Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > PUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)
Total Views: 97030 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 99 of 111 | ‹ First  < 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 >  Last ›

ellromauly - 06/03/2012 09:03 PM
#1961
pergi gue ga butuh lo lagi
hey jangan pernah kamu datang lagi di hidupku
terlalu sulit dan kecewa
terlalu rumit dan hanya bisa membekas
sadarkan dirimu saja.
hidupku hidupku, duniaku duniaku
hidupmu hidupmu, duniamu duniamu
mengertikah kamu akan kata2ku
berharap iya supaya kamu engga akan pernah balik ke duniaku
aku sudah nyaman, aku sudah terbiasa tanpa bayangan bodoh
yang terus menerka-nerka.
pergilah saja dengan wanita pujaanmu
tinggalkan aku sekarang disini sendirian
aku tak butuh orang sepertimu
yang merusakku perlahan, yang mematikanku secara tiba2

hey aku mohon pergilah dari hidupku
selamanya sampe kapanpun
jangan usik ketentramanku dengan omong kosongmu lagi.
AbdChaniago - 06/03/2012 10:07 PM
#1962

Quote:
Original Posted By alonehell


tiada hari tanpa galau gan ngacir:


izin share lagi ya gan malus

Aku tak lagi memiliki inspirasi,
tak ada lagi kudengar riuh pepohonan berpuisi,tak juga semilir angin menyampaikan kesegaran syair imajinasi.

Aku seperti wajah tanpa mata,
tak melihat namun hanya mampu menatap khayalan.
... Seumpama jiwa-jiwa yang terhempas,tersungkur dalam kemelut prahara.

Tubuhku diam,harapanku menganga dalam singit matahari korban remuk peradaban.
Hari-hariku menjadi kegelisahan yang terbentur
diufuk timur-barat,terlempar keselatan-utara dan terbengkalai pada dalamnya sumur zaman.

Nafasku hanya mencium bau kematian manusia-manusia yang di tawan kemiskinan,kekalahan duniawi menuju tanah kemenangan surgawi.
Hukum materi menjadi hakim keadilan yang mengetukan palu keberhasilan,
nilai budaya leluhur menjadi bungkusan bangsa yang tersimpan di bawah peti-peti ambisi distorsi.

Suara hati dianggap sebagai kebenaran hakiki,menjauhkan posisi Tuhan dari nyala kepedulian manusiawi dan gagasan cemerlang harta menjadi sikap yang merajai rohani.

Kesadaran spiritual seperti dada pelampiasan kekasih yang bersemayam dalam lembah pelupaan dan bersemedi di balik dinding tradisi.

Tak banyak lagi kudengar syair para nabi di puji,
melangkah pergi rindu Illahi mengilhami,
terusir nafsu asmara duniawi.

mantap sist matabelo:matabelo:matabelo

ane pejwanin ya next update :matabelo
Quote:
Original Posted By junior_hazard
mau share lagi ah, puisi ane bikinan tahun 2010 bwat merayakan 17 agustusan.

Judulnya
[code]Negara indah dibalut Cerita Sampah[/code]

[code]Indonesia ku,
sekiranya itu hanya nama !
Delegasi indah,
Bertajuk Rupiah!

[ I ]
Ini Indonesia,
yang katanya Merdeka !
teriak pemuda - pemudi sampah yang sok tahu berjejer di jalan.
Apa itu merdeka?
aku tanya pada mereka.
Hanya jawaban sampah yang keluar,
ah, Indonesia tak butuh itu,
tak butuh pemuda pemudi seperti mu
yang turun ke jalan, habiskan uang!
yang turun ke jalan, macetkan jalanan!

Ini Indonesia,
yang katanya Merdeka !
teriak pegawai-pegawai negara yang membolos upacara.
ahh, tak pantaslah aku tanya merdeka kepadanya,.
tahu sendiri kau apa nanti jawabnya !

