Budaya
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > ##[ Budaya ] :"DISKUSI Seputar KERIS DAN TOSAN AJI"## - Part 2
Total Views: 200386 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 296 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

C4hkri5 - 27/06/2010 04:58 PM
#1
##[ Budaya ] :"DISKUSI Seputar KERIS DAN TOSAN AJI (sementara)"## - Part 2
T4 diskusi keris/tombak dan tosan aji...baik mengenai pamor ato dapur (nama bentuk).......beer:


sebelum yg aslinya dibuka gemboknya..oo

ini mbantu Ki wonocolo......


to Momod..nanti kalo gemboknya trid yg lama sdh dibuka..mohon di merger sajah...shakehand:

Peace:
adi6510 - 27/06/2010 04:58 PM
#2
Isoteris / Yoni / Khodam Keris
@ bro semua. Newbie mau nyumbang dikit ah. Konon kata sesepuh, pada kasus pusaka, misalnya keris dianggap kosong bisa aja ada beberapa kemungkinan : (1). Khodam keris lagi jalan-jalan. (2). Khodam keris lagi sembunyi dan malas diajak komunikasi. (3). Si penerawang tidak mampu menembus lapisan kosong yang ditebar oleh si khodam. (4). Keris memang kosong beneran tanpa ada yoni atau khodam yang menghuninya. Untuk kasus keris yang memang ada isi / khodamnya, penjelasannya adalah sebagai berikut : (1). Wujud asli khodam keris adalah cahaya. (2). Cahaya khodam keris yang jagoan biasanya dapat meniru wujud apapun. Dari kakek tua, pendekar, putri kraton, panglima perang, ular, naga, macan, dan lain-lain. (3). Khodam jagoan juga bisa mendeteksi ketakutan si penerawang terhadap sesuatu. Misal, si penerawang takut terhadap wujud naga. Dan si khodam tidak suka diterawang, maka pas diterawang akan muncul sosok naga yang menakutkan. (4). Khodam jagoan juga bisa mendeteksi kesukaan si penerawang terhadap sesuatu. Misal, si penerawang suka terhadap wujud sosok berjubah. Dan si khodam tidak keberatan diterawang dan menyukai si penerawang, maka pas diterawang akan muncul sosok berjubah yang berwibawa dan ramah tamah. (5) Juga ada wujud asal / favorit dari si khodam yaitu wujud sosok tertentu dari si khodam keris. Hanya pendapat pribadi saya selaku newbie dan sekedar merangkum belaka. Mohon maaf kalo ada salah kata. CMIIW, please. \)
pria3istri - 27/06/2010 04:58 PM
#3

nah akhirnya ada juga tempat utk bertanya, makasih boss
maaf kalo pertanyaan saya agak aneh, sekedar penasaran saja
menyinggung soal minyak keris, yg saya gunakan saat ini minyak parafin (dicampur minyak wangi), kemaren ada usulan utk mempergunakan minyak zaitun, ada yg punya pengalaman atau pendapat soal ini?
terus terang kok saya jadi teringat ama minyak zaitun yg ada di dapur, virgin olive oil merk bertoulli, jadi kepikiran, abis itu kerisnya digoreng, hehehe
Pajajaran - 27/06/2010 04:58 PM
#4

Quote:
Original Posted By C4hkri5
T4 diskusi keris/tombak dan tosan aji...baik mengenai pamor ato dapur (nama bentuk).......beer:


sebelum yg aslinya dibuka gemboknya..oo

ini mbantu Ki wonocolo......


to Momod..nanti kalo gemboknya trid yg lama sdh dibuka..mohon di merger sajah...shakehand:

Peace:


Wah akhirnya....setelah tidak ada pegangan hidup selama hampir 1 minggu D D akhirnya muncul thread kesayangan....terima kasih banyak Mas Cahris,...mudah-2an thread asli segera sembuh dan dapat kembali menjadi pegangan kita lagi....rose:rose:
Pajajaran - 27/06/2010 04:58 PM
#5

