Minangkabau
Home > Kaskuser Regional > INDONESIA > SUMATERA > Minangkabau > Informasi Gempa - Tsunami Sumatera Barat
Total Views: 29029 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 60 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

sutanz - 05/01/2011 07:28 PM
#1
(UPDATE) Informasi Gempa-Tsunami Sumatera Barat & Wilayah Sumatera
[B]SALAM WASPADA[/B]

Bencana Gempa Bumi dan Tsunami memang tidak dapat dipastikan kapan akan terjadi dan dimana lokasinya, namun resiko yang dapat ditimbulkan akibat bencana tersebut dapat dikurangi / diperkecil. Salah satunya dengan informasi / peringatan dini dari pihak terkait yang dapat di akses dengan mudah dan cepat oleh segenap masyarakat.

Ada ramalan atau tidak ada ramalan tentang gempa atau tsunami, kita harus waspada dan tawakal. Tanpa adanya ramalanpun seharusnya pemerintah dan masyarakat telah mulai memahami cara mengantisipasi terjadinya bencana
karena kita tinggal di wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia dan berdekatan dengan sumber gempa atau sumber-sumber bencana lainnya.

Selagi alam berubah, apapun bisa terjadi. Akan terus resah atau akan siaga, pilihannya ada pada diri kita masing-masing.

Mudah-mudahan sedikit informasi berbagai hal tentang Gempa dan Tsunami, terutama yang terjadi di Sumatera Barat ini dapat bermanfaat..

[COLOR="Green"]Tetap Waspada dan senantiasa Tawakal..[/COLOR]



Quote:



Info Gempa Sumbar / Wilayah Sumatera dan Prediksi potensi gempa akan terus di update di halaman terakhir / last page






Informasi Gempa - Tsunami Sumatera Barat


Sumatera Barat merupakan daerah yang rawan akan terjadinya bencana khususnya gempa dan ancaman tsunami. Karena tingkat kerentanan terhadap bencana yang tinggi maka diperlukan sebuah kesiapsiagaan dalam berbagai level. Paling awal adalah kesiagaan pada level keluarga.

Terutama anak-anak harus diberi pengetahuan kesiagaan dan tentang bencana itu sendiri

Seorang gadis Inggris berusia 10 tahun, Tilly Smith pernah menyelamatkan hampir seratus jiwa dengan pengetahuannya saat menjelang tsunami Samudera Hindia pada 2004.

Dia telah belajar tentang drawback dalam pelajaran geografi dan memperingatkan keluarganya kemudian berantai kepada orang lain.
Ia berkesempatan pidato di PBB dan memiliki sebuah asteroid yang dinamai 20002 Tillysmith.

Secanggih apapun peringatan dini secara teknologi, takkan bisa diandalkan sepenuhnya untuk peringatan bencana karena kesalahan teknis bisa saja terjadi. Dan sesungguhnya Allah telah menciptakan tanda-tanda alam untuk dipelajari. Sesungguhnya segala kejadian yang dihadirkan Allah di muka bumi adalah semata-mata untuk menyadarkan manusia bahwa terlalu luas ilmu Allah untuk dipelajari.

“Dan seandainya pohon-pohon dibumi menjadi pena dan laut menjadi tinta, ditambahkan kepadanya tujuh laut setelah ia kering, niscaya kalimat Allah tidak akan habis ditulis. Sesungguhnya Allah maha perkasa lagi maha bijaksana.”(Q.S. Lukman (31): 27)

Kemudian, apakah kita tetap tidak mau belajar ? Padahal pelajaran itu sudah disediakan oleh Sang Pencipta tanpa dipungut bayaran..

“Alam Takambang Jadi Guru”..
sutanz - 05/01/2011 07:29 PM
#2
Informasi dan Tips, Serta Penjelasan tentang Gempa dan Tsunami
figureof8 - 05/01/2011 07:29 PM
#3
Informasi dan Tips, Serta Penjelasan tentang Gempa dan Tsunami
sutanz - 05/01/2011 07:29 PM
#4

Informasi Gempa - Tsunami Sumatera Barat


Ilustrasi zona subduksi sumatra di sekitar kepulauan Mentawai.





