Pisau
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Pisau > DON'Ts & DOs: teknis dan legalitas membawa pisau
Total Views: 17314 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 3 of 16 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 >  Last ›

blackadder911 - 27/05/2010 09:32 AM
#41

Quote:
Original Posted By naturalist
Tas digembok nggak Bro?


Pasang gembok di tas!!!!!

Saya puluhan kali terbang nggak pernah ada masalah


Pas apesnya kalee bro \(

tas selalu di gembok pake gembok kombinasi angka..
dan somehow gembok tidak banyak membantu...

ane juga udah puluhan kali terbang ke wilayah timur Indonesia at the same place, with the same tools but different time ajah..

yah mungkin lagi apes.. \(
uwaklah - 27/05/2010 12:10 PM
#42

Sekedar tambahin aja. Biasain kalau taruh pisau atau tools lainnya di dalam koper jangan digeletakin begitu aja. Coba taruh di bagian tengah koper di antara tumpukan2 baju, dan sebelumnya digulung pake celana dalam kita atau pakaian dalam lainnya.

Sesuatu yang langsung terlihat dan gampang dijangkau akan lebih menarik perhatian pencuri apapun barangnya.

Mudah2an pencurinya gak baca thread ini. Nanti dia ikut tahu triknya lagi. Capeeek deeehhhhh.
blackadder911 - 27/05/2010 08:21 PM
#43

Quote:
Original Posted By uwaklah
Sekedar tambahin aja. Biasain kalau taruh pisau atau tools lainnya di dalam koper jangan digeletakin begitu aja. Coba taruh di bagian tengah koper di antara tumpukan2 baju, dan sebelumnya digulung pake celana dalam kita atau pakaian dalam lainnya.

Sesuatu yang langsung terlihat dan gampang dijangkau akan lebih menarik perhatian pencuri apapun barangnya.

Mudah2an pencurinya gak baca thread ini. Nanti dia ikut tahu triknya lagi. Capeeek deeehhhhh.


benar!..SETUJU!

kesalahan mendasar karena keteledoran ane sendiri brader uwak..
krn kondisi udah dikejar conection flightnya..jadi hal yg biasa ane lakuin (mengamankan diri dan barang bawaan) jadi terabaikan, multitools ane gletakin di saku kanan tas ane, dii resleting campur peralatan mandi hammer:..udah g kontrol lg dah..
hasilnya..
good bye my wife berdukas

nggak lah, penunggu kamar ini kaum intelektual semua..
para pemerhati dan penikmat keindahan piso n multitools :toast
RockyLover - 17/06/2010 09:53 PM
#44

Gan tanya dong...kalau multitool dah kesita di bandara berapa persen kemungkinan akan dikembalikan ke pemiliknya lagi oleh petugas?

Bagaimana caranya supaya multitool yang disita karena proses scanner dapat kembali ke tangan kita lagi gan?

DON'Ts & DOs: teknis dan legalitas membawa pisau
naturalist - 17/06/2010 10:08 PM
#45

Quote:
Original Posted By uwaklah
Sekedar tambahin aja. Biasain kalau taruh pisau atau tools lainnya di dalam koper jangan digeletakin begitu aja. Coba taruh di bagian tengah koper di antara tumpukan2 baju, dan sebelumnya digulung pake celana dalam kita atau pakaian dalam lainnya.
Sesuatu yang langsung terlihat dan gampang dijangkau akan lebih menarik perhatian pencuri apapun barangnya.
Mudah2an pencurinya gak baca thread ini. Nanti dia ikut tahu triknya lagi. Capeeek deeehhhhh.

Yang mbongkar males ya Wak? jijay ama celana dalam dan baju dalam duluan ya hammer ..... apalagi mbungkusnya pake yang habis pake pasti nggak ada yang mau ngambil nasehat yang bagus Bro wakakakakakaka ngacir2
Quote:
Original Posted By RockyLover
Gan tanya dong...kalau multitool dah kesita di bandara berapa persen kemungkinan akan dikembalikan ke pemiliknya lagi oleh petugas?
Bagaimana caranya supaya multitool yang disita karena proses scanner dapat kembali ke tangan kita lagi gan?
DON'Ts & DOs: teknis dan legalitas membawa pisau

Have no idea...
Saya rasa belum tentu bisa ketemu lagi ama petugas yang nyita..
Kalo pun iya bisa datang ke tempat tersebut dilempar ke sana ke mari \((
balakasadut75 - 17/06/2010 11:01 PM
#46

Quote:
Original Posted By RockyLover
Gan tanya dong...kalau multitool dah kesita di bandara berapa persen kemungkinan akan dikembalikan ke pemiliknya lagi oleh petugas?

