BUKU new
Home > CASCISCUS > BUKU new > Podium Serapium (Bukumu terbit? Promosikan Buku karyamu disini :))
Total Views: 15521 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 8 of 8 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8

23Yury - 12/08/2012 10:38 PM
#141
Koleksi Cerpen
Mau share dikit nih cerpen ane yang sebenernya dibuat sambil iseng-iseng pas jaman SMA. Kalo jelek, maklum deh, soalnya ane bukan anak sastra atau anak bahasa yang bisa bikin cerpen keren.

Dan bisa dibilang, cerpen ini inspirasinya dari sahabat ane dari jaman SMP, SMA, sampe sekarang ane kuliah. Yang awalnya ane naksir sama dia, sampe akhirnya sekarang ane sahabatan ama dia. Namanya Bellen Nastitie Pamela Fury. Sekarang dia kuliah di IPB bogor.

Spoiler for Foto Sahabat Ane
Podium Serapium (Bukumu terbit? Promosikan Buku karyamu disini :))

Spoiler for Waktu dia kasih surprise ultah di depan kamar ane
Podium Serapium (Bukumu terbit? Promosikan Buku karyamu disini :))


Ini salah satu cerpen ane yang di publish lewat buku "SEBIRU HARI INI" di nulisbuku.com. Yang mau liat bukunya monggo ke sini SEBIRU HARI INI | Kumpulan Cerpen Remaja
Spoiler for Cover Buku Ane
Podium Serapium (Bukumu terbit? Promosikan Buku karyamu disini :))


Ane masukin juga satu cerpen full nya nih gan. Yang mau donlot review nya disini Sebiru Hari Ini Review

SEBIRU HARI INI

Perpisahan harus ada di dunia ini. Agar semua orang tidak selalu tersenyum. Agar setiap orang dapat mengerti betapa berharganya waktu yang telah kita lewati. Agar air mata yang diciptakan tidak sia-sia. Terlalu sombong untuk keluarkan air mata hanyalah seorang pengecut yang tidak berani menghadapi kenyataan. Tanpa air mata, !? hey…sadar!... kaki kita masih memijak bumi. Langit masih di atas kepala kita. Kita bukan sedang berada di surga. Ketika seseorang meneteskan air matanya, entah karena bahagia, atau sedih sekalipun. Karena buat aku, air mata adalah bukti ketulusan.

Ketika itu, aku terduduk di sebuah bangku taman sekolah. Tidak ada yang aku lakukan. Hanya saja, pikiranku melayang jauh mengingat sebuah kejadian di sini. Ya..Di bangku yang sedang aku duduki sekarang. Sesekali aku memejamkan mataku, sambil sedikit membuka senyumku. Aku melihat wajahku yang begitu bahagia disitu. Senyumnya begitu lepas. Di sebelahku, berdiri seorang perempuan yang sangat cantik. Canda tawanya, membuat hariku ketika itu semakin berwarna. Sebiru hari ini. Langitnya begitu bersih. Begitu biru. Tanpa ada awan yang menghalanginya.

Aku begitu mengenal perempuan itu. Selama tiga tahun aku di sini, dia lah orang yang paling mengerti aku. Ketika aku merasakan perihnya cinta, dialah orang pertama yang menjagaku agar tidak terjatuh. Ketika aku tidak bisa memutuskan mana yang terbaik, dialah orang pertama yang memegang pundak ku untuk memberikanku dorongan. Dan ketika aku memiliki sejuta mimpi, dialah satu-satunya orang yang membuatku ingin segera wujudkan mimpi itu.

Aku begitu ingin mengulang semua kejadian itu. Aku ingin aku yang ada di imajinasi ku sekarang adalah aku yang sekarang. Dengan baju SMA yang sedikit urakan, dan ditemani sahabat sejatinya. Aku ingin mendengar sekali lagi saja suara tawa nya yang selalu membuatku tersenyum simpul ketika aku sedih sekalipun.

