Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > PUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)
Total Views: 97030 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 105 of 111 | ‹ First  < 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 >  Last ›

NadaMinora - 07/04/2012 12:48 AM
#2081

Kotak Emas

Tatapi jemari menari
Lambaian tangan hati merapah sudah
Berdalih aku inginkan lemah nyata berkesudahan
Masukkan dalam kotak emasmu perlahan

Daun pintu enggan bergeming asmara
Aku pencinta sorot mata Mariana
Singgah dikelok nirwana ditiap koma dan titik
Demi semantik dalam kotak emasmu yang cantik

Biarkan semua tersimpan jelaga
Kayuh dayung semampu tangan membelai raga
Tak menilai putik cantigi dalam kotak emasmu
Yang aku menggigil melodramatik pada rapalan...diatas namamu

XFA - 08/04/2012 01:26 AM
#2082

Aku tidak membenci...
Aku hanya memilih untuk tidak menyayangi.

Aku tidak menangis...
Aku hanya memilih untuk tidak tertawa.

Lamunanku jauh...
Tapi tak pernah lepas dari benak.

Aku tidak marah...
Aku hanya memilih untuk tersenyum kosong.

XFA
D
CaturSurya - 09/04/2012 12:11 AM
#2083

Ku melihatmu..
Wajah begitu lusuh dan lugu...
kau memanggil2ku begitu teiris hatiku.
Bulirbulir air mata menetes dibaju..
Bergetar tubuhku.
Kala ragamu
semakin dekat dengan ragaku.
Hatiku berdegup kencang..
Kau julurkan mungil tanganmu
dan berkata lembut padaku.
Kata2mu begitu miris n sendu
Aku tertegun
terasa dingin seluruh tubuhku.
ku terdiam smbil berdoa..semoga tuhan merubah nasib mu wahau saudara ku..liat mereka org2 seperti ini wahai pejabat berbaju pecundang..apa kalian tak kasian..dgn susahnya dia mencari uang..sedangkan kalian hanya menghambur2 kan uang rakyat saja..malu:



PUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)
AbdChaniago - 12/04/2012 01:17 AM
#2084

waduhh, bagus2 semua puisi yg masuk slama ane absen :matabelo
sori ya tmen2 ga bisa ane tanggepin satu2,
bnyak potensi calon pejwan neh D
ayoo lanjut lagi kiss
ChocoPlastic - 12/04/2012 12:29 PM
#2085
Dikecewakan Kecewa
Aku,
Mencoba menghalangi laju waktu
Memotong jarak semu
Mendekatimu

Kamu,
Menghilang ditengah waktu
Menerobos kabur laku
Menjauhiku

Kenapa kita tidak bisa bersatu??

Kecewa datang tak terbantahkan
Dikecewakan, tak terelakkan

Lari, Lari, dan Lari
Sampai tiada tempat tuk berhenti
Hanya sedih, sepi, sendiri menemani
Kamu kemana??

Kejar, Kejar, dan Kejar
Sampai arah larimu tersamar
Hanya luka, amarah, kecewa menyambar
Mana janjimu??


Yang tersisa hanyalah aku dan bayangmu
Terdiam, tertunduk, teraduk didalam kecewa
Dikecewakan kecewa


Nih puisi sudah ane bikin thread sendiri sebenarnya sih, tp gpp lah ane copas jg disini ya gan malu:
AbdChaniago - 13/04/2012 09:28 PM
#2086

Quote:
Original Posted By ChocoPlastic
Aku,
Mencoba menghalangi laju waktu
Memotong jarak semu
Mendekatimu

Kamu,
Menghilang ditengah waktu
Menerobos kabur laku
Menjauhiku

Kenapa kita tidak bisa bersatu??

Kecewa datang tak terbantahkan
Dikecewakan, tak terelakkan

Lari, Lari, dan Lari
Sampai tiada tempat tuk berhenti
Hanya sedih, sepi, sendiri menemani
Kamu kemana??

Kejar, Kejar, dan Kejar
Sampai arah larimu tersamar
Hanya luka, amarah, kecewa menyambar
Mana janjimu??


Yang tersisa hanyalah aku dan bayangmu
Terdiam, tertunduk, teraduk didalam kecewa
Dikecewakan kecewa


Nih puisi sudah ane bikin thread sendiri sebenarnya sih, tp gpp lah ane copas jg disini ya gan malu:


copas dari thread sendiri gapapa kok gan, yg pentingkan karya agan D

btw bagus tuh puisinya kiss
AbdChaniago - 13/04/2012 09:56 PM
#2087

Ketika Pagi




sebilah pedang menyusuri kerongkongan
menembus pita suara dengan decit halus dan semburan darah
laju nafas tercekat, di sempit leher yang tertebas

lalu ia bebas
melayang ketika kelopak mata mengatup perlahan bak putri malu disentuh hujan

menembus kilas - kilas ingatan
melepas segala beban


menuju gemuruh diantara mendung
melewati kicau burung dan kokok ayam pagi hari
dan kehidupan yang mulai menapakkan kaki



dalam lengang antara ngilu paling bisu

AbdChaniago - 13/04/2012 10:07 PM
#2088

Ketika Pagi




sebilah pedang menyusuri kerongkongan
menembus pita suara dengan decit halus dan semburan darah
laju nafas tercekat, di sempit leher yang tertebas

lalu ia bebas
melayang ketika kelopak mata mengatup perlahan bak putri malu disentuh hujan

menembus kilas - kilas ingatan
melepas segala beban


menuju gemuruh diantara mendung
melewati kicau burung dan kokok ayam pagi hari
dan kehidupan yang mulai menapakkan kaki



dalam lengang antara ngilu paling bisu

AbdChaniago - 13/04/2012 10:23 PM
#2089

Ketika Pagi




sebilah pedang menyusuri kerongkongan
menembus pita suara dengan decit halus dan semburan darah
laju nafas tercekat, di sempit leher yang tertebas

lalu ia bebas
melayang ketika kelopak mata mengatup perlahan bak putri malu disentuh hujan

menembus kilas - kilas ingatan
melepas segala beban


menuju gemuruh diantara mendung
melewati kicau burung dan kokok ayam pagi hari
dan kehidupan yang mulai menapakkan kaki



dalam lengang antara ngilu paling bisu
lifesucksreborn - 14/04/2012 07:56 PM
#2090

aku tahu
jarak kami begitu dekat
hanya terpisahkan dua meja tua

namun aku tak bisa menggapaimu
kau begitu jauh bagiku
tak mungkin aku meraihmu

kulihat kau termenung sendirian
entah kesepian atau penikmat kedamaian


kuingin beranjak ke pendiamanmu
namun aku takut akan mata yang melirik
dan tanda tanya mereka yang tersirat

kini aku sudah lama tak melihat matamu
aku pergi ke tempat yang jauh
entah kapan kita bertemu lagi

mungkin akan ada penyesalan
karna aku tak berani melangkah
menemuimu untuk yang terakhir

atau mungkin
tangan kita memang tak pantas menyatu
kita hanya ditakdirkan bertemu sekejap
namun berpisah selamanya

hanya satu harapan yang tersisa
namun beranikah aku melangkah
walau hanya satu kaki ke tempatmu

namun apa nanti kata mereka
aku aneh, aku gila
kenapa aku harus menyukaimu
aku juga tak tahu

apakah tanggapanmu
aku juga tak tahu
apa aku hanya mahluk asing
yang mengganggu tenangmu
aku juga tak tahu

aku tak ingin menyesal
tapi aku juga takut melangkah
aku ingin pertemuan terakhir di malam ini
bukanlah yang paling terakhir
karna aku ingin bertemu denganmu lagi
dan menjalin tali indah di tangan kita berdua

mungkinkah ini terjadi ?
atau ini hanya sekedar harapan kosong norose:
wailerofthelost - 27/04/2012 02:01 AM
#2091

pada kemana nih?
AbdChaniago - 27/04/2012 06:06 PM
#2092

Quote:
Original Posted By wailerofthelost
pada kemana nih?


sori lama ga update, lagi skripsi gan :army

mohon diramein ya gan shakehand2
dearashi - 28/04/2012 07:53 PM
#2093
Daun kering
Daun kering mulai bertaburan

Di atas tanah lembab oleh embun

Derap langkah awas tertatih

Dentuman langkah-langkah rapuh



Daun kering mulai bertaburan

Memenuhi taman sepi

Sorot mata awas mulai redup

Menyaksikan histori kehidupan



Daun kering mulai bertaburan

Jatu satu persatu , berirama

Suara lantang mulai redup

Tanpa ada yang memerdulikan



Daun kering mulai bertaburan

Gugur, bertumpuk, berserakan

Air wajah yang mengandung arti

Basah oleh cairan dari pelupuk mata



Hanya bisa diam

Tergugu dalam sedu

Lumpuh dalam gerak

Sendiri dalam keramaian





_____________________

Selesai pada 19-Jan-2012

08:59:00 WIB

@ MAN2 Model PKU Class XII Science 2

published in http://ara-footnote.blogspot.com/2012/02/daun-kering.html
beankendrow - 29/04/2012 03:21 PM
#2094
muak ku akan duniaku
mencoba tuk berpikir...
berpikir tentang hidupku
dan muak ku akan duniaku

bgitu banyak saran untukku
dr orang2 d sekitarku
bergeraklah...
bersosialisasilah...
cari kebebasanmu di luar sana...
tapi haruskah aku bergerak ?
sok sibuk melakukan itu smua ?
bila itu hanya akan membuatku lupa akanmu
dan lupa akan matiku
dunia ini hanya smakin menghitamkanku
aku muak...!!
aku muak dengan duniaku !!!
aaaarrrgghhh..mbuh Lah gan..kodeng ndhas.ku D

saLken dari nubitoL shakehand2
Ve22061995DP - 29/04/2012 08:55 PM
#2095

Quote:
Original Posted By gyakroh
Teman,
Aku bukan seorang penyair seperti Taufik Ismail
Tulisanku tak seperti Marah Rusli
Kata-kataku tak seindah W.S rendra
Bahkan ideku tak bisa mengalir deras seperti karya Chairil Anwar

Teman,
Puisi itu tercipta setelah aku terilhami indah puisimu
Terima kasih atas sanjunganmu



Darah Seorang Pujangga Mengalir Dalam Darahmu Kakak !
beankendrow - 29/04/2012 11:18 PM
#2096
mbuh lah...kodeng
aku benci bila aku disisihkan
walaupun mungkin aku orang yg pantas untuk disisihkan
aku benci bila aku dihina
walaupun mungkin aku orang yang paling hina
aku benci bila aku slalu diatur
walaupun aku tak bisa mengatur diriku sendiri
aku benci dengan kemunafikan
walaupun mungkin kemunafikan juga ada pada diriku
dan akupun benci dengan diriku dan semua sifat-sifatku

tapi...jangan benci nubitol yg atu ini yaak gan ?
D
Psychlonze - 30/04/2012 05:17 AM
#2097

klo gw bisa membunuh lw skrg
lw bakal ada di urutan pertama gw skrg
setelah itu baru diri gw sendiri di urutan selanjutnya
antara gw dan lw krn gw gk akan hidup di bumi ini selama masih ada nafas lw yang terdengar di bumi ini dan karena itu lw gk akan bisa sembunyi
cuma gw dan lw sekali lagi tanpa ikut campur urusan Tuhan
karena cuma gw yang akan puas mengambil nyawa lw bukan Tuhan
dan klo lw udh mati baru gw akan meminta pada Tuhan untuk membangkitkan lw
lalu baru gw bunuh lw dan seterusnya sampai gw puas gw ulangi terus itu

gw bertanya pada Tuhan mengapa gw diciptakkan
untuk disiksa bagai makhluk tak bernyawa seperti ini?
lahir ke dunia mengeluarkan darah yang banyak
hidup di dunia juga mengeluarkan darah
bahkan sampai mati pun darah tak pernah berhenti
darah membunuh dalam diriku
untuk apa hidup itu?
gw gk menemukan jawabannya
jadi gw rasa inilah jawaban terbaik
maaf semuanya gw harus pergi untuk sementara waktu
dan di kehidupan selanjutnya dan karena itu gw percaya
gw akan terlahir kembali tapi mungkin bukan di dunia ini lagi

and when you found my smiling dead face in the morning
it means you shouldn't mourn just carry on
because i'll be right back tommorow morning
just when we back again to the heaven we have dream on
and we should be reborn as a champion
fathultowl - 30/04/2012 11:23 PM
#2098

//Pagiku neraka.
Hidupku derita.
Kisahku kesedihan.

Pandanganku memudar.
Kakiku letih melangkah.
Hatiku lelah merasa.
Otakku enggan berfikir.
Harapanku tak bersemangat.
Mimpiku tak lagi menghayal.

Temanku pergi.
Sahabatku mengilang.
Kekasihku tiada.
Keluargaku berantakan..
Tuhanku enggan.

Jiwaku lelah hidup, namun ragaku tak ingin lekas mati.//
itahoo - 30/04/2012 11:52 PM
#2099

diruang ini lagi aku berpijak
entah sampai kapan aku terlarut dalam suasana ini
di ruang ini pula aku memulainya
sentuhan nafas,pelukan bahkan ciuman itu selalu terbayang
jenuh dengan kejadian yang terus mengitari fikiranku.

aku harus bagaimana ?
melupakannya atau tetap bertahan ?
kabarmu saja aku tidak tahu.
sedang apa dan dengan siapa !
menghilang begitu saja tanpa kabar.
aku mohon jangan gantungin perasaan ini.
sesulitkah dirimu menyampaikan pesan.




#gubraaaaaak puisi ane ini, puisi penantian ga tau ujungnya hammer
whitepsy - 01/05/2012 10:45 AM
#2100

mengapa kau sentuh nelangsaku?
bahkan lilin pun enggan terangiku
apakah indah syahdu?
kau justru menggoresku..
dalam dan pelan
menyakitkan..
Page 105 of 111 | ‹ First  < 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 >  Last ›
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > PUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)