BUSINESS BOARD
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > [Tanya] Investasi di Golden Traders International ?
Total Views: 19860 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 7 of 7 | ‹ First  < 2 3 4 5 6 7

Huhu - 18/10/2012 01:19 PM
#121

Quote:
Original Posted By thiando
QUOTE=huhu;]
GTI harus menjelaskan bagaimana mereka memutarkan duitnya. kalo tidak bisa menjelaskan sudah pasti money game. skema ponzi selalu ada sampai kapanpun. jgn tergiur oleh iming2. hati-hati.






betul gan,
seperti tanggapan ane di atas, tidak ada alasan untuk GTI membeberkan kemana uang itu diputarkan sebenarnya, karena GTI bukan lembaga investasi. GTI adalah perusahan perdagangan (Toko Emas)
mari kita ilustrasikan:

1. INVESATASI : ketika kita berINVESTASI pada lembaga investasi tertebtu, sudah barang tentu kita harus tahu kemana uang yg kitra investasikan itu diputar. karena kita sebagai investor. perlu transfaransi.
misal : kita investasi di deposito, tentu bank memberikan penjelasankemana uang itu diputar, salahsatunya ke kredit (rumah, kendaraan, pembiayaan lain2)

2. PERDAGANGAN/JUAL BELI
ketika agan membeli sebuah produk, misalnya Siomay deh,
apakah tukang siomay berkewajiban menjelaskan gimana perputaran uangnya??
beli minyak goreng berapa? beli tepung berapa? beli ikan berapa? gak kan gan.

namun demikian, GTI teteap memberikan gambaran secara global dimana letak perputaranan uang tersebut. salah satunya ke perhiasan,

lalu darimana uang/ bonus 1.5% - 5.4% itu diperoleh ya??
ya dari usaha GTI gan tentunya, gimana caranya bisa mendapatkan harga modal emas yg lebih murah dll.

kok bisa ya ngasih bulanan gede gitu sampe 5.4%,??
yg namanya diskon/bonus, mau sampe 100 persen pun ya bebas gan, itu kan hak penjual.
agan beli motor di sorum A, gak dapet bonus apa2,
agan beli motor di sorum B, agan dpt laptop, bebas2 aja kan gan, yg penting sorum tetep dpt untung meski tipis.

CMIIW
salam
aziz
www.emas-inovatif.com[/QUOTE]

sorry gan saya disini sebagai pihak investor.

seorang investor >- peduli akan resiko dananya. dan wajib mengetahui kemana dananya akan diputer.

harga wajar.

apakah harga emas yg gti jual sudah wajar? tidak wajar. masa harga emas dimahalin 30-40% dari pasaran? kemana larinya 30-40% keuntungan? sebagian ke perusahaan dan sebagian lagi ke komisi sales. jika anda ke toko emas seluruh indonesia pasti mereka tidak mau membeli emas tersebut. kemahalan.

investasi.

ketika anda berinvestasi tidak peduli di bidang perbankan atau bukan pasti anda selalu menanyakkan kemana anda berputar duitnya. sebagai contoh BTPN dimiliki oleh TPG (USA) . yang membawa TPG masuk adalah NORTHSTAR.
apakah TPG akan langsung percaya dengan northstar?

pasti tpg meminta semua yg mereka perlukan, resiko, keuntungan, makro dan mikro ekonomi, hitungan yg menyeluruh,dll.

contoh lain ketika anda membeli sebuah perusahaan. apakah anda asal beli? tentu tidak. anda pasti melihat laporan keuangan, hutang, cash flow, resiko, proyeksi,dll. karena ketika anda tidak memperhatikan itu semua anda bisa lebih mudah ditipu. bisa2 setelah anda membeli perusahaan ternyata perusahaan mempunyai hutang yg sungguh besar. menggunakan laporan keuangan + data2 yang hitam diatas putih saja bisa ditipu apalagi tidak hitam diatas putih?

ketika anda bener2 ingin berinvestasi ke dalam perusahaan astra ASII. anda pasti melihat laporan keuangan,dll semua untuk memastikan semuanya baik2 ja + proyeksi ke depan + keadaan saat ini apakah penjualan masih bagus? apakah anda tau bagaimana perputaran dana astra? tentu anda tau bagaimana kinerja astra dengan membaca laporan keuangan( terutama yang full year - komplit).

berbeda ketika kita membeli sebuah produk? yang kita pikirkan adalah sesuai tidak harga dengan barang tersebut. sungguh berbeda dengan investasi? coba anda pikirkan ketika anda beli siomay apakah anda pikirkan siomay anda menghasilkan duit berapa dikemudian hari? anda hanya berpikir kenyang dan enak. ketika anda membeli emas di toko emas dan akan berpikir harga murah dan anda senang. ketika kita berpikir tentang investasi tentu berbeda. berapa harga yang bisa kita dapatkan di kemudian hari. likuid tidak barangnya jika dijual kembali (dijual ke suppliernya lagi bukan ke pasar), resikonya besar tidak, harganya murah tidak? emas adalah emas. tidak ada perbedaan antara emas yg dijual gti dan emas yg dijual di toko emas.

terakhir info yang saya denger dari sales GTI. bahwa gti mempunyai emas yg banyak (membeli dari supplier dgn diskon 15-20%) dan kemudian menyuruh antam untuk memproduksi agar menjadi emas batangan. jika anda memang membutuhkan dana untuk biaya itu semua. anda jual dgn harga dunia saja anda suda mendapatkan untung 15-20%. untuk apalagi anda bikin skema yg aneh2? mau bagi2 keuntungan? keuntungan bisa dapat 15-20% berkurang menjadi 10-15%? relakah perusahaan?

konsklusi.

saya disini hanya melihat dari sisi investor. dari sisi perusahaan tentu perusahaan ingin mendapatkan keuntungan sebesar besarnya. tapi sisi investor (minoritas) yang sungguh dalam posisi terbawah mudah dihancurkan.

jika perusahaan menjual emas >- sah2 saja.

jika perusahaan menjual emas + investasi >- perlu dipertanyaan. apalagi bentuk bunganya fixed.

reksadana saja memberitahukan kemana dananya diputer. walaupun sebagai investor tidak akan pernah tau jam berapa mereka trading. itulah investasi.

saya hanya ingin membuat indonesia menjadi lebih baik. mari bersama-sama kita buat indonesia menjadi lebih baik. tidak mudah bagi siapa aja untuk merusak indonesia.


saran (jadilah konservatif)

lebih baik kita membeli emas batangan di toko emas saja. jadi kita tidak memberikan keuntungan kepada perusahaan, komisi ke sales. semua biaya ini besar gan. harga beli emasnya juga murah jauh dari gti ( seusai pasar dunia) keuntungan toko emas juga kecil biasa ( sekitar rp 5000/grm)

atau

lebih baik anda beli saham ASII ( astra international ), UNVR (unilever). yang setiap hari anda tinggal tidur. harga juga naik.( walaupun timing beli harus bagus) tidak perlu kita pusing berkutak pada perusahaan tutup tidak, skema ponzi atau bukan.

jika buat perbandingan

GTI vs Emas batangan di toko --- Pilih yang mana anda?

