Budaya
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > SEJARAH PANJANG NUSANTARA (Sebuah Pembenaran)
Total Views: 20692 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 22 of 24 | ‹ First  < 17 18 19 20 21 22 23 24 > 

ple.kenyut - 29/08/2011 01:26 AM
#421

Memang bukan suatu yang mudah merubah perasaan/pola pikir yang sudah tertanam/dipelajari sejak dulu, jika anda sekali waktu merubah perasaan anda untuk menjadi seperti yang kami lakukan

Kami tidak tahu, sejauh ini memang belum ada bukti yang meyakinkan, entah karena memang bukan itu penyebabnya atau karena pengetahuan manusia yang masih belum mampu membuktikannya.
Xiao.Qiao - 29/08/2011 10:33 AM
#422

Quote:
Original Posted By ple.kenyut
Memang bukan suatu yang mudah merubah perasaan/pola pikir yang sudah tertanam/dipelajari sejak dulu, jika anda sekali waktu merubah perasaan anda untuk menjadi seperti yang kami lakukan

Kami tidak tahu, sejauh ini memang belum ada bukti yang meyakinkan, entah karena memang bukan itu penyebabnya atau karena pengetahuan manusia yang masih belum mampu membuktikannya.


kok komen copasan gan?? D
disini sama thread borobudur kok sama komennya?? ngakaks
SEJARAH PANJANG NUSANTARA (Sebuah Pembenaran)
prabuanom - 29/08/2011 10:54 AM
#423

Quote:
Original Posted By Xiao.Qiao
kok komen copasan gan?? D
disini sama thread borobudur kok sama komennya?? ngakaks
SEJARAH PANJANG NUSANTARA (Sebuah Pembenaran)


tinggal scan gan D (jd inget kasus surat palsu MK) ngakaks
aqua.laguna - 26/09/2011 11:49 PM
#424

Quote:
Original Posted By zeth
Menurut saya, TS telah mencampur adukkan sejarah menjadi 1 teori

Kata Nusantara itu baru ada dalam sumpah palapanya Gajah Mada, sedangkan masa2 sebelumnya masih di sebut"dwipa" seperti Jawa Dwipa, Swarna Dwipa,dll

bisa dilihat disini

"Pada tahun 1920-an, Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (1879-1950), yang kita kenal sebagai Dr. Setiabudi (beliau adalah cucu dari adik Multatuli), memopulerkan suatu nama untuk tanah air kita yang tidak mengandung unsur kata “India”. Nama itu tiada lain adalah Nusantara, suatu istilah yang telah tenggelam berabad-abad lamanya. Setiabudi mengambil nama itu dari Pararaton, naskah kuno zaman Majapahit yang ditemukan di Bali pada akhir abad ke-19 lalu diterjemahkan oleh J.L.A. Brandes dan diterbitkan oleh Nicholaas Johannes Krom pada tahun 1920.
Namun perlu dicatat bahwa pengertian Nusantara yang diusulkan Setiabudi jauh berbeda dengan pengertian, nusantara zaman Majapahit. Pada masa Majapahit Nusantara digunakan untuk menyebutkan pulau-pulau di luar Jawa (antara dalam bahasa Sansekerta artinya luar, seberang) sebagai lawan dari Jawadwipa (Pulau Jawa). Kita tentu pernah mendengar Sumpah Palapa dari Gajah Mada, “Lamun huwus kalah nusantara, isun amukti palapa” (Jika telah kalah pulau-pulau seberang, barulah saya menikmati istirahat). "

Mengenai Adipati;

Jabatan adipati mulai diketahui dipakai semenjak periode Islam dalam sejarah raja-raja di Jawa. Jabatan ini tampaknya dipakai untuk menggantikan sebutan "bhre" yang lebih dahulu dipakai dalam periode Buddha-Hindu. Adipati berbeda dengan bupati terutama dilihat dari kepentingan wilayah, luas wilayah, dan alasan strategi politik. Adipati dianggap memiliki kekuasaan lebih tinggi daripada bupati. Suatu kadipaten dapat memiliki beberapa kabupaten.
Setelah terpecahnya wangsa Mataram, wilayah Kasunanan Surakarta harus menyerahkan hampir separuh wilayahnya kepada Keadipatian (Kadipaten)

