Fitness & Muscle Building
Home > LOEKELOE > FIT & HEALTHY LIFESTYLE > Fitness & Muscle Building > Ensiklopedia Fitness Jilid 2, Penjelasan Mengenai Dasar² dan Istilah² Fitness
Total Views: 77006 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 11 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›

aditpsycho - 01/03/2010 10:40 PM
#21

Quote:
Original Posted By TanakaKyoharu
lanjutannya mana gan??

btw gw nerapin 6x makan koq jdi gampang lapar ya akhirnya apa yg ada didepan gw,gw makan deh,kyk org kelaparan


lha sampai tulisan "keep pumping" itu udah selesai gan.
intinya fatloss ity ya cuma segitu.
2easy4me - 02/03/2010 09:31 AM
#22

Quote:
Original Posted By aditpsycho


Cara Hitung Denyut Jantung Hanya Dengan Jam Tangan

ada cara lain ga selain make jam tangan?
klo ga ada, niatnya mau beli nih.
minta pict jamnya dong.
PMin harga jamnya(kira2 brp y?), ato minta link FJB kalo ada. thanks.
aditpsycho - 02/03/2010 12:35 PM
#23

Quote:
Original Posted By 2easy4me
ada cara lain ga selain make jam tangan?
klo ga ada, niatnya mau beli nih.
minta pict jamnya dong.
PMin harga jamnya(kira2 brp y?), ato minta link FJB kalo ada. thanks.


pake jam dinding juga bisa.

elah gan...itu udah yg paling sederhana.
asal bisa lihat detiknya aja udah cukup.
baca dulu artikelnya.
hitung denyut hantung yg ada selama 15 setik habis itu dikali 4. udah paling simple itu gak perlu beli apa2 lagi.
SuperDako - 02/03/2010 01:04 PM
#24

Mungkin dia pingin praktis, wajar harap dimaklum nohope:

Spoiler for jam

Ensiklopedia Fitness Jilid 2, Penjelasan Mengenai Dasar² dan Istilah² Fitness


Linknya disini
TanakaKyoharu - 02/03/2010 10:10 PM
#25

Quote:
Original Posted By aditpsycho
lha sampai tulisan "keep pumping" itu udah selesai gan.
intinya fatloss ity ya cuma segitu.


oo begitu,emgnya fatloss bro?? emg sih perut gw agak kecil,tpi koq kurang ramping ya??
complexmax - 03/03/2010 03:53 AM
#26

Quote:
Original Posted By TanakaKyoharu


lanjutannya mana gan??

btw gw nerapin 6x makan koq jdi gampang lapar ya akhirnya apa yg ada didepan gw,gw makan deh,kyk org kelaparan


hoalah pak. post sepanjang itu kok di quote. makanya hape ane kerja keras..
nohope:

btw, thread penting kyk gini apa gak di sticky aj mod?Ensiklopedia Fitness Jilid 2, Penjelasan Mengenai Dasar² dan Istilah² Fitness
galliteo - 03/03/2010 09:27 PM
#27

trit mantab gan,

gan, kalo makan 6x sehari tu gimana porsinya? kasih contoh buat gambaran ane gan.

ane 20taun, berat semula 75kg, tinggi 176cm. udah cardio 1 bulan, skarang berat ane dah sekitar 70 kg.

ane ga ngarep ngebentuk otot gan, ane cuman pengen nurunin body fat ane ja. perut ga perlu sixpack, flat buat ane juga dah cukup.

satu lagi problem ane gan, ane pernah program dan suxes turun ampe 12kg, perut mulai flat, cuman masih melebar kesamping. ngecilin pinggang tu gimana caranya?

mohon saranya.... makasih sebelumnya...
aditpsycho - 03/03/2010 09:35 PM
#28

Quote:
Original Posted By galliteo
trit mantab gan,

gan, kalo makan 6x sehari tu gimana porsinya? kasih contoh buat gambaran ane gan.

ane 20taun, berat semula 75kg, tinggi 176cm. udah cardio 1 bulan, skarang berat ane dah sekitar 70 kg.

ane ga ngarep ngebentuk otot gan, ane cuman pengen nurunin body fat ane ja. perut ga perlu sixpack, flat buat ane juga dah cukup.

satu lagi problem ane gan, ane pernah program dan suxes turun ampe 12kg, perut mulai flat, cuman masih melebar kesamping. ngecilin pinggang tu gimana caranya?

mohon saranya.... makasih sebelumnya...


