Budaya
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > Mengkritisi Turangga Seta
Total Views: 311843 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 366 of 370 | ‹ First  < 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370 > 

kejangketek - 02/06/2012 03:52 PM
#7301

Quote:
Original Posted By ferryu1


untung saja kagak ada nyangkut atau ngubah2 sejarah Lampung, kalo ampe ada bisa kita pagas mereka.

Hai orang2 TurSet, kalo ente pada kagak waras, ke Grogol aje tuh ada RSJ, ato ke Lampung sini ada Negerisakti punya RSJ.

Cawa sai betik kuti sa Turunan Setan (TurSet), ki mak haga pecoh hulumu!!!


pagas yai!

sebagai orang lampung, ane juga ikutan mendukung army:
jurigcai - 03/06/2012 07:20 PM
#7302

dah lama ni ga nongol ke trit ini.. soalnya piramid nya ga ketemu2.. hammer

oiya kemaren heboh situs gunung padang di cianjur di obrak abrik katanya didalemnya ada piramid jg.. nah ntu ada kabar terbaru nya ga?? ckckckckck
andikarickzilla - 03/06/2012 08:08 PM
#7303

Ditemukan Pintu Masuk Menuju Bangunan Gunung Padang

Staf Khusus Presiden Bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Andi Arief, menyebutkan jika hasil penelitian di Gunung Padang Desa Karyamukti Kecamatan Campaka Cianjur ditemukan pintu masuk menuju bangunan Gunung Padang. Pintu masuk itu tingginya sekitar lima meter dan lebar dan panjang 7,3 meter. “Tim yang telah dibentuk telah menemukan pintu masuk ke bangunan gunung padang,” kata Andi disela-sela silaturahmi kepada Pengurus Paguyuban Pasundan Cabang Cianjur, Jumat malam (1/6/12).

Menurutnya, tim terpadu penelitian mandiri Gunung Padang sudah melakukan penggalian di sejumlah titik. Hasilnya dibawah Gunung Padang ditemukan bangunan. Selain itu, ada pintu masuk menuju bangunan tersebut. “Namun, bangunan itu belum kami ketahui awalnya dari peradaban mana,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya tidak akan melakukan eskapasi, sebelum ada urun rembug dari berbagai pihak. Di antaranya, tokoh masyarakat sekitar, budayawan cianjur, jawa Barat, pemerintah kabupaten dan provinsi Jawa Barat.

“Kami hanya memfasilitasi saja, untuk membuka tabir keberadaan Gunung Padang, untuk selanjutnya diserahkan kepada masyarakat, pemerintah daerah dan jawa barat,” tuturnya.

Pihaknya juga membantah jika penelitian tersebut mendapatkan dana dari luar negeri. Malahan jika ada negera lain akan menyumbangkan dana untuk penelitian, dirinya akan menolaknya. Sedangkan dana penelitian diambil dari dana penelitian bencana alam dengan jumlah Rp 250 juta. “Jumlah itu bukan penelitian di Situs Gunung Padang saja melainkan di seluruh situs di Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pasundan Cabang Cianjur, Abah Ruskawan memaparkan, tim penelitian Gunung Padang yang telah dibentuk Staf Khusus Presiden Bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Andi Arief, telah membuka data awal tentang keberadaan Situs Gunung Padang.

Andi juga berjanji tidak akan membuka pintu masuk, sebelum ada urun rembug dari berbagai pihak. “Tinggal bagaimana caranya berbagai pihak dapat urun rembug untuk mengetahui lebih lanjut tentang keberadaan Situs Gunung Padang yang masih misterius ini,” imbuhnya. (den)

[Sumber: radarsukabumi.com]
_________________________________

سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنفُسِهِمْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ ﴿٥٣

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur’an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?
(QS:Fushilat:53)

http://radarsukabumi.com/?p=13181
K120NY - 03/06/2012 09:48 PM
#7304

Quote:
Original Posted By andikarickzilla
Ditemukan Pintu Masuk Menuju Bangunan Gunung Padang

Staf Khusus Presiden Bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Andi Arief, menyebutkan jika hasil penelitian di Gunung Padang Desa Karyamukti Kecamatan Campaka Cianjur ditemukan pintu masuk menuju bangunan Gunung Padang. Pintu masuk itu tingginya sekitar lima meter dan lebar dan panjang 7,3 meter. “Tim yang telah dibentuk telah menemukan pintu masuk ke bangunan gunung padang,” kata Andi disela-sela silaturahmi kepada Pengurus Paguyuban Pasundan Cabang Cianjur, Jumat malam (1/6/12).

