Budaya
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > ## [Budaya]:"Rumpun B A T A K"##
Total Views: 59958 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 3 of 63 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 >  Last ›

aquinova - 07/07/2008 01:09 PM
#41

hehe
ikutan nyimak yaa
sesama batak D
jsaputra - 07/07/2008 02:31 PM
#42

Lanjut suhu.... interest nih topiknya
b00bie - 07/07/2008 04:46 PM
#43
Infonya donk......
Quote:
Original Posted By thogel
dulu pernah ngobrol ama mertua, katanya "penguasa" danau toba itu perempuan. Menurut pengakuannya sih beliau sering komunikasi dgn sang penguasa, apa benar begitu ?


Ada yang bilang, penunggunya Danau toba itu "Seekor naga" yang hanya kelihatan pada saat dan oleh orang tertentu saja, mohon konfirmasi dari sesepuh mengenai kebenaran Informasi tersebut doctor:doctor:doctor:, Mauliate Godang tu Hamu na marilmu tinggi .................... shakehand shakehand
thogel - 08/07/2008 07:25 AM
#44

^^ wah beda lagi, nungguin sesepuh ah \)
KingDragon - 11/07/2008 12:01 AM
#45

Suhu Omtatok , ceritain dunk.... Asal mula nama daerah Tanah Jawa di Siantar.... makasih ya SOT\)
suhu_omtatok - 12/07/2008 02:06 AM
#46

Quote:
Original Posted By KingDragon
Suhu Omtatok , ceritain dunk.... Asal mula nama daerah Tanah Jawa di Siantar.... makasih ya SOT\)


Tanah Jawa adalah nama sebuah daerah di Kab. Simalungun. Bekas sebuah kerajaan yang bermarga Sinaga.
Sewaktu Singosari melancarkan Ekspansi Pamalayu, yaitu ekspedisi Pasukan Singosari untuk menguasai Melayu Sumatera, 1275–1293. Ekspansi ini mengerahkan sekian banyak pasukan dari jawa.
Ekspansi Pamalayu oleh Singosari dipimpin Kebo Anabrang yang didampingi oleh wakilnya, Indrawarman.

Karena operasi militer ini menempuh jarak yang jauh dari pusat pemerintahan Singosari serta kondisi lapangan yang cukup berdinamika. Akhirnya, ketika Kebo Anabrang kembali ke Pulau Jawa, Indrawarman tidak bersedia kembali ke Pulau Jawa. Loyalitas pasukanpun terbagi, ada yang mengikut Kebo Anabrang dan ada pula yang Kerasan tinggal di Sumatera bersama Indrawarman.

Selanjutnya Indrawarman dan pengikutnya "mendirikan" sebuah kerajaan Silou di Simalungun.
1339 datang pasukan Majapahit ke Sumatera di bawah pimpinan Adityawarman (putra R. Wijaya dengan Perempuan Melayu Sumatera bernama Dara Petak), menghancurkan Kerajaan Silou. Indrawarman tewas pada saat itu, dan selanjutnya Adityawarman mendirikan Kerajaan Pagaruyung.

Turunan Pasukan jawa yang mengikut Indrawarman inilah yang selanjutnya menjadi penguasa di wilayah yang di sebut Tanah Jawa (Tanoh Jawa/Jau) dan bermarga Sinaga Simalungun.
suhu_omtatok - 12/07/2008 02:16 AM
#47

Quote:
Original Posted By b00bie
Ada yang bilang, penunggunya Danau toba itu "Seekor naga" yang hanya kelihatan pada saat dan oleh orang tertentu saja, mohon konfirmasi dari sesepuh mengenai kebenaran Informasi tersebut doctor:doctor:doctor:, Mauliate Godang tu Hamu na marilmu tinggi .................... shakehand shakehand


Memang ada mitologi Boru Saniang Naga yang berhubungan dengan asal mula Laut Tawar (Tao Toba). Tapi Boru Saniang naga dikisahkan adalah jelmaan ikan.

