Poetry
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Lentera bambu
Total Views: 3193 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 1 of 7 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›

Dodit44 - 22/05/2011 09:41 PM
#1
Lentera bambu
Selamat Datang

Selamat datang di dunia
agak kecewa juga terlahirkan
di tengah-tengah hiruk pikuk keramaian
tak jelas apa yang sedang diramaikan

Selamat datang di dunia
apa kata dunia menyambut kelahiran
sementara sedang sibuk dalam keramaian
tak jelas apa yang sedang diramaikan

Selamat datang di dunia
mungkinkah dapat kembali dalam kandungan
gelap sekali dalam gemerlap cahaya di luar
sementara di dalam kandungan dulu terang sekali dalam kehampaan cahaya
karena aku pernah bertemu Tuhan sebelum dilahirkan
yang selalu memancarkan cahanyaNya di mana pun


Quote:

terima kasih telah berkenan dan sudi mampir di tread ane
meski tak ada segelas air :toast maupun sepotong kue :ultah untuk dihidangkan


hanya coretan-coretan emosi sesaat di dinding


yang banyak orang menganggapnya sebagai sampah


Lentera Bambu
Dodit44 - 22/05/2011 09:42 PM
#2
Index
rencana mau dipakai buat index
jangan dihapus ya mod D
Dodit44 - 22/05/2011 09:43 PM
#3
Event Cipta Karya dan Apresiasi
SEMUA KEGIATAN INI DEAD LINE TANGGAL 30 APRIL 2012

Lomba Menulis Puisi “Harapan Untuk Indonesia” 2012 Jaringan Pena Ilma Nafia (JPIN)

Spoiler for Lomba puisi

Indonesia adalah negeri indah.
Tanah tumpah darah dengan aneka sumber daya alam yang melimpah ruah.
Harusnya negeri ini menjelma menjadi negeri yang sejahtera gemah ripah.
Sayangnya, alih-alih gemah ripah loh jinawi,
Indonesia justru menjelma menjadi negeri yang rakyatnya banyak yang menjadi kuli di negeri sendiri.
Budaya korupsi para petinggi negeri semakin menjadi-jadi,
harga-harga melambung tinggi, beban hidup rakyat pun kian bertambah berat setiap hari.
Masihkan ada harapan untuk Indonesia?
Masih dong. Harapan itu masih ada, dan harus terus ada untuk Indonesia.

JPIN mengajak siapa pun Anda untuk mengekspresikan dan mengkristalisasi “Harapan untuk Indonesia”
dalam bait-bait puisi yang indah dan sarat makna.
Penuh optimis dan inspiratif.
Ikuti Lomba Menulis Puisi 2012 bertema “Harapan untuk Indonesia”
yang diadakan oleh Jaringan Pena Ilma Nafia (JPIN).

Adapun ketentuan lomba sebagai berikut:
· Tema lomba “Harapan untuk Indonesia”
· Lomba terbuka untuk umum seluruh warga Negara Indonesia dan memiliki KTP/SIM/Kartu Pelajar.
· Puisi ditulis di MS. Word, font times new roman 12.
· Sertakan biodata berbentuk narasi maksimal 100 kata, dilengkapi alamat lengkap dan nomor HP yang bisa dihubungi.
· Puisi yang diikutkan lomba harus orisinal, bukan jiplakan, dan tidak tengah diikutkan di lomba lain.
· Puisi dikirim ke email: [email]redaksi.ilmanafia@gmail.com[/email] dalam bentuk attachment (lampiran),
tidak di body text (badan email) dengan subyek JPIN_JUDUL PUISI_NAMA PENGIRIM.
· Setiap peserta hanya boleh mengirim maksimal 2 puisi masing-masing puisi dikirim terpisah.
· Naskah puisi diterima paling lambat 30 April 2012 pukul 20.00 WIB.
· Pemenang lomba terdiri dari Juara 1, 2, dan 3
masing-masing mendapat paket buku bacaan dari sponsor
senilai Rp 250 ribu, Rp 200 ribu, dan 150 ribu, serta Piagam Penghargaan.
· Pemenang harapan terdiri dari Harapan 1, 2, dan 3
masing-masing mendapat paket buku bacaan dari sponsor
senilai Rp 100 ribu, Rp 75 ribu, dan Rp 50 ribu, serta Piagam Penghargaan.
· Juri lomba dari Tim JPIN.
· Pengumuman pemenang akan di-publish di akun FB: Jaringan Pena Ilma Nafia.
· Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.
· Naskah terpilih akan diterbitkan secara indie (selfpublishing) dan penulis tidak mendapat royalti maupun bukti terbit.


Selamat berkarya!

Jaringan Pena Ilma Nafia (JPIN)



LOMBA CIPTA PUISI 2012

Spoiler for Lomba cipta puisi 2012

PALING LAMBAT: 30 April 2012

150 Puisi Pilihan akan DIBUKUKAN ... !!!

TEMA LOMBA:
"EKSPRESIKAN DIRIMU DENGAN PUISI"

SYARAT PENULISAN:

Jumlah halaman maksimal 3 lembar, spasi 1,5, jenis huruf Times New Roman font 12, ukuran kertas A4.
Setiap peserta boleh mengirim puisi maksimal 2 judul puisi.
Margin (garis): atas, bawah, samping kiri dan kanan (semua 3 cm atau 1,18 inchi)
Mencantumkan nama penulis dan biodata narasi singkat pada bagian akhir naskah puisi.
Kirim karya ke alamat email: [email]LombaPuisiWR@gmail.com[/email]
Judul/Subjek email tulis: LCP 2012#Judul Puisi#Nama Penulis.
Melampirkan Nomor Anggota SMPO Writing Revolution (bagi peserta Sekolah Menulis Puisi Online) dan scan/foto bukti transfer biaya lomba bagi yang bukan anggota SMPO.



Syarat Peserta:

Terbuka untuk anggota SMPO dan umum.
Gratis khusus bagi peserta SMPO. Bagi Anda yang ingin bergabung di SMPO silakan klik di sini: http://menulisdahsyat.blogspot.com/2011/03/sekolah-menulis-puisi-online-smpo-harga.html
Sedangkan bagi peserta umum (bukan anggota SMPO) dikenakan biaya sebesar Rp 25.000,- untuk tiap peserta, bisa mengirim maksimal 2 puisi (silakan transfer ke nomor rekening bank berikut ini).

Bagi peserta Umum (bukan anggota SMPO) Silakan Transfer ke Rekening ini:

BCA Cabang Pekanbaru No. Rek. 2200-45-1972 AN. Joni Lis Efendi
BRI BritAma Cab. Pekanbaru No. Rek. 2087-01001-202500 AN. Joni Lis Efendi (
MANDIRI Syariah Cab. Pekanbaru No. Rek. 095-7046-370 AN. Joni Lis Efendi
BNI: 023-9924-067 *Joni Lis Efendi ,Cabang Pekanbaru.


KRITERIA PENILAIAN

Orisinalitas tema.
Kreativitas pemilihan kata/diksi.
Keindahan dan kedalaman pesan.
Kelengkapan naskah puisi. Jika tidak memenuhi syarat peserta di atas maka naskahnya gugur.

HADIAH

Juara I : Rp 1.000.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
Juara II : Rp 750.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
Juara III : Rp 500.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
Juara Harapan I : Rp 300.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
Juara Harapan II : Rp 200.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
Juara Harapan III : Rp 100.000,- (ditambah buku antologi pemenang Lomba Cipta Puisi 2011 dan sertifikat penghargaan)
15 Orang Nominator (di luar pemenang) mendapatkan buku antologi dan sertifikat.



KETENTUAN MENGIKAT

Keputusan DEWAN JURI tidak bisa diganggu gugat.
Panitia tidak MELAYANI SURAT-MENYURAT.
DEWAN JURI berhak membatalkan keputusannya, jika di kemudian hari diketahui karya pemenang lomba melanggar karya cipta orang lain (plagiat).
HAK CIPTA tetap ada pada penulis, sedangkan PANITIA memiliki HAK untuk MEMPUBLIKASIKANNYA.

NOMOR KONTAK:
085664475048 (Risah) dan 0857-6320-8009



AUDISI ANTOLOGI BULAN SEMBILAN

Spoiler for Audisi

Sebagai bentuk eksistensi organisasi dalam memajukan dunia literasi di kota santri,
memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2012,
dan dalam rangka peringatan milad pertama,
FLP Kudus berencana menerbitkan buku antologi prosa–puisi “Bulan Sembilan”.
Maka FLP Kudus mengajak dan mengundang para penyair dan cerpenis di mana saja,
pria, wanita, semua kalangan dan segala usia untuk ikut bergabung
dalam sebuah antologi puisi dan cerpen bertemakan Kearifan Lokal Kudus yang direncanakan terbit pada Akhir Juli 2012.
Para penulis terpilih (15 cerpenis dan 15 penyair) yang karyanya dimuat dalam buku,
akan mendapat tanda bukti sebanyak 1(satu) eksemplar buku.
Dan buku antologi ini direncanakan akan dilaunching Kudus
dan disosialisasikan di sekolah, Universitas, komunitas, dan taman baca.

Persyaratannya adalah:
1. TEMA
a. Prosa/Cerpen
Tema bebas dan mengandung unsur Kearifan Lokal Kota Kudus (budaya, seni, dan lain lain khas Kudus)
b. Puisi:
Tema bebas (tidak cengeng) dan tercantum kata ‘kudus’ atau ‘belajar’ atau ‘ulang tahun’ dalam isi puisi.

2. FORMAT DAN JUMLAH
a. Cerpen:
1. Times New Roman ukuran 12, A4 by default, dan spasi 1,5.
2. Satu penulis hanya untuk satu judul cerpen.
3. minimal 6 halaman, maksimal 10 halaman.
b. Puisi:
1. Times New Roman ukuran 12, A4 by default, dan spasi 1,5.
2. Satu penulis minimal tiga judul puisi.
3. Larik dan bait bebas.

3. ETIKA
a. Karya tidak mengandung SARA dan pornografi yang menyinggung.
b. Karya belum pernah dipublikasikan di media apapun.
c. Karya adalah karya asli dan bukan merupakan plagiat dan sejenisnya.

4. CARA PENGIRIMAN
a. Karya dikirim dengan format file attachment .doc atau .rtf (tidak di badan email) ke email resmi FLP Kudus: [email]flp.kudus@gmail.com[/email]
b. Melampirkan data penulis dalam bentuk narasi dan foto diri.
c. Batas akhir pengiriman karya: tanggal 30 April 2012

5. KETERANGAN LEBIH LANJUT. HUBUNGI CP: 083876915811 / [email]ardyanamroellah@gmail.com[/email]

Salam Sastra!!

FLP Kudus


Dodit44 - 22/05/2011 09:44 PM
#4

PARADE OBROLAN SASTRA V
Boja, 26 April-2Mei 2012


Spoiler for pamflet


Lentera bambu

Dodit44 - 22/05/2011 10:10 PM
#5

Rimba Kota

tersesat di belantara dinding
mencoba mencari jalan keluar
mengikuti arus sungai
yang tak jelas mana hulu dan hilir
arus di sini berbeda dengan arus di seberang

semakin panas saja di belantara ini
sementara di balik dinding sangat dingin
mencari tempat untuk berteduh
namun selalu dikejar hewan-hewan yang kelaparan uang
dan lagi lorong bawah tanah dipenuhi sampah

ke mana lagi aku berlindung
sementara belantara kayu semakin rata
sungai-sungai keras membatu
lorong gua pun semakin tertimbun
himzafath - 22/05/2011 10:23 PM
#6

reserved buat update maho atas ane
Dodit44 - 22/05/2011 10:37 PM
#7

Quote:
Original Posted By himzafath
reserved buat update maho atas ane

:selamat terima kasih atas kunjungan agan iloveindonesia
klo berkenan memberi tanggapan atau menyumbang karya agan
Dodit44 - 23/05/2011 09:43 PM
#8

Ku punya pewangi
     jarang ku pakai

Aku punya komik lucu
     sudah dujual

Aku punya teve
     milik ortu gue

Aku punya uang
     sulit dibelanjain
boro-boro buat mentraktir

Aku punya rumah
     itu pasti
entah kapan

Aku punya kebebasan
     saat ini ia terpenjara
pencuri mungkin... atau mungkin teroris

Aku punya kamu
     ngimpi

Aku lagi gila
     nah itu baru betul
Dodit44 - 23/05/2011 10:08 PM
#9
Balada Bunglon
Balada Bunglon

merangkak pelan dalam rimbunan ranting dahan pepohonan
mengincar serangga kecil tajam awasnya
berbagai kedok warna menyamarkan diri
dengan cepat menyambar mangsa
di lain waktu
ketika warna mulai tebongkar
dengan sigap cepat lompat dan lari
entah kmana arah dan tujuan
kemudian hilang dalam rerimbunan dengan warna baru
dan mengincar lagi mangsa lain
Dodit44 - 23/05/2011 10:43 PM
#10
Badai Tak Akan Pernah Berlalu
badai tak akan pernah berlalu
hembusan itu selalu ada
di sekitar kita
menyentuh kita
meskipun terkadang kita tak merasakan
hembusan itu
lembut pelan bergesek terus menerus
mulai terasa
ketika kita bergerak
ketika hembusan semakin besar
ketika kita mulai peka

badai tak akan pernah berlalu
yang ada badai kecil
badai lembut
badai lemah
yang akan semakin membesar
kemudian mengecil lagi

badai tak akan pernah berlalu
Dodit44 - 24/05/2011 12:56 PM
#11
Sekuntum Peluru
sekuntum peluru
sebuah tanda kebencian
aroma wangi anyir
menghias di taman
tercium sampai perkampungan
entah siapa lagi
yang akan menerima bunga itu
menembus badannya
yang akan membuat bungkam
Dodit44 - 24/05/2011 11:49 PM
#12
Terbungkam
Terbungkam
Tak sanggup ku berteriak
Meski banyak yang ingin ku lontarkan
Terbungkam
Tak sanggup ku mengeluh
Meski banyak penderitaanku
Terbungkam
Mulutku tersumpal segepok uang
Mereka menyiksaku
Dodit44 - 25/05/2011 12:51 AM
#13

umpatan manusia

ANJING KAU...
BABI LOE...

ya..
manusia merasa bahwa dua hewan itu sangat hina
tapi taukah kalian
bahwa anjing dan babi juga mengumpat

MANUSIA GUK...
MANUSIA NGOIK...

ya..
dua hewan itu merasa lebih mulia dari manusia
karena anjing dan babi lebih mahal daripada nyawa manusia
Dodit44 - 25/05/2011 11:55 AM
#14
Hei Pagi
hei pagi
cepat sekali langkahmu
sementara kami diam di tengah jalan
tak mampu mengikutimu

hei pagi
mengapa kau buat sibuk kami saat ini
kami tak dapat menemukan jalan di keramaian ini
sehingga kamu kamu menghilang

hei pagi
tak dapatkah kau berada lebih lama
meski sibuk kami tak mau kehilangan dirimu
janganlah kamu berganti siang
Dodit44 - 26/05/2011 12:07 AM
#15

jangan salahkan saya
jika terjatuh menimpamu
karena aku tak punya tempat
untuk mencengkeram erat
menahan tubuhku yang besar

jangan salahkan saya
jika kamu tertimbun
karena kami tak cukup banyak
untuk menahan dengan cengkeraman
bulir-bulir tanah dan bebatuan

jangan salahkan saya
jika kamu kepanasan
karena kami tak cukup rimbun
untuk menaungi tanah
karena harus mengalah dengan kabel listrik

jangan salahkan saya
jika kamu tak bisa menghirup udara segar
karena kami mengering
untuk bisa mengolah udara
karena kami berdiri diatas beton
Dodit44 - 27/05/2011 04:23 PM
#16
Kami Tak Akan Pernah Musnah
kekekalan energi
energi tak dapat diciptakan
energi tak dapat dimusnahkan
tahukah kalian tentang itu

energi selalu berubah bentuk satu ke bentuk yang lain
tanpa merubah jumlah
atau pun besar energi secara keseluruhan
tahukah kalian tentang itu

hanya orang bodoh
sangat bodoh
jika merasa telah melenyapkan energi

tak tahu ia ada ubahan energi
yang kapan saja bisa terkumpul lagi
menjadi satu bentuk lagi
memiliki jumlah dan besar dan sama
bahkan bisa bertambah
karena adanya energi yang dulunya belum bergabung
hingga mampu menghantam lagi

dahsyat
memporak porandakan
hingga luluh lantak
dengan tampak anggun energi itu bergerak

memudar lagi
entah bentuk apa yang digunakan
namun gelombang itu selalu ada
untuk kembali bersatu
dan menghantam kembali

badai tak akan pernah berlalu
rommulus - 27/05/2011 08:58 PM
#17

Quote:
Original Posted By Dodit44
umpatan manusia

ANJING KAU...
BABI LOE...

ya..
manusia merasa bahwa dua hewan itu sangat hina
tapi taukah kalian
bahwa anjing dan babi juga mengumpat

MANUSIA GUK...
MANUSIA NGOIK...

ya..
dua hewan itu merasa lebih mulia dari manusia
karena anjing dan babi lebih mahal daripada nyawa manusia


ane setuju gan ama yang ini.(bukan berarti yang laen gakhammer ) cuma pernah denger cerita aja...kalo babi yang bersyukur lebih mulia dari pada manusia yang tidak pandai bersyukur...jadi kita saling ngingetin aja ya...

makasih udah mampir gan..

buat sesama penikmat puisi..:rate5
Dodit44 - 28/05/2011 09:59 AM
#18

Quote:
Original Posted By rommulus
ane setuju gan ama yang ini.(bukan berarti yang laen gakhammer ) cuma pernah denger cerita aja...kalo babi yang bersyukur lebih mulia dari pada manusia yang tidak pandai bersyukur...jadi kita saling ngingetin aja ya...

makasih udah mampir gan..

buat sesama penikmat puisi..:rate5


ane malah belum tau sama cerita itu D

terima kasih telah berkenan mampir ke gubuk ane shakehand
Dodit44 - 30/05/2011 01:45 PM
#19

Quote:
Original Posted By Dodit44

Terasa sepi kau tak di sini
Hanya gelisah yang kulewati
Tak ada lagu dapat menghibur
Cerita indah tampak jadi duka tanpamu
Cepatlah datang kau telah kunanti
Biar kubuka dan kulepaskan
Semua yang ada di hati
Dan perasaan selama ini
Aku cinta padamu
Telah tertanam sekian lama
Kan kujaga untukmu semampuku
Andai kau terkejut mendengar semua
Maafkanlah aku
Yang kuingin hanya kejujuran
Lepas dari mulutku ini
BoanDevlane - 30/05/2011 08:00 PM
#20

[quote=BoanDevlane]Hanya hitam tampak disekitar
Coba hayati lagi silam yang telah samar

Berjuta rasa yang hilang
Berjuta khayal yang terbuang
Berjuta mimpi yang terlupakan
Berjuta ingin yang tak terucapkan

Semua tak nampak nyata ada nya
Terkadang yang kasat mata hanya lah fatamorgana[/quote]

thx sebelum nya dah mampir di BoanDevlane Library
Page 1 of 7 |  1 2 3 4 5 6 >  Last ›
Home > CASCISCUS > HEART TO HEART > Poetry > Lentera bambu