Quote:
Original Posted By adi6510
@ bro semua. Newbie mau nyumbang dikit ah. Konon kata sesepuh, pada kasus pusaka, misalnya keris dianggap kosong bisa aja ada beberapa kemungkinan : (1). Khodam keris lagi jalan-jalan. (2). Khodam keris lagi sembunyi dan malas diajak komunikasi. (3). Si penerawang tidak mampu menembus lapisan kosong yang ditebar oleh si khodam. (4). Keris memang kosong beneran tanpa ada yoni atau khodam yang menghuninya. Untuk kasus keris yang memang ada isi / khodamnya, penjelasannya adalah sebagai berikut : (1). Wujud asli khodam keris adalah cahaya. (2). Cahaya khodam keris yang jagoan biasanya dapat meniru wujud apapun. Dari kakek tua, pendekar, putri kraton, panglima perang, ular, naga, macan, dan lain-lain. (3). Khodam jagoan juga bisa mendeteksi ketakutan si penerawang terhadap sesuatu. Misal, si penerawang takut terhadap wujud naga. Dan si khodam tidak suka diterawang, maka pas diterawang akan muncul sosok naga yang menakutkan. (4). Khodam jagoan juga bisa mendeteksi kesukaan si penerawang terhadap sesuatu. Misal, si penerawang suka terhadap wujud sosok berjubah. Dan si khodam tidak keberatan diterawang dan menyukai si penerawang, maka pas diterawang akan muncul sosok berjubah yang berwibawa dan ramah tamah. (5) Juga ada wujud asal / favorit dari si khodam yaitu wujud sosok tertentu dari si khodam keris. Hanya pendapat pribadi saya selaku newbie dan sekedar merangkum belaka. Mohon maaf kalo ada salah kata. CMIIW, please. \)


Salam Mas Adi....informasinya sungguh mencerahkan...dan paling penting lagi isi ataw kosong, adalah kita tetap merawat dengan baik tosan aji-2 tersebut karena memang niat kita untuk merawatnya tanpa embel2....syukur2 memang bertuah yang baik, akan tetapi menurut pandangan simpel saya, misi utama adalah menikmati keindahan dan merawat keindahan itu sendiri......Tabiiik.
Pajajaran - 27/06/2010 04:58 PM
#6

Quote:
Original Posted By pria3istri
nah akhirnya ada juga tempat utk bertanya, makasih boss
maaf kalo pertanyaan saya agak aneh, sekedar penasaran saja
menyinggung soal minyak keris, yg saya gunakan saat ini minyak parafin (dicampur minyak wangi), kemaren ada usulan utk mempergunakan minyak zaitun, ada yg punya pengalaman atau pendapat soal ini?
terus terang kok saya jadi teringat ama minyak zaitun yg ada di dapur, virgin olive oil merk bertoulli, jadi kepikiran, abis itu kerisnya digoreng, hehehe


Mas Pria, kalau untuk minyak, pengalaman yang ada adalah, jika menggunakan minyak nabati baik kelapa maupun zaitun, dalam jangka waktu tertentu akan menimbulkan aroma apek (yang agak susah hilang) dan juga dapat menimbulkan jamur pada wilah. Jadi saya tetap menggunakan minyak cendana/Melati dan diencerkan dengan minyak mesin, dengan takaran secukupnya (misalnya 1:4)....ditunggu komen dari pakarnya niD
pria3istri - 27/06/2010 04:58 PM
#7

Quote:
Original Posted By adi6510
@ bro semua. Newbie mau nyumbang dikit ah. Konon kata sesepuh, pada kasus pusaka, misalnya keris dianggap kosong bisa aja ada beberapa kemungkinan : (1). Khodam keris lagi jalan-jalan. (2). Khodam keris lagi sembunyi dan malas diajak komunikasi. (3). Si penerawang tidak mampu menembus lapisan kosong yang ditebar oleh si khodam. (4). Keris memang kosong beneran tanpa ada yoni atau khodam yang menghuninya. Untuk kasus keris yang memang ada isi / khodamnya, penjelasannya adalah sebagai berikut : (1). Wujud asli khodam keris adalah cahaya. (2). Cahaya khodam keris yang jagoan biasanya dapat meniru wujud apapun. Dari kakek tua, pendekar, putri kraton, panglima perang, ular, naga, macan, dan lain-lain. (3). Khodam jagoan juga bisa mendeteksi ketakutan si penerawang terhadap sesuatu. Misal, si penerawang takut terhadap wujud naga. Dan si khodam tidak suka diterawang, maka pas diterawang akan muncul sosok naga yang menakutkan. (4). Khodam jagoan juga bisa mendeteksi kesukaan si penerawang terhadap sesuatu. Misal, si penerawang suka terhadap wujud sosok berjubah. Dan si khodam tidak keberatan diterawang dan menyukai si penerawang, maka pas diterawang akan muncul sosok berjubah yang berwibawa dan ramah tamah. (5) Juga ada wujud asal / favorit dari si khodam yaitu wujud sosok tertentu dari si khodam keris. Hanya pendapat pribadi saya selaku newbie dan sekedar merangkum belaka. Mohon maaf kalo ada salah kata. CMIIW, please. \)