Quote:
Kenapa Gempa seperti efek domino…

Dari gempa yang terjadi di utara Sumatra dan Sumatra Selatan, tampak jelas bahwa episentrum gempa tsunami Aceh, Simeulue, Sumatra utara, dan Nias adalah daerah yang berada antara episentrum gempa Mentawai, utara Sumatra, dan Sumatra Selatan, yang baru-baru ini terjadi gempa .

Semua gempa di atas jelas-jelas baru terjadi setelah dipicu oleh gempa besar dan tsunami Aceh. Gempa tsunami Aceh seolah-olah menjadi kunci pembuka PORTAL dimensi makhluk bawah bumi, yang melepaskan makhluk Tuhan lainnya yang selama ini sangat lama bersemayam, bangun dari tidurnya untuk mencari dan menciptakan keseimbangan dan kesetimbangan baru dunia. Dari semua rangkaian gempa di atas tentunya memiliki suatu aturan sebab kejadian yang sama.

Tampak dari gempa-gempa tersebut, semuanya berada di lempeng Eurasia yang bertemu dengan lempeng IndoAustralia. Gempa akan terus terjadi di pertemuan tersebut bahkan di episentrum yang hampir sama. Semua wilayah Indonesia di pertemuan lempeng tersebut, berpotensi gempa.

Pertanyaannya mengapa episentrum terjadi selalu di sekitar daerah dan kedalaman tersebut di mana pertemuan kedua lempeng tersebut mulai dari ujung Sabang – Sumatra hingga sekitar Nusa Tenggara – Timor. Struktur lapisan bumi yang terluar adalah kerak bumi setebal 85km (puncaknya ada di gunung tertinggi di dunia) di mana ketebalan di perbatasan dengan laut menipis menjadi 5km. Itulah mengapa sumber episentrum di kedalaman kurang dari 85km.

Berdasarkan hukum kekekalan energi dan hukum fisika lainnya tentang tekanan, gaya, dan bejana berhubungan, di kedalaman laut sumber episentrum antara kedua lempeng tersebut terdapat lubang. Dari struktur lapisan bumi, setelah kerak bumi terdapat lapisan mantel setebal 2800km dengan suhu yang berbatasan dengan kerak bumi ±1300 °C-1500 °C dan yang berbatasan dengan inti bumi (bagian terdalam bumi) ±1500 °C-3000 °C. Kerak bumi yang berlubang tersebut merupakan titik yang lemah. Energi panas sebesar itu melalui mekanisme yang ada dalam lapisan bumi akan bertransformasi menjadi energi mekanik yang keluar dari lubang tersebut yang akan menggeser kedua lempeng tersebut.

Bayangkan berapa besar energi yang dikeluarkan dari inti bumi yang mampu menggeser kedua lempeng, seberapa besar jika dibandingkan dengan ledakan bom atom/nuklir. Maha Besar dan Kuasa, Allah yang menciptakan bumi lengkap dengan semua mekanisme dan rahasianya.

Informasi Gempa - Tsunami Sumatera Barat

Jadi akan terjadi gempa tektonik berikutnya jika sudah terakumulasi energi mekanik / dorong yang cukup besar yang keluar dari lubang kerak bumi yang mampu menggeser kedua lempeng tersebut. Semakin cepat tersedianya energi dorong yang cukup maka semakin cepat terjadi gempa tektonik berikutnya. Semakin besar tersedianya energi dorong maka semakin besar gempa tektonik yang terjadi, yang dapat menimbulkan tsunami. Tsunami tersebut adalah dampak dari rambatan energi mekanik yang berasal dari lubang kerak bumi.

SEBAB GEMPA mengacu HUKUM KEKEKALAN ENERGI
Terjadinya gempa di utara Sumatra sesudah gempa tsunami Aceh disebabkan karena lempeng EuroAsia paling tipis di sekitar wilayah Indonesia. Gempa tsunami Aceh menyebabkan lubang antara kedua lempeng tersebut. Lubang juga tercipta secara serentak di sekitar Simeulue, Sumatra Utara, Nias, Mentawai, Tasikmalaya, dan Yogyakarta. Lubang-lubang yang terdekat dengan episentrum gempa tsunami Aceh memiliki ukuran lebih besar dibandingkan yang lebih jauh sehingga gempa lebih sering terjadi di sekitar episentrum Simeulue, Sumatra Utara, Nias, dan Mentawai dibandingkan Tasikmalaya dan Yogyakarta.

