Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > PUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)
Total Views: 97030 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 5 of 111 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 >  Last ›

AbdChaniago - 15/12/2010 10:48 PM
#81
Kehidupan - kehidupan mungil
sungguh

dunia ini adalah kepalsuan

seperti bibir yang diselimuti gincu


cinta sejati tinggalah sejarah

dan sejarah selalu abadi seperti cinta sejati


dan sungguh

serangga - serangga kecil seperti kita

hanyalah keberadaan yang terlupakan

semerdu apapun nyanyian kita

seindah entah sayap kita

tak bisa menemani sang merak tanpa terinjak


apakah yang Tuhan maksud atas kelahiran ini?

apakah yang diinginkan Tuhan dari kita yang datang dari ketiadaan

menjadi ada dan tak dianggap?


kita bisa terbang

meski sebatas kolong meja

berteriak bernyanyi keras

namun tak terlihat

kehidupan tanpa tujuan yang tak mencapai kesimpulan




adalah kita

hadir sebagai calon humus

dan makanan belatung


seperti puisi yang tak berarti dan lalu terlupakan
rhendiee - 16/12/2010 01:48 AM
#82

wah di sini pusisi nya pada panjang-panjang nech..
tpi pada kren" :matabelo :toast
r4hm4t.sudr4j4t - 16/12/2010 03:16 AM
#83

suroboyoan

tak delok MATAMU
koyok Ngelek awak qw
tak lerek Raimu
Mreteli ati qw....

tekan adoh netes iduku
tekan tengah ndower lambe qw
teko cedak iduku ndlewer
ngak karuan
ndelok lekuk'e bodymu
Koyok gitar...

pengen tak cemek cemek
pengen tak elus elus
sing ngawe qw ngiler ndleweran
kececeran neng ngisor....

tumpukan lemak qw
pengen numpak'i ragamu
dowone ilat qw
pengen ndilat awakmu
nyosore lambe qw
pengen nyosor gunungmu

emboh gak karuan opo sing nang njero utek qw
ndelok koen ngawe pakean semlohe
geger seng mbuka
rok seng suwek dowo
dodo mbusung
ngarai tangi adi qw.

loro yo loro
yok opo gak loro
adi qw tangi
mbledat gak karuan
banyu ne adi mrembes neng celono
aduhhhhhh
isine qw
AbdChaniago - 16/12/2010 10:39 AM
#84

Quote:
Original Posted By rhendiee
wah di sini pusisi nya pada panjang-panjang nech..
tpi pada kren" :matabelo :toast


iyaa, makasih gan malu

kalo agan punya puisi silahkan sumbangkan ksini gan \)
AbdChaniago - 16/12/2010 10:41 AM
#85

Quote:
Original Posted By r4hm4t.sudr4j4t
suroboyoan

tak delok MATAMU
koyok Ngelek awak qw
tak lerek Raimu
Mreteli ati qw....

tekan adoh netes iduku
tekan tengah ndower lambe qw
teko cedak iduku ndlewer
ngak karuan
ndelok lekuk'e bodymu
Koyok gitar...

pengen tak cemek cemek
pengen tak elus elus
sing ngawe qw ngiler ndleweran
kececeran neng ngisor....

tumpukan lemak qw
pengen numpak'i ragamu
dowone ilat qw
pengen ndilat awakmu
nyosore lambe qw
pengen nyosor gunungmu

emboh gak karuan opo sing nang njero utek qw
ndelok koen ngawe pakean semlohe
geger seng mbuka
rok seng suwek dowo
dodo mbusung
ngarai tangi adi qw.

loro yo loro
yok opo gak loro
adi qw tangi
mbledat gak karuan
banyu ne adi mrembes neng celono
aduhhhhhh
isine qw


waah ane ga ngerti bahasa Surabaya neh gan malu, translate in donk gan buat ane, penassaran neh :matabelo

makasih udah mampir gan, kalo punya puisi lagi mohon dishare dimari gan
tashigi - 16/12/2010 11:30 AM
#86



Kehampaan

Rasa yang asing serbu jiwaku,
tak terhentikan, hanya diperparah oleh waktu
Terasa perih, namun tak berluka
Seakan tak berisi, penuh rasa hampa

Kadang aku bertanya kepada Tuhan
Apakah ini yang disebut "kehampaan"?
Tak pernah dijawabNya jelas
Hanya dengan sebuah senyuman

Kuharap rasa ini cuma ilusi
Ilusi bodoh yang cepat menghilang
Agar sirna jugalah niatan
Mempersandingkan diriku dengan matahari dalam satu perbandingan

