DEBATE CLUB
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab
Total Views: 286142 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 19 of 409 | ‹ First  < 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 >  Last ›

socrates.quest - 28/04/2011 03:05 PM
#361

Quote:
Original Posted By ccck
tertarik dengan yang ini bro, bagaimana jika ketika mendekati waktu maha pralaya muncul sosok² agung yang memiliki tugas menuntun atman² tuk membebaskan diri dari belenggu dosa... bukannya nanti para atman tsb ada kemungkinan moksha semuanya??

dan juga ketika proses peleburan tsb, dimanakah tempat bagi 'potensial² halus' seperti yang bro bilang karena bukannya saat maha pralaya maka seluruh selubung tsb akan dilebur juga??


kayaknya jawabannya spt kata gan sadha:
Quote:
Original Posted By sadhanaputra
Yang ini sih tinggal ditunggu aja ntar gimana pas pralaya.. Gampang toh Peace:


D Peace:
Seandainya muncul sosok2 agung pun, sama aja spt dulu dan skrg, ada yg mau ngikutin, banyak yg tidak, jika Tuhan maunya sim salabim, kan gak perlu menunggu mendekati pralaya, permainan selesai. Jadi "potensial" itu akan tetap ada dan mulai lagi setelahnya, tapi kapan pertama kali dimulainya "permainan" ini kan yang tdk dikatahui, di buku hanya dibilang tiada berawal tiada berakhir. Maka, unsur "maya" dlm Brahman, meskipun tdk independen/bergantung pd keberadaan Brahman sbg penyebab efisien maupun penyebab material, ini memang sudah laten dan berfungsi dlm penciptaan dan peleburan. Nah, sekarang pengertian peleburan atau (maha) pralaya itu apa?

Peralihan antara satu maha yuga ke maha yuga berikutnya atau pergantian dari satu siang Brahma (dewa) ke malam Brahma, apakah terjadi/disebut pralaya kah? Apakah alam semesta hancur seluruhnya atau hanya kehidupan di suatu planet? Ketika paginya Brahma, potensial2 tsb akan mewujud kembali, mungkin masih di bumi ini, atau bisa saja di planet lain yg ditetapkan utk melanjutkan "permainan" lagi, karena mungkin matahari kita sudah padam.
Bgmn dg maha pralaya? Saya menafsirkan, maha pralaya adalah ketika Brahma Pencipta telah "tutup usia". Alam semesta materiil ini mungkin hancur lebur, bisa jadi berupa atom2 aja, atau malah partikel2 sub atomis, atau dlm bentuk tidak tahu, yg jelas di dlm Brahman sbg penyebab material. Tapi atman2 yg belum mokhsa, dg "rasa keterpisahan" dari Brahman itu akan tetap ada (mungkin karena masih "eksisnya" citta)
Yang dimaksud tempat, apakah tempat dg lokasi ttt? Sama juga, segalanya tetap di dalam Brahman sbg penyebab efisien, penyebab dan sumber eksistensi maya dan turunannya (rasa keterpisahan citta).
Pemahaman saya ini berdasarkan pemahaman Vedanta campur Purana, nggak tahu kalau menurut Tantra.
ngakak ngaco puoooolllll nih ane, berada di awang2 gan. Lebih baik kembali ke jawaban om sadha ngakak

maaf bro ccck, saya belum pede ngasi fb hehe

Quote:
Original Posted By sadhanaputra
afro:hi:

@ccck: shakehand
Wah, senengnya yang punya guru.. \)


shakehand


Hehehe.. Kalo Krishnamurti emang kayanya murni ngajarin Raja Yoga doang ya.. Vivekananda lebih komplit D

Kayanya akhirnya baca2 Hatha Yoga Pradipika dulu.. Soalnya dalam waktu dekat kayanya yang sempet dipraktekin cuma Hatha nya hammer:


Saya berharap juga spt bro ccck, semoga ada jodoh bertemu dg seorang guru, minimal dpt ngobrol2 hehe.
Pernah dengar nama Hudoyo Hupudio? Saya baca2 di forum Buddhist, dia menerapkan ajaran2 Krishnamurti (dikaitakn dg meditasi vipasana kali) di kalangan Buddhist, ada yg pro kontra.
socrates.quest - 28/04/2011 03:34 PM
#362

Quote:
Original Posted By antivirus2
Saya mau bertanya buat agan2 Hindu di sini tentang hubungan Hindu dan yoga.

Apakah dengan yoga (yang salah satunya Kundalini yoga) termasuk salah satu ajaran 'wajib' dalam Hindu?


Quote:
Original Posted By sadhanaputra
afro:hi:

@antivirus:
Yoga di sini maksud lo yoga yang ngelipet2 badan ya? Hatha yoga?

Setau gw ada empat jalan dalam Hindu:
1. Hatha Yoga: melatih tubuh (termasuk tubuh halus - chakra dsb) untuk mencapai pencerahan
2. Raja Yoga: mengenali dan melatih pikiran untuk mencapai pencerahan
3. Bhakti Yoga: mencapai persatuan (yoga) dengan Tuhan dengan mengembangkan welas asih
4. Jnana Yoga: bisa dibilang filosofi Hindu, mendekatkan diri dengan Tuhan dengan cara mempelajari alam semesta dan Tuhan.

Kemaren ada yang nanya sad ripu, itu termasuk Raja Yoga berarti. Yang nanyain tentang lapisan2 manusia, atman, dan reinkarnasi, termasuk Jnana Yoga.

Selain ini ada juga yoga2 yang lain kaya Karma Yoga, Kriya Yoga, dsb. Gw kurang ngerti posisinya di mana. IMO Kriya Yoga cuma kaya Hatha Yoga tapi semacam aliran "Vajrayana"nya (kalo di Buddhism :Peace\).

Kundalini yoga menurut pemahaman gw adalah kombinasi dari keempat (tiga, kecuali bhakti?) jenis yoga di atas, dengan tujuan untuk membangkitkan kundalini.

CMIIW.


Sip gan, makasih beer:


ijin sharing gan.
Arti kata yoga adl menyatukan, menghubungkan (eng: to yoke).
Jadi Yoga dlm Hindu adl jalan atau cara dlm menghubungkan diri atau menyatukan diri (atman) dengan Diri (Tuhan/Brahman).
Di Hindu dikenal dg Catur (4) Marga/Yoga:
1. jnana yoga (jalan pengetahuan, analisis disertai meditasi),
2. raja yoga (jalan tapasya/asketik, latihan fisik dan mental termasuk meditasi). Jadi hatha yoga (postur yoga), kundalini, kriya yoga, menurut saya termasuk ke dlm raja yoga,
3. bhakti yoga (sembahyang, cinta kasih, bhakti dan berserah diri pada Tuhan),
4. Karma yoga (tindakan, kerja tanpa terikat hasil, pengabdian, pelayanan tanpa pamrih).
Setiap jalan tersebut baik berdiri sendiri maupun kombinasi, dlm Hindu diakui sbg jalan-jalan menuju (yoga) kepada Tuhan. Contoh kasus ekstrimnya, ada orang yg memang senang dan cocok (karena pembawaannya) melakukan jalan karma yoga, tapi malas/tidak tahan sembahyang/japa/zikir berlama-lama.
Ada juga ajaran yoga yg sistematis yang disebut Astangga Yoga (delapan tahap yoga) oleh Rsi Patanjali, yaitu:
1. Yama: hidup bajik/susila (ada 5, maaf gak hafal)
2. Niyama: pembersihan bathin (juga ada 5 hal, gak hafal)
3. Asana: latihan fisik berupa postur2 yoga (yoga asanas). hatha yoga termasuk dlm tahap ini kayaknya.
4. Pranayama: latihan pernafasan/prana
5. Pratyahara: penarikan obyek2 indria ke dlm diri
6. Darana: konsentrasi
7. Dhyana: meditasi
8. Samadhi: pencapaian keseimbangan bathin/penyatuan dg Brahman

cmiiw, maaf hanya copas.
sadhanaputra - 28/04/2011 04:11 PM
#363

afro:hi:

Oops.. Ternyata hatha yoga ngga termasuk.. Raja, jnana, bhakti, karma.. Peace:
Makasih koreksinya..

@socrates:
Saya pribadi kurang 'sreg' dengan HH, karena alasan/preferensi pribadi \)

Quote:
Original Posted By Shinharuka
kalo turunnya awatara itu Brahman yang turun (semua) atau cuma Percikannya (sebagian kecil) yang turun?

Turun? Turun ke mana? Turun dari mana?
Kiri kanan atas bawah semuanya Brahman..

Percikan? Memercik ke mana?

Peace:
Shinharuka - 28/04/2011 05:57 PM
#364

Quote:
Original Posted By Almarhum13
nahhh lo maksudnya kayak gimana neeh ??
awatara itu memiliki atman ato nggak gitu ?

maksud ane awatara itu atman apa Brahman?
nohope:

Quote:
Original Posted By sadhanaputra
afro:hi:

Oops.. Ternyata hatha yoga ngga termasuk.. Raja, jnana, bhakti, karma.. Peace:
Makasih koreksinya..

jiah,salah ternyata,pantesan kok gw baru denger yg namanya "hatha"
nohope:

Quote:
Turun? Turun ke mana? Turun dari mana?
Kiri kanan atas bawah semuanya Brahman..

Percikan? Memercik ke mana?

Peace:

turun iniiii mads
Quote:
Original Posted By ccck

jika telah moksha maka tergantung atman tsb apakah mau 'turun' lagi atau tidak, karena proses 'turun' tsb biasanya ada suatu sebab seperti awatara,


Atman kan percikannya Brahman malu:
sadhanaputra - 28/04/2011 08:17 PM
#365

afro:hi:

Eh, ngga termasuk catur marga bukan berarti ngga penting lho.. Malah katanya Shiva sendiri yang pertama2 ngajarin/menurunkan Hatha Yoga (walopun tadinya maksudnya bukan untuk disebarluaskan hammer\)..

Masalah turun-menurun dan percik-memercik, silaken dibahas ama yang lebih jago aja deh Peace:

........ngacir:
Shinharuka - 28/04/2011 08:32 PM
#366

Quote:
Original Posted By sadhanaputra
afro:hi:

Eh, ngga termasuk catur marga bukan berarti ngga penting lho.. Malah katanya Shiva sendiri yang pertama2 ngajarin/menurunkan Hatha Yoga (walopun tadinya maksudnya bukan untuk disebarluaskan hammer\)..

kan udah masuk karma yoga Peace:
Quote:
Original Posted By sadhanaputra

Masalah turun-menurun dan percik-memercik, silaken dibahas ama yang lebih jago aja deh Peace:

........ngacir:

agan ini rendah hati banget o


oh ya mau tanya
kalo kali yuga ini selesai,kira2 yang terjadi apa ya?pralaya nya gimana?
LegionAssault - 28/04/2011 08:50 PM
#367

Quote:
Original Posted By inoone
Mengenai Dewa2, slh satu guru agama gw prnh bilang, (so far, I believe this), Dewa2 itu adalah PERSONIFIKASI DR BRAHMAN.

Knp mst dipersonifikasikan? krn Brahman terlalu jauh di atas pemahaman manusia, manusia tidak bisa membayangkan sprt apa brahman itu, jika tidak bs membayangkan, bgmn menyembahnya?

Krn itu manusia mulai "memodelkan" Brahman, utk membantu pemahaman manusia pd Brahman (krn itu kita mengenal filsafat Dvaita & Advaita-sekilas kelihatan slng bertolak belakang, pdhl tergantung sudut pandang kita). Jadilah dewa ini dewa itu, yg kl diliat, "manusia banget".

Apalgi, sgl yg berkaitan dg Dewa2 kebanyakan cm mitos. tentang kelahiran Ganeshalah, dikutuknya Dewi Uma-lah, dll. Buanyakkkkk buangeetttt...
_________________________________________________________________
Soal menyembah arca2/patung2 dsb, analoginya sederhana saja. ketika kita upacara bendera, horrmmaatt grakk!. kita pun menghormat.
PERTANYAANNYA: Apakah kita menghormati secarik kain yg tergantung itu?

Tidak. yg kita hormati adalah makna yg disimbolkan oleh kain yg berwarna merah dan putih tsb.


Quote:
Original Posted By hwayan
bukan dewa itu hanya manifestasi/Tuhan yg menjelma untuk menjalani tugas tertentu yang turun ke bumi

jadi gini dewa itu merupakan penjelmaan Tuhan yg terkena unsur dualisme karena bersentuhan dengan hal2 duniawi saat mencipta,memelihara,dan melebur alam semesta sebagai hukum sebab akibat

Ibaratnya Tuhan itu Maha suci & segalanya yg tidak mempunyai sifat keduniawian, maka dr itu Tuhan turun kebumi menjelma menjadi dewa yang mempunyai kewenangan yang lebih terbatas dan level yang lebih rendah dr Tuhan itu sendiri

jadi karena Tuhan maha sempurna maka hanya dia yg patut di sembah, sedangkan dewa sendiri telah mempunyai sifat keduniawian maka dari itu dewa hanya di hormati D

CMIIW D


terima kasih atas jawaban om2 sekalian shakehand

jadi dewa itu semacam perantara antara Tuhan dgn manusia dong???think:
wirya69 - 28/04/2011 09:58 PM
#368

Quote:
Original Posted By il_prince
adakah perbedaan antara Hindu Bali dengan Hindu India?\)



sepengetahuan saya,agama hindu itu kalau diibaratkan seperti " AIR " kalau ditaruh di gelas dia akan menyerupai gelas,klu ditaruh di ember dia akan menyerupai ember....pada intinya air itu akan menyerupai bentuk yg ditempatinya tanpa merusak tempat tsb.begitupun dengan agama hindu,kalau agama hindu ada di bali dia akan berbaur dengan adat orang bali,kalau di india dia akan berbaur dengan adat/lingkungan di india....pada intinya dimanapun agama hindu itu berada dia akan berbaur/menyatu dengan adat istiadat, cara berpakaian dgn lingkunga yg di tempatinya tanpa merusaknya(seperti air).....jangan heran kalau disetiap daerah/tempat agama hindu itu akan berbeda(sesuai dengan tempat yg ditempatinya) tapi pada intinya itu semua dasarnya adalah hindu/weda
contoh: orang hindu di bali pergi kepura dengan pakaian adat bali tapi kalau dijawa biasanya kepura dgn pakaian adat jawa begitupun di daerah lain pasti akan menyesuaikan dengan pakaian adatnya masing2....yang sangat saya sayangkan biasanya orang hindu diluar pulau bali sembahyang memakai pakaian adat bali(itu sebenarnya salah).karena tuhan mencipkan manusia ,hewan, tumbuh2an disesuaikan jenis dan bentuknya dengan tampat yg mereka akan tempati. contoh: hewan dikutub dengan daerah tropis pasti akan berbeda walaupun itu binatangnya sama, misalnya anjing dikutub/daerah dingin biasanya bulunya tebal,sedangkan daerah tropis bulunya sedikit....cara berpakaian manusia pun biasanya berbeda(sesuai dgn daeranya masing2) misalnya orang indonesia,cina ,arab cara berpakaianya pasti berbeda.contoh: orang arab akan berpakaian serba tertutup karena suhu disana agak panas,kering dan sering terjadi badai pasir tapi kalau di indonesia daerahnya sejuk,sinar matahari cukup,subur makanya pakaianya agak terbuka/santai.
weda itu mengajarkan * berhubungan baik dengan lingkungan
* berhubungan baik dengan orang sekitar
* berhubungan baik dengan tuhan
yang semuanya itu disebut "tri hita karana"
kurang lebih itu yg bisa saya sampaikan...kalau ada kata2 yg salah semoga saja para sesepuh yg ada di threat ini bisa meralatnya
om canti,canti,canti,om
faceback - 28/04/2011 11:03 PM
#369

gan ane mau nanya. Islam mirip dengan Hindu betulkah itu??
hwayan - 29/04/2011 06:38 AM
#370

Quote:
Original Posted By LegionAssault
terima kasih atas jawaban om2 sekalian shakehand

jadi dewa itu semacam perantara antara Tuhan dgn manusia dong???think:


ya kurang lebih seperti itu bisa disebut sebagai perantara atau bs jg disebut percikan/penjelmaan. Tergantung dr sudut pandang manusia menilainya
beer:
hwayan - 29/04/2011 06:44 AM
#371

Quote:
Original Posted By ccck
klo tentang hal ini, saya pernah diskusi disini;
Kasta apakah merupakan budaya yang mempersulit pernikahan di Bali?


meluncur ke TKP gan :ngacir
socrates.quest - 29/04/2011 08:22 AM
#372

Quote:
Original Posted By sadhanaputra
afro:hi:

Oops.. Ternyata hatha yoga ngga termasuk.. Raja, jnana, bhakti, karma.. Peace:
Makasih koreksinya..



Quote:
Original Posted By Shinharuka
maksud ane awatara itu atman apa Brahman?
nohope:


jiah,salah ternyata,pantesan kok gw baru denger yg namanya "hatha"
nohope:


Atman kan percikannya Brahman malu:


Bukannya salah atau gak termasuk gan bro, tapi hatha yoga salah satu jalan yg digolongkan dlm disiplin Raja Yoga. Yoga yg saat ini terkenal sbg postur2 Yoga itu mrp yoga asanas yg terdapat pd Hatha Yoga.
-------------------------------------

Mengenai Awatara
Dalam Bhagavad Gita, Krishna menyatakan bahwa Dia atas kehendaknya sendiri, dg kekuatan yoga maya-Nya, mewujudkan diriNya untuk menggunakan Badan Material. Karena Dia adalah penguasa Maya (makanya Dia bilang, menggunakan kekuatan yogamaya-Nya) maka Dia tidak terikat/terilusi dg perubahan dan perwujudan material, maka Dia adalah Brahman itu sendiri yg sedang memerankan Diri sbg Atman yg mengenakan wujud material. Menurut saya, kita jangan membayangkan Brahman itu sbg sesosok pribadi, yang ketika pribadi itu turun mjd avatar, maka Brahman ini telah berubah dan pergi dr tempatnya utk mjd Avatar, atau ada bagian Brahman yg berkurang karena berubah/turun mjd avatar.
Menurut pemahaman saya, Brahman adalah absolut dan tidak terbatas, atas kekuatan kehendaknya sendiri (sva-iccha) mengenakan badan material, tetapi Dia tetap "lengkap" spt semula, hanya terlihat "ada bagiannya/percikannya" yg mengenakan "selubung" berupa tubuh material, sedangkan Dia sendiri tdk terpengaruh dg selubung yg dikenakannya. Maka dlm satu masa dan berbagai tempat, Dia bisa berkehendak menggunakan lebih dari satu selubung dalam "permainan-Nya". Dalam ajaran Hindu, dikenal berbagai jenis Avatar, dari yang membawa sedikit 'perlengkapan' (kekuatan dan kekuasaannya) spt para Guru tertentu atau yg mengemban tugas khusus ttt, sampai Avatar yg paling lengkap (purna avatar) spt Krishna.
Contoh kasus: Parasurama adl avatar Wisnu ke-6, seorang pandita ksatria yg bertugas menumpas para ksatria yang jahat. Ketika Rama telah turun menjadi Avatar ke-7, Parasurama masih hidup dan menyerahkan senjatanya sbg tanda serah terima (suksesi) kepada Rama. Begitu juga ketika Krishna telah turun, Parasurama ternyata masih hidup juga, menjadi Guru dari Bhisma dan Karna. Demikian pula Rsi Vyasa dianggap sbg avatar dg tugas khusus (mengkompilasi Veda) hidup pd jaman Krishna.
ccck - 29/04/2011 09:32 AM
#373

Quote:
Original Posted By Shinharuka
kalo turunnya awatara itu Brahman yang turun (semua) atau cuma Percikannya (sebagian kecil) yang turun?

Quote:
Original Posted By sadhanaputra
afro:hi:

Turun? Turun ke mana? Turun dari mana?
Kiri kanan atas bawah semuanya Brahman..

Percikan? Memercik ke mana?

Peace:

Quote:
Original Posted By Shinharuka
maksud ane awatara itu atman apa Brahman?
nohope:

Atman kan percikannya Brahman malu:

bro socrates udah menjelaskan dengan baik karena sosok awatara adalah atman yang menyadari Dirinya sepenuhnya \)

jadi maksud 'turun' adalah memakai selubung walaupun tidak terpengaruh oleh selubung tsb...

Quote:
Original Posted By socrates.quest

Mengenai Awatara
Dalam Bhagavad Gita, Krishna menyatakan bahwa Dia atas kehendaknya sendiri, dg kekuatan yoga maya-Nya, mewujudkan diriNya untuk menggunakan Badan Material. Karena Dia adalah penguasa Maya (makanya Dia bilang, menggunakan kekuatan yogamaya-Nya) maka Dia tidak terikat/terilusi dg perubahan dan perwujudan material, maka Dia adalah Brahman itu sendiri yg sedang memerankan Diri sbg Atman yg mengenakan wujud material. Menurut saya, kita jangan membayangkan Brahman itu sbg sesosok pribadi, yang ketika pribadi itu turun mjd avatar, maka Brahman ini telah berubah dan pergi dr tempatnya utk mjd Avatar, atau ada bagian Brahman yg berkurang karena berubah/turun mjd avatar.
Menurut pemahaman saya, Brahman adalah absolut dan tidak terbatas, atas kekuatan kehendaknya sendiri (sva-iccha) mengenakan badan material, tetapi Dia tetap "lengkap" spt semula, hanya terlihat "ada bagiannya/percikannya" yg mengenakan "selubung" berupa tubuh material, sedangkan Dia sendiri tdk terpengaruh dg selubung yg dikenakannya. Maka dlm satu masa dan berbagai tempat, Dia bisa berkehendak menggunakan lebih dari satu selubung dalam "permainan-Nya". Dalam ajaran Hindu, dikenal berbagai jenis Avatar, dari yang membawa sedikit 'perlengkapan' (kekuatan dan kekuasaannya) spt para Guru tertentu atau yg mengemban tugas khusus ttt, sampai Avatar yg paling lengkap (purna avatar) spt Krishna.
Contoh kasus: Parasurama adl avatar Wisnu ke-6, seorang pandita ksatria yg bertugas menumpas para ksatria yang jahat. Ketika Rama telah turun menjadi Avatar ke-7, Parasurama masih hidup dan menyerahkan senjatanya sbg tanda serah terima (suksesi) kepada Rama. Begitu juga ketika Krishna telah turun, Parasurama ternyata masih hidup juga, menjadi Guru dari Bhisma dan Karna. Demikian pula Rsi Vyasa dianggap sbg avatar dg tugas khusus (mengkompilasi Veda) hidup pd jaman Krishna.
ccck - 29/04/2011 09:48 AM
#374

Quote:
Original Posted By LegionAssault

jadi dewa itu semacam perantara antara Tuhan dgn manusia dong???think:

Dalam Hindu dikenal istilah Saguna dan Nirguna Brahman, klo Nirguna adalah Tuhan yang tidak mampu dipikirkan (salah satu sifatnya acintya) sedangkan Saguna adalah Brahman yang 'diwujudkan' sehingga menjadi berbagai simbol/personifikasi Brahman berupa para Dewa.

pemahanan lebih dalam, manusia pun bisa menjadi Dewa... Peace:

Quote:
Original Posted By socrates.quest

D Peace:
Seandainya muncul sosok2 agung pun, sama aja spt dulu dan skrg, ada yg mau ngikutin, banyak yg tidak, jika Tuhan maunya sim salabim, kan gak perlu menunggu mendekati pralaya, permainan selesai. Jadi "potensial" itu akan tetap ada dan mulai lagi setelahnya, tapi kapan pertama kali dimulainya "permainan" ini kan yang tdk dikatahui, di buku hanya dibilang tiada berawal tiada berakhir. Maka, unsur "maya" dlm Brahman, meskipun tdk independen/bergantung pd keberadaan Brahman sbg penyebab efisien maupun penyebab material, ini memang sudah laten dan berfungsi dlm penciptaan dan peleburan. Nah, sekarang pengertian peleburan atau (maha) pralaya itu apa?

Peralihan antara satu maha yuga ke maha yuga berikutnya atau pergantian dari satu siang Brahma (dewa) ke malam Brahma, apakah terjadi/disebut pralaya kah? Apakah alam semesta hancur seluruhnya atau hanya kehidupan di suatu planet? Ketika paginya Brahma, potensial2 tsb akan mewujud kembali, mungkin masih di bumi ini, atau bisa saja di planet lain yg ditetapkan utk melanjutkan "permainan" lagi, karena mungkin matahari kita sudah padam.
Bgmn dg maha pralaya? Saya menafsirkan, maha pralaya adalah ketika Brahma Pencipta telah "tutup usia". Alam semesta materiil ini mungkin hancur lebur, bisa jadi berupa atom2 aja, atau malah partikel2 sub atomis, atau dlm bentuk tidak tahu, yg jelas di dlm Brahman sbg penyebab material. Tapi atman2 yg belum mokhsa, dg "rasa keterpisahan" dari Brahman itu akan tetap ada (mungkin karena masih "eksisnya" citta)
Yang dimaksud tempat, apakah tempat dg lokasi ttt? Sama juga, segalanya tetap di dalam Brahman sbg penyebab efisien, penyebab dan sumber eksistensi maya dan turunannya (rasa keterpisahan citta).

:2thumbup, saya pernah baca di Atharva Veda yang salah satu isinya menyatakan bahwa 1/3 dari Brahman adalah alam material (tempat seluruh alam semesta ini), jadi apakah 1/3 bagian ini ketika mengalami maha pralaya maka dikembalikan kondisinya agar sesuai dengan yang 2/3 bagian lainnya dari Brahman?? confused:

Quote:
Original Posted By socrates.quest
Pemahaman saya ini berdasarkan pemahaman Vedanta campur Purana, nggak tahu kalau menurut Tantra.
ngakak ngaco puoooolllll nih ane, berada di awang2 gan. Lebih baik kembali ke jawaban om sadha ngakak

sepertinya pemahaman di Tantra akan sedikit beda, tapi akan sedikit nyeleneh klo dibahas dan kayaknya bukan tuk konsumsi umum, jadi jawaban juragan sadha sangat cocok... Peace:

Quote:
Original Posted By socrates.quest
maaf bro ccck, saya belum pede ngasi fb hehe

badah... hammer:

Quote:
Original Posted By socrates.quest
Saya berharap juga spt bro ccck, semoga ada jodoh bertemu dg seorang guru, minimal dpt ngobrol2 hehe.

sepertinya tergantung jodoh dan karma... o
Shinharuka - 29/04/2011 12:48 PM
#375

@ccck & @ socrates
thx gan penjelasannya ane sudah mengerti shakehand:

lain kali nanya2 lagi D
skrg mau nanya tp gak tau nanya apa Peace:
ccck - 29/04/2011 01:06 PM
#376

Quote:
Original Posted By faceback
gan ane mau nanya. Islam mirip dengan Hindu betulkah itu??

klo menurut juragan miripnya di mana?? confused:

apa karena Islam dan Hindu cuman sama² sebuah huruf 'i' nya?? Peace:

Quote:
Original Posted By Shinharuka
@ccck & @ socrates
thx gan penjelasannya ane sudah mengerti shakehand:

lain kali nanya2 lagi D
skrg mau nanya tp gak tau nanya apa Peace:

shakehand o
Almarhum13 - 29/04/2011 01:31 PM
#377

Quote:
Original Posted By Shinharuka

oh ya mau tanya
kalo kali yuga ini selesai,kira2 yang terjadi apa ya?pralaya nya gimana?

Pralaya dalam pandangan Hindu

Quote:
setiap penciptaan selalu ada awal dan juga akhir (stiti, utpeti, pralina). Agama Hindu mengenal istilah Mahapralaya. Dalam Upanisad dianalogikan Tuhan mencipta dan mengakhiri ciptaannya seperti laba-laba yang menebar dan menarik jaring-jaring dari dan ke badannya. Semuanya berjalan sesuai hukum alam. Ini berarti kelahiran dan kematian (musnah) bisa terjadi kapanpun sesuai dengan hukum alam. Dan ini terjadi berulang-ulang.

Pralaya merupakan sinonim dari Samhara, satu dari 5 fungsi Siwa. Pralaya (Sanskrit) artinya adalah berakhir, menyerap kembali alam di akhir jaman/kalpa; penghancuran dan Mati. Pralaya di terminologi Hindu:

Pertama. Nitya pralaya berarti tidur, arti yang lebih luasnya adalah mati, terjadinya kematian tubuh.

Dua. Laya atau Yuga Pralaya, di akhir Maha Yuga (4 yuga), terjadinya banyak sekali kematian (misalnya perang, gempa dll).
Tiga. Mavantara Pralaya, terjadi di setiap mavantara, jadi sebanyak 14 mavantara, berupa banjir besar yang mendahului adanya Manu ‘manusia’.

Empat. Dina (hari) Pralaya atau Naimittik Pralaya atau pralaya, terjadi di akhir kalpa (1 hari penuh Brahma = 1000 Maha yuga), hancurnya semesta, sorga dan neraka (3 dunia: bhur, bhuwah, swaha).

Lima. Mahapralaya, terjadi di akhir Maha Kalpa (100 Kalpa), atau di akhir usia Brahma, di mana 14 Dunia, 5 elemen (tatwa) 3 sifat (triguna) musnah. Jadi seluruh Brahmanda (telur yang mengembang, semesta dan segala isinya termasuk para deva) diserap kembali oleh Brahman.

Enam. Aatyantika Pralaya, ‘tercapainya perjalanan jiwa lepas dari roda samsara’, khusus arti yang ini, maka waktu terjadinya adalah relatif.

Tujuh. Filosofi Samkya menyatakan bahwa pralaya berarti ‘kosong, tiada apapun, keadaan yang dicapai ketiga triguna (satwam, rajas, tamas) berada pada kondisi yang seimbang, arti no 6 ini merupakan sinonim dari no 5. Waktu terjadinya adalah relatif.

Jadi sejarah bumi saat ini berada di jaman Kaliyuga ke-28 pada tahun Brahma ke 51. Jaman Kaliyuga ini di mulai pada Februari 3102 SM (Manusmrithi 1:64-80; Surya Sidhantha 1:11-23) dan berakhir di 432.000 tahun kemudian.

Dalam ilmu fisika modern Letak matahari diperkirakan 150.000.000 kilometer jauhnya dari bumi. Sinar matahari akan sampai ke bumi dalam waktu 8 menit 20 detik. Para fisikawan telah menghitung energi matahari yang dipancarkan sama dengan 5,7×1000.000.000.000.000.000.000.000.000 kalori per menit dan mampu menyala selama 50 miliar tahun. Dengan demikian, waktu menyala bagi matahari juga terbatas dan pada suatu hari nanti, matahari tidak akan bersinar lagi.


Quote:
Original Posted By faceback
gan ane mau nanya. Islam mirip dengan Hindu betulkah itu??


Quote:
Original Posted By ccck
klo menurut juragan miripnya di mana?? confused:

apa karena Islam dan Hindu cuman sama² sebuah huruf 'i' nya?? Peace:


shakehand o


tergantung penilaian agan mirip dimananya beer:
Almarhum13 - 30/04/2011 11:26 PM
#378

Quote:
Original Posted By Shinharuka
@ccck & @ socrates
thx gan penjelasannya ane sudah mengerti shakehand:

lain kali nanya2 lagi D
skrg mau nanya tp gak tau nanya apa Peace:


wakakakak... lucu juga si agan ne \)
wah ga ada penanya selanjutnya ne ??
LegionAssault - 30/04/2011 11:58 PM
#379

Quote:
Original Posted By ccck
Dalam Hindu dikenal istilah Saguna dan Nirguna Brahman, klo Nirguna adalah Tuhan yang tidak mampu dipikirkan (salah satu sifatnya acintya) sedangkan Saguna adalah Brahman yang 'diwujudkan' sehingga menjadi berbagai simbol/personifikasi Brahman berupa para Dewa.

pemahanan lebih dalam, manusia pun bisa menjadi Dewa... Peace:


ooo,jadi kyk konsep GodMan gitu dong om eek:
Almarhum13 - 01/05/2011 12:06 AM
#380

Quote:
Original Posted By LegionAssault
ooo,jadi kyk konsep GodMan gitu dong om eek:


lah bukannya kalo godman itu salah satu contohnya sai baba ??
kalo menurut ane sih sai baba bukan dewa gan ?? beer:
Page 19 of 409 | ‹ First  < 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 >  Last ›
Home > CASCISCUS > DEBATE CLUB > [HOLY] Anda Bertanya, Hindu Menjawab