Memang dlm mitologi asal mula Batak, ada juga sebutan naga, yaitu Naga Padoha. Namun tidak ada kaitannya dengan mitos danau toba.
suhu_omtatok - 12/07/2008 02:22 AM
#48

Quote:
Original Posted By thogel
dulu pernah ngobrol ama mertua, katanya "penguasa" danau toba itu perempuan. Menurut pengakuannya sih beliau sering komunikasi dgn sang penguasa, apa benar begitu ?


si Boru Saniang Naga, Putri Sanghyang Naga
b00bie - 12/07/2008 02:50 AM
#49
Lanjut......
Quote:
Original Posted By suhu_omtatok
Memang ada mitologi Boru Saniang Naga yang berhubungan dengan asal mula Laut Tawar (Tao Toba). Tapi Boru Saniang naga dikisahkan adalah jelmaan ikan.

Memang dlm mitologi asal mula Batak, ada juga sebutan naga, yaitu Naga Padoha. Namun tidak ada kaitannya dengan mitos danau toba.


Quote:
Original Posted By suhu_omtatok
si Boru Saniang Naga, Putri Sanghyang Naga


Dalem banget pengetahuannya @ Suhu_omtatok ............. thumbup: thumbup: thumbup:.
Dibabar lagi tuh Om info seputar "Batak", it`s getting hot here.............. Peace: Peace:
gajah oleng - 12/07/2008 05:17 AM
#50

ikut nyimak ya bro D
KingDragon - 12/07/2008 10:27 AM
#51

Suhu OmTatok... Saya mau nanya ni seputar tanah jawa..
Saya ada mendengar cerita orang tua, yang saya juga tidak terlalu mengingat secara detil karena masih kecik waktu itu..
Ceritanya begini bahwasanya didaerah yang sekarang bernama tanah jawa itu, tadinya Rajanya bermarga Sitanggang, sedangkan diantara penduduknya ada yang bermarga Sinaga... kebetulan Sinaga itu bekerja sebagai tukang nira ( bargot= maaf kalo salah ). Namun Sinaga ini mempunyai kesaktian yang sangat tinggi... sehingga banyak lah warga yang minta petuah/petunjuk dll kepadanya, bahkan banyak warag yang menyambangi Sinaga jauh lebih banyak dari yang mendatangi Raja Sitanggang. Hal ini membuat Raja Sitanggang murka. Dia menyuruh salah seorang hulubalangnya untuk menjumpai Sinaga untuk menyampaikan tantangan Raja buat mengadu kesaktian. Sekaligus juga Raja menyuruh Hulu balangnya untuk mencari Pohon Kelapa yang paling tinggi. Setelah ditemukan pohon kelapa yang pucuknya tidak terlihat dari bawah, Raja Sitanggang menyuruh Hulubalangnya untuk memanjat kepucuknya dan mengikatkan kain warna hijau diatasnya. Keesokan harinya Raja Sitanggang menyuruh hulubalangnya memanggil Sinaga kehadapannya. Raja lalu membawa Sinaga kebawah pohon Kelapa yang telah ditentukannya itu. Raja Sitanggang menantang Sinaga untuk menebak apa yang ada diatas pucuk pohon kelapa itu. Tantangan Raja Sitanggang itu diterima oleh Sinaga. Selanjutnya Raja menantang jika Sinaga salah dalam menebak maka Sinaga harus keluar dari tanah Sumatera dan tidak diperkenankan menginjak tanahnya, begitu jaga sebaliknya jika Sinaga tepat dalam menebak maka Raja Sitanggang akan keluar tanah sumatera dan menyerahkan kekuasaannya kepada Sinaga. Akhirnya Sinaga mengatakan bahwa yang ada dipucuk pohon kelapa itu adalah Ular besar. Raja Sitanggang tertawa mendengar jawaban Sinaga tersebut. Tapi tidak lama kemudian tuirun ular besar dari atas pohon kelapa tersebut dan mengejar Raja Sitanggang. Akhirnya Sinaga diangkat menjadi raja. Ternyata Sitanggang lari ke pulau jawa, disana ia berguru untuk menambah kesaktiannya. setelah merasa cukup sakti ia berniat kembali ke sumatera. Dan dengan kesaktiannya ia membuat sepatu dari tanah liat yang sangat kuat sehingga dipukul sekalipun tidak bisa pecah. Pendek cerita akhirnya Raja Sinaga kembali bertemu dengan Sitanggang. Pada pertarungan kali ini Sitanggang memakai lumpang sebagai senjatanya, sedangkan Raja Sinaga memakai alu sebagai senjatanya pula. Dalam pertarungan yang cukup lama lumpoang Sitanggang pecah bersamaan dengan itu pula sepatu dari tanah liat yang dibuat Sitanggang itupun pecah berantakan. Karena malu sitanggang melarikan diri...ngacir:. Semenjak itulah banyak orang yang ingin melihat tanah dari jawa yang ditinggalkan Sitanggang. Dan smenjak itu pula marga Sitanggang yang tahu kisah ini akan sangat menaruh hormat kepada marga Sinaga... Hal ini pernah saya alami langsung sewaktu bersama orang tua kehujanan diemperan kios.... tadinya kami berdiri terkena tempias hujan ...setelah orang bercerita dgn pemilik kios itu yang ternyata bermarga sitanggang... orang tersebut berkata sudahlah Tulang jangan ceritakan hal itu malu kami.. sekaligus ia mempersilahkan kami duduk dikursi yang dia simpan...yah walaupun sudah basah bajuni jadilah setidaknya kaki tidak pegal lagi.... demikian kisah yang saya dengar dari orang tua lebih kurang mohon maaf, karena saya bukan penulis seperti Suhu Om Tatok.... mohon pencerahannya Suhu............\)\)
kisawung - 12/07/2008 10:58 AM
#52