dr yg saya tau, kalo "isi" kerisnya ngeluyur (mungkin merasa rumahnya berantakan jadi ditinggal jalan2 dulu, hehehe), bagi orang yg ngecheck seharusnya tetap terasa kalo kerisnya dipegang langsung (kurang tau juga kalo cuman diterawang lewat photo), tapi memang terasa lemah getarannya, nah kadang2 kalo org yg mengecheck itu kepekaannya kurang kuat, bisa jadi getaran yg lemah itu tdk terasa sehingga disangka kosong.
ada lagi yg mungkin krn "isi"nya spt yg disebutkan diatas malas di liatin jadi spt sembunyi, getarannya juga terasa lemah, bagi yg kurang peka mungkin bisa disangka kosong, ini pengalaman pribadi:
ada salah satu koleksi yg saya bawa ke paranormal, sebut saja si A, dibilang ini isi dan isinya byk gunanya, simpan baik2, nah abis itu saya pulang, trus saya coba ajak omong "kalo mau coba ikut saya, bantu2 saya, tapi dgn keikhlasan kalo bantu2, pasti saya rawat juga asal jgn minta yg aneh2 dan menyulitkan", kira2 gitu yg saya bilang tapi tidak persis dan dalam bahasa jawa, nah tau2 koleksi saya nyetrum (spt tersengat listrik), kemudian tangan terasa hangat, abis itu saya agak bingung juga, nyetrum nya itu pertanda ok atau malah menolak. besoknya krn si A sdg tdk bisa diganggu, saya temui paranormal lain, sebut saja si B, nah si B ini bilang itu bendanya kosong, tdk terasa apa2 di tangan, wkt saya tanya soal nyetrumnya dia bilang itu cuman sugesti, padahal saya yakin sekali kalo malam sebelumnya itu jelas2 tangan saya kesetrum, abis itu saya tanya lagi ke si A, dia cuman ketawa, gak mungkin kosong, dibilang jelas2 di taruh di tangan terasa seperti kalo batterey 9 v ditempelin ke lidah, trus dia bilang, memang si B itu kekuatannya lumayan, tapi soal kepekaan memang agak kurang.
sekedar pendapat saja, dr pengalaman itu saya sebagai org awam berpikir, bukan hal mudah juga urusan mencoba melihat suatu benda ada "isi" nya atau tidak
pria3istri - 27/06/2010 04:58 PM
#8

Quote:
Original Posted By Pajajaran
Mas Pria, kalau untuk minyak, pengalaman yang ada adalah, jika menggunakan minyak nabati baik kelapa maupun zaitun, dalam jangka waktu tertentu akan menimbulkan aroma apek (yang agak susah hilang) dan juga dapat menimbulkan jamur pada wilah. Jadi saya tetap menggunakan minyak cendana/Melati dan diencerkan dengan minyak mesin, dengan takaran secukupnya (misalnya 1:4)....ditunggu komen dari pakarnya niD


matur nuwun sanget penjelasannya
kalo kerisnya digoreng kan ga bakal apek ya? canda dulu...
minta tanya lagi, maklum org bodoh suka tanya yg aneh2, kalo yg dipergunakan minyak dr binatang bukan minyak nabati bagaimana? cuman terus terang kalo minyak binatang juga msh bingung mau dr binatang apa, kalo minyak samin bentuknya seperti mentega gitu, susah makenya, dan jangan2 istri ngomel2 lagi bahan utk masak didapur dirampok terus utk ngurusin pusaka
Pajajaran - 27/06/2010 04:58 PM
#9

