ACTIVITY & HOBBY
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Penggemar NUMISMATIKA Masuk Sini
Total Views: 105669 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 295 of 296 | ‹ First  < 290 291 292 293 294 295 296 > 

ipunky - 16/09/2012 02:25 PM
#5881

Quote:
Original Posted By ustadzbaik
Om n tante sekalian,izin gabung di sini ya.baru tau ada grupnya NUMISMATIKA di KASKUS.
Mo tanya sm om n tante sekalian kali aja ada yg bisa ngasih pencerahan (maklum nubi banget nih)
1.Kalo mo nyari sejarah tentang kenapa sebuah koin atau uang kertas memilih sebuah gambar yg di pake di koin/uang kertas tsb itu dmn ya?misalnya kenapa uang kertas Rp 500 thn emisi 1992-1997 bergambar orang utan?or kenapa uang koin Rp 100 thn emisi 1978 bergambar wayang dan rumah gadang?ada yg tau cerita dibalik dibuatny design2 tsb?
2.Kalo mo nyari album buat naro koin dmn ya yg terjangkau?n kisaran hrgny brp?

Thanx buat agan2 sekalian..mudah2an rasa penasaran ane kejawab


Quote:
Original Posted By ustadzbaik
numpang gabung ya agan2 sekalian :thumbup

mo tanya sekalian nih di postingan grub NUMISMATIKA di KASKUS ini
- ada yg tau gak sejarah dipilihnya sebuah gambar di suatu koin di Indonesia. Jujur ane masih penasaran,makany ane coba koleksi koin utk tau cerita sejarahnya

- ada yg tau gak dmn beli tempat koin/album/coin boxes yg harganya terjangkau?

thanx


Halo Agan Ustadz Baik,wawcendolnya berderet (bagi ya gancendols),

salam kenal..sudah gabung di FB nya kaskus numismatik blm?http://www.facebook.com/groups/472773066070047/

saya bantu menjawab beberapa pertanyaan mas ya,saya tidak ahli juga,hanya share pengetahuan aja
untuk beberapa jenis,gambar mata uang kita dipilih untuk memperkenalkan citra Indonesia dan ada yang sesuai dengan kondisi yang ada pada saat itu di Indonesia,,
Seri Kebudayaan tahun 52 sebagai yang dianggap uang kertas pertama yang dikeluarkan Bank Indonesia,,mengangkat tema Budaya Indonesia, hal tersebut wajar sebagai negara yang baru merdeka,,untuk memperkenalkan Budaya kita tentunya,,paling terkenal 1000 Budaya yang cantik dan digemari kolektor luar negeri,,beberapa seri juga dapat ditebak secara pasti maksud pembuatan gamba nya seperti seri pekerja
pecahan 5000 tahun 58 dan Rp.1 tahun 1960/61 untuk program swasembada beras,
pecahan 100 tahun 58 untuk memejukan perkebunan Indonesia khususnya karet
pecahan 5 rupiah/ 58 dengan tema memajukan batik sebagai pakaian Nasional

untuk seri sukarno tahun 1960/61 tentu untuk menghormati beliau sebagai presiden Pertama dan demikian juga dengan seri Sudirman sebagai Jendral Pertama dan termuda (31 tahun),,saya rasa beliau layak dijadikan mata uang pada seri sudirman tahun 68
seri pekerja sukarela Tahun 64 dibikin saat konfrontasi kita mulai dengan malaysia,,presiden sukarno memasukkan unsur nasionalisme dengan dicetaknya seri sukarelawan,,dan juga seri sukarno borneo sebagai simbol kuasa kita atas daerah kalimantan..
Untuk Tahun 2 80 sampai medium 90 an dan sekarang,,yang dicetak banyak adalah seri pahlawan,,pastinya dengan tujuan agar kita tidak lupa dan anak cucu kita tahu rupa dan wujud pahlawan nasional,
Uang 500 orang utan dibuat tahun 1992 saat gencarnya kampanye penyelamatan satwa ini sebagai satwa yang dilindungi dan terancam kepunahannya,,di bagian belakang dicantumkan juga gambar rumah adat kalimantan timur,,
seri 50.000 suharto bisa dikatakan sebagai peringatan pembangunan oleh suHarto sebagai bapak pembangunan,,
jika kita telah mempelajari dan sedikit mengetahui sejarah bangsa ini ,,maka bukan mustahil agan juga bisa mengaitkan peristiwa yang terjadi di masa lalu dengan gambar di uang kertas tsb.
sedikit tulisan juga bisa dibaca sebagai tambahan ilmu masalah koin:

Pada tahun-tahun awal setelah proklamasi kemerdekaan, banyak dicetak uang kertas seri ORI (Oeang Repoeblik Indonesa), dan uang-uang darurat yang dicetak oleh daerah-daerah (URIDA), tanpa satupun dicetak koin-koin sebagai mata uang.

Koin Indonesia dicetak untuk pertama kalinya pada tahun 1951. Koin ini terbuat dari aluminium dengan pecahan 5 Sen, dengan lubang pada bagian tengahnya. Koin aluminium pecahan 10 Sen (tanpa lubang) dengan gambar Garuda dicetak pada tahun 1951 juga. Berikutnya pada tahun 1952 dicetak koin-koin dengan pecahan 1 Sen (yang mempunyai desain sama dengan pecahan 5 Sen bolong) dan pecahan 25 Sen. Pada tahun yang sama juga dicetak koin dengan pecahan 50 Sen dengan gambar Dipanegara.

