Spiritual
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Spiritual > I Love JESUS........... - Part 3
Total Views: 76096 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 255 of 280 | ‹ First  < 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 >  Last ›

pancalndase - 14/06/2012 01:00 AM
#5081

Good night all..
Jesus Bless You
misstumbler - 14/06/2012 01:30 PM
#5082

NAPAS ALLAH

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : 2 Timotius 3:10-17
-----------------------------------------------------------
3:10 Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku.

3:11 Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku dari padanya.

3:12 Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,

3:13 sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan.

3:14 Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.

3:15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.
-----------------------------------------------------------
Bacaan Setahun : Mazmur 134,146-150
Nats : Seluruh Kitab Suci diilhamkan Allah dan bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. (2 Timotius 3:16)

Tahukah Anda bahwa Alkitab yang kita miliki sekarang ini merupakan kumpulan dari 66 buku, yang terdiri lebih dari 30 ribu ayat, ditulis dalam 3 bahasa, oleh 40 orang berbeda, dalam waktu kurang lebih 1500 tahun? Kebanyakan penulisnya tidak saling mengenal karena hidup dalam kurun dan tempat yang berbeda. Mereka juga memiliki latar belakang yang sangat beragam, mulai dari rakyat biasa sampai seorang raja. Meskipun demikian, tulisan-tulisannya selaras saling berkesinambungan, sejalan tanpa saling bertentangan.

Sebenarnya apakah rahasianya? Ada satu Pribadi, yaitu Allah, yang memberi inspirasi atau ilham bagi semua penulis Alkitab (ayat 16a). Kata "diilhamkan Allah" berasal dari kata Theopneustos yang berarti " Allah yang menapaskan". Gambarannya seperti seorang meniup seruling, yang mengembuskan napasnya ke dalam seruling sehingga menghasilkan nada-nada yang indah. Seruling tidak akan menghasilkan suara apa pun jika tidak ada yang meniup. Allah memberi wahyu kepada para penulis untuk menyampaikan isi hati-Nya kepada manusia. Alkitab dapat menuntun pembaca untuk percaya kepada Pribadi Kristus yang memberikan keselamatan (ayat 15). Tulisan-tulisannya mengajar dan mengubah kita untuk hidup di dalam jalan kebenaran-Nya (ayat 16). Segala Firman-Nya memperlengkapi tiap-tiap kita untuk setiap pekerjaan baik (ayat 16-17).

Ingatlah bahwa meski Alkitab ditulis oleh manusia biasa, tetapi Allah adalah Pengarangnya. Bagaimana Anda menempatkan firman yang telah "dinapaskan" Allah itu dalam hidup Anda? --YBP
ALKITAB ADALAH SEBUAH MUKJIZAT.

TULISAN YANG MEMBAWA KESELAMATAN DAN MENGUBAH KEHIDUPAN.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/06/14/

Sumber : www.sabda.org
succubissue - 15/06/2012 12:11 AM
#5083

rismaastri - 15/06/2012 12:54 PM
#5084

Quote:
Original Posted By pancalndase
Good night all..
Jesus Bless You


selamat siang gan. Jesus bless you too \)

Quote:
Original Posted By succubissue
http://www.youtube.com/watch?v=7C2o0jHNRuU

watch & Listen,, Enjoyy

^
^
^
:mewek :mewek :mewek

you're the one HE MADLY LOVES enough to die
misstumbler - 15/06/2012 01:42 PM
#5085

INJIL PALSU

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : Galatia 1:6-10
--------------------------------------------------------------
1:6 Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,

1:7 yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.

1:8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.

1:9 Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.

1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.
--------------------------------------------------------------
Bacaan Setahun : 1 Raja-raja 9; 2 Tawarikh 8
Nats : Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. (Galatia 1:6-7a)

Menurut cerita, ada kebiasaan unik di lingkungan bank untuk melatih pegawainya mengenali uang palsu. Selama beberapa bulan mereka diminta untuk menghitung uang, yang tentunya asli, dalam jumlah banyak. Kemudian setelahnya, diselipkan beberapa lembar uang palsu didalam tumpukan yang harus dihitung. Menarik sekali, dengan mudah para pegawai ini mengenali uang palsu tersebut. Kebiasaan memegang uang asli menolong mereka dengan cepat merasakan adanya uang palsu.

Paulus sangat geram ketika jemaat Galatia dengan mudah menerima suatu pengajaran yang berbeda dengan yang pernah ia ajarkan. Dengan mudah para pengajar Injil palsu ini memutarbalikkan kebenaran dan mengacaukan jemaat (ayat 7). Jemaat dengan cepat menerima dan dikacaukan karena mungkin pengajaran ini memiliki beberapa kemiripan dengan pengajaran yang pernah mereka terima. Namun, sesuatu yang mirip tetap bukanlah sesuatu yang asli. Sesuatu yang "agak salah" jelas bukanlah sesuatu yang benar. Bahkan Paulus tidak segan-segan mengatakan mereka yang memberitakan Injil yang berbeda itu sebagai "terkutuk" (ayat 8-9). Seseorang yang menggeser pentingnya salib Kristus dari kehidupan orang percaya, sesungguhnya sedang merendahkan karya agung Allah.

Terkadang kita sulit membedakan keaslian atau kepalsuan suatu pengajaran. Apa upaya kita untuk terhindar dari meyakini pengajaran yang salah? Paling tidak sudahkah kita secara pribadi tekun membaca sumber kebenaran, yaitu Alkitab? Kebiasaan untuk bergaul dengan Injil yang murni akan mempermudah kita mengenali yang tidak murni. --PBS
PEMAHAMAN KITA AKAN KEBENARAN YANG ASLI

AKAN MEMAMPUKAN KITA MENGENALI PENGAJARAN YANG PALSU.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/06/15/
rismaastri - 15/06/2012 02:49 PM
#5086

Quote:
Original Posted By misstumbler

Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. (Galatia 1:6-7a)

Seseorang yang menggeser pentingnya salib Kristus dari kehidupan orang percaya, sesungguhnya sedang merendahkan karya agung Allah.


