Militer
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Militer > [share] pengalaman menggunakan senjata
Total Views: 236071 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 264 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

ghaz1 - 25/01/2010 11:39 PM
#1
[share] pengalaman menggunakan senjata
AYO gan share pengalaman agan pake senjata, bisa di ceritain senjata apa, ukuran peluru, kehebatan senjatanya dan paling penting kehebatan agan semua dalam menggunakannya.

Spoiler for sks

[share] pengalaman menggunakan senjata


Spoiler for experienced


1. Taurus (gak tau ni varian apa dah lupa). Taurus byk juga jenis senjatanya, tp katanya sih ni pistol buatan brazil, tp ane jg gak tau pasti. Ini ane cuma punya skor tertinggi 78 dr 10 peluru, jarak sasaran 5 meter di area terbuka. Maklum newbie nda tau cara nembak

2. SKS made in cheko, ni senjata yg dipake di bikin taun 54 o tua banget ya senjatanya. Dimoncongnya ada sangkur, konon sangkurnya beracun, jadi ane gak berani becanda sm temen2. Pengisian pelurunya susah banget gan, senjata paling merepotkan tapi mantep buat nembak jarak jauh. Skor tertinggi ane 230 dari 30 peluru, jarak ke target 50meter di area terbuka \( parah banget ya hehehe...

3. Valmet, konon ni kakaknya AK-47 buatan rusia, senjata semi otomatis ini lumayan gahar cuman sulit kalo di pake tempur, karna utk mengganti magazine-nya rada2 susah. Lagian jaman skrg dah gak di pake kali ya, kecuali cm buat latihan \) skor tertinggi 115 dari 17 peluru p jarak ke target 50m di area terbuka

4. P3 buatan pindad Indonesia horee akhirnya pake pistol buatan dalam negeri juga heart: masih baru lagi gak tua kayak yg udah2 pistol ini lumayan jagoan, asik di pakenya gak terlalu ribed. Kaliber 7,65 x 17 mm, skor tertinggi 92 dari 10 peluru dari jarak 10m di area tertutup. (masih aza bodoh ya nembaknya D gak berbakat gan\( hikz)


nah skrg giliran agan2 cerita \) berbagi pengalaman sama temen kaskuser

info updated: safety wearing the weapons
Spoiler for safety

Quote:
Original Posted By toukairin
intinya jarinya di luar kamar.

Coba baca :http://www.silverbulletshootingrange.com/safety.html (search mas gugel dikit)
[share] pengalaman menggunakan senjata


Quote:
Original Posted By TentaraLangit
1. Always assume that the gun or any other firearm is loaded capable of being fired.

2. Never aim at persons when handling the weapon.

3. Do not place your finger on the trigger until the firearm is pointed at the target and you intend to fire. If you don't want the firearm to fire, keep your finger off the trigger.

4. Any firearm is a dangerous weapon, it must not become accessible to unauthorised persons, especially children.


Quote:
Original Posted By garandman
Ini yg basic menurut NRA:

1. Always keep the muzzle pointed to a safe direction.

2. Always keep your finger off the trigger until you are ready to shoot.

3. Always keep your firearm unloaded until you are ready to shoot.

What is a "safe direction"? It is a direction that does not place any person, animal, or object that you do not wish to destroy on the path of the bullet. Take into account penetration power of the bullet and range the bullet can reach. Just because a person, animal or valuable/important object is not visible to you, it does not mean the bullet cannot reach it.




stance
Spoiler for stance

Quote:
Original Posted By 6heads
tips untuk pemula:

Kondisi fisik dan psikis harus fit alias sehat dan pikiran fresh

Renggangkan kaki tidak lebih lebar dari bahu, posisi badan dari arah target 45 derajad untuk penembak pistol, dan 180 derajad untuk senapan.

Muka lurus kedepan menghadap target, tidak terlalu menunduk atau menengadah.

Untuk jenis pistol tangan yang digunakan untuk membidik harus lurus dan tangan lainnya dikunci dengan memasukan kedalam saku untuk keseimbangan. Sedangkan untuk jenis senapan, tangan tersebut digunakan untuk menopang senjata sekaligus dikunci dengan cara merapatkan kebadan serta siku ditumpukan keatas pinggang.

Khusus untuk pemula posisi diatas tidak terlalu baku. Artinya anda bisa mencari dan merasakan posisi mana yang membuat anda nyaman.

