Spiritual
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Spiritual > I Love JESUS........... - Part 3
Total Views: 76096 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 270 of 280 | ‹ First  < 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 >  Last ›

E!K - 26/08/2012 10:07 PM
#5381

happy sunday all...
Jesus bless each one of us \)
pixelfreax - 26/08/2012 11:32 PM
#5382

Quote:
Original Posted By E!K
happy sunday all...
Jesus bless each one of us \)


Amen. GBU too bro... \)
rayaana - 27/08/2012 08:06 AM
#5383

pagi semua?? GBU

sedikit firman tuhan yg bisa jd pedoman bagi hidup qta

"janganlah engkau lupa memperkatakan kitab taurat ini,tetapi renungkanlah itu siang dan malam. supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yg tertulis didalamnya sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung (yos. 1:8)

ini nas alkitab ane waktu nikah.. ehehehehekiss
pixelfreax - 27/08/2012 09:24 AM
#5384

Quote:
Original Posted By rayaana
pagi semua?? GBU

sedikit firman tuhan yg bisa jd pedoman bagi hidup qta

"janganlah engkau lupa memperkatakan kitab taurat ini,tetapi renungkanlah itu siang dan malam. supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yg tertulis didalamnya sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung (yos. 1:8)

ini nas alkitab ane waktu nikah.. ehehehehekiss


Amin bro...
misstumbler - 27/08/2012 01:14 PM
#5385

PERLU DIRANGKUL

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : 2 Korintus 2:5-11
----------------------------------------------------------
2:5 Tetapi jika ada orang yang menyebabkan kesedihan, maka bukan hatiku yang disedihkannya, melainkan hati kamu sekalian, atau sekurang-kurangnya--supaya jangan aku melebih-lebihkan--,hati beberapa orang di antara kamu.

2:6 Bagi orang yang demikian sudahlah cukup tegoran dari sebagian besar dari kamu,

2:7 sehingga kamu sebaliknya harus mengampuni dan menghibur dia, supaya ia jangan binasa oleh kesedihan yang terlampau berat.

2:8 Sebab itu aku menasihatkan kamu, supaya kamu sungguh-sungguh mengasihi dia.

2:9 Sebab justru itulah maksudnya aku menulis surat kepada kamu, yaitu untuk menguji kamu, apakah kamu taat dalam segala sesuatu.

2:10 Sebab barangsiapa yang kamu ampuni kesalahannya, aku mengampuninya juga. Sebab jika aku mengampuni, --seandainya ada yang harus kuampuni--,maka hal itu kubuat oleh karena kamu di hadapan Kristus,

2:11 supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksudnya.
----------------------------------------------------------
Bacaan Setahun : Yehezkiel 1-4
Nats : ... supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksudnya. (2 Korintus 2:11 TB)

Pernahkah Anda melakukan kesalahan? Bagaimana perasaan Anda ketika dalam situasi yang demikian, orang-orang menyerang dan menyalahkan Anda? Ada dua kemungkinan. Anda akan menyalahkan diri sendiri secara berlebihan, menarik diri agar tidak melakukan kesalahan baru. Atau, Anda akan membela diri, berusaha menunjukkan bahwa Anda bukan satu-satunya yang patut dipersalahkan. Masalah tidak dibereskan secara objektif, hubungan pun terancam rusak.

Merusak hubungan antar sesama anggota tubuh Kristus adalah strategi favorit Iblis. Ia tahu anak-anak Tuhan harus saling melengkapi untuk mengerjakan tujuan-tujuan Tuhan di dunia ini. Paulus sangat menyadarinya. Sebab itu, ia memberi peringatan kepada jemaat di Korintus. Tersirat dari bacaan kita, mereka sedang memiliki masalah dengan salah seorang saudara. Teguran demi teguran diberikan. Tapi orang yang bersalah tidak butuh lebih banyak teguran, melainkan pengampunan dan penghiburan untuk menolongnya kembali ke dalam persekutuan dan memperbaiki sikapnya (ayat 7). Tanpa itu ia akan terus terpuruk dengan rasa bersalah dan tidak ditolong untuk bertumbuh.

