Spiritual
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Spiritual > Spiritual
Total Views: 27142 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 44 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

vasm - 17/10/2010 10:58 AM
#1
Spiritual Dalam Keseharian
Spiritual

Spiritual itu bukan kemampuan berjalan di atas air.

Spiritual
untuk apa belajar berjalan di atas air bila sudah ada perahu?

Spiritual itu lebih merupakan upaya perjalanan seseorang " ke dalam"
menemukan jati dirinya yang sesungguhnya. Kejadian dan pengalaman

kehidupan sehari-hari membimbing seseorang untuk lebih mengenal dirinya
sendiri. Seseorang menjadi sabar dan ikhlas melalui pengalaman-pengalaman
kehidupan yang menyakitkan.Seorang menjadi penuh rasa syukur dan
terimakasih juga setelah mendapat sentuhan-sentuhan Tuhan melalui
kehidupan. Inilah Spiritual



Spiritual itu bukan kemampuan terbang tinggi di langit.

Spiritual
untuk apa belajar terbang tinggi di langit bila sudah ada pesawat terbang?

Spiritual itu kembali ke kesederhanaan manusia dan menjadi polos. Ilmu yg
disebut dalam dan tinggi tidak ada apa-apanya,dibandingkan dengan
kesederhanaan dan kepolosan. Kesederhanaan tercermin dalam kesabaran,
ketenangan dan menerima apa adanya.Dengan kesederhanaan akan
mengembalikan diri kita kepada kualitas aslinya, pribadi yang polos. Polos juga
dapat berarti bersih, jernih dan bening.Seperti mata air yang bersih, jernih
dan bening..tidak saja membawa kesejukan dan keteduhan, juga dapat
melepaskan dahaga orang-orang disekitarnya.Kesederhanaan dalam
kesabaran, ketenangan dan menerima apa adanya akan menghantarkan
seseorang ke dalam keadaan batin yang bersih, jernih dan bening.
Inilah Spiritual

Spiritual
Humbalang - 17/10/2010 10:59 AM
#2

salam agan vasm
vasm - 17/10/2010 11:00 AM
#3

Spiritual

“This is my simple religion. There is no need for temples;
no need for complicated philosophy. Our own brain,
our own heart is our temple; the philosophy is kindness.”

Kebaikan dan Kasih Sayang

Teringat kembali akan kalimat indah Kahlil Gibran:
"keseharian kita adalah tempat ibadah kita yang sebenarnya"

Richard Gere pernah bertanya pada pemimpin spiritual Tibet tentang
agama yang sebenarnya dianut Dalai Lama dalam keseharian. Dengan
senyuman penuh di muka, Dalai Lama menjawab:

Agama saya yang sebenarnya adalah kebaikan.
umakana - 17/10/2010 11:01 AM
#4

nice share TS.. :selamat
vasm - 17/10/2010 11:01 AM
#5

Quote:
Original Posted By Humbalang
salam agan vasm


ah..selamat datang gan shakehand2
Humbalang - 17/10/2010 11:02 AM
#6

Quote:
Original Posted By vasm
ah..selamat datang gan shakehand2


gimana gan? sudah menemukan yang agan cari? aku beberapa hari yang lalu ke tempat pak gelgel....
vasm - 17/10/2010 11:06 AM
#7

Quote:
Original Posted By Humbalang
gimana gan? sudah menemukan yang agan cari? aku beberapa hari yang lalu ke tempat pak gelgel....


belum gan..biarlah itu menjadi bagian dari masa lalu. Tugas saya sekarang
sudah berbeda, mungkin darah ksatrianya masih mengalir namun tugasnya
sudah jauh lebih luas.

Semoga kita bisa menjadi rekan perjalanan.
vasm - 17/10/2010 11:08 AM
#8

Quote:
Original Posted By umakana
nice share TS.. :selamat


there still more i want to share... :toast
Humbalang - 17/10/2010 11:08 AM
#9

Quote:
Original Posted By vasm
belum gan..biarlah itu menjadi bagian dari masa lalu. Tugas saya sekarang
sudah berbeda, mungkin darah ksatrianya masih mengalir namun tugasnya
sudah jauh lebih luas.