Bagaimana caranya supaya multitool yang disita karena proses scanner dapat kembali ke tangan kita lagi gan?

DON'Ts & DOs: teknis dan legalitas membawa pisau
bisa kembali mas kalau pas penyitaan ada surat dr petugas bahwa MT tsb d sita. Tp ngurusnya ribet banget karena d tanya ini itu. Lempar sana sini. Pokoknya suribang. Super Ribet BangetDON'Ts & DOs: teknis dan legalitas membawa pisau
evgeny_loginov - 18/06/2010 03:48 PM
#47

kalau di mall (jakarta), pengalaman pribadi sih tergantung pisaunya, 2x pengalaman berbeda soalnya, pengalaman pertama bawa pisau kecil slip joint, peninggalan kakek dulu, tipis n panjang 5cm kalo di tutup, 8 cm kalo di buka, selama bawa ini di dompet n di keluarin di tempat umum orang2 cuek, tp kalau waktu bawa wegner evo saya, selalu kalo di buka pasti orang2 risih, belon pernah di tegor sama om satpam sih \)

kalau penerbangan domestik...selama ini cuman pernah lampung jakarta, rata2 gak dipermasalahin tp kalau reseh ya mau gak mau di sita, tp kalau barang di bagasi gak pernah ada masalah sama barang tajam.

thread ini bukan hanya khusus di indonesia kan? ini cuman mw bagi informasi siapa tau kalo mw bawa pisau dari indonesia ke negara2 lain, kalau salah mohon ditegur, nanti saya hapus:

pengecualian kalau penerbangan internasional, di cek dulu negara tujuan apa boleh bawa pisau, dan apakah ada batasan panjang nya...

contoh kalau ke Australia, tujuan Sydney misalnya (gw gak paham state laen), pisau lipat oke, asal: bukan assisted opener, bukan butterfly knife dan bukan fantasy sword, untuk, fixed blade oke, asal jangan golok, machete dan sejenisnya, untuk pedang, kampak, push dagger dan alat berburu walaupun itu barang pribadi, kalo yang meriksa rada reseh mesti di tahan barang nya, kalo mw di balikin mesti bikin surat claim import dulu.

catatan: pisau dengan thumbstud dan lockback termasuk flick knife yang di larang, entah knapa ini peraturan kadang iya kadang gak, jadi kadang lewat kadang kaga.
ortim - 18/06/2010 11:23 PM
#48

Quote:
Original Posted By RockyLover
Gan tanya dong...kalau multitool dah kesita di bandara berapa persen kemungkinan akan dikembalikan ke pemiliknya lagi oleh petugas?

Bagaimana caranya supaya multitool yang disita karena proses scanner dapat kembali ke tangan kita lagi gan?

DON'Ts & DOs: teknis dan legalitas membawa pisau


Kalo di indonesia, biasanya scanning itu 2 kali. Yang pertama sebelum check in dan yang yang kedua setelah check in. Kalo scanning pertama barang seperti multitool kena sita petugas, berarti ODOB banget petugasnya, yang kayak gitu itu lagak ngeliat tapi kagak liat-liat.
Kecuali jika multitool itu kita tetep gondol sampe mau masuk kabin, ya di scanning kedua kontan aja disita, kitanya yang aneh. Jangan terlalu berharap barang2 seperti itu dijamin kembali dengan gampang.

Gw pribadi sejauh ini belum pernah merasakan kejadian spt itu, tentunya menghindari ke kabin membawa barang2 yang tercantum dalam kategori "dilarang". Ditambah lagi karena peraturan hukum di negeri ini masih samar2, kadang ada item yang tidak terdefinisi di peraturan itu, tetep akan gw simpen di bagasi, yang aman2 aja lah.

beberapa bulan lalu gw pulang dari negeri tetangga, di rumah, sebelum berangkat ke bandara gw punya feeling buruk. Di bagasi gw punya sesuatu yang berharga tapi tidak boleh dibawa ke kabin. Akhirnya gw ikuti feeling gw, sleting (zipper) dari bagasi gw, dikasi lem ALTEKO dari ujung ke ujung sampe bener2 keras dan kuat.

