Entrepreneur Corner
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Entrepreneur Corner > █│DISKUSI│█ ALL ABOUT FOOD & BEVERAGE BUSINESS : Restaurant/Catering/Bakery/Etc
Total Views: 69079 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 101 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

indrabaka - 24/05/2010 11:54 PM
#1
█│DISKUSI│█ ALL ABOUT FOOD & BEVERAGE BUSINESS : Restaurant/Catering/Bakery/Etc
Minta ijin kepada para moderator untuk mulai thread diskusi F&B ini (kyknya sih belum ada thread serupa ya, kalaupun ada mungkin sudah terpendam di page kesekian), karena udah sekitar 1 bulan gw nongkrong di forum entrepreneur ini dan nemu byk tersebar thread2 pertanyaan F&B, tapi karena terlalu tersebar, jadinya banyak jawaban2 bermutu yang sebenernya bisa menjawab&membantu banyak orang, tapi jadi kurang efektif karena threadnya cuma sebentar nongol terus langsung tenggelam.. alangkah lebih bagus kalo ada thread yang bisa mengumpulkan semua diskusi F&B disini, jadi kita bisa saling belajar dan bantu satu sama lain!!

karena menurut gw bisnis F&B itu salah satu bisnis yang sulit (kalo dibandingkan trading misalnya) karena sifat produknya yang sangat sensitif, pelayanan jasanya juga sensitif, dan saingannya baaaaannyyyyaaaaakkkkk.... (terutama karena banyak orang mikir, ahhh.. bisnis makanan paling gampang, ga ada matinya, asal enak pasti laku..)

- bagian ga ada matinya sih bener, karena semua orang pasti tetep makan (dibandingin bisnis rental vcd misalnya), tapi tetep aja ada trend2 makanan tertentu setiap tahunnya (tahun ini lagi tahunnya Jepang, setelah kemarin2 dibombardir makanan peranakan malaysia)
- asal enak pasti lakunya udah harus ditinggalkan jauh2.. karena saat ini branding&ilmu2 marketinglah yang menentukan penjualan anda, dengan ditopang produk yang bagus juga pastinya
- dll pakem2 lain yg harus mulai ditinggalkan..

anyway, disini kita bisa diskusi semua mengenai F&B, dari produksi/marketing/handling customer/dll semuanya bisa kita diskusiin disini.. kalau ada yang punya case-case tertentu juga bisa dijabarin disini untuk kita bahas rame2 jalan keluarnya beer:

disarankan untuk para master2 disini untuk mulai perkenalan diri dulu biar bisa saling tahu background masing2, siapa tahu ada yang bisa partneran.. D

------------------------------

terpaksa edit first post karena lupa secure beberapa post pertama buat post2 bagus hammer:

PEMBUATAN BUSINESS PLAN
https://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=381875383&postcount=1574
https://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=382356941&postcount=1579
Quote:
Wahh..salut nih jiwa entrepreneur nya mantap..kembangkan terus..
ane sedikit sharing ya pembuatan proposal ane dan ini harus di siapkan dengan sangat matang dan penuh perhitungan karena patokan bisnisnya tertera dalam sebuah business plan, isinya sekitar 30-50 halaman dan waktu pembuatan 2-3 bulan, ane bkn udh 2 bln tapi blm kelar2, paling sulit bikin rencana keuangannya, harus di hitung sedetail mungkin, makanya ane nanya jg di atas ke pakar yg udh jalani usaha..
ini susuanan proposal yg ane bikin :
1. executuve summary >- isinya rangkuman secara ringkat semua yg akan di jabarkan lebih detail pada bab2 berikutnya, fungsinya adalah spy calon investor bisa lgsg mendapat gambaran singkat ttg perusahaan tanpa hrs liat detailnya masing2.

2. Produk
2.1 Ide awalnya ttg produk itu sendiri
2.2 Customer value >- maksudnya keuntungan yg di dapatkan customer dengan produk yg kita tawarkan, kalo customer value nya tinggi, customer rela membayar lebih mahal di bandingkan produk lainnya.
2.3 Unique selling proposition >- ide unik apa aja yg kamu punya terhadap produk tsb sehingga membedakan dari produk yg sudah ada, semakin kita berbeda dari yg lain, tentu semakin gampang bersaing dan mendapat customer baru.
2.4 Deskripsi produk >- jabarkan produknya apa aja misal di resto : disini di tulis semua jenis menu makanan dan minuman yg bakal di jual
2.5 harga secara detail atas produk2 yg sudah ada.
2.6 continous attractivity >- spy secara berkelangsungan dan tetap dpt customer, kita harus tau bgmn cara spy customer ttp datang ke resto/cafe kita misal dengan bikin menu baru, inovasi rasa yg berbeda, atau di sesuaikan sama musim tertentu, misal di bln puasa ada produk2 yg menarik utk org berbuka puasa di resto kita.
2.7 Paten ( jika di butuhkan, produk atau nama perlu di patenkan spy tidak di ambil sama pesaing kita)
2.8 Production & Quality >- penjelasan cara produksi dan cara menjaga kualitas produk.

3. market & competition,
3.1 market secara umum
3.2 analisis segmen pasar dan tujuannya >- apa resto/cafe itu menbidik pasar abg, mahasiswa, pengusaha muda, ato bahkan kalangan tua. perlu di analasia apakah konsep resto/cafe sesuai dgn segmen pasarnya.
3.3 costumer needs : kebutahan apa saja dari calon customer yg bisa kita penuhi dgn produk/ato konsep resto/cafe yg ada.
3.4 competition analysis : analisa semua resto/cafe yg juga menawarkan produk yg sama, perlu membuat tabel nama2 pesaing utama dan menu makanan apa aja yg di tawarkan yg bisa menjadi pesaing kita. sesudah itu jabarkan kelebihan konsep resto/cafe beserta produknya di bandingkan resto yg lain.
3.5 SWOT-analysis >- menyangkut kekuatan, kelemahan, kesempatan dan risiko perusahaan.
3.6 manafement risiko ( risk management) >- kira2 apa saja yg bisa membahayakan perusahaan, faktor dalam dan luarnya hrs di perhatikan ( misalnya faktor cuaca, faktor supplier bahan baku, dll)

4. Sales & Marketing
4.1 marketing sebelum dan disaat pembukaan >- apakah pengenalan produk melalui media cetak ( koran,spanduk, plakat,dll) ato media lainnya spt radio, dan internet. Ini berfungsi sbg media pengenalan krn nama resto ato produk kita blm dikenal sebelumnya.
4.2 marketing berkelangsungan >- semua iklan yg di lakukan terus menerus untuk menarik customer.

