapat disaksikan sisa muntahan bebatuan dan abu vulkanik yang menurut peneliti Universitas Teknologi Michigan, Amerika Serikat, sebagai bekas letusan mahadahsyat pada 75.500 tahun lalu. Letusan itu memuntahkan bebatuan dan abu vulkanik hingga radius 2.000 km² serta menimbulkan kegelapan selama dua minggu.

Petualangan jalan kaki saya mulai dari tengah kota, di perempatan jalan depan Inna Parapat. Hotel ini dibangun tahun 1911 dan menjadi hotel pertama di kota itu.

Dari sini saya menyusuri Jalan Marihat menuju kawasan Tanjung Sipora-pora hingga ke ujung barat. Jalan kecil berliku dan turun-naik cukup menguras tenaga. Di sepanjang jalan terdapat beberapa bangunan tua dengan arsitektur bergaya kolonial Belanda, sebagian besar kurang terawat.

Wisata arsitektur

Di kawasan paling ujung, kembali saya menemukan hal menakjubkan. Sebuah bangunan kuno berdiri kokoh di ujung tanjung bertebing sangat curam. Di kejauhan, di depannya terlihat fatamorgana Pulau Samosir bertemu dengan daratan Sumatera. Jika cuaca cerah, pada sore hari dari gedung ini terlihat jelas proses matahari terbenam di fatamorgana Samosir.

Di tempat ini, pada 1 Januari 1949, Presiden Soekarno diasingkan Belanda. Bung Karno bersama Agus Salim dan Sutan Syahrir dipindahkan ke sana setelah sebelumnya diasingkan di Brastagi, Kabupaten Karo.

Pesanggrahan buatan tahun 1820 itu berukuran 10 meter x 20 meter, dikelilingi halaman seluas dua hektar. Bangunannya bergaya arsitektur neoklasik atau dikenal sebagai Indische Architectuur.

Dari pesanggrahan ini saya jalan memutar menuju timur. Di sisi kanan ada beberapa bangunan tua dan di sisi kiri Danau Toba menghampar, sementara jauh di seberangnya terlihat mobil kecil-kecil melaju mengisi kesibukan lalu lintas Trans-Sumatera.

Dari sini saya kembali ke tempat awal dan langsung menuju kawasan timur Parapat melalui Jalan Bukit Barisan. Jalanan menanjak curam. Di sisi kiri-kanan jalan sangat banyak terdapat bangunan bergaya arsitektur kolonial. Beberapa di antara bangunan tua itu dijadikan kantor instansi pemerintah.

Kawasan ini tampaknya menjadi pusat kota tua Parapat. Soalnya dari seluruh tempat di Parapat hanya di kawasan ini cukup banyak terdapat bangunan bergaya arsitektur kolonial.

Gaya arsitektur bangunan di kawasan ini merupakan perpaduan selaras antara tiga unsur: tradisional, modern, dan tropis. Karya arsitektur yang ada umumnya menunjukkan perhatian besar pada iklim tropis Parapat terlihat pada jendela dan kisi-kisi ventilasi yang menjulang tinggi dari lantai ke langit-langit.

Meski Parapat kota sejuk, jendela dan kisi-kisi itu difungsikan juga sebagai corong pergantian udara dan juga agar penghuni dapat leluasa memanfaatkan cahaya matahari.

Di tempat ini terdapat beberapa bangunan dengan gaya arsitektur dipengaruhi aliran Delf. Hal ini terlihat dari upaya menggabungkan bangunan kotak dengan sistem kisi (grid) rasional, yang kemudian diperkaya dengan unsur pracetak untuk dinding luar.

Di bagian tengah kawasan timur ini terdapat bangunan gereja HKBP, mewakili arsitektur transisi klasik Eropa, terlihat modern tetapi tetap berciri tropis.

Di Parapat, bangunan tempat peristirahatan umumnya terinspirasi arsitektur vernakular Nusantara dengan adaptasi pada iklim. Ciri khasnya, halaman rumah adalah rerumputan yang menghampar luas.

Bagi orang Batak, rumah memang lebih dari sekadar tempat tinggal, tapi juga bangunan yang ditata secara perlambang, berkonteks dengan sosial budaya dan status kedudukan di dalam masyarakat.

Potensi besar

Meski Bung Karno sangat singkat bermukim di Parapat, tetapi dia menorehkan sejarah baru dengan memprakarsai berdirinya masjid di kota ini.

Pada tahun 1949, saat hendak melaksanakan salat Jumat, Bung Karno tidak menemukan masjid di kota ini. "Di sini belum ada masjid. Dirikanlah masjid untuk shalat orang-orang Islam yang singgah," ujar Bung Karno.

Mendengar ucapan sang Proklamator, Abdul Halim Pardede mewakafkan sebidang tanahnya untuk pembangunan Masjid Taqwa.

Parapat tentunya tak hanya bersejarah bagi umat Muslim, tetapi juga sangat bersejarah bagi umat Nasrani Batak Toba. Pada tahun 1909 dilakukan proses permandian suci oleh Pendeta Theis terhadap 38 orang Batak di kota ini setelah pada 12 Februari 1900 Pendeta Samuel Panggabean dan Friederich Hutagalung diutus ke daerah sekitar Danau Toba untuk menyebarkan agama Kristen.

Dari sini terlihat Parapat memiliki wisata alam, wisata arsitektur, dan potensi wisata rohani, wisata sejarah, bahkan wisata kuliner.

Parapat memiliki kuliner yang menarik, seperti lomok-lomok (lemak), ikan naniura (ikan mas yang dimasak pakai asam), ikan naniarsik (ikan mas yang diarsik), lapet, dali (susu sapi), sop ikan danau toba (nila) asam pedas, ikan bakar hopar, dan ikan pora-pora goreng. Memang kuliner khas Batak ini baru bisa dinikmati di hotel-hotel berbintang dengan harga relatif mahal, sementara sajian di kedai-kedai pinggir jalan saya agak meragukan kehalalannya.

Sayangnya, Parapat dengan segala potensinya tak kunjung mampu menarik wisatawan. Parapat terlalu sepi jika dibandingkan dengan Bali. Sepanjang hari hanya saya seorang diri yang menyusuri kota wisata ini

Spoiler for parapat
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for parapat
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for parapat
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
acienthero - 27/03/2010 03:35 AM
#142

wah, thanks dah masukin prapat om. tp mang om gk ke samosir nya?

nice thrade om.. iloveindonesia
kadalxburik - 30/03/2010 04:08 PM
#143

Tanah Toba yang Indah

Kali ini saya menuliskan rute perjalanan yang kami ambil jadi seandainya ada rekan2 yang mau kesana bolehlah ikutan rute ini, kalau pergi ngajak2 ya. Soalnya saya tinggalnya di Medan bukan di Jakarta. Saya minta maaf kalau tidak bisa menjawab dan mengucapkan terimakasih untuk komentar pada tulisan tersebut.Saya tidak bisa log in ke KOKI dan rasanya tinggal email dari kantor nih yang belum dipake untuk register tapi rasanya kok ga etis ya?

