DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2
Total Views: 131998 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 3 of 246 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 >  Last ›

prop1000 - 14/07/2010 11:41 PM
#41
Evolusi, Agama & Tuhan
Evolusi & Agama.
Tidak selamanya evolusi kontradiksi dengan agama. Makna harfiah kitab suci memang bertentangan dengan evolusi. Hal ini karena teori evolusi adalah prinsip sains seperti juga gravitasi & listrik. Agar dapat diakui sains, agama haruslah dapat diuji secara ilmiah yg dapat disimpulkan apakah benar atau salah. Dalam uji ilmiah ini, hasilnya harus dapat diprediksi bukan dicocokkan setelah diketahui hasilnya.

Kebanyakan kepercayaan agama tidak berlaku seperti ini. Agama biasanya ‘meyakini’ adanya kekuatan supranatural yg tidak dapat diprediksikan. Eksperimen2 dalam menguji aliran kepercayaan, menghasilkan output yg berbeda2 dalam kondisi yg sama. Untuk itu secara singkat disimpulkan aliran kepercayaan/agama tidak ilmiah.

Evolusi dilain hal, bukanlah agama. Kebanyakan agama berdasarkan penciptaan yg secara obyektif tidak dapat diverifikasi. Agama bicara kenapa, bukan bagaimana. Dan agama bersifat statis dimana perubahan pandangan tidak dimungkinkan (dogmatis) dimana prinsip sains berlaku sebaliknya.

Agama juga biasanya mengklaim kebenaran mutlak yg tentu saja tidak ada dalam sains. Jadi teori evolusi bukan agama.

Evolusi & Kreasi
Ada 2 perbedaan mendasar. Pertama adalah tentang common anchestor. Common Anchestor bicara tentang bagaimana (bukan mengapa ) kehidupan dapat beragam seperti sekarang. Jadi teori evolusi tidak membantah pernyataan ‘tuhan menciptakan alam semesta dan makhluk hidup’. Evolusi tidak menjawab dengan pasti MENGAPA evolusi berjalan dengan arah seperti saat ini.

Kedua adalah apakah evolusi bertentangan dengan penjelasan asal-usul makhluk hidup berdasarkan pengertian harfiah dari kitab suci. Jawabnya adalah: iya.

Namun demikian teori evolusi tidak mampu membuktikan apakah alam semesta menjadi berbeda jika tuhan ada atupun tidak ada. Dan pesan yg terkandung dalam kitab suci tidak serta merta gagal oleh bertentangannya pengertian harfiah penciptaan dan teori evolusi.

Evolusi & Tuhan
Evolusi TIDAK menyangkal keberadaan tuhan. Tidak ada alasan untuk mempercayai tuhan tidak berperan dalam proses evolusi. Pandangan sempit akan tuhanlah yg membuat kesimpulan bahwa teori evolusi bertentangan dengan keberadaan tuhan.

Banyak orang percaya tuhan dan evolusi. Common anchestor dijabarkan sebagai cara tuhan bekerja. Sampai ada bukti yg benar2 memisahkan peran tuhan dan mutasi gen/seleksi alam, percaya akan tuhan dan evolusi tetap dapat berjalan berdampingan.

Evolusi & Bukti
Tidak ada bukti absolut kecuali matematika \)

Namun sains tidak mensyaratkan bukti absolut, kalau iya maka tidak ada karya2 ilmiah. Sains berdasarkan metode ilmiah, penjelasan didapat dan diuji secara ilmiah untuk menentukan benar atau salahnya. Evolusi telah lolos ribuan uji ilmiah. Beberapa orang mungkin tidak mengetahui bahwa Darwin memprediksikan adanya informasi genetik jauh sebelum DNA ditemukan. Dan meskipun teori yg diajukan tidaklah lengkap secara detail, teori ini meski diawalnya sudah sangat mendekati kebenaran. Ini penjelasan lengkapnya http://www.talkorigins.org/faqs/faq-intro-to-biology.html

Apakah evolusi membuat orang jadi jahat? Jika pun memang demikian, itu bukanlah alasan untuk menyatakan evolusi salah (false). Ilmu kimia telah menyebabkan banyak kematian namun bukan berarti ilmu kimia tersebut salah (false). Bagaimana kita menggunakan teori ilmiah bukanlah ukuran apakah teori tersebut benar atau salah.

Banyak orang yg menganggap teori evolusi dapat menjadi dasar untuk bertindak tidak benar (racist, egoisme, dll), namun kita lupa bahwa hal serupa terjadi pada kitab suci. Pendapat demikian tidak dapat dijadikan kesimpulan menyeluruh tentang dampak teori evolusi terhadap manusia.
prop1000 - 14/07/2010 11:42 PM
#42

Quote:
Original Posted By Mitochi
soal hubung2an science dan agama (since request dari prop, meskipun 1/2 OOT)

1. science pake evidence dan logic;
2. agama pake kitab dan Tuhan (absolute truth);
3. evidence dan kitab tidak seprinsip (kalo di programming, yg 1 pake javascript, yg 1 pake C++);
4. logic tidak mengenal absolute truth (yg 1 pacman, yg 1 lagi world of warcraft).

kesimpulannya, hubung2in teori evolusi science dan agama: buang2 waktu

agama dan science sama2 worldview yg sebenernya sejalan tapi terpisah karena kita manusia;

jadi dari sudut science,
jgn pikiran sempit, karena
1. everything is possible
2. when in doubt, see (1)

dari sudut agama yg ada Tuhannya
jgn sok mau terjemahin kitab loe pake hikmat dan otak loe yg tiarap itu oke gila:
karena kalo elo percaya Tuhan itu omnipotent, Tuhan bisa bikin proses manusia dari debu tanah yg scientifically explainable.

//expecting flames/retard comments/junk mahos

BACK TO TOPIC NO AGAMA YG OOT mad: batas
prop1000 - 14/07/2010 11:43 PM
#43
Human Common Anchestor
adanya common anchestor atau nenek moyang bersama juga berarti adanya keturunan bersama (common descend).

manusia BUKAN berasal dari monyet yang berarti juga monyet BUKAN nenek moyang manusia. army:

yang tepat adalah monyet dan manusia adalah common descend.
kekerabatan manusia paling dekat dengan simpanse dalam artian manusia dan simpanse (sebagai common descend) punya nenek moyang yang sama.

nenek moyang bersama manusia & simpanse ini berbeda dengan nenek moyang bersama manusia, simpanse & monyet. begitu seterusnya.

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2 [CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2 [CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

atau lebih enak diliatnya begini:

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

spesies yang mewakili nenek moyang bersama primata (manusia, kera, monyet & lemur) dikenal sebagai Darwinius masillae dengan nick-name: IDA.

