Sepeda
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Sepeda > (Q & A) Teknik Bersepeda
Total Views: 126670 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 4 of 64 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›

dominators - 15/08/2010 12:21 AM
#61

Quote:
Original Posted By Jakatawakalna
Sekedar sharing aja, selama ini saya coba mempertahankan stamina bersepeda, maksudnya...yach supaya tdk ketinggalan sama yg lainnya.

Saya menggunakan sepeda MTB XC, latihan dimulai dgn membiasakan dan mengukur rata2 kecepatan pada setiap speed, sy mulai dgn speed 1.6842 (gear depan 32 dan gear belakang 19 atau 32/19) dengan rpm rata2 80-90 rpm. Bagi yg mempergunakan speedometer sangat mudah memonitor apalagi kalo dilengkapi dgn Menu cadence. Namun tanpa alat itupun masih bisa dirasakan berapa kecepatannya.
Bila speed tsb terasa ringan bisa ditingkatkan dgn speed 1.8823 ( 32 / 17 ) dengan rpm yg sama. Dan yg lebih penting jangan lupa memonitor denyut nadi jangan sampai masuk ke zona anaerobik atau lebih dari 120-125 denyut permenit. Apabila denyut nadi melebihi zona aerobic, artinya latihan anda melampaui batas. hal ini ditandai dgn nafas yg ngos2an dan berbicara yg tersendat2 tdk bisa ngatur nafas lagi.

Latihan sebaiknya dilakukan setiap anda bersepeda dgn tujuan kemana saja, krn dgn speed tersebut rata2 kecepatan adalah 20-25 km/jam. Kalo b2w dalam kota jakarta memang agak sulit melatih gowesan, karena terhambat kemacetan, namun disela2 tdk macet msh bisa dilakukan metoda ini.

Metoda ini sangat baik bagi pemula untuk menjaga stamina, bagi seklas atlit tentu terlalu ringan dgn beban spt diatas.

silahkan ditambah dan dikoreksi....tks


mungkin kalo mo latihan gowesan bisa nanjak tu..
latihan supaya stabil tu genjotan lo..
kalo terlalu cepet gowesannya gak bakal nanjak alias lo cape..
kalo terlalu lambat lo gak bakal bisa nanjak karena kehilangan momen..
herdianz - 15/08/2010 12:48 AM
#62

nubie juga ada pertanyaan nih soal gear shifting
misal kondisi jalan menurun kemudian menanjak

yg betul gimana ya nih teknik nya ?
1. apakah diturunan meluncur aja tanpa gowes trus pas nanjak gowes langsung pindah gigi ringan ?
2. apakah diturunan kita gowes dengan gear berat kemudian sampai ditanjakan terasa berat baru pindah gigi ringan ??

atau gimana ya ? hehehe, suka bingung soalnya ...D
gutzz - 15/08/2010 05:30 AM
#63

Quote:
Original Posted By bayuwhy
Menguasai skill di turunan juga tidak kalah penting, terutama turunan offroad. Banyak para pehobi sepeda gunung pemula yang mengira untuk gowes hanya butuh sepeda dan fisik yang bagus. Hanya perlu kaki yang mengayuh pedal. Padahal gowes juga butuh skill. Saya sering menyaksikan para pemula yang ikutan offroad tanpa dibekali pengetahuan dan skill memadai. Akibatnya ya pada jatuh bangun dan bisa menimbulkan luka-luka.

Ada goweser dengan sepeda mahal ketika jatuh di turunan malah menyalahkan fork. "Forknya kurang tinggi nih, kayaknya harus ganti pakai yang 160 mm,". Padahal, orang lain juga dengan fork 100 - 120 mm bisa lolos. Jadi sebetulnya jatuhnya itu hanya karena belum memiliki skill menghadapi turunan offroad.

Kita bisa belajar dari video-video MTB yang banyak beredar di youtube, misalnya. Atau belajar dari para penggemar downhill yang tentu saja piawai dalam menghadapi turunan.

Tapi inti dari menghadapi turunan adalah memindahkan center of gravity/titik berat sepeda ke belakang. Caranya dengan memundurkan badan ke belakang. Pada turunan ekstrim malah sampai keluar dari sadel. Pada turunan panjang, kita juga bisa menurunkan seatpost agar lebih mudah menyondongkan badan ke belakang dan agar kaki dapat mudah menjejak tanah.