Sedangkan Ronggowarsito, hanya membabar ulang tentang ramalan dari Joyoboyo, Ronggowarsito bisa menyelam lebih dalam daripada sastrawan2 kraton lainnya, karena beliau menikah dengan putri Trah Kediri.


komentarin ini ah,

segini doang gan bantahannya? kalo nuswantara? Jika kata nusantara baru ada di sumpah gajah mada, berarti gajah mada pencipta kata nusantara dong?
masak adipati dimulai periode islam? bukannya zaman majapahit sudah ada adipati?
K120NY - 27/09/2011 12:35 AM
#425

Quote:
Original Posted By aqua.laguna
komentarin ini ah,

segini doang gan bantahannya? kalo nuswantara? Jika kata nusantara baru ada di sumpah gajah mada, berarti gajah mada pencipta kata nusantara dong?
masak adipati dimulai periode islam? bukannya zaman majapahit sudah ada adipati?


korban menyan ya om??
Bisa kasih contoh adipati jaman majapahit?
Xiao.Qiao - 27/09/2011 03:27 AM
#426

Quote:
Original Posted By aqua.laguna


komentarin ini ah,

segini doang gan bantahannya? kalo nuswantara? Jika kata nusantara baru ada di sumpah gajah mada, berarti gajah mada pencipta kata nusantara dong?
masak adipati dimulai periode islam? bukannya zaman majapahit sudah ada adipati?

Monggo dibabar
Masalah penggunaan frasa Nuswantara sebelum majapahit or mojopoit whateverlah namanya
Adipati pada masa mojopoit or majapahit, terserah lah namanya ga peduli

Tapi sebelumnya, bisa jelaskan siapakah Sangramawijaya itu? SEJARAH PANJANG NUSANTARA (Sebuah Pembenaran)
fuck.us - 27/09/2011 04:36 AM
#427

permisi para sesepuh,
bolehkah aku ikut mempelajari,
sejarah panjang nusantara think:
aqua.laguna - 27/09/2011 02:58 PM
#428

Quote:
Original Posted By K120NY
korban menyan ya om??
Bisa kasih contoh adipati jaman majapahit?


ane baca di novel karangan langit kresna hariadi gan malu:
ada adipati disana. memang cuman novel sih, tapi ada rujukannya kan?

Quote:
Original Posted By Xiao.Qiao
Monggo dibabar
Masalah penggunaan frasa Nuswantara sebelum majapahit or mojopoit whateverlah namanya
Adipati pada masa mojopoit or majapahit, terserah lah namanya ga peduli

Tapi sebelumnya, bisa jelaskan siapakah Sangramawijaya itu? SEJARAH PANJANG NUSANTARA (Sebuah Pembenaran)


ane tanya gan, kalo misal kata nusantara ada saat diucapkan gajah mada waktu sumpah palapa, berarti gajahmada adalah pencipta kata nusantara, begitu? soalnya logikanya kata agan kata itu tak pernah ada dimasa silam, tak pernah digunakan, hanya tersurat saat sumpah palapa.. aneh rasanya.

sangramawijaya nama laen raden wijaya ya?, tapi apa hubungannya.
zeth - 27/09/2011 06:04 PM
#429

Menyan dan Novel emang kombinasi yang cocok..lho

ngakak


Ehhm..jangan2 Hang Tuah pun juga dulu bener2 ada
zeth - 27/09/2011 06:06 PM
#430

double post is cool :cool
zeth - 27/09/2011 06:08 PM
#431

Teori "DOBOL" sampai sekarang gak bisa jawab,kok..masih mau ngotot.

ngakak

Quote:
Original Posted By hateisworthless



Originally Posted by hateisworthless
Tulisan ini tidak akan agan pernah temui di media apapun atau pun googling. Karena memang bukan copas ataupun setelah bakar menyan infonya didapatkan.
Karena ini merupakan kesaksian saya pribadi, karena saya berada di TKP sampai proses penanggulangan LuSi diputuskan oleh DPR menjadi bencana nasional.

