Budaya
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > ## [Budaya]:"Rumpun B A T A K"##
Total Views: 59958 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 15 of 63 | ‹ First  < 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 >  Last ›

suryacakra - 05/02/2009 08:36 PM
#281
Keren....Keren....Bujur Ras Mejuah Juah suryacakra <++++++> Kembali kasih kepada Omz
wah .... biasa ja omz ...namanya juga forum .... kita share soal tread malah dipostingan omz banyak tu yg bisa jd panduan .....saya merasa kok omz dgn tidak secara lgsg omz dan para kaskuser semua menambah wawasan kita semua ..... mungkin bagi seorg guru pasti menyimpan sesuatu yg cm diketahui olehnya mungkin dgn alasan tertentu .,....bisa kok diterima .,... yg pastinya omz lebih keren dr pd saya yg masi cupu ini sbg contoh ... omz lebih punya pengalaman dr pada saya .... hehehehehhee yg ia nya saya lebih pantas menjadi anak omz dr pada senina omz .... hehehehehhehe apa lagi punya berbagai perlengakapan dan kelengkapan.repost2
sbg tambahan omz .... bagi kita orang batak yg namanya belo/sirih punya berbagai kegunaan/faedah buat kebatinan : bagi suku batak karo ada 5 penamaan buat sirih / belo juga tertera pd pustaka laklak....
1.belo cawir
2.belo baja
3.belo minak
4.belo pendurungi
5.belo biasa
masing² sirih / belo dipilih yang ketemu urat juga jika dilipat saling menutup helai daunnya (belo sampurjunjungen= sirih yg ada dipaling puncak batangnya dan menghala ke matahari terbit daunnya)
Biasa nya untuk persentabin kelima belo/sirih itu disediakan
sbg contoh
1.belo cawir berisi belahan pinang yg dibelah dr ujung keujung serta goresan kapur yg melintang dari tangkai keujung daun sirih
gunanya supaya cawir = panjang
2.belo baja : berisi bakaran parang/besi yg dibakar dan dicolekkan ke sirih/belo
gunannya biar kuat baga baja
3.belo minak : berisi olesan minyak/minak spy liat/alot/lincah bagai minyak
4.belo pendurungi : lada,lasuna tonggal/bawang batak/bawang tunggal,bahing gara/jahe merah,kapur,gambir biasanya untuk mengusir angin atau juga angin².... biasanya setan diibarat kan dgn angin²
5.belo biasa : berisi kapur.gambir,mayang .... ada yg menambahkan dgn kemiri atau kunyit.
nah klo lau meciho/air jernih biasa nya disediakan mumbang/degan/kelapa muda.sebab air kelapa diibaratkan air suci/sila keliamen/belun tersentuh udara /angin.
nah kembali soal kazanah dan dinamika yg kita mksd .....
asal muasal org indonesia adalah dr bangsa austronesia (burma , thailand , myanmar) mnrt pustaka yg pernah saya baca jug begitu kok omz ... kita tela`ah kerajaan sriwijaya dan majapahit .... pada kerajaaan maja pahit ada candi bernama borobudur klo kita liat secara dalam bentuk nya sama dgn simbol agama hindu & tapak nabi sulaiman ..... dan simbolnya sama dgn simbol budha sedangkan mnrt pustaka yg prnah saya baca ........buda brasal dr hindu ...serta buda brarti sang penumpas ..... itu mnrt yg pernah saya baca ....
sdngkan pd kerajaaan sriwijaya lebih condong ke agama hindu ..... saya liat reliefnya ......serta simbol sriwijaya..... mirif dgn tapak nabi sulaiman juga yg mirif dgn cicak atau pun lifan ..kupu² ....contoh rajah yg ada pd Ornamen ini bernama Bukit Siguntang, merupakan simbol kejayaan, Keabadian dan kemakmuran. yg omz posting pada http://www.spiritualis.org/pusaka-jimat-f30-ornamen-rajah-rajah-tradisi-melayu-t326.html
bukankah itu sama dgn simbol pada krajaaan sriwijaya....
shakehand2
suhu_omtatok - 15/02/2009 01:13 AM
#282