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

kalau mau lihat 'silsilah' manusia diurutin sampai ke bakteria \), bisa dilihat disini:
http://en.wikipedia.org/wiki/The_Ancestor%27s_Tale
prop1000 - 14/07/2010 11:44 PM
#44

Quote:
Original Posted By Donatian
Saya punya tv kabel tapi biasanya nonton fashion tv gan, syur o

Ya mungkin yang kembali menjadi monyet adalah kaum Theis yang udah kehilangan logika dan hanya mengandalkan nurani mereka, basic insting DDD

Btw pertanyaan gw tentang termodinamikaII/termometer/terminator/terminal pulo gadung belum dijawab o

Kopasin dong jangan kasi link, gw pake hp o


singkatnya seperti ini: life is not a closed system.

Spoiler for "evolution do not violate thermodynamic II law

This shows more a misconception about thermodynamics than about evolution. The second law of thermodynamics says, "No process is possible in which the sole result is the transfer of energy from a cooler to a hotter body." [Atkins, 1984, The Second Law, pg. 25] Now you may be scratching your head wondering what this has to do with evolution. The confusion arises when the 2nd law is phrased in another equivalent way, "The entropy of a closed system cannot decrease." Entropy is an indication of unusable energy and often (but not always!) corresponds to intuitive notions of disorder or randomness. Creationists thus misinterpret the 2nd law to say that things invariably progress from order to disorder.

However, they neglect the fact that life is not a closed system. The sun provides more than enough energy to drive things. If a mature tomato plant can have more usable energy than the seed it grew from, why should anyone expect that the next generation of tomatoes can't have more usable energy still? Creationists sometimes try to get around this by claiming that the information carried by living things lets them create order. However, not only is life irrelevant to the 2nd law, but order from disorder is common in nonliving systems, too. Snowflakes, sand dunes, tornadoes, stalactites, graded river beds, and lightning are just a few examples of order coming from disorder in nature; none require an intelligent program to achieve that order. In any nontrivial system with lots of energy flowing through it, you are almost certain to find order arising somewhere in the system. If order from disorder is supposed to violate the 2nd law of thermodynamics, why is it ubiquitous in nature?

The thermodynamics argument against evolution displays a misconception about evolution as well as about thermodynamics, since a clear understanding of how evolution works should reveal major flaws in the argument. Evolution says that organisms reproduce with only small changes between generations (after their own kind, so to speak). For example, animals might have appendages which are longer or shorter, thicker or flatter, lighter or darker than their parents. Occasionally, a change might be on the order of having four or six fingers instead of five. Once the differences appear, the theory of evolution calls for differential reproductive success. For example, maybe the animals with longer appendages survive to have more offspring than short-appendaged ones. All of these processes can be observed today. They obviously don't violate any physical laws.


lengkapnya disini http://www.talkorigins.org/faqs/thermo/probability.html
prop1000 - 14/07/2010 11:45 PM
#45

Quote:
Original Posted By plasma
bisakah anda tunjukkan satu garis lurus evolusi?
misal kucing - kucing1-kucing2-kujing-ancing-anjing.
ini misal dari saya.
yang nyata dari evolusionis pliss?..


Evolusi garis lurus atau ladder Model adalah interpretasi awal dari teori evolusi yang belakangan diketahui sebagai pemahaman yg salah. siapa meperketurunkan siapa, secara singkat begitu pengertiannya.

Ilustrasi ladder model: kucing >-- kucing1 >-- kucing2 >-- kujing >-- ancing >-- anjing

Namun pengertian tersebut disempurnakan dalam evolusi modern sebagai bush-model. hal2 yg perlu dipahami dalam model ini adalah:
1. ancestor & descendent dapat hidup berdampingan.
2. arah evolusi masing2 kerabat spesies tidak inherent karena mengikuti tuntutan lingkungan yg berbeda-beda.
3. kecepatan evolusi tiap percabangan berbeda2.

ilustrasinya seperti gambar ini:
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

contoh model semak (bush model) ini dapat dilihat pada evolusi kuda:

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2 [CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2 [CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2 [CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

selengkapnya lihat disini: http://www.talkorigins.org/faqs/horses/horse_evol.html
prop1000 - 14/07/2010 11:46 PM
#46
Carbon Dating (Penanggalan Karbon)
Karbon adalah unsur yg secara natural terdapat pada bumi, atmospher dan pada setiap makhluk hidup. Isotop yg paling umum adalah C-12 dan dalam presentase 1 dalam 1triliun adalah C-14. C-14 diproduksi pada atmosphere atas bumi ketika Nitrogen (N-14) diubah karena dibombardir oleh radiasi kosmik dimana sebuah proton digantikan sebuah neutron sehingga menjadi isotop karbon. Isotop karbon ini dinamakan radiokarbon karena sifatnya yg radioaktif meski tidak berbahaya. Secara natural isotop ini tidak stabil sehingga dapat kembali menjadi N-14 setelah beberapa lama.

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

Dibutuhkan 5,730 tahun agar separuh dari radiokarbon berubah kembali menjadi notrogen (waktu luruh). Sisa separuhnya ini, separuhnya akan menjadi nitrogen selama 5,730 tahun. Dan begitu seterusnya.
Radiokarbon teroksidasi (bergabung dengan oksigen) dan memasuki biosphere melalui pernapasan dan makanan. Tumbuhan & hewan mengkonsumsi C-12 & C-14 dan menyimpannya dalam tubuhnya selama masa hidupnya. Ketika makhluk hidup mati, makhluk hidup berhenti mengkonsumsi C-12 & C-14 dan C-14 dalam tubuhnya tetap terkonversi menjadi N-14.

Jadi, jika kita mendapati sisa2 makhluk hidup (kayu, tulang, dll) dengan rasio C12 & C-14 separuh dari rasio C-12 & C-14 yang seharusnya (1:2triliun bukannya 1:1triliun) maka kita dapat mengambil kesimpulan sisa makhluk hidup tersebut adalah 5,730 tahun.

Setelah 10kali waktu paruh (kira2 60,000tahun) jumlah C-14 menjadi terlalu sedikit untuk dapat diukur. Untuk itu 60,000 tahun adalah batas maksimum perkiraan umur sisa makhluk hidup dengan teknik ini.

Kontroversi Penanggalan Karbon.

Terdapat kontrovesi atas metode ini karena alasan berikut:
1. Terdapat asumsi yg dapat dipertanyakan yaitu waktu luruh yg konstan padahal ada bukti bahwa waktu luruh ini dapat saja terakselerasi di masa lampau.
2. Terdapat asumsi rasio C-12 & C-14 yg seragam di masa lampau.

Kontroversi ini dijawab dengan proses kalibrasi.
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2
proses perhitungan penanggalan karbon dikalibrasi melalui tabel kurva melalui perhitungan2 yg berbeda metoda dgn penanggalan karbon dimana alam secara alami mengalami fluktuasi komposisi C-14.