5. Management dan Organisasi
5.1 Management team >-- siapa saja yg terlibat dalam pengelolaan resto/cafe itu, dan posisinya masing2 sbg apa, jg riwayat singkat masing2 timnya (nama,tgl lahir, pendidikan saat ini, dan fungsinya di perusahaan nantinya)
5.2 Organisasi perusahaan >-- perlu juga di tentukan siapa melakukan apa dan bagaimana proses pengambilan keputusan penting. disini di uraikan lebih jelas tim yg sudah dipilih dan di bentuk dalam tugasnya masing2 dgn lebih detail, misal ; Mr.X bertanggung jawab Controlling dan Production, Mr.Y bertugas untuk marketing dan belanja, Mrs. Z untuk service pelanggan dan controll karyawan, dll
5.3 Badan hukum ( kalau mendirikan resto yg bsr mgkn bisa ikut di pertimbangakn, tapi biasanya tidak ada badan hukum jg gak masalah)
5.4 Lokasi >-- penjelasan tentang pemilihan lokasi tempat dan keuntungan serta kerugian memilih lokasi itu.
5.5 Business system >-- System restonya bagaimana, apakah semua produk di produksi sendiri, atau melakukan kontrak kerja sama dgn supplier dan hanya berfungsi "menjual" saja..untuk cafe misalnya produk pastry dan bakery tinggal pesan ke supplier (bukan produksi sendiri) dan hanya menjual lagi aja.

6. Action plan >- pembahasan lengkap tentang kapan apa yg di lakukan
Misal : pembukaan resto bulan april, tanda tangan kontrak sama suplier bulan feb/maret, kontrak sewa tempat bulan maret, renovasi selama 2 minggu terkahir maret, iklan di 2 mggu awal saat pembukaan, iklan berikutnya bulan okt, pebuatan menu baru bulan des.,dll. bisa cari di google contoh pembuatannya.

7. Financial plan >-- sangat menentukan dan perlu data2 yg sangat mirip dengan yg kafe/resto yg sudah jalan, spy perkiraannya gak melesat.
7.1 Kalkulasi omset >-- perkirakan harga masing2 produk, dan jumlah pengunjung per hari, dan perkiraan produk apa terjual brp byk setiap harinya.
7.2 Kalkulasi gaji pegawai >-- gaji masing2 dan berapa lama jam kerja dan tunjangan2 yg mgkn di berikan harus secara detail dan realistis
7.3 Investasi >-- jumlah investasi secara keseluruhan yg di perlukan apa saja dan brp persen bagiannya masing2 dr budget investasinya
misal : renovasi dapur 65% dr budget, alat perlengkapan makan(piring,gelas,dan keperluan lainnya) 10%, furniture : 14%, dekaorasi interior dll 11% ( ini hanya angka2 pemisalan, harus di sesuaikan sama budgetnya)
7.4 Biaya2 lainnya termasuk operasional cost, biaya listrik, air, telefon, internet, sewa, mesin, iklan, dan byk lagi
7.5 perkiraan keuntungan :
dari data2 dan angka2 yg sudah di kumpulin perlu di buat perkiraan omset per bulannya dan juga perkiraan pada tahun2 berikutnya. dari jumlah omset di kurangi semua biaya lainnya untuk perkiraan keuntungan dan kapan BEP nya..
7.6 "worst case scenario" >-- menurut ane ini yg paling menarik dan kdang terlupakan, kita mikirannya untung tapi kalo rugi gak tau bertindaknya gimana..nah di sini disusun skenario kegagalan apapun faktornya yg membuat resto/cafe kita kurang jalan ( makanan gak enak ato lokasi gak strategis,dll) disini di perkiraan jika jumlah pengunjung berkurang 10-15% dari yg di harapkan, berarti omsetnya berkurang, dan ada langkah2 lainnya yg harus di ambil ( misal pengurangan pegawai, ganti menu,dll)..dari situ juga bisa di perkirakan omset bulan2 berikutnya dan perkiraan kembali modalnya kapan.

segitu aja, ane harap bisa membantu. yh lainnya jg bisa ikut menanmbahkan, krn ane blm pernah terjun ke F&B dan bisa juga realitasnya jauh beda dari teorinya..
indrabaka - 24/05/2010 11:58 PM
#2

Tempat share artikel2 bagus yang tersebar di thread2 lain..


Quote:
Original Posted By indrabaka

taro page1 dulu ah, yang emang punya dan mau bisnis F&B wajib dateng hukumnya..

█│DISKUSI│█ ALL ABOUT FOOD & BEVERAGE BUSINESS : Restaurant/Catering/Bakery/Etc

█│DISKUSI│█ ALL ABOUT FOOD & BEVERAGE BUSINESS : Restaurant/Catering/Bakery/Etc
http://www.pamerindo.com/application/assets/files/fhi2011sb.pdf



Quote:
Original Posted By JuraganAyam

https://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=194900561&postcount=8
Ada 4 jenis Restaurant yaitu:

1. Restaurant yang menyajikan makanan umum tapi dengan lebih istimewa
2. Restaurant yang menyajikan makanan istimewa menjadi lebih umum
3. Restaurant yang menyajikan makanan umum
4. Restaurant yang menyajikan makanan Istimewa

Yang masuk kategori 1 contohnya:
- Gado2 Boplo
- Sate Padang Mak Syukur
- Kwetiaw Sapi Achiap
- Mbok Berek
- Nasi Uduk Kebon Kacang
- dll
Mereka bermain di makanan2 yang umum tapi dengan modifikasi atau dengan penyajian yang lebih istimewa dari biasanya.

