SUPRANATURAL
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > [Share] Beberapa Keilmuan Hikmah yang bermanfaat - FEBRIAN" - Part 2
Total Views: 152163 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 496 of 500 | ‹ First  < 491 492 493 494 495 496 497 498 499 500 > 

Tazman - 21/04/2011 08:26 PM
#9901

Di lima halaman terakhir ini , saya pengen tahu pesan atau pelajaran apa yang masih nempel atau sudah di fahami oleh para ikhwan, silahkan di list

1. ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU
Materi tersusun hanya dari persepsi-persepsi. Satu-satunya wujud nyata dan mutlak hanyalah Allah. Artinya, hanya Allah lah yang ada; segala sesuatu selain dia hanyalah wujud semu. Karenanya Allah “ada dimana-mana” dan meliputi segala sesuatu. Segala yang ada merupakan gambaran yang Allah proyeksikan kepada kita.
Karena setiap wujud material merupakan persepsi, maka ia tak dapat melihat Allah. Sebaliknya, Allah melihat seluruh materi yang diciptakannya dalam berbagai bentuknya. Artinya, kita tak dapat menangkap wujud Allah dengan mata kita, namun Allah meliputi kita dari dalam, dari luar, dalam pandangan dan pikiran. Kita tak mampu mengucapkan perkataan apapun selain dengan pengetahuan dan ijinNya, bahkan tanpa Dia bernafaspun tidak akan bisa.
Meskipun kita melihat persepsi-persepsi ini di sepanjang hidup kita, wujud terdekat kepada kita bukanlah salah satu di antaranya, melainkan Allah sendiri
(Nb. saya kurang bisa nyusun kata-kata.. jadinya saya copas saja)

2. yang saya dapat dari Tausyiah yang bapak share selama ini adalah: jangan mencampurkan antara dzikir dan berdoa, karena dzikir adalah HAQ Allah.
oleh karena itu tunaikan lah HAQ Allah dahulu baru kita boleh menuntut Haq kita sebagai hamba [berdoa]. sudah saya jalankan pak, tapi masih proses belajar, dan terkadang masih bercampur D [sandoval]

3. TAUHID, tauhid yg JUJUR kepada Allah, ibadah, zikir bukan karena kepingin ini dan itu, tetapi karena penghambaan kepada Allah, dan memenuhi Haknya Allah. Kana' budu dahulu baru kanas ta'iin. hehe maaf kalo cuma mengulan2 kata2 pak guru.


4. MEMUTUSKAN/NIAT untuk mewujudkannya. Tidak masalah jika kita merasa itu di luar kendali untuk mewujudkanya.

5. RIDHO ALLAH.
sedikit testi tentang apa yg udah saya dapet di thread pak ustadz yang sangat bermanfaat,,
"segala sesuatu hanya mengharap ridho ALLAH semata,bukan untuk mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan,,"

Lanjut Kang hilangin Quotenya, ane cuma merapihkan aja, kaya Kang Amin2gan kiss
mrmcse2002 - 21/04/2011 08:35 PM
#9902

Ajiib Ajib ....:2thumbup Ayo di lanjut ......, supaya sebelum meninggalkan rumah lama ada kenangan dan pelajaran yang bisa kita bisa rujuk kembali apabila sudah lupa ....
astrodog - 21/04/2011 08:51 PM
#9903

QABDAH yaitu "Genggaman AR-Rahman", segalanya bergerak karena Kalimah "Bismilahirohmanirohhim"

Barang siapa melihat dirinya TANPA Melihat Allah di sebaliknya, maka ia telah terhijab, malah di khawatirkan jatuh kelembah syirik apabila merasai atau melihat sifatmya berdiri sendiri tanpa Allah

Dia memberi kekuasaan kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya dan mencabutkan kekuasaan dari sesiapa yang dikehendaki-Nya. Dia memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama. Keadilan itulah kebaikan dan kebajikan yang haqiqi dalam segala keadaan dan itulah kehendak iradat Allah yang mutlak dan qudrat Allah yang mutlak untuk merealisasikan kebajikan dan kebaikan ini dalam segala keadaan

Nah kadang kala manusia itu merasa pintar tanpa ingat atas apa yang ada yang tertulis dalam ayat tersebut diatas
Tak salahnya marilah kita intropeksi diri bahwa apapun yang kita lakukan harus didasari dengan sang pencipta. Kita kaya bukan usaha dan kita pribadi tetapi semua karena kehendak Allah dengan usaha tentunya
wongjogja.id - 21/04/2011 08:55 PM
#9904

Quote:
Original Posted By mrmcse2002
Ajiib Ajib ....:2thumbup Ayo di lanjut ......, supaya sebelum meninggalkan rumah lama ada kenangan dan pelajaran yang bisa kita bisa rujuk kembali apabila sudah lupa ....


Amiinnn... Amiinn,,,,... pak Ustadz Semoga barokah untuk semuanya
rikphone - 21/04/2011 10:00 PM
#9905

hadir ......
rikphone - 21/04/2011 10:05 PM
#9906

Quote:
Original Posted By mrmcse2002
Ajiib Ajib ....:2thumbup Ayo di lanjut ......, supaya sebelum meninggalkan rumah lama ada kenangan dan pelajaran yang bisa kita bisa rujuk kembali apabila sudah lupa ....


pelajaran yg didapet, jadi males ama kesaktian apalagi ama duniawi kalo udah lemot ya kaya gini pak guru.....hehehe
perlx - 21/04/2011 10:46 PM
#9907

Di lima halaman terakhir ini , saya pengen tahu pesan atau pelajaran apa yang masih nempel atau sudah di fahami oleh para ikhwan, silahkan di list

1. ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU
Materi tersusun hanya dari persepsi-persepsi. Satu-satunya wujud nyata dan mutlak hanyalah Allah. Artinya, hanya Allah lah yang ada; segala sesuatu selain dia hanyalah wujud semu. Karenanya Allah “ada dimana-mana” dan meliputi segala sesuatu. Segala yang ada merupakan gambaran yang Allah proyeksikan kepada kita.
Karena setiap wujud material merupakan persepsi, maka ia tak dapat melihat Allah. Sebaliknya, Allah melihat seluruh materi yang diciptakannya dalam berbagai bentuknya. Artinya, kita tak dapat menangkap wujud Allah dengan mata kita, namun Allah meliputi kita dari dalam, dari luar, dalam pandangan dan pikiran. Kita tak mampu mengucapkan perkataan apapun selain dengan pengetahuan dan ijinNya, bahkan tanpa Dia bernafaspun tidak akan bisa.
Meskipun kita melihat persepsi-persepsi ini di sepanjang hidup kita, wujud terdekat kepada kita bukanlah salah satu di antaranya, melainkan Allah sendiri
(Nb. saya kurang bisa nyusun kata-kata.. jadinya saya copas saja)

2. yang saya dapat dari Tausyiah yang bapak share selama ini adalah: jangan mencampurkan antara dzikir dan berdoa, karena dzikir adalah HAQ Allah.
oleh karena itu tunaikan lah HAQ Allah dahulu baru kita boleh menuntut Haq kita sebagai hamba [berdoa]. sudah saya jalankan pak, tapi masih proses belajar, dan terkadang masih bercampur D [sandoval]

3. TAUHID, tauhid yg JUJUR kepada Allah, ibadah, zikir bukan karena kepingin ini dan itu, tetapi karena penghambaan kepada Allah, dan memenuhi Haknya Allah. Kana' budu dahulu baru kanas ta'iin. hehe maaf kalo cuma mengulan2 kata2 pak guru.


4. MEMUTUSKAN/NIAT untuk mewujudkannya. Tidak masalah jika kita merasa itu di luar kendali untuk mewujudkanya.

5. RIDHO ALLAH.
sedikit testi tentang apa yg udah saya dapet di thread pak ustadz yang sangat bermanfaat,,
"segala sesuatu hanya mengharap ridho ALLAH semata,bukan untuk mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan,,"

6. Kadang saya berpikir bahwa saya bisa melakukan ini dan itu dengan sendirinya \( , dan ternyata hal tsb tidaklah benar, tanpa kekuatan dan rahmat Allah swt saya ga mampu menulis ini, aku bukan siapa siapa, hanya hamba yg berlumur dosa.
Oh ya dan kita harus meluruskan niat \) .agar mencapai ridho dan rahmatNYA, dan supaya juga tidak terjerumus ke dalam lubang syirik p

Lanjut Kang hilangin Quotenya, ane cuma merapihkan aja, kaya Kang Amin2gan kiss
buanatata - 21/04/2011 10:55 PM
#9908

Di lima halaman terakhir ini , saya pengen tahu pesan atau pelajaran apa yang masih nempel atau sudah di fahami oleh para ikhwan, silahkan di list

1. ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU
Materi tersusun hanya dari persepsi-persepsi. Satu-satunya wujud nyata dan mutlak hanyalah Allah. Artinya, hanya Allah lah yang ada; segala sesuatu selain dia hanyalah wujud semu. Karenanya Allah “ada dimana-mana” dan meliputi segala sesuatu. Segala yang ada merupakan gambaran yang Allah proyeksikan kepada kita.
Karena setiap wujud material merupakan persepsi, maka ia tak dapat melihat Allah. Sebaliknya, Allah melihat seluruh materi yang diciptakannya dalam berbagai bentuknya. Artinya, kita tak dapat menangkap wujud Allah dengan mata kita, namun Allah meliputi kita dari dalam, dari luar, dalam pandangan dan pikiran. Kita tak mampu mengucapkan perkataan apapun selain dengan pengetahuan dan ijinNya, bahkan tanpa Dia bernafaspun tidak akan bisa.
Meskipun kita melihat persepsi-persepsi ini di sepanjang hidup kita, wujud terdekat kepada kita bukanlah salah satu di antaranya, melainkan Allah sendiri
(Nb. saya kurang bisa nyusun kata-kata.. jadinya saya copas saja)

2. yang saya dapat dari Tausyiah yang bapak share selama ini adalah: jangan mencampurkan antara dzikir dan berdoa, karena dzikir adalah HAQ Allah.
oleh karena itu tunaikan lah HAQ Allah dahulu baru kita boleh menuntut Haq kita sebagai hamba [berdoa]. sudah saya jalankan pak, tapi masih proses belajar, dan terkadang masih bercampur D [sandoval]

3. TAUHID, tauhid yg JUJUR kepada Allah, ibadah, zikir bukan karena kepingin ini dan itu, tetapi karena penghambaan kepada Allah, dan memenuhi Haknya Allah. Kana' budu dahulu baru kanas ta'iin. hehe maaf kalo cuma mengulan2 kata2 pak guru.