GTI vs Saham ASII or UNVR ---- Pilih yang mana anda?



liat warren buffet, dia selalu melakukan investasi yang konservatif.

jika ada yang mengenal warren buffet, mohon tanyakan masalah GTI. apakah dia bilang bagus atau tidak ( dari sisi investor) dan apakah dia berani untuk masuk?




thank you
Huhu - 18/10/2012 02:36 PM
#122

Quote:
Original Posted By mr vicker
money game atau bukan yang pasti tiap investasi ada resiko!!
masa mau dapet duit pengen enaknya aja? hidup enggak gitu bung..
klo yakin inves di sini! klo gak yakin puterin duit nya buat usaha,

ane pernah usaha rental alat berat, profitnya lumayan 20-30% so karena ga ada modal ane pinjem temen dengan bunga 10% toh ane masih untung 10-20%
orang dagang itu rata2 ambil untung di atas 5%

kalo cuma 2% ngasih investor si ga berat buat orang dagang..

iloveindonesias


bener banget gan ane setuju. tapi saya melihat dari mata investor.

contoh saja: jika bank memberikan kredit kepada sebuah perusahaan. berarti bank melakukan investasi di perusahaan tersebut agar mendapatkan keuntungan yang lebih di kemudian hari. apakah bank percaya dengan omongan dari perusahaan bahwa dia dapat mengembalikan kredit yg diberikan oleh bank? tidak akan. jika iya bank tersebut akan bangkrut.

bank akan menyelidiki semua laporan keuangan mungkin sampai 10 thn terakhir. bagaimana perkembangan ke depan, apakah perusahaan ini masih menguntungkan dan dapat membayar pinjaman? dimana semua resiko akan di teliti oleh bank.

disini lha letak resiko suatu produk. ketika anda memberikan dana anda untuk sebuah produk investasi anda wajib mengetahui seluk beluk perusahaan tersebut. jangan sampai kita terjebak apalagi amit amit keluar mulut singa masuk mulut buaya.

dari sisi penerima dana / pinjaman.

mereka akan melakukan apa saja agar mendapatkan pinjaman.


perkataan yang paling sering dibicarakan oleh seorang sales investasi.

1. jangan masukkan dana anda di 1 keranjang
2. investasi tidak pernah terlambat.

penjelasan.

1. bener jika dana jangan dimasukkan ke dalam 1 keranjang. tetapai sebelon kita mencapai konklusi tersebut kita harus mengerti apa maksudnya.

jika anda mempunyai dana 100 jt dan saat ini anda masukkan dana tersebut ke deposito 100 jt ( deposito paling aman - paling anda perlu tau banknya bonafit atau tidak). kelar sudah urusan

kemudian setelah 1 tahun anda berpikir untuk investasi ( buka toko 50:50)
jika anda mempunya dana 100 jt( bunga depo kita anggap tidak ada untuk membuat simpel) dan anda masukkan 50 jt di depo dan 50 jt untuk buka toko. anda sudah memasukkan kedalam 2 keranjang dana anda. pertanyaannya anda mau belajar tidak dalam mengelola toko anda ( mengetahui bagaimana customer yg inginkan, menjaga toko, profitnya gmn, dll). jika anda ingin mengetahui secara mendalam sudah saatnya anda memberikan dana anda untuk 2 keranjang. jika tidak lebih baik tetap di deposito saja karena toko anda akan bangkrut. sama halnya ketika anda ditawari gti, saham, reksadana, bancassurance, indon, ori, memberikan credit kepada orang lain.

warren buffet bilang diversifikasi produk hanya untuk orang yg tidak mengetahui produk. warren buffet akan masuk ke produk yang berbeda ketika dia mengetahui seluk beluk produk tersebut. dia tidak akan beli kucing dalam karung.

2. investasi tidak pernah telat

yes bener sekali. tetapi timingnya yg tepat. jika saat ini ihsg diperkirakan bisa mencapai 4500 akhir tahun ini. dan saat ini ihsg berada di 4350. menurut perhitungan keuntungan perusahaan2 public di indo bahwa keuntungan mereka tidak wow sekali, biasa biasa saja. jadi seharusnya susah sekali sampai di 4500. 4350 saja sudah kemahalan. idealnya ihsg berada di 4000-4100 an. jadi bisakah ihsg mencapai 4500? bisa saja kalo dikerek ama bandar2 besar (tapi pondasi tidak bagus dan akan turun kembali ke posisi normal).

jadi bagi para investor be careful. jangan sampai kita termakan oleh ucapan manis perusahaan atau sales marketing terutama yang hanya membicarakan keuntungan saja (kita harus berpikir 2x). jangan menggunakan feeling tetapi gunakan fakta terlebih dahulu, cek bener tidak fakta tersebut, terakhir baru gunakan feeling.

sebagai penutup

perkataan benar sering dianggap salah oleh kebanyakkan orang

perkataan salah sering dianggap bener oleh kebanyakkan orang

jika ada kata2 saya yang offense mohon maaf. jika ada yang salah mohon dikoreksi karena saya juga manusia yang tidak sempurna.

salam damai dan sejahtera
fpetros - 18/10/2012 11:41 PM
#123

Quote:
Original Posted By Huhu
sorry gan saya disini sebagai pihak investor.

seorang investor >- peduli akan resiko dananya. dan wajib mengetahui kemana dananya akan diputer.

harga wajar.

apakah harga emas yg gti jual sudah wajar? tidak wajar. masa harga emas dimahalin 30-40% dari pasaran? kemana larinya 30-40% keuntungan? sebagian ke perusahaan dan sebagian lagi ke komisi sales. jika anda ke toko emas seluruh indonesia pasti mereka tidak mau membeli emas tersebut. kemahalan.

investasi.

ketika anda berinvestasi tidak peduli di bidang perbankan atau bukan pasti anda selalu menanyakkan kemana anda berputar duitnya. sebagai contoh BTPN dimiliki oleh TPG (USA) . yang membawa TPG masuk adalah NORTHSTAR.
apakah TPG akan langsung percaya dengan northstar?

pasti tpg meminta semua yg mereka perlukan, resiko, keuntungan, makro dan mikro ekonomi, hitungan yg menyeluruh,dll.

contoh lain ketika anda membeli sebuah perusahaan. apakah anda asal beli? tentu tidak. anda pasti melihat laporan keuangan, hutang, cash flow, resiko, proyeksi,dll. karena ketika anda tidak memperhatikan itu semua anda bisa lebih mudah ditipu. bisa2 setelah anda membeli perusahaan ternyata perusahaan mempunyai hutang yg sungguh besar. menggunakan laporan keuangan + data2 yang hitam diatas putih saja bisa ditipu apalagi tidak hitam diatas putih?

ketika anda bener2 ingin berinvestasi ke dalam perusahaan astra ASII. anda pasti melihat laporan keuangan,dll semua untuk memastikan semuanya baik2 ja + proyeksi ke depan + keadaan saat ini apakah penjualan masih bagus? apakah anda tau bagaimana perputaran dana astra? tentu anda tau bagaimana kinerja astra dengan membaca laporan keuangan( terutama yang full year - komplit).