Seperti ini:
(Q & A) Teknik Bersepeda
(Q & A) Teknik Bersepeda

Tapi pada turunan pendek yang banyak dijumpai pada trek XC race, repot kalau harus menurunkan dan menaikkan seatpost. Karena bisa jadi setelah turunan tiba-tiba menghadang tanjakan. Jadi lebih baik sejak awal sudah pasang kedudukan seatpost pada posisi yang paling memungkinkan bagi kita untuk melahap tanjakan dan turunan sekaligus. Tinggal mundurkan saja sedikit badan kita pada saat turun agar tidak terjungkal ke depan.

Seperti ini:
(Q & A) Teknik Bersepeda

Yang tidak kalah penting saat menghadapi turunan adalah cara ngerem. Walaupun rem depan dapat menghentikan laju sepeda, tapi kalau sekaligus dipencet saat turun pasti terjungkal. Banyak yang bilang lebih baik fokus pada rem belakang saat di turunan, karena sepeda hanya akan ngesot saja, tidak terjungkal. Kalau saya pribadi biasanya kedua rem digunakan, hanya saja tidak berlebihan saat memencet tuas rem depan. Tapi tidak kalah penting juga adalah nyali.

(Q & A) Teknik Bersepeda

Silakan dikoreksi atau ditambah...


Nice kang mod D

Ane sebagai pemula sepeda emang lebih ngeri kalau menghadapi turunan daripada tanjakan
Ngeri takut sepeda gak ke rem atau tiba2 ada lobang atau apalah yg kira2 bisa muncul secara tiba2 hammer:
Ane klo pas di turunan biasanya banyak banget ngerem..
memang harus lebih banyak latihan lagi nih biar gak takut klo menghadapi turunan

Quote:
Original Posted By Jakatawakalna
Sekedar sharing aja, selama ini saya coba mempertahankan stamina bersepeda, maksudnya...yach supaya tdk ketinggalan sama yg lainnya.

Saya menggunakan sepeda MTB XC, latihan dimulai dgn membiasakan dan mengukur rata2 kecepatan pada setiap speed, sy mulai dgn speed 1.6842 (gear depan 32 dan gear belakang 19 atau 32/19) dengan rpm rata2 80-90 rpm. Bagi yg mempergunakan speedometer sangat mudah memonitor apalagi kalo dilengkapi dgn Menu cadence. Namun tanpa alat itupun masih bisa dirasakan berapa kecepatannya.
Bila speed tsb terasa ringan bisa ditingkatkan dgn speed 1.8823 ( 32 / 17 ) dengan rpm yg sama. Dan yg lebih penting jangan lupa memonitor denyut nadi jangan sampai masuk ke zona anaerobik atau lebih dari 120-125 denyut permenit. Apabila denyut nadi melebihi zona aerobic, artinya latihan anda melampaui batas. hal ini ditandai dgn nafas yg ngos2an dan berbicara yg tersendat2 tdk bisa ngatur nafas lagi.

Latihan sebaiknya dilakukan setiap anda bersepeda dgn tujuan kemana saja, krn dgn speed tersebut rata2 kecepatan adalah 20-25 km/jam. Kalo b2w dalam kota jakarta memang agak sulit melatih gowesan, karena terhambat kemacetan, namun disela2 tdk macet msh bisa dilakukan metoda ini.

Metoda ini sangat baik bagi pemula untuk menjaga stamina, bagi seklas atlit tentu terlalu ringan dgn beban spt diatas.

silahkan ditambah dan dikoreksi....tks


Mantap neh thumbup:
Ane juga lg belajar ngatur nafas nih.. terutama klo di tanjakan yg lumayan panjang biasanya masih ngos2an banget
Cuman kalau gak punya cyclometer ama pengukur denyut jantung gmn ya cara alternatifnya biar gak anaerobik?
dominators - 15/08/2010 09:35 AM
#64

Quote:
Original Posted By herdianz
nubie juga ada pertanyaan nih soal gear shifting
misal kondisi jalan menurun kemudian menanjak

yg betul gimana ya nih teknik nya ?
1. apakah diturunan meluncur aja tanpa gowes trus pas nanjak gowes langsung pindah gigi ringan ?
2. apakah diturunan kita gowes dengan gear berat kemudian sampai ditanjakan terasa berat baru pindah gigi ringan ??