[spoiler=carry on]


[share] pengalaman menggunakan senjata
pistol

[share] pengalaman menggunakan senjata
senapan



Namun tahap awal yang penting diketahui adalah: cara aman menggunakan senjata. Yakni selalu arahkan moncong senjata kelintasan target, ada atau tidak ada peluru.

Peace:
CMIIW


Quote:
Original Posted By garandman
Kang Sphinx,

saya ini pendatang baru di dunia handgun. Baru mulai serius latihan in 2007, baru mulai bawa setahun yg lalu. Karena saya awalnya penembak target, maka waktu mulai coba2 latihan pakai handgun 6-7 yrs ago saya menggunakan one-handed stance spt petembak2 pistol di bidang target. Teman2 saya mostly practical shooters atau military/law enforcement. Jadi mereka pada ngakak kalau lihat saya nembak one-handed stance. Ada yg nyeletuk ... saya pakai gaya retro "FBI circa 1920" style. Rupanya one-handed stance ini memang standard handgun shooting posture yg diajarkan di FBI masa J. Edgar Hoover masih perang sama gangster in 1920s and 30s.

Kan saya sudah bilang, saya tidak punya latihan formal di bidang handgun shooting. Jadi saya belajar sendiri atau comot sana-sini dari teman2 yg punya formal training. Waktu saya mulai belajar defensive handgun shooting, kok ya saya naturally menggunakan two-handed stance dimana badan saya agak miring 45 degree blading away from the target with my weak side forward and my strong side slightly behind, my strong arm is extended, my support arm is bent at the elbow, and my head is tilted down toward and aligned with my strong arm. Somehow posisi ini works well for me. Bbrp tahun kemudian baru saya tahu kalau posisi ini ada namanya .... it is the Weaver stance yg diperkenalkan oleh Deputy Jack Weaver back in 1959 dan banyak digunakan oleh law enforcement agencies (termasuk FBI) for many decades after that. Jack Weaver meninggal dunia tahun lalu.

Weaver stance:

[share] pengalaman menggunakan senjata

Isosceles stance:

[share] pengalaman menggunakan senjata

Menurut artikel diatas, keuntungan Weaver stance:
- Blading body position memperkecil target area di upper torso kita.
- Memberikan perlindungan yg lebih baik utk bagian vital spt mata, leher/tenggorokan, dan groin (kemaluan).
- Gun lebih dekat ke petembak (sebaliknya gun lebih jauh dari sasaran ~ good when dealing with bad guys)
- More balanced body position (karena kaki tidak sejajar, one is ahead of the other).

Kelemahan:
- Karena posisi blading yg digunakan, bagian samping dari badan (daerah dibawah ketiak) menjadi lebih ter-exposed ke lawan. Utk police officers yg menggunakan level II body armor, ini justru bagian dari vest yg tidak terlindung oleh kevlar atau offers less protection.
- Lebih sulit utk bergerak ke berbagai posisi.
- Limited field of fire, terutama utk menghadapi sasaran in the weak side of the shooter (sebelah kiri utk right-handed shooter)

Utk isosceles stance, kelebihan:
- Badan kita menghadapi sasaran secara penuh, utk mrk yg pakai body armor ini menguntungkan sebab bagian depan dari body armor memiliki best protection.
- Lebih mudah utk menghadapi sasaran di depan kita up to 180 degree. Cukup tinggal memutar badan on the hip, kaki tidak perlu bergerak.

Kekurangan:
- Posisi kurang stabil utk menghadapi dorongan dari depan (karena kaki sejajar).
- Wajah dan leher are exposed fully from the front.
- Karena kedua tangan are extended fully forward, ini membuat senjata menjadi lebih jauh dari kita (dan lebih dekat ke sasaran ~ lebih mudah utk direbut).

I still like weaver stance better.


Quote:
Original Posted By wissen
saya langsung nyamber boleh ya para juragan senior sekalian

sepanjang yang saya tau di practical shooting under IPSC, stance itu kepake lho. weak hand ato strong hand, suka2 designer course of fire D

yang apes kalo lagi maen major, trus ada COF yang mengharuskan weak hand (buat right handed wajib nembak pake tangan kiri, yang kidal wajib pake tangan kanan, 1 tangan) mantep bener deh major pake weak hand, lari kemana mana pasti D

sekedar numpang kasih pendapat D

aplikasi dunia nyatanya saya gak tau, amit2 draw pistol di jalanan...