Menurutnya, tim terpadu penelitian mandiri Gunung Padang sudah melakukan penggalian di sejumlah titik. Hasilnya dibawah Gunung Padang ditemukan bangunan. Selain itu, ada pintu masuk menuju bangunan tersebut. “Namun, bangunan itu belum kami ketahui awalnya dari peradaban mana,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya tidak akan melakukan eskapasi, sebelum ada urun rembug dari berbagai pihak. Di antaranya, tokoh masyarakat sekitar, budayawan cianjur, jawa Barat, pemerintah kabupaten dan provinsi Jawa Barat.

“Kami hanya memfasilitasi saja, untuk membuka tabir keberadaan Gunung Padang, untuk selanjutnya diserahkan kepada masyarakat, pemerintah daerah dan jawa barat,” tuturnya.

Pihaknya juga membantah jika penelitian tersebut mendapatkan dana dari luar negeri. Malahan jika ada negera lain akan menyumbangkan dana untuk penelitian, dirinya akan menolaknya. Sedangkan dana penelitian diambil dari dana penelitian bencana alam dengan jumlah Rp 250 juta. “Jumlah itu bukan penelitian di Situs Gunung Padang saja melainkan di seluruh situs di Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pasundan Cabang Cianjur, Abah Ruskawan memaparkan, tim penelitian Gunung Padang yang telah dibentuk Staf Khusus Presiden Bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Andi Arief, telah membuka data awal tentang keberadaan Situs Gunung Padang.

Andi juga berjanji tidak akan membuka pintu masuk, sebelum ada urun rembug dari berbagai pihak. “Tinggal bagaimana caranya berbagai pihak dapat urun rembug untuk mengetahui lebih lanjut tentang keberadaan Situs Gunung Padang yang masih misterius ini,” imbuhnya. (den)

[Sumber: radarsukabumi.com]
_________________________________

سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنفُسِهِمْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ ﴿٥٣

Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur’an itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?
(QS:Fushilat:53)

http://radarsukabumi.com/?p=13181


another claim? mana buktinya??
gitarungu - 03/06/2012 10:58 PM
#7305
oh
Pendapata saya:

saya nggak sepenuhnya percaya dengan riset2nya TurSet. Hanya kagum sama mereka betawa percayanya mereka akan kejayaan masa lalu yang bisa jadi adalah kunci kejayaan masa depan.

Bangsa barat mulai percaya dengan artefak2 masa lalu yg di jadikan acuan untuk melangkah ke depan. Bahkan mungkin bukan mulai... tapi sudah dari dulu mereka melakukan penelitian tentang hal itu.

Kalaupun temen2 TurSet salah dan terlalu berlebihan... minimal mereka telah menjadi arkeolog2 yang penuh passion yang selama ini hanya kita lihat di film2 bule dan di discovery channel. sampai sekarang arkheolog barat terus mencari peninggalan di seluruh penjuru dunia.

semantara dari kita SD sampai sekarang yg kita kenal hanya borobudur saja. tanpa tanpa mau mengembangkan ada apa selain borobudur. Ada apa dengans santet ada apa sebenernya dengan kisah2 wali songo, gajah mada, sriwijaya.

