Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > PUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)
Total Views: 97030 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 8 of 111 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 >  Last ›

AbdChaniago - 06/01/2011 12:45 AM
#141
kota mimpi
aku menulis perumpamaan di dahi

dipenuhi corat - coret kerinduan

terlalu sayu mataku tuk menahan kantuk ini

tubuhku telah mengambang

di atas aspal basah tempat kita biasa mengasah cinta

kalbuku serasa sirna dalam pelukmu yang raya

ada gerimis penyesalan di kota memori

aku makin jauh

melambung menuju ke entahan yang biru

menuju perempatan

dimana penyesalan dan rindu bertemu
nasi..aking - 06/01/2011 10:21 AM
#142

Ini malam panjang terindah untuk mu,
aku disini sendu karena kecewamu.
aku hanya manusia punya salah, punya tangis dan air mata.

biar bersatu dalam diriku, sebab aku pun hanya ingin mencintaimu.

ini aku tanpa pamrih dari hati aku memanjakan.
aku senang kamu bahagia, biar aku tersenyum dalam tangis.

segala gunda bersatu dalam gulana,
biar mereka tertembang pada malam.

bintang, rembulan sedia menerangi.

kau malam tak akan terlupakan,
kau siang yang tergantikan,
kau hari yang tak ada habisnya.

biar kita bercerita, dalam marah pun aku bisa merasakan,

ini hari dan cinta yang terurai dalam hatimu.

aku disini, berkaca mataku,
aku pinta kau mengerti aku tak sempurna.

aku hanya berusaha menjadi cerah dalam mendung,
menjadi hujan dalam kering,

"aku tau Tuhan Maha Adil.
tak selamanya langit itu mendung,
masih ada kau pelanginya, sedia memberi rahmat semegah antasiksa,
hanya saja kau itu langitku, sedia aku hiasi walau aku memang memiliki arti".
thiery89 - 06/01/2011 10:32 AM
#143

malaikat duduk disampingku..
kutawarkan satu pack Djarum super padanya..
tersenyum kecut, sembari berkata: tidakkah kau lihat, kehormatan wanita menganga begitu lebarnya, menyibukanku..
tak hentinya ia mencatat nama nama..
setiap kehormatan terlepas..
...semakin cepat, lembaran penuh nama..

dalam imajinasi satu pack Djarum super masih utuh..
AbdChaniago - 06/01/2011 10:42 PM
#144

Quote:
Original Posted By nasi..aking
Ini malam panjang terindah untuk mu,
aku disini sendu karena kecewamu.
aku hanya manusia punya salah, punya tangis dan air mata.

biar bersatu dalam diriku, sebab aku pun hanya ingin mencintaimu.

ini aku tanpa pamrih dari hati aku memanjakan.
aku senang kamu bahagia, biar aku tersenyum dalam tangis.

segala gunda bersatu dalam gulana,
biar mereka tertembang pada malam.

bintang, rembulan sedia menerangi.

kau malam tak akan terlupakan,
kau siang yang tergantikan,
kau hari yang tak ada habisnya.

biar kita bercerita, dalam marah pun aku bisa merasakan,

ini hari dan cinta yang terurai dalam hatimu.

aku disini, berkaca mataku,
aku pinta kau mengerti aku tak sempurna.

aku hanya berusaha menjadi cerah dalam mendung,
menjadi hujan dalam kering,

"aku tau Tuhan Maha Adil.
tak selamanya langit itu mendung,
masih ada kau pelanginya, sedia memberi rahmat semegah antasiksa,
hanya saja kau itu langitku, sedia aku hiasi walau aku memang memiliki arti".


mantab bgt gan :thumbup

makasih y gan udah mampir, udah lama ga ada yg mampir di trit ane :mewek

"aku tau Tuhan Maha Adil.
tak selamanya langit itu mendung,
masih ada kau pelanginya.."

keren bgt gan bait ini :matabelo

kalo ada puisi lagi mampir sini lagi ya gan shakehands


Quote:
Original Posted By thiery89
malaikat duduk disampingku..
kutawarkan satu pack Djarum super padanya..
tersenyum kecut, sembari berkata: tidakkah kau lihat, kehormatan wanita menganga begitu lebarnya, menyibukanku..
tak hentinya ia mencatat nama nama..
setiap kehormatan terlepas..
...semakin cepat, lembaran penuh nama..