Ini Indonesia,
yang katanya Merdeka !
teriak kenek2x mikrolet sambil berdiri di pinggir pintu bis bututnya !
Tak sempat aku bertanya pada nya,
terlalu sibuk mereka,
cari uang bwat makannya ntar siang !
berdiri di tengah panasnya Indonesia yang sudah Merdeka !
Katanya ,

Ini Indonesia,
yang katanya Merdeka !
teriak anak kecil dengan ingus di hidungnya,
berlari, sambil bawa bendera plastik kecil.
kau tahu apa?
dia sedang ikut lomba,
peringati kematian pahlawannya,
peringati penderitaan pendahulunya,
peringati kemerdekaan Indonesianya,

Ini Indonesia,
yang katanya Merdeka !
Teriakku, tanpa tahu artinya,
Ini Indonesia,
yang katanya Bersahaja !
Teriakku, tanpa ikut membudidaya,
Ini Indonesia ku,
yang ada [tiada]
tak peduli aku ada,
Ini Indonesia ku,
bangkitnya pasti karena pahlawan,
yang sudah mati, tertembus senapan.

[ II ]
Ini bukan negaramu bung,
Ini bukan negara kita,
Malu sama mereka yang telah mati tapi tak sempat teriak merdeka.
Malu sama mereka yang telah ciptakan merdeka tanpa sempat rasakan bahagia,
Ini negara pahlawan kita,Bukan punya mu, Bukan punya ku,

Matilah dalam Jeruji,
Terpancar untukmu, wahai Koruptor negeri,
yang kumaksud hanya koruptor uang,
Uang si pemuda - pemudi yang akhirnya hambis jadi biaya demo tak terkabulkan
Uang si pegawai negara yang akhirnya habis untuk jajan PSK di jalan
Uang si kernek mikrolet yang akhirnya habis untuk biaya makan anak, istri, dan selingkuhannya
Uang si anak kecil ingusan yang akhirnya habis beli makan sehabis lelah berlari bendera
Uang ku yang akhirnya habis entah kemana,
bukan uang itu,
maksudku,
yaitu, uang bergelimpangan di gedung mewah, bertahtahkan jas safari mahal, dengan 1 mobil super luxury di depannya
yaitu, uang jatah mereka yang digunakan oleh-nya.
oleh-nya yang tak bertanggung jawab,
oleh-nya yang pantas mati,
oleh-nya yang pantas masuk jeruji besi,

------------------------------
Ini sudah bukan tentang Indonesia,
Ini Sudah bukan tentang Merdeka,
Sekarang mari kita cerita,
tentang Derita !
-----------------------------
[ III ]
Ini hanya tentang cerita,
peraturan,
kebijakan,
kewenangan,
kewajiban,

KATANYA. . .

katanya peraturan, tapi, sedikit di sogok hatinya pun berserakan
katanya peraturan, tapi, orang diberhentikan dimintai uang ribuan

katanya kebijakan, tapi, mengubah apa yg ada demi kesenangan
katanya kebijakan, tapi, jahat terhadap orang, tak berperasaan

katanya kewenangan, tapi, merampas uang rakyat ingin kaya di atas kesengsaraan
katanya kewenangan, tapi, beli ini beli itu hanya untuk kesenangan sebagian golongan

katanya kewajiban, tapi, menyusahkan rakyat dikala bencana bergelimpangan
katanya kewajiban tapi, rumah rakyat kecil yang susah di hancurkan

yah, itulah Insan - Insan Sosial
Dulma akan tiap tangis di sisi jalan
Derita akan jerit pekik di kolong jembatan
‎Terlalu banyak orang munafik disini
yang terikat pada derita hidup cantik,
Indonesia ku, dari kini jangan pernah kau usik,
Derita mu hanylah sebuah kemunafikan klasik,
yang sekiranya tak akan pernah kulirik.!!

Atas nama Indonesia dan segenap kebodohan yang ada.
Atas nama Rakyat dan Lunaria
Hiduplah Indonesia Raya !