D keren juga info dari KingDragon

berarti kaw itu bermarga Sinaga...

bah... Peace:
suhu_omtatok - 12/07/2008 07:38 PM
#53

Quote:
Original Posted By KingDragon
\)\)



Turi-turian (hikayat) diatas, memang ada berkembang di masyarakat. Sayapun pernah mendengar turi-turian semacam itu, cuma disebutkan Si Tanggang pergi ke Pulau Jawa, saya baru dengar.

Hanya saja Turi-turian tsb sangat sensitif bagi turunan Sitanggang dan Sinaga.
Memang untuk Marga Sitanggang, memang ada beberapa kerancuan.
Di Simalungun, marga raja mewakili wilayah teritorialnya. Siantar dengan Damanik-nya, Raya dengan Saragih-nya, Tanah Jawa dengan Sinaga-nya, dll.
Sitanggang adalah sub marga Saragih, namun dia bukan marga kerabat Raja Raya.

Sitanggang bagi kebanyakan orang Simalungun, dianggap migrasi dari Batak Toba. Namun, dalam beberapa tulisan dari penulis asing yang pernah mengunjungi Simalungun pada "tahun gak enak", sudah ditemukan Marga Sitanggang atau juga Simarmata pada zaman raja-raja dulu.

Seorang kenalan bermarga Saragih Sitanggang, mengatakan pada saya kalau Tanoh Hasusuran (kampung halamannya) adalah di Tanah Jawa.

Turi-turian KingDragon, bisa saja betul, karena dalam catatan sejarah muncul Si Tanggang atau Si Tonggang yang pernah ada di Siantar lalu menuju Tanah Jawa - Simalungun (Makamnya masih ada di atas bukit disekitar Pematang Tanahjawa). Ada yang menjelaskan bahwa Si Tanggang alias Si Tonggang bermarga Sinaga, namun ada yg menilai ini adalah marga yaitu Sitanggang.

Mengenai marga Sinaga di Tanah Jawa (Simalungun), memang ada beberapa versi. Ada yang menyebut berasal dari Jawa (Singosari - Majapahit), Ada yang mengatakan adalah ada berasal dari Panglima Bungkuk & Pasukannya dari Jambi, dan ada yang mengatakan dari India, bahkan mengatakan bermuasal dari wilayah Urat (Samosir).