Kemungkinan lubang-lubang baru tercipta sangat sulit jika tidak ada gempa sebesar gempa tsunami Aceh 9.1 namun lubang-lubang yang juga sudah tercipta juga sangat sulit tertutup sehingga gempa akan terus terjadi di sekitar lubang yang sudah tercipta dan terbuka. Lubang yang makin besar memungkinkan energi dari mantel bumi (bahkan inti bumi) lebih mudah dan sering keluar untuk menggeser lempeng-lempeng tersebut sehingga menimbulkan gempa bahkan tsunami.

Sebagai ilustrasi sederhana adalah lumpur Lapindo Sidoarjo yang sudah beberapa tahun tidak mau berhenti keluar dari dalam bumi, yang sengaja dibuat lubang oleh manusia, lumpur hanya akan berhenti keluar jika semua lumpur yang terperangkap di kerak bumi habis keluar didorong oleh energi panas bumi. Untuk gempa-gempa di atas, lubang secara tidak sengaja diciptakan oleh alam dari gempa tsunami besar di Aceh.

Lebih jauh dalam kurun waktu yang sangat lama (ratusan tahun), lubang tektonik yang tercipta tersebut kemungkinan secara perlahan dapat berevolusi menjadi muara gunung berapi sebagai sumber gempa vulkanik bawah laut, seperti gunung berapi bawah laut Krakatau.






[youtube]UQUBQ_fnXgA[/youtube]
occy_lupho - 05/01/2011 07:32 PM
#5

siap !! army:

menunggu korrdinasi selanjutnya D
superwoman21 - 05/01/2011 07:33 PM
#6

peki one
anankarancak - 05/01/2011 07:33 PM
#7

Cara Menyelamatkan Diri Saat Gempa dan Tsunami


Quote:
Gempa sering terjadi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Seiring dengan seringnya terjadi gempa di negara kita, maka salah satu hal yang perlu untuk kita ketahui adalah cara menyelamatkan diri di saat gempa dan tsunami datang. Berikut adalah beberapa tips penyelamatan diri ketika terjadi gempa atau tsunami:

Di dalam rumah

Getaran akan terasa beberapa saat. Selama jangka waktu itu, anda harus mengupayakan keselamatan diri anda dan keluarga anda. Masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuh anda dari jatuhan benda-benda. Jika anda tidak memiliki meja, lindungi kepala anda dengan bantal.
Jika anda sedang menyalakan kompor, maka matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran. Matikan alat listrik, dan cabut kabelnya.
Sesudah selesai gempa, matikan sumber listrik.
Siapkan fire extinguisher atau air untuk berjaga-jaga jika terjadi munculnya api.
Jika melihat api, berteriaklah bahwa ada api atau kebakaran.

Di jalan sempit dan tebing

Menjauhlah dari jalan sempit, tebing, walled street dan jurang.
Jangan berdiri dekat dinding rumah untuk melindungi diri dari kejatuhan atap, seng.
Menjauhlah dari tebing atau jurang untuk melindungi diri dari kemungkinan terjadinya longsor akibat getaran tanah.

Di sekolah

Berlindunglah di bawah kolong meja, lindungi kepala dengan tas atau buku, jangan panik, jika gempa mereda keluarlah berurutan mulai dari jarak yang terjauh ke pintu, carilah tempat lapang, jangan berdiri dekat gedung, tiang dan pohon.

Di luar rumah

Lindungi kepala anda dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau kawasan industri, bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Lindungi kepala anda dengan menggunakan tangan, tas atau apapun yang anda bawa.
Di gedung, mall, bioskop, dan lantai dasar mall
Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari petugas atau satpam.

Di dalam lift

Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. Jika anda merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.

Di kereta api

Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak.
Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta.
Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan.

Di dalam mobil

Saat terjadi gempa bumi besar, anda akan merasa seakan-akan roda mobil anda gundul. Anda akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya.
Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil anda di kiri jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi dari radio mobil. Jika harus mengungsi maka keluarlah dari mobil, biarkan mobil tak terkunci.

Di gunung/pantai

Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman. Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.

