Budaya
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > Mengkritisi Turangga Seta
Total Views: 311843 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 370 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›

oriesama - 18/01/2011 09:43 AM
#21

Siap mendukung!!!army:Mengkritisi Turangga Seta
bayusatriyo - 18/01/2011 09:47 AM
#22

melu wes... tak dek mburi ne mba2 sing ayu ae ben ra di ganggu demit
ndakyotho - 18/01/2011 09:52 AM
#23

Channeling memang bahaya dalam distorsi informasi jika tidak dibarengi oleh OBE dan kawaskitan yg bersih dari orang yg benar-benar bersih hatinya.

Namun jika kita tilik kebelakang , fenomena TS banyak terjadi di indonesia dengan berbagai keyakinan dan kepercayaan kelompoknya. Bahkan tak jarang mereka memberikan "sedikit pertunjukan kecil" untuk menegaskan kepada khalayak bahwa apa yg mereka yakini adalah benar.

Kebetulan ane di invite ama itu grups dan memang bagi orang awam apa yg diutarakan sangat menarik hati tapi setelah saya perdalam dan analisa ulang maka banyak kejanggalan... dari masalah penitik beratan ke channeling , wajib untuk sombong , penolakan hingga crosscek ke pengartian relief yg gathuk entuk terlebih alibi mereka bahwa sejarah besar nusantara dibelokan/dipalsukan oleh pihak belanda.... sepertinya berlebihan. Apalagi masalah sastra cetha yg diakses via dupping... takut dan piramid-piramid yg diclaim keberadaannya sbg gudang pusaka atau candi masih butuh pembuktian.

Belum lama, ada temen lama di surabaya yg tiba-tiba mengaku bahwa dirinya titisan prabu siliwangi , bocah angon yg akan menyelamatkan dunia... iloveindonesia padahal sebelumnya ada temen yg meyakini bahwa gurunya adalah sunan lawu yang sampe sekarang belum mati dan di daerah serang banten seorang kawan bertemu titisan bung karno sedangkan di depok seorang kawan bertemu dengan anak sukarno yg bernama lady rose d solo yg memegang kunci harta ribuan trilliyun. ilovekaskus

Dan hal spt ini terus menerus silih berganti dengan objek lama yg diperbarui mulai dari kekayaan fantastis nusantara , rahasia kerajaan besar nusantara , titisan imam mahdi , sunan lawu yang masih hidup , titisan bungkarno, titisan prabu siliwangi, emas batangan berpeti-peti, pemegang titah pusaka kuno, anak pangeran ratu pantai selatan , memiliki kitab-kitab kuno , mempunyai guru eyang abiyasa yg mampu membedah kebenaran mahabarata dan ramayana serta meramalkan peta politik indonesia, tangan kanan eyang suyud yg diklaim adeknya pangeran diponegoro sbg pemelihara wahyu negara di nusantara... dan masih banyak lagi judulnya.

Saya tertarik dengan trit mas agung , tentang kegilaan berkaitan dengan belajar supranatural/spiritual... mungkin org-org seperti itu tidak menyadari kemungkinan "kegilaan" temporer yg sangat mungkin muncul ketika mereka secara iklas bersentuhan dengan dunia tersebut. Dan efeknya seperti TS... euforia berlebihan terhadap teori mereka sendiri dan terjerat oleh tipuan dalam proses channeling.

Menurut pengalaman saya, kadang channeling itu tidak murni kesurupan... sebagian besar mereka dalam kondisi trance jadi tidak benar-benar intrance sehingga mampu memberikan informasi yg gathuk dengan pendapat dan keyakinan mereka. So meski mereka menerapkan kajian filtering seperti dalam kasus TS menggunakan bahasa kawi , membaca huruf pallawa... ya sama saja karena sebenarnya mereka ditipu oleh diri mereka sendiri untuk menipu dirinya sendiri.

Kenapa hal itu bisa terjadi?
Karena keinginan mereka terlalu kuat sehingga bawah sadarnya membentuk sebuah identitas baru sesuai yg mereka harapkan. Dan identitas baru itu akan muncul ketika proses channeling karena ya memang identitas tsb yg mereka harapkan untuk datang. Lalu ketakutan mereka thd ketidakmau hadirnya identitas tsb memberikan rule bagi mereka dalam beritual channeling.

