Budaya
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > Mengkritisi Turangga Seta
Total Views: 311843 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 4 of 370 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›

xenocross - 19/01/2011 07:16 PM
#61

Raja Negeri Kundina, Bhismaka menerima pinangan Raja Negeri Karawira, Jarasandha yang meminang putri Bhismaka Rukmini untuk dikimpoikan dengan Raja Negeri Cedi bernama Suniti keponakan Jarasandha. Tetapi Prithukirti ibu Rukmini mengharapkan putrinya kimpoi dengan Kresna, seorang keponakannya. Rukmini pun memilih Kresna daripada Suniti, dan oleh karena itu ibunya menyuruh seorang dayang menghadap Kresna menyampaikan masalah yang dihadapi Rukmini. Sang dayang menggambarkan kecantikan wajah dan hati Rukmini dan kecintaan sang putri terhadap Kresna. Bagi sang putri hanya ada satu istana Dwarawati dan hanya ada satu pria Kresna yang menjadi dambaannya. Sang Ibu mengharapkan Kresna secepat mungkin datang untuk melarikan sang putri selagi belum terlambat.

Kresna datang dengan balatentaranya dari kerajaan Dwarawati dan balatentara Baladewa, saudaranya dari Mandura ke Negeri Kundina. Kedatangan Kresna dengan pasukan dianggap wajar saja karena Kresna termasuk keponakan Permaisuri Prithukirti. Pada malam hari sebelum kedatangan rombongan Raja Cedi dan Jarasandha, Rukmini keluar istana dengan menyaru sebagai seorang “kili”, pendeta wanita ditemani seorang dayangnya menuju penginapan Kresna dan kemudian dilarikan Kresna ke Dwarawati. Mendengar Rukmini meninggalkan istana, Rukma Kakak Rukmini tersinggung dan bersitegang dengan ayahandanya yang seakan-akan membiarkan Rukmini dilarikan oleh Kresna. Sang Ayah berkata bahwa adalah hak seorang satria seperti Kresna kimpoi secara gandarwa dengan melarikan gadis pujaannya. Rukma menyampaikan kisah Sri Rama, bahwa dia perlu menyerang Kresna untuk membela harga dirinya.

Rukma dengan balatentaranya menyerang Kresna tetapi dikalahkan. Atas permintaan Rukmini, Rukma tidak dibunuh oleh Kresna, akan tetapi Rukma tidak pulang ke Negeri Kundina melainkan mendirikan negeri baru. Kresna dan Rukmini hidup bahagia. Kisah gubahan Mpu Triguna tersebut dipahatkan pada Relief Candi Penataran.
mas naruto - 19/01/2011 10:26 PM
#62

status terbaru turangga seta D
Quote:

Dewi Kamaratih
Hasil penelitian Turonggo Seto tentang candi Penataran sudah resmi menjadi kebanggaan masyarakat Blitar dan hal itu diumumkan pada acara Pagelaran Seruling Purnama di Candi Penataran pada malam Purnama penuh sekarang ini....Suro diro Jayaningrat swuh kabrasta den pangastuti, Jaya-jaya Wijayanti mugi Rahayu Sagung Dumadi..._/\_

bener gak sih bingung .......ada yg rumahnya deket2 ama penataran gak supaya bisa crosscheck
iloveindonesia
Tenji_no_Ichi - 19/01/2011 11:06 PM
#63

Quote:
Original Posted By mas naruto
status terbaru turangga seta D

bener gak sih bingung .......ada yg rumahnya deket2 ama penataran gak supaya bisa crosscheck
iloveindonesia


coba saya cek status alam Blitar saat ini gmana... D


Edited===============

Sudah bisa dipastikan bahwa dr tadi sore keadaan alam Blitar cuacanya mendung dan kemungkinan hujan nanti sekitar tengah malam... \)
zeth - 19/01/2011 11:44 PM
#64