Gw merasa sudah seharusnya kita berterima kasih pada siapapun yang melakukan riset untuk menjaga dan melestarikan warisan leluhur ita. Adapun kalau ada cara yang kurang tepat maklumi saja. Toh dari dulu eksplorasi emas di papua dilakukan dengan cara yg kurang tepat juga kita manggut-manggut saja..
garonggerot - 03/06/2012 11:51 PM
#7306

PYRAMIDA ROSADINYA MANA?...ngakak
oriesama - 04/06/2012 12:06 PM
#7307

Quote:
Original Posted By gitarungu
Pendapata saya:

saya nggak sepenuhnya percaya dengan riset2nya TurSet. Hanya kagum sama mereka betawa percayanya mereka akan kejayaan masa lalu yang bisa jadi adalah kunci kejayaan masa depan.

Bangsa barat mulai percaya dengan artefak2 masa lalu yg di jadikan acuan untuk melangkah ke depan. Bahkan mungkin bukan mulai... tapi sudah dari dulu mereka melakukan penelitian tentang hal itu.

Kalaupun temen2 TurSet salah dan terlalu berlebihan... minimal mereka telah menjadi arkeolog2 yang penuh passion yang selama ini hanya kita lihat di film2 bule dan di discovery channel. sampai sekarang arkheolog barat terus mencari peninggalan di seluruh penjuru dunia.

semantara dari kita SD sampai sekarang yg kita kenal hanya borobudur saja. tanpa tanpa mau mengembangkan ada apa selain borobudur. Ada apa dengans santet ada apa sebenernya dengan kisah2 wali songo, gajah mada, sriwijaya.

Gw merasa sudah seharusnya kita berterima kasih pada siapapun yang melakukan riset untuk menjaga dan melestarikan warisan leluhur ita. Adapun kalau ada cara yang kurang tepat maklumi saja. Toh dari dulu eksplorasi emas di papua dilakukan dengan cara yg kurang tepat juga kita manggut-manggut saja..


mohon bedakan antara riset dan ngaibon shakehand:
parkbench - 04/06/2012 01:24 PM
#7308

Quote:
Original Posted By gitarungu
Pendapata saya:

saya nggak sepenuhnya percaya dengan riset2nya TurSet. Hanya kagum sama mereka betawa percayanya mereka akan kejayaan masa lalu yang bisa jadi adalah kunci kejayaan masa depan.

Bangsa barat mulai percaya dengan artefak2 masa lalu yg di jadikan acuan untuk melangkah ke depan. Bahkan mungkin bukan mulai... tapi sudah dari dulu mereka melakukan penelitian tentang hal itu.

Kalaupun temen2 TurSet salah dan terlalu berlebihan... minimal mereka telah menjadi arkeolog2 yang penuh passion yang selama ini hanya kita lihat di film2 bule dan di discovery channel. sampai sekarang arkheolog barat terus mencari peninggalan di seluruh penjuru dunia.

semantara dari kita SD sampai sekarang yg kita kenal hanya borobudur saja. tanpa tanpa mau mengembangkan ada apa selain borobudur. Ada apa dengans santet ada apa sebenernya dengan kisah2 wali songo, gajah mada, sriwijaya.

Gw merasa sudah seharusnya kita berterima kasih pada siapapun yang melakukan riset untuk menjaga dan melestarikan warisan leluhur ita. Adapun kalau ada cara yang kurang tepat maklumi saja. Toh dari dulu eksplorasi emas di papua dilakukan dengan cara yg kurang tepat juga kita manggut-manggut saja..


Memang boleh seorang Periset MENYOMBONGKAN DIRI...
Memang boleh seorang Periset MENGATAI MEREKA YANG KONTRA DENGAN SEBUTAN KETURUNAN BEDHES
Memang boleh seorang Periset MENGUBAH SEJARAH YANG SUDAH ADA

malus malus malus
angsip - 04/06/2012 01:25 PM
#7309

Quote:
Quote:
Original Posted By oriesama
mohon bedakan antara riset dan ngaibon shakehand:


Quote:
Original Posted By parkbench
Memang boleh seorang Periset MENYOMBONGKAN DIRI...
Memang boleh seorang Periset MENGATAI MEREKA YANG KONTRA DENGAN SEBUTAN KETURUNAN BEDHES
Memang boleh seorang Periset MENGUBAH SEJARAH YANG SUDAH ADA

malus malus malus


buat turset apa sih yang enggak?

