Militer
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Militer > [share] pengalaman menggunakan senjata
Total Views: 236071 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 264 of 264 | ‹ First  < 259 260 261 262 263 264

v-force - 18/10/2012 02:26 AM
#5261

Quote:
Original Posted By garandman


Orang kan biasa bawa kertas tissue. Ini bisa digunakan utk menyumpal empty 9mm or 38 special brass. Setelah itu baru digunakan utk menyumbat telinga (the case mouth stuffed with tissue goes first into ear canal).

Core dari projectile umumnya terbuat dari lead (timbal). Saat ditembakkan, meskipun projectile itu pakai metal jacket, namun biasanya base of projectile tidak tertutup jacket. This is where the pressure from gun powder ignition is pushing against the projectile. What you have is lead dust going into the air along with the excess gas escaping the barrel and/or chamber during extraction.

The amount of lead dust in the air is worse when we shoot handgun and auto-loading rifles. This lead dust will land on you, your face, your hands, your clothhings, and other objects in the vicinity of the gun whet it fires.

Lead dust can get into your blood stream and cause various health issues. But the most vulnerable people are kids ... your kids at home. Imagine this ... you just got home from the shooting range, then you pick up your kids, you give them hugs and kisses .... guess what? Those lead particles are now attached to your kids hands, face, and clothings. If they pick up a snack with their bare hands and eat it ... the lead particles will enter their blood stream. Young kids are most affected by lead, esp. their brain and intellectual development.

So, wash your hands and face after shooting before you touch any food or drink. Then take a shower, change your clothes (wash them separately from your family's laundry), before you come in contact with your wife and kids.


Agreed with pak garand D
kucingxhutan - 18/10/2012 12:22 PM
#5262

@pk garand
kurang tahu pa soalnya nda liat sendiri, kawan hanya bilang retak dan siempunya "nangis"..berdukas
untuk membedakan +p atau bukan secara sederhana bisa apa tidak pak garand..??
sepengetahuan saya ada 3 jenis yg FMJ,JHP dan JHP Sports.ketiganya lancar dipake di P226 sedang golok alergi sekali dengan yang FMJ. apa mungkin yang FMJ itu kategori +P,klo ga salah bapak2 diangkatan suka bilang itu peluru tempur sedang yang JHP buat kompetisi.CMIIW
ods - 18/10/2012 12:38 PM
#5263

Quote:
Original Posted By kucingxhutan
@pk garand
kurang tahu pa soalnya nda liat sendiri, kawan hanya bilang retak dan siempunya "nangis"..berdukas
untuk membedakan +p atau bukan secara sederhana bisa apa tidak pak garand..??
sepengetahuan saya ada 3 jenis yg FMJ,JHP dan JHP Sports.ketiganya lancar dipake di P226 sedang golok alergi sekali dengan yang FMJ. apa mungkin yang FMJ itu kategori +P,klo ga salah bapak2 diangkatan suka bilang itu peluru tempur sedang yang JHP buat kompetisi.CMIIW


kok saya curiga, itu posisi jam, sama pemilik di tembakkan lagi deh.
kucingxhutan - 18/10/2012 12:51 PM
#5264

^^
jam maksudnya ada proyektil masih dilaras nda berhasil keluar,namun dihajar next round gitu..?? jika demikian kejadiannya mestinya pecah berkeping2 ga sih larasnya.CMIIW
ods - 18/10/2012 07:21 PM
#5265

ga tau juga, hahahahha..

sapa tau bisa di pindah ke live beta thread ini
garandman - 18/10/2012 08:11 PM
#5266

Quote:
Original Posted By kucingxhutan
@pk garand
kurang tahu pa soalnya nda liat sendiri, kawan hanya bilang retak dan siempunya "nangis"..berdukas
untuk membedakan +p atau bukan secara sederhana bisa apa tidak pak garand..??
sepengetahuan saya ada 3 jenis yg FMJ,JHP dan JHP Sports.ketiganya lancar dipake di P226 sedang golok alergi sekali dengan yang FMJ. apa mungkin yang FMJ itu kategori +P,klo ga salah bapak2 diangkatan suka bilang itu peluru tempur sedang yang JHP buat kompetisi.CMIIW


Sebetulnya nggak perlu nangis ya .... sebab Glock akan mengganti frame itu for very little money. Frame is cheap. Tapi bagaimana kirim Glock dari Indonesia ke Glock repair facility terdekat yg menjadi masalah.