"Kasihi dia dengan sungguh-sungguh, " (ayat 8), adalah nasihat yang juga harus dipraktikkan dalam komunitas kita hari ini. Tuhan rindu kita saling membangun dalam pekerjaan baik yang memuliakan Dia. Sebaliknya, Iblis berusaha membuat kita saling menyakiti, sehingga Tuhan yang kita sembah tidak dihormati orang. Bagaimana kita bersikap satu sama lain? Kesalahan perlu ditegur, tetapi orang yang bersalah perlu dirangkul untuk bangkit kembali. Jangan biarkan Iblis beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksudnya! --MEL
ORANG YANG BERSALAH MEMBUTUHKAN PENGAMPUNAN.

JUGA, DORONGAN UNTUK KEMBALI HIDUP MEMULIAKAN TUHAN.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/08/26/

Sumber : www.sabda.org
refkykontu - 27/08/2012 01:19 PM
#5386

Quote:
Original Posted By rayaana
pagi semua?? GBU

sedikit firman tuhan yg bisa jd pedoman bagi hidup qta

"janganlah engkau lupa memperkatakan kitab taurat ini,tetapi renungkanlah itu siang dan malam. supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yg tertulis didalamnya sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung (yos. 1:8)

ini nas alkitab ane waktu nikah.. ehehehehekiss


Mantap nih masih ingat nas nikah sy jujur dah lupa....tapi saya ngk akan pernah lupa telah berjanji padaNYA utk hidup semati hanya maut yg memisahkan he.2xD
BANGdZAT - 28/08/2012 04:06 AM
#5387

Quote:
Original Posted By cobainmain
soalnya... klo kita ga dilemahkan, kita liat lagi deh kisah Israel di mesir, kanaan, jaman hakim" dan lain".

Kebanyakan dari kita klo dah hidup enak, malah lupa Tuhan en menyembah berhala (yang 21 jam twitteran inget tuh), jadi dengan kita "ditampar" Tuhan, kita bakal ingat dia lagi.

apakah ayub adalah contoh umat yang perlu "ditamparin" Tuhan gan?hammer:

perasaan engga tuh.o D Peace:
J.H.Balcazar14 - 28/08/2012 09:13 AM
#5388

Quote:
Original Posted By BANGdZAT
apakah ayub adalah contoh umat yang perlu "ditamparin" Tuhan gan?hammer:

perasaan engga tuh.o D Peace:

Kalo ayub beda cerita lagi gan. D Ayub tidak mengerti mengapa musibah menimpa dirinya. berdukas
Untuk lebih jelasnya lagi, cek disini gan:(renungan:tiga sebab penderitaan)
Siapa tau bisa ngasih pencerahan. Peace:
-GBU-
Spoiler for iman
I Love JESUS........... - Part 3
misstumbler - 28/08/2012 12:51 PM
#5389

TERANG BAGI NEGERI

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : Matius 5:13-16
----------------------------------------------------------
5:13
/"Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.*

5:14
/Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.*

5:15
/Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.*

5:16
/Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."*
----------------------------------------------------------
Bacaan Setahun : Yehezkiel 9-12
Nats : Lagi pula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah tempayan, melainkan di atas kaki pelita sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. (Matius 5:15)

Kedua anak perempuan teman saya punya cita-cita istimewa. Yang sulung ingin menjadi hakim. Yang bungsu ingin menjadi jaksa. Mereka ingin menjadi para penegak kebenaran dan pembela yang lemah. Saya bertanya bagaimana mereka bisa punya cita-cita semulia itu. Dengan mimik serius layaknya orang dewasa salah satu menjawab, "Aku belajar dari Alkitab, Tuhan sangat menentang ketidakadilan dan kejahatan. Namun, itulah yang banyak terjadi sekarang." Tiap mengingat mereka saya terharu. Kedua anak itu rindu menjadi terang di tempat yang dianggap banyak orang kotor, penuh kegelapan.

Yesus mengingatkan murid-murid-Nya bahwa untuk memenuhi fungsinya, terang harus berada di tempat yang tepat, yaitu di tempat yang bisa dilihat orang (ayat 16). Bukankah "dilihat orang" itu terkesan sombong? Dalam konteks ini tidak, karena tujuannya adalah orang dibawa memuji Tuhan, bukan kebaikan manusia. Berada di tempat yang tepat dimaksudkan agar fungsi terang itu maksimal (ayat 15). Di manakah terang paling berfungsi jika bukan di tempat yang gelap? Kapan orang membutuhkan cahaya untuk melihat kota di atas gunung atau beraktivitas di dalam rumah? Bukankah pada saat gelap meliputi?

Kerap kali pelita orang kristiani "tersembunyi" selama hari kerja, karena yang dianggap pelayanan hanyalah aktivitas hari Minggu di gereja. Padahal, dunia yang butuh diterangi itu mencakup semua bidang kehidupan -hukum dan pemerintahan, bisnis dan ekonomi, kesehatan dan pendidikan, media, bahkan seni, dan hiburan. Ketika menjumpai "kegelapan" di negeri ini, biarlah kita tidak putus harapan, tetapi justru bersemangat, karena di sanalah kesempatan yang sesungguhnya menjadi terang dunia. --LAN
DI MANAKAH ANDA DAN SAYA SEHARUSNYA BERADA

AGAR BANYAK ORANG MELIHAT KEBENARAN DAN MEMULIAKAN TUHAN?

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/08/28/

Sumber : www.sabda.org
cobainmain - 28/08/2012 02:25 PM
#5390

Quote:
Original Posted By BANGdZAT
apakah ayub adalah contoh umat yang perlu "ditamparin" Tuhan gan?hammer:

perasaan engga tuh.o D Peace:


Quote:
Original Posted By J.H.Balcazar14
Kalo ayub beda cerita lagi gan. D Ayub tidak mengerti mengapa musibah menimpa dirinya. berdukas
Untuk lebih jelasnya lagi, cek disini gan:(renungan:tiga sebab penderitaan)
Siapa tau bisa ngasih pencerahan. Peace:
-GBU-
Spoiler for iman
I Love JESUS........... - Part 3


yappp.. betul seperti kata agan di atas. klo israel, sodom dan gomora, dan dll tuh mereka di tampar karena mereka berpaling dari Tuhan, jelas itu salah mereka.

klo kisah Ayub, itu cobaan dari Tuhan, apakah Ayub tetap akan setia setelah dijatuhkan atau enggak.
rismaastri - 28/08/2012 06:29 PM
#5391

Quote:
Original Posted By cobainmain
yappp.. betul seperti kata agan di atas. klo israel, sodom dan gomora, dan dll tuh mereka di tampar karena mereka berpaling dari Tuhan, jelas itu salah mereka.

klo kisah Ayub, itu cobaan dari Tuhan, apakah Ayub tetap akan setia setelah dijatuhkan atau enggak.


bukan cobaan, tapi ujian kali ya \)
pencobaan datang dari diri sendiri atau dari iblis, tapi ujian datang dari Tuhan.
kalau kisah Ayub itu pencobaan dari iblis yang diijinkan TUHAN. \)
tapi entah cobaan atau ujian, kalau kita minta dimampukan dan berhasil melewati semuanya itu maka hal itu akan memperkuat kehidupan rohani kita \)
cobainmain - 28/08/2012 08:04 PM
#5392

Quote:
Original Posted By rismaastri
bukan cobaan, tapi ujian kali ya \)
pencobaan datang dari diri sendiri atau dari iblis, tapi ujian datang dari Tuhan.
kalau kisah Ayub itu pencobaan dari iblis yang diijinkan TUHAN. \)
tapi entah cobaan atau ujian, kalau kita minta dimampukan dan berhasil melewati semuanya itu maka hal itu akan memperkuat kehidupan rohani kita \)


klo kisah ayub sih mungkin lebih masuknya cobaan dan ujian x ya?? soalnya ada 2 unsut #pusing
iya sih, klo cobaan tuh kaya pencobaan Tuhan Yesus di padang Gurun selama 40 hari, kalau ujian sih lebih ke pada Abraham yang harus mengurbankan anaknya ishak.
anonymousproxy - 28/08/2012 10:06 PM
#5393

Shalom angel:
Malam guys moon:

Lagi ada diskusi sepertinya, duduk manis sambil menyimak linux2:


__ngacir:


Paws:
rismaastri - 29/08/2012 08:33 AM
#5394

DEKAT SALIB- TETAPI JAUH DARI KRISTUS

Ada yang sibuk melempar dadu di kaki salib.
Bayangkan adegan ini. Para prajurit berkumpul membuat lingkaran, mata mereka tertuju ke bawah.
Si penjahat di atas sudah di lupakan.
Mereka berjudi untuk pakaian bekas.
Jubah, mantel, sandal, semua siap diperebutkan.
Masing-masing prajurit meletakkan nasib untungnya di atas tanah keras dengan harapan akan menambah koleksi pakaiannya berkat pengorbanan tukang kayu yang disalib.

Saya membayangkan bagaimana adegan itu diterima oleh Yesus.
Ketika Ia memandang ke bawah melampaui kaki-Nya yang berdarah, pada lingkaran tukang judi itu, apa yang dipikirkan-Nya?
Emosi apa yang dirasakan-Nya Tentu Ia heran sekali.
Inilah sekelompok prajurit yang menjadi saksi peristiwa dunia yang paling tidak biasa dan mereka tidak menyadarinya.
Bagi mereka, hari itu cuma hari biasa dan Ia hanya seorang penjahat biasa.

"Ayo, cepat. Sekarang giliran saya!"
"Oke, oke. Kali ini kita bertaruh untuk sandalnya."

Melempar dadu untuk barang milik Kristus.
Kepala tertunduk.
Mata ke bawah.
Salib terlupakan.

Simbolismenya menyolok sekali. Apakah anda dapat menangkapnya?
Ini mengingatkan saya akan kita. Kita yang beriman. Mereka yang mengklaim mempunyai warisan di salib.
Saya memikirkan akan kita semua. Setiap orang percaya.
Orang yang membosankan. Yang bebas lepas. Yang disiplin. Yang sederhana. Gereja kaum elit. Gereja kaum rendahan.
"Dipenuhi Roh." Penganut Milenialisme. Kelompok-kelompok Evangelikal. Politikus.
Mistik. Harfiah. Sinis. Jubah. Kerah. Stelan lengkap. Penganut dilahirkan kemabli. Kelompok Amen.

Saya memikirkan akan kita.
Saya memikirkan bahwa kita tidak terlalu berbeda dengan prajurit-prajurit itu. (Maaf saja.)

Kita pu bermain di kaki salib. Kita berlomba-lomba mendapat anggota baru. Kita berebut status. Kita sampaikan penilaian dan penghakiman kita. Bersaing. Egoisme. Mencari untung sendiri. Semuanya ada. Kita tidak suka apa yang diperbuat orang lain, jadi kita ambil sandal yang kita menangkan dan dengan rasa gusar kita angkat kaki.

Begitu dekat dengan salib-Nya tetapi begitu jauh dari darah-Nya.
Kita begitu dekat dengan peristiwa yang paling luar biasa di dunia, namun kita bertindak seperti penjudi biasa saja sambil duduk-duduk di antara kelompok-kelompok yang cekcok dan bertengkar mengemukakan pendapat-pendapat yang bodoh.

Berapa banyak waktu di mimbar terbuang dengan khotbah-khotbah yang tidak berbobot?
Berapa banyak gereja tumbang karena masalah sepele?
Berapa banyak pemimpin sudah menunggang kejengkelan favoritnya, menghunus pedang kegetirannya dan terjun ke kancah perang melawan saudara-saudaranya mengenai soal-soal yang tidak ada gunanya untuk didiskusikan?

Begitu dekat dengan salib tetapi begitu jauh dari Kristus.
Kita menjadi spesialis "Saya yang benar" dalam rapat-rapat yang kita hadiri.
Kita menulis buku tentang apa kesalahan yang orang lain lakukan.
Kita mengutamakan hal mengumpulkan sisi negatif dan menjadi ahli membuka kelemahan-kelemahan orang.
Kita memisahkan diri menjadi kelompok-kelompok kecil dan kemudian, astaga Tuhan, kita bercerai berai.

Nama lain lagi. Doktrin lain lagi. "Kesalahan" lain lagi. Aliran agama lain lagi. Permainan judi lain lagi. Tuhan kita pasti tercengang.

"Prajurit-prajurit egois itu," kita pikir sambil membusungkan dada.
"Mereka begitu dekat salib namun begitu jauh dari Kristus."
Tetapi, apakah kita begitu beda dari mereka?
Pembagian-pembagian kita begitu banyak sehingga sulit untuk mendaftarkannya.
Begitu banyak cabang, sehingga cabang-cabangnya pun mempunyai cabang!