Yang masuk kategori 2 contohnya:
- Hoka Hoka Bento
- Pizza Hut
- McDonald
- Kentucky Fried Chicken
- Dunkin Donut

Mereka membawa makanan yang tidak umum bagi masyarakat Indonesia tapi kemudian dibuat memasyarakat.


Kategori 3:
Banyak pengusaha makanan yang bermain di Komoditi, makanan hanya sebagai pengganjal perut, tanpa keistimewaan.
Misalnya mereka yang bermain di Kantin2, warung pecel lele, nasgor, mie tek-tek dll

Kategori 4:
Selain itu banyak juga Restaurant yang bermain di level Tinggi, namun tidak menjadi populer karena tidak membawa makanan tersebut ke level umum,
Misalnya mereka yang bermain di Restaurant2 di Hotel2, Restaurant Prancis, Restaurant Jepang dll

Bisa ditebak bahwa Restaurant tipe 1 dan 2 adalah tipe yang menjanjikan keuntungan paling spektakuler.

Tipe 3 tidak memberikan keuntungan yang besar tapi bisa dimulai dengan modal yang kecil dan pengetahuan yang terbatas.

Tipe 4 bisa memberikan keuntungan besar tapi juga membutuhkan modal yang sangat besar dan keahlian yang juga tinggi.

Mari kita bahas Restaurant tipe 1 dan 2...

Restaurant Tipe 1 yaitu mereka yang memodifikasi makanan umum menjadi istimewa,
Misalnya Kwetiaw Kerang di Pluit dan Kwetiaw Achiap di Mangga Besar.

Kwetiaw adalah makanan yang sangat umum, meskipun tidak se umum Mie atau nasgor.
Tapi masalahnya, Orang Indonesia kesulitan untuk mendapatkan Kwetiaw yang enak dan Halal!

Kwetiaw yang dijual di gerobak tek-tek rasanya sangat alot, terlalu kenyal seperti makan karet, juga tidak menggunakan kaldu dan daging yang cukup.
Sedangkan Kwetiaw Medan yang bertebaran di Jakarta Utara hampir semuanya mengandung Babi.

Maka jangan heran kalau Kwetiaw Achiap, Kwetiaw Seroja, Kwetiaw 78, Kwetiaw Jangkung, Kwetiaw Achai dan Kwetiaw Kerang mendapat respon sangat baik dari masyarakat.

Ini adalah satu jurus rahasia Restaurant sukses, yaitu membuat masakan biasa menjadi lebih istimewa.
Bermain dipasar yang luas dan merebut pangsa pasar yang besar.

Lalu Restaurant Tipe 2, mereka yang membawa makanan Istimewa ke lvl umum...

Sebelum Pizza Hut datang ke Indonesia, berapa banyak orang Indonesia yang mengenal Pizza ?
Demikian pula dengan Hoka Hoka Bento, sebelum Hokben, makanan Jepang adalah makanan mahal dan rasanya belum tentu cocok dengan lidah orang Indonesia, tapi Hokben mempertemukan selera Orang Indonesia dengan makanan Jepang yang sudah agak dimodifikasikan dan dengan harga yang sudah disesuaikan dengan kemampuan umum.

Fenomena yang sama pernah dicoba oleh Bubble Tea, Roti Abon dan Roti Boy, mereka juga sempat mengalami Booming karena orang suka dengan segala sesuatu yang baru.
Tapi sayang kehebohan tersebut tidak berlangsung lama.

Betul, orang selalu terkesima dengan suatu yang baru...
Misalnya Sapi Lada Hitam, Udang Goreng Mayonaise, Kepiting Papua, Peking Duck dll... mereka pernah mengalami popularitas yang kemudian segera dicopy oleh banyak restaurant2.

Teknik ini mudah dimulai tapi sulit dipertahankan,
Caranya mudah, cari sesuatu yang baru lalu perkenalkan dimasyarakat dengan heboh.


Quote:
Original Posted By JuraganAyam

https://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=209172875&postcount=89
wah benar2 nambah informasi yang bagus2 nih

Tadi sore saya makan sendirian disebuah restoran cepat saji Amerika yang sangat ramai, Mc...
Saya jadi ingat dulu pernah ikut2an teman kuliah management di Untar, padahal saya anak teknik Trisakti nah kebetulan saat itu sedang pelajaran marketing dan dosennya mengajarkan 1 teori yaitu "Bisnis jangan melawan Pasar"
Saat itu juga ada seorang mahasiswa yang angkat tangan dan protes, dia mengambil contoh McDonald yang jelas2 makanan barat dari budaya barat tapi bisa sukses di Indonesia, inikan artinya McD berhasil melawan Pasar.

Dosennya bingung dan memuji si mahasiswa yg kritis tersebut tanpa ada jawaban.

Padahal dalam hati saya tahu jelas bahwa McD sama sekali TIDAK melawan Pasar.
Betul bahwa Hamburger adalah makanan barat, tapi ingat bahwa orang2 Muda di Asia sedang mengikuti arus budaya Barat. Itu sebabnya anak2 muda kita mendengarkan lagu2 barat, berpakaian gaya barat dan mencari makanan barat.
Maka saat McD masuk ke Indonesia, dia sedang menunggangi Pasar, bukan melawan Pasar.
Ia mengakomodasi keinginan anak2 muda terhadap makanan barat, makanan cepat saji dan tempat makan yang enak untuk nongkrong bareng teman.

Dan McD tidak kaku terhadap budaya, itu sebabnya McD Indonesia menyediakan Nasi dan Sambal.

