BUSINESS BOARD
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > [Tanya] Investasi di Golden Traders International ?
Total Views: 19860 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 7 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

Maranatha-TE - 30/03/2011 09:40 PM
#1
[Tanya] Investasi di Golden Traders International ?
Halo agan2.
Gw brsan ini ditawarin ama temen gw utk investasi di GTI. www.goldentradersinternational.com
Gw coba googling utk baca2 testimoninya, tapi kesulitan nemu.
Apakah agan2 ada yg tau kredibilitas persh itu?
Tolong share donk yg prnh ada pengalaman investasi di persh itu.
Thanks gan.

Update informasi
Wah gak nyangka threadnya msh ada yg reply terus.hehe.
Gw udh ikutan GTI hampir 2 periode ( 1 periode 6bln). Gw mo sharing opini gw ttg bisnis GTI ini.
1. Awalnya gw nanya ini kan investasi yg memberikan bunga, nah gw langsung pikir klo investasi berarti harus ada ijin dari pemerintah donk. Bapepam - badan pengawasan penanaman modal, dll
Ternyata GTI tdk ada ijin bapepam, lho kenapa ? Karena GTI tidak investasi.
kok bisa? GTI merupakan perusahaan jual beli emas / Gold Bullion trading / alias toko emas lah, lah klo toko emas kan gak perlu ijin investasi.
lha bener kan, GTI jual emas 100gr ke nasabah. Nasabah beli emas itu.
Analoginya : gw jual motor ke agan.
2. Investasi di GTI, mendapatkan bunga 2% per bulan. Nah ini jg menarik, bunga?? interest rate? berarti hrs tetap ada ijin donk? lha Bank aja juga ada ijin dari BI utk memberikan bunga.
ternyata GTI memberikan CASHBACK, bukan bunga, nah lo bedanya ?
Spoiler for Bedanya bunga dan cashback

Cashback may also refer to:
Rebate (marketing), a sales promotion where customers receive money back after a purchase
An interest rate is the rate at which interest is paid by a borrower for the use of money that they borrow from a lender. For example, a small company borrows capital from a bank to buy new assets for their business, and in return the lender receives interest at a predetermined interest rate for deferring the use of funds and instead lending it to the borrower. Interest rates are normally expressed as a percentage of the principal for a period of one year.Source: Wikipedia

Nah berarti tanpa ijin dari BI tetap bisa memberikan cash back.
Analoginya: Gw jual motor ke agan, trus tiap bulan dpt cashback. ato promo yg skrg kan sering "Dapatkan cashback sampai 3jt bla bla"
3. Setelah kontrak berakhir Emas tersebut dikembalikan ke GTI, lalu uang kita kembali 100% - sama seperti waktu kita awal kontrak.
Nah ini yang gw bingung, ternyata setelah gw ikut, gw liat tuh kontraknya yg tulisannya kecil2 itu.hehe.ada tulisan jaminan BBG - Buy Back Guarante senilai 80% - 100%. Trus gw bilang ke marketingnya lho kok ada tulisan 80%-100% ? berarti gak jamin 100% donk ?
marketingnya bilang, tenang saja pak, selama ini pasti 100%,lha yg jamin siapa? di kertas kontrak 80%-100% tapi marketingnya bilang 100% (janji lisan / gentlement agreement ).Tapi memang pengalaman gw tetep 100% sih gak tau klo kondisi ekonomi yg super ngacooo hammers
Jadi GTI tdk ada hubungan dgn investasi, murni jual beli emas, makanya bisa kerjasama dgn bank utk urusan gadai emas dan lembaga syariah.
Selama ini toko emas kan bisa menerima kembali emas tersebut dengan mengikuti harga dari toko emasnya kan ?
Analoginya : gw yg tadi udh jual motor itu ke agan, trus motor itu ntar stlh selesai kontrak, gw beli lage motornya dari agan.
Nah ini yang menarik,gw td kan analogi dengan motor, gak mungkin donk motor menarik perhatian, secara harga motor turun terus.
Trus benda apa / aset apa yang naik terus ? Tanah / Minyak bumi / Platinum / Palladium / batubara,ya hal itu naik terus,tapi kan ribet masak gw beli tanah trus dijual lage, ato gw beli minyak bumi (nyimpen dimana coba).
Ya benar,yg paling memungkinkan ya jualan EMAS BATANGAN. krn saat ini benda itu yg paling mudah disimpan dan nilainya jg naik terus.
Trus pemikiran orang kan aman,krn harga emas naik terus, seandainya GTI bangkrut ato kabur, toh kita pegang jaminan.
Jd klo ada pertanyaan GTI duitnya diputer dmn ya? kok bisa memberiakn bunga 2%,tinggi banget,itu gak cocok, klo persh investasi kita berhak menanyakan hal itu, lha klo TOKO EMAS ?? kan gak ada hubungannya dgn duit diputer.
Toko Emas di Cikini klo mau ginian juga bisa sih.hehe.
Gw bukan marketing GTI ya, hanya pemikiran gw saja ttg model bisnis ginian.
Update informasi.
Wah ternyata klo googling dan keywordnya "Golden Trader International" yg nongol di page one adalah thread ini.ckck
Gw mau meng-update info yang diposting di page 5&6 . Tentang kasus trading emas di Malaysia.
Ini link resmi Bank Sentral Malaysia :
http://www.bnm.gov.my/microsites/fraudalert/0301_status.htm
yang sedang diselidiki antara lain adalah : The Gold Label Sdn Bhd, Etika Emas Estet Sdn Bhd, Genneva Sdn Bhd , Bestino Group Berhad,dll
Semua itu persh yang bergerak di Trading Emas seperti GTI, Trimas, dll.