Sangat beda halnya jika TS menggunakan mekanisme OBE dan dibantu oleh orang-orang yg benar-benar waskito dan bersih hati serta mampu mengakses langsung sastra cetha. Tapi sepertinya hal itu juga mustahil karena menembus batas-batas alam mereka susahnya minta ampun dan saya tidak melihat orang-orang di TS adalah orang-orang yg mumpuni. Sementara itu orang-orang yg mumpuni kawaskitannya tidak mau membuka rahasia yg ada karena mereka takut akan balak yg akan mereka terima sebab sama juga membuka rahasia alam.
minghay27 - 18/01/2011 09:53 AM
#24

duduk tenang dan menyimak pembahasan argumen masing2 pihak dan peace untuk semuailoveindonesia
Judess - 18/01/2011 10:44 AM
#25

Quote:
Original Posted By ndakyotho
Channeling memang bahaya dalam distorsi informasi jika tidak dibarengi oleh OBE dan kawaskitan yg bersih dari orang yg benar-benar bersih hatinya.

Namun jika kita tilik kebelakang , fenomena TS banyak terjadi di indonesia dengan berbagai keyakinan dan kepercayaan kelompoknya. Bahkan tak jarang mereka memberikan "sedikit pertunjukan kecil" untuk menegaskan kepada khalayak bahwa apa yg mereka yakini adalah benar.

Kebetulan ane di invite ama itu grups dan memang bagi orang awam apa yg diutarakan sangat menarik hati tapi setelah saya perdalam dan analisa ulang maka banyak kejanggalan... dari masalah penitik beratan ke channeling , wajib untuk sombong , penolakan hingga crosscek ke pengartian relief yg gathuk entuk terlebih alibi mereka bahwa sejarah besar nusantara dibelokan/dipalsukan oleh pihak belanda.... sepertinya berlebihan. Apalagi masalah sastra cetha yg diakses via dupping... takut dan piramid-piramid yg diclaim keberadaannya sbg gudang pusaka atau candi masih butuh pembuktian.

Belum lama, ada temen lama di surabaya yg tiba-tiba mengaku bahwa dirinya titisan prabu siliwangi , bocah angon yg akan menyelamatkan dunia... iloveindonesia padahal sebelumnya ada temen yg meyakini bahwa gurunya adalah sunan lawu yang sampe sekarang belum mati dan di daerah serang banten seorang kawan bertemu titisan bung karno sedangkan di depok seorang kawan bertemu dengan anak sukarno yg bernama lady rose d solo yg memegang kunci harta ribuan trilliyun. ilovekaskus

Dan hal spt ini terus menerus silih berganti dengan objek lama yg diperbarui mulai dari kekayaan fantastis nusantara , rahasia kerajaan besar nusantara , titisan imam mahdi , sunan lawu yang masih hidup , titisan bungkarno, titisan prabu siliwangi, emas batangan berpeti-peti, pemegang titah pusaka kuno, anak pangeran ratu pantai selatan , memiliki kitab-kitab kuno , mempunyai guru eyang abiyasa yg mampu membedah kebenaran mahabarata dan ramayana serta meramalkan peta politik indonesia, tangan kanan eyang suyud yg diklaim adeknya pangeran diponegoro sbg pemelihara wahyu negara di nusantara... dan masih banyak lagi judulnya.

Saya tertarik dengan trit mas agung , tentang kegilaan berkaitan dengan belajar supranatural/spiritual... mungkin org-org seperti itu tidak menyadari kemungkinan "kegilaan" temporer yg sangat mungkin muncul ketika mereka secara iklas bersentuhan dengan dunia tersebut. Dan efeknya seperti TS... euforia berlebihan terhadap teori mereka sendiri dan terjerat oleh tipuan dalam proses channeling.

Menurut pengalaman saya, kadang channeling itu tidak murni kesurupan... sebagian besar mereka dalam kondisi trance jadi tidak benar-benar intrance sehingga mampu memberikan informasi yg gathuk dengan pendapat dan keyakinan mereka. So meski mereka menerapkan kajian filtering seperti dalam kasus TS menggunakan bahasa kawi , membaca huruf pallawa... ya sama saja karena sebenarnya mereka ditipu oleh diri mereka sendiri untuk menipu dirinya sendiri.