Semoga kita bisa menjadi rekan perjalanan.


amiin.....semoga selamat sampai tujuan.......
vasm - 17/10/2010 11:09 AM
#10

Spiritual


Mari Kita sebarkan cinta kasih yg penuh kedamaian di Bumi ini
♥♥
╔╗ ƸӜƷ
║║╔═╦╦╦═╗ ƸӜƷ
║╚╣║║║║╩╣ ♥♥.
╚═╩═╩═╩═╝ ƸӜƷ"
Sending the waves of ♥•:*¨¨*:•♥.•:*¨¨*:•♥.
L(¨`·.·´¨) ♥ Light ♥
O`·.¸(¨`·.·´¨)♥  Joy ♥...
V¨`·.·´¨)¸.·´ ♥ Peace ♥
E`·.¸.·´ ♥ Happiness♥•:*¨¨*:•♥.•:*¨¨*:•♥

Kita semua adalah ciptaan dari Tuhan yang Maha Esa, walaupun bahasa,
budaya, agama dan keyakinan berbeda, namun kemanusiaan kita adalah satu.
sariputra - 17/10/2010 11:10 AM
#11

Spiritual itu kopi paste
Spiritual itu debat adu teori
Spiritual itu ngasih istilah yg rumit buat pemirsa
(soalnya makin banyak yg gak tau istilah dipake, keliatan semakin pinter)
Spiritual itu simple dibikin ruwet
Spiritual itu mlintir bin ngeles dot kom
Spiritual itu pantang bilang "saya gak tau"

Pada akhirnya... Spiritual itu adalah
.... bagi cendolnya dong gan

Tapi itu spiritual diforum sebelah gan
Disini mah kagaaaaaaa

ngakakSpiritual
vasm - 17/10/2010 11:12 AM
#12

Pedang Kebijaksanaan

Spiritual

MANUSIA YANG BERADA DI JALAN SPIRITUAL:
¸.✫¨´`'*°☆.
⋱ ⋮ ⋰
⋯ ◯ ⋯ ☼☼hidupnya diterangi matahari kesadaran
⋰ ⋮ ⋱
`✫¨..¸¸.☆¨
................ (_)
...............(___)
...............(___)
...............(___)
...............(___)
./\_____/\__/----\__/\_____/\
.\_____\_°_¤ ---- ¤_°_/____/
.............\ __°__ /
..............|\_°_/|memandang perbedaan sebagai keindahan
..............[|\_/|]
..............[|[¤]|]
..............[|;¤;|]
..............[;;¤;;]
.............;[|;¤]|]\
............;;[|;¤]|]-\
...........;;;[|[o]|]--\
..........;;;;[|[o]|]---\
.........;;;;;[|[o]|]|---|
.........;;;;;[|[o]|]|---|melindungi diri dengan perisai kesabaran
..........;;;;[|[o]|/---/
...........;;;[|[o]/---/
............;;[|[]/---/
.............;[|[/---/
..............[|/---/
.............../---/
............../---/|]kekayaannya adalah rasa berkecukupan
............./---/]|];
............/---/#]|];;
...........|---|[#]|];;;
...........|---|[#]|];;;
............\--|[#]|];;
.............\-|[#]|];
..............\|[#]|]
...............\\#//
.................\/

dan kalau terpaksa mengeluarkan pedang,
ia mengeluarkan pedang kebijaksanaan
untuk memotong kebodohan dan kegelapan pikiranserta memangkas
vasm - 17/10/2010 11:14 AM
#13

Quote:
Original Posted By sariputra

Tapi itu spiritual diforum sebelah gan
Disini mah kagaaaaaaa

ngakakSpiritual


shakehand2 Selamat Datang gan..
vasm - 17/10/2010 11:38 AM
#14

Spiritual

Jalan menuju Yang Maha Kuasa itu bersifat Universal. Jalan menuju Tuhan itu
banyak. Kalau hatinya bersih, nuraninya bersih, lakunya bijak dan selalu ingat
kepada Tuhan, itulah jalan menuju Tuhan. Siapapun itu, baik yang dipuncak
gunung, yang ditempat terpencil, yang tidak mengenal pendidikan, selama dia
mempunyai nurani, berharap yang baik, berharap yang bersih, yang murni untuk
kebajikan, itulah jalan Spiritual.
vasm - 17/10/2010 11:46 AM
#15