Quote:
Original Posted By pria3istri
dr yg saya tau, kalo "isi" kerisnya ngeluyur (mungkin merasa rumahnya berantakan jadi ditinggal jalan2 dulu, hehehe), bagi orang yg ngecheck seharusnya tetap terasa kalo kerisnya dipegang langsung (kurang tau juga kalo cuman diterawang lewat photo), tapi memang terasa lemah getarannya, nah kadang2 kalo org yg mengecheck itu kepekaannya kurang kuat, bisa jadi getaran yg lemah itu tdk terasa sehingga disangka kosong.
ada lagi yg mungkin krn "isi"nya spt yg disebutkan diatas malas di liatin jadi spt sembunyi, getarannya juga terasa lemah, bagi yg kurang peka mungkin bisa disangka kosong, ini pengalaman pribadi:
ada salah satu koleksi yg saya bawa ke paranormal, sebut saja si A, dibilang ini isi dan isinya byk gunanya, simpan baik2, nah abis itu saya pulang, trus saya coba ajak omong "kalo mau coba ikut saya, bantu2 saya, tapi dgn keikhlasan kalo bantu2, pasti saya rawat juga asal jgn minta yg aneh2 dan menyulitkan", kira2 gitu yg saya bilang tapi tidak persis dan dalam bahasa jawa, nah tau2 koleksi saya nyetrum (spt tersengat listrik), kemudian tangan terasa hangat, abis itu saya agak bingung juga, nyetrum nya itu pertanda ok atau malah menolak. besoknya krn si A sdg tdk bisa diganggu, saya temui paranormal lain, sebut saja si B, nah si B ini bilang itu bendanya kosong, tdk terasa apa2 di tangan, wkt saya tanya soal nyetrumnya dia bilang itu cuman sugesti, padahal saya yakin sekali kalo malam sebelumnya itu jelas2 tangan saya kesetrum, abis itu saya tanya lagi ke si A, dia cuman ketawa, gak mungkin kosong, dibilang jelas2 di taruh di tangan terasa seperti kalo batterey 9 v ditempelin ke lidah, trus dia bilang, memang si B itu kekuatannya lumayan, tapi soal kepekaan memang agak kurang.
sekedar pendapat saja, dr pengalaman itu saya sebagai org awam berpikir, bukan hal mudah juga urusan mencoba melihat suatu benda ada "isi" nya atau tidak


Wihi..hi..hi...seru ya jika membicarakan masalah isoteris suatu pusaka, karena memang dalam hal gaib pusaka tidak ada yang absolut. Semuanya relatif dan relatif ini juga tidak dapat danggap sepele karena memang demikian lah sifat dari isoteris sebuah Pusaka. Malah ada referensi yang menyatakan, bahwa khadam disebuah pusaka tidak dapat kemana-mana, karena memang sudah dikunci dan terikat sumpah tidak dapat / boleh meninggalkan istana (wilah) yang sebelum dia dijadikan penjaganya sudah bersumpah kepada komandan khadam dan Mpu pembuat Pusaka. Karena khadam yang mendiami Pusaka adalah Khadam-2 yang sudah mempunyai kemampuan mumpuni walaupun terdiri dari berbagai tingkatan dan mereka sangat disiplin memegang sumpahnya. Karena jika tidak hukuman yang diterima akan instan didapatkan. Oleh karena itu komandan khadam tidak sembarangan mengijinkan anak buahnya mendiami suatu istana atas permintaan Mpu (manusia) tanpa mempunyai kwalifikasi khadam penjaga, karena mereka pun mempunyai tatakrama perkhadaman antaara khadam dan Manusia....he..he..demikian salah satu ceritanya...nyuwun sewu jika tidak berkenan hanya ikut share... Salam
adi6510 - 27/06/2010 04:58 PM
#10