atau gimana ya ? hehehe, suka bingung soalnya ...D


tergantung ridernya seh gue bilang
kalo gue sendiri pilih yang nomer 2 pelajari dulu tracknya abis itu pas turunan sambil di genjot dikit biar pas naek ada tenaga buat naek abis itu baru de shifting ke gear yang lebih ringan..

kenapa kalo gue bukan pake yang nomer 1 soalnya tanjakan abis turunan itu kan masalah momen aja kalo lo pas di turunan meluncur tanpa goes trus ganti gigi ringan kaki kita jadi berasa kosong ntar...

mangap itu cuma pendapat dari n00b ya bros..
kuukuuruuyuuk - 15/08/2010 09:42 AM
#65

Quote:
Original Posted By herdianz
nubie juga ada pertanyaan nih soal gear shifting
misal kondisi jalan menurun kemudian menanjak

yg betul gimana ya nih teknik nya ?
1. apakah diturunan meluncur aja tanpa gowes trus pas nanjak gowes langsung pindah gigi ringan ?
2. apakah diturunan kita gowes dengan gear berat kemudian sampai ditanjakan terasa berat baru pindah gigi ringan ??

atau gimana ya ? hehehe, suka bingung soalnya ...D


kl gw selama ini pas ditrack sebelum turunan masih pake gear yg normal (gak tingan gak berat) awal masuk turunan gw dah pindah ke gear ringan (2) sambil dikayuh pelan (untuk memastikan bahwa posisi gear dah masuk), di awal tanjakan ga perlu kayuhan sama sekali, ketika terasa sepedah mulai melambat lajunya baru dikayuh

semoga membantu
kuyapikun - 15/08/2010 12:01 PM
#66

Quote:
Original Posted By Jakatawakalna


Hitung rasio gearnya om....

Pada umumnya untuk gear depan MTB 3 speed ( 22, 32 dan 42 ) sedangkan sprocket belakang misalnya 8 speed ( 32, 25, 23, 21, 19, 17, 15, 13 ).

Contoh perhitungannya :

Kecepatan terendah adalah 22/32 = 0.6875 (artinya satu kali putaran crank maka ban belakang akan berputar 0.6875 x 1 )

Kecepatan tercepat adalah 42/13 = 3.2308 (artinya satu kali putaran crank maka ban belakang akan berputar 3.2308 x 1 )

nach kecepatan lainnya bisa dihitung sendiri...lihat jumlah T di masing2 sepeda goweser dan dibuat tabelnya.

silahkan ditambah dan koreksi.....tks


Hasil perhitungan sepeda saya:
- gir depan: 24 34 42
- gir belakang: 11 13 15 17 20 23 26 34

Berikut hasil pembagian dan telah di urut dari speed tercepat.
11/42 : 0.2619 (8-3)
13/42 : 0.3095 (7-3)

11/34 : 0.3235 (8-2)
15/42 : 0.3571 (6-3)

13/34 : 0.3824 (7-2)
17/42 : 0.4048 (5-3)

15/34 : 0.4412 (6-2)
11/24 : 0.4583 (8-1)

20/42 : 0.4762 (4-3)
17/34 : 0.5000 (5-2)

13/24 : 0.5417 (7-1)
23/42 : 0.5476 (3-3)

20/34 : 0.5882 (4-2)
26/42 : 0.6190 (2-3)

15/24 : 0.6250 (6-1)
23/34 : 0.6765 (3-2)

17/24 : 0.7083 (5-1)
26/34 : 0.7647 (2-2)

34/42 : 0.8095 (1-3)
20/24 : 0.8333 (4-1)

23/24 : 0.9583 (3-1)
34/34 : 1.0000 (1-2)

26/24 : 1.0833 (2-1)
34/24 : 1.4167 (1-1)

Saya bisa hitung percepatan tiap step nya..kereen.
Hanya saja, jika di lihat dari shifting untuk turun/naek tiap step speed, koq jadi tidak efisien ya... Malah jadi bingung.. Hehehehehe..