dalam imajinasi satu pack Djarum super masih utuh..


walopun pendek, puisi ente dalem gan

kalo ada puisi keren lagi silahkan share dimari ya gan shakehands
UserNoobz - 07/01/2011 12:28 AM
#145

Aku duduk di bukit sepi
Saat kegelapan menghampiriku
Tanpa kawan untuk bernyanyi
Tanpa kekasih yang mencintaiku

Hancurlah berkeping-keping
Wahai hati yang terluka
Terkoyak bak awan kelabu di ufuk senja
Bersama mentari yang tertawa
Hingga gelap kembali menghampiriku

Tahukah kau rasa sepi ini?
Semilir angin dingin yang menusuk kalbu
Aku benci seorang diri
Aku ingin kau kembali

RZ January 7 2011
(puisi asal-asalan(maaf gan ane jarang bikin puisi))
Julak.45 - 07/01/2011 02:57 AM
#146

Selalu terasa pedih di hati ini..
Tersayat sembilu dalam jiwa-jiwa yang kerdil..
Terluka dan terobek sampai ke dalam sanubari..
Tiada berbekas akan sakitnya hati..
AbdChaniago - 07/01/2011 07:55 PM
#147

Quote:
Original Posted By UserNoobz
Aku duduk di bukit sepi
Saat kegelapan menghampiriku
Tanpa kawan untuk bernyanyi
Tanpa kekasih yang mencintaiku

Hancurlah berkeping-keping
Wahai hati yang terluka
Terkoyak bak awan kelabu di ufuk senja
Bersama mentari yang tertawa
Hingga gelap kembali menghampiriku

Tahukah kau rasa sepi ini?
Semilir angin dingin yang menusuk kalbu
Aku benci seorang diri
Aku ingin kau kembali

RZ January 7 2011
(puisi asal-asalan(maaf gan ane jarang bikin puisi))


bagus gan puisi ente \)

gpp gan, gausah malu2 kita2 disini masih belajar semua kok \)

kalo ada puisi lagi silahkan share dimari gan shakehand2

Quote:
Original Posted By Julak.45
Selalu terasa pedih di hati ini..
Tersayat sembilu dalam jiwa-jiwa yang kerdil..
Terluka dan terobek sampai ke dalam sanubari..
Tiada berbekas akan sakitnya hati..


puisi2 pendek kayak punya agan ini kadang maknanya jauh lebih kerasa dari puisi yang panjang :thumbup

makasih ya gan udah mampir

silahkan share lagi gan kalo ada puisi shakehand2
AbdChaniago - 08/01/2011 11:58 PM
#148

sudul dulu ah sepi bgt neh, lg ga ada inspirasi pula cd
Julak.45 - 09/01/2011 01:39 PM
#149

untuk siapa..
aku tak tau ini untuk siapa
untuk aku atau hatiku..
atau untuknya dan dia yang menyimpan segala rasa..

mungkin kau tak tau untuk siapa..
apa dia terlalu pandai untuk menyimpan kata..
suratan nasibpun di bungkus dengan sempurna..
siapa tau, siapa duga..
lusuh dan nodapun tak tampak mata..
Ginrammer - 09/01/2011 08:01 PM
#150

kau datang ..
aku datang ..
ke kumpulan orang-orang ..
kau pasang sikap menyerang ..
aku bertahan ..
hingga lama waktu berlalu ..
masih saja seperti ini ..
aku terlalu baik ..
kau terlalu jahat ..
sialan ..
seandainya saja aku jahat ..
aku juga akan menyerang ..
dan kita akan tahu hasilnya ..
apa kau atau aku yang akan mati ..
Ginrammer - 09/01/2011 08:04 PM
#151

aku pernah punya senjata ..
tapi sekarang hilang ..
apa karena si bajingan itu sudah mati ?
mati jugalah senjataku ?

aku ingin bunuh orang ..
aku butuh senjataku ..
semua ini jadi gairahku ..
bunuh orang dengan senjata ..
lalu terpuaskan ..