Pada masa setelah revolusi industri dan terutama setelah era percobaan bom atom dimana komposisi C-14 telah berubah dengan tidak alami, metode penanggalan karbon ini tidak dapat dipakai lagi secara efektif.

sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Radiocarbon_dating
http://www.allaboutarchaeology.org/carbon-dating.htm
http://www.c14dating.com/corr.html
prop1000 - 14/07/2010 11:46 PM
#47

Quote:
Original Posted By Mitochi
Mutasi itu karena sex (meiosis), mitosis (binary fission pada bakteri), mutagen (radiasi/chemical), transposon, virus. Efeknya bisa kesalahan pengkopian (meiosis/mitosis), structural change (chromosomenya patah)

Kesalahan pengkopian itu contohnya pada daerah yg banyak repeated sequencenya, karena protein yg mengkopi itu sering slip pada daerah tersebut.

http://ghr.nlm.nih.gov/handbook/mutationsanddisorders/genemutation
prop1000 - 14/07/2010 11:47 PM
#48
DNA & Amino Acid
di-quote buat taruh di peki-one Peace:
Quote:
Original Posted By Mitochi
DNA itu adalah phosphate + deoxyribose + nucleoside yg disusun2 kaya tangga. Tau kan bentuknya double helix? Beginian bukannya ada ya di wikipedia
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

Basepairing:
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

Single stranded DNA bisa basepairing (connect pake hydrogen bond, dikarenakan hydrophobic effect) dengan single stranded DNA yg lain dan basepair yg paling pas itu mostly selalu antara Adenine + Thymine/Uridine atau Guanine + Cytosine. Kaya main puzzle aja kalo ga pas kan ga bisa masuk tuh. Jadi kalo kaya Adenine + Cytosine itu ngga pas jadinya ga bisa basepair.
*Generally Thymine itu ada di DNA, sedangkan Uridine sebagai pengganti Thymine di RNA.

Gimana cara baca nya?
Transcription: Ada protein namanya RNA Polymerase yg bisa "ngebaca" (Transcribe) DNA dengan cara synthesize RNA matching dengan setiap nucleotide di DNA. Gimana tau bisa matching? Ya liat pas apa ngga basepairingnya. Kalo ga pas ya cari nucleotide yg pas. Di dareah situ banyak single nucleotide btw.

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

Jadi intinya si RNA polymerase bakalan bikin RNA yg diproses lagi jadi messenger RNA
Sequencenya mRNA adalah komplementnya DNA dari mana dia di baca.

Translation: Messenger RNA ini bakalan dibaca lagi sequencenya sama protein/RNA complex namanya ribosome dan ribosome bakalan ngambil amino acid yg digantung sama tRNA yg juga punya sequence sendiri (codon). Gimana bisa tau ngambil amino acid yg bener apa ngga? Ya liat lagi basepairingnya pas ga. Bener2 persis kaya org bikin jigzaw puzzle.

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2
Itu yg biru tua tRNA, yg gede bgt (ijo muda + krem) itu ribosome, yg item2 kecil di antaa ijo muda/krem itu mRNA, yg hitam2 di atas biru tua yg di dlm ribosome itu kumpulan amino acid yg lagi dibikin jadi protein.
Itu proteinnya lagi dibawa ke ER untuk diproses lebih lanjut.

Contoh
DNA sequence TACATGCGTACG
ditranscribe oleh RNA Polymerase jadi AUGUACGCAUGC
ditranslate oleh ribosome jadi Met-Tyr-Ala-Cys
Met-Tyr-Ala-Cys itulah proteinnya.


Quote:
Original Posted By Mitochi
Protein itu disusun oleh amino acid. Amino acid tersusun oleh chemical element. Chemical element yg paling bnyk adalah chemical2 organik yaitu Carbon, Nitrogen, Hydrogen, Sulphur.

Amino acid yg sendirian: NH2-C(R)-COOH
Kalo rame: NH2-C(R)-C(O)-NH-C(R)-C(O)-NH-C(R)-C(O)- etc. Keliatan kan patternnya? (N-C(R)-C)n

(R) itu maksudnya side chain, ada 21 jenis side chain amino acid, makanya ada 21 jenis amino acid.
Jenis2nya bisa liat di copasan wiki (susah gambar di sini)
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

Jadi pattern 1 amino acid selalu N-C-C, yg bedain itu adalah side chain (R) nya.
Amino acid ini bisa ditempel2 dengan amino acid laen dengan covalent bond (peptide bond) buat bikin protein (2+ amino acid itu biasa uda disebut protein) dengan struktur yg beda2, uda persis kaya lego brick aja (lego yg paling kecil benjolannya cuma 1)
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

Beda nya kalo lego brick kecil kan cuma bisa nempel 1 arah, kalo amino acid di protein selain nempel pake covalent bond dia juga bisa nempel dengan chemical bond laen yg tidak sekuat covalent bond, yaitu contohnya hydrophobic effect (karena protein biasanya di air), hydrogen bond, ionic bond, disulfide bond.

Jadi selain struktur NCC-NCC-NCC-NCC-NCC-NCC yg 1 dimensi, dia bisa bikin secondary structure yg 2 dimensi, antara protein yg jaraknya deket2. Contohnya alpha helix. Alpha helix ini mirip tapi tidak sama dengan double helix DNA
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

Atau beta sheet
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

Lalu ada lagi tertiary structure, kasarnya itu struktur komplitnya protein, jadi gimana arah foldingnya, letak atom satu dengan yg laen.

Contohnya di bawah ini ditempel pake disulfide bond
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

Jadi kalo analogi lego, brick2nya sekarang ditambahin lobang ditengah2nya jadi kaya lego technic.
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

Quaternary structure, itu protein tertiary yg gabung2 dengan protein sejenis buat bikin fungsi ganda. Gabungan ini biasa distabilisasi sama metal ion (Zinc, Magnesium). Kaya di Power Rangers robot2 kecilnya bisa gabung jadi robot gede.

Ada lagi complex, itu artinya protein yg ga sejenis gabung2 mirip kaya quaternary structure.

=========================================

Bener, cahaya matahari itu kalo di DNA bikin yg namanya Thymine-Thymine dimer atau Thymine-Cytosine dimer.
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2
Radiasi cahaya matahari itu constantly bikin Thymine di DNA kulit elu yg sebelahan sama Thymine atau Cytosine lain dimerize kaya di gambar. Efek dimer ini adalah RNA polymerase yg transcribe DNA jadi ngadat karena ga bisa baca.
Untungnya Thymine dimer ini "dibetulin" sama bbrp DNA repair protein yg namanya Xerodema Pigmentosum A, B, C, etc sampe G.