Quote:
Original Posted By Tenji_no_Ichi
coba saya cek status alam Blitar saat ini gmana... D


Edited===============

Sudah bisa dipastikan bahwa dr tadi sore keadaan alam Blitar cuacanya mendung dan kemungkinan hujan nanti sekitar tengah malam... \)


Pasti anda nge checknya tanpa menyan,bro. Coba pakai menyan sekilo, dibakar di kamar tertutup.
Pasti lihat bulan purnama, bintang kejora, dan meteor jatuh deh
coffin - 19/01/2011 11:45 PM
#65

Quote:
Original Posted By Tenji_no_Ichi
coba saya cek status alam Blitar saat ini gmana... D


Edited===============

Sudah bisa dipastikan bahwa dr tadi sore keadaan alam Blitar cuacanya mendung dan kemungkinan hujan nanti sekitar tengah malam... \)


adalah ngecuprus ya pak D
oriesama - 19/01/2011 11:45 PM
#66

Quote:
Original Posted By Tenji_no_Ichi


coba saya cek status alam Blitar saat ini gmana... D


Edited===============

Sudah bisa dipastikan bahwa dr tadi sore keadaan alam Blitar cuacanya mendung dan kemungkinan hujan nanti sekitar tengah malam... \)


Jika terjadi hujan saat ini di Blitar, bisa jadi itu adalah suatu pertanda think:Mengkritisi Turangga Seta
mas naruto - 19/01/2011 11:51 PM
#67

Quote:
Original Posted By Tenji_no_Ichi
coba saya cek status alam Blitar saat ini gmana... D


Edited===============

Sudah bisa dipastikan bahwa dr tadi sore keadaan alam Blitar cuacanya mendung dan kemungkinan hujan nanti sekitar tengah malam... \)


katanya sih tim TS diundang bupati blitar melalui Dewan Kesenian Kab. Blitar sehubungan dengan tulisan 'Misteri Candi Cetho dan Candi Penataran' ........ D
coffin - 19/01/2011 11:55 PM
#68

Quote:
Original Posted By mas naruto
katanya sih tim TS diundang bupati blitar melalui Dewan Kesenian Kab. Blitar sehubungan dengan tulisan 'Misteri Candi Cetho dan Candi Penataran' ........ D


klo benar, dia musti berhadapan sama peneliti candi penataran

walaupun orang luar negri, tapi dia fasih bahasa indonesia, saya pernah ketemu sekali pas ke penataran dulu
Tenji_no_Ichi - 19/01/2011 11:56 PM
#69

Quote:
Original Posted By zeth
Pasti anda nge checknya tanpa menyan,bro. Coba pakai menyan sekilo, dibakar di kamar tertutup.
Pasti lihat bulan purnama, bintang kejora, dan meteor jatuh deh

huehehehehe. kalo gitu saya nanti mabok menyan bro.... ngakak
Quote:
Original Posted By coffin
adalah ngecuprus ya pak D

Iya betul Kang... D
Quote:
Original Posted By oriesama
Jika terjadi hujan saat ini di Blitar, bisa jadi itu adalah suatu pertanda think:Mengkritisi Turangga Seta

Pertanda opo?

Quote:
Original Posted By mas naruto
katanya sih tim TS diundang bupati blitar melalui Dewan Kesenian Kab. Blitar sehubungan dengan tulisan 'Misteri Candi Cetho dan Candi Penataran' ........ D

DK Blitar bikin acara hari ini? mosok siy? ke Reg. Blitar dulu... D
zeth - 20/01/2011 12:02 AM
#70

Quote:
Original Posted By mas naruto
katanya sih tim TS diundang bupati blitar melalui Dewan Kesenian Kab. Blitar sehubungan dengan tulisan 'Misteri Candi Cetho dan Candi Penataran' ........ D