Pemerintahan Sukarno (1945-1967)


Seri koin-koin dengan gambar Sukarno juga dicetak untuk peredaran khusus di Kepulauan Riau. Koin-koin dengan tahun 1962 (dicetak tahun 1963) ini terbuat dari aluminium, dan terdiri dari pecahan 1, 5, 10, 25, dan 50 Sen. Koin-koin ini ditarik dari peredaran dan dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 30 September 1964. Pada pinggiran semua koin seri Kepulauan Riau ini, tertera inskripsi “KEPULAUAN RIAU”.
Pada masa pembebasan IRIAN BARAT, juga dicetak koin-koin seri Sukarno yang dicetak khusus untuk peredaran di Irian Barat, dan semuanya bertahun 1962 (dicetak tahun 1964). Namun akhirnya dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 31 Desember 1971.

Pemerintahan Suharto (1967-19998)

Masa pemerintahan Suharto dapat dikatakan sebagai masa pembangunan Indonesia. Setelah Suharto diangkat sebagai Presiden Indonesia yang kedua, maka koin-koin yang pertama kali dicetak pada awal pemerintahanya adalah tahun 1970. Koin-koin dengan bahan alumunium ini dikenal sebagai koin-koin seri burung (nominal 1 dan 5 rupiah) serta padi dan kapas (2 rupiah). Kampanye program keluarga berencana juga diabadikan dalam koin-koin seri tahun 1974 dan 1979, yang keduanya dari alumunium dengan nominal 5 rupiah. Serial koin-koin menarik dari bahan perak dan emas diluncurkan pada tahun 1970, guna memperingati 25 tahun kemerdekaan Indonesia. Koin-koin ini dicetak dengan bahan perak dan emas, mempunyai desain yang sama, namun berbeda dalam nominalnya. Pecahan Rp 200 mempunyai desain burung Cendrawasih, Rp 250 gambar Patung Manjusri, Rp 500 adalah Penari Wayang, Rp 750 adalah Barong, dan Rp 1.000 bergambar Jendral Sudirman. Untuk yang emas 5.000, 10.000. 20.000 dan 25.000. Seri-seri binatang dicetak pada tahun 1974 dengan gambar Harimau Jawa (Rp 2.000), Orang Utan (Rp 5.000) dan juga koin dari bahan emas dengan gambar komodo (Rp 100.000). Tahun 1987 diterbitkan lagi koin-koin menarik seri binatang, dari perak bernilai Rp 10.000 (Babi Rusa) dan dari emas bernilai Rp 200.000 (Badak Jawa).

Peringatan 50 tahun Kemerdekaan Indonesia tahun 1995 diabadikan dalam koin-koin dengan wajah Suharto. Koin-koin ini terdiri dari satu set, dimana koin dengan nominal Rp 300.000 (berat 17 gram) mempunyai desain muka Suharto yang sedang berdialog dengan penduduk. Sedangkan nominal Rp 850.000 (berat emas 50 gram), yang menggambarkan wajah penuh Suharto sedang menghadap kedepan.

Satu hal yang perlu dicatat dalam numismatik Indonesia, adalah dicetaknya koin dengan bahan Bi-Metal (dua bahan sekaligus). Koin ini pertamakalinya dicetak pada tahun 1993 dengan nominal Rp 1.000, dengan gambar pohon kelapa. Pada bagian lingkaran luar terbuat dari Copper-Nickel, sedangkan lingkaran dalamnya terbuat dari bahan Brass (kuningan). Inilah satu-satunya koin Bi-Metal yang pernah dicetak oleh Indonesia sampai saat ini.

Koin alumunium-Bronze nominal Rp 500 dengan gambar bunga melati, mulai dicetak pada tahun 1991. Lalu pada tahun 1997 dicetak lagi koin dengan pecahan Rp 500 dengan desain Bung Melati yang telah disempurnakan. Koin ini merupakan koin terakhir yang dicetak pada masa kepemimpinan Suharto, sebelum beliau digantikan oleh B.J Habibie setelah kerusuhan melanda Jakarta pada tanggal 21 Mei 1998.

Pemerintahan B.J Habibie (1998-1999)

B.J Habibie diangkat sebagai Presiden (Interim), setelah Suharto mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei 1998. Pada masa pemerintahannya, beberapa koin dengan desain baru sempat dicetak, yaitu koin alumunium pecahan Rp 50 dan Rp 100 seri Burung Cariole dan burung Kakatua, tahun 1999. Satu lagi pada tahun 1999 juga dicetak koin emas seri "For the Children of the World" dengan nominal Rp 150.000, dengan desain mukanya anak laki-laki bermain kuda lumping.

Pemerintahan Megawati Soekarnoputri (2001-2004)

Setelah MPR menjatuhkan mosi tidak percaya pada tanggal 23 Juli 2001 kepada Abdurrahman Wahid, pada saat itu juga diangkat wakil Presiden Megawati menjadi Presiden Republik Indonesia yang ke-5. Setelah masa pemerintahanya, hanya dua buah koin dengan desain baru yang mulai diedarkan pada bulan November 2003, yaitu koin-koin alumunium dengan pecahan Rp 200 (Jalak Bali) dan Rp 500 (Bunga Melati).

Seperti telah kita ketahui bahwa sangat jauh sekali perbedaan antara desain dan mutu mata uang yang dicetak pada tahun 1993 kebawah (termasuk desain lama dengan versi baru) dibandingkan dengan cetakan mata uang seperti sekarang ini beredar (tahun 1994 keatas). Coba lihat dan bandingkan antara cetakan dari kedua periode diatas, dimana yang desain dan mutu mata uang tahun 1993 kebawah lebih menawan dibandingkan dengan cetakan cetakan sesudahnya. Hal ini dapat diindikasikan bahwa kondisi perekonomian Indonesia pada periode itu, yaitu sampai dengan setelahnya.

