Spiritual
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Spiritual > I Love JESUS........... - Part 3
Total Views: 76096 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 272 of 280 | ‹ First  < 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 >  Last ›

misstumbler - 05/09/2012 02:45 PM
#5421

Quote:
Original Posted By aloisasuyoso
semoga diberkati para pekerja di ladang Tuhan yg tidak mengenal jemu dan lelah .Amin.


Selamat bergabung bro \)iloveindonesias

Amin untuk doanya. Ladang begitu luas, tapi pekerjanya masih sedikit, biar Tuhan yang mengutus lebih banyak lagi anak2-Nya.
misstumbler - 05/09/2012 02:51 PM
#5422

SAYA TIDAK DITOLONG

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : Lukas 7:18-35
--------------------------------------------------------------------
7:18 Ketika Yohanes mendapat kabar tentang segala peristiwa itu dari murid-muridnya,

7:19 ia memanggil dua orang dari antaranya dan menyuruh mereka bertanya kepada Tuhan: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?"

7:20 Ketika kedua orang itu sampai kepada Yesus, mereka berkata: "Yohanes Pembaptis menyuruh kami bertanya kepada-Mu: Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?"

7:21 Pada saat itu Yesus menyembuhkan banyak orang dari segala penyakit dan penderitaan dan dari roh-roh jahat, dan Ia mengaruniakan penglihatan kepada banyak orang buta.

7:22 Dan Yesus menjawab mereka: /"Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.*

7:23 /Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."*

7:24 Setelah suruhan Yohanes itu pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes: /"Untuk apakah kamu pergi ke padang gurun? Melihat buluh yang digoyangkan angin kian ke mari?*

7:25 /Atau untuk apakah kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian indah dan yang hidup mewah, tempatnya di istana raja.*

7:26 /Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi.*

7:27 /Karena tentang dia ada tertulis: Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di hadapan-Mu.*

7:28 /Aku berkata kepadamu: Di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak ada seorangpun yang lebih besar dari pada Yohanes, namun yang terkecil dalam Kerajaan Allah lebih besar dari padanya."*

7:29 Seluruh orang banyak yang mendengar perkataan-Nya, termasuk para pemungut cukai, mengakui kebenaran Allah, karena mereka telah memberi diri dibaptis oleh Yohanes.

7:30 Tetapi orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menolak maksud Allah terhadap diri mereka, karena mereka tidak mau dibaptis oleh Yohanes.

7:31 Kata Yesus: /"Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini dan dengan apakah mereka itu sama?*

7:32 /Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan yang saling menyerukan: Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak menangis.*

7:33 /Karena Yohanes Pembaptis datang, ia tidak makan roti dan tidak minum anggur, dan kamu berkata: Ia kerasukan setan.*

7:34 /Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kamu berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa.*

7:35 /Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya."*
--------------------------------------------------------------------
Bacaan Setahun : Yehezkiel 31-33
Nats : ... Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi sembuh, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik. Berbahagialah orang yang tidak menolak Aku." (Lukas 7:22-23)

Ketika mengalami kemalangan, berbagai pertanyaan mungkin berkecamuk di benak kita. Mengapa ini menimpa saya? Kalau orang lain ditolong Tuhan, kenapa saya tidak? Mengapa Tuhan yang Mahaadil dan Mahakasih tega membiarkan saya seperti ini?

Mungkin saja pertanyaan serupa terlintas dalam benak Yohanes Pembaptis. Saat itu, ia dipenjara karena keberani-annya menegur Herodes yang mengambil isteri saudaranya, sebagai isteri (lihat Matius 14:3-4). Murid-murid Yohanes bercerita tentang segala mukjizat Yesus. Pertanyaan Yohanes melalui murid-muridnya (ayat 20), menyiratkan ketidakpuasan, seolah ingin menantang Yesus membuktikan keilahian-Nya dengan menyelamatkannya. Namun, Yesus hanya meminta murid-muridnya melaporkan mukjizat yang mereka lihat. Semua itu jelas menunjukkan Dialah Mesias yang dinanti-nantikan. Dia tak perlu membuktikan apa-apa kepada Yohanes (ayat 23).

Mungkin Anda juga sedang bertanya-tanya mengapa Tuhan tak kunjung menolong. Anda mulai meragukan bahwa Dia benar Tuhan yang Mahakuasa, Mahatahu, Mahaadil, dan Mahakasih. Tengoklah kemegahan karya-Nya melalui alam semesta. Renungkanlah kehidupan Yesus yang nyata dalam sejarah, penebusan dosa oleh kematian-Nya di kayu salib dan kebangkitan-Nya dari maut. Tak ada alasan meragukan-Nya ketika kita memercayai kedaulatan-Nya. Kiranya Anda tidak menjadi kecewa dan menolak Tuhan, hanya karena Dia tidak memenuhi keinginan Anda. --HEM
TUHAN ADALAH TUHAN YANG PALING TAHU HAL TERBAIK

ENTAH SAYA MERASA DITOLONG ATAU TIDAK.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/09/05/

Sumber : www.sabda.org
adyzt - 05/09/2012 11:23 PM
#5423

shalom saudara ku yang terkasih..
kapan yah anak2 ILJ adain gathering?
adyzt - 06/09/2012 12:44 AM
#5424

Quote:
Original Posted By harsha89
wihhhh gokil bgt gan infonya.. hahahah


wihh gokil ngebootnya nohope:
dimana-mana sama aja cd
E!K - 09/09/2012 01:21 AM
#5425

selamat hari minggu semuanya \)
Tuhan Yesus & Keluarga Kudus senantiasa menerangi & membimbing setiap langkah kita menuju keselamatan...
HellMoritzz - 09/09/2012 05:17 PM
#5426

Quote:
Original Posted By Banned1x
shalom...
selamat hari minggu teman-teman angel:
mampir-mampir yah ke blog saya, masih belum banyak artikel sih, soalnya masih baru belajar malu:

GBus


blognya isinya tentang apa aja sih gan D
Brian.Brivin - 09/09/2012 05:14 PM
#5427

shalom..
selamat hari minggu D
salam kenal yo hehee
rismaastri - 09/09/2012 05:25 PM
#5428

Quote:
Original Posted By Brian.Brivin
shalom..
selamat hari minggu D
salam kenal yo hehee


shalom gan \)
selamat hari Minggu juga D
salken yah D

--------edited---------
ariaGADING - 09/09/2012 05:28 PM
#5429

Dengan rasa hormat
Mohon maaf para sesepuh dan mbah2 disini

Forum Spiritual melarang keras thread yg berisi ajakan bertukar link diluar kaskus
silahkan di baca kembali
►►►Tata Tertib Forum Spiritual & index Forum

Mohon dikoreksi mbah bila saya ada salah
Salim Sungkem Rukun Selalu mbah
shakehand2
hateisworthless - 09/09/2012 11:21 PM
#5430

Quote:
Original Posted By ariaGADING
Dengan rasa hormat
Mohon maaf para sesepuh dan mbah2 disini

Forum Spiritual melarang keras thread yg berisi ajakan bertukar link diluar kaskus
silahkan di baca kembali
►►►Tata Tertib Forum Spiritual & index Forum

Mohon dikoreksi mbah bila saya ada salah
Salim Sungkem Rukun Selalu mbah
shakehand2


thread ini
dalam pantauan

I Love JESUS........... - Part 3

army:
rismaastri - 10/09/2012 08:52 AM
#5431

Raja dalam penderitaan
Yohanes 18:33-34; 19:17-27

Menurut legenda, seorang rakyat Romawi bernama Fidus datang ke rumah Yusuf (ayah Yesus) untuk belajar memahat kayu, karena keterampilan Yusuf sudah tersohor.
Di depan rumah Yusuf, Fidus bertemu dengan seorang remaja dan memintanya untuk mengantarkan ia ke Yusuf.
Remaja itu berkata, "Mari saya antarkan Bapak, karena saya anak Yusuf."
Remaja itu adalah Yesus.

Singkat cerita, Fidus tinggal beberapa waktu di rumah Yusuf untuk belajar seni parkayuan.
Suatu kali, sementara memperhatikan Yusuf, Yesus bercerita tentang seorang Raja Agung yang akan menduduki takhta agung dan menguasai seluruh semesta. Fidus lalu berkata, "Wah, saya ingin membangun takhta yang agung untuk Raja itu."

Tahun demi tahun berlalu. Fidus kembali ke rumahnya di Jaffa dan menjadi tukang kayu yang akhirnya sukses dan tersohor.
Belasan tahun kemudian ia datang ke Yerusalem. Ketika ia melewati istana Pilatus, seorang prajurit mengenalinya dan berkata, "Tuan Fidus, kami membutuhkan bantuan anda. Ada tiga orang pejahat akan disalib. Kami hanya menyiapkan dua buah salib. Orang ketiga baru saja diputuskan hukumannya. Maukah anda membuat salib yang ketiga?"

Fidus menyanggupinya dan mulailah ia mengerahkan segala keahliannya hingga akhirnya selesailah sebuah salib yang dipandanginya dengan bangga.
Kemudian, Fidus mengikuti kerumunan orang menuju pinggir kota. Rupanya kerumunan orang menyaksikan arak-arakan penjahat yang akan disalib.
Ia mengikuti terus sekalipun tidak dapat melihat wajah para penjahat itu.

Sesampainya di atas bukit tempat ketiga penjahat tersebut disalib, salah seorang di antara mereka berbicara lemah.
Fidus begitu mengenali suara itu.
Suara remaja yang ditemuinya di rumah Yusuf.
Suara yang muncul dari "takhta agung" yang di buat Fidus.

Kisah ini tentu saja hanya sebuah legenda.
Namun, dibaliknya terdapat kebenaran yang mengagumkan.
Takhta bagi Raja Semesta ternyata tidak terbuat dari emas dan berhiaskan berlian, melainkan hanya dari kayu.
Raja Semesta itu menegaskan kerajaan-Nya bukan dengan kekuatan dan pedang,
melainkan melalui kematian dan salib.

Pada masa kejayaan Pax Romana, terdapat ribuan provinsi jajahan Romawi.
Setiap provinsi memiliki wali.
Itu berarti berarti ada ribuan wali negeri.
Namun, semua orang Kristen hanya mengenal satu nama wali negeri, yaitu Pontius Pilatus.
Setiap Minggu bahkan kita menyebutkan namanya dalam Pengakuan Iman Rasuli,
Quote:
"...yang menderita sengsara di bawah pemerintahan Pontius Pilatus."


Dalam Injil Yohanes, Pilatus memang menjadi seorang aktor antagonis, pemutus hukuman mati atas Yesus.
Namun, yang menarik, melalui ucapan dan tindakan Pilatus itu, Yesus justru diakui sebagai Raja.

Di antara ketiga Injil lainnya, Yohanes justru ingin menegaskan bahwa peristiwa penyaliban adalah peristiwa pemuliaan Yesus sebagai Raja.
Yohanes mencatat hal ini secara khusus sejak
Quote:
Yohanes 13:31, "Sesudah Yudas pergi, berkatalah Yesus: 'Sekarang Anak Manusia dipermuliakan dan TUHAN dipermuliakan di dalam Dia."


Setidaknya kita menemukan gagasan dari dua bagian kitab Yohanes ini.

Pertama, di dalam Yohanes 9:17-22, Yohanes mencatat lebih rinci ketimbang tiga kitab Injil lainnya tentang Pilatus yang menaruh sebuah tulisan dalam tiga bahasa, "Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi."
Ketika Pilatus didesak untuk mengganti kalimat itu, ia pun berkata, "Apa yang kutulis tetap tertulis."

Mungkin saja maksudnya untuk menghina dan mengejek Yesus.
Namun, kebenaran tetap terungkap.
Apa yang tertulis, tetap tertulis, bshwa TUHAN mampu menunjukkan kerajaan-Nya melalui penderitaan.

Kedua, di dalam
Quote:
Yohanes 18:33 Pilatus bertanya, "Engkau inikah raja orang Yahudi?"

Ketika Pilatus bertanya lagi pada ayat 37, "Jadi Engkau adalah Raja?"
Pengakuan itu muncul dari mulut Pilatus.
Jika TUHAN mampu menyatakan kebenaran melalui seekor keledai dungu milik Bileam, tentu TUHAN juga mampu menyatakan kebenaran melalui Pilatus.

Yesus memberi kesempatan kepada Pilatus untuk mengubah ejekan menjadi pengakuan, juga cemoohan menjadi keyakinan, bahwa Yesus memang adalah Raja.
Itu sebabnya
Quote:
ayat 34, Yesus berkata, "Apakah engkau katakan hal itu dari hatimu sendiri, atau adakah orang lain yang mengatakannya kepadamu tentang Aku?"


Yesus memberi kesempatan kepada Pilatus untuk jujur pada nurani dan hatinya sendiri.
Sama persis ketika Yesus bertanya pada Petrus,
Quote:
"Tetapi menurutmu, siapakah Aku ini? Jangan menurut orang lain! Menurutmu!"

Kita juga bisa merenungkan dua hal penting dari bacaan kali ini.

Pertama, TUHAN menegaskan kerajaan-Nya melalui penderitaan.
Penderitaan bukanlah menjadi hambatan bagi TUHAN untuk menunjukkan kemuliaan-Nya.
TUHAN menjadi Raja dalam penderitaan manusia.

Kedua, pengakuan pada Yesus sebagai Raja harus muncul dari dalam hati dan tidak boleh menjadi sebuah doktrin yang kita temukan serta dapatkan dari orang lain.
Ini bukan soal kebenaran ajaran, melainkan masalah hati, pengakuan yang berasal dari dalam batin.

Pada saat kita memakan roti dan meminum anggur Perjamuan Kudus, ajukanlah sebuah pertanyaan yang teramat penting kepada diri anda sendiri: apakah saya mengakui Kristus sebagai Raja dalam hidup?

Pertanyaan Yesus kepada Pilatus ini adalah pertanyaan yang juga diajukan kepada kita, untuk kita jawab serius: "Apakah engkau mengakui-Ku dari hatimu sendiri, atau adakah orang lain yang mengatakannya kepadamu tentang Aku?"

Tentu, tidak mudah menjawab pertanyaan ini, sebab kita membutuhkan rahmat Tuhan yang memampukan kita untuk menemukan wajah Sang Raja dalam realitas penderitaan dunia yang carut-marut ini.

Amen.
Selamat pagi ILJers sun:

waw dipantau momod matabelo:
kami minta maaf ya, mod kalau kami ada salah malus: \)
refkykontu - 10/09/2012 02:09 PM
#5432

Kel. 20:7 Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

Tahukah kita betapa seriusnya ayat ini.
Orang yahudi ketika hukum taurat ini dikeluarkan. Sangat menghormati nama Allah meraka menyebutnya YHWH adalah Elohim, Tuhan adalah Allah! Ketika mereka akan membaca firman yg ada nama Allah mereka akan terdiam beberapa detik dan takut menyebutkannya krn ada sosok yg luar biasa kuasanya dibalik nama itu.

Pada saat penyalinan bbrp teks perjanjian lama org Yahudi sebelum menulis nama Allah mereka akan mengganti pena dan mandi dgn bersih dan menulisnya dgn rasa hormat....Namun lama kelamaan budaya ini mulai hilang krn masuknya budaya bangsa lain.

Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan...saudara dizaman sekarang nama Tuhan sdh menjadi sebuah lata dan kebiasaan sesorang...kita sering mendengar OMG, swear, oh..Tuhan. Tahukah mereka sosok dibalik nama yg mereka latakan itu...bertobatlah jika sering menyebut nama TUHAN dgn sembarangan.

Kita bersyukur tdk hidup dijaman perjanjian lama, mungkin mereka yg melatakan nama Tuhan akan lgsng menerima hukuman dan kematian seperti ananias dan safira, seperti seorg pemuda yg memegang tabut perjanjian tanpa sengaja.

Kita bersyukur hidup dijaman Anugerah Allah melalui putraNya Yesus Kristus utk menyelamatkan manusia berdosa. Manusia diluar Kristus dan yg tdk percaya sungguh-sungguh pada anugerahNya akan merasakan Murka Allah yg menyala-nyala saat kematian menjemputnya. Allah tdk lg murka pd manusia, murkaNya sdh Dia timpakan kpd sang penebus Yesus Kristus. Luar biasa KASIH Allah. Murka Allah akan terlihat saat manusia berada dlm NERAKA.

Mari kita lihat bbrp tokoh yg menghina nama Tuhan Allah dgn sembarangan.

1. JOHN LENNON (Penyanyi kelompok the Beatles)
Beberapa tahun yang lalu, saat wawancara dengan sebuah majalah Amerika,
John Lennon berkata: "Kekristenan akan berakhir, dan akan menghilang. Saya yakin hal itu tidak dapat diragukan lagi. Yesus sih lumayan, tapi tujuan-tujuanNya terlalu sederhana. Hari ini kami (the Beatles) lebih terkenal dari Dia." (1966)
John Lennon setelah mengatakan bahwa the Beatles lebih terkenal dari Yesus Kristus, dibunuh oleh penggemarnya dengan 6 kali tembakan.

2. TANCREDO NEVES (Presiden Brasil)
Selama masa kampanye kepresidenannya, dia berkata bahwa jika ia mendapatkan 500,000 suara pemilih dari partainya, maka Tuhan pun tidak akan bisa menyingkirkan dia dari posisi kepresidenannya.
Tancredo Neves memang berhasil mendapatkan suaranya, namun dia jatuh sakit sehari sebelum pelantikannya sebagai presiden, dan kemudian meninggal.

3. CAZUZA (komposer Brasil penganut bi-sexual, penyanyi and penulis puisi)
Selama show-nya di Canecio ( Rio de Janeiro ), ketika ia sedang menghisap
rokok, dia menghembuskan beberapa asap rokoknya ke udara dan berkata,
"Tuhan, ini (asap rokok) untuk-Mu." Dia meninggal dalam keadaan yg sangat mengerikan karena AIDS pada usia 32 tahun.

4. LORD WILLIAM PIRRIE (Orang yang membuat TITANIC)
Setelah pembangunan kapal Titanic, seorang reporter bertanya seberapa
amankah kapal Titanic tersebut. Dengan nada mengejek dia menjawab: "Tuhan pun tidak akan bisa menenggelamkannya." Hasilnya: Saya rasa anda semua tahu apa yang terjadi dengan Titanic.

5. MARILYN MONROE (Aktris)
Dia dikunjungi oleh Billy Graham pada saat sebuah pertunjukan show. Billy
Graham berkata bahwa Roh Tuhan telah mengutusnya untuk memberitakan Injil kepada Marilyn Monroe. Setelah mendengarkan apa yang ingin disampaikan oleh Billy Graham, dia berkata, "Saya tidak perlu Yesus-mu." Seminggu kemudian Marilyn Monroe ditemukan tewas di apartemennya.

6. BON SCOTT (Penyanyi)
Mantan vokalis AC/DC. Dalam salah satu lagu yg dinyanyikannya tahun 1979 berbunyi: "Jangan hentikan saya, saya akan terus turun, turun ke jalan neraka." Pada tgl 19 Februari 1980, Bon Scoot ditemukan tewas karena tersedak oleh muntahannya sendiri.

7. CHRISTINE HEWITT (Jurnalis Jamaica & penghibur)
Berkata bahwa Alkitab (Firman Tuhan) adalah buku terburuk yang pernah
ditulis. Juni 2006, dia ditemukan tewas terbakar di motornya dan tak dapat dikenali lagi.

Campinas (IN 2005)

Di Campinas, Brasil sekelompok teman, mabuk, pergi untuk menjemput seorang teman .....

Sang ibu menemaninya ke mobil dan begitu khawatir dengan kemabukan teman-temannya dan dia berkata kepada putri memegang tangannya, yang sudah duduk di dalam mobil:

Anakku, Pergilah dengan Allah Dan Izinkan Dia melindungi kamu. "

Anak itu menjawab: 'Hanya Jika Dia (Allah)ikut dalam bagasi, sebab disini (dalam mobil) ..... Sudah benar-benar Penuh'

Beberapa jam kemudian, berita datang bahwa mereka telah terlibat dalam kecelakaan fatal, semua orang telah meninggal, mobilnya tidak dapat dikenali mobil jemis apa sebelumnya, tapi mengejutkan, bagasi masih utuh.

Polisi mengatakan tidak ada cara bagasi bisa tetap utuh. Dan yang lebih mengejutkan mereka, di dalam bagasi ada peti telur, dan tidak ada satupun telur yang rusak!!

Hormatilah Tuhan Allahmu. Jangan sesuka hati melatakan nama Tuhan karena didalam nama ini ada sosok yg luar biasa berkuasa atas hidupmu.

1 Yohanes 5:20 Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.
misstumbler - 10/09/2012 04:23 PM
#5433

NYANYIAN ALAM

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : Mazmur 19:1-7
-------------------------------------------------------
19:1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. (19-2) Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya;

19:2 (19-3) hari meneruskan berita itu kepada hari, dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam.

19:3 (19-4) Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar;

19:4 (19-5) tetapi gema mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi. Ia memasang kemah di langit untuk matahari,

19:5 (19-6) yang keluar bagaikan pengantin laki-laki yang keluar dari kamarnya, girang bagaikan pahlawan yang hendak melakukan perjalanannya.

19:6 (19-7) Dari ujung langit ia terbit, dan ia beredar sampai ke ujung yang lain; tidak ada yang terlindung dari panas sinarnya.

19:7 (19-8) Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.
-------------------------------------------------------
Bacaan Setahun : Yehezkiel 46-48
Nats : Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya. (Mazmur 19:2)

Apa buktinya Allah ada?" selalu menjadi topik hangat dalam diskusi keagamaan. Ini bukan saja pertanyaan yang muncul dari mereka yang tidak percaya adanya Allah, namun juga dari kalangan yang memercayai adanya Allah. Logika berpikir yang sangat mendasar untuk menjawabnya adalah: segala ciptaan ada karena ada penciptanya. Makin rumit suatu ciptaan, makin hebat pula penciptanya.

Logika inilah yang juga dipakai pemazmur dalam merenungkan keberadaan Allah. Ia melihat betapa Allah meninggalkan sangat banyak jejak dan bukti tentang keberadaan-Nya melalui alam semesta. Percaya bahwa langit, matahari, dan segala kompleksitas alam di sekitar kita itu ada dengan sendirinya adalah sebuah ide konyol dari mereka yang menekan bisikan nurani. Keindahan, kemegahan dan keteraturan jagat raya menyiratkan ada arsitek agung di baliknya. Buah karya Allah, yaitu bumi dan segala isinya adalah salah satu cara Allah untuk membisikkan keberadaan-Nya.

Keberadaan alam semesta tidak hanya layak menjadi alat pembuktian namun sepantasnya menimbulkan pesona dan hormat kepada Sang Pencipta. Kalau langit saja bisa menceritakan pekerjaan Tuhan yang mulia, betapa lebih lagi kita sebagai ciptaan-Nya yang paling agung, yang dibuat seturut gambar-Nya. Sudah selayaknya kita juga menjadi pencerita kemuliaan-Nya dan pemberita pekerjaan tangan-Nya. Seberapa besar kekaguman kita kepada-Nya dan seberapa banyak cerita hidup kita menjadikan orang kagum kepada-Nya? --PBS
KETIKA KITA TERPESONA TERHADAP ALAM SEMESTA,

NYATAKAN KEKAGUMAN KEPADA PENCIPTA-NYA.

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/09/10/

Sumber : www.sabda.org
hateisworthless - 10/09/2012 11:06 PM
#5434

Quote:
Original Posted By misstumbler

Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/09/10/

Sumber : www.sabda.org


peringatan terakhir

army:
misstumbler - 11/09/2012 04:53 PM
#5435

Quote:
Original Posted By hateisworthless


peringatan terakhir

army:


Waduh, maaf dari kemarin ga ngeh lagi udah diwarning :sorry

Berarti link yg diakhir postingan dihapus aja y.

hateisworthless - 11/09/2012 05:02 PM
#5436

Quote:
Original Posted By misstumbler
Waduh, maaf dari kemarin ga ngeh lagi udah diwarning :sorry

Berarti link yg diakhir postingan dihapus aja y.


gpp mbahe,
jangan direct link untuk postingan2 yg menyertakan link website atau link diluar kaskus itu aja sih.
Tjcorps - 11/09/2012 05:03 PM
#5437

I Love Jesus and I Love Indonesia
ariaGADING - 11/09/2012 05:12 PM
#5438

Quote:
Original Posted By Tjcorps
I Love Jesus and I Love Indonesia


ni apaan lagi nohope:
kalo ngejunk jangan disini gan
disini tempat sharing
shakehand2
rismaastri - 13/09/2012 09:49 AM
#5439

Galilea, Tempat Resiko dan Perubahan bertemu.
Matius 4:12-17

Ketika Yesus mendengar Yohanes Pembabtis telah ditangkap, Dia menyingkir ke Galilea.
Yesus malah meninggalkan Nazareth dan diam di Kapernaum, di tepi sebuah danau di daerah Zebulon dan Naftali.
Kesan pertama setelah membaca ayat 12 dan 13 ini adalah Yesus melarikan diri, mencari aman dan nyaman, setelah mengetahui kabar Yohanes Pembabtis ditangkap. Dia menyingkir di tepi danau pula.
Saya membayangkan, mungkin disana ada bungalow atau villa untuk bersantai.
Yesus menyingkir dari tempat itu di mana kekerasan dan ketidakdamaian terjadi.

Namun, kesan itu langsung hilang setelah ditepis oleh ayat berikutnya. Ayat 14-16 menjelaskan alasan Yesus menyingkir. Ternyata bukan karena Dia mencari aman dan nyaman. Ayat 14 dimulai dengan kata "supaya" artinya, ada intensi atau tujuan yang disengaja, yaitu agar Zebulon dan Naftali, atau daerah Galilea, mendapatkan terang, seperti yang dinubuatkan oleh Nabi Yesaya.

Dengan kata lain, berlawanan dengan kesan bahwa tujuan perjalanan dan penyingkiran ke Galilea untuk mencari aman dan nyaman, perjalanan Yesus ke daerah itu adalah perjalanan membawa terang yang tidak lain diri-Nya sendiri, Sang Terang Dunia, ke tengah kegelapan. Sungguh sebuah keputusan besar karena Yesus justru masuk ke dalam bahaya jauh lebih besar dari pada sekedar ditangkap seperti Yohanes Pembabtis.

Galilea adalah negeri orang terbuang. Negeri di mana kemurnian iman Yahudi dan kekafiran bangsa lain saling bercampur, kawin-mawin, dan beranak-pinak, imoralitas. Negeri orang-orang terpinggir. Negeri yang para penduduknya dihina oleh orang-orang Yahudi karena ketidakmampuan dan ketidakmauan mereka menjaga keluhuran agama.

Namun, Galilea juga adalah tempat Yesus memulai karya-Nya dan memusatkan pikiran-Nya. Galilea sungguh punya tempat khusus dalam hati Yesus. Tempat kesayangan Yesus bukanlah Yerusalem di mana terdapat pusat politik dengan istana yang mewah dan pusat ibadah dengan bait suci yang megah. Dia justru memilih Galilea yang dimarginalisasikan, suatu tempat yang tidak terpikirkan untuk membangun rumah yang aman untuk mendidik anak-anak.

Melalui semua ini, saya ingin mengajak anda untuk merenungkan soal resiko dan perubahan. Manusia, anda dan saya, selalu berubah. Kita tahu dan sadar itu. Bahkan, semua orang ingin berubah lebih baik, aman, dan terjamin.
Namun apakah anda sungguh-sungguh berdiam diri dan merenungkan perubahan apa yang sedang anda usahakan? Apa resiko yang saya ambil untuk mengupayakan perubahan itu?

Setiap hari kita mengambil resiko. Setiap detik adalah momen pengambilan resiko. Namun, apakah perubahan beresiko yang kita ambil sungguh-sungguh sesuai dengan kehendak Tuhan, atau mungkin justru berlawanan dengan apa yang Tuhan mau? Pernahkan kita sungguh-sungguh merenungkan itu?

Tahukah anda bahwa Tuhan yang kita percaya ternyata juga mengambil resiko? Buktinya, Tuhan menciptakan anda dan saya. Dia menciptakan manusia yang memang bisa melukai dan menyakiti hati-Nya. Tuhan bisa saja hanya menciptakan sebuah dunia dengan penghuninya adalah malaikat-malaikat yang setiap hari bernyanyi memuji-Nya , sebuah dunia yang lebih indah, yang tidak perlu membutuhkan pesawat terbang karena semua penghuninya adalah malaikat bersayap (seperti dalam lukisan-lukisan yang kita kenal itu.) Namun, TUHAN mengambil resiko menciptakan manusia, yang kerap kali memakai topeng untuk menutup-nutupi borok-borok dirinya sendiri.