Terimakasih untuk semua komentarnya dan untuk yang berencana pengen ke Danau Toba, kali ini saya berikan rute yang kemarin kita ambil. Selamat menikmati dan merencanakan liburannya.

Rute biasa yang diambil orang-orang atau wisatawan kalau pergi around the island lewat darat biasanya adalah dari Tuk-Tuk ke Siallagan (kursi batu), Simanindo(Tor-Tor Batak) terus ke Pangururan ke lereng Pusuk Buhit mengunjungi Aek Rangat (pemandian air panas) lalu meneruskan perjalanan hingga akhirnya kembalinya ke Tuk-Tuk melalui Tomok.

Kalau dulu ketika masih banyak sekali tamu masih ada rute untuk trekking ke puncak Pusuk Buhit lalu ke Danau Sidihoni. Mungkin banyak banget yang tidak tahu kalau di puncak Pulau Samosir yang berada di Danau Toba masih ada danau kecil tapi ya perjalanan kesana melelahkan. Tetapi rasa lelah tidak terlalu terasa karena sepanjang perjalanan kita pasti disuguhi pemandangan indah. Turunnya ke Tomok dan makan malam di sana.

Dulu kita biasa pergi naik sepeda motor keliling Pulau Samosir dan kita selalu pergi ke Danau Sidihoni. Danau ini adalah danau kecil, saya lupa nama desanya, penduduknya tidak terlalu banyak dan kalau kita ke sana pada hari Minggu kita pasti bisa mendengar koor dari gereja yang ada di sekitar danau. Jadi suasananya benar –benar syahdu. Dulu diantara para wisatawan kita suka mengatakan anekdot “A lake in the island and an island in the lake and the lake in the island” bingung kan?

Dalam perjalanan kemarin, kita melakukan perjalan dengan sepeda motor (sewa sepeda motor Rp 50.000/hari termasuk driver/pemandunya) mengambil rute dari Tuk-Tuk langsung menuju ke Simanindo, tidak singgah di Siallagan karena sudah sering (buat teman-teman yang memang belum pernah ke Danau Toba ada baiknya singgah di Siallagan). Di Simanindo kita menikmati sajian Tor-Tor Batak yang moga-moga diijin tampil di KOKI sama Mamak Presiden. Lalu kita langsung menuju ke Aek Rangat (pemandian air panas) di lereng Pusuk Buhit tetapi kita tidak berhenti untuk menikmati.

Uda (panggilan untuk Bapa Uda/Pak lik) pemilikPoppy’s Guest House tempat kita nginap yang sekaligus juga adalah mantan bos saya karena beberapa tahun lampau saya bekerja di guest housenya kali ini menjadi pemandu kita mengatakan dia punya rute yang jauh lebih menantang dan kita manut karena memang dia tahu sekali hampir semua rute di pulau Samosir.

Rute biasa setelah dari Aek Rangat kita akan kembali ke Pangururan lalu dari sana meneruskan perjalanan tetapi kali ini kita tidak kembali ke Pangururan melainkan meneruskan perjalanan dari Aek Rangat menuju ke Sianjur Mula-Mula yang menurut sejarah orang Batak adalah asal dari nenek moyang orang Batak. Di Sianjur Mula-Mula terdapat monumen yang menceritakan asal-usul dan kisah orang Batak. Tetapi yang paling menyenangkan adalah perjalanan menuju ke sana karena kita akan berada di sisi lain dari Pusuk Buhit yang berarti memandangi Danau Toba dari sisi yang lain. Dan pemandangan yang kita dapati merupakan sebuah pemandangan yang spektakular!! Dari sini kita bisa menikmati pemandangan seluruh Danau Toba.

Kita meneruskan perjalanan untuk menuju ke Harian Boho dimana untuk pertama kalinya saya tahu memiliki sebuah air terjun yang sangat indah.Tidak seperti Tongging dengan jatuhannya yang sangat tinggi, air terjun di Harian Boho tidak tertalu tinggi tetapi sangat deras. Mungkin seperti air terjun Jurug Sewu di Sarangan lereng kaki gunung Lawu. Tetapi jatuhannya lebih deras dan bendungan air dibawahnya lumayan besar dan bersih. Sayang tidak bawa baju ganti, kalau ada baju ganti kita pasti mandi di sana.

Dan sekali lagi, selain air terjunnya perjalanan ke sinilah yang lebih mengasyikkan. Itu kita hampir seperti mendaki sampai ke dataran yang paling tinggi dimana kita bisa bertemu dengan angkutan dari Sidikalang menuju ke Medan (saya tidak ingat lagi nama tempatnya kalau ada yang tahu mohon diberi tahu ya) lalu dari titik pertemuan itu turun lagi sampai ke pinggiran Danau Toba dan kemudian naik lagi diantara sawah-sawah dan ladang penduduk di Harian Boho menuju ke Air Terjunnya.

Dari Harian Boho kita kembali ke titik pertemuan tadi lalu meneruskan perjalanan,maaf banget saya tidak begitu ingat rutenya tetapi yang pasti kita menyusuri sisi lain Pusuk Buhit hingga akhirnya kita kembali ke Pangururan. Bisa dikatakan kita mengelilingi Pusuk Buhit dan menyaksikan Danau Toba dari setiap sisi sehingga pada tempat tertentu kita tidak lagi bisa melihat Danau Toba hanya perkampungan dan hamparan sawah yang menghijau. Dan di titik paling ujung pandangan kita terlihat jajaran Bukit Barisan.

Saya sendiri selama perjalanan sering berpikir kita ada dimana?lalu nanti kita keluar dari mana? Apakah kita turun ke Tomok atau kemana? Dan kita ternyata kembali ke Pangururan.Ini artinya kita menghabiskan waktu hanya menyusuri pemandangan dengan mengelilingi Pusuk Buhit.

Sebuah perjalanan yang betul-betul melelahkan, menantang dan terbayar impas. Sebuah perjalanan yang membuat saya mengamini kata-kata orang Batak tentang Tano Toba nauli (Tanah Toba yang indah) bukan hanya Tao Toba nauli ( Danau Toba yang indah)

Spoiler for toba
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for toba
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for toba
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for toba
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


ilovekaskusilovekaskusilovekaskus
kadalxburik - 30/03/2010 04:11 PM
#144

Ini Medan, Bung!