Kenapa hal itu bisa terjadi?
Karena keinginan mereka terlalu kuat sehingga bawah sadarnya membentuk sebuah identitas baru sesuai yg mereka harapkan. Dan identitas baru itu akan muncul ketika proses channeling karena ya memang identitas tsb yg mereka harapkan untuk datang. Lalu ketakutan mereka thd ketidakmau hadirnya identitas tsb memberikan rule bagi mereka dalam beritual channeling.

Sangat beda halnya jika TS menggunakan mekanisme OBE dan dibantu oleh orang-orang yg benar-benar waskito dan bersih hati serta mampu mengakses langsung sastra cetha. Tapi sepertinya hal itu juga mustahil karena menembus batas-batas alam mereka susahnya minta ampun dan saya tidak melihat orang-orang di TS adalah orang-orang yg mumpuni. Sementara itu orang-orang yg mumpuni kawaskitannya tidak mau membuka rahasia yg ada karena mereka takut akan balak yg akan mereka terima sebab sama juga membuka rahasia alam.


yang saya bold, nama nya mbah romo atau mbah roso yo? konon kata nya sifat dan suara nya sama persis? \)
Anatoma - 18/01/2011 11:21 AM
#26

Quote:
Original Posted By xenocross
Menguak Kebenaran Nusantara Kejayaan Negeri

3) Bukti-bukti lain

BUKTI Kalau Nuswantara pernah menguasai hampir seluruh dunia adalah dari nama2 Sanskrit yg ada di beberapa Negara : di Rusia ada Selo Bimo : astana(tmpat yg luas), vanavara(hutan tempat anugrah), di benua Amerika ada nama: Yukatan( ya terlihat), guatemala (papanne memala), Maya(samar), Brasil (berhasil), Lima(5), di afrika ada nama Pantai Gading, Tanjung Harapan, Kenya( perempuan muda), di Eropa ada nama: Creta(kura2) dsb (sumber facebook: @Haslinda Razalie)

(GregetNuswantara;Batara Wisnu)


ada banyak yang janggal, dan terasa terlalu dikasakan. misalnya pantai gading, tanjung harapan, lha 2 nama itu kan emang bahasa indonesia. nama internationalnya kan ivory coast, cape of good hope. jadi kalo kita kesana ya gak bakal ketemu dah sama yang namanya pantai gading & tanjung harapan.
rimata - 18/01/2011 11:27 AM
#27

Quote:
Original Posted By Anatoma
ada banyak yang janggal, dan terasa terlalu dikasakan. misalnya pantai gading, tanjung harapan, lha 2 nama itu kan emang bahasa indonesia. nama internationalnya kan ivory coast, cape of good hope. jadi kalo kita kesana ya gak bakal ketemu dah sama yang namanya pantai gading & tanjung harapan.


hahah betul gan ....dah gelo kali mereka ya.. masa Brazil = Berhasil hahhahahaha

Etymology
Main article: Name of Brazil
The etymology of Brazil remains unclear. Traditionally, the word "Brazil" comes from the brazilwood, a timber tree which many sailors traded from Brazilian regions to Europe in the 16th century.[17] In Portuguese brazilwood is called pau-brasil, with the word brasil commonly given the etymology "red like an ember", formed from Latin brasa ("ember") and the suffix -il (from -iculum or -ilium).[18][19][20] This theory is taught as official in schools of Brazil and Portugal, but some[who?] Brazilian scholars have postulated that the word is older, being found in the language of ancient Phoenicians though some think it has Celtic origins.[21] These people kept the trade of a red dye extracted from a mineral which operated mines in Iberia to Ireland. In fact, the legendary Irish island of Hy-Brazil is seen by some[who?] (and was also to 16th century scholars) as one of the most likely etymological sources for "Brazil".[17] In the Guarani language, an official language of Paraguay, Brazil is called "Pindorama" — it was the name the natives gave to the region, meaning "land of the palm trees."

ane copas dari wikipedia
rimata - 18/01/2011 11:35 AM
#28

Quote:
Original Posted By rimata
hahah betul gan ....dah gelo kali mereka ya.. masa Brazil = Berhasil hahhahahaha