Karena penasaran bagaimana shifting yg benar dan efisien, sy browsing dan ada tulisan yg menyebutkan. Kalau mulai gowes (datar) mulai dengan gir ke-2 depan.dan sesuaikan kecepatan dengan mengatur gir belakang (rd), sampe mentok perlu gir besar depan untuk kecepatan atau perlu gir kecil depan untuk tanjakan...

Bener ga ya Om.. Mohon komentar nya nih para senior...

*sekarang ini sih masih pake feeling cuman kadang salah akhir nya di tanjakan jadi ttb dah..

Thx ya.(Q & A) Teknik Bersepeda
Jakatawakalna - 15/08/2010 12:47 PM
#67

Quote:
Original Posted By herdianz
nubie juga ada pertanyaan nih soal gear shifting
misal kondisi jalan menurun kemudian menanjak

yg betul gimana ya nih teknik nya ?
1. apakah diturunan meluncur aja tanpa gowes trus pas nanjak gowes langsung pindah gigi ringan ?
2. apakah diturunan kita gowes dengan gear berat kemudian sampai ditanjakan terasa berat baru pindah gigi ringan ??

atau gimana ya ? hehehe, suka bingung soalnya ...D


Kalo saya pada saat turunan tdk berhenti gowes, namun tdk dgn tenaga, sambil sedikit recovery dan merasakan beban gowesan dgn menyesuaikan percepatan gear yg dipake, sehingga pada saat memasuki tahap tanjakan bisa merasakan gear mana yg sesuai dgn kemampuan kita untuk bisa terus menggowes. Bila pada saat tanjakkan tidak pas memilih percepatan gear yg pas bisa kehilangan moment luncur. Terlalu ringan atau terlalu berat juga akan menguras tenaga.
Jakatawakalna - 15/08/2010 01:02 PM
#68

Quote:
Original Posted By gutzz

..................

Mantap neh thumbup:
Ane juga lg belajar ngatur nafas nih.. terutama klo di tanjakan yg lumayan panjang biasanya masih ngos2an banget
Cuman kalau gak punya cyclometer ama pengukur denyut jantung gmn ya cara alternatifnya biar gak anaerobik?


ngos2an itu om...artinya sdh masuk zona anaerobic.

Kalo kita lg gowes sendiri, kita bisa atur percepatan dan nafas. Namun kalo lg gowes bareng...apalagi kalo ada prokator yg suka nyalip2...kadang kita jg ikut2an, dan akhirnya kita lupa batas exercise kita.

Makanya disarankan bagi yg tdk terlatih, agar tidak ikut2an dgn percepatan
teman lainnya yg terlatih dan agar mengukur kemampuan. Saya punya pengalaman teman yg baru sepedaan ikut bareng...karena gengsi dan takut ketinggalan akhirnya dia tetap mengikuti percepatan teman lainnya yg sdh terlatih. Ditengah perjalanan dia langsung berhenti karena kecapean dan langsung pingsan....bingung

Senior bilang...jangan sekali2 berhenti mendadak pada saat anda bersepeda dgn kecepatan tinggi dan dalam zona anaerobic....diupayakan untuk terus bergerak dan tarik nafas jangan sampe kekurangan O2...akibatnya bisa pingsan.
Jakatawakalna - 15/08/2010 01:12 PM
#69

Quote:
Original Posted By kuyapikun

....................................

Saya bisa hitung percepatan tiap step nya..kereen.
Hanya saja, jika di lihat dari shifting untuk turun/naek tiap step speed, koq jadi tidak efisien ya... Malah jadi bingung.. Hehehehehe..

Karena penasaran bagaimana shifting yg benar dan efisien, sy browsing dan ada tulisan yg menyebutkan. Kalau mulai gowes (datar) mulai dengan gir ke-2 depan.dan sesuaikan kecepatan dengan mengatur gir belakang (rd), sampe mentok perlu gir besar depan untuk kecepatan atau perlu gir kecil depan untuk tanjakan...

Bener ga ya Om.. Mohon komentar nya nih para senior...

*sekarang ini sih masih pake feeling cuman kadang salah akhir nya di tanjakan jadi ttb dah..