Kalau anda bisa kasih tahu dimana letak keretakan pada frame itu saya bisa membuat postulate ttg penyebabnya.

Standard load, +P dan +P+ bisa dibedakan dengan mengukur muzzle velocity peluru pakai chronograph. 115 grain standard load biasanya memberikan 1200-1250 FPS. 124 grain bisa 1150-1200 FPS. Nah, kalau MV lebih dari tingkat ini hingga 50 FPS, itu tandanya +P. More than that ... +P+.

Kalau anda tahu jenis powder yg digunakan, anda bisa lihat load data utk powder itu yg dikeluarkan oleh pabriknya. Buka amunisi lalu timbang powder yg ada. Load data dari pabrik biasanya hanya memberikan up to maximum load saja. Nah, max load + 10% extra = +p. Kalau +p+ itu tidak ada standard-nya. It could be anything more than 10% above the maximum load.

Cara lain (but less accurate) adalah dgn menembakkan ammo tsb dan merasakan recoil-nya serta melihat berapa jauh the spent brass is ejected dari lokasi senjata. Namun kedua subjective measurements ini dipengaruhi dengan tingkat pengalaman si petembak dan kondisi recoil spring dari senjata. A pistol with heavier or new recoil spring will give less felt recoil compared to a pistol with old and worn out recoil spring.

Di thread ini pernah ada rekan jaga parkiran yg shared P226 retak frame-nya juga karena kebanyakan pakai rumput dari Pindad (nggak tahu jenis yg mana). Saya juga pernah diberitahu ada Golok 17 di instansi militer yg juga retak frame-nya. Jadi saya simpulkan ammo yg dipakai memang tidak sehat utk pistol dgn polymer (spt Glock) atau aluminum alloy frame (spt Sig P226). Ini seharusnya menjadi perhatian TNI, sebab sangat merugikan (dan bisa membahayakan dalam tugas) bila sidearms dari anggota bisa fail begini hanya karena pemakaian yg wajar saja. Solusinya bisa dgn membuat ammo pressure dari Pindad lebih rendah (sesuai standard NATO), atau memasang extra power spring di semua pistol TNI. Harganya tidak mahal kok. 22 lbs recoil spring utk Glock dari Wolff atau ISMI hanya sekitar $6 a piece harga eceran. Saya yakin kalau beli sampai ribuan akan lebih murah lagi.

Memangnya kenapa kok Glock dibilang tidak suka dgn ammo FMJ dari Pindad?

Quote:
Original Posted By ods
kok saya curiga, itu posisi jam, sama pemilik di tembakkan lagi deh.


Not likely. Kalau ini terjadi, you will have split barrel or minimum bulged out, possibly blown magazine out of the frame.
garandman - 19/10/2012 01:14 AM
#5267
Anak cewek 12 th melakukan home defense dengan .40S&W Glock
Ini satu lagi bukti bahwa sangatlah penting utk melatih anak2 ttg safe and responsible use of firearms. Tanpa adanya 'family gun' di rumahnya, dan bila si anak perempuan umur 12 th ini tidak pernah dilatih oleh orang tuanya bagaimana menggunakan the family gun (.40 S&W Glock ~ could be a Glock 22, 23, 27, or 35) .. mungkin anak ini sudah diculik, diperkosa, bahkan dibunuh, or all of these. Yet another example that a gun, if used properly, safely, and responsibly, can save an innocent life.

http://www.kxii.com/news/headlines/Twelve-year-old-Bryan-Co-girl-shoots-home-intruder--174678431.html

Twelve-year-old Bryan Co. girl shoots home intruder

Quote:

BRYAN COUNTY, OK - A man who broke into a home near Calera got a surprise Wednesday morning, when he was shot by a 12-year-old girl who was in the home alone.

Debra St. Clair, the girl's mother, said her daughter called her at work to say an unknown man was ringing the doorbell. When the girl didn't answer, the man went around to the back and kicked in the back door.

She told her daughter to grab the family gun, barricade herself in the closet and call 911.

"I drove home at a really fast pace to try to get to her, and when I got here the police were already here. And they had the suspect," she said.

St. Clair's daughter had hid in the closet with a .40 Glock.