Memang sejak dulu bisa dipelajari, Sinaga di Simalungun punya karakter sangat terbuka & familiar terhadap orang diluar marganya. Makanya, Marga-marga diluar Simalungun yang menjadi Simalungun; seperti Sipayung, Lingga, Silalahi, Sihaloho, Sinurat, dan Sitopu, awalnya menggabungkan diri menjadi Sub Marga Sinaga di Simalungun.
suhu_omtatok - 12/07/2008 07:41 PM
#54

Quote:
Original Posted By kisawung
D keren juga info dari KingDragon

berarti kaw itu bermarga Sinaga...

bah... Peace:


Tapiakan lebih keren, kalau Ki Sawung menyumbangkan Keilmuan Batak disini \)
KingDragon - 12/07/2008 07:46 PM
#55

Quote:
Original Posted By kisawung
D keren juga info dari KingDragon

berarti kaw itu bermarga Sinaga...

bah... Peace:

Ki Sawung, bikin daku tersipu aja....eek: iya Ki Daku bermarga Sinaga ( Siang Nampak Garang ), tepatnya Sinaga Bonor. Tapi jangan Ki Sawung tanya aku bahasa Simalungun... Tak mengerti aku bah, soalnya dari puak ibuku aku masih berdarah Tongku2...hiiihhii\)\)
N0v4s - 12/07/2008 08:28 PM
#56

dudk dulu menyimak pembabaran para sesepuh

\) \)
linux2:
hidupsehari - 13/07/2008 03:35 PM
#57

Wahh asikk neh pemaparan na suhu kenalin saya org baru di forum ini,kebetulan saya orang simalungun,kampung saya ada di silimakuta,
saya mau nambahi aja yang nama nya pangulu balang,
di rumah saya tuh ada poto hitam putih di poto itu ada oppung saya sambil baca pusataha lak-lak dan di sebelah kanan nya ada patung pangulu balang,dan sayang nya patung itu udah di curi ma org belanda pas jaman penjajahan kata bapak ku,jadi dulu nya patung itu di buat juga utk penjaga kampung atw jaga horbangan kata bapak ku,
tapi aku masih merasa bersukur kalo ternyata engga semua benda2 oppung ku hilang
di rumah masih ada pustha lak-lak parpandanan na bolang,masih ada juga buluh suratan,dan tawar pandomam,pinggan anti racun,tumbuk lada pala pirak,yang kata nya tawar ini dah lama sekali dan aneh nya gak busuk,kata bapak ku kalo tawar itu di buat ma bapak nya oppung ku,
tapi sayang sampe sekarang aku engga bisa baca surat sapulu siah.. pdahal klo aku bisa mungkin banyak ilmu yg ku dapat dri lak-lak tsb,tapi untung juga kalo pustha parpandanan na bolang dah di tulis ke huruf latin.tapi aku engga begitu mendalami nya aku cuma baca aja tuk nambah wawasan budaya lelulhur ku simalungun.dan aku akan tetep menjaga warisan nya oppung ku ini.. cuma aku harus belajar surat simalungun tapi lum ada yg ngajarin aja.. mybe one day. aku dan bapak ku berjauhan jdi dia engga bisa ngajarin aku nulis dan bca surat simalungun
KingDragon - 14/07/2008 09:37 PM
#58

suhu Om Tatok ..... lanjutin lagi la....ilmu2na\)
Tre3For3ver - 15/07/2008 09:19 PM
#59

Azimat ya... Gw punya yg taring harimau, tapi di simpan ma bokap.. Katanya buat kamu klo dah cukup.. Gw gx ngerti cukup gimana?? Gw org batak jg...Batak Angkola..\) Sayangnya gw gx bisa bahasa batak..ngacir: Orang batak terkenal sebagai petarung dan perantau.. Bener gx???
KingDragon - 15/07/2008 10:10 PM
#60

Bah, sama kita lae ...........shakehand sama2 tidak bisa bahasa daerah.....\)Tapi nyang penting masih mengaku sebagai putra daerah Sumut...mo Batak, mo Simalungun, mo karo.........\)wowcantikyang penting Bhineka Tunggal Ika, Horas bah
Page 3 of 63 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > ## [Budaya]:"Rumpun B A T A K"##