HEALTH & MEDICAL
Home > LOEKELOE > HEALTH & MEDICAL > --==[meluruskan!!]--[paten, branded named drug, generic]==--
Total Views: 15517 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 13 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

anugerahadina - 17/03/2011 08:32 PM
#1
--==[meluruskan!!]--[paten, branded named drug, generic]==--
Quote:
bismillahirrahmanirrahim,
ane mencoba meluruskan apa yang pernah ada di forum ini, semoga bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi para kaskuser sekalian. Ane pun masih selalu mengasah ilmu kefarmasian ini. Selamat membaca.
Spoiler for meluruskan
--==[meluruskan!!]--[paten, branded named drug, generic]==--


Quote:
Bila berkenan, monggo diberikan :rate5 :rate5 :rate5

Quote:
Bila berkenan, monggo diberikan cendolbig cendolbig cendolbig


Quote:
--==[meluruskan!!]--[paten, branded named drug, generic]==--
1. PATENT DRUG/OBAT PATEN (Sampurno, 2009)
Secara definisi, Obat Paten atau obat inovator adalah obat yang baru ditemukan berdasarkan riset dan memiliki masa paten yang tergantung dari jenis obatnya. Menurut UU No. 14 Tahun 2001 masa berlaku paten di Indonesia adalah 20 tahun. Selama 20 tahun itu, perusahaan farmasi tersebut memiliki hak eksklusif di Indonesia untuk memproduksi obat yang dimaksud. Perusahaan lain tidak diperkenankan untuk memproduksi dan memasarkan obat serupa kecuali jika memiliki perjanjian khusus dengan pemilik paten.

Nah, yang perlu menjadi perhatian di sini agar tidak rancu dengan definisi di trit yang pernah ada bahwa, paten yang dimaksud di sini adalah obat baru (NCE= New Chemical Entity) bukan patent formulasi (Branded Named drug). Contoh obat patent, seperti Lipitor (atorvastatin calcium) dan Raltegravir. lipitor ditemukan/disintesis pertama kali oleh Bruce Roth di Pfizer, sehingga Pfizer langsung mematenkan temuan NCE terbaru tersebut. Nah inilah yang dinamakan obat paten. FYI, paten lipitor habis di tahun 2011, sehingga dapat dipastikan tahun 2012 akan banyak bermunculan branded namednya atau pun generiknya karena lipitor ni laku keras dipasaran.

Nah, pada trit sebelumnya mencontohkan amoxan kapsul dan Erysanbe Chewable yang sebenarnya adalah branded named drug bukan patent drug (*kembali ke definisi sebagai NCE). Sebagai contoh, erysanbe yang mengandung eritromisin yang diproduksi sanbe, telah ada obat patentnya pada tahun 1952 yang ditemukan oleh Eli Lilly dan dipasarkan dengan nama Ilosone. Oleh karena itu bisa dipastikan bahwa erysanbe bukan patent drug tapi branded named drug


Quote:
--==[meluruskan!!]--[paten, branded named drug, generic]==--
2. BRANDED NAMED DRUG/BRANDED GENERIC DRUG (Sampurno, 2009)
Secara definisi, obat yang telah habis masa hak patennya yang diproduksi dan dipasarkan dengan nama dagang. Nah, obat ini akan bermunculan ketika masa obat paten habis, bahkan sebelum masa patent obat originatornya habis, perusahaan sudah siap2 dengan penelitian untuk obat branded ini.
Sebagai contoh obat ini adalah sanmol, amoxan, dan banyak lagi sebagaimana yang sering muncul di televisi. Sehingga pada dasarnya obat ini boleh diiklankan.

Biaya produksi obat ini pun tidak semahal obat patent karena tidak perlu lagi mensintesis dari awal, tapi cukup dengan modifikasi formulasi misalnya menjadi kunyah, atau diberi salut, dan juga dilakukan uji BABE (bioavailabilitas dan bioequivalen) sehingga memiliki efek yang sama dengan dengan obat paten. Selain itu, yang jelas obat ini masih lebih mahal dari generik karena adanya biaya tambahan iklan, dan kemasan yang khusus dan menarik. Selain itu, karena terlanjr pola pikir masyarakat yang lebih suka branded named drug, ma produsen semakin leluasa mengambil untung dari harga obat ini.


Quote:
--==[meluruskan!!]--[paten, branded named drug, generic]==--
3. GENERIC DRUG/OBAT GENERIK (Sampurno, 2009)
Secara definisi, obat generik adalah obat yang diproduksi dan dipasarkan dengan menggunakan nama kimia atau INN (International Nonprietary Name). Obat ini muncul setelah obat patent habis masa patennya.