Ah. . . yang benar!
Apakah perbedaan-perbedaan kita begitu menciptakan perpecahan? Apakah pandangan-pandangan kita begitu menonjol?
Apakah tembok-tembok kita begitu besar? Apakah sulit untuk menemukan tujuan bersama?

"Semoga mereka semua menjadi satu." Yesus berdoa.
Satu. Bukan satu dalam ribuan kelompok. Tetapi satu dalam Satu. Satu gereja. Satu iman. Satu Tuhan.
Bukan Baptis, bukan Metodis, bukan Advent. Hanya orang Kristen. Bukan aliran-aliran. Tidak ada hirarki. Tidak ada tradisi. Hanya ada Kristus sebagai pusat-Nya.

Terlalu idealistis? Tidak mungkin tercapai? Saya kira tidak begitu.
Anda tahu, hal yang lebih sulit sudah dilakukan. Misalnya, peristiwa di atas salib;
Sang Pencipta mengosongkan diri, menjadi Manusia dan memberikan nyawa-Nya untuk ciptaan-Nya.
Mungkin yang kita butuhkan hanyalah hati yang bersedia mengikuti teladan itu.

Bagaimana dengan anda? Dapatkah anda membangun jembatan? Melempar tali?
Menjembatani jurang perbedaan? Berdoa untuk kesatuan?
Dapatkah anda menjadi prajurit yang langsung tersentak sadar,
langsung berdiri dan mengingatkan yang lain, :Heh, itu Tuhan di atas salib!"

Permainan prajurit-prajurit di salib itu dan permainan kita begitu mirip sehingga sangat mengerikan.
Apa yang dipikirkan Yesus?
Apa yang Ia pikirkan sekarang?
Masih saja peristiwa melempar-lempar dadu berlangsung sekarang.
Dan terjadinya di kaki salib.
rismaastri - 29/08/2012 08:48 AM
#5395

Quote:
Original Posted By cobainmain
klo kisah ayub sih mungkin lebih masuknya cobaan dan ujian x ya?? soalnya ada 2 unsut #pusing
iya sih, klo cobaan tuh kaya pencobaan Tuhan Yesus di padang Gurun selama 40 hari, kalau ujian sih lebih ke pada Abraham yang harus mengurbankan anaknya ishak.


oh, Abraham jadinya mengurbankan Ishak ya, bro. D
iya kalau kasus Abraham itu ujian. Karena TUHAN yang berperan di situ.
Btw, Abraham ini ada panik ga sih waktu mulai malam disuruh sembelih Ishak, terus jalan ke tanah Moria?

Quote:
Original Posted By anonymousproxy
Shalom angel:
Malam guys moon:

Lagi ada diskusi sepertinya, duduk manis sambil menyimak linux2:


__ngacir:


Paws:


Halo, puh D
pixelfreax - 29/08/2012 09:09 AM
#5396

pagi semua, diberkati semua dalam anugrah Yeshua!

diberi kedamaian seperti air yang mengalir!

dan diberi kepintaran dan ide2 brilian di pagi ini!

Amen. Amen. Amen.
cobainmain - 29/08/2012 10:23 AM
#5397

Quote:
Original Posted By rismaastri
oh, Abraham jadinya mengurbankan Ishak ya, bro. D
iya kalau kasus Abraham itu ujian. Karena TUHAN yang berperan di situ.
Btw, Abraham ini ada panik ga sih waktu mulai malam disuruh sembelih Ishak, terus jalan ke tanah Moria?



Halo, puh D


ya ga jadi dunk... kan waktu diatas dihentikan ma Tuhan D

klo panik kayanya ga ya, klo dilihat dari kata"
Kejadian 22:12 "dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."
rismaastri - 29/08/2012 12:01 PM
#5398

Quote:
Original Posted By cobainmain
ya ga jadi dunk... kan waktu diatas dihentikan ma Tuhan D

klo panik kayanya ga ya, klo dilihat dari kata"
Kejadian 22:12 "dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."


oh iya, nda jadi.
Maksud saya, Tuhan mau yang dikurbankan itu Ishak kan bukan yang lain yah D

Mungkinkah dari iman Abraham yang tidak menyayangkan putranya yang terkasih untuk dikurbankan kepada Tuhan, maka TUHAN tidak segan-segan mengosongkan dirinya, dan mengaruniakan Putra-Nya yang tunggal kepada manusia?
Kadang saya berpikir, karena Bapa sudah menyaksikan iman dan perbuatan Abraham kepada-Nya dengan rela mengurbankan anaknya Ishak, maka Bapa pun melakukan hal yang mirip tapi jauh lebih besar. Karena sudah terbukti bahwa ada manusia yang setia dan layak seperti Abraham.