Quote:
Original Posted By cybtendo
heh?? emang IPSC pake satu tangan??? kan boleh 2 tangan....

lo gak ada mata dominan ato gak tau mana yg dominan??
kalo blom tau, coba praktekin ini :
http://www.wikihow.com/Determine-Your-Dominant-Eye
http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20070907000734AAcyiZO
http://www.hamiltontrapclub.com/htc/DominantEye/go

soalnya yg gak ada mata dominan itu sangaaaaatttt jarang.. DD


Quote:
Original Posted By cybtendo

kalo center-axis relock yg saya baca sih kaya gini..
[share] pengalaman menggunakan senjata
cuman masi bingung...... p


Quote:
Original Posted By garandman
Saya juga baru tahu kalau stance ini namanya axis relock. Selama ini saya kira cuma modified Weaver doang yg disesuaikan dengan space and distance to target. Coba perhatikan, di stance ini kan strong side dari badan si petembak juga cocked back kan? Spt di Weaver stance. Bedanya cuma strong arm disini lebih cocked back, tidak selurus Weaver. Kalau isosceles kan badan sejajar menghadap ke target.


Quote:
Original Posted By GrowNfun
stance gaya tukang parkir di lapaknya:

Spoiler for stance gaya kampung
[share] pengalaman menggunakan senjata


kali ini pake produk buatan dalam negri


[/spoiler]
jackmanis - 25/01/2010 11:44 PM
#2

yah pengalaman gue cuman pakai senapan angin gan maho
kokoarico - 25/01/2010 11:50 PM
#3

Quote:
Original Posted By jackmanis
yah pengalaman gue cuman pakai senapan angin gan maho


sama gan D
biasa buat nembak burung sore-sore o
blue_danube - 25/01/2010 11:53 PM
#4

eleuh.. cuma nyoba nembak garand, M-16, SS-1 dan SS-2 doang... yang SS-2 aja di pindad... DDD
ghaz1 - 26/01/2010 12:03 AM
#5

amazing experiencing and stock of knowledge from formiler

Spoiler for

Quote:
Original Posted By garandman
Biggest caliber shot from a rifle: 50 BMG (from a Serbu BFG 50 rifle)

Biggest caliber shot from a handgun: 44 Magnum (Model 29 S&W)

Favorite rifle calibers: 5.56x45, 7.62x51, 30.06, and 7.62x39

Favorite handgun calibers: 9x19, 357 Magnum, 45 ACP

Experience with rifles:
AR15 (various models including SP1, A1, A2, DCM, M4, and Dissipator)
K1A1 and K2 (South Korean)
AK47 (Romanian, Polish, Chinese, and Russian)
AK74 (Romanian)
SKS (Romanian, Yugoslavian, Chinese)
FAL (Brazil, Austria, Belgium)
FN49 (Belgium ~ Egyptian contract)
M1 Garand (Springfield Armory)
Mausers (K98, M38, M48, M24/47, VZ24)
Enfield (No 1 MK III, No. 4 MK 1, No. 4 MK 2, No. 5 MK 1)
Mosin Nagant (M91/30, M44, M39)
M1903 (Remington)
NM-M1A (Springfield Armory)
MAS 49/56 (France)
M1917 (Eddystone)
Savage 110FP
Marlin XS7
P90 and PS90 (FNH)
M249 (FNH)
BFG-50 (SERBU)
CETME
G3
Rimfire (Romanian M1969, Westernfield, Ruger 10/22, Remington 597)

Kelupaan: UZI, Indian 2A1 Enfield (308 version), Swiss K-31

Shotguns:
Mossberg (M500, M835, M590)
Remington (Model 870)
Winchester (Ranger)
FNH (lupa seri-nya)

Experience with handguns:
Glock (17, 19, 26, 34, 23)
XD-9 & XD-45 (Springfield Armory)
1911 (Argentinian FMAP, Springfield Armory)
Balester Molina (Argentine)
Browning High-Power (FN & Hungarian copy)
SIG P226
Walther P22
Makarov (East German)
CZ82, CZ52, CZ50 (Czech republic)
TT-33 (Poland)
S&W revolver (Model 10, Model 29, Model 686)
Star (Model B)

Kelupaan: Walther P38, Beretta 92F, Jericho

mungkin ada yg lain, tapi saya lupa ....



Quote:
Original Posted By garandman

Umumnya military ammo itu diberi sealant di case neck (tempat bullet dimasukkan ke selongsong) dan di sekitar primer. Civilian ammo biasanya tidak pakai sealant karena ini menambah biaya produksi. Oleh sebab itu umumnya military ammo bisa bertahan lebih lama.