●▬▬▬▬▬๑۩۞۩๑▬▬▬ 644;▬●

(¯`'•.¸ //(*_*)\\ ¸.•'´¯)
*`• .…* ♥ * ♥ *… •´*
.........¸.✫¨´`'*°☆.
The Light ⋱ ⋮ ⋰ In Our Heart
..☼☼☼☼⋯ ◯ ⋯ ☼☼☼☼..
..Shines..⋰ ⋮ ⋱ beyond us all
.........`✫¨..¸¸.☆¨

●▬▬▬▬▬๑۩۞۩๑▬▬▬ 644;▬●

There is a light that shines beyond all things on Earth,
beyond us all, beyond the very highest heavens.
This is the light that shines in our heart



Spiritual

Ketika dua cermin saling berhadapan, muncul pantulan yang tak terhingga.
Bayangan itu adalah kemampuan kita yang luar biasa, ketakterbatasan yang
memberi kekuatan untuk menembus batas sesuatu yang mustahil dan tidak
mungkin. Itulah diri kita yg sebenarnya. Bercermin pada diri sendiri dan temukan
kekuatan itu di dalam diri.
vasm - 17/10/2010 11:55 AM
#16

Spiritual

Sebuah kisah Dewa Ruci yaitu merupakan kisah perjuangan hidup Bima adik Yudistira
yang mengikuti dengan teguh jalan Kebaikan, sehingga dia
menemukan dirinya yang sejati yang disebut Dewa Ruci yang berstana
pada badannya . Bima dengan penuh cinta kasih, ketulusan, kejujuran,
kesadaran, kebijaksanaan, astung karah, tanggung jawab berjuang melawan
segala rintangan untuk mencari tirta Kamandalu di tengah samudra yang
merupakan tugas dari gurunya. Kepatuhan, cinta kasihnya dan tanggung
jawabnya secara tulus kepada sang guru membuat tugas berat yang penuh
tantangan dapat dijalani dengan baik oleh Bima. Tantangan yang dihadapi
adalah ombak yang amat dahsyat, naga yang amat besar dan ganas, namun
dengan pegangan Dharma dia dapat melewati dengan baik segala rintangan
dan akhirnya ketemu manusia kecil yang persis seperti dirinya.

Atas petunjuk Dewa Ruci, Sena masuk ke dalam tubuhnya melalui telinga
kiri. Dan tampaklah laut luas tanpa tepi, langit luas, tak tahu mana utara dan
selatan, tidak tahu timur dan barat, bawah dan atas, depan dan belakang.
Kemudian, terang, tampaklah Dewa Ruci, memancarkan sinar, dan
diketahuilah arah, lalu matahari, nyaman rasa hati.

Dan kemudian dikatakan oleh Dewa Ruci :”Sena ketahuilah olehmu, yang kau kerjakan, tidak ada ilmu yang didatangkan, semua sudah kau kuasai, tak ada lagi yang dicari, kesaktian, kepandaian dan keperkasaan, karena semua sudah ada di dalam dirimu.

●▬▬▬▬▬๑۩۞۩๑▬▬▬ 644;▬●

Didalam diri kita terdapat guru sejati yang senantiasa membimbing kita dalam
setiap peristiwa bahkan hingga hal yang terkecil.Seorang Mahaguru pernah
mengatakan bahwa tubuh manusia adalah kitab suci tertua yang pernah ada.
Jadi semua pengetahuan ada didalam diri kita, tinggal bagaimana kita
menggali dan menemukannya.

●▬▬▬▬▬๑۩۞۩๑▬▬▬ 644;▬●
((( ♥ )))
vasm - 17/10/2010 12:12 PM
#17
Spiritual Rendah Hati
Quote:
Original Posted By sariputra

Spiritual itu kopi paste
Spiritual itu debat adu teori
Spiritual itu ngasih istilah yg rumit buat pemirsa
(soalnya makin banyak yg gak tau istilah dipake, keliatan semakin pinter)
Spiritual itu simple dibikin ruwet
Spiritual itu mlintir bin ngeles dot kom
Spiritual itu pantang bilang "saya gak tau"


ngakakSpiritual


Spiritual itu menjadi bodoh, biasa dan merendah

Ketika merasa masih bodoh, kita akan membuka diri untuk selalu belajar dari
orang lain, dan memperlakukan orang lain sebagai “perpustakaan hidup”,
entah orang itu berpendidikan tinggi atau tidak, kaya atau miskin.