4. MEMUTUSKAN/NIAT untuk mewujudkannya. Tidak masalah jika kita merasa itu di luar kendali untuk mewujudkanya.

5. RIDHO ALLAH.
sedikit testi tentang apa yg udah saya dapet di thread pak ustadz yang sangat bermanfaat,,
"segala sesuatu hanya mengharap ridho ALLAH semata,bukan untuk mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan,,"

6. QABDAH yaitu "Genggaman AR-Rahman", segalanya bergerak karena Kalimah "Bismilahirohmanirohhim"

Barang siapa melihat dirinya TANPA Melihat Allah di sebaliknya, maka ia telah terhijab, malah di khawatirkan jatuh kelembah syirik apabila merasai atau melihat sifatmya berdiri sendiri tanpa Allah

Dia memberi kekuasaan kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya dan mencabutkan kekuasaan dari sesiapa yang dikehendaki-Nya. Dia memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama. Keadilan itulah kebaikan dan kebajikan yang haqiqi dalam segala keadaan dan itulah kehendak iradat Allah yang mutlak dan qudrat Allah yang mutlak untuk merealisasikan kebajikan dan kebaikan ini dalam segala keadaan

Nah kadang kala manusia itu merasa pintar tanpa ingat atas apa yang ada yang tertulis dalam ayat tersebut diatas
Tak salahnya marilah kita intropeksi diri bahwa apapun yang kita lakukan harus didasari dengan sang pencipta. Kita kaya bukan usaha dan kita pribadi tetapi semua karena kehendak Allah dengan usaha tentunya

8. KAYA ITU LEBIH BAIK DARI PADA MISKIN. Salah satu kunci untuk kaya adalah TAKWA kepada Allah, selain itu perbanyaklah bersedekah karena denga bersedekah akan memperlancar kerezekian yg kita terima.

9. Kadang saya berpikir bahwa saya bisa melakukan ini dan itu dengan sendirinya \( , dan ternyata hal tsb tidaklah benar, tanpa kekuatan dan rahmat Allah swt saya ga mampu menulis ini, aku bukan siapa siapa, hanya hamba yg berlumur dosa.
Oh ya dan kita harus meluruskan niat \) .agar mencapai ridho dan rahmatNYA, dan supaya juga tidak terjerumus ke dalam lubang syirik p

Lanjut Kang hilangin Quotenya, ane cuma merapihkan aja, kaya Kang Amin2gan kiss
buanatata - 21/04/2011 11:06 PM
#9909

Di lima halaman terakhir ini , saya pengen tahu pesan atau pelajaran apa yang masih nempel atau sudah di fahami oleh para ikhwan, silahkan di list

1. ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU
Materi tersusun hanya dari persepsi-persepsi. Satu-satunya wujud nyata dan mutlak hanyalah Allah. Artinya, hanya Allah lah yang ada; segala sesuatu selain dia hanyalah wujud semu. Karenanya Allah “ada dimana-mana” dan meliputi segala sesuatu. Segala yang ada merupakan gambaran yang Allah proyeksikan kepada kita.
Karena setiap wujud material merupakan persepsi, maka ia tak dapat melihat Allah. Sebaliknya, Allah melihat seluruh materi yang diciptakannya dalam berbagai bentuknya. Artinya, kita tak dapat menangkap wujud Allah dengan mata kita, namun Allah meliputi kita dari dalam, dari luar, dalam pandangan dan pikiran. Kita tak mampu mengucapkan perkataan apapun selain dengan pengetahuan dan ijinNya, bahkan tanpa Dia bernafaspun tidak akan bisa.
Meskipun kita melihat persepsi-persepsi ini di sepanjang hidup kita, wujud terdekat kepada kita bukanlah salah satu di antaranya, melainkan Allah sendiri
(Nb. saya kurang bisa nyusun kata-kata.. jadinya saya copas saja)

2. yang saya dapat dari Tausyiah yang bapak share selama ini adalah: jangan mencampurkan antara dzikir dan berdoa, karena dzikir adalah HAQ Allah.
oleh karena itu tunaikan lah HAQ Allah dahulu baru kita boleh menuntut Haq kita sebagai hamba [berdoa]. sudah saya jalankan pak, tapi masih proses belajar, dan terkadang masih bercampur D [sandoval]

3. TAUHID, tauhid yg JUJUR kepada Allah, ibadah, zikir bukan karena kepingin ini dan itu, tetapi karena penghambaan kepada Allah, dan memenuhi Haknya Allah. Kana' budu dahulu baru kanas ta'iin. hehe maaf kalo cuma mengulan2 kata2 pak guru.


4. MEMUTUSKAN/NIAT untuk mewujudkannya. Tidak masalah jika kita merasa itu di luar kendali untuk mewujudkanya.

5. RIDHO ALLAH.
sedikit testi tentang apa yg udah saya dapet di thread pak ustadz yang sangat bermanfaat,,
"segala sesuatu hanya mengharap ridho ALLAH semata,bukan untuk mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan,,"

6. QABDAH yaitu "Genggaman AR-Rahman", segalanya bergerak karena Kalimah "Bismilahirohmanirohhim"

Barang siapa melihat dirinya TANPA Melihat Allah di sebaliknya, maka ia telah terhijab, malah di khawatirkan jatuh kelembah syirik apabila merasai atau melihat sifatmya berdiri sendiri tanpa Allah

Dia memberi kekuasaan kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya dan mencabutkan kekuasaan dari sesiapa yang dikehendaki-Nya. Dia memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama. Keadilan itulah kebaikan dan kebajikan yang haqiqi dalam segala keadaan dan itulah kehendak iradat Allah yang mutlak dan qudrat Allah yang mutlak untuk merealisasikan kebajikan dan kebaikan ini dalam segala keadaan

Nah kadang kala manusia itu merasa pintar tanpa ingat atas apa yang ada yang tertulis dalam ayat tersebut diatas
Tak salahnya marilah kita intropeksi diri bahwa apapun yang kita lakukan harus didasari dengan sang pencipta. Kita kaya bukan usaha dan kita pribadi tetapi semua karena kehendak Allah dengan usaha tentunya

8. KAYA ITU LEBIH BAIK DARI PADA MISKIN. Salah satu kunci untuk kaya adalah TAKWA kepada Allah, selain itu perbanyaklah bersedekah karena denga bersedekah akan memperlancar kerezekian yg kita terima.

9. Kadang saya berpikir bahwa saya bisa melakukan ini dan itu dengan sendirinya \( , dan ternyata hal tsb tidaklah benar, tanpa kekuatan dan rahmat Allah swt saya ga mampu menulis ini, aku bukan siapa siapa, hanya hamba yg berlumur dosa.
Oh ya dan kita harus meluruskan niat \) .agar mencapai ridho dan rahmatNYA, dan supaya juga tidak terjerumus ke dalam lubang syirik p

10. ALLAH HADIRI, ALLAH SYAYIDI, ALLAH MUTHO'LIU ALAYAA. Allah yang hadir disisiku, Allah lah yang menjadi saksi akan diriku dan Allah lah yang mengawasi aku. Ini adalah kebiasaan orang-orang terdahulu untuk menjaga ketakwaannya kepada Allah.

Lanjut Kang hilangin Quotenya, ane cuma merapihkan aja, kaya Kang Amin2gan kiss
buanatata - 21/04/2011 11:17 PM
#9910

Di lima halaman terakhir ini , saya pengen tahu pesan atau pelajaran apa yang masih nempel atau sudah di fahami oleh para ikhwan, silahkan di list

1. ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU
Materi tersusun hanya dari persepsi-persepsi. Satu-satunya wujud nyata dan mutlak hanyalah Allah. Artinya, hanya Allah lah yang ada; segala sesuatu selain dia hanyalah wujud semu. Karenanya Allah “ada dimana-mana” dan meliputi segala sesuatu. Segala yang ada merupakan gambaran yang Allah proyeksikan kepada kita.
Karena setiap wujud material merupakan persepsi, maka ia tak dapat melihat Allah. Sebaliknya, Allah melihat seluruh materi yang diciptakannya dalam berbagai bentuknya. Artinya, kita tak dapat menangkap wujud Allah dengan mata kita, namun Allah meliputi kita dari dalam, dari luar, dalam pandangan dan pikiran. Kita tak mampu mengucapkan perkataan apapun selain dengan pengetahuan dan ijinNya, bahkan tanpa Dia bernafaspun tidak akan bisa.
Meskipun kita melihat persepsi-persepsi ini di sepanjang hidup kita, wujud terdekat kepada kita bukanlah salah satu di antaranya, melainkan Allah sendiri
(Nb. saya kurang bisa nyusun kata-kata.. jadinya saya copas saja)

2. yang saya dapat dari Tausyiah yang bapak share selama ini adalah: jangan mencampurkan antara dzikir dan berdoa, karena dzikir adalah HAQ Allah.
oleh karena itu tunaikan lah HAQ Allah dahulu baru kita boleh menuntut Haq kita sebagai hamba [berdoa]. sudah saya jalankan pak, tapi masih proses belajar, dan terkadang masih bercampur D [sandoval]

3. TAUHID, tauhid yg JUJUR kepada Allah, ibadah, zikir bukan karena kepingin ini dan itu, tetapi karena penghambaan kepada Allah, dan memenuhi Haknya Allah. Kana' budu dahulu baru kanas ta'iin. hehe maaf kalo cuma mengulan2 kata2 pak guru.