Di undang buat di maki2,kali, bikin statement aja salah..tahu sejarah aja kagak..hahahaha!
jadi ngakak kalau inget ceritanya ada fragment ramayana di candi borobudur..ada UFO pula.
Masagung - 20/01/2011 12:07 AM
#71

lapor...di aceh lagi padang bulan gan D
Tenji_no_Ichi - 20/01/2011 12:10 AM
#72

Quote:
Original Posted By zeth
Di undang buat di maki2,kali, bikin statement aja salah..tahu sejarah aja kagak..hahahaha!
jadi ngakak kalau inget ceritanya ada fragment ramayana di candi borobudur..ada UFO pula.
huahahahaha..... ngakak

Quote:
Original Posted By Masagung
lapor...di aceh lagi padang bulan gan D


Lapor, di Purwokerto masih mendung D
coffin - 20/01/2011 12:41 AM
#73

Spoiler for kisah hanoman sebagai spy

Mengkritisi Turangga Seta

Mengkritisi Turangga Seta
Tampak Hanoman berada diatas pohon sedang memantau keadaan di sekitar keraton Alengka. Sementara disebelah bawah tampak prajurit Alengka sedang melakukan ronda dan tidak mengentahui keberadaan Hanoman

Mengkritisi Turangga Seta
Sementara itu, Rahwana terus berusaha membujuk Shinta untuk bersedia menjadi istrinya.
Namun Shinta tetap tegih menolak.
Setelah berulang-ulang ditolak dan merasa hampir semua bujuk raya dan usaha gagal, Rahwana pun marah sekali. Terlihat bagaimana dia menunjuk kearah kiri, ke arah Shinta pada bidang relief no. 03. sebelahnya ...
Kelihatan bahwa relief-2 Penataran dibangun pada periode Majapahit karena sudah muncul figur-2 semacam Punakawan yang mengiringi tokohnya (baik jahat maupun baik)

Mengkritisi Turangga Seta
Shinta tetap bersikukuh untuk menolak segala rayuan dan bujuk Rahwana. Terlihat bagaimana di menolehkan kepala kekiri sebagai tanda penolakannya. Sementara itu Trijata, salah satu saudara Rahwana, ditugaskan mendampingi Shinta dan memenuhi segala keperluannya.

Mengkritisi Turangga Seta
Setelah tahu apa yang telah terjadi, dan setelah dianggap aman, maka Hanoman turun menghampiri Shinta dan menjelaskan semuanya.
Dia disuruh Rama untuk memata-matai (spy) kerajaan Alengka sebelum diputuskan penyerbuan.
Hal ini menunjukkan bahwa spionase merupakan salah satu kegiatan yang vital dalam pertempuran (besar).
Selanjutnya Hanoman memberikan "sesuatu" (cincin kimpoi ?) kepada Shinta untuk meyakinkannya.
Hal ini hanya disaksikan oleh Trijata dan untungnya dia juga sesungguhnya prihatin terhadap peristiwa yang menimpa Shinta.

Mengkritisi Turangga Seta
Setelah pertemuan dengan Hanoman, Shinta seolah mendapat semangat bahwa suaminya Rama akan membebaskannya dari penculikan biadab tersebut.
Namun kerinduannya terhadap Rama menyebabkan dia tidak bisa tidur dimalam hari.
Terlihat bagaimana Shinta terjaga sementara Trijata masih tertidur lelap.

Mengkritisi Turangga Seta

Hanoman memang seorang (atau seekor ya !!) intel yang mumpuni. Untuk mengetahui sebera besar kekuatan dan logistik pasukan Alengka, maka dia harus terjun langsung ke lokasi dan berinteraksi dengan pasukan Alengka, para senopati atau panglima, dan kalau perlu dengan rajanya langsung.
Ditunjuang oleh kemampuan, kesaktian, dan kecerdikannya, dia yakin akan dapat mengetahui itu semua dan akan melaporkannya nanti secara lengkap kepada atasannya Sri Rama.

