DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab
Total Views: 286142 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 11 of 409 | ‹ First  < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 >  Last ›

cacing.loncat - 23/04/2011 02:06 PM
#201

Quote:
Original Posted By unwell
klo gw baca di page 1 sih cuma satu gan, sang hyang widhi..


di page one banyak link gan, jadi bingung mesti baca yg mana. Lha terus siwa, wisnu, brahma itu apa gan ? apa kek malaikat di konsep agama samawi gitu ya ?
Shinharuka - 23/04/2011 02:12 PM
#202

Quote:
Original Posted By cacing.loncat
di page one banyak link gan, jadi bingung mesti baca yg mana. Lha terus siwa, wisnu, brahma itu apa gan ? apa kek malaikat di konsep agama samawi gitu ya ?


baca aja smua dulu gan
tidak usah buru2 \)
AkuCintaAvril - 23/04/2011 03:17 PM
#203

nanya gan ilovekaskus

kenapa Hindu ada 3 dewanya ??
apakah patung arca ketiga dewa itu disembah juga ?
shank_le_roux - 23/04/2011 04:22 PM
#204

Quote:
Original Posted By hwayan
ini gan tambahan dari ane tentang avatara/inkarnasi Tuhan yg pernah turun ke bumi silakan di liat D

[CODE]http://ngarayana.web.ugm.ac.id/2010/02/avatara/[/CODE]


dpt ilmu banyak gw dari baca itu...

jd sperti itu ya... yg mempengaruhi hindu skr brati ada di jaman krishna.. sampe 2 wisnu diinkarnasikan, satu sebagai penutur satu lg sbg pengkoordinasian weda.. jd sebelum jaman tsb weda kemungkinan masih blm terkoordinasi dgn baik... dan waktu krishna menasehati arjuna dicatat oleh vyasa.. jd menurut sy ada 2 wisnu disana... maaf kalo slh..

lalu stlh krishna dan vyasa, munculah bgavad gita... lalu jaman kali yuga muncul... stlh itu budha dan kalki dipurana sepertinya dituliskan kurang baik...huhu..

kalo ttg budha sih ga banyak komen gw, tp kalo kalki memang rasa perfectionisnya tinggi.. tp dibarengi dgn nilai toleransi yg tinggi juga.. soalnya kalo ada kesalahan ditolelir terus menerus bakal susah kedepannya... jd harus diperingatkan, dan itu bkn brati jahat..

semua ini pendapat pribadi...
---
oia
selamat merayakan hari saraswati ilovekaskus
shank_le_roux - 23/04/2011 04:51 PM
#205

Quote:
Original Posted By shank_le_roux
dpt ilmu banyak gw dari baca itu...

jd sperti itu ya... yg mempengaruhi hindu skr brati ada di jaman krishna.. sampe 2 wisnu diinkarnasikan, satu sebagai penutur satu lg sbg pengkoordinasian weda.. jd sebelum jaman tsb weda kemungkinan masih blm terkoordinasi dgn baik... dan waktu krishna menasehati arjuna dicatat oleh vyasa.. jd menurut sy ada 2 wisnu disana... maaf kalo slh..

lalu stlh krishna dan vyasa, munculah bgavad gita... lalu jaman kali yuga muncul... stlh itu budha dan kalki dipurana sepertinya dituliskan kurang baik...huhu..

kalo ttg budha sih ga banyak komen gw, tp kalo kalki memang rasa perfectionisnya tinggi.. tp dibarengi dgn nilai toleransi yg tinggi juga.. soalnya kalo ada kesalahan ditolelir terus menerus bakal susah kedepannya... jd harus diperingatkan, dan itu bkn brati jahat..

semua ini pendapat pribadi...
---
oia
selamat merayakan hari saraswati ilovekaskus


wkwkwk.. gw skr tertarik dgn vyasa itu sendiri... ntar request biar dibahas lebih banyak ttg bgawan vyasa di blog itu... tp rasanya di weda juga minim skali info ttg beliau.. seingat saya beliau adalah anak nelayan \)
Almarhum13 - 23/04/2011 09:23 PM
#206

Quote:
Original Posted By Shinharuka
kalo terlepas dari agama kan emang ada orang yg dimaksud dlm sejarah
maksud agan gmn? bingungs
gak boleh disangkutin sama sejarah gt?