Quote:
Original Posted By suryacakra
bagi suku karo ada 5 penamaan buat sirih / belo juga tertera pd pustaka laklak....
1.belo cawir
2.belo baja
3.belo minak
4.belo pendurungi
5.belo biasa
masing² sirih / belo dipilih yang ketemu urat juga jika dilipat saling menutup helai daunnya (belo sampurjunjungen= sirih yg ada dipaling puncak batangnya dan menghala ke matahari terbit daunnya)
Biasa nya untuk persentabin kelima belo/sirih itu disediakan
sbg contoh
1.belo cawir berisi belahan pinang yg dibelah dr ujung keujung serta goresan kapur yg melintang dari tangkai keujung daun sirih
gunanya supaya cawir = panjang
2.belo baja : berisi bakaran parang/besi yg dibakar dan dicolekkan ke sirih/belo
gunannya biar kuat baga baja
3.belo minak : berisi olesan minyak/minak spy liat/alot/lincah bagai minyak
4.belo pendurungi : lada,lasuna tonggal/bawang batak/bawang tunggal,bahing gara/jahe merah,kapur,gambir biasanya untuk mengusir angin atau juga angin².... biasanya setan diibarat kan dgn angin²
5.belo biasa : berisi kapur.gambir,mayang .... ada yg menambahkan dgn kemiri atau kunyit.
nah klo lau meciho/air jernih biasa nya disediakan mumbang/degan/kelapa muda.sebab air kelapa diibaratkan air suci/sila keliamen/belun tersentuh udara /angin.
nah kembali soal kazanah dan dinamika yg kita mksd .....
asal muasal org indonesia adalah dr bangsa austronesia (burma , thailand , myanmar) mnrt pustaka yg pernah saya baca jug begitu kok omz ... kita tela`ah kerajaan sriwijaya dan majapahit .... pada kerajaaan maja pahit ada candi bernama borobudur klo kita liat secara dalam bentuk nya sama dgn simbol agama hindu & tapak nabi sulaiman ..... dan simbolnya sama dgn simbol budha sedangkan mnrt pustaka yg prnah saya baca ........buda brasal dr hindu ...serta buda brarti sang penumpas ..... itu mnrt yg pernah saya baca ....
sdngkan pd kerajaaan sriwijaya lebih condong ke agama hindu ..... saya liat reliefnya ......serta simbol sriwijaya..... mirif dgn tapak nabi sulaiman juga yg mirif dgn cicak atau pun lifan ..kupu² ....contoh rajah yg ada pd Ornamen ini bernama Bukit Siguntang, merupakan simbol kejayaan, Keabadian dan kemakmuran. yg omz posting pada http://www.spiritualis.org/pusaka-jimat-f30-ornamen-rajah-rajah-tradisi-melayu-t326.html
bukankah itu sama dgn simbol pada krajaaan sriwijaya....
sup:
ck

keren tentang uraian Belo (Sirih). Ini pengetahuan langka.
tentang sriwijaya, sebuah info jg, Pustaha Laklak Simalungun tertua ditemui di Talangtua Palembang (Wilayah centrum Sriwijaya). Disebut bahwa pustaha itu ditulis pada mudadani ni Poltak bulan sipaha opat Hatilani (11 April) tahun Saka 6087 M.
BramDerisco - 15/02/2009 02:42 AM
#283

SUKU KARO

Saya akan coba menambahkan sedikit informasi tentang kalak karo (suku karo) disini.. mudah2an berkenan.. \)

“Tambar-tambar” Karo

Masyarakat karo sejak dulu telah mengenal obat-obat tradisional yang beragam, ini menunjukkan bahwa masyarakat karo mengenal beberapa jenis penyakit dan juga cara-cara mengobatinya.

Sesuai dengan jenis kelamin anggota masyarakat dan juga tingkatan usia, maka obat-obat ini dapat dibagi atas:
1. tambar danak-danak “obat anak-anak”
2. tambar pernanden “obat kaum ibu”
3. tambar perbapan “obat kaum bapak”
4. tambar sinterem “obat orang banyak”

akan kita paparkan beberapa jenis obat tradisional karo, setidak-tidaknya menambah wawasan bahwa masyarakat karo sejak zaman dulu sudah mengenal obat-obatan.

1. tambar danak-danak

dibawah ini akan dijelaskan beberapa obat untuk anak-anak, dan dapat juga dipergunakan bagi orang dewasa.

a. Tambar kudil/ obat kudis (scabiies)

Pulungenna (ramuannya):
Bulung ruku-ruku (daun ruku-ruku)
Bulung mbako (daun tembako)
Buah jerango (buah jerangau)
Buruh (batu apung)
Bulung bedi (daun bedi)
Minak (minyak kelapa)

Enda me karina igiling, icampur, janah e me isapuken kempak kudil e alu mbulu manuk (ini semua digiling, dicampur, dan dioleskan pada kudisnya dengan bulu ayam)

b. penguras reme/ obat cacar (pokken)

Pulungenna (ramuannya):
Bunga kiung (kembang tiung)
Bunga cimen (kembang timun)
Bunga tabu (kembang labu air)
Bunga gundur (kembang kundur)
Bunga beras-beras (kembang silaguri)
Bunga pilulut (kembang pulut-pulut)
Bunga pijer keeling (kembang pijer keling)
Bunga sapa (kembang garingging)
Bunga baho-saho (kembang buah-buah)
Bunga beras (kembang beras)
Bunga jamber (kembang labu makan)

Ireme ibas lau meciho, launa e me iinem (direndam dalam air bersih, airnya itu diminum)


To be continued.... Peace:

Capek ngetiknya… nohope:

Pranala : percikan budaya karo
suhu_omtatok - 15/02/2009 03:04 AM
#284

Quote:
Original Posted By BramDerisco
SUKU KARO

Saya akan coba menambahkan sedikit informasi tentang kalak karo (suku karo) disini.. mudah2an berkenan.. \)

“Tambar-tambar” Karo

Masyarakat karo sejak dulu telah mengenal obat-obat tradisional yang beragam, ini menunjukkan bahwa masyarakat karo mengenal beberapa jenis penyakit dan juga cara-cara mengobatinya.

Sesuai dengan jenis kelamin anggota masyarakat dan juga tingkatan usia, maka obat-obat ini dapat dibagi atas:
1. tambar danak-danak “obat anak-anak”
2. tambar pernanden “obat kaum ibu”
3. tambar perbapan “obat kaum bapak”
4. tambar sinterem “obat orang banyak”

akan kita paparkan beberapa jenis obat tradisional karo, setidak-tidaknya menambah wawasan bahwa masyarakat karo sejak zaman dulu sudah mengenal obat-obatan.

1. tambar danak-danak

dibawah ini akan dijelaskan beberapa obat untuk anak-anak, dan dapat juga dipergunakan bagi orang dewasa.

a. Tambar kudil/ obat kudis (scabiies)

Pulungenna (ramuannya):
Bulung ruku-ruku (daun ruku-ruku)
Bulung mbako (daun tembako)
Buah jerango (buah jerangau)
Buruh (batu apung)
Bulung bedi (daun bedi)
Minak (minyak kelapa)

Enda me karina igiling, icampur, janah e me isapuken kempak kudil e alu mbulu manuk (ini semua digiling, dicampur, dan dioleskan pada kudisnya dengan bulu ayam)

b. penguras reme/ obat cacar (pokken)