@ mas pria. Kesimpulannya, mungkin antara si A dan si B memang berbeda "kelas"-nya. Atau tingkat linuwihnya. Jadi si A lebih "tajam" kepekaan "rasa"-nya daripada si B. Dulu saya juga pernah mengalami hal ini. Kasus keris milik salah satu sahabat, foto kerisnya saya perlihatkan ke 2 orang kenalan yang berbeda. Salah satu bilang 'kosong', tapi yang lain bilang 'berisi' tapi lemah. Tetapi lebih seringnya sih, hasil terawangan mereka mirip satu sama lain. Berbeda tipis saja analisisnya. \)
pria3istri - 28/06/2010 05:02 AM
#11

lho???
tulisan (ku) yg lama keluar lagi, padahal uda lama ga post disini....

pengen pajang photo tapi ga punya kamera yg memadai, hahaha
gimana kabar thread keris ini ya?
deoloit - 28/06/2010 07:56 AM
#12

Quote:
Original Posted By pria3istri
lho???
tulisan (ku) yg lama keluar lagi, padahal uda lama ga post disini....

pengen pajang photo tapi ga punya kamera yg memadai, hahaha
gimana kabar thread keris ini ya?


ya silahkan di lanjut lagi saja KI ...
biar lebih gayeng

salam
otong63 - 28/06/2010 12:52 PM
#13

[PHP]https://www.kaskus.co.id/showpost.php?p=234498972&postcount=9986[/PHP]

Salam Ki Zero888

Pasopatinya keren nih.... wowcantik

Tapi kayanya mendak nya enggak pas..... kalo bisa diganti dg yang gaya Solo (seperti warangka dan dedernya)... biar tambah cuakeepp...

Salam
mundarang - 28/06/2010 02:54 PM
#14

Quote:
Original Posted By pria3istri
lho???
tulisan (ku) yg lama keluar lagi, padahal uda lama ga post disini....

pengen pajang photo tapi ga punya kamera yg memadai, hahaha
gimana kabar thread keris ini ya?


mas 3 istri, bagaimana kabar perkerisan di kota Solo?
Kalo boleh minta petunjuk jika hunting keris bagus di Solo itu, sebaiknya meluncur/menuju kemana ya?
pria3istri - 28/06/2010 04:20 PM
#15

Quote:
Original Posted By mundarang
mas 3 istri, bagaimana kabar perkerisan di kota Solo?
Kalo boleh minta petunjuk jika hunting keris bagus di Solo itu, sebaiknya meluncur/menuju kemana ya?


waduh saya cuman orang kecil di bidang perkerisan mas, di solo aja hanya orang kecil apalagi di ranah nasional.

coba aja ke pak saleh di laweyan, atau bu warini di alun2 blok E kalo ga salah.
blok C pak jerri juga lumayan.
tapi mereka2 ini harga dah rada2 tinggi.

kalo saya pribadi cenderung nongkrongin di salah satu kios, biasanya deket batu2an, kadang2 nongkrong di area blok C. nungguin ada bakul2 kecil yg setor... trus pilah2 dari keris2 yg tampangnya msh amburadul kotor, main tebak2 an kira2 kalo dibersihkan bakal bagus enda. dgn cara kayak begitu dapatnya murah2 mas, tapi ..... ngabisin byk waktu sih.
dlm wkt kira2 1 tahun nongkrong... dgn waktu 2 minggu sekali nongkrong 4-6 jam, baru dapat 3 pusaka yg bener2 lumayan.
yah orang kecil modalnya cuma sabar sih, hahaha

oh iya, kalo model nongkrongin gitu selain dpt nya pusaka sekalian nyari2 kelengkapan2 sandangan, nyari mendak2 lawasan yg msh bahenol susah sih mas, ampir sama repotnya dgn cari pusaka bagus D
mas_sun - 28/06/2010 04:30 PM
#16

semoga sukses dengan tread baru makin menambah keilmuan kita semua
mundarang - 28/06/2010 04:38 PM
#17

Quote:
Original Posted By pria3istri
waduh saya cuman orang kecil di bidang perkerisan mas, di solo aja hanya orang kecil apalagi di ranah nasional.

coba aja ke pak saleh di laweyan, atau bu warini di alun2 blok E kalo ga salah.
blok C pak jerri juga lumayan.
tapi mereka2 ini harga dah rada2 tinggi.