Juga McD sama sekali tidak berusaha menarik kaum tua seperti bapak saya yang sama sekali tidak mau menyentuh Hamburger atau seperti Koh Achiap (Pemilik Kwetiaw Achiap di Mangga Besar) yang sama sekali tidak mau makan ayam negri, McD tidak mau bersusah payah memaksa pangsa pasar yang bukan miliknya.

Nah kalau kasus diatas kita ambil hikmahnya, maka intinya adalah :
1. Cari tahu apa kemauan pasar
2. Penuhi

Jangan mengambil jalan yang ini:
1. Buat sebuah produk
2. Paksa pasar untuk menyukainya

Contoh kasarnya begini, kita membuat warung makanan rumahan diperumahan, masakan kita sama dengan masakan para ibu2 atau para pembantu dirumah2, maka bisa dibilang bahwa pasar disana tidak banyak yang membutuhkan pelayanan kita.
Atau kita membuat restaurant mewah (seporsi masakan diatas Rp 50rb) diwilayah perumahan murah (harga rumah rata2 Rp 250jt).
Atau contoh lain kita membuat restaurant non-halal diwilayah pemukiman yang mayoritasnya muslim.

Jadi yang harus kita lakukan adalah : Analisa kebutuhan masyarakat sekitar dan penuhi.

Contohnya kalau kita lihat bahwa banyak orang yang bangun kesiangan dan harus buru2 pergi ke kantor tanpa sempat menyiapkan makanan, kita buat makanan cepat saji di pagi hari.
Atau banyak ibu2 di perumahan yang tidak sempat masak dan tidak bisa keluar karena tidak punya kendaraan, maka kita buat layanan makanan delivery yang baik.
dst...

Semakin jago kita menganalisa kebutuhan masyarakat, semakin banyak uang mengalir ke kantung kita.

Jadi jangan mulai bisnis dengan angan2 yang indah2 yang belum tentu dibutuhkan oleh masyarakat, lebih baik mulai dengan ide2 yang berorientasi kepada market.

"Barang siapa ingin menjadi besar, ia harus berorientasi melayani kebutuhan orang lain"
shadowdancer - 25/05/2010 02:03 AM
#3

Thread yang bagus!

Masuk dalam bookmark "KASKUS Valuables"

Ane ada cerita sekilas dari teman gan, dia buka restoran katanya pake jasa konsultan. Kemudian setelah bisa berdikari dia jalanin sendiri.

Nah, yang ane pengen tanyakan, jasa konsultasi F&B itu seperti thread ente ini ya? mungkin lebih personal gitu? kira-kira bentuk timbal balik dari jasa konsultasi nya seperti apa ya?

Makasih
joerandom - 25/05/2010 07:52 AM
#4

wah mantap nih klo ane FBP gan walaupun masih training sih
hehehhe malu:malu
indrabaka - 25/05/2010 10:47 AM
#5

Quote:
Original Posted By shadowdancer
Thread yang bagus!

Masuk dalam bookmark "KASKUS Valuables"

Ane ada cerita sekilas dari teman gan, dia buka restoran katanya pake jasa konsultan. Kemudian setelah bisa berdikari dia jalanin sendiri.

Nah, yang ane pengen tanyakan, jasa konsultasi F&B itu seperti thread ente ini ya? mungkin lebih personal gitu? kira-kira bentuk timbal balik dari jasa konsultasi nya seperti apa ya?

Makasih


jasa konsultasi F&B itu biasanya dia akan bantu mulai dari setup pra-operasi : design menu, interior, SOP ~ semuanya, dan dia akan bimbing selama operasi tahap awal.. nanti kalau dianggap sudah stabil, dia bakal pergi. persis seperti yang temen agan pakai itu

kalo gw disini bukan F&B consultant, kalau mau cari F&B consultant, itu orangnya agan suryamurti baru aja post diatas.. D

timbal balik dari jasa konsultansi itu tergantung negosiasi awalnya aja sih, beberapa yang gw tau itu :
- ada yang berupa fixed cost, misalnya fixed 50jt rupiah all-in dibantu dari awal sampai restoran berjalan bbrp bulan
- ada yang berupa percentage dari nilai project, misalnya 5% dari nilai modal, misalnya modal awal 1M ya berarti bayaran dia 50jt
- ada yang berupa pembagian saham, misalnya dikasih 10% untuk dia bantu dari pra operasi sampai berjalannya operasional dia akan terus awasin

semua ada plus minusnya sih.. tapi kalo untuk yang belum pengalaman F&B, memang disarankan untuk memakai jasa konsultansi, yang sudah pengalaman pun (misalnya udah pengalaman jadi chef 10 tahun) mungkin masih perlu jasa mereka juga karena yang harus dipersiapkan untuk start sebuah restoran itu banyak sekali, dari design menu sampai design interior dan marketing plan dll.. kalau dikerjain sendiri bisa mabok gan.. D
dengan menghire sebuah konsultan, diharapkan owner bisa lebih fokus dan nggak terlalu repot dengan harus mengurus terlalu detail, cukup konsultasikan apa yang diinginkan dengna konsultan, nanti biar dia yang urus.. konsultan yang udah besar biasanya berupa tim, jadi nanti ada designer grafisnya, designer interior, ada yg jago marketing, ada yg jago human resources dll.. jadinya karena semua dikerjakan orang yang udah ahli di bidangnya masing2, diharapkan semuanya berjalan lebih baik..

mungkin agan murti bisa kasih penjelasan lebih detail lagi sebagai F&B consultantnya langsung? D

salah satu tujuan thread ini juga untuk konsultasi sih, jadi kalau memang dananya nggak cukup untuk hire konsultan atau mungkin malas karena dinilai projectnya belum sebesar itu dan masih bisa dihandle sendiri, dijabarin aja disini masalah yg dihadapi, kita bahas rame2.. beer:
beam - 25/05/2010 11:28 AM
#6

iya gan, gue juga suka berteori kalau bisnis makanan ini bisnis yang nggak ada matinya dan kalau enak pasti laku.
tapi nyatanya? ampe sekarang gue nggak pernah punya bisnis makanan.
lasannya? gue nggak punya pengalaman apa-apa dalam bidang ini. sehingga gue merasa harus belajar terus dan terus. baca buku dan lain-lain. tapi nyata gue malah tertunda.
usl - 25/05/2010 04:51 PM
#7
Help....
Setuju gan kalo food business itu gampang2 susah...
background ane sekolah business udah ada pabrik manufacture resin product (export+local), home interior design (lokal saja).

sekarang lg merambah ke food business:
1. buka bakery keliling dgn merek "BUNDA BAKERY"
2. Foodcourt di Cinere Mall "DapurKoe"
3. mau buka bakery and cake shop di fatmawati raya "Martha's Bakery n Cakes" semoga lancar bulan depan udah buka.