Mengkritisi Turangga Seta
Ini adalah gambaran salah seorang prajurit kerajaan Alengka. Kemungkinan dia sedang bertugas.
Nampak figur kecil didepannya, telanjang dan bersenjata. Mungkin dia semacam pembantu prajurit.

Mengkritisi Turangga Seta
Hanoman akhirnya terpergok oleh salah seorang prajurit Alengka yang sedfang melakukan ronda.
Nampak pembantu prajurit tersebut berusaha untuk menangkap Hanoman terlebih dahulu.
Terlihat perbedaan antara pembantu prajurit yang hanya bersenjata "clurit" sementara sang prajurit memiliki senjata yang lebih bagus yakni pedang.
Terlihat pula perbedaan mencolok dalam busananya.

Mengkritisi Turangga Seta
Akhirnya terjadilah perkelahian antara keduanya.
Sementara itu sang pembantu prajurit tersebut dapat dikalahkan Hanoman dengan mudah sebelumnya. Nampak posisinya dibagain paling bawah yang terlentang tak berdaya.

Mengkritisi Turangga Seta
Namun Hanoman dapat mengalahkan komandan tersebut.
Terlihat posisi Hanoman berdiri dengan gagahnya disebelah atas sementara sang prajurit dan sang pembantunya disebelah dibawah dalam posisi terkalahkan serta tak berdaya.

Mengkritisi Turangga Seta
Prajurit tersebut selanjutnya berhasil melarikan diri dan berusaha untuk melaporkan kejadian ini kepada atasannya.
Terlihat sikapnya yang berlari "ngacir" sambil melihat kebelakang dengan harapan tidak diganggu terus oleh Hanoman.
Walau tidak terlihat Hanoman sengaja membiarkan dia pergi untuk membuat keributan yang lebih besar lagi.
Hal menarik lainnya adalah adanya "portrait" atau lukisan dari bentuk Candi Angka Tahun yang dipahatkan dibidang relief tersebut.
hal ini sangat membantu sekali dikemudian hari karena berfungsi sebagai salah satu ide dasar rekonstruksi candi Angka Tahun yang terletak disebelah barat dari candi utama.


bersambung ke cinta fitri 2
coffin - 20/01/2011 12:53 AM
#74

Spoiler for kisah hanoman sang intel

Mengkritisi Turangga Seta
Masih dalam gambar sang prajurit lari terbirit-birit menyelamatkan diri.
Namun sekarang terlihat dia sudah lebih lega dari kemungkinan gangguan Hanoman dibelakangnya.
Terlihat dia berlari sambil meleihat jalan didepannya tanpa risau Hanoman dibelakangnya.

Mengkritisi Turangga Seta
Setelah sampai dikeraton, dia langsung melaporkan apa yang terjadi dan dialaminya kepada raja Rahwana.
Terbukti adanya mahkota diatas kepala tokoh sebelah kanan yang menunjukkan bahwa dia adalah Rahwana.
Terlihat posisi dan sikap Rahwana yang sedang duduk diatas sebuah "bale-bale" menunjukkan bahwa dia tidak sedang berada diatas kursi kencananya.
Mungkin dia sedang bersantai ditempat peristirahatannya.

Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
HANOMAN OBONG!


ehem jadi sesungguhnya bangsa raksasa yang dibilang turangga seta sebagai salah satu leluhur indonesia, sejatinya adalah prajurit alengka

dan bangsa keranya adalah hanoman beserta pasukan o
coffin - 20/01/2011 01:00 AM
#75

pembangunan jembatan rama
Mengkritisi Turangga Seta
Mengkritisi Turangga Seta
coffin - 20/01/2011 10:02 AM
#76