Etymology
Main article: Name of Brazil
The etymology of Brazil remains unclear. Traditionally, the word "Brazil" comes from the brazilwood, a timber tree which many sailors traded from Brazilian regions to Europe in the 16th century.[17] In Portuguese brazilwood is called pau-brasil, with the word brasil commonly given the etymology "red like an ember", formed from Latin brasa ("ember") and the suffix -il (from -iculum or -ilium).[18][19][20] This theory is taught as official in schools of Brazil and Portugal, but some[who?] Brazilian scholars have postulated that the word is older, being found in the language of ancient Phoenicians though some think it has Celtic origins.[21] These people kept the trade of a red dye extracted from a mineral which operated mines in Iberia to Ireland. In fact, the legendary Irish island of Hy-Brazil is seen by some[who?] (and was also to 16th century scholars) as one of the most likely etymological sources for "Brazil".[17] In the Guarani language, an official language of Paraguay, Brazil is called "Pindorama" — it was the name the natives gave to the region, meaning "land of the palm trees."

ane copas dari wikipedia


berarti EMBER juga ya dari Nuswantara
marcell groove - 18/01/2011 11:37 AM
#29

Saya ngejar ketinggalan........ngeeeeennnggggg ngacir2
Mana nih grupnya Turangga Seta?
Taruh aja link ini ke FB groupnya mereka...
Biar pada main kemari hehehehehe.....
Masagung - 18/01/2011 11:50 AM
#30

Quote:
Original Posted By ndakyotho


Menurut pengalaman saya, kadang channeling itu tidak murni kesurupan... sebagian besar mereka dalam kondisi trance jadi tidak benar-benar intrance sehingga mampu memberikan informasi yg gathuk dengan pendapat dan keyakinan mereka. So meski mereka menerapkan kajian filtering seperti dalam kasus TS menggunakan bahasa kawi , membaca huruf pallawa... ya sama saja karena sebenarnya mereka ditipu oleh diri mereka sendiri untuk menipu dirinya sendiri.

Kenapa hal itu bisa terjadi?
Karena keinginan mereka terlalu kuat sehingga bawah sadarnya membentuk sebuah identitas baru sesuai yg mereka harapkan. Dan identitas baru itu akan muncul ketika proses channeling karena ya memang identitas tsb yg mereka harapkan untuk datang. Lalu ketakutan mereka thd ketidakmau hadirnya identitas tsb memberikan rule bagi mereka dalam beritual channeling.

Sangat beda halnya jika TS menggunakan mekanisme OBE dan dibantu oleh orang-orang yg benar-benar waskito dan bersih hati serta mampu mengakses langsung sastra cetha. Tapi sepertinya hal itu juga mustahil karena menembus batas-batas alam mereka susahnya minta ampun dan saya tidak melihat orang-orang di TS adalah orang-orang yg mumpuni. Sementara itu orang-orang yg mumpuni kawaskitannya tidak mau membuka rahasia yg ada karena mereka takut akan balak yg akan mereka terima sebab sama juga membuka rahasia alam.


saya sependapat mas.
Dilihat dr cara yg mereka lakukan adalah sekedar 'bertanya' atau mencari informasi dari yg dianggap 'leluhur' jadi bukan 'menjelajah dan melihat sendiri' zaman dimasa itu.
menurut yg saya ketahui bahwa cara tsb hrs dimulai dgn kondisi yg 'bersih' yaitu dimana kita tidak membawa muatan apapun seperti harapan dan keinginan atas jawaban yg kita harapkan.
Karena informasi2 yg valid justru datangnya pada saat kita tidak menghendaki.
Jadi saya sependapat dgn anda, bahwa apa yg mereka anggap leluhur dan petunjuk atau informasinya adalah ilusi dari sugesti yg dibawa sebelum masuk ke alam sana.
Anatoma - 18/01/2011 12:38 PM
#31

Quote:
Original Posted By Judess
yang saya bold, nama nya mbah romo atau mbah roso yo? konon kata nya sifat dan suara nya sama persis? \)


Ada temen yang cerita kalo dia itu cucunya mbah Roso ini (mungkin sama dengan yang te judess maksud). katanya emang banyak pemimpin kita yang pengen sowan ke mbah satu ini, cuman gak pernah ditemui.
Judess - 18/01/2011 12:49 PM
#32

Quote:
Original Posted By Anatoma
Ada temen yang cerita kalo dia itu cucunya mbah Roso ini (mungkin sama dengan yang te judess maksud). katanya emang banyak pemimpin kita yang pengen sowan ke mbah satu ini, cuman gak pernah ditemui.