Perhatikan rule no 2: disini bukan thread tanya jawab, cuma sekedar kompilasi info2 penting

Silakan diskusi di thread2 yg sudah ada ttg target bro.
bisa dimulai dari https://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=958210 dan https://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=880225

FYI kalo masih baru disini, please baca dulu tread2 tsb dari awal sampai akhir.
kalau langsung bertanya "ini gimana itu gimana" biasanya tidak digubris atau disuruh baca2 dulu page2 awal. ya beginilah sistem share informasi di FHB. semua pertanyaan bro udah ada jawabannya kok di thread2 disini.

selamat membaca
shakehand
aditpsycho - 05/03/2010 04:14 PM
#29
High Intensity Training (HIT) --- For Advanced Trainers
Diperkenalkan dalam bentuk awalnya oleh Arthur Jones sang pendiri Nautilus, dipergunakan secara ekstensif oleh Mike Mentzer dan kemudian diadaptasi dengan sedikit modifikasi serta dipopulerkan kembali oleh Dorian Yates.
Spoiler for Jones, Mentzer & Yates
Ensiklopedia Fitness Jilid 2, Penjelasan Mengenai Dasar² dan Istilah² FitnessEnsiklopedia Fitness Jilid 2, Penjelasan Mengenai Dasar² dan Istilah² FitnessEnsiklopedia Fitness Jilid 2, Penjelasan Mengenai Dasar² dan Istilah² Fitness


Penekanan HIT adalah bahwa melatih target otot cukup dilakukan dengan 1 set inti (work set) dengan catatan dilakukan set inti tersebut dilaksanakan dengan intensitas semaksimal mungkin. Untuk mencapai intensitas tinggi ini dapat dibantu dengan penggunaan beban berat dan metode-metode lain untuk meningkatkan intensitas seperti superset, drop set, forced reps, negative reps, rest-pause, dll.

Repetisi dibatasi sekitar 6-8 repetisi untuk upper body dan 10-15 repetisi untuk lower body. Rentang repetisi seperti ini dipercaya paling optimal untuk hipertropi otot.
Set inti hanya satu atau dua, akan tetapi didahului oleh 1-2 set pemanasan. Apabila otot tersebut sudah cukup panas dapat langsung masuk ke set inti yang berjumlah 1-2 set.

Form dan teknik gerakan dalam HIT harus sempurna. Setiap exercise yang dilakukan harus 100% berasal dari kekuatan otot yang dilatih. Cheating dalam exercise seperti mengayunkan beban untuk mendapatkan momentum agar beban dapat diangkat tidak ditolerir

HIT juga memberi penekanan pada setiap aspek dalam repetisi. Dalam satu repetisi sebenarnya terdapat 3 tahap:
Positive/Cocentric Contraction : Kontraksi otot saat mengangkat beban
Static Contraction : Kontraksi otot saat menahan beban di posisi atas
Negative/Eccentric Contraction : Kontraksi otot saat mengontrol laju turunnya beban
Urutan kekuatan dari 3 tahap kontraksi di atas adalah Negatif > Statis > Positif
Terkadang saat suatu beban sudah tidak dapat diangkat pada tahap Positif tapi beban tersebut masih dapat ditahan dalam tahap Statis. Terkadang juga suatu beban sudah tidak dapat ditahan dalam tahap Statis namun masih dapat dikontrol dalam tahap Negatif.
Sebaliknya, apabila suatu beban dapat diangkat sampai posisi puncak dalam tahap Positif namun tidak dapat ditahan dalam tahap Statis maka ada kecurigaan bahwa pada tahap Positif beban dapat diangkat karena adanya bantuan momentum misalnya dari ayunan badan atau beban.
Untuk memaksimalkan setiap repetisi maka 3 tahap di atas harus diberikan penekanannya masing-masing. Maka dari itu tiap repetisi dilaksanakan dengan pola 2-1-3, 2 detik Kontraksi Positif saat mengangkat beban, satu detik beban ditahan di posisi puncak dengan kontraksi otot maksimal pada tahap Kontraksi Statis, dan 3 detik Kontraksi Negatif saat menurunkan beban.