Nah, obat generik ni khusus dan cukup ketat peraturannya, karena:
1. kemasan sederhana
2. tidak boleh iklan
Selain itu, obat generik ini, tidak dilakukan penelitian dari awal, sehingga biaya RND jauh lebih murah, tingga melakukan BABE menjadi OGB (obat generik berlogo, sehingga memiliki efikasi yang sama dengan baik obat patent maupun branded name. Gampangnya khasiatnya sama. OGB ini juga yang merupakan program pemerintah bekerja sama dengan BUMN industri farmasi sejak tahun 1990an.


Quote:

Namun, cukup disayangkan, karena tanggapan masyarakat kurang baik, penjualan OGB ini menurun bahkan rugi, sehingga dapat ditemukan kelangkaan2 obat generik. Kebanyakan masyarakat awam memahami bahwa obat generik murah karena kualitasnya murahan. Padahal justru sebaliknya, harga murah karena memang proses produksi yang tidak memakan biaya seperti obat paten dan branded named drug, Namun kualitas sama karena tetap adanya uji BABE. Selain itu, pemerintah melakukan subsidi untuk produksi obat generik ini. Oleh karena itu, masyarakat butuh edukasi.


Quote:

selain itu, yang perlu menjadi perhatian juga, bahwa untuk menemukan obat NCE yang mampu di patentkan ini memakan waktu penelitian 10-20 tahun, dan pastinya memakan biaya yang gak sedikit, sehingga wajar klo obat paten biasanya mahal bisa sampe 10x lipat harga generik karena untuk menutupi biaya tersebut. Tapi selama masih berlaku patentnya, gak akan ada obat generiknya, sehingga pasien mau gak mau harus mengkonsumsi obat tersebut. Kecuali klo masa paten udah habis, walaupun obat paten tersebut tetap diproduksi, pasti akan keluar obat saingannya berupa generik atau branded name yang lebih murah karena biaya penelitiannya tidak sebesar obat paten, sehingga pasien memiliki pilihan.


Quote:

Nah, paradigma bahwa obat generik adalah obat murahan harus diubah. Negara-negara amerika dan eropa telah mengubah paradigma ini, terlihat dari tingginya peresepan generik hingga 67%. Sedangkan di Indonesia kebalikannya justru paten dan branded drug yang bisa mencapai 70%. Dokter dan Apoteker harus bahu membahu mencerdaskan masyarakat Indonesia.


sumber: Sampurno, 2009, Manajemen Pemasaran Farmasi, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.



--==[meluruskan!!]--[paten, branded named drug, generic]==--
supported by: FORUM FARMASI NASIONAL on KASKUS (klik dipicture yak)

Quote:
TS tidak bertanggung jawab terhadap segala bentuk iklan yang ada di ruang/kolom iklan di trit ini
QuistiZ - 17/03/2011 08:52 PM
#2

org indo terlalu merk oriented :Peace

vote for generic

murah & berkhasiat :thumbup




tanamkan di otak qt kalo dgn generik itu bisa sembuh, jadi sembuhlah kita, yg bs nyembuhin kita itu hanya Tuhan & diri kita sendiri, obat hanya perantaranya. jd IMHO, yg penting adalah asumsi
hikari.to.yami - 17/03/2011 08:58 PM
#3

Quote:
Original Posted By anugerahadina

Biaya produksi obat ini pun tidak semahal obat patent karena tidak perlu lagi mensintesis dari awal, tapi cukup dengan modifikasi formulasi misalnya menjadi kunyah, atau diberi salut, dan juga dilakukan uji BABE (bioavailabilitas dan bioequivalen) sehingga memiliki efek yang sama dengan dengan obat paten.

suported by: --==[meluruskan!!]--[paten, branded named drug, generic]==--
FORUM FARMASI NASIONAL on KASKUS (klik dipicture yak)


maksudnya biaya R&D yg tidak semahal obat paten?
heroegodai - 17/03/2011 09:15 PM
#4

Quote:
Original Posted By QuistiZ
org indo terlalu merk oriented :Peace

vote for generic

murah & berkhasiat :thumbup




tanamkan di otak qt kalo dgn generik itu bisa sembuh, jadi sembuhlah kita, yg bs nyembuhin kita itu hanya Tuhan & diri kita sendiri, obat hanya perantaranya. jd IMHO, yg penting adalah asumsi


shakehand2
nice share, gan
percaya klo obat mahal bisa menyembuhkan
percaya lah jg klo obat generik jg bisa mnembuhkan
daZZallucifer - 17/03/2011 09:16 PM
#5

karena gengsi kali ya obat generik jadi di pandang sebelah mata,
tapi kalo tau, ternyata oke juga Diloveindonesias
anugerahadina - 17/03/2011 09:17 PM
#6