Matahari punya bulan,
tapi aku punya siapa..?
Oh dengan bodohnya aku terlupa,
aku punya dia, kehampaan

[COLOR="Black"]by : agan starfallz \) [/COLOR]
imajiner_world - 16/12/2010 07:44 PM
#87

Quote:
Original Posted By AbdChaniago
TEKS PROKLAMASI KANAL HITAM

kanal - kanal di pinggir aspal mengajari tentang tawakal,
menganga lebar,

menerima kuning tahi mereka,

menelan botol -botol aqua,

bertasbih menunggu negeri (penuh keparat) ini merdeka,

mengarang teks proklamasi baru yang kan menghujami keparat menjadi abu,

apalagi??

kanal - kanal di pinggir aspal

mengalirkan hitamnya ke pinggir rumah para ibu - ibu

apa yang kau lihat dari balik jendela mercy hitammu???,

apalagi??

kanal - kanal di pinggir aspal diperkosa

para gelandangan yang biasa tinggal di hotel - hotel bengal

tempat muncrat semua syahwat

dan mengalir segala nikmat,

apalagi??

kanal - kanal belajar tentang tawakal

dan tak lagi peduli

tentang apa yang terjadi

di negeri ini kanal -kanal tak pernah diakui

mereka selalu dikencingi

di beri janji - janji tentang air - air jernih nan murni

lalu lagi dikencingi


bagus thumbup:
ekspresinya kejam dan menyentuh
jadi ingat pelajaran tentang sampah tadi nohope:
kanal-kanal di pinggir itu mengandung sesuatu yang disebut leachete
bingung
AbdChaniago - 16/12/2010 09:19 PM
#88

Quote:
Original Posted By imajiner_world
bagus thumbup:
ekspresinya kejam dan menyentuh
jadi ingat pelajaran tentang sampah tadi nohope:
kanal-kanal di pinggir itu mengandung sesuatu yang disebut leachete
bingung


makasih gan malu

di puisi ini ane tersentuh sama orang2 yg keberadaannya diacuhkan, terpinggirkan
dan dizolimi sama orang2 yang harusnya mampu membantu mereka :mewek

leachete kamsudnya apaan gan? bingung maklum nubie malus
AbdChaniago - 16/12/2010 09:22 PM
#89

Quote:
Original Posted By tashigi


Kehampaan

Rasa yang asing serbu jiwaku,
tak terhentikan, hanya diperparah oleh waktu
Terasa perih, namun tak berluka
Seakan tak berisi, penuh rasa hampa

Kadang aku bertanya kepada Tuhan
Apakah ini yang disebut "kehampaan"?
Tak pernah dijawabNya jelas
Hanya dengan sebuah senyuman

Kuharap rasa ini cuma ilusi
Ilusi bodoh yang cepat menghilang
Agar sirna jugalah niatan
Mempersandingkan diriku dengan matahari dalam satu perbandingan

Matahari punya bulan,
tapi aku punya siapa..?
Oh dengan bodohnya aku terlupa,
aku punya dia, kehampaan

[COLOR="Black"]by : agan starfallz \) [/COLOR]



wah ada sesepuh :matabelo

makasih gan udah mampir shakehand

gan, mewek ane baca puisi ini, menyentuh bgt gan :mewek

kalo ada puisi keren lagi mohon di share di mari gan :thumbup
tashigi - 17/12/2010 12:02 PM
#90

Quote:
Original Posted By AbdChaniago
wah ada sesepuh :matabelo

makasih gan udah mampir shakehand

gan, mewek ane baca puisi ini, menyentuh bgt gan :mewek

kalo ada puisi keren lagi mohon di share di mari gan :thumbup


haha nanti di share lagi kalo ada \)
AbdChaniago - 17/12/2010 02:24 PM
#91
Puisi tenang
pagi dan hari berulang diujung petang

mengakhiri tiupan angin riuh mengawali malam

"cold afternoon drowning"

kalimat - kalimat tanpa arti berbaris sejajar di depan mataku

duduk sendiri disini

meratapi kehidupan

sungguh betapa riuh sebuah kesunyian

menatapi walet berterbangan

dan kelelawar keluar dari goa

"though the weather changes it's songs"

tak ada kalimat sempurna kutemukan

mawar di hatiku terus tumbuh jadi rimbun taman bunga

dan aku terjebak

berlari menjauh agar puisi cinta tidak menculikku

terlalu takut terhadap kenangan indah yang teramat menyakitkan


kuawali sebuah puisi tenang

yang menyelimutiku dengan lembut

peluk hangat perumpamaan


dengan akhiran yang tak pernah kesampaian
imajiner_world - 17/12/2010 03:43 PM
#92

Quote:
Original Posted By AbdChaniago
makasih gan malu

di puisi ini ane tersentuh sama orang2 yg keberadaannya diacuhkan, terpinggirkan
dan dizolimi sama orang2 yang harusnya mampu membantu mereka :mewek

leachete kamsudnya apaan gan? bingung maklum nubie malus


hehe,iyah bagus kug..aku suka
feelnya dapet

leachete itu air limbah
hehehe..
kan hbis blajar ttg sampah sih..hihi
AbdChaniago - 17/12/2010 04:13 PM
#93

Quote:
Original Posted By imajiner_world
hehe,iyah bagus kug..aku suka
feelnya dapet

leachete itu air limbah
hehehe..
kan hbis blajar ttg sampah sih..hihi


ooh kirain istilah sastra gan ngakak

kalo ada puisi silahkan share dimari gan :thumbup
Psychlonze - 17/12/2010 08:50 PM
#94
Sebuah Coretan Pena Tentang Kematian


Kematian

Ketika aku mengapit pensilku diantara tiga jari ini
Dan menorehkan goresan yang berasal dari teriakan hati ini
Aku sadar aku meneteskan air mata darah yang takkan berhenti
Akulah pilihan dewa kematian yang tidak pernah mengasihani

Sekarang aku sadar bahwa matahari sudah terbenam di timur
Setiap kali setiap orang dianugerahi sang pencipta panjang umur
Aku membencinya,berharap menusuknya,merobek jantungnya lalu kabur
Aku berlari,berlari tanpa arah dan tujuan,berlari ke alam kubur

Matahari sudah kembali bersinar
Dan aku menahan emosi yang terbakar
Baru kurasakan kali ini sumber energi yang tak berakar
Ku tak bisa menahan,ku tak bisa bersabar

O kematian datanglah kepadaku sekarang juga
Kembali pada janji yang pernah kita jaga
Ketika aku mati nanti,bawalah aku ke surga
Ke surga dimana,kebahagiaan yang berbunga-bunga







aldyal - 17/12/2010 10:52 PM
#95

Quote:
Original Posted By AbdChaniago
TEKS PROKLAMASI KANAL HITAM

kanal - kanal di pinggir aspal mengajari tentang tawakal,
menganga lebar,

menerima kuning tahi mereka,

menelan botol -botol aqua,

bertasbih menunggu negeri (penuh keparat) ini merdeka,

mengarang teks proklamasi baru yang kan menghujami keparat menjadi abu,

apalagi??

kanal - kanal di pinggir aspal

mengalirkan hitamnya ke pinggir rumah para ibu - ibu

apa yang kau lihat dari balik jendela mercy hitammu???,

apalagi??

kanal - kanal di pinggir aspal diperkosa

para gelandangan yang biasa tinggal di hotel - hotel bengal

tempat muncrat semua syahwat

dan mengalir segala nikmat,

apalagi??

kanal - kanal belajar tentang tawakal

dan tak lagi peduli

tentang apa yang terjadi

di negeri ini kanal -kanal tak pernah diakui

mereka selalu dikencingi

di beri janji - janji tentang air - air jernih nan murni

lalu lagi dikencingi


Tikaman belati kehidupan mengiris sekujur nadi.
Aku masih berdiri menyaksikan fakta yg terjadi.
Aku melihat dg mata yg tajam dan berdarah.
Di saat air mata habis tak bersisa.

Aku menyesal sedalam aku bisa menghunuskan pisau ke hati.
Kenapa aku belum mengubah hal ini?
Aku melihat dengan mata berurai darah.
Karena air mata habis tak bersisa.

Tidakkah mereka yg diatas mendengar apa yg kami teriakan?
Tiadakah mereka yg mengendarai mercy mendengar apa yg kami paksakan?
Tidakah mereka yg memakan nasi yg hangat mendengar jerit tangis?
Tiadakah mereka peduli pada kami yg sakit dengan batin teriris?

Hanya Tuhan yg jadi tambatan kami.
Karena mereka tidak lagi peduli.
Yg mereka umbar hanya janji.
Janji yg katanya manis nan jernih.

Namun yg aku lihat tak lebih jernih.
Dari air kali penuh tai.
AbdChaniago - 17/12/2010 11:41 PM
#96

Quote:
Original Posted By aldyal
Tikaman belati kehidupan mengiris sekujur nadi.
Aku masih berdiri menyaksikan fakta yg terjadi.
Aku melihat dg mata yg tajam dan berdarah.
Di saat air mata habis tak bersisa.

Aku menyesal sedalam aku bisa menghunuskan pisau ke hati.
Kenapa aku belum mengubah hal ini?
Aku melihat dengan mata berurai darah.
Karena air mata habis tak bersisa.

Tidakkah mereka yg diatas mendengar apa yg kami teriakan?
Tiadakah mereka yg mengendarai mercy mendengar apa yg kami paksakan?
Tidakah mereka yg memakan nasi yg hangat mendengar jerit tangis?
Tiadakah mereka peduli pada kami yg sakit dengan batin teriris?

Hanya Tuhan yg jadi tambatan kami.
Karena mereka tidak lagi peduli.
Yg mereka umbar hanya janji.
Janji yg katanya manis nan jernih.

Namun yg aku lihat tak lebih jernih.
Dari air kali penuh tai.




APA KABAR NEGARA ?

kami hanyalah orang - orang lapar

yang menjelma angka - angka statistika di laptopmu

kami bernapas dengan debu dan kenalpot kota ini sampai mati, kami tak peduli dengan gajimu

kami hanyalah diagram yang terus meningkat di tiap kalian rapat,

kami hanyalah kerumunan trotoar, kami tersamar sampah - sampah kali, kami terselubung zebracross yang kalian lindasi

kami hanyalah kulit - kulit melepuh di siang hari, dan genangan tuak di malam hari

tak ada yang peduli,

kami hanyalah mitosi bagi anak cucu kalian yang tidur di istana kasur

bagi kalian, kami hanyalah antrian panjang orang - orang terbuang

bagi kalian kami hanyalah pemandangan sekilas di perempatan kala lampu merah siang



tak ada yang peduli

di rumah tetangga kami masturbasi di depan tv

jemuran kami colongi

bocah - bocah kami sodomi



tak ada yang peduli

kami gelantungan di pintu - pintu bis kota

kami berjaya di atap - atap kereta

kami memperkosa siapa saja


tak ada yang peduli

kami tidak peduli betapa sejuknya kantor yang kalian duduki jadi jangan
pedulikan siapa yang kami buntingi hari ini

kalian tidak peduli betapa laparnya tidak makan 2 hari, jadi kami tidak peduli
betapa enaknya santap siang kalian hari ini

kami tidak menuntut dibuatkan istana jacuzzi, tapi biarkan perempatan yang
lampunya putus itu tetap gelap di malam hari

kami tidak mempedulikan berapa panjang gelar kalian, jadi biarkan jalan antar
provinsi ini tetap berlobang, pecah, hancur berhamburan

kami tidak mengganggu bocah - bocah yang kalian jemput sepulang sekolah,
jadi biarkan sudut pasar itu terlupakan dan tak terjaga sampai pedagang itu kami jarah

kami tidak merongrong hangatnya keluarga kalian, jadi jangan gusur lapak - lapak anak istri kami,
dengan perut laparnya mereka akan mati sendiri, atau mati di tangan kami



kami bernyanyi bahagia

tak ada yang mengajari kami tentang surga dan neraka

kami bisa minum dan mandi dari comberan manapun

kami minum anggur dan tuak merek apapun

kami bisa menyebrang dimanapun

kami bisa merampok siapapun, membunuh tanpa ampun

pun kami bisa mati dimanapun..

..
kapanpun..
AbdChaniago - 18/12/2010 12:04 AM
#97

BERI AKU JUDUL

kepalaku berputar - putar

menuju ujung yg samar - samar

aku mengayun lesu

bersama kelabu langit biru

(aku membohongimu, hri ini cerah)

aku mengejar - mengejar

aku bersandar

kembali mengejar

lalu bersandar

aku mengejar fajar di langkahmu yg samar - samar
imajiner_world - 18/12/2010 12:13 AM
#98

Quote:
Original Posted By AbdChaniago
ooh kirain istilah sastra gan ngakak

kalo ada puisi silahkan share dimari gan :thumbup


hehe,mmaaf, ud lama ga berkecimpung dengan sastra jd gatau lagi deh..hehe

hmm..
puisi...
aku bih suka baca puisi2 disini
D
AbdChaniago - 18/12/2010 12:43 AM
#99

Quote:
Original Posted By imajiner_world
hehe,mmaaf, ud lama ga berkecimpung dengan sastra jd gatau lagi deh..hehe

hmm..
puisi...
aku bih suka baca puisi2 disini
D


wuah sama gan ane malah ga pernah blajar sastra samaskali,
dulu blajar bhasa Indonesia aja cabut ke kantin ngakak

eh kuliah jadi nulis2 puisi ngakak

kayaknya ane blajar otodidak sesuai inspirasi ganPUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)

sayangnya puisi di trit ini masih sepi gan :mewek
aldyal - 18/12/2010 02:15 AM
#100

Quote:
Original Posted By AbdChaniago

APA KABAR NEGARA ?

kami hanyalah orang - orang lapar

yang menjelma angka - angka statistika di laptopmu

kami bernapas dengan debu dan kenalpot kota ini sampai mati, kami tak peduli dengan gajimu

kami hanyalah diagram yang terus meningkat di tiap kalian rapat,

kami hanyalah kerumunan trotoar, kami tersamar sampah - sampah kali, kami terselubung zebracross yang kalian lindasi

kami hanyalah kulit - kulit melepuh di siang hari, dan genangan tuak di malam hari

tak ada yang peduli,

kami hanyalah mitosi bagi anak cucu kalian yang tidur di istana kasur

bagi kalian, kami hanyalah antrian panjang orang - orang terbuang

bagi kalian kami hanyalah pemandangan sekilas di perempatan kala lampu merah siang



tak ada yang peduli

di rumah tetangga kami masturbasi di depan tv

jemuran kami colongi

bocah - bocah kami sodomi



tak ada yang peduli

kami gelantungan di pintu - pintu bis kota

kami berjaya di atap - atap kereta

kami memperkosa siapa saja


tak ada yang peduli

kami tidak peduli betapa sejuknya kantor yang kalian duduki jadi jangan
pedulikan siapa yang kami buntingi hari ini

kalian tidak peduli betapa laparnya tidak makan 2 hari, jadi kami tidak peduli
betapa enaknya santap siang kalian hari ini

kami tidak menuntut dibuatkan istana jacuzzi, tapi biarkan perempatan yang
lampunya putus itu tetap gelap di malam hari

kami tidak mempedulikan berapa panjang gelar kalian, jadi biarkan jalan antar
provinsi ini tetap berlobang, pecah, hancur berhamburan

kami tidak mengganggu bocah - bocah yang kalian jemput sepulang sekolah,
jadi biarkan sudut pasar itu terlupakan dan tak terjaga sampai pedagang itu kami jarah

kami tidak merongrong hangatnya keluarga kalian, jadi jangan gusur lapak - lapak anak istri kami,
dengan perut laparnya mereka akan mati sendiri, atau mati di tangan kami



kami bernyanyi bahagia

tak ada yang mengajari kami tentang surga dan neraka

kami bisa minum dan mandi dari comberan manapun

kami minum anggur dan tuak merek apapun

kami bisa menyebrang dimanapun

kami bisa merampok siapapun, membunuh tanpa ampun

pun kami bisa mati dimanapun..

..
kapanpun..


kalian duduk di sana.
di ruang sejuk penuh pendingin.
kami di sini menanti kalian.
di atas ruas-ruas aspal yg dingin.

apakah otak kalian sudah berpindah?
apakah ini pemimpin? pemimpin bajingan.
kami tergeletak pasrah hampir menyerah.
berharap sedikit harapan dan bantuan.

tapi tidak kami dapati.
harapan yg kalian umbar ketika kalian berpromosi.
janji-janji amis itu yg dulu kalian umbar.
baunya bagai sempak yg terbakar

kami sisa suara dari serpihan kecil.
sisanya telah tertelan dan menciut seukuran upil.
aku berseru kepada kalian "otak kalian kemana? apa berpindah dari kepala ke jamban? kami menuntut hak kami yg kecil tak bersisa. hanya sedikit kami mengharap sia-sia !"

tidak digubris suara kami.
kami hidup di negara yg "katanya" berdemokrasi.
di bagian mana yg anda sebut "demokrasi"?
ketika tidak ada satupun didengar wahai aspirasi.

ironis.
entahlah kami harus apa lagi.
ketika kalian seenaknya membeli mobil mercedis.
kami mengais sesuap nasi di pinggiran terminal pagi.

kami mandi di kali penuh tai.
tak lain berasal dari jamban kalian sendiri.
mencuci beras dg air limbah sana sini.
kami memakan seoonggok sampah demi kelanjutan hidup ini.
Page 5 of 111 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 >  Last ›
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > PUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)