Tapi jumlah protein ini tentu ada batasnya jadi kalo kebanyakan Thymine dimer ga semua bisa direpair. Kalo ini terjadi bisa kacau, bisa2 protein yg harusnya dibikin jadi ga ada gara2 DNAnya ga bisa di transcribe, apalagi kalo yg kena adalah protein2 penting yg tugasnya menjaga kestabilan DNA. Anggap aja XP ini adalah pemadam kebakaran, kalo kebakaran cuma di 1 daerah kan bisa ditangani cepat tapi kalo kebakaran di mana2 ya kelabakan juga. Kalo kebanyakan unrepaired pyrimidine dimer at one time bisa kacau, efek tidak langsung terjadi mutasi >- kanker kulit, karena balance cellnya secara tidak langsung jadi ngawur.
Pigment yg di kulit lu (melanin) itu gunanya kaya payungnya DNA. Makanya org yg kulitnya hitam kaya Indonesia jarang kena kanker kulit meskipun sering mandi sinar matahari.
prop1000 - 14/07/2010 11:48 PM
#49

Quote:
Original Posted By Mitochi
Sorry baru liat post lu.

Epigenetic? Kayanya pernah tapi sedikit. Mau minta detail gua bisa jelasin tapi siap2 tl;dr D

Jadi epigenetic itu adalah studi mengenai trait yg bisa diturunkan tapi bukan bukan gara2 perubahan pada DNA sequence. Dari dulu kita mikir bahwa DNA adalah satu2nya penentu phenotype yg bisa diturunkan, right? Jadi kalo phenotypenya beda itu pasti gara2 DNAnya berubah. Contoh pada percobaan tikus Weissman, dia motong ekor 20 tikus selama puluhan generasi tapi tidak ada keturunan yg ga punya ekor.

Tapi ternyata ngga, karena bukan cuma DNA yg menentukan phenotype, tapi RNA dan protein yg bisa diturunkan. Percobaan Weissman ini bukannya salah, tapi kurang akurat. Ya maklum lah jaman dulu mana kenal RNA ato teknik2nya.

Tapi ternyata ditemuin DNA sequence pada genenya sama, tapi phenotypenya beda. Contoh: Percobaan pake tikus yg DNA bulu nya identik. Jadi kalo ga diapa2in, warna bulunya tapi setelah epigenetic marknya diubah, warnanya berubah. Fungsinya epigenetik ini lebih ke regulation (pengatur). Jadi anggep pabrik pesawat terbang, DNA adalah blueprintnya dan epigenetic adalah tukangnya.

Prosesnya gua coba jelasin secara simpel ya soalnya it's gonna be very technical dan puanjang kalo ngga.
DNA sequence (Adenine Thymine Guanine Cytosine) itu ada strukturnya sendiri2. Ada sequence yg jadi regulator, ada yg jadi noncoding gene, ada yg coding gene (bikin protein). Pada coding gene, biasanya 100-1000 basepair sequence pertama terdiri dari promoter (biasa selalu sequence yg bnyk Cytosine nya) dan coding sequence (bagian yg di transcribe dan di translate oleh ribosome jadi protein). Promoter itu gunanya untuk "kasi tanda GO" transcription pada coding sequence (aka bikin protein).

Pada Cytosine bisa ditempel methyl (CH3), nama prosesnya methylation. Kalo di Cytosine di promoter tersebut dimethylate, itu tanda "silencing" mencegah coding sequencenya untuk di transcribe. Jadi itu gene uda mati gitu.

Tapi cytosine kan ada di semua DNA sequence, coding maupun noncoding. Jadi pas elu masih zygote, DNA lu nentuin bagian mana yg di methylate dan bagian mana yg ngga. Promoter gen2 penting ngga di methylate sedangkan yg ga penting2 dimethylate semua.

Regulasi pada methylation itu adalah modifikasi pada histone. Histone itu adalah protein tempat DNA di wrap, jadi kaya pita kaset dililit di kaset gitu. Histone ini gunanya untuk regulasi DNA, salah satunya melindungi DNA promoter dari methylation. Jadi ada protein/RNA yg naro "mark" histone2nya untuk "kebuka" dan mark ini diliat oleh protein lain (DNMT) yg in turn naro methyl pada Cytosine DNA sequence di situ and silence it.

Contoh gampang pengaruh epigenetic post pertumbuhan itu pada penyakit kanker. Contoh ngerokok, gimana bisa bikin kanker? DNA kita itu isinya salah satunya protein2 yg kerjaannya "repair DNA damage" nah yg ini ga boleh sama sekali di silent (kalo disilent langsung kanker karena ga bisa repair damage contoh dari UV ato radikal bebas). Jadi bayangin kalo gara2 bahan2 di rokok yg kena sel pada paru2, di sel tersebut terjadi perubahan pada histone marknya jadi ngebuka histone gen2 DNA repair, terus jadi di silent, langsung mati gennya. Ga bisa repair lagi deh = bisa jadi kanker.

Ada lagi yg namanya RNAi. Tau dong kalo DNA di transcribe jadi messenger RNA (mRNA) dan dari mRNA ini ditranslate jadi protein? RNAi ini, bikin mRNA tersebut jadi inactiven. Technicalnya gini, RNAi (contoh miRNA ato siRNA) itu ada bagian khusus yg bisa di detect sama protein namanya argonaute. Argonaute ini ngebaca sequence RNAI tersebut dan dia bakalan nyari mRNA yg punya sequence complementer dari RNAi yg dia baca (contoh dia baca AAAACCCCAAAACCCC dia bakalan nyari UUUUGGGGUUUUGGGG). Kalo ketemu, mRNAnya diancurin jadi ga bisa bikin protein lagi. Kalo proteinnya penting (kaya DNA repair protein di atas), ya gawat deh bisa kena kanker juga.

Sama pertumbuhan juga bisa dipengaruhi karena pas pertumbuhan perlu regulasi gen untuk menghasilkan protein yg bener. Lah kalo masuk RNAi (e.g. from virus) ato radikal bebas/rokok lalu silent gene protein penting tsb gimana? Bisa2 pertumbuhan ga bener.

Kalo contoh yg pas di zygote itu kaya maternal effect. Jadi kita kan lahir dari telor+sperma orang tua ya, nah di telor ini ada RNAi dari nyokap yg regulate DNA transcript bisa ngefek ke histone dan ke transcription RNA nya. Di sperma juga ada, tapi jumlahnya jauh jauh lebih sedikit dibanding telor karena sperma itu jauh lebih kecil dibanding telor. RNA nyokap jauh lebih ngefek. Maternal effect biasanya cuma ke bbrp gene. Jadi misalnya elu cowo, meskipun DNA lu ada gen (bohong2an) bau tapi kalo RNA nyokap lu bikin gen tersebut silent elu jadi wangi. Tapi anak lu kalo dapet gen bau elu, gen tersebut ga bakal disilent (karena RNA lu sedikit ga bisa silent) hasilnya anak lu jadi bau.
prop1000 - 14/07/2010 11:49 PM
#50

Quote:
Original Posted By Mitochi
Pi-One dan kokenjoe, kalo di population genetics ada yg nama nya Hardy-Weinberg Equilibrium

Artinya adalah frekuensi allele di satu populasi bener2 null, artinya permanently ngga bakalan berubah, generasi ke generasi. Syaratnya (pasti pernah denger waktu SMP/SMA biologi) intinya harus sexual, ngga overlap (kakek bisa hamilin cucu cewenya), frekuensinya identik di cowo dan cewe, random mating (ga ada seksual preferens), unlimited population, ga ada mutasi, ga ada seleksi, ga ada migrasi. Intinya ga ada perubahan frekuensi karena ga ada force dari dalam (mutasi) dan luar (drift, seleksi)

Bisa tau frekuensi genotype e.g. kalo ada 2 allele A1 dan A2
p = freq of A1
q = freq of A2
then:
p^2 = freq nya A1A1
2pq = freq nya A1A2
q^2 = freq nya A2A2

Ini rumus dasarnya. Kalo ada force dari luar dalam baru bisa berubah frekuensinya.