But Undersheriff Ken Golden said the intruder kept making his way through the house.

"And what we understand right now, he was turning the doorknob when she fired through the door," he said.

Golden said the bullet hit the intruder, and it sent him running.

"I saw blood on the back of his t-shirt," St. Clair said. "He was sitting down, the policemen had had him apprehended at the end of the block. All I saw was some blood coming down his back. I'm not exactly sure where his injury was, but I saw some blood there."

Golden said the suspect was airlifted to a Texas hospital. They are not releasing the extent of his injuries.

But the girl drew blood. And Golden said for that she's a hero.

"She did everything she was suppose to do and more," he said. "And we're absolutely so thankful that she is fine. And I admire the little girl a lot."

St. Clair said she couldn't be more proud of her daughter.

"She's...she's amazing. I think she's incredible," she said. "And I haven't been able to stop hugging her and kissing her, and telling her how much I love her."

Authorities said the suspect is 32-year-old Stacey Jones.

Jones was arrested in September 2011 for allegedly abducting a 17-year-old girl with a diminished mental capacity.

Golden said the family doesn't know Wednesday's intruder.

St. Clair said her daughter's bravery was rewarded with an ice cream cone.
ods - 19/10/2012 10:24 AM
#5268

Spoiler for garandman

Quote:
Original Posted By garandman
Ini satu lagi bukti bahwa sangatlah penting utk melatih anak2 ttg safe and responsible use of firearms. Tanpa adanya 'family gun' di rumahnya, dan bila si anak perempuan umur 12 th ini tidak pernah dilatih oleh orang tuanya bagaimana menggunakan the family gun (.40 S&W Glock ~ could be a Glock 22, 23, 27, or 35) .. mungkin anak ini sudah diculik, diperkosa, bahkan dibunuh, or all of these. Yet another example that a gun, if used properly, safely, and responsibly, can save an innocent life.

http://www.kxii.com/news/headlines/Twelve-year-old-Bryan-Co-girl-shoots-home-intruder--174678431.html

Twelve-year-old Bryan Co. girl shoots home intruder



mr garand, boleh tanya, apa kelanjutan yang terjadi disana pada anak kecil itu?
benar-benar bebas tanpa syaratkah?

maaf saya newbie, dan sangat ingin tahu, tidak ada maksud apa-apa.
garandman - 19/10/2012 10:53 AM
#5269

Quote:
Original Posted By ods
Spoiler for garandman




mr garand, boleh tanya, apa kelanjutan yang terjadi disana pada anak kecil itu?
benar-benar bebas tanpa syaratkah?

maaf saya newbie, dan sangat ingin tahu, tidak ada maksud apa-apa.


Absolutely. Apalagi Oklahoma punya "Castle Doctrine" law. Rumah adalah Castle kita. Jadi kalau ada orang yg masuk ke rumah kita secara paksa dan illegal, maka penghuni rumah diberi hak utk menggunakan deadly force utk self defense. Kasus ini betul2 merupakan contoh ideal mengapa Castle Doctrine law dibutuhkan.

Disamping itu tidak akan ada jaksa yg mau mengajukan anak kecil ini ke meja hijau. Dan kalaupun ada jaksa gemblung yg berani bawa anak kecil ini ke meja hijau, tidak akan ada jury yg akan convict dia. Malah saya berani taruhan tidak akan ada hakim yg akan menjatuhkan vonis penjara ke anak ini apapun hasil pengadilan tsb.

Kalau anda baca artikel dan lihat news report video-nya, bahkan Sheriff nya sendiripun memuji tindakan anak itu dan menyebutnya sebagai 'hero'. What does this mean? Artinya the Sheriff department akan menyebut kasus ini sebagai "justifiable shooting" dimana mereka tidak akan meneruskan kasus ini ke jaksa penuntut umum (District Attorney) setempat.

Well, at least that's how things work here in the midwest. Love it!!

The only unfortunate thing in this incident is .... the bad guy is still breathing.