berbeda ketika kita membeli sebuah produk? yang kita pikirkan adalah sesuai tidak harga dengan barang tersebut. sungguh berbeda dengan investasi? coba anda pikirkan ketika anda beli siomay apakah anda pikirkan siomay anda menghasilkan duit berapa dikemudian hari? anda hanya berpikir kenyang dan enak. ketika anda membeli emas di toko emas dan akan berpikir harga murah dan anda senang. ketika kita berpikir tentang investasi tentu berbeda. berapa harga yang bisa kita dapatkan di kemudian hari. likuid tidak barangnya jika dijual kembali (dijual ke suppliernya lagi bukan ke pasar), resikonya besar tidak, harganya murah tidak? emas adalah emas. tidak ada perbedaan antara emas yg dijual gti dan emas yg dijual di toko emas.

terakhir info yang saya denger dari sales GTI. bahwa gti mempunyai emas yg banyak (membeli dari supplier dgn diskon 15-20%) dan kemudian menyuruh antam untuk memproduksi agar menjadi emas batangan. jika anda memang membutuhkan dana untuk biaya itu semua. anda jual dgn harga dunia saja anda suda mendapatkan untung 15-20%. untuk apalagi anda bikin skema yg aneh2? mau bagi2 keuntungan? keuntungan bisa dapat 15-20% berkurang menjadi 10-15%? relakah perusahaan?

konsklusi.

saya disini hanya melihat dari sisi investor. dari sisi perusahaan tentu perusahaan ingin mendapatkan keuntungan sebesar besarnya. tapi sisi investor (minoritas) yang sungguh dalam posisi terbawah mudah dihancurkan.

jika perusahaan menjual emas >- sah2 saja.

jika perusahaan menjual emas + investasi >- perlu dipertanyaan. apalagi bentuk bunganya fixed.

reksadana saja memberitahukan kemana dananya diputer. walaupun sebagai investor tidak akan pernah tau jam berapa mereka trading. itulah investasi.

saya hanya ingin membuat indonesia menjadi lebih baik. mari bersama-sama kita buat indonesia menjadi lebih baik. tidak mudah bagi siapa aja untuk merusak indonesia.


saran (jadilah konservatif)

lebih baik kita membeli emas batangan di toko emas saja. jadi kita tidak memberikan keuntungan kepada perusahaan, komisi ke sales. semua biaya ini besar gan. harga beli emasnya juga murah jauh dari gti ( seusai pasar dunia) keuntungan toko emas juga kecil biasa ( sekitar rp 5000/grm)

atau

lebih baik anda beli saham ASII ( astra international ), UNVR (unilever). yang setiap hari anda tinggal tidur. harga juga naik.( walaupun timing beli harus bagus) tidak perlu kita pusing berkutak pada perusahaan tutup tidak, skema ponzi atau bukan.

jika buat perbandingan

GTI vs Emas batangan di toko --- Pilih yang mana anda?

GTI vs Saham ASII or UNVR ---- Pilih yang mana anda?



liat warren buffet, dia selalu melakukan investasi yang konservatif.

jika ada yang mengenal warren buffet, mohon tanyakan masalah GTI. apakah dia bilang bagus atau tidak ( dari sisi investor) dan apakah dia berani untuk masuk?




thank you

Gan, secara bisnis sederhana Aja. Buat apa berdagang kalau untungnya tdk ada, perusahaan manapun setelah ada untungnya baru dia memberikan untungnya itu kepada nasabah, contoh bank, perusahaan investasi, perusahaan asuransi kalau tdk Ada untungnya Buat apa bangun usahakan. Begitu juga GTIS ini.

Terus gan Berapa keuntungan yg harus diperoleh, saya Kira kalau Hanya 5% Aja nya mana Ada yang bisa Bertahan emang cost utk bangun usahakan mahal, paling tidak minimal agar usahakan bisa jalan 20-30% keuntungan yg didapat. Saya rasa Kalo pengusaha toko emas Hanya dapat untungnya 5% saja, mungkin tidak Ada yg mau buka usaha toko emas, capek kerja resiko tinggi untungnya tipis, Begitu juga GTI minimal untungnya usaha harus significant dgn usahanya.

Gan toko emas setahu saya melakukan jual beli emas dengan selisih harga jual Dan beli, kalau jual jatuh lebih mahal Dari antam Dan beli kembalinya di potong 2-5%. Sedangkan GTI 100% buy back guaranted. Ini yang membedakan, Ada kecurangan dalam jual beli emas konvensional, GTIS memanfaatkan celah ketidak sectarian itu dengan menciptakan metode perdagangan emas yg inovatif

Jual emas konsevatif jauh lebih lama mendatangkan keuntungan Dari pada konsep GTIS yg dlm 6 bulan bisa memberikan nilai tambah dalam perdagangan logam mulia
Huhu - 19/10/2012 12:00 AM
#124

Quote:

Gan, secara bisnis sederhana Aja. Buat apa berdagang kalau untungnya tdk ada, perusahaan manapun setelah ada untungnya baru dia memberikan untungnya itu kepada nasabah, contoh bank, perusahaan investasi, perusahaan asuransi kalau tdk Ada untungnya Buat apa bangun usahakan. Begitu juga GTIS ini.

Terus gan Berapa keuntungan yg harus diperoleh, saya Kira kalau Hanya 5% Aja nya mana Ada yang bisa Bertahan emang cost utk bangun usahakan mahal, paling tidak minimal agar usahakan bisa jalan 20-30% keuntungan yg didapat. Saya rasa Kalo pengusaha toko emas Hanya dapat untungnya 5% saja, mungkin tidak Ada yg mau buka usaha toko emas, capek kerja resiko tinggi untungnya tipis, Begitu juga GTI minimal untungnya usaha harus significant dgn usahanya.

Gan toko emas setahu saya melakukan jual beli emas dengan selisih harga jual Dan beli, kalau jual jatuh lebih mahal Dari antam Dan beli kembalinya di potong 2-5%. Sedangkan GTI 100% buy back guaranted. Ini yang membedakan, Ada kecurangan dalam jual beli emas konvensional, GTIS memanfaatkan celah ketidak sectarian itu dengan menciptakan metode perdagangan emas yg inovatif

Jual emas konsevatif jauh lebih lama mendatangkan keuntungan Dari pada konsep GTIS yg dlm 6 bulan bisa memberikan nilai tambah dalam perdagangan logam mulia


sorry gan ente sebagai apa nih? penjual ato pembeli. yg saya bahas untuk pembeli ya gan. untuk bagian penjual ga peduli saya. pasti penjual menjual dengan harga setinggi tingginya.

yang agan liat harga emas kan di website antm biasanya kurs jual beli jauh sekali bedanya. betulkah di pasar segitu? tidak gan. saya sudah tanya ke toko emas di toko tiga, pasar cikini, pasar baru. mereka berani beli emasnya kok dengan hanya beda 3000-5000 per gram. coba cek d gan. jika misalnya hari ini harga beli 500rb ya harga jual 495-497rb di toko yang sama. pinter2 nawar aja. toko emas keuntungan terbesar dia di perhiasaannya gan yang memberikan suatu identitas kepada penggunanya limited edition. emas batangan mah buat meriah aja setidak masih bisa tutup ongkos toko.

yang jadi pertanyaan itu gan menurut sales gti sudah membeli emas dgn harga diskon 15% dari produsen. ya tinggal aja jual ke pasar harga dunia saja. jual aja ke toko emas pasti diterima antam punya lagi. gapain mesti repot2 punya kantor, sales, lounge yang bagus untuk nasabah.

jika anda bisa jual di harga 100 dan beli di harga 85 (diskon 15%). ya sudah cukup gan. jika masih dijual ke retail dgn berbagai iming2 justru yang menjadi tanda tanya besar. why?

jika tidak memberitahukan secara jelas duitnya diputer dimana better jgn main. jika bank memberikan kredit ke perusahaan pasti ditanya dananya nanti buat apa? ekspansi atau apa? jenis bisnisnya apa? perputaran duitnya gmn? semua dianalisa. ya ga?

jika sampai default -- bisa bikin gonjang ganjing indonesia -- bisa resesi kaya amerika (mungkin malah bisa lebih parah)

in the end keputusan di tangan investor. sukses selalu investor. semoga indonesia menjadi lebih baik.
aktifkaskusker - 19/10/2012 12:25 AM
#125

Quote:
Original Posted By fpetros
Tanya gan, apa mungkin Ada perusahaan yg pakai Sistem Ponzi scheme punya cabang sampai segitu banyak tersebar. Perusahaan perusahaan yg model Ponzi scheme ini punya kantor satu namun banyak perwakilan dengan banyak Nama.