Jadi kalo mo tau, berapa lama waktu yg dibutuhkan untuk si serigala bisa makan makanan baru harus tau seberapa gede seleksi pada makanan.
Parameternya namanya Theta
Theta = 4N(e)*u
Di mana kalo pake Watterson's Theta = S/(sigma (1/i)). 1 lagi pake pairwise differences di mana Theta = (n/n-1)sigma(sigma(freq(i),freq(j),differences(ij)). Kalo sama berarti gara2 genetic drift/neutral evolution.

Kalo mau tau how much selection pake Tajima's D
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2
prop1000 - 14/07/2010 11:50 PM
#51
Speciation
Ada 4 macam hipotesis spesiasi:
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

allopatric speciation.
Model ini yg paling umum terjadi dimana sebuah spesies dipisahkan berdasarkan geographical boundary.

Contoh yg dapat diamati bagaimana perubahan spesies bonobo & simpanse dimana pembentukan sungai purba kongo memisahkan kedua spesies yg masih sama2 eksis ini. Contoh burung Finches di Kep. Galapagos adalah contoh spesiasi yg paling terkenal karena diajukan oleh darwin sendiri.

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

peripatric speciation.
pada dasarnya adalah allopatric speciation, namun yg terisolasi hanya beberapa individu yg membentuk populasi mini. gen yg jarang (minor) menjadi terekspose dan menjadi dominan serta terjadi fixation sehingga outputnya menjadi spesies baru yg tidak dapat interbreed dengan anchestornya. Hilangnya variasi dalam populasi yg dikenal dengan founder-effect ini dicetuskan oleh Ernst Mayr.

ilustrasinya bisa dilihat disini: http://evolution.berkeley.edu/evosite/evo101/VC1cPeripatric.shtml

contoh spesiasi jenis ini adalah: Birds of Northern Melanesia (papua).
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

parapatric speciation.

spesiasi ini karena variasi dalam kebiasaan berketurunan (mating habit) dalam area yg kontinyu. jadi tidak ada isolasi geography melainkan perubahan lingkungan yg gradual. rumput Anthoxanthum adalah contoh spesiasi model ini. Contoh lainnya adalah ring species.

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

sympatric speciation.
spesiasi jenis ini cukup kontroversial karena spesiasi terjadi pada habitat yg sama. Ernst Mayr salah satu tokoh evolusi yg terkenal menolak hipotesis jenis ini. namun bukti2 empiris telah mematahkan skeptis atas model ini.

Contoh yg paling mutakhir adalah cichlid fish di danau nikaragua.

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2
prop1000 - 14/07/2010 11:51 PM
#52

Quote:
Original Posted By langitketujuh
Source :
http://www.scientificblogging.com/genomicron/breaking_news_evidence_evolution_found


Mohon tanggapannya kakak kakak ahli biologi yang Anti EVolusi o
prop1000 - 14/07/2010 11:51 PM
#53
Manusia Berekor
yang ini beneran ekor karena punya jaringan syaraf, tulang, kelenjar keringat, dlsb. panjangnya bisa sampai 12cm (baru lahir). bisa bergerak pula.

bukan sekedar kelainan belaka, ada manusia berekor yg 'mewariskan' ekornya sampai 3 generasi.
Spoiler for 'gambar1'

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

Spoiler for 'gambar2'
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2


Ini bukti manusia berevolusi serta bagaimana jejak evolusi tidak serta merta hilang. \)
ini bukti tambahan:
Spoiler for 'gambar3'

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2
prop1000 - 14/07/2010 11:52 PM
#54
50 reasons why i reject evolution
Quote:
Original Posted By coolkidz
TS brarti cucunya monyed y?? Ihh lutuna...boleh dunx melihara TSnya atu...kikikikiki...[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

Spoiler for '50 reasons why i reject evolution'

1.) Because I don’t like the idea that we came from apes… despite that humans are categorically defined and classified as apes.

2.) Because I’m too stupid and/or lazy to open a fucking book or turn on the Discovery Science Channel.

3.) Because if I can’t immediately understand how something works, then it must be bullshit.

4.) Because I don’t care that literally 99.9% of all biologists accept evolution as the unifying theory of biology.

5.) Because I prefer the idea that a (insert god of choice) went ALLA-KADABRA-ZAM MOTHAH-FUCKAHS!!!

6.) Because I can’t get it through my thick logic-proof skull that evolution refers ONLY to the process of speciation, not to abiogenesis, or planet formation, or big bang cosmology, or whether God exists, or where they buried Jimmy Hoffa, or why the sky is blue, or how many licks it takes to get to the center of a fucking Tootsie Pop.

7.) Because the fossil record doesn’t comprise the remains of every single living thing that ever existed on this 4.5 billion year old planet, even though fossilization is a rare process that only occurs under very specific circumstances.

8.) Because science has yet to produce any transitional species… except for the magnitudinous numbers of them found in the fossil record which don’t count because… I uh, OOH LOOK! A SHINY OBJECT!!! *runs away*

9.) Because I know nothing about Darwin except that he had a funny beard.

10.) Because the theory of evolution (which, according to scientists, perfectly explains the richness and diversity of life on Earth) contradicts biblical literalism… ya know, flat Earth with a firmament that keeps out the water, talking snakes, people rising from the dead, bats are birds, flamey talking bushes, virgin births, food appearing out of nowhere, massive bodies of water turning into blood… etc etc.

11.) Because I think the word “theory” actually means: “random stabs in the dark” when it really means: "an explanation of certain phenomena that is well-supported by a large body of facts and often unifies other similarly well-supported hypotheses" i.e. atomic theory, gravitational theory, germ theory, cell theory, some-people-are-dumb-motherfuckers-theory, etc.

12.) Because the fact that science is self-correcting annoys me. Most of my other beliefs are rigidly fixed and uncorrectable.

13.) Because I am under the severely mistaken impression that evolution implies someone in my very recent ancestry was a chimp.

