Lampu Senter/Flashlight
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Lampu Senter/Flashlight > Review senter / flashlight
Total Views: 27254 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 5 of 15 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 >  Last ›

sandalian - 09/09/2011 03:50 AM
#81
Hanya sekilas, bukan review.
Saya mendapatkan Quark Mini 123 ini beberapa hari yang lalu. Berikut ini sekilas mengenai senter imut-imut ini:

Spoiler for unboxing

Review senter / flashlight

Mari kita keluarkan senter tersebut dari kardusnya..

Review senter / flashlight

Isi di dalam kemasan adalah senter, sebuah baterai CR 123, lanyard/gantungan, buku petunjuk, dan sebuah O ring tambahan (di dalam kantong plastik kecil).

Senter ini menggunakan baterai CR 123 yang ukurannya lebih pendek dibanding baterai AA. Meski lebih pendek, baterai ini mempunyai tegangan 3 volt, dua kali lipat dibanding baterai AA yang hanya 1.5 volt. Karena tegangannya lebih tinggi, maka senter ini akan lebih terang dibanding senter dengan seri yang sama namun menggunakan baterai AA (Quark Mini AA).

Berikut ini perbandingan ukuran senter dan baterai CR 123 (tengah) terhadap baterai AA (kanan).

Spoiler for perbandingan ukuran

Review senter / flashlight

Karena ukuran senter yang cukup kecil, membuat senter ini cukup nyaman untuk dipegang..
Spoiler for si kecil mungil

Review senter / flashlight

Review senter / flashlight

Selain nyaman dipegang, tentu saja senter sekecil ini juga sangat nyaman untuk dikantongi.

Senter ini mempunyai 3 level keterangan, eh, maksud saya tingkat terangnya ada 3 level. Cara menyalakannya adalah dengan memutar head senter searah jarum jam, dan bisa dimatikan dengan memutar head senter berlawanan arah jarum jam.

Sedangkan untuk berganti mode/level, caranya dengan dihidupkan, dimatikan, lalu dihidupkan kembali secara cepat (di bawah dua detik), urutannya adalah Low – Medium – High. Jika senter mati lebih dari dua detik, saat dihidupkan akan kembali ke level paling redup.
Spoiler for spesifikasi

Review senter / flashlight

Sayangnya senter ini tidak bisa menggunakan baterai rechargeable, sehingga saya harus membeli beberapa baterai CR123 tambahan untuk stok.

Namun yang menarik, senter ini mempunyai ukuran diameter yang sama dengan Ultrafire C3 yang harganya hanya seperempat dari Quark Mini 123 ini.
Spoiler for quark dan ultrafire

Review senter / flashlight

dan headnya bisa ditukar..

Review senter / flashlight

daaaan...
Spoiler for ultraquark

Review senter / flashlight


Mohon koreksinya jika ada kesalahan data atau istilah yang saya gunakan \)
GadgetsReview - 09/09/2011 02:19 PM
#82

Quote:
Original Posted By sandalian
Saya mendapatkan Quark Mini 123 ini beberapa hari yang lalu. Berikut ini sekilas mengenai senter imut-imut ini:

Spoiler for unboxing

Review senter / flashlight

Mari kita keluarkan senter tersebut dari kardusnya..

Review senter / flashlight

Isi di dalam kemasan adalah senter, sebuah baterai CR 123, lanyard/gantungan, buku petunjuk, dan sebuah O ring tambahan (di dalam kantong plastik kecil).

Senter ini menggunakan baterai CR 123 yang ukurannya lebih pendek dibanding baterai AA. Meski lebih pendek, baterai ini mempunyai tegangan 3 volt, dua kali lipat dibanding baterai AA yang hanya 1.5 volt. Karena tegangannya lebih tinggi, maka senter ini akan lebih terang dibanding senter dengan seri yang sama namun menggunakan baterai AA (Quark Mini AA).

Berikut ini perbandingan ukuran senter dan baterai CR 123 (tengah) terhadap baterai AA (kanan).