bukan gitu gan..
tapi kan tadi orang itu nanya kalo misal budha dilahirkan pata tahun sekian2
nah dan itu masuk sejarah, sedangkan kalo menurut dia awatara adalah ajaran agama..
gitu gan \)

Quote:
Original Posted By hwayan
ampun om TS ane jgn dibata, yg melayang duit aja deh gpp ane trima dgn ikhlas hammer

sep2 lumayan infonya bli buat nambah pengetahuan D

sembahyang cokk.. kalo mau banyu pinaruh ke segara tar..
ada bis langsung dari rawamangun..
kalo mau bareng gw, mayan ngecengin yang bening2 dirawamangun hammer


Quote:
Original Posted By mathzie2nd
maaf gan sebelumnya

ane cuma mau menyampaikan
selamat hari raya Saraswati bagi Umat Hindu Sedharmaa :selamat

hari dimna turunnya ilmu pengetahuan :selamat :angel

sipp juragan, hari ini ikut banyu pinaruh ga gan ??

Quote:
Original Posted By cacing.loncat
Nanya ah.

1. gan Tuhannya hindu itu yg 3 itu ya ? siwa, wisnu, brahma ?
2. di hindu sering denger istilah batara, dewa, dewi, dsb. Itu tuhan juga bukan ya gan ?
3. agama hindhu pertamakali ditemukan taun brp gan ? Siapa yg menyebarkannya (mis : budha = sidharta)


Quote:
Original Posted By Shinharuka
baca aja smua dulu gan
tidak usah buru2 \)


1. cuman satu gan (dewa adalah manifestasinya) baca post2 sebelumnya) \)
2. untuk penjelasan lebih lanjut baca juga post sebelomnya \)
3.
Quote:
tahun persisnya ame sekarang ane blom tau gan..
karena selama ne blom ada buku yang menerangkan tahunnya, karena ajaran ini sudah ada jauh sebelom peradaban.. tapi keterangan ini mungkin membantu yahh..

Buku pertama yang bersejarah, yang bisa saja disebut sebagai tonggak lahirnya hindu adalah Rig Veda. Dua ide yang paling penting dalam Rig Veda, yang pertama adalah tatanan kosmik yang disebut RTA, artinya : "tatanan suci dan alam semesta" (tatanan paling harmonis dan tertinggi dari struktur realitas). Satu lagi adalah DHARMA.

Berdasarkan analisa ilmu sejarah, Rig Veda selesai dibukukan sekitar 1.700 tahun SM. Akan tetapi sejarahnya sebenarnya jauh lebih panjang, melewati kurun waktu ribuan tahun, dimana Rig Veda sebenarnya merupakan kumpulan dari wahyu-wahyu ilahi yang diterima oleh para yogi (pertapa) bangsa Arya, yang menetap di lembah sungai Sindu.

Rig Veda ini kemudian disusul oleh tiga buku Veda lainnya (Sama Veda, Ayur Veda dan Atharva Veda). Dari sinilah Hindu mulai berkembang, diikuti oleh perkembangan filsafat veda sehingga melahirkan enam aliran hindu kuno, yang dikenal dengan nama : Sad Darshana.

Ajaran Hindu terus berkembang dan bergerak menuju jaman Vedanta (penjelasan Veda), jaman Upanishad s/d jaman Advaita Vedanta.
___________

Nama agama Hindu muncul setelah agama Budha, tapi ajarannya sudah ada jauh sebelum turunnya Budha.
Dulu hanya ada satu agama, yaitu Dharma/kebenaran/weda.
Walaupun sudah ada 8 juru selamat yang turun, tapi Dharma itu tidak pernah berganti atau terpecah, sebab pengertian panusia pada waktu itu sangat tinggi.

Ketika memasuki awal jaman prakali yuga, yang ditandai oleh turunnya Budha, barulah ada perpecahan.
Para pengikut Budha kemudian membuat suatu aliran yang sekarang disebut agama Budha. Pengikut Budha pada waktu itu terkesan menolak ajaran Weda.
Budha sendiri turun sebenarnya untuk meluruskan kembali ajaran weda yang telah disimpangkan.
Pada waktu itu catur warna disalah artikan, sehinga dmenjadi catur kasta.
Nah.. Budha turun untuk meluruskan kembali.