Sejarah ane buka food business karena kemaren factory sempet kosong pas krismon di amrik (major market) jadi modal kesedot terus akhirnya buka business sampingan, jatuhnya ke FnB soalnya ane hobby masak dan makan tentunya.

ternyata banyak problem di semua business yg ane jalanin.
contoh nih: di Bunda Bakery susah cari agen yg bisa pasarin / tukang keliling roti. promosinya kurang kayaknya.

di food court deliverynya kurang jalan sedangkan kalo cuma andalin dari penjualan di mall pas2an bgt.

siapa tau ada masukan buat ane biar tambah maju..... thank you ya gan....

website ane: http://www.cvusl.com
ErAsKmra - 25/05/2010 07:39 PM
#8
Mohon ijin mengikuti...
Salam kenal Bro Indra \), juga salam ketemu lagi Bro Satya \)
Perkenalkan, nama saya Phieza. Udah sempet malang melintang jadi pesuruh di perusahaan orang asing, dan akhirnya udah 6 bulanan ini jadi pengacara dari pesantren (pengangguran penuh acara dan pengangguran santai tapi keren \)) )

Mohon ijin saya menyimak abis-abisan isi thread-nya (enaknya di-sticky nih thread).
Oh iya, istri saya udah ampir 6 bulan ini bisnis kecil-kecilan di komoditas makanan. Tapi masih sebagai reseller dan distributor sih... \) Bisa nggak ikutan sharing dan diskusi di sini ? Makasih sebelumnya.ilovekaskus
indrabaka - 25/05/2010 09:22 PM
#9

Quote:
Original Posted By usl
Setuju gan kalo food business itu gampang2 susah...
background ane sekolah business udah ada pabrik manufacture resin product (export+local), home interior design (lokal saja).

sekarang lg merambah ke food business:
1. buka bakery keliling dgn merek "BUNDA BAKERY"
2. Foodcourt di Cinere Mall "DapurKoe"
3. mau buka bakery and cake shop di fatmawati raya "Martha's Bakery n Cakes" semoga lancar bulan depan udah buka.

Sejarah ane buka food business karena kemaren factory sempet kosong pas krismon di amrik (major market) jadi modal kesedot terus akhirnya buka business sampingan, jatuhnya ke FnB soalnya ane hobby masak dan makan tentunya.

ternyata banyak problem di semua business yg ane jalanin.
contoh nih: di Bunda Bakery susah cari agen yg bisa pasarin / tukang keliling roti. promosinya kurang kayaknya.

di food court deliverynya kurang jalan sedangkan kalo cuma andalin dari penjualan di mall pas2an bgt.

siapa tau ada masukan buat ane biar tambah maju..... thank you ya gan....

website ane: http://www.cvusl.com


gw baur liat websitenya gan, websitenya bagus!! gambar2nya bagus dan layout dll juga keren.. beer:

kalo boleh gw ngusul, karena agan saat ini mau tekenin di delivery, akan lebih bagus kalo
- packagingnya jangan pakai styrofoam lagi. udah banyak orang yang anti styrofoam, dan produk agan cuma menurun nilainya dan jadi nggak ada bedanya dengan produk lain, bedanya cuma produk lain udah menang merk mereka udah terkenal, produk agan belum..
tanpa bermaksud ngiklan D bisa coba agan cek packaging ane gan.. Hiro Food Packages
karena menurut gw, udah susah kalo kita cuma mau "ngadu rasa" sama merk2 yang udah terkenal sebelum mereka.. iya kalau rasanya menang jauh, kalo cuma beda2 dikit mah kebanyakan orang nggak bisa ngerasain.. dan udah pasti mereka prefer merk2 yang udah terkenal
kalau mau menang di persaingan, kita harus diferensiasiin produk kita dari pesaing2 kita, dan bikin produk kita lebih kuat "brand"nya, karena brand inilah sumber pendapatan kita... kayak coca cola aja bilang nama merk "coca cola" mereka itu nilainya 1/2 dari aset keseluruhan mereka di seluruh dunia
dan diferensiasi inilah yang paling bikin sebuah brand lebih kinclong dari yg lain.. misalnya bebek goreng yogi, dia tiba2 mencuat menjadi brand leader untuk market bebek (yg memang saat itu belum byk saingan sih) karena dia mempopulerkan bebek dengan membuat 1 toko yang mengkhususkan diri pada bebek, dan dia juga punya niche dengan waktu itu nasinya bisa ambil sendiri.. jadinya anak2 muda yang nggak mikir diet pada seneng deh dateng kesana.. sampe akhirnya mulut ke mulutnya berjalan dengan fantastis dan jadilah mereka jadi leadernya bebek.. *mulai ngelantur D*

- penerapan delivery charge disini bikin males yang beli gan.. apalagi 10ribu.. bahkan 25ribu hammer: padahal udah ada minimum ordernya lho..
bayangin KFC & McD aja delivery costnya ga sampe 10rb lho.. masa agan charge 25ribu.. jangan terlalu dipikir itung2annya bro, memang bensin sekarang mahal, tapi jgn sampe orang batal order hanya karena delivery cost.. lebih bagus agan dapet profit 5rb daripada ga dapet profit karena ga ada penjualan kan? \) kalo menurut gw sih dibuat standarnya aja gan, misalnya untuk area sekitar jakarta selatan no delivery cost kalo pesen diatas 50rb, untuk area selain jakarta no delivery cost kalo diatas 100rb, kalo dibawah itu kena charge 10rb, tergantung hitung2an agan \)