Kelebihan HIT:
Waktu latihan beban sangat singkat. Satu sesi berkisar antara 25 menit s/d 1 jam.
Otot dapat dilatih sampai lebih dari failure (beyond failure)
Karena setiap sesi melatih otot sampai failure atau bahkan beyond failure maka frekuensi latihan dapat dibatasi sampai tahap minimal. Dorian Yates berlatih cukup 4x seminggu dengan pola 2 hari on 1 hari off 2 hari on 1 hari off. Setiap sesi latihan melatih otot yang berbeda dan otot tersebut baru akan dilatih lagi +- 6 atau 7 hari kemudian sehingga memiliki banyak waktu untuk recovery.
Di lain pihak ada binaragawan saingan Yates yang berlatih sampai 5 hari seminggu dengan model double split routine (latihan 2x sehari pagi dan sore) karena intensitas metode latihan yang digunakannya tidak sebesar metode HIT.

Kekurangan HIT:
Bukan jenis latihan yang cocok untuk pemula.
Penggunaan beban berat rawan resiko cedera bila teknik dan form gerakan belum dikuasai. Beban berat juga berarti resiko kecelakaan lebih besar bila lalai memperhatikan faktor keselamatan.
HIT hampir selalu membutuhkan spotter atau training partner yang handal. Spotter tersebut harus benar-benar mengetahui kapan anda masih mampu berusaha sendiri dan tahu kapan anda benar-benar butuh bantuan. Spotter tersebut juga harus dapat menjaga keamanan dan keselamatan anda saat berlatih.

Efektifitas HIT untuk mencapai target latihan tidak saya bahas dalam kelebihan dan kekurangan karena sifat semua program latihan sangatlah individual. Program yang efektif untuk satu orang tidak selalu efektif untuk orang lain. Beberapa orang dapat mengambil manfaat dari HIT tapi beberapa orang yang lain mungkin tidak cocok menggunakan program ini. Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah satu metode cocok atau tidak dengan diri kita sendiri adalah dengan mencobanya sendiri untuk jangka waktu tertentu.

Contoh penerapan HIT dalam latihan dada Dorian Yates
(WU = Warm Up, WS = Work Set, beban yang digunakan selalu progresif atau bertambah)

Incline Barbell Bench Press
WU: 2 x 10-12 reps, WS = 2 x 6 reps

Machine Chest Press
WU = 1 x 6 reps, WS = 1 x 6 reps dan 1 x 6 reps + 1 rep forced reps + 1 rep negative reps

Incline Dumbell Flys
WS = 1 x 6 reps dan 1 x 6 reps + 1 rep forced reps + 1 rep negative reps

Cable Cross Over
WS = 1 x 6 reps + 1 rep forced reps + 1 rep negative reps


Testimonial aditpsycho setelah mengunakan HIT selama 4 hari:
Saya bukanlah orang yang terbiasa bermain intensitas saat latihan beban. Dari dulu saya lebih senang bermain volume latihan yang terkadang butuh waktu agak lama untuk menyelesaikan sesi latihan. Suatu saat karena padatnya kesibukan saya hanya memiliki waktu sedikit untuk work out. Saya kemudian mencoba menggunakan metode HIT. Yang saya rasakan sesudah latihan adalah failure, fatigue, muscle soreness, dan pump yang kurang lebih sama dengan saat saya bermain volume akan tetapi tercapai dalam separuh waktu latihan biasanya. DOMS yang menyertainya keesokan hari juga intense. Pada akhirnya saya mencoba menerapkan HIT dalam seminggu terakhir latihan saya dan so far it feels great. Hasil memang belum dapat dilihat tapi kita lihat nanti bulan depan bagaimana perkembangannya.

External Links:
http://en.wikipedia.org/wiki/High_intensity_training
http://www.bodybuilding.com/fun/bbinfo.php?page=HITPrograms

Note:
Artikel ini belum 100% selesai. Hyperlink dan artikel pendukung akan diberikan pada beberapa kata-kata yang berniat saya jelaskan seperti failure, superset, dsb.
Untuk sementara apabila menemukan istilah yang kurang dimengerti silakan pergunakan bantuan google, google image, dan wikipedia untuk melihat penjelasan dan mungkin gambarnya.