14.) Because everything appears designed to my mind which was expertly tuned by nature to perceive design, probably as a survival mechanism.

15.) Because some secretly fabulous closet-dwelling televangelist (who unironically preaches hate towards gays) told me that evolution is Satan’s way of leading me away from God.

16.) Because that same guy (who was also caught snorting blow off a male hooker’s shiny naked ass) told me that God planted those fossils to test my faith.

17.) Because I’m 100% correct about everything 100% of the time and there is 0% chance that some snooty Oxford educated scientist with numerous honorary doctorates could possibly know something that I don’t.

18.) Because I don’t know that fossils are found in sedimentary strata corresponding to their age as one would expect if evolution were true.

19.) Because I don’t understand why, if we share common ancestry with chimps, there are still chimps. And when someone with more than three brain cells in their head inevitably replies: “for the same reason Americans share common ancestry with Brits but there are still Brits, I can’t follow the logic. It’s just too big a leap. Who am I, Evil Knievel?

20.) Because my mom dropped me on my head when I was a baby.

21.) Multiple times.

22.) On purpose.

23.) Because the idea that life evolved naturally over billions of years is infinitely less believable than the idea that an 800 year old man crammed two of every species into a giant wooden boat when the entire planet flooded, an event for which there is absolutely no geological evidence whatsoever and also makes no fucking sense at all.

24.) Because Jesus totally rode around on a fucking t-rex. He’s just that badassed. And also, did you know that t-rexes were vegetarians? Ken Ham says so and I believe it.

25.) Because I don’t realize that saying “microevolution is possible but macroevolution isn’t” is as stupid as saying “I can pick my nose for one second but I cannot pick it for 10 seconds.”

26.) Because the education system failed me miserably.

27.) …and then took a big wet dump on my face.

28.) Because I think that knowing how nature works magically obliterates all of its beauty.

29.) Because I didn’t know that evolution has been tested and observed in laboratories.

30.) Because when confronted with that, I refuse to believe it. It’s obviously a scientific conspiracy aimed at turning everyone on the planet into atheists... even though evolution says nothing about god's nature nor whether he, she, it, or they exist.

31.) Because I’m too stupid to realize that Social Darwinism has nothing to do with evolution and is actually a pseudo-scientific bastardization that real science largely rejects.

32.) Because the planet and all the life on it was designed for humans… kinda like how the Metropolitan Museum of Art in NY was designed specifically for the dust-bunnies that may accumulate on the floors.

33.) Because I don’t realize that if we actually found croco-ducks in the fossil record, it would falsify evolution.

34.) Because plenty of respectable people like Ron Paul, Mitt Romney, and Mike Huckabee (who are not scientists) don’t accept evolution, and that somehow validates my opinion.

35.) Because my mother didn’t know not to drink while she was pregnant. She also didn’t know not to repeatedly throw herself down a flight of stairs in an attempt to undo the accident of screwing someone who voted for Bush both times.

36.) Because I don’t know that “irreducible complexity” has been debunked a frazillion times by a frazillion different people and is no more credible an argument than “NEEN-er NEEN-er NEEN-er, I’m right and you’re wrong.”

37.) Because I have never seen a duck evolve into a cat over night, despite the fact that such a thing would be contrary to all known scientific disciplines.

38.) Because I have no imagination, learning is too much effort, I don’t like proven facts, change scares me, and I think deoxyribonucleic acid is something I’m supposed to clean my bathroom floors with.

39.) Because evolution means that I absolutely MUST reject everything else I know, abandon all my beliefs, and start aping around my house like a fucking monkey. OOOh-ooohh-ooohohh -OOOOOOHHHHHH!!!!!

40.) Because I haven’t put my cave on the market and moved into the 21st century yet. I’m waiting for the cave market to rebound from the recent financial meltdown.

41.) Because I don’t know what an atavism is and if you told me, I still wouldn't believe it. Too weird.

42.) Because I don’t know that evolution explains methicillin-resistant Staphylococcus aureus and also provides the answer in preventing it from turning into a superbug and killing massive numbers of people.

43.) Because I don’t know that evolution is routinely used in medicine to diagnose and treat certain illnesses such as genetic ailments, bacterial infections, and viral infections.

44.) Because I believe there is a strong comparison between designed inanimate objects such as buildings, paintings, and watches (which we know were pieced together from identifiable components by human beings) and living organisms (which reproduce with genetic variation under the effects of environmental attrition).

45.) Because I see no significant similarities between humans and apes. *scratches my ass-krack then smells my fingers*

46.) Because I think I’m too special to have been crafted by any natural process and the entire planet, solar system, galaxy, and universe were created with me especially in mind.

47.) Because I unquestioningly swallow the ignorant anti-science bullshit spewed directly from the fraudulent stupid asses of people like Ken Ham, Ted Haggard, Fred Phelps, and Kent Hovind.

48.) Because I’m a freethinker and freethinking really means ignoring anything that contradicts what I already believe.

49.) Because I don’t know what confirmation bias is.

50.) Because despite the fact that in all my years of life, I have never seen any magic, I still believe magic is the answer to anything I don’t immediately comprehend.

Ladies and gentlemen, I rest my case. Quod erat demonstrandum, I fucking win. Take that you EVILutionists!


gw taruh di page 1 ah! ngacir:
prop1000 - 14/07/2010 11:53 PM
#55
hominid co-existence
kita sering mengklaim sebagai satu2nya 'kera' cerdas.
bukti2 fosil menunjukkan pernah eksisnya 'kera2' cerdas lainnya. namun apakah kita manusia modern pernah hidup berdampingan dengan hominid2 lainnya?

Neanderthal. punah sekitar 30,000 tahun yang lalu. tentu manusia modern sudah eksis sehingga co-existence memang terjadi (terutama di eropa) sehingga malah ada kemungkinan bisa inter-breeding, meski belum buktinya. kalau iya, tentu neanderthal cuman ras manusia yang punah. tapi bukti2 saat ini tidaklah menunjukkan demikian.

homo floresiensis yang hidup 18,000 tahun yang lalu di P. Flores. bukti co-eksistensi-nya bahkan didukung dengan adanya legenda 'ebu gogo' pada masyarakat flores. Kasus floresiensis ini malah membuka peluang kalau yeti itu benar2 ada karena didukung legenda rakyat.

sayang cerita homofloresiensis ini cukup membuat tercoreng dunia sains indonesia dengan dirusaknya rangka yang ditemukan (bukan fosil) oleh Teuku Jacob (paleontolog UGM) dengan mematahkan tulang sampai dengan mencemarinya dengan aceton. entah motivasi dibelakangnya yang pasti kondisi ini diperparah dengan dilarangnya ekskavasi lebih lanjut di lokasi penemuan oleh pemerintah nohope:

miris gw liat komen2 di site ini: http://www.cryptomundo.com/cryptozoo-news/teuku-obit/ \(

orang pendek. nah yang ini lebih seru karena orang pendek dipercaya MASIH eksis di hutan2 sumatera. kesaksian penemuannya bahkan dimulai dari jaman belanda. suku anak dalam juga diketahui suka ngasih persembahan rokok untuk menyenangkan hati orang pendek ini.

