Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > PUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)
Total Views: 97030 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 96 of 111 | ‹ First  < 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 >  Last ›

sicilyaanita - 14/02/2012 01:46 AM
#1901
sekali lagi
sudah dipukul tiga kali.

tonggak listrik sepi, penanda pagi.

adakah yang berubah sejak tahun kemarin dan kemarinnya lagi?

hanya usia yang bertambah.

kata mereka harusnya semakin dewasa.

tapi aku merasa hanya semakin tua.

interval waktu 5 sampai 7 tahun silam.

coba meratap, coba menatap.

kemana hilangnya optimismi masa muda yang menyala - nyala?

sudah tergantikah dengan kepasrahan dan modifikasi mimpi menjadi apatis?

padahal aku ini masih orang yang sama.

sepertinya aku memang sudah hampir menjadi setan tua.

mengerayangi malam, dengan segelas kopi yang terseduh di gelas sumbing sebelah.

bila dulu aku pernah menyala, maka sekarang nyala hanya tersisa dari kepahitan perlawanan.

tak ada yang aku sesali.

hanya ada beberapa keputusan yang ingin aku kembali dan merubahnya.

semoga,

semoga ada satu kesempatan,

satu kali saja..

untuk menjadi diriku sendiri.
menjadi diriku yang lantang bernyanyi.

menyala, sebelum berkelip padam,

menyala terang,
menjadi garam,
menjadi berarti,

sebelum sunyi..




mazy - 14/02/2012 04:24 AM
#1902

di malam cerah yang sepi
dalam sebuah ruang keluarga
terdengar canda tawa anak dan orang tua nya
aku hanya menatap ke langit dan berteriak dalam hati
"dimana keluarga ku.......kemana saudaraku

merenung menunggu mata tertidur
terbanyang selalu keberadaan keluarga ku "seperti berlayar
disaat aku butuh Kapal(keluarga) untuk mengarungi laut(kehidupan)
kapal(keluarga) itu hancur terhempas Badai(perceraian)

ya ALLAH apa yang DIrencanakan 18 tahun sudah
aku mengarungi laut(kehidupan) tanpa kapal yg Utuh...

Quote:
pengalaman ane gan tanpa keluarga yg utuh dan semua terpisah...!!
moga agan2 yg senasib ama ane jngan kecih hati...
belajar dari pengalaman orang tua kita
semoga kita bisa jadi nahkoda yg bisa membawa awak keluarga dalam mengarungi Laut(kehidupan)




perceraian tidak diharamkan tapi tidak disukai ALLAH
forgotten.tombs - 14/02/2012 04:52 PM
#1903

Quote:
Original Posted By AbdChaniago
singkat tp tetap puitis D

btw itu bocah yg di ava ente ngetop banget ya skarang?


yoii gan... yang imut itu.. si apikah :genit

wkwkwkkww
alonehell - 16/02/2012 04:16 AM
#1904

Rumah itu menyimpan sejuta kenangan
kenangan ketika aku bersamanya

sudah lama aku tak mengunjungi rumah itu

rumah yang mempertemukan aku dan dirimu

tempat yang indah
ingin rasanya ku kembali kerumah itu

... namun aku takut

takut akan membuka luka lama
luka yang selama ini kututupi
luka yang kusembunyikan dibalik senyumku

sudahlah lupakan saja
aku tak ingin membuka semua itu..
Biarlah biarkan aku disini...
Disudut gelappnya malam


NYUMBANG DIKIT MAAF KALO GAJE
Ginrammer - 16/02/2012 12:18 PM
#1905

seseorang itu kamu.
yang pernah buatku jatuh cinta,
hingga akhirnya tersadar semuanya hanya mimpi.
bukan karena kita tak saling tersenyum ketika bertemu.
bukan karena kita tak saling memeluk ketika rindu.
bukan karena kita tak saling berciuman mesra ketika cinta meluap-luap dalam dada.
tapi karena ada sesuatu.
sesuatu itu dirinya,
mantan kekasihmu yang sempurna.
hasbiAS - 16/02/2012 01:22 PM
#1906

Quote:
Original Posted By Ginrammer
seseorang itu kamu.
yang pernah buatku jatuh cinta,
hingga akhirnya tersadar semuanya hanya mimpi.
bukan karena kita tak saling tersenyum ketika bertemu.
bukan karena kita tak saling memeluk ketika rindu.
bukan karena kita tak saling berciuman mesra ketika cinta meluap-luap dalam dada.
tapi karena ada sesuatu.
sesuatu itu dirinya,
mantan kekasihmu yang sempurna.