- pembayaran via BCA ini juga salah satu yang bikin males gan, dengan perbandingan kita pizza hut, hokabento, mcd dan kfc sebagai pemilik delivery yang laris manis, mereka nggak menuntut advance payment dan pembayaran cukup dengan COD yang simpel.
inget bahwa nggak semua orang punya klikbca di rumah masing2.. kalaupun mereka punya, gw rasa banyak juga yang males untuk meregister nomor rekening agan dan mentransfer uang terlebih dahulu "hanya" untuk pemesanan delivery yang casual.. (beda kalo pemesanannya 300 porsi misalnya) karena semua proses ini bisa memakan waktu 2-3 menit.. banyak orang yg jadi males duluan..

- buat brosur untuk dibagikan ke market2 yang paling prospektif, misalnya area perkantoran (untuk makan siang/rapat mereka), atau perumahan (kalo mereka lagi ga masak)
nah, supaya disaat perlu makanan delivery mereka inget sama agan, buatlah brosur yang layak dan menarik untuk disimpan, jgn pakai kertas fotokopian yang cuma berisi tulisan daftar menu.. bikinlah semenarik mungkin, dan mungkin bisa juga ditambahkan beberapa trick supaya itu brosur bisa disimpan.. misalnya brosur dibuat seolah2 seperti buku, jadinya nggak gampang keselip dan terbuang.. atau bisa juga di brosur diselipin kalender mini, jadi brosurnya bisa diselipin di bawah kaca untuk berfungsi sebagai kalender, pas orang ngintip kalender, orang liat brand kita deh disana.. D
untuk brosur ini, sekali lagi tanpa bermaksud ngiklan, gw saranin coba bro lihat brosur dari restoran jepang Zenbu, mereka salah satu client packaging gw dan penjualan take-away mereka jumlahnya bagus sekali lho.. pemakaian mereka bahkan diatas merk restoran jepang lain yg jauh lebih terkenal, padahal cabang mereka jauh lebih sedikit.. untuk saat ini gw bisa bilang mereka punya brosur paling menarik (IMO) yang pernah gw liat di indonesia
(coba buka spoiler ini untuk artikel tentang brosur)
Spoiler for brosur
[quote=Juragan Ayam]https://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=217055773&postcount=149
- Brosur -

Tadi malam2 saya mampir ke sebuah warung ayam bakar madu yang belum lama buka, setelah makan saya ngobrol2 sebentar dengan managernya.
Si Manager berkata bahwa ia mendapat "titah" dari owner untuk konsisten menyebarkan brosur, dia bilang bahwa perusahaan2 besar yang sudah mapan saja tidak pernah berhenti menyebar brosur apalagi kita.

Itu satu poin yang sungguh benar, brosur, iklan, spanduk, reklame harus terus dijalankan dengan baik dan konsisten, bukan hanya saat awal pembukaan namun seumur hidup, karena berbagai alasan (orang mudah lupa, pelanggan pindah rumah, adanya warga baru, calon customer yg masih ragu2 dll).
Advertising seperti brosur juga berguna untuk menjadi alat komunikasi dari kita kepada masyarakat, misalnya kita mau memperkenalkan menu baru, harga baru, promosi2 dll.

Advertising mencakup banyak hal, namun sekarang kita mau fokus membahas brosur.

- Format -
Prinsipnya adalah,
ukuran yang lebih besar lebih baik dari yang kecil,
berwarna lebih baik dari hitam putih,
bergambar lebih baik dari tulisan.

Saat menerima sebuah Brosur, orang akan memberikan perhatian dengan komposisi seperti berikut :

Gambar menarik 50% perhatian
Head Line menarik 30% perhatian
Badan Tulisan menarik 10% Perhatian

Maka ciptakan Brosur yang : Cukup besar, Bergambar, Berwarna, Ber Head Line dan memiliki informasi dalam badan tulisan.

- Biaya -
Kebanyakan pengusaha makanan pemula hanya mengandalkan brosur hitam putih atau foto kopian menu, wajar kalau brosur semacam ini hanya dibuang orang dan tidak efisien. Berapa banyak sih orang yang mau menghargai selembar fotokopian menu ?

Namun brosur bergambar dan berwarna ongkos cetaknya mahal, maka ada baiknya kita berkompromi dalam beberapa hal.
Saat pertama kita membuka restaurant, sebarkan brosur yang full colour yang didesign dengan baik dan menarik perhatian.

Namun untuk rutinitas, buatlah brosur full colur dengan ukuran kecil yang ditempel ke fotokopian menu, lalu sebarkan. Bagian yang berwarna ini mungkin seukuran credit card atau lebih kecil lagi, tetap lebih baik daripada hitam putih 100%.

Lalu bagaimana dengan design brosur ?

Ingat bahwa iklan makanan bukan iklan komputer, kita berusaha menggerakkan emosi bukan mempengaruhi logika.
Dalam mempengaruhi emosi, gambar sangat penting !
Kita perlu sangat serius dalam membuat Foto Makanan.

Fotografer profesional biasanya meminta bayaran 5-7 jt untuk sekali pemotretan. Kalau ada teman yang hobi fotografi, mungkin bisa dibayar dengan traktir makan.
Kalau anda jago photoshop, mungkin bisa kompromi sedikit dan hanya menggunakan kamera poket digital yang diedit di komputer.
Intinya cari cara untuk menciptakan foto makanan yang indah dan menggoda selera, ini sangat penting untuk promosi.
Coba perhatikan bagaimana restaurant2 terkenal membuat foto2 makanan mereka, sebagai seorang pengusaha muda yg kreatif, anda jangan mau kalah dalam hal ini.
Kalau anda nekad mau memotret sendiri, minimal lakukan langkah2 ini:
1. Detil2 makanan harus terlihat jelas
2. Fokus kebagian depan atau tengah makanan, namun bagian belakang atau sampingnya diburamkan (duh saya gak ngerti istilah fotografinya )
3. Gunakan piring warna putih polos tanpa corak
4. Efek asap harus terlihat, bisa gunakan asap buatan atau editan komputer
5. Buat latar belakang yang indah, bisa juga croping dari gambar lain (banyak di internet).
Tapi saran saya sih, carilah teman yang jago fotografi dan punya peralatan memadai.