Di Malaysia ada peraturan "Banking And Financial Institutions Act 1989 (BAFIA). " Pasal 25 ayat 1, yang mengatur : "Section 25(1) of BAFIA 1989 prohibits any person from receiving, taking, or accepting deposits without having a valid license. "
http://www.bnm.gov.my/microsites/fraudalert/03_action.htm
http://www.bnm.gov.my/microsites/fraudalert/03_02_deposit.htm
Data itu saya ambil tgl 15 Agustus 2012. Sampai tgl itu, blm ada hasil keputusan pengadilan Malaysia APAKAH persh trading itu benar ato salah. jd kondisi saat ini masih dlm proses peradilan.
Kemudian persh Genneva menulis di koran : Borneo Post Sarawak pada tanggal 27 February 2012.
Isinya :
Spoiler for Cuplikan koran

stlh baca pengumuman di koran itu kok intinya "Enter at your own risk" ..
Pertanyaannya di Indonesia apakah ada peraturan yang isinya sama dengan "Banking And Financial Institutions Act 1989 (BAFIA) terutama Pasal 25 ayat 1. " ?
Surat Edaran dari Bank Sentral Malaysia mengenai maraknya bisnis Gold Trading :
Spoiler for Surat Edaran dari Bank Sentral Malaysia

We note that you have raised issues with regard to the gold investment of 'this company'. We would like to inform you that buying and selling gold or silver is not under the purview of Bank Negara Malaysia (the Bank), thus the Bank does not issue any license to any company who wish to conduct such activities.
However, if the gold/silver trading - investment scheme clearly offers investment opportunity by collecting deposits from the public and investors are promised investment returns/profits within a certain period of time, whereby the original investment will be refunded or in other words if a company appeared to be involving in illegal deposit taking by using gold/silver to camouflage its activities, it maybe contravene section 25(1) Banking And Financial Institutions Act 1989 (BAFIA).
We have investigated numerous instances involving companies having illegal deposit-taking and trading in gold as their underlying products that might contravene Section 25(1), BAFIA such as 'company' Sdn Bhd, Bestino Group Berhad, Gold Label Sdn Bhd.
For your information, we also monitor these activities very closely and we will not hesitate to conduct investigations should a company appears to be involved in illegal deposit-taking using gold to camouflage its activities.
For your information, a scheduled institution has to notify the Bank for its operation under Section 21(1) BAFIA. However, we do not regulate its activities. In this instance, 'company' has submitted its application for change of name as previous notification was made under the name of other company which was acquired by 'company'. The activities described in the application are to conduct the leasing and factoring businesses. 'company' does not require the Bank's approval to conduct the gold bar trading as gold trading is not under the Bank's purview as mentioned above.
Thus, again we would like to take the opportunity to inform members of public that gold trading is not under Bank Negara Malaysia's jurisdiction. Members of public are to be reminded to be more cautious and scrutinize the risk associated with the gold investment before joining any investment scheme which promise higher returns in short-term period.
Investors are advised to check the background of the company and legality of its activities with the relevant authorities to ensure compliance of laws. For example, investors could check with authorities such as Companies Commission of Malaysia (CCM) with regard to the registration and company business activity registered with CCM. Investors may also like to check the company's financial track record including its sustainability to pay return on investments. Investors may obtain such information from CCM and/or from the company itself through below documents:
i) Audited Annual Reports
ii) Memorandum of Association
iii)Article of Association
iv)Form 49 - List of Directors
As a gold Investor, he/she is advised to check pertinent issues regarding the company gold operations such as:
i) The source of the gold - where does the company obtain its stocks?
ii) Body that certified the gold purity
iii) Verify the certification by contacting the party who issued the certificate
iv) Verify with goldsmith on the gold purity
v) Why does the company sell the gold at premium?
vi) Is there any return promised to the investors?
vii) How does the company generate profit from its operation?
Investor may report to Ministry of Domestic Trade, Co-operative and Consumerism (KPDNKK) if investor has evidence regarding the poor quality of the gold bought by them.
We hope the above have clarified the matter raised.

Thank you.
For more information on financial fraud alert, please visit
http://www.bnm.gov.my/microsites/fraudalert/index.htm

The Smart knows when to start, The Wise knows when to stop
willimax - 31/03/2011 03:23 AM
#2

hati2 aja gan, selidiki dl emasnya bnr2 asli ukurannya segitu 99,99% gak, klo engga, jangan mau gan. sebenernya klo 50jt dituker sama emas senilai 40juta memang ga sebanding skarang, bagusnya buat jangka panjang.
Mr.Adon - 31/03/2011 03:33 AM
#3

Quote:
Original Posted By willimax
hati2 aja gan, selidiki dl emasnya bnr2 asli ukurannya segitu 99,99% gak, klo engga, jangan mau gan. sebenernya klo 50jt dituker sama emas senilai 40juta memang ga sebanding skarang, bagusnya buat jangka panjang.

ouwh jadi begeto gan yah, ane sering neh ditawarin tetapi ane sendiri gak yakin gan karena sangat beresiko neh investasi gan o
Maranatha-TE - 31/03/2011 08:07 AM
#4

Quote:
Original Posted By willimax
hati2 aja gan, selidiki dl emasnya bnr2 asli ukurannya segitu 99,99% gak, klo engga, jangan mau gan. sebenernya klo 50jt dituker sama emas senilai 40juta memang ga sebanding skarang, bagusnya buat jangka panjang.


Thanks gan responnya ...
Utk emasnya, tmn gw udh cek di toko emas dan penggadaian .. Dan asli, sertifikat Antam.
Emang klo diliat, invest disitu resikonya 10jt ilang.. Tapi seandainya ilang,kita pegang emas yg nilainya naik terus jg.. Makanya gw coba cari info lebih dlm..

Umur persh GTI blm ada setaon (18 juni 2010). Di webnya akan ada perayaan setahun di Rits Carlton.
Ada fan pages di Facebook segala, gw liat2 gak ada yg ngasih testimoni jelek/miring sih ..