Ketika merasa diri orang yang biasa, kita akan belajar untuk MENDENGARKAN
perkataan orang lain: apa yang dimaksud dari kata yang tersurat, mencari
yang tersirat dari yang tertulis.

Padi yang sudah bertumbuh dan berisi akan merunduk ketika siap
dipanen.Bambu yang berakar kuat ke dalam, setelah tinggi ia pun akan
merunduk. Air laut jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan air sungai
karena laut yang sangat luas dan dalam itu berani untuk merendah

Spiritual

"Kita Bertemu yang Maha Tinggi, ketika kita rendah hati"
Humbalang - 17/10/2010 12:13 PM
#18

Quote:
Original Posted By vasm
Spiritual itu menjadi bodoh, biasa dan merendah

Ketika merasa masih bodoh, kita akan membuka diri untuk selalu belajar dari
orang lain, dan memperlakukan orang lain sebagai “perpustakaan hidup”,
entah orang itu berpendidikan tinggi atau tidak, kaya atau miskin.


Ketika merasa diri orang yang biasa, kita akan belajar untuk MENDENGARKAN
perkataan orang lain: apa yang dimaksud dari kata yang tersurat, mencari
yang tersirat dari yang tertulis.

Padi yang sudah bertumbuh dan berisi akan merunduk ketika siap
dipanen.Bambu yang berakar kuat ke dalam, setelah tinggi ia pun akan
merunduk. Air laut jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan air sungai
karena laut yang sangat luas dan dalam itu berani untuk merendah

Spiritual

"Kita Bertemu yang Maha Tinggi, ketika kita rendah hati"


lanjut gan.....................
vasm - 17/10/2010 12:23 PM
#19
Spiritual (De Mello)
LONCENG KUIL

Spiritual

Sebuah kuil dibangun di suatu pulau, tiga kilometer jauhnya dari pantai.
Dalam kuil itu terdapat seribu lonceng. Lonceng-lonceng yang besar, lonceng-
lonceng yang kecil, semuanya dibuat oleh pengrajin-pengrajin terbaik di
dunia. Setiap kali angin bertiup atau taufan menderu, semua lonceng kuil
serentak berbunyi dan secara terpadu membangun sebuah simponi. Hati
setiap orang yang mendengarkannya terpesona.

Tetapi selama berabad-abad pulau itu tenggelam di dalam laut; demikian juga
kuil bersama dengan lonceng-loncengNya.

Menurut cerita turun-temurun lonceng-lonceng itu masih terus berbunyi,
tanpa henti, dan dapat didengar oleh setiap orang yang mendengarkannya
dengan penuh perhatian. Tergerak oleh cerita ini, seorang pemuda menempuh
perjalanan sejauh beribu-ribu kilometer. Tekadnya telah bulat untuk
mendengarkan bunyi lonceng-lonceng itu. Berhari-hari ia duduk di pantai,
berhadapan dengan tempat di mana kuil itu pernah berdiri, dan
mendengarkan, mendengarkan dengan penuh perhatian. Tetapi yang
didengarnya hanyalah suara gelombang laut yang memecah di tepi pantai. Ia
berusaha mati-matian untuk menyisihkan suara gelombang itu supaya dapat
mendengar bunyi lonceng. Namun sia-sia. Suara laut rupanya memenuhi alam raya.

Ia bertahan sampai berminggu-minggu. Ketika semangatnya mengendor, ia
mendengarkan orang tua-tua di kampung. Dengan terharu mereka
menceritakan kisah seribu lonceng dan kisah tentang mereka yang telah
mendengarnya. Dengan demikian ia semakin yakin bahwa kisah itu memang
benar. Dan semangatnya berkobar lagi, apabila mendengar kata-kata mereka
tetapi kemudian ia kecewa lagi, kalau usahanya selama berminggu-minggu
ternyata tidak menghasilkan apa-apa.