Jumat siang. Bandara Polonia. Disambut oleh hujan.Tanah Deli, saya datang! Jakarta-Medan, dua jam di angkasa. Terbang bersama si burung bersayap baja. Tertidur di antara lembutnya awan pagi. Meski si burung terlambat satu jam dari jadwal terbang, akhirnya saya sampai juga ke Tanah Deli ini. “Ini Medan, bung!”, begitu ingat saya.

Bandara Polonia.

Dingin dan gerimis belum berhenti. Sayangnya, kali ini saya salah perhitungan. Tidak akan menyangka akan surprise disambut oleh hujan. Saya lupa membawa jaket berponco. Ugh! Dan sayangnya lagi, entah mengapa, kali ini hujan tidak begitu bersahabat. Dia membuat kepala berdenyut, nyut-nyut-nyut.

Hap-hap-hap.

Secepatnya menarik barang-barang dari bagasi row lalu bergegas ke luar bandara mencari kendaraan. Dan, hap-hap-hap, terduduklah saya di sebuah rumah makan yang sangat sederhana. Rumah makan sop “Sipirok”, namanya. Tapi sangat ramai dikunjungi. Apa sih yang di sajikan oleh rumah makan itu?

Makan apa?

Rumah makan Sipirok menyediakan menu special sop daging. Sop daging di sini adalah daging kerbau, bukan sapi. Dan yang paling istimewa adalah sop tulang sumsum-nya. Awalnya, saya terheran. Waduh, kerbau yah? Secara saya belum pernah menyantap daging kerbau, saya agak khawatir juga. Takut-takut bila daging kerbau tsb tidak sama rasanya dengan daging sapi yang lebih sering saya santap di Jakarta.

Hmm, nyummmi.

Ternyata daging kerbau yang saya santap tsb sama enaknya dengan daging sapi yang biasa saya makan. Dagingnya empuk, dipadukan dengan kuah sop yang kuat bumbu rempahnya, alhasil menjadikan padanan yang sangat sedap sekali. Gerimis dan sop panas? Apalagi namanya kalau bukan :mantap!

Hari pertama sesampai saya di kota Medan ini yang menarik perhatian saya adalah alat tranportasi becak. Becak di sana ada dua macam. Becak biasa dan becak motor atau lebih sering di sebut bentor. Becak biasa dikayuh dengan sepeda dan bentor dijalankan dengan motor. Tapi uniknya, kedua becak tsb tidak sama seperti becak pada umumnya di Jakarta. Becak di sana menyamping. Dengan artian, gerobak becaknya berada di samping sepeda atau di samping motor.

Dan, lagi-lagi, huphuphup!

Terduduklah saya di atas bentor. Berputar-putar mengelilingi sebagian pusat kota Medan. Aah, asik sekali. Tapi bbrrrr, dingin. Karena saya memang sudah kehujanan ketika turun dari si burung bersayap baja. Brrrr, hembusan anginnya kencang sekali. Saya tidak tahan. Tidak dua kali rasanya.

Asik berkeliling dengan becak motor, ada lagi yang membuat saya heran. Ah, kenapa traffic light di sini besar-besar sekali yah bentuknya?

Lalu tiba-tiba si supir bentor menyelutuk, “Jangan heran, di sini semuanya rata-rata buta warna kak”.

Buta warna?

Yah, setelah saya perhatikan. Percuma juga diberikan traffic light yang lebih besar ukurannya dari traffic light di Jakarta, semua pengendara motor tidak ada yang tertib satu pun. Lampu merah, bukannya berhenti malah jalan terus. Bahaya sekali. Maaf yah bang, pantas saja supir metromini di Jakarta semuanya kacau balau. Ternyata memang sudah begitu dari asalnya.

“Lalu, ke mana pak polisi?”

“Nah itulah kak, di sini jarang sekali terlihat polisi di jalan raya karena mereka sudah capek menertibkan lalu lintas”, sambung si supir bentor.
Dan saya tersenyum-senyum saja mendengarkan jawabannya.

Rumah makan Sipirok
Becak motor
Traffic light yang besar
White House –rumah si preman Olo Pangabean
Sun Plasa –mall terbesar di Medan
Pusat jajanan malam Taman Lili Suheri –pusat jajanan dengan makanan khas kota Medan, dimsum, sop langsa, sate, dll.

Itulah Medan untuk di hari pertama saya. Menyenangkan

"Berapa ini satu?"

Pagi hari, hujan masih juga menyambut.

Pagi itu kota Medan jadi terasa lambat dan malas. Tapi saya harus bergerak cepat. Hap-hap-hap, taksi mengantar saya ke Selecta Hall. Di mana saya harus berkutat menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan.

Di sini saya mulai membiasakan diri untuk memanggil kaum laki-laki penduduk lokal dengan sebutan abang dan memanggil kaum perempuannya dengan sebutan kakak. Sayapun diberlakukan sama, saya dipanggil dengan sebutan kakak oleh mereka. Dan berusaha mencoba dikit-dikit berlogat batak.

Salah satu supir taksi yang baik hati mengajarkan kepada saya untuk tidak berucap “ini berapa’an bang?” tapi dengan perkataan “berapa ini satu?”

Ha-ha-ha, terlihat mudah memang. Tapi setengah mati saya mencari lafal yang pas di lidah saya untuk logat batak yang lebih terkesan bernada berat itu.

Sembari belajar logat-logat bahasa setempat dengan si supir taksi, saya bertanya-tanya juga di mana saya bisa hunting durian medan yang murah. Bertanya di mana saya bisa membeli kue bika ambon yang katanya khas Medan tsb. Sirop Markisa dan [maaf] beberapa makanan tidak halal.

Malamnya, seusai merampungkan tanggung jawab. Untuk melepas lelah, saya berjalan-jalan menikmati malam minggu di kota Medan, Kesawan Square tujuan saya.

Kesawan Square

Terletak di inti kota yang yang dulu dikenal dengan nama "Kesawan" atau Jalan.Ahmad Yani merupakan daerah pertokoan dan pusat bisnis pada siang hari, dan pada malam hari disepanjang jalan Ahmad Yani ini merupakan tempat berjualan berbagai jenis makanan khas kota medan


Menginjakan kaki di Kesawan square saya merasa seperti berada di kawasan pecinan. Kesawan square lebih banyak menyediakan masakan Chinese khas medan. Dalam artian, banyak pilihan yang tidak halal. Tapi jangan berkecil hati bagi kaum pemakan makanan 100% halal, karena malam itu saya banyak juga menjumpai kaum muslim yang menikmati hidangan di Kesawan square. Karena selain menyajikan makanan Chinese khas Medan, ada juga sate padang, nasi lemak, masakan India, berbagai soto dan masih banyak pilihan lagi di dalam berbagai gerobak makanan sebagai wadah jualan mereka bagi para pengunjung.