Injil itu menganggap salib Kristus itu penting, salib Kristus sebagai karya agung Allah. malu: D thumbup:

----------------------------------------------------
Spoiler for pas kena hatiku
[youtube]h7hqROKLT5E[/youtube]


^
^
watch this. amazing love with simple way.
rismaastri - 15/06/2012 06:58 PM
#5087
dpt cendol
:mewek terima kasih buat Tuhan Yesus, mengutus malaikat baik hati yg ada di ILJ ini supaya ngasih saya cendols. Pdhl saya ga ngapa2in,tp dikasi cendol. Terharu matabelo:
Jesus bless you, gan shakehand:
selamat sore semuaa \)
misstumbler - 17/06/2012 12:34 AM
#5088

SAHABAT BAGI YANG LELAH

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : 1 Raja-Raja 19:1-18
---------------------------------------------------
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?versi=tb&kitab=11&pasal=19
---------------------------------------------------
Bacaan Setahun : Amsal 25-26
Nats : "...Tetapi tiba-tiba seorang malaikat menyentuh dia serta berkata, "Bangunlah, makanlah!" (1 Raja-Raja 19:5b)

Di tengah dunia yang bergerak makin cepat, angka penderita depresi juga makin meningkat. Depresi adalah kelelahan mental yang disebabkan oleh tekanan hidup terus-menerus. Depresi menjadikan seseorang mengalami perubahan negatif dalam pikiran, suasana hati, dan tingkah laku. Banyak orang yang tidak mampu melewati kelelahan panjang pada masa depresi ini, lalu memilih untuk mengakhiri hidup. Statistik WHO menyatakan bahwa depresi merenggut lebih dari 850.000 jiwa setiap tahun!

Alkitab mencatat ada seorang nabi yang menderita kelelahan mental akut, yaitu Elia. Alih-alih berada dalam euforia kemenangan setelah menaklukkan 450 nabi Baal di gunung Karmel, Elia malahan terpuruk dan ingin mati setelah mendapat ancaman dari permaisuri raja Ahab. Izebel (1 Raja-raja 19:4). Menanggapi keadaan Elia, Tuhan tidaklah menjadi marah. Dia malah bertindak layaknya sahabat bagi Elia. Pertama, melalui malaikat-Nya Tuhan memenuhi kebutuhan fisik Elia (ayat 6-8). Kedua, Tuhan mendengarkan keluh kesah Elia (ayat 9-14). Ketiga, Tuhan meminta Elia kembali melakukan pekerjaan pelayanan (ayat 15-17). Keempat, Tuhan menyatakan ada banyak rekan pelayanan bagi Elia (ayat 18).

Apakah Anda sedang lelah secara mental didera berbagai permasalahan kehidupan? Alamilah sendiri kehadiran dan persahabatan dari Tuhan yang memulihkan. Apakah di sekitar Anda ada orang yang sedang mengalami keterpurukan jiwa? Sebagaimana Allah telah menjadi sahabat bagi Elia, marilah kita menjadi sahabat bagi mereka. --CAP
TELINGA, MULUT, DAN TANGAN SEORANG SAHABAT MENYEMBUHKAN LUKA

DAN MEMBANGKITKAN HARAPAN BAGI MEREKA YANG LELAH.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/06/16/

Sumber : www.sabda.org
misstumbler - 18/06/2012 01:24 PM
#5089

Sudahkah Anda sungguh percaya?

I Love JESUS........... - Part 3

Kisah Para Rasul 13:38-49
---------------------------------------------------
13:38 Jadi ketahuilah, hai saudara-saudara, oleh karena Dialah maka diberitakan kepada kamu pengampunan dosa.

13:39 Dan di dalam Dialah setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa, yang tidak dapat kamu peroleh dari hukum Musa.

13:40 Karena itu, waspadalah, supaya jangan berlaku atas kamu apa yang telah dikatakan dalam kitab nabi-nabi:

13:41 Ingatlah, hai kamu penghina-penghina, tercenganglah dan lenyaplah, sebab Aku melakukan suatu pekerjaan dalam zamanmu, suatu pekerjaan, yang tidak akan kamu percayai, jika diceriterakan kepadamu."

13:42 Ketika Paulus dan Barnabas keluar, mereka diminta untuk berbicara tentang pokok itu pula pada hari Sabat berikutnya.

13:43 Setelah selesai ibadah, banyak orang Yahudi dan penganut-penganut agama Yahudi yang takut akan Allah, mengikuti Paulus dan Barnabas; kedua rasul itu mengajar mereka dan menasihati supaya mereka tetap hidup di dalam kasih karunia Allah.

13:44 Pada hari Sabat berikutnya datanglah hampir seluruh kota itu berkumpul untuk mendengar firman Allah.

13:45 Akan tetapi, ketika orang Yahudi melihat orang banyak itu, penuhlah mereka dengan iri hati dan sambil menghujat, mereka membantah apa yang dikatakan oleh Paulus.

13:46 Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: "Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.

13:47 Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi."

13:48 Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah dan mereka memuliakan firman Tuhan; dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya.

13:49 Lalu firman Tuhan disiarkan di seluruh daerah itu.
---------------------------------------------------

Hanya di dalam Yesuslah ada pengampunan dosa. Berita semacam ini bukanlah sebuah berita yang dikarang oleh gereja demi membuat orang tertarik untuk datang memenuhi gedung-gedung gereja. Berita semacam ini adalah sesuatu yang sudah diwartakan bahkan sejak sebelum Yesus datang ke dunia. Allah sendiri yang merancang karya keselamatan di dalam Kristus yaitu suatu karya "yang tidak akan kamu percayai jika diceritakan kepadamu" (41).