Satu hari terberat yang harus aku lalui. Ketika suara yang memang tidak asing olehku, terdengar dari arah belakang. Terdengar jelas suara teriakan dan langkah kakinya yang sedikit berlari. Aku menolehkan wajahku. Sahabatku…Dengan memegang secarik kertas ditangan kirinya. Dia memelukku hingga membuat badanku hampir terjatuh. Sambil mengatur nafas, dia mencoba mengabarkan sesuatu. Kertas yang dia pegang sekarang, adalah surat balasan dari sebuah Universitas ternama di kota Paris. Sahabatku yang satu ini memang bermimpi untuk bersekolah disana. Aku bisa membayangkannya betapa dia ingin sekali menjadi bagian dari sekolah itu. Setiap dia menceritakannya, aku tau…mimpi terbesar dia adalah melanjutkan sekolahnya disana. Dan sekarang, semua impiannya terwujud.
Aku hanya terdiam. Aku bahagia. Dan aku sedih. Aku tidak bisa berkata apapun lagi. Aku tau, sahabatku itu akan pergi jauh untuk waktu yang cukup lama. Siapa lagi yang akan menemaniku ketika aku sedih, siapa lagi yang akan memarahiku ketika aku mulai melakukan hal bodoh lagi. Dia pergi dengan sejuta harapan dan mimpi. Mengubur semua cerita indah bersama. Cerita hitam putih yang tergores tawa dan luka. Aku selalu menunggu datangnya waktu dimana dia akan memenuhi janjinya. Ketika itu, dia berkata bahwa dia akan pulang secepatnya dengan tambahan gelar di belakang namanya. Gelar dari hasil dia bersekolah di universitas impiannya.
Dan aku juga berjanji, ketika dia pulang nanti aku telah menyelesaikan sekolahku dan semua orang tau jika mendengar namaku. Semua janjiku sudah aku penuhi sejak dua hari yang lalu. Aku telah menjadi sarjana dan langsung bergabung dengan tim yang di bentuk oleh Presiden untuk proyek jembatan yang menghubungkan pulau Sumatera dan pulau Jawa. Kini banyak orang yang mengetahuku. Karena aku adalah anggota termuda di tim itu. Sekaligus menjadi satu-satunya arsitek asal Indonesia yang akan bekerja sama untuk menyelesaikan proyek itu bersama para ahli dari Negara-negara lain. Aku ingin sahabatku sekarang ada disini. Aku ingin menyampaikannya langsung kepadanya.

Pandanganku tertuju pada salah satu sudut sekolahku. Disanalah kami membuat janji itu. Janji yang entah kapan akan terwujud. Aku melihat seorang pria dengan setelan jas lengkap sambil membawa gulungan kertas di tangannya.Seperti gulungan kertas gambar yang biasa di bawa seorang arsitek. Aku bisa mengetahui perasaan orang itu dengan sorot matanya yang begitu berbinar. Aku melihat laki-laki itu menunggu langkah kaki seorang perempuan yang dia tunggu sampai di depannya. Aku sedikit membelokkan pandanganku. Seorang perempuan dengan blazer dan celana hitamnya menuju ke arah laki-laki itu sedikit tergesa. Senyumnya tidak berhenti. Ketika perempuan itu sampai di hadapan laki-laki yang menunggu tadi, aku melihat mereka terdiam sejenak. Lalu… mereka saling memeluk. Tampak rasa rindu yang begitu besar diantara mereka.

Lalu perempuan itu memandangku. Langkahnya terus mendekatiku. Oh Tuhan…begitu parahnya aku berhalusinansi hingga membuat hayalanku begitu nyata. Perempuan itu kini sampai di depan tempat aku duduk tadi. Aku berdiri…dan tetesan hujan membangunkanku dari imajinasiku. Aku menengadahkan kepala ku ke atas. Tidak…Hari ini tidak hujan. Langitnya begitu bersih. Begitu biru. Tanpa ada awan yang menghalanginya. Aku kembali mengarahkan pandanganku ke arah perempuan tadi. Aku kembali merasakan tetesan air di tanganku. Sekarang aku tau, itu bukan hujan. Tapi air mataku yang mulai menetes. Air mata bahagia karena sahabat lamaku yang selalu aku tunggu kini nyata ada di depanku. Dia memberikanku sebuah kertas. Itu ijazah. Tertulis sebuah nama yang sangat aku kenali. Bellen Nastitie Pamela Fury. Dia menepati janjinya…Seindah hari ini….Sebiru hari ini, yang langitnya begitu bersih. Begitu biru tanpa awan yang menghalanginya.
Vanny.Chrisma.W - 23/08/2012 06:05 AM
#142

Quote:
Original Posted By
Mau share dikit nih cerpen ane yang sebenernya dibuat sambil iseng-iseng pas jaman SMA. Kalo jelek, maklum deh, soalnya ane bukan anak sastra atau anak bahasa yang bisa bikin cerpen keren.

Dan bisa dibilang, cerpen ini inspirasinya dari sahabat ane dari jaman SMP, SMA, sampe sekarang ane kuliah. Yang awalnya ane naksir sama dia, sampe akhirnya sekarang ane sahabatan ama dia. Namanya Bellen Nastitie Pamela Fury. Sekarang dia kuliah di IPB bogor.