Nasi lemak, menjadi hidangan malam saya kala itu.

Selain itu, kita juga dihibur oleh nyanyian karaoke lagu-lagu mandarin yang dinyanyikan oleh kaum etnis tua. Eits! Jangan dulu merasa bosan dengan si penyanyinya yang terlihat sudah tua. Dengar suaranya dan nikmati suasananya.

Dengan ditambah lagi ada sebuah bangunan rumah etnis tua. Dengan pintu gerbang yang besar dan berpintu kayu tua dan dua lampu lampion tergantung menyala indah di depannya. Membuat suasana pecinan semakin kental saja.

Rumah siapa sih?

Ternyata rumah itu adalah rumah bangunan peninggalan Tjong A Fie.

Siapa Tjong A Fie?

Dia adalah Mayor China di Medan, seorang Milioner pertama di Sumatera. Hingga kini namanya terus dikenang di Kota Medan , meski ia sudah meninggal pada tahun 1921.

Pada Tahun 1870 Tjong A Fie dan kakaknya, Tjong Yong Hian meniggalkan desa Moy Hian, Kanton di daratan China untuk merantau ke Tanah Deli sebagai kuli kontrak di perkebunan Tembakau.

Kakak beradik ini sangat jeli melihat peluang bisnis. Pada suatu kesempatan mereka tinggal menetap di ibu kota Labuhan Deli dan membuka kedai dengan nama Ban Yun Tjong. Tjong A Fie tahu betul kebutuhan kuli-kuli China dan perantau lainnya yang baru tiba di Tanah Deli, sehingga dalam waktu singkat saja ia sudah jadi kaya raya. Keberhasilan usahanya semakin bertambah. Sampai saat ini bangunan tua bersejarah yang berada di areal Kesawan adalah merupakan tempat tinggal keluarga Tjong A Fie dan keturunannya yang pertama kali dibangun di kawasan tersebut.

"Ini baru Medan!"

Istana Maimun
Mesjid Raya
Bangunan peninggalan Tjong A Fie
Gunung Timur temple

Itulah beberapa pilihan untuk saya kunjungi di hari ketiga di kota medan. Danau Toba dan Berastagi terpaksa saya coret dari list perjalanan karena terlalu jauh dari pusat kota.

Lagi-lagi, hujan menghambat langkah saya.

Tidak mau berputus asa, sebagai pilihan pertama, saya mencoba untuk mengunjungi bangunan peninggalan Tjong A Fie. Yang katanya biasa diberlakukan open house.

Aah, sayang sekali, bintang keberuntungan sedang tidak berada di saya. Hari minggu tidak ada open house bagi para pengunjung wisata. Bangunan peninggalan Tjong A Fie hanya dibuka untuk hari Senin sampai Sabtu saja.

Hujan tidak juga reda.

Saya berdiri meneduh di emperan toko masih persis di seberang pintu gerbang rumah Tjong A Fie. Tidak bisa melihat-lihat dalam rumahnya, akhirnya saya hanya menikmati pemandangan luarnya saja. Bangunannya indah. Saya suka pada bentuk pintu gerbangnya. Etnik sekali. Masih terlihat dengan jelas ukir-ukiran khas cina di atas pintu gerbangnya. Dan juga lampu lampionnya. Tergantung anggun, sama seperti di film-film silat jaman dulu. Bahkan, terlihat lebih indah lagi kala malam kemaren ketika saya menemuinya pertama kali, terang menyala di antara lampu-lampu kecil yang menghiasi Kesawan square.

Akhirnya, tidak berhasil melihat-lihat rumah peninggalan Tjong A Fie, saya juga tidak ke Istana Maimun, tidak ke Mesjid Raya dan tidak juga ke Gunung Timur temple. Hujan benar-benar membuat saya malas bergerak. Ah, payah kali kau hari ini!

Akhirnya saya memutuskan untuk hunting oleh-oleh khas medan. Kue bika Julaikha, sirop markisa, teng-teng kacang dan kue tamiang, menjadi buah tangan hasil dari hunting saya siang itu.

Seusainya, saya berpindah tempat lagi dan kini menuju Jalan Pelajar.

Ada apa di Jalan Pelajar?

bersambung.....
kadalxburik - 30/03/2010 04:14 PM
#145

Ini Medan, Bung!

Ada Bandar durian.

Musim durian telah tiba!

Untuk harga satu buah durian, kita bisa dapatkan dengan harga empat ribu sampai sepuluh ribu saja. Rasanya? Jangan ditanya!

Jangan ragu-ragu menjadikan durian sebagai oleh-oleh keluarga di Jakarta. Mereka menyediakan box-box dalam berbagai ukuran. Ada yang kecil, sedang dan besar. Harga tentu bervariasi sesuai dengan bentuk box. Untuk box kecil mereka mematok harga seratus ribu, box sedang seratus lima puluh dan box besar dua ratus ribuan. Tergantung bagaimana kalian pandai menawar saja.

Selain box, merekapun memberikan jasa gratis mengepak box tsb menjadi rapi, rapat dan sangat kedap udara, agar bau durian tidak keluar membaui lingkungan sekitar. Box digulung rapat-rapat dengan lakban. Setelahnya box dimasukan ke dalam plastic yang telah di isi irisan daun pandan. Setelah itu box tsb dimasukan ke dalam kardus yang juga ditabur oleh bubuk kopi. Hebat!

Pulang tanpa durian medan?

Tidak mungkin rasanya, karena “Ini baru Medan!”

"Mauliate yah mak!", begitu ucap saya sembari melambaikan tangan pada seorang ibu penjual durian di Jalan Pelajar.

Spoiler for medan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for medan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for medan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for medan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for medan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for medan
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
kadalxburik - 30/03/2010 04:18 PM
#146

Air Terjun Telun Berasap

Air Terjun Telun Berasap merupakan obyek wisata alam yang ada di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Air terjun tersebut bersumber dari sungai yang berhulu di Danau Gunung Tujuh yang mengalir melewati tebing terjal dengan ketinggian sekitar 50 m. Orang Jambi menyebutnya Air Terjun Telun Berasap karena besarnya debit air yang turun sehingga menimbulkan "kabut air" di sekelilingnya.

Di balik Air Terjun Telun Berasap, terdapat sebuah goa. Masyarakat setempat tidak berani memasuki goa tersebut karena medannya begitu sulit dilalui. Air terjun yang sangat deras dengan karang yang terjal, menyebabkan gua tersebut tidak pernah dikunjungi oleh masyarakat maupun para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Air Terjun Telun Berasap.