Singkatnya, setelah sampe sukarno hatta, gw tunggu2 bagasi gw lama gak keluar, setelah keringatan menunggu, akhirnya keluar juga tuh bagasi, tetapi yang gw dapetin...tas gw jinjingannya sobek, tarikan dari sleting itu dua-duanya hilang... termasuk gemboknya hilang juga, gw curiga mungkin ada orang niat ngebuka sletting itu tapi karena saking kerasnya (karena di alteko) sampe tarikan sletingnya putus dan hilang.

Untungnya semua isi bagasi gw cek sampe rumah ngga ada yang hilang satupun. Bagasi emang rusak tapi firasat gw udah menyelamatkan isi bagasi gw yang jauh lebih berharga.
RockyLover - 19/06/2010 03:17 AM
#49

Quote:
Original Posted By naturalist

Have no idea...
Saya rasa belum tentu bisa ketemu lagi ama petugas yang nyita..
Kalo pun iya bisa datang ke tempat tersebut dilempar ke sana ke mari \((


Gawat dong gan...takut

Quote:
Original Posted By balakasadut75
bisa kembali mas kalau pas penyitaan ada surat dr petugas bahwa MT tsb d sita. Tp ngurusnya ribet banget karena d tanya ini itu. Lempar sana sini. Pokoknya suribang. Super Ribet BangetDON'Ts & DOs: teknis dan legalitas membawa pisau


Mending cari cara aman...masuk bagasi...di camo skalian dah...

Quote:
Original Posted By ortim
Kalo di indonesia, biasanya scanning itu 2 kali. Yang pertama sebelum check in dan yang yang kedua setelah check in. Kalo scanning pertama barang seperti multitool kena sita petugas, berarti ODOB banget petugasnya, yang kayak gitu itu lagak ngeliat tapi kagak liat-liat.
Kecuali jika multitool itu kita tetep gondol sampe mau masuk kabin, ya di scanning kedua kontan aja disita, kitanya yang aneh. Jangan terlalu berharap barang2 seperti itu dijamin kembali dengan gampang.

Gw pribadi sejauh ini belum pernah merasakan kejadian spt itu, tentunya menghindari ke kabin membawa barang2 yang tercantum dalam kategori "dilarang". Ditambah lagi karena peraturan hukum di negeri ini masih samar2, kadang ada item yang tidak terdefinisi di peraturan itu, tetep akan gw simpen di bagasi, yang aman2 aja lah.

beberapa bulan lalu gw pulang dari negeri tetangga, di rumah, sebelum berangkat ke bandara gw punya feeling buruk. Di bagasi gw punya sesuatu yang berharga tapi tidak boleh dibawa ke kabin. Akhirnya gw ikuti feeling gw, sleting (zipper) dari bagasi gw, dikasi lem ALTEKO dari ujung ke ujung sampe bener2 keras dan kuat.

Singkatnya, setelah sampe sukarno hatta, gw tunggu2 bagasi gw lama gak keluar, setelah keringatan menunggu, akhirnya keluar juga tuh bagasi, tetapi yang gw dapetin...tas gw jinjingannya sobek, tarikan dari sleting itu dua-duanya hilang... termasuk gemboknya hilang juga, gw curiga mungkin ada orang niat ngebuka sletting itu tapi karena saking kerasnya (karena di alteko) sampe tarikan sletingnya putus dan hilang.

Untungnya semua isi bagasi gw cek sampe rumah ngga ada yang hilang satupun. Bagasi emang rusak tapi firasat gw udah menyelamatkan isi bagasi gw yang jauh lebih berharga.