Semua hubungan cinta kasih yang autentik itu selalu melibatkan kesediaan untuk mengubah diri dan mengambil resiko.
Kalau begitu, apa ukuran kita untuk beriman terhadap TUHAN yang juga mengambil resiko? Apa ukurannya bahwa perubahan dan resiko yang kita ambil memang selaras dan harmonis dengan kehendak TUHAN?

Proyek perdamaian di ayat 17 menunjukkan Yesus mengambil resiko pergi ke tengah-tengah kegelapan di Galilea: "Bertobatlah, sebab kerajaan Sorga sudah dekat!" Ada catatan yang harus saya berikan di sini. Ketika Yesus berkata "bertobatlah," ini merupakan sebuah undangan untuk berubah.
Dalam bahasa aslinya, kata bertobat memakai kata kerja masa sekarang (present tense). Artinya, pertobatan bukanlah keputusan satu kali untuk selamanya. Namun, bertobat berarti keep on repenting, berubah terus-menerus.

Itulah iman. Itu ukuran dari resiko-resiko yang harus kita ambil demi perubahan hidup ini. Iman adalah resiko. Iman yang sehat adalah iman yang mengambil resiko. Abraham meninggalkan kaumnya dan melakukan the journey of the unknwown, perjalanan menuju tempat yang tidak ia ketahui dan itu sebuah resikp. Ia menambil resiko untuk percaya bahwa Sarah yang memang sudah menopause bisa mendapatkan anak. TUHAN pun memberikannya.

Yesaya mengambil resiko dengan berkata, "Ini aku, utuslah aku."
Dalam keterbatasannya, Rut mengambil resiko untuk ikut pergi bersama Naomi, mertuanya, ke negeri asing, daripada kembali de dalam kenyamanan bangsanya sendiri.

Maria mengambil resiko disalahpahami bahkan mungkin dirajam demi mempertahankan bayi dikandungannya.
Nuh mengambil resiko dianggap gila karena membangun bahtera di saat keadaan aman dan tentram.
Seorang anak kecil, karena cinta kasihnya kepadda Sang Guru, rela menanggung resiko kehilangan lima roti dan dua ikan dan kelaparan. Anak ini kemudian menjadi berkat untuk ribuan orang.

Alkitab adalah "buku resiko" yang dipenuhi tokoh-tokoh yang mengambil resiko. Resiko tersebut kadang-kadang gagal, seperti Petrus yang berjalan di atas air, tetapi kemudian tenggelam. Resiko untuk mengikut Yesus ternyata juga gagal dialami Yudas, yang mengkhianati Yesus. Sayangnya, ia tidak mau kembali untuk berubah dan bertobat. Menurut anda, seandainya Yudas bertobat, apakah ia akan diterima Yesus? Saya yakin, pasti diterima.

Iman yang sehat adalah iman yang senantiasa memiliki keberanian untuk mengambil resiko.
Tentu, kita tidak ingin mengatakan, bahwa dengan demikian iman kita adalah iman yang buta. Pokoknya nekad.
TUHAN memberi kita akal budi. TUHAN memerintahkan kita untuk mengasihi TUHAN dengan segenap akal budi. Ada saat kita harus mengambil pertimbangan, tetapi juga ada saat kita tidak diberi kesempatan untuk mengambil pertimbangan terlalu lama.
Itu karena kesempatan hanya datang sekali.
Kalau anda tidak mengambil kesempatan yang penuh dengan resiko untuk melompat ke dalam rengkuhan dan rangkulan TUHAN, maka hilanglah sudah kesempatan itu.

Sebelumnya kita baca mengenai Yesus yang mengambil resiko dan membawa perubahan demi Galilea. Kini, apa dampaknya terhadap manusia-manusia Galilea? Menarik sekali ada pola yang sama bagaimana Petrus, Andreas dan Yakobus, serta Yohanes menjawab panggilan Yesus.
Apa yang menarik di ayat 20 dan 22? Ada sebuah respons segera dari para calon murid itu untuk menjawab Yesus. Mereka mengambil resiko kehilangan pekerjaan demi mengikut Yesus. Mereka pun memutuskannya dengan segera, sebab kesempatan itu datang sekali dalam seumur hidup.

Respons berikutnya juga menarik. Keempat murid perdana ini segera mengikut Yesus sebelum Yesus melakukan tindakan spektakuler dan penuh mukjizat (ay.23).
Itu berarti keputusan empat murid perdana Yesus dilakukan tanpa ada bukti apa-apa dari-Nya. Respons ini sungguh-sungguh berbeda dengan ayat 24-25a, "Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria, dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, dan sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka. Maka orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia."

Ada dua tipe murid disini. Tipe pertama adalah mereka yang diajak Yesus dan kemudian mengambil resiko sebelum, serta tanpa kalkulasi dan bukti bahwa Yesus mampu melakukan mukjizat. Sementara itu, tipe kedua adalah mereka yang berbondong-bondong memutuskan untuk mengikut Yesus setelah dan karena sudah melihat bukti-bukti yang spektakuler.

Pertanyaannya adalah, tergolong ke dalam tipe yang manakah anda dan saya? Ketika kita memutuskan untuk menjadi pengikut Kristus, kelompok manakah kita? Apakah kita termasuk orang-orang yang sewaktu sakit keras memilih untuk tetap percaya kepada TUHAN, walaupun tidak terjadi mukjizat sama sekali? ataukah, kita termasuk orang-orang yang selalu mengklaim TUHAN dan berkata, "TUHAN, buktikan bahwa Engkau berkuasa, baru aku mau menjadi murid-Mu?"

Berbahagialah kita jika kita tetap percaya walaupun tidak sembuh. Itulah mukjizat terbesar. Ketika seseorang mampu percaya, terlepas dari ada atau tidak adanya bukti-bukti dalam hidup, di situlah ditemukan iman yang berani mengambil resiko, iman yang tidak hanya mencari aman dan nyaman dengan bukti-bukti. Semoga saja kita bersedia memasuki kehidupan iman semacam itu.

Amen,
rose:
misstumbler - 14/09/2012 06:15 PM
#5440

Quote:
Original Posted By hateisworthless


gpp mbahe,
jangan direct link untuk postingan2 yg menyertakan link website atau link diluar kaskus itu aja sih.


Oke thanks bro iloveindonesias

----------------------------------------------------------------------------
SABAT UNTUK MANUSIA

I Love JESUS........... - Part 3

Bacaan : Markus 2:23-28
---------------------------------------------------
2:23 Pada suatu kali, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum, dan sementara berjalan murid-murid-Nya memetik bulir gandum.

2:24 Maka kata orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?"

2:25 Jawab-Nya kepada mereka: /"Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya kekurangan dan kelaparan,*

2:26 /bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar lalu makan roti sajian itu--yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam--dan memberinya juga kepada pengikut-pengikutnya?"*

2:27 Lalu kata Yesus kepada mereka: /"Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat,*

2:28 /jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat."*
---------------------------------------------------
Bacaan Setahun : Daniel 7-9
Nats : Lalu kata Yesus kepada mereka, "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat." (Markus 2:27)

Meski memahami bahwa Sabat dirancang Tuhan sebagai hari perhentian, bagi banyak orang kristiani yang aktif di gereja, Sabat justru hari yang melelahkan. Ada banyak pelayanan atau acara gereja yang dilangsungkan pada hari itu. Akibatnya, bukan berkat Tuhan yang dirasakan, tetapi setumpuk kepenatan.

Masalah ini bukan masalah baru. Sibuk di hari Sabat sudah biasa bagi para imam di zaman Perjanjian Lama. Hal ini dikutip Yesus untuk menegur orang Farisi yang menghakimi para murid-Nya (ayat 23-24). Orang Farisi sibuk dengan berbagai larangan, namun mengabaikan maksud Tuhan sendiri atas hari Sabat. Jelas menurut Yesus, Tuhan merancang Sabat bukan sebagai aturan yang memberatkan (ayat 27). Sabat ditetapkan Tuhan untuk kebaikan manusia, sehingga dapat beristirahat dan menikmati berkat Tuhan secara khusus (bdk. Kejadian 2:1-3, Keluaran 20:8-11). Tindakan orang Farisi menyempitkan makna Sabat pada ritual dengan banyak aturan, padahal Sabat menunjukkan hati Tuhan yang begitu mengasihi ciptaan-Nya, termasuk para murid yang sedang butuh makanan.

Apakah Sabat menjadi beban atau sukacita bagi Anda? Apakah yang menjadi fokus Sabat Anda: Kristus atau ritual ibadah dan pelayanan? Jika hari Minggu adalah hari yang "sibuk" bagi Anda, pikirkanlah satu hari perhentian lainnya sebagai hari di mana Anda benar-benar dapat beristirahat dan menikmati Tuhan secara khusus. Alkitab menyebutkan satu dari enam hari haruslah dikuduskan sebagai hari Sabat. Entah itu hari Sabtu, Minggu, Senin, atau hari lainnya, yang terutama adalah Tuhan menjadi pusat dan sumber sukacita kita, bukan yang lain. --MEL
SABAT ADALAH PERINGATAN AKAN KASIH TUHAN YANG MENYELAMATKAN DAN MEMBAWA SUKACITA.
Page 272 of 280 | ‹ First  < 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Spiritual > I Love JESUS........... - Part 3