Spiritual
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Spiritual > I Love JESUS........... - Part 3
Total Views: 76096 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 266 of 280 | ‹ First  < 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 >  Last ›

kidd83 - 06/08/2012 10:11 PM
#5301

Quote:
Original Posted By misstumbler
Sorry jadi berkali2 keposting gini bingungs


Gpp kok \) terima kasih
rismaastri - 06/08/2012 10:32 PM
#5302
Belajar Hidup dalam Kerendahan Hati
Mat 11:29
Quote:
"Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan."


Begitu banyak buku yang membahas ttg kunci sukses dan diberkati, tp hanya sdkt yg menempatkan kerendahan hati sbg syarat untuk mencapai kesuksesan sejati. Kerendahan hati seharusnya mjd tujuan dan sasaran dlm hidup pengikut Kristus, sebab itulah kunci untuk menemukan kebahagiaan dan kedamaian sejati.

Seorang pengarang buku terkenal mengatakan bahwa kerendahan hati masih merupakan salah satu kebutuhan terbesar dalam zaman kita ini.

Yesus mrp teladan utama kita dlm mempelajari hidup dlm kerendahan hati. Selama hidupNya di dunia ini, Yesus selalu berjalan dlm kerendahan hati dan ketaatan kpd Bapa. Oleh krn itu pelayananNya membawa pengaruh yang begitu besar dan tidak dapat tertandingi oleh siapa pun manusia yang pernah hidup di dunia. Sejak manusia jatuh ke dalam dosa maka dunia ini sudah dikuasai kesombongan dan keangkuhan hidup

Yesus datang dgn bersenjatakan kerendahan hati untuk mengalahkan dan menaklukkan kesombongan tersebut. Kesombongan hanya dpt dikalahkan oleh kerendahan hati.

Walaupun Yesus mrp Anak Raja dari segala raja namun Ia memilih untuk lahir di kandang yang hina. Lalu Ia juga memilih untuk dilahirkan sbg Anak tukang kayu. Selama 30 tahun, Ia juga bekerja sbg tukang kayu walaupun sbnrnya Ia bisa saja melayani sejak remaja sebab kemampuan dan hikmatNya sudah memungkinkan untuk itu. Namun dengan sabar Yesus menunggu dalam kerendahan hati sampai waktunya telah tiba bagi Dia untuk melayani sbg Anak Manusia. Salah satu definisi dari kerendahan hati adalah kerelaan untuk mengalami hinaan dan tidak dikenal.

Pada masa2 terakhir hidupNya di dunia ini, Yesus membasuh kaki murid-muridNya sbg lambang kerelaanNya untuk melayani bagi orang lain. Yesus mengatakan kpd para muridNya "Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu;" yang berarti harus saling melayani dan merendahkan hati.
Selain berarti kerelaan untuk tidak dikenal, kerendahan hati juga berarti kerelaan untuk melayani. Kita wajib untu saling melayani satu dengan yang lain dalam kerelaan bila ingin hidup dalam kerendahan hati. Salah satu bentuk saling melayani tersebut adalah dengan saling mendoakan satu dengan yang lain.
(1 Ptr 5:6)
Quote:
Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan TUHAN yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya


Syarat untuk mendapatkan promosi/peninggian dari TUHAN adalah hidup dalam kerendahan hati. Bila kita hidup dalam kerelaan untuk tidak dikenal dan melayani orang lain maka TUHAN akan meninggikan kita maka tidak ada satu pun manusia dapat menghalangiNya

Selain itu hidup dlm kerendahan hati juga akan membuat hidup kita berhasil dan dipenuhi berkat.
Mzm 37:11.
Quote:
"Tetapi orang-orang yang rendah hati akan mewarisi negeri dan bergembira karena kesejahteraan yang berlimpah-limpah"


Segala sesuatu yang kita lakukan berulang-ulang akan menjadi kebiasaan kita. Kebiasaan-kebiasaan dalam hidup kita itulah yang disebut karakter kita. Bila kita membiasakan diri untuk hidup dalam kerendahan hati maka lambat laun kita akan memiliki karakter kerendahan hati. Kerendahan hati bukanlah sebuah karunia roh melainkan karakter yang harus terus dilatih, melainkan buah roh.

Tuhan Yesus menginginkan kita sbg manusia untuk memiliki sikap rendah hati, meneladani diriNya Filipi 2:8
Quote:
"Dan dalam keadaan sebagai Manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.


Dan lihat apa yang dikerjakan Bapa pada Manusia (Yesus) dalam ayat 9-10
Quote:
Itulah sebabnya TUHAN sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya Nama diatas segala nama, supaya dalam Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Bapa !"


Bayangkan dengan hanya merendahkan diri saja dan bukan karena kehebatan-Nya sebagai Tuhan, Ia amat sangat ditinggikan.

Juga karena Bapa sangat membenci manusia-manusia yang meninggikan diri/ congkak.
Quote:
"karena itu Ia katakan "TUHAN menentang orang yang congkak tetapi mengasihani orang yang rendah hati.
Yak 4:6b
Quote:
Rendahkanlah dirimu dihadapan TUHAN, dan Ia akan meninggikan kamu.

Jadi jelaslah disini dpt kita lihat bahwa bukan orang yang merasa dirinya hebat karena ia memang melakukan hal-hal yang hebat yang ditinggikan Bapa tapi justru yang merendahkan diri yang berkenan di hadapan Bapa.

Jadi intinya bila kita hidup merendahkan diri, Bapa bukannya diam saja tapi justru peninggian itu didapat dari-Nya. Betapa bahagianya kita umat-umat TUHAN, Ia memberi kemudahan pada kita dengan merendahkan diri saja, dan dengan merendahkan diri saja kita mendapat penghormatan yang mulia dari padaNya.

Kita semua sebenarnya layak binasa karena dosa namun oleh anugerahNya kita dibenarkan dan diselamatkan. Semuanya memang hanya karena anugerahNya bukan karena kuat kita. Marilah kita hidup dalam kerendahan hati terhadap sesama dan merendahkan diri kepada Bapa seperti Tuhan kita, Yesus Kristus, Sang Teladan sepanjang zaman ! Amen.

SUMBER: WARTA JEMAAT GEREJA malu:
anonymousproxy - 06/08/2012 11:59 PM
#5303

Quote:
Original Posted By rismaastri
Mat 11:29

Begitu banyak buku yang membahas ttg kunci sukses dan diberkati, tp hanya sdkt yg menempatkan kerendahan hati sbg syarat untuk mencapai kesuksesan sejati. Kerendahan hati seharusnya mjd tujuan dan sasaran dlm hidup pengikut Kristus, sebab itulah kunci untuk menemukan kebahagiaan dan kedamaian sejati.

Seorang pengarang buku terkenal mengatakan bahwa kerendahan hati masih merupakan salah satu kebutuhan terbesar dalam zaman kita ini.

Yesus mrp teladan utama kita dlm mempelajari hidup dlm kerendahan hati. Selama hidupNya di dunia ini, Yesus selalu berjalan dlm kerendahan hati dan ketaatan kpd Bapa. Oleh krn itu pelayananNya membawa pengaruh yang begitu besar dan tidak dapat tertandingi oleh siapa pun manusia yang pernah hidup di dunia. Sejak manusia jatuh ke dalam dosa maka dunia ini sudah dikuasai kesombongan dan keangkuhan hidup

Yesus datang dgn bersenjatakan kerendahan hati untuk mengalahkan dan menaklukkan kesombongan tersebut. Kesombongan hanya dpt dikalahkan oleh kerendahan hati.

Walaupun Yesus mrp Anak Raja dari segala raja namun Ia memilih untuk lahir di kandang yang hina. Lalu Ia juga memilih untuk dilahirkan sbg Anak tukang kayu. Selama 30 tahun, Ia juga bekerja sbg tukang kayu walaupun sbnrnya Ia bisa saja melayani sejak remaja sebab kemampuan dan hikmatNya sudah memungkinkan untuk itu. Namun dengan sabar Yesus menunggu dalam kerendahan hati sampai waktunya telah tiba bagi Dia untuk melayani sbg Anak Manusia. Salah satu definisi dari kerendahan hati adalah kerelaan untuk mengalami hinaan dan tidak dikenal.

Pada masa2 terakhir hidupNya di dunia ini, Yesus membasuh kaki murid-muridNya sbg lambang kerelaanNya untuk melayani bagi orang lain. Yesus mengatakan kpd para muridNya "Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu;" yang berarti harus saling melayani dan merendahkan hati.
Selain berarti kerelaan untuk tidak dikenal, kerendahan hati juga berarti kerelaan untuk melayani. Kita wajib untu saling melayani satu dengan yang lain dalam kerelaan bila ingin hidup dalam kerendahan hati. Salah satu bentuk saling melayani tersebut adalah dengan saling mendoakan satu dengan yang lain.
(1 Ptr 5:6)

Syarat untuk mendapatkan promosi/peninggian dari TUHAN adalah hidup dalam kerendahan hati. Bila kita hidup dalam kerelaan untuk tidak dikenal dan melayani orang lain maka TUHAN akan meninggikan kita maka tidak ada satu pun manusia dapat menghalangiNya

Selain itu hidup dlm kerendahan hati juga akan membuat hidup kita berhasil dan dipenuhi berkat.
Mzm 37:11.

Segala sesuatu yang kita lakukan berulang-ulang akan menjadi kebiasaan kita. Kebiasaan-kebiasaan dalam hidup kita itulah yang disebut karakter kita. Bila kita membiasakan diri untuk hidup dalam kerendahan hati maka lambat laun kita akan memiliki karakter kerendahan hati. Kerendahan hati bukanlah sebuah karunia roh melainkan karakter yang harus terus dilatih, melainkan buah roh.

Tuhan Yesus menginginkan kita sbg manusia untuk memiliki sikap rendah hati, meneladani diriNya Filipi 2:8

Dan lihat apa yang dikerjakan Bapa pada Manusia (Yesus) dalam ayat 9-10

Bayangkan dengan hanya merendahkan diri saja dan bukan karena kehebatan-Nya sebagai Tuhan, Ia amat sangat ditinggikan.

Juga karena Bapa sangat membenci manusia-manusia yang meninggikan diri/ congkak. Yak 4:6b

Jadi jelaslah disini dpt kita lihat bahwa bukan orang yang merasa dirinya hebat karena ia memang melakukan hal-hal yang hebat yang ditinggikan Bapa tapi justru yang merendahkan diri yang berkenan di hadapan Bapa.

Jadi intinya bila kita hidup merendahkan diri, Bapa bukannya diam saja tapi justru peninggian itu didapat dari-Nya. Betapa bahagianya kita umat-umat TUHAN, Ia memberi kemudahan pada kita dengan merendahkan diri saja, dan dengan merendahkan diri saja kita mendapat penghormatan yang mulia dari padaNya.

Kita semua sebenarnya layak binasa karena dosa namun oleh anugerahNya kita dibenarkan dan diselamatkan. Semuanya memang hanya karena anugerahNya bukan karena kuat kita. Marilah kita hidup dalam kerendahan hati terhadap sesama dan merendahkan diri kepada Bapa seperti Tuhan kita, Yesus Kristus, Sang Teladan sepanjang zaman ! Amen.

SUMBER: WARTA JEMAAT GEREJA malu:


Renungan yg bagus :2thumbup
Klo menurut pandangan gw pribadi, di dalam kerendahan hati, selalu ada ungkapan syukur kepada TUHAN atas segala berkat dan karunia-Nya, thus...kita bisa memperoleh kebahagiaan D


__ngacir:


Paws:
pirloman - 07/08/2012 12:07 AM
#5304

Iran: Grave concerns for health of Pastor Benham Irani

Quote:
Christian Solidarity Worldwide (CSW) is gravely concerned about the health of Pastor Benham Irani, who reportedly lost consciousness three days ago. Although he has now regained consciousness, his health is said to be declining steadily as a result of the harsh treatment he has endured in Karaj’s Ghezel Hesar Prison, where he is serving a five-year sentence.

Verdict text states apostates “can be killed"

Benham Irani pastors the Church of Iran in Karaj. He was arrested in December 2006, and sentenced to six years imprisonment on charges of “action against the state” and “action against the order.” The verdict against him includes text that describes Pastor Irani as an apostate and reiterates that apostates “can be killed”.

Pastor Irani beaten regularly by his cell mates and prison authorities

Ghezal Hesar is one of Iran’s most notorious prisons and according to CSW’s sources, Pastor Irani has been beaten regularly by his cell mates and prison authorities. As a result of injuries sustained during these assaults, he has difficulty walking. His health has further deteriorated due to the harsh prison conditions; he has suffered severe bleeding as a result of ulcers and complications with his colon, which led to his recent loss of consciousness. He is also unable to see very well and there are growing concerns that he could die within the next few months.

CSW’s sources also report that during the first few months of his imprisonment, the pastor was held incommunicado in a small cell, where guards would repeatedly wake him from sleep as a form of psychological torture. He was moved into a cramped room where inmates could not lie down to sleep, before being transferred to his current cell.

CSW urges the Iranian Government to provide medical treatment and protection

CSW’s Advocacy Director Andrew Johnston said, “CSW is deeply concerned for the health and welfare of Pastor Irani, and urges the Iranian government to ensure that he receives urgent medical attention and is protected from assault, in accordance with the UN Standard Minimum Rules for the Treatment of Prisoners. Though the charges against him are couched in political language, in reality Pastor Irani, like so many other Christian prisoners, has been imprisoned solely on account of his faith. We continue to call on Iran to honour its obligations as a signatory to the International Covenant on Civil and Political Rights, which guarantees freedom of religion, and to release Pastor Irani unconditionally as a matter of urgency, given his deteriorating health. We also call for the unconditional release of Pastor Nadarkhani, Pastor Farshid Fathi Malayeri and all others unjustly detained or facing execution due to flawed judicial processes.”



Iran: Pastor Irani develops blood infection as health deteriorates sharply

Quote:
Christian Solidarity Worldwide (CSW) has learned that Pastor Benham Irani, currently held in Ghezal Hesar prison in Iran, has developed a blood infection as a result of an ongoing intestinal complication. As his health continues to deteriorate sharply, he is reportedly barely able to speak.

Sources close to CSW report that Pastor Irani may be sent to a hospital for surgery to remove the part of his intestine which is the source of the infection. However, his family has not been informed about possible surgery or whether or not he has been sent to hospital.

Benham Irani pastors the Church of Iran congregation in Karaj. He was arrested in December 2006, and sentenced to six years imprisonment on charges of “action against the state” and “action against the order.” The verdict against him includes text that describes Pastor Irani as an apostate and reiterates that apostates “can be killed”. Furthermore, prison authorities and fellow prisoners have informed him on various occasions that he will not leave the prison “alive”.

Pastor Irani has so far been denied hospital treatment for severe bleeding due to stomach ulcers and complications with his colon, which caused him to lose consciousness at one point. Without adequate medical care, his condition has continued to worsen, prompting concerns that he may have only weeks or months to live.

During the first few months of his imprisonment in Ghezel Hesar Prison, the pastor was held incommunicado in a small cell, where guards would repeatedly wake him from sleep as a form of psychological torture. He was moved into a cramped room where inmates could not lie down to sleep, before being transferred to his current cell, where he sustained regular beatings from his cell mates and prison authorities. As a result of injuries sustained during these assaults, he has difficulty walking. The pastor also has trouble with his vision and has received death threats from fellow prisoners.

CSW’s Advocacy Director Andrew Johnston said, “CSW is deeply concerned for Pastor Irani’s welfare. We continue to urge the Iranian authorities to allow Pastor Irani access to appropriate medical treatment. Reports of his possible hospital admission, if true, are welcome and long overdue, as the delay in his treatment has undoubtedly caused his health to deteriorate sharply. It is also vital that Pastor Irani is protected from fellow prisoners who have threatened his life. CSW continues to call on the Iranian government to honour its obligations under the International Covenant on Civil and Political Rights and facilitate the unconditional release of Pastor Irani, Pastor Nadarkhani, Pastor Farshid Fathi Malayeri and all others currently detained or facing execution on account of their faith following flawed judicial processes.”


http://dynamic.csw.org.uk/article.asp?t=press&id=1410&utm_source=fbsnrss&utm_medium=sendible&utm_camp aign=Facebook
rismaastri - 07/08/2012 01:06 PM
#5305
Kecewa
Apakah anda setuju dengan pernyataan ini, bahwa apa yang kita inginkan, bila tdk mjd kenyataan akan mendatangkan kekecewaan? Ini mrp keadaan yg sering kita alami bukan? Knp ini selalu tjd? Ya krn kita tidak sempurna shg Yeremia 10:23 sangat tepat diterapkan untuk kita manusia yg berdosa ini, krn yang di sana dikatakan
Quote:
Manusia tidak berkuasa menetapkan langkahnya
Dan dampaknya bagi kita,
Ams 13:12 mengatakan bahwa
Quote:
Harapan yang tertunda menyedihkan hati.


Marilah sekarang kita melihatnya dalam kasus anak muda

Mungkin kita sudah menetapkan ingin menikah hanya dgn yg seiman, akan tetapi ternyata, orang yang mendekati kita bukan orang yg seiman. Atau mungkin kita sudah merasa cocok dgn sifat-sifat orang yg kita kasihi, satu iman pula. Akan tetapi ternyata orang itu lebih mengasihi orang lain drpd kita. Yang lebih ironis, kalau ternyata orang yang kita kasihi itu memperlakukan kita dengan cara yg tdk pengasih.

Maka perasaan apa yang bisa muncul dalam diri kita?

Mzm 73:12-13 dikatakan
Quote:
Sesungguhnya, itulah orang-orang fasik: mereka menambah harta benda dan senang selamanya! Sia-sia sama sekali aku mempertahankan hati yang bersih, dan membasuh tanganku, tanda tak bersalah.


Kita bisa seperti itu bukan? Merasa bahwa upaya kita selama ini untuk terus berjalan di jalan TUHAN sia-sia? Karena apa yang kita inginkan ternyata tidak terlaksana, sedangkan orang-orang lain selalu berhasil.

Akan tetapi menarik sekali, kalau kita membaca ayat 16 dari pasal ini dikatakan,
Quote:
Tetapi ketika aku bermaksud untuk mengetahuinya, hal itu menjadi kesulitan di mataku


Yang dimaksud disini mengetahuinya bukan hanya sekedar berpikir dalam arti mengkhayal, lamunan atau berupa penyesalan, akan tetapi ini mrp pemikiran yg dalam dengan akal sehat dan renungan, shg kalau kita membaca pada ayat-ayat berikutnya, Raja Asaf dapat mengambil kesimpulan yang benar, bahwa orang-orang yang tadinya dibayangkan bahagia itu sebenarnya berada dalam satu posisi yang sangat riskan dan berbahaya.

Bagaimana cara mengatasinya?

Dalam kasus anak muda, sering kali kalau dalam kondisi kasih tak sampai atau diperlakukan kurang baik dari sang kekasih akan membuat, rasanya hidup segan mati tak mau.

Perasaan yang hancur, rasa takut ditinggalkan sangat besar.

Tetapi pikirkanlah itu semua, bukan hanya suatu lamunan, khayalan yang disertai tangisan bombay, akan tetapi pemikiran yang dalam, menggunakan akal sehat, renungan dan penganalisaan bagaimana orang tersebut memperlakukan anda dengan buruk.

Kalau saja kita mau merubah cara berpikir kita, karena banyak yang mengatakan bahwa cinta itu buta, shg sulit bagi kita untuk mengatasi perasaan-perasaan itu.
Mari kita lihat di 1 kor 16:13 dikatakan
Quote:
Berjaga-jagalah! Berdirilah teguh dalam iman ! Bersikaplah sebagai laki-laki ! Dan tetap kuat !


Nah, mengapa ayat ini mengatakan bersikap sebagai laki-laki bukan perempuan? Karena perempuan seringkali menggunakan perasaan sedangkan laki-laki seringkali menggunakan logika, sedangkan dalam keadaan jatuh cinta perasaanlah yang kacau, sehingga apa pun yang dilakukan oleh sang kekasih selalu saja benar dalam pandangan kita. Jadi kalau kita menggunakan akal sehat tentu kita dapat mengatasinya.

Pasti banyak dari kita yang pernah merasakan dikecewakan oleh orang-orang yang kita kasihi, coba di pikirkan kembali, kenapa sekarang kita bisa mengatasinya, apakah kalau kita terus berpegang pada perasaan kita bisa mengatasinya? Bukankah, karena kita sadar bahwa hidup ini harus dilalui dan tangisan dan keputusasaan tidak akan dapat mengatasinya?

Jadi, teman-teman kaum muda, kenyataan apa pun yg kita alami, janganlah mundur, akan tetapi teruslah pakai akal sehat, Pelajarilah Alkitab, Renungkanlah dan praktekkan. Maka pada akhirnya kita akan dapat mengatakan, "I will survive !!!"

SUMBER : WARTA JEMAAT GEREJA malu:

Terinspirasi dari thread-thread di HTH
misstumbler - 07/08/2012 02:20 PM
#5306

TIDAK LAGI NAJIS

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : Markus 5:21-34
------------------------------------------------------------
5:21 Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong datang lalu mengerumuni Dia. Sedang Ia berada di tepi danau,

5:22 datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya

5:23 dan memohon dengan sangat kepada-Nya: "Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup."

5:24 Lalu pergilah Yesus dengan orang itu. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan berdesak-desakan di dekat-Nya.

5:25 Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.

5:26 Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.

5:27 Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.

5:28 Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."

5:29 Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.

5:30 Pada ketika itu juga Yesus mengetahui, bahwa ada tenaga yang keluar dari diri-Nya, lalu Ia berpaling di tengah orang banyak dan bertanya: /"Siapa yang menjamah jubah-Ku?"*

5:31 Murid-murid-Nya menjawab: "Engkau melihat bagaimana orang-orang ini berdesak-desakan dekat-Mu, dan Engkau bertanya: /Siapa yang menjamah Aku?"*

5:32 Lalu Ia memandang sekeliling-Nya untuk melihat siapa yang telah melakukan hal itu.

5:33 Perempuan itu, yang menjadi takut dan gemetar ketika mengetahui apa yang telah terjadi atas dirinya, tampil dan tersungkur di depan Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya.

5:34 Maka kata-Nya kepada perempuan itu: /"Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan selamat dan sembuhlah dari penyakitmu!"*
------------------------------------------------------------
Bacaan Setahun : Yeremia 4-6
Nats : Lalu kata-Nya kepada perempuan itu, "Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau. Pergilah dengan damai dan tetaplah sembuh dari penyakitmu!" (Markus 5:34)

Pernah memikirkan bagaimana kehidupan seorang perempuan yang sakit perdarahan selama 12 tahun? Bayangkan cucian bajunya setiap hari. Bayangkan betapa tidak nyamannya ia beraktivitas. Ia sudah berusaha berobat, menemui banyak dokter. Namun, hingga tabungannya ludes, ia tak juga kunjung sembuh. Dalam tradisi Yahudi, perempuan dalam kondisi perdarahan dianggap najis, tidak dapat ambil bagian dalam ibadah di tempat kudus, dan apa yang disentuhnya juga ikut menjadi najis (Imamat 15). Mirip dengan rekan-rekan muslim saat berpuasa. Jika sedang haid, ibadah puasanya tidak diperhitungkan. Tentulah perempuan ini sangat frustrasi dengan kondisinya.

Dalam situasi demikian, mendekati Yesus tentulah penuh perjuangan. Ia sedang dalam kondisi najis, dan apa yang disentuhnya akan ikut menjadi najis. Kalau sampai ketahuan, mungkin ia akan diusir atau dipukul. Menyentuh jubah Yesus tentu membuat ia bergumul. Bagaimana jika Yesus juga menolaknya? Betapa terkejutnya ia ketika Yesus mendadak berhenti dan mencari siapa yang menyentuhnya. Ia takut dan gemetar, tersungkur di depan Yesus (ayat 33). Akankah Yesus mempermalukannya? Ternyata sebaliknya. Yesus memberikan jaminan kesembuhan, bukan hanya untuk penyakitnya, tetapi juga untuk hatinya (ayat 31-34).

Bukankah kita sebenarnya tak berbeda dengan perempuan yang sakit perdarahan itu? Dosa menajiskan hidup kita. Siapakah yang layak mendekat pada Allah Yang Mahakudus, apalagi diterima oleh-Nya? Syukur kepada Allah di dalam Yesus Kristus yang tidak menolak saat kita datang dengan iman kepada-Nya. Mari mohon agar Dia membersihkan kita dari segala kenajisan kita. --ITA
SIAPAKAH YANG BOLEH MENDEKAT PADA ALLAH YANG MAHAKUDUS,

KECUALI IA TELAH DIBERSIHKAN OLEH KRISTUS?

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/08/07/

Sumber : www.sabda.org
caldbolg1 - 07/08/2012 09:28 PM
#5307

halo agan2 semua
ane maw kesaksian nih sekaligus curhat kegalauan baru

ane dari oktober 2011 udah mulai cari2 kerjaan dari t4 ane yg lama , tapi posisi ane masih kerja di perusahaan lama.

sempet ane dipanggil sampe tahap2 akhir, namun gagal dan bahkan ane sempet mendapat perendahan dari para interviewer karena meskipun posisi ane coordinator area, tapi ane kerja di Bidang pendidikan, which is yang dipandang sebelah mata sama perusahaan2 mainstream

dan puji Tuhan, Tuhan Yesus itu emang baik abissss.
Ane lamar2 sebagai Supervisor, malah ane keterima sebagai Assistant Brand Manager. Dan agan2 tau kebaikan Tuhan apa lagi? ane diterima di perusahaan Medis, lebih tepatnya DIstributor n Retail alat2 Dental terbesar di Indonesia, yg hampir semua dokter gigi tahu. Jelas, ini bukan bidang main2, apalagi yg biasanya menjadi Brand Manager di bidang ini adalah orang2 yg memiliki latar belakang Medis.
pada awalnya ane bener2 bingung, jelas, ane latar belakang komunikasi, skarang jadi Asistan Brand Manager bidang dental, ane harus mulai belajar segala hal mengenai GIGI dan sangat2 sulit.
Setelah 1 bulan, ane langsung naik jadi Brand Manager, karena atasan ane mundur untuk alasan kuliah S2.
Beban yg di timpakan ke ane sangat - sangat berat, namun Puji Tuhan, ane dapat belajar banyak banget tentang Leadership, management retail, management product dan administrasi serta alur2 distribusi.

Satu hal gan, ane berasa semua impian ane sudah tercapai dan di titik ini, ane mulai merasakan adanya KEKOSONGAN
duluanya ane tiap malem tiap makan dkk selalu doa supaya diberikan pekerjaan yg lebih baik, bahkan sampe Doa puasa. 8 Bulan ane jalanin semua itu, dan akhirnya tercapai juga
disinilah gan, ane merasa udah nggak ada yg mau diharapkan lagi. Pekerjaan dan pendapatan sudah sesuai semua. Ane seperti kehilangan arah, apalagi yg ane maw minta sama Tuhan Yesus. Paling banter permohonan2 umum, seperti kesehatan, dan keselamatan dan kelancaran karir dkk

apakah agan2 disini ada yg pernah merasakan seprti ane?
Bluemanwalker - 07/08/2012 09:31 PM
#5308

Quote:
Original Posted By caldbolg1
halo agan2 semua
ane maw kesaksian nih sekaligus curhat kegalauan baru

ane dari oktober 2011 udah mulai cari2 kerjaan dari t4 ane yg lama , tapi posisi ane masih kerja di perusahaan lama.

sempet ane dipanggil sampe tahap2 akhir, namun gagal dan bahkan ane sempet mendapat perendahan dari para interviewer karena meskipun posisi ane coordinator area, tapi ane kerja di Bidang pendidikan, which is yang dipandang sebelah mata sama perusahaan2 mainstream

dan puji Tuhan, Tuhan Yesus itu emang baik abissss.
Ane lamar2 sebagai Supervisor, malah ane keterima sebagai Assistant Brand Manager. Dan agan2 tau kebaikan Tuhan apa lagi? ane diterima di perusahaan Medis, lebih tepatnya DIstributor n Retail alat2 Dental terbesar di Indonesia, yg hampir semua dokter gigi tahu. Jelas, ini bukan bidang main2, apalagi yg biasanya menjadi Brand Manager di bidang ini adalah orang2 yg memiliki latar belakang Medis.
pada awalnya ane bener2 bingung, jelas, ane latar belakang komunikasi, skarang jadi Asistan Brand Manager bidang dental, ane harus mulai belajar segala hal mengenai GIGI dan sangat2 sulit.
Setelah 1 bulan, ane langsung naik jadi Brand Manager, karena atasan ane mundur untuk alasan kuliah S2.
Beban yg di timpakan ke ane sangat - sangat berat, namun Puji Tuhan, ane dapat belajar banyak banget tentang Leadership, management retail, management product dan administrasi serta alur2 distribusi.

Satu hal gan, ane berasa semua impian ane sudah tercapai dan di titik ini, ane mulai merasakan adanya KEKOSONGAN
duluanya ane tiap malem tiap makan dkk selalu doa supaya diberikan pekerjaan yg lebih baik, bahkan sampe Doa puasa. 8 Bulan ane jalanin semua itu, dan akhirnya tercapai juga
disinilah gan, ane merasa udah nggak ada yg mau diharapkan lagi. Pekerjaan dan pendapatan sudah sesuai semua. Ane seperti kehilangan arah, apalagi yg ane maw minta sama Tuhan Yesus. Paling banter permohonan2 umum, seperti kesehatan, dan keselamatan dan kelancaran karir dkk

apakah agan2 disini ada yg pernah merasakan seprti ane?


yang namanya doa itu ga wajib selalu memohon, kalo kiranya semua dah tercukupi kan tinggal bersyukur o
rismaastri - 07/08/2012 09:51 PM
#5309

Quote:
Original Posted By caldbolg1
halo agan2 semua
ane maw kesaksian nih sekaligus curhat kegalauan baru

ane dari oktober 2011 udah mulai cari2 kerjaan dari t4 ane yg lama , tapi posisi ane masih kerja di perusahaan lama.

sempet ane dipanggil sampe tahap2 akhir, namun gagal dan bahkan ane sempet mendapat perendahan dari para interviewer karena meskipun posisi ane coordinator area, tapi ane kerja di Bidang pendidikan, which is yang dipandang sebelah mata sama perusahaan2 mainstream

dan puji Tuhan, Tuhan Yesus itu emang baik abissss.
Ane lamar2 sebagai Supervisor, malah ane keterima sebagai Assistant Brand Manager. Dan agan2 tau kebaikan Tuhan apa lagi? ane diterima di perusahaan Medis, lebih tepatnya DIstributor n Retail alat2 Dental terbesar di Indonesia, yg hampir semua dokter gigi tahu. Jelas, ini bukan bidang main2, apalagi yg biasanya menjadi Brand Manager di bidang ini adalah orang2 yg memiliki latar belakang Medis.
pada awalnya ane bener2 bingung, jelas, ane latar belakang komunikasi, skarang jadi Asistan Brand Manager bidang dental, ane harus mulai belajar segala hal mengenai GIGI dan sangat2 sulit.
Setelah 1 bulan, ane langsung naik jadi Brand Manager, karena atasan ane mundur untuk alasan kuliah S2.
Beban yg di timpakan ke ane sangat - sangat berat, namun Puji Tuhan, ane dapat belajar banyak banget tentang Leadership, management retail, management product dan administrasi serta alur2 distribusi.

Satu hal gan, ane berasa semua impian ane sudah tercapai dan di titik ini, ane mulai merasakan adanya KEKOSONGAN
duluanya ane tiap malem tiap makan dkk selalu doa supaya diberikan pekerjaan yg lebih baik, bahkan sampe Doa puasa. 8 Bulan ane jalanin semua itu, dan akhirnya tercapai juga
disinilah gan, ane merasa udah nggak ada yg mau diharapkan lagi. Pekerjaan dan pendapatan sudah sesuai semua. Ane seperti kehilangan arah, apalagi yg ane maw minta sama Tuhan Yesus. Paling banter permohonan2 umum, seperti kesehatan, dan keselamatan dan kelancaran karir dkk

apakah agan2 disini ada yg pernah merasakan seprti ane?



wah, semuanya udah di kabulkan ya, bro..

tinggal ucap syukur dan memuji Dia, bro...
mungkin itu yang Dia tunggu, bro.
caldbolg1 - 07/08/2012 10:04 PM
#5310

Quote:
Original Posted By rismaastri
wah, semuanya udah di kabulkan ya, bro..

tinggal ucap syukur dan memuji Dia, bro...
mungkin itu yang Dia tunggu, bro.


cara mu;tiquote gimana yah
maw sekalian quote komen di atas
sep gan. Kunci nya 1
BERSYUKUR
rismaastri - 07/08/2012 10:12 PM
#5311

Quote:
Original Posted By caldbolg1
cara mu;tiquote gimana yah
maw sekalian quote komen di atas
sep gan. Kunci nya 1
BERSYUKUR


multi quote, tinggal klik tanda " di sebelah kanan bawah komeng yang mau diquote, bro...

kan ada tulisan quote, trs sebelah kirinya ada tanda petik tuh... yang di klik tanda petik itu, sampe warna nya merah. di klik di setiap komeng yg mau di quote, kalo udah semua, klik reply...
FrankZane - 07/08/2012 11:45 PM
#5312

Kenapa post saya di sini terhapus, ya? bingungs

JBU All
ocep87 - 08/08/2012 12:38 AM
#5313

Quote:
Original Posted By rismaastri
multi quote, tinggal klik tanda " di sebelah kanan bawah komeng yang mau diquote, bro...

kan ada tulisan quote, trs sebelah kirinya ada tanda petik tuh... yang di klik tanda petik itu, sampe warna nya merah. di klik di setiap komeng yg mau di quote, kalo udah semua, klik reply...

sob mau tanyak kalau mau bikin tread di forum spritual gmn yah?
rismaastri - 08/08/2012 06:21 AM
#5314

Quote:
Original Posted By ocep87
sob mau tanyak kalau mau bikin tread di forum spritual gmn yah?



ke sini dulu sob http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=8077695

liat panduannya mod hateisworthless di situ, pas di first post nya....baru posting permohonan buat thread baru berdasarkan panduan yg ada di page one, dengan klik reply di thread itu. dah itu,tinggal tunggu jawabannya momod.

Quote:
Original Posted By FrankZane
Kenapa post saya di sini terhapus, ya? bingungs

JBU All


postnya di sunat momod kali, bro bingungs

JBU too, bro
youcanbro - 08/08/2012 10:21 AM
#5315

mantap ..renungan nya sangat memberkati
misstumbler - 08/08/2012 03:27 PM
#5316

KETIKA FIRMAN TIADA

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : Amos 8:1-14
---------------------------------------------------------
8:1 Inilah yang diperlihatkan Tuhan ALLAH kepadaku: Tampak sebuah bakul berisi buah-buahan musim kemarau.

8:2 Lalu berfirmanlah Ia: "Apakah yang kaulihat, Amos?" Jawabku: "Sebuah bakul berisi buah-buahan musim kemarau." Berfirmanlah TUHAN kepadaku: "Kesudahan telah datang bagi umat-Ku Israel. Aku tidak akan memaafkannya lagi.

8:3 Nyanyian-nyanyian di tempat suci akan menjadi ratapan pada hari itu," demikianlah firman Tuhan ALLAH. "Ada banyak bangkai: ke mana-mana orang melemparkannya dengan diam-diam."

8:4 Dengarlah ini, kamu yang menginjak-injak orang miskin, dan yang membinasakan orang sengsara di negeri ini

8:5 dan berpikir: "Bilakah bulan baru berlalu, supaya kita boleh menjual gandum dan bilakah hari Sabat berlalu, supaya kita boleh menawarkan terigu dengan mengecilkan efa, membesarkan syikal, berbuat curang dengan neraca palsu,

8:6 supaya kita membeli orang lemah karena uang dan orang yang miskin karena sepasang kasut; dan menjual terigu rosokan?"

8:7 TUHAN telah bersumpah demi kebanggaan Yakub: "Bahwasanya Aku tidak akan melupakan untuk seterusnya segala perbuatan mereka!

8:8 Tidakkah akan gemetar bumi karena hal itu, sehingga setiap penduduknya berkabung? Tidakkah itu seluruhnya akan naik seperti sungai Nil, diombang-ambingkan dan surut seperti sungai Mesir?"

8:9 "Pada hari itu akan terjadi," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan membuat matahari terbenam di siang hari dan membuat bumi gelap pada hari cerah.

8:10 Aku akan mengubah perayaan-perayaanmu menjadi perkabungan, dan segala nyanyianmu menjadi ratapan. Aku akan mengenakan kain kabung pada setiap pinggang dan menjadikan gundul setiap kepala. Aku akan membuatnya sebagai perkabungan karena kematian anak tunggal, sehingga akhirnya menjadi seperti hari yang pahit pedih."

8:11 "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.

8:12 Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya.

8:13 Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus;

8:14 mereka yang bersumpah demi Asima, dewi Samaria dan yang berkata: Demi allahmu yang hidup, hai Dan! serta: Demi dewa kekasihmu yang hidup, hai Bersyeba! mereka itu akan rebah dan tidak akan bangkit-bangkit lagi."
---------------------------------------------------------
Bacaan Setahun : Yeremia 7-9
Nats : Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman Tuhan, tetapi tidak mendapatnya. (Amos 8:12)

Seorang paman sangat bersemangat menasihati orang muda untuk rajin belajar dan memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin. Maklum, ia sendiri dulu menyia-nyiakan masa mudanya dengan berbagai kenakalan. Tak lulus sekolah menengah, ia hanya menjadi buruh kasar. Padahal, ia cukup cerdas dan seharusnya bisa melakukan banyak hal. Sesal kemudian tak berguna. Manusia cenderung tidak menghargai sesuatu sampai ia kehilangan hal tersebut.

Hari ini kita membaca tentang orang-orang yang juga telah menyia-nyiakan kesempatan yang mereka miliki. Bangsa Israel. Umat pilihan Allah. Sekian lama Tuhan bersabar atas mereka, tetapi mereka tidak mengindahkan Tuhan. Tampaknya saja mereka beribadah, namun mereka menolak menyelaraskan hidup dengan firman Tuhan (ayat 4-6). Bandingkan ayat 13-14 dengan pasal 5:4-6. Tidak kurang firman Tuhan diberikan untuk menegur mereka, tetapi Israel tidak mendengar. Mereka tetap berpaut pada dewa-dewa yang sia-sia. Ketika akhirnya sadar bahwa mereka membutuhkan Tuhan, Dia menarik diri. Membisu. Tak lagi berfirman (ayat 12).


Quote:
Amos 5:4 Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: "Carilah Aku, maka kamu akan hidup!

5:5 Janganlah kamu mencari Betel, janganlah pergi ke Gilgal dan janganlah menyeberang ke Bersyeba, sebab Gilgal pasti masuk ke dalam pembuangan dan Betel akan lenyap."

5:6 Carilah TUHAN, maka kamu akan hidup, supaya jangan Ia memasuki keturunan Yusuf bagaikan api, yang memakannya habis dengan tidak ada yang memadamkan bagi Betel.


Ketika segala sesuatu lancar, bisa jadi kita terlena seperti Israel dan menyia-nyiakan firman Tuhan. Memperhatikan firman Tuhan rasanya jadi tugas yang berat, apalagi melakukannya. Mari berhenti sejenak untuk memikirkan apa penyebabnya. Seperti Israel, bisa jadi kita juga sedang mengandalkan hal selain Tuhan untuk memenuhkan hidup kita. Jangan tunggu masa sukar tiba dan sesal kita terlambat. Mohon belas kasihan Tuhan dan perhatikanlah firman-Nya mulai hari ini. --JOE
CARILAH TUHAN DAN FIRMAN-NYA SELAMA MASIH ADA KESEMPATAN.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/08/08/

Sumber : www.sabda.org
foming - 09/08/2012 01:34 PM
#5317

Quote:
Original Posted By caldbolg1
halo agan2 semua
ane maw kesaksian nih sekaligus curhat kegalauan baru

ane dari oktober 2011 udah mulai cari2 kerjaan dari t4 ane yg lama , tapi posisi ane masih kerja di perusahaan lama.

sempet ane dipanggil sampe tahap2 akhir, namun gagal dan bahkan ane sempet mendapat perendahan dari para interviewer karena meskipun posisi ane coordinator area, tapi ane kerja di Bidang pendidikan, which is yang dipandang sebelah mata sama perusahaan2 mainstream

dan puji Tuhan, Tuhan Yesus itu emang baik abissss.
Ane lamar2 sebagai Supervisor, malah ane keterima sebagai Assistant Brand Manager. Dan agan2 tau kebaikan Tuhan apa lagi? ane diterima di perusahaan Medis, lebih tepatnya DIstributor n Retail alat2 Dental terbesar di Indonesia, yg hampir semua dokter gigi tahu. Jelas, ini bukan bidang main2, apalagi yg biasanya menjadi Brand Manager di bidang ini adalah orang2 yg memiliki latar belakang Medis.
pada awalnya ane bener2 bingung, jelas, ane latar belakang komunikasi, skarang jadi Asistan Brand Manager bidang dental, ane harus mulai belajar segala hal mengenai GIGI dan sangat2 sulit.
Setelah 1 bulan, ane langsung naik jadi Brand Manager, karena atasan ane mundur untuk alasan kuliah S2.
Beban yg di timpakan ke ane sangat - sangat berat, namun Puji Tuhan, ane dapat belajar banyak banget tentang Leadership, management retail, management product dan administrasi serta alur2 distribusi.

Satu hal gan, ane berasa semua impian ane sudah tercapai dan di titik ini, ane mulai merasakan adanya KEKOSONGAN
duluanya ane tiap malem tiap makan dkk selalu doa supaya diberikan pekerjaan yg lebih baik, bahkan sampe Doa puasa. 8 Bulan ane jalanin semua itu, dan akhirnya tercapai juga
disinilah gan, ane merasa udah nggak ada yg mau diharapkan lagi. Pekerjaan dan pendapatan sudah sesuai semua. Ane seperti kehilangan arah, apalagi yg ane maw minta sama Tuhan Yesus. Paling banter permohonan2 umum, seperti kesehatan, dan keselamatan dan kelancaran karir dkk

apakah agan2 disini ada yg pernah merasakan seprti ane?

hobby,sosial,tantangan... garis besarnya mungkin itu bisa jd pemikiran kedepan.
misstumbler - 09/08/2012 02:50 PM
#5318

KETIKA KEHILANGAN

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : Ayub 1:13-2:10
-------------------------------------------------------------
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?versi=tb&kitab=18
http://www.sabda.org/alkitab/tb/?versi=tb&kitab=18&pasal=2
-------------------------------------------------------------
Bacaan Setahun : Yeremia 10-13
Nats : "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!" (Ayub 1:21)

Pernah berduka karena kehilangan sesuatu yang kita cintai? Makin dalam cinta, makin dalam juga dukanya. Cepat atau lambat, kita akan mengalami kehilangan, entah itu karir, harta-benda, stamina, anak, orangtua, pasangan hidup, atau sahabat baik kita. Apapun penyebabnya, kehilangan selalu terasa menakutkan, menyakitkan, dan menghancurkan.

Meskipun dalam banyak hal kita berbeda dengan Ayub (kita bukan orang paling kaya, tidak punya anak sebanyak dia, dan mungkin tidak hidup sesaleh dia), ada satu benang merah yang menyatukan kita dengan kisah Ayub, yaitu kita sama-sama pernah mengalami kehilangan. Sesuai izin Tuhan, dalam waktu singkat Ayub kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, kekayaannya, dan rasa hormat sang istri. Respons Ayub? Ia sujud menyembah dan berkata: "Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!" Secara manusia ia tentu berduka, sebab itu ia mengoyakkan jubah dan mencukur rambutnya (ayat 20). Namun, ia menyadari sepenuhnya bahwa apa yang dimilikinya sekarang adalah kepunyaan Tuhan dan datangnya dari Tuhan, Dialah yang berhak atas segalanya. Sebab itu, Ayub mampu memuji Tuhan di tengah kehilangannya.

Sadar atau tidak, kita kerap merasa pantas menerima hanya hal-hal baik dalam hidup. Ketika kehilangan kekayaan, kesehatan, dan orang-orang terkasih, kita menganggap Tuhan tidak adil sehingga kita merasa berhak untuk menggugat dan marah kepada- Nya. Ketika Tuhan mengizinkan kehilangan terjadi, biarlah kasih kita kepada-Nya tidak ikut hilang. Mari bertanya apa yang menjadi rencana Sang Pemilik. Dia Tuhan Yang Mahabijak dan tak pernah salah dalam bertindak. --DEW
KEHILANGAN AKAN MENGUJI KASIH KITA:

KEPADA ALLAH ATAU KEPADA PEMBERIAN-NYA.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/08/09/

Sumber : www.sabda.org
misstumbler - 09/08/2012 02:51 PM
#5319

Quote:
Original Posted By caldbolg1
halo agan2 semua
ane maw kesaksian nih sekaligus curhat kegalauan baru...

sempet ane dipanggil sampe tahap2 akhir, namun gagal dan bahkan ane sempet mendapat perendahan dari para interviewer karena meskipun posisi ane coordinator area, tapi ane kerja di Bidang pendidikan, which is yang dipandang sebelah mata sama perusahaan2 mainstream

........

Satu hal gan, ane berasa semua impian ane sudah tercapai dan di titik ini, ane mulai merasakan adanya KEKOSONGAN
duluanya ane tiap malem tiap makan dkk selalu doa supaya diberikan pekerjaan yg lebih baik, bahkan sampe Doa puasa. 8 Bulan ane jalanin semua itu, dan akhirnya tercapai juga
disinilah gan, ane merasa udah nggak ada yg mau diharapkan lagi. Pekerjaan dan pendapatan sudah sesuai semua. Ane seperti kehilangan arah, apalagi yg ane maw minta sama Tuhan Yesus. Paling banter permohonan2 umum, seperti kesehatan, dan keselamatan dan kelancaran karir dkk

apakah agan2 disini ada yg pernah merasakan seprti ane?


Pertama2 sorry ya gan postingannya kuedit (biar ga kepanjangan replyku) \)

Pernah ngerasain gitu juga gan....ketika semuanya berjalan baik dan lancar, awalnya bersyukur. Tapi lama2 mungkin jadi berasa diawang2 dan lupa diri. Mulai jarang ke gereja.... baca Alkitab dan doa jadi kayak formalitas, doa2nya diulang2 aja.

Ga lama ada pukulan2 yg cukup keras lah, sampai gw ngerasa gw benar2 udah jauh dari Tuhan sebenarnya. Untungnya teman2ku baik, mereka berusaha nolong dan bawa gw balik ke jalur yang benar. Gw yakin ini pasti bantuan dari Tuhan juga, sebelom gw benar2 ancurin hidup sendiri.

Setelah kuliat lagi ke belakang, kurasa kadang2 segala sesuatu yang lancar, berlimpah, itu bikin kita sebagai orang Kristen ga ingat bersandar sama Tuhan lagi, ga ingat kalau itu sebenarnya berkat, bukan karna kita baik atau apa.

Salah satu temanku pernah bilang, cara paling mudah untuk membuat orang Kristen lupa sama Tuhan itu adalah pas segalanya berjalan baik dan lancar, berkelimpahan harta dan sebagainya, dan lama2 kita terbawa arus "ikut duniawi". Bisa jadi itu malah cobaan dari iblis yang disamarkan jadi seakan2 berkat dari Tuhan.

Menurutku, ga ada yang salah dengan karir yang bagus, sehat, dan sebagainya. Kurasa justru ini saatnya untuk semakin bersandar sama Tuhan, tanya kehendak Dia, bagaimana kita bisa jadi saluran berkat buat orang lain yang membutuhkan.

Hidup kita lancar, tapi bukan berarti hidup orang2 di sekeliling kita juga udah lancar kan ? Tuhan pasti ingin kita juga berbagi, membantu mereka yang kurang beruntung. Berbagi juga bukan hanya dalam bentuk materi, mendoakan mereka yang sedang dalam kesusahan juga baik, membantu mereka yang mempunyai beban lebih berat dari kita.

Dengan agan masih bisa merasakan kekosongan dalam doa dsb, berarti Tuhan masih mengingatkan agan sebelum benar2 menjauh dari Dia.
iloveindonesias
justice.knight - 09/08/2012 03:13 PM
#5320

Quote:
Original Posted By caldbolg1
halo agan2 semua
ane maw kesaksian nih sekaligus curhat kegalauan baru

ane dari oktober 2011 udah mulai cari2 kerjaan dari t4 ane yg lama , tapi posisi ane masih kerja di perusahaan lama.

sempet ane dipanggil sampe tahap2 akhir, namun gagal dan bahkan ane sempet mendapat perendahan dari para interviewer karena meskipun posisi ane coordinator area, tapi ane kerja di Bidang pendidikan, which is yang dipandang sebelah mata sama perusahaan2 mainstream

dan puji Tuhan, Tuhan Yesus itu emang baik abissss.
Ane lamar2 sebagai Supervisor, malah ane keterima sebagai Assistant Brand Manager. Dan agan2 tau kebaikan Tuhan apa lagi? ane diterima di perusahaan Medis, lebih tepatnya DIstributor n Retail alat2 Dental terbesar di Indonesia, yg hampir semua dokter gigi tahu. Jelas, ini bukan bidang main2, apalagi yg biasanya menjadi Brand Manager di bidang ini adalah orang2 yg memiliki latar belakang Medis.
pada awalnya ane bener2 bingung, jelas, ane latar belakang komunikasi, skarang jadi Asistan Brand Manager bidang dental, ane harus mulai belajar segala hal mengenai GIGI dan sangat2 sulit.
Setelah 1 bulan, ane langsung naik jadi Brand Manager, karena atasan ane mundur untuk alasan kuliah S2.
Beban yg di timpakan ke ane sangat - sangat berat, namun Puji Tuhan, ane dapat belajar banyak banget tentang Leadership, management retail, management product dan administrasi serta alur2 distribusi.

Satu hal gan, ane berasa semua impian ane sudah tercapai dan di titik ini, ane mulai merasakan adanya KEKOSONGAN
duluanya ane tiap malem tiap makan dkk selalu doa supaya diberikan pekerjaan yg lebih baik, bahkan sampe Doa puasa. 8 Bulan ane jalanin semua itu, dan akhirnya tercapai juga
disinilah gan, ane merasa udah nggak ada yg mau diharapkan lagi. Pekerjaan dan pendapatan sudah sesuai semua. Ane seperti kehilangan arah, apalagi yg ane maw minta sama Tuhan Yesus. Paling banter permohonan2 umum, seperti kesehatan, dan keselamatan dan kelancaran karir dkk

apakah agan2 disini ada yg pernah merasakan seprti ane?


saatnya untuk memberi gan sebagai ucapan syukur D
Page 266 of 280 | ‹ First  < 261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Spiritual > I Love JESUS........... - Part 3