Orang Yahudi tidak menyangka bahwa peringatan tersebut ditujukan pula kepada mereka. Mereka mengira bahwa sebagai umat perjanjian, mereka pasti akan mendapat bagian dari karya keselamatan tersebut. Peristiwa selanjutnya memperlihatkan bahwa hati mereka belum melekat kepada Kristus. Banyaknya orang yang datang untuk mendengarkan Paulus, mereka anggap sebagai hal yang negatif, bukan positif. Mereka melihat Paulus sebagai semacam saingan dalam upaya mereka menarik orang-orang ke dalam ajaran agama Yahudi. Itulah sebabnya mereka menjadi iri hati dan menyerang Paulus dengan bantahan. Dari peristiwa tersebut jelas bahwa orang-orang Yahudi itu pada dasarnya belum percaya kepada Yesus Kristus.

Penolakan orang-orang Yahudi terhadap berita Injil yang disampaikan oleh Paulus dan Barnabas tidak menjadikan pemberitaan Injil di tempat itu sia-sia karena banyak orang yang berasal dari kalangan nonYahudi, yaitu mereka yang diberi cap sebagai "orang yang tidak mengenal Allah, " justru menjadi percaya.

Banyak orang Kristen pada zaman ini mempunyai sikap seperti orang-orang Yahudi itu. Memang mereka beragama Kristen dan memiliki anggapan bahwa keselamatan sudah pasti menjadi milik mereka, tetapi mereka lupa bahwa Kristuslah yang mengerjakan keselamatan pada diri orang percaya sehingga pengampunan dosa diberikan sehingga dapat memiliki pertumbuhan iman yang sejati.

Bukan karena tradisi agama atau keturunan sehingga keselamatan itu diberikan, tetapi melalui respons kita kepada Tuhan Yesus yang telah mengerjakan karyaNya dalam hidup kita. Maukah kita percaya?

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/santapanharian/home.php?d=2012/06/18/

Sumber:www.sabda.org
rismaastri - 19/06/2012 04:41 PM
#5090
Humor : orang pelit masuk surga
Ada seorang pelit meninggal. Entah bagaimana dia sampai di pintu surga. Di sana Petrus berdiri menyambut dia, "Selamat datang di surga, adakah sesuatu yang ingin kamu katakan sebelum masuk surga?" D
"Em, bolehkan aku membawa 50kg emasku bersamaku?" bingungs: tanya si pelit.
Tentu saja Petrus menolak dengan tegas, tetapi si pelit terus memaksa sehingga terjadi antrian panjang di pintu surga. nohope:. Tiba2 radio komunikasi Petrus berbunyi, lalu dia melakukan sedikit pembicaraan.
"Oke, Tuhan bermurah hati," kata Petrus, "kamu boleh membawa emasmu. Tetapi Dia hanya mengizinkan kamu membawa 10kg saja. Bagaimana?" D
Si pelit berpikir sejenak lalu berkata, "Baiklah, daripada tidak sama sekali," \(
jawabnya dengan wajah lesu. "Baiklah,silahkan masuk ke surga" kata Petrus. \)
Lalu mulailah si pelit berjalan2 menikmati keindahan surga. :travel: Tetapi satu hal menganggu hatinya. Ke mana pun dia pergi, dia melihat jalan yang dilalui terbuat dari emas. bingung:
Tiba2 dia merasa bodoh malus: dan ingin membuang emas yg selalu digendongnya ke mana2. Dia melihat ke kiri dan ke kanan lalu berniat meninggalkan emasnya di suatu pojokan yang agak tersembunyi. Saat dia akan meletakkan emasnya, tiba2 ada sebuah suara yang bergemuruh tidak jauh dari atas "DILARANG BUANG SAMPAH SEMBARANGAN !"
Ternyata emasnya hanya menjadi sampah di surga.

Kata Yesus kepadanya: Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku" (Mat 19:21)

-Sumber:warta jemaat GPI Kota Pujian-
Selamat sore semua. Tuhan Yesus memberkati. \)
tubbie - 19/06/2012 06:35 PM
#5091

Quote:
Original Posted By rismaastri
Ada seorang pelit meninggal. Entah bagaimana dia sampai di pintu surga. Di sana Petrus berdiri menyambut dia, "Selamat datang di surga, adakah sesuatu yang ingin kamu katakan sebelum masuk surga?" D
"Em, bolehkan aku membawa 50kg emasku bersamaku?" bingungs: tanya si pelit.
Tentu saja Petrus menolak dengan tegas, tetapi si pelit terus memaksa sehingga terjadi antrian panjang di pintu surga. nohope:. Tiba2 radio komunikasi Petrus berbunyi, lalu dia melakukan sedikit pembicaraan.
"Oke, Tuhan bermurah hati," kata Petrus, "kamu boleh membawa emasmu. Tetapi Dia hanya mengizinkan kamu membawa 10kg saja. Bagaimana?" D
Si pelit berpikir sejenak lalu berkata, "Baiklah, daripada tidak sama sekali," \(
jawabnya dengan wajah lesu. "Baiklah,silahkan masuk ke surga" kata Petrus. \)
Lalu mulailah si pelit berjalan2 menikmati keindahan surga. :travel: Tetapi satu hal menganggu hatinya. Ke mana pun dia pergi, dia melihat jalan yang dilalui terbuat dari emas. bingung:
Tiba2 dia merasa bodoh malus: dan ingin membuang emas yg selalu digendongnya ke mana2. Dia melihat ke kiri dan ke kanan lalu berniat meninggalkan emasnya di suatu pojokan yang agak tersembunyi. Saat dia akan meletakkan emasnya, tiba2 ada sebuah suara yang bergemuruh tidak jauh dari atas "DILARANG BUANG SAMPAH SEMBARANGAN !"
Ternyata emasnya hanya menjadi sampah di surga.