HIT it hard, HIT it heavy, HIT it fast!
aditpsycho - 06/03/2010 09:20 PM
#30
Dasar-Dasar Menambah Massa Otot (Bulking Up) I -- Utk Kurus dan Gemuk
Badan yang proporsional sangat tergantung cukup atau tidaknya massa otot yang dimiliki. Badan yang kering dan ripped plus sixpack yang jelas akan menjadi tidak menarik apapbila otot yang lain seperti dada, bahu, punggung, tangan, dan kaki masih tipis dan tidak berkembang.

Bulking adalah fase waktu yang dialokasikan seseorang untuk menambah massa otot sebanyak-banyaknya dengan penambahan Body Fat percentage (BF%) yang sesedikit mungkin.

Beberapa mitos sesat mengenai bulking:

Myth #1: Banyak pemula yang salah kaprah berpikir bahwa masa bulking adalah saatnya untuk menambah berat badan sebanyak-banyaknya tanpa peduli berat badan ekstra tersebut berasal dari lemak atau otot.
Facts: Untuk apa berat bertambah kalau yang bertambah adalah lemak? Pada akhirnya anda hanya beralih dari kondisi kurus menjadi obesitas.

Myth #2: Banyak pula pemula yang masih kurus kering berpikir bahwa untuk dapat berlatih fitness dan dapat membentuk badan harus menjadi gemuk terlebih dahulu.
Facts: Fitness training and lifestyle dapat dimulai dari kondisi badan apapun juga, entah itu ekstrim kurus, ekstrim gemuk, atau kondisi apapun diantaranya.

BTW: Istilah “gemuk” sangat dihindari di funia fitness karena gemuk berarti badan memiliki kadar lemak yang tinggi.
Orang kurus dengan berat badan di bawah rata-rata dapat saja dikategorikan sebagai gemuk bila mayoritas dari berat badan yang sebenarnya sedikit tersebut terdiri dari lemak. Orang-orang seperti ini disebut sebagai “skinny fat”, kurus tapi gemuk. Biasanya keluhan orang-orang skinny fat adalah badan yang secara umum kurus tapi perutnya yang menyembul dan berlipat saat duduk, tangan atau paha yang kecil tapi kalau diraba sangat lembek, dan wilayah puting dada terlihat menyembul bila memakai kaos ketat.

Myth #3: Banyak pula orang yang mati-matian menghindari bulking meskipun sebenarnya badannya sangat butuh penambahan massa otot. Biasanya mereka beranggapan bahwa pada saat bulking mereka pasti akan kehilangan sixpacknya.
Facts: Bulking sampai menjadi gemuk lemak adalah pemahaman yang sangat kuno. Dengan pemahaman nutrisi dan training yang semakin berkembang sangat memungkinkan untuk bulking up sambil mempertahankan BF% yang terkontrol. Tetap memiliki sixpack saat bulking bukan hal yang mustahil.
Orang yang masih enggan buking karena masalah sixpack pada umumnya kemudian frustrasi sendiri karena badan ideal mereka tidak kunjung tercapai juga. Sudah latihan bertahun-tahun mereka tetap saja menjadi orang yang kurus tapi cuma ketambahan sixpack yang juga hanya tipis. Like I said before, sixpack tanpa body part lain yang developed juga tidak menarik.

Myth #4: Banyak pula orang yang dalam kondisi “still fat but skinny” juga menghindari fase bulking karena takut badnnya menjadi besar lagi. Yang saya maksud dengan “still fat but skinny” adalah orang-orang yang pada mulanya gemuk atau bahkan obesitas yang entah via diet ketat atau obat-obatan pada akhirnya berhasil menurunkan berat badan (ingat, saya pakai istilah berat badan dan bukan fat loss) hingga mencapai berat ideal versi perhitungan BMI (Body Mass Index) tapi kemudian mengeluhkan….mmm, saya buat model percakapan saja ya biar lebih enak menjelaskannya:

Still Fat but Skinny (FS) : Mengapa perut saya masih bergelambir? Mengapa badan saya masih juga belum seperti model Men’s Health?
aditpsycho (AP) : Well…it’s because you’re still fat and you don’t have enough muscle mass.
FS : Masih gemuk? Gak mungkin! Berat saya sudah ideal berdasarkan perhitungan BMI!
AP : BMI tidak menunjukkan apa-apa. Walaupun berat badan sudah sesuai kriteria ideal BMI kalau lemak masih tebal ya tetap saja perut bergelambir
FS : Lalu sebaiknya apa yang harus saya lakukan supaya badan saya jadi bagus.
AP : Tambah massa ototnya, bulk up.
FS : Bulking? Wah, gak mau. Nanti saya jadi gemuk lagi!