nambahin, emang ada riset yang gak boleh dibantah atau didiskusikan? o
ferryu1 - 05/06/2012 05:55 AM
#7310

Quote:
Original Posted By oriesama
matabelo:

aku diquwot dopost hammer


enggak dopost kok gan, agak beda dikit,hehehe
koneksi agak lemot, pas ane baca lg taunya ad yg kurang.
maap ini mah malus
liza1367 - 05/06/2012 05:28 PM
#7311
pagas???
Quote:
Original Posted By kejangketek
pagas yai!

sebagai orang lampung, ane juga ikutan mendukung army:


Haduh Lampung itu duluuuu banget masuk dalam Kadipaten dari kerajaan Induk di Sumatera (Matswapati) lalu ketika kerajaan Induk pindah ke Jawa--yg Lampung juga masuk dalam kerajaan Induk di JAWA..\


Bentar juga kebuka sendiri woooi orang Lampung ,bongkar dah tanah ente
yodhayasa - 05/06/2012 05:36 PM
#7312

Quote:
Original Posted By liza1367
Haduh Lampung itu duluuuu banget masuk dalam Kadipaten dari kerajaan Induk di Sumatera (Matswapati) lalu ketika kerajaan Induk pindah ke Jawa--yg Lampung juga masuk dalam kerajaan Induk di JAWA..\


Bentar juga kebuka sendiri woooi orang Lampung ,bongkar dah tanah ente


Wah bentar lagi bakal rame nih kayaknya.....

ane gak dukung salah satu ye......

peace Indonesia....YbYbiloveindonesiasiloveindonesiasiloveindonesias
ricky_adjah - 05/06/2012 09:44 PM
#7313

sory dopost..

TS = Turunan Setan = Tai Sapi = Tempat Sampah = Teuing Siah!!! ( bahasa sangsekerta asli dari leluhur aing)
ricky_adjah - 05/06/2012 09:51 PM
#7314

Quote:
Original Posted By liza1367
Haduh Lampung itu duluuuu banget masuk dalam Kadipaten dari kerajaan Induk di Sumatera (Matswapati) lalu ketika kerajaan Induk pindah ke Jawa--yg Lampung juga masuk dalam kerajaan Induk di JAWA..\


Bentar juga kebuka sendiri woooi orang Lampung ,bongkar dah tanah ente




ngapain kerajaan induknya pindah?? habis kontrak ya?

ngapain bongkar tnah? mau berak?

TS kasian ya, demi hidup harus boongin banyak orang.. pake klaim leluhur, yg katanya leluhurnya itu dewa,, dewa berak apa dewa mencret?

mau diskusi yg cerdas ga akan nyambung klo sama TS n antek2nya,, mendingan klo ada antek TS ga usah di ajak diskusi, mending dimaki2 aja..




mana piramida nya????????????????

coba gali terus, tar tiba2 muncul di mesir n liat piramida beneran..
patihdjelantik - 05/06/2012 11:31 PM
#7315

Quote:
Original Posted By liza1367
Haduh Lampung itu duluuuu banget masuk dalam Kadipaten dari kerajaan Induk di Sumatera (Matswapati) lalu ketika kerajaan Induk pindah ke Jawa--yg Lampung juga masuk dalam kerajaan Induk di JAWA..\


Bentar juga kebuka sendiri woooi orang Lampung ,bongkar dah tanah ente


bahasa tingkat dewa matabelo:
oriesama - 05/06/2012 11:36 PM
#7316

Quote:
Original Posted By liza1367
Haduh Lampung itu duluuuu banget masuk dalam Kadipaten dari kerajaan Induk di Sumatera (Matswapati) lalu ketika kerajaan Induk pindah ke Jawa--yg Lampung juga masuk dalam kerajaan Induk di JAWA..\