Tetep aja usaha tuh malingnya gannohope:
Tengkyu dah share pengalamannya gan...
evgeny_loginov - 19/06/2010 05:03 AM
#50

Quote:
Original Posted By ortim
Kalo di indonesia, biasanya scanning itu 2 kali. Yang pertama sebelum check in dan yang yang kedua setelah check in. Kalo scanning pertama barang seperti multitool kena sita petugas, berarti ODOB banget petugasnya, yang kayak gitu itu lagak ngeliat tapi kagak liat-liat.
Kecuali jika multitool itu kita tetep gondol sampe mau masuk kabin, ya di scanning kedua kontan aja disita, kitanya yang aneh. Jangan terlalu berharap barang2 seperti itu dijamin kembali dengan gampang.

Gw pribadi sejauh ini belum pernah merasakan kejadian spt itu, tentunya menghindari ke kabin membawa barang2 yang tercantum dalam kategori "dilarang". Ditambah lagi karena peraturan hukum di negeri ini masih samar2, kadang ada item yang tidak terdefinisi di peraturan itu, tetep akan gw simpen di bagasi, yang aman2 aja lah.

beberapa bulan lalu gw pulang dari negeri tetangga, di rumah, sebelum berangkat ke bandara gw punya feeling buruk. Di bagasi gw punya sesuatu yang berharga tapi tidak boleh dibawa ke kabin. Akhirnya gw ikuti feeling gw, sleting (zipper) dari bagasi gw, dikasi lem ALTEKO dari ujung ke ujung sampe bener2 keras dan kuat.

Singkatnya, setelah sampe sukarno hatta, gw tunggu2 bagasi gw lama gak keluar, setelah keringatan menunggu, akhirnya keluar juga tuh bagasi, tetapi yang gw dapetin...tas gw jinjingannya sobek, tarikan dari sleting itu dua-duanya hilang... termasuk gemboknya hilang juga, gw curiga mungkin ada orang niat ngebuka sletting itu tapi karena saking kerasnya (karena di alteko) sampe tarikan sletingnya putus dan hilang.

Untungnya semua isi bagasi gw cek sampe rumah ngga ada yang hilang satupun. Bagasi emang rusak tapi firasat gw udah menyelamatkan isi bagasi gw yang jauh lebih berharga.


kopernya di kasih tanda gak gan? soalnya kalo gak salah inget ada peraturan yang semisal ada koper yang mencurigakan terus gak bisa di buka, bakal di buka paksa.
ortim - 19/06/2010 07:01 AM
#51

Quote:
Original Posted By evgeny_loginov
kopernya di kasih tanda gak gan? soalnya kalo gak salah inget ada peraturan yang semisal ada koper yang mencurigakan terus gak bisa di buka, bakal di buka paksa.


Labelling pas gw cek semuanya ada, jadi secara peraturan sudah aman mestinya. Cuma masalahnya bagasi gw itu bentuknya kecil tapi beratnya lebih dari 20kg, buat mental maling hal seperti itu malah mencurigakan.

Di bandara memang selalu ada anjing pelacak, tapi anjing yang makan nasi jauh lebih banyak bro.
evgeny_loginov - 19/06/2010 10:19 AM
#52

Quote:
Original Posted By ortim
Di bandara memang selalu ada anjing pelacak, tapi anjing yang makan nasi jauh lebih banyak bro.


wakakaka gw kaga ngeh tadinya maksudnya apa D dasar lemot, br nyambung 3 menit kemudian hahaha.

kalo pengalaman gw dulu kopernya di coret sama kapur warna ijo, waktu itu kper bawa teh kering 2 pack sama chinese cleaver, jadi entah yang mana yang di permasalahkan, goloknya atau teh nya...2 2 nya barang berharga karena harganya, jadi gw apus aja tu coretan pake tissue basah, tp baru 1x itu doang sih.
Mc Gyver - 19/06/2010 10:48 AM
#53

Quote:
Original Posted By ortim

Di bandara memang selalu ada anjing pelacak, tapi anjing yang makan nasi jauh lebih banyak bro.


he he he, detik pertama bingung, detik berikutnya baru ngeh.

kalau packing tulis gede2 TEMPE, bakal doyan gak ya anj.... eh malingnya?
naturalist - 19/06/2010 11:07 AM
#54

Quote:
Original Posted By evgeny_loginov
wakakaka gw kaga ngeh tadinya maksudnya apa D dasar lemot, br nyambung 3 menit kemudian hahaha.

kalo pengalaman gw dulu kopernya di coret sama kapur warna ijo, waktu itu kper bawa teh kering 2 pack sama chinese cleaver, jadi entah yang mana yang di permasalahkan, goloknya atau teh nya...2 2 nya barang berharga karena harganya, jadi gw apus aja tu coretan pake tissue basah, tp baru 1x itu doang sih.

