BERITA DAN POLITIK
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > Amin Aryoso Menilai Krisis Konstitusi Kian Memprihatinkan
Total Views: 325 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 2 |  < 1 2

maniaksepakbola - 13/07/2010 12:19 PM
#21

Konstitusi diacak-acak dengan menyetir DPR, kesatuan lebih mirip federal
pilkada lebih banyak ancurnya daripada bagusnya, pemda lebih senang bangun gedung bagus daripada bikin program pengentasan kemiskinannohope:
Zais - 13/07/2010 08:54 PM
#22

UUD 45 lebih baik : musyawarah dulu, cari kebenaran sejati baru voting 2/3 suara

UUD 2002 amandemen voting 50%+1 suara, dah gitu modelnya pilihan ganda A, B, C model century kemarin, macam anak sekolah

jelas UUD 1945 lebih sulit di korupsi, keindahan & kebersihan nuansa musyawarah untuk mufakat dan suara 2/3 atau dibanding UUD 2002 amandemen cukup beli 50%+1 suara
bagusjaya - 13/07/2010 09:07 PM
#23

Quote:
Original Posted By gajahmuda
Itu gunanya ada MK supaya pertentangan dihindari. Setiap peraturan/uu harus mengacu ke KONSTITUSI, bukan masing2 lembaga buat peraturan/uu seenak perut kaya macam orba. Ini bukan krisis konstitusi, ini mah lembaga2 yg belon ngerti atau tidak patuh dengan supremasi konstitusi. Pertentangan lahir karena lembaga nya yg ngeluarin peraturan yg rancu.



Ya jelas, yg supreme itu KONSTITUSI, bukan presiden. Presiden bukan raja dimana apa yg dikatakan menjadi hukum negeri ini. Setiap peraturan/kebijaksanaan presiden atau lembaga2 laen tidak boleh melanggar KONSTITUSI. Kalo nggak, jangan ngaku2 kalo kita ini Republik yg berdasarkan KONSTITUSI.




Yg ngaco ya anggota DPR nya tidak mewakili aspirasi rakyat. Justru disini pentingnya MK. kalo DPR buat UU yg ngaco (merugikan rakyat banyak) dan melanggar konstitusi, ada MK yg bisa menggelar sidang dan membatalkan UU tersebut.

Pembuatan UU titipan itu bukan cuma di kapitalis aja, di otokratis dan fasis juga banyak. Konglomerat nitip UU bisa terjadi, pihak militer nitip UU bisa terjadi, pihak religius titip UU bisa terjadi..........demokrasi atau tidak, tidak ada negara yg kebal dengan UU titipan dari golongan2 tertentu. Tinggal negara dan rakyatnya masing2 mao berdisiplin nggak dengan KONSTITUSI nya.

Dan KONSTITUSI yg sah di NKRI adalah UUD 1945 dengan amandemennya.


YANG KRISIS BUKAN KONSTITUSINYA, YANG KRISIS DISIPLIN KITA UNTUK PATUH SESUAI KONSTITUSI.

SETUJU ANE GAN:thumbup MAKANYA NKRI ITULAH DISEBUT NEGARA HGUKUM
anjeloine - 14/07/2010 10:20 AM
#24

ada keboers yang pengen balik ke UUD 45 asli alias pengen kebo menjabat seumur hidup Amin Aryoso Menilai Krisis Konstitusi Kian MemprihatinkanAmin Aryoso Menilai Krisis Konstitusi Kian Memprihatinkan
Zais - 14/07/2010 11:18 AM
#25

MARI batabig those softly spoken liar! PARA PEMBOHONG SANTUN peluk
Amin Aryoso Menilai Krisis Konstitusi Kian Memprihatinkan

http://terangduniaministry.blogspot.com/2009/04/rizal-ramli-sby-bohong.html
Rizal Ramli: SBY Bohong Rizal Ramli mengecam keras iklan Presiden SBY yang menyatakan bahwa hutang negara berkurang di masa pemerintahannya. Menurut mantan Menko Ekuin itu SBY telah membohongi rakyat.

Dalam peluncuran bukunya di Hotel Mulia Kamis kemarin, Rizal dengan tegas mengatakan SBY telah membohongi rakyat. "Dalam analisa kami justru selama masa pemerintahannya ada kenaikan hutang sebesar 31% jadi jelas sekali pemerintah bohon jika mengatakan hutang Indonesia sudah berkurang," tandasnya.

Meningkatnya hutang RI pada masa pemerintah SBY yang menurut Rizal mencapai 400T jelas terjadi karena SBY merupakan antek dari neo kolonialisme negara-negara kaya. "Dia memiliki mental inlander yang tidak mau berdiri sungguh-sungguh menghapus hutang dari negara ini," katanya tegas.

Rizal yang mencalonkan diri sebagai Presiden dari tiga partai baru yang ikut pemilu tahun ini menyatakan ada tiga masa dalam pemerintahan SBY yang seharusnya dipakai sebagai momentum untuk meminta penghapusan hutang RI. "Yakni saat Krisis ekonomi, Tsunami di Aceh, dan pemberantasan teroris. Tiga hal ini tidak dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah sehingga setiap rakyat Indonesia memikul beban hutang yang besar. Ini harus diubah, dalam pemerintahan saya nanti kita akan bangun negara ini dengan tanpa hutang. Yakni kita membangun jalan-jalan kereta api sepanjang Sumtra, Kalimantan, Sulawesi dan Irian. Juga kita akan bangun pabrik-pabrik pengelolaan sehingga banyak orang dapat kerja," katanya.

Banyak tokoh nasional nampak hadir dan memberikan applaus saat Rizal menyatakan pendapatnya tentang SBY dalam acara peluncuran buku itu. (hen)
Page 2 of 2 |  < 1 2
Home > CASCISCUS > BERITA DAN POLITIK > Amin Aryoso Menilai Krisis Konstitusi Kian Memprihatinkan