//Aku Diam//Beraksi//Menunggu Inspirasi//
Lunaria - 17 Agustus 2010 [/code]

dari pada ilang begitu saja mending di share, hahahah, lunaria itu nama ane


woow mantap neh, page ini banyak puisi nasionalisme bagus begini matabelo:matabelo

Lunaria? keren banget gan nama ente :matabelo


Quote:
Original Posted By ellromauly
hey jangan pernah kamu datang lagi di hidupku
terlalu sulit dan kecewa
terlalu rumit dan hanya bisa membekas
sadarkan dirimu saja.
hidupku hidupku, duniaku duniaku
hidupmu hidupmu, duniamu duniamu
mengertikah kamu akan kata2ku
berharap iya supaya kamu engga akan pernah balik ke duniaku
aku sudah nyaman, aku sudah terbiasa tanpa bayangan bodoh
yang terus menerka-nerka.
pergilah saja dengan wanita pujaanmu
tinggalkan aku sekarang disini sendirian
aku tak butuh orang sepertimu
yang merusakku perlahan, yang mematikanku secara tiba2

hey aku mohon pergilah dari hidupku
selamanya sampe kapanpun
jangan usik ketentramanku dengan omong kosongmu lagi.


ikut bersedih sist :sorry

dalem neh kisahnya :sorry
alonehell - 07/03/2012 11:06 AM
#1963

Quote:
Original Posted By AbdChaniago

mantap sist matabelo:matabelo:matabelo

ane pejwanin ya next update :matabelo


woow mantap neh, page ini banyak puisi nasionalisme bagus begini matabelo:matabelo

Lunaria? keren banget gan nama ente :matabelo




ikut bersedih sist :sorry

dalem neh kisahnya :sorry


masa sih gan??? jadi malus
Riez.Amaliah - 07/03/2012 03:30 PM
#1964

nyumbang gan malus
?"Tanggalkan hijabmu... Kenakan pakaian striptise lalu liukkan tubuhmu ikuti irama birahimu... Itu akan lebih baik bagimu dr pd mengumbar suara yang rancu... Mereka akan tertawa melihatmu... Kesalahan yang kau anggapkebenaran.dan kebenaran yang kau palingkan... Tanggalkan hijabmu...!!

singgah ke rumah ane gan \)
http://livebeta.kaskus.us/thread/000000000000000013374764/quotjantung-di-bukit-lukaquot
AbdChaniago - 07/03/2012 09:26 PM
#1965

Quote:
Original Posted By alonehell


masa sih gan??? jadi malus


iy gan, kalo ane update ntar kiss

Quote:
Original Posted By Riez.Amaliah
nyumbang gan malus
?"Tanggalkan hijabmu... Kenakan pakaian striptise lalu liukkan tubuhmu ikuti irama birahimu... Itu akan lebih baik bagimu dr pd mengumbar suara yang rancu... Mereka akan tertawa melihatmu... Kesalahan yang kau anggapkebenaran.dan kebenaran yang kau palingkan... Tanggalkan hijabmu...!!

singgah ke rumah ane gan \)
http://livebeta.kaskus.us/thread/000000000000000013374764/quotjantung-di-bukit-lukaquot


woow mantap neh puisinya D

oke ntar ane mampir ke rumah puisi ente D
junior_hazard - 08/03/2012 06:12 PM
#1966

mau mampir tp gk bisa ke kaskus beta, invite dong
irwanprasasti - 08/03/2012 07:16 PM
#1967

wew kata2nya bikin merinding gan D
cowboymail - 09/03/2012 12:22 PM
#1968
Maaf Ibunda Pertiwi
Ibunda pertiwi
Aku pulang sekarang…
Setelah menempuh ribuan jalan setapak berlumpur menagih janji penguasa mau membangun jalan berlubang
Tapi ternyata dia ingkar janji
Horeee…
Genderang perang bertabuh lagi, sama seperti dulu sebelum ikrar para pemimpin alih-alih mau membantu orang kere
TV hanya menjadi pajangan ketika suara-suara cempreng penuh hasutan berbicara gosip selebriti
Padahal di setiap tikungan pedagang-pedagang asongan bertaruh mimpi sampai pagi
Ingin beli ini, tapi tak kunjung nyata
Ingin beli itu, tapi tak kunjung mampu
Apa sih yang ada dalam otak seekor tikus?
Menggerogoti gedung DPR hingga bangunan-nya tersisa sebuah kakus
Melewati got-got kotor dengan kendaraan mewah diisi dengan bensin darah rakyat yang diperas dari pajak motor
Heiiiii…
Kita ini rakyat kenapa hanya makan kotoran dari kakus pejabat
Kami pilih anda karena umbar kata-kata memegang semua amanat
Sejahtera, stabil, aman dan sehat
Sejahtera itu mampu makan dengan keterbatasan keterampilan, diasah dengan kemampuan dan kemauan
Stabil itu tak lebih dari bisa berjalan nyaman di trotoar tanpa disambit orang gila mengaku utusan seorang atasan haus kekuasaan
Aman itu wakil dari rasa tentram hidup di negara sendiri, tidur malam bangun pagi lalu mandi dan pergi kerja tanpa takut ditembak mati
Sehat mentalnya, sehat fisiknya, sehat ekonominya, sehat agamanya, sehat administrasinya, sehat hukumnya, sehat aturannya dan sehat pondasi negaranya
Maaf jika aku rakyat banyak menuntut karena motor kami sudah butut bau kentut
Ibunda pasti tahu apa itu rasa kecut yang menyelinap di setiap malam penat bersama pikiran dan sumpah serapah keramat menagih janji pejabat
Sudah lelah berteriak tapi aku terdesak oleh keadaan dan jerit pesakitan di pinggir jalan
Sekarang tanganku terbelenggu Bunda, sulit mengambil hak-hakku setelah aku jalani kewajibanku
Ibunda pertiwi… Haruskah aku pergi lagi dan kembali dalam keadaan mati karena menagih janji?
AbdChaniago - 10/03/2012 01:47 AM
#1969

Quote:
Original Posted By junior_hazard
mau mampir tp gk bisa ke kaskus beta, invite dong

udah gan D
Quote:
Original Posted By irwanprasasti
wew kata2nya bikin merinding gan D

yang mana gan?
Quote:
Original Posted By cowboymail
Ibunda pertiwi
Aku pulang sekarang…
Setelah menempuh ribuan jalan setapak berlumpur menagih janji penguasa mau membangun jalan berlubang
Tapi ternyata dia ingkar janji
Horeee…
Genderang perang bertabuh lagi, sama seperti dulu sebelum ikrar para pemimpin alih-alih mau membantu orang kere
TV hanya menjadi pajangan ketika suara-suara cempreng penuh hasutan berbicara gosip selebriti
Padahal di setiap tikungan pedagang-pedagang asongan bertaruh mimpi sampai pagi
Ingin beli ini, tapi tak kunjung nyata
Ingin beli itu, tapi tak kunjung mampu
Apa sih yang ada dalam otak seekor tikus?
Menggerogoti gedung DPR hingga bangunan-nya tersisa sebuah kakus
Melewati got-got kotor dengan kendaraan mewah diisi dengan bensin darah rakyat yang diperas dari pajak motor
Heiiiii…
Kita ini rakyat kenapa hanya makan kotoran dari kakus pejabat
Kami pilih anda karena umbar kata-kata memegang semua amanat
Sejahtera, stabil, aman dan sehat
Sejahtera itu mampu makan dengan keterbatasan keterampilan, diasah dengan kemampuan dan kemauan
Stabil itu tak lebih dari bisa berjalan nyaman di trotoar tanpa disambit orang gila mengaku utusan seorang atasan haus kekuasaan
Aman itu wakil dari rasa tentram hidup di negara sendiri, tidur malam bangun pagi lalu mandi dan pergi kerja tanpa takut ditembak mati
Sehat mentalnya, sehat fisiknya, sehat ekonominya, sehat agamanya, sehat administrasinya, sehat hukumnya, sehat aturannya dan sehat pondasi negaranya
Maaf jika aku rakyat banyak menuntut karena motor kami sudah butut bau kentut
Ibunda pasti tahu apa itu rasa kecut yang menyelinap di setiap malam penat bersama pikiran dan sumpah serapah keramat menagih janji pejabat
Sudah lelah berteriak tapi aku terdesak oleh keadaan dan jerit pesakitan di pinggir jalan
Sekarang tanganku terbelenggu Bunda, sulit mengambil hak-hakku setelah aku jalani kewajibanku
Ibunda pertiwi… Haruskah aku pergi lagi dan kembali dalam keadaan mati karena menagih janji?

naahh ini baru bikin merinding :matabelo
AbdChaniago - 10/03/2012 02:30 AM
#1970

Letters of Angels



seruling angin meniup dahan

berkeliling mengikuti irama sedih dan tetesan air mata

pada roda, pada roda,

pada roda kereta kuda yang menghentak

kembara sang putri berakhir di jerami

pada serigala

pada lidah sangsakala para serigala

menyala dalam dahaga akan pilu tangis yang manis

lepas bersama reruntuhan daun kering menari

menghiasi bebukitan memparonamai langit


yang termaafkan duduk menyendiri mengampuni diri sendiri

di balik tiap pasar dan di celah gedung dan istana perkasa

kehidupan menjulurkan lidah

menjilati lukanya dengan ludah

mempuisikan perih itu dalam batin

mengharapkan sang penyelamat tiba

mengubah bisa dalam darah jadi madu


yang makin rapuh

retak di tulang kaki

retak di fondasi

tiang - tiang menara tanpa kepala

ditelan sang raja pelan - pelan


kebersujudan mereka menghampiri Tuhan

amat lambat

seakan waktu berhenti di depan pintu saja


siang dan malam yang sekelebat
mengitari jagad sekarat Bumi

menari bersama pasir dan salju

mengiris tiap ringis kehilangan

...

seruling kenikmatan menghampiri sang putri di peranakan

meniupkan irama hangat lagu nafsu nan merdu

jadi harmoni antara lolongan serigala

dan tangis...



di suatu padang

putri lainnya memberi makan serigala

menyusuinya penuh kasih

bagai rahasia yang membongkar sendiri dirinya


di kanvas yang penuh bara api

di penjuru yang penuh peluru

perang menggagahi tiap sudut alam

benteng - benteng tenggelam dalam potongan - potongan amarah


ketidak percayaan menggenangi sungai dengan darah

sawah tak lagi hidup

hidup tak lagi menginginkan nafas



.....


sayapku

sayapku

bawa aku lebih tinggi

lebih tinggi

lebih jauh lagi

menuju bintang mati


aku ingin jadi bongkahan lapuk dalam ketiadaan

dalam ruang hampa ketidak mampuan

bersujud dan meraungkan doaku menuju surga


......



di suatu tempat di Andromeda

sebuah gumpalan awan membentuk Lafadz Tuhan tanpa pesan
hasbiAS - 10/03/2012 11:09 AM
#1971

Iblis Betina

Kau menyita semua mata
Lenggak-lenggokmu mempesona
Satu kerlingan matamu saja
Cukup merajang-rajang banyak nyawa

Dunia ini mendekati akhir, Sayang
Namun kau tak pernah lelah memintal khayal
Semakin larut malam menjamah kelam
Fantasi tentangmu berjingkrak liar tak karuan

Iman yang kuat belum tentu mampu menolak
Surga dunia dalam tiap inchi pinggulmu bergerak
Bibir indahmu basah merapal mantra
Lewat kenyal diameter buah dada
Lewat putih mulus betis dan paha
Karena engkaulah Iblis Betina

Nafasku memburu di sepanjang punggungmu yang telanjang
Detak jantung kita berpacu cepat menggelinjang
Syaraf-syaraf kita bertemu
Bercumbu, hingga pudar remang-remang
Hilang sadar

Yang lain boleh, asal jangan dia
Aku sudah mengangkat sumpah bahwa
Racikan cintaku bebas pengawet nista
Takaran sayangku murni tak terkotori oleh noda
nafsu buta

Kumohon, bila aku tak mampu memaksa
Pergilah darinya
AKu ingin mencintainya sepenuh jiwa
Sempurna
Meski tanpa kau perindah

Mumpung mampir bro
one for me - 10/03/2012 11:29 AM
#1972

Quote:
Ketika mutiara kehidupan mulai terbuka
menutup khayalan yang tidak pasti itu.
mentari menyapa ..
akh! kembali ke dunia basi lagi.. pikir ku ..

duduk ku di jendela kaca..
menyongsong indah nya dunia ..
melihat puluhan kaki indah berlarian..
mengejar waktu dan mimpi mereka..
roda dan mesin bergulir sana sini ..
hiruk pikuk pagi yang seharus na di rasa!

namun, batin menerawang menembus asa ..
kesemuan belaka yang di rasa ..
pertanyaan demi pertanyaan bermain indah di terawangan ku
apa? mengapa? untuk apa ? kenapa ?
mungkin kah aku sudah mulai dewasa ?
bukan kah seharusnya aku bahagia ?
bukan kah ini saat na aku menatap kemilau dunia ?
merasakan kehidupan nyata dari manusia seutuhnya ..

entahlah ..
hanya kehampaan dan kepalsuan yang menusuk sampai ke relung jiwa ..
kemana ku harus mencari ..
melawan sepi yang tiada menepi ..

huft ..


maaf masih newbie gan .. numpang berkeluh kesah yah Peace:




deusrobot - 10/03/2012 02:16 PM
#1973
dalam fitnah keji
manusia yang kau bunuh dengan kata-katamu belum mati

mayatnya masih menggelepar di depanmu

ia bertanya ini salah siapa?

di tengah pasrahnya akan ketidakpastian dan makian

ia masih bersabar menunggu ajal sejati



engkau sama denganku, sama dengannya

kita bernafas dan menghirup anugrah tuhan

kita berjalan atas kuasaNya

kemudian hingga hitam menutupi pintu hati kita

dan semua saling bunuh



dirinya bukan lagi dirinya setelah satu kata darimu

dirinya menjadi bangkai dibalik seluruh putih hatinya

jalannya menjadi terjal dan menyakitkan

nafasnya selalu diiringi tangis dari sakitnya makian



kegelapan menutupi sebagian hati dari manusia

kemudian kesombongannya menopang punggungnya

hingga dadanya tersembul kedepan dan ia merasa gagah



tak sadar ia berputar-putar dalam sebuah lingkaran hitam

kebingungannya tak diketahui datang darimana

yang jelas tak ada jalan untuknya melangkah

ia tak dapat melihat apapun

kecuali rumput hitam yang tajam



biarlah hati menjadi hati

jangan kau makan dengan semua ketamak-anmu

biarlah air mata mengalir dengan sucinya

jangan kau sumbat dengan adanya iri dalam hatimu



ketahuilah titik nadir

dimana manusia tidak menjadi manusia

ia menjadi penentu takdir

atas kaum-kaum yang menjadi tabir
cowboymail - 10/03/2012 02:34 PM
#1974

Quote:
Original Posted By AbdChaniago
Letters of Angels

yang termaafkan duduk menyendiri mengampuni diri sendiri

di balik tiap pasar dan di celah gedung dan istana perkasa

kehidupan menjulurkan lidah

menjilati lukanya dengan ludah

mempuisikan perih itu dalam batin

mengharapkan sang penyelamat tiba

mengubah bisa dalam darah jadi madu

***************************

di suatu padang

putri lainnya memberi makan serigala

menyusuinya penuh kasih

bagai rahasia yang membongkar sendiri dirinya

***************************

di suatu tempat di Andromeda

sebuah gumpalan awan membentuk Lafadz Tuhan tanpa pesan


mantab gan... nusuk :matabelo


Serigala-serigala lapar yang tak pernah sadar
Berulang kali mencuri, mengaduh, berlari menabrak dan memar
Seolah-olah pengampunan datang silih berganti tanpa henti
Dibantu ribuan bidadari mungil yang menghuni alam indah di atas kesadaran akan berkah
Terus melolong dan terus meraung
Merobek keheningan keluarga kecil di ujung desa, yang bahkan tak mengerti bagaimana pertikaian dagang di tengah kota
Hampa menjadi jawab ketika batin berkecamuk melawan nyata
Sendiri menjadi duri dalam daging ikan yang tak lagi segar
Dipampang panas hari-hari melewati gang-gang sempit peminat yang tak lagi berduit
Kadang itu tak adil kawan, kadang itu memaksa
Tapi inilah realita dimana tak seorang-pun luput dari luka
Luka karena berusaha menerjang ranting tajam dari pohon kekar penuh hasrat yang tak lagi mengabdi pada-NYA


Quote:
Original Posted By hasbiAS
Iblis Betina

Yang lain boleh, asal jangan dia
Aku sudah mengangkat sumpah bahwa
Racikan cintaku bebas pengawet nista
Takaran sayangku murni tak terkotori oleh noda
nafsu buta

Kumohon, bila aku tak mampu memaksa
Pergilah darinya
AKu ingin mencintainya sepenuh jiwa
Sempurna
Meski tanpa kau perindah

Mumpung mampir bro



terbuai... mengendap perlahan sampai lamunan itu selesai...
indah... hingga kita sadar telah dibuat resah...
berakhir... hanya ketika rasa pahit menyenyuh langit-langit hati di relung terdalam dan membuat lapisan hitam penuh lendir...
bangkit... jika terhenyak dari mimpi dan mulai belajar berdiri sendiri, terseok, terjatuh, dan tak menangisi rasa sakit...
mengalir... biarkan mengalir dan berujung pada hilir takdir...

shakehand2
junior_hazard - 10/03/2012 03:38 PM
#1975

wah, ramai sekali hari ini
cowboymail - 11/03/2012 07:44 PM
#1976

malem ini malah sepi :mewek
Nocturnal7 - 12/03/2012 12:47 AM
#1977

Masa Lalu


Merdu tawa lepasmu
Membuat gelatik diam dan tertunduk malu

Cerah senyummu
Meluruh pelangi yang iri dan meredam matahari yang cemburu

Kilau pandangan itu
Meredupkan bintang paling terang di malam kelabu


Aahhh , tapi tiap cerita yang kita lewati
Sudah kubuang di tong sampah berlabel sama dengan judul puisi ini
Nocturnal7 - 12/03/2012 12:50 AM
#1978

Ane lama banget ga bikin puisi .
Kebanyakan 9gag . nohope:


Spoiler for @TS
Ente juga jangan kebanyakan 9gag bro , go get a life . ngakaks
Btw puisi ane jangan dikasih homophobic seal yak .
AbdChaniago - 12/03/2012 09:17 PM
#1979

Quote:
Original Posted By hasbiAS
Iblis Betina

Kau menyita semua mata
Lenggak-lenggokmu mempesona
Satu kerlingan matamu saja
Cukup merajang-rajang banyak nyawa

Dunia ini mendekati akhir, Sayang
Namun kau tak pernah lelah memintal khayal
Semakin larut malam menjamah kelam
Fantasi tentangmu berjingkrak liar tak karuan

Iman yang kuat belum tentu mampu menolak
Surga dunia dalam tiap inchi pinggulmu bergerak
Bibir indahmu basah merapal mantra
Lewat kenyal diameter buah dada
Lewat putih mulus betis dan paha
Karena engkaulah Iblis Betina

Nafasku memburu di sepanjang punggungmu yang telanjang
Detak jantung kita berpacu cepat menggelinjang
Syaraf-syaraf kita bertemu
Bercumbu, hingga pudar remang-remang
Hilang sadar

Yang lain boleh, asal jangan dia
Aku sudah mengangkat sumpah bahwa
Racikan cintaku bebas pengawet nista
Takaran sayangku murni tak terkotori oleh noda
nafsu buta

Kumohon, bila aku tak mampu memaksa
Pergilah darinya
AKu ingin mencintainya sepenuh jiwa
Sempurna
Meski tanpa kau perindah

Mumpung mampir bro


Quote:
Original Posted By one for me


maaf masih newbie gan .. numpang berkeluh kesah yah Peace:






Quote:
Original Posted By deusrobot
manusia yang kau bunuh dengan kata-katamu belum mati

mayatnya masih menggelepar di depanmu

ia bertanya ini salah siapa?

di tengah pasrahnya akan ketidakpastian dan makian

ia masih bersabar menunggu ajal sejati



engkau sama denganku, sama dengannya

kita bernafas dan menghirup anugrah tuhan

kita berjalan atas kuasaNya

kemudian hingga hitam menutupi pintu hati kita

dan semua saling bunuh



dirinya bukan lagi dirinya setelah satu kata darimu

dirinya menjadi bangkai dibalik seluruh putih hatinya

jalannya menjadi terjal dan menyakitkan

nafasnya selalu diiringi tangis dari sakitnya makian



kegelapan menutupi sebagian hati dari manusia

kemudian kesombongannya menopang punggungnya

hingga dadanya tersembul kedepan dan ia merasa gagah



tak sadar ia berputar-putar dalam sebuah lingkaran hitam

kebingungannya tak diketahui datang darimana

yang jelas tak ada jalan untuknya melangkah

ia tak dapat melihat apapun

kecuali rumput hitam yang tajam



biarlah hati menjadi hati

jangan kau makan dengan semua ketamak-anmu

biarlah air mata mengalir dengan sucinya

jangan kau sumbat dengan adanya iri dalam hatimu



ketahuilah titik nadir

dimana manusia tidak menjadi manusia

ia menjadi penentu takdir

atas kaum-kaum yang menjadi tabir


Quote:
Original Posted By cowboymail


mantab gan... nusuk :matabelo


Serigala-serigala lapar yang tak pernah sadar
Berulang kali mencuri, mengaduh, berlari menabrak dan memar
Seolah-olah pengampunan datang silih berganti tanpa henti
Dibantu ribuan bidadari mungil yang menghuni alam indah di atas kesadaran akan berkah
Terus melolong dan terus meraung
Merobek keheningan keluarga kecil di ujung desa, yang bahkan tak mengerti bagaimana pertikaian dagang di tengah kota
Hampa menjadi jawab ketika batin berkecamuk melawan nyata
Sendiri menjadi duri dalam daging ikan yang tak lagi segar
Dipampang panas hari-hari melewati gang-gang sempit peminat yang tak lagi berduit
Kadang itu tak adil kawan, kadang itu memaksa
Tapi inilah realita dimana tak seorang-pun luput dari luka
Luka karena berusaha menerjang ranting tajam dari pohon kekar penuh hasrat yang tak lagi mengabdi pada-NYA





terbuai... mengendap perlahan sampai lamunan itu selesai...
indah... hingga kita sadar telah dibuat resah...
berakhir... hanya ketika rasa pahit menyenyuh langit-langit hati di relung terdalam dan membuat lapisan hitam penuh lendir...
bangkit... jika terhenyak dari mimpi dan mulai belajar berdiri sendiri, terseok, terjatuh, dan tak menangisi rasa sakit...
mengalir... biarkan mengalir dan berujung pada hilir takdir...

shakehand2


Quote:
Original Posted By Nocturnal7
Masa Lalu


Merdu tawa lepasmu
Membuat gelatik diam dan tertunduk malu

Cerah senyummu
Meluruh pelangi yang iri dan meredam matahari yang cemburu

Kilau pandangan itu
Meredupkan bintang paling terang di malam kelabu


Aahhh , tapi tiap cerita yang kita lewati
Sudah kubuang di tong sampah berlabel sama dengan judul puisi ini


thanks2 agan2 semua
bagus2 semua neh puisinya matabelo:matabelo:matabelo

Quote:
Original Posted By Nocturnal7
Ane lama banget ga bikin puisi .
Kebanyakan 9gag . nohope:


Spoiler for @TS
Ente juga jangan kebanyakan 9gag bro , go get a life . ngakaks
Btw puisi ane jangan dikasih homophobic seal yak .


LOL
Life?? what kind of food is that ??ngakakngakakngakak

AbdChaniago - 13/03/2012 11:02 PM
#1980

sepi neh? bingung
Page 99 of 111 | ‹ First  < 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 >  Last ›
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > PUISI - PUISI BAJINGAN ! (puisi PENYESALAN, SEDIH, dan AMARAH, masuk sini!)