Tips menyebar brosur :

1. Jangan menyebar secara sembarangan, incar target pasar yg sesuai.
2. Cari orang yang bisa dipercaya untuk menyebar, karena orang yang jahat bisa saja membuang brosur anda ke tong sampah atau menyebar asal2an.
3. Jangan pelit terhadap personil yang melakukan penyebaran, berikan uang saku yang cukup.
4. Kalau hari sangat panas dan matahari terik, tunggulah agak sore, kasian personilnya.
5. Supaya tahu efektifitas brosur, bisa juga berikan diskon 10-15% bagi mereka yang makan dan menunjukkan brosur tersebut, dari situ kita bisa tahu seberapa banyak brosur kita mengenai sasaran.
6. Sebar ke lokasi yang sama berulang2, karena kalau hanya 1-2 kali saja biasanya belum cukup mencapai tujuan. [/quote]


salam kenal gan maho
indrabaka - 25/05/2010 09:25 PM
#10

Quote:
Original Posted By beam
iya gan, gue juga suka berteori kalau bisnis makanan ini bisnis yang nggak ada matinya dan kalau enak pasti laku.
tapi nyatanya? ampe sekarang gue nggak pernah punya bisnis makanan.
lasannya? gue nggak punya pengalaman apa-apa dalam bidang ini. sehingga gue merasa harus belajar terus dan terus. baca buku dan lain-lain. tapi nyata gue malah tertunda.

kalau untuk ini agan perlu baca artikel2 yang DISINI gan, biar kebakar semangatnya untuk segera action! D

Quote:
Original Posted By ErAsKmra
Salam kenal Bro Indra \), juga salam ketemu lagi Bro Satya \)
Perkenalkan, nama saya Phieza. Udah sempet malang melintang jadi pesuruh di perusahaan orang asing, dan akhirnya udah 6 bulanan ini jadi pengacara dari pesantren (pengangguran penuh acara dan pengangguran santai tapi keren \)) )

Mohon ijin saya menyimak abis-abisan isi thread-nya (enaknya di-sticky nih thread).
Oh iya, istri saya udah ampir 6 bulan ini bisnis kecil-kecilan di komoditas makanan. Tapi masih sebagai reseller dan distributor sih... \) Bisa nggak ikutan sharing dan diskusi di sini ? Makasih sebelumnya.ilovekaskus


salam kenal bro beer:
ditunggu sharingnya gan.. D
btw, bisnis komoditas apa ya?
satriyana - 25/05/2010 10:40 PM
#11

Salam kenal gan maho..

Perkenal kan saya ID satriyana, masih kerja ikut orang, kaya nya kenal ma TS nya, satu kampus kl ga salah...

Sedikit curhat gan, saya kerja di dunia kuliner dengan pastry sebagai kiblat saya, kurang lebih 5 tahunan di 2 perusahaan yg berbeda, sempat juga mencicipi di bagian service selama 1 tahun.

Yang heran nya, kenapa saya tidak tertarik sama sekali untuk buka usaha yg sesuai dengan background saya sebagai seorang patisserie.

Tempat sudah ada, meskipun kecil dan modal se ada nya, cuman kok malah pengen buat usaha yg jauh menyimpang dari pastry sebagai disiplin ilmu dan pengalaman saya.

Apa ada yg salah dengan diri saya gan, mohon saran nya,mohon maaf bila OOT

Nuwun
Dimas Rizki - 25/05/2010 11:08 PM
#12

wahh ini dia thread yg ane butuhin.. ijin pantau gan.. pengen mencoba peruntungan di bisnis ini hehe D
indrabaka - 26/05/2010 12:43 AM
#13

Quote:
Original Posted By satriyana
Salam kenal gan maho..

Perkenal kan saya ID satriyana, masih kerja ikut orang, kaya nya kenal ma TS nya, satu kampus kl ga salah...

Sedikit curhat gan, saya kerja di dunia kuliner dengan pastry sebagai kiblat saya, kurang lebih 5 tahunan di 2 perusahaan yg berbeda, sempat juga mencicipi di bagian service selama 1 tahun.

Yang heran nya, kenapa saya tidak tertarik sama sekali untuk buka usaha yg sesuai dengan background saya sebagai seorang patisserie.

Tempat sudah ada, meskipun kecil dan modal se ada nya, cuman kok malah pengen buat usaha yg jauh menyimpang dari pastry sebagai disiplin ilmu dan pengalaman saya.

Apa ada yg salah dengan diri saya gan, mohon saran nya,mohon maaf bila OOT

Nuwun


menurut gw ngga ada yang salah, salah satu partner bisnis gw backgroundnya kedokteran, tapi dia enjoy di F&B dan malah sukses di online trading.. paling gelar "Dr."nya ntar nyangkut buat hiasan aja.. D

temen2 kampus kita (iya kita satu kampus gan) juga banyak kan yang kuliahnya apa.. kerjanya apaa... ada yang bengkel, ada yang di bank, dll.. ada yg stress, tapi kayanya ada juga yang jauh lebih happy beer:

biarpun kerja sesuai pendidikan yang diambil memang bagus, tapi menurut gw lebih bagus lagi kalau memang kerja di bidang yang disukai.. (kalo sekarang agan udah kurang passionate sama patisserie, ya ditinggalkan dulu aja gan.. atau anggep aja untuk selingan nanti di kerjaan/bisnis yang baru sekali2 iseng2 bikin kue untuk dibagi2in ke pegawai/customer etc)