Spoiler for perbandingan ukuran

Review senter / flashlight

Karena ukuran senter yang cukup kecil, membuat senter ini cukup nyaman untuk dipegang..
Spoiler for si kecil mungil

Review senter / flashlight

Review senter / flashlight

Selain nyaman dipegang, tentu saja senter sekecil ini juga sangat nyaman untuk dikantongi.

Senter ini mempunyai 3 level keterangan, eh, maksud saya tingkat terangnya ada 3 level. Cara menyalakannya adalah dengan memutar head senter searah jarum jam, dan bisa dimatikan dengan memutar head senter berlawanan arah jarum jam.

Sedangkan untuk berganti mode/level, caranya dengan dihidupkan, dimatikan, lalu dihidupkan kembali secara cepat (di bawah dua detik), urutannya adalah Low – Medium – High. Jika senter mati lebih dari dua detik, saat dihidupkan akan kembali ke level paling redup.
Spoiler for spesifikasi

Review senter / flashlight

Sayangnya senter ini tidak bisa menggunakan baterai rechargeable, sehingga saya harus membeli beberapa baterai CR123 tambahan untuk stok.

Namun yang menarik, senter ini mempunyai ukuran diameter yang sama dengan Ultrafire C3 yang harganya hanya seperempat dari Quark Mini 123 ini.
Spoiler for quark dan ultrafire

Review senter / flashlight

dan headnya bisa ditukar..

Review senter / flashlight

daaaan...
Spoiler for ultraquark

Review senter / flashlight


Mohon koreksinya jika ada kesalahan data atau istilah yang saya gunakan \)


Beamnya gmn gan? biar yang laen tambah keracunan:2thumbup
sandalian - 10/09/2011 12:53 AM
#83

Quote:
Original Posted By GadgetsReview
Beamnya gmn gan? biar yang laen tambah keracunan:2thumbup


Kemarin belum sempat ngetes beamnya Mas, karena kamera jadul tidak memadai untuk motret di tempat gelap.

Nanti kalau ada pinjeman kamera, saya update dengan beam test-nya \)
waayaan - 10/09/2011 08:22 AM
#84

Mohon ijin nanya ya agan agan para master flash light,

Kalau Maglite kira kita build quality nya bagus ga? Mohon rekomendasi kira kira yang model apa yang paling bagus dan kuat atau ada merek lain yang ada di indonesia? Ane juga minat neh punya satu flash light yang mantap buat di rumah. Thanks
Iteza - 10/09/2011 10:41 AM
#85

Quote:
Original Posted By waayaan
Mohon ijin nanya ya agan agan para master flash light,

Kalau Maglite kira kita build quality nya bagus ga? Mohon rekomendasi kira kira yang model apa yang paling bagus dan kuat atau ada merek lain yang ada di indonesia? Ane juga minat neh punya satu flash light yang mantap buat di rumah. Thanks


Kayanya sekarang ud banyak pilihan deh gan selain maglite.... coba aja merk2 seperti fenix, jetbeam, olight, xeno, spark, lumintop, n masih banyak lagi... tinggal sesuaikan model, kebutuhan ama budget aja... hehe... D
fabienne - 10/09/2011 04:35 PM
#86

Quote:
Original Posted By waayaan
Mohon ijin nanya ya agan agan para master flash light,

Kalau Maglite kira kita build quality nya bagus ga? Mohon rekomendasi kira kira yang model apa yang paling bagus dan kuat atau ada merek lain yang ada di indonesia? Ane juga minat neh punya satu flash light yang mantap buat di rumah. Thanks


Bertanya mending di sini deh karena ini thread untuk review senter.
GadgetsReview - 01/10/2011 11:00 AM
#87
Olight i15
Selamat pagi forsen...
Kenalkan anggota baru di keluarga senter ane, sebuah OLIGHT i15 Infinitum

Spoiler for OLIGHT i15
Review senter / flashlight


Spesifikasi Olight i15 Infinitum

[*]LED: Cree 7090 XR-E R2, life span up to 50000 hours
[*] Output: 205 lumens / 1hr max, 6 lumens / 50hrs low. (note *with li-ion 14500 cell)
[*] Function: Digitally regulated infinitely variable output Plus Strobe and SOS.
[*] Dimensions: Overall length 109.5mm, Bezel dia: 23.6mm, Body dia: 20mm.
[*] Weight: 53g without battery
[*] Battery: Uses 1x AA Alkaline, Lithium 1.5v cell, or Rechargeable NiMH AA 1.2v & Li-ion 3.7v 14500 battery.

