HEALTH & MEDICAL
Home > LOEKELOE > HEALTH & MEDICAL > --==[meluruskan!!]--[paten, branded named drug, generic]==--
Total Views: 15517 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 2 of 13 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›

anugerahadina - 21/03/2011 04:00 PM
#21

Quote:
Original Posted By almira1610
Generik jauh bgt ya harganya, padahal tujuan pemerintah mau meringankan masy, tapi masy ga percaya karena terlalu murah..

Tapi pas d kasi resep obat2 branded, pusing sendiri pas bayar D --==[meluruskan!!]--[paten, branded named drug, generic]==--


Nah..itu dy gan.. upaya pemerintah masih kurang didukung edukasi ke masyarakat... di malaysia juga mengalami hal yang sama ternyata.. karena pas kebetulan ane lagi sekolah di malaysia.. ternyata anggapan obat generik tu obat murahan juga kejadian di malaysia.. dan pemerintah malaysia terus mengupayakan pengubahan anggapan ini...berduka
bpboy242 - 21/03/2011 05:07 PM
#22

namanya juga orang indonesia, nyang penting mah murah dan manjur,...iloveindonesiailoveindonesia
bankaii - 21/03/2011 09:27 PM
#23

Quote:
Original Posted By bankaii
ane pernah liat resep yang isinya obat mahal dengan 2 zat aktif di situ,,,
kira2 menurut agan2,,apakah bisa diganti dengan 2 macam obat generik ato di"racik" dulu oleh apotekernya menjadi satu obat,,,,???


Quote:
Original Posted By tc_print
Jawabannya simple :
Bisa...!!!

bisa diganti sama dua generik
atau diracik, selama obat tersebut tidak ditujukan untuk larut di dalam usus. misalnya tab salut selaput, dll

tengkyu gan...

akhirnya ada yang ngasih jawaban juga ilovekaskus
katatia - 22/03/2011 11:50 PM
#24

Quote:
Original Posted By bankaii
ane pernah liat resep yang isinya obat mahal dengan 2 zat aktif di situ,,,
kira2 menurut agan2,,apakah bisa diganti dengan 2 macam obat generik ato di"racik" dulu oleh apotekernya menjadi satu obat,,,,???


tergantung agan..obatnya apa dulu..ada beberapa obat yang isinya kombinasi dan belum ada generiknya..tapi yang udah ada..misalnya co-amoxiclaf..mgkn ethicalnya/brand obatnya macam clavamox..nah itu bisa diganti generik co-amoxiclaf itu...dan co-amox engga bisa diancurin soalna emang udah ad dosis tepat yang dibuat oleh pabrik..

coba kl dpt obat 2 zat aktif gt konsultasi aj ama apoteker di apoteknya..mgkn dapet pencerahan..setau ane..ga smua obat kombinasi bisa diracik krn dosisna jd ga tepat..bisa underdoses atopun overdoses..smua tgntg obatnyah =D

rrrr..ni jokiii yaah...zzzz...ngetes ni keknyaaa
uwiimaniis - 25/03/2011 11:49 PM
#25

tapi kan terakhir nasib pasien di tangan dokter, mengapa dokter menuliskan resep obat paten atau named drug'nya?mengapa tidak menulis obat generik saja?tentu saja itu bisa memberatkan pasien jika memang tidak atau kurang mampu :sedih
apakah penggunaan obat generik sudah ditekankan pada dokter?
anugerahadina - 26/03/2011 01:11 AM
#26

Quote:
Original Posted By uwiimaniis
tapi kan terakhir nasib pasien di tangan dokter, mengapa dokter menuliskan resep obat paten atau named drug'nya?mengapa tidak menulis obat generik saja?tentu saja itu bisa memberatkan pasien jika memang tidak atau kurang mampu :sedih
apakah penggunaan obat generik sudah ditekankan pada dokter?

ane di sini gak berhak jawab ttg dokternya sista.. nanti biar temen-temen dokter yang jawab..
tapi, sebenarnya pasien berhak meminta obat generik. Nah, pasien juga harus cerdas. dokter atau apoteke ataupun tenaga-tenaga kesehatan bukan raja yang kita harus nurut kehendaknya. ini yang harus diubah. Kita harus bisa memandang bahwa para tenaga kesehatan adalah partner sehat kita, sehingga kita tidak malu untuk bertanya dan berkonsultasi...
Mr.Zhee - 27/03/2011 03:40 PM
#27

Mohon pencerahan tentang obat asli vs mitu vs generic. Saya pernah baca tentang timbulnya kejadian demam dan alergi serta penurunan khasiat obat pada pemakaian beberapa macam mitu maupun generik di beberapa kasus tindakan medis terutama anestesi.
anugerahadina - 28/03/2011 03:22 AM
#28

Quote:
Original Posted By Mr.Zhee
Mohon pencerahan tentang obat asli vs mitu vs generic. Saya pernah baca tentang timbulnya kejadian demam dan alergi serta penurunan khasiat obat pada pemakaian beberapa macam mitu maupun generik di beberapa kasus tindakan medis terutama anestesi.


