TANAMAN
Home > LOEKELOE > TANAMAN > ==== All About Bonsai ====
Total Views: 332615 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 367 of 376 | ‹ First  < 362 363 364 365 366 367 368 369 370 371 372 >  Last ›

oeoet84 - 09/09/2012 10:37 PM
#7321

Quote:
Original Posted By hofuyang

SUMBER
Spoiler for artikel

Beberapa hari yang lalu di halaman timur Ambarukmo Plaza Jogjakarta diselenggarakan pameran & kontes bonsai regional Jogja 2008. Dalam kesempatan tersebut digelar kontes bonsai kemudian dipamerkan secara bersamaan. Bonsai yang dipamerkan terdiri dari berbagai macam spesies dan gaya. Yang menarik dari saya adalah banyak bonsai yang dilihat dari karakter dasar bonsai-bonsai tersebut sesungguhnya sangat fantastis dan begitu indah namun oleh artis maupun pemiliknya dijadikan bonsai yang asal rimbun, maksudnya adalah bonsai dengan konopi yang dibentuk dari daun-daun yang lebat berbentuk tudung segi tiga.

Menurut penglihatan dan persepsi saya, bonsai tersebut menunjukkan tingkat kesuburan dan kesehatan tanaman bonsai yang sangat baik. Akan tetapi, bonsai yang asal rimbun itu justru kehilangan ruh dan pesan yang ada pada karakter dasar si pohon bonsai. Lebatnya dedaunan yang hijau menutupi gerak dasar akar, batang, cabang dan sistem perantingannya. Hilanglah keindahan yang tercipta secara alami dari bagian-bagian penyusun bonsai tersebut. Ibarat seorang gadis yang bertubuh molek dan berparas cantik maka rambut si gadis yang tumbuh lebat tersebut menutupi keindahan bola matanya, hidungnya yang mancung, bibirnya yang sensual dan lehernya yang jenjang. Keindahan tubuh si gadis juga tersembunyi dengan rapat dibalik balutan kain yang tebal dan lebar. Si gadis kontes yang seharusnya cantik dan sensual tersebut hanya menjadi gadis model yang kurang menarik karena memiliki potongan tubuh yang lurus-lurus saja dan wajahnya tidak nampak.

Untuk dapat melihat keindahannya penikmat bonsai harus bersusah payah mencari angel (sudut pandang) yang paling pas, saya harus menyingkap rimbunnya dedaunan hingga mampu melihat liukan batang dan cabang. Bagi orang yang hanya sepintas mengamati dan tidak berusaha dengan tekun berupaya menyingkap selubung penutup tersebut tentu akan kehilangan moment untuk menikmati hal-hal indah dari bonsai rimbun tersebut. Sungguh hal ini sangat disayangkan.

Hal tersebut di atas masih terjadi pada sejumlah artis dan pemilik bonsai. Mereka berpendapat bahwa bonsai itu bagus jika daunnya tumbuh subur, lebat dan membentuk kanopi segi tiga yang lebar. Pengamatan saya ini ternyata juga dirasakan oleh Bpk Wawang Sawala, seorang juri senior bonsai dari Surabaya. Bahkan beliau dalam sarasehan yang digelar dalam event di atas juga mencontohkan pada sebuah bonsai yang juga ikut kontes. Beliau mengatakan bahwa bahan dasar bonsai tersebut sangat indah hanya saja kurangnya pemahaman artis dan pemiliknya maka bonsai tersebut dibentuk menjadi bonsai asal rimbun. Hasil akhir penilaian bonsai asal rimbun tersebut juga menjadi kurang maksimal.

Kontra dengan hal di atas, pada saat dilakukan demonstrasi pembuatan bonsai oleh beberapa orang artis/trainner dari jogja dan sekitarnya. Para artis memilih sendiri bahan-bahan bonsai yang akan dibentuk menjadi bonsai yang indah yaitu bonsai yang memenuhi kaidah-kaidah dalam membuat bonsai dan hasil akhirnya adalah bonsai yang sesuai kaidah umum dan tampil indah menurut orang yang tidak tahu tentang bonsai sekalipun. Pada prinsipnya bonsai yang indah adalah bonsai yang mampu mengatakan sendiri tentang keindahan dirinya melalui bahasa tubuh dan penampilannya sendiri.

Hampir seluruh artis pada waktu itu membawa bahan-bahan bonsai yang berdaun rimbun. Dari daun yang rimbun tersebut para artis menghilangkan cabang, ranting dan daun yang tidak dibutuhkan dan hanya meninggalkan yang dibutuhkan saja disesuaikan dengan karakter dasar bahan bonsai.

Yang paling menarik dari demo tersebut adalah ketika artis Timan Monthit mulai tampil maka banyak suara-suara yang menurut saya sangat sumbang yang dilontarkan oleh penonton yang mayoritas adalah penggemar bonsai. “Awas, nanti pohonnya jadi gundul dan menjadi nol! Awas, nanti butuh waktu bertahun-tahun untuk menunggu tumbuhnya cabang dan ranting baru, jangan asal potong!”

Ucapan-ucapan yang terlontar dari para penonton tersebut menurut saya pribadi adalah wujud ketidaktahuan dan kurangnya keberanian mereka untuk melakukan perubahan guna mendapatkan bonsai baru dengan kualitas baik layak kontes yang berasal dari bahan bonsai lama. Suara-suara sumbang itu merupakan manifestasi dari rasa sayang untuk kehilangan performa bonsai asal rimbun tersebut. Inilah penyakit yang sedang mengidap orang-orang tersebut. Hal ini juga yang membuat kita menjadi hanya jalan di tempat dan tidak pernah maju. Anti perubahan!

Secara pribadi saya salut atas sikap dan pendirian yang diambil oleh artis yang cukup “nyleneh” tersebut. Ia tetap bersabar dan mulai menjelaskan bahwa ia paling suka dengan bonsai dengan beraliran konvensional sempurnya. Ia akan berusaha membuat sebuah bonsai menjadi bonsai matang yang memiliki nilai seni yang tinggi hingga jika diikutkan kontes maka akan mendapat kategori bonsai yang sangat baik. Ia menjelaskan bahwa bahan dasar bonsai ini (sancang/premna microphylla) cukup baik. Akar menyebar memutar hanya arahnya terlalu menghunjam masuk ke tanah sehingga perlu untuk dimekarkan membentuk sudut maksimal 45 derajat dari batang dan menghilangkan akar yang dirasakan mengganjal pandangan. Batang juga tidak hanya lurus tetapi menampakkan gerak batang yang indah. Cabang-cabangnya cukup banyak.

Singkatnya artis Timan Monthit melakukan eksekusi terhadap bahan bonsai sancang tersebut dengan cara memotong cabang-cabang yang tidak diperlukan dan tidak sesuai dengan alur akar dan batang utama hingga tertinggal sekitar empat cabang. Akar dimekarkan diganjal dengan kerikil-kerikil dan memangkas beberapa akar yang kurang pas. Hasil akhirnya adalah sebuah bonsai baru yang sederhana/simpel namun sesuai dengan kaidah pembuatan bonsai secara profesional.

Timan Monthit selanjutnya menjelaskan proyeksi ke depan bonsai yang akan didapat dari bahan bonsai baru tersebut. Bonsai baru tersebut merupakan kerangka dasar yang baik, kelak dari cabang-cabang yang tersisa itu akan tumbuh ranting-ranting baru dan dipilih ranting yang pas saja sedangkan ranting yang tidak diperlukan kelak harus dibuang lagi. Memang untuk mendapatkan bonsai yang bernilai seni tinggi tidak mudah dan butuh waktu yang cukup lama. Di sinilah letak seni bonsai, dibutuhkan keahlian, cita rasa, kesabaran, keuletan yang luar biasa dari artis maupun pemilik. Semakin lama bonsai dimiliki dan dirawat seharusnya semakin memiliki nilai seni yang semakin tinggi.

Pada akhirnya dari dua hal di atas maka saya pribadi menarik suatu simpulan bahwa bonsai yang rimbun belum tentu indah, memiliki nilai seni yang tinggi. Bonsai yang indah adalah bonsai yang secara alami memiliki karakter dan gerak dasar yang indah kemudian dibentuk dan dirawat menurut kaidah-kaidah seni bonsai hingga hasil akhirnya adalah bonsai matang bernilai seni tinggi yang jika dilihat oleh siapa saja maka akan tampak indah dan menyentuh hati (bonsai yang mampu berbicara sendiri bahwa dirinya adalah indah).

Bonsai yang indah tidak selalu harus dibuat dan tampil rumit namun bisa jadi bonsai indah lahir dari bonsai yang sederhana. Kesederhanaan menjadi kekuatan dari sebuah bonsai indah yang bernilai seni tinggi.



Bagi ane pribadi : ini tambahan ilmu lagi buat ane yang maunya serba instant o


artikel yang sangat bagus.
terima kasih atas sharingnya om Hofu
tidak selamanya rimbun itu bagus...memang cantiq melihat pohon2 gundul.
apalagi melihat pohon yang sudah sangat tua dan mature..rapet..pet pet pet full dengan perantingan.

==== All About Bonsai ====
==== All About Bonsai ====
==== All About Bonsai ====
==== All About Bonsai ====

sumber

tapi saya rasa tidak semua pohon juga harus diperlakukan seperti itu.
contohnya jenis2 juniper.walaupun pohonnya berumur dan meranting tetapi rasa2nya tidak akan cantik kalo di tampilkan gundul.
( hanya perasaan saya saja..heee)

yang penting jg harus berani ambil keputusan untuk cutting ketika membentuk bonsai.
jika memang harus nol lagi sebaiknya dilakukan saja toh yang dicari adalah hasil akhir.

Quote:
Original Posted By normand.benjo
hehe.. bukan coonecting root om, tapi waru...
ngakakngakakngakak
sory, bro.. just kidding,,,
cma rafting om...

kalo ane sih, klo tanaman udah sehat biar cuaca kayak apa jangan sampe diteduhin. kecuali baru repoting.
namanya jga bonsai...


complicated nih kasusnya om hofu tentang kemarau...mudah2an air di tempat ane bagus terus
oeoet84 - 09/09/2012 11:12 PM
#7322
Mustam..sharing Minggu.september Ceria
ijin share ya om om
jenis pohon= mustam

Spoiler for mustam

==== All About Bonsai ====

hofuyang - 10/09/2012 10:28 AM
#7323

Quote:
Original Posted By normand.benjo
hehe.. bukan coonecting root om, tapi waru...
ngakakngakakngakak
sory, bro.. just kidding,,,
cma rafting om...


kalo ane sih, klo tanaman udah sehat biar cuaca kayak apa jangan sampe diteduhin. kecuali baru repoting.
namanya jga bonsai...


Iya oom maklum lagi agak galau hammer

Thanks atas masukannya.

Quote:
Original Posted By oeoet84
artikel yang sangat bagus.
terima kasih atas sharingnya om Hofu
tidak selamanya rimbun itu bagus...memang cantiq melihat pohon2 gundul.
apalagi melihat pohon yang sudah sangat tua dan mature..rapet..pet pet pet full dengan perantingan.

==== All About Bonsai ====
==== All About Bonsai ====
==== All About Bonsai ====
==== All About Bonsai ====

sumber

tapi saya rasa tidak semua pohon juga harus diperlakukan seperti itu.
contohnya jenis2 juniper.walaupun pohonnya berumur dan meranting tetapi rasa2nya tidak akan cantik kalo di tampilkan gundul.
( hanya perasaan saya saja..heee)

yang penting jg harus berani ambil keputusan untuk cutting ketika membentuk bonsai.
jika memang harus nol lagi sebaiknya dilakukan saja toh yang dicari adalah hasil akhir.



complicated nih kasusnya om hofu tentang kemarau...mudah2an air di tempat ane bagus terus


disini kondisi parah, oom berdukas
Gak tahu bisa ampe kapan. kemaren malam sih sempat diturunkan hujan namun hujan buatan, itupun hanya sekitar 10 menit model gerimis doang \(

tapi kalo ampe mentok sih, ane titip ke Pluit aja o air berlimpah ruah , cuman agak item dikit D

Quote:
Original Posted By oeoet84
ijin share ya om om
jenis pohon= mustam

Spoiler for mustam

==== All About Bonsai ====



wihh... bikin ane ngiler buat nguras isi kantong lagi, cakep oom.
Tinggal potnya disesuaikan, ane yakin udah makin eye catching. matabelo:

Dipjang dong oom disini andalan buat yang di tangerang.
zaew8 - 10/09/2012 01:17 PM
#7324

Quote:
Original Posted By oeoet84


hello om...salam kenal ya...senang menambah teman lg.
infonya berguna.btw mungkin bisa di foto jg step2 pembutannya om.

iya mirip wahong sayur ya om...tp.di.coba aja untuk di bonsai.



Senang berkenalan dengan anda om iloveindonesias
ok, lain kali tak coba post Yb

sekalian numpang ngeramein foto aja nih, koleksi sancang seadanya,. ehm.. jadi malu sama sesepuh2 disini, malusmalusmalus
sebenernya masih bingung nentuin mukanya, maklum belum ane ganti pot lagi, sekalian ngeliat akarnya., jadi masih pakai wadah bekas air minum capedesmalus
mohon masukannya, kalau bisa dibuatin skets hihihi Yb

==== All About Bonsai ====
hancewinny05 - 11/09/2012 11:43 AM
#7325

permisi agan2 skalian
ane newbie numpang ninggalin jejak sebelum belajar lebi lanjut

numpang tanya agan2...
kira2 klo ane seneng batang besar ,terlihat tua dan rimbun ada saran dan pic gan ?
ane seneng cemara udang dan beringin

skalian mo tanya beli diorama yg bagus dmn ya gan ?
aturnuhun gan b4
hofuyang - 11/09/2012 10:02 PM
#7326

Quote:
Original Posted By zaew8
Senang berkenalan dengan anda om iloveindonesias
ok, lain kali tak coba post Yb

sekalian numpang ngeramein foto aja nih, koleksi sancang seadanya,. ehm.. jadi malu sama sesepuh2 disini, malusmalusmalus
sebenernya masih bingung nentuin mukanya, maklum belum ane ganti pot lagi, sekalian ngeliat akarnya., jadi masih pakai wadah bekas air minum capedesmalus
mohon masukannya, kalau bisa dibuatin skets hihihi Yb

==== All About Bonsai ====


sket sih ane fail abis o

Menurut nubi pribadi, ini mungkin bisa jadi inspirasi. meski ada perbedaan diarah gerakan ujungnya.

Spoiler for inspirasi
==== All About Bonsai ====


sumber

maaf kalo tak berkenan o
Master & suhu disini pasti ada yang mau nambahin.

Quote:
Original Posted By hancewinny05
permisi agan2 skalian
ane newbie numpang ninggalin jejak sebelum belajar lebi lanjut

numpang tanya agan2...
kira2 klo ane seneng batang besar ,terlihat tua dan rimbun ada saran dan pic gan ?
ane seneng cemara udang dan beringin

skalian mo tanya beli diorama yg bagus dmn ya gan ?
aturnuhun gan b4


salam kenal juga, oom.
Sempat waktu, dipajang disini puunnya, biar bisa sama-2 ngiler D

Untuk urusan pic, ane sendiri biasanya search di gugel, oom o dengan keyword nama botani / nama lokalnya, didahului kata bonsai didepannya.

Niscaya nongol semua melebihi ekspektasi kita sendiri \)

Diorama ?... mungkin suhu master disini ada yang bisa bantu ?
hofuyang - 11/09/2012 10:16 PM
#7327
Million Dollar (Plus!) Bonsai in Perspective
==== All About Bonsai ====

SUMBER

I just received this photo from Bill Valavanis. It’s that Million Dollar Japanese white pine we featured a few days ago. Now you can get a little perspective (size-wise at least).

Bill’s remarks
Here are Bill Valavanis‘ remarks that he sent along with the photo.

Hi Wayne,

I’ve just returned home from Japan and saw your post on my friend’s bonsai, the Million Dollar specimen.

The million dollar bonsai WAS actually sold and at the current exchange rate on the sale day was $1,282,000. The tree is a grafted Miyajima Japanese five-needle pine which has not been on display since the 1940′s, but I’m not sharing that photo with you. It is approximately 300 years old.

Seiji Morimae (S-Cube) sold the tree and in fact his face is in your photo in the background, but attached is a full size old photo of the bonsai when I first saw it on November 14, 2009. At that time Mr. Morimae had just ordered a custom made fine-quality container from Japan. Yes, the this large size bonsai is very powerful when actually appreciated in person.

The bonsai was sold to a private collector from Fukushima Prefecture, not one of the 400 Chinese who attended the ASPAC Convention. Many of the prices were inflated because of the Chinese buyers, especially the containers.

You mentioned that you did not know if this bonsai was worth 1 million dollars or if Kimura’s bonsai were worth even more. Please remember that this bonsai has been in careful loving training and care for 300 years. Most of Kimura’s famous masterpieces have not been in training for more than, say, 40 to 50 years. Time and respect for age are important factors when evaluating, and pricing, bonsai which most westerners fail to appreciate.

Hope this answers some of your questions.

Bill

A little follow-up
When I responded to thank Bill I mentioned that some of the trees that Kimura had worked on were venerable specimens that had been handed down over the years and that some of these might have values that way up there too. Here’s Bill’s reply:

The value of Japanese bonsai is not as high as it used to be in the past because of the declining market. Yes, Mr. Kimura has worked on many old and famous bonsai masterpieces and their prices may have similar high value. But to actually get their value in yen is another topic. Mr. Morimae sold his bonsai.
---------------------------------------------------------------------

Komen : sungguh nilai yang fantastis & tak berlebihan rasanya buat pohon ini & selayaknya disematkan bagi bonsai yang bernilai perjalanan historis tinggi ini.

==== All About Bonsai ====
zaew8 - 12/09/2012 08:23 AM
#7328

Quote:
Original Posted By hancewinny05
permisi agan2 skalian
ane newbie numpang ninggalin jejak sebelum belajar lebi lanjut

numpang tanya agan2...
kira2 klo ane seneng batang besar ,terlihat tua dan rimbun ada saran dan pic gan ?
ane seneng cemara udang dan beringin

skalian mo tanya beli diorama yg bagus dmn ya gan ?
aturnuhun gan b4

dah dibantu om hofuyang Yb
untuk diorama ini, pilih muka bonsai yg paling bagus,.
om pastikan si bonsai dah siap di pindah pot dan indah dipandang, terus pindahin ke pot yg cantik tentunya, itu kita bisa pakai pot ditambah bebatuan, boleh jg ditambah patung2 kecil ato bahkan rumah2an kecil. bisa search di google jg, karena sesuai selera masing2 iloveindonesias
kalau ada yg salah mohon maap capedesYb

Quote:
Original Posted By hofuyang
sket sih ane fail abis o

Menurut nubi pribadi, ini mungkin bisa jadi inspirasi. meski ada perbedaan diarah gerakan ujungnya.

Spoiler for inspirasi
==== All About Bonsai ====


sumber

maaf kalo tak berkenan o
Master & suhu disini pasti ada yang mau nambahin.


boleh juga nih om iloveindonesiasshakehand2:2thumbup
makasih om sarannya iloveindonesias
yg satu sancang ane mati, kena kutu putih di batang bagian bawah sayang banget :mewek
oeoet84 - 12/09/2012 11:51 AM
#7329

Quote:
Original Posted By hofuyang
Iya oom maklum lagi agak galau hammer

Thanks atas masukannya.

disini kondisi parah, oom berdukas
Gak tahu bisa ampe kapan. kemaren malam sih sempat diturunkan hujan namun hujan buatan, itupun hanya sekitar 10 menit model gerimis doang \(

tapi kalo ampe mentok sih, ane titip ke Pluit aja o air berlimpah ruah , cuman agak item dikit D

wihh... bikin ane ngiler buat nguras isi kantong lagi, cakep oom.
Tinggal potnya disesuaikan, ane yakin udah makin eye catching. matabelo:

Dipjang dong oom disini andalan buat yang di tangerang.


kl emang masih berlanjut kekeringannya nampaknya memang mending titip saja sama orang yang di percaya.

hee untuk mustam masih belum ganti pot karena memang bagian kiri masih di los, nanti sembari cari pot yang sesuai kl cabang2nya dah pas.

Quote:
Original Posted By zaew8
Senang berkenalan dengan anda om iloveindonesias
ok, lain kali tak coba post Yb

sekalian numpang ngeramein foto aja nih, koleksi sancang seadanya,. ehm.. jadi malu sama sesepuh2 disini, malusmalusmalus
sebenernya masih bingung nentuin mukanya, maklum belum ane ganti pot lagi, sekalian ngeliat akarnya., jadi masih pakai wadah bekas air minum capedesmalus
mohon masukannya, kalau bisa dibuatin skets hihihi Yb

==== All About Bonsai ====


wow keliatan bgt progressnya om.
nahh coba sekalian ganti pot biar makin yahud.
untuk sket sepertinya dapet inspirasi tuh dari om hofu..atau coba nnti kl sempet saya iseng coret2

Quote:
Original Posted By hancewinny05
permisi agan2 skalian
ane newbie numpang ninggalin jejak sebelum belajar lebi lanjut

numpang tanya agan2...
kira2 klo ane seneng batang besar ,terlihat tua dan rimbun ada saran dan pic gan ?
ane seneng cemara udang dan beringin

skalian mo tanya beli diorama yg bagus dmn ya gan ?
aturnuhun gan b4


mustam, santigi, asam jawa jg memiliki karakter batang dengan kesan tua.
saya kl beli diorama di istana alam Nursery

Quote:
Original Posted By hofuyang
==== All About Bonsai ====

SUMBER

I just received this photo from Bill Valavanis. It’s that Million Dollar Japanese white pine we featured a few days ago. Now you can get a little perspective (size-wise at least).

Bill’s remarks
Here are Bill Valavanis‘ remarks that he sent along with the photo.

Hi Wayne,

I’ve just returned home from Japan and saw your post on my friend’s bonsai, the Million Dollar specimen.

The million dollar bonsai WAS actually sold and at the current exchange rate on the sale day was $1,282,000. The tree is a grafted Miyajima Japanese five-needle pine which has not been on display since the 1940′s, but I’m not sharing that photo with you. It is approximately 300 years old.

Seiji Morimae (S-Cube) sold the tree and in fact his face is in your photo in the background, but attached is a full size old photo of the bonsai when I first saw it on November 14, 2009. At that time Mr. Morimae had just ordered a custom made fine-quality container from Japan. Yes, the this large size bonsai is very powerful when actually appreciated in person.

The bonsai was sold to a private collector from Fukushima Prefecture, not one of the 400 Chinese who attended the ASPAC Convention. Many of the prices were inflated because of the Chinese buyers, especially the containers.

You mentioned that you did not know if this bonsai was worth 1 million dollars or if Kimura’s bonsai were worth even more. Please remember that this bonsai has been in careful loving training and care for 300 years. Most of Kimura’s famous masterpieces have not been in training for more than, say, 40 to 50 years. Time and respect for age are important factors when evaluating, and pricing, bonsai which most westerners fail to appreciate.

Hope this answers some of your questions.

Bill

A little follow-up
When I responded to thank Bill I mentioned that some of the trees that Kimura had worked on were venerable specimens that had been handed down over the years and that some of these might have values that way up there too. Here’s Bill’s reply:

The value of Japanese bonsai is not as high as it used to be in the past because of the declining market. Yes, Mr. Kimura has worked on many old and famous bonsai masterpieces and their prices may have similar high value. But to actually get their value in yen is another topic. Mr. Morimae sold his bonsai.
---------------------------------------------------------------------

Komen : sungguh nilai yang fantastis & tak berlebihan rasanya buat pohon ini & selayaknya disematkan bagi bonsai yang bernilai perjalanan historis tinggi ini.

==== All About Bonsai ====



kl tidak salah ini pohon terjual pada event ASPAC di Takamatsu Jepang 2011 belum lama ini

ASPAC TAKAMATSU JAPAN

Quote:
Original Posted By zaew8
dah dibantu om hofuyang Yb
untuk diorama ini, pilih muka bonsai yg paling bagus,.
om pastikan si bonsai dah siap di pindah pot dan indah dipandang, terus pindahin ke pot yg cantik tentunya, itu kita bisa pakai pot ditambah bebatuan, boleh jg ditambah patung2 kecil ato bahkan rumah2an kecil. bisa search di google jg, karena sesuai selera masing2 iloveindonesias
kalau ada yg salah mohon maap capedesYb


boleh juga nih om iloveindonesiasshakehand2:2thumbup
makasih om sarannya iloveindonesias
yg satu sancang ane mati, kena kutu putih di batang bagian bawah sayang banget :mewek


sancang kl dah kena kutu putih gitu tuh..regas bgt.
nampaknya memang kurang tahan banting kl sancang
KELANA_2000 - 12/09/2012 12:03 PM
#7330

Quote:
Original Posted By normand.benjo
mumpung lagi pada anget soal waru, nyubi numpang mejeng...

Spoiler for waru..
==== All About Bonsai ====


maap klo om-om ada yang kurang berkenan...


ada yg bisa bantu tongolin nggak? direfresh2 kok nggak nongol2 yah image shacknya ? \(


Quote:
Original Posted By hofuyang

.................. Akan tetapi, bonsai yang asal rimbun itu justru kehilangan ruh dan pesan yang ada pada karakter dasar si pohon bonsai. Lebatnya dedaunan yang hijau menutupi gerak dasar akar, batang, cabang dan sistem perantingannya. Hilanglah keindahan yang tercipta secara alami dari bagian-bagian penyusun bonsai tersebut. Ibarat seorang gadis yang bertubuh molek dan berparas cantik maka rambut si gadis yang tumbuh lebat tersebut menutupi keindahan bola matanya, hidungnya yang mancung, bibirnya yang sensual dan lehernya yang jenjang. Keindahan tubuh si gadis juga tersembunyi dengan rapat dibalik balutan kain yang tebal dan lebar. Si gadis kontes yang seharusnya cantik dan sensual tersebut hanya menjadi gadis model yang kurang menarik karena memiliki potongan tubuh yang lurus-lurus saja dan wajahnya tidak nampak. ..........................



setuju om, kalo terlalu rimbun apanya yg mo dilihat ? D
bonsai yg bagus harus bisa mendapat komentar "WOW" oleh orang awam bonsai sekalipun...
zaew8 - 12/09/2012 02:32 PM
#7331

Quote:
Original Posted By oeoet84

wow keliatan bgt progressnya om.
nahh coba sekalian ganti pot biar makin yahud.
untuk sket sepertinya dapet inspirasi tuh dari om hofu..atau coba nnti kl sempet saya iseng coret2

sancang kl dah kena kutu putih gitu tuh..regas bgt.
nampaknya memang kurang tahan banting kl sancang


iya om terasa jg 3 taun nungguin dari sebesar lidi ehehehmalu

hmmm iya emang ini dah ke 3x sancang ane kena serangan kutu putih yg 2 dah mati, yg 1 untung masih idup, :mewek

kapan ya ,,,. bisa punya sancang yg seperti ini :mewek
==== All About Bonsai ====
:mewek
hofuyang - 13/09/2012 09:07 PM
#7332
biar ndak suntuk
sumber

Bonsai Santigi, Kerasnya Alam Dipadukan dengan Keindahan

==== All About Bonsai ====

Kemarin saat melewati ruas jalan di tepi pantai, tiba-tiba pandangan saya tertuju pada deretan pot berisi pohon bonsai yang dipajang di atas median/pembatas jalan. Sudah lama bonsai-bonsai itu berada disana, namun mengapa baru kali ini saya tertarik untuk melihatnya dari dekat. Saya pun memotret bonsai-bonsai santigi itu dengan kamera ponsel. Pemilik tanaman hias itu bernama Abdul Karim yang akrab disapa Daeng Karim, seorang tukang kayu yang hobby merangkai bonsai.

Sebelas tahun yang lalu Daeng Karim mulai tertarik dengan dengan tanaman hias ini. Saat itu hampir di setiap rumah yang ada di Benteng sebagai ibukota Kabupaten Kepulauan Selayar, di warnai oleh tanaman hias termasuk jenis langka seperti pohon Santigi atau dalam bahasa latinnya dikenal sebagai Phempis acidula. Tanaman jenis ini banyak tumbuh di daerah pesisir diatas bebatuan dan tebing di pantai barat dan timur Pulau Selayar dan beberapa pulau seperti Jampea, Bonerate, Kayuadi, Lambego, Kalaotowa dan Karumpa.

Ada 13 pot yang berisi pohon bonsai yang telah rangkai oleh Daeng Karim dengan peralatan sederhana seperti pisau, gunting, tang dan kawat sebagai media untuk membentuk santigi agar nampak seperti pohon kerdil yang berusia ratusan tahun. Usia sebenarnya dari bonsai ini, ada yang baru berusia dua tahun sampai delapan tahun. Pohon santigi ini berasal dari tebing di sekitar pantai Baloiya dan Je’neiya di pulau Pasi/Gusung.

Daeng Karim menuturkan bahwa mengambil pohon santigi termasuk pekerjaan yang beresiko tinggi karena berada tebing yang curam dan medannya yang sulit dijangkau. Mengambilnya pun harus dengan jalan memahat bebatuan yang berada di sekitar pohon santigi, termasuk bebatuan yang tertembus oleh akar tidak boleh dipisahkan, ada keunikan tersendiri dari pohon santigi bila akarnya merangkul atau menembus batu cadas.. “Butuh satu atau dua hari untuk satu pohon santigi rata-rata tingginya satu meter. Kami tidak mengambil pohon yang lebih besar karena terlalu sulit dan memakan waktu yang lama” Daeng Karim menambahkan.

Perawatan pohon santigi ini harus dikerjakan dengan cermat dan telaten karena akan diajar beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Daeng Karim membasahi akar pohon santigi dengan air laut selama satu minggu, kemudian air ditambahkan seperempat air tawar secara bertahap selama satu bulan. Kalau tunas atau pucuk yang baru sudah tumbuh, disiram dengan air tawar murni dan bila dalam satu minggu tidak ada perubahan atau daunnya layu, pertanda pohon santigi sudah beradaptasi dan siap dibentuk menjadi bonsai.

Daeng Karim juga tidak membiasakan untuk memberi pupuk pada pohon santigi miliknya, karena khawatir akan ada perubahan bila senyawa dalam pupuk tidak cocok atauberlebihan. Hanya pupuk daun yang pernah diberikannya untuk mrnambah kesuburan pucuk dan daun. Merawat santigi memang tidak mudah dan harus melatih kesabaran apabila pertumbuhannya lamban. Pemangkasan dan pembentukan batang juga sangat berperan untuk mendapatkan model bonsai yang berkualitas.

==== All About Bonsai ====

Harga yang dipatok oleh Daeng Karim untuk bonsai santigi karyanya, mulai dari lima ratus ribu rupiah hingga tujuh juta rupiah. Sekitar dua puluh bonsai santigi yang sudah dijualnya. Para peminatnya dari masyarakat sekitar Kota Benteng dan juga ada yang dari luar Pulau Selayar, seperti Bulukumba, Bantaeng dan Makassar. “Semakin unik modelnya maka akan semakin mahal harganya”

==== All About Bonsai ====

==== All About Bonsai ====

Di Kios “Anpirlah” miliknya yang terletak di Jl. Syafaruddin, Benteng, tempat dimana Daeng Karim memasarkan bonsai hasil karyanya, selain itu juga menjual sembako dan menerima pesanan kusen kayu rumah yang merupakan pekerjaan utamanya sebagai tukang kayu. “Saya sudah hobby merangkai bonsai jenis pohon santigi. Saya juga akan mencoba dengan pohon yang lain seperti asam atau adonium dan berinovasi dengan cara saya sendiri” ujarnya seraya tersenyum ketika saya berpamitan.

==== All About Bonsai ====
zaew8 - 13/09/2012 10:30 PM
#7333

Quote:
Original Posted By hofuyang
sumber

Bonsai Santigi, Kerasnya Alam Dipadukan dengan Keindahan

==== All About Bonsai ====

Kemarin saat melewati ruas jalan di tepi pantai, tiba-tiba pandangan saya tertuju pada deretan pot berisi pohon bonsai yang dipajang di atas median/pembatas jalan. Sudah lama bonsai-bonsai itu berada disana, namun mengapa baru kali ini saya tertarik untuk melihatnya dari dekat. Saya pun memotret bonsai-bonsai santigi itu dengan kamera ponsel. Pemilik tanaman hias itu bernama Abdul Karim yang akrab disapa Daeng Karim, seorang tukang kayu yang hobby merangkai bonsai.

Sebelas tahun yang lalu Daeng Karim mulai tertarik dengan dengan tanaman hias ini. Saat itu hampir di setiap rumah yang ada di Benteng sebagai ibukota Kabupaten Kepulauan Selayar, di warnai oleh tanaman hias termasuk jenis langka seperti pohon Santigi atau dalam bahasa latinnya dikenal sebagai Phempis acidula. Tanaman jenis ini banyak tumbuh di daerah pesisir diatas bebatuan dan tebing di pantai barat dan timur Pulau Selayar dan beberapa pulau seperti Jampea, Bonerate, Kayuadi, Lambego, Kalaotowa dan Karumpa.

Ada 13 pot yang berisi pohon bonsai yang telah rangkai oleh Daeng Karim dengan peralatan sederhana seperti pisau, gunting, tang dan kawat sebagai media untuk membentuk santigi agar nampak seperti pohon kerdil yang berusia ratusan tahun. Usia sebenarnya dari bonsai ini, ada yang baru berusia dua tahun sampai delapan tahun. Pohon santigi ini berasal dari tebing di sekitar pantai Baloiya dan Je’neiya di pulau Pasi/Gusung.

Daeng Karim menuturkan bahwa mengambil pohon santigi termasuk pekerjaan yang beresiko tinggi karena berada tebing yang curam dan medannya yang sulit dijangkau. Mengambilnya pun harus dengan jalan memahat bebatuan yang berada di sekitar pohon santigi, termasuk bebatuan yang tertembus oleh akar tidak boleh dipisahkan, ada keunikan tersendiri dari pohon santigi bila akarnya merangkul atau menembus batu cadas.. “Butuh satu atau dua hari untuk satu pohon santigi rata-rata tingginya satu meter. Kami tidak mengambil pohon yang lebih besar karena terlalu sulit dan memakan waktu yang lama” Daeng Karim menambahkan.

Perawatan pohon santigi ini harus dikerjakan dengan cermat dan telaten karena akan diajar beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Daeng Karim membasahi akar pohon santigi dengan air laut selama satu minggu, kemudian air ditambahkan seperempat air tawar secara bertahap selama satu bulan. Kalau tunas atau pucuk yang baru sudah tumbuh, disiram dengan air tawar murni dan bila dalam satu minggu tidak ada perubahan atau daunnya layu, pertanda pohon santigi sudah beradaptasi dan siap dibentuk menjadi bonsai.

Daeng Karim juga tidak membiasakan untuk memberi pupuk pada pohon santigi miliknya, karena khawatir akan ada perubahan bila senyawa dalam pupuk tidak cocok atauberlebihan. Hanya pupuk daun yang pernah diberikannya untuk mrnambah kesuburan pucuk dan daun. Merawat santigi memang tidak mudah dan harus melatih kesabaran apabila pertumbuhannya lamban. Pemangkasan dan pembentukan batang juga sangat berperan untuk mendapatkan model bonsai yang berkualitas.

==== All About Bonsai ====

Harga yang dipatok oleh Daeng Karim untuk bonsai santigi karyanya, mulai dari lima ratus ribu rupiah hingga tujuh juta rupiah. Sekitar dua puluh bonsai santigi yang sudah dijualnya. Para peminatnya dari masyarakat sekitar Kota Benteng dan juga ada yang dari luar Pulau Selayar, seperti Bulukumba, Bantaeng dan Makassar. “Semakin unik modelnya maka akan semakin mahal harganya”

==== All About Bonsai ====

==== All About Bonsai ====

Di Kios “Anpirlah” miliknya yang terletak di Jl. Syafaruddin, Benteng, tempat dimana Daeng Karim memasarkan bonsai hasil karyanya, selain itu juga menjual sembako dan menerima pesanan kusen kayu rumah yang merupakan pekerjaan utamanya sebagai tukang kayu. “Saya sudah hobby merangkai bonsai jenis pohon santigi. Saya juga akan mencoba dengan pohon yang lain seperti asam atau adonium dan berinovasi dengan cara saya sendiri” ujarnya seraya tersenyum ketika saya berpamitan.

==== All About Bonsai ====


wah kalau disini dah diambil orang kalau ditaruh dipinggir jalan gitu D D D
zaew8 - 14/09/2012 11:41 AM
#7334

Daripada sepi, ane tambahin sedikit cara menghemat air ketika musim kemarau YbYb
bisa juga ditambah busa filter akuarium seperti yg om oeoet84 bilang D


Spoiler for cara pembuatannya

1. Siapkan bahan2nya diantaranya bekas botol mineral, gunting, jarum / peniti, sedotan air mineral, lem alte*o / lem G, dan sejenisnya, dan jangan lupa lilin..,Yb

==== All About Bonsai ====


2. Setelah itu lubangi bawah botol dgn jarum yg dipanasi dengan api dr lilin lalu pasang sedotan, jangan lupa dikasih lem., kalau masih ragu ada kebocoran, nanti dikasih tetesan lilin Yb

==== All About Bonsai ====


3. Hasilnya akan lebih kuat jika dipinggir sedotan dikasih batangan kecil sedotan yg ditempel lg, boleh pakai lilin jg, atau tisu ntar dikasih lem, hasilnya seperti ini, jngan lupa ujung sedotan ditutup bisa dibakar, atau dikasih lem,

==== All About Bonsai ====


4. Setelah ujung sedotan dipastikan tertutup dan air tidak menetes, buat lubang dgn memakai jarum,.. hati2 melubanginya dan usahakan sekecil mungkin, agar tetesan air yg keluar tidak terlalu cepat

==== All About Bonsai ====

5. Botol air siap digunakan shakehand2

==== All About Bonsai ====

==== All About Bonsai ====

6. Contoh peletakan botol air

==== All About Bonsai ====


==== All About Bonsai ====


Semoga bermanfaat buat yg ditempatnya lagi susah cari air, jadi musti menghemat air Yb
shakehand2
samsungt29 - 14/09/2012 04:21 PM
#7335

permisi....
saya baru nh dalam dunia flora, mohon bantuannya ya
btw, saya baru pertama x mau membuat bonsai dari biji, kira2 yg perlu disiapkan apa aja ya? maksudnya dari medianya tanah nya seperti apa, dan pupuknya?
mohon bantuannya dari kakak2 sekalian yg sudah mahir dibidang bonsai

thanks before
hofuyang - 15/09/2012 08:47 AM
#7336

Quote:
Original Posted By zaew8
Daripada sepi, ane tambahin sedikit cara menghemat air ketika musim kemarau YbYb
bisa juga ditambah busa filter akuarium seperti yg om oeoet84 bilang D


Spoiler for cara pembuatannya

1. Siapkan bahan2nya diantaranya bekas botol mineral, gunting, jarum / peniti, sedotan air mineral, lem alte*o / lem G, dan sejenisnya, dan jangan lupa lilin..,Yb

==== All About Bonsai ====


2. Setelah itu lubangi bawah botol dgn jarum yg dipanasi dengan api dr lilin lalu pasang sedotan, jangan lupa dikasih lem., kalau masih ragu ada kebocoran, nanti dikasih tetesan lilin Yb

==== All About Bonsai ====


3. Hasilnya akan lebih kuat jika dipinggir sedotan dikasih batangan kecil sedotan yg ditempel lg, boleh pakai lilin jg, atau tisu ntar dikasih lem, hasilnya seperti ini, jngan lupa ujung sedotan ditutup bisa dibakar, atau dikasih lem,

==== All About Bonsai ====


4. Setelah ujung sedotan dipastikan tertutup dan air tidak menetes, buat lubang dgn memakai jarum,.. hati2 melubanginya dan usahakan sekecil mungkin, agar tetesan air yg keluar tidak terlalu cepat

==== All About Bonsai ====

5. Botol air siap digunakan shakehand2

==== All About Bonsai ====

==== All About Bonsai ====

6. Contoh peletakan botol air

==== All About Bonsai ====


==== All About Bonsai ====


Semoga bermanfaat buat yg ditempatnya lagi susah cari air, jadi musti menghemat air Yb
shakehand2


very good innovation, gan :thumbup cocok juga buat pehobi yang suka travel keluar kota meninggalkan bonsainya utk bbrp hari.

Quote:
Original Posted By samsungt29
permisi....
saya baru nh dalam dunia flora, mohon bantuannya ya
btw, saya baru pertama x mau membuat bonsai dari biji, kira2 yg perlu disiapkan apa aja ya? maksudnya dari medianya tanah nya seperti apa, dan pupuknya?
mohon bantuannya dari kakak2 sekalian yg sudah mahir dibidang bonsai

thanks before


Ane bantu dari pengalaman pribadi sebagai nubi & masih sama sekali jauh dari kata mahir o

Saran ane lebih baik kalo mau mulai belajar nge bonsai, alangkah baiknya dimulai dari beli bakalan / bahan seperti yang ada di illustrasi dibawah ini.

Ini punya salah satu maestro bonsai Indonesia, Bp. Budi Sulistyo.

Spoiler for contoh inspirasi1
==== All About Bonsai ====


Spoiler for contoh inspirasi2
==== All About Bonsai ====


Akan sangat memakan waktu sangat extra lama ( menurut ane ) bila dimulai dari biji dan amat sangat dibutuhkan kesabaran super extra kagets: dibandingkan agan beli bakalan / bahan.
Hanya untuk mempersingkat waktu saja utk meraih pohon menjadi bonsai impian kita o

Lebih baik ambil bakalan yang berasal dari tunggul, stek, cangkok, dll.

Buat pemula, coba beli beringin, fukientea, anting putri yang udah terbukti bandelnya & gak gampang stres.

Bilamana sempat, silakan baca index dipejwan trit utk dpt extra ilmu.

Suhu master disini pasti ada yang mau nambahin komeng nubi disini o
zaew8 - 15/09/2012 11:20 AM
#7337

Quote:
Original Posted By hofuyang
very good innovation, gan :thumbup cocok juga buat pehobi yang suka travel keluar kota meninggalkan bonsainya utk bbrp hari.



Ane bantu dari pengalaman pribadi sebagai nubi & masih sama sekali jauh dari kata mahir o

Saran ane lebih baik kalo mau mulai belajar nge bonsai, alangkah baiknya dimulai dari beli bakalan / bahan seperti yang ada di illustrasi dibawah ini.

Ini punya salah satu maestro bonsai Indonesia, Bp. Budi Sulistyo.

Spoiler for contoh inspirasi1
==== All About Bonsai ====


Spoiler for contoh inspirasi2
==== All About Bonsai ====


Akan sangat memakan waktu sangat extra lama ( menurut ane ) bila dimulai dari biji dan amat sangat dibutuhkan kesabaran super extra kagets: dibandingkan agan beli bakalan / bahan.
Hanya untuk mempersingkat waktu saja utk meraih pohon menjadi bonsai impian kita o

Lebih baik ambil bakalan yang berasal dari tunggul, stek, cangkok, dll.

Buat pemula, coba beli beringin, fukientea, anting putri yang udah terbukti bandelnya & gak gampang stres.

Bilamana sempat, silakan baca index dipejwan trit utk dpt extra ilmu.

Suhu master disini pasti ada yang mau nambahin komeng nubi disini o


hehhe makasih om, daripada ada botol air nganggur D malu
kalau lubangnya kecil 1 botol air habisnya antara 1-3 hari, tergantung besar kecil lubang yg kita buat, kalau terlalu besar, setengah hari dah habis airnya D D

oh iya om apa situ pernah cangkok asam jawa ? kira2 berapa lama ya nunggu sampai akar keluar dan siap dipindah.,
soalnya ane lihat dipinggir jalan sini banyak banget pohon asem yg udah gede2, dan cabangnya bagus2 gerakanya, kalah cepet ni sama orang2,. ada beberapa yg udah dicangkok, capedes
gak tau orang mana yg cangkok tuh asem cd D D
hofuyang - 15/09/2012 12:02 PM
#7338

Quote:
Original Posted By samsungt29
permisi....
saya baru nh dalam dunia flora, mohon bantuannya ya
btw, saya baru pertama x mau membuat bonsai dari biji, kira2 yg perlu disiapkan apa aja ya? maksudnya dari medianya tanah nya seperti apa, dan pupuknya?
mohon bantuannya dari kakak2 sekalian yg sudah mahir dibidang bonsai

thanks before


klik disini, gan buat nambah info

Quote:
Original Posted By zaew8
hehhe makasih om, daripada ada botol air nganggur D malu
kalau lubangnya kecil 1 botol air habisnya antara 1-3 hari, tergantung besar kecil lubang yg kita buat, kalau terlalu besar, setengah hari dah habis airnya D D

oh iya om apa situ pernah cangkok asam jawa ? kira2 berapa lama ya nunggu sampai akar keluar dan siap dipindah.,
soalnya ane lihat dipinggir jalan sini banyak banget pohon asem yg udah gede2, dan cabangnya bagus2 gerakanya, kalah cepet ni sama orang2,. ada beberapa yg udah dicangkok, capedes
gak tau orang mana yg cangkok tuh asem cd D D



o ane nubi ngertinya cuman beli & pelihara doang ama stek menyetek o

Cangkok mencangkok master oeoet pasti bisa menguak misterinya D

Ditempat tukang sate langganan ane, pas ane longok ada asam jawa yang cabangnya udah segede paha ade rai takuts

Nafsu tapi gak kesampaian D
zaew8 - 15/09/2012 01:19 PM
#7339

Quote:
Original Posted By hofuyang
klik disini, gan buat nambah info




o ane nubi ngertinya cuman beli & pelihara doang ama stek menyetek o

Cangkok mencangkok master oeoet pasti bisa menguak misterinya D

Ditempat tukang sate langganan ane, pas ane longok ada asam jawa yang cabangnya udah segede paha ade rai takuts

Nafsu tapi gak kesampaian D


wah kalau ane malah belum pernah beli sampai sekarang, hehe D D malu
maklum masih baru nih ane om, malu

wah kemana ya om Oeoet, belum lihat nih, apa lagi berburu bakalan ya Yb D
kalau senggang ane foto2 bahan asem2nya, sekalian minta saran yg mana yg lebih bagus buat dicangkok Yb D malu
oeoet84 - 15/09/2012 09:00 PM
#7340

Quote:
Original Posted By zaew8
Daripada sepi, ane tambahin sedikit cara menghemat air ketika musim kemarau YbYb
bisa juga ditambah busa filter akuarium seperti yg om oeoet84 bilang D


Spoiler for cara pembuatannya

1. Siapkan bahan2nya diantaranya bekas botol mineral, gunting, jarum / peniti, sedotan air mineral, lem alte*o / lem G, dan sejenisnya, dan jangan lupa lilin..,Yb

==== All About Bonsai ====


2. Setelah itu lubangi bawah botol dgn jarum yg dipanasi dengan api dr lilin lalu pasang sedotan, jangan lupa dikasih lem., kalau masih ragu ada kebocoran, nanti dikasih tetesan lilin Yb

==== All About Bonsai ====


3. Hasilnya akan lebih kuat jika dipinggir sedotan dikasih batangan kecil sedotan yg ditempel lg, boleh pakai lilin jg, atau tisu ntar dikasih lem, hasilnya seperti ini, jngan lupa ujung sedotan ditutup bisa dibakar, atau dikasih lem,

==== All About Bonsai ====


4. Setelah ujung sedotan dipastikan tertutup dan air tidak menetes, buat lubang dgn memakai jarum,.. hati2 melubanginya dan usahakan sekecil mungkin, agar tetesan air yg keluar tidak terlalu cepat

==== All About Bonsai ====

5. Botol air siap digunakan shakehand2

==== All About Bonsai ====

==== All About Bonsai ====

6. Contoh peletakan botol air

==== All About Bonsai ====


==== All About Bonsai ====


Semoga bermanfaat buat yg ditempatnya lagi susah cari air, jadi musti menghemat air Yb
shakehand2



Luar biasaaa....makasih banget sharingnya...bsk minggu coba ahh...:addfriends
sayang belum bisa kasih Ijo2 euyyy

Quote:
Original Posted By samsungt29
permisi....
saya baru nh dalam dunia flora, mohon bantuannya ya
btw, saya baru pertama x mau membuat bonsai dari biji, kira2 yg perlu disiapkan apa aja ya? maksudnya dari medianya tanah nya seperti apa, dan pupuknya?
mohon bantuannya dari kakak2 sekalian yg sudah mahir dibidang bonsai

thanks before


untuk perkenalan dengan bonsai saya setuju dengan Om Hofu.
ada baiknya mulai dari bahan yang setengah jadi atau bahan yang sudah memiliki bentukseperti yang sudah di jelaskan di atas.

saya coba share dikit pengalaman dengan media, mungkin bisa membantu.
karena di tempat saya sulit mencari tanah, saya pribadi seringnya membeli media yang sudah siap pakai dengan kemasan karungan plastik. biasanya tersedia dengan macam2 merk..bro samsung tinggal pilih saja.
kl mengenai pupuk saran saya gunakan pupuk alami seperti kompos dan kandang.
bisa jg tambahkan pasir malang untuk campuran.

mungkin sebagai eksperimen bisa menggunakan perbandingan seperti ini untuk tahap awal :
media tanam : pasir malang : pupuk = 60 : 30 : 10 (aduk rata)
ini rekomendasi awal dari saya untuk pohon2 jenis darat. silahkan mencoba.

Quote:
Original Posted By hofuyang
very good innovation, gan :thumbup cocok juga buat pehobi yang suka travel keluar kota meninggalkan bonsainya utk bbrp hari.

Ane bantu dari pengalaman pribadi sebagai nubi & masih sama sekali jauh dari kata mahir o

Saran ane lebih baik kalo mau mulai belajar nge bonsai, alangkah baiknya dimulai dari beli bakalan / bahan seperti yang ada di illustrasi dibawah ini.

Ini punya salah satu maestro bonsai Indonesia, Bp. Budi Sulistyo.

Spoiler for contoh inspirasi1
==== All About Bonsai ====


Spoiler for contoh inspirasi2
==== All About Bonsai ====


Akan sangat memakan waktu sangat extra lama ( menurut ane ) bila dimulai dari biji dan amat sangat dibutuhkan kesabaran super extra kagets: dibandingkan agan beli bakalan / bahan.
Hanya untuk mempersingkat waktu saja utk meraih pohon menjadi bonsai impian kita o

Lebih baik ambil bakalan yang berasal dari tunggul, stek, cangkok, dll.

Buat pemula, coba beli beringin, fukientea, anting putri yang udah terbukti bandelnya & gak gampang stres.

Bilamana sempat, silakan baca index dipejwan trit utk dpt extra ilmu.

Suhu master disini pasti ada yang mau nambahin komeng nubi disini o


saya sangat setuju sangat dengan sharingan om hofu.

Quote:
Original Posted By zaew8
hehhe makasih om, daripada ada botol air nganggur D malu
kalau lubangnya kecil 1 botol air habisnya antara 1-3 hari, tergantung besar kecil lubang yg kita buat, kalau terlalu besar, setengah hari dah habis airnya D D

oh iya om apa situ pernah cangkok asam jawa ? kira2 berapa lama ya nunggu sampai akar keluar dan siap dipindah.,
soalnya ane lihat dipinggir jalan sini banyak banget pohon asem yg udah gede2, dan cabangnya bagus2 gerakanya, kalah cepet ni sama orang2,. ada beberapa yg udah dicangkok, capedes
gak tau orang mana yg cangkok tuh asem cd D D


mending dari pada capek2 menek2 todong aja langsung yang nyangkok D
hihihihi

Quote:
Original Posted By hofuyang
klik disini, gan buat nambah info

o ane nubi ngertinya cuman beli & pelihara doang ama stek menyetek o

Cangkok mencangkok master oeoet pasti bisa menguak misterinya D

Ditempat tukang sate langganan ane, pas ane longok ada asam jawa yang cabangnya udah segede paha ade rai takuts

Nafsu tapi gak kesampaian D


mending agak lama untuk cangkok asem,
biarkan akar2nya kuat dan sedikit membesar
pengalaman nurunin cangkokan asem tp akar ga gitu besar malah stress dan lama tumbuhnya.tp alhamdulillah sekarang dah subur lg ...heee

Quote:
Original Posted By zaew8
wah kalau ane malah belum pernah beli sampai sekarang, hehe D D malu
maklum masih baru nih ane om, malu

wah kemana ya om Oeoet, belum lihat nih, apa lagi berburu bakalan ya Yb D
kalau senggang ane foto2 bahan asem2nya, sekalian minta saran yg mana yg lebih bagus buat dicangkok Yb D malu


ga berburu bakalan.
lg berburu pot blom ada yang matching2 hiks....capedes
Page 367 of 376 | ‹ First  < 362 363 364 365 366 367 368 369 370 371 372 >  Last ›
Home > LOEKELOE > TANAMAN > ==== All About Bonsai ====