Sementara gan, GTIS itu kantor ya tersebar di banyak derah dan Negara Asia. Sementara Profil para petingginya di munculkan dalam Profil companynya, apa mungkin perusahaan seperti ini termasuk Ponzi scheme ?.


kenapa tidak???
genneva mank punya berapa kantor cabang???
ente tahu tidak?

mank gtis di negara mana saja?
direkturnya si dato taufiq michael ong itu siapa?
terus si dato azahari sulaiman itu siapa?
mana beritanya sepak terjangnya dimalaysia?
tolong jangan hanya berita sepihak dari website buatan sendiri.....tapi media local terpercaya malaysia atau internasional, bloomberg, reuter bila perlu
tolong posting berita tentang michael ong atau azhari
biar yang invest makin yakin...

tus ente mau ngomong juga
si michael ong salaman ama marzuki alie dan fauzi bowo itu , perusahaan pasti bonafid.....?
liat tuh genneva gold itu salaman dengan mahatir muhammad, lebih bonafid mana? mahatir itu setara dengan suhartonya malaysia....tetap di tutup juga ama BNM
aktifkaskusker - 19/10/2012 12:36 AM
#126

Quote:
Original Posted By fpetros
Gan, mau tau GTIS memutar uang-nya di mana ?. Mungkin ini dia jawaban-nya
Coba perhatikan Logo "V" di sebelah tulisan GTIS. Perhatikan itu adalah perusahaan tempat di mana sebagain Induk investasi GTIS memutar uangnya! Baca artikle berikut ini :

V International Asia- Wealth Spreads Marketing Sdn Bhd is well established marketing arm and sister company of wealth Spreads Sdn Bhd, wealthspreads.com is a No 1 market leader of Eminis & CFD Mentor & Educator, in past record till now, we are achieve more than 70% in our trade alert and much profitable in Eminis & CFD.

V International Asia
Wealth Spreads Marketing Sdn Bhd
Reshaping Global Traders Knowledge,
Our Business Supports Your Investment.

To whom want to become financial independence, create wealth and become knowleageble & skillful professional traders, please pay extra attention here, This is the TIME and GOLDEN OPPORTUNITY for everybody, please find out more about our POWERFULL & AMAZING Free Preview at www.wealthspreads.com.

This workshop is dedicate to people who is Serious, Focus & Comitt To Change & Become Profitable in Wealth Spreads E-MINIS & CFD Investment tools.

We talking about
REAL PEOPLE, REAL SYSTEM, REAL SUPPORT, REAL MONEY & REAL PROFIT for all of us.

Before you regret, HURRY UP, do not miss the workshop! Limited Seat only and Pre reservation needed.

What are E-minis?
E Minis are US share index future, the S&P 500,Rusell, the Dow Jones and the NASDAQ- launched by the Chicago Mercantile Exchange (CME). Its now trades in excess of $US40 billion per day and its considered one of the most sucessful financial products ever launched.

They are call e-minis as they are eletronically traded and the minimum investment is onlya fraction of the original share index investment sizes. E-minis are highly leveraged instrument which could offer you the ability to earn positive return in minutes.

The Benefit
- Short term trading for more control.
- No overnight position held.
- Low $5 USD round trip commissions.
- No market makers
- Market liquidity
- Learn live in an on-line trading room.

What are CFD's

CFD mean Contract Of difference. A CFD mirrors the performance of a share or index offers the benefit of trading shares without having to physically own them. Just like physical shares your profit or loss is determined by the difference by your buy and your sell price.

Benefits Of CFD

Leverage

CFDs are trade on margin, which means for a small outlay you can open up much longer position in the market.

Global market acess

Trading CFDs allow you to acess the US and global markets from a single trading account. CFDs can be traded global shares, sectors, indices, treasuries and foreign exchange.

Originally use by large institutions to cost effectively covertheir equity exposures, the CFD product is now common place trading tool used by retail investors around the world.

Lastly, Thank you and may God bless all of us.

Best regards,

Michael.H.C.Ong
Global Business Development Manager
[email]michaelong@wealthspreads.com[/email]
V International Asia- www.wealthspreads.com

*
By: V International...
Categories News & Events, How To
Views 259
Added :17-Aug-08 Report This Video
Related Link: V International Asia- Wealth Spreads Marketing Sdn Bhd


mantap agan jadi gtis lovers
i like that....

jadi maksud agan, gtis menjual 30% lebih mahal, dan mengambil 30 % dalam kontrak waktu tertentu untuk dimasukkan ke instrumen CFD, kemudian kasih 1,5-2 persen keinvestor ???
dalam arti duit kita ditahan 30 persen, namun kita dapat 2 persen dari 100 invest kita,
secara kalkulasi berarti 100/30. = 3,3lipat x 2 persen = 7 persen / bulan wowwww setara 7 persen/ bulan....
ini jika fisik ya
aktifkaskusker - 19/10/2012 12:59 AM
#127

Quote:
Original Posted By fpetros
Gan, secara bisnis sederhana Aja. Buat apa berdagang kalau untungnya tdk ada, perusahaan manapun setelah ada untungnya baru dia memberikan untungnya itu kepada nasabah, contoh bank, perusahaan investasi, perusahaan asuransi kalau tdk Ada untungnya Buat apa bangun usahakan. Begitu juga GTIS ini.


saya juga binggung tuh sama perusahaan ecmc/vgmc
punya perusahaan ga jelas, tambang emas ga jelas, penghasilan ga jelas pula, eh malah kasih 10 persen dari investasi setiap bulan....

Quote:

Terus gan Berapa keuntungan yg harus diperoleh, saya Kira kalau Hanya 5% Aja nya mana Ada yang bisa Bertahan emang cost utk bangun usahakan mahal, paling tidak minimal agar usahakan bisa jalan 20-30% keuntungan yg didapat. Saya rasa Kalo pengusaha toko emas Hanya dapat untungnya 5% saja, mungkin tidak Ada yg mau buka usaha toko emas, capek kerja resiko tinggi untungnya tipis, Begitu juga GTI minimal untungnya usaha harus significant dgn usahanya.

kebetulan ane keturunan pedagang emas, emas bisa untung bervariatif, terkadang 5 persen atau 20 persen, apalagi emas lantakan, paling untung setengah persen jika hanya sebagai penyalur, namun bukan begitu hitungnya
pedagang emas

Quote:

Gan toko emas setahu saya melakukan jual beli emas dengan selisih harga jual Dan beli, kalau jual jatuh lebih mahal Dari antam Dan beli kembalinya di potong 2-5%. Sedangkan GTI 100% buy back guaranted. Ini yang membedakan, Ada kecurangan dalam jual beli emas konvensional, GTIS memanfaatkan celah ketidak sectarian itu dengan menciptakan metode perdagangan emas yg inovatif

makanya pilih spread yang rendah donk, usahakan invest 100 gr, jika ente invest 1 gr ya jgn heran jika beli jual langsung rugi 50 persen...
apalagi beli perhiasan, hilang surat tokonya, lebih jatuh lagi...
celah secatrian.... apaan tuh?