Facts: Sering terjadi teman-teman yang berangkat dari kondisi badan gemuk menglami stagnasi penurunan berat badan dan fat loss. Ini disebabkan karena massa otot yang kurang. Massa otot yang sedikit menjadikan badan tidak efektif membakar lemak. Mari kita analogikan massa otot sebagai kapasitas ruang bakar mesin bensin dan lemak sebagai tanki bensin 50 liter. Kira-kira mesin mana yang paling cepat menghabiskan isi tanki bensin tersebut: Mesin Daihatsu Ceria 800cc atau mesin Chevrolet Cammaro Big Block 6000cc? Tentu saja Cammaro, the muscle car.
Satu-satunya hal yang perlu diperhatikan teman-teman endomorph (mudah gemuk) saat bulking adalah harus lebih ketat dalam pengaturan diet dan kemungkinan besar harus tetap melakukan sesi cardio.

OK…enough with the myths. Gak bakal ada habisnya kalau diceritakan semuanya.

Bersambung ke sini.
aditpsycho - 06/03/2010 09:21 PM
#31
Dasar-Dasar Menambah Massa Otot (Bulking Up) Bagian II
Seperti yang dijelaskan di atas, bulking berarti menambah massa otot dan menghindari penambahan lemak tubuh. Penambahan lemak mungkin terjadi tapi diupayakan sesedikit mungkin dan terkontrol. Menambah 10kg berat badan dan menambah 10% Body Fat bukan tujuan kita.

Ada 3 hal yang perlu diperhatikan mengenai Bulking Up:

1. Diet dan Nutrisi

Inti dari nutrisi selama bulking up adalah kalori masuk dari makanan harus lebih besar dibandingkan kalori yang dibakar. Pertama-tama tentu harus menghitung dahulu kebutuhan kalori harian anda. Hasil yang didapat kemudian ditambah sebanyak 500 kalori untuk menjadikan kalori masuk > kalori keluar.

Misalnya kebutuhan kalori saya 2500 kalori/hari. Maka untuk keperluan bulking saya harus memakan ekstra 500 kalori dengan total 3000 kalori/hari.

Kalori ekstra ini dimaksudkan untuk membuat tubuh memiliki cadangan energi dan nutrisi lebih untuk membangun jaringan otot baru.
Kelebihan kalori sebanyak 500 kalori per hari telah terbukti cukup bagi tubuh untuk menambah jaringan otot tapi tidak sampai berlebihan sehingga tubuh mulai menyimpan kalori ekstra tersebut dalam bentuk lemak.

Perbandingan makronutrien (karbo : protein : lemak) yang digunakan kurang lebih sama seperti pada saat cutting, tetap menggunakan high protein diet. Asupan karbohidrat disesuaikan dengan respon tubuh.
Bagi ectomorph dan hard gainer dapat lebih longgar dalam hal asupan karbohidratnya.
Perbandingan makronutrien yang dapat digunakan adalah 50 : 30 : 20 atau 40 : 40 : 20.
Bagi endomorph lebih baik menggunakan 40 : 40 : 20 atau perbandingan makronutrien lain dengan proporsi protein yang lebih tinggi seperti 35 : 45 : 20.

Kunci untuk menentukan perbandingan makronutrien yang mana yang cocok bagi tubuh sendiri adalah fakta bahwa semakin banyak karbohidrat yang masuk semakin besar kemungkinan karbo tersebut diubah menjadi lemak. Bila badan anda cederung kurus dan tidak menyimpan banyak lemak maka menggunakan karbo yang lebih banyak kemungkinan tidak akan berpengaruh banyak dalam hal penimbunan lemak dan dapat digunakan untuk menambah kalori yang masuk. Di lain pihak bila anda cenderung mudah menyimpan lemak maka sebaiknya asupan karbo dijaga secukupnya dan tidak berlebihan. Kalori ekstra yang dibutuhkan lebih baik berasal dari protein yang tidak mudah diubah menjadi lemak.

