Budaya
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > ## [Budaya]:"Rumpun B A T A K"##
Total Views: 59958 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 6 of 63 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 >  Last ›

KingDragon - 29/07/2008 12:53 AM
#101

suhu Omtatok Saya mau tanya tentang Marga Sinaga Yang di Tanjung Balai
Karena Orang tua saya dulu pernah cerita:
Setelah Sinaga menjadi Raja di Tanah jawa Simalungun.
Konon Ompung Sinaga mempunyai 3 orang anak laki (uruk , Bonor, Ratus/maaf kalo salah). Sinaga Bonor adalah anak yang kedua. Tetapi dibidang kecakapan dalam urusan kerajaan maupun dalam Kesaktian kemampuannya melebihi kedua saudaranya.Oleh sebab inilah maka Raja menjatuhkan pilihannya kepada Bonor untuk menjadi Raja menggantikan dirinya kelak.Sedangkan aturan yang berlaku adalah anak pertama laki2 lah yang menjadi raja penerus.Mahkota kerajaan seharusnya jatuh kepada anak pertama. Tetapi karena Raja menganggap anak pertama tidak layak menjadi Raja maka aturan yang berlaku tidak dijalankan oleh Raja. Tentu saja hal ini sangat ditentang oleh anak pertama,walaupun hal ini tidak langsung dikatakannya kepada Raja. Lalu anak pertama bersekongkol dengan anak ketiga untuk membunuh bonor sebagai anak kedua.
Dalam hal ini Bonor mengalah untuk tidak meladeni kedua saudaranya tersebut, padahal kalau dia mau maka dengan mudah Bonor dapat mengalahkan kedua saudaranya tersebut. Kemudian Bonor melarikan diri ke Tanjung Balai, karena kecakapannya Bonor menjadi salah satu petinggi istana Raja Tanjung Balai, bahkan menikahi salah satu anak Raja Tanjung Balai dan memeluk agama Islam. Dari sinilah konon Marga Sinaga Banyak di Tanjung Balai bahkan ada pula yang mengatakan salah satu Turunan marga sinago(kalo di tanjung Balai) yang merantau ke Bukit Tinggi merubah marganya menjadi Chaniago............tau
ah\)
Mohon pencerahannya Suhu Omtatok
hidupsehari - 29/07/2008 09:37 PM
#102

Quote:
Original Posted By suhu_omtatok
BEBERAPA RAJAH YG SAYA AMBIL DARI PUSTAHA LAKLAK SIMALUNGUN

## [Budaya]:"Rumpun  B A T A K"##


wow... wow... great.. mantap,tumang..
untuk rajahan2 tsb aku lebih sering liat yg no 1, kalo engga salah itu menceritakan tentang nasib seseorang dalam perjalanan,kalo engga salah itu berawal dri dasa nawaluh dan hari2 simalungun yng 31 hari dengan si paha 1 sampe si paha 12, yang gambar2 orang2 itu akan di hitung berputar sesuai dengan hasil hitungan hari dan si paha tsb nanti dimana jatuh nya pas di orang2 tsb maka nasib nya spt gambar2 tsb, kalo engga salah yah suhu,soalnya tuk yg satu ini aku sempat di ajarin sama bapak tpi lum masuk di akal,soalnya harus hapal2 hari2 juga , kek aditia, sumaanggara, dll sampe makna2 hari2 tsb dan peredaran bulang dan bintang,yang ada istilah nya baba ni si bolis katanya,yang mana kalo pada hari itu di kerja kan segala sesuatu nya pasti engga ada hasil nya ... tolong suhu banyak berbagi disini soalnya ilmu simalungun itu sendiri masih banyak yg jadi misteri,belum lagi ilmu dari pustaha parpandanan na bolag dan pustaha jati,
kalo soal ulos tsb kalo engga salah itu ada lah bulang2 yang asli tuk prempuan (na si puang bolon )
Ai morga aha do ham suhu...
Anggo Ahu Marga Girsang/Silima Kuta ( Pagar Dawan )
766HI - 30/07/2008 08:55 PM
#103

Mauliate Godang Suhu_omtatok untuk gambar Rajahnya

btw Ijin Copas yachhh,,, \)
wiltom83 - 31/07/2008 11:02 AM
#104

Horas Sanina Hidupsehari

Kemarin saya sempat ngobrol dengan Lawei saya Sipayung,dia mengatakan bahwa menurut Tarombo keluarga Sipayung mrk,mrk dulu datang dari Samosir lalu tinggal di Raya dan kemudian berdiaspora kemana-mana hingga dia sendiri tinggal dan menetap di sorong-papua barat.