tapi gw sendiri juga kalo boleh jujur, udah ngga sepassionate jaman kuliah dulu.. dulu makanan kalau ngga perfect gw kecewa, sekarang targetnya ya.. nilai 7/8 cukup lah.. asal ngga dicomplain.. hammer:hammer:hammer:
bukan sifat yang bagus sih, tapi mungkin karena sekarang lebih asik dan lebih passionate di ngurus bisnisnya secara keseluruhan dairpada cuma ngurusin produknya kali ya hammer:
monyet.item - 26/05/2010 03:12 AM
#14

salam kenal gan,,, ane salut sama TS yg bikin threadnya keren.. heheh
ane skarang mahasiswa tingkat akhir jurusan kriminologi gan, nah ane tapi lagi menggebu-gebu banget nih buat buka usaha, sekarang lagi nyari-nyari usaha apa yang kira2 visible untuk ane jalanin.. masalah pengalaman buka usaha ane minim banget, cuman kalo bikin acara dan ngelola event ane bisa gan (dulu sempet magang di EO gt)

kalo dari hasrat ane minat nyobain bisnis F&B, karena ane sendiri doyan makan hehe.. nah ane tadinya mikir buka usaha yg mirip sama es pocong, bukan makanan utama, kira-kira kalo yang kayak begitu apa aja gan ya perlu disiapin?
mohon petunjuk suhu-suhu dimari.. hehhe
the_sixth_sense - 26/05/2010 11:16 AM
#15

hmmm.....fnb D
ikutan nimbrung yak....

gue gawe di kontraktor m/e (mekanikal elektrikal)....
udah cukup sering juga gue ngerjain restoran ato kafe.....
beberapa malah jadi konsultan juga o

gue numpang ngadem disinih deh yak o
[Shadow]LenZ - 26/05/2010 12:00 PM
#16
Sarang kopi
Halo Bro Indra \)

Sama2 Pengusaha di bidang F & B nich D

Perkenalan dulu ya buat yang lain. Saya bermain di Distribusi Kopi, Alat2 Kopi, Flavoring Powder, Cream Whipper, dan Premium Class Wedang.

Untuk Distribusi Kopi, Alat2 Kopi, dan Premium Class Wedang, saya merupakan Central Distributornya baik untuk wilayah Indonesia maupun Ekspor.

Sedangkan untuk Flavoring Powder dan Cream Whipper, saya sbg Regional Distributor Jawa Barat.

Selain itu juga saya masih melayani permintaan retail di Kaskus dan Website (www.sarangkopi.com)

VERY NICE THREAD Bro !! thumbup:

Sangat berguna untuk saling sharing ato mungkin kerja sama sesama pemain F & B. Bila thread ini semakin berkembang nantinya, akan saya ajukan ke Momod untuk di sticky beer:
usl - 26/05/2010 12:03 PM
#17
Thank you gan
Thank you banget gan buat masukannya website akan d revise, hitungan di hitung kembali. hehehehehe... iya kemaren sempet takut juga pas buka delivery takut gak ketutup pengeluaran.. soalnya khan gaji courier juga....

thank you banget buat masukannya bakal di implementasikan dan report akan di taro disini juga...
buat brosurnya ada contoh gak gan yg zenbu itu?https://www.kaskus.co.id/images/smilies/s_sm_ilovekaskus.gif
BtZ - 26/05/2010 02:18 PM
#18

Perkenalkan, semuanya.. Kebetulan saya ingin membuka restoran dengan konsep cafe seperti de'excelso, pancious, pisa cafe, dsb. Kiranya dari para penghuni thread ini ada yang bisa membantu saya kira2 apa saja yang perlu di pertibangkan ?

saat ini saya baru membuat konsep dan sedang mencari lokasi yang pas dengan budget dan yang marketnya pas. saya berencana harga menu Restocafe ini akan berkisaran antara 30.000 - 150.000. dengan konsep makanan yang simple serta minuman bertemakan kopi dan teh.
the_sixth_sense - 26/05/2010 03:14 PM
#19

Quote:
Original Posted By BtZ
Perkenalkan, semuanya.. Kebetulan saya ingin membuka restoran dengan konsep cafe seperti de'excelso, pancious, pisa cafe, dsb. Kiranya dari para penghuni thread ini ada yang bisa membantu saya kira2 apa saja yang perlu di pertibangkan ?

saat ini saya baru membuat konsep dan sedang mencari lokasi yang pas dengan budget dan yang marketnya pas. saya berencana harga menu Restocafe ini akan berkisaran antara 30.000 - 150.000. dengan konsep makanan yang simple serta minuman bertemakan kopi dan teh.


yg inih bisa gue bantu D

gue lebih ngebahas soal equipment yg harus ada..... makanan nya apa ajah? apa mo ada masakan... ato cuman pastry doank?

lalu.... soal kelebihan cafe loe dibanding brand laen yg loe sebutin....
Indraaaa - 26/05/2010 04:53 PM
#20

Quote:
Original Posted By BtZ
Perkenalkan, semuanya.. Kebetulan saya ingin membuka restoran dengan konsep cafe seperti de'excelso, pancious, pisa cafe, dsb. Kiranya dari para penghuni thread ini ada yang bisa membantu saya kira2 apa saja yang perlu di pertibangkan ?

saat ini saya baru membuat konsep dan sedang mencari lokasi yang pas dengan budget dan yang marketnya pas. saya berencana harga menu Restocafe ini akan berkisaran antara 30.000 - 150.000. dengan konsep makanan yang simple serta minuman bertemakan kopi dan teh.


gw ijin nyimak yah

nice thread ini, langsung ane bookmark
salam kenal semua
gw juga udah suntuk jd karyawan...pengen buka bisnis sendiri
Page 1 of 101 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > Entrepreneur Corner > █│DISKUSI│█ ALL ABOUT FOOD & BEVERAGE BUSINESS : Restaurant/Catering/Bakery/Etc