saya pernah mau diajak teman yang orang partai kesana, tapi karena waktu bentrok.... gak jadi kesana. p
andrea7 - 18/01/2011 01:25 PM
#33

Quote:
Original Posted By Anatoma
ada banyak yang janggal, dan terasa terlalu dikasakan. misalnya pantai gading, tanjung harapan, lha 2 nama itu kan emang bahasa indonesia. nama internationalnya kan ivory coast, cape of good hope. jadi kalo kita kesana ya gak bakal ketemu dah sama yang namanya pantai gading & tanjung harapan.


setuja banget..

yang ini cetho welo-welo anehnya.. hammer:
ga pernah baca apa ya..??bingungs
prabuanom - 18/01/2011 01:28 PM
#34

saya mengerti banyak tulisan tentang ufo diluar sana. terutama dr orang barat. dan mereka memang mengatakan dewa dewi itu ufo. dan lains ebagainya. tp saya rasa kalo memakai pandangan seperti ini mestinya kan masuk new age. bukan masuk budaya. lucunya mereka pake pakem new age. tp maunya dikatakan sebagai pewaris leluhur dan pemegang budaya. ya ga masuk akal sama sekali lah. kalo mau bener bener totalitas mestinya turangga seta ini bikin aja grup new age. jangan pake embel embel budaya dan tradisi leluhur segala. memalukan orang budaya. iloveindonesia
Flash84 - 18/01/2011 02:18 PM
#35

ijin ikut nyimak dan hadir mendukung xeno..
belokpoteh - 18/01/2011 03:24 PM
#36

majapahit kok critanya aneh gitu??????
iloveindonesiailoveindonesia
rakyat bergitar - 18/01/2011 03:55 PM
#37

menyimak dulu gan....
perihal kejayaan nusantara, selalu menarik gan..
Tenji_no_Ichi - 18/01/2011 04:11 PM
#38

Quote:
Original Posted By ndakyotho
Channeling memang bahaya dalam distorsi informasi jika tidak dibarengi oleh OBE dan kawaskitan yg bersih dari orang yg benar-benar bersih hatinya.

Namun jika kita tilik kebelakang , fenomena TS banyak terjadi di indonesia dengan berbagai keyakinan dan kepercayaan kelompoknya. Bahkan tak jarang mereka memberikan "sedikit pertunjukan kecil" untuk menegaskan kepada khalayak bahwa apa yg mereka yakini adalah benar.

Kebetulan ane di invite ama itu grups dan memang bagi orang awam apa yg diutarakan sangat menarik hati tapi setelah saya perdalam dan analisa ulang maka banyak kejanggalan... dari masalah penitik beratan ke channeling , wajib untuk sombong , penolakan hingga crosscek ke pengartian relief yg gathuk entuk terlebih alibi mereka bahwa sejarah besar nusantara dibelokan/dipalsukan oleh pihak belanda.... sepertinya berlebihan. Apalagi masalah sastra cetha yg diakses via dupping... takut dan piramid-piramid yg diclaim keberadaannya sbg gudang pusaka atau candi masih butuh pembuktian.

Belum lama, ada temen lama di surabaya yg tiba-tiba mengaku bahwa dirinya titisan prabu siliwangi , bocah angon yg akan menyelamatkan dunia... iloveindonesia padahal sebelumnya ada temen yg meyakini bahwa gurunya adalah sunan lawu yang sampe sekarang belum mati dan di daerah serang banten seorang kawan bertemu titisan bung karno sedangkan di depok seorang kawan bertemu dengan anak sukarno yg bernama lady rose d solo yg memegang kunci harta ribuan trilliyun. ilovekaskus

Dan hal spt ini terus menerus silih berganti dengan objek lama yg diperbarui mulai dari kekayaan fantastis nusantara , rahasia kerajaan besar nusantara , titisan imam mahdi , sunan lawu yang masih hidup , titisan bungkarno, titisan prabu siliwangi, emas batangan berpeti-peti, pemegang titah pusaka kuno, anak pangeran ratu pantai selatan , memiliki kitab-kitab kuno , mempunyai guru eyang abiyasa yg mampu membedah kebenaran mahabarata dan ramayana serta meramalkan peta politik indonesia, tangan kanan eyang suyud yg diklaim adeknya pangeran diponegoro sbg pemelihara wahyu negara di nusantara... dan masih banyak lagi judulnya.