Spoiler for Foto Sahabat Ane
Podium Serapium (Bukumu terbit? Promosikan Buku karyamu disini :))

Spoiler for Waktu dia kasih surprise ultah di depan kamar ane
Podium Serapium (Bukumu terbit? Promosikan Buku karyamu disini :))


Ini salah satu cerpen ane yang di publish lewat buku "SEBIRU HARI INI" di nulisbuku.com. Yang mau liat bukunya monggo ke sini SEBIRU HARI INI | Kumpulan Cerpen Remaja
Spoiler for Cover Buku Ane
Podium Serapium (Bukumu terbit? Promosikan Buku karyamu disini :))


Ane masukin juga satu cerpen full nya nih gan. Yang mau donlot review nya disini Sebiru Hari Ini Review

SEBIRU HARI INI

Perpisahan harus ada di dunia ini. Agar semua orang tidak selalu tersenyum. Agar setiap orang dapat mengerti betapa berharganya waktu yang telah kita lewati. Agar air mata yang diciptakan tidak sia-sia. Terlalu sombong untuk keluarkan air mata hanyalah seorang pengecut yang tidak berani menghadapi kenyataan. Tanpa air mata, !? hey…sadar!... kaki kita masih memijak bumi. Langit masih di atas kepala kita. Kita bukan sedang berada di surga. Ketika seseorang meneteskan air matanya, entah karena bahagia, atau sedih sekalipun. Karena buat aku, air mata adalah bukti ketulusan.

Ketika itu, aku terduduk di sebuah bangku taman sekolah. Tidak ada yang aku lakukan. Hanya saja, pikiranku melayang jauh mengingat sebuah kejadian di sini. Ya..Di bangku yang sedang aku duduki sekarang. Sesekali aku memejamkan mataku, sambil sedikit membuka senyumku. Aku melihat wajahku yang begitu bahagia disitu. Senyumnya begitu lepas. Di sebelahku, berdiri seorang perempuan yang sangat cantik. Canda tawanya, membuat hariku ketika itu semakin berwarna. Sebiru hari ini. Langitnya begitu bersih. Begitu biru. Tanpa ada awan yang menghalanginya.

Aku begitu mengenal perempuan itu. Selama tiga tahun aku di sini, dia lah orang yang paling mengerti aku. Ketika aku merasakan perihnya cinta, dialah orang pertama yang menjagaku agar tidak terjatuh. Ketika aku tidak bisa memutuskan mana yang terbaik, dialah orang pertama yang memegang pundak ku untuk memberikanku dorongan. Dan ketika aku memiliki sejuta mimpi, dialah satu-satunya orang yang membuatku ingin segera wujudkan mimpi itu.

Aku begitu ingin mengulang semua kejadian itu. Aku ingin aku yang ada di imajinasi ku sekarang adalah aku yang sekarang. Dengan baju SMA yang sedikit urakan, dan ditemani sahabat sejatinya. Aku ingin mendengar sekali lagi saja suara tawa nya yang selalu membuatku tersenyum simpul ketika aku sedih sekalipun.

Satu hari terberat yang harus aku lalui. Ketika suara yang memang tidak asing olehku, terdengar dari arah belakang. Terdengar jelas suara teriakan dan langkah kakinya yang sedikit berlari. Aku menolehkan wajahku. Sahabatku…Dengan memegang secarik kertas ditangan kirinya. Dia memelukku hingga membuat badanku hampir terjatuh. Sambil mengatur nafas, dia mencoba mengabarkan sesuatu. Kertas yang dia pegang sekarang, adalah surat balasan dari sebuah Universitas ternama di kota Paris. Sahabatku yang satu ini memang bermimpi untuk bersekolah disana. Aku bisa membayangkannya betapa dia ingin sekali menjadi bagian dari sekolah itu. Setiap dia menceritakannya, aku tau…mimpi terbesar dia adalah melanjutkan sekolahnya disana. Dan sekarang, semua impiannya terwujud.
Aku hanya terdiam. Aku bahagia. Dan aku sedih. Aku tidak bisa berkata apapun lagi. Aku tau, sahabatku itu akan pergi jauh untuk waktu yang cukup lama. Siapa lagi yang akan menemaniku ketika aku sedih, siapa lagi yang akan memarahiku ketika aku mulai melakukan hal bodoh lagi. Dia pergi dengan sejuta harapan dan mimpi. Mengubur semua cerita indah bersama. Cerita hitam putih yang tergores tawa dan luka. Aku selalu menunggu datangnya waktu dimana dia akan memenuhi janjinya. Ketika itu, dia berkata bahwa dia akan pulang secepatnya dengan tambahan gelar di belakang namanya. Gelar dari hasil dia bersekolah di universitas impiannya.
Dan aku juga berjanji, ketika dia pulang nanti aku telah menyelesaikan sekolahku dan semua orang tau jika mendengar namaku. Semua janjiku sudah aku penuhi sejak dua hari yang lalu. Aku telah menjadi sarjana dan langsung bergabung dengan tim yang di bentuk oleh Presiden untuk proyek jembatan yang menghubungkan pulau Sumatera dan pulau Jawa. Kini banyak orang yang mengetahuku. Karena aku adalah anggota termuda di tim itu. Sekaligus menjadi satu-satunya arsitek asal Indonesia yang akan bekerja sama untuk menyelesaikan proyek itu bersama para ahli dari Negara-negara lain. Aku ingin sahabatku sekarang ada disini. Aku ingin menyampaikannya langsung kepadanya.