Beri pertolongan

Sudah dapat diramalkan bahwa banyak orang akan cedera saat terjadi gempa bumi besar. Karena petugas kesehatan dari rumah-rumah sakit akan mengalami kesulitan datang ke tempat kejadian, maka bersiaplah memberikan pertolongan pertama kepada orang-orang yang berada di sekitar anda.

Dengarkan informasi

Saat gempa bumi besar terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar. Anda dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak yang berwenang atau polisi. Jangan bertindak karena informasi orang yang tidak jelas jika akan terjadi terjadi tsunami.
Jika sedang berada di pantai, segera berlindunglah ke tempat tinggi saat merasakan gempa yang cukup kuat (lebih dari skala 4), atau merasakan getaran lemah tapi lama.

Perhatikan radio atau berita untuk informasi yang berkaitan dengan kemunculan tsunami.

Menjauhlan dari tempat yang pernah terjadi longsor atau terdapat longsor.
Diperlukan waktu yang cukup bagi petugas untuk menginformasikan adanya tsunami. Tsunami dapat saja mencapai pantai sebelum itu, maka segeralah berlindung.
Yakinlah bahwa anda menerima informasi yang benar. Jangan dengar rumor.

Ikuti berita di TV atau radio

Ikutilah perintah dari pemerintah setempat, dinas kebakaran, atau kepolisian.
Jangan menggunakan telepon untuk hal yang tidak perlu, seperti menelepon dinas kebakaran atau rescue untuk menanyakan berita atau status bencana.
Sediakan first-aid untuk luka ringan dan bekerjasamalah dengan yang lain. Bekerjasamalah dengan rescue team

Ikuti prosedur evakuasi

Evakuasilah dengan berjalan kaki. Bawalah hanya barang-barang personal yang diperlukan. Sebaiknya menghindari evakuasi dengan mobil, karena dapat menghambat traffic dan menghalangi ambulance atau pemadam kebakaran.
Barangkali petunjuk ini bisa disiarkan di radio masing-masing.
Terima kasih.
superwoman21 - 05/01/2011 07:33 PM
#8

reserp lagi perlukah ? o
sutanz - 05/01/2011 07:36 PM
#9

[color="darkorange"]peta evakuasi tsunami kota padang[/color]

Spoiler for SEKTOR I : Sekitar lubuak buaya
Informasi Gempa - Tsunami Sumatera Barat



Spoiler for SEKTOR II: Tabiang - jl.hamka - jl adinegoro
Informasi Gempa - Tsunami Sumatera Barat



Spoiler for SEKTOR III : Air tawar - tabiang-tunggul hitam- lapai- siteba
Informasi Gempa - Tsunami Sumatera Barat



Spoiler for SEKTOR IV:
Jl juanda-jl.s.parman-jl.khatib sulaiman-jl.rasuna said-gn.pangilun-jati
Informasi Gempa - Tsunami Sumatera Barat



Spoiler for SEKTOR V :
Jl.pemuda-jl.veteran-jl.sudirman-jl.bgd.aziz chan-psr.raya-jl.a.yani-jati-tarandam-sawahan-alang laweh-gantiang-simpang haru
Informasi Gempa - Tsunami Sumatera Barat



Spoiler for SEKTOR VI :
Gn.padang-pantai padang-pondok-ps.gadang-muaro padang-tarandam-sawahan-aur camar-aur duri-simp.haru-marapalam
Informasi Gempa - Tsunami Sumatera Barat


Spoiler for tsunami warning
Informasi Gempa - Tsunami Sumatera Barat


Spoiler for waspada
Informasi Gempa - Tsunami Sumatera Barat


Spoiler for tips
Informasi Gempa - Tsunami Sumatera Barat
juragan_sayur - 05/01/2011 07:37 PM
#10

jangan percaya takhyul n mitos
seperti kebiasaan bencana tanggal 26 dll

Quote:
Original Posted By Berbagai Karakteristik dan Jenis Gempa Bumi]


Tipe gempa bumi

Gempa bumi vulkanik ( Gunung Api )

yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari tectonic plate (lempeng tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik.

Gempa bumi tumbukan ; Gempa bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi, jenis gempa bumi ini jarang terjadi

Gempa bumi runtuhan ; Gempa bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.

Gempa bumi buatan ; Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi

Penggolongan Gempa

Berdasarkan kedalaman pusat gempa atau hiposentrum

Gempa dalam, jika hiposentrumnya terletak 300–700 km di bawah permukaan Bumi.