Quote:

Jual emas konsevatif jauh lebih lama mendatangkan keuntungan Dari pada konsep GTIS yg dlm 6 bulan bisa memberikan nilai tambah dalam perdagangan logam mulia

beli emas konservatif memang jauh lebih lama daripada konsep gtis
, namun saya bisa langsung jual kapan saja .... dan pastinya aman....
daripada emasnya ditaruh di tempat lain... bayar 30 persen lebih mahal pula
fpetros - 19/10/2012 02:01 AM
#128

Quote:
Original Posted By Huhu
sorry gan ente sebagai apa nih? penjual ato pembeli. yg saya bahas untuk pembeli ya gan. untuk bagian penjual ga peduli saya. pasti penjual menjual dengan harga setinggi tingginya.

yang agan liat harga emas kan di website antm biasanya kurs jual beli jauh sekali bedanya. betulkah di pasar segitu? tidak gan. saya sudah tanya ke toko emas di toko tiga, pasar cikini, pasar baru. mereka berani beli emasnya kok dengan hanya beda 3000-5000 per gram. coba cek d gan. jika misalnya hari ini harga beli 500rb ya harga jual 495-497rb di toko yang sama. pinter2 nawar aja. toko emas keuntungan terbesar dia di perhiasaannya gan yang memberikan suatu identitas kepada penggunanya limited edition. emas batangan mah buat meriah aja setidak masih bisa tutup ongkos toko.

yang jadi pertanyaan itu gan menurut sales gti sudah membeli emas dgn harga diskon 15% dari produsen. ya tinggal aja jual ke pasar harga dunia saja. jual aja ke toko emas pasti diterima antam punya lagi. gapain mesti repot2 punya kantor, sales, lounge yang bagus untuk nasabah.

jika anda bisa jual di harga 100 dan beli di harga 85 (diskon 15%). ya sudah cukup gan. jika masih dijual ke retail dgn berbagai iming2 justru yang menjadi tanda tanya besar. why?

jika tidak memberitahukan secara jelas duitnya diputer dimana better jgn main. jika bank memberikan kredit ke perusahaan pasti ditanya dananya nanti buat apa? ekspansi atau apa? jenis bisnisnya apa? perputaran duitnya gmn? semua dianalisa. ya ga?

jika sampai default -- bisa bikin gonjang ganjing indonesia -- bisa resesi kaya amerika (mungkin malah bisa lebih parah)

in the end keputusan di tangan investor. sukses selalu investor. semoga indonesia menjadi lebih baik.


Posisi saya sebagai Pembeli dan juga penjual, saya tidak akan pernah mau menawarkan produk kalau saya tidak benar-benar percaya diri terhadap produknya. Saya juga beli produk GTIS dan sebelumnya juga produk sejenis dari perusahaan lainya bisnis ini sudah lama saya ketahui mungkin awalnya saya kurang percaya namun setelah saya tau apa manfaatnya dan resikonya saya baru mengerti.

Saya juga ada masuk beberapa produk investasi lainya. Seperti Reksadana dan Namun tidak banyak. Tapi saya lebih suka berinvestasi di produk yang konservatif seperti Tanah, Property dan Emas yang nilai intrinsiknya jauh di ata nilai uang (Inflasi). Karena saya au produk investasi yg paling likuid adalah emas makanya saya percaya bisnis ini. Saham, Reksa Dana dan sertifikat deposito hanya memberikan kita jaminan berupa kertas (surat berharga) yang kita gantungkan atas dasar kepercayaan dari si pengelola perusahaan yang mengeluarkan saham dan penerbitnya. Namun apabila terjadi resiko perusahaan kolaps kita hanya pegang surat berharga itu syukur-syukur masih memiliki nilai kalau tidak hanya sekedar kertas saja, inilah yang membuat perekonomian Amerika Kolaps 2 kali. Itu sangat berbeda dengan jenis investasi yg konservatif tadi. Selagi GTIS memberi jaminan emas yang gampang di cairkan dan harganya terus naik, maka saya masih percaya walaupun harganya diatas harga pasar. Dan emas dalam bentuk batangan emang lebih standar dalam transaksi perdagangan primer dan sekunder (bursa berjangka) namun bursa berjangka tidak dalam bentuk fisik. Ini GTIS memberikan fisik emasnya lebih ada jaminan.

Mengenai di mana bisnis diputar sudah jelas GTIS memutar bisnisnya di perdagangan emas dan mereka mendapatkan untung dari selisih harga tadi, di manapun namanya pedagang tidak akan pernah menjelaskan berapa keuntungan yg mereka dapat dari selisih harga tadi, jelas karena mereka bukanlah perusahaan publik, begitu juga toko emas mereka bisa aja bilang beli sekian sementara mereka yang tau berapa harga dasar mereka beli. Memang benar Antam memberikan harga eceran dari nilai jualnya ke publik, tapi anda tau berapa harga dasar kontrak emas sebuah perusahaan emas membeli emasnya dari antam ?. Jelas pasti lebih murah kalau tidak darimana untung yang 50% tidak diutarakan para toko emas itu, namun semua itukan rahasia bisnis yang memang tdk layak untuk dibeberkan. Namun apa Antam bisa mengontrol harga pasaran, tidak itu semua bebas, artinya Antam hanya memberikan Harga eceran Tertinggi-nya selanjutnya terserah pada anda mau beli atau tidak.

Saya rasa bisnis GTIS cukup fair melihat peluang dimana disparitas harga serta ketidak seimbangan posisi antar perdagangan emas konvensional dengan konsep yg mereka tawarkan. Karena jelas kalau kita membeli emas di pasar masih jauh lebih banyak kerugian-nya walaupun harga murah. Belum kalau ada perbedaan kualitas naik turunya harga pasar. Apa yang ditawarkan GTIS saya rasa sudah sedikit mencerminkan bahwa saatnya emas itu punya nilai lebih.
fpetros - 19/10/2012 02:23 AM
#129

Quote:
Original Posted By aktifkaskusker
saya juga binggung tuh sama perusahaan ecmc/vgmc
punya perusahaan ga jelas, tambang emas ga jelas, penghasilan ga jelas pula, eh malah kasih 10 persen dari investasi setiap bulan....


kebetulan ane keturunan pedagang emas, emas bisa untung bervariatif, terkadang 5 persen atau 20 persen, apalagi emas lantakan, paling untung setengah persen jika hanya sebagai penyalur, namun bukan begitu hitungnya
pedagang emas


makanya pilih spread yang rendah donk, usahakan invest 100 gr, jika ente invest 1 gr ya jgn heran jika beli jual langsung rugi 50 persen...
apalagi beli perhiasan, hilang surat tokonya, lebih jatuh lagi...
celah secatrian.... apaan tuh?


beli emas konservatif memang jauh lebih lama daripada konsep gtis
, namun saya bisa langsung jual kapan saja .... dan pastinya aman....
daripada emasnya ditaruh di tempat lain... bayar 30 persen lebih mahal pula


Kalau VGMC emang tdk perlu di percaya, emang tdk jelas, Tapi GTIS walaupun lebih mahal 30 persen tapi dapat cash back 2 persen perbulan dengan jaminan emas ditanggan apa salahnya ?. Toh Buy Back 100 persen uang kembali setelah habis kontrak. Emas kapan aja pun bisa dijual tapi apa bisa dalam 6 bulan dapat untung seperti yang ditawarkan GTIS, belum lagi kena diskon dan harga turun dlm 6 bulan emas konservatif jelas lebih banyak kerugian-nya.

makanya GTIS menawarkan konsep yang lebih modren dalam hal jual beli emas, khususnya melihat ada selisih keuntungan yang didapat oleh konsumen dari pada pasar jual beli emas traditional itu.