Aseeek ...
Mr.kopong - 16/02/2012 07:34 PM
#1907

gann, ane bisa reques pusi buat ujian praktek bahasa indonesia boleh ga gan??
ane bingung mau buat puisinya tololng di bantu ya gann thx iloveindonesias
Ginrammer - 16/02/2012 08:50 PM
#1908

berpuisi seperti ini,
memecahkan hati sendiri.
keangkuhan kau angkat lebih tinggi,
dari hidup yang terlalu singkat.
kasihan kau,
pria kesepian.
kasihan kau,
pria yang butuh pengakuan.
kasian kau,
pelacur komersial atas keberadaanmu.
silensium - 16/02/2012 09:25 PM
#1909
Topeng
Dan jika aku berkaca, ya,
aku lihat babi di dalam cermin

Dan itu yang buatku berhenti,
urungkan niat karena aku ini
Tak pantas kau tiduri

Ketika aku marah, larut dalam emosi
Wajah memerah, geram undang caci
Memaki dan mengumpat seperti
Manusia tak berbudi

Dan jika aku berkaca, ya,
aku lihat anjing di dalam cermin

Diriku sendiri, entah di mana
Makhluk cerminan itu bukan
Aku
Aku bukan
Sosok yang tercipta
Untuk dicinta
Ginrammer - 16/02/2012 09:49 PM
#1910

dalam tenang aku mengembara.
dalam sepi aku bergembira.
dalan bahagia aku sedih.
dalam gelap aku beramai-ramai menyalakan api unggun.
dalam terang aku bersorak-sorai memberontak.
dalam laut,
aku mati.
aneh tapi realistis.
AbdChaniago - 17/02/2012 12:49 AM
#1911

Quote:
Original Posted By sicilyaanita
sudah dipukul tiga kali.

tonggak listrik sepi, penanda pagi.

adakah yang berubah sejak tahun kemarin dan kemarinnya lagi?

hanya usia yang bertambah.

kata mereka harusnya semakin dewasa.

tapi aku merasa hanya semakin tua.

interval waktu 5 sampai 7 tahun silam.

coba meratap, coba menatap.

kemana hilangnya optimismi masa muda yang menyala - nyala?

sudah tergantikah dengan kepasrahan dan modifikasi mimpi menjadi apatis?

padahal aku ini masih orang yang sama.

sepertinya aku memang sudah hampir menjadi setan tua.

mengerayangi malam, dengan segelas kopi yang terseduh di gelas sumbing sebelah.

bila dulu aku pernah menyala, maka sekarang nyala hanya tersisa dari kepahitan perlawanan.

tak ada yang aku sesali.

hanya ada beberapa keputusan yang ingin aku kembali dan merubahnya.

semoga,

semoga ada satu kesempatan,

satu kali saja..

untuk menjadi diriku sendiri.
menjadi diriku yang lantang bernyanyi.

menyala, sebelum berkelip padam,

menyala terang,
menjadi garam,
menjadi berarti,

sebelum sunyi..


bagus banget gan, ane vote buat masuk pejwan D

Quote:
Original Posted By mazy
di malam cerah yang sepi
dalam sebuah ruang keluarga
terdengar canda tawa anak dan orang tua nya
aku hanya menatap ke langit dan berteriak dalam hati
"dimana keluarga ku.......kemana saudaraku

merenung menunggu mata tertidur
terbanyang selalu keberadaan keluarga ku "seperti berlayar
disaat aku butuh Kapal(keluarga) untuk mengarungi laut(kehidupan)
kapal(keluarga) itu hancur terhempas Badai(perceraian)

ya ALLAH apa yang DIrencanakan 18 tahun sudah
aku mengarungi laut(kehidupan) tanpa kapal yg Utuh...