Thx ya.(Q & A) Teknik Bersepeda


Pada jalan yg relatif datar, gunakan gear depan yg tengah ( 32 atau 34 )dan pengaturan percepatan gunakan gear belakang sesuai dgn kemampuan. Gear depan yg besar (42 ato 44) digunakan bila kecepatan sdh diatas 30km/jam dijalan relatif datar. Gear depan yg kecil (22 ato 24) biasa digunakan pada tanjakan yg ekstrem panjang.
Pengaturan percepatan disesuaikan dgn trek dan kondisi jalan, kapan menggunakan gear depan yg kecil, tengah dan besar.
silahkan dikoreksi dan ditambah.....tks
Jakatawakalna - 16/08/2010 11:57 AM
#70

menggowes sepeda tdk semata2 mengandalkan kekuatan otot kaki alias dengkul...namun juga diperlukan kekuatan otot perut, punggung, bahu, lengan dan jari, terutama bagi pesepeda MTB.

Latihan situp dan pushup dapat membantu kekuatan otot bagian atas....selain bentuk tubuh jd lbh ramping...kalo menggowes juga jadi lebih ringan.
JooOdi - 16/08/2010 03:35 PM
#71

Gan ane kemaren nightride ama temen2 o
Karna udah lama gak sepedaan selangkangan ane jadi pedih gan. Kayak pegel gitu. Kira2 karna apa ya gan? Ama ngobatinnya gimana?
gutzz - 16/08/2010 04:53 PM
#72

Quote:
Original Posted By Jakatawakalna
ngos2an itu om...artinya sdh masuk zona anaerobic.

Kalo kita lg gowes sendiri, kita bisa atur percepatan dan nafas. Namun kalo lg gowes bareng...apalagi kalo ada prokator yg suka nyalip2...kadang kita jg ikut2an, dan akhirnya kita lupa batas exercise kita.

Makanya disarankan bagi yg tdk terlatih, agar tidak ikut2an dgn percepatan
teman lainnya yg terlatih dan agar mengukur kemampuan. Saya punya pengalaman teman yg baru sepedaan ikut bareng...karena gengsi dan takut ketinggalan akhirnya dia tetap mengikuti percepatan teman lainnya yg sdh terlatih. Ditengah perjalanan dia langsung berhenti karena kecapean dan langsung pingsan....bingung

Senior bilang...jangan sekali2 berhenti mendadak pada saat anda bersepeda dgn kecepatan tinggi dan dalam zona anaerobic....diupayakan untuk terus bergerak dan tarik nafas jangan sampe kekurangan O2...akibatnya bisa pingsan.


Wah berarti ane harus banyak2 lagi gowes nih
Sekalian belajar ngatur gowesan & napas nih biar gak ngos2an D

Quote:
Original Posted By Jakatawakalna
menggowes sepeda tdk semata2 mengandalkan kekuatan otot kaki alias dengkul...namun juga diperlukan kekuatan otot perut, punggung, bahu, lengan dan jari, terutama bagi pesepeda MTB.

Latihan situp dan pushup dapat membantu kekuatan otot bagian atas....selain bentuk tubuh jd lbh ramping...kalo menggowes juga jadi lebih ringan.


Hehe... untung ane suka fitness juga jadi latian core udah jadi kegiatan rutin didalem satu minggu o
Jakatawakalna - 16/08/2010 06:22 PM
#73

Quote:
Original Posted By JooOdi
Gan ane kemaren nightride ama temen2 o
Karna udah lama gak sepedaan selangkangan ane jadi pedih gan. Kayak pegel gitu. Kira2 karna apa ya gan? Ama ngobatinnya gimana?


semua yg baru ato yg sdh lama tdk sepedaan pasti mengalami hal sama..pegal, sadel kayak panas dan berduri..ngak ada rasa empuk2nya...hehehe..
Bila hanya rasa pegal2 aja nanti akan hilang dgn sendirinya setelah 2-3 hr, dan setelah itu biasakan gowes lagi....gowes jadi biasa.

Kalo sampe lecet2...kemungkinan krn gesekkan celana...maka sebaiknya pake celana sepeda yg ada pad / busa nya. Kalo obatnya apa ? wach ane...kagak tau om...barangkali yg lain bisa sharing.
iloveindonesia
Jedag_Jodig - 16/08/2010 06:29 PM
#74

Quote:
Original Posted By Jakatawakalna
semua yg baru ato yg sdh lama tdk sepedaan pasti mengalami hal sama..pegal, sadel kayak panas dan berduri..ngak ada rasa empuk2nya...hehehe..
Bila hanya rasa pegal2 aja nanti akan hilang dgn sendirinya setelah 2-3 hr, dan setelah itu biasakan gowes lagi....gowes jadi biasa.