Lalu saya bilang,saat ini marga Sipayung identik dengan Simalungun dan GKPS bukannya dengan Toba dan HKBPnya...

Jawab Lawei saya ini,kalo benar Sipayung orang Simalungun?lalu di mana tanah kampung kami di Simalungun?krn Saribudolok yang banyak komunitas Sipayung itu tanahnya Purba Girsang dan Negeridolok tanahnya Purba Tambak?

Saya jd bingung......Lawei Omtotok bisa bantu jelaskan?

Diatei Tupa ma
hidupsehari - 31/07/2008 10:02 PM
#105

Horas Sanina Wiltom..
Mungkin saya bisa sedikit menjawab
Di simalungun itu sebenar nya cuma ada 4 marga yaitu
Sinaga
Saragih
Damanik
Purba
atau di singkat SISADAPUR ( http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Simalungun )
memang Sipayung itu asli nya adalah marga pendatang,dan masuk ke simalungun dan bergabung dengan marga sinaga
Saya pernah berbincang2 dengan Evangelis kami yang kebetulan marga Sipayung
dia bilang kalo nenek moyang nya dulu bukan dari samosir atw dari Toba,malahan dia bilang asal nenek moyang nya datang dari jawa barat tepat nya dari nama kampung Cipayung.Dulu nya nenek moyang nya ada lah pangilama Raja Silo atw mana saya juga kurang paham... itu maka nya marga Sipayung engga ada kampung nya di simalungun.
Tapi kalo di perantauan banyak marga sipayung bergabung dengan marga silalahi,
Kalo di karo sipayung masuk nya ke merga sembiring,tapi sembiring ini ada 2 jenis
1 ada sembiring yang mana mayat nya di bakar dan abu na di buang ke sungai/asal-usul nenek moyang nya dari india
seperti sembiring brahamana,sembiring maha,meliala,pandia,guru kinyan dll
2 ada merga sembiring yang datang nya dari batak
sembiring keloko,sembiring sinupayung,dll
ini lah maka nya sesama marga sembiring bisa saling menikahi
Sipayung di simalungun tidak ada kampung sama hal nya dengan marga Tarigan di karo
yang engga ada kampung nya,
maka nya di karo cuma ada 4 marga yang menjadi raja
1 Merga Sembiring Raja Sarinembah ( Sibayak Sarinembah )/Sembiring
2 Merga Ginting Raja Suka ( SiBayak Suka ) /Ginting
3 Merga Bangun Raja Batu Karang ( Sibayak Batu Karang )/Peranggin-anggin
4 Merga Sinulingga Raja Lingga ( Sibayak Lingga )/Karo-karo
5 Merga Barus Raja Barus Jahe ( Sibayak Barus Jahe )/Karo-karo

Marga Tarigan di karo kebanyakan datang dari simalungun
maka nya marga2 tarigan hampir sama dengan marga2 purba di simalungun
Tarigan Gersang
Taringan Silangit
Tarigan Sibero
Dll

Purba Girsang
Purba Silangit
Purba Siboro
Dll

Maap kalo salah,kita tunggu aja pemaparan dri sesepuh ( suhu Omtatok )
Habonaron Do Bona
wiltom83 - 31/07/2008 11:24 PM
#106

Horas Sanina Hidupsehari..

Terima kasih untuk penjelasannya...
kayaknya terlalu lalu jauh hubungkan dengan Cipayung yang di Tanah Sunda dengan Sipayung yang di Simalungun..