Link cara menghitung kalori harian:
Basal Metabolic Rate dan Cara Hitung Kebutuhan Kalori

2. Weight Training

Latihan beban untuk menambah massa otot hendaknya berat, keras (intense), dan singkat dengan penekanan pada compound exercise.
Rentang repetisi yang digunakan antara 6-10 repetisi yang terbukti paling cocok untuk hipertrofi otot maksimal. Beban yang digunakan tentu disesuaikan agar dapat masuk rentang repetisi yang dikehendaki.
Jumlah set yang digunakan cukup antara 3-4 set untuk tiap exercise.

Gerakan atau exercise yang dilakukan pada saat latihan beban hendaknya mengutamakan compound exercise. Semua compound exercise memanfaatkan lebih dari 1 otot dalam eksekusinya sehingga merangsang pertumbuhan otot lebih banyak. Compound exercise yang paling banyak menstimulasi pertumbuhan otot adalah squat dan deadlift jadi jangan pernah meninggalkan dua exercise tersebut.
Patokan yang dapat digunakan untuk menentukan jenis exercise yang hendak dilakukan adalah 2-3 jenis compound exercise dan 1-2 jenis isolation exercise.

Waktu latihan diusahakan sesingkat mungkin, tidak lebih dari 90 menit untuk tiap sesi.
Setiap major muscle group (dada, punggung, bahu, kaki) cukup dilatih 1x seminggu saja dengan catatan setiap kali otot tersebut dilatih secara maksimal dan intense sampai failure. Dengan melatih tiap major muscle group 1x seminggu menjamin recovery dan rekuperasi otot secara maksimal. Kita semua tahu bahwa otot tumbuh bukan saat sedang dilatih tapi saat sedang istirahat.

Pola latihan yang umum digunakan saat bulking:
Day 1: Chest & Biceps
Day 2: Back & Triceps
Day 3: off
Day 4: Delts & Calves
Day 5: Quads & Hams
Day 6 & 7: off

3. Cardio Training

Banyak yang bilang kalau cardio lebih baik ditinggalkan saat sedang bulking. Alasannya cardio menghambat perkembangan otot karena kalori ekstra dari makanan pada akhirnya terbakar untuk cardio.
Well….pemahaman ini tidak dapat disamaratakan pada semua orang.

Cardio pada beberapa orang dapat menjadi sarana yang paling efektif untuk menjaga BF% pada saat sedang bulking. Bila anda jenis orang yang makan banyak dan bebas pun tidak mudah menyimpan lemak maka cardio tidak wajib dilakukan, akan tetapi bila anda seperti saya yang mudah sekali menumpuk lemak maka cardio diperlukan kecuali anda tidak peduli dengan lapisan lemak yang menebal di sekujur tubuh.

Sesuaikan sesi cardio dengan kondisi tubuh anda sendiri bila merasa butuh tindakan ekstra untuk menjaga kadar lemak tubuh anda saat bulking. Kunci pemahaman cardio saat bulking adalah melakukan cardio secukupnya asal badan tidak terlalu banyak menyimpan lemak. Tujuan kita bukan untuk membakar lemak sebanyak-banyaknya atau mencapai definsi dan detail otot (termasuk sixpack) sejelas-jelasnya. Itu target nanti pada saat cutting.

Langkah-langkah efektif untuk analisis diri saat bodyfat mulai tidak terkontrol pada saat bulking:
a. Analisis kembali dietnya. Pastikan kalori ekstra yang masuk tidak berlebih dan coba kurangi kalori masuk dari karbo sambil menaikkan asupan protein.
b. Kalau diet sudah optimal dan BF% masih tidak terkontrol coba masukkan sesi empty stomach cardio atau cardio setelah latihan beban 3x seminggu @ 30 menit
c. Kalau BF% masih juga tidak terkontrol coba tingkatkan frekuensi cardio menjadi 4x seminggu dan/atau durasinya menjadi 45 menit. Pertimbangkan untuk analisis ulang dietnya.
d. Kalau BF masih tidak terkontrol juga hampir pasti karena diet yang digunakan tidak optimal.