Pandanganku tertuju pada salah satu sudut sekolahku. Disanalah kami membuat janji itu. Janji yang entah kapan akan terwujud. Aku melihat seorang pria dengan setelan jas lengkap sambil membawa gulungan kertas di tangannya.Seperti gulungan kertas gambar yang biasa di bawa seorang arsitek. Aku bisa mengetahui perasaan orang itu dengan sorot matanya yang begitu berbinar. Aku melihat laki-laki itu menunggu langkah kaki seorang perempuan yang dia tunggu sampai di depannya. Aku sedikit membelokkan pandanganku. Seorang perempuan dengan blazer dan celana hitamnya menuju ke arah laki-laki itu sedikit tergesa. Senyumnya tidak berhenti. Ketika perempuan itu sampai di hadapan laki-laki yang menunggu tadi, aku melihat mereka terdiam sejenak. Lalu… mereka saling memeluk. Tampak rasa rindu yang begitu besar diantara mereka.

Lalu perempuan itu memandangku. Langkahnya terus mendekatiku. Oh Tuhan…begitu parahnya aku berhalusinansi hingga membuat hayalanku begitu nyata. Perempuan itu kini sampai di depan tempat aku duduk tadi. Aku berdiri…dan tetesan hujan membangunkanku dari imajinasiku. Aku menengadahkan kepala ku ke atas. Tidak…Hari ini tidak hujan. Langitnya begitu bersih. Begitu biru. Tanpa ada awan yang menghalanginya. Aku kembali mengarahkan pandanganku ke arah perempuan tadi. Aku kembali merasakan tetesan air di tanganku. Sekarang aku tau, itu bukan hujan. Tapi air mataku yang mulai menetes. Air mata bahagia karena sahabat lamaku yang selalu aku tunggu kini nyata ada di depanku. Dia memberikanku sebuah kertas. Itu ijazah. Tertulis sebuah nama yang sangat aku kenali. Bellen Nastitie Pamela Fury. Dia menepati janjinya…Seindah hari ini….Sebiru hari ini, yang langitnya begitu bersih. Begitu biru tanpa awan yang menghalanginya.


terlalu datar mbak/mas.... konflik kurang masuk, ini seperti catatan kecil diary, kalo dianggap cerpen kurang bagus...

maaf ya \(
6.yens.6.bucks - 24/08/2012 01:36 PM
#143

Bbeeuuh!! Ini nih forum yg ane cari2, bahas tentang penerbitan buku karangan sendiri.. :matabelo :matabelo

Jujur ya, ane bukan pecinta novel, tapi ane emang gemar baca, apalagi tntg sejarah, misteri, dll..
Trus ane juga penggermar film2 ber genre Crime dan sejenisnya..
Sejak dua minggu lalu, udah ada beberapa adegan aksi yg ane pikirin sendiri, n ane pengen tuangin ide-ide n aksi ane ini..
Tapi kan gak mungkin ane bisa bikin film dengan kondisi ane yg sekarang, jadi ane pikir yah yg paling memungkinkan sekarang ane tuang ide aksi ane melalui novel...

Malasahnya, ane gak tau cara bikin novel... :mewek :mewek
Ane baca kutipan karangan TS n menurut ane bagus.. :toast
Tapi ane baca komen2 yg laen, ternyata TS masih harus belajar...
Novel TS yg ane anggap sangat bagus aja masih ada salah, gimana dengan ane yg gak punya pengalaman nulis.. :nohope

Moga2 nih forum rame kembali.. :toast
oejankz - 21/09/2012 09:11 PM
#144
Cloud(y): Apakah Mendung Akan Selalu Hujan? (a novel by Achi TM)
CLOUD(y) : Apakah mendung akan selalu hujan?