Akhirnya ia memutuskan untuk mengakhiri usahanya. Barangkali ia tidak
ditakdirkan menjadi salah seorang yang beruntung dapat mendengar bunyi
lonceng-lonceng kuil itu. Mungkin juga legenda itu hanya omong kosong saja.
Lebih baik pulang saja dan mengakui kegagalan, demikian pikirnya. Pada hari
terakhir ia duduk di pantai pada tempat yang paling disayanginya. Ia
berpamitan kepada laut, langit, angin serta pohon-pohon kelapa. Ia berbaring
di atas pasir, memandang langit, mendengarkan suara laut. Pada hari itu ia
tidak berusaha menutup telinganya terhadap suara laut, melainkan
menyerahkan dirinya sendiri kepadanya. Dan ia pun menemukan suara yang
lembut dan menyegarkan di dalam gelora gelombang laut. Segera ia begitu
tenggelam dalam suara itu, sehingga ia hampir tidak menyadari dirinya lagi.
Begitu dalam keheningan yang ditimbulkan suara gelombang dalam hatinya.

Di dasar keheningan itu, ia mendengarnya! Dentang bunyi satu lonceng
disambut oleh yang lain, oleh yang lain lagi dan oleh yang lain lagi dan
akhirnya seribu lonceng dari kuil itu berdentangan dengan satu melodi yang
agung berpadu. Dalam hatinya meluap rasa kagum dan gembira.



Spiritual
●▬▬▬▬▬๑۩۞۩๑▬▬▬ 644;▬●
ketika kita berserah diri dan membuka hati
untuk mendengarkan, kita malah mendapatkan
semua yang kita inginkan.
●▬▬▬▬▬๑۩۞۩๑▬▬▬ 644;▬●
vasm - 17/10/2010 12:35 PM
#20
Spiritual kicauan Burung
Spiritual

Murid yang berjalan di jalan spiritual dipenuhi pertanyaan tentang Tuhan

Kata Sang Guru:
'Tuhan adalah yang-Tak-dikenal, bahkan
Yang-Tidak-dapat-dikenal.
Setiap pernyataan tentang Dia,
seperti pula setiap jawaban
terhadap pertanyaanmu, hanyalah
mengacaukan Kebenaran'.

Para murid bingung.
'Lalu mengapa anda masih juga berbicara tentang Dia?'

Guru itu kemudian menjawab:
'Mengapa burung berkicau?'

Murid-murid itu terdiam. Kemudian Guru itu melanjutkan:
"Burung berkicau bukan karena ia ingin menyatakan sesuatu. Ia berkicau karena ia ingin berkicau."


●▬▬▬▬▬▬▬๑۩۞۩๑▬ 644;▬▬▬▬▬●
Kata-kata cendikiawan haruslah bisa dipahami.
Kata-kata sang Guru tidak untuk dipahami, melainkan untuk didengarkan
seperti orang mendengarkan desir angin di pohon,
gemercik air di sungai dan kicauan burung.
Semua ini akan membangkitkan sesuatu dalam hati,
yang melampaui segala pemahaman.
●▬▬▬▬▬▬▬๑۩۞۩๑▬ 644;▬▬▬▬▬●

Seandainya engkau sungguh-sungguh pernah
mendengarkan kicauan seekor burung,
pernah memandang sebatang pohon.....
Engkau sudah mengerti -- mengatasi segala
perkataan dan pemikiran.

Apa katamu tadi ? Engkau telah mendengar puluhan burung
berkicau dan melihat ratusan batang pohon ?
Apakah yang engkau lihat itu sungguh sebatang pohon atau
hanya 'pohon-pohon' ?
Jika engkau memandang sebatang pohon tetapi hanya
melihat sebatang pohon, sebenarnya engkau belum melihat pohon itu.
Jika engkau memandang pohon dan melihat keajaiban,
nah, barulah akhirnya engkau melihat pohon !

Pernahkah kamu dipenuhi rasa kagum yang tak terhingga ketika
mendengar seekor burung berkicau ?
Page 1 of 44 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Spiritual > Spiritual