Keistimewaan

Air terjun Telun Barasap menyuguhkan pemandangan yang indah, dengan debit air yang deras sehingga membentuk percikan air yang lembut mirip seperti asap putih atau dikenal juga dengan kabut air. Butiran-butiran uap air yang terbentuk dari kabut air tersebut berwarna indah tatkala disinari cahaya mentari dengan memantulkan kemilau cahaya yang berwarna-warni.

Lokasi

Air terjun ini terletak di Desa Telun Berasap, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Indonesia.

Akses

Lokasi dapat ditempuh melalui jalur darat dengan tiga alternatif. Pertama, perjalanan dimulai dari Kota Jambi ke Sungai Penuh dengan jarak sekitar 500 km, sementara waktu tempuhnya selama sekitar 10 jam dengan menggunakan angkutan umum, mobil sewaan atau mobil pribadi.

Kedua, perjalanan bisa dimulai dari Kota Padang ke Tapan kemudian dilanjutkan ke Sungai Penuh dengan jarak 278 km. Waktu perjalanan ditempuh selama sekitar 7 jam dengan menggunakan angkutan umum, mobil sewaan atau mobil pribadi.

Ketiga, perjalanan dimulai dari Padang ke Muaralabuh, kemudian perjalanan dilanjutkan ke Kersik Tuo. Jarak dari kota Padang ke lokasi sekitar 211 km dan dapat dicapai dalam waktu sekitar 5-6 jam dengan menggunakan angkutan umum, mobil sewaan atau mobil pribadi.

Akomodasi

Di kota Sungai Penuh (ibu kota Kabupaten Kerinci), terdapat banyak hotel kelas melati dengan tarif mulai Rp. 15.000,00-Rp.100.000,00 (Februari 2008). Hotel-hotel tersebut cukup nyaman sebagai tempat menginap dengan pelayanan yang cukup baik. Untuk urusan makan dan minum, rasanya belum pas kalau selama di Kerinci tidak mencoba makan Beras Payo, Gulai Ikan Semah, Dendeng Beteko, Kacang Tojin, Lemang dan Jeruk Pelompek, atau minum Kopi Kerinci dan Teh Kayu Aro.

Spoiler for air terjun
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for air terjun
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for air terjun
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
maskoi - 30/03/2010 05:46 PM
#147

Salute gan, saya baru aja baca dari halaman 1. Ngiri nih sama agan bisa berpetualang ke berbagai tempat yang indah ... unik ... asyik ... romantik.
TheSpecialAsia - 08/04/2010 03:17 PM
#148

Manthabs Gan...Nice info ilovekaskus

Lanjutkan terus Gan...masih banyak Wisata di indonesia yg mesti di kunjungi..

iloveindonesia iloveindonesia iloveindonesia
bisnismaju - 09/04/2010 12:00 PM
#149
Kutacane, Showing The Natural Beauty of Sumatera
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)

Ingin melihat suasana alam terbuka yang jauh dari kota-kota besar dan bangunan tinggi yang terlihat setiap hari? Rindu akan liarnya alam terbuka dan petualangan yang tak terlupakan di dalam diri Anda? Atau ingin merasakan udara sejuk dan menikmati birunya langit serta hijaunya pepohonan yang menyejukkan mata? Datanglah ke Kutacane di Aceh Tenggara..

Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)

Kutacane memang terkenal dengan wisata alamnya yang memukau. Salah satu pesona yang memukau dan tersohor disana adalah Gunung Leuser yang merupakan salah satu keindahan alam yang terkenal di Sumatera. Bayangkan saja, daerah sekitar Gunung Leuser juga memancarkan keindahan alam yang terlihat dari segala sisi. Seperti jika Anda berada di daerah kaki Gunung Leuser, Anda bisa menyaksikan hijaunya pepohonan yang subur , melihat birunya langit dan juga menyaksikan pemandangan lainnya yang luar biasa. Hmmm…pemandangan yang menyejukkan itu benar-benar membuat nyaman pikiran yang kusut dengan kesibukan dan juga membuat hati terasa tenang…luar biasa, bukan?

Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)

Daerah di sekitar Gunung Leuser memang selalu mempesona. Anda bisa menyaksikan aliran air yang menyejukkan mata, dan juga Anda bisa menyaksikan keindahan alam pegunungan dan juga hijaunya pepohonan yang berbaris dengan cantiknya..benar-benar suatu kekayaan alam yang belum tentu ditemukan di tempat lain..Ya, mungkin selama ini Anda hanya mengenai pantai Bali, pusat perbelanjaan di kota-kota besar, atau daerah wisata lainnya yang tersohor..Akan tetapi, Kutacane memiliki pesona tersendiri, yaitu keindahan alamnya yang liar dan sulit ditemukan di tempat lainnya..

Selain menikmati keindahan alamnya, kecantikan dan keliaran alam Kutacane juga bisa menjadi referensi bagi Anda yang hobi berpetualang di alam bebas..melintasi pegunungan, melewati aliran air, dan juga merasakan liarnya alam yang cantik memang sudah pasti memacu adrenalin dan juga memberikan kesan tersendiri bagi tempat cantik yang menunjukkan keindahan alam Sumatera ini..

Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)

For inspiration your vacation...
NyamukNungging - 17/04/2010 04:01 PM
#150

Tentang Pariwisata Poso


Objek-objek wisata di bawah ini bukan berada di daerah eks-konflik, tapi di bagian kecamatannya yang berjarak ratusan kilometer dari daerah eks-konflik.

Mohon persepsinya di rubah jika ingin berkunjung ke objek-objek wisata tersebut shakehand


Quote:

Danau Poso

Danau Poso terletak di Kota Tentena pada posisi strategis lintasan perjalananTrans Sulawesi antara Toraja, Poso, Gorontalo dan Manado.
Spoiler for danau poso

Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)

Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)

Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)

Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)

Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)


Bungalow di tepi danau Poso [Siuri Cottages]
Spoiler for bungalow - siuri cottages

Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)

Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)

Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)



Quote:

Sulewana Waterwall

Sumber Air Luncur Sulewana berasal dari dari Danau Poso. terkenal karena alirannya sangat deras, Derasnya aliran air dapat di dengar dari jarak 500 meter. Sebuah penelitian mengeluarkan rekomendasi bahwa Air Luncur Sulewana dapat dijadikan sumber pembangkit tenaga listrik. Daya listrik yang dihasilkan dapat mencapai 800 megawatt dan dapat melayani kebutuhan energi listrik seluruh Pulau Sulawesi.