Ada Lawei saya di sini yang cerita bahwa dahulu ada seorang pria yang bertugas untuk membawa payung raja di simalungun,kebetulan sang pria itu marga Silalahi,tp karena setiap hari dipanggil : PAYUNG...lama2 dia dijuluki Sipayung yaitu yang membawa Payung Raja agar jangan kepanasan ketika Turlap (Turun Lapangan) kali ya...

Selanjutnya setiap marga Silalahi yang masuk ke Silahisabungan yang masuk ke Tanah Simalungun lalu ber-afiliasi ke Sipayung seperti banyak Sipayung yang di tanah karo lalu berafiliasi ke Sembiring kembaren..

Istri saya juga sebenarnya marga aslinya dulu Sihaloho dari Soping (daerah Toba yang masuk wilayah Kab.Karo) namun kemudian karena entah oppung yang mana berpindah ke Saribudolok maka ber-afiliasi ke Sipayung dan itu dibawanya hingga kini...

Sipayung ini agak mirip dengan marga Payung dan Topayung yang ada di Toraja..Topayung artinya Orang Payung..mirip kali ya dengan Sipayung...

Kalo sanina hidupsehari purba apa?

btw mana yang lebih duluan ya?Purba yang di Simalungun atau di Toba?jika semua Purba di Simalungun berasal dari Purba Sigulangbatu Toba maka kenapa ga ada satupun Purba di Toba yang jadi raja di Toba?seperti Purba Girsang di Simalungun yang bisa jadi Raja di Silimakuta dahulu atau Purba Dasuha...
hidupsehari - 01/08/2008 01:01 AM
#107

Kalo aku marga girsang sanina, sama nya kita..
kampung kami pon dari silima kuta sana,( Dolok Mariah ) dekat ma Bage
kalo ditanya duluan mana purba simalungun dengan purba yang di toba susah jawab nya sanina,karena orang2 simalungun sendiri engga maw di bilang asal nya dari toba,
misalnya neh kek purba sidadolok mereka mengaku kalo mereka keturunan Orang persia,di karo pun ada marga Purba,tapi mereka disana bergabung dengan marga Karo-karo,engga gabung ke merga tarigan,padhal asli nya mereka dari simalungun,
ini emang permasalahan yang agak rumit di pecah kan,cuma maklum lah orang simalungun karena sifat nya kebanyakan ngalah akhir dari pada ribut yah bilang aja lah kalo yg paling tua dari toba sana..cuma yang pasti 4 kerajaan di simalungun di kuasi marga2 purba
1 kerajaan purba ( Purba Pak-pak )
2 kerajaan silimakuta ( Purba Girsang )
3 kerajaan dolog silau ( Purba Dasuha atw kalo engga salah purba tambak ) agak lupa sih
4 kerajaan pane ( Purba jga tapi engga tau purba apa mungkin purba dasuha )
sebenar nya kalo sanina bilang cipayung itu terlalu jauh kek nya engga juga,karena kalo kita liat dri adat dan tata krama org simalungun hampir2 sama kek orang2 jawa/sunda
dari bahasa nya yg halus,dri gotong nya yg bercorak batik,dari musik nya kalo mendegar musik simalungun yg asli wah luar bias halus dan ada instrumen gending nya juga,dan nari na juga halus.trus kalo di simalungun kalo nunjuk orang engga bisa pake jari telunjuk harus pake jari jempol itu dulu nya sih,cuma sekarang org2 dah pada gaul kali ya..
memang udah seharus nya ada penelitian yg lebih serius thd suku batak br engga terjadi simpang siur,dan bisa saling trima.
Kita tunggu aja lah penjelasan dari Suhu Omtatok..
tectronic - 01/08/2008 04:17 AM
#108

beer: minum dulu ah sambil baca sejarah tanah batax \)

saya tertarik cos calon saya asli batak juga \)
wiltom83 - 01/08/2008 12:01 PM
#109

Terima Kasih Sanina..
Ketika hari minggu kemarin,saya ikut punguan Toga Simamora yang ada di kota kami,Sorong..

Jumlah anggota punguan Toga Simamora di Sorong-Papua ada sekitar 60Keluarga beserta borunya..

Pada urutan ke 10 terdapat nama keluarga kami yaitu : Kel.Girsang-Sipayung.
Ternyata banyak dari abang,lae dan inang yang dari Toba tidak mengetahui marga Girsang ini,makanya saya jelaskan pd mereka bahwa Girsang cabang dari Purba Simalungun,ada yang komentar bahwa mrk baru pertama kali dengar marga ini,saya yang jd bingung akhirnya..kesimpulan saya ternyata banyak saudara2 kita di Toba yang mengenal marga cabang2 Purba Simalungun seperti Girsang,Ciboro dll...

Lalu ada juga yang bertanya ttg urutan 23 yang tertulis : Kel.Tarigan-Purba,banyak yang heran krn Tarigan khan dengan Purba itu sama,koq saling kawin?ternyata Tarigan di Karo dengan Purba Karo itu berbeda karena Purba Karo masuknya ke Karo-Karo jd bisasaling kawin...

Diatei Tupa ma...
suhu_omtatok - 03/08/2008 06:31 AM
#110

Quote:
Original Posted By KingDragon
suhu Omtatok Saya mau tanya tentang Marga Sinaga Yang di Tanjung Balai
Karena Orang tua saya dulu pernah cerita:
Setelah Sinaga menjadi Raja di Tanah jawa Simalungun.
Konon Ompung Sinaga mempunyai 3 orang anak laki (uruk , Bonor, Ratus/maaf kalo salah). Sinaga Bonor adalah anak yang kedua. Tetapi dibidang kecakapan dalam urusan kerajaan maupun dalam Kesaktian kemampuannya melebihi kedua saudaranya.Oleh sebab inilah maka Raja menjatuhkan pilihannya kepada Bonor untuk menjadi Raja menggantikan dirinya kelak.Sedangkan aturan yang berlaku adalah anak pertama laki2 lah yang menjadi raja penerus.Mahkota kerajaan seharusnya jatuh kepada anak pertama. Tetapi karena Raja menganggap anak pertama tidak layak menjadi Raja maka aturan yang berlaku tidak dijalankan oleh Raja. Tentu saja hal ini sangat ditentang oleh anak pertama,walaupun hal ini tidak langsung dikatakannya kepada Raja. Lalu anak pertama bersekongkol dengan anak ketiga untuk membunuh bonor sebagai anak kedua.
Dalam hal ini Bonor mengalah untuk tidak meladeni kedua saudaranya tersebut, padahal kalau dia mau maka dengan mudah Bonor dapat mengalahkan kedua saudaranya tersebut. Kemudian Bonor melarikan diri ke Tanjung Balai, karena kecakapannya Bonor menjadi salah satu petinggi istana Raja Tanjung Balai, bahkan menikahi salah satu anak Raja Tanjung Balai dan memeluk agama Islam. Dari sinilah konon Marga Sinaga Banyak di Tanjung Balai bahkan ada pula yang mengatakan salah satu Turunan marga sinago(kalo di tanjung Balai) yang merantau ke Bukit Tinggi merubah marganya menjadi Chaniago............tau
ah\)
Mohon pencerahannya Suhu Omtatok


Betul,
kisah itu memana ada.
Tanjung Balai merupakan Melayu yang berasal dari beberapa marga, seperti: Marpaung, Panjaitan, Sitorus, Sinaga.
suhu_omtatok - 03/08/2008 07:25 AM
#111

Quote:

Horas!
Marhasoman Hormat,
Parlobei ihatahon hanami, porlu ipadas hanami barita ni Yayasan Simalungun Sauhur.

Bidang Seni & Budaya
Das bani tikkion Bidang Seni & Budaya, Yayasan Simalungun sauhur mambahen Latihan Pembelajaran Panggual, Panortour pakon pandoding, dua hali saminggu; ai ma bani ari selasa pakon jum’at.

Yayasan Simalungun Sauhur domma sirsir saparangguan gual, ai ma Keyboard, Gondrang, Ogung, Mongmongan, Sarunei, Sulim, Surdam, Sitalasayak pakon Sound System.

Bidang Seni & Budaya Yayasan Simalungun Sauhur domma mandihuti bahat acara; aima Pesta-Pesta Parhajabuan, Pasombuh Sihol i Medan, Serdang Bedagei, Asahan, Bandar Purba pakon Pematang Siantar, dua hali Pesta Rondang Bintang i Parapat pakon naleigan.

Anjaha KBRI Paris tikion mangontang Yayasan Simalungun Sauhur ase mandihuti Indonesian Week i Perancis bani bulan mei 2008.

Bidang Media Cetak
Yayasan Simalungun Sauhur domma mambahen majalah namargoran SAUHUR. Ipukkah bani agustus 2007, anjanah sonari irencanahon terbit edisi paonomon.

Majalah Sauhur sahali terbit bahat ni 3000 eksemplar, domma ipadas bani Halak Simalungun na dong ia Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera


Selatan, Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Kalimantan pakon Papua. Domma ikirim hubani Duta Besar RI na i Perancis.

Bidang Pembangunan Lopou Bolon
Yayasan Simalungun Sauhur domma pasirsirhon tanoh bolag ni 2000 m2 namarianan i
Jl. Ayahanda Medan.

Anggo boi ipatuppu toktok riap humbani halak namarahap pakon partuha ni Simalungun, boi ma ipajongjong Lopou Bolon ni Simalungun tahun 2008 s/d 2010. Ibagas on mardalan bani harapan ni Bidang Seni & Budaya domma Toguh ibagas Masyarakat Simalungun pakon itandai haganup Masyarakat Simalungun i Sumut sonai homa bani Majalah Sauhur boi ijalo ibagas malas ni uhur ni Halak Simalungun.

Hubani nasiam, harap uhur nami bani Saran, Podah pakon Pangurupion nasiam, ase boi naming ganup program.


Lambin toguh homa hasadaon ahap Simalungunta, Sisada Ahap Sisada Parmaluan, Na Sapangambei Manoktok Hitei, Mamajuhon Simalungun ibagas Habonaron Do Bona.


Andohar bani na laho roh Lawei/Sanina nami, marlumbang ni uhur mampardiatei hamajuon Simalungunta.

Diatei Tuppa
Horas ma batta rombang!

Tabe pakon Tonggo nami,


Asyik juga mengikuti obrolan Lawei Hidupsehari & Wiltom83,

oh ya, Sisadapur adalah singkatan yang digunakan orang non-Simalungun,untuk mempergampang mengingat saja. jadi itu bukan batokan mengetahui marga-marga di Simalungun.

Kalau dikatakan Marga Damanik, Purba, Saragih dan Sinaga sebagai marga asli Simalungun; rasanya kurang tepat.

Sebuah suku terbentuk adalah proses dari sebuah peradaban.
Di Simalungun jg seperti itu.

Di simalungun, ada beberapa marga dari raja-raja. Di Kerajaan Tanoh Jawa,misalnya,Rajanya bermarga Sinaga. Namun rakyatnya bukan cuma Sinaga, tapi bisa saja marga lain.

Di Simalungun, berlaku tanoh hasusuran, bukan dilihat dari teritorial marga raja.

Jika Lawei Wiltom83,mengatakan bahwa sipayung tidak punya tanah tanah leluhur di simalungun. itu tentu kurasng tepat. Jangan membahas Simalungun dgn cara Toba.

di Simalungun, Raja Raya bermarga Saragih Garingging, lalu bagai mana pula Saragih Damuttei, Permata, Saragih Nasionggang? apakah mereka tidak punya kampung???

Kedinamikaan marga di simalungun sudah berlangsung lama, dan mereka mempunyai tanoh hasusuran, dimana mereka atau opungnya bertempat tinggal.
Jika turunannya berasal dari Kec. Sipispis kab. Serdang Bedagai, maka tanoh hasusurannya adalah di Sipispis.
Sipispis yang merupakan bekas partuanon bajalinggei dan rajanya bermarga Purba Dasuha, tapi kita temukan banyak saragih dan sinaga yg tanoh hasusurannya di sipispis.