[YOUTUBE]uCyREXBKAlU[/YOUTUBE]

Ini adalah kisah seorang perempuan bernama Mendung. Sejak lahir, dia dilingkupi oleh kesedihan. Orang tuanya meninggal sejak dia SMA. Dikhianati oleh Verani, sahabatnya sendiri. Tinggal bersama nenek yang hidup tapi jiwanya telah mati. Mendung rasanya benar-benar mendung.

Namun sebuah pertemuan tak terduga dengan Niki dan Niko, membuat ia merasa hidupnya harus berubah.

Mendung harus sadar bahwa masih ada matahari di angkasa, ia adalah bagian dari matahari itu.

Masih ada Awan yang setia mengikuti sang Mendung.


Apakah cinta bisa bersemayam di hati yang suram?

Apakah cinta bisa merubah kehidupan Mendung menjadi secerah pagi?

Sedangkan hujan terus datang, setiap perempuan itu menangis.


kissskissskissskissskissskissskissskissskissskissskissskisss

Itu tadi sekilas cerita novel terbaru kakak ane D
Dengan nama pena Achi TM, doi udah banyak menelurkan novel romantis-inspiratif baik melalui penerbit atau indie.

Spoiler for COVER

Podium Serapium (Bukumu terbit? Promosikan Buku karyamu disini :))

Untuk novel Cloud(y) ini rilisnya masih "coming soon", kira2 awal oktober \)

Sekian dulu trit sederhana ane, mohon dukungannya ya gan buat kakak ane biar terus berkarya iloveindonesias

Links:
cendols Cloud(y)
bingungs Achi TM
malus Komunitas Rumah Pena
adeahmadfaisal2 - 24/09/2012 11:25 AM
#145
The Wisdom of Steve Jobs
Spoiler for Cover Buku
Podium Serapium (Bukumu terbit? Promosikan Buku karyamu disini :))


The Wisdom of Steve Jobs

Penulis : Wijdan FR
Format: 13 x 20,5 cm
ISBN: 978-602-99756-9-7
Jumlah halaman: 236
Harga: Rp 39.000,-
Soft cover
Terbit: September 2012
Kategori: Pengembangan Diri dan Inspirasional

Sinopsis
Tepat pada tanggal 5 Oktober 201, pendiri dan mantan CEO Apple Inc, Steve Jobs tutup usia di usianya ke 56 tahun setelah bertahun-tahun berperang melawan penyakit kanker dan penyakit lainnya. Sosok CEO terbaik sepanjang sejarah, seorang pebisnis andal, penemu yang canggih, seorang leader yang mumpuni. Namun dia juga sosok pribadi yang dewasa dan lembut, pencinta istri dan anak-anaknya. Kecerdasan dan energi Steve menjadi sumber inovasi berharga yang memperkaya dan memperbaiki hidup kita semua. Dunia menjadi lebih cerah karena Steve.

Buku ini mencoba merangkum ratusan kearifan Steve Jobs tentang filosofi hidup, keluarga, etos kerja, inovasi, manajemen, kreativitas, kompetisi dan bahkan soal kematian. Sebuah kata bijak: 'Lihatlah apa yang dikatakan, jangan melihat siapa yang mengatakan'. Menikmati buku ini berarti melihat keduanya; apa yang dikatakan dan siapa yang mengatakan.
“Tidak seorang pun ingin mati. Bahkan orang-orang yang ingin masuk surga, tidak mau mati dulu sebelum ke sana. Namum, kematian adalah kepastian yang kita semua akan alami. Tidak seorang pun bisa lolos darinya. Dan memang begitulah seharusnya.
Karena kematian, sangat mungkin, adalah satu-satunya ciptaan terbaik dari kehidupan.”
Steve Jobs, 1955 - 2011

Endorsement:
“Steve, terima kasih sudah menjadi seorang mentor dan kawan bagi saya. Terima kasih karena Anda telah memperlihatkan bahwa apa yang Anda bangun mampu mengubah dunia. Saya akan merindukan Anda.”
Mark Zuckerberg, Pendiri dan CEO Facebook

“Steve, seorang yang luar biasa genius yang memberikan sumbangan yang hebat pada medan yang saya geluti. Kami memiliki tahapan masa, seperti masa awal Macintosh, ketika kami mempunyai lebih banyak orang yang bekerja di sana daripada yang mereka miliki. Kami pun dulu bersaing. Komputer pribadi yang saya kerjakan memiliki (pasar) saham yang lebih luas dan tinggi daripada Apple hingga lima atau enam tahun terakhir, ketika Steve benar-benar bekerja keras dalam membuat Mac, iPhone serta iPad yang luar biasa. Itu adalah keberhasilan yang luar biasa, dan kami pun [saling] menikmati hasil karya kami masing-masing.
Bill Gates, pelaku bisnis yang luar biasa, dermawan, pengarang, dan pimpinan Microsoft
Kyuuki - 13/10/2012 04:28 PM
#146