[*] Accessories included: Holster, Lanyard, Operation manual, Spare O-rings, Spare rubber switch boot.

[*] Accessories optional: Filters (Red, Green or Blue), Beam Diffuser.



Features

[*]Ultra high performance World-class Cree 7090 XR-E R2 LED provides Shock-Proof dependable lighting.
[*] Unique part smooth part textured reflector for flawless beam for Perfect blend of flood and throw, 150m+ long throw
[*] High Output, 205 lumens max with 1.5v battery, or 205 Lumens max with 3.7v battery.
[*] Long battery runtime, 50 hours max on low.
[*] Uses regular AA battery as a convenient easy power source.
[*] Ultra efficient advanced digital power management system for smooth and even brightness over the duration of battery life.
[*] Superior heat sink disperses heat to protect LED and electronic components for longer service life.
[*] Solid Construction, Ergonomic design with anti-slip knurled finish for firm grip and easy operation.
[*] Heavy duty lanyard to prevent loss and easy carry.
[*] Built to meet Mil-spec MIL-STD-810F.
[*] O-ring seals provide high water resistant and long service life .
[*] Ultra Clear Glass lens, non scratch with Anti-Reflective Coating.



Olight i15 dikemas dalam karton box hitam-merah dan dalam paketnya terdapat :

[*]1x Olight I15
[*]1x Nylon elastic holster
[*]1x Spare rubber button cap
[*]1x Nylon wrist strap
[*]2x Spare rubber o-rings


Spoiler for paketnya
Review senter / flashlight


Seperti kebanyakan senter lain, Olight i15 juga terbuat dari Aluminium yang dilapisi hard anodized III, bahkan juga pada tail cap thread sehingga fungsi lock out dapat dilakukan. Lock out berfungsi untuk me-nonaktifkan senter dengan cara memutar sedikit tail cap berlawanan jarum jam.

Kedua thread, pada bagian head ataupun tail cap dibubut segitiga, bukan square cut, tetapi presisinya cukup tinggi dan smooth. Thread dalam kondisi yg sudah diberi pelumas.
Spring di tail cap sudah gold coating untuk mencegah oksidasi sehingga kontak antara batere dengan tailcap switch tetap terjaga dengan hambatan yang minim.
Spoiler for parts
Review senter / flashlight
Review senter / flashlight
Review senter / flashlight
Review senter / flashlight


Ukuran i15 termasuk palm size, kecil tetapi masih enak digenggam dan dioperasikan.
Spoiler for size
Review senter / flashlight
Review senter / flashlight
Review senter / flashlight
(waktu ambil foto untuk penampakan diatas, i15 sy jatuh dari ketinggian sekitar 1 m, tp ternyata ga ada bekas apa2, mantab hard anodized-nya)


Bodinya juga didesain dengan anti roll yang membantu saat digunakan secara hand free, semisal ditaruh di meja.
Spoiler for anti-roll
Review senter / flashlight


User Interface senter ini didesain dengan simpel, tanpa banyak klik, masuk dalam golongan forward switch sehingga dapat digunakan secara momentary, atau menyalakan senter dengan menekan switch setengah, cocok digunakan saat berburu.

Pengaturan hi-low mode dilakukan saat tail switch ditekan penuh, lalu kepala senter dilonggarkan, maka cahaya akan meredup bila sebelumnya adalah hi-mode. Kencangkan kembali sekiranya keluaran cahaya dirasa cukup. Posisi lumen ini akan dimemori oleh senter.

Sekarang tentang muntahan sinarnya...
Reflektor didesain secara unik, khas Olight, bagian tengahnya bertekstur (OP), sedangkan bagian luarnya smooth, alhasil beam yang dihasilkan merupakan perpaduan antara flood dan throw (seperti yg sy cari selama ini, buat EDC ok karena spillnya lumayan floody, buat bantu kerja juga marii, karena fokusnya mantab).
Spoiler for beam
Review senter / flashlight
Review senter / flashlight
Kiri: Olight i15, Kanan: Xeno E03, keduanya hi-mode.


Spoiler for pemakaian di lapangan jarak 30m
Review senter / flashlight
i15 Hi-mode
Review senter / flashlight
E03 Hi-mode
Review senter / flashlight
]Review senter / flashlight
i15 Hi-modeReview senter / flashlight
E03 Hi-modeReview senter / flashlight


Kesimpulan:

[*]Sangat setuju dengan review beberapa situs yang mengatakan "Very well built and finished".
[*]Walaupun focusnya padat dan kecil, tetapi tetap menghasilkan spill yang lembut untuk menerangi area sekitarnya.
[*]Mampu menjalankan tugas dengan baik pada konfigurasi 3,7V menggunakan 14500, pemakaian hi-mode 5 menit belum menghasilkan panas yang mengganggu.
[*]Tint yang dihasilkan neutral white, sedikit lebih hangat dari Xeno E03 XML cool white, cocok untuk menembus uap minyak di dalam vessel di pabrik. Dengan XML cool white cahaya yang dihasilkan cenderung berpendar ketika menembus uap minyak. Warm white mungkin lebih cocok.
[*]UI dirancang dengan baik, kemungkinan masuk ke strobe dan SOS mode diperkecil karena utk mengeset hi-low mode melalui head senter.
[*]Kekurangannya, karena pengaturan hi-low mode dengan cara memutar head, jadi kalo sering dilakukan kutub positif senter dan thread bisa aus (masukan dari bro Fabienne).



Demikian dari saya, mohon koreksi dari para agan forsen.
alatselam.com - 01/10/2011 11:46 AM
#88

Quote:
Original Posted By GadgetsReview
Selamat pagi forsen...
Kenalkan anggota baru di keluarga senter ane, sebuah OLIGHT i15 Infinitum

hehe..akhirnya sudah diterima ya bos. Semoga puas. Olight i series adalah salah satu senter R2 kami yang throw jauh (dibandingkan dengan senter 1 cell lain-nya).
GadgetsReview - 01/10/2011 12:03 PM
#89

Quote:
Original Posted By alatselam.com
hehe..akhirnya sudah diterima ya bos. Semoga puas. Olight i series adalah salah satu senter R2 kami yang throw jauh (dibandingkan dengan senter 1 cell lain-nya).


mantab gan, waktu itu ngambil langsung di JNE krn udh penasaran, makasih atas infonya gan, akhirnya dpt yg sesuai.

Kesimpulannya : belanja di alatselam.com sangat memuaskan, pelayanan cs, pengiriman dan barangnya TOP.

Alatselam.com emang recselrecselrecselrecselrecsel
nendra_p - 02/10/2011 12:01 PM
#90

Quote:
Original Posted By GadgetsReview
Selamat pagi forsen...
Kenalkan anggota baru di keluarga senter ane, sebuah OLIGHT i15 Infinitum

Spoiler for OLIGHT i15
Review senter / flashlight


Spesifikasi Olight i15 Infinitum

[*]LED: Cree 7090 XR-E R2, life span up to 50000 hours
[*] Output: 205 lumens / 1hr max, 6 lumens / 50hrs low. (note *with li-ion 14500 cell)
[*] Function: Digitally regulated infinitely variable output Plus Strobe and SOS.
[*] Dimensions: Overall length 109.5mm, Bezel dia: 23.6mm, Body dia: 20mm.
[*] Weight: 53g without battery
[*] Battery: Uses 1x AA Alkaline, Lithium 1.5v cell, or Rechargeable NiMH AA 1.2v & Li-ion 3.7v 14500 battery.

[*] Accessories included: Holster, Lanyard, Operation manual, Spare O-rings, Spare rubber switch boot.

[*] Accessories optional: Filters (Red, Green or Blue), Beam Diffuser.



Features

[*]Ultra high performance World-class Cree 7090 XR-E R2 LED provides Shock-Proof dependable lighting.
[*] Unique part smooth part textured reflector for flawless beam for Perfect blend of flood and throw, 150m+ long throw
[*] High Output, 205 lumens max with 1.5v battery, or 205 Lumens max with 3.7v battery.
[*] Long battery runtime, 50 hours max on low.
[*] Uses regular AA battery as a convenient easy power source.
[*] Ultra efficient advanced digital power management system for smooth and even brightness over the duration of battery life.
[*] Superior heat sink disperses heat to protect LED and electronic components for longer service life.
[*] Solid Construction, Ergonomic design with anti-slip knurled finish for firm grip and easy operation.
[*] Heavy duty lanyard to prevent loss and easy carry.
[*] Built to meet Mil-spec MIL-STD-810F.
[*] O-ring seals provide high water resistant and long service life .
[*] Ultra Clear Glass lens, non scratch with Anti-Reflective Coating.



Olight i15 dikemas dalam karton box hitam-merah dan dalam paketnya terdapat :

[*]1x Olight I15
[*]1x Nylon elastic holster
[*]1x Spare rubber button cap
[*]1x Nylon wrist strap
[*]2x Spare rubber o-rings


Spoiler for paketnya
Review senter / flashlight


Seperti kebanyakan senter lain, Olight i15 juga terbuat dari Aluminium yang dilapisi hard anodized III, bahkan juga pada tail cap thread sehingga fungsi lock out dapat dilakukan. Lock out berfungsi untuk me-nonaktifkan senter dengan cara memutar sedikit tail cap berlawanan jarum jam.

Kedua thread, pada bagian head ataupun tail cap dibubut segitiga, bukan square cut, tetapi presisinya cukup tinggi dan smooth. Thread dalam kondisi yg sudah diberi pelumas.
Spring di tail cap sudah gold coating untuk mencegah oksidasi sehingga kontak antara batere dengan tailcap switch tetap terjaga dengan hambatan yang minim.
Spoiler for parts
Review senter / flashlight
Review senter / flashlight
Review senter / flashlight
Review senter / flashlight


Ukuran i15 termasuk palm size, kecil tetapi masih enak digenggam dan dioperasikan.
Spoiler for size
Review senter / flashlight
Review senter / flashlight
Review senter / flashlight
(waktu ambil foto untuk penampakan diatas, i15 sy jatuh dari ketinggian sekitar 1 m, tp ternyata ga ada bekas apa2, mantab hard anodized-nya)


Bodinya juga didesain dengan anti roll yang membantu saat digunakan secara hand free, semisal ditaruh di meja.
Spoiler for anti-roll
Review senter / flashlight


User Interface senter ini didesain dengan simpel, tanpa banyak klik, masuk dalam golongan forward switch sehingga dapat digunakan secara momentary, atau menyalakan senter dengan menekan switch setengah, cocok digunakan saat berburu.

Pengaturan hi-low mode dilakukan saat tail switch ditekan penuh, lalu kepala senter dilonggarkan, maka cahaya akan meredup bila sebelumnya adalah hi-mode. Kencangkan kembali sekiranya keluaran cahaya dirasa cukup. Posisi lumen ini akan dimemori oleh senter.

Sekarang tentang muntahan sinarnya...
Reflektor didesain secara unik, khas Olight, bagian tengahnya bertekstur (OP), sedangkan bagian luarnya smooth, alhasil beam yang dihasilkan merupakan perpaduan antara flood dan throw (seperti yg sy cari selama ini, buat EDC ok karena spillnya lumayan floody, buat bantu kerja juga marii, karena fokusnya mantab).
Spoiler for beam
Review senter / flashlight
Review senter / flashlight
Kiri: Olight i15, Kanan: Xeno E03, keduanya hi-mode.


Spoiler for pemakaian di lapangan jarak 30m
Review senter / flashlight
i15 Hi-mode
Review senter / flashlight
E03 Hi-mode
Review senter / flashlight
]Review senter / flashlight
i15 Hi-modeReview senter / flashlight
E03 Hi-modeReview senter / flashlight


Kesimpulan:

[*]Sangat setuju dengan review beberapa situs yang mengatakan "Very well built and finished".
[*]Walaupun focusnya padat dan kecil, tetapi tetap menghasilkan spill yang lembut untuk menerangi area sekitarnya.
[*]Mampu menjalankan tugas dengan baik pada konfigurasi 3,7V menggunakan 14500, pemakaian hi-mode 5 menit belum menghasilkan panas yang mengganggu.
[*]Tint yang dihasilkan neutral white, sedikit lebih hangat dari Xeno E03 XML cool white, cocok untuk menembus uap minyak di dalam vessel di pabrik. Dengan XML cool white cahaya yang dihasilkan cenderung berpendar ketika menembus uap minyak. Warm white mungkin lebih cocok.
[*]UI dirancang dengan baik, kemungkinan masuk ke strobe dan SOS mode diperkecil karena utk mengeset hi-low mode melalui head senter.
[*]Kekurangannya, karena pengaturan hi-low mode dengan cara memutar head, jadi kalo sering dilakukan kutub positif senter dan thread bisa aus (masukan dari bro Fabienne).



Demikian dari saya, mohon koreksi dari para agan forsen.


Dulu pernah punya yang begini, tapi karena mengganti modenya dengan cara diputar dan menggunakan 2 tangan saya merasa kurang nyaman, akhirnya saya berikan ke teman yang membutuhkan D
GadgetsReview - 02/10/2011 12:31 PM
#91

Quote:
Original Posted By nendra_p
Dulu pernah punya yang begini, tapi karena mengganti modenya dengan cara diputar dan menggunakan 2 tangan saya merasa kurang nyaman, akhirnya saya berikan ke teman yang membutuhkan D


Utk pemakaian outdoor mungkin jadi kurang praktis krn hharus pake 2 tangan, btw gmn dg kekurangan lainnya? Dulu pake brp lama bro?
nitisumito - 02/10/2011 09:01 PM
#92

ada yg make romisen RC-29 Q5 gak ya? bisa minta review nya?
GadgetsReview - 03/10/2011 02:31 PM
#93

Quote:
Original Posted By nitisumito
ada yg make romisen RC-29 Q5 gak ya? bisa minta review nya?


Saya punya RC-29 Q5, itu senter kedua sy, yg pertama Philips Luxeon.

RC29 merupakan senter flood to throw yg mini (palm size lah), secara ergonomi cukup enak digenggam dan mudah dioperasikan, pas di tangan.

Bodi aluminium dilapisi hard anodized tapi sepertinya dibawah class III, agak tipis. Pada ujung crown tail cap mulai terlihat warna aluminium karena gesekkan. RC29 cukup tahan air, mampu tetap nyala didalam air, coba liat di Youtube gan karena sy ga berani coba, hehehe.
Mampu dijadikan lilin alias berdiri dengan tail cap, berguna saat mati lampu.

Dilengkapi heat sink untuk melepaskan panas dari emitter, menurut sy cukup membantu, terbukti saat dinyalakan hi-mode dengan batere 14500 3,7V selama 20 menit senter tidak terlalu panas, itu sy lakukan sambil gowes.

Beam yang dihasilkan sangat mantab untuk throw, jarak 100 m masih cukup efektif. Untuk pengaturan flood, hasilnya merata, walaupun tidak seterang Xeno E03 (beda kelas lah, hehehe).

User Interface cukup simpel, Hi - Low - Strobe secara berulang, tidak ada fungsi memori, jadi siklusnya akan tetap, kecuali setelah dimatikan selama 1 menit akan kembali ke Hi-mode. Switchnya tipe forward, jadi bisa digunakan secara momentary switch.

Untuk mengatur fokus dengan cara memutar head, cuma memutarnya harus sampai 3 kali putaran utk sampai ke zoom, tidak sesimpel senter LedLenser yang tinggal dimaju-mundurkan.

Secara keseluruhan sy cukup puas dengan RC29, tetapi sy jarang bawa ke tempat kerja, karena lensanya masih plastik, dan udh ada begas goresan yg ga bisa ilang. Dipake kalo mati lampu di rumah aja, hehehe.

Semoga dapat membantu.
nendra_p - 03/10/2011 03:12 PM
#94

Quote:
Original Posted By GadgetsReview
Utk pemakaian outdoor mungkin jadi kurang praktis krn hharus pake 2 tangan, btw gmn dg kekurangan