Kalo sampe lecet2...kemungkinan krn gesekkan celana...maka sebaiknya pake celana sepeda yg ada pad / busa nya. Kalo obatnya apa ? wach ane...kagak tau om...barangkali yg lain bisa sharing.
iloveindonesia



Ooh normal berarti ya? gak sampe lecet kok. cuma pegel2 doang di deket daerah intim hammer:
kuyapikun - 16/08/2010 06:33 PM
#75

Quote:
Original Posted By Jedag_Jodig



Ooh normal berarti ya? gak sampe lecet kok. cuma pegel2 doang di deket daerah intim hammer:


Di pijit urut aja om... Berhasil biasa nya.. Cheer(Q & A) Teknik Bersepeda
PBmaster - 16/08/2010 06:53 PM
#76

kalo mau selalu fit dan stamina kuat makanan juga dijaga kali ya.. ngerokok bisa ada efek dalam stamina kita kan ya? (soalnya ada tmn ngrokok trus ikutan maen bola bentar aja udh tepar hammer: )

ane punya pertanyaan.. kalo mau maintain gears dan crank utk ttp awet dikasih apa ya? (oli, WD40 ato apa gitu)

thx utk jawabannya D
btw ane goweser dari bintaro gan D
ada yg tau tmpt offroad utk bintaro gak? pingin coba2 malus
abis biasanya di jurang mangu (bukan jurang, namany aja).. udh bosan hammer:
gutzz - 16/08/2010 07:19 PM
#77

Quote:
Original Posted By PBmaster
kalo mau selalu fit dan stamina kuat makanan juga dijaga kali ya.. ngerokok bisa ada efek dalam stamina kita kan ya? (soalnya ada tmn ngrokok trus ikutan maen bola bentar aja udh tepar hammer: )

ane punya pertanyaan.. kalo mau maintain gears dan crank utk ttp awet dikasih apa ya? (oli, WD40 ato apa gitu)

thx utk jawabannya D
btw ane goweser dari bintaro gan D
ada yg tau tmpt offroad utk bintaro gak? pingin coba2 malus
abis biasanya di jurang mangu (bukan jurang, namany aja).. udh bosan hammer:


Jangan pake WD40 bro soalnya cepet kering, takutnya begitu kering nanti rante malah rusak
Klo ane sih pake chainlube yg buat motor, pelumas komponen lain pake minyak singer D
kuukuuruuyuuk - 16/08/2010 07:24 PM
#78

Quote:
Original Posted By PBmaster
kalo mau selalu fit dan stamina kuat makanan juga dijaga kali ya.. ngerokok bisa ada efek dalam stamina kita kan ya? (soalnya ada tmn ngrokok trus ikutan maen bola bentar aja udh tepar hammer: )

ane punya pertanyaan.. kalo mau maintain gears dan crank utk ttp awet dikasih apa ya? (oli, WD40 ato apa gitu)

thx utk jawabannya D
btw ane goweser dari bintaro gan D
ada yg tau tmpt offroad utk bintaro gak? pingin coba2 malus
abis biasanya di jurang mangu (bukan jurang, namany aja).. udh bosan hammer:


pake minyak singer aja buat maintenance rantai & crank
tempat offroad XC di bintaro bisa ke jpg aja bro
PBmaster - 16/08/2010 09:29 PM
#79

Quote:
Original Posted By kuukuuruuyuuk
pake minyak singer aja buat maintenance rantai & crank
tempat offroad XC di bintaro bisa ke jpg aja bro


thx bro atas inponya..
JPG apa ya bro? maap lupa2 inget gitu. hammer:
kuukuuruuyuuk - 16/08/2010 09:39 PM
#80

Quote:
Original Posted By PBmaster
thx bro atas inponya..
JPG apa ya bro? maap lupa2 inget gitu. hammer:


jpg = jalur pipa gas
ada kok itu threat nya bro,di cek aja threat nya untuk lebih detail nya
Page 4 of 64 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Sepeda > (Q & A) Teknik Bersepeda