Quote:
Original Posted By Sursi
Gw pernah ngirim naskah gw ke salah satu penerbit ternama. krg lebih 4 bulan yg lalu. Pertengahan januari gw send by pos. Seminggu kemudian gw telp ke sana. Katanya mereka belom terima naskah gw. Gw cek deh di pos. Ternyata udah terima 4 hari setelah gw kirim. Seminggu kemudian lagi, gw telp lagi. Katanya masih belom mereka terima. Di sana gw bilang kalo gw udah ngecek ke pos dan udah diterima petugas yang namanya Hary*n*. Abis itu gw diminta nunggu bentar. Trnyta bukan bntr gan, ada kali 15 menit. Untung gw pake telp kantor Yb

Setelah nunggu, akhirnya dia bilang ada. Ntar dikirim tanda terimanya ke alamat rumah gw. Tanda terimanya pun nyampe ke rumah gw nya juga lama gan. Akhir februari. Padahal di tanggal suratnya tanggal 6 februari. Gw nunggu lagi mpe 3 bulan. Kalo berdasarkan tanggal surat, harusnya sekarang udah lewat 3 bulan ya. Gw coba telp lagi beberapa hari yang lalu. Katanya masih ditangan editor. Masih dibaca.

Koq lama banget ya gan bingung:
Gw sebenarnya juga maklum kalo mereka terima naskah seabrek tiap harinya. Sebenarnya naskah gw di baca kaga ya gan? Mengingat saya ini penulis pemula. Mungkin editor agak males juga kali yah bacanya berdukas

Gw juga sempet nanya, bisa tahu diterima atau ditolaknya kapan? Editornya bilang mereka ga bisa pastiin. Soalnya naskah yang masuk banyak dan harus ngantri. Tapi gw bisa telp kapan aja kalo gw mau tanya. Aduh gan, naskah gw koq jadi digantung gini ya nasibnya berdukas

Agan2 & sista2 yang udah pernah nerbitin bukunya tolong share dong.
Terima kasih.

Ane nggak pernah ngirim naskah ke penerbit, tapi kebeneran ane pernah jadi editor di sebuah penerbit gede di Bandung...

Naskahnya udah nunggu 4 bulan? Menurut ane, itu kelamaan. Biasanya, pemberitahuan diterima atau ditolak cuma sekitar 1-2 bulan. Kalopun ngaret, nggak bakal lebih dari 3 bulan.

Saran ane, mending batalin pengiriman naskahnya. Minta balikin. Daripada nggak jelas gitu...
D
lapaktigabelas - 15/10/2012 10:47 PM
#147
Buku NGANDROID: Hidup Menjadi Mudah dan Menyenangkan dengan Android
Assalamualaikum, salam untuk teman-teman para penulis dan kaskuser semuanya. Apa kabar nih, semoga selalu sehat senantiasa..hehee.

Teman-teman, mohon izin untuk share buku ke-2 saya ya, yang baru terbit awal bulan oktober 2012 ini. Tapi buku saya kategorinya non-fiksi. gak papa kan ya, karena kalau dilihat kebanyakan pada sharing buku-buku fiksi..he.

Hemmm, gak perlu banyak basa-basi, Langsung aja yaaa...
Judul buku saya yang ke-2 ini, NGANDROID: Hidup Menjadi Mudah dan Menyenangkan dengan Android.

Penampakan kovernya ada dibawah ini:

Podium Serapium (Bukumu terbit? Promosikan Buku karyamu disini :))

Spoiler for Kover depan-belakang buku NGANDROID
Podium Serapium (Bukumu terbit? Promosikan Buku karyamu disini :))


Kalau ini identitas bukunya:

Spoiler for Identitas Buku

Penulis : Imam FR Kusumaningati
Penerbit: Elex Media Komputindo
Jumlah Halaman : 172
Dimensi: 210 mm x 140 mm
Harga: Rp 33.800


Nah, untuk penjelasan tentang buku, berikut ini:

Sinopsis / Review buku NGANDROID

Saat ini, sistem operasi Android sudah mulai menguasai pasar internasional, mengalahkan teknologi system operasi handphone lainnya. Bahkan Google memprediksi pada tahun 2024, setiap orang di bumi ini setidaknya akan memiliki satu perangkat Android di saku mereka, wow!