Mirip yah? Sama-sama mengurbankan anak terkasih dan anak tunggal. D
cuma yang satu nda jadi, yang satu benar-benar dikurbankan demi Kasih sayang Bapa terhadap manusia \)
misstumbler - 29/08/2012 02:02 PM
#5399

JAWABAN DOA

I Love JESUS........... - Part 3
Credit : shutterstock

Bacaan : Ezra 7:28b-8:20
----------------------------------------------------------
(7-28b) Maka aku menguatkan hatiku, karena tangan TUHAN, Allahku, melindungi aku dan aku menghimpunkan dari antara orang Israel beberapa pemimpin untuk berangkat pulang bersama-sama aku.

http://www.sabda.org/alkitab/tb/?versi=tb&kitab=15&pasal=8
----------------------------------------------------------
Bacaan Setahun : Yehezkiel 13-15
Nats : Kemudian karena tangan murah Allah kami itu melindungi kami, didatangkanlah oleh mereka kepada kami orang-orang yang berakal budi dari bani Mahli bin Lewi bin Israel ... (Ezra 8:18)

Jemaat gereja kami cukup banyak. Namun, seperti masalah klise berbagai gereja, yang mau dan mampu melayani sangat terbatas. Kami sungguh berdoa pada Tuhan agar ada tambahan orang untuk mengisi kekosongan yang ada. Ketika satu per satu tenaga pelayan diberikan, kami menyapa mereka dengan berkata, "Terima kasih telah menjadi jawaban Tuhan atas doa kami."

Masalah kekurangan pekerja sudah dialami sejak zaman Ezra. Pada zaman Raja Artahsasta, Ezra diperkenankan pulang ke Yerusalem untuk membangun kembali ibadah di Bait Allah. Sayang, di antara sekian banyak orang yang pulang bersamanya, ia tidak mendapati orang-orang Lewi untuk penyelenggaraan kebaktian (ayat 15). Ezra tidak mengambil jalan pintas mengganti peran khusus bani Lewi yang sudah ditetapkan Tuhan. Ia membagikan kebutuhan spesifik itu kepada saudara-saudara di Kasifya. Mendengar visi Ezra menyelenggarakan kembali kebaktian di Bait Allah dan apa yang dibutuhkan untuk mewujudkannya, mereka pun berespons. Ezra mengenali "tangan murah Allah" dalam semua proses itu.

Ketika mengalami kekurangan pekerja dalam pelayanan, seberapa jauh kita melibatkan Allah? Bisa jadi kita frustrasi dan mengambil langkah yang keliru: mungkin memborong pelayanan sendiri atau menurunkan standar pelayanan demi kebutuhan mendesak. Ingatlah bahwa pelayanan adalah milik Allah, Dialah yang menetapkan bagian tiap-tiap anggota dalam pembangunan tubuh-Nya. Mintalah Dia mengirim para pekerja menurut cara- Nya. Informasikan kebutuhan pelayanan secara spesifik pada sesama anggota tubuh Kristus. Dan, ketika kebutuhan terpenuhi, bersyukurlah atas tangan murah Allah yang menjawab doa kita. --SCL
TUHAN MEMILIKI ORANG YANG TEPAT UNTUK PEKERJAAN-NYA.

MINTALAH PEKERJA PADA-NYA DAN NANTIKANLAH JAWABAN-NYA.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/08/29/

Sumber : www.sabda.org
cobainmain - 29/08/2012 02:24 PM
#5400

buat yang udah nonton, atau yang belum nonton. maaf ya klo repost. tapi lucu en bermakna nih videonya.

http://www.youtube.com/watch?v=Yz1GaeqN5Fc

bukan jebakan betmen kok D
Page 270 of 280 | ‹ First  < 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Spiritual > I Love JESUS........... - Part 3