SANG SETYAWAN

Location: On Pendopo Teras wall of south side.
Sequence: ‘Prasawya’ from left to right side, started from southeast corner consisted about 18 panels.
Brief story:
It is a Khayangan (Nirvana) resident named Sang Setyawan someone who told have devoted and obedient to do all works even the worst work. At one particular when Sang Setyawan faced in Puspa Tan Alum Empire, the king named Jayati from Kertanirmala Land. The king allured with Sang Setyawan characters so that conveniently he match with his daughter named Suwistri.
It was the moment for Sang Setyawan to leave his wife, to practice asceticism. Suwistri with his server named Sucitta, look for him to jungle. When he saw his wife came, Sang Setyawan abrupt to change himself to become snake and tiger to make Suwistri scared. But, Suwistri was not scared, also when she had tempted by hermits who do their rice field. They fall in love to Suwistri and they had contended each other. Sang Setyawan then create a beautiful hermitage and then named Cilimurtti. Suwistri is then become a hermit and given lesson about monastic. After she has completed claiming the lesson, then she became one with Cilimurti, which actually was Sang Hyang Wenang. Then, Suwistri parents with his wife named Dewayani were looking for their daughter. They finally knew that their daughter was became one with Sang Hyang Wenang. King Jayanti with his wife were also became the hermit. Based on Sang Hyang Wenang order, they were command to go to Mount Meru. King Jayanti was in east side, while Dewayanti in west side.

==============
SRI TANJUNG

Location: On Pendopo Teras wall, on west side of wall then continued to south side.
Sequence: ‘Prasawya’ started from right side of wall, the south side of entering doorstep.
Brief Story:
It is told, that Prince Sidapaksa is one Pandawa generation who had subserve King Sulakarma in Sindurejo Land. At once time, Sidopaksa is delegated by the King to look for drug to hermit place named Tambapetra in Prangalas village. The medicine that the King had order was not being obtained. Instead, Sidapaksa was fall in love to the hermit daughter named Sri Tanjung. Sidapaksa successfully married Sri Tanjung who was very beautiful. Sri Tanjung beauty is also heard by the King and enthusiastic to do something ruse. He looked an idea to command Sidapaksa to go to Nirvana, which aimed to kill by the deities based on a letter.

In nirvana, Sidapaksa had beat by the deities and almost killed. When he was in critical condition, Sidapaksa mentioned a name of Pandawa; it made him safe because he was the member of deity’s family. Sidatapa was safe and back home.

While Sidatapa went to nirvana, King Sulakrama tried to tempt Sri Tanjung, but it not working. The King felt shame and tried with other way to slandered Sidatapa. He told to Sidatapa that when Sidatapa went to nirvana, his wife had an affair. The slander was working and made Sidatapa angried to his wife. He killed his wife.

It is told that Sri Tanjung spirit was drove a fish (in other version it is told that she drove a crocodile) to cross to the widest river. There, she met with Betari Durga, because actually it was not the time for her to die, then she had alive again. Sri Tanjung returned to Prangalas village.

Finally, Sidapaksa knew that actually his wife was not guilty, as she had said before she died. He was in serious sick and almost suicide. Then, Betari Durga commanded Sidapaksa to Prangalas village to met Sri Tanjung. There was an agreement that Sri Tanjung ready to back to Sidapaksa with a requirement that Sidapaksa must had cut off the head of King Sulakrama. Sidapaksa could fulfill the application; even he made the head of King Sulakrama as a doormat (Keset = Javanese) of Sri Tanjung. Then, they were life happy after.
===========
BUBUKSAH-GAGANG AKING

Location: on east side of Pendopo Teras wall
Sequence: ‘Prasawya’, from left to right side.
Brief Story:
It was two people who have fraternal relationship named Bubuksah and Gagang Aking. Those fraternal people had practice asceticism to reach the perfect of life. The way is different with something to get a ‘supernatural power’. Bubuksah has eaten all foods so that his body was fat, while Gagang Aking avoid eating and he just drink, it made him became so tin.
One day, Betara Guru was delegate Kalawijaya who actually a deity that be disguise as white tiger to test those brotherly. Kalawijaya said that he wish man flesh. When this request is submitted to Gagang Aking, he refused it because he was tin. While Bubuksah provide himself to be eaten by the white tiger because he was in looking for supernatural power that eat all of foods and also to be eaten by animals. The white tiger then embody back to Kalawijaya. Bubuksah was enounced has passed from his examination. When they were died, Bubuksah spirit was stay on the white tiger back, while Gagang Aking was just hang down to tiger’s tail.
We can see Bubuksah-Gagang Akih relief in other temples for example in Surowono temple that located in Pare, Kediri area and in Gambar Wetan temple that located in Gambar plantation, Nglegok, Blitar.
=============
RAMAYANA (HANOMAN DUTO)