NB..Untuk ilmu langsung saya banyak membaca postingan dr.Arifin di www.uang-kuno.com,,

2.Album Uang saya dl beli dr seller disini juga,,di FJB ada yg jual kyknya kisaran 90.000- 160.000 an,,yg koin 150.000, googling aja pake kata kunci jual album uang kertas,,pasti nongol banyak
semoga bermanfaaatYb
Belgindo - 16/09/2012 08:23 PM
#5882

Quote:
Original Posted By ipunky
Halo Agan Ustadz Baik,wawcendolnya berderet (bagi ya gancendols),

salam kenal..sudah gabung di FB nya kaskus numismatik blm?http://www.facebook.com/groups/472773066070047/

saya bantu menjawab beberapa pertanyaan mas ya,saya tidak ahli juga,hanya share pengetahuan aja
untuk beberapa jenis,gambar mata uang kita dipilih untuk memperkenalkan citra Indonesia dan ada yang sesuai dengan kondisi yang ada pada saat itu di Indonesia,,
Seri Kebudayaan tahun 52 sebagai yang dianggap uang kertas pertama yang dikeluarkan Bank Indonesia,,mengangkat tema Budaya Indonesia, hal tersebut wajar sebagai negara yang baru merdeka,,untuk memperkenalkan Budaya kita tentunya,,paling terkenal 1000 Budaya yang cantik dan digemari kolektor luar negeri,,beberapa seri juga dapat ditebak secara pasti maksud pembuatan gamba nya seperti seri pekerja
pecahan 5000 tahun 58 dan Rp.1 tahun 1960/61 untuk program swasembada beras,
pecahan 100 tahun 58 untuk memejukan perkebunan Indonesia khususnya karet
pecahan 5 rupiah/ 58 dengan tema memajukan batik sebagai pakaian Nasional

untuk seri sukarno tahun 1960/61 tentu untuk menghormati beliau sebagai presiden Pertama dan demikian juga dengan seri Sudirman sebagai Jendral Pertama dan termuda (31 tahun),,saya rasa beliau layak dijadikan mata uang pada seri sudirman tahun 68
seri pekerja sukarela Tahun 64 dibikin saat konfrontasi kita mulai dengan malaysia,,presiden sukarno memasukkan unsur nasionalisme dengan dicetaknya seri sukarelawan,,dan juga seri sukarno borneo sebagai simbol kuasa kita atas daerah kalimantan..
Untuk Tahun 2 80 sampai medium 90 an dan sekarang,,yang dicetak banyak adalah seri pahlawan,,pastinya dengan tujuan agar kita tidak lupa dan anak cucu kita tahu rupa dan wujud pahlawan nasional,
Uang 500 orang utan dibuat tahun 1992 saat gencarnya kampanye penyelamatan satwa ini sebagai satwa yang dilindungi dan terancam kepunahannya,,di bagian belakang dicantumkan juga gambar rumah adat kalimantan timur,,
seri 50.000 suharto bisa dikatakan sebagai peringatan pembangunan oleh suHarto sebagai bapak pembangunan,,
jika kita telah mempelajari dan sedikit mengetahui sejarah bangsa ini ,,maka bukan mustahil agan juga bisa mengaitkan peristiwa yang terjadi di masa lalu dengan gambar di uang kertas tsb.
sedikit tulisan juga bisa dibaca sebagai tambahan ilmu masalah koin:

Pada tahun-tahun awal setelah proklamasi kemerdekaan, banyak dicetak uang kertas seri ORI (Oeang Repoeblik Indonesa), dan uang-uang darurat yang dicetak oleh daerah-daerah (URIDA), tanpa satupun dicetak koin-koin sebagai mata uang.

Koin Indonesia dicetak untuk pertama kalinya pada tahun 1951. Koin ini terbuat dari aluminium dengan pecahan 5 Sen, dengan lubang pada bagian tengahnya. Koin aluminium pecahan 10 Sen (tanpa lubang) dengan gambar Garuda dicetak pada tahun 1951 juga. Berikutnya pada tahun 1952 dicetak koin-koin dengan pecahan 1 Sen (yang mempunyai desain sama dengan pecahan 5 Sen bolong) dan pecahan 25 Sen. Pada tahun yang sama juga dicetak koin dengan pecahan 50 Sen dengan gambar Dipanegara.

Pemerintahan Sukarno (1945-1967)


Seri koin-koin dengan gambar Sukarno juga dicetak untuk peredaran khusus di Kepulauan Riau. Koin-koin dengan tahun 1962 (dicetak tahun 1963) ini terbuat dari aluminium, dan terdiri dari pecahan 1, 5, 10, 25, dan 50 Sen. Koin-koin ini ditarik dari peredaran dan dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 30 September 1964. Pada pinggiran semua koin seri Kepulauan Riau ini, tertera inskripsi “KEPULAUAN RIAU”.
Pada masa pembebasan IRIAN BARAT, juga dicetak koin-koin seri Sukarno yang dicetak khusus untuk peredaran di Irian Barat, dan semuanya bertahun 1962 (dicetak tahun 1964). Namun akhirnya dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 31 Desember 1971.

Pemerintahan Suharto (1967-19998)

Masa pemerintahan Suharto dapat dikatakan sebagai masa pembangunan Indonesia. Setelah Suharto diangkat sebagai Presiden Indonesia yang kedua, maka koin-koin yang pertama kali dicetak pada awal pemerintahanya adalah tahun 1970. Koin-koin dengan bahan alumunium ini dikenal sebagai koin-koin seri burung (nominal 1 dan 5 rupiah) serta padi dan kapas (2 rupiah). Kampanye program keluarga berencana juga diabadikan dalam koin-koin seri tahun 1974 dan 1979, yang keduanya dari alumunium dengan nominal 5 rupiah. Serial koin-koin menarik dari bahan perak dan emas diluncurkan pada tahun 1970, guna memperingati 25 tahun kemerdekaan Indonesia. Koin-koin ini dicetak dengan bahan perak dan emas, mempunyai desain yang sama, namun berbeda dalam nominalnya. Pecahan Rp 200 mempunyai desain burung Cendrawasih, Rp 250 gambar Patung Manjusri, Rp 500 adalah Penari Wayang, Rp 750 adalah Barong, dan Rp 1.000 bergambar Jendral Sudirman. Untuk yang emas 5.000, 10.000. 20.000 dan 25.000. Seri-seri binatang dicetak pada tahun 1974 dengan gambar Harimau Jawa (Rp 2.000), Orang Utan (Rp 5.000) dan juga koin dari bahan emas dengan gambar komodo (Rp 100.000). Tahun 1987 diterbitkan lagi koin-koin menarik seri binatang, dari perak bernilai Rp 10.000 (Babi Rusa) dan dari emas bernilai Rp 200.000 (Badak Jawa).