perceraian tidak diharamkan tapi tidak disukai ALLAH


sabar ya gan \(

Quote:
Original Posted By forgotten.tombs
yoii gan... yang imut itu.. si apikah :genit

wkwkwkkww


wuiiih suka yang mungil2 ternyata ngakak

Quote:
Original Posted By alonehell
Rumah itu menyimpan sejuta kenangan
kenangan ketika aku bersamanya

sudah lama aku tak mengunjungi rumah itu

rumah yang mempertemukan aku dan dirimu

tempat yang indah
ingin rasanya ku kembali kerumah itu

... namun aku takut

takut akan membuka luka lama
luka yang selama ini kututupi
luka yang kusembunyikan dibalik senyumku

sudahlah lupakan saja
aku tak ingin membuka semua itu..
Biarlah biarkan aku disini...
Disudut gelappnya malam


NYUMBANG DIKIT MAAF KALO GAJE


bagus kok sist D

thanks udah share


Quote:
Original Posted By Ginrammer
seseorang itu kamu.
yang pernah buatku jatuh cinta,
hingga akhirnya tersadar semuanya hanya mimpi.
bukan karena kita tak saling tersenyum ketika bertemu.
bukan karena kita tak saling memeluk ketika rindu.
bukan karena kita tak saling berciuman mesra ketika cinta meluap-luap dalam dada.
tapi karena ada sesuatu.
sesuatu itu dirinya,
mantan kekasihmu yang sempurna.


Quote:
Original Posted By Ginrammer
berpuisi seperti ini,
memecahkan hati sendiri.
keangkuhan kau angkat lebih tinggi,
dari hidup yang terlalu singkat.
kasihan kau,
pria kesepian.
kasihan kau,
pria yang butuh pengakuan.
kasian kau,
pelacur komersial atas keberadaanmu.


Quote:
Original Posted By Ginrammer
dalam tenang aku mengembara.
dalam sepi aku bergembira.
dalan bahagia aku sedih.
dalam gelap aku beramai-ramai menyalakan api unggun.
dalam terang aku bersorak-sorai memberontak.
dalam laut,
aku mati.
aneh tapi realistis.


bagus2 puisi agan, walopun singkat \)


Quote:
Original Posted By silensium
Dan jika aku berkaca, ya,
aku lihat babi di dalam cermin

Dan itu yang buatku berhenti,
urungkan niat karena aku ini
Tak pantas kau tiduri

Ketika aku marah, larut dalam emosi
Wajah memerah, geram undang caci
Memaki dan mengumpat seperti
Manusia tak berbudi

Dan jika aku berkaca, ya,
aku lihat anjing di dalam cermin

Diriku sendiri, entah di mana
Makhluk cerminan itu bukan
Aku
Aku bukan
Sosok yang tercipta
Untuk dicinta


mantep ini, calon pejwan jg kayaknya D
AbdChaniago - 17/02/2012 01:15 AM
#1912

Satu Rindu Kecil






di udara, bergelayutan pada senandung kesepian tiap sepi hati

akankah menari semua peluh mengaliri kulit menggenang bersama petikan dawai

lagu untukmu

sehingga teduh ini sedikit ramai


bagaimanapun

bagaimana bisa aku bernafas disini

di dunia asing yang tak ada kau

dunia tempatku membangun tembok palsu

memagari rerimbun bunga yang kau tanam di dadaku


berbaring risau

kurebahkan tubuh

seakan kau kau berlarian riang tersenyum dan melempar tawa ke angkasa

apakah kau disana bertanya - tanya...







pada wajahmu yang kulukis hati - hati di kelopak mataku yang terpejam

kutambahkan sepucuk rindu mungil di matamu








guedan - 17/02/2012 02:33 AM
#1913

Teringat beberapa zaman silam
Ketika dirimu dan diriku menyapa kelam
Memainkan perasaan yang terlanjur mendalam
Kini... Kisah kita hanya menyisakan tangis sepanjang malam

Sungguh, bukanlah cinta yang menjadi sutradara
Tidak pula aturan agama yang memisahkan kita
Kuharap waktu hapuskan air mata
Karena kau tahu, ribuan mil ini takkan kulampaui

Biarlah kisah kita ini menjadi fabel kenangan
Yang mungkin takkan kau baca ulang setiap malam
AbdChaniago - 17/02/2012 02:38 AM
#1914

Quote:
Original Posted By guedan
Teringat beberapa zaman silam
Ketika dirimu dan diriku menyapa kelam
Memainkan perasaan yang terlanjur mendalam
Kini... Kisah kita hanya menyisakan tangis sepanjang malam

Sungguh, bukanlah cinta yang menjadi sutradara
Tidak pula aturan agama yang memisahkan kita
Kuharap waktu hapuskan air mata
Karena kau tahu, ribuan mil ini takkan kulampaui

Biarlah kisah kita ini menjadi fabel kenangan
Yang mungkin takkan kau baca ulang setiap malam

thanks for share \)

bagus puisinya D
silensium - 17/02/2012 07:10 PM
#1915
B*tch
F*ck me and let me bear your sin
Open wide your hole and let me in
We are a whole, can't you feel?
You are my whore, the lust is real

Don't ask for my lip
No kiss I want to taste
Just move your hip
Up and down in haste

What sigh will you share,
like you're riding a hare?
Or a moan in blurry stare?

Keep up pumping this lever
Until you reach one you can't alter
Pleasure created in your dark shelter
So let me satisfy your hunger

F*ck me and let me bear your sin
Let me crawl within your bare skin
We are a whole, can you feel?
You are my whore, I'll pay your bill

Spoiler for my thread
Ginrammer - 18/02/2012 02:16 AM
#1916

dimakah aku bertemu dengan dirimu,
ketika rindu membuatku terlalu bisu untuk bertanya ?
apa aku harus memohon dengan sangat pada tuhan,
lalu keajaiban turun ?
bukankah semua ini begitu sedih,
saat aku cinta kau aku terlihat seperti anak kecil yang mudah dimainkan emosi.
bukankah semua ini terasa hambar,
pada saat aku bilang,"aku cinta kau",
tapi kau hanya menoleh sebentar lalu berjalan lagi, santai.
aku sakit disini.
tak ada obatnya,
selain kau kasihi dengan tulus.
jika ini ambisi,
terserah.
hasbiAS - 19/02/2012 01:37 PM
#1917

Iblis Betina

Kau menyita semua mata
Lenggak-lenggokmu mempesona
Satu kerlingan matamu saja
Cukup merajang-rajang banyak nyawa

Dunia ini mendekati akhir, Sayang
Namun kau tak pernah lelah memintal khayal
Semakin larut malam menjamah kelam
Fantasi tentangmu berjingkrak liar tak karuan

Iman yang kuat belum tentu mampu menolak
Surga dunia dalam tiap inchi pinggulmu bergerak
Bibir indahmu basah merapal mantra
Lewat kenyal diameter buah dada
Lewat putih mulus betis dan paha
Karena engkaulah Iblis Betina

Nafasku memburu di sepanjang punggungmu yang telanjang
Detak jantung kita berpacu cepat menggelinjang
Syaraf-syaraf kita bertemu
Bercumbu, hingga pudar remang-remang
Hilang sadar

Yang lain boleh, asal jangan dia
Aku sudah mengangkat sumpah bahwa
Racikan cintaku bebas pengawet nista
Takaran sayangku murni tak terkotori oleh noda
nafsu buta

Kumohon, bila aku tak mampu memaksa
Pergilah darinya
AKu ingin mencintainya sepenuh jiwa
Sempurna
Meski tanpa kau perindah
01010010 - 19/02/2012 03:06 PM
#1918

_coretan pelampiasan amarah_

ketika hati tak lagi merasa
ketika jiwa terhanyut dalam kepedihan

hanya berteriak yang dapat meredakan
hanya air mata yang bisa menemani

tak ada kata
tak ada sajak

hanya secerca coretan
coretan buram pelampiasan amarah
Ginrammer - 19/02/2012 04:44 PM
#1919

yang sudah biarlah sudah.
biarkan termakan waktu, sayang.
janganlah lagi kau ungkit pahitnya kopi tadi pagi.
semuanya sudah tinggal bekas.
mari berjalan menuju cahaya terang masa depan,
siapkan semua bekal,
kita akan bergembira.
01010010 - 19/02/2012 11:14 PM
#1920

dimana ?
dimana aku kan bersembunyi ?
bersembunyi dari bayanganmu
kemana ?
kemana aku kan berlari ?
berlari dari kehidupanmu
aku terperangkap disini
bersama rasa sakit yang tak kunjung sembuh
bersama luka yang terus berdarah
bersama air mata yang membasahi sekujur tubuh
ingin rasanya ku menghilang di kegelapan malam
terbakar panasnya mentari
terhanyut oleh gelombang air laut
tapi aku masih disini
terdiam membisu
bersama bayangan tentangmu

\( \(
Page 96 of 111 | ‹ First  < 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 >  Last ›
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > PUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)