Kata Yesus kepadanya: Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku" (Mat 19:21)

-Sumber:warta jemaat GPI Kota Pujian-
Selamat sore semua. Tuhan Yesus memberkati. \)


nice share, sis..bahasa "kasar"nya : jangan takut miskin, BAPA di Surga memelihara D
justice.knight - 20/06/2012 04:15 AM
#5092

Quote:
Original Posted By rismaastri
Ada seorang pelit meninggal. Entah bagaimana dia sampai di pintu surga. Di sana Petrus berdiri menyambut dia, "Selamat datang di surga, adakah sesuatu yang ingin kamu katakan sebelum masuk surga?" D
"Em, bolehkan aku membawa 50kg emasku bersamaku?" bingungs: tanya si pelit.
Tentu saja Petrus menolak dengan tegas, tetapi si pelit terus memaksa sehingga terjadi antrian panjang di pintu surga. nohope:. Tiba2 radio komunikasi Petrus berbunyi, lalu dia melakukan sedikit pembicaraan.
"Oke, Tuhan bermurah hati," kata Petrus, "kamu boleh membawa emasmu. Tetapi Dia hanya mengizinkan kamu membawa 10kg saja. Bagaimana?" D
Si pelit berpikir sejenak lalu berkata, "Baiklah, daripada tidak sama sekali," \(
jawabnya dengan wajah lesu. "Baiklah,silahkan masuk ke surga" kata Petrus. \)
Lalu mulailah si pelit berjalan2 menikmati keindahan surga. :travel: Tetapi satu hal menganggu hatinya. Ke mana pun dia pergi, dia melihat jalan yang dilalui terbuat dari emas. bingung:
Tiba2 dia merasa bodoh malus: dan ingin membuang emas yg selalu digendongnya ke mana2. Dia melihat ke kiri dan ke kanan lalu berniat meninggalkan emasnya di suatu pojokan yang agak tersembunyi. Saat dia akan meletakkan emasnya, tiba2 ada sebuah suara yang bergemuruh tidak jauh dari atas "DILARANG BUANG SAMPAH SEMBARANGAN !"
Ternyata emasnya hanya menjadi sampah di surga.

Kata Yesus kepadanya: Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku" (Mat 19:21)

-Sumber:warta jemaat GPI Kota Pujian-
Selamat sore semua. Tuhan Yesus memberkati. \)


cakep nih ceritanya D
bolehlah ijin copas Yb
rismaastri - 20/06/2012 01:57 PM
#5093

Quote:
Original Posted By tubbie
nice share, sis..bahasa "kasar"nya : jangan takut miskin, BAPA di Surga memelihara D



Iya,sis. \) Spt kata Yesus sndiri, mat 6:33 "Tetapi carilah dahulu kerajaan surga dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu"

Quote:
Original Posted By justice.knight
cakep nih ceritanya D
bolehlah ijin copas Yb


Mangga gan, saya juga copas dari warta jemaat kok. D
shakehand:
Selamat siaaangg penghuni ILJ, apa kabar? Masih ada sukacita dlm Yesus? Amen.
Terima kasih buat Bapa di surga yang sudah beri sinar matahari yang bersinar dengan teriknya hari ini. sun: cool:
Jesus bless you all. :iloveJesus:
misstumbler - 20/06/2012 04:15 PM
#5094

ANUGERAH UNTUK MELAYANI

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : Lukas 5:1-11
---------------------------------------------------------
15:1 Para pemungut cukai dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkan Dia.

15:2 Maka bersungut-sungutlah orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat, katanya: "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka."

15:3 Lalu Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:

15:4 /"Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?*

15:5 /Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira,*

15:6 /dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.*

15:7 /Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."*

15:8 /"Atau perempuan manakah yang mempunyai sepuluh dirham, dan jika ia kehilangan satu di antaranya, tidak menyalakan pelita dan menyapu rumah serta mencarinya dengan cermat sampai ia menemukannya?*

15:9 /Dan kalau ia telah menemukannya, ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dirhamku yang hilang itu telah kutemukan.*

15:10 /Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat."*

15:11 Yesus berkata lagi: /"Ada seorang mempunyai dua anak laki-laki.*
---------------------------------------------------------
Bacaan Setahun : 1 Raja-raja 10-11; 2 Tawarikh 9
Nats : Kata Yesus kepada Simon, "Jangan takut, mulai sekarang engkau akan menjala manusia" (Lukas 5:10b)

Suatu hari sepulang kerja, saya menenteng tas berisi komputer. Untuk menutup pintu pagar, saya letakkan tas itu sebentar di teras. Anak saya yang saat itu berusia tiga tahun segera keluar hendak membantu menjinjing tas itu. Saya memuji niat baiknya, lalu mengangkat komputer tersebut bersamanya. Sebetulnya lebih baik jika saya mengangkatnya sendiri. Komputer saya akan sepenuhnya aman. Namun, itu berarti anak saya kehilangan kesempatan untuk menunjukkan kasihnya dengan berusaha "menolong saya".

Pengalaman saya mungkin dapat sedikit mengilustrasikan situasi yang terjadi suatu hari di Danau Genesaret. Tuhan Yesus melaut bersama Simon Petrus dan mendapatkan ikan melimpah. Setelah itu, Dia memanggil Petrus menjadi murid-Nya. Jelas bukan kecakapan Petrus sebagai nelayan yang menghasilkan tangkapan berlimpah. Siang malam ia sudah berusaha tanpa hasil (ayat 5). Mukjizat itu adalah bukti kemahakuasaan Yesus. Mengapa Yesus memanggil Petrus melayani bersama, sementara Dia sebenarnya dapat melakukannya sendiri? Bukankah Dia memang datang untuk melayani? (Lihat Markus 10:45.) Bukankah kerap kali para murid-Nya bukannya menolong, justru merepotkan-Nya? Sungguh kasih karunia semata jika Dia menggandeng Petrus dan kawan-kawannya sebagai rekan sekerja-Nya.

Ketika kita dipercaya melayani Tuhan, ingatlah bahwa kepercayaan itu bukan karena kemampuan kita. Tuhan dapat melakukan semua hal tanpa melibatkan kita. Atau, memilih orang lain yang lebih baik dan pandai dibanding kita. Kesempatan melayani Kristus dimungkinkan semata-mata karena kebaikan Tuhan. Dia ingin agar kita mengambil bagian dalam tugas mulia-Nya di bumi ini. --HEM
KESEMPATAN MELAYANI ADALAH ANUGERAH.