4. MEMUTUSKAN/NIAT untuk mewujudkannya. Tidak masalah jika kita merasa itu di luar kendali untuk mewujudkanya.

5. RIDHO ALLAH.
sedikit testi tentang apa yg udah saya dapet di thread pak ustadz yang sangat bermanfaat,,
"segala sesuatu hanya mengharap ridho ALLAH semata,bukan untuk mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan,,"

6. QABDAH yaitu "Genggaman AR-Rahman", segalanya bergerak karena Kalimah "Bismilahirohmanirohhim"

Barang siapa melihat dirinya TANPA Melihat Allah di sebaliknya, maka ia telah terhijab, malah di khawatirkan jatuh kelembah syirik apabila merasai atau melihat sifatmya berdiri sendiri tanpa Allah

Dia memberi kekuasaan kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya dan mencabutkan kekuasaan dari sesiapa yang dikehendaki-Nya. Dia memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama. Keadilan itulah kebaikan dan kebajikan yang haqiqi dalam segala keadaan dan itulah kehendak iradat Allah yang mutlak dan qudrat Allah yang mutlak untuk merealisasikan kebajikan dan kebaikan ini dalam segala keadaan

Nah kadang kala manusia itu merasa pintar tanpa ingat atas apa yang ada yang tertulis dalam ayat tersebut diatas
Tak salahnya marilah kita intropeksi diri bahwa apapun yang kita lakukan harus didasari dengan sang pencipta. Kita kaya bukan usaha dan kita pribadi tetapi semua karena kehendak Allah dengan usaha tentunya

8. KAYA ITU LEBIH BAIK DARI PADA MISKIN. Salah satu kunci untuk kaya adalah TAKWA kepada Allah, selain itu perbanyaklah bersedekah karena denga bersedekah akan memperlancar kerezekian yg kita terima.

9. Kadang saya berpikir bahwa saya bisa melakukan ini dan itu dengan sendirinya \( , dan ternyata hal tsb tidaklah benar, tanpa kekuatan dan rahmat Allah swt saya ga mampu menulis ini, aku bukan siapa siapa, hanya hamba yg berlumur dosa.
Oh ya dan kita harus meluruskan niat \) .agar mencapai ridho dan rahmatNYA, dan supaya juga tidak terjerumus ke dalam lubang syirik p

10. ALLAH HADIRI, ALLAH SYAYIDI, ALLAH MUTHO'LIU ALAYAA. Allah yang hadir disisiku, Allah lah yang menjadi saksi akan diriku dan Allah lah yang mengawasi aku. Ini adalah kebiasaan orang-orang terdahulu untuk menjaga ketakwaannya kepada Allah.

11. SANAD dalam bidang keilmuan tidaklah begitu penting, yang lebih penting adalah kejelasan kepada PEMILIK SEGALA ILMU yaitu Allah. Hal ini bukan mengabaikan jalur keilmuan tapi untuk lebih menjaga kebersihan ilmu dari hal-hal yg kurang baik terutama sekali yang berkaitan dengan keterjelasan PEMILIK SEGALA ILMU.

Lanjut Kang hilangin Quotenya, ane cuma merapihkan aja, kaya Kang Amin2gan kiss
progmet - 21/04/2011 11:44 PM
#9911

Quote:
Original Posted By mrmcse2002
Ajiib Ajib ....:2thumbup Ayo di lanjut ......, supaya sebelum meninggalkan rumah lama ada kenangan dan pelajaran yang bisa kita bisa rujuk kembali apabila sudah lupa ....


Salim sama Pak Ustadz Febrian.. ngak terasa udah mo pindah kamar lagi, n ngak terasa udah hampir lebih dari 5 bulan ikut majelis ini, bukan hanya ilmu hikmah, ilmu langit, ilmu bumi saja yang di dapat tapi banyak banget didapat buat aku sendiri seperti persaudaran dan kekeluargaan, mungkin dibanding teman2 yang lain cuma saya yang lmunya cetek.. apalagi tentang ilmu hikmah yang blank sama sekali...D jadi maaf klo di trit bisanya cuma isi buku absen n salam salim ajah D

sekali lagi terima kasih buat pak febrian n semua teman2 di majelis tercinta ini...
eh saya ikut bantuin pindah2 an rumah yakk..
Coentjen79 - 21/04/2011 11:46 PM
#9912

Di lima halaman terakhir ini , saya pengen tahu pesan atau pelajaran apa yang masih nempel atau sudah di fahami oleh para ikhwan, silahkan di list

1. ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU
Materi tersusun hanya dari persepsi-persepsi. Satu-satunya wujud nyata dan mutlak hanyalah Allah. Artinya, hanya Allah lah yang ada; segala sesuatu selain dia hanyalah wujud semu. Karenanya Allah “ada dimana-mana” dan meliputi segala sesuatu. Segala yang ada merupakan gambaran yang Allah proyeksikan kepada kita.
Karena setiap wujud material merupakan persepsi, maka ia tak dapat melihat Allah. Sebaliknya, Allah melihat seluruh materi yang diciptakannya dalam berbagai bentuknya. Artinya, kita tak dapat menangkap wujud Allah dengan mata kita, namun Allah meliputi kita dari dalam, dari luar, dalam pandangan dan pikiran. Kita tak mampu mengucapkan perkataan apapun selain dengan pengetahuan dan ijinNya, bahkan tanpa Dia bernafaspun tidak akan bisa.
Meskipun kita melihat persepsi-persepsi ini di sepanjang hidup kita, wujud terdekat kepada kita bukanlah salah satu di antaranya, melainkan Allah sendiri
(Nb. saya kurang bisa nyusun kata-kata.. jadinya saya copas saja)

2. yang saya dapat dari Tausyiah yang bapak share selama ini adalah: jangan mencampurkan antara dzikir dan berdoa, karena dzikir adalah HAQ Allah.
oleh karena itu tunaikan lah HAQ Allah dahulu baru kita boleh menuntut Haq kita sebagai hamba [berdoa]. sudah saya jalankan pak, tapi masih proses belajar, dan terkadang masih bercampur D [sandoval]

3. TAUHID, tauhid yg JUJUR kepada Allah, ibadah, zikir bukan karena kepingin ini dan itu, tetapi karena penghambaan kepada Allah, dan memenuhi Haknya Allah. Kana' budu dahulu baru kanas ta'iin. hehe maaf kalo cuma mengulan2 kata2 pak guru.


4. MEMUTUSKAN/NIAT untuk mewujudkannya. Tidak masalah jika kita merasa itu di luar kendali untuk mewujudkanya.

5. RIDHO ALLAH.
sedikit testi tentang apa yg udah saya dapet di thread pak ustadz yang sangat bermanfaat,,
"segala sesuatu hanya mengharap ridho ALLAH semata,bukan untuk mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan,,"

6. QABDAH yaitu "Genggaman AR-Rahman", segalanya bergerak karena Kalimah "Bismilahirohmanirohhim"

Barang siapa melihat dirinya TANPA Melihat Allah di sebaliknya, maka ia telah terhijab, malah di khawatirkan jatuh kelembah syirik apabila merasai atau melihat sifatmya berdiri sendiri tanpa Allah

Dia memberi kekuasaan kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya dan mencabutkan kekuasaan dari sesiapa yang dikehendaki-Nya. Dia memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama. Keadilan itulah kebaikan dan kebajikan yang haqiqi dalam segala keadaan dan itulah kehendak iradat Allah yang mutlak dan qudrat Allah yang mutlak untuk merealisasikan kebajikan dan kebaikan ini dalam segala keadaan

Nah kadang kala manusia itu merasa pintar tanpa ingat atas apa yang ada yang tertulis dalam ayat tersebut diatas
Tak salahnya marilah kita intropeksi diri bahwa apapun yang kita lakukan harus didasari dengan sang pencipta. Kita kaya bukan usaha dan kita pribadi tetapi semua karena kehendak Allah dengan usaha tentunya

8. KAYA ITU LEBIH BAIK DARI PADA MISKIN. Salah satu kunci untuk kaya adalah TAKWA kepada Allah, selain itu perbanyaklah bersedekah karena denga bersedekah akan memperlancar kerezekian yg kita terima.

9. Kadang saya berpikir bahwa saya bisa melakukan ini dan itu dengan sendirinya \( , dan ternyata hal tsb tidaklah benar, tanpa kekuatan dan rahmat Allah swt saya ga mampu menulis ini, aku bukan siapa siapa, hanya hamba yg berlumur dosa.
Oh ya dan kita harus meluruskan niat \) .agar mencapai ridho dan rahmatNYA, dan supaya juga tidak terjerumus ke dalam lubang syirik p

10. ALLAH HADIRI, ALLAH SYAYIDI, ALLAH MUTHO'LIU ALAYAA. Allah yang hadir disisiku, Allah lah yang menjadi saksi akan diriku dan Allah lah yang mengawasi aku. Ini adalah kebiasaan orang-orang terdahulu untuk menjaga ketakwaannya kepada Allah.