The girl shot a bad guy is bad enough. But at least she fired the Glock from behind the door. So she did not witness her bullet hitting a person and what it caused to that person. This lessens the psychological trauma that impacted the girl from having to use a gun to defend her life. No matter how justified the shooting is .... shooting or killing another human being is going to leave some mental trauma on the person who is forced to defend him/her life.
ods - 19/10/2012 12:51 PM
#5270

Spoiler for garandman

Quote:
Original Posted By garandman
Absolutely. Apalagi Oklahoma punya "Castle Doctrine" law. Rumah adalah Castle kita. Jadi kalau ada orang yg masuk ke rumah kita secara paksa dan illegal, maka penghuni rumah diberi hak utk menggunakan deadly force utk self defense. Kasus ini betul2 merupakan contoh ideal mengapa Castle Doctrine law dibutuhkan.

Disamping itu tidak akan ada jaksa yg mau mengajukan anak kecil ini ke meja hijau. Dan kalaupun ada jaksa gemblung yg berani bawa anak kecil ini ke meja hijau, tidak akan ada jury yg akan convict dia. Malah saya berani taruhan tidak akan ada hakim yg akan menjatuhkan vonis penjara ke anak ini apapun hasil pengadilan tsb.

Kalau anda baca artikel dan lihat news report video-nya, bahkan Sheriff nya sendiripun memuji tindakan anak itu dan menyebutnya sebagai 'hero'. What does this mean? Artinya the Sheriff department akan menyebut kasus ini sebagai "justifiable shooting" dimana mereka tidak akan meneruskan kasus ini ke jaksa penuntut umum (District Attorney) setempat.

Well, at least that's how things work here in the midwest. Love it!!

The only unfortunate thing in this incident is .... the bad guy is still breathing.

The girl shot a bad guy is bad enough. But at least she fired the Glock from behind the door. So she did not witness her bullet hitting a person and what it caused to that person. This lessens the psychological trauma that impacted the girl from having to use a gun to defend her life. No matter how justified the shooting is .... shooting or killing another human being is going to leave some mental trauma on the person who is forced to defend him/her life.


baguslah kalau begitu, tapi hebat juga umur 12 tahun bisa nembak dan kena,
mentalnya keren. :thumbup.
shochu - 19/10/2012 07:55 PM
#5271

coba disini..

kita nembak maling/rampok di rumah sendiri, tetep aja judulnya cari gara2, ujung2nya tambah miskin (dikit/banyak tergantung koneksi anda) hahaha..
garandman - 20/10/2012 12:17 AM
#5272

Quote:
Original Posted By ods
Spoiler for garandman



baguslah kalau begitu, tapi hebat juga umur 12 tahun bisa nembak dan kena,
mentalnya keren. :thumbup.


Ya kena, wong si anak nembak dari dalam closet saat the bad guy mencoba utk membuka pintu closet itu. That's point blank range. Saya tidak bisa membayangkan betapa kerasnya suara letusan senjata yg ditembakkan di dalam small and enclosed space spt itu. I hope she did not receive any hearing damage from this experience.

Quote:
Original Posted By shochu
coba disini..

kita nembak maling/rampok di rumah sendiri, tetep aja judulnya cari gara2, ujung2nya tambah miskin (dikit/banyak tergantung koneksi anda) hahaha..


Ini satu bukti bhw system politik di Indonesia tidak berfungsi karena produk hukum yg langsung menyentuh kehidupan rakyat justru tidak berpihak pada victims of crimes. Kalau kita lihat, hukum yg sangat membatasi self defense di kalangan rakyat jelata tidak mampu menyentuh aparat negara dan politisi. Karena orang2 ini tidak merasa dirugikan dgn hukum self defense yg ada, maka tidak ada incentive bagi mereka utk bekerja melakukan revisi hukum tsb. Apalagi mengajukan RUU spt ini kan tidak ada duitnya .... karena tidak berkaitan dgn kepentingan ekonomi pihak2 tertentu. This shows prioritas kaum politisi dan aparat negara spt apa. Padahal utk rakyat yg menjadi korban kejahatan, clarity and protection of law dalam melakukan self defense could make a difference between life and death. I guess the life of rakyat biasa is not that important in our country ...
shochu - 20/10/2012 09:17 AM
#5273

disini rakyat jelata / rakyat biasa ga ada akses ke api oom..
yg bisa punya untuk home defense itu terbatas banget
Page 264 of 264 | ‹ First  < 259 260 261 262 263 264
Home > CASCISCUS > MILITER & KEPOLISIAN > Militer > [share] pengalaman menggunakan senjata