Spoiler for air luncur sulewana

Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)

martie_p - 18/04/2010 12:29 PM
#151

mending di bikin index bro biar gampang nyari judul yang pengen di liat
setiawangalih - 19/04/2010 09:19 AM
#152

gan ane mau tanya tentang info wisata di ujung genteng dunk ....
penginapan disana nyang muat diisi 25 orang ada g ya .. ??
klo ada brp tuh kira2 harganya ....
ane sama temen2 kampus mau maen2 kesana ...
tlg PM ya gan klo ada yang tau ....
ane sih udah liat2 di mbah google, tapi g ada keterangan bisa muat banyak or g ...
kali aja agan2 bisa bantu ane ... iloveindonesia
thx b'4 ....

ilovekaskus ilovekaskus
Hofner - 19/04/2010 05:57 PM
#153

mantab gan,

negeri kita okeh yah ..iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia

Quote:
numpank parkir gan www.streetdirectory.co.id
kadalxburik - 21/04/2010 08:34 PM
#154

Keberadaan Danau Laut Tawar menjadi kebanggaan masyarakat Aceh. Ia merupakan objek wisata alam yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Danau ini menjadi sumber air yang dimanfaatkan tidak hanya oleh masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah, namun juga oleh masyarakat di kabupaten-kabupaten lainnya.
Beredar cerita tradisional masyarakat Gayo tentang ikan depik, bentuknya seperti ikan hias bertubuh ramping bersisik putih berkilau dengan ukuran sebesar jempol tangan yang hidup di Danau Laut Tawar. Ceritanya, depik berasal dari butiran nasi yang dibuang ke danau. Ia akan muncul ke permukaan pada musim tertentu, khususnya pada saat musim hujan. Sebelum musim tiba, gerombolan depik bersembunyi di selatan danau, di kaki Gunung Bur Kelieten. Depik merupakan sebuah anugerah Tuhan kepada masyarakat Gayo, meski terus-menerus dikonsumsi, ia tidak pernah habis.

Keistimewaan

Dua bukit yang mengapit danau ini, semakin memperlihatkan keindahan danau. Penyatuan perairan dan dataran memberi banyak sumber penghidupan bagi masyarakat, terutama di sekitar dataran tinggi Gayo. Sebutan laut karena luasnya seperti laut dan sebutan tawar karena airnya tidak asin. Air tawarnya menyimpan banyak flora dan fauna, salah satunya yang paling terkenal ialah ikan depik yang merupakan spesies ikan yang hanya ada di Danau Laut Tawar.

Di lokasi ini pengunjung dapat melihat masyarakat yang bercocok tanam dan memancing. Suatu aktivitas yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat di sekitar danau. Komoditi unggulan yang ditanam di dataran tinggi Gayo antara lain, adalah kopi Gayo (kopi arabika) yang sangat terkenal di Jepang, kentang, markisa, tomat, cabe, jagung, dan sayur-sayuran. Hasil komoditi perkebunan yang cukup terkenal adalah jeruk keprok Gayo dan alpukat.

Lokasi

Danau yang teduh ini terletak di sebelah timur Kota Takengon, di dataran tinggi Gayo (1.250 meter di atas permukaan laut), Kecamatan Lut Tawar, Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Ia merupakan danau terluas di Propinsi Aceh dengan luas sekitar 5.472 Ha, panjang sekitar 17 km dan lebar 5,5 km.

Akses Menuju Lokasi

Akses menuju Takengon lebih mudah ditempuh melalui Kota Bireun. Ada sebuah terminal kecil tempat mangkal angkutan elf yang khusus ke Takengon. Lamanya perjalanan sekitar 5 jam dengan biaya kurang lebih sebesar Rp. 25.000. Selain dari Bireun, jalan alternatif menuju Takengon dapat juga ditempuh melalui Blang Kejeren dan Kutacane.

Harga Tiket

Wisatawan yang berkunjung ke objek wisata ini tidak dipungut biaya.

Akomodasi

Tersedia satu buah kapal motor yang digunakan untuk membawa penumpang mengelilingi Danau Laut Tawar. Di sekitar danau terdapat tempat penginapan bagi para wisatawan yang ingin bermalam di lokasi itu.

Spoiler for danau laut air tawar
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for danau laut air tawar
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]


Spoiler for danau laut air tawar
[IMG]Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)[/IMG]



iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
hairulachsan - 22/04/2010 05:00 PM
#155

Kalo di Semarang apa gan?? ada yg dari semarang gak ni?? gw pendatang baru ni gan di semarang..kagak ngerti kemana manatakut
Hofner - 22/04/2010 05:45 PM
#156

bagus banget info nya gan..iloveindonesia

indonesia jug aokeh yah buat wisata.

Quote:
numpank parkir gan www.streetdirectory.co.id
deputu - 25/04/2010 05:03 PM
#157
Gunung Batur Bali
Mendaki di Gunung Batur. Asik euuuyy!
hehehe...


Rgds,
Massilia Villa
opoyo - 26/04/2010 10:38 AM
#158
Obyek Wisata dan Budaya di Kabupaten Pasuruan Part 1
Obyek Wisata dan Budaya di Kabupaten Pasuruan Part 1

Pemandian Alam Banyu Biru
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Pemandian Alam Banyu Biru merupakan obyek wisata alam yang cocok untuk individu, keluarga, ataupun rombongan, terdiri dari 2 kolam renang, anak dan dewasa dan 1 kolam renang asli yang banyak dihuni ikan sengkaring. Air dan adara yang sejuk menambah kenyamanan pengunjung. Fasilitas permainan anak dan kamar mandi dan kamar ganti pakaian, serta makanan khas daerah tersebut.
Pada hari Jum'at Legi banyak orang mandi dan berendam di kolam ini. Konon airnya dipercaya dapat membuat orang awet muda dan mendatangkan berkah yang dahulu dikenal dengan sebutan Telaga Wilis. Lokasi di Desa Sumberrejo Kec. Winongan Kab. Pasuruan. Lokasi dapat ditempuh 15 km dari arah kota Pasuruan.


Candi Jawi
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Candi ini merupakan bangunan suci, yang diperkirakan sebagai tempat penderma Kertanegara raja terakhir Singasari (abad 13 M). Arsitekturnya merupakan perpaduan Hindu dan budha yang bagian puncak berbentuk stupa. Terletak di Desa Candiwates Jalan Tretes, Pandaan yang dapat ditempuh 40 menit dari Surabaya. Tinggi Bangunan Candi 24,50 meter, panjang 14,20 meter dan lebar 9,50 meter,terbuat dari batu andesit


Finna Golf & Country Club Resort
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Tempat olahraga Golf yang didisain dengan standart internasional diperuntukkan bagi anda yang ingin berlibur sambil bermain golf, tempat ini sering dipakai untuk kejuaraan Golf, memiliki 18 hole kreasi dari Thompson Wolveride dan Perret, banyak program yang ditawarkan antara lain weekday Golf Packages, 3 in 1 Golf Package, Ladies, Senior & Military weekday Golf Package, Junior weekday Golf Package dan Junior weekend Golf Package, Ladies & Seniors Afternoon weekend Golf Special serta Afternoon weekend Golf Package.
Fasilitas lain yang dimiliki untuk menambah kenyamanan pengunjung adalah 30 Cottages, Kolam renang, Bar dan Restoran, Spa, Convention Hall dan ruang pertemuan. Lokasi dapat ditempuh 45 menit dari Surabaya - Malang.