Location: First terrace wall on the main temple, encircled the terrace wall.
Sequence: ‘Prasawnya’, started from north side of wall, always faced to west and encircled to north wall that faced to north, the numbers are about 91 panels.
Brief Story:
Hanoman is one of monkey leader of Sugriwa’s accomplice. One day, Hanoman was commanded to Alengka, the place of Rahwana to looking for Sinta. Through climb the mountain and cross off the sea, finally arrive to Rahwana Kingdom. While Hanoman was hide above a tree, he waited the right time to shuffle into palace to give Shinta a ring from Rama. When he went out, the palace guard has found out Hanoman and they had fight over. Hanoman was furious and damaged the plants. This happened was known by Rahwana and he sent his other guard, the serious fighting was happened. There were many victims, even Aksa, Rahwana son had broken of his hand. The next troops had led by Indrajid that used snake arrow (chains arrow). This arrow could catch Hanoman. His tail was covered by cloth then smeared with oil and burned. That made Hanoman keep struggling to get free and rolled up. He jumped with his burned tail. He jumped up to the palace, so that the whole palace had burned. The situation in the palace was very crowded, before he left the palace, Hanoman was say goodbye to Shinta.
Then Hanoman told it to Rama and Laksmana. Sugriwa had commanded to bring the monkeys troops. By made a wall, the monkeys troops succeed to built a bridge through Alengka. After they finished the bridge, the monkey troops that led by Sugriwa, Laksmana and Rama were attacked Alengka. There were many victims from both Rama troops and Rahwana troops. In this fighting, Laksmana succeed killed kumbokarno. The fighting still continued to destroy the last troops.
=============
KRESNAYANA (NOROYONO THIEF)

Location: second terrace wall of the main temple
Sequence: ‘Pradaksina’, from right to left
Brief Story:
Goddess Rukmini, the daughter of King Bismaka from Kundina Kingdom have been betrothed with King Suniti from Cedi Kingdom. Rukmini’s mother who wished that her daughter could be made a match with Kresna did not agree this engagement. Rukmini’s mother tried to abort this marriage. When the marriage goes on, Rukmini’s mother was contact Kresna. Rukmini had out from the palace towards Sri Manganti gateway, then greeted by Kresna to run away. The situation in the palace was uproar, and the battle was happen. In this battle, Rukma, Rukmini’s brother was hit by Kresna arrow, then fall. Rukmini asked Kresna to not killed Rukma and Rukmini went to Dwarawati, they were happily.
coffin - 20/01/2011 10:05 AM
#77

Quote:
Original Posted By ndakyotho
Apakah hal seperti ini bisa dikatakan penyakit masyarakat?
*tiba-tiba inget dulu yang ngomong "bill clinton" nama jawanya KLIWON* D D


tepatnya sih narsisme yang berlebihan
THRlebaran - 20/01/2011 10:58 AM
#78

ikutan duduk disini buat bellajar linux2:
prabuanom - 20/01/2011 12:20 PM
#79

Quote:
Original Posted By xenocross
Pandangan sejarawan:
Ini adalah kisah dari Krishnayana, dari kitab puisi karangan empu Triguna di zaman Kediri.
Menceritakan Krisna yang menculik Putri Rukmini, yang kemudian menjadi istrinya.

