BUKU new
Home > CASCISCUS > BUKU new > Review Buku Best-Seller Dunia [Dilengkapi Index]
Total Views: 1873 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 2 |  1 2 > 

adityahadi - 13/08/2010 12:09 AM
#1
Review Buku Best-Seller Dunia [Dilengkapi Index]
Untuk melengkapi Thread saya sebelumnya yang berisi Update buku Best-Seller versi New York Times, maka di sini saya akan menulis review buku-buku yang masuk ke dalam list Best-Seller tersebut. Untuk memudahkan pembaca, saya pun akan melengkapi thread ini dengan Index.

[B]D



F



G


[/B]
adityahadi - 13/08/2010 12:10 AM
#2
List Buku Best Seller The New York Times
UPDATE : 11 Agustus 2012

HARDCOVER

Review Buku Best-Seller Dunia [Dilengkapi Index]

Quote:
1. Gone Girl (Gillian Flynn)
2. Odd Apocalypse (Dean Koontz)
3. Where We Belong (Emily Giffin)
4. Friends Forever (Danielle Steel)
5. Black List (Brad Thor)
6. The Fallen Angel (Daniel Silva)
7. The Light Between Oceans (M. L. Stedman)
8. I, Michael Bennett (James Patterson)
9. Shadow of Night (Deborah Harkness)
10. A Dance With Dragons (George RR Martin)



PAPERBACK

Review Buku Best-Seller Dunia [Dilengkapi Index]

Quote:
1. Fifty Shades of Grey (EL James)
2. Fifty Shades Darker (EL James)
3. Fifty Shades Freed (EL James)
4. Bared to You (Sylvia Day)
5. 11/22/63 (Stephen King)
6. The Night Circus (Erin Morgenstern)
7. The Alchemist (Paulo Coelho)
8. A Discovery of Witches (Deborah Harkness)
9. Maine (J. Courtney Sullivan)
10. Cloud Atlas (David Mitchell)


Sumber : New York Times
adityahadi - 13/08/2010 12:14 AM
#3
The Girl with The Dragon Tattoo by Stieg Larsson
Spoiler for "Cover"
Review Buku Best-Seller Dunia [Dilengkapi Index]


Beberapa tahun yang lalu, Ake Daun, seorang Professor Etnologi Eropa (cabang dari ilmu Antropologi yang membandingkan dan menganalisa asal dan penyebaran berbagai aspek sosial), menulis sebuah artikel di Website resmi Negara Swedia, sweden[dot]se. Di sana ia menulis bahwa sebenarnya Swedia tidaklah begitu “wah” dalam masalah bunuh diri. Ia menyalahkan Dwight Eisenhower (Presiden ke-34 Amerika Serikat) yang membuat kesan bahwa Swedia itu negara yang penuh “dosa, wanita telanjang, mabuk-mabukan, dan bunuh diri.”

Akan tetapi, “The Girl with The Dragon Tattoo” bukanlah sebuah buku yang berusaha merubah citra Swedia, seperti yang dilakukan Ake Daun. Penulisnya adalah Stieg Larsson, seorang jurnalis Swedia yang meninggal pada tahun 2004 akibat serangan jantung. Dalam novel ini, ia hanya memberikan pandangan buruk umumnya manusia, termasuk di dalamnya bagaimana para pria Swedia memperlakukan wanita-manita mereka dengan kasar. Swedia memang tidak begitu buruk, namun dalam dunia Larsson, sadisme, pembunuhan, dan bunuh diri adalah hal yang biasa.

Novel yang diterbitkan pada tahun 2005 di Swedia dan menjadi best-seller Internasional ini diawali dengan sebuah misteri yang menarik. Henrik Vanger, seorang pebisnis berusia 80 tahunan, menyewa Mikael Blomkvist, seorang jurnalis yang baru saja kalah dalam sebuah kasus pencemaran nama baik, untuk menyelediki kasus keponakannya yang hilang, Harriet Vanger. Hampir 40 tahun sebelumnya, Harriet hilang dari sebuah pulau kecil yang hampir seluruhnya dimiliki oleh keluarga Vanger, dan Henrik tak pernah bisa melupakan kejadian itu.

Blomkvist pun mengambil kasus ini. Walau sempat ragu, namun janji Henrik untuk membayarnya 2,4 juta Kronor (sekitar 372 ribu Dollar) selama setahun pun menghapus keraguan tersebut. Henrik yakin bahwa ada seseorang dalam keluarganya yang membunuh Harriet. “Aku membenci sebagian besar anggota keluargaku,” kata Henrik kepada Blomkvist. “Kebanyakan mereka adalah pencuri, orang pelit, pengganggu, dan orang-orang yang tidak kompeten” sebuah penjelasan yang bisa dibilang, terlalu baik.

Gadis yang dimaksud dalam judul buku ini bukanlah Harriet, tapi Lisbeth Salander, seorang hacker berusia 24 tahun dengan sebuah ingatan fotografis, watak yang kasar dan masalah pergaulan yang serius. Setelah kisah yang melibatkan seorang pengacara yang cukup bodoh untuk mencoba mengambil keuntungan darinya, Salander pun bergabung dengan Blomkvist untuk memecahkan misteri hilangnya Harriet.

Cerita berlanjut dengan investigasi mereka yang cepat, namun pembaca akan butuh waktu untuk memilah-milah sepupu, keponakan dan anggota-anggota keluarga Vanger yang lain. Kasus Harriet ternyata berhubungan dengan pembunuhan berantai di tahun 50-60an. Dan ketika mayat seekor kucing yang telah disiksa dibuang di luar cottage Blomkvist, ia dan Salander pun sadar bahwa mereka tidak sedang bekerja dalam sebuah kasus yang biasa.

Menarik untuk diikuti juga bagaimana hubungan Blomkvist dengan putrinya dan Erika Berger, asisten yang tampak seperti kekasihnya. Diakhiri dengan perjuangan Blomkvist memenangkan kembali kasus pencemaran nama baik yang sempat disebutkan di awal buku, tampaknya Ake Daun dan petinggi Pariwisata Swedia pun akan senang dengan akhir buku ini.
crocodhit - 13/08/2010 01:41 AM
#4

Quote:
Original Posted By adityahadi
Spoiler for "Cover"
Review Buku Best-Seller Dunia [Dilengkapi Index]


wih opening nya aja udah gahar
manteb bangget nih buku, very recommended thumbup:
adityahadi - 13/08/2010 01:53 AM
#5

Quote:
Original Posted By crocodhit
wih opening nya aja udah gahar
manteb bangget nih buku, very recommended thumbup:


malem gini blom tidur juga lu ...
mw ngeronda yah D
adehi - 18/08/2010 03:57 PM
#6

TSnya seneng baca buku kayanya nih... D

Bantu sundul aja deh..

sup:
Armayan - 19/08/2010 03:00 PM
#7

wa dah baca novelnya gan. ini merupakan seri pertama dari trilogi. menurut keterangannya, si pengarang meninggal tak lama setelah mengirim naskah ini ke penerbit (syeremm..)

wa juga dah baca seri ke-2 The Girl Who Played with Fire

wa juga dah nonton filmnya untuk The Gir with The Dragon Tattoo

pendapat gw: one of the best book gan.
agak "dark" bagi yang mencari novel detektif biasa. tapi sangat menyentuh lho gan, karakter Salander nya.

rekomended dah!!
nurrahman18 - 20/08/2010 06:33 AM
#8

panonpoe - 20/08/2010 07:54 AM
#9

boleh juga nih kayanya novelnya.
harus ke toko buku dulu nih...... ngacir:
Pepohonan - 22/08/2010 09:29 AM
#10

menurutku the girl with dragon tattoo awal2nya boring boring boring dan WAW... tiba2 semuanya jadi menarik..
malu:
ifanema - 29/07/2012 02:06 PM
#11

Sepi Amat....
dewok - 29/07/2012 07:25 PM
#12

ini trit dari tahun 2010 tp entrynya bru 1 buku?
Zuko99 - 29/07/2012 07:42 PM
#13

Quote:
Original Posted By dewok
ini trit dari tahun 2010 tp entrynya bru 1 buku?


pertanda TS nya gak kreatip,.. ngakaks
Kok bisa nemu mb dew? Ku pikir tret baru,.. capedes
dewok - 29/07/2012 11:02 PM
#14

Quote:
Original Posted By Zuko99
pertanda TS nya gak kreatip,.. ngakaks
Kok bisa nemu mb dew? Ku pikir tret baru,.. capedes


hihihi itu ada yg nyundul, sebelumnya juga ga ngeh ada trit seperti ini D
akusadarakugila - 30/07/2012 12:37 AM
#15

mau di ramein lagi apa lupa TSnya ya?

baca2 aja dah..
usahbismilah - 30/07/2012 01:37 AM
#16

Quote:


Review Buku Best-Seller Dunia [Dilengkapi Index]
KRS1 - 30/07/2012 09:07 AM
#17

setuju untuk diramaikan \)
tapi daftar best seller biasnaya kan update
dapat listnya darimana ya
vidavacia - 30/07/2012 03:30 PM
#18

Quote:
Original Posted By akusadarakugila
mau di ramein lagi apa lupa TSnya ya?

baca2 aja dah..


eh kaget, id nya kok kayak judul buku ini: matabelo:
Review Buku Best-Seller Dunia [Dilengkapi Index]

sorry oot. ini buku udah oop. nyari di mana2 gak nemu \(
adityahadi - 30/07/2012 10:39 PM
#19

Quote:
Original Posted By KRS1
setuju untuk diramaikan \)
tapi daftar best seller biasnaya kan update
dapat listnya darimana ya


Arrrgghh ... knapa thread ini naik lagi ... \(
Terpaksa dilanjutin ini mah, hee ...

Dapetnya dr web New York Times bang,
Tiap minggu update truz D
adityahadi - 31/07/2012 01:44 AM
#20
A Dance with Dragons by George R. R. Martin
Spoiler for "Cover"
Review Buku Best-Seller Dunia [Dilengkapi Index]


Dengan kehadiran “A Dance of Dragons,” buku ke-5 dari seri “Song of Ice and Fire” karya George R.R. Martin, kita pun akhirnya mengingat kembali mahakarya seorang J. R. R. Tolkien, “The Lord of The Rings.” Buku ini membuktikan kalau George R. R. Martin bukanlah versi Amerika dari penulis kawakan asal Inggris itu, George bahkan lebih baik dari Tolkien.

Seri yang diawali dengan buku berjudul “Game of Thrones” yang terbit pada tahun 1996 ini, seperti membuka kembali khazanah genre Fantasy dalam dunia fiksi abad ke-19. Akibat buku ini, ia sering disama-samakan dengan J. R. R. Tolkien, walau sebenarnya kalau kita benar-benar membaca buku ini, kita akan merasa seakan membaca karya seorang Honore de Balzac atau Charles Dickens, terutama dari sisi penjabaran ceritanya. Buku ini dibuat Martin untuk kalangan remaja yang beranjak dewasa, terlihat dari isi bukunya yang penuh hal-hal tabu seperti incest, perkosaan, dll.

Kisah berlanjut dengan adaptasi buku ini oleh HBO dalam bentuk Film Serial. Seri "A Song of Ice and Fire" pun makin dikenal, dan minat kepada “A Dance of Dragons” menjadi besar. Terhitung lebih dari 650.000 buku dicetak di awal-awal peluncurannya.

Seperti buku-buku sebelumnya, “A Dance of Dragons” tetap mengusung tema “Winter is Coming,” dengan persaingan ratusan karakter yang saling berebut kekuasaan di Westeros. Di buku ini, Martin pun menyenangkan para pembacanya dengan menghadirkan karakter-karakter populer seperti Daenerys Targaryen, Ratu Kota Mereen dan ‘ibu’ dari 3 ekor naga; Jon Snow, Lord Commander Night Watch yang ke-998; Arya Stark, putri Lord Eddard Stark yang baru berusia 11 tahun; dan Ratu Cersei yang berada di ambang kejatuhan. Masih kurang? Tetep ada juga Tyrion Lannister, lelaki kerdil yang brilian dan mengacak-acak semua dominasi orang-orang ‘normal’ di seantero Westeros. D

Sayangnya, George R. R. Martin tetap tak berhenti menambahkan karakter-karakter baru dan nama-nama tempat yang aneh di buku ke-5 ini. Jarak buku ini dengan buku ke-4 yang berjudul “A Feast for Crows” terpaut 6 tahun, perlu waktu lama dan kekuatan ekstra dari para pembaca untuk kembali merekonstruksi cerita bila tak ingin 'tersesat'.

Namun “A Dance of Dragons” benar-benar sesuai harapan dari sisi kualitas konflik dan ending. Twist demi twist hebat hadir tanpa henti. thumbup:

Buku ke-6 yang rencananya akan berjudul “The Winds of Winter” pasti akan lebih dinanti lagi.

Winter is coming … Tolkien is dead … Long live George R.R. Martin !!

“Some men had faces that cried out for a beard. Ser Clayton’s face cried out for an axe between the eyes.” - Asha Greyjoy

“Trust no one. And keep your dragon close.” - Tyrion Lannister
Page 1 of 2 |  1 2 > 
Home > CASCISCUS > BUKU new > Review Buku Best-Seller Dunia [Dilengkapi Index]