Spiritual
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Spiritual > I Love JESUS........... - Part 3
Total Views: 76096 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 260 of 280 | ‹ First  < 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 >  Last ›

Bluemanwalker - 18/07/2012 11:09 AM
#5181

Quote:
Original Posted By KasihKasih
Apakah anda percaya Tuhan Yesus bisa menghapus dosa anda...
dosa anda dan saya lebih besar dari sekedar tatooooo.....

yg otomatis masuk neraka berdasarkan kitab wahyu mereka yg telah menerima implan chip ditangan mereka, coz diamerika dan hongkong sudah byk yg mengunakan implan chip ditangan,
berhati-hatilah jika kita mau atau bekerja diamerika krn ada perusahan besar yg mensyaratkan pengunaan implan chip (sumber salah satu org di group difb menceritakannya bahkan dia telah mengunakan chip tersebut setelah discan diindonesia br ketahuan)


manusia berdosa gan, jgnkan tatoo org tdk bertatoo pun tetap berdosa.D


dah tau, tapi ente ga nyambung, yang dibahas bukan bagian itunya o
rismaastri - 18/07/2012 11:38 AM
#5182

Quote:
Original Posted By 888bintang888
iya om,, \)

selamat pagi semuanya, awali aktifitas hari ini Didalam Nama Tuhan Yesus \)


ngakaks

Aduh, saya perempewi, masa di panggil om? malus
ngakaks

Selamat pagi menjelang siang,om \) rose:
KasihKasih - 18/07/2012 12:12 PM
#5183

Quote:
Original Posted By Bluemanwalker
dah tau, tapi ente ga nyambung, yang dibahas bukan bagian itunya o


sory bos kl ngk nyambung D
misstumbler - 18/07/2012 02:26 PM
#5184

DITUTUPI KASIH

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : Amsal 10:8-12
--------------------------------------------------------------------
10:8 Siapa bijak hati, memperhatikan perintah-perintah, tetapi siapa bodoh bicaranya, akan jatuh.

10:9 Siapa bersih kelakuannya, aman jalannya, tetapi siapa berliku-liku jalannya, akan diketahui.

10:10 Siapa mengedipkan mata, menyebabkan kesusahan, siapa bodoh bicaranya, akan jatuh.

10:11 Mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman.

10:12 Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran.
--------------------------------------------------------------------
Bacaan Setahun : 2 Raja-Raja 18; 2 Tawarikh 29-31; Mazmur 48
Nats : Kebencian menimbulkan pertengkaran, tetapi kasih menutupi segala pelanggaran. (Amsal 10:12)

Saya sering menyebalkan ya?" tanya saya selepas minta maaf kepada sahabat saya, sadar bahwa sangat sering sikap saya tidak baik, bahkan mungkin menyakiti hatinya. "Kasih menutupi banyak dosa, " ia menggeleng seraya mengutip sebuah ayat, "Aku sekarang baru bisa memahami kedalaman ayat itu, " lanjutnya sambil tertawa.

Perkataan sahabat saya membawa saya mencari dan merenungkan kembali ayat yang dikutipnya. Ternyata baik Perjanjian Lama maupun Baru memuat nasihat ini: Amsal 10:12 yang kita baca hari ini, dan 1 Petrus 4:8. "Menutupi" di sini mengandung arti "mengampuni", tidak hanya menyembunyikan kesalahan agar tidak terlihat. Alkitab versi Bahasa Indonesia Sehari-hari menerjemahkannya: "cinta kasih mengampuni semua kesalahan." Pengampunan dalam Perjanjian Lama sering digambarkan dengan cara ini. Dosa yang ditutupi sama dengan pelanggaran yang diampuni, demikian pula sebaliknya (bandingkan Mazmur 32:1 dengan Nehemia 4:5).