Saya invest di GTIS tdk sedikit gan, sampai hari ini cash back yang saya kumpul jauh lebih banyak dari pada saya beli emas konservatif dari perdagangan traditional itu. bahkan hasil cash back-nya yang terkumpul sudah saya investasikan lagi ke bisnis lain. Paling tidak kalau hasil cash back bisa lah digunakan untuk beli emas lagi di Toko Emas untuk koleksi 4-5 tahun ke depan minimal 100 gr sudah bisa. Apa salahnya ?.
fpetros - 19/10/2012 02:40 AM
#130

Quote:
Original Posted By aktifkaskusker
mantap agan jadi gtis lovers
i like that....

jadi maksud agan, gtis menjual 30% lebih mahal, dan mengambil 30 % dalam kontrak waktu tertentu untuk dimasukkan ke instrumen CFD, kemudian kasih 1,5-2 persen keinvestor ???
dalam arti duit kita ditahan 30 persen, namun kita dapat 2 persen dari 100 invest kita,
secara kalkulasi berarti 100/30. = 3,3lipat x 2 persen = 7 persen / bulan wowwww setara 7 persen/ bulan....
ini jika fisik ya

Tepatnya Hedging (Lindung Nilai) mereka kan menjual beli emas sebagai Komoditas dalam perdagangan-nya fisik. Mereka bukan pialang emas tapi toko emas yg punya bisnis jual beli kontrak fisik emas juga. Konsumen juga pegang emas batangan-nya dalam bentuk fisik, bukan index bursa berjangka itu.

Termasuk Keuntungan Hedging itu yg digunakan untuk membayar cash back ke konsumen sebesar 1,5%-2% per bulan. GTIS yang mengkelola emasnya
aktifkaskusker - 19/10/2012 02:53 AM
#131

Quote:
Original Posted By fpetros
Kalau VGMC emang tdk perlu di percaya, emang tdk jelas, Tapi GTIS walaupun lebih mahal 30 persen tapi dapat cash back 2 persen perbulan dengan jaminan emas ditanggan apa salahnya ?. Toh Buy Back 100 persen uang kembali setelah habis kontrak. Emas kapan aja pun bisa dijual tapi apa bisa dalam 6 bulan dapat untung seperti yang ditawarkan GTIS, belum lagi kena diskon dan harga turun dlm 6 bulan emas konservatif jelas lebih banyak kerugian-nya.

makanya GTIS menawarkan konsep yang lebih modren dalam hal jual beli emas, khususnya melihat ada selisih keuntungan yang didapat oleh konsumen dari pada pasar jual beli emas traditional itu.

Saya invest di GTIS tdk sedikit gan, sampai hari ini cash back yang saya kumpul jauh lebih banyak dari pada saya beli emas konservatif dari perdagangan traditional itu. bahkan hasil cash back-nya yang terkumpul sudah saya investasikan lagi ke bisnis lain. Paling tidak kalau hasil cash back bisa lah digunakan untuk beli emas lagi di Toko Emas untuk koleksi 4-5 tahun ke depan minimal 100 gr sudah bisa. Apa salahnya ?.


kalo kita beli mas sama gtis, jualnya juga harus ke gtis
u know why lah,....
mana mungkin ente beli 30 persen lebih mahal , dan jualnya harga normal
anggap katalah ente dapat setahun cashback 24 persen, dan emas ente naik katakanlah 15 persen, masa ente masih mau jual ke toko emas, kenapa tidak diterima harga sama...
sangat kecil kemungkinan emas yang ente pegang naik dalam 30 persen sehabis kontrak....

kenalan ane invest di gtis sampai 4m, fisik maupun non fisik, dan temannya/saudaranya 1 grup join 6m melalui dia...
total 10 M
ane ga bohong dan ngomong gede...

investasi di gtis terlalu enak....
apalagi yang nonfisik....
mengundang rasa penasaran saya, kenapa ada investasi semacam itu???
perkiraan ane ,gtis bisa naympai 5-10 triliun...
bagaimana gtis membayar cashbacknya???
dengan CFD?
2 persen dari 5 triliun adalah 100 miliar loh sebulan....
lebih besar dari laba xl axiata yang mempunyai puluhan juta pelanggan...

belum termasuk biaya operasionalnya
maupin komisi marketing?
sewa tempat untuk kantornya?
dan gaji untuk staffanya ( staffnya semua berpendidikan, menarik, dan cakep2 ceweknya, pasti mahal mengaji orang semacam itu)
apalagi sumbangan ke MUI...?

wowww
aktifkaskusker - 19/10/2012 02:59 AM
#132

Quote:
Original Posted By fpetros
Tepatnya Hedging (Lindung Nilai) mereka kan menjual beli emas sebagai Komoditas dalam perdagangan-nya fisik. Mereka bukan pialang emas tapi toko emas yg punya bisnis jual beli kontrak fisik emas juga. Konsumen juga pegang emas batangan-nya dalam bentuk fisik, bukan index bursa berjangka itu.

Termasuk Keuntungan Hedging itu yg digunakan untuk membayar cash back ke konsumen sebesar 1,5%-2% per bulan. GTIS yang mengkelola emasnya


2 persen....???
pasaran emas adalah 500, gtis jual 650

ente beli emas dari gtis 650, namun gtis kasih balik u 500, duit yang gtis tahan 150,
sedang ente tetap terima cashback dari 650 .....
2 persen x 650 = 13

maka 13/ 150 x 100 = 8 persen.....
wowww
how he do that????
fpetros - 19/10/2012 03:12 AM
#133

Quote:
Original Posted By aktifkaskusker
kenapa tidak???
genneva mank punya berapa kantor cabang???
ente tahu tidak?

mank gtis di negara mana saja?
direkturnya si dato taufiq michael ong itu siapa?
terus si dato azahari sulaiman itu siapa?
mana beritanya sepak terjangnya dimalaysia?
tolong jangan hanya berita sepihak dari website buatan sendiri.....tapi media local terpercaya malaysia atau internasional, bloomberg, reuter bila perlu
tolong posting berita tentang michael ong atau azhari
biar yang invest makin yakin...

tus ente mau ngomong juga
si michael ong salaman ama marzuki alie dan fauzi bowo itu , perusahaan pasti bonafid.....?
liat tuh genneva gold itu salaman dengan mahatir muhammad, lebih bonafid mana? mahatir itu setara dengan suhartonya malaysia....tetap di tutup juga ama BNM


Tapi yang jelas apa Genneva dan perusahaan Gold Bullion di malaysia dan singapore di tutup karena Ponzi Scheme ?. Sepertinya tidak, menurut berita yg saya baca. Mereka bukan tutup, tapi lagi di invetsigasi menyangkut belum adanya regulasi yg jelas mengenai sistim perdagangan Gold Bullion Company di sana, adanya kartel atau monopoli perdagangan emas dan untuk mencegah adanya indikasi money laundry.