Saya tidak akan menjelaskan terlalu detail, karena saya kuatir hal itu akan disalahgunakan pihak2 tertentu (baca : Turset ) untuk diklaim sebagai bahan informasi yang didapatkan dari PARA LELUHUR nya yang SAKTI MANDRAGUNA NAN AMPUH SERTA MUMPUNI. Serta menyangkut etika bisnis dengan Lapindo.

Di Porong, tanggul angin dan sekitarnya memang telah ada dan banyak dilakukan proses ekploitasi migas sejak jaman dulu. Terutama gas, yang merupakan salah satu pemasok energi untuk industri2 di Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Pasuruan dan sekitarnya.

Dalam dunia migas, ada istilah shallow gas well dan underground blow out.
Dan hal2 diatas dapat menyebabkan salah satunya kejadian LuSi. Khusus untuk LuSi telah terkadi kelalaian mempercepat suatu proses kerja / short cut, yang tidak dilaporkan kepada BPMigas ( Pemerintah ) dalam Daily Drilling Report. Artinya apa ? artinya pihak yang berwenang di TKP melakukan pelanggaran prosedur yg tidak diketahui BPMigas ( pemerintah ). Oleh karena itu yang ditahan dan diproses hukum oleh Polda Jatim adalah pihak2 tsb.

Penyebab kejadian seperti LuSi merupakan hal yang biasa didunia migas, yang berbeda adalah kurang cepatnya penyelesaian masalah tsb oleh pihak2 terkait ( birokrasi).

Berbagai usaha telah dilakukan setelah H+30 hari ketika LuSi mulai keluar dari sumur, usaha itu baik berupa teknis ataupun non teknis. Baik oleh pihak Lapindo ataupun pihak2 terkait lainnya ( baca: pemerintah daerah ) ataupun swadaya oleh masyarakat sekitar ataupun orang2 yang terpanggil untuk membantu menyelesaikan masalah LuSi dengan caranya masing2.

Jadi kalau Turset bilang mereka dihalang2i pihak keamanan, menurut saya pribadi adalah : BOHONG BESAR

Jika Turset dilarang untuk mendekat ke TKP, saya masih percaya. Karena memang selain mengeluarkan lumpur juga mengeluarkan gas yang disinyalir flamable ( mudah terbakar ) dan beracun. Bisa dibayangkan kalo anggota Turset ndeketin sumur trus bakar2 menyan deket sumur apa yang terjadi .
Mungkin kita masih ingat ada beberapa anggota keamanan TKP yang tewas / terluka bakar, karena mereka mo bikin kopi dengan cara menyulut api di pos penjagaan mereka sehingga terjadi ledakan akibat gas yg terakumulasi dekat pos tsb menyambar api tsb.

Lumpur lapindo merupakan campuran unsur tanah dalam bumi yang bercampur dgn air. Dalam filosofi dasar reservoir mengenai sumur berikut urutan isi reservoir dari atas kebawah, secara gampangnya: hydrocarbon ( gas, minyak), air dan tanah.

Jika dianggap LuSi mengandung unsur tertentu yg menguntungkan, saya rasa jauh dari mengungtungkan. Tanah / Lumpurnya tidak subur karena merupakan unsur dari kedalaman 3000an meter dalam bumi. Yang justru menimbun unsur hara diatas permukaan bumi.

Negara lewat APBN menanggung milyaran rupiah / tahun untuk penanggulangan LuSi

Pendapatan Daerah Jatim merosot lebih dari 20% dengan adanya LuSi.

Banyak industri disekitar LuSi yang tertimbun, tutup dan karyawannya entah sekarang kerja dimana.

Banyak warga sekitar yang kehilangan tempat tinggal disekitar TKP.

LuSi tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir, karena proses pengeboran dilakukan dan ditenderkannya blok migas biasanya dgn kurun waktu per 20thn an.

Jika ada aparat pemerintah / pihak2 tertentu diuntungkan, saya yakin itu dari hasil penyelewengan2 dana bantuan atau penanggulangan bencana. Bukan dari pemanfaatan lumpur lapindo itu sendiri.