BUKAN KARENA KEBAIKAN ATAU KECAKAPAN KITA.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/06/20/

Sumber : www.sabda.org
misstumbler - 21/06/2012 11:15 AM
#5095

MENJADI BERGUNA

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : Filemon 1-25
-------------------------------------------------------------------
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?versi=tb&kitab=57
-------------------------------------------------------------------
Bacaan Setahun : Amsal 30-31
Nats : Aku, Paulus, ... mengajukan permintaan kepadamu [Filemon] mengenai anakku yang kudapat selagi aku dalam penjara, yakni Onesimus. Dahulu memang dia tidak berguna bagimu, tetapi sekarang sangat berguna baik bagimu maupun bagiku. (Filemon 9-11)

Saya mau punya gerobak yang lebih besar, " kata seorang anak pemulung ketika ditanya apa cita-citanya. Tampaknya tidak berguna. Namun, ada orang yang memandang anak-anak ini penuh potensi. Penuh harapan, mereka mendirikan sekolah gratis, pusat pelatihan keterampilan kerja, dan rumah baca. Berusaha melebarkan wawasan, meluaskan cita-cita, membuat anak-anak ini jadi lebih berguna.

Onesimus, yang dibicarakan dalam surat Paulus pernah menjadi seorang yang tak berguna, bahkan pikirannya yang sempit membuat ia mengambil jalan pintas yang merugikan sang tuan, dan akhirnya ia meringkuk di penjara (ayat 10, 11, 18). Namun, Tuhan mempertemukannya dengan Paulus. Onesimus ditolong mengenal kebenaran dan menjadi orang yang berguna bagi pekerjaan-Nya (ayat 11, 13). Perhatikan bagaimana Paulus memandang dan menyebut Onesimus: anakku, berguna, buah hatiku, saudara yang kekasih (ayat 10-12, 16). Menurut catatan sejarah, kemungkinan Onesimus membina jemaat Efesus. Bersama Polikarpus, ia dipakai Tuhan mengumpulkan tulisan-tulisan yang kini dikenal sebagai Perjanjian Baru. Sesuatu yang tak terbayangkan oleh Onesimus sebelumnya!

Entah apa yang terlintas di pikiran kita saat melihat orang yang terbatas cita-cita dan kemampuannya, atau berantakan hidupnya. Adakah kita melihat mereka sebagai sesama manusia yang diciptakan menurut gambar Tuhan? Hidup mereka seharusnya mencerminkan kemuliaan Sang Pencipta. Adakah yang dapat kita lakukan untuk menolong mereka mewujudkannya? Mungkin Anda sendiri yang merasa tidak berguna. Tuhan dapat saja memakai Anda sebagai Onesimus berikutnya. --ELS
HIDUP YANG BERGUNA:

HIDUP YANG MENCERMINKAN KEMULIAAN SANG PENCIPTA.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/06/21/

Sumber : www.sabda.org
misstumbler - 22/06/2012 01:36 PM
#5096

BENDA MATI YANG SOMBONG

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : Yesaya 10:5-19
----------------------------------------------------
10:5 Celakalah Asyur, yang menjadi cambuk murka-Ku dan yang menjadi tongkat amarah-Ku!

10:6 Aku akan menyuruhnya terhadap bangsa yang murtad, dan Aku akan memerintahkannya melawan umat sasaran murka-Ku, untuk melakukan perampasan dan penjarahan, dan untuk menginjak-injak mereka seperti lumpur di jalan.

10:7 Tetapi dia sendiri tidak demikian maksudnya dan tidak demikian rancangan hatinya, melainkan niat hatinya ialah hendak memunahkan dan hendak melenyapkan tidak sedikit bangsa-bangsa.

10:8 Sebab ia berkata: "Bukankah panglima-panglimaku itu raja-raja semua?

10:9 Bukankah Kalno sama halnya seperti Karkemis, atau bukankah Hamat seperti Arpad, atau Samaria seperti Damsyik?

10:10 Seperti tanganku telah menyergap kerajaan-kerajaan para berhala, padahal patung-patung mereka melebihi yang di Yerusalem dan yang di Samaria,

10:11 masakan tidak akan kulakukan kepada Yerusalem dan patung-patung berhalanya, seperti yang telah kulakukan kepada Samaria dan berhala-berhalanya?

10:12 Tetapi apabila Tuhan telah menyelesaikan segala pekerjaan-Nya di gunung Sion dan di Yerusalem, maka Ia akan menghukum perbuatan ketinggian hati raja Asyur dan sikapnya yang angkuh sombong.

10:13 Sebab ia telah berkata: "Dengan kekuatan tanganku aku telah melakukannya dan dengan kebijaksanaanku, sebab aku berakal budi; aku telah meniadakan batas-batas antara bangsa, dan telah merampok persediaan-persediaan mereka, dengan perkasa aku telah menurunkan orang-orang yang duduk di atas takhta.

10:14 Seperti kepada sarang burung, demikianlah tanganku telah menjangkau kepada kekayaan bangsa-bangsa, dan seperti orang meraup telur-telur yang ditinggalkan induknya, demikianlah aku telah meraup seluruh bumi, dan tidak seekorpun yang menggerakkan sayap, yang mengangakan paruh atau yang menciap-ciap."

10:15 Adakah kapak memegahkan diri terhadap orang yang memakainya, atau gergaji membesarkan diri terhadap orang yang mempergunakannya? seolah-olah gada menggerakkan orang yang mengangkatnya, dan seolah-olah tongkat mengangkat orangnya yang bukan kayu!

10:16 Sebab itu Tuhan, TUHAN semesta alam, akan membuat orang-orangnya yang tegap menjadi kurus kering, dan segala kekayaannya akan dibakar habis, dengan api yang menyala-nyala.

10:17 Maka Terang Israel akan menjadi api, dan Allahnya, Yang Mahakudus, akan menyala-nyala dan akan membakar dan memakan habis puteri malu dan rumputnya pada satu hari juga.