Gw cukup tertarik krn ada jaminan buy back kembali itu dan tiap bulan dpt "cashback" ..

Ada yg lain prnh invets di situ?

Thanks[Tanya] Investasi di Golden Traders International ?
Uliput - 01/04/2011 03:41 PM
#5

cek di mari gan thumbup:
pembahasannya tuntas...ts nya jg bertanggung jawab...D
gw bkan investor gan,tp gw dah pantau GTI lumayan lama,klo tiba2 ada uang jatuh 500jt di dpn gw,lgsg invest dah ngakaks
mudah2an membantu shakehand
Maranatha-TE - 01/04/2011 11:44 PM
#6

Thanks gan ...
Gw udh diskusi dgn marketingnya di thread ini : http://m.kaskus.us/thread/3792445/

Thanks for helping ...
[Tanya] Investasi di Golden Traders International ?
mauzinha85 - 18/05/2011 10:21 PM
#7

gan ane bantu jawab yah....menurut ane agak mencurigakan neh, ini seperti money game....duit nasabah yang satu buat bayar bunga nasabah yang lain....jadi selama perusahaanny dapet darah segar (para investor baru) ,perusahaan gag bakal tutup...tapi kalo jumlah investor baru yang masukin duit uda berkurang, ,menurut ane bakal banyak giro macet dalam pembayaran bunga ke para investor lama.

logikany gan itu kan dibilang kita dikasi bunga 2% selama 6 bulan, lho kok bisa-bisany ada perusahaan yg mao kasi bunga 2 % dari 50juta.... sekarang agan2 pikir deh kita beli ama tuh perusahaan sktr 50 jt++ buat 100gram emas, meski hrg dipasaran kita sebut aja 40 juta.... jadi secara langsung si perusahaan cuma untung 10 juta donk..... masa sekarang kita dikasi bunga 2% ny dr 50jt, 50jt itu kan hakny perusahaan ,toh emasny aja uda dikasi kita, yg bener mah kita dikasi bunga 2%ny dr 10 juta donk.... kalo perusahaan bener2 sehat mana ada perusahaan yg bisa kasi bunga 2% dr 50jutany(inget 50jt kan hakny si perusahaan)......
2% ny sktr 1 jutaan wuih hebat bener tuh perusahaan untungny dr mana bisa kasi kita sebesar itu selama 6 bulan....
hanya dengan keuntungan 10jt saja ,perusahaan bisa kasi nasabahny total 6jt++ WOW, diputerin dmana tuh duit yah....itu bunganya bukan 2% lagi tapi bunganyny uda sekitar 60%.....
menurut agan2 tercinta deh , ada gag suatu perusahaan yg sehat dan benar bisa kasi kita bunga 60% dlam wkt 6 bulan, brarti 10 %perbulan ....WOW mencurigakan tuh....dan patut dipertanyakan..... kalo ada sales ny yg bisa jawab meyakinkan , dan masuk logika....ane bakal invest langsung....ane serius
Herseil - 19/05/2011 05:54 PM
#8

Quote:
Original Posted By mauzinha85
gan ane bantu jawab yah....menurut ane agak mencurigakan neh, ini seperti money game....duit nasabah yang satu buat bayar bunga nasabah yang lain....jadi selama perusahaanny dapet darah segar (para investor baru) ,perusahaan gag bakal tutup...tapi kalo jumlah investor baru yang masukin duit uda berkurang, ,menurut ane bakal banyak giro macet dalam pembayaran bunga ke para investor lama.

logikany gan itu kan dibilang kita dikasi bunga 2% selama 6 bulan, lho kok bisa-bisany ada perusahaan yg mao kasi bunga 2 % dari 50juta.... sekarang agan2 pikir deh kita beli ama tuh perusahaan sktr 50 jt++ buat 100gram emas, meski hrg dipasaran kita sebut aja 40 juta.... jadi secara langsung si perusahaan cuma untung 10 juta donk..... masa sekarang kita dikasi bunga 2% ny dr 50jt, 50jt itu kan hakny perusahaan ,toh emasny aja uda dikasi kita, yg bener mah kita dikasi bunga 2%ny dr 10 juta donk.... kalo perusahaan bener2 sehat mana ada perusahaan yg bisa kasi bunga 2% dr 50jutany(inget 50jt kan hakny si perusahaan)......
2% ny sktr 1 jutaan wuih hebat bener tuh perusahaan untungny dr mana bisa kasi kita sebesar itu selama 6 bulan....
hanya dengan keuntungan 10jt saja ,perusahaan bisa kasi nasabahny total 6jt++ WOW, diputerin dmana tuh duit yah....itu bunganya bukan 2% lagi tapi bunganyny uda sekitar 60%.....
menurut agan2 tercinta deh , ada gag suatu perusahaan yg sehat dan benar bisa kasi kita bunga 60% dlam wkt 6 bulan, brarti 10 %perbulan ....WOW mencurigakan tuh....dan patut dipertanyakan..... kalo ada sales ny yg bisa jawab meyakinkan , dan masuk logika....ane bakal invest langsung....ane serius


hmm ane rasa ini sih bisa saja ya gan, tapi gak tau ane yg optimis apa gimana.
Ane juga bukan sales ato peserta, hanya mengamati n mempelajari...
Mustinya kalo dibandingin sama ngutang langsung ke bank pastinya perusahaan ini ga bakal dapet duid sebanyak yg dia dapet dari sistem ini (kita asumsikan ini perusahaan bener2 kerja n duid yg didapet dari nasabah/investor dipake buat modal kerja)

Sekarang kalo dia minjem duid di bank atau emasnya digadaikan jelas dia ga bakal dapet duid sebanyak kalo dia minjem duid ke kita dengan cara ini. Emas 100gram dijual (kasarnya) 20% di atas harga pasar oleh si perusahaan, dia kasih kita bunga 2% (agan2 ad yg bisa kasih info berapa pasaran bunga pinjaman jangka pendek/menengah kyk gini). Dibandingkan kalo dia leasing kan emasnya sama bank/pegadaian tentunya duid yg dia dapet ga sebanyak kalo dijual lewat sistem seperti ini. Jadi ane lihat ini adalah salah satu cara bagi perusahaan untuk mendongkrak modal kerja dengan cepat.

Selanjutnya kalau diilustrasikan kyk yg agan bilang, perusahaan jual emas dengan nilai 40jt ke kita seharga 50jt. Yang ini emg agak mengganjal, worst case nya adalah kalau ternyata perusahaan tersebut tujuannya nyari untung 20% dari jualan emas dan diiming2in bunga 2% per bulan. Dia pake sistem buka/tutup lobang dari 20% profit yg didapat pertama kali terus lama2 kabur/tutup kalo udah goyah hammer:

Tapi kalau dilihat sisi optimisnya masih memungkinkan perusahaan untuk tetep jalan dengan profitable. Kalau dia bener2 modalnya dipake buat usaha berarti dia bisa dapet modal kerja 20% lebih banyak dari investasi awalnya. Jadi misalnya perusahaan ini punya modal emas awal 5 milyar, dijual lewat sistem ini bisa dapetlah modal kerja 6 milyar dengan beban bunga 2% per bulan atau 24% per tahun. Nah perusahaan ini (kali ini kita liat optimisnya) kalau bisa menghasilkan net profit di atas beban bunga yg dimaksud ya tentunya masih bisa jalan donk \)

Sekian dari ane. Kalau ada sales dari gold trade mau menambahkan/mengkoreksi boleh. Yg mau menyanggah pemikiran ane juga ane sambut dengan terbuka \)
taekmanis - 19/05/2011 07:04 PM
#9

Quote:
Original Posted By mauzinha85
gan ane bantu jawab yah....menurut ane agak mencurigakan neh, ini seperti money game....duit nasabah yang satu buat bayar bunga nasabah yang lain....jadi selama perusahaanny dapet darah segar (para investor baru) ,perusahaan gag bakal tutup...tapi kalo jumlah investor baru yang masukin duit uda berkurang, ,menurut ane bakal banyak giro macet dalam pembayaran bunga ke para investor lama.

logikany gan itu kan dibilang kita dikasi bunga 2% selama 6 bulan, lho kok bisa-bisany ada perusahaan yg mao kasi bunga 2 % dari 50juta.... sekarang agan2 pikir deh kita beli ama tuh perusahaan sktr 50 jt++ buat 100gram emas, meski hrg dipasaran kita sebut aja 40 juta.... jadi secara langsung si perusahaan cuma untung 10 juta donk..... masa sekarang kita dikasi bunga 2% ny dr 50jt, 50jt itu kan hakny perusahaan ,toh emasny aja uda dikasi kita, yg bener mah kita dikasi bunga 2%ny dr 10 juta donk.... kalo perusahaan bener2 sehat mana ada perusahaan yg bisa kasi bunga 2% dr 50jutany(inget 50jt kan hakny si perusahaan)......
2% ny sktr 1 jutaan wuih hebat bener tuh perusahaan untungny dr mana bisa kasi kita sebesar itu selama 6 bulan....
hanya dengan keuntungan 10jt saja ,perusahaan bisa kasi nasabahny total 6jt++ WOW, diputerin dmana tuh duit yah....itu bunganya bukan 2% lagi tapi bunganyny uda sekitar 60%.....
menurut agan2 tercinta deh , ada gag suatu perusahaan yg sehat dan benar bisa kasi kita bunga 60% dlam wkt 6 bulan, brarti 10 %perbulan ....WOW mencurigakan tuh....dan patut dipertanyakan..... kalo ada sales ny yg bisa jawab meyakinkan , dan masuk logika....ane bakal invest langsung....ane serius

dari itung2an ku perusahaan akan untung jika nasabah hanya ikut selama 6 bulan..jika sampe 1 tahun rolling terhitung sejak sign kontrak maka perusahaan akan mengalami rugi krn total spread dia dengan bunga yg harus di bayarkan ke nasabah lebih besar beban bunga nya, klo bunga 1.5%/ bulan masih untung..mungkin muter nya di tempat lain agar kembali untung..
mauzinha85 - 20/05/2011 02:32 AM
#10

Quote:
Original Posted By Herseil
hmm ane rasa ini sih bisa saja ya gan, tapi gak tau ane yg optimis apa gimana.
Ane juga bukan sales ato peserta, hanya mengamati n mempelajari...
Mustinya kalo dibandingin sama ngutang langsung ke bank pastinya perusahaan ini ga bakal dapet duid sebanyak yg dia dapet dari sistem ini (kita asumsikan ini perusahaan bener2 kerja n duid yg didapet dari nasabah/investor dipake buat modal kerja)

Sekarang kalo dia minjem duid di bank atau emasnya digadaikan jelas dia ga bakal dapet duid sebanyak kalo dia minjem duid ke kita dengan cara ini. Emas 100gram dijual (kasarnya) 20% di atas harga pasar oleh si perusahaan, dia kasih kita bunga 2% (agan2 ad yg bisa kasih info berapa pasaran bunga pinjaman jangka pendek/menengah kyk gini). Dibandingkan kalo dia leasing kan emasnya sama bank/pegadaian tentunya duid yg dia dapet ga sebanyak kalo dijual lewat sistem seperti ini. Jadi ane lihat ini adalah salah satu cara bagi perusahaan untuk mendongkrak modal kerja dengan cepat.

Selanjutnya kalau diilustrasikan kyk yg agan bilang, perusahaan jual emas dengan nilai 40jt ke kita seharga 50jt. Yang ini emg agak mengganjal, worst case nya adalah kalau ternyata perusahaan tersebut tujuannya nyari untung 20% dari jualan emas dan diiming2in bunga 2% per bulan. Dia pake sistem buka/tutup lobang dari 20% profit yg didapat pertama kali terus lama2 kabur/tutup kalo udah goyah hammer:

Tapi kalau dilihat sisi optimisnya masih memungkinkan perusahaan untuk tetep jalan dengan profitable. Kalau dia bener2 modalnya dipake buat usaha berarti dia bisa dapet modal kerja 20% lebih banyak dari investasi awalnya. Jadi misalnya perusahaan ini punya modal emas awal 5 milyar, dijual lewat sistem ini bisa dapetlah modal kerja 6 milyar dengan beban bunga 2% per bulan atau 24% per tahun. Nah perusahaan ini (kali ini kita liat optimisnya) kalau bisa menghasilkan net profit di atas beban bunga yg dimaksud ya tentunya masih bisa jalan donk \)

Sekian dari ane. Kalau ada sales dari gold trade mau menambahkan/mengkoreksi boleh. Yg mau menyanggah pemikiran ane juga ane sambut dengan terbuka \)


bener sekali kata agan, perusahaan masi bisa untung.... tapi coba agan perhatikan lebih detail....perusahaan ini bukan perusahaan yang menambang ato yang mencetak emasny sendiri lho....tetapi perusaahaan ini membeli juga emasny kepada perusahaan emas dengan sertifikat ANTAM.....
jadi neh perusahaan mengeluarkan modal yang sangat besar buat beli emas batangan sebelum menjual lagi kepada investor(seperti kita).... pertanyaanny kenapa dia ga pake uangnya sendiri buat muterin duit dia sendiri tanpa harus dibeliin emas, selain itu kan jadi kan gag perlu resiko buat bayar bunga kepada investor....kecuali perusahaan tersebut dari dulu telah menghimpun stok emas selama bertahun2, sehingga ownerny baru bisa buka perusahaan seperti ini.....ingat lho gan sebenarny bunga yg diberikan perusahaan itu bukan 2% lho, tapi 10%perbulan sampai 6 bulan .
seperti yang agan bilang kalo modal tuh perusahaan 5 M kan dia bisa dapet 6M, kalo gadaikan ke banak mana bisa segitum, tepat sekali gan, TAPI artinya si perusahaan ada batas tertentu donk buat jual emasny ke para investor, karena setelah stok emas perusahaan itu habis yah selsai....tapi kalo dia ternyata uda keabisan stok emas, langsung beli lagi emasny ke perusahaan tambang ,sama juga bodong donk, krn dia harus mengeluarkan uang lg buat beli emas... menurut ane gan ini perusahaan hanya mengejar keuntungan dr selisih harga emas dia dengan pasar.
koreksi ane gan kalo salah, ane juga agak susah menuangkanny kedalam tulisan.
mauzinha85 - 20/05/2011 02:50 AM
#11

Quote:
Original Posted By taekmanis
dari itung2an ku perusahaan akan untung jika nasabah hanya ikut selama 6 bulan..jika sampe 1 tahun rolling terhitung sejak sign kontrak maka perusahaan akan mengalami rugi krn total spread dia dengan bunga yg harus di bayarkan ke nasabah lebih besar beban bunga nya, klo bunga 1.5%/ bulan masih untung..mungkin muter nya di tempat lain agar kembali untung..


sorry gan ane mao nanya dulu, menurut agan pasti banyakan investor2 yang mao beli emasny berkilo2 bahkan ampe 10 kg emas perinvestor juga ada donk.... OK pertanyaan kalo ampe ada calon investor yg mao beli emasnya 10 kg , menurut agan perusahaan tersebut sudah punya emasnya, apa dia harus beli dulu ke perusahaan pertambangan emas yg lebih besar (soalny yg ane tau gti bukan perusahaan tambang emas kan)

jawabannya ada 2 macam neh :

1. kalo dia memang punya stok emas dr dulu , bahkan sebelum perusahaan berdiri si owner uda punya stok emas berarti memang bunga 2%perbulan sampai 6 bulan sangat masuk akal, itung2 tuh perusahaan gadaikan emasny ke para investor.... dan si perusahaan mao puterin duitny.

2. kalo memang tuh perusahaan harus beli dulu emasny ke perusahaan tambang emas grosir, berarti sama juga bodong donk.....si perusahaan kan harus mengeluarkan uang buat beli emas ke perusahaan tambang, napa si perusahaan gag puterin duitny sendiri aja , jadi kan si perusahaan juga ga perlu kasi bunga yg berisiko buat para investor.. ( berarti kalo si perusahaan harus beli emasny dulu, berarti kan keuntungan yg didapat perusahaan hanya 10 juta hasil dr hrg selisih emas[kalo 100gram emas ceritanya] dan perusahaan harus memberikan bunga 1 jutaan/month until 6 months) gila gede bener -+10%perbulan
Herseil - 20/05/2011 10:56 AM
#12

Quote:
Original Posted By mauzinha85
bener sekali kata agan, perusahaan masi bisa untung.... tapi coba agan perhatikan lebih detail....perusahaan ini bukan perusahaan yang menambang ato yang mencetak emasny sendiri lho....tetapi perusaahaan ini membeli juga emasny kepada perusahaan emas dengan sertifikat ANTAM.....
jadi neh perusahaan mengeluarkan modal yang sangat besar buat beli emas batangan sebelum menjual lagi kepada investor(seperti kita).... pertanyaanny kenapa dia ga pake uangnya sendiri buat muterin duit dia sendiri tanpa harus dibeliin emas, selain itu kan jadi kan gag perlu resiko buat bayar bunga kepada investor....kecuali perusahaan tersebut dari dulu telah menghimpun stok emas selama bertahun2, sehingga ownerny baru bisa buka perusahaan seperti ini.....ingat lho gan sebenarny bunga yg diberikan perusahaan itu bukan 2% lho, tapi 10%perbulan sampai 6 bulan .
seperti yang agan bilang kalo modal tuh perusahaan 5 M kan dia bisa dapet 6M, kalo gadaikan ke banak mana bisa segitum, tepat sekali gan, TAPI artinya si perusahaan ada batas tertentu donk buat jual emasny ke para investor, karena setelah stok emas perusahaan itu habis yah selsai....tapi kalo dia ternyata uda keabisan stok emas, langsung beli lagi emasny ke perusahaan tambang ,sama juga bodong donk, krn dia harus mengeluarkan uang lg buat beli emas... menurut ane gan ini perusahaan hanya mengejar keuntungan dr selisih harga emas dia dengan pasar.
koreksi ane gan kalo salah, ane juga agak susah menuangkanny kedalam tulisan.


Yup makanya ane masih ada sedikit keraguan sama sistem investasi ini.
Kalau perusahaan ini murni maen jualan emas n ngambil selisih harga buat nutupin bunganya udah pasti lama2 perusahaan ini bakal tutup/kabur...

Ane liat dari pengakuannya perusahaan ini bergerak di bidang perhiasan emas, so kita asumsikan emas yg dijual merupakan stok milik perusahaan. Kalau dia ad stok emas berkilo-kilo ya dia mau ga mau beli/kerjasama dengan antam buat memecah emasnya jadi ukuran kecil buat dibagiin ke investor. Ini hanya pemikiran optimisnya saja, tp untuk yg ini ane ga yakin 100% juga.

Masih menunggu salesnya mampir dimari buat ngasih penjelasan yg valid...
Sebenernya ane lumayan tertarik sih sama invest macem gini (risikonya ga gede2 amat soalnya kita ada pegangan emas asli), tapi lagi nyari penjelasan yg masuk akal dan meyakinkan \)
PingCad - 20/05/2011 03:38 PM
#13

gan say abaru hari ini mau test masuk dulu kecil2an yg di lock 6 bulan, nunggu 3hr kerja emas fisik nya baru turun. dag dig dug nih ngeliat thread ini hehehehe
moga2 aja emas yg ntar datang asli n ga ada campuran logam lain nya \)
mauzinha85 - 20/05/2011 04:19 PM
#14

Quote:
Original Posted By PingCad
gan say abaru hari ini mau test masuk dulu kecil2an yg di lock 6 bulan, nunggu 3hr kerja emas fisik nya baru turun. dag dig dug nih ngeliat thread ini hehehehe
moga2 aja emas yg ntar datang asli n ga ada campuran logam lain nya \)


kalo emas seh gan, ane brani yakin pasti dijamin asli, mana brani kasi emas palsu.... iya gan kalo maen jgn terlalu gede2an , karena kita blom bisa tau sampe kapan perusahaan bertahan.... nah justru yg ane bingung napa smua investor harus nunggu emasny 3 hari..... apa mungkin setelah si perusahaan dapet duit dari kita, dia baru beli emasny lagi ke perusahaan emas grosiran.... kalo benar seperti itu namany money game.....dan perusahaan seperti itu kurang sehat....
tapi kan ane juga kurang tau kinerja tuh perusahaan sebenerny...agn bisa bantu nanya ke salesny gan, n bisa share kalo sy ada salah....
mauzinha85 - 20/05/2011 04:23 PM
#15

Quote:
Original Posted By Herseil
Yup makanya ane masih ada sedikit keraguan sama sistem investasi ini.
Kalau perusahaan ini murni maen jualan emas n ngambil selisih harga buat nutupin bunganya udah pasti lama2 perusahaan ini bakal tutup/kabur...

Ane liat dari pengakuannya perusahaan ini bergerak di bidang perhiasan emas, so kita asumsikan emas yg dijual merupakan stok milik perusahaan. Kalau dia ad stok emas berkilo-kilo ya dia mau ga mau beli/kerjasama dengan antam buat memecah emasnya jadi ukuran kecil buat dibagiin ke investor. Ini hanya pemikiran optimisnya saja, tp untuk yg ini ane ga yakin 100% juga.

Masih menunggu salesnya mampir dimari buat ngasih penjelasan yg valid...
Sebenernya ane lumayan tertarik sih sama invest macem gini (risikonya ga gede2 amat soalnya kita ada pegangan emas asli), tapi lagi nyari penjelasan yg masuk akal dan meyakinkan \)


iya seh gan kalo coba2 seh gpp, asal kitany jangan terlalu maruk keuntungan, kita timpa terus ke jumlah yg lebih besar.... ntar takutny kita kejeblos... tuh gan kenapa selalu para investor harus nunggu emasny beberapa hari bahkan ampe 3hari setelah kita menyetor uang perusahaan....apa artinya si perusahaan ga punya stok emas ...... kalo begitu si perusahaan mesti beli dulu donk ke perusahaan emas grosiran....
Herseil - 21/05/2011 01:33 AM
#16

Quote:
Original Posted By mauzinha85
iya seh gan kalo coba2 seh gpp, asal kitany jangan terlalu maruk keuntungan, kita timpa terus ke jumlah yg lebih besar.... ntar takutny kita kejeblos... tuh gan kenapa selalu para investor harus nunggu emasny beberapa hari bahkan ampe 3hari setelah kita menyetor uang perusahaan....apa artinya si perusahaan ga punya stok emas ...... kalo begitu si perusahaan mesti beli dulu donk ke perusahaan emas grosiran....


Sip2, ane kyknya bakal nyobain dikit deh. Gpp invest kyk gini emg butuh keberanian dan kepercayaan \) Toh resiko juga ga gede2 amat, minimal emas di tangan ane udah tenang koq D kalo tiba2 tutup anggep aja ane beli saham terus anjlok hammer:
Kalo dikorek terus mereka juga ga mungkin buka rahasia dapur perusahaannya gimana supaya mereka bisa profit, entah mereka bener2 jujur atau money game p

Hmm ya kalo kenapa 3 hari sih pasti ada aja alesannya... Dipikir positifnya ya perusahaan butuh waktu buat ngambil emas dari pusat atau gudang emas mereka kali. Kan blom tentu itu perusahaan naro emas berkilo2 di kantornya begitu saja \) Kalo mereka beli dulu blom tentu donk, kalo tiba2 harga emas melonjak gimana tuh?
mauzinha85 - 21/05/2011 02:39 AM
#17

Quote:
Original Posted By Herseil
Sip2, ane kyknya bakal nyobain dikit deh. Gpp invest kyk gini emg butuh keberanian dan kepercayaan \) Toh resiko juga ga gede2 amat, minimal emas di tangan ane udah tenang koq D kalo tiba2 tutup anggep aja ane beli saham terus anjlok hammer:
Kalo dikorek terus mereka juga ga mungkin buka rahasia dapur perusahaannya gimana supaya mereka bisa profit, entah mereka bener2 jujur atau money game p

Hmm ya kalo kenapa 3 hari sih pasti ada aja alesannya... Dipikir positifnya ya perusahaan butuh waktu buat ngambil emas dari pusat atau gudang emas mereka kali. Kan blom tentu itu perusahaan naro emas berkilo2 di kantornya begitu saja \) Kalo mereka beli dulu blom tentu donk, kalo tiba2 harga emas melonjak gimana tuh?


3 hari itu kemungkinan bukan waktu buat ambil ke gudangny gan, tapi dia kumpulin dulu duit nasabah terus beli borongan ke perusahaan emas grosiran jadi hrg bisa lebih murah lagi. toko emas aja kalo kita mao beli emas 100gram langsung ada lho gag usa nunggu 3 hari, apalgi perusahaan kaya gini yg terlihat jauh lebih bonafit.
meskipun harga emasny tiba2 naek, si perusahaan gag bakal rugi gan , toh harga di yg kasi ke agan uda lebih mahal sekitar 25% dari harga pasar, hrg pasar 420 rb, dia jual ke agan 520rb..... kan gag mungkin emas bisa langsung naek 25% dalam sesaat, kalo ada kemungkinan juga sangat amat kecil....
pangi&jackD - 21/05/2011 06:08 AM
#18
point of view
ada jeda waktu pengambilan dan pengembalian gan ^^
ane pernah jg di jelasin. dan emang dia maen di kawasan yg grey banget. susah untuk di baca motif asli nya (moga2 bener).
ada lagi sudut pandang laen gan. (semoga ini membantu) :

jd tujuan ini bisnis bukan untuk bersaing dengan main business. tp lebih kepada alternatif deposit. dr pada naro di bank dengan fix interest rate kek skr, di GTI masi lebih bagus tentunya klo kita bandingin kan ^^
and even better, kita nggak megang kertas jaminan BI bahwa kita punya deposit di bank anu.
instead kita pegang JAMINAN nya lasung hehehe ^^ mangstab yg ini ^^
sementara itu klo mao berbanding dengan main business (yg umumnya berkisar antara 10%-25% return) jelas gak bandingan gan.
jadi klo dia berani kasih return 2% / bln, dengan asumsi main business nya nih GTI bukan HANYA di jualan emas, tp juga ada sumber pendapatan laen sperti retail dan laen", yah masi bisa kan logic nya.
itu klo diliat dr sudut pandang 'baik'.

nah, klo td ada agan yg bilang ini low risk?? jgn di liat dr persentase nya gan. coba di kali 10 jumlah yg td di sebut diatas. trus baru diliat 'jumlah' yg jd resiko ^^. krn product nya jg bukan hanya 100gr. ada yg kiloan.
klo ini trnyata triangle a.k.a money game, maka ini money game probably paling bagus yg bisa beredar sejauh ini ^^. ane pernah itung"an ama temen ane soal ini klo ini buka tutup lobang. prakiraan kasar yg kluar sih di sekitar 5 ampe 10 thn baru ini bolong. krn dia ambil spread dikit di banding moneygame" trdahulu (klo ini ternyata mmg tepu).

nah, ane kembalikan pada TS dan teman" laen. mengenai soal T plus minus , ada sih cara untuk deal nya ^^. tp ini ttp masalah sudut pandang heheh. caranya adalah : jgn cuman invest per 1 batang. misal invest 3 batang 100gr. trus klo mo duit in (cash back) jgn sekaligus. krn T+sekian hari, jd tunggu ampe batang pertama cair, baru masukin next nya ampe abis. jd ga ada resiko duid dibawa kabur 100% wkwkwkw. tp ttp jumlah nya kan jd makin gede yg di pertaruhkan hehe ^^.

semoga bermanfaat ^^. kasi cendol dunk klo emg berguna ^^. (gw belon pernah minta cendol sebelumnya. asli. ini kaskus ga gua liat dr cendol.krn gw jg gak ngerti rep point utk apa klo gak ngaruh ke aspirasi yg kita kuarin wkwkw. but still, green is the new red hehe maho)
PingCad - 21/05/2011 03:39 PM
#19

Quote:
Original Posted By mauzinha85
kalo emas seh gan, ane brani yakin pasti dijamin asli, mana brani kasi emas palsu.... iya gan kalo maen jgn terlalu gede2an , karena kita blom bisa tau sampe kapan perusahaan bertahan.... nah justru yg ane bingung napa smua investor harus nunggu emasny 3 hari..... apa mungkin setelah si perusahaan dapet duit dari kita, dia baru beli emasny lagi ke perusahaan emas grosiran.... kalo benar seperti itu namany money game.....dan perusahaan seperti itu kurang sehat....
tapi kan ane juga kurang tau kinerja tuh perusahaan sebenerny...agn bisa bantu nanya ke salesny gan, n bisa share kalo sy ada salah....