Relief di Candi Penataran ada yang dibaca searah jarum jam, ada yang berlawanan arah jarum jam. Relief Krisnayana digambar searah jarum jam. Relief ini ada di level kedua.
Dari 556 bait asli, hanya 55 yang digambar di relief.

Relief-relief sebelumnya menggambarkan episode yang cocok dengan cerita Krisnayana.
Foto diatas menceritakan klimaks cerita dimana Krisna menculik Rukmini dan dikejar oleh Raja Cedi (tunangan Rukmini) , Jarasandha (teman Raja Cedi), dan Rukma (saudara lelaki Rukmini)

Lalu diatas adalah adegan Krisna memanah kereta Rukma, dan perang antara pasukan Krisna dan Raja Cedi.


Sebuah penelitian hendaknya juga melihat penelitian terdahulu. Dalam hal ini, relief biasanya digambar dari sebuah kitab yang sudah dikenal sebelumnya. Jika hanya melihat tanpa ada pengetahuan apapun, pengamatan visual dan pengetahuan kita bisa menghasilkan kesimpulan yang salah.
Menurut saya, peneliti Turangga Seta tidak meneliti lebih jauh penelitian sebelumnya dan naskah-naskah kuno yang berhubungan.



Spoiler for pelanggaran hak cipta
Mengkritisi Turangga Seta


bandingkan kedua gambar di atas
Ini bukan sorban, tapi tutup kepala kasta Brahmana
Lihat tutup kepala mereka sama, bedanya yg satu berjenggot, yg satu tidak
Mereka tidak berjenggot dan berkumis, artinya mereka wanita
(katanya sejarawan sih begitu)

Ini cocok dengan cerita kresnayana yang menampilkan brahmana wanita.


BTW, yang paling kiri itu botak, itu Biksu Buddha.


sip mangga dilanjut D
jd turangga seta dulu menyatakan bahwa penataran adalah relief penyerbuan ke suku maya dan apalah. ketika itu saya dpt pdfnya dan saya bagikan page per page. ternyata lama lama tambah aneh, ahirnya jelas kalo mereka ga bisa baca relief yg sebenernya D

pertamanya saya kira beneran penelitian, ternyata tebak menebak si buah manggis ahhaha D

mangga dilanjut D
iloveindonesia
ndakyotho - 20/01/2011 12:57 PM
#80

Quote:
Original Posted By coffin
tepatnya sih narsisme yang berlebihan


Kejadian seperti ini tidak sekali dua kali... puluhan kali bahkan mungkin ratusan kali karena banyak sekali yang tidak terekspos. Tapi memang kalau ditarik benang mereka mereka memiliki keseragaman yaitu harapan terhadap kejayaan bangsa ini. Mungkin keprihatinan dan tekanan batin akan carut marut peristiwa di negeri ini mendorong kuat mereka untuk kesana. Merasa tidak bisa mengharapkan dari kenyataan yg ada maka mereka menghibur diri dengan "Kejayaan masa lalu"...

Malah ada yang lebih gila lagi... saya bertemu seorang ibu-ibu di daerah jakarta timur yg juga memiliki kelompok dan di tuakan, mengaku punya uang triliyunan... sering keluar negeri dan berkoneksi/bersahabat erat dengan konglomerat di indonesia. Dianggap memiliki ilmu spiritual tinggi , mampu berkomunikasi dengan raja-raja jin di tanah nusantara , menjadi bagian dari kelompok spiritual yg menentukan arah keputusan politik negeri ini. Tapi dia berpendapat bahwa pengkhianat negara adalah orang-orang pajajaran yang telah mengkhianati belanda yang telat mengangkat harkat martabat bangsa indonesia dari kebodohan berat. Saat ini dia sedang berusaha membangkitkan kejayaan belanda di indonesia agar Indonesia menjadi negara yg jaya seperti dahulu kala. Stress D D ( Ada aja orang yg percaya omongan orang itu )
Page 4 of 370 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > Mengkritisi Turangga Seta