Nama Hindu sendiri berasal dari nama sungai shindu, dimana didaerah ini bisa dikatakan tempat berkumpulnya orang yang masih mempertahankan kemurnian ajaran weda.
Lama kelamaan kelompok inipun berkembang menjadi seperti sekarang, yaitu menjadi agama Hindu.

Hal-hal seperti ini kemudian berlanjut.
Setiap ada penyimpangan ajaran weda dan setiap kedatangan juru selamat, selalu saja muncul nama baru, padahal yang disampaikan adalah ajaran weda itu sendiri.

Saya ada keyakinan.
Kelak jika turun awatara terakhir, maka semua manusia akan kembali ke ajaran Dharma.

Kelak yang ada hanya Dharma dan kebenaran weda.
Apapun nama agama dan kepercayaan, semua akan kembali diluruskan dengan satu ajaran, yaitu weda yang disesuaikan dengan tempat dan budaya masing-masing.
Almarhum13 - 23/04/2011 09:34 PM
#207

Pembahasan dikit mengenai saraswati
Quote:


[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab

Uploaded with ImageShack.us



Quote:
Saraswati (Dewanagari: सरस्वती; ,IAST: Sarasvatī, सरस्वती) adalah salah satu dari tiga dewi utama dalam agama Hindu, dua yang lainnya adalah Dewi Sri (Laksmi) dan Dewi Uma (Durga). Saraswati adalah sakti (istri) dari Dewa Brahma, Dewa Pencipta. Saraswati berasal dari akar kata sr yang berarti mengalir. Dalam Regweda V.75.3, Saraswati juga disebut sebagai Dewi Sungai, disamping Gangga, Yamuna, Susoma dan yang lainnya.

Dalam agama Hindu

Saraswati adalah dewi yang dipuja dalam agama weda. Nama Saraswati tercantum dalam Regweda dan juga dalam sastra Purana (kumpulan ajaran dan mitologi Hindu). Ia adalah dewi ilmu pengetahuan dan seni. Saraswati juga dipuja sebagai dewi kebijaksanaan.

Dalam aliran Wedanta, Saraswati di gambarkan sebagai kekuatan feminin dan aspek pengetahuan — sakti — dari Brahman. Sebagaimana pada zaman lampau, ia adalah dewi yang menguasai ilmu pengetahuan dan seni. Para penganut ajaran Wedanta meyakini, dengan menguasai ilmu pengetahuan dan seni, adalah salah satu jalan untuk mencapai moksa, pembebasan dari kelahiran kembali.

Penggambaran

Dewi Saraswati digambarkan sebagai sosok wanita cantik, dengan kulit halus dan bersih, merupakan perlambang bahwa ilmu pengetahuan suci akan memberikan keindahan dalam diri. Ia tampak berpakaian dengan dominasi warna putih, terkesan sopan, menunjukan bahwa pengetahuan suci akan membawa para pelajar pada kesahajaan. Saraswati dapat digambarkan duduk atau berdiri diatas bunga teratai, dan juga terdapat angsa yang merupakan wahana atau kendaraan suci darinya, yang mana semua itu merupakan simbol dari kebenaran sejati. Selain itu, dalam penggambaran sering juga terlukis burung merak.

Dewi Saraswati digambarkan memiliki empat lengan yang melambangkan empat aspek kepribadian manusia dalam mempelajari ilmu pengetahuan: pikiran, intelektual, waspada (mawas diri) dan ego. Di masing-masing lengan tergenggam empat benda yang berbeda, yaitu:

* Lontar (buku), adalah kitab suci Weda, yang melambangkan pengetahuan universal, abadi, dan ilmu sejati.
* Genitri (tasbih, rosario), melambangkan kekuatan meditasi dan pengetahuan spiritual.
* Wina (kecapi), alat musik yang melambangkan kesempurnaan seni dan ilmu pengetahuan.
* Damaru (kendang kecil).

Angsa merupakan simbol yang sangat populer yang berkaitan erat dengan Saraswati sebagai wahana (kendaraan suci). Angsa juga melambangkan penguasaan atas Wiweka (daya nalar) dan Wairagya yang sempurna, memiliki kemampuan memilah susu di antara lumpur, memilah antara yang baik dan yang buruk. Angsa berenang di air tanpa membasahi bulu-bulunya, yang memiliki makna filosofi, bahwa seseorang yang bijaksana dalam menjalani kehidupan layaknya orang biasa tanpa terbawa arus keduniawian.