Saya pernah bawa abon ikan (yang ngasih mantan pacar sekarang jadi bini, sayang kalo ndak dibawa), teh kering, Terasi Bangka yang bubuk beli di Yen Yen di Teluk, pisau (bikinan sendiri), pisau lipet, Chinese Cleaver titipan temen di Bandara Sydney baek2 saja D
Nggak ada yang di sita....
evgeny_loginov - 19/06/2010 12:30 PM
#55

Quote:
Original Posted By naturalist
Saya pernah bawa abon ikan (yang ngasih mantan pacar sekarang jadi bini, sayang kalo ndak dibawa), teh kering, Terasi Bangka yang bubuk beli di Yen Yen di Teluk, pisau (bikinan sendiri), pisau lipet, Chinese Cleaver titipan temen di Bandara Sydney baek2 saja D
Nggak ada yang di sita....


\) kan pengalaman orng beda2 gan, itu tadi saya dari China ke Jakarta, 2 taon yang lalu, gak di sita koq cuman ditandain aja kopernya, kalo gak saya apus tandanya kata tante saya di bongkar kopernya D.

kalau untuk custom di Sydney, kadang kena kadang gak, kalo diperhatiin biasa jam sibuk pemeriksaan lebih diperketat \) kalau benda tajam masuk sydney gak masalah asal bukan pisau yang saya bilang diatas, sebagai catatan, merek spyderco dulu katanya juga di blacklist, masuk kategory mean looking blade sama flick knife \)

OOT: pengalaman tante saya bawa kue lapis surabaya di cincang baru di balikin. penerbangan dari jakarta ke melbourne, kena di Sydney. Saya kmaren dr lampung ke sydney juga bawa keripik pisang, biji kopi n chinese cleaver gak kena sita koq ^^ cuman biji kopi di permasalahin, tp di lepas koq.

soal spyderco sumber dari forum whirpool
soal lockback sama thumbstud sumber dari forum laventrix
uwaklah - 19/06/2010 10:51 PM
#56

Jangan lupa peraturan2 seperti ini banyak tergantung sama mood petugasnya. Kalau lagi "dateng bulan" mereka bisa lebih reseh daripada peraturannya. Tapi kalau lagi "males" juga kadang terlewat begitu aja. Bagaimanapun di lapangan yang jadi judge-nya kan mereka bukan hukum/peraturan yang tertulisnya
naturalist - 19/06/2010 10:58 PM
#57

Quote:
Original Posted By uwaklah
Jangan lupa peraturan2 seperti ini banyak tergantung sama mood petugasnya. Kalau lagi "dateng bulan" mereka bisa lebih reseh daripada peraturannya. Tapi kalau lagi "males" juga kadang terlewat begitu aja. Bagaimanapun di lapangan yang jadi judge-nya kan mereka bukan hukum/peraturan yang tertulisnya


Ama tampang yang bawa Wak!!!
D
uwaklah - 20/06/2010 12:21 AM
#58

Quote:
Original Posted By naturalist
Ama tampang yang bawa Wak!!!
D


Betul. Makanya baby face kayak kita lolos terusbeer:
uwaklah - 20/06/2010 12:23 AM
#59

double napsu
evgeny_loginov - 20/06/2010 11:44 AM
#60

Quote:
Original Posted By uwaklah
Jangan lupa peraturan2 seperti ini banyak tergantung sama mood petugasnya. Kalau lagi "dateng bulan" mereka bisa lebih reseh daripada peraturannya. Tapi kalau lagi "males" juga kadang terlewat begitu aja. Bagaimanapun di lapangan yang jadi judge-nya kan mereka bukan hukum/peraturan yang tertulisnya


betul wak \) itu yang gw alamin sih p
Page 3 of 16 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 >  Last ›
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Pisau > DON'Ts & DOs: teknis dan legalitas membawa pisau