Android juga membuat hidup ini semakin mudah mengasyikkan loh. Dengan kecanggihan Android, bisa memudahkan Anda untuk menyelesaikan keperluan sehari-hari. Misalkan, mengetes kesehatan saja kini sudah bisa Anda lakukan cukup menggunakan Android. Apalagi kalau bicara soal game, sudah banyak, gratis pula! Jika boleh diibaratkan, Android merupakan “surganya” para gamers. Kenapa? Sudah jelas, puluhan ribu game di Android bisa Anda download dan mainkan dengan gratis. Kalau Anda bosan, tinggal download lagi, bosan lagi, ya download lagi.

Nah, mengupas kecanggihan Android, buku ini membahas aplikasi-aplikasi yang dapat memudahkan keperluan sehari-hari Anda, mulai dari keperluan kesehatan, pembayaran, transportasi, berjejaring sosial, berkomunikasi, belajar agama, dan lainnya. Dalam buku ini juga terdapat daftar game-game asyik menggelitik Android. Tidak lupa, untuk memudahkan Anda mengoperasikan Android, disertakan pula tip-tip dasar menggunakan Android.


Teman-teman kaskuser, maaf mungkin penjelasan di atas belum layak disebut review, dan lebih tepatnya sekadar seperti sinopsis. Memang itu sebenarnya sinopsis yang ada di kover belakang buku..hehee.

Tapi biar lebih lengkap, mungkin bisa saya tambahin penjelasannya. Jadi dalam buku itu saya mengambil angle/sudut pandang pemakaian aplikasi android untuk kehidupan sehari-hari. Banyak sekali saya jelaskan didalamnya aplikasi-aplikasi android yang dapat membantu memudahkan dan menyelesaikan kebutuhan atau pekerjaan sehari-hari.

Intinya sih itu, makanya sub judul buku NGANDROID adalah "HIdup Menjadi Mudah dan Menyenangkan dengan Android". Yang saya rasakan memang begitu, lebih jelasnya ini saya lampirin prolog/kata pengantar saya di buku itu, ngungkapin tentang pandangan saya dalam ngandroid D

Spoiler for Prolog buku NGANDROID

PROLOG

Bersamaan dengan hujan rintik-rintik di luar sana, membawa saya pada kenangan masa lalu, meski belum terlalu lampau berlalu. Alkisah, awalnya saya pernah ngidam, begitu kata orang jawa menunjukkan sebuah keinginan yang sangat, untuk memiliki sebuah gadget yang sangat tenar dan nampak prestisius ketika sudah menggunakannya.

Bolehkah menyebut merek? Baiklah, bukan bermaksud untuk menjelekkan, namun anggap saja ini hanyalah soal selera. Waktu itu Saya sangat kepingin punya Blackberry dengan suara tingtuntingtung-nya pertanda ada BBM masuk. Sementara beberapa teman Saya sudah memilikinya, dan ketika kumpul bersama mereka kemudian terdengar suara tingtungtingtung, semakin membuat Saya geregetan tidak sabar untuk segera memiliki..hemmmmm.

Singkat kisah, akhirnya Saya berhasil memilikinya. Namun sangat sayang seribu sayang, baru sebulan memakainya Saya sudah merasa bosan dan keki. Entah kenapa sebab, dan tanpa perlu dijelaskan sepertinya Anda sudah bisa menebaknya. Yahhh, gadget yang sudah lama diidamkan itu, akhirnya Saya jual lagi.

Sebuah kisah baru, setelah melewati beberapa denting waktu, dimulai lagi di sini. Saya menemukan “mainan” baru yang sangat mengasyikkan, jauh lebih mengasyikkan dari yang sebelumnya menurut hemat saya.

Taraaa!!!..si Robot Hijau alias Android.
Samsung Galaxy Mini adalah “mainan” baru yang dimaksud, sebuah Smartphone bersistem operasi Android, selalu menemani Saya setiap hari. Banyak kemudahan-kemudahan Saya dapatkan dari aplikasinya. Game-gamenya juga sangat mengasyikkan. Dan Itu semua bisa di download secara gratis!, tis!, lho..di Google Play Store.


Hidup Menjadi Mudah Dengan Android
Teman-teman, dengan Robot hijau ini, awalnya ketika saya hendak mengecek biaya rekening listrik harus langsung ke loket pembayaran PLN. Namun sekarang tidak lagi, karena sekarang bisa Saya lakukan cukup dengan menggunakan salah satu aplikasi Android.

Yahhh..kalau sekadar untuk berjejaring social di Facebook dan Twitter itu sudah sangat kelewat memadai. Dengan layar gadget Android yang rata-rata memiliki layar yang lebar, membuat Anda puas berjejaring sosial.