Selain angsa, juga sering terdapat merak dalam penggambaran Dewi Saraswati, yang mana adalah simbol dari kesombongan, kebanggaan semu, sebab merak sesekali waktu mengembangkan bulu-bulunya yang indah namun bukan keindahan yang abadi.

Hari Raya

Dewi Saraswati sebagai Dewi Ilmu Pengetahuan dan Seni, dirayakan oleh umat Hindu di Bali]], yang jatuh pada hari Saniscara (Sabtu) Umanis (Legi), wuku Watugunung. Perayaan ini dilaksanakan setiap 210 hari (atau 7 bulan menurut kalender Bali), sebagai penghormatan kepada dewi ilmu pengetahuan dan seni.
LegionAssault - 24/04/2011 12:47 AM
#208

tanya dong,kenapa penyembahan kepada Siwa dan Wisnu boleh terpisah??padahal ketiganya adalah manifestasi dari Trimurti??
hwayan - 24/04/2011 06:09 AM
#209

Quote:
Original Posted By Almarhum13
sembahyang cokk.. kalo mau banyu pinaruh ke segara tar..
ada bis langsung dari rawamangun..
kalo mau bareng gw, mayan ngecengin yang bening2 dirawamangun hammer


waduh gak bisa bli ane ada kjurda 2 hr tgl 23 sama 24, lain kali aja D salam aja deh wat yg lain \)

wah klo sama yg bening di rawamangun dah pernah ane, berat di ongkos bro sama jalannya jauh hammer si nyengir aja tawarin D
hwayan - 24/04/2011 07:09 AM
#210

Quote:
Original Posted By LegionAssault
tanya dong,kenapa penyembahan kepada Siwa dan Wisnu boleh terpisah??padahal ketiganya adalah manifestasi dari Trimurti??


koreksi gan siwa & wisnu bukan manifestasi dr trimurti melainkan trimurti sendiri lah manifestasi dr brahman(Tuhan) D

setau saya yg disembah itu hanya Tuhan/Ida Sang Hyang Widhi dan yg dihormati itu adalah dewa tentunya tetap saja dewa dan dewi ini hanya percikan dari Brahman dalam konsep ketuhanan hindu. lalu ada pertanyaan tidakah Tuhan marah jika umat justru menghormati dewa dan dewi? Ha ha…, saya tidak bisa membayangkan bagaimana jika Tuhan datang pada seseorang dan memarahinya karena salah memuja objek yang tepat. Saya juga tidak begitu paham masalah pemujaan pada dewa dan dewi, namun analogi sederhananya begini….:

Jika sebuah negara memerlukan sistem komunikasi yang baik, setidaknya pos harus berjalan lancar dan suatu hari seseorang berterima kasih pada tukang pos karena sudah mengantarkan surat padanya sampai daerah terpencil. Lalu, haruskah seorang presiden marah pada rakyat itu, karena bukannya berterima kasih pada pimpinan tertinggi negara itu dan malah berterima kasih pada tukang pos yang jabatannya tidak seberapa?

mungkin akan terdengar aneh dalam pandangan pandangan agama lain, karena sepanjang pengetahuan saya, dalam Hindu tidak ada kewajiban menyembah atau memuja Tuhan, dan tidak ada larangan memuja sesuatu yang lain selain Tuhan. Tentu saja dalam berbagai filsafat terdapat tata cara pemujaan terhadap berbagai aspek Brahman, tapi tidak pernah ditekankan sebagai kewajiban. Lebih pada pengetahuan, ajakan atau anjuran..