Pulungenna (ramuannya):
Bunga kiung (kembang tiung)
Bunga cimen (kembang timun)
Bunga tabu (kembang labu air)
Bunga gundur (kembang kundur)
Bunga beras-beras (kembang silaguri)
Bunga pilulut (kembang pulut-pulut)
Bunga pijer keeling (kembang pijer keling)
Bunga sapa (kembang garingging)
Bunga baho-saho (kembang buah-buah)
Bunga beras (kembang beras)
Bunga jamber (kembang labu makan)

Ireme ibas lau meciho, launa e me iinem (direndam dalam air bersih, airnya itu diminum)


To be continued.... Peace:

Capek ngetiknya… nohope:

Pranala : percikan budaya karo


ini jg keren.
buruan...ditambah ya \)
BramDerisco - 15/02/2009 03:07 AM
#285

Quote:
Original Posted By suhu_omtatok
ini jg keren.
buruan...ditambah ya \)


siap om.. kalau memang diizinkan nanti saya teruskan lagi.. nohope:

maklum udah pagi gini malas ngetik panjang2 bang nohope:

mejuah-juah..
suhu_omtatok - 15/02/2009 03:14 AM
#286

Quote:
Original Posted By BramDerisco
siap om.. kalau memang diizinkan nanti saya teruskan lagi.. nohope:

maklum udah pagi gini malas ngetik panjang2 bang nohope:

mejuah-juah..


Ok Bung BramDerisc...
Kita semua menunggu postingnya

mejuah juah
BramDerisco - 15/02/2009 11:58 AM
#287

omtatok izin nambah lagi ya.. \)

Sambungan tambar-tambar karo (obat-obat karo)..

Ditambah lagi ya..

c. tambar besar (obat sembab)

pulungenna (ramuannya) :
bulung sisik naga (daun sisik naga)
bulung sigerbang (daun sigerbang)
bening (beras hancur)
batang pisang rukruk (pohon pisang abu)
belo penurungi (sirih lengkap)

karina enda itutu tah pe igiling meluma-melumat, janah e me isapuken i bas si besar e (semuanya ditumbuk atau digiling halus-halus, dan dioleskan pada tempat yang sembab/ bengkak tersebut)

d. tambar tabun (obat epilepsi)

pulungenna (ramuannya) :
bulung gundera (daun bawang panjang)
bulung terbangun (daun terbangun)
bulung serei (daun serai)
bulung pupuk mula jadi (daun pupuk mula jadi)
bulung kelawas (daun lengkuas)
sira (garam)
lada (merica)
sipesir (rumput tahi babi)

igiling, ipecek, launa iinem (digiling, diperas, airnya diminum)

e. tambar gembung (obat kembung perut)

pulungenna (ramuannya) :
bulung pegaga (daun pegaga)
belo penurungi (sirih sekapur lengkap)
bulung bahing (daun jahe)
bulung lasuna (daun bawang putih)
bulung kelempoan (daun kelampayan)

igiling, itama ibas perca-perca janah idampelken ibas beltek si gembung e (digiling, dibungkus dalam kain lalu ditempelkan pada perut yang kembung itu.

tobe continued... Peace:

Pranala : percikan budaya karo
suryacakra - 15/02/2009 03:39 PM
#288

iloveindonesia
jawz1501 - 15/02/2009 04:25 PM
#289

ijin menyimak lah ya bang
Boy_Next_Door - 15/02/2009 04:36 PM
#290

gw orang batak tapi gag tau tuh rumpun2 begono...
Boy_Next_Door - 15/02/2009 04:38 PM
#291

kalo simalungun gimana,lae?
Boricua - 15/02/2009 06:39 PM
#292

simak terus!!!

gw orang batak, bukan orang Indonesia

Hahahahaha
crossfire87 - 15/02/2009 07:25 PM
#293

makasi buat inponya suhu .... beer:
jadi nambah pengetahuan nih ... D
saia juga org Batak .... D