Di Simalungun, ada juga istilah Sipukka Huta, yaitu suatu marga yang pertama membuka suatu wilayah, dan ia menjadikan wilayah itu tanoh hasusurannya.

memang ada beberapa marga yang berafiliasi ke simalungun dan ia menjadi simalungun. orang yang disebut simalungun adalah orang yang sauhur, sariah, sapangambei dalam satu ahap.

belanda pernah mengambil kuli kontrak dari toba untuk dipekerjakan di simalungun,dan tidak sedikit mereka kemudian menjadi simalungun. dan tidak pernah lagi dipersoalkan.

ada juga marga-marganon simalungun yang telah ada di sumalungun jauh sebelum itu.
ini sangat sulit diurai lagi.

sebenarnya, di seluruh nusantara, kondisi ini banyak terjadi.
Di gorontalo, tidak sedikit arab menjadi gorontalo.
Orang Luwu & pendatang dari China ada juga yg menjadi Toraja.
orang melayu dan aceh juga berasal dari berbagai puak
dan sulit untuk diurasi lg.
kisawung - 03/08/2008 07:40 AM
#112

I`m so speechless for advanced information..

more thumbup for my brother SuhuOmtatok thumbup: shakehand

note:
saat ini SuhuOmtatok ialah ketua FKPPAI cabang Medan Sumut
(Forum Komunikasi Paranormal dan Penyembuh Alternatif Indonesia)
kom4nglier - 03/08/2008 07:40 AM
#113

^^
keren2 pics symbolnya...
wiltom83 - 04/08/2008 09:13 PM
#114

"Menurut Muhar Omtatok, Budayawan Simalungun, awalnya Gotong (Penutup Kepala Pria Simalungun) berbentuk destar dari bahan kain gelap ( Berwarna putih untuk upacara kemalangan, disebut Gotong Porsa), namun kemudian Tuan Bandaralam Purba Tambak dari Dolog Silou juga menggemari trend penutup kepala ala melayu berbentuk tengkuluk dari bahan batik, dari kegemaran pemegang Pustaha Bandar Hanopan inilah, kemudian Orang Simalungun dewasa ini suka memakai Gotong berbentuk Tengkuluk Batik."

Kutipan di atas saya ambil dari Wikipedia ttg Simalungun...maaf apakah Suhu_Omtatok yang dimaksud dengan Muhar Omtatok,Budayawan Simalungun?

Maaf Suhu_Omtatok,apakah bisa rekomendasikan saya pada siapakah saya bisa mendapatkan buku mengenai sejarah Simalungun yang memandang dari sudut Simalungun bukan dari sudut Toba krn selama ini penulisan sejarah Simalungun selalu dipengaruhi oleh Toba sehingga saya menjadi bingung dlm mencari kepastian sejarah Simalungun yang sesungguhnya..misalnya ttg Purba yang di Simalungun mencapai 12 cabang marga sedangkan di Toba hanya 3 cabang marga..

Berbagai orang simalungun di sini entah itu abang ataupun tulang yang saya tanyakan ada berbagai ragam cerita,kalo dia sudah ber-mama toba dan beristri orang toba maka selalu lebih ke toba-annya yang kental sedangkan kalo beristrikan simalungun maka sudut simalungun yang kental...mumet saya...tp saya senang mempelajari sejarah ttg halak simalungun...

Diatei Tupa ma..
ampoon - 05/08/2008 03:33 PM
#115

dear lae2 kaskuser,
HORAS !! sebelumnya \)
gw mau tanya donk neh, maklum deh gw batak lahir di jkt. dan juga bokap gw udah ninggalin gw ke sorga waktu gw kecil. jadi gw ga ngerti asal usul marga gw. marga gw sagala. yg gw tau tentang marga gw adalah batak Toba. dah itu doank.. \(
tp gw juga abis browsing2 ada yg ngebahas ttng marga gw ini. mungkin ada lae2 dsini yg bisa kasi gw referensi marga gw ini ??

"dikisahkan, perjalanan etnis Batak dimulai dari seorang raja yang mempunyai dua orang putra. Putra sulung diberi nama Guru Tatea Bulan dan kedua diberi nama Raja Isumbaon.

Putra sulungnya, yakni Guru Tatea Bulan memiliki 11 anak (5 putera dan 6 puteri). Kelima putera bernama: Raja Uti, Saribu Raja, Limbong Mulana, Sagala Raja dan Lau Raja. Sedangkan keenam puteri bernama: Biding Laut, Siboru Pareme, Paronnas, Nan Tinjo, Bulan dan Si Bunga Pandan."

brikut link nya : http://gus7.wordpress.com/2008/05/29/gusti-kanjeng-ratu-kidul-berasal-dari-tanah-batak-1/

wah klo itu berita bener seperti yg diceritakan berarti gw keturunan raja asli donk ya?? waduh jd ga enak neh gw.. :P
ehh tp btw gw pengen tau yg sebenernya lho.. mungkin lae2 dsini ada yg lebih tau dr gw ??
Thx be4.
thogel - 05/08/2008 05:26 PM
#116

Quote:
Original Posted By suhu_omtatok
Betul,
kisah itu memana ada.
Tanjung Balai merupakan Melayu yang berasal dari beberapa marga, seperti: Marpaung, Panjaitan, Sitorus, Sinaga.
Kalau kita ke USU, jalan didepannya adalah Jl Tengku dr. Mansyur, ia sebenarnya bermarga Marpaung.



Lalu mengapa beliau memakai gelar Tengku ? shakehand
suhu_omtatok - 05/08/2008 11:54 PM
#117

Quote:
Original Posted By 766HI
Mauliate Godang Suhu_omtatok untuk gambar Rajahnya

btw Ijin Copas yachhh,,, \)


Ok Bung 766HI, silakan
suhu_omtatok - 06/08/2008 12:16 AM
#118

Quote:
Original Posted By thogel
Lalu mengapa beliau memakai gelar Tengku ? shakehand


Pada muasal Melayu dalam pemaknaan puak, Melayu dimaknai islam. Masuk melayu bermakna masuk islam, atau dibeberapa tempat bisa juga diartikan berkhitan.

Orang batak yg bermigrasi ke wilayah Asahan, selanjutnya di sebut Orang Pardembanan.
Oleh Sultan Aceh, dibentuklah kerajaan Asahan yg Melayu (islam), rajanya putra Sultan Aceh; dengan pembesar kerajaan ada yg dari marga Marpaung. Mereka selanjutnya bergelar Tengku.

bukan cuma di Asahan, beberapa Melayu Sumatera Timur berasal dari Rumpun Batak. Raja Tebing Tinggi (kerajaan melayu, namanya Kerajaan Padang di Bulian) yg bergelar Tengku Mahraja bermarga Saragih Dasalak, kerabat Kerajaan Raya (Saragih Garingging).
Kewaziran Tanjung Morawa, bergelar Tengku, bermarga Saragih Dasalak.
Datuk Sunggal bermarga karo, Surbakti.
Datuk Hamparan Perak bermarga karo, Sembiring Pelawi.
Malah Tengku- Tengku Maimun adalah anak turunan Gocah Pahlawan yg berasal dari Delhi India.
suhu_omtatok - 06/08/2008 12:26 AM
#119

Quote:
Original Posted By wiltom83
"Menurut Muhar Omtatok, Budayawan Simalungun, awalnya Gotong (Penutup Kepala Pria Simalungun) berbentuk destar dari bahan kain gelap ( Berwarna putih untuk upacara kemalangan, disebut Gotong Porsa), namun kemudian Tuan Bandaralam Purba Tambak dari Dolog Silou juga menggemari trend penutup kepala ala melayu berbentuk tengkuluk dari bahan batik, dari kegemaran pemegang Pustaha Bandar Hanopan inilah, kemudian Orang Simalungun dewasa ini suka memakai Gotong berbentuk Tengkuluk Batik."

Kutipan di atas saya ambil dari Wikipedia ttg Simalungun...maaf apakah Suhu_Omtatok yang dimaksud dengan Muhar Omtatok,Budayawan Simalungun?

Maaf Suhu_Omtatok,apakah bisa rekomendasikan saya pada siapakah saya bisa mendapatkan buku mengenai sejarah Simalungun yang memandang dari sudut Simalungun bukan dari sudut Toba krn selama ini penulisan sejarah Simalungun selalu dipengaruhi oleh Toba sehingga saya menjadi bingung dlm mencari kepastian sejarah Simalungun yang sesungguhnya..misalnya ttg Purba yang di Simalungun mencapai 12 cabang marga sedangkan di Toba hanya 3 cabang marga..

Berbagai orang simalungun di sini entah itu abang ataupun tulang yang saya tanyakan ada berbagai ragam cerita,kalo dia sudah ber-mama toba dan beristri orang toba maka selalu lebih ke toba-annya yang kental sedangkan kalo beristrikan simalungun maka sudut simalungun yang kental...mumet saya...tp saya senang mempelajari sejarah ttg halak simalungun...

Diatei Tupa ma..


Saya baru liat tulisan dari Wikipedia tsb. Terimakasih Lawei. Kutipan tulisan tsb berasal dari makalah yang saya buat ketika menjadi pemakalah pada sebuah seminar di Garuda Plaza Hotel, kalo tdk salah thn 2005.

di samping banyaknya buku-buku Simalungun yang ditulis org Simalungun, Dr. Sortaman Saragih Simarmata yg beristrikan org Toba, ada menulis buku berjudul Orang Simalungun.Beliau tinggal di Depok. Lawei bisa memesan buku beliau.
suhu_omtatok - 06/08/2008 01:24 AM
#120

Quote:
Original Posted By ampoon
dear lae2 kaskuser,
HORAS !! sebelumnya \)
gw mau tanya donk neh, maklum deh gw batak lahir di jkt. dan juga bokap gw udah ninggalin gw ke sorga waktu gw kecil. jadi gw ga ngerti asal usul marga gw. marga gw sagala. yg gw tau tentang marga gw adalah batak Toba. dah itu doank.. \(
tp gw juga abis browsing2 ada yg ngebahas ttng marga gw ini. mungkin ada lae2 dsini yg bisa kasi gw referensi marga gw ini ??

"dikisahkan, perjalanan etnis Batak dimulai dari seorang raja yang mempunyai dua orang putra. Putra sulung diberi nama Guru Tatea Bulan dan kedua diberi nama Raja Isumbaon.

Putra sulungnya, yakni Guru Tatea Bulan memiliki 11 anak (5 putera dan 6 puteri). Kelima putera bernama: Raja Uti, Saribu Raja, Limbong Mulana, Sagala Raja dan Lau Raja. Sedangkan keenam puteri bernama: Biding Laut, Siboru Pareme, Paronnas, Nan Tinjo, Bulan dan Si Bunga Pandan."

brikut link nya : http://gus7.wordpress.com/2008/05/29/gusti-kanjeng-ratu-kidul-berasal-dari-tanah-batak-1/

wah klo itu berita bener seperti yg diceritakan berarti gw keturunan raja asli donk ya?? waduh jd ga enak neh gw.. :P
ehh tp btw gw pengen tau yg sebenernya lho.. mungkin lae2 dsini ada yg lebih tau dr gw ??
Thx be4.


Putra Sulung Guru Tatea Bulan, SiRaja Biakbiak (diyakini betul, inilah Raja Uti - Raja Hatorusan). Ia diyakini sakti dan sebagian meyakini beliau moksa, belum wafat sampai sekarang.
dia mewarisi benda sakti, diantaranya: Piso gaja Dompak, Lage Haomasan, Pungga Haomasan, Hujur Siringis, Podang Halasan dan Tabu-tabu Sitarapullang
Page 6 of 63 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 >  Last ›
Home > LOEKELOE > SUPRANATURAL > Budaya > ## [Budaya]:"Rumpun B A T A K"##