Pemujaan pada Tuhan tidak diwajibkan, namun lebih seperti pilihan bagi orang-orang. Seseorang bisa bebas memilih jalan hidupnya, dan demikianlah hukum sebab-akibat akan juga berjalan padanya sesuai dengan pilihan yang diambilnya. Juga tidak ada artinya, jika seseorang dengan berkata bahwa ia mencintai Tuhan, maka demikianlah ia bisa membenci orang lain. Ia bisa membenci, menyakiti hingga membunuh orang lain untuk membela Tuhan. Maka itu bukan cinta sama sekali, ia hanya memuja Tuhan yang diciptakan pikirannya sendiri, dan kemelekatan pikiran itu juga yang dengan sendirinya melahirnya kebencian nosara D

jadi intinya Tuhan sendiri tidak mempermasahkan mau di sembah seperti apapun atau khususnya dewa dewi jg tidak mempermasahkan jg di hormati secara bagaimana. kenapa? karena Tuhan/dewa dewi tidak gila hormat.. masa iya Tuhan marah gara2 dirinya tidak di sembah? bukankah Tuhan itu maha suci yg tidak mempunyai sifat keduniawian? coba pikir & renungkan D

suksma beer:
ezequiell - 24/04/2011 08:15 AM
#211

Quote:
Original Posted By sadhanaputra
afro:hi:


Kenapa? o


@bawah:
Nape lo, ulang taon?


tebakan ajaib nohope:

tau drmn sadh?


O iya filsafat advaita itu apa? confused:[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab
inoone - 24/04/2011 08:22 AM
#212

Sedikit iseng2, Bagavad Githa kn isinya dialog antara Khrsna-Arjuna, nah bagaimana caranya kok bisa dibukukan? Bukankah Rsi Vyasa tidajk ada tempat ketika itu?
sadhanaputra - 24/04/2011 11:03 AM
#213

afro:hi:

Quote:
Original Posted By ezequiell
tebakan ajaib nohope:

tau drmn sadh?

Liat jawaban gw ke inoone di bawah cool:

Btw si ezeryn ke mana? Kecapean abis dari bogor kmaren?

Quote:

O iya filsafat advaita itu apa? confused:[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab

Advaita = (CMIIW) tidak terpisah, manunggal

Quote:
Original Posted By inoone
Sedikit iseng2, Bagavad Githa kn isinya dialog antara Khrsna-Arjuna, nah bagaimana caranya kok bisa dibukukan? Bukankah Rsi Vyasa tidajk ada tempat ketika itu?

Dunia ini hanya "proyeksi" dari Brahman. Jika kita sudah "menemukan" Atman, tidaklah susah untuk meng"akses" dunia seenak jidat \)
Jarak hanyalah ilusi. Waktu hanyalah ilusi. Apa susahnya? D

@Ejakul: Peace:hammer:
Shinharuka - 24/04/2011 11:19 AM
#214

Quote:
Original Posted By hwayan

setau saya yg disembah itu hanya Tuhan/Ida Sang Hyang Widhi dan yg dihormati itu adalah dewa tentunya tetap saja dewa dan dewi ini hanya percikan dari Brahman dalam konsep ketuhanan hindu. lalu ada pertanyaan tidakah Tuhan marah jika umat justru menghormati dewa dan dewi? Ha ha…, saya tidak bisa membayangkan bagaimana jika Tuhan datang pada seseorang dan memarahinya karena salah memuja objek yang tepat. Saya juga tidak begitu paham masalah pemujaan pada dewa dan dewi, namun analogi sederhananya begini….:

Jika sebuah negara memerlukan sistem komunikasi yang baik, setidaknya pos harus berjalan lancar dan suatu hari seseorang berterima kasih pada tukang pos karena sudah mengantarkan surat padanya sampai daerah terpencil. Lalu, haruskah seorang presiden marah pada rakyat itu, karena bukannya berterima kasih pada pimpinan tertinggi negara itu dan malah berterima kasih pada tukang pos yang jabatannya tidak seberapa?

yang saya tangkap disini dewa yang agan analogikan itu jadi sebagai messenger,yang tugasnya hampir sama seperti malaikat2 pada agama samawi
apakah arti manifestasi itu dewa terpisah dari Tuhan atau Dewa itu adalah Tuhan yang diberi nama sesuai dengan fungsinya? bingungs

Quote:
Original Posted By inoone
Sedikit iseng2, Bagavad Githa kn isinya dialog antara Khrsna-Arjuna, nah bagaimana caranya kok bisa dibukukan? Bukankah Rsi Vyasa tidajk ada tempat ketika itu?