Saya tertarik dengan trit mas agung , tentang kegilaan berkaitan dengan belajar supranatural/spiritual... mungkin org-org seperti itu tidak menyadari kemungkinan "kegilaan" temporer yg sangat mungkin muncul ketika mereka secara iklas bersentuhan dengan dunia tersebut. Dan efeknya seperti TS... euforia berlebihan terhadap teori mereka sendiri dan terjerat oleh tipuan dalam proses channeling.

Menurut pengalaman saya, kadang channeling itu tidak murni kesurupan... sebagian besar mereka dalam kondisi trance jadi tidak benar-benar intrance sehingga mampu memberikan informasi yg gathuk dengan pendapat dan keyakinan mereka. So meski mereka menerapkan kajian filtering seperti dalam kasus TS menggunakan bahasa kawi , membaca huruf pallawa... ya sama saja karena sebenarnya mereka ditipu oleh diri mereka sendiri untuk menipu dirinya sendiri.

Kenapa hal itu bisa terjadi?
Karena keinginan mereka terlalu kuat sehingga bawah sadarnya membentuk sebuah identitas baru sesuai yg mereka harapkan. Dan identitas baru itu akan muncul ketika proses channeling karena ya memang identitas tsb yg mereka harapkan untuk datang. Lalu ketakutan mereka thd ketidakmau hadirnya identitas tsb memberikan rule bagi mereka dalam beritual channeling.

Sangat beda halnya jika TS menggunakan mekanisme OBE dan dibantu oleh orang-orang yg benar-benar waskito dan bersih hati serta mampu mengakses langsung sastra cetha. Tapi sepertinya hal itu juga mustahil karena menembus batas-batas alam mereka susahnya minta ampun dan saya tidak melihat orang-orang di TS adalah orang-orang yg mumpuni. Sementara itu orang-orang yg mumpuni kawaskitannya tidak mau membuka rahasia yg ada karena mereka takut akan balak yg akan mereka terima sebab sama juga membuka rahasia alam.


Seperti yg sudah saya berkali2 posting mengenai channeling, hal ini hal yg biasa, tapi butuh verifikasi berlapis2. karena kalo tidak bakal terjebak keada halusinasi & ilusi, dan scr ngga terasa mereka sudah terjerumus kepada data2 yg corrupted. D

apalagi ini mengambil informasi dr alam yg berbeda, ngambil dr catatan alam semesta.
xenocross - 18/01/2011 06:22 PM
#39
tentang Alengka
Quote:
Original Posted By xenocross

4) Kisah Ramayana terjadi di Nusantara

Adipati prabu Rama itu di Bogor kratonnya di Poncowati , adipati prabu Rahwana itu di Majalengka .

Di sekitar Desa Poncowati yg ada di Bogor krn disitulah kadipaten tempat Prabu Ramawijaya memerintah, lalu datangi daerah Nagrek(nagrek artinya burung bertengger) krn disitulah perang antara Jatayu dan Rahwana saat Rahwana menangkap Dewi Shinta, juga datangi lokasi daerah Majalengka, krn disitulah kraton Mahajaya Alengka…


antara Nagrek dan Majalengka
Mengkritisi Turangga Seta

pertanyaan:
Rama dan pasukan kera membangun jembatan batu ke Alengka di laut. Mana lautnya???

bandingkan dengan antara India dan Sri Lanka

Adam's Bridge/ Rama's Bridge
Mengkritisi Turangga Seta
Historical map of Adam's Bridge and environs, prior to the cyclone of 1964

Mengkritisi Turangga Seta
Adam's bridge as seen from the air

The name Rama's Bridge or Rama Setu (Sanskrit; setu: bridge) was given to this bridge of shoals in Rameshwaram, as Hindu legend identifies it with the bridge built by the Vanara (monkey-men) army of Rama , which he used to reach Lanka and rescue his wife Sita from the Rakshasa king, Ravana, as stated in the Sanskrit epic Ramayana.
http://en.wikipedia.org/wiki/Adam%27s_Bridge
negarawan - 18/01/2011 07:02 PM
#40

wah mantap gan...
numpang mengamati dan belajar dulu yaa sebelum comment

\)
Page 2 of 370 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > Mengkritisi Turangga Seta