Ketika benci melanda, kesalahan orang lain menjadi begitu jelas. Pernahkah Anda mengalaminya? Sering upaya meminta pendapat pihak ketiga membuat kesalahan itu kian jelas, dan kebencian kian besar. Firman Tuhan mendorong yang sebaliknya. Mengasihi itu mengampuni. Saya sendiri adalah pendosa yang dosanya "ditutupi" kebenaran Kristus. Bukan karena dosa sepele di mata Tuhan, namun karena kasih-Nya yang besar memilih untuk membungkus saya dengan kebenaran-Nya daripada mengeskpos kebobrokan saya yang mempermalukan-Nya. Meski tak mudah saya berdoa agar Tuhan melingkupi hati saya dengan kasih-Nya, agar dapat berkata seperti sahabat saya: "Kasih menutupi banyak dosa." Kiranya ini menjadi doa Anda juga. --ELS
KASIH DARI TUHAN SEPERTI KASA OBAT:

MENUTUPI UNTUK MENYEMBUHKAN.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/07/18/

Sumber : www.sabda.org
rismaastri - 19/07/2012 01:50 AM
#5185

"Sudah selesai." Yohanes 19:30

Quote:
Manusia yang bisa bertahan dalam situasi tak tentu adalah varietas yang langka. Maksudnya dalam situasi belum tentu menang; maksud saya hanyalah bertahan. Bertahan terus. Selesai. Bertahan terus sampai selesai. Tetapi malangnya, hanya sedikit di antara kita yang berbuat begitu. Kecenderungan manusia kita adalah untuk terlalu cepat menyerah. Kecenderungan manusia kita ialah berhenti sebelum melintasi garis finis.

Ketidakmampuan kita untuk menyelesaikan apa yang sudah kita mulai nyata dari hal-hal yang sepele:

Halaman yang rumputnya baru sebagian di potong.
Buku yang baru separuh dibaca.
Surat yang belum selesai di baca.
Diet yang tidak diteruskan.
Mobil di atas balok.

Atau, ia memperlihatkan bidang kehidupan yang paling memilukan:
Anak yang ditelantarkan.
Iman yang dingin.
Orang yang pindah-pindah kerja.
Pernikahan yang berantakan.
Dunia yang belum dijangkau Injil.

Apakah saya menyentuh bagian2 yg menyakitkan? Apakah ada kemungkinan saya berbicara tentang orang yang sedang berpikir-pikir untuk menyerah? Sekiranya begitu, saya ingin mendorong anda untuk tetap BERTAHAN. Saya ingin memberi semangat kepada anda dengan mengingatkan anda akan tekad Yesus ketika Ia di salib.

Yesus tidak mengaku kalah. Tetapi, jangan kira Ia tidak tergoda untuk berbuat begitu. Perhatikan bagaimana Dia menggerenyit saat murid-muridNya memfitnah atau bertengkar. Lihat Dia menangis ketika Ia duduk di kuburan Lazarus atau dengar Dia meratap sambil mencakar-cakar tanah di taman Getsemani.

Pernahkah Ia mau berhenti? Menyerah? Pasti! Berani bertaruh.
Itulah sebab kata-kataNya begitu hebat.
"Sudah selasai"
Berhenti dulu dan dengar. Bisakah anda membayangkan teriakan dari atas salib? Langit gelap. Kedua korban lain mengerang. Mulut-mulut yang mengejek terdiam. Barangkali ada guntur. Barangkali ada tangisan. Barangkali ada kesunyian. Kemudian Yesus mengambil nafas panjang, mengulurkan kakiNya pada paku Romawi itu dan berseru, "Sudah selesai!"

Apa yang sudah selesai?
Rencana sepanjang sejarah itu untuk menebus manusia sudah selesai dikerjakan.
Pesan TUHAN kepada manusia sudah selesai.
Pekerjaan yang dilakukan Yesus sebagai manusia sudah rampung.
Tugas menyeleksi dan melatih para duta sudah selesai.
Pekerjaan selesai.
Lagu telah dinyanyikan.
Darah sudah mengalir.
Pengorbanan telah terjadi.
Sengat kematian sudah dicabut.
Habislah sudah.

Teriakan karena kalah? Bukan. Kalau tanganNya tidak dipaku dan diikat, pasti tinju kemenangan diacungkan ke langit yang gelap itu. Tidak, ini bukan merupakan teriakan putus asa. Ini teriakan tanda pekerjaan selesai.
Teriakan kemenangan.
Teriakan pemenuhan.
Ya, bahkan juga teriakan kelegaan.