Rsi Vyasa kan juga titisan awatara Wisnu (tidak disebutkan dalam 10 awatara) kalo saya gak salah ingat
sadhanaputra - 24/04/2011 11:32 AM
#215

afro:hi:

Quote:
Original Posted By Shinharuka
yang saya tangkap disini dewa yang agan analogikan itu jadi sebagai messenger,yang tugasnya hampir sama seperti malaikat2 pada agama samawi
apakah arti manifestasi itu dewa terpisah dari Tuhan atau Dewa itu adalah Tuhan yang diberi nama sesuai dengan fungsinya? bingungs

Sori gw nyela ya, ini bisa jadi salah paham cuma gara2 beda [definisi] istilah soalnya.

Ibaratnya di Indonesia kita punya Presiden, yang merangkap kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.

Di negara lain, ada yang punya raja dan perdana menteri (Inggris, misalnya).

Nah, terus, ibaratnya lo nanya ke orang Inggris: di negara lo, siapa sih Presidennya?

Bingung kan jawabnya juga.
Dibilang "tidak ada presidennya", betul.
Dibilang "ada presidennya" juga betul.
Dibilang "fungsi presiden dipecah" juga bisa betul.

Daripada bingung, mendingan ditelusuri lagi, apa sih "Presiden" itu?

Di sini:
Apa sih "Tuhan" itu?

Menurut definisi gw, Tuhan dalam agama Hindu ya Brahman. Pake N, bukan Brahma p

Menurut definisi [agama] lo, mungkin lebih cocok kalo Trimurti yang disebut Tuhan, karena mereka mempunyai sifat2 yang lebih mirip dengan sifat Tuhan dalam agama monotheisme, daripada Brahman (yang merupakan tuhan dari sudut pandang panentheisme).


Ini gw bikin lebih jelas apa lebih bingung ya hammer:
Shinharuka - 24/04/2011 12:02 PM
#216

Quote:
Original Posted By sadhanaputra
afro:hi:


Sori gw nyela ya, ini bisa jadi salah paham cuma gara2 beda [definisi] istilah soalnya.

gpp gan,saya merasa terhormat o
Quote:

Ibaratnya di Indonesia kita punya Presiden, yang merangkap kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.

Di negara lain, ada yang punya raja dan perdana menteri (Inggris, misalnya).

Nah, terus, ibaratnya lo nanya ke orang Inggris: di negara lo, siapa sih Presidennya?

Bingung kan jawabnya juga.
Dibilang "tidak ada presidennya", betul.
Dibilang "ada presidennya" juga betul.
Dibilang "fungsi presiden dipecah" juga bisa betul.

Daripada bingung, mendingan ditelusuri lagi, apa sih "Presiden" itu?

gw justru bingung kalo analogi seperti ini hammer:
Quote:

Di sini:
Apa sih "Tuhan" itu?

Menurut definisi gw, Tuhan dalam agama Hindu ya Brahman. Pake N, bukan Brahma p

ya betul
yang gw baca2 juga Brahma lahir dari pusar Wisnu bingungs
Quote:

Menurut definisi [agama] lo, mungkin lebih cocok kalo Trimurti yang disebut Tuhan, karena mereka mempunyai sifat2 yang lebih mirip dengan sifat Tuhan dalam agama monotheisme, daripada Brahman (yang merupakan tuhan dari sudut pandang panentheisme).


Ini gw bikin lebih jelas apa lebih bingung ya hammer:

bukannya dalam Hindu itu penganutnya bisa merasakan berbagai macam paham?monotheisme,pantheisme,polytheisme,dll.

gw dari SD dapet analogi gini dari guru agama gw di Mantram Trisandya bait kedua juga ada:

Sang Hyang Widhi itu satu (Widhi artinya Satu)
tapi orang bijaksana menyebutNya dengan banyak nama.
Misalnya:
Budi adalah seorang pria yang telah berkeluarga dan punya banyak kesibukan
pekerjaannya sekarang sebagai dokter umum,maka di RS orang2 memanggil Budi dengan sebutan "Pak Dokter"
ketika pulang dari RS,dirumah dia dipanggil oleh anak2nya dengan sebutan "Papah"
dia juga punya pekerjaan sampingan sebagai guru les matematika,maka murid2nya memanggilnya dengan sebutan "Pak Guru"

terus ketika gw SMA gw baca2 dan nemuin kalo Brahma lahir dari pusar Wisnu hammers
AkuCintaAvril - 24/04/2011 12:03 PM
#217

Quote:
Original Posted By AkuCintaAvril
nanya gan ilovekaskus

kenapa Hindu ada 3 dewanya ??
apakah patung arca ketiga dewa itu disembah juga ?