HORAS ....
suhu_omtatok - 15/02/2009 10:44 PM
#294

Quote:
Original Posted By suryacakra
kerajaan sriwijaya yg identik dgn agama BUDDHA .... ...


benar sekali. namun yg sangat kita kagumi, dari seluruh komunitas yang sering disebut batak, orang karo sampai saat ini yang paling melestarikan ilmu jamu-jamuan.

salut
Kastor - 16/02/2009 12:17 AM
#295

Quote:
Original Posted By Boy_Next_Door
gw orang batak tapi gag tau tuh rumpun2 begono...

sama D
BramDerisco - 16/02/2009 12:54 AM
#296

Quote:
Original Posted By suhu_omtatok
benar sekali. namun yg sangat kita kagumi, dari seluruh komunitas yang sering disebut batak, orang karo sampai saat ini yang paling melestarikan ilmu jamu-jamuan.

salut


wah bangga dengan suku karo.. D

iya suhu dikampung emak aku di sampun malah ada yg buat kuning yg ngelunturin batu ginjal.. mantap deh thumbup:

aku sih orang indonesia... ^^
BramDerisco - 16/02/2009 01:02 AM
#297

f. tambar pemantan (obat diare)

pulungenna (ramuannya) :
buah gundera (bawang panjang)
tinaruh manuk (telur ayam)
kulit cingkam (kulit cingkam)
sira (garam)
acem (asam)

igiling, ipecek janah launya iinem (digiling, diperas lalu airnya diminum).

untuk obat anak-anak sekian dulu yg bisa dibagi sebenarnya masih banyak tp yang paling sering digunakan saja yg dishare..

selanjutnya obat untuk pernanden (kaum ibu)..
BramDerisco - 16/02/2009 01:14 AM
#298

2. tambar pernanden

a. tambar la mupus (obat supaya sang ibu subur dan melahirkan)

pulungenna (ramuannya) :
bulung silebur pinggan (daun silebur pinggan)
bulung sirampas bide (daun sirampas bide)
bulung acem-acem (daun asam puyu)

daun-daun ini digiling lalu campurannya di taruh dalam kain-kain, kemudian di simpan di bawah celana dalamnya.

b. tambar la erlau cucu (obat membuat susu ibu berair)

pulungenna (ramuannya) :
bunga tepu kerbo (bunga mombang kerbau)

direndam dalam air jernih, lalu airnya diminum. Setelah beberapa hari maka si ibu akan memiliki banyak susu.

c. tambar ngerawis (obat memperlancar kelahiran)

pulungenna (ramuannya) :
bunga gadung belin (bunga ubi si arang)
bunga rudang gara (bunga kembang sepatu)

bunga-bunga ini dicincang, ditaruh di dalam air bersih lalu airnya diminum oleh si ibu yang mau melahirkan.

d. tambar barut (obat gondok)

ambil buih air yang melekat di batu, dicampur dengan sedikit air lalu diminum


inilah beberapa obat buat kaum ibu.. mudah2an bermanfaat \)
selanjutnya akan dipaparkan obat untuk kaum lelaki…
suhu_omtatok - 16/02/2009 03:34 AM
#299

Quote:
Original Posted By BramDerisco
\)
selanjutnya akan dipaparkan obat untuk kaum lelaki…

saya terus menunggu... kita terus menunggu... BramDerisco
BramDerisco - 16/02/2009 10:39 AM
#300

Quote:
Original Posted By suhu_omtatok
saya terus menunggu... kita terus menunggu... BramDerisco


iya suhu malu:

tapi threadnya kenapa sepi ya? \(

padahal budaya batak kan bagus jg dipelajari orang2 luar batak, padahal aku selalu blajar budaya selain karo.. nohope:
Page 15 of 63 | ‹ First  < 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > ## [Budaya]:"Rumpun B A T A K"##