11. SANAD dalam bidang keilmuan tidaklah begitu penting, yang lebih penting adalah kejelasan kepada PEMILIK SEGALA ILMU yaitu Allah. Hal ini bukan mengabaikan jalur keilmuan tapi untuk lebih menjaga kebersihan ilmu dari hal-hal yg kurang baik terutama sekali yang berkaitan dengan keterjelasan PEMILIK SEGALA ILMU.
12.Berdo'a,berusaha dan menerimanya dengan iman dan keyakinan,bahwa semuanya terjadi karna Qudrat dan Iradatnya.tidak ada usaha yang membawa hasil,tidak ada doa yang terkabul,tidak ada sebab akibat yang terjadi,semuanya kecuali atas kuasa dan kehendaknya.


Lanjut Kang hilangin Quotenya, ane cuma merapihkan aja, kaya Kang Amin2gan kiss[Share] Beberapa Keilmuan Hikmah yang bermanfaat - FEBRIAN" - Part  2
Thianurh - 21/04/2011 11:49 PM
#9913

Lima halaman terakhir ini , saya pengen tahu pesan atau pelajaran apa yang masih nempel atau sudah di fahami oleh para ikhwan, silahkan di list

1. ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU
Materi tersusun hanya dari persepsi-persepsi. Satu-satunya wujud nyata dan mutlak hanyalah Allah. Artinya, hanya Allah lah yang ada; segala sesuatu selain dia hanyalah wujud semu. Karenanya Allah “ada dimana-mana” dan meliputi segala sesuatu. Segala yang ada merupakan gambaran yang Allah proyeksikan kepada kita.
Karena setiap wujud material merupakan persepsi, maka ia tak dapat melihat Allah. Sebaliknya, Allah melihat seluruh materi yang diciptakannya dalam berbagai bentuknya. Artinya, kita tak dapat menangkap wujud Allah dengan mata kita, namun Allah meliputi kita dari dalam, dari luar, dalam pandangan dan pikiran. Kita tak mampu mengucapkan perkataan apapun selain dengan pengetahuan dan ijinNya, bahkan tanpa Dia bernafaspun tidak akan bisa.
Meskipun kita melihat persepsi-persepsi ini di sepanjang hidup kita, wujud terdekat kepada kita bukanlah salah satu di antaranya, melainkan Allah sendiri
(Nb. saya kurang bisa nyusun kata-kata.. jadinya saya copas saja)

2. yang saya dapat dari Tausyiah yang bapak share selama ini adalah: jangan mencampurkan antara dzikir dan berdoa, karena dzikir adalah HAQ Allah.
oleh karena itu tunaikan lah HAQ Allah dahulu baru kita boleh menuntut Haq kita sebagai hamba [berdoa]. sudah saya jalankan pak, tapi masih proses belajar, dan terkadang masih bercampur D [sandoval]

3. TAUHID, tauhid yg JUJUR kepada Allah, ibadah, zikir bukan karena kepingin ini dan itu, tetapi karena penghambaan kepada Allah, dan memenuhi Haknya Allah. Kana' budu dahulu baru kanas ta'iin. hehe maaf kalo cuma mengulan2 kata2 pak guru.


4. MEMUTUSKAN/NIAT untuk mewujudkannya. Tidak masalah jika kita merasa itu di luar kendali untuk mewujudkanya.

5. RIDHO ALLAH.
sedikit testi tentang apa yg udah saya dapet di thread pak ustadz yang sangat bermanfaat,,
"segala sesuatu hanya mengharap ridho ALLAH semata,bukan untuk mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan,,"

6. QABDAH yaitu "Genggaman AR-Rahman", segalanya bergerak karena Kalimah "Bismilahirohmanirohhim"

Barang siapa melihat dirinya TANPA Melihat Allah di sebaliknya, maka ia telah terhijab, malah di khawatirkan jatuh kelembah syirik apabila merasai atau melihat sifatmya berdiri sendiri tanpa Allah

Dia memberi kekuasaan kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya dan mencabutkan kekuasaan dari sesiapa yang dikehendaki-Nya. Dia memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama. Keadilan itulah kebaikan dan kebajikan yang haqiqi dalam segala keadaan dan itulah kehendak iradat Allah yang mutlak dan qudrat Allah yang mutlak untuk merealisasikan kebajikan dan kebaikan ini dalam segala keadaan

Nah kadang kala manusia itu merasa pintar tanpa ingat atas apa yang ada yang tertulis dalam ayat tersebut diatas
Tak salahnya marilah kita intropeksi diri bahwa apapun yang kita lakukan harus didasari dengan sang pencipta. Kita kaya bukan usaha dan kita pribadi tetapi semua karena kehendak Allah dengan usaha tentunya

8. KAYA ITU LEBIH BAIK DARI PADA MISKIN. Salah satu kunci untuk kaya adalah TAKWA kepada Allah, selain itu perbanyaklah bersedekah karena denga bersedekah akan memperlancar kerezekian yg kita terima.

9. Kadang saya berpikir bahwa saya bisa melakukan ini dan itu dengan sendirinya \( , dan ternyata hal tsb tidaklah benar, tanpa kekuatan dan rahmat Allah swt saya ga mampu menulis ini, aku bukan siapa siapa, hanya hamba yg berlumur dosa.
Oh ya dan kita harus meluruskan niat \) .agar mencapai ridho dan rahmatNYA, dan supaya juga tidak terjerumus ke dalam lubang syirik p

10. ALLAH HADIRI, ALLAH SYAYIDI, ALLAH MUTHO'LIU ALAYAA. Allah yang hadir disisiku, Allah lah yang menjadi saksi akan diriku dan Allah lah yang mengawasi aku. Ini adalah kebiasaan orang-orang terdahulu untuk menjaga ketakwaannya kepada Allah.

11. SANAD dalam bidang keilmuan tidaklah begitu penting, yang lebih penting adalah kejelasan kepada PEMILIK SEGALA ILMU yaitu Allah. Hal ini bukan mengabaikan jalur keilmuan tapi untuk lebih menjaga kebersihan ilmu dari hal-hal yg kurang baik terutama sekali yang berkaitan dengan keterjelasan PEMILIK SEGALA ILMU.

12. KELUARLAH ENGKAU DARI ENGKAU
=Laa Haula Wa laa quwwata illa bilahil "aliyil 'Adzim

Laa Haula Wa laa Quwwata
= Hilang lah diri kita , semua serba aku dari diri kita, semua alam tidak wujud, segala sesuatunya tidak wujud

Illa bilahil "aliyil 'Adzim
= Sadari, fahami, akui bahwa yang ada hanya pancaran dan penyertaan sifat2 dan rahmat Allah semata pada diri kita, pada alam semesta ini. Kita ini hanyalah MAYAT apabila ALLAH tidak menyertakan dan memancarkan SIFAT-SIFAT NYA kepada kita. maka MATILAH KAMU SEBELUM MATI....untuk merasakan dan menyadari dan mengakui dan memahami siapakah diri kita ini....
Berzikir, Shalat, Puasa adalah Ni'mat dari ALLAH kepada umatnya yang di sayangiNya AKAN TETAPI didalamm-nya juga terkandung UJIAN dari ALLAH. Memang kita berzikir, berpuasa, dan shalat akan tetapi Kebanyakan dari kita malah merasa serba AKU , Aku mampu berzikir , Aku mampu berzikir berjam-jam dan membaca zikir beribu2 , aku bisa istiqomah, aku lebih dari pada yang manusia yang lain, aku mampu puasa sekian- sekian hari-bulan atau tahun, aku dan aku dan aku...... Padahal pada hakikat
Lanjut Kang hilangin Quotenya, ane cuma merapihkan aja, kaya Kang Amin2gan kiss
Thianurh - 22/04/2011 12:00 AM
#9914

Lanjut..
Padahal hakekatnya ALLAH yang menolong kita dalam beribadah kepadaNya Apakah kita mampu Zikir tanpa pertolongaNya? Apakah kita mampu Shalat tanpa pertolongaNya? Apakah kita mampu Puasa tanpa pertolongaNya? Apakah kita mampu beribadah tanpa pertolonganNYA? Jangan lah merasa serba AKU dalam beribadah kepada ALLAH..... Dengan ALLAH kita menuju ALLAH !
buanatata - 22/04/2011 12:04 AM
#9915

Lima halaman terakhir ini , saya pengen tahu pesan atau pelajaran apa yang masih nempel atau sudah di fahami oleh para ikhwan, silahkan di list

1. ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU
Materi tersusun hanya dari persepsi-persepsi. Satu-satunya wujud nyata dan mutlak hanyalah Allah. Artinya, hanya Allah lah yang ada; segala sesuatu selain dia hanyalah wujud semu. Karenanya Allah “ada dimana-mana” dan meliputi segala sesuatu. Segala yang ada merupakan gambaran yang Allah proyeksikan kepada kita.
Karena setiap wujud material merupakan persepsi, maka ia tak dapat melihat Allah. Sebaliknya, Allah melihat seluruh materi yang diciptakannya dalam berbagai bentuknya. Artinya, kita tak dapat menangkap wujud Allah dengan mata kita, namun Allah meliputi kita dari dalam, dari luar, dalam pandangan dan pikiran. Kita tak mampu mengucapkan perkataan apapun selain dengan pengetahuan dan ijinNya, bahkan tanpa Dia bernafaspun tidak akan bisa.
Meskipun kita melihat persepsi-persepsi ini di sepanjang hidup kita, wujud terdekat kepada kita bukanlah salah satu di antaranya, melainkan Allah sendiri
(Nb. saya kurang bisa nyusun kata-kata.. jadinya saya copas saja)

2. yang saya dapat dari Tausyiah yang bapak share selama ini adalah: jangan mencampurkan antara dzikir dan berdoa, karena dzikir adalah HAQ Allah.
oleh karena itu tunaikan lah HAQ Allah dahulu baru kita boleh menuntut Haq kita sebagai hamba [berdoa]. sudah saya jalankan pak, tapi masih proses belajar, dan terkadang masih bercampur D [sandoval]

3. TAUHID, tauhid yg JUJUR kepada Allah, ibadah, zikir bukan karena kepingin ini dan itu, tetapi karena penghambaan kepada Allah, dan memenuhi Haknya Allah. Kana' budu dahulu baru kanas ta'iin. hehe maaf kalo cuma mengulan2 kata2 pak guru.