Quote:
Original Posted By hikari.to.yami
maksudnya biaya R&D yg tidak semahal obat paten?


hmm.. maksud ane gini mas hikari.. bahwa R&D obat paten kan mahal bgt tu.. bisa paling tinggi diantra 3 jenis obat ini, karena stepsnya dari awal bgt... mulai dari New chemical development, drug and formulation development, uji praklinik, dan uji klinik.. tapi klo selain paten kan ..bisa melihat profil BABEnya.. sehingga proses lebih irit dan gak memakan waktu terlalu lama.. CMIIW ya gan.. koreksi gan klo ada yang salah.. biar gak menyesatkan masyarakat.
anugerahadina - 17/03/2011 09:19 PM
#7

Quote:
Original Posted By QuistiZ
org indo terlalu merk oriented :Peace

vote for generic

murah & berkhasiat :thumbup




tanamkan di otak qt kalo dgn generik itu bisa sembuh, jadi sembuhlah kita, yg bs nyembuhin kita itu hanya Tuhan & diri kita sendiri, obat hanya perantaranya. jd IMHO, yg penting adalah asumsi


gak cuman orang indo gan.. ternyata kasus ini juga terjadi di malaysia.. ane pernah baca jurnal ttg kondisi generik di malaysia.. sama aja ternyata pemikirannya, menganggap obat generik itu murahan.. dan pemerintah malaysia sedang berusaha membuat sistem agar generik menjadi pilihan pertama obat di RS pemerintah.

wah.. ane suka tulisan yang kecil dibawah itu gan...:2thumbup
QuistiZ - 17/03/2011 09:41 PM
#8

Quote:
Original Posted By heroegodai
shakehand2
nice share, gan
percaya klo obat mahal bisa menyembuhkan
percaya lah jg klo obat generik jg bisa mnembuhkan


shakehand

bener banget gan

Quote:
Original Posted By anugerahadina
gak cuman orang indo gan.. ternyata kasus ini juga terjadi di malaysia.. ane pernah baca jurnal ttg kondisi generik di malaysia.. sama aja ternyata pemikirannya, menganggap obat generik itu murahan.. dan pemerintah malaysia sedang berusaha membuat sistem agar generik menjadi pilihan pertama obat di RS pemerintah.


hmm...apa mungkinkah org asia itu merk oriented, gengsinya tinggi??
ato cuman org melayu aja DDD

Quote:
wah.. ane suka tulisan yang kecil dibawah itu gan...:2thumbup


makasih gan shakehand pengalaman pribadi & keluarga jg malu
kalo berkenan boleh tuh dipajang diatas (#1) ilovekaskus
hikari.to.yami - 17/03/2011 10:52 PM
#9

Quote:
Original Posted By anugerahadina
hmm.. maksud ane gini mas hikari.. bahwa R&D obat paten kan mahal bgt tu.. bisa paling tinggi diantra 3 jenis obat ini, karena stepsnya dari awal bgt... mulai dari New chemical development, drug and formulation development, uji praklinik, dan uji klinik.. tapi klo selain paten kan ..bisa melihat profil BABEnya.. sehingga proses lebih irit dan gak memakan waktu terlalu lama.. CMIIW ya gan.. koreksi gan klo ada yang salah.. biar gak menyesatkan masyarakat.


nah kalo gitu penggunaan kata yg tepat sebaiknya jangan "biaya produksi obat tidak semahal obat paten". Tapi "harga obat tidak semahal obat paten" \)
kebohutan - 17/03/2011 11:19 PM
#10

nyimak dulu gan... army:
katatia - 17/03/2011 11:26 PM
#11

Quote:
Original Posted By hikari.to.yami
nah kalo gitu penggunaan kata yg tepat sebaiknya jangan "biaya produksi obat tidak semahal obat paten". Tapi "harga obat tidak semahal obat paten" \)


ni kakak bkn yah? hahaha :intermezo

yup bnr..kl diliat dr harga produksi mgkn hampir dibilang sama..tangible lain yang buat branded ma paten itu mahal..hahaha
hikari.to.yami - 18/03/2011 12:00 AM
#12

Quote:
Original Posted By katatia
ni kakak bkn yah? hahaha :intermezo

yup bnr..kl diliat dr harga produksi mgkn hampir dibilang sama..tangible lain yang buat branded ma paten itu mahal..hahaha


hahaha, adek ini ada2 ajah, orang kk dah perkenalan di tritnya anung yg satunya juga malu:

yup, musti balik modal, makanya mahal maho
X41 - 18/03/2011 11:44 AM
#13

obat paten ama generik kekuatannya sama ga sih?
katanya selalu melewati biowkuivalensi sebelum di jual ke umum,
tapi bioekuivalensi tersebut benarkah dilakukan di indo?
reliable ga yah?
dnkrcrshr - 18/03/2011 03:02 PM
#14