Sang tukang berkelahi tetap di sana. Dan syukur kepada TUHAN bahwa itu yang dilakukanNya. Syukur kepada TUHAN bahwa Ia bertahan.

Anda sudah hampir mau berhenti? Jangan! Anda patah semangat sebagai orang tua? Tetap bertahanlah. Lelah dalam berbuat baik? Coba bertahan sedikit lagi. Anda pesimis mengenai pekerjaan? Coba singsingkan lengan baju dan dicoba lagi. Tidak ada komunikasi dlm pernikahan anda? Berikanlah kesempatan lagi. Tidak bisa melawan godaan? Terimalah pengampunan Tuhan dan usahakan sekali lagi. Harimu diwarnai masalah dan kekecewaan? Hari-hari esok anda berubah menjadi hari-hari yang tidak pernah terjadi? Apakah harapan menjadi kata yang dilupakan?

Ingatlah, seseorang yang mencapai garis finish bukan tidak mempunyai luka-luka dan tidak mengenal rasa lelah. Malahan sebaliknya, ia seperti petinju, badannya penuh bekas luka dan berdarah. Dikatakan bahwa bunda Theresa pernah mengatakan, "Tuhan tidak memanggil kita untuk sukses, hanya untuk tetap setia."
Si tukang berkelahi seperti GURU kita, ditembus dan penuh derita. Ia, seperti Paulus, bahkan mungkin diikat dan dipukul. Tetapi Ia tetap bertahan.

Yesus berkata bahwa, tanah perjanjian menunggu bagi mereka yang bertahan (Mat 10:22). Tanah perjanjian itu tersedia bagi mereka yang bertahan sampai akhir.

Ayo, kita bertahan.
Dengarkan ayat-ayat di bawah ini yang di buat khusus untuk memberi kita daya tahan:
Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. (Yak 1:2-3)

Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok. Tetapi menjadi sembuh (Ibr 12:12-13)

Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah. (Gal 6:9)

Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman. Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hariNya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatanganNya. (2 tim 4:7-8)

Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan TUHAN kepada barangsiapa yang mengasihi Dia (Yak 1:12)

Terima kasih,Rasul Paulus. Terima kasih,Rasul Yakobus. Tetapi terlebih dari mereka semua,terima kasih,Tuhan Yesus karena TETAP DI TEMPAT,TIDAK PERGI,TETAP TAAT,TETAP BERTAHAN,TETAP SETIA,TIDAK MENGGANTIKAN DIRI DENGAN ORANG LAIN dan pada akhirnya,menyelesaikan tugas penyelamatan dan karya penebusan di atas salib.


PUJI TUHAN. HALELUYAH.
Selamat malam,Tuhan Yesus. moon: kiss rose:
refkykontu - 19/07/2012 06:13 PM
#5186

Quote:
Original Posted By HellMoritzz
baik kok gan...how about you D


baik juga bro, D
walau ada pengalaman unik sy dah post dithread sebelah he..he..he..
elminium - 19/07/2012 11:35 PM
#5187

Wah baru tau ada thread nya...ijin CTRL+D ya.Majuu terusss..GBU
rismaastri - 20/07/2012 12:55 AM
#5188

Quote:
Original Posted By elminium
Wah baru tau ada thread nya...ijin CTRL+D ya.Majuu terusss..GBU


Siyaaappp maju terus,bos army:

GBU too rose:
8rutus - 20/07/2012 01:04 AM
#5189

I love Yesus tookisss
salam kenal rekan2 semua
mohon izin ikut menyimak
rismaastri - 20/07/2012 01:21 AM
#5190

Quote:
Original Posted By 8rutus
I love Yesus tookisss
salam kenal rekan2 semua
mohon izin ikut menyimak


Shalom, bro\)

Salam kenal juga shakehand

Silahkan disimak, bro \)
Sering2 mampir dan posting di ILJ ya,bro rose:
anonymousproxy - 20/07/2012 01:22 AM
#5191

Quote:
Original Posted By AliceInChains
GAn numpang nanya ya???

Klo tatto tuh Dosa gak ya????
Soalnya saya tatooan... apakah saya tidak dapat dimaafkan??dan kalu saya menghapus tatto saya apakah saya berdosa??karena kalau dihapus harus di bakar(di laser) saya takut tidak bisa masuk dalam kerajaan Tuhan..tolong saya saudara2 seiman...terima kasih...God Bless Us


Telat baca Peace:

Perjanjian baru dengan darah Kristus itu bukan ngomongin mana yang merupakan dosa dan mana yang bukan, tapi lebih dalam, yaitu tentang hati. Hati yang bersih yang tertuju kepada Kristus, yang dipimpin oleh Roh Kudus agar kita menjadi lebih serupa dengan Dia, bukan menurut ukuran manusia tetapi menurut ukuran Allah, yang tidak melihat apa yang kelihatan melainkan apa yang tersembunyi. Klo menurut pandangan umum kebanyakan orang, tattoo = preman/orang jahat, dst...belum tentu demikian dalam pandangan TUHAN.

There are people out there who use tattoo to worship The LORD...of course, they have their own opinion on this matter. But the point is, we cannot judge people by how they look outside or by some of their actions (like smoking) whether it is sin or not by our standard...karena standar kita bukan standar TUHAN dan TUHAN itu melihat apa yang tidak kelihatan.

Intinya, balik kepada diri masing2, bagaimana seseorang menganggap dan mengartikan sebuah tattoo. \)

Just my 8 cents o


__ngacir:


Paws:
rismaastri - 20/07/2012 01:23 AM
#5192

Dopost membawa berkat malu:
tubbie - 20/07/2012 09:49 AM
#5193

selamat pagi..semoga hari kita menyenangkan D
misstumbler - 20/07/2012 12:46 PM
#5194

Quote:
Original Posted By elminium
Wah baru tau ada thread nya...ijin CTRL+D ya.Majuu terusss..GBU


Selamat bergabung bro D
misstumbler - 20/07/2012 12:47 PM
#5195

GALAU

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : 1 Tesalonika 3:1-13
---------------------------------------------------------------------
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?versi=tb&kitab=52&pasal=3
---------------------------------------------------------------------
Bacaan Setahun : Hosea 8-14
Nats : Itulah sebabnya, ketika tidak dapat tahan lagi, aku mengirim dia, supaya aku tahu tentang imanmu, karena aku khawatir kalau-kalau kamu telah dicobai oleh si penggoda dan kalau-kalau usaha kami menjadi sia-sia. (1 Tesalonika 3:5)

Galau. Ini istilah yang ingin menunjukkan sebuah perasaan yang tidak keruan, tidak tenang, atau risau, apapun penyebabnya. Ketika seseorang menjumpai sebuah kondisi yang membuat ia merasa tak keruan dan tak tenang, sepertinya ia berhak merasa galau. Namun, mungkin saja setelah ditelusuri, sebenarnya rasa galau bisa berasal dari hal yang sangat sepele dan kurang tepat dijadikan penyebab kegalauan.

Paulus pernah galau dan itu sangat memengaruhi perasannya. Namun, kegalauan itu tak membuatnya duduk merenung dalam nestapa. Ia menindaklanjuti rasa galaunya dengan mengirim Timotius mengunjungi jemaat Tesalonika. Ia berharap Timotius bisa menasihati dan menghibur mereka (ayat 2). Rasa galaunya pun berubah menjadi sukacita setelah ia mendengar kabar dari mereka (ayat 6-7). Rasa galau itu sesungguhnya bersumber pada cintanya kepada orang-orang yang ia layani. Perasaannya tak keruan karena ia tidak dapat mengikuti perkembangan pelayanannya. Ia juga risau kalau-kalau orang-orang yang ia layani mengalami kesulitan bertumbuh. Saya menyebut ini sebagai rasa galau yang ilahi.

Betapa berharganya rasa galau yang tidak bersumber pada diri kita sendiri. Galau yang ilahi terjadi ketika kita mencoba satu perasaan dengan Tuhan. Selama ini, seberapa dalam kita peduli dengan pelayanan kita? Pernahkah kita merasa hati tidak keruan ketika melihat orang yang kita layani tidak bertumbuh sebagaimana mestinya? Juga, karena pelayanan yang kita jalani tidak berjalan sebagaimana kita harapkan? Lalu, bagaimana selama ini kita menindaklanjuti kecemasan seperti itu? --PBS
KITA BOLEH MERASA RESAH APABILA KITA YAKIN BAHWA ITU PUN

YANG SEDANG DIRASAKAN ALLAH.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/07/20/

Sumber : www.sabda.org
E!K - 20/07/2012 06:02 PM
#5196

wah, ud beberapa waktu ga mampir malu:
shalom semuanya \)
semoga senantiasa bersukacita & berbagi dengan sesama \)
HellMoritzz - 21/07/2012 01:29 AM
#5197

Quote:
Original Posted By elminium
Wah baru tau ada thread nya...ijin CTRL+D ya.Majuu terusss..GBU


silahkan menyimak gan...welcome ya
rismaastri - 21/07/2012 08:55 PM
#5198
Kabut hati yang hancur
Kabut yg gelap dan dgn lihainya memerangkap jiwa dan tdk mengizinkannya lepas dgn mudah. Suatu kabut tak bersuara yg menyelimuti matahari dan mengajak kegelapan. Awan tebal yg tdk menghargai waktu ataupun menghormati orang.

Depresi, patah semangat, kekecewaan, keragu-raguan.. Semuanya mrp teman2 dr kehadiran yg menakutkan.

Jika anda prnh dikhianati teman, atau dibuang begitu saja oleh pasangan anda, atau ditinggalkan oleh org tua anda, anda tentu sdh pernah melihat kabut ini. Kalau anda pernah melempar pasir ke atas peti org terkasih atau menjaga di sisi tmpt tdr seorang yg anda kasihi, anda pun sdh mengenal awan ini.

Jika anda prnh alami kabut ini, atau anda skrg berada di dalamnya, anda bisa yakin akan satu hal- anda tdk sendiri. Seperti dikatakan seorang pelawak, "Jika hati hancur adalah iklan, maka kita semua akan muncul di layar televisi."

Coba layangkan pikiran anda ke dua atau tiga bulan terakhir. Berapa banyak hati yang hancur anda jumpai? Berapa banyak jiwa terluka anda saksikan? Berapa kisah sedih yang anda baca?
Renungkan yang membuat kita berpikir serius:
Seorang wanita yang kehilangan suami dan anaknya dalam kecelakaan mobil.
Ibu tiga anak yang sudah tidak menarik yang ditinggalkan suaminya.
Anak yang meninggal karena ditabrak truk sampah ketika ia turun dari bus sekolahnya. Ibunya yang sedang menunggu dia, menyaksikan kecelakaan itu.
Orang tua yang menemukan anak belasan tahun mereka mati di hutan di belakang rumah. Ia menggantungkan diri di pohon dengan sabuknya sendiri.

Daftarnya bertambah terus, bukan? Tragedi berkabut. Mereka begitu membutakan dan menghambat pandangan kita dan menghancurkan impian kita. Lupakan saja harapan-harapan yang besar untuk menjangkau dunia ini. Lupakan rencana-rencanamu untuk mengubah masyarakat. Lupakan setiap aspirasi untuk memindahkan gunung. Lupakan semua. Tolong saya sajalah melampaui malam ini!

Penderitaan dari hati yang hancur.
Ikutlah saya untuk menyaksikan peristiwa yang barangkali menjadi malam yang paling paling berkabut dalam sejarah. Adegannya sederhana; anda akan cepat mengenalinya. Hutan pohon zaitun yang bengkok-bengkok. Batu-batu berserakan di situ. Pagar batu yang rendah. Malam yang amat gelap.

Sekarang, lihatlah gambarnya. Lihat dengan cermat melalui dedaunan yang berbayang. Anda lihat orang itu? Anda lihat sosok yang sendirian itu? Apa yang sedang dilakukanNya? BadanNya rata tersungkur ke tanah. WajahNya berbekas debu dan air mata. Tinju terkepal menumbuk-numbuk tanah keras. Mata membelalak karena mabuk dengan ketakutan. RambutNya kusut dengan keringat masin. Darahkah itu di dahinya?

Itulah Yesus di Taman Getsemani.
Barangkali anda mengenal gambar klasil dari Kristus di taman itu. Berlutut di samping batu besar. JubahNya putih bersih. TanganNya terlipat dengan damainya dalam doa. PandanganNya penuh ketenangan. Bulatan cahaya di sekeliling kepalaNya. Biasan cahaya dari sorga menerangi rambutNya yang coklat keemasan.

Saya bukan pelukis tapi satu hal yang bisa saya katakan orang yang melukis itu tidak membaca Injil Markus.

Lihatlah ungkapan-ungkapan ini. "Ia sangat takut dan gentar." "HatiKu sangat sedih, seperti mau mati rasanya." " Ia maju sedikit merebahkan diri ke tanah."

Apakah ini gambaran dari Yesus yg suci, yang berteduh di telapak tangan TUHAN? Sama sekali tidak. Markus menyuguhkan gambaran yang gelap sekali. Kita melihat Yesus yang menderita, tegang dan bergumul. Kita melihat "seorang yang penuh kesengsaraan." (Yesaya 53:3)
Kita melihat Orang yang bergumul dengan rasa takut, bergelut dengan komitmen-komitmen, dan rindu kelepasan.
Kita melihat Yesus dalam kabut hati yang hancur.
Penulis Surat Ibrani kemudian akan menulis, "Dalam hidupNya sebagai Manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkanNya dari maut." (Ibrani 5:7)

Wah, bukan main gambaran ini ! Yesus dalam penderitaan. Yesus dalam penderitaan. Yesus ketakutan. Yesus diliputi bukan oleh kekudusan tetapi dalam keManusiaanNya.

Suatu saat kabut itu mendapatkan anda, ada baiknya mengingat Yesus di taman itu. Suatu saat anda merasa bahwa tidak ada yang memahami anda, bacalah kembali Injil Markus 14. Suatu saat anda dibujuk oleh rasa kasihan dengan diri sendiri bahwa tidak ada yang peduli terhadapmu, datanglah ke Taman Getsemani. Dan suatu saatu anda bertanya-tanya apakah TUHAN benar-benar memahami derita yang merajalela di planet penuh debu ini, dengarkan Dia memohon di tengah-tengah pohon-pohon yang membelit.

Inilah pokok yang ingin saya kemukakan. Melihat Tuhan menderita seperti ini akan membawa hasil yang tak terkira terhadap penderitaan kita sendiri. Tuhan tak pernah begitu manusiawi seperti pada waktu itu. Tuhan tidak pernah begitu dekat dengan kita seperti pada waktu Ia menderita. Inkarnasi tidak pernah begitu terpenuhi seperti waktu di taman itu.

Sbg hasil, maka waktu yg dilewatkan dlm kabut penderitaan barangkali mrp pemberian Tuhan yg plg besar. Mgkn itu akhirnya saat kita memandang Pencipta kita. Jika benar bahwa dlm penderitaan, TUHAN plg mendekati manusia, mungkin di dlm penderitaan kita, kita dpt melihat TUHAN spt belum prnh kita alami.

Saat berikutnya anda terpanggil untuk menderita, perhatikanlah. Mgkn itu satu-satunya kesempatan anda untuk berada plg dekat kpd TUHAN. Perhatikan baik-baik.Mungkin tangan yang memimpin anda keluar dari kabut pernah tertembus paku.
rismaastri - 21/07/2012 09:06 PM
#5199

Quote:
Original Posted By E!K
wah, ud beberapa waktu ga mampir malu:
shalom semuanya \)
semoga senantiasa bersukacita & berbagi dengan sesama \)


Shalom, bro \)
Kemana aja nih?
God bless you
rismaastri - 21/07/2012 09:08 PM
#5200

Sekali lagi, dopost membawa berkat malu:
Page 260 of 280 | ‹ First  < 255 256 257 258 259 260 261 262 263 264 265 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Spiritual > I Love JESUS........... - Part 3