Langkah-langkah efektif untuk analisis diri saat penambahan massa otot terlalu pelan, mengalami hambatan, atau sampai stagnan:
a. Analisis kembali dietnya. Mungkin anda harus menambah kuantitas dan kualitas makanan yang masuk. Hitungan kalori harian itu hanya patokan kasar. Metabolisme tiap orang berbeda-beda. Kemungkinan besar anda memiliki metabolisme yang super cepat sehingga butuh makan lebih banyak juga untuk menumbuhkan jaringan otot
b. Kalau masih terhambat juga coba analisis ulang pola latihan anda. Kemungkinan besar anda kurang intense latihan. Atau mungkin saja anda berlatih terlalu lama tiap sesinya.
c. Kalau masih terhambat juga coba analisis waktu istirahat anda. Apakah anda berlatih terlalu sering? Bagaimana kuantitas dan kualitas tidur anda? Apakah cukup?

Get Big, Bulk Up!
oknaluvbass - 09/03/2010 10:24 AM
#32

wah thread yg sgt berguna nih....
hiitnya mau dicb akh~
thanks for sharing ya gan...ilovekaskus
aditpsycho - 09/03/2010 10:30 AM
#33

Quote:
Original Posted By oknaluvbass
wah thread yg sgt berguna nih....
hiitnya mau dicb akh~
thanks for sharing ya gan...ilovekaskus


HIT, bukan HIIT.
gw belum bikin artikel HIIT \)

jangan lupa dirate ya!
cendol abu2 juga gak papa daripada nggak DD
oknaluvbass - 09/03/2010 10:37 AM
#34

Quote:
Original Posted By aditpsycho
HIT, bukan HIIT.
gw belum bikin artikel HIIT \)

jangan lupa dirate ya!
cendol abu2 juga gak papa daripada nggak DD


ok bos ane rate!!
kl cendolnya ane blm `mampu` he he he..
nih ane ksh ini aja dl kiss ha ha ha...
phantomzone - 26/03/2010 07:33 PM
#35

mau request nih:
- artikel tentang macam2 diet (atkins, ketogenic, dll)
- artikel tentang staggered sets, drop sets, pre-exhaust, cut rest, dll
aditpsycho - 27/03/2010 05:50 PM
#36

Quote:
Original Posted By phantomzone
mau request nih:
- artikel tentang macam2 diet (atkins, ketogenic, dll)
- artikel tentang staggered sets, drop sets, pre-exhaust, cut rest, dll


utk atkis dan keto belum ada rencana dekat2 ini coz saya merasa gak cocok dengan model diet seperti itu sehingga referensi saya juga terbatas.
kalo cuma copy paste dari wikipedia doang kan gak asik.

tapi kalau ada yg mau nyumbang duluan silakan saja langsung dipost.

soal cara nambah intensity latihan tunggu aja tanggal mainnya \)
phantomzone - 27/03/2010 08:31 PM
#37

Quote:
Original Posted By aditpsycho
utk atkis dan keto belum ada rencana dekat2 ini coz saya merasa gak cocok dengan model diet seperti itu sehingga referensi saya juga terbatas.
kalo cuma copy paste dari wikipedia doang kan gak asik.

tapi kalau ada yg mau nyumbang duluan silakan saja langsung dipost.

soal cara nambah intensity latihan tunggu aja tanggal mainnya \)

sepp deh, ditunggu artikel2 laennya shakehand
kelebihan ensiklopedia lu emg isinya singkat padat jelas thumbup:
tar kalo dah muter gw timpuk cendol lagi~
AkaneAchoo - 06/04/2010 08:49 AM
#38

dit tolong bikin penjelasan tentang Overtraining donk..
masih rada kurang ngerti n jelas ni..
thx in advance...
S4ngKelat - 20/04/2010 06:48 PM
#39

dit, link BMR dah mati o



linux2:coffee:
aditpsycho - 21/04/2010 11:48 AM
#40

^^^
damn...
berarti link aslinya di FHM dah dihapus...
thanx bro!
Page 2 of 11 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›
Home > LOEKELOE > FIT & HEALTHY LIFESTYLE > Fitness & Muscle Building > Ensiklopedia Fitness Jilid 2, Penjelasan Mengenai Dasar² dan Istilah² Fitness