Kalau ada yang kurang jelas, silahkan ditanyakan. Kalo ada anggota Turset yang mo berdebat saya persilahkan.

Akhir kata :
Leluhurmu leluhurmu, leluhurku leluhurku.

Bangga dan rindu akan kebesaran masa lalu bangsa adalah baik.
Namun jika dilakukan tanpa fakta dan bukti nyata, maka akan memperburuk pencerahan bangsa yang terpuruk. Sama halnya menyuntikkan mimpi2 kosong belaka.


Nah..tuuh,kan.
Jadi yang ane quote dibawah ini adalah Bohong Besar ya,mbah Mod??

Quote:
Original Posted By silaent

Kalo ditanya darimana saya dapatkan keterangan ini semua saya sudah jelaskan dari sebelumnya :
Bagaimana anda bisa memahami dan mau menyelami apa yg kami dapatkan kemudian itu semua terserah anda.
Tapi dengan cara kami yang sangat "tidak konvensional" tersebut terus menuntun kami untuk mendapatkan data2 dan bukti empiris yang lain.
Dan yang lebih jauh lagi kami berhasil menghentikan luapan lumpur Lapindo dengan cara yang paling baik (tetapi apa daya kami diusir dan tak bisa menyelesaikan penanggulangan lumpur tersebut sampai tuntas).


Quote:
Original Posted By silaent


Mengenai Lumpur Sidoarjo hal ini telah dijadikan komoditas politik dan uang.
Bisa anda bayangkan berapa ribu kali truk pengangkut tanah yang hilir mudik di tempat itu setiap harinya?
Mengapa setelah kejadian tersebut, Muspida dan beberapa pejabat daerah memperoleh sumbangan mobil2 eropa yang baru?
Kenapa dijadikan Bencana Nasional padahal itu adalah Human Error?
Kami mempunyai video yang merekam proses penghentian tersebut yang di dokumentasikan oleh Ibu Dandim Sidoarjo waktu itu, sebagai bukti yang kami miliki hingga saat ini.

iloveindonesiailoveindonesiailoveindonesia
buhitoz - 27/09/2011 06:11 PM
#432

Quote:
Original Posted By aqua.laguna
ane baca di novel karangan langit kresna hariadi gan malu:
ada adipati disana. memang cuman novel sih, tapi ada rujukannya kan?



ane tanya gan, kalo misal kata nusantara ada saat diucapkan gajah mada waktu sumpah palapa, berarti gajahmada adalah pencipta kata nusantara, begitu? soalnya logikanya kata agan kata itu tak pernah ada dimasa silam, tak pernah digunakan, hanya tersurat saat sumpah palapa.. aneh rasanya.

sangramawijaya nama laen raden wijaya ya?, tapi apa hubungannya.


novel? bingungs
Xiao.Qiao - 27/09/2011 06:45 PM
#433

Quote:
Original Posted By aqua.laguna
ane baca di novel karangan langit kresna hariadi gan malu:
ada adipati disana. memang cuman novel sih, tapi ada rujukannya kan?



ane tanya gan, kalo misal kata nusantara ada saat diucapkan gajah mada waktu sumpah palapa, berarti gajahmada adalah pencipta kata nusantara, begitu? soalnya logikanya kata agan kata itu tak pernah ada dimasa silam, tak pernah digunakan, hanya tersurat saat sumpah palapa.. aneh rasanya.

sangramawijaya nama laen raden wijaya ya?, tapi apa hubungannya.


ada kata foto ata kata kopi... tapi apakan kata fotokopi setua kedua kata asalnya?

pikir dulu baru nyelekop lagi gan D
raden wijaya dan sangramawijaya silahkan anda pikir lagi, kenapa saya menanyakan apakah anda mengenal sangramawijaya

nb: kalo ente belajarnya mojopoit ya mesti jawabnya itu adalah brawijaya I ngakaks
SEJARAH PANJANG NUSANTARA (Sebuah Pembenaran)
Anomsubroto - 27/09/2011 11:42 PM
#434