tim ekspedisi dari inggris baru2 ini menemukan jejak kaki dan sampel rambut! kita tunggu saja hasil uji DNA-nya.
http://www.cryptomundo.com/cryptozoo-news/pendek-new-07/
http://www.telegraph.co.uk/news/6247868/Mysterious-Orang-Pendek-apeman-spotted-by-British-expedition. html
http://en.wikipedia.org/wiki/Orang_Pendek
prop1000 - 14/07/2010 11:54 PM
#56
Gen Kecerdasan
Quote:
Original Posted By Mitochi
Loh, yg nama nya pembelajaran di conditioning perlu logic dong. Pada conditioning kan si anjing belajar melakukan sesuatu untuk mencapai suatu reward. Selesai conditioning, si anjing bisa make the choice to do it karena dia bisa mengerti pattern nya bahwa, if he do it he will get the reward, if he don't he will get punishment (motivation). Ini jelas logic/nalar.
Apakah karena diulang2 atau tidak ya jelas ini tergantung intelligens. Kalo emang intelligens nya lebih rendah tentu perlu lebih bnyk pengulangan. Tapi mereka tahu kok buat apa mereka melakukan itu: biar dapet reward dan/atau menghindari punishment.

Sama kaya anak kecil, disuruh belajar di sekolah supaya jadi sukses. Pertamanya sih males2an, karena dia ga ngerti konsep sukses. Eh ulangan dapet 50 >- dipukulin nyokap. Pas dia belajar sedikit, ulangan dapet 60 >- dimarahin nyokap, tapi ga dipukulin.
Pas dia belajar lumayan rajin ulangan dapet >80- ditraktir di toko eskrim. Terus dia belajar mati2an dapet 100 >- dikasi blackberry sama nyokap.
Kalo si anak nya ngga dungu, tentu dia bisa ngerti patternnya dong, "oh gua belajar di sekolah supaya nilai gua semakin bagus biar dikasi hadiah yg luar biasa dari nyokap". Tapi kalo si anak IQ nya tiarap, dia ngga bisa ngeliat pattern tsb hanya dengan 4x pengulangan seperti si anak yg IQ nya lumayan, makanya perlu diulang lebih bnyk baru dia bisa liat pattern nya.



Kalau dilihat dari sudut genetik, "intelligence level" itu multifactorial. Jelas lingkungan mempengaruhi (contoh, anak jenius ditaruh di hutan 20 tahun pasti lebih bego mengerjakan soal2 mat daripada anak jenius ditaro di sekolah tiap hari). Tapi gen juga mempengaruhi, dan ada bnyk gen yg mempengaruhi (polygenic) sama kaya heart disease, kemampuan berlari, alzheimer, selalu ada yg nama nya risk factor. Pertanyaannya adalah, seberapa besar genetic mempengaruhi intelligence?

Gua kasih contoh dikit aja ya gan buat mewakili, karena kalo dikasi semua ntar perlu 5 halaman. ingat ini cuma contoh2 gene yg mempengaruhi intelligence, jadi salah satu dari ratusan gene yg mempengaruhi intelligence (karena intelligence kan bnyk, ada cognitive, memory, abstract, language, etc etc, dan tiap faktor dipengaruhi oleh bbrp gene)
1. Cognitive: Dysbindin-1 gene (http://dx.doi.org/10.1093/hmg/ddp329)
2. Kalo ga bisa baca kan pengaruh dong ke intelligence andaikan ngga ketauan sebabnya. Ini gene DCDC2 dan KIAA0319 (http://dx.doi.org/10.1073%2Fpnas.0508591102, http://dx.doi.org/10.1176%2Fappi.ajp.2008.07121872)
3. Cognitive/head development overall: IGF2 (http://dx.doi.org/10.1017/S0012162206001605)
4. Human brain dynamics and cognition, learning, memory: CHRM2 (http://dx.doi.org/10.1007/s10519-006-9131-2)
5. Kalo ga bisa ngomong kan pengaruh dong ke intelligence nya: FOXP2 mengatur language dan ability to learn language. (http://dx.doi.org/10.1086/430841)

Penjelasannya ya simple aja, kalo ibaratnya intelligence level manusia itu komputer keluaran terbaru 2009, supaya si komputer bisa kerja dengan benar dan cepat, tentu component2nya ga boleh ada flaw dong. Kalo ada flaw di processornya, mungkin jadi rada pelan dibanding yg processornya perfect. Kalo ada flaw di video card nya, mungkin jadi rada pelan pas mau buka game yg specs tinggi. Kalo ada flaw di kabelnya, mungkin jadi sering korslet, etc. Yg bikin processor, video card, chip2, kabel, etc itu kan ada company2 nya sendiri2, nah anggep aja gene2 intelligence di atas itu adalah company2 yg bikin. Kalo company nya ngaco bikinnya, ya chip nya ngaco, pasti ada efek sama efisiensi si komputer.



Kemampuan menalar mereka ngga secanggih manusia karena perbedaan pada gene2 tersebut.
Sedikit saja si gene diubah, uda keliatan beda nya. Makanya kan ada variasi pada intelligence manusia. Ada yg idiot, ada yg jenius.
IQnya Chimp kalo mau disetarain sama manusia, sekitar 20-50. Pernah ketemu manusia yg IQ nya 20-50? Mereka butuh assistance 24/7. Tapi manusia yg IQ nya 20-50 tetep lebih pinter daripada chimp karena FOXP2 gene versi manusia memperbolehkan mereka komunikasi dan mengerti language.



Theoretically bisa. Tapi tentu ada challenge nya contohnya:
Gene2 intelligence kebanyakan ngga cuma mempengaruhi intelligence, tapi overlap dgn fungsi lain. Contoh IGF2 itu overlap dengan embryo development. Kalo diubah, bisa embryonya kegedean atau kekecilan. Kalo kekecilan si embryo mati. Kalo kegedean, ntar ga muat di rahim. Kalo masukin IGF2 manusia ke chimp, ntar si bayi chimp jadi segede bayi manusia mati dong nyokap nya si chimp.

Btw FOXP2 gene manusia dan chimp cuma beda di 2 location. Tapi length nya beda 10-20%.
Buat liat seberapa entangled FOXP2 dan gene laen, FOXP2 sebagai master switch mengatur gene2 di bawah:
[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2
http://dx.doi.org/10.1038/nature08549

Bonus buat loe nih, ada article FOXP2 gene.
http://www.jneurosci.org/cgi/content/full/24/13/3164
Zebra finch punya FOXP2 yg 98% identical dgn manusia, dan dia bisa learn vocal speech/singing ortunya.
burung2 laen dan buaya FOXP2 nya beda. Ga bisa ngomong.