10:18 Keindahan hutan Asyur dan kebun buah-buahannya akan dihabiskan-Nya, dari batangnya sampai rantingnya, sehingga akan menjadi seperti seorang sakit yang merana sampai mati;

10:19 dan sisa pohon-pohon hutannya akan dapat dihitung banyaknya, sehingga seorang anak dapat mencatatnya.
----------------------------------------------------
Bacaan Setahun : 1 Raja-raja 12-14
Nats : Adakah kapak memegahkan diri terhadap orang yang memakainya, atau gergaji membesarkan diri terhadap orang yang mempergunakannya? (Yesaya 10:15)

Sepanjang sejarah, Tuhan memakai manusia sebagai alat untuk menggenapi rencana-Nya. Tuhan dapat memakai siapa pun, baik orang yang percaya maupun orang yang tidak percaya. Raja Asyur contohnya. Ia "dipakai" Tuhan untuk mendidik umat Israel. Sang penguasa ini tengah ada di puncak kejayaannya, meraih kemenangan demi kemenangan, termasuk merebut Israel Utara dan mengangkut segenap penduduknya sebagai tawanan (lihat 2 Raja-raja 17:7-23).

Catatan Alkitab memberitahu kita bahwa kemenangan Asyur bukanlah karena kehebatannya, melainkan karena Tuhan berkenan memakai mereka untuk menghajar umat-Nya yang murtad (ayat 6). Sayangnya, niat hati mereka jahat. Mereka justru membanggakan dan menyombongkan kekuatannya (ayat 7-11). Yesaya mengibaratkan raja Asyur seperti kapak, gergaji, gada, dan tongkat (ayat 15). Benda-benda yang tidak bernyawa dan hanya dapat berguna apabila ada yang menggerakkannya. Ironisnya, benda-benda mati itu sombong, menyangka mereka sendirilah yang hebat. Tuhan murka terhadap kesombongan Asyur. Ketika genap masanya Tuhan memulihkan Israel, segala kemegahan Asyur akan dibinasakan (ayat 12, 16-19).

Apakah kita menyadari bahwa diri kita juga merupakan alat di tangan Tuhan benda-benda mati yang tak berdaya sampai Tuhan berkenan menggunakannya bagi tujuan-tujuan-Nya yang mulia? Mari membangun sikap hati yang benar sebagai "benda-benda mati" yang tak semestinya sombong. Ketika diberi kesempatan melayani, kita mengerjakannya dengan segenap hati. Ketika dikaruniai keberhasilan, kita bersyukur dan menghormati Tuhan yang telah berkenan memakai kita. --LCM
TUHAN, TIAP KESEMPATAN DAN KEBERHASILAN ADALAH KARYA-MU.

JAGAI HATIKU AGAR SELALU KAGUM HANYA PADA-MU.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/06/22/

Sumber : www.sabda.org
rismaastri - 22/06/2012 10:43 PM
#5097
Injil kesempatan kedua
Coba kita baca Markus 16. Baca 5 ayat pertama mengenai wanita yg terkejut ketika mendapatkan batu kuburan itu sdh digulingkan ke samping. Lalu nikmatilah kata2 yg indah yg diucapkan malaikat itum "Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini," tp jgn berhenti terlalu lama. Lanjutkan sdkt lagi. Siapkan pensil dan nikmatilah permata yg terkandung dlm ayat ke tujuh.
Begini bunyinya: "Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea."
Kalau saya boleh mengatakannya dengan kata-kata saya sendiri, begini bunyinya: "Jangan tinggal di sini, pergilah kepada para murid dan katakanlah,"
berhenti sebentar, lalu senyum,
"dan khususnya kepada Petrus bahwa Ia mendahului kamu ke Galilea."
Wah, hebat sekali kalimat ini. Seakan-akan seisi sorga telah menyaksikan Petrus terjerumus-dan seakan-akan seisi sorga ingin membantunya bangun kembali. "Jangan lupa katakan kepada Petrus bahwa ia tidak dilupakan. Katakan kepadanya bahwa satu kali gagal tidak berarti kegagalan total."
Wuiiih !
Tidak heran mereka menyebut Injil kesempatan kedua.
Tidak banyak kesempatan kedua tersedia di dunia ini.
Coba tanya saja kepada anak yang tidak masuk tim olahraga dikelasnya atau kepada orang yang di PHK atau kepada ibu tiga anak yang ditinggalkan suaminya untuk wanita "muda dan manis."
Yesus punya jawaban yang simpel terhadap kecenderungan kita yang kejam, keras.
"Dunia adu kekuatan?" Dia akan berkata, "Kalau begitu jangan ikut beradu." Masuk di akal juga, bukan? Mengapa membiarkan segerombolan gagal mengatakan kepadamu betapa besar kegagalanmu?
Tentu saja anda boleh memperoleh kesempatan kedua.
Tanya saja kepada Petrus. Satu menit ia merasa lebih rendah dari perut ular dan menit berikutnya semangatnya membumbung tinggi seperti kuda pacu di bentangan padang rumput hijau.
Bahkan para malaikat ingin supaya tukang lempar jala yg kusut hatinya itu mengetahui bahwa permainan belum selesai bagi ia. Pesan dari takhta surgawi yang disampaikan kurir ilahi itu jelas sekali. "Jangan lupa katakan kepada Petrus bahwa ia harus ikut main lagi."
Mereka yang tahu mengenai hal-hal seperti ini mengatakan bahwa Injil Markus sebenarnya telah didikte dan ditranskripsi oleh pikiran-pikiran Petrus. Kalau itu benar, maka Petrus sendirilah yang menambahkan ketiga kata itu. Dan kalau ini benar-benar kata-katanya, saya bisa bayangkan bahwa si nelayan tua harus mengusap air mata dan merasa tersumbat kerongkongannya ketika sampai pada bagian kisah ini.