4. MEMUTUSKAN/NIAT untuk mewujudkannya. Tidak masalah jika kita merasa itu di luar kendali untuk mewujudkanya.

5. RIDHO ALLAH.
sedikit testi tentang apa yg udah saya dapet di thread pak ustadz yang sangat bermanfaat,,
"segala sesuatu hanya mengharap ridho ALLAH semata,bukan untuk mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan,,"

6. QABDAH yaitu "Genggaman AR-Rahman", segalanya bergerak karena Kalimah "Bismilahirohmanirohhim"

Barang siapa melihat dirinya TANPA Melihat Allah di sebaliknya, maka ia telah terhijab, malah di khawatirkan jatuh kelembah syirik apabila merasai atau melihat sifatmya berdiri sendiri tanpa Allah

Dia memberi kekuasaan kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya dan mencabutkan kekuasaan dari sesiapa yang dikehendaki-Nya. Dia memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama. Keadilan itulah kebaikan dan kebajikan yang haqiqi dalam segala keadaan dan itulah kehendak iradat Allah yang mutlak dan qudrat Allah yang mutlak untuk merealisasikan kebajikan dan kebaikan ini dalam segala keadaan

Nah kadang kala manusia itu merasa pintar tanpa ingat atas apa yang ada yang tertulis dalam ayat tersebut diatas
Tak salahnya marilah kita intropeksi diri bahwa apapun yang kita lakukan harus didasari dengan sang pencipta. Kita kaya bukan usaha dan kita pribadi tetapi semua karena kehendak Allah dengan usaha tentunya

8. KAYA ITU LEBIH BAIK DARI PADA MISKIN. Salah satu kunci untuk kaya adalah TAKWA kepada Allah, selain itu perbanyaklah bersedekah karena denga bersedekah akan memperlancar kerezekian yg kita terima.

9. Kadang saya berpikir bahwa saya bisa melakukan ini dan itu dengan sendirinya \( , dan ternyata hal tsb tidaklah benar, tanpa kekuatan dan rahmat Allah swt saya ga mampu menulis ini, aku bukan siapa siapa, hanya hamba yg berlumur dosa.
Oh ya dan kita harus meluruskan niat \) .agar mencapai ridho dan rahmatNYA, dan supaya juga tidak terjerumus ke dalam lubang syirik p

10. ALLAH HADIRI, ALLAH SYAYIDI, ALLAH MUTHO'LIU ALAYAA. Allah yang hadir disisiku, Allah lah yang menjadi saksi akan diriku dan Allah lah yang mengawasi aku. Ini adalah kebiasaan orang-orang terdahulu untuk menjaga ketakwaannya kepada Allah.

11. SANAD dalam bidang keilmuan tidaklah begitu penting, yang lebih penting adalah kejelasan kepada PEMILIK SEGALA ILMU yaitu Allah. Hal ini bukan mengabaikan jalur keilmuan tapi untuk lebih menjaga kebersihan ilmu dari hal-hal yg kurang baik yang bersumber bukan dari yang HAQ. Maka dari itu yang paling penting diperhatikan adalah ORANG yang mengajarkan keilmuan itu terutama sekali yang berkaitan dengan keterjelasan kepada PEMILIK SEGALA ILMU.

12.Berdo'a,berusaha dan menerimanya dengan iman dan keyakinan,bahwa semuanya terjadi karna Qudrat dan Iradatnya.tidak ada usaha yang membawa hasil,tidak ada doa yang terkabul,tidak ada sebab akibat yang terjadi,semuanya kecuali atas kuasa dan kehendaknya.

13. KELUARLAH ENGKAU DARI ENGKAU
=Laa Haula Wa laa quwwata illa bilahil "aliyil 'Adzim

Laa Haula Wa laa Quwwata
= Hilang lah diri kita , semua serba aku dari diri kita, semua alam tidak wujud, segala sesuatunya tidak wujud

Illa bilahil "aliyil 'Adzim
= Sadari, fahami, akui bahwa yang ada hanya pancaran dan penyertaan sifat2 dan rahmat Allah semata pada diri kita, pada alam semesta ini. Kita ini hanyalah MAYAT apabila ALLAH tidak menyertakan dan memancarkan SIFAT-SIFAT NYA kepada kita. maka MATILAH KAMU SEBELUM MATI....untuk merasakan dan menyadari dan mengakui dan memahami siapakah diri kita ini....
Berzikir, Shalat, Puasa adalah Ni'mat dari ALLAH kepada umatnya yang di sayangiNya AKAN TETAPI didalamm-nya juga terkandung UJIAN dari ALLAH. Memang kita berzikir, berpuasa, dan shalat akan tetapi Kebanyakan dari kita malah merasa serba AKU , Aku mampu berzikir , Aku mampu berzikir berjam-jam dan membaca zikir beribu2 , aku bisa istiqomah, aku lebih dari pada yang manusia yang lain, aku mampu puasa sekian- sekian hari-bulan atau tahun, aku dan aku dan aku...... Padahal pada hakikat

14. PUASA dalam mempelajari ilmu bukanlah yang utama karena yang utama adalah PEMBERI SEGALA ILMU yaitu Allah.

Lanjut Kang hilangin Quotenya, ane cuma merapihkan aja, kaya Kang Amin2gan kiss
buanatata - 22/04/2011 12:40 AM
#9916

Lima halaman terakhir ini , saya pengen tahu pesan atau pelajaran apa yang masih nempel atau sudah di fahami oleh para ikhwan, silahkan di list

1. ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU
Materi tersusun hanya dari persepsi-persepsi. Satu-satunya wujud nyata dan mutlak hanyalah Allah. Artinya, hanya Allah lah yang ada; segala sesuatu selain dia hanyalah wujud semu. Karenanya Allah “ada dimana-mana” dan meliputi segala sesuatu. Segala yang ada merupakan gambaran yang Allah proyeksikan kepada kita.
Karena setiap wujud material merupakan persepsi, maka ia tak dapat melihat Allah. Sebaliknya, Allah melihat seluruh materi yang diciptakannya dalam berbagai bentuknya. Artinya, kita tak dapat menangkap wujud Allah dengan mata kita, namun Allah meliputi kita dari dalam, dari luar, dalam pandangan dan pikiran. Kita tak mampu mengucapkan perkataan apapun selain dengan pengetahuan dan ijinNya, bahkan tanpa Dia bernafaspun tidak akan bisa.
Meskipun kita melihat persepsi-persepsi ini di sepanjang hidup kita, wujud terdekat kepada kita bukanlah salah satu di antaranya, melainkan Allah sendiri
(Nb. saya kurang bisa nyusun kata-kata.. jadinya saya copas saja)

2. yang saya dapat dari Tausyiah yang bapak share selama ini adalah: jangan mencampurkan antara dzikir dan berdoa, karena dzikir adalah HAQ Allah.
oleh karena itu tunaikan lah HAQ Allah dahulu baru kita boleh menuntut Haq kita sebagai hamba [berdoa]. sudah saya jalankan pak, tapi masih proses belajar, dan terkadang masih bercampur D [sandoval]

3. TAUHID, tauhid yg JUJUR kepada Allah, ibadah, zikir bukan karena kepingin ini dan itu, tetapi karena penghambaan kepada Allah, dan memenuhi Haknya Allah. Kana' budu dahulu baru kanas ta'iin. hehe maaf kalo cuma mengulan2 kata2 pak guru.


4. MEMUTUSKAN/NIAT untuk mewujudkannya. Tidak masalah jika kita merasa itu di luar kendali untuk mewujudkanya.

5. RIDHO ALLAH.
sedikit testi tentang apa yg udah saya dapet di thread pak ustadz yang sangat bermanfaat,,
"segala sesuatu hanya mengharap ridho ALLAH semata,bukan untuk mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan,,"

6. QABDAH yaitu "Genggaman AR-Rahman", segalanya bergerak karena Kalimah "Bismilahirohmanirohhim"

Barang siapa melihat dirinya TANPA Melihat Allah di sebaliknya, maka ia telah terhijab, malah di khawatirkan jatuh kelembah syirik apabila merasai atau melihat sifatmya berdiri sendiri tanpa Allah

Dia memberi kekuasaan kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya dan mencabutkan kekuasaan dari sesiapa yang dikehendaki-Nya. Dia memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama. Keadilan itulah kebaikan dan kebajikan yang haqiqi dalam segala keadaan dan itulah kehendak iradat Allah yang mutlak dan qudrat Allah yang mutlak untuk merealisasikan kebajikan dan kebaikan ini dalam segala keadaan

Nah kadang kala manusia itu merasa pintar tanpa ingat atas apa yang ada yang tertulis dalam ayat tersebut diatas
Tak salahnya marilah kita intropeksi diri bahwa apapun yang kita lakukan harus didasari dengan sang pencipta. Kita kaya bukan usaha dan kita pribadi tetapi semua karena kehendak Allah dengan usaha tentunya

8. KAYA ITU LEBIH BAIK DARI PADA MISKIN. Salah satu kunci untuk kaya adalah TAKWA kepada Allah, selain itu perbanyaklah bersedekah karena denga bersedekah akan memperlancar kerezekian yg kita terima.