Gempa intermidier, jika hiposentrumnya terletak 100–300 km di bawah permukaan Bumi.

Gempa dangkal, jika hiposentrumnya kurang dari 100 km di bawah permukaan Bumi.

Berdasarkan bentuk episentrumnya

Gempa linier, jika episentrum berbentuk garis. Contoh: Gempa tektonik karena patahan.

Gempa sentral, jika episentrumnya berbentuk titik. Contoh: Gempa vulkanik dan gempa runtuhan.

Berdasarkan letak episentrumnya:

Gempa daratan, jika episentrumnya di daratan.

Gempa laut, jika episentrumnya di dasar laut.

Berdasarkan jarak episentrumnya:

Gempa setempat, jika jarak episentrum dan tempat gempa terasa sejauh kurang dari 1.000 km.

Gempa jauh, jika jarak episentrumnya dan tempat gempa terasa sekitar 10.000 km.

Gempa sangat jauh, jika jarak episentrum dengan tempat terasa lebih dari 10.000 km

AKTIFITAS DAERAH GEMPA

Berdasarkan sejarah kekuatan sumber gempa, aktivitas gempa bumi di Indonesia terbagi dalam enam daerah aktivitas:

Daerah Sangat Aktif
Wilayah sangat aktif memungkinkan terjadinya gempa dengan kekuatan lebih dari 8 skala Richter. Meliputi wilayah Halmahera dan lepas pantai utara Papua.

Daerah Aktif
Di wilayah ini kemungkinan gempa dengan kekuatan 8 sampai 7 skala Richter sering terjadi. Yaitu di lepas pantai barat Sumatra, Kepulauan sunda, dan Sulawesi Barat.

Daerah Lipatan dengan atau Tanpa Retakan
Gempa dengan kekuatan kurang dari 7 skala Richter bisa terjadi. Wilayah ini meliputi Sumatra, Kepulauan Sunda, dan Sulawesi Tengah.

Daerah Lipatan dengan atau Tanpa Retakan
Gempa dengan kekuatan kurang dari 7 skala Richter mungkin terjadi. Wilayah ini meliputi pantai barat Sumatra, Jawa bagian utara, dan Kalimantan bagian timur
sumber


[quote=Tips Menghadapi Gempa Bumi]

1. Jika berada di dalam rumah: Masuklah ke bawah meja untuk melindungi tubuhmu dari jatuhan benda-benda. Jika kamu tidak memiliki meja, lindungi kepalamu dengan bantal. Jika kamu sedang menyalakan kompor, matikan segera untuk mencegah terjadinya kebakaran.

2. Jika berada di luar rumah: Lindungi kepalamu dan hindari benda-benda berbahaya. Di daerah perkantoran atau kawasan industri, bahaya bisa muncul dari jatuhnya kaca-kaca dan papan-papan reklame. Lindungi kepalamu dengan menggunakan tangan, tas atau apa pun yang kamu bawa.

3. Jika kamu berada di mall, bioskop, atau di lantai dasar gedung: Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan. Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam.

4. Jika kamu berada di dalam lift: Jangan menggunakan lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. Jika kamu merasakan getaran gempa bumi saat berada di dalam lift, tekanlah semua tombol. Ketika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah. Jika kamu terjebak dalam lift, hubungi petugas gedung dengan menggunakan interphone jika tersedia.

5. Jika kamu berada di dalam kereta api: Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga kamu tidak akan terjatuh seandainya kereta dihentikan secara mendadak. Bersikap tenanglah mengikuti penjelasan dari petugas kereta. Salah mengerti terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan.

6. Jika kamu berada di dalam mobil: saat terjadi gempa bumi besar, kamu akan merasa seakan-akan roda mobil tersebut gundul. Sopir akan kehilangan kontrol terhadap mobil dan susah mengendalikannya. Jauhi persimpangan, pinggirkan mobil di kiri jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi dari radio mobil. Jika harus mengungsi, keluarlah dari mobil, biarkan mobil tak terkunci.

7. Jika kamu berada di gunung/pantai: Ada kemungkinan longsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman. Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika kamu merasakan getaran dan tandatanda tsunami tampak, cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.