Genneva yang punya 11 kantor cabang tersebar di Malaysia dan Singapore yg sudah beroperasi selama 5 thn lebih, profil perusahaan jelas, saya rasa tipikal perusahaan ponzi tdk seperti ini. Kalau soal tutup atau di investigasi, saya rasa jauh masih lebih banyak lagi perusahaan pialang berjangka (Future) komoditas emas di Indonesia ini yg lebih bermasalah walaupun resmi, namun sering fraud. Apa itu disebut ponzi scheme juga ?.

Produknya yg diperjual-belikan Genneva Emas Batangan (Gold Bullion) fisik dan itu jaminan-nya yg dipegang konsumenya yg berjumlah 60.000 org, setahu saya tipikal perusahaan ponzi scheme tdk menawarkan produk yang nilainya berharga dan produknya pasti tdk jelas. Biasanya perusahaan ponzi scheme lebih banyak berusaha untuk iming-iming investasi dengan modal kecil untuk mengharapkan hasil investasi 100-200% per bulan itu emang ga masuk akal.

GTIS ada di Malaysia, Singapore, Thailand, Indonesia. Saya rasa marzuki ali dan foke ga mungkinlah foto sama org sembarangan di acara yang sembarangan.
fpetros - 19/10/2012 03:21 AM
#134

Quote:
Original Posted By aktifkaskusker
2 persen....???
pasaran emas adalah 500, gtis jual 650

ente beli emas dari gtis 650, namun gtis kasih balik u 500, duit yang gtis tahan 150,
sedang ente tetap terima cashback dari 650 .....
2 persen x 650 = 13

maka 13/ 150 x 100 = 8 persen.....
wowww
how he do that????

Selisih nilai hedging tadi, emang perusahaan untungnya dari dagang hanya 5% semata. Jelas mereka pasti ada usaha menghasilkan untung lebih dari 5%, 10%, bahkan 50%.

Hedging kan jelas Soal bagaimana mereka melakukan itu rahasia perusahaan, sama seperti berapa kontrak emas mereka jual ?. Apa harus mereka utarakan rencana bisnisnya sementara ini bukan perusahaan publik tapi toko perdagangan emas yang inovatif.
fpetros - 19/10/2012 03:37 AM
#135

Quote:
Original Posted By aktifkaskusker
kalo kita beli mas sama gtis, jualnya juga harus ke gtis
u know why lah,....
mana mungkin ente beli 30 persen lebih mahal , dan jualnya harga normal
anggap katalah ente dapat setahun cashback 24 persen, dan emas ente naik katakanlah 15 persen, masa ente masih mau jual ke toko emas, kenapa tidak diterima harga sama...
sangat kecil kemungkinan emas yang ente pegang naik dalam 30 persen sehabis kontrak....

kenalan ane invest di gtis sampai 4m, fisik maupun non fisik, dan temannya/saudaranya 1 grup join 6m melalui dia...
total 10 M
ane ga bohong dan ngomong gede...

investasi di gtis terlalu enak....
apalagi yang nonfisik....
mengundang rasa penasaran saya, kenapa ada investasi semacam itu???
perkiraan ane ,gtis bisa naympai 5-10 triliun...
bagaimana gtis membayar cashbacknya???
dengan CFD?
2 persen dari 5 triliun adalah 100 miliar loh sebulan....
lebih besar dari laba xl axiata yang mempunyai puluhan juta pelanggan...

belum termasuk biaya operasionalnya
maupin komisi marketing?
sewa tempat untuk kantornya?
dan gaji untuk staffanya ( staffnya semua berpendidikan, menarik, dan cakep2 ceweknya, pasti mahal mengaji orang semacam itu)
apalagi sumbangan ke MUI...?

wowww

Inventaris emas GTIS jelas jauh lebih bernilai bagi mereka, sebab pertama sekali mereka buka harga waktu itu masih di Rp. 400.000 an sekarang sudah jual di harga Rp. 700.000 an semakin banyak mereka koleksi inventaris untuk dikontrakan semakin besar nilai yg mereka dapat itu lah margin keuntungan GTIS.

GTIS tetap berusaha untuk menggerakkan inventaris emas mereka ke level yg lebih tinggi dengan lindung nilai tadi dan selanjutnya adalah bisnis perusahaan.
aktifkaskusker - 19/10/2012 01:08 PM
#136

Quote:
Original Posted By fpetros
Inventaris emas GTIS jelas jauh lebih bernilai bagi mereka, sebab pertama sekali mereka buka harga waktu itu masih di Rp. 400.000 an sekarang sudah jual di harga Rp. 700.000 an semakin banyak mereka koleksi inventaris untuk dikontrakan semakin besar nilai yg mereka dapat itu lah margin keuntungan GTIS.

GTIS tetap berusaha untuk menggerakkan inventaris emas mereka ke level yg lebih tinggi dengan lindung nilai tadi dan selanjutnya adalah bisnis perusahaan.


emas memang menyilaukan mata...
emas memang selalu naik dari waktu kewaktu, mengikuti peredaran uang , peredaran manusia, dan mengikuti inflasi dan eknomi

memang benar harga emas itu 400,000
tapi dijual di harga 700,000, ?????
pada dasarnya penjualannya bukan 700,000 sebab gtis tidak pernah menjual emas ke investornya.... gtsis hanya meminjam uang dalam waktu sekian lama, dan wajib buyback di harga lama, jadi manakah penjualannya?

jika gtis punya emas sekian ton, keuntungan paling nyata yang terlihat adalah selisih harga dulu dengan sekarang yang cemderungnaik,
tapi berapa cashback yang harus gtis berikan nasabah,
cashback yang diberikan jauh lebih besar daripada kenaikan emas....
jadi mengapa gtis melakukan hal yang membuat dirinya rugi????
lalu duitnya masuk kemana?
ente bilang CFD???? trdaing emas di loco london?????

siapakah michael taufiq ong, dan komisarisnya azhari?
tolong beritahu posting saya dari media terpercaya....
orang yang bukan siapa2 koq bisa jadi jagoan di negeri orang ....?
Huhu - 20/10/2012 01:40 AM
#137

Quote:
Original Posted By fpetros
Posisi saya sebagai Pembeli dan juga penjual, saya tidak akan pernah mau menawarkan produk kalau saya tidak benar-benar percaya diri terhadap produknya. Saya juga beli produk GTIS dan sebelumnya juga produk sejenis dari perusahaan lainya bisnis ini sudah lama saya ketahui mungkin awalnya saya kurang percaya namun setelah saya tau apa manfaatnya dan resikonya saya baru mengerti.