9. Kadang saya berpikir bahwa saya bisa melakukan ini dan itu dengan sendirinya \( , dan ternyata hal tsb tidaklah benar, tanpa kekuatan dan rahmat Allah swt saya ga mampu menulis ini, aku bukan siapa siapa, hanya hamba yg berlumur dosa.
Oh ya dan kita harus meluruskan niat \) .agar mencapai ridho dan rahmatNYA, dan supaya juga tidak terjerumus ke dalam lubang syirik p

10. ALLAH HADIRI, ALLAH SYAYIDI, ALLAH MUTHO'LIU ALAYAA. Allah yang hadir disisiku, Allah lah yang menjadi saksi akan diriku dan Allah lah yang mengawasi aku. Ini adalah kebiasaan orang-orang terdahulu untuk menjaga ketakwaannya kepada Allah.

11. SANAD dalam bidang keilmuan tidaklah begitu penting, yang lebih penting adalah kejelasan kepada PEMILIK SEGALA ILMU yaitu Allah. Hal ini bukan mengabaikan jalur keilmuan tapi untuk lebih menjaga kebersihan ilmu dari hal-hal yg kurang baik yang bersumber bukan dari yang HAQ. Maka dari itu yang paling penting diperhatikan adalah ORANG yang mengajarkan keilmuan itu terutama sekali yang berkaitan dengan keterjelasan kepada PEMILIK SEGALA ILMU.

12.Berdo'a,berusaha dan menerimanya dengan iman dan keyakinan,bahwa semuanya terjadi karna Qudrat dan Iradatnya.tidak ada usaha yang membawa hasil,tidak ada doa yang terkabul,tidak ada sebab akibat yang terjadi,semuanya kecuali atas kuasa dan kehendaknya.

13. KELUARLAH ENGKAU DARI ENGKAU
=Laa Haula Wa laa quwwata illa bilahil "aliyil 'Adzim

Laa Haula Wa laa Quwwata
= Hilang lah diri kita , semua serba aku dari diri kita, semua alam tidak wujud, segala sesuatunya tidak wujud

Illa bilahil "aliyil 'Adzim
= Sadari, fahami, akui bahwa yang ada hanya pancaran dan penyertaan sifat2 dan rahmat Allah semata pada diri kita, pada alam semesta ini. Kita ini hanyalah MAYAT apabila ALLAH tidak menyertakan dan memancarkan SIFAT-SIFAT NYA kepada kita. maka MATILAH KAMU SEBELUM MATI....untuk merasakan dan menyadari dan mengakui dan memahami siapakah diri kita ini....
Berzikir, Shalat, Puasa adalah Ni'mat dari ALLAH kepada umatnya yang di sayangiNya AKAN TETAPI didalamm-nya juga terkandung UJIAN dari ALLAH. Memang kita berzikir, berpuasa, dan shalat akan tetapi Kebanyakan dari kita malah merasa serba AKU , Aku mampu berzikir , Aku mampu berzikir berjam-jam dan membaca zikir beribu2 , aku bisa istiqomah, aku lebih dari pada yang manusia yang lain, aku mampu puasa sekian- sekian hari-bulan atau tahun, aku dan aku dan aku...... Padahal pada hakikat

14. PUASA dalam mempelajari ilmu bukanlah yang utama karena yang utama adalah PEMBERI SEGALA ILMU yaitu Allah.

15. RELAXS, PASRAH dan TAWAKUL ILALLAH adalah kunci utama dalam berzikir dan mewiridkan keilmuan. Karena dengan cara ini maka 'KEDEKATAN' kepada PEMILIK ILMU yaitu Allah, akan mudah dirasakan. Hal sudah terbukti sebagaimana dilakoni oleh orang-orang terdahulu yang sangat piawi sekali dalam ilmu getar.

Lanjut Kang hilangin Quotenya, ane cuma merapihkan aja, kaya Kang Amin2gan kiss
Afr2006 - 22/04/2011 02:51 AM
#9917

Quote:
Original Posted By buanatata
Lima halaman terakhir ini , saya pengen tahu pesan atau pelajaran apa yang masih nempel atau sudah di fahami oleh para ikhwan, silahkan di list

1. ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU
Materi tersusun hanya dari persepsi-persepsi. Satu-satunya wujud nyata dan mutlak hanyalah Allah. Artinya, hanya Allah lah yang ada; segala sesuatu selain dia hanyalah wujud semu. Karenanya Allah “ada dimana-mana” dan meliputi segala sesuatu. Segala yang ada merupakan gambaran yang Allah proyeksikan kepada kita.
Karena setiap wujud material merupakan persepsi, maka ia tak dapat melihat Allah. Sebaliknya, Allah melihat seluruh materi yang diciptakannya dalam berbagai bentuknya. Artinya, kita tak dapat menangkap wujud Allah dengan mata kita, namun Allah meliputi kita dari dalam, dari luar, dalam pandangan dan pikiran. Kita tak mampu mengucapkan perkataan apapun selain dengan pengetahuan dan ijinNya, bahkan tanpa Dia bernafaspun tidak akan bisa.
Meskipun kita melihat persepsi-persepsi ini di sepanjang hidup kita, wujud terdekat kepada kita bukanlah salah satu di antaranya, melainkan Allah sendiri
(Nb. saya kurang bisa nyusun kata-kata.. jadinya saya copas saja)

2. yang saya dapat dari Tausyiah yang bapak share selama ini adalah: jangan mencampurkan antara dzikir dan berdoa, karena dzikir adalah HAQ Allah.
oleh karena itu tunaikan lah HAQ Allah dahulu baru kita boleh menuntut Haq kita sebagai hamba [berdoa]. sudah saya jalankan pak, tapi masih proses belajar, dan terkadang masih bercampur D [sandoval]

3. TAUHID, tauhid yg JUJUR kepada Allah, ibadah, zikir bukan karena kepingin ini dan itu, tetapi karena penghambaan kepada Allah, dan memenuhi Haknya Allah. Kana' budu dahulu baru kanas ta'iin. hehe maaf kalo cuma mengulan2 kata2 pak guru.


4. MEMUTUSKAN/NIAT untuk mewujudkannya. Tidak masalah jika kita merasa itu di luar kendali untuk mewujudkanya.

5. RIDHO ALLAH.
sedikit testi tentang apa yg udah saya dapet di thread pak ustadz yang sangat bermanfaat,,
"segala sesuatu hanya mengharap ridho ALLAH semata,bukan untuk mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan,,"

6. QABDAH yaitu "Genggaman AR-Rahman", segalanya bergerak karena Kalimah "Bismilahirohmanirohhim"

Barang siapa melihat dirinya TANPA Melihat Allah di sebaliknya, maka ia telah terhijab, malah di khawatirkan jatuh kelembah syirik apabila merasai atau melihat sifatmya berdiri sendiri tanpa Allah

Dia memberi kekuasaan kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya dan mencabutkan kekuasaan dari sesiapa yang dikehendaki-Nya. Dia memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama. Keadilan itulah kebaikan dan kebajikan yang haqiqi dalam segala keadaan dan itulah kehendak iradat Allah yang mutlak dan qudrat Allah yang mutlak untuk merealisasikan kebajikan dan kebaikan ini dalam segala keadaan

Nah kadang kala manusia itu merasa pintar tanpa ingat atas apa yang ada yang tertulis dalam ayat tersebut diatas
Tak salahnya marilah kita intropeksi diri bahwa apapun yang kita lakukan harus didasari dengan sang pencipta. Kita kaya bukan usaha dan kita pribadi tetapi semua karena kehendak Allah dengan usaha tentunya

8. KAYA ITU LEBIH BAIK DARI PADA MISKIN. Salah satu kunci untuk kaya adalah TAKWA kepada Allah, selain itu perbanyaklah bersedekah karena denga bersedekah akan memperlancar kerezekian yg kita terima.

9. Kadang saya berpikir bahwa saya bisa melakukan ini dan itu dengan sendirinya \( , dan ternyata hal tsb tidaklah benar, tanpa kekuatan dan rahmat Allah swt saya ga mampu menulis ini, aku bukan siapa siapa, hanya hamba yg berlumur dosa.
Oh ya dan kita harus meluruskan niat \) .agar mencapai ridho dan rahmatNYA, dan supaya juga tidak terjerumus ke dalam lubang syirik p

10. ALLAH HADIRI, ALLAH SYAYIDI, ALLAH MUTHO'LIU ALAYAA. Allah yang hadir disisiku, Allah lah yang menjadi saksi akan diriku dan Allah lah yang mengawasi aku. Ini adalah kebiasaan orang-orang terdahulu untuk menjaga ketakwaannya kepada Allah.

11. SANAD dalam bidang keilmuan tidaklah begitu penting, yang lebih penting adalah kejelasan kepada PEMILIK SEGALA ILMU yaitu Allah. Hal ini bukan mengabaikan jalur keilmuan tapi untuk lebih menjaga kebersihan ilmu dari hal-hal yg kurang baik yang bersumber bukan dari yang HAQ. Maka dari itu yang paling penting diperhatikan adalah ORANG yang mengajarkan keilmuan itu terutama sekali yang berkaitan dengan keterjelasan kepada PEMILIK SEGALA ILMU.

12.Berdo'a,berusaha dan menerimanya dengan iman dan keyakinan,bahwa semuanya terjadi karna Qudrat dan Iradatnya.tidak ada usaha yang membawa hasil,tidak ada doa yang terkabul,tidak ada sebab akibat yang terjadi,semuanya kecuali atas kuasa dan kehendaknya.

13. KELUARLAH ENGKAU DARI ENGKAU
=Laa Haula Wa laa quwwata illa bilahil "aliyil 'Adzim

Laa Haula Wa laa Quwwata
= Hilang lah diri kita , semua serba aku dari diri kita, semua alam tidak wujud, segala sesuatunya tidak wujud

Illa bilahil "aliyil 'Adzim
= Sadari, fahami, akui bahwa yang ada hanya pancaran dan penyertaan sifat2 dan rahmat Allah semata pada diri kita, pada alam semesta ini. Kita ini hanyalah MAYAT apabila ALLAH tidak menyertakan dan memancarkan SIFAT-SIFAT NYA kepada kita. maka MATILAH KAMU SEBELUM MATI....untuk merasakan dan menyadari dan mengakui dan memahami siapakah diri kita ini....
Berzikir, Shalat, Puasa adalah Ni'mat dari ALLAH kepada umatnya yang di sayangiNya AKAN TETAPI didalamm-nya juga terkandung UJIAN dari ALLAH. Memang kita berzikir, berpuasa, dan shalat akan tetapi Kebanyakan dari kita malah merasa serba AKU , Aku mampu berzikir , Aku mampu berzikir berjam-jam dan membaca zikir beribu2 , aku bisa istiqomah, aku lebih dari pada yang manusia yang lain, aku mampu puasa sekian- sekian hari-bulan atau tahun, aku dan aku dan aku...... Padahal pada hakikat

14. PUASA dalam mempelajari ilmu bukanlah yang utama karena yang utama adalah PEMBERI SEGALA ILMU yaitu Allah.

15. RELAXS, PASRAH dan TAWAKUL ILALLAH adalah kunci utama dalam berzikir dan mewiridkan keilmuan. Karena dengan cara ini maka 'KEDEKATAN' kepada PEMILIK ILMU yaitu Allah, akan mudah dirasakan. Hal sudah terbukti sebagaimana dilakoni oleh orang-orang terdahulu yang sangat piawi sekali dalam ilmu getar.

Lanjut Kang hilangin Quotenya, ane cuma merapihkan aja, kaya Kang Amin2gan kiss


mantap,sy ga tau mau bilang apa.
sy suka di tread ini karena di sini adem
buanatata - 22/04/2011 03:45 AM
#9918

Quote:
Original Posted By Afr2006
mantap,sy ga tau mau bilang apa.
sy suka di tread ini karena di sini adem


Idem dito Daeng... Keademan itu adalah berkah yang bisa membuat kita betah. Ada alur dalam kepatutan yang bisa dipertanggung jawabkan dunia akhirat.
iffanux - 22/04/2011 05:23 AM
#9919
Diwalik dulu....
Lima halaman terakhir ini , saya pengen tahu pesan atau pelajaran apa yang masih nempel atau sudah di fahami oleh para ikhwan, silahkan di list

1. ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU
Materi tersusun hanya dari persepsi-persepsi. Satu-satunya wujud nyata dan mutlak hanyalah Allah. Artinya, hanya Allah lah yang ada; segala sesuatu selain dia hanyalah wujud semu. Karenanya Allah “ada dimana-mana” dan meliputi segala sesuatu. Segala yang ada merupakan gambaran yang Allah proyeksikan kepada kita.
Karena setiap wujud material merupakan persepsi, maka ia tak dapat melihat Allah. Sebaliknya, Allah melihat seluruh materi yang diciptakannya dalam berbagai bentuknya. Artinya, kita tak dapat menangkap wujud Allah dengan mata kita, namun Allah meliputi kita dari dalam, dari luar, dalam pandangan dan pikiran. Kita tak mampu mengucapkan perkataan apapun selain dengan pengetahuan dan ijinNya, bahkan tanpa Dia bernafaspun tidak akan bisa.
Meskipun kita melihat persepsi-persepsi ini di sepanjang hidup kita, wujud terdekat kepada kita bukanlah salah satu di antaranya, melainkan Allah sendiri
(Nb. saya kurang bisa nyusun kata-kata.. jadinya saya copas saja)

2. yang saya dapat dari Tausyiah yang bapak share selama ini adalah: jangan mencampurkan antara dzikir dan berdoa, karena dzikir adalah HAQ Allah.
oleh karena itu tunaikan lah HAQ Allah dahulu baru kita boleh menuntut Haq kita sebagai hamba [berdoa]. sudah saya jalankan pak, tapi masih proses belajar, dan terkadang masih bercampur D [sandoval]

3. TAUHID, tauhid yg JUJUR kepada Allah, ibadah, zikir bukan karena kepingin ini dan itu, tetapi karena penghambaan kepada Allah, dan memenuhi Haknya Allah. Kana' budu dahulu baru kanas ta'iin. hehe maaf kalo cuma mengulan2 kata2 pak guru.


4. MEMUTUSKAN/NIAT untuk mewujudkannya. Tidak masalah jika kita merasa itu di luar kendali untuk mewujudkanya.

5. RIDHO ALLAH.
sedikit testi tentang apa yg udah saya dapet di thread pak ustadz yang sangat bermanfaat,,
"segala sesuatu hanya mengharap ridho ALLAH semata,bukan untuk mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan,,"

6. QABDAH yaitu "Genggaman AR-Rahman", segalanya bergerak karena Kalimah "Bismilahirohmanirohhim"

Barang siapa melihat dirinya TANPA Melihat Allah di sebaliknya, maka ia telah terhijab, malah di khawatirkan jatuh kelembah syirik apabila merasai atau melihat sifatmya berdiri sendiri tanpa Allah

Dia memberi kekuasaan kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya dan mencabutkan kekuasaan dari sesiapa yang dikehendaki-Nya. Dia memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama. Keadilan itulah kebaikan dan kebajikan yang haqiqi dalam segala keadaan dan itulah kehendak iradat Allah yang mutlak dan qudrat Allah yang mutlak untuk merealisasikan kebajikan dan kebaikan ini dalam segala keadaan

Nah kadang kala manusia itu merasa pintar tanpa ingat atas apa yang ada yang tertulis dalam ayat tersebut diatas
Tak salahnya marilah kita intropeksi diri bahwa apapun yang kita lakukan harus didasari dengan sang pencipta. Kita kaya bukan usaha dan kita pribadi tetapi semua karena kehendak Allah dengan usaha tentunya

8. KAYA ITU LEBIH BAIK DARI PADA MISKIN. Salah satu kunci untuk kaya adalah TAKWA kepada Allah, selain itu perbanyaklah bersedekah karena denga bersedekah akan memperlancar kerezekian yg kita terima.

9. Kadang saya berpikir bahwa saya bisa melakukan ini dan itu dengan sendirinya \( , dan ternyata hal tsb tidaklah benar, tanpa kekuatan dan rahmat Allah swt saya ga mampu menulis ini, aku bukan siapa siapa, hanya hamba yg berlumur dosa.
Oh ya dan kita harus meluruskan niat \) .agar mencapai ridho dan rahmatNYA, dan supaya juga tidak terjerumus ke dalam lubang syirik p

10. ALLAH HADIRI, ALLAH SYAYIDI, ALLAH MUTHO'LIU ALAYAA. Allah yang hadir disisiku, Allah lah yang menjadi saksi akan diriku dan Allah lah yang mengawasi aku. Ini adalah kebiasaan orang-orang terdahulu untuk menjaga ketakwaannya kepada Allah.

11. SANAD dalam bidang keilmuan tidaklah begitu penting, yang lebih penting adalah kejelasan kepada PEMILIK SEGALA ILMU yaitu Allah. Hal ini bukan mengabaikan jalur keilmuan tapi untuk lebih menjaga kebersihan ilmu dari hal-hal yg kurang baik yang bersumber bukan dari yang HAQ. Maka dari itu yang paling penting diperhatikan adalah ORANG yang mengajarkan keilmuan itu terutama sekali yang berkaitan dengan keterjelasan kepada PEMILIK SEGALA ILMU.

12.Berdo'a,berusaha dan menerimanya dengan iman dan keyakinan,bahwa semuanya terjadi karna Qudrat dan Iradatnya.tidak ada usaha yang membawa hasil,tidak ada doa yang terkabul,tidak ada sebab akibat yang terjadi,semuanya kecuali atas kuasa dan kehendaknya.

13. KELUARLAH ENGKAU DARI ENGKAU
=Laa Haula Wa laa quwwata illa bilahil "aliyil 'Adzim

Laa Haula Wa laa Quwwata
= Hilang lah diri kita , semua serba aku dari diri kita, semua alam tidak wujud, segala sesuatunya tidak wujud

Illa bilahil "aliyil 'Adzim
= Sadari, fahami, akui bahwa yang ada hanya pancaran dan penyertaan sifat2 dan rahmat Allah semata pada diri kita, pada alam semesta ini. Kita ini hanyalah MAYAT apabila ALLAH tidak menyertakan dan memancarkan SIFAT-SIFAT NYA kepada kita. maka MATILAH KAMU SEBELUM MATI....untuk merasakan dan menyadari dan mengakui dan memahami siapakah diri kita ini....
Berzikir, Shalat, Puasa adalah Ni'mat dari ALLAH kepada umatnya yang di sayangiNya AKAN TETAPI didalamm-nya juga terkandung UJIAN dari ALLAH. Memang kita berzikir, berpuasa, dan shalat akan tetapi Kebanyakan dari kita malah merasa serba AKU , Aku mampu berzikir , Aku mampu berzikir berjam-jam dan membaca zikir beribu2 , aku bisa istiqomah, aku lebih dari pada yang manusia yang lain, aku mampu puasa sekian- sekian hari-bulan atau tahun, aku dan aku dan aku...... Padahal pada hakikat

14. PUASA dalam mempelajari ilmu bukanlah yang utama karena yang utama adalah PEMBERI SEGALA ILMU yaitu Allah.

15. RELAXS, PASRAH dan TAWAKUL ILALLAH adalah kunci utama dalam berzikir dan mewiridkan keilmuan. Karena dengan cara ini maka 'KEDEKATAN' kepada PEMILIK ILMU yaitu Allah, akan mudah dirasakan. Hal sudah terbukti sebagaimana dilakoni oleh orang-orang terdahulu yang sangat piawi sekali dalam ilmu getar.