Gunung Bromo
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Nikmatilah keindahan alam Matahari terbit dari Penanjakan bersama keluarga ataupun teman teman anda. Disana terlihat Panorama Alam yang sangat indah, Matahari terbit yang sangat memukau dan Hamparan Laut Pasir yang luas, Udara yang sejuk dengan suhu rata rata 5°C s/d 8°C dengan ketinggian 3.676 dpl. Pegunungan Tengger yang indah ini dapat ditempuh dari kota Malang dan Surabaya dengan jarak tempuh ± 95 Km.
Selain Panorama Alam terdapat Suku Tengger yang hidup dari bercocok tanam sayur sayuran. Masyarakat Tengger memiliki tradisi adat istiadat yang masih melihat dalam memegang teguh nilai nilai budaya yang khas, yang diyakini sebagai keturunan orang orang Majapahit yang menyingkir saat Majapahit mengalami Kemunduran bersamaan dengan penyebaran agama Islam di Pulau Jawa.
Masyarakat Tengger Menganut agama Hindu namun menurut keputusan Parisada Hindu Darma Wasya rakyat Tengger memeluk agama Budha Wahayana karena tidak memiliki Candi dalam melakukan Upacara tetapi dalam melakukan Peribadatan diadakan di Punden punden atau Danyang, Yadnya Kasada merupakan Upacara Sakral yang dilakukan di Poten dan Kawah Gunung Bromo dengan harapan agar mereka diberi Keselamatan dan Kebahagiaan disamping itu juga diadakan Pemilihan dan Pelantikan Dukun.



Danau Ranu Grati
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Merupakan obyek wisata alam berupa danau dengan luas 107 hektar dengan latar belakang pegunungan tengger menambah daya tarik obyek tersebut.
Obyek ini sangat cocok untuk individu, keluarga dan rombongan, pengunjung selain bisa menikmati panorama alam juga bisa memancing, bersepeda air ataupun naik perahu wisata mengelilingi Danau Ranu Grati dan dilengkapi aneka permainan anak.
Ditempat ini banyak terdapat keramba apung sebagai tempat budi daya ikan air tawar seperti Gurami, Nila Merah, Mujaer, Wader dan ikan Lempuk dapat dibeli dari nelayan. Ditempat ini juga diselenggarakan Distrikan merupakan kegiatan adat masyarakat setempat yaitu upacara larung sesaji kepada Tuhan yang Maha Esa. Lokasi Surabaya Probolinggo, dapat ditempuh +30 menit dari kota Pasuruan, atau 5 menit dari pertigaan Sumurwaru Grati.


Sky Lot (Selancar Lumpur)
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Atraksi ini merupakan olahraga tradisional masyarakat nelayan pantai Lekok yang dikenal dengan nama Ski Lot (ski diatas Lumpur), atraksi ini biasanya digelar setiap tahun pada hari Lebaron Ketupat, arena atraksi ini berupa lahan yang penuh Lumpur dari bekas tambak yang dikeringkan airnya dan lomba ini selalu berlangsung dengan serunya, pesertanya tidak hanya laki-laki tetapi juga wanita dan pada saat yang sama di pantai Lekok juga diadakan Lomba Payung dan Perahu Hias.


Taman Dayu Pandaan
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
The Taman Dayu merupakan obyek wisata yang bertaraf internasional yang mempunyai keunikan dan daya tarik yang tinggi bagi wisatawan terutama bagi penggemar olah raga Golf, program yang ditawarkan antara lain: Academy of Golf, Academy Teaching Methods, Lesson Package, one & two day packages include dan half day package includes.
Selain untuk olah raga Golf juga tersedia fasilitas untuk rekreasi dan hiburan seperti Spa, Splash waterpark, Jacks Golfer Terrace, The Pavilion, The Residences, The Pines Mountain & Forrest adventure, tempat bermain anak dan restoran, dll.
Lokasi di Pandaan di kaki Gunung Welirang dicapai 45.



Taman Safari II
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)

Kunjungilah Taman Safari Indonesia II Pasuruan untuk melihat beberapa macam satwa dari beberapa Negara yang hidup seperti habitatnya. Taman safari merupakan obyek wisata nasional yang merupakan Lembaga Konservasi Ex-situ & Pusat Penangkaran Satwa Langka yang mempunyai fungsi Konservasi, Pendidikan, Penelitian, dan Rekreasi.
Area seluas 340 ha. terdiri dari 3 kawasan yaitu American European Zone, Asia Ausrealian Zone dan African Zone. Pengunjung dapat menyaksikan Atraksi satwa yang menarik diantaranya Dolphin Island and Acrobatic, Elephant Presentation, Wildlife Presentation, Bird of Prey show serta Tiger and Lion Kingdom.
Berbagai pertunjukan aneka satwa gratis yang menghibur dan mendidik dapat dinikmati disekitar area rekreasi dan baby zoo. Fasilitas permainan dapat dinikmati bersama keluarga seperti Roller Coaster, Bom-bom Boat, Rumah Hantu, Safari Swinger, Satwa Tunggang seperti Gajah, Unta dan Kuda Poni dll. Juga disediakan toko souvenir bagi pengunjung.
Terletak di kaki Gunung Arjuno dikelilingi dengan pemandangan pegunungan tropikal dan koleksi binatang liar dari 150 negara. Berketinggian 800 - 1.500 meter dpl. Udaranya sejuk dengan suhu 24 - 250 C, mudah dijangkau hanya 1 jam dari kota Pasuruan dan Surabaya.
opoyo - 26/04/2010 10:41 AM
#159
Obyek Wisata dan Budaya di Kabupaten Pasuruan Part 2
Obyek Wisata dan Budaya di Kabupaten Pasuruan Part 2


Kebun Raya Purwodadi
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Sebuah tempat rekreasi yang cocok bagi pelajar, mahasiswa ataupun keluarga, Berlokasi di Purwodadi menghubungkan jalan raya Surabaya Malang dengan Jarak tempuh ± 24 km dari Malang, 30 km dari Pasuruan dan 65 km dari Surabaya.
Memiliki koleksi tanaman sebanyak 1067 spesimen tanaman yang terdiri dari 3610 nomor, 123 suku dan 881 marga. Berbagai koleksi yang menarik seperti koleksi Anggrek koleksi Bambu, koleksi Polong-polongan, koleksi Mangga, koleksi Paku-pakuan, koleksi Pisang, koleksi Tanaman Obat dan koleksi Tanaman Palem. Tersedia sarana Pemandian anak anak dan tempat peristirahatan yang rindang, area Camping Ground, Out Bond.