kalo saya pribadi cenderung nongkrongin di salah satu kios, biasanya deket batu2an, kadang2 nongkrong di area blok C. nungguin ada bakul2 kecil yg setor... trus pilah2 dari keris2 yg tampangnya msh amburadul kotor, main tebak2 an kira2 kalo dibersihkan bakal bagus enda. dgn cara kayak begitu dapatnya murah2 mas, tapi ..... ngabisin byk waktu sih.
dlm wkt kira2 1 tahun nongkrong... dgn waktu 2 minggu sekali nongkrong 4-6 jam, baru dapat 3 pusaka yg bener2 lumayan.
yah orang kecil modalnya cuma sabar sih, hahaha

oh iya, kalo model nongkrongin gitu selain dpt nya pusaka sekalian nyari2 kelengkapan2 sandangan, nyari mendak2 lawasan yg msh bahenol susah sih mas, ampir sama repotnya dgn cari pusaka bagus D


kalo yang di dekat bundaran baron itu kadang saya lihat ada yang gelaran di bawah, diantara pedagang barang2 bekas mas...Gimana disitu mas?

Saya juga pernah lihat di alun2 Lor Solo yang di dekat penjual batu2 akik (di bawah pendopo kalo gak salah) bukan kios sih. kerisnya sih tua, tapi harganya menurut saya tergolong tinggi. hehe memang paling enak nyegat pengepul setor, tapi kan rodo saru mas...iya kalo yg punya kios mempersilahkan. biasanya kan tetep saru dong mas.
teman-teman justru menyarankan ke Jebres lho mas.
pakai metode tebar pukat harimau saja mas...hehe
memang paling enak itu dengan metode BEJO-BEJONAN...
kalo berjodoh gak lari kemana yo mas.Di jakarta sama saja kok mas. dengan modal yg cekak gini cuma bisa njaring se kenanya saja. paling banter nantinya tuker tambah saja sama wilah yg lebih bagus....soal nemu pusoko. Ki JP itu ahlinya....halow ki JP, sampeyan dimana ki kok ngak nongol-nongol...apa masih telaten ngintip PB nya itu ki? kalo out of range ya direlakan saja ki.
Tel1kSand1 - 28/06/2010 07:38 PM
#18

ten alun2 solo banyak keris barunya juga to?
mbedakkene keris lama dan keris baru dibuat seperti lama gimana ya caranya?

iloveindonesia
roistiawan - 28/06/2010 08:00 PM
#19

udah halaman part 2 rupanya,,saya sampai bingung
decyand - 28/06/2010 08:35 PM
#20

Quote:
Original Posted By pria3istri
waduh saya cuman orang kecil di bidang perkerisan mas, di solo aja hanya orang kecil apalagi di ranah nasional.

coba aja ke pak saleh di laweyan, atau bu warini di alun2 blok E kalo ga salah.
blok C pak jerri juga lumayan.
tapi mereka2 ini harga dah rada2 tinggi.

kalo saya pribadi cenderung nongkrongin di salah satu kios, biasanya deket batu2an, kadang2 nongkrong di area blok C. nungguin ada bakul2 kecil yg setor... trus pilah2 dari keris2 yg tampangnya msh amburadul kotor, main tebak2 an kira2 kalo dibersihkan bakal bagus enda. dgn cara kayak begitu dapatnya murah2 mas, tapi ..... ngabisin byk waktu sih.
dlm wkt kira2 1 tahun nongkrong... dgn waktu 2 minggu sekali nongkrong 4-6 jam, baru dapat 3 pusaka yg bener2 lumayan.
yah orang kecil modalnya cuma sabar sih, hahaha

oh iya, kalo model nongkrongin gitu selain dpt nya pusaka sekalian nyari2 kelengkapan2 sandangan, nyari mendak2 lawasan yg msh bahenol susah sih mas, ampir sama repotnya dgn cari pusaka bagus D


mas klo kaya gitu harga per satuan ato borongan mas biasanya???
nyampe brapa mas? wah klo ada mendingan cari disana ya....
Page 1 of 296 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > ##[ Budaya ] :"DISKUSI Seputar KERIS DAN TOSAN AJI"## - Part 2