Sebaiknya ammo disimpan di tempat yg kering, tidak kena sinar matahari langsung, dan temperature-nya stabil at a cool 15-20 C. Kalau disimpan di tempat yg panas atau dingin akan memperngaruhi shelf life dari dua components: primer dan gun powder. Kedua components ini akan lebih cepat rusak bila di exposed ke sun light, humidity atau temperature yg extreme (high or low).

Ini sebagian dari ammo pile saya di basement ....

Spoiler for ammo goodness

[share] pengalaman menggunakan senjata


Quote:
Original Posted By garandman
Mengahadapi Kopasus? Kopi Pakai Susu? Ini mah tiap pagi.

Yup, ada sebagian yg saya load sendiri. BTW, ini workbench saya utk reloading .... and more ammo under the bench. ..... what can I say, I am an ammo junkie ... pokoknya kalau stock ammo utk satu caliber sudah drop less than 1000 rounds, red alert!! .... ammo stock LOW .... BUY MORE! ....

Spoiler for reloading bench and more ammo

[share] pengalaman menggunakan senjata


Don't worry, masih ada kok stock pile yg tidak tampak di photo. hehehehe.
kokoarico - 26/01/2010 12:12 AM
#6

Spoiler for canon 737
[share] pengalaman menggunakan senjata

kira-kira kayak gini gan D
lumayan gan dapetnya,pernah iseng2 buat nembak kerbau o
yang ada kebonya ngamuk nyerang siapa ajah,untung di sungai ngakak
garandman - 26/01/2010 12:15 AM
#7

Quote:
Original Posted By kokoarico
Spoiler for canon 737
[share] pengalaman menggunakan senjata

kira-kira kayak gini gan D
lumayan gan dapetnya,pernah iseng2 buat nembak kerbau o
yang ada kebonya ngamuk nyerang siapa ajah,untung di sungai ngakak


Jangan pak. Walaupun .177 cal itu kecil dan tidak mematikan kerbau secara langsung, namun kalau pellet itu merobek kulit kerbau bisa mengakibatkan masuknya bakteri dan infeksi. Kasihan kan kerbaunya? Infeksi bisa menjadi gangrene, yg ujungnya juga membawa kematian. Apalagi kerbau kan tidak bisa ngomong sama yg punya kalau dia sakit. Mati karena gangrene itu sengsara sekali. Kalau mau ditembak mati, ya sekalian saja, make it clean and quick. Jangan sakiti hewan for no reasons.
blue_danube - 26/01/2010 12:17 AM
#8

Quote:
Original Posted By garandman
Jangan pak. Walaupun .177 cal itu kecil dan tidak mematikan kerbau secara langsung, namun kalau pellet itu merobek kulit kerbau bisa mengakibatkan masuknya bakteri dan infeksi. Kasihan kan kerbaunya? Infeksi bisa menjadi gangrene, yg ujungnya juga membawa kematian. Apalagi kerbau kan tidak bisa ngomong sama yg punya kalau dia sakit. Mati karena gangrene itu sengsara sekali. Kalau mau ditembak mati, ya sekalian saja, make it clean and quick. Jangan sakiti hewan for no reasons.

agreable....
blue_danube - 26/01/2010 12:17 AM
#9

Quote:
Original Posted By ghaz1



sok atuh di ceritain detilna gan, hoyong terang kumaha pangalamana...itung2 sharing jeung nubi ish... p


aaa.... gak pinter cerita nih... o
ghaz1 - 26/01/2010 12:20 AM
#10

self-defense situation dan assault situation -

Quote:
Original Posted By garandman
senjata self-defense dan assault itu sami mawon. Yg membedakan adalah scenario penggunaan, bukan konstruksi atau design senjatanya. Apakah masuk akal bila hanya karena seseorang memegang "assault rifle" lalu dia jadi aggressive dan assaulting others?

In self defense, you want to "stop" your attacker from hurting/killing/taking away your valuables.

In an assault, you want to "stop" the defender from hurting/killing/preventing you from imposing your will onto the defenders.

In both cases, you want to "stop" the other side from imposing their will onto you. Does it take different guns to "stop" someone in self defense compared in assault mode?


Quote:
Original Posted By garandman
Begini pak, sebetulnya self-defense situation dan assault situation itu adalah dua sisi dari coin yg sama. Kalau anda jadi korban dari sebuah assault, maka tindakan anda masuk kategori self defense. Jadi, kalau andaikan senjata utk self-defense dan assault itu dibedakan (katakanlah self-defense guns diberi power yg lebih rendah) .... berarti, saat kita menjadi sasaran assault, tidak hanya kita dirugikan because the assailant has the initiative to pick the time and place to assault us, but we are being further disadvantaged by the fact that we are armed with less powerful guns than those carried by our assailants. Is that fair?