Oiya, ini nih yang membuat Saya semakin lengket dengan si Robot Hijau. Saya bisa ngeblog dengan sangat mudah, karena sudah ada aplikasi penyedia blog di Android lho. Dari kedua penyedian layanan blog gratis paling terkenal sudah tersedia aplikasinya, yaitu aplikasi Wordpress dan Blogger-droid. Sekarang, memposting tulisan, mengedit, membalas komentar di blog, bisa saya lakukan cukup dengan Galaxi Mini kesayangan, sambil tiduran di kamar..he.

Masih banyak lagi. Mengecek jadwal keberangkatan Pesawat Terbang dan Kereta Api, mencari tempat makan yang enak, hotel, ATM terdekat, dan bahkan mencari arah kiblat. Semua dapat Anda lakukan cukup dengan aplikasi Android.

Eh tau gak?..dengan aplikasi Android Anda juga bisa mengecek kesehatan dan kehamilan lho..Hebat kan!. Penasaran? Gak percaya?..disila dibuktikan sendiri deh. Pokonya, Anda akan banyak mendapatkan kemudahan dari aplikasi-aplikasi Android.

Android “Surganya” Para Gamers
Wiiddiiiiii….prak!!!, prakk!!!, prakkkk!!!...kalau Anda termasuk orang yang suka main game, suara itu pasti sudah tidak asing lagi di telinga Anda bukan? Game itu menjadi mainan favorit Saya dan mungkin juga Anda para gamers belakangan ini. Gamenya asyik menggelitik, sepertinya mudah tapi tidak bisa diremehkan juga permainannya, harus jeli melihat titik-titik kelemahannya, bikin gemes deh!

Masih penasaran ya dengan nama gamenya? Jawaban yang benar nama game itu adalah Angry Birds.

Nah, teman-teman pembaca, di Google Play Store terdapat banyak sekali Game yang jumlahnya mencapai puluhan ribu, bisa Anda download sekali lagi Saya tegaskan dengan cuma-cuma alias gratis, tis!. Meski ada beberapa yang berbayar, tapi kebanyakan adalah gratis.

Oiya, sudah beberapa kali saya menuliskan kata Google Play Store tapi saya belum menjelaskan apa maksudnya ya.. Google Play Store adalah tempat untuk mendownload aplikasi-aplikasi Android. Apabila di iPhone, itu seperti Apple Store, atau Blackberry App World jika di Blackberry. Lebih jelasnya Saya bahas dalam isi buku, silahkan Anda cari sendiri di bab berapanya..he.

3D Racing Car, Army Sniper, Ant Smasher, Chess, Clouds & Sheep, Counter Strike, Deal or BE Millionaire, F1 Racing, Fish Adventure, Football Kicks, Giutar Hero, Helicopter Strike Force, Jumping Monkey, Monopoly, MotoGP MAX, Moto Racing, Soccer Manager, Solitaire, Speed Car, Street Fighter, UNO, World War, Zombie Dash, itu adalah beberapa game yang ada dan masih banyak geme-game yang lainnya.

Jika boleh saya mengibaratkan, disinilah “surganya” para gammers. Gimana tidak, banyak banget game yang bisa Anda download dengan Gratis. Sekali bosan dengan salah satu gamenya, Anda bisa mendownload game yang lain. Bosan lagi, download yang lain lagi. Begitu seterusnya semau Anda, sesuka Anda.

Ngomong-ngomong tentang kebosanan. Pasti Anda juga akan ngrasain bosan dengan celotehan Saya ini. Maka cukup sampai di sini sajalah, daripada Anda benar-benar jadi bosan. Segera buka selembar demi selembar isi buku ini, kelak Anda akan terkesima menyimak kehebatan dan kecanggihan Android.

Selamat membuka mulai dari selembar. Salam selembar.



Teman-teman kaskuser, agans semua..maaf nih jika terlalu panjang bertele-tele. Mungkin cukup aja lah. Makasih banyak ya sudah diizinin share buku ke-2 saya. Besuk-besuk saya share juga deh buku saya yang pertama. Atau kalau mau diintip dulu buku pertama saya, bisa berkunjung ke blog saya di www.tigabelase.com. Atau ini nih link resensi bukunya: http://www.tigabelase.com/2012/07/resensi-buku-jadi-jurnalis-itu-gampang.html dan http://www.tigabelase.com/p/jadi-jurnalis-itu-gampang.html . Judul bukunya Jadi Jurnalis Itu Gampang!!!
Serba-serbi tentang Citizen Journalism dan panduan praktis menjadi Citizen Journalist untuk pemula, yang nerbitin elexmedia juga.

Sekali lagi terima kasih banyak kaskus dan teman-teman kaskuser semuanya.
Page 8 of 8 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8
Home > CASCISCUS > BUKU new > Podium Serapium (Bukumu terbit? Promosikan Buku karyamu disini :))