Saya juga ada masuk beberapa produk investasi lainya. Seperti Reksadana dan Namun tidak banyak. Tapi saya lebih suka berinvestasi di produk yang konservatif seperti Tanah, Property dan Emas yang nilai intrinsiknya jauh di ata nilai uang (Inflasi). Karena saya au produk investasi yg paling likuid adalah emas makanya saya percaya bisnis ini. Saham, Reksa Dana dan sertifikat deposito hanya memberikan kita jaminan berupa kertas (surat berharga) yang kita gantungkan atas dasar kepercayaan dari si pengelola perusahaan yang mengeluarkan saham dan penerbitnya. Namun apabila terjadi resiko perusahaan kolaps kita hanya pegang surat berharga itu syukur-syukur masih memiliki nilai kalau tidak hanya sekedar kertas saja, inilah yang membuat perekonomian Amerika Kolaps 2 kali. Itu sangat berbeda dengan jenis investasi yg konservatif tadi. Selagi GTIS memberi jaminan emas yang gampang di cairkan dan harganya terus naik, maka saya masih percaya walaupun harganya diatas harga pasar. Dan emas dalam bentuk batangan emang lebih standar dalam transaksi perdagangan primer dan sekunder (bursa berjangka) namun bursa berjangka tidak dalam bentuk fisik. Ini GTIS memberikan fisik emasnya lebih ada jaminan.

Mengenai di mana bisnis diputar sudah jelas GTIS memutar bisnisnya di perdagangan emas dan mereka mendapatkan untung dari selisih harga tadi, di manapun namanya pedagang tidak akan pernah menjelaskan berapa keuntungan yg mereka dapat dari selisih harga tadi, jelas karena mereka bukanlah perusahaan publik, begitu juga toko emas mereka bisa aja bilang beli sekian sementara mereka yang tau berapa harga dasar mereka beli. Memang benar Antam memberikan harga eceran dari nilai jualnya ke publik, tapi anda tau berapa harga dasar kontrak emas sebuah perusahaan emas membeli emasnya dari antam ?. Jelas pasti lebih murah kalau tidak darimana untung yang 50% tidak diutarakan para toko emas itu, namun semua itukan rahasia bisnis yang memang tdk layak untuk dibeberkan. Namun apa Antam bisa mengontrol harga pasaran, tidak itu semua bebas, artinya Antam hanya memberikan Harga eceran Tertinggi-nya selanjutnya terserah pada anda mau beli atau tidak.

Saya rasa bisnis GTIS cukup fair melihat peluang dimana disparitas harga serta ketidak seimbangan posisi antar perdagangan emas konvensional dengan konsep yg mereka tawarkan. Karena jelas kalau kita membeli emas di pasar masih jauh lebih banyak kerugian-nya walaupun harga murah. Belum kalau ada perbedaan kualitas naik turunya harga pasar. Apa yang ditawarkan GTIS saya rasa sudah sedikit mencerminkan bahwa saatnya emas itu punya nilai lebih.


sorry gan, gini2 ga. ente bilang penjual dan pembeli. jadi 50% penjual, 50% pembeli. kita samakan posisi dulu gan. urusan anda menjadi 50% penjual tolong dibuang gan. jadi total 100% pembeli / investor gan. ok. jadi kita sama persepsi. kalo urusan penjual pasti mau untung dapat komisi kan? pasti bantah trus. saya disini bicara hanya untuk yang investor (BECAREFUL) untuk berinvestasi di gti.

disini saya hanya memberikan resiko2 yang ada di gti / perusahaan sejenis untuk investor gan. jika investor tetap mau membeli ya silakan. ga beli juga silakan. disini saya berikan semua resiko agar transparan dan investor tidak shock jika terjadi apa-apa.

Quote:

Jelas pasti lebih murah kalau tidak darimana untung yang 50% tidak diutarakan para toko emas itu, namun semua itukan rahasia bisnis yang memang tdk layak untuk dibeberkan. Namun apa Antam bisa mengontrol harga pasaran, tidak itu semua bebas, artinya Antam hanya memberikan Harga eceran Tertinggi-nya selanjutnya terserah pada anda mau beli atau tidak.


beda gan kalo beli di toko emas. ente kan tinggal cek harga ama toko sebelah yang murah ente beli plus ya cek di bloomberg atau website antam untuk mengetahui harga emas per hari sebelon membeli.

kalo yang terjadi di gti kan kita invest gan. bukan beli lho (remember). gti meminjam duit kita dan membeli jaminan emas + bunga bukan?

kalo anda pinjam duit di bank bukan KTA yha. tapi pinjaman dengan jaminan, coba deh gan sekali kali pinjam duit di bank. bank pasti minta jaminan (pasti nilai jaminannya lebih besar dari duit yg dipinjam) kalo jaminannya tanah seharga 100 juta. paling pinjamannya 80 jt. kemudian bank akan melihat adakah kemampuan si peminjam bisa mengembalikan utang + bunganya. dari mana bank tau kemampuan si peminjam? semua ditanyain ama bank untuk apa duit ini, laporan keuangan diminta ( walaupun ga public lho),dll.


gti = anda pinjam dana di bank

bank = anda memberikan dana anda ke gti

jika anda memberikan dana anda ke gti (kasih kredit ke gti) perlu gan semuanya gmn perputaran dananya.


beberapa kejangalan jika perusahaan minta duit dari masyarakat tetapi tidak diberitahukan tujuan dan bagaimana perputaran:

1. tidak boleh tau dana diputar kemana? (biasa luar negri ini (dengan berbagai alasan gan) biar bias kalo lokal kan bisa lebih mudah di cek)

2. biasanya iming2 buy back guarantee.

3. bunganya lumayan besar plus fixed.

4. terpenting sekali lagi menurut sales gti. gti beli 15% lebih murah daripada harga emas di antam. gapain lagi mesti jual ke masyarakat?(kecuali mau ambil untung lebih besar dan masyarakat sewaktu waktu bisa rugi dibawah kabur duitnya, kolaps perusahaannya)
kalo saya yang jadi presdir gti. saya tutup itu perusahaan better jual ke toko2 emas ato buka lapak toko emas. uda untung besar gan. ga perlu repot. kecuali ada maksud tersembunyi dibalik ini.

5. kok jaminannya lebih mahal dari pinjamannnya. bank aja kasih pinjaman lebih kecil dari jaminannya.

6. kenapa tidak pinjam ke bank saja? mungkin uda ditutup access ke bank atau banknya ga percaya. makanya mereka membuat skema yang menarik sekali ke masyarakat biar dapat dana.

sekian dulu gan. sekali lagi ini dilihat dari sisi kacamata investor gan. jika mau bantah silakan gan tapi bantahannya dari sisi investor yha. bantahannya dari sisi penjual jangan dimasukkin gan (sekali lagi sisi kacamata penjual pasti bela habis2an barangnya. pasti mau ambil untung. pasti mau dapat komisi jadi tidak logis untuk membicarakan sisi penjual).

bagi investor semoga resiko2 yang mungkin akan muncul ke depan yang telah ditulis oleh rekan2 kaskuser bisa memberikan masukkan yang berarti. jika investor tetap berinvestasi di gti silakan saja, tetapi setidaknya investor sudah tau resiko2 yang ada yang tidak pernah diungkapkan oleh marketing gti.

terima kasih
Page 7 of 7 | ‹ First  < 2 3 4 5 6 7
Home > CASCISCUS > BUSINESS BOARD > [Tanya] Investasi di Golden Traders International ?