Saya kira pola pikir anda dipengaruhi dengan definisi self defense dan senjata yg legal utk self defense dari kacamata Polri. Di mata Polri, mereka mengantisipasi bhw kebanyakan penjahat di Indonesia tidak memiliki access ke senjata api, sehingga penggunaan low power guns dianggap sudah memadai utk civilian self defense (waktu masih dibolehkan dulu). At the same time, mereka tidak ingin senjata yg ada di tangan sipil to overpower the guns they have. Oleh sebab itu kedua argumen ini dipandang sebagai hal yg beneficial utk Polri. But not necessarily utk warga sipil yg pegang senjata utk bela diri. Think about the maximum caliber allowed utk self defense gun di RI ... the 32 ACP. If you are facing a really determined person, hell bent to kill you with his golok (bukan Glock lho) ... will you be able to stop him before he reaches you using a 32 ACP pistol loaded with 7/8 rounds of FMJ? Jangankan 32ACP, 9mm pun belum tentu bisa merobohkan a really determined enemy with a single shot (kecuali lucky kita mengenai CNS atau organ vital spt jantung). Dan kita sudah bahas kan bhw accuracy in combat situation usually drops. Kena organ vital spt liver pun, someone loaded with adrenaline can still survive and fight for a few minutes or more before he runs out of blood. I have never been shot before, but I have been stabbed in the chest. With a hole in my lung, and I could still fight my way out and escape like mad for almost 1/2 a mile. 10 minutes later, I finally collapsed at the ER.

Even worse, what if your attacker is also armed with a gun? Even more powerful caliber than the 32ACP or 25ACP?

This is my opinion .... a good self defense gun is one that can effectively stop "any" potential attacker you may encounter. Makanya di US tidak ada batasan caliber maximum yg boleh dipakai utk self defense. Mau pakai 50 BMG sekalipun ya legal selama alasan penggunaan-nya memenuhi unsur self-defense menurut hukum.


Hehehe ... yg namanya "machinegun" itu ya sudah pasti "full-automatic". Kalau "semi-automatic" ya bukan machinegun namanya. Definisi semi-auto disini one shot per trigger pull. Kalau bisa multiple shots per trigger pull, ya masuk kategori full-auto or machinegun.
kokoarico - 26/01/2010 12:33 AM
#11

Quote:
Original Posted By garandman
Jangan pak. Walaupun .177 cal itu kecil dan tidak mematikan kerbau secara langsung, namun kalau pellet itu merobek kulit kerbau bisa mengakibatkan masuknya bakteri dan infeksi. Kasihan kan kerbaunya? Infeksi bisa menjadi gangrene, yg ujungnya juga membawa kematian. Apalagi kerbau kan tidak bisa ngomong sama yg punya kalau dia sakit. Mati karena gangrene itu sengsara sekali. Kalau mau ditembak mati, ya sekalian saja, make it clean and quick. Jangan sakiti hewan for no reasons.

iya gan saia juga gak sejahat itu kok \)
saia tembak kebonya gak secara langsung,tapi saia cipratin ke air,mungkin karena shock kebonya ngamuk o
ngemeng2 gangrene apaan gan ?


Quote:
Original Posted By ghaz1
kebo kok di tembak sih gan o di sembelih kali \(



wah gagal dunk saya untuk berforum di kaskus \( momod nya aza gak tertarik

iseng ajah gan malu:
ghaz1 - 26/01/2010 12:42 AM
#12

Quote:
Original Posted By kokoarico
iya gan saia juga gak sejahat itu kok \)
saia tembak kebonya gak secara langsung,tapi saia cipratin ke air,mungkin karena shock kebonya ngamuk o
ngemeng2 gangrene apaan gan ?



iseng ajah gan malu:


napa jadi bahas kebo sih hammer

mana senjata nya gaaaan ngakak
typhoonbringer - 26/01/2010 12:43 AM
#13

Quote:
Original Posted By blue_danube
aaa.... gak pinter cerita nih... o


biasa bikin stensilan juga mod o
kokoarico - 26/01/2010 12:48 AM
#14

Quote:
Original Posted By ghaz1
napa jadi bahas kebo sih hammer

mana senjata nya gaaaan ngakak


gara-gara kebo yah gan hammer:
tuh yang gw spoiler D yah kayak gitulah senapannya gan.
garandman - 26/01/2010 12:51 AM
#15