saya sudah cek n ngobrol sama marketingnya, katanya sih 1 minggu ada 2x pengiriman emas nya di hr rabu n hr jumat. meanwhile sesudah kita bayar 3hr kerja baru turun.
misal nya senin kita bayar, 3 hr kerja kemudian di hr kamis nah kita kedapetan pengiriman di hr jumat.
kalo jumat transfer , berarti +3hr kerja =tgl pengiriman.
kalo ngeliat ini perusahaan cabang nya udah dimana2 ampe diluar pulau jawa pun ada, apa masih bener perusahaan nya ga sehat?
ane masuk sih karena liat sistem n liat profil perusahaan yg punya cabang dimana2.
utk info hrg emas per hr ini 421rb/gr di market.
n gua beli di hrg 525510/gr.
padahal hrg emas udah turun sekitar 12rb dr hrg minggu kemarin. tetapi harga GTI masih tetap segitu aka ga ada penurunan hrg.
emas lebih mahal 24.6% dr hrg pasaran.
dengan hitungan cashback 2%tiap bulan selama 6 bln
2%x6=12%
12%- bunga deposito 6 bulan 3.2% (net potong pajak)=8.8% ( untung nya)
n kalo hrg emas naik sih ok2 aja. nah kl harga emas trun bakalan dag dig dug berharap ama buy back guarantee(BBG) nya lancar aja.
kata marketing nya waktu mau make BBG ini pun ada selang waktu 7hr kerja sejak kita menyerah kan emas nya.
yg jadi pertanyaan, kalo harga emas turun apakah profit perusahaan GTI akan turun atau bahkan merugi, pertanggung jawaban nya bagaimana? karena tidak ada nya penjaminan
mauzinha85 - 21/05/2011 09:26 PM
#20

Quote:
Original Posted By PingCad
saya sudah cek n ngobrol sama marketingnya, katanya sih 1 minggu ada 2x pengiriman emas nya di hr rabu n hr jumat. meanwhile sesudah kita bayar 3hr kerja baru turun.
misal nya senin kita bayar, 3 hr kerja kemudian di hr kamis nah kita kedapetan pengiriman di hr jumat.
kalo jumat transfer , berarti +3hr kerja =tgl pengiriman.
kalo ngeliat ini perusahaan cabang nya udah dimana2 ampe diluar pulau jawa pun ada, apa masih bener perusahaan nya ga sehat?
ane masuk sih karena liat sistem n liat profil perusahaan yg punya cabang dimana2.
utk info hrg emas per hr ini 421rb/gr di market.
n gua beli di hrg 525510/gr.
padahal hrg emas udah turun sekitar 12rb dr hrg minggu kemarin. tetapi harga GTI masih tetap segitu aka ga ada penurunan hrg.
emas lebih mahal 24.6% dr hrg pasaran.
dengan hitungan cashback 2%tiap bulan selama 6 bln
2%x6=12%
12%- bunga deposito 6 bulan 3.2% (net potong pajak)=8.8% ( untung nya)n kalo hrg emas naik sih ok2 aja. nah kl harga emas trun bakalan dag dig dug berharap ama buy back guarantee(BBG) nya lancar aja.
kata marketing nya waktu mau make BBG ini pun ada selang waktu 7hr kerja sejak kita menyerah kan emas nya.
yg jadi pertanyaan, kalo harga emas turun apakah profit perusahaan GTI akan turun atau bahkan merugi, pertanggung jawaban nya bagaimana? karena tidak ada nya penjaminan


menurut ane tuh nunggu 3hari itu dia ngumpulin duit nasabahny dulu , setelah terkumpul dia baru beli emas secara grosir , jadi hrg emas lebih murah.....
kalo bener2 dia punya stok emasny yah gan, coba tanya salesny letak taro emasny dimana, emang di papua tempatny jd lama perlu 3 hari wkwkwkwk...

dan brapa banyak jumlah stok emasnya 1 ton emang (kalo bini kadafy yg punya perusahaan gw pecaya dah soalny dia memang punya simpenan emas ampe 1 ton, hahaha....)

nah seperti yg agan bilang lho kenapa hrg emas yg dijual kok gag ngikutin hrg pasar, kalo emas turun kenapa si perusahaan gag turunin hrg ny juga....aneh kan...
maap gan , ane mao koreksi neh gpp yah..... yg ane bold merah menurut ane agan agak salah persepsi.... sebenernya tuh kita dikasi bunganya bukan 2% lho, tapi 10% tiap bulan.....sangat amat besar.... krn si perusahaan sifatnya bukan menggadaikan emasny kepada kita...... tapi untuk memberikan emas kepada kita, sebelumny dia harus beli dulu emasny ke perusahaan emas grosir.....

menurut ane yg jadi jadi target keuntungan si perusahaan adalah cuma satu yaitu selisih hrg emas tersebut yg berbeda sktr 25% dr hrg pasar (yg seperti agan bilang 24,6%) gan jangankan hrg emas turun , kalo hrg emasny gag turun pun , ane tanya deh tuh perusahaan bisa untung dr mana , ampe bisa kasi kita bungan 10% perbulan....(kecuali bos ny emang punya stok emas banyak dr nenek moyangny yah, jadi dia menggadaikan emasny), tapi kalo dia harus beli dulu emas ny ke perusahaan tambang emas , mana bisa disebut menggadikan emasny.

ilustrasi agan butuh tambahan duit buat modal, kebetulan agan punya BB torch baru neh, terpaksa donk agan gadaikan ke ane buat dapetin cash dari ane.... itu kalo agan uda punya BB torch sebelumny maka ny disebut menggadaikan barang....
kalo seandainya agan blom punya BB ny, apakah agan akan beli dulu BB torch di roxy kemudian baru menggadaikan BB ny pada ane.... kalo ceritany begitu kan lucu....knapa agan harus beli BB ny dulu trus baru gadaikan ke ane , kan ama jg bodonk....
Page 1 of 7 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > [Tanya] Investasi di Golden Traders International ?