Tidak setiap hari seseorang mendapat kesempatan kedua. Pasti Petrus tahu itu. Kali berikut ia melihat Yesus, ia begitu gembira sehingga hampir-hampir tidak ambil waktu untuk memakai celananya dengan baik sebelum ia melompat ke air dingin Danau Galilea. Dan ini sudah cukup bagi orang dusun Galilea ini, begitu kata orang, sehingga ia membawa Injil kesempatan kedua itu jauh sampai ke Roma, tempat mereka membunuhnya.

Jika anda pernah bertanya-tanya apa saja yang membuat orang bersedia mati disalib terbalik dengan kepala di bawah dan kaki di atas, barangkali sekarang anda tahu.
Tidak setiap hari seseorang mau memberi kita kesempatan kedua, apalagi orang yang mau memberi kesempatan kedua setiap hari.
Tetapi di dalam Yesus, Petrus menemukan kedua-duanya.

Puji Tuhan. HaleluYah.
-Sumber: No Wonder they Call HIM THE SAVIOR by Max Lucado-
E!K - 22/06/2012 11:17 PM
#5098

Quote:
Original Posted By rismaastri
Coba kita baca Markus 16. Baca 5 ayat pertama mengenai wanita yg terkejut ketika mendapatkan batu kuburan itu sdh digulingkan ke samping. Lalu nikmatilah kata2 yg indah yg diucapkan malaikat itum "Ia telah bangkit. Ia tidak ada di sini," tp jgn berhenti terlalu lama. Lanjutkan sdkt lagi. Siapkan pensil dan nikmatilah permata yg terkandung dlm ayat ke tujuh.
Begini bunyinya: "Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid-murid-Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea."
Kalau saya boleh mengatakannya dengan kata-kata saya sendiri, begini bunyinya: "Jangan tinggal di sini, pergilah kepada para murid dan katakanlah,"
berhenti sebentar, lalu senyum,
"dan khususnya kepada Petrus bahwa Ia mendahului kamu ke Galilea."
Wah, hebat sekali kalimat ini. Seakan-akan seisi sorga telah menyaksikan Petrus terjerumus-dan seakan-akan seisi sorga ingin membantunya bangun kembali. "Jangan lupa katakan kepada Petrus bahwa ia tidak dilupakan. Katakan kepadanya bahwa satu kali gagal tidak berarti kegagalan total."
Wuiiih !
Tidak heran mereka menyebut Injil kesempatan kedua.
Tidak banyak kesempatan kedua tersedia di dunia ini.
Coba tanya saja kepada anak yang tidak masuk tim olahraga dikelasnya atau kepada orang yang di PHK atau kepada ibu tiga anak yang ditinggalkan suaminya untuk wanita "muda dan manis."
Yesus punya jawaban yang simpel terhadap kecenderungan kita yang kejam, keras.
"Dunia adu kekuatan?" Dia akan berkata, "Kalau begitu jangan ikut beradu." Masuk di akal juga, bukan? Mengapa membiarkan segerombolan gagal mengatakan kepadamu betapa besar kegagalanmu?
Tentu saja anda boleh memperoleh kesempatan kedua.
Tanya saja kepada Petrus. Satu menit ia merasa lebih rendah dari perut ular dan menit berikutnya semangatnya membumbung tinggi seperti kuda pacu di bentangan padang rumput hijau.
Bahkan para malaikat ingin supaya tukang lempar jala yg kusut hatinya itu mengetahui bahwa permainan belum selesai bagi ia. Pesan dari takhta surgawi yang disampaikan kurir ilahi itu jelas sekali. "Jangan lupa katakan kepada Petrus bahwa ia harus ikut main lagi."
Mereka yang tahu mengenai hal-hal seperti ini mengatakan bahwa Injil Markus sebenarnya telah didikte dan ditranskripsi oleh pikiran-pikiran Petrus. Kalau itu benar, maka Petrus sendirilah yang menambahkan ketiga kata itu. Dan kalau ini benar-benar kata-katanya, saya bisa bayangkan bahwa si nelayan tua harus mengusap air mata dan merasa tersumbat kerongkongannya ketika sampai pada bagian kisah ini.


Tidak setiap hari seseorang mendapat kesempatan kedua. Pasti Petrus tahu itu. Kali berikut ia melihat Yesus, ia begitu gembira sehingga hampir-hampir tidak ambil waktu untuk memakai celananya dengan baik sebelum ia melompat ke air dingin Danau Galilea. Dan ini sudah cukup bagi orang dusun Galilea ini, begitu kata orang, sehingga ia membawa Injil kesempatan kedua itu jauh sampai ke Roma, tempat mereka membunuhnya.

Jika anda pernah bertanya-tanya apa saja yang membuat orang bersedia mati disalib terbalik dengan kepala di bawah dan kaki di atas, barangkali sekarang anda tahu.
Tidak setiap hari seseorang mau memberi kita kesempatan kedua, apalagi orang yang mau memberi kesempatan kedua setiap hari.
Tetapi di dalam Yesus, Petrus menemukan kedua-duanya.

Puji Tuhan. HaleluYah.
-Sumber: No Wonder they Call HIM THE SAVIOR by Max Lucado-

amin...
semoga kesempatan yang Dia berikan pada kita dapat membuat kita berjalan ke arah hidup yang lebih berkenan \)
rismaastri - 24/06/2012 03:07 PM
#5099

Quote:
Original Posted By E!K
amin...
semoga kesempatan yang Dia berikan pada kita dapat membuat kita berjalan ke arah hidup yang lebih berkenan \)


Amen. Yup, sama seperti Petrus yang tidak menyia-nyiakan kesempatan kedua yg Yesus berikan.
Jika melakukan kesalahan cepatlah menyesal minta ampun lalu bangkit dan semangat dalam niat dan perbuatan untuk tidak lagi melakukan kesalahan yang sama. Jangan terlalu larut dalam penyesalan seperti contoh Yudas Iskariot. rose:
Pilih mau seperti Petrus atau seperti Yudas Iskariot?
Seperti ilustrasi di bawah ini.
_____________________________________________
rismaastri - 24/06/2012 04:11 PM
#5100
Bukit penyesalan
Ketika Yesus naik ke bukit Golgota, Yudas naik ke bukit lain; bukit penyesalan. Ia berjalan seorang diri. Jalan itu penuh dengan batu-batu rasa malu dan hati yang terluka. Pemandangan sekitarnya sama seperti jiwanya. Duri-duri penyesalan melukai tumit dan betisnya.
Bibir yang mencium Sang Raja pecah-pecah karena kesedihan.
Dan di bahunya ditanggung beban yang membungkukkan punggungnya-beban kegagalan sendiri.