Peringatan 50 tahun Kemerdekaan Indonesia tahun 1995 diabadikan dalam koin-koin dengan wajah Suharto. Koin-koin ini terdiri dari satu set, dimana koin dengan nominal Rp 300.000 (berat 17 gram) mempunyai desain muka Suharto yang sedang berdialog dengan penduduk. Sedangkan nominal Rp 850.000 (berat emas 50 gram), yang menggambarkan wajah penuh Suharto sedang menghadap kedepan.

Satu hal yang perlu dicatat dalam numismatik Indonesia, adalah dicetaknya koin dengan bahan Bi-Metal (dua bahan sekaligus). Koin ini pertamakalinya dicetak pada tahun 1993 dengan nominal Rp 1.000, dengan gambar pohon kelapa. Pada bagian lingkaran luar terbuat dari Copper-Nickel, sedangkan lingkaran dalamnya terbuat dari bahan Brass (kuningan). Inilah satu-satunya koin Bi-Metal yang pernah dicetak oleh Indonesia sampai saat ini.

Koin alumunium-Bronze nominal Rp 500 dengan gambar bunga melati, mulai dicetak pada tahun 1991. Lalu pada tahun 1997 dicetak lagi koin dengan pecahan Rp 500 dengan desain Bung Melati yang telah disempurnakan. Koin ini merupakan koin terakhir yang dicetak pada masa kepemimpinan Suharto, sebelum beliau digantikan oleh B.J Habibie setelah kerusuhan melanda Jakarta pada tanggal 21 Mei 1998.

Pemerintahan B.J Habibie (1998-1999)

B.J Habibie diangkat sebagai Presiden (Interim), setelah Suharto mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei 1998. Pada masa pemerintahannya, beberapa koin dengan desain baru sempat dicetak, yaitu koin alumunium pecahan Rp 50 dan Rp 100 seri Burung Cariole dan burung Kakatua, tahun 1999. Satu lagi pada tahun 1999 juga dicetak koin emas seri "For the Children of the World" dengan nominal Rp 150.000, dengan desain mukanya anak laki-laki bermain kuda lumping.

Pemerintahan Megawati Soekarnoputri (2001-2004)

Setelah MPR menjatuhkan mosi tidak percaya pada tanggal 23 Juli 2001 kepada Abdurrahman Wahid, pada saat itu juga diangkat wakil Presiden Megawati menjadi Presiden Republik Indonesia yang ke-5. Setelah masa pemerintahanya, hanya dua buah koin dengan desain baru yang mulai diedarkan pada bulan November 2003, yaitu koin-koin alumunium dengan pecahan Rp 200 (Jalak Bali) dan Rp 500 (Bunga Melati).

Seperti telah kita ketahui bahwa sangat jauh sekali perbedaan antara desain dan mutu mata uang yang dicetak pada tahun 1993 kebawah (termasuk desain lama dengan versi baru) dibandingkan dengan cetakan mata uang seperti sekarang ini beredar (tahun 1994 keatas). Coba lihat dan bandingkan antara cetakan dari kedua periode diatas, dimana yang desain dan mutu mata uang tahun 1993 kebawah lebih menawan dibandingkan dengan cetakan cetakan sesudahnya. Hal ini dapat diindikasikan bahwa kondisi perekonomian Indonesia pada periode itu, yaitu sampai dengan setelahnya.

NB..Untuk ilmu langsung saya banyak membaca postingan dr.Arifin di www.uang-kuno.com,,

2.Album Uang saya dl beli dr seller disini juga,,di FJB ada yg jual kyknya kisaran 90.000- 160.000 an,,yg koin 150.000, googling aja pake kata kunci jual album uang kertas,,pasti nongol banyak
semoga bermanfaaatYb


top markotop gan penjelasannya..
saya jadi banyak tau nih soal uang indo..walaupun susah di cari di sini..capedes
muchammad1945 - 16/09/2012 11:33 PM
#5883

Quote:
Original Posted By ipunky
Halo Agan Ustadz Baik,wawcendolnya berderet (bagi ya gancendols),

salam kenal..sudah gabung di FB nya kaskus numismatik blm?http://www.facebook.com/groups/472773066070047/

saya bantu menjawab beberapa pertanyaan mas ya,saya tidak ahli juga,hanya share pengetahuan aja
untuk beberapa jenis,gambar mata uang kita dipilih untuk memperkenalkan citra Indonesia dan ada yang sesuai dengan kondisi yang ada pada saat itu di Indonesia,,
Seri Kebudayaan tahun 52 sebagai yang dianggap uang kertas pertama yang dikeluarkan Bank Indonesia,,mengangkat tema Budaya Indonesia, hal tersebut wajar sebagai negara yang baru merdeka,,untuk memperkenalkan Budaya kita tentunya,,paling terkenal 1000 Budaya yang cantik dan digemari kolektor luar negeri,,beberapa seri juga dapat ditebak secara pasti maksud pembuatan gamba nya seperti seri pekerja
pecahan 5000 tahun 58 dan Rp.1 tahun 1960/61 untuk program swasembada beras,
pecahan 100 tahun 58 untuk memejukan perkebunan Indonesia khususnya karet
pecahan 5 rupiah/ 58 dengan tema memajukan batik sebagai pakaian Nasional

untuk seri sukarno tahun 1960/61 tentu untuk menghormati beliau sebagai presiden Pertama dan demikian juga dengan seri Sudirman sebagai Jendral Pertama dan termuda (31 tahun),,saya rasa beliau layak dijadikan mata uang pada seri sudirman tahun 68
seri pekerja sukarela Tahun 64 dibikin saat konfrontasi kita mulai dengan malaysia,,presiden sukarno memasukkan unsur nasionalisme dengan dicetaknya seri sukarelawan,,dan juga seri sukarno borneo sebagai simbol kuasa kita atas daerah kalimantan..
Untuk Tahun 2 80 sampai medium 90 an dan sekarang,,yang dicetak banyak adalah seri pahlawan,,pastinya dengan tujuan agar kita tidak lupa dan anak cucu kita tahu rupa dan wujud pahlawan nasional,
Uang 500 orang utan dibuat tahun 1992 saat gencarnya kampanye penyelamatan satwa ini sebagai satwa yang dilindungi dan terancam kepunahannya,,di bagian belakang dicantumkan juga gambar rumah adat kalimantan timur,,
seri 50.000 suharto bisa dikatakan sebagai peringatan pembangunan oleh suHarto sebagai bapak pembangunan,,
jika kita telah mempelajari dan sedikit mengetahui sejarah bangsa ini ,,maka bukan mustahil agan juga bisa mengaitkan peristiwa yang terjadi di masa lalu dengan gambar di uang kertas tsb.
sedikit tulisan juga bisa dibaca sebagai tambahan ilmu masalah koin:

Pada tahun-tahun awal setelah proklamasi kemerdekaan, banyak dicetak uang kertas seri ORI (Oeang Repoeblik Indonesa), dan uang-uang darurat yang dicetak oleh daerah-daerah (URIDA), tanpa satupun dicetak koin-koin sebagai mata uang.

Koin Indonesia dicetak untuk pertama kalinya pada tahun 1951. Koin ini terbuat dari aluminium dengan pecahan 5 Sen, dengan lubang pada bagian tengahnya. Koin aluminium pecahan 10 Sen (tanpa lubang) dengan gambar Garuda dicetak pada tahun 1951 juga. Berikutnya pada tahun 1952 dicetak koin-koin dengan pecahan 1 Sen (yang mempunyai desain sama dengan pecahan 5 Sen bolong) dan pecahan 25 Sen. Pada tahun yang sama juga dicetak koin dengan pecahan 50 Sen dengan gambar Dipanegara.

Pemerintahan Sukarno (1945-1967)


Seri koin-koin dengan gambar Sukarno juga dicetak untuk peredaran khusus di Kepulauan Riau. Koin-koin dengan tahun 1962 (dicetak tahun 1963) ini terbuat dari aluminium, dan terdiri dari pecahan 1, 5, 10, 25, dan 50 Sen. Koin-koin ini ditarik dari peredaran dan dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 30 September 1964. Pada pinggiran semua koin seri Kepulauan Riau ini, tertera inskripsi “KEPULAUAN RIAU”.
Pada masa pembebasan IRIAN BARAT, juga dicetak koin-koin seri Sukarno yang dicetak khusus untuk peredaran di Irian Barat, dan semuanya bertahun 1962 (dicetak tahun 1964). Namun akhirnya dinyatakan tidak berlaku lagi sejak tanggal 31 Desember 1971.

Pemerintahan Suharto (1967-19998)

Masa pemerintahan Suharto dapat dikatakan sebagai masa pembangunan Indonesia. Setelah Suharto diangkat sebagai Presiden Indonesia yang kedua, maka koin-koin yang pertama kali dicetak pada awal pemerintahanya adalah tahun 1970. Koin-koin dengan bahan alumunium ini dikenal sebagai koin-koin seri burung (nominal 1 dan 5 rupiah) serta padi dan kapas (2 rupiah). Kampanye program keluarga berencana juga diabadikan dalam koin-koin seri tahun 1974 dan 1979, yang keduanya dari alumunium dengan nominal 5 rupiah. Serial koin-koin menarik dari bahan perak dan emas diluncurkan pada tahun 1970, guna memperingati 25 tahun kemerdekaan Indonesia. Koin-koin ini dicetak dengan bahan perak dan emas, mempunyai desain yang sama, namun berbeda dalam nominalnya. Pecahan Rp 200 mempunyai desain burung Cendrawasih, Rp 250 gambar Patung Manjusri, Rp 500 adalah Penari Wayang, Rp 750 adalah Barong, dan Rp 1.000 bergambar Jendral Sudirman. Untuk yang emas 5.000, 10.000. 20.000 dan 25.000. Seri-seri binatang dicetak pada tahun 1974 dengan gambar Harimau Jawa (Rp 2.000), Orang Utan (Rp 5.000) dan juga koin dari bahan emas dengan gambar komodo (Rp 100.000). Tahun 1987 diterbitkan lagi koin-koin menarik seri binatang, dari perak bernilai Rp 10.000 (Babi Rusa) dan dari emas bernilai Rp 200.000 (Badak Jawa).

Peringatan 50 tahun Kemerdekaan Indonesia tahun 1995 diabadikan dalam koin-koin dengan wajah Suharto. Koin-koin ini terdiri dari satu set, dimana koin dengan nominal Rp 300.000 (berat 17 gram) mempunyai desain muka Suharto yang sedang berdialog dengan penduduk. Sedangkan nominal Rp 850.000 (berat emas 50 gram), yang menggambarkan wajah penuh Suharto sedang menghadap kedepan.

Satu hal yang perlu dicatat dalam numismatik Indonesia, adalah dicetaknya koin dengan bahan Bi-Metal (dua bahan sekaligus). Koin ini pertamakalinya dicetak pada tahun 1993 dengan nominal Rp 1.000, dengan gambar pohon kelapa. Pada bagian lingkaran luar terbuat dari Copper-Nickel, sedangkan lingkaran dalamnya terbuat dari bahan Brass (kuningan). Inilah satu-satunya koin Bi-Metal yang pernah dicetak oleh Indonesia sampai saat ini.

Koin alumunium-Bronze nominal Rp 500 dengan gambar bunga melati, mulai dicetak pada tahun 1991. Lalu pada tahun 1997 dicetak lagi koin dengan pecahan Rp 500 dengan desain Bung Melati yang telah disempurnakan. Koin ini merupakan koin terakhir yang dicetak pada masa kepemimpinan Suharto, sebelum beliau digantikan oleh B.J Habibie setelah kerusuhan melanda Jakarta pada tanggal 21 Mei 1998.

Pemerintahan B.J Habibie (1998-1999)

B.J Habibie diangkat sebagai Presiden (Interim), setelah Suharto mengundurkan diri pada tanggal 21 Mei 1998. Pada masa pemerintahannya, beberapa koin dengan desain baru sempat dicetak, yaitu koin alumunium pecahan Rp 50 dan Rp 100 seri Burung Cariole dan burung Kakatua, tahun 1999. Satu lagi pada tahun 1999 juga dicetak koin emas seri "For the Children of the World" dengan nominal Rp 150.000, dengan desain mukanya anak laki-laki bermain kuda lumping.

Pemerintahan Megawati Soekarnoputri (2001-2004)

Setelah MPR menjatuhkan mosi tidak percaya pada tanggal 23 Juli 2001 kepada Abdurrahman Wahid, pada saat itu juga diangkat wakil Presiden Megawati menjadi Presiden Republik Indonesia yang ke-5. Setelah masa pemerintahanya, hanya dua buah koin dengan desain baru yang mulai diedarkan pada bulan November 2003, yaitu koin-koin alumunium dengan pecahan Rp 200 (Jalak Bali) dan Rp 500 (Bunga Melati).

Seperti telah kita ketahui bahwa sangat jauh sekali perbedaan antara desain dan mutu mata uang yang dicetak pada tahun 1993 kebawah (termasuk desain lama dengan versi baru) dibandingkan dengan cetakan mata uang seperti sekarang ini beredar (tahun 1994 keatas). Coba lihat dan bandingkan antara cetakan dari kedua periode diatas, dimana yang desain dan mutu mata uang tahun 1993 kebawah lebih menawan dibandingkan dengan cetakan cetakan sesudahnya. Hal ini dapat diindikasikan bahwa kondisi perekonomian Indonesia pada periode itu, yaitu sampai dengan setelahnya.

NB..Untuk ilmu langsung saya banyak membaca postingan dr.Arifin di www.uang-kuno.com,,

2.Album Uang saya dl beli dr seller disini juga,,di FJB ada yg jual kyknya kisaran 90.000- 160.000 an,,yg koin 150.000, googling aja pake kata kunci jual album uang kertas,,pasti nongol banyak
semoga bermanfaaatYb


matabzz.. semakin tertarik sama numismatik...

oea, saya mau tanya nih,, saya sering menemuin koin Rp 100 kakak tua emisi 1999 sampe 2005.. saya sering ngeliat emisi yang 1999 di banding emisi yang lain..
tapi kok saya sangat jarang nemuin yang Rp 100 emisi 2005 ya? apa karena emang kebetulan saya jarang liat \)b\)b\)b\)b

kalau dicetak sedikit, apa suatu saat Rp 100 emisi 2005 bakal jadi langka?

ada yang bisa bantu?
sukses buat forum ini
armanmn - 17/09/2012 04:40 PM
#5884

Quote:
Original Posted By muchammad1945
matabzz.. semakin tertarik sama numismatik...

oea, saya mau tanya nih,, saya sering menemuin koin Rp 100 kakak tua emisi 1999 sampe 2005.. saya sering ngeliat emisi yang 1999 di banding emisi yang lain..
tapi kok saya sangat jarang nemuin yang Rp 100 emisi 2005 ya? apa karena emang kebetulan saya jarang liat \)b\)b\)b\)b

kalau dicetak sedikit, apa suatu saat Rp 100 emisi 2005 bakal jadi langka?

ada yang bisa bantu?
sukses buat forum ini


untuk 100 koin emang kebanyakan taun 1999, ane juga gak tau kenapa. pokoknya paling banyak taun 1999, dapet dari BI juga pasti taunnya 1999, jrang2 tahun2 lain
armanmn - 17/09/2012 04:41 PM
#5885

Quote:
Original Posted By muchammad1945
matabzz.. semakin tertarik sama numismatik...

oea, saya mau tanya nih,, saya sering menemuin koin Rp 100 kakak tua emisi 1999 sampe 2005.. saya sering ngeliat emisi yang 1999 di banding emisi yang lain..
tapi kok saya sangat jarang nemuin yang Rp 100 emisi 2005 ya? apa karena emang kebetulan saya jarang liat \)b\)b\)b\)b

kalau dicetak sedikit, apa suatu saat Rp 100 emisi 2005 bakal jadi langka?

ada yang bisa bantu?
sukses buat forum ini


untuk 100 koin emang kebanyakan taun 1999, ane juga gak tau kenapa. pokoknya paling banyak taun 1999, dapet dari BI juga pasti taunnya 1999, jrang2 tahun2 lain
ipunky - 17/09/2012 06:15 PM
#5886

Quote:
Original Posted By muchammad1945
matabzz.. semakin tertarik sama numismatik...

oea, saya mau tanya nih,, saya sering menemuin koin Rp 100 kakak tua emisi 1999 sampe 2005.. saya sering ngeliat emisi yang 1999 di banding emisi yang lain..
tapi kok saya sangat jarang nemuin yang Rp 100 emisi 2005 ya? apa karena emang kebetulan saya jarang liat \)b\)b\)b\)b

kalau dicetak sedikit, apa suatu saat Rp 100 emisi 2005 bakal jadi langka?

ada yang bisa bantu?
sukses buat forum ini


Quote:
Original Posted By armanmn
untuk 100 koin emang kebanyakan taun 1999, ane juga gak tau kenapa. pokoknya paling banyak taun 1999, dapet dari BI juga pasti taunnya 1999, jrang2 tahun2 lain


Untuk Koin ALuminium,paling banyak 1999 karena Tahun 1999 ( pemerintahan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie ) awal diterbitkan koin pecahan
50 dan 100 Rupiah tersebut.
Tahun 2000 saat Gusdur,sama sekali tidak dicetak koin apapun,,
Pecahan 50 Rupiah dicetak ulang dengan emisi 2001 dan 2002
Pecahan 100 Rupiah dicetak ulang dengan emisi 2001 – 2002 – 2003 – 2004 – 2005. Untuk pecahan 50 dan 100 kemungkinan masih terdapat emisi tahun-tahun berikutnya .Baru pada Tahun 2003 ( pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri ) diterbitkan pecahan 200 dan 500 Rupiah (aluminium)
untuk masalah jumlah koin,tidak seperti uang kertas yang bisa kita kira2 dari nomer serinya,,koin agak susah ditebak jumlahnya,,kecuali ada orang BI yang bantu kita disini bocorin jumlah koin yang beredar,,hihihi
salamYb
JohnImJohno - 17/09/2012 06:47 PM
#5887

gan ada yang tau koin piece of eight? itu ada yang palsu g sih.. terimakasih
SURYAMAN_TNT - 18/09/2012 09:00 AM
#5888

Salam, ikutan melintas Mr & Mrs D

Sori, tidak dapat ikutan lagi tiap hari.

Karena kesibukan makin bertambah dan kaskus masih dalam perbaikan D
JohnImJohno - 18/09/2012 06:11 PM
#5889
Koin 1741
Gan koin ini ada yang palsu g sih, namanya piece of eight klo DISINI harganya ya begitu
Ini penampakannya
Spoiler for KOIN
Penggemar NUMISMATIKA Masuk Sini
Penggemar NUMISMATIKA Masuk Sini

Maaf gambarnya agak kurang jelas, buru2 ngambilnya
Mohon penjelasannya dari para senior hehehe
Belgindo - 18/09/2012 10:14 PM
#5890

Quote:
Original Posted By JohnImJohno
Gan koin ini ada yang palsu g sih, namanya piece of eight klo DISINI harganya ya begitu
Ini penampakannya
Spoiler for KOIN
Penggemar NUMISMATIKA Masuk Sini
Penggemar NUMISMATIKA Masuk Sini

Maaf gambarnya agak kurang jelas, buru2 ngambilnya
Mohon penjelasannya dari para senior hehehe


tampakan bolak baliknya gan..
kalau bisa berat koin dan ukurannya..
Belgindo - 18/09/2012 10:15 PM
#5891

Quote:
Original Posted By JohnImJohno
gan ada yang tau koin piece of eight? itu ada yang palsu g sih.. terimakasih


Koin palsunya pasti ada gan..
selain di lihat dari gambar juga dari berat koin tersebut dan ukurannya

Quote:
Original Posted By SURYAMAN_TNT
Salam, ikutan melintas Mr & Mrs D

Sori, tidak dapat ikutan lagi tiap hari.

Karena kesibukan makin bertambah dan kaskus masih dalam perbaikan D


sama gan.. ane sibuk di FB hahahahacapedes
tadi ane posting di sini tapi kok ngga muncul?berdukas
SURYAMAN_TNT - 21/09/2012 03:25 PM
#5892

Quote:
Original Posted By Belgindo


sama gan.. ane sibuk di FB hahahahacapedes
tadi ane posting di sini tapi kok ngga muncul?berdukas


Begitulah dalam masa perbakan ini, liat aja itu live beta 0 nya banyak banget.

Mereka akan mempersiapkan jumlah posting yg dapat menampung sejumlah 0 itu tadi D
IMPERIUMRADJA - 23/09/2012 01:19 AM
#5893

Quote:
Original Posted By armanmn
untuk 100 koin emang kebanyakan taun 1999, ane juga gak tau kenapa. pokoknya paling banyak taun 1999, dapet dari BI juga pasti taunnya 1999, jrang2 tahun2 lain


Salam Numismatik buat smua
Salam buat sesepuh..,mhon maaf klu bru gabung lagiiloveindonesiasYb

Perihal prtnyaan d atas ane coba beurun rembuk.

Uang Rp. 100 yang gambar kakaktua raja ( diberisimbol PKR ) dapat kta trangkan detail mlalui point2 brikut :
1. Uang tersebut memiliki tahun emisi 1999, artinya uang itu launching perdana tahun 1999 sbagai legal tender.
2. Tahun yg trtulis di uang RI ( baik logam atau kertas) mrupakan tahun cetak dan bukan tahun emisi.
3. Sampai skrangn uang logam (UL) trsbut msih mrupakan legal tender.
4. Trakhir BI mnctak UL trsbut d tahun skitar 2005 ( seingat ane ), dan itupun hnya untuk mlengkapi stock kbthan nasional saja.

Dan mngkin bisa mnjwab prtanyaan mngapa bnyak di temui tahun 1999, krn pada tahun itu UL tsbut prtama kali dicetak dgn jumlah bnyak..,stelah tahun 1999 hnya pnambahan stock apabila pminatnya bnyakiloveindonesiasYb

Sekian, mhon maaf kpd sesepuh dan agans...,smoga brmanfaat
IMPERIUMRADJA - 23/09/2012 01:33 AM
#5894
nlcque
Quote:
Original Posted By ipunky
Untuk Koin ALuminium,paling banyak 1999 karena Tahun 1999 ( pemerintahan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie ) awal diterbitkan koin pecahan
50 dan 100 Rupiah tersebut.
Tahun 2000 saat Gusdur,sama sekali tidak dicetak koin apapun,,
Pecahan 50 Rupiah dicetak ulang dengan emisi 2001 dan 2002
Pecahan 100 Rupiah dicetak ulang dengan emisi 2001 – 2002 – 2003 – 2004 – 2005. Untuk pecahan 50 dan 100 kemungkinan masih terdapat emisi tahun-tahun berikutnya .Baru pada Tahun 2003 ( pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri ) diterbitkan pecahan 200 dan 500 Rupiah (aluminium)
untuk masalah jumlah koin,tidak seperti uang kertas yang bisa kita kira2 dari nomer serinya,,koin agak susah ditebak jumlahnya,,kecuali ada orang BI yang bantu kita disini bocorin jumlah koin yang beredar,,hihihi
salamYb


Salam numismatik
Alo om Suryaman...,apa kabar?
Penjabarn dr agan luar biasa komplit, namun mngkin bisa dbedakan antara thun cetak dan tahun emisiiloveindonesiasYb
Kbtlan tmpat ane kerja mnentukan kbthan jmlah fisik uang secara nasionall. Artinya baik uang logam maupun uang kertas jumlahnya slalu di pntau, baik jumlah ctak, jumlah yg sdah balik k BI bhkan jumlah uang yg diracik atau di leburiloveindonesiasYb

Demikian smoga dpat d trima dgn baik
armanmn - 24/09/2012 09:16 PM
#5895

Quote:
Original Posted By IMPERIUMRADJA
Salam numismatik
Alo om Suryaman...,apa kabar?
Penjabarn dr agan luar biasa komplit, namun mngkin bisa dbedakan antara thun cetak dan tahun emisiiloveindonesiasYb
Kbtlan tmpat ane kerja mnentukan kbthan jmlah fisik uang secara nasionall. Artinya baik uang logam maupun uang kertas jumlahnya slalu di pntau, baik jumlah ctak, jumlah yg sdah balik k BI bhkan jumlah uang yg diracik atau di leburiloveindonesiasYb

Demikian smoga dpat d trima dgn baik


wah gan kerjanya yang menentukan jumah fsik keluarnya uang dari bank yah? pasti agan orang BI, karna stau ane tugas pokok BI menjaga nilai stabilitas rupian, dengan menjaga srkulasi uang maka terjaga juga nilai rupiah

wah enak bgt kerja di BI

oh iya gan ane mo tanya dong

waktu itu ane pernah dikasih tau ame temen ane, katanya kalo mau uang kuno tapi dapetnya harga nmina bisa dapet dari BI, tapi tentu ngga semudah itu, harus lewat "jalan tol" biar bisa dapet kaya gitu. maksudya jalan tol itu kenalan orang BI, jadi pas ada orang nuker duit lama, itu duit jangan dimasukin ke lemari besi tapi diselipn ke kantong. bener gak sih? kan secara peraturan uang yang lama yang masuk ke BI tidak boleh diedarkan lagi
Alt-h - 27/09/2012 08:17 AM
#5896

Lagi cari Walking Liberty Silver Half Dollar nih.
mungkin agan2 ada yang bisa bantu dengan harga bagus?
Kondisi jelek juga boleh biar lebih murah. kalo bisa 5 buah dengan kondisi serupa.

PM me please. takut kelewatan posting.
ADPp - 28/09/2012 03:04 PM
#5897

siang gan, lama ga mampir.. ngakaks hammers
sibuk mencari gelar dulu.. D
makin rame aja nih kayaknya.. iloveindonesias
AuliyaSidik234 - 02/10/2012 11:04 PM
#5898
Mau Tanya Nih
Agan Sista,ane mau nanya nih...kalau Uang Koin Nederlandsch Indie 1945 1Ct kira2 bisa berapa yah harganya?
Thanks \)b
AuliyaSidik234 - 02/10/2012 11:07 PM
#5899

Agan Sista,ane mau nanya nih...kalau Uang Koin Nederlandsch Indie 1945 1Ct kira2 bisa berapa yah harganya?
Thanks \)b
Belgindo - 03/10/2012 11:09 PM
#5900

Quote:
Original Posted By Alt-h
Lagi cari Walking Liberty Silver Half Dollar nih.
mungkin agan2 ada yang bisa bantu dengan harga bagus?
Kondisi jelek juga boleh biar lebih murah. kalo bisa 5 buah dengan kondisi serupa.

PM me please. takut kelewatan posting.


Barangkali ada yang punya? kebetulan ane ngga punya gan..

Quote:
Original Posted By ADPp
siang gan, lama ga mampir.. ngakaks hammers
sibuk mencari gelar dulu.. D
makin rame aja nih kayaknya.. iloveindonesias


rame-rame sepi gan.. btw semoga gelarnya cepat tercapai amin..

Quote:
Original Posted By AuliyaSidik234
Agan Sista,ane mau nanya nih...kalau Uang Koin Nederlandsch Indie 1945 1Ct kira2 bisa berapa yah harganya?
Thanks \)b


ane kagak tahu juga gan..bangkali ada agan2 lain yang tahu harga ini
Page 295 of 296 | ‹ First  < 290 291 292 293 294 295 296 > 
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Penggemar NUMISMATIKA Masuk Sini