"tidak ..
aku bukan psikopat ..
aku hanya pendendam yang sesat .."
lumajanger - 09/01/2011 10:41 PM
#152

Ketika hitam sudah menodai putih,
ketika dedauan telah gugur,
ketika bunga hati telah layu,
ketika padang rumput telah kering,
ketika hati ini telah mati
dan ketika mata batin telah terpejam.
Cukup sampai disini!
Cinta telah menjadi benci,
Sayang berubah jadi dendam,
Hanya waktu yang tau ini sampai kapan.
Meskipun kau takkan tergantikan.
thiery89 - 10/01/2011 08:01 AM
#153

berkumpullah inspirasiku..
wahai bajingan ku...
thiery89 - 10/01/2011 08:05 AM
#154

berkumpullah inspirasiku..
wahai bajingan ku...

maaf dopos, koneksi error tadi..
AbdChaniago - 11/01/2011 03:06 PM
#155

dalam menung


biarlah selama sepoi angin sore berhembus

aku diam memandangi kelam di seberang laut

hanyut terbawa ombak

meluncur di jemarimu

kau yang megah

melenyapkan aku
5thsymphony - 11/01/2011 04:43 PM
#156

sembari merenung,
kupersilahkan angin membelai wajahku
membawa aroma kebencian
menusuk hidungku

datang dari utara berwujud naga
dari timur bagaikan serigala
memutar roda kehidupan manusia
mengundang nestapa

sembari merenung,
kulihat ombak tak lagi besarrr
tapi mematikan
kulihat bintang tak lagi teranggg
tapi menyilaukan

burung burung terbang bagaikan tak ada hari esok
kucing mengaum,singa mengeong
budak budak berdiri tegak di atas kepala masing-masing
orang suci kembali ke khayangan
dan para pendosa mengumandangkan kebebasan....

sembari merenung...kulihat awan...berbentuk...
malaikat maut.
kaka.mataelang - 11/01/2011 04:56 PM
#157

kalian biarkan aku menghirup racun ini
saat kalian menghirup udara segar

pengkhianat?
sampai mati akulah yang kalian khianati
mungkin kalian akan sadar nanti

biarkan aku tinggal bersama tikus-tikus ini, pengecut!
biarkan ketakutan mengalahkan nurani kalian

kumpulkan uang sebanyak yang kalian mau, serakah
kuharap kalian segera menjadi babi

sakit?
sampai mati akulah yang kesakitan
mungkin kalian akan sadar nanti

biarlah ku hirup racun ini sampai mati
ku harap kalian cukup puas menghirup udara segar sampai mati

mungkin kalian akan sadar nanti...
mungkin kalian tidak akan pernah sadar...
AbdChaniago - 13/01/2011 02:13 PM
#158

Rentak

jemariku menari

mengukir sepi dalam ketukan - ketukan absurd di sudut meja

bebunyian lagumu berserakan di udara

sebagian melepas penat di telingaku

sebagian menyusup ke syaraf - syaraf ku yang pegal

dan yang lain terbawa angin ke masa lalu
5thsymphony - 13/01/2011 03:29 PM
#159

hitam bola matamu sehitam masa lalu mu
tak tampak masa depan mu tertutup kabut pilu
apa yang kau takutkan hai pencemburu

kau seperti dadu di atas meja judi
berputar kesana kemari tetapi sesungguhnya engkau mati
iblis pun bersuka ria ketika kau berkecil hati

ku harap malam ini engkau bermimpi
pergi ke negeri di sebrang pelangi
di sana ada bayi yang bisa kau timang lagi
dan permaisuri yang bisa kau ajak mati...
5thsymphony - 13/01/2011 03:49 PM
#160

tertidur...tidur...kemudian bangun
terlelap...lelap...lalu terjaga

rimba belantara ini tak kunjung sepi
selalu di penuhi kesunyian

kesunyian...sunyi...yg mengundang
kesepian...kesepian semu

kesepian ini tak berlangsung lama
hanya sepintas melintas di depan mata
Page 8 of 111 | ‹ First  < 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 >  Last ›
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > PUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)