Quote:
Original Posted By kokoarico
iya gan saia juga gak sejahat itu kok \)
saia tembak kebonya gak secara langsung,tapi saia cipratin ke air,mungkin karena shock kebonya ngamuk o
ngemeng2 gangrene apaan gan ?



iseng ajah gan malu:


Air mudah menimbulkan ricochet bila peluru ditembakkan ke medium itu. Ini sebabnya di berbagai gun safety instruction, air selalu disebut sebagai medium yg harus dihindari bila ingin menembak. Once a ricochet happens, only God knows where the bullet will go. Mungkin anda berniat menembakkan pellet ke air di dekat kerbau itu, but how do you know pellet itu tidak ricochet? Kalau sampai kerbau itu ngamuk, mungkin sekali ada sesuatu yg membuat dia sakit .... your pellet might have ricocheted and hit the kerbau.

Gangrene itu pembusukan daging yg diakibatkan oleh infeksi bakteri yg tidak diobati secara cepat dan tepat.
kokoarico - 26/01/2010 01:05 AM
#16

Quote:
Original Posted By garandman
Air mudah menimbulkan ricochet bila peluru ditembakkan ke medium itu. Ini sebabnya di berbagai gun safety instruction, air selalu disebut sebagai medium yg harus dihindari bila ingin menembak. Once a ricochet happens, only God knows where the bullet will go. Mungkin anda berniat menembakkan pellet ke air di dekat kerbau itu, but how do you know pellet itu tidak ricochet? Kalau sampai kerbau itu ngamuk, mungkin sekali ada sesuatu yg membuat dia sakit .... your pellet might have ricocheted and hit the kerbau.

Gangrene itu pembusukan daging yg diakibatkan oleh infeksi bakteri yg tidak diobati secara cepat dan tepat.


yang di bold pelajaran buat gw D
saia rasa sih pellet yang di tembakan gak mengenai kebo itu gan,soalnya saia nembak dari jarak kurang dari 1 meter sih.lagi pula pas di bawa tmen saia,di badannya gak terlihat ada luka karena tembakan.
kesimpulan saia kebonya i'ts truly shock gan.
garandman - 26/01/2010 01:10 AM
#17

Quote:
Original Posted By kokoarico
yang di bold pelajaran buat gw D
saia rasa sih pellet yang di tembakan gak mengenai kebo itu gan,soalnya saia nembak dari jarak kurang dari 1 meter sih.lagi pula pas di bawa tmen saia,di badannya gak terlihat ada luka karena tembakan.
kesimpulan saia kebonya i'ts truly shock gan.


In that case, you are NUTS for shooting it from that close of a distance. Kalau kerbau itu betul2 ngamuk, you could get hurt ... or worse, killed.
kokoarico - 26/01/2010 01:20 AM
#18

Quote:
Original Posted By garandman
In that case, you are NUTS for shooting it from that close of a distance. Kalau kerbau itu betul2 ngamuk, you could get hurt ... or worse, killed.


yah gitulah gan.
di bilang gila pun iya,i'ts the worse day !
zeiss nut - 26/01/2010 03:35 AM
#19

Kaliber terbesar 50 BMG
Bipod diatas shooting bench
Senapan nya memakai muzzle brake. tapi tetap menendang seperti kuda
dan mungkin karena muzzle brake, suara keras sekali kalau berdiri disamping penembak.

sekali dor hampir US$5 buat pelor.
Telinga sakit kalau tidak mengunakan 2 penyumbat telinga. Yg 1 menyumbat lubang telinga, yg satu ear muff style.

3 kawan2 patungan buat beli ammo. habis sekitar US$250, empunya 50BMG rifle shoot for free \)

Zeiss Nut
mgzone - 26/01/2010 06:10 AM
#20

Quote:
Original Posted By kokoarico
yang di bold pelajaran buat gw D
saia rasa sih pellet yang di tembakan gak mengenai kebo itu gan,soalnya saia nembak dari jarak kurang dari 1 meter sih.lagi pula pas di bawa tmen saia,di badannya gak terlihat ada luka karena tembakan.
kesimpulan saia kebonya i'ts truly shock gan.

itulah kulit kebo gan, udah terbukti walau digebukin terus ttp gak apa2.
tuh beduk..D
Page 1 of 264 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Militer > [share] pengalaman menggunakan senjata