Mungkin kasus spesifiknya bisa agan tambahkan dan lebih detail pada kasus yang bagaimana dan obat apa? jika berkenan....shakehand2
SautoTegal - 28/03/2011 11:35 AM
#29

Strategi bisnis,
terkait biaya riset yang tinggi,
diberikan hak paten sebagai penghargaan secara ekonomis....
mikefusey - 02/04/2011 04:15 PM
#30

tambahan saja..

katakanlah suatu obat diproduksi oleh 2 perusahaan (2 merk)..
sama2 lulus uji lab dulu baru boleh dipasarkan..
meskipun begitu, khasiatnya belum tentu sama..

contoh: suatu obat syarat uji disolusinya >80% baru lulus uji lab, nah klo obat yg 1 hasil uji disolusi 85% (lulus uji) & merk 1nya lg hasil uji disolusinya 100% (lulus juga), maka khasiatnya belum tentu sama..

faktor individu juga berpengaruh..oleh sebab itu, ada orang yg lbh cocok dengan obat merk yg ini, ada juga org yg lbh cocok dengan obat merk lain, dan ada yg lbh cocok dengan OGB meskipun komposisinya sama..yg membedakan adalah faktor formulasi dan individu..
leehongkyun - 02/04/2011 10:11 PM
#31

Hmm,,, ternyata thread saya yang ditanggapin ya?

Yeap, saya sebagai pembuat thread yang ditanggapi mengakui bahwa yang dituliskan oleh agan anugerahadina memang benar.

Demi menyederhanakan artikel agar mudah dipahami masyarakat awam, maka "obat generik berlogo" memang hanya saya tuliskan sebagai "obat generik". Karena memang tujuannya bukan memberikan pengertian secara terperinci apa yang kita bersama sudah pelajari tapi meningkatkan awareness tentang "obat generik"

Maaf bila oleh rekan sejawat farmasi artikel ini dianggap kurang tepat dan perlu diluruskan.

Mohon pajang depan ya.
farkulho - 03/04/2011 12:22 PM
#32

wah ni br ilmu baru...bwt ane maksudnya D
thanks bro
toiletstrooper - 05/04/2011 01:34 PM
#33

emang bener pemikiran bahwa generic ga manjur tuh karena masyarakat kurang edukasi, andai aja ada lembaga yang promoin kayak ppromo KB dulu...ato mungkin harus diperkenalkan melalui sekolah2..iloveindonesia iloveindonesia
anugerahadina - 05/04/2011 07:14 PM
#34

Quote:
Original Posted By mikefusey
tambahan saja..

katakanlah suatu obat diproduksi oleh 2 perusahaan (2 merk)..
sama2 lulus uji lab dulu baru boleh dipasarkan..
meskipun begitu, khasiatnya belum tentu sama..

contoh: suatu obat syarat uji disolusinya >80% baru lulus uji lab, nah klo obat yg 1 hasil uji disolusi 85% (lulus uji) & merk 1nya lg hasil uji disolusinya 100% (lulus juga), maka khasiatnya belum tentu sama..

faktor individu juga berpengaruh..oleh sebab itu, ada orang yg lbh cocok dengan obat merk yg ini, ada juga org yg lbh cocok dengan obat merk lain, dan ada yg lbh cocok dengan OGB meskipun komposisinya sama..yg membedakan adalah faktor formulasi dan individu..


Hmm, sebenarnya khasiat terkait dengan efek dan bila sudah diuji BABE (bioavailabilitas dan bioequivalen) maka akan sama efek obat tersebut. Syarat yang menyebutkan uji disolusi >80% berarti penetapan syarat tersebut menandakan dengan minimal terdisolusi 80% saja obat telah mampu memberikan efek yang diinginkan. So, yang kita perlukan kan efek.

Modifikasi yang sebagaimana sering dilakukan perusahaan farmasi sah-sah saja. Namun, kita perlu aware bahwa obat generik bukan lah obat tanpa kualitas. dan, masyarakat punya hak untuk menginginkan pengobatan dengan generik.