Quote:
Original Posted By X41
obat paten ama generik kekuatannya sama ga sih?
katanya selalu melewati biowkuivalensi sebelum di jual ke umum,
tapi bioekuivalensi tersebut benarkah dilakukan di indo?
reliable ga yah?


kekuatan apaan dulu ni? klo efek farmakologisny y sama lah..yg bedain kn bahan2 tambahan dlm obat itu yg bikin lebih cepet berefek..lebih cepat itu ad analisis secara statistikny kq....bioekivalensi dilakukan di Indo,ad bnyak lab BABE,cm yg uda sesuai standard intrnasional blm banyak,tp g smw perush.farmasi yg ngelakuin itu krn aturan wajib BABE blum release..tp bentar lg release kq..krn bentar lg harmonisasi asean,produk2 yg mw expand k ASEAN harus disiapin dokumen BABEnya...
anugerahadina - 18/03/2011 03:30 PM
#15

Quote:
Original Posted By dnkrcrshr
kekuatan apaan dulu ni? klo efek farmakologisny y sama lah..yg bedain kn bahan2 tambahan dlm obat itu yg bikin lebih cepet berefek..lebih cepat itu ad analisis secara statistikny kq....bioekivalensi dilakukan di Indo,ad bnyak lab BABE,cm yg uda sesuai standard intrnasional blm banyak,tp g smw perush.farmasi yg ngelakuin itu krn aturan wajib BABE blum release..tp bentar lg release kq..krn bentar lg harmonisasi asean,produk2 yg mw expand k ASEAN harus disiapin dokumen BABEnya...


horeee.. akhirnya prof. Apoteker dateng.... dah ditunggu akhirnya dateng juga...
:selamat :selamat :selamat :2thumbup :2thumbup :2thumbup

Nah, klo agan sendiri rekomen generik apa branded atau patent niy??? sepertinya pemerintah harus membuat sistem yang baik agar target pasar generik bisa tercapai...
adhtrancekuja - 18/03/2011 04:36 PM
#16

Quote:
Original Posted By dnkrcrshr
kekuatan apaan dulu ni? klo efek farmakologisny y sama lah..yg bedain kn bahan2 tambahan dlm obat itu yg bikin lebih cepet berefek..lebih cepat itu ad analisis secara statistikny kq....bioekivalensi dilakukan di Indo,ad bnyak lab BABE,cm yg uda sesuai standard intrnasional blm banyak,tp g smw perush.farmasi yg ngelakuin itu krn aturan wajib BABE blum release..tp bentar lg release kq..krn bentar lg harmonisasi asean,produk2 yg mw expand k ASEAN harus disiapin dokumen BABEnya...


yup...setuju dengan pak prof..efek bahan pendukungnya itulah yang membedakan..asalkan zat aktif sama ya efek farmakologis tentunya juga sama..
katatia - 18/03/2011 11:38 PM
#17

horee propesoor dateeng...lama tak bersuaa...ckkckc...b**m pusat aman? :beer
bankaii - 19/03/2011 11:57 PM
#18

ane pernah liat resep yang isinya obat mahal dengan 2 zat aktif di situ,,,
kira2 menurut agan2,,apakah bisa diganti dengan 2 macam obat generik ato di"racik" dulu oleh apotekernya menjadi satu obat,,,,???
almira1610 - 21/03/2011 07:02 AM
#19

Generik jauh bgt ya harganya, padahal tujuan pemerintah mau meringankan masy, tapi masy ga percaya karena terlalu murah..

Tapi pas d kasi resep obat2 branded, pusing sendiri pas bayar D --==[meluruskan!!]--[paten, branded named drug, generic]==--
tc_print - 21/03/2011 11:41 AM
#20

Quote:
Original Posted By bankaii
ane pernah liat resep yang isinya obat mahal dengan 2 zat aktif di situ,,,
kira2 menurut agan2,,apakah bisa diganti dengan 2 macam obat generik ato di"racik" dulu oleh apotekernya menjadi satu obat,,,,???


Jawabannya simple :
Bisa...!!!

bisa diganti sama dua generik
atau diracik, selama obat tersebut tidak ditujukan untuk larut di dalam usus. misalnya tab salut selaput, dll
Page 1 of 13 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > LOEKELOE > HEALTH & MEDICAL > --==[meluruskan!!]--[paten, branded named drug, generic]==--