16. Setiap Manusia dilahirkan dalam suatu wujud persamaan, selain takdir maka kelak perjalanan hidupnya yg akan menentukan siapa dirinya, serta daya raih yg menentukan menjadi apa dirinya. Maka Raihlah Tuhan dan kebahagian Akhirat dan insya Allah teraihlah kebahagian dunia fana ini.

Lanjut Kang hilangin Quotenya, ane cuma merapihkan aja, kaya Kang Amin2gan kiss
progmet - 22/04/2011 07:04 AM
#9920

Lima halaman terakhir ini , saya pengen tahu pesan atau pelajaran apa yang masih nempel atau sudah di fahami oleh para ikhwan, silahkan di list

1. ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU
Materi tersusun hanya dari persepsi-persepsi. Satu-satunya wujud nyata dan mutlak hanyalah Allah. Artinya, hanya Allah lah yang ada; segala sesuatu selain dia hanyalah wujud semu. Karenanya Allah “ada dimana-mana” dan meliputi segala sesuatu. Segala yang ada merupakan gambaran yang Allah proyeksikan kepada kita.
Karena setiap wujud material merupakan persepsi, maka ia tak dapat melihat Allah. Sebaliknya, Allah melihat seluruh materi yang diciptakannya dalam berbagai bentuknya. Artinya, kita tak dapat menangkap wujud Allah dengan mata kita, namun Allah meliputi kita dari dalam, dari luar, dalam pandangan dan pikiran. Kita tak mampu mengucapkan perkataan apapun selain dengan pengetahuan dan ijinNya, bahkan tanpa Dia bernafaspun tidak akan bisa.
Meskipun kita melihat persepsi-persepsi ini di sepanjang hidup kita, wujud terdekat kepada kita bukanlah salah satu di antaranya, melainkan Allah sendiri
(Nb. saya kurang bisa nyusun kata-kata.. jadinya saya copas saja)

2. yang saya dapat dari Tausyiah yang bapak share selama ini adalah: jangan mencampurkan antara dzikir dan berdoa, karena dzikir adalah HAQ Allah.
oleh karena itu tunaikan lah HAQ Allah dahulu baru kita boleh menuntut Haq kita sebagai hamba [berdoa]. sudah saya jalankan pak, tapi masih proses belajar, dan terkadang masih bercampur D [sandoval]

3. TAUHID, tauhid yg JUJUR kepada Allah, ibadah, zikir bukan karena kepingin ini dan itu, tetapi karena penghambaan kepada Allah, dan memenuhi Haknya Allah. Kana' budu dahulu baru kanas ta'iin. hehe maaf kalo cuma mengulan2 kata2 pak guru.


4. MEMUTUSKAN/NIAT untuk mewujudkannya. Tidak masalah jika kita merasa itu di luar kendali untuk mewujudkanya.

5. RIDHO ALLAH.
sedikit testi tentang apa yg udah saya dapet di thread pak ustadz yang sangat bermanfaat,,
"segala sesuatu hanya mengharap ridho ALLAH semata,bukan untuk mendapatkan sesuatu apa yang kita inginkan,,"

6. QABDAH yaitu "Genggaman AR-Rahman", segalanya bergerak karena Kalimah "Bismilahirohmanirohhim"

Barang siapa melihat dirinya TANPA Melihat Allah di sebaliknya, maka ia telah terhijab, malah di khawatirkan jatuh kelembah syirik apabila merasai atau melihat sifatmya berdiri sendiri tanpa Allah

Dia memberi kekuasaan kepada sesiapa yang dikehendaki-Nya dan mencabutkan kekuasaan dari sesiapa yang dikehendaki-Nya. Dia memuliakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama dan menghinakan siapa yang dikehendaki-Nya dengan adil dan saksama. Keadilan itulah kebaikan dan kebajikan yang haqiqi dalam segala keadaan dan itulah kehendak iradat Allah yang mutlak dan qudrat Allah yang mutlak untuk merealisasikan kebajikan dan kebaikan ini dalam segala keadaan

Nah kadang kala manusia itu merasa pintar tanpa ingat atas apa yang ada yang tertulis dalam ayat tersebut diatas
Tak salahnya marilah kita intropeksi diri bahwa apapun yang kita lakukan harus didasari dengan sang pencipta. Kita kaya bukan usaha dan kita pribadi tetapi semua karena kehendak Allah dengan usaha tentunya

8. KAYA ITU LEBIH BAIK DARI PADA MISKIN. Salah satu kunci untuk kaya adalah TAKWA kepada Allah, selain itu perbanyaklah bersedekah karena denga bersedekah akan memperlancar kerezekian yg kita terima.

9. Kadang saya berpikir bahwa saya bisa melakukan ini dan itu dengan sendirinya \( , dan ternyata hal tsb tidaklah benar, tanpa kekuatan dan rahmat Allah swt saya ga mampu menulis ini, aku bukan siapa siapa, hanya hamba yg berlumur dosa.
Oh ya dan kita harus meluruskan niat \) .agar mencapai ridho dan rahmatNYA, dan supaya juga tidak terjerumus ke dalam lubang syirik p

10. ALLAH HADIRI, ALLAH SYAYIDI, ALLAH MUTHO'LIU ALAYAA. Allah yang hadir disisiku, Allah lah yang menjadi saksi akan diriku dan Allah lah yang mengawasi aku. Ini adalah kebiasaan orang-orang terdahulu untuk menjaga ketakwaannya kepada Allah.

11. SANAD dalam bidang keilmuan tidaklah begitu penting, yang lebih penting adalah kejelasan kepada PEMILIK SEGALA ILMU yaitu Allah. Hal ini bukan mengabaikan jalur keilmuan tapi untuk lebih menjaga kebersihan ilmu dari hal-hal yg kurang baik yang bersumber bukan dari yang HAQ. Maka dari itu yang paling penting diperhatikan adalah ORANG yang mengajarkan keilmuan itu terutama sekali yang berkaitan dengan keterjelasan kepada PEMILIK SEGALA ILMU.

12.Berdo'a,berusaha dan menerimanya dengan iman dan keyakinan,bahwa semuanya terjadi karna Qudrat dan Iradatnya.tidak ada usaha yang membawa hasil,tidak ada doa yang terkabul,tidak ada sebab akibat yang terjadi,semuanya kecuali atas kuasa dan kehendaknya.

13. KELUARLAH ENGKAU DARI ENGKAU
=Laa Haula Wa laa quwwata illa bilahil "aliyil 'Adzim

Laa Haula Wa laa Quwwata
= Hilang lah diri kita , semua serba aku dari diri kita, semua alam tidak wujud, segala sesuatunya tidak wujud

Illa bilahil "aliyil 'Adzim
= Sadari, fahami, akui bahwa yang ada hanya pancaran dan penyertaan sifat2 dan rahmat Allah semata pada diri kita, pada alam semesta ini. Kita ini hanyalah MAYAT apabila ALLAH tidak menyertakan dan memancarkan SIFAT-SIFAT NYA kepada kita. maka MATILAH KAMU SEBELUM MATI....untuk merasakan dan menyadari dan mengakui dan memahami siapakah diri kita ini....
Berzikir, Shalat, Puasa adalah Ni'mat dari ALLAH kepada umatnya yang di sayangiNya AKAN TETAPI didalamm-nya juga terkandung UJIAN dari ALLAH. Memang kita berzikir, berpuasa, dan shalat akan tetapi Kebanyakan dari kita malah merasa serba AKU , Aku mampu berzikir , Aku mampu berzikir berjam-jam dan membaca zikir beribu2 , aku bisa istiqomah, aku lebih dari pada yang manusia yang lain, aku mampu puasa sekian- sekian hari-bulan atau tahun, aku dan aku dan aku...... Padahal pada hakikat

14. PUASA dalam mempelajari ilmu bukanlah yang utama karena yang utama adalah PEMBERI SEGALA ILMU yaitu Allah.

15. RELAXS, PASRAH dan TAWAKUL ILALLAH adalah kunci utama dalam berzikir dan mewiridkan keilmuan. Karena dengan cara ini maka 'KEDEKATAN' kepada PEMILIK ILMU yaitu Allah, akan mudah dirasakan. Hal sudah terbukti sebagaimana dilakoni oleh orang-orang terdahulu yang sangat piawi sekali dalam ilmu getar.

16. Setiap Manusia dilahirkan dalam suatu wujud persamaan, selain takdir maka kelak perjalanan hidupnya yg akan menentukan siapa dirinya, serta daya raih yg menentukan menjadi apa dirinya. Maka Raihlah Tuhan dan kebahagian Akhirat dan insya Allah teraihlah kebahagian dunia fana ini.

17. Saya teringat di benak saya sampai sampai sekarang ucapan Pak Iman Astro yang kira2 seperti ini.. Pikirkan dan bayangkan tujuan/cita2 kita yang tinggi dan indah itu sambil terus berdzikir dan wirid tanpa harus memikirkan jalan mana yang harus ditempuh, karena semua kita pasrahkan kepada Allah SWT..

Lanjut Kang hilangin Quotenya, ane cuma merapihkan aja, kaya Kang Amin2gan kiss
Page 496 of 500 | ‹ First  < 491 492 493 494 495 496 497 498 499 500 > 
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > [Share] Beberapa Keilmuan Hikmah yang bermanfaat - FEBRIAN" - Part 2