MOVIES
Home > LOEKELOE > MOVIES > Review | SELEB KOTA JOGJA (SKJ) *spoiler_alert
Total Views: 926 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 2 |  < 1 2

Butters - 14/04/2010 12:24 PM
#21

Quote:
Original Posted By ahuk
ni pendapat gue setelah nonton :

Para pembaca yang budiman mohon maaf kalau bahasa saya agak kasar pada review saya kali ini. Entah harus saya sebut apa hari ini, kesialan ataukah sebuah keberuntungan yang jelas hari ini saya bermaksud membuktikan kalau intuisi saya salah terhadap Bebek Belur namun apa yang terjadi, kemacetan di Jakarta menyebabkan saya harus menelan pil pahit sehingga dengan sangat terpaksa karena sudah sampai di depan kasir bioskop 21 dan film sudah mulai 30 menit sehingga akhirnya saya membeli tiket sebuah film lain yaitu SKJ (Seleb Kota Jogja) :

Review | SELEB KOTA JOGJA (SKJ) *spoiler_alert

Entah bagaimana saya harus menulis review secara sinematografi atau dari sudut pandang Screenwriter, atau penyutradaraan? yang jelas film ini sangat minus dan terkesan asal jadi dengan acting alakadarnya dan ditambah shot ala sinetron dan alur cerita yang ngalor ngidul, film ini sangat menguras IQ saya yang membuat drop sampai mau sekarat bahkan habis nonton sempat bengong kayak orang idiot, sungguh tidak masuk akal bagaimana bisa-bisanya ada yang bikin film jelek kayak begini (walaupun tidak bisa mengalahkan KKD).

Cerita dimulai dengan adegan band Bangers yang lagi manggung di sebuah café dengan menyanyikan sebuah lagu yang gak jelas asal usulnya. Dipikiran saya band ini adalah band dengan aliran Hardcore namun entah kenapa crowd yang ada di café itu kog berdandan dengan manis dan rapih, suatu pemandangan yang tidak biasa yang belum pernah ada di dunia musik Hardcore dimanapun. Gue yakin banget kalau Band Bangers ini ada di dunia nyata bakalan jadi bahan tampolan kawan-kawan gue sehabis manggung. Band ini dipimpin oleh si alay bernama Langit (tau deh sapa yang maen pokoknya ni anak band hardcore paling cupu yang pernah gue liat). Ni anak kuliah bawa mobil sport dan gue yakin banget kalau di kehidupan nyata anak ini bakal dimusuhin satu kampus dan mobilnya dah dipretelin (di jakarta aja bisa di isengin klo ketemu anak kayak gini).

Tersebut lah tiga sekawan sebut saja namanya Tama, Dobleh, Bagus yang kuliah di YKPN Jogjakarta (seperti yang terpampang di depan kampus mereka) yang hobinya main band. Namun anehnya band ajaib bernama SKJ ini cukup membuat saya ingin melempar sandal (sayang saya pakai sepatu), karena bagaimana mungkin mereka memainkan genre electronic tetapi minus keyboard dan Synthesizer (semoga gak salah nulisnya), jaman ini semua serba canggih dengan modal drum dan gitar bas sudah cukup main music bergenre electronic bahkan New Order, GoodNight Electric dll harus menanggung malu dan berhenti main musik saja deh karena sudah dikalahkan dengan telak oleh SKJ .

Masih belum puas? Nih kasih deh, penampilan tiga pecun kampus yang dipimpin oleh si cadel yang gak pernah belajar bahasa Indonesia bernama Cinca Laula. Tiga pecun kampus ini memang dandanannya berlebihan banget dan anehnya semua cewe yang pakai baju you can see ini menampilkan mode BULU KETEK. Gak percaya? Nonton aja kalau mau liat bulu ketek Cinca Laula dan teman-temannya.

Kelebihan film ini yang bikin saya tidak habis pikir adalah bagaimana ada ibu-ibu (dengan bulu ketek juga) lagi senam di depan rumah namun menyebabkan gempa bumi maha dasyat (aneh kan? Saya juga bingung). Di film ini juga menampilkan dosen yang gemar maen game saat mengajar, sungguh memprihatinkan adegan yang sangat mencoreng nama baik YKPN Jogjakarta. .

Singkat cerita si bulu ketek Cinca Laula jatuh hati pada Dobleh karena trio SKJ ini kerap dibully oleh Langit dkk sehingga Cinca Laula meninggalkan Bangers. Sebenarnya saya ingin keluar di 30 menit pertama tapi karena saya ingin mempersembahkan review yang utuh kepada para pembaca sekalian maka saya merelakan diri IQ saya di hajar habis-habisan, kalau saya masih boleh memilih saat itu saya akan memilih digebukin Jacky Chan, Jet Li ,Iko Uwais, dan Jason Statham plus preman kampung rambutan karena menonton film ini sungguh sebuah pengalaman yang sangat luar biasa menyiksa jiwa raga hati batin sanubari saya.

Singkat cerita ketiga sekawan SKJ dimodalin untuk ikut kompetisi band yaitu Jakarta Music Festival, sebuah festival yang berpengaruh di dunia indie hammer: (sepanjang karir saya sebagai drummer saya gak pernah mendengar adanya festival tersebut hammer\). Dimana ketiga sekawan ini datang kejakarta ke mal Artha Gading bertemu dengan dua satpam yang tingkahnya aneh bin ajaib dan herannya tiba-tiba trio pecun ada juga di jakarta hammer: yang jadi pertanyaan adalah “kenapa trio pecun gak bilang-bilang mereka juga ke Jakarta?“ jawabannya ternyata gampang karena mereka datang dimodalin oleh Band Bangers yang juga ikut festival kelas mall tersebut . Dan hasilnya sudah bisa ditebak SKJ menang festival hammer:. dan akibat festival di jakarta itu SKJ terkenal di Jogja hammer:
(sekedar catatan : baik Jakarta, Bandung, Jogja, Makasar yang menjadi barometer musik Indie label, mereka memiliki ciri dan khas masing-masing dimana setiap daerah memiliki cara mempromosikan band tanpa harus ke Jakarta dan Jakarta sendiri bukan satu-satunya tempat untuk membuat sebuah band indie terkenal...g Emosi banget gan!).

Film ini selain disuguhi bulu ketek Cinca Laula maka penonton juga akan disuguhi lagu Cinca Laula yaitu Money or Love dengan gaya nari lipat tangan yang bikin berbusa: dengan penari-penari latar dengan maksud hati mengambil gaya nari bollywood (maklum producernya india) tapi jadinya malah tai:. Satu-satunya akting yang bagus adalah akting marah-marah Andi /RIF. Dan herannya setting film ini di Jogjakarta namun hebatnya anak-anak muda di film ini pakai bahasa betawi alias Jakarte, kemana bahasa jawa yang menjadi ciri khas tradisi Jogjakarta apakah sudah menghilang? Belum donk ini kan cuma film, dimana sutradara, screenwriter dan producer tidak penting melihat latar belakang budaya dimana cerita dalam film ini seharusnya digambarkan.

Dan satu tebakan dari saya : apakah ada yang tau Lakonde ini adalah nama klonengan dari sutradara siapa?.

Rating : 1/100 .........................................B.E.R.A.K.................................................. ..........



sudah saya duga....maho
untung gak nonton....
selamat... selamat....
YWS - 15/04/2010 04:23 PM
#22

wah ane belum nonton gan D
Page 2 of 2 |  < 1 2
Home > LOEKELOE > MOVIES > Review | SELEB KOTA JOGJA (SKJ) *spoiler_alert