Quote:
Original Posted By oriesama
Contoh masalah Bima ini, kebetulan saya pernah tinggal di Bima, dan ente nyinggung-nyinggung Bima ini. Jangan seperti Santos, yang cuma berdasarkan asumsi dan data sekunder-tersier lantas berani bikin teori tentang Indonesia adalah Atlantis nohope:


berarti teori tentang Indonesia itu Atlantis HOAX ya om?? salam kenal shakehand2 saya nubitol pendatang baru di ForBud...
aqua.laguna - 28/09/2011 12:04 AM
#435

Quote:
Original Posted By zeth
Menyan dan Novel emang kombinasi yang cocok..lho

ngakak


Ehhm..jangan2 Hang Tuah pun juga dulu bener2 ada


ente ngremehin banget agaknya gan o
berapa banyak novel yang bisa ditemukan menggunakan data2 sejarah yang valid? gak ada ya?

Quote:
Original Posted By Xiao.Qiao
ada kata foto ata kata kopi... tapi apakan kata fotokopi setua kedua kata asalnya?

pikir dulu baru nyelekop lagi gan D
raden wijaya dan sangramawijaya silahkan anda pikir lagi, kenapa saya menanyakan apakah anda mengenal sangramawijaya

nb: kalo ente belajarnya mojopoit ya mesti jawabnya itu adalah brawijaya I ngakaks
SEJARAH PANJANG NUSANTARA (Sebuah Pembenaran)


aneh, photocopy kan gabungan 2 kata yang menjadi 1 kemudian memiliki arti yang berbeda dari kata sebelumnya?

apa gajah mada menciptakan kata nusantara untuk membentuk makna baru yang berbeda dari nusa dan antara?
aqua.laguna - 28/09/2011 12:07 AM
#436

Quote:
Original Posted By Anomsubroto
berarti teori tentang Indonesia itu Atlantis HOAX ya om?? salam kenal shakehand2 saya nubitol pendatang baru di ForBud...


terserah ente lah gan D
mau anggap hoax ya monggo
kalo ane mah ngapain gak percaya D
wong riset professor santos juga memakan waktu 30 tahun o
daripada ngotot gak percaya ternyata nanti terbukti bener, kan malu ane mo ngakuin,

adapun kalo salah, toh biasa dalam dunia riset sejarah D
Anomsubroto - 28/09/2011 12:47 AM
#437

Quote:
Original Posted By aqua.laguna
terserah ente lah gan D
mau anggap hoax ya monggo
kalo ane mah ngapain gak percaya D
wong riset professor santos juga memakan waktu 30 tahun o
daripada ngotot gak percaya ternyata nanti terbukti bener, kan malu ane mo ngakuin,

adapun kalo salah, toh biasa dalam dunia riset sejarah D


hihi ngakak ane sih gak bakal ngotot om..., coz ane gak tau banyak soal sejarah dan budaya..., mangkannya ane ndeprok di ForBud...biar menambah wawasan...
buhitoz - 28/09/2011 01:03 AM
#438

Quote:
Original Posted By aqua.laguna
ente ngremehin banget agaknya gan o
berapa banyak novel yang bisa ditemukan menggunakan data2 sejarah yang valid? gak ada ya?



aneh, photocopy kan gabungan 2 kata yang menjadi 1 kemudian memiliki arti yang berbeda dari kata sebelumnya?

apa gajah mada menciptakan kata nusantara untuk membentuk makna baru yang berbeda dari nusa dan antara?


kalo pengarang novel, mau pake data sejarah yang gak valid juga gak apa-apa , gan... karena itu fiksi.

klo ente jadikan novel sbg patokan, jadi tanda tanya besar dong...
aqua.laguna - 28/09/2011 01:10 AM
#439

Quote:
Original Posted By buhitoz
kalo pengarang novel, mau pake data sejarah yang gak valid juga gak apa-apa , gan... karena itu fiksi.

klo ente jadikan novel sbg patokan, jadi tanda tanya besar dong...


kalo novel ane jadiin patokan tapi ane ambil yang valid2 aja, boleh gak gan?
Judess - 28/09/2011 01:14 AM
#440

mantau dolooo.. :cool
Page 22 of 24 | ‹ First  < 17 18 19 20 21 22 23 24 > 
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > SEJARAH PANJANG NUSANTARA (Sebuah Pembenaran)