Gua pengen bisa ngeliat elektron. Ngeliat pake mata elektronnya terbang2 memutari neutron dan proton. Gimana coba D
prop1000 - 14/07/2010 11:55 PM
#57
evolution in action: cricket in hawaii
kali ini yang dipantau berevolusi adalah jangkrik di pulau Kauai - Hawaii.
di pulau ini selain jangkrik (Teleogryllus oceanicus) terdapat juga 'lalat' yang bertelur pada tubuh jangkrik tersebut dan memakan jangkrik dari dalam sampai mati. lalat tersebut menemukan jangkrik tersebut untuk bertelur melalui suara jangkrik yang dikeluarkan dari sayap jangkrik.

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2 [CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

selection pressure yang sangat tinggi karena berakibat lethal.
peneliti kemudian menemukan bahwa jangkrik di kepulauan ini bermutasi pada sayapnya sehingga tidak berbunyi lagi. lalat kemudian tidak dapat mendeteksi jangkrik, problem solved!

tapi harga yang dibayar adalah jangkrik betina tidak bisa mendeteksi jangkrik jantan untuk kaw1n. ternyata jawabannya adalah dari 90% jangkrik yang 'bisu' menebeng jangkrik yang masih berbunyi.

lalu bagaimana kalau 100% jangkrik tidak berbunyi jika nantinya seluruh populasi di kauai berevolusi sepenuhnya menjadi 'bisu'? bagaimana mereka kaw1n?
kita lihat saja...cool:
masih diamati soal ini dan kita tunggu saja bagaimana alam menjawabnya \)

source: http://evolution.berkeley.edu/evolibrary/news/061201_quietcrickets
prop1000 - 14/07/2010 11:56 PM
#58
evolution in action: finch bird in gallapagos
lagi2 burung finch yang terkenal di jaman darwin membuat sensasi. kali ini sebuah proses spesiasi berhasil diamati peneliti di kep. galapagos. triggernya adalah: perbedaan kicau burung finch! matabelo:

anchestor & new spesies:

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2

Spoiler for 'Birth of New Species Witnessed by Scientists'

On one of the Galapagos islands whose finches shaped the theories of a young Charles Darwin, biologists have witnessed that elusive moment when a single species splits in two.

In many ways, the split followed predictable patterns, requiring a hybrid newcomer who’d already taken baby steps down a new evolutionary path. But playing an unexpected part was chance, and the newcomer singing his own special song.

This miniature evolutionary saga is described in a paper published Monday in the Proceedings of the National Academy of Sciences. It’s authored by Peter and Rosemary Grant, a husband-and-wife team who have spent much of the last 36 years studying a group of bird species known collectively as Darwin’s finches.

The finches — or, technically, tanagers — have adapted to the conditions of each island in the Galapagos, and they provided Darwin with a clear snapshot of evolutionary divergence when he sailed there on the HMS Beagle. The Grants have pushed that work further, with decades of painstaking observations providing a real-time record of evolution in action. In the PNAS paper, they describe something Darwin could only have dreamed of watching: the birth of a new species.

The species’ forefather was a medium ground finch, or Geospiza fortis, who flew from a neighboring island to the Grants’ island of Daphne Major, and into their nets, in 1981. He “was unusually large, especially in beak width, sang an unusual song” and had a few gene variants that could be traced to another finch species, they wrote. This exotic stranger soon found a mate, who also happened to have a few hybrid genes. The happy couple had five sons.

In the tradition of finches, for whom songs are passed from father to son and used to serenade potential mates, the sons learned their immigrant father’s tunes. But their father’s vocalizations were strange: he’d tried to mimick the natives, but accidentally introduced new notes and inflections, like a person who learns a song in a language he doesn’t understand.

These tunes set the sons apart, as did their unusual size. Though they found mates, it may only have taken a couple generations for the new lineage to ignore — or be ignored by — local finches, and breed only with each other. The Grants couldn’t tell for certain when this started, but they were certain after four generations, when a drought struck the island, killing all but a single brother and sister. They mated with each other, and their children did the same.

No exact rule exists for deciding when a group of animals constitutes a separate species. That question “is rarely if ever asked,” as speciation isn’t something that scientists have been fortunate enough to watch at the precise moment of divergence, except in bacteria and other simple creatures. But after at least three generations of reproductive isolation, the Grants felt comfortable in designating the new lineage as an incipient species.

The future of the species is far from certain. It’s possible that they’ll be out-competed by other finches on the island. Their initial gene pool may contain flaws that will be magnified with time. A chance disaster could wipe them out. The birds might even return to the fold of their parent species, and merge with them through interbreeding.

But whatever happens, their legacy will remain: New species can emerge very quickly — and sometimes all it takes is a song.


source: http://www.wired.com/wiredscience/2009/11/speciation-in-action/?npu=1&mbid=yhp
prop1000 - 14/07/2010 11:57 PM
#59
evolution in action: Fat Lipped Fish evolve rapidly
hanya 100 generasi (a rapid evolution) sebuah feature baru dapat terbentuk yaitu ikan berbibir tebal (fat lipped) yang berfungsi untuk melindungi dari bibir batu yang tajam tempat mencari serangga & larva.

kerabatnya yang memiliki rahang & gigi lebih kuat, mencari makanan dari memecahkan kulit siput makanannya.

meski masih dalam satu danau yang terbentuk dari akibat aktivitas vulkanik di tahun 1800 di nikaragua, tapi keduanya memiliki habitat yang berbeda.

di skala lab, keduanya masih dapat interbreeding tapi di habitat aslinya tidak interbreeding. sebuah petunjuk akan proses spesiasi.

source: http://www.newscientist.com/article/dn18912-fat-lips-evolve-at-record-speed.html

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2
prop1000 - 14/07/2010 11:57 PM
#60
evolution in action: 2 species Lizard evolve separately with same result
perubahan lingkungan menjadi pasir putih membuat 2 spesies kadal coklat (whiptail lizard & fence lizard) berubah warna menjadi terang. tidak ada yang istimewa dari berita ini yaitu mirip cerita kupu2 berwarna gelap sewaktu revolusi industri di inggris.

namun yang perlu dicermati, pada molekular level, keduanya mengalami mutasi yang berbeda! meski outputnya sama melalui mekanisme seleksi alam yaitu kamuflase, tapi mutasinya berbeda.

mungkin @mitochi bisa jelasin dimana perbedaannya, soalnya gak dibahas detail di beritanya. o

source: http://news.discovery.com/animals/lizards-adaptation-evolution-speciation.html

[CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2
Page 3 of 246 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 >  Last ›
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [CLEAN]Anda Bertanya Evolusionis Menjawab - Part 2