Adakah yang bisa menjawab question ane yang di quote gak ???
LegionAssault - 24/04/2011 12:22 PM
#218

Quote:
Original Posted By hwayan


koreksi gan siwa & wisnu bukan manifestasi dr trimurti melainkan trimurti sendiri lah manifestasi dr brahman(Tuhan) D

setau saya yg disembah itu hanya Tuhan/Ida Sang Hyang Widhi dan yg dihormati itu adalah dewa tentunya tetap saja dewa dan dewi ini hanya percikan dari Brahman dalam konsep ketuhanan hindu. lalu ada pertanyaan tidakah Tuhan marah jika umat justru menghormati dewa dan dewi? Ha ha…, saya tidak bisa membayangkan bagaimana jika Tuhan datang pada seseorang dan memarahinya karena salah memuja objek yang tepat. Saya juga tidak begitu paham masalah pemujaan pada dewa dan dewi, namun analogi sederhananya begini….:

Jika sebuah negara memerlukan sistem komunikasi yang baik, setidaknya pos harus berjalan lancar dan suatu hari seseorang berterima kasih pada tukang pos karena sudah mengantarkan surat padanya sampai daerah terpencil. Lalu, haruskah seorang presiden marah pada rakyat itu, karena bukannya berterima kasih pada pimpinan tertinggi negara itu dan malah berterima kasih pada tukang pos yang jabatannya tidak seberapa?

mungkin akan terdengar aneh dalam pandangan pandangan agama lain, karena sepanjang pengetahuan saya, dalam Hindu tidak ada kewajiban menyembah atau memuja Tuhan, dan tidak ada larangan memuja sesuatu yang lain selain Tuhan. Tentu saja dalam berbagai filsafat terdapat tata cara pemujaan terhadap berbagai aspek Brahman, tapi tidak pernah ditekankan sebagai kewajiban. Lebih pada pengetahuan, ajakan atau anjuran..

Pemujaan pada Tuhan tidak diwajibkan, namun lebih seperti pilihan bagi orang-orang. Seseorang bisa bebas memilih jalan hidupnya, dan demikianlah hukum sebab-akibat akan juga berjalan padanya sesuai dengan pilihan yang diambilnya. Juga tidak ada artinya, jika seseorang dengan berkata bahwa ia mencintai Tuhan, maka demikianlah ia bisa membenci orang lain. Ia bisa membenci, menyakiti hingga membunuh orang lain untuk membela Tuhan. Maka itu bukan cinta sama sekali, ia hanya memuja Tuhan yang diciptakan pikirannya sendiri, dan kemelekatan pikiran itu juga yang dengan sendirinya melahirnya kebencian nosara D

jadi intinya Tuhan sendiri tidak mempermasahkan mau di sembah seperti apapun atau khususnya dewa dewi jg tidak mempermasahkan jg di hormati secara bagaimana. kenapa? karena Tuhan/dewa dewi tidak gila hormat.. masa iya Tuhan marah gara2 dirinya tidak di sembah? bukankah Tuhan itu maha suci yg tidak mempunyai sifat keduniawian? coba pikir & renungkan D

suksma beer:

Ooo
Apakah posisi dewa/dewi itu setara malaikat di agama samawi????[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab
unwell - 24/04/2011 12:23 PM
#219

Quote:
Original Posted By LegionAssault
Ooo
Apakah posisi dewa/dewi itu setara malaikat di agama samawi????[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab


setara Yesus, cmiiw maho
Shinharuka - 24/04/2011 12:50 PM
#220

Quote:
Original Posted By LegionAssault
Ooo
Apakah posisi dewa/dewi itu setara malaikat di agama samawi????[HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab

tidak gan :cool
Quote:
Original Posted By AkuCintaAvril
nanya gan ilovekaskus

kenapa Hindu ada 3 dewanya ??
apakah patung arca ketiga dewa itu disembah juga ?

hindu dewanya gak cuma tiga,ada banyak tergantung fungsinya
gw pernah baca artikel bilang dewa di Hindu sampe jutaan

Quote:
Original Posted By unwell
setara Yesus, cmiiw maho

ngawur hammer:
Page 11 of 409 | ‹ First  < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 >  Last ›
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab