Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > PUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)
Total Views: 97030 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 4 of 111 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›

AbdChaniago - 13/12/2010 03:22 PM
#61

Quote:
Original Posted By asep rokok
Hey cewek manis, kamu budeg ya??
Saya dah 6 thn ngejar2 kamu kok ga dterima juga.
Kamu kok malah maunya jadi adik saya.
Adik saya udah banyak, ga usah di tambahin lg, makasih.

Ga tw neh termasuk puisi apa bukan??
hammer:PUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)


puisi gan!
puisi modern dgn style agan sendiri shakehand
the.nick - 13/12/2010 04:50 PM
#62

puisi2nya mantep2, feels like reading a poetry from the dark times...
ane numpang ninggalin jejak dulu, ntar kalo ada waktu kapan2 ane tulis puisi ane disini... kiss
ElysonMorf - 13/12/2010 06:39 PM
#63


Waktu pun hanya terdiam.....
Penyesalan tiada berarti .....
lalu bulan tertawa tanpa sebab
tertawa akan waktu yang terbuang
terbuang demi kesenangan dunia
menyianyiakan kesempatan yang ada..

wanita itu pun menangis
menandakan keputusasaan yang mendalam
aku pun terdiam dalam bayang-bayang penyesalan
seakan waktuku telah habis ku buang sia-sia
\( \( \( \(
AbdChaniago - 13/12/2010 09:11 PM
#64

BERI AKU JUDUL #2

memandangi api

menggambar nyaring jangkrik dini hari

tak ada yg terjadi

lebih baik kita

terlentang bercinta dgn kekosongan

bercinta dengan tanganmu

melayang di udara malam

mematuk2 kakiku

menjalar

merobek2

menelanjangiku

lalu apa sayang?

aku bercinta denganmu

yg berupa ingatan2 skilas

dan akupun lemas
nasi..aking - 14/12/2010 12:08 AM
#65

ya ts malah nyudul2...
up date napa
AbdChaniago - 14/12/2010 01:06 AM
#66

Quote:
Original Posted By nasi..aking
ya ts malah nyudul2...
up date napa


ane nyundul kalo lum ada inspirasi gan

kalo dah dpt inspirasi sundulannya ane edit jadi puisi shakehand


kalo kurang berkenan metode ini akan ane tingalkan kiss


mkasih sarannya gan


kalo punya uisi bagus silahkan share dimari :thumbup
the.nick - 14/12/2010 09:11 AM
#67

disini kita hidup, di gubuk yang berlantaikan nafsu dan air mani....
disini kira bersandar, di dinding kesombongan yang kokoh nan kuat...
disini kita menangis, bersedih atas keputusan sia-sia yang terlalu bodoh untuk dipahami...
disini darah kita mengalir, bagaikan sungai yang tiada berhilir...
disini kita mati.

kuharap kita mati.
mati...

mati didalam kebangaan, didalam kesendirian kita yang bersama...
didalam simfoni yang beralun didenyut nadi kita, bukankah semua telah sia-sia???
nonDOLL - 14/12/2010 03:46 PM
#68

Ya Tuhanku...

bagaimana biar jelas
masih tercium bau bangkai semalam
blum hilang ntah sampai kapan

menggigil ntah kenapa
aku hilang dari sadar

Ya Tuhanku...

cacian mana yang pantas
agar tersadar dan bersimpuh

Ya Tuhanku...

haruskah kubalas
sampai dia menyebut namaMu
atau kubiarkan saja

Tapi ya Tuhanku...

kutelah hancur malam tadi
terinjak nafsu yang murka
walau bersisa
aku merasa hina
AbdChaniago - 14/12/2010 08:27 PM
#69

Quote:
Original Posted By nonDOLL
Ya Tuhanku...

bagaimana biar jelas
masih tercium bau bangkai semalam
blum hilang ntah sampai kapan

menggigil ntah kenapa
aku hilang dari sadar

Ya Tuhanku...

cacian mana yang pantas
agar tersadar dan bersimpuh

Ya Tuhanku...

haruskah kubalas
sampai dia menyebut namaMu
atau kubiarkan saja

Tapi ya Tuhanku...

kutelah hancur malam tadi
terinjak nafsu yang murka
walau bersisa
aku merasa hina


Dalam tiap penyesalan dalam tiap kehancuran

kita semua tenggelam

dalam kelam dosa - dosa

kita semua hina dalam candu pahala

kemana akan kita melangkah

kemana entah

kita adalah tanah

yang berceceran di atas Bumi

kita meninggalkan jejak

dalam tiap kehancuran

dalam tiap penyesalan

berdiam disini

di stasiun yang sepi

yang menjelma sepi Bumi malam hari
AbdChaniago - 14/12/2010 08:32 PM
#70

Quote:
Original Posted By ElysonMorf

Waktu pun hanya terdiam.....
Penyesalan tiada berarti .....
lalu bulan tertawa tanpa sebab
tertawa akan waktu yang terbuang
terbuang demi kesenangan dunia
menyianyiakan kesempatan yang ada..

wanita itu pun menangis
menandakan keputusasaan yang mendalam
aku pun terdiam dalam bayang-bayang penyesalan
seakan waktuku telah habis ku buang sia-sia
\( \( \( \(


Tikus waktu

sungguh waktu

hanyalah cicit tikus di wajan perunggu

kita hanya mendengarnya ketika gelap tiba

saat semua suara berhenti berbunyi

tak ada yang bisa menangkapnya

bahkan seekor singa

takkan bisa


aku merenung bersama hujan

menunggu tikus itu berbunyi lagi

agar bisa kubunuh ia nanti
inandomcit - 14/12/2010 08:58 PM
#71

Nusantara (part 1)

Halo, namaku nusantara
Aku terdiri dari pulau pulau dan lautan
Yang kaya akan karunia-Nya,
Aku risih, mengapa mereka menyembahku

Halo, namaku nusantara
Daratan dan lautan ku masih kaya sekali akan rempah-rempah
Sebagian dari mereka datang untuk menyebarkan informasi yang benar
Sekarang mereka bersamaku menyembah-Nya \)

Halo, namaku nusantara
Nampaknya ada sesuatu menggerogoti tubuhku
Para tukang batu itu, mereka keturunan bangsa tanah tandus, mereka pelakunya
Telunjuk mereka selalu mengarah pada bangunan berbentuk pyramida

Halo, namaku nusantara
Aku kesal kepada bangsa biadab itu
Selain menggerogoti sebagian tubuhku, mereka menggerogoti keimanan
Mereka sedang merencanakan pembunuhan terhadap diriku, tolong aku…

Halo, namaku nusantara
Mereka akan memenggal leherku
Bagaimana ini ?, aku takut sekali
Sekali lagi tolong akuu…

Halo namaku nusantara
Masih ingatkah kalian kepadaku ?
Saat kita dulu bersama-sama menyambah-Nya
Dengan ajaran yang turun 14 abad yang lalu ? aku mohooonn…jangan lakukan itu

namaku nusantara
siapa kau ? berani-beraninya kau datang kemari
aa..aa..apa itu ?
apakah itu yang kau sebut peradaban ? terkutuklah kau…

hey..hey…tenang saja tak usah panik
aku kawan mu ? aku tak akan menyakitimu..



tidak…tidak…jangan mendekat…tetap di tempat…kembali kau ke tempat asalmu
aku tidak akan membiarkan warna tanahku menjadi kering dan kuning seperti daerah asalmu
pergi kau…namaku nusantara…dan aku hanya menyembah kepada-Nya

ahh kau ini, apa kau tidak melihat dirimu yang sudah renta begini
kau tinggal tulang belulang tak berarti
biar ku sudahi penderitaanmu
halo, mijn naam is Indonesië

nusantara
nama itu telah menjadi kenangan
hari ini aku mati di bunuh olehnya
tidak ada lagi pulau-pulau dan lautan yang kaya akan karunia-Nya

yang tersisa tinggal…

NUSANTARA

namaku adalah Nusantara
Kutukan ku akan terjadi di masa mendatang



Inan Ginandra - in the middle of the lost Civilation

Nusantara(part 2 end) - Surat Wasiat

nak…aku titipkan sebuah petunjuk yang lurus
ajaran ini telah datang semenjak 14 abad yang lalu
tidak ada keraguan di dalamnya
pahami isinya dan amalkan

nak…di masa mendatang jika kutukan ku telah datang
yaitu saat pembunuh itu melancarkan usaha peradabannya
cuaca tidak akan bersahabat,
kemarau dan hujan akan datang seenaknya
satu per satu pohon-pohon akan bernasib sama seperti ku
udara-udara menjadi terbatas dan sesak
bangsa – bangsa lain yang sebangsa pembunuhku akan berdatangan
mereka akan membodohi mu terus menerus,
kamu akan dipenuhi oleh bangunan-bangunan yang tinggi
tiang tiang besi yang mengalirkan listrik, kabel komunikasi, saluran gorong-gorong, cerobong yang mengepulkan asap hitam ke udara terus menerus, sungai-sungai yang tercemar oleh darah darah haram, peperangan antar golongan, caci maki, kemerosotan moral…

nak…tetaplah di jalan yang lurus
janganlah kamu tunduk padanya, kamu bisa kurus kering kerontang di buatnya
janganlah kamu menjilati mereka, hanya kesusahan yang datang kepadamu
janganlah kamu menuruti mereka, kamu hanya akan di jadikan boneka mainan olehnya

nak…sekian surat wasiat dari ku
janganlah kau bersedih
ini sudah menjadi ketentuan-Nya
beginilah sebagian dari mereka diuji
aku senang telah menjalankan tugasku
Hanya kepada-Nya lah aku kembali



Tertulis pada tahun kematianku 1850


Nusantara



Inan Ginandra - in the middle of the lost Civilation
AbdChaniago - 14/12/2010 09:49 PM
#72

Quote:
Original Posted By inandomcit
Nusantara (part 1)

Halo, namaku nusantara
Aku terdiri dari pulau pulau dan lautan
Yang kaya akan karunia-Nya,
Aku risih, mengapa mereka menyembahku

Halo, namaku nusantara
Daratan dan lautan ku masih kaya sekali akan rempah-rempah
Sebagian dari mereka datang untuk menyebarkan informasi yang benar
Sekarang mereka bersamaku menyembah-Nya \)

Halo, namaku nusantara
Nampaknya ada sesuatu menggerogoti tubuhku
Para tukang batu itu, mereka keturunan bangsa tanah tandus, mereka pelakunya
Telunjuk mereka selalu mengarah pada bangunan berbentuk pyramida

Halo, namaku nusantara
Aku kesal kepada bangsa biadab itu
Selain menggerogoti sebagian tubuhku, mereka menggerogoti keimanan
Mereka sedang merencanakan pembunuhan terhadap diriku, tolong aku…

Halo, namaku nusantara
Mereka akan memenggal leherku
Bagaimana ini ?, aku takut sekali
Sekali lagi tolong akuu…

Halo namaku nusantara
Masih ingatkah kalian kepadaku ?
Saat kita dulu bersama-sama menyambah-Nya
Dengan ajaran yang turun 14 abad yang lalu ? aku mohooonn…jangan lakukan itu

namaku nusantara
siapa kau ? berani-beraninya kau datang kemari
aa..aa..apa itu ?
apakah itu yang kau sebut peradaban ? terkutuklah kau…

hey..hey…tenang saja tak usah panik
aku kawan mu ? aku tak akan menyakitimu..



tidak…tidak…jangan mendekat…tetap di tempat…kembali kau ke tempat asalmu
aku tidak akan membiarkan warna tanahku menjadi kering dan kuning seperti daerah asalmu
pergi kau…namaku nusantara…dan aku hanya menyembah kepada-Nya

ahh kau ini, apa kau tidak melihat dirimu yang sudah renta begini
kau tinggal tulang belulang tak berarti
biar ku sudahi penderitaanmu
halo, mijn naam is Indonesië

nusantara
nama itu telah menjadi kenangan
hari ini aku mati di bunuh olehnya
tidak ada lagi pulau-pulau dan lautan yang kaya akan karunia-Nya

yang tersisa tinggal…

NUSANTARA

namaku adalah Nusantara
Kutukan ku akan terjadi di masa mendatang



Inan Ginandra - in the middle of the lost Civilation

Nusantara(part 2 end) - Surat Wasiat

nak…aku titipkan sebuah petunjuk yang lurus
ajaran ini telah datang semenjak 14 abad yang lalu
tidak ada keraguan di dalamnya
pahami isinya dan amalkan

nak…di masa mendatang jika kutukan ku telah datang
yaitu saat pembunuh itu melancarkan usaha peradabannya
cuaca tidak akan bersahabat,
kemarau dan hujan akan datang seenaknya
satu per satu pohon-pohon akan bernasib sama seperti ku
udara-udara menjadi terbatas dan sesak
bangsa – bangsa lain yang sebangsa pembunuhku akan berdatangan
mereka akan membodohi mu terus menerus,
kamu akan dipenuhi oleh bangunan-bangunan yang tinggi
tiang tiang besi yang mengalirkan listrik, kabel komunikasi, saluran gorong-gorong, cerobong yang mengepulkan asap hitam ke udara terus menerus, sungai-sungai yang tercemar oleh darah darah haram, peperangan antar golongan, caci maki, kemerosotan moral…

nak…tetaplah di jalan yang lurus
janganlah kamu tunduk padanya, kamu bisa kurus kering kerontang di buatnya
janganlah kamu menjilati mereka, hanya kesusahan yang datang kepadamu
janganlah kamu menuruti mereka, kamu hanya akan di jadikan boneka mainan olehnya

nak…sekian surat wasiat dari ku
janganlah kau bersedih
ini sudah menjadi ketentuan-Nya
beginilah sebagian dari mereka diuji
aku senang telah menjalankan tugasku
Hanya kepada-Nya lah aku kembali



Tertulis pada tahun kematianku 1850


Nusantara



Inan Ginandra - in the middle of the lost Civilation


Puisinya mantap gan!!! :thumbup, ijin taro di pejwan yaak shakehand





“EKUATOR MUSIM”

Beberapa jengkal langkah ini terhenti lagi mungkinkah?

Aku berdiam diri iringi rotasi bumi yang entah kapan mengerti bosan

Jadi saksi kemarau hujan kemarau hujan banjir terbakar

Jadi saksi musim gugur khatulistiwa, daun - daun begitu cinta tanah gersang
sampai hijrah dari tangkai dan batang

kulihat mendung ijinkan terik melintas dan melarang hujan bergegas

Melihat humus ditimbun aspal penuhi debu orang – orang dikejar waktu
menjadi abu


Aku berdiam diri iringi rotasi bumi

yang entah kapan mengerti bosan
dr.zeus - 15/12/2010 12:39 AM
#73

wuakakakkaka
ngakak ngakak ngakak ngakak

cacad neeeh
overloadcloth - 15/12/2010 01:35 AM
#74
Sumpek Pikiran
Sungguh kami telah kehabisan kata kata keadilan
Keadilan dimana nama Tuhan selalu diucapkan setiap sidang
Kamipun telah kehabisan cerita cerita kebenaran
Ketika hukum hanya dijadikan transaksi politik murahan
Ayat ayat keadilan hanya tajam menghukum ke tak berpunya
tetapi tumpul menghadapi sang Penguasa
Apa lagi yang akan kami ceritakan ke anak cucu kami?
Bahwa setiap menanggung hutang 9 juta rupiah begitu dilahirkan?
Bahwa sumber daya alam telah habis dikuras perusahaan?
atau cerita bahwa kami hanyalah pengangguran karena negara kami telah digadaikan?
Jangan bilang kami buat kemacetan
Karena ini cara pemberontakan
Bahkan kami pun diberi hadiah pukulan atas nama ketertiban
Karena elit kami sibuk pencitraan
karena elit kami sibuk menabuh perangPUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)
AbdChaniago - 15/12/2010 02:27 AM
#75