Quote:
Original Posted By toiletstrooper
emang bener pemikiran bahwa generic ga manjur tuh karena masyarakat kurang edukasi, andai aja ada lembaga yang promoin kayak ppromo KB dulu...ato mungkin harus diperkenalkan melalui sekolah2..iloveindonesia iloveindonesia

shakehand2
waw, boleh juga niy ide agan. Memang mahasiswa farmasi udah berusaha memberikan edukasi ke sekolah namun belum masf memang. Doakan ya gan.
Yory88 - 05/04/2011 09:43 PM
#35
Tulisannya bagus gan
Salut gan ama tulisannya...

Tapi menurut ane, idealisme seperti ini belon bisa diterapkan di negara kita tercinta Republik Indonesia. Masih banyak kekurangan dalam sistem manajemen yg akhirnya berbuntut panjang, salah satunya masalah obat generik ini.

cuma share pendapat aja >>>gan PEACE ^.^
ane juga berharap suatu hari hal ini bisa terwujudmaho
mikefusey - 06/04/2011 10:29 AM
#36

Quote:
Original Posted By anugerahadina


Modifikasi yang sebagaimana sering dilakukan perusahaan farmasi sah-sah saja. Namun, kita perlu aware bahwa obat generik bukan lah obat tanpa kualitas...


Secara normal, obat yg sdh lulus uji (termasuk OGB) memang sudah aman, bermutu, dan berkhasiat..

nice posting gan..
babeh9694 - 07/04/2011 03:58 AM
#37

Iya Gan byk Dokter yg suka ngasih resep obatnya mahal2x...
Memang ada bedanya yaa Gan antara obat paten ama generik...
Kalo emang engga ada bedanya, knp kebykan dokter nulisnya resep obat paten...

Ane jd pusing...
aisha.shinta - 07/04/2011 06:28 AM
#38

nice post.. mari kampanyekan penggunaan obat generik..!!

iloveindonesia
Hamdallah - 08/04/2011 10:05 AM
#39

Quote:
Original Posted By mikefusey
tambahan saja..

katakanlah suatu obat diproduksi oleh 2 perusahaan (2 merk)..
sama2 lulus uji lab dulu baru boleh dipasarkan..
meskipun begitu, khasiatnya belum tentu sama..

contoh: suatu obat syarat uji disolusinya >80% baru lulus uji lab, nah klo obat yg 1 hasil uji disolusi 85% (lulus uji) & merk 1nya lg hasil uji disolusinya 100% (lulus juga), maka khasiatnya belum tentu sama..

faktor individu juga berpengaruh..oleh sebab itu, ada orang yg lbh cocok dengan obat merk yg ini, ada juga org yg lbh cocok dengan obat merk lain, dan ada yg lbh cocok dengan OGB meskipun komposisinya sama..yg membedakan adalah faktor formulasi dan individu..


thumbup: thumbup:thumbup:

Quote:
Original Posted By anugerahadina
Hmm, sebenarnya khasiat terkait dengan efek dan bila sudah diuji BABE (bioavailabilitas dan bioequivalen) maka akan sama efek obat tersebut. Syarat yang menyebutkan uji disolusi >80% berarti penetapan syarat tersebut menandakan dengan minimal terdisolusi 80% saja obat telah mampu memberikan efek yang diinginkan. So, yang kita perlukan kan efek.

Modifikasi yang sebagaimana sering dilakukan perusahaan farmasi sah-sah saja. Namun, kita perlu aware bahwa obat generik bukan lah obat tanpa kualitas. dan, masyarakat punya hak untuk menginginkan pengobatan dengan generik.


Apakah efek obatnya sama 100% ? padahal syarat uji disolusinya beda2, belum lagi faktor modifikasi yg dilakukan oleh perusahaan farmasi D

apakah obat Paten dgn generik khasiatnya sama ?padahal syarat lulus uji disolusinya beda+ ada faktor modifikasi,apakah kualitas obatnya menjadi sama ?bagaimana dgn bahan baku obat ?

klo kualitas obat nya beda, apakah bisa disebut khasiatnya sama 100% ?
maniacendol - 09/04/2011 11:21 PM
#40

ane pake yg generik aja, murmer D
Page 2 of 13 |  < 1 2 3 4 5 6 7 >  Last ›
Home > LOEKELOE > HEALTH & MEDICAL > --==[meluruskan!!]--[paten, branded named drug, generic]==--