Mengapa Yudas mengkhianati Gurunya sbnrnya tidaklah penting. Apakah ia digerakkan oleh kegeraman atau keserakahan, pada akhirnya hasilnya sama saja - penyesalan.

Beberapa tahun lalu lalu saya mengunjungi Mahkamah Agung. Sementara saya duduk di ruang tamu, saya mengamati kemegahan suasana di sana. Jaksa agung didampingi pembantu-pembantunya. Berjubahkan kehormatan, mereka merupakan puncak pengadilan.
Mereka mewakili usaha bbrp dekade dari sekian banyak otak yang tak terhitung jumlahnya.
Di sini terdapat seseorang yang berusaha sebaik-baiknya menghadapi kegagalannya sendiri.

Sungguh tak ada gunanya, saya berpikir pada diriku sendiri, menghadap pengadilan dan minta diampuni untuk kesalahan-kesalahanku.
Pengampunan karena melawan guruku di kelas lima.
Pengampunan karena tidak setia kepada teman-temanku.
Pengampunan karena pada hari Minggu berjanji "saya tidak akan" dan pada hari Senin mengatakan "saya akan."
Pengampunan untuk sekian banyak waktu yang kuhabiskan mengembara di selokan-selokan kotor masyarakat.

Tidak ada gunanya karena hakim tdk dpt berbuat apa-apa. Barangkali bbrp hari di penjara untuk menenangkan rasa bersalahku, tapi pengampunan?Bukan hakim yang harus memberikannya.
Mungkin itu sebabnya begitu banyak dr kita berlama-lama di atas bukit penyesalan.
Kita belum menemukan cara untuk mengampuni diri kita sendiri.

Maka, bersusah payahlah kita naik ke atas bukit.
Letih, hati terluka, bergumul dengan kesalahan-kesalahan yg blm terselesaikan.
Desah kegelisahan.
Air mata frustrasi menetes.
Kata-kata mencari alasan membenarkan.
Rintihan keragu-raguan.
Bagi sebagian orang, sakit itu kentara di permukaan.
Bagi yg lain kepedihan itu terpendam, terkubur di substrata dari kenangan pahit yg jarang di sentuh.
Orangtua, kekasih, orang profesional. Ada yg mencoba melupakan, ada yg mencoba mengingat kembali, semuanya berusaha mengatasinya.
Kita berjalan tanpa bicara, satu demi satu, kaki terbelenggu dengan perasaan bersalah.

Paulus lah orangnya yang mengucapkan pertanyaan yang ada di hati kita semua, "siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini?" (Roma 7:24)

Di ujung perjalanan ada dua pohon.
Satu pohon sudah lapuk dan tak berdaun.
Sudah mati tetapi masih tegak.
Kulit kayunya sudah tidak ada, hanya tinggal kayunya yg licin dan putih krn terjemur sinar matahari bertahun-tahun.
Ranting dan kuncup tidak lagi muncul, hanya dahan yang gundul mencuat dari batangnya.
Di dahan yang paling kuat terjulur tali pengikat leher seseorang.
Di sinilah Yudas menanggulangi kegagalannya.

Kalau sajaaaa, Yudas menoleh ke pohon di sebelah.
Pohon itu mati juga; kayunya licin juga. Tetapi, tdk ada tali bersimpul pada dahannya.
Tidak ada maut pada pohon ini.
Satu kali sudah cukup.
Satu kematian untuk semua orang.

Kita yg juga mengkhianati Yesus, kita tahu benar untuk tdk mengkritis Yudas terlalu keras karena ia memilih pohon yang pertama.
Mempertimbangkan bahwa Yesus benar-benar akan mengangkat beban dari bahu kita dan melepaskan belenggu di kaki kita sesudah apa yang kita lakukan terhadapNya adlh hal yg sulit dipercaya.
Sesungguhnya, dibutuhkan iman yg
sama kuat untuk percaya bahwa Yesus dpt melihat melampaui pengkhianatan-pengkhianatanku yg lalu dengan percaya bahwa Ia bangkit dari antara orang mati.
Kedua-duanya sangat menakjubkan.
Sungguh pasangan yg hebat kedua pohon ini.
Hanya bbrp meter dr pohon keputusasaan berdirilah pohon pengharapan.
Hidup yg secara paradoks begitu berdekatan dengan kematian.
Kebaikan dalam jangkauan tangan kegelapan.
Tali gantung dan penyelamat kehidupan yang tergantung dalam bayangan yang sama.
Tapi disinilah pohon-pohon itu berdiri.
Mau tidak mau, orang sdkt tertegun karena sulitnya memahami keseluruhan masalahnya.
Mengapa Yesus berdiri di bukit kehidupan paling gersang dan menunggu aku dengan tangan-tangan terbuka yang tertusuk paku?

Ini pernah dijuluki "kasih karunia kudus yang sinting."

Suatu anugerah yg tidak masuk akal.

Tetapi saya kira, anugerah kasih karunia tidak perlu masuk akal.

Kalau dapat diterima akal, sudah bukan kasih karunia lagi.
(By : Max Lucado)

Mungkin Yudas tidak mendengar atau lupa akan perkataan Yesus :"Marilah kepada-ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan" (Mat 11:28-30)
Sungguh janji yang indah bukan? rose:
Selamat hari minggu. Tuhan Yesus memberkati \)
Page 255 of 280 | ‹ First  < 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Spiritual > I Love JESUS........... - Part 3