Quote:
Original Posted By dr.zeus
wuakakakkaka
ngakak ngakak ngakak ngakak

cacad neeeh


apanya yang cacad gan? bingung

kalo ada puisi silahkan di share gan
AbdChaniago - 15/12/2010 02:28 AM
#76

Quote:
Original Posted By overloadcloth
Sungguh kami telah kehabisan kata kata keadilan
Keadilan dimana nama Tuhan selalu diucapkan setiap sidang
Kamipun telah kehabisan cerita cerita kebenaran
Ketika hukum hanya dijadikan transaksi politik murahan
Ayat ayat keadilan hanya tajam menghukum ke tak berpunya
tetapi tumpul menghadapi sang Penguasa
Apa lagi yang akan kami ceritakan ke anak cucu kami?
Bahwa setiap menanggung hutang 9 juta rupiah begitu dilahirkan?
Bahwa sumber daya alam telah habis dikuras perusahaan?
atau cerita bahwa kami hanyalah pengangguran karena negara kami telah digadaikan?
Jangan bilang kami buat kemacetan
Karena ini cara pemberontakan
Bahkan kami pun diberi hadiah pukulan atas nama ketertiban
Karena elit kami sibuk pencitraan
karena elit kami sibuk menabuh perangPUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)



keren gan ! :thumbup

salut sama puisi ente :matabelo
XFA - 15/12/2010 02:49 AM
#77
Darah nan Hitam
Darahku mendidih
Lebih panas dari lahar
Telingaku mendengung
Suara tangisan dan jeritan jelas sekali

Mulutku berucap kasar dan hina
Penghinaan mujarab bermunculan darinya
Mataku memandang kosong namun jelas
Tapi hanya mampu berkaca-kaca seperti ini

Apakah ini hukumanku?
Untuk apa dan mengapa?
Apakah ini petunjukMu?
Mengapa sepedih ini?

Amarahku padam
Berganti lolongan sedih nan pilu
Hatiku mati, seiring dentuman petir
Hati ini mungkin memang telah berubah hitam...

D
XFA
kucingdemplu - 15/12/2010 07:35 AM
#78

Hidup...

kadang bahagia atau sebaliknya
tak bisa dihindari masalahnya
harus di hadapi dengan gagah
walau aku bersimbah darah

masalah tentang jiwa
jiwa keruh tak terarah
hanya kotor tak terjaga
akan pergi ke neraka

masalah tentang otak
otak keruh yang berlagak
hanya seperti hitam gagak
yang gelap dan brengsek


masalah tentang hati?
hati...
hati...
hati...

persetan dengan hati
apa aku harus mati

hanya masalah ini..
sungguh persetan dengan hati ini
tak bisa ku bohongi hati ini
hati adalah organ yang merasai

diam...

diam...

DIAM!...

aku mau sendiri
menghadapi hari
inginku berlari

mengejar ambisi
ambisi kosong ini
untuk berputar kekiri
mengambil arah tak pasti..


Anjing Tanah !
Persetan !
dengan hatiku.........


ヂファ
aka Kucingdemplu
15 december ʌ 98;010 12:32pm
”persetan den&# 65351;an hatiku”
overloadcloth - 15/12/2010 11:44 AM
#79

Quote:
Original Posted By AbdChaniago



keren gan ! :thumbup

salut sama puisi ente :matabelo


keluhan demonstran gan
dituduh buat kemacetan
dituduh buat kerusuhan
dituduh massa bayaran
padahal
kami meneriakkan kebenaran
kami menyuarakan apa yg dibungkam
kami menggetarkan penguasa tiran

thx gan maluPUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)
AbdChaniago - 15/12/2010 10:37 PM
#80

Quote:
Original Posted By overloadcloth
keluhan demonstran gan
dituduh buat kemacetan
dituduh buat kerusuhan
dituduh massa bayaran
padahal
kami meneriakkan kebenaran
kami menyuarakan apa yg dibungkam
kami menggetarkan penguasa tiran

thx gan maluPUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)


wah agan aktivis yaa :matabelo

tetep semangat gan, menyuarakan suara rakyat shakehand
Page 4 of 111 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > PUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)