Air Terjun Kakek Bodo
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Bagi anda para remaja ataupun keluarga nikmatilah kesejukan udara dan air terjun Kakek Bodo dengan ketinggian 40 meter yang dikelilingi hutan pinus, akasia dll.
Fasilitas yang tersedia yaitu Taman rekreasi untuk anak-anak dengan berbagai macam alat permainan anak, Kolam renang, arena camping ground.
Tidak jauh dari lokasi tersebut terdapat penginapan homestay (pondok wisata) yang banyak di sekeliling daerah tersebut juga bermacam-macam bunga hias dari daerah leduk dan buah buahan dapat dijadikan oleh oleh pengunjung. Berlokasi di kawasan wisata Tretes Prigen dengan jarak tempuh 60 menit dari Surabaya.


Candi Belahan
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Obyek wisata budaya ini terletak di kawasan Gunung Penanggungan tepatnya di Desa Wonosonyo Kecamatan Gempol Pasuruan, bangunan ini unik dan mempesona sebagai candi petirtaan, tempat peristirahatan Raja Airlangga yang diwujudkan sebagai dewa Wisnu naik garuda. Candi Sumber Tetek ini mempunyai keunggulan dari segi histories, keunikan bahkan mistik, menurut kepercayaan air Sumber Tetek mempunyai khasiat dapat membuat orang menjadi awet muda.


The Kaliandra S.E.J.A.T.I
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Sebuah pusat pendidikan budaya jawa dan lingkungan serta rekreasi merupakan kegatan pariwisata yang berwawasan lingkungan. Mendukung biodiversity konservasi melalui program pengembangan lingkungan. Kaliandra merupakan tempat yang ideal untuk beristirahat setelah beraktivitas, liburan yang santai, konverensi dan pertemuan. Kaliandra berada di kaki gunung Arjuno, didirikan 21 April 1998.
Program program yang ada antara lain teamwork and leadership training, nature interactive study, community program, cultural attraction, visitor attraction serta kegiatan lain di alam terbuka, juga menyediakan akomodasi rumah tradisional, restaurant, ruang pertemuan, organics garden, klinik kesehatan dan souvenir shop.


Krisna Agrowisata
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Ajaklah keluarga, kerabat atau teman-teman anda untuk mengunjungi tempat ini, berlokasi di daerah nongkojajar sebagai daerah penghasil buah apel, paprika dan bunga krisan terbesar di Jawa Timur, disini anda bisa berwisata petik apel sambil menikmati pemandangan kebun apel yang luas dan indah serta sejuk dan alami. Fasilitas yang tersedia Bungalow, meeting hall, kolam pancing dan karaoke keluarga. Terletak 25 km dari Kebun Raya Purwodadi, 50 km dari kota Malang dan 85 km dari Surabaya.


Candra Wilwatikta
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
CANDRA WILWATIKTA sebuah taman budaya yang telah dikenal dengan pagelaran Sendra tarinya, dengan luas 13 ha. Dilengkapi dengan fasilitas peristirahatan dengan kebun yang rindang, gedung pertemuan, fasilitas olahraga dan pentas budaya.
Sebuah alternatif untuk rapat kerja, pelatihan dan pendidikan, Inbound-Outbound Training, Jauh dari kebisingan kota, nyaman dengan pesona alam pedesaan, Kamar untuk jumlah rombongan atau perorangan disediakan sebagai tempat istirahat sambil menikmati pemandangan alam dengan latar belakang Gunung Penanggungan, sekaligus menikmati hidangan khas.


Air Terjun Coban Baung
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Obyek wisata ini terletak dalam kawasan hutan wisata dengan ketinggian 100 meter, mempunyai udara yang sejuk dikelilingi aneka pohon yang rindang dapat menambah suasana yang nyaman dan tentram, selain tempat istirahat juga tersedia untuk berkemah bagi masyarakat/siswa yang melakukan kegiatan pecinta alam.


Masjid Cheng Hoo
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Sebuah tempat ibadah berupa bangunan Masjid yang berarsitektur Cina yang menyerupai rumah peribadatan konghuchu, bagi anda yang beragama islam yang ingin beribadah di tempat ini sekaligus melihat bangunan tersebut dapat mengunjungi tempat ini, juga perkumpulam warga Tionghoa Indonesia yang berasal dari seluruh Jawa Timur dan daerah lain banyak mengunjungi tempat beribadah ini. Berlokasi disebelah utara Pasar Buah Kasri Pandaan.


Sien Orchid
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Merupakan taman anggrek yang menyimpan berbagai jenis bunga anggrek dan tamanan Hias, lokasinya berada di akses jalan antar Pandaan Tretes, disana para wisatawan dapat melihat indahnya bunga anggrek dan sekaligus dapat membelinya sebagai sovenir. Di tempat ini pula dibudidayakan berbagai macam bunga anggrek untuk pelestarian ataupun di jual pada masyarakat.


Kawasan Tretes
Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)
Kawasan Tretes prigen yang terletak di kaki gunung welirang dan gunung arjuna dengan kondisi alamnya yang berhawa dingin dan sejuk ini merupakan salah satu objek wisata yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan, dengan keindahan alamnya yang berlatar belakang pegunungan. Kawasan ini letaknya sangat strategis dengan jarak tempuh sekitar 1 jam dari kota Pasuruan, juga dapat di tempuh dari Surabaya sekitar 45 menit.
Kawasan wisata ini ditunjang pula dengan sarana prasarana yang lengkap mulai hotel berbintang, hotel melati dan pondok wisata sampai dengan fasilitas penunjang lainnya misalnya, kolam renang, restoran / rumah makan, lapangan tennis, kebun anggrek, arena pacuan kuda, lapangan golf.
Kawasan ini sangat cocok untuk wisata keluarga, dimana wisatawan dapat menikmati panorama keindahan alamnya sambil berkuda serta menikmati aneka makanan yang dijajakan oleh pedagang kaki lima. Wisatawan dapat pula menikmati wana wisata yang dikelilingi oleh hutan pinus, akasia, kaliandra serta mahoni. Sambil berkemah. Di tempat ini terdapat taman rekreasi anak, dan kita dapat menikmati gemericiknya air dari air terjun kakek bodo yang memiliki ketinggian 40 meter.
SolarBoy - 29/04/2010 06:23 PM
#160

Manteb juga neh info2 nya gan


Spoiler for mampir kemari gan



iloveindonesia
Page 8 of 27 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 >  Last ›
Home > LOEKELOE > TRAVELLERS > Domestik > Kumpulan Tempat Wisata Di Indonesia (Update Trus)