Bentar juga kebuka sendiri woooi orang Lampung ,bongkar dah tanah ente


bata sent batabig shakehand2
patihdjelantik - 05/06/2012 11:44 PM
#7317

Quote:
Original Posted By oriesama
bata sent batabig shakehand2


langsyung merah :matabelo
ferryu1 - 06/06/2012 02:11 AM
#7318

Quote:
Original Posted By kejangketek
pagas yai!

sebagai orang lampung, ane juga ikutan mendukung army:


hehehe, emosi jadinya yay. sejarah dirubah2 seenak jidat. Kalo ampe ada nyenggol2 sejarah kham, kita lapor sama Majelis Punyimbang Adat Lampung, biar dihadang genk TurunanSetan itu, kita acungkan lading.
tapi piramidanya si Ayu Reditya ama Dewi Kamaratih diamankan dulu yay.
malus

Quote:
Original Posted By liza1367
Haduh Lampung itu duluuuu banget masuk dalam Kadipaten dari kerajaan Induk di Sumatera (Matswapati) lalu ketika kerajaan Induk pindah ke Jawa--yg Lampung juga masuk dalam kerajaan Induk di JAWA..\


Bentar juga kebuka sendiri woooi orang Lampung ,bongkar dah tanah ente


Ente sape brani2 nye klaim Lampung itu menginduk ke kerajaan khayalan TurSet di Jawa?
Matswapati? apaan tuh? ane mah taunya Malwapati gara2 nonton sinetron kolosal angling dharma
dasarnye ape?
cewek cantik2 tapi ngoceh sembarangan.....
wooooi ente kira pada budeg ape teriak2.
ke Lampung aje ente sini, ntar kite bongkar tanah bareng2 buat kuburan ente.

batabig
cRheEpiEex321 - 09/06/2012 06:47 PM
#7319
The Real 'TURONGGO SETO'
setelah manembah dan manekung didepan layar 14 inchi, akhirnya saya menemukan Turonggo Seto yg aseli di daerah "Bajul Kesupen"

tidak percaya?

Spoiler for nih buktinya

Para penari memeragakan tarian kuda Lumping 'Turonggo Seto' saat acara penanaman pohon dalam rangka Ultah Kota Boyolali yang ke-165, Boyolali (9/6). Turonggo Seto merupakan tari tradisional yang hidup dan berkembang di sebuah desa. Tepatnya di antara lereng gunung Merapi dan Merbabu dengan nuansa pedesaan yang masih alami.

Mengkritisi Turangga Seta
Penari Venzuela ikut berkolaborasi dalam penampilan kuda lumping turonggo seto saat acara penanaman pohon dalam rangka Ultah Kota Boyolali yang ke-165.

Mengkritisi Turangga Seta
Kesenian tari yang menggunakan kuda bohong-bohongan terbuat dari anyaman bambu dan diiringi oleh musik gamelan seperti: gong, kenong, kendang, dan slompret sehingga membuat apik setiap atraksi kuda lumping tersebut

Mengkritisi Turangga Seta
Kesenian ini terbentuk dilereng gunung merapi dan merbabu, lebih tepatnya Dukuh Salam, Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Mengkritisi Turangga Seta
Tarian ini mengisahkan tentang semangat nan gigih para Prajurit Pangeran Diponegoro yang dengan gagah berani berperang melawan pasukan Belanda supaya meninggalkan jejaknya dari wilayah Selo

Mengkritisi Turangga Seta
Turonggo Seto berasal dari kata Turonggo dan kata Seto. Turonggo berarti kuda dan Seto adalah putih, jadi kedua makna tersebut mempunyai arti kuda putih

http://foto.detik..com/readfoto/2012/06/09/154105/1937101/157/1/mengenal-kuda-lumping-turonggo-seto


dikarenakan banyak yg mengaku memiliki turonggo ini... maka untuk kamuflase oleh pemiliknya di cat hitam.. D
sandy.blues - 10/06/2012 08:58 AM
#7320

ah lagi2 claim.. capedes

claim aibon po D
Page 366 of 370 | ‹ First  < 361 362 363 364 365 366 367 368 369 370 > 
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > Mengkritisi Turangga Seta