8. Dengarkan informasi: Saat gempa bumi besar terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan bertindaklah sesuai dengan informasi yang benar. Kamu dapat memperoleh informasi yang benar dari pihak berwenang, polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak karena informasi orang yang tidak jelas.
sumber [/quote]

[quote=Menjejak Gempa Sumatera dari Nicobar] "Seandainya dulu kita sudah menemukan teori ini, kita tentu sudah bisa prepare

VIVAnews – Hasil penelitian selama sepuluh tahun terakhir menunjukkan bahwa pola gempa Sumatera selalu dipengaruhi oleh gempa yang terjadi di wilayah tetangga dari Utara, yaknidi kepulauan Andaman, Nicobar, India.

“Karena tiap kali ada gempa di Andaman, terjadi juga di sekitar Sumatera,” kata Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Bidang Sosial dan Bencana, Andi Arief, kepada VIVAnews.com, Minggu, 17 Oktober 2010.

Prediksi Andi bahwa kejadian gempa Nicobar selalu merambat ke kawasan Sumatera juga telah didasarkan pada studi ilmiah sepuluh tahun terakhir.

Ia memberi contoh kejadian terkini. Dini hari tadi, pukul 02.51 WIB, terjadi gempa berkekuatan 5,8 SR t di Nicobar dengan kedalaman 83 kilometer.

Setelah peristiwa itu, tim riset terus menerus mengamati dampaknya. Ternyata, pada pukul 13.20 WIB , Minggu, 17 Oktober 2010, rembetan gempa dari Nicobar memang terjadi di dekat Nias dengan kekuatan 4,5 SR dengan kedalaman 20 kilometer.

“Saya ingin mengatakan bahwa kalau seandainya dulu kita sudah menemukan teori ini [gempa Nicobar merambat ke Sumatera], kita tentu sudah bisa prepare,” katanya.

"Seperti sekarang, Sumatera sudah lebih prepare kalau terjadi gempa."

Sebelumnya, Andi mengungkapkan dua daerah Sumatera yang berpotensi terkena gempa rambatan adalah di Bengkulu dan Mentawai. Menurut dia, Mentawai diprediksi tak lama lagi berpotensi diguncang gempa besar berkekuatan 8,1 SR. "Namun, kita tidak bisa tahu itu kapan terjadi."

Saat ini, yang diteliti baru dua patahan, Sumatera dan Lembang. “Jadi masih banyak gempa-gempa tak bertuan,"

Sedangkan, pola gempa Indonesia Timur, masih menurut hasil penelitian yang sama, dipengaruhi oleh gempa tetangga Indonesia mulai dari utara Alaska, Rusia, Jepang, Taiwan, Philipina, Mariana. Dari timur yaitu Selandia Baru, Fiji, Tonga, Vanuatu, Santa Cruz, dan Papua New Geunea.

Andi berharap dengan terbacanya pola gempa ini masyarakat Indonesia dapat menjadi lebih waspada. Sehingga, ketika terjadi gempa, masyarakat sudah mengetahui apa yang harus dilakukan.

Menanggapi pola gempa ini, Kepala Sub Bidang Informasi Gempa Bumi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Rahmat Triyono, menyatakan masyarakat Sumatera tidak perlu panik.

“Seperti kita ketahui lempeng bumi ini kan labil alias tidak stabil. Terus bergerak dari puluhan juta tahun yang lalu,” kata Triyono. “Pergerakannya sekitar 7 sentimeter per tahun.”

Triyono mengingatkan bahwa Indonesia merupakan wilayah yang rawan gempa. Itu sebabnya masyarakat harus hidup bijaksana. Misalnya, mendirikan bangunan yang tahan dari goyangan.

Selain itu, lanjut Triyono, warga mesti memiliki pengetahuan mengenai bagaimana melakukan evakuasi, sebelum, saat, dan sesudah terjadi gempa maupun bencana alam lainnya. sumber [/quote]
el^tujuh - 05/01/2011 07:37 PM
#11

syukurlah kami yg berada dipinggiran kota padang tidak merasakan gempa yg barusan
\)
sutanz - 05/01/2011 07:46 PM
#12

Quote:
Original Posted By el^tujuh
syukurlah kami yg berada dipinggiran kota padang tidak merasakan gempa yg barusan
\)



Banyak yg gak merasa goncangan gempa td terutama yg sedang bergerak/ beraktifitas.. dari info teman2 di Sikakap, disana cukup keras dirasa, tapi gak ada kerusakan bangunan dan korban luka..
sutanz - 05/01/2011 08:08 PM
#13

Kenapa Gempa Tidak Pernah Berhenti ??

Pergerakan/pergeseran lempeng dunia yang tak pernah berhenti menjadi salah satu penyebab gempa tektonik tak pernah berhenti

Lempeng yang bergeser, berlawanan arah yang menimbulkan gempa sangat besar tiada habis bahkan tsunami karena adanya lipatan dan patahan saat lempeng tersebut saling bergeser.

Tiga pergeseran lempeng dunia terbesar tiap 100 tahun :

* Fiji : 23.7m
* New Caledonia : 12.3m
* Papua Irian : 10.6m

kemudian disusul
* jepang : 9.4m
* Sumatera & Jawa : 7.0m

Dengan pergeseran lempeng Irian Papua 10.6m dalam 100 tahun, yang lebih besar daripada Sumatra dan Jawa yang 7m dalam 100 tahun maka peluang gempa di Irian Papua dapat lebih besar daripada gempa di Sumatra dan Jawa, selain faktor lainnya yang juga perlu diperhatikan.

Jika pergeseran lempeng Irian Papua sebesar 10.6m tiap 100 tahun, dan Lempeng yang ada di sebelah kanan Irian Papua, yaitu di sekitar Fiji 23,7m tiap 100 tahun dan sekitar New Caledonia 12,3m tiap 100 tahun, maka hal inilah yang memperburuk kondisii kegempaan di Papua Irian dan Indonesia Timur lainnya sehingga jika terjadi gempa di wilayah tetangga tersebut dengan kedalaman 300-700km maka rambatannya dapat dirasakan di Irian Papua dan Indonesia Timur lainnya.

Perlu diperhatikan ternyata arah pergeseran dua lempeng Fiji dan New Caledonia ternyata berlawanan sehingga dampaknya makin parah di wilayah tersebut termasuk arah pergeseran lempeng Papua Irian juga berlawanan arah dengan lempeng Fiji.

Lempeng tetangga Indonesia dari arah timur laut adalah pergeseran lempeng Guam / Mariana sebesar 6.3m tiap 100 tahun. Perlu diperhatikan bahwa arah pergeseran lempeng ini secara frontal berlawanan dengan arah pergeseran lempeng Papua Irian dan Sumatra Jawa.Hal inilah yang menyebabkan jika terjadi gempa di wilayah Mariana / Guam maka rambatannya dirasakan di wilayah Indonesia Timur dari arah timur laut.

Naahhh.......makanya kita harus selalu Waspada
franniQo - 05/01/2011 11:45 PM
#14

ooo... ternyata emang iyo gampo tadi sore tu yoo...?? think:

wak kiro tadi tu badan nan lah hoyon dek latiah karajo.... hammer


tapi bagaimanapun..... mari kita terus berdoa dan tetap waspada agar terhindar dari bencana gempa bumi dan bencana lainnya....

oom sutanz...... SALAM WASPADA.... shakehand2
franniQo - 05/01/2011 11:46 PM
#15

uuupppsss.... shutup:

sorriiii bg adek.... dopost... o

kaskus dan inet wak sadang errot... Peace:


_________________ ngacir:
datuakjambak - 06/01/2011 12:11 AM
#16

Quote:
Original Posted By el^tujuh
syukurlah kami yg berada dipinggiran kota padang tidak merasakan gempa yg barusan
\)


iyo da, samo wak indak lo taraso do.. o

mungkin dek talamak lalok tadi,,,
ngatno333 - 06/01/2011 02:18 AM
#17

taruih apdet yo da
ambo manunggu selalu \)
Super.Gayus - 06/01/2011 10:45 AM
#18

mantap

terus di apdet ya da D

semoga bisa membantu teman2 dalam info gempa
donald trump - 06/01/2011 11:46 AM
#19

nais inpoh.... :ampu:
MisterGuru - 06/01/2011 12:05 PM
#20

mantabs....
up-date taruih da
Page 1 of 60 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > Kaskuser Regional > INDONESIA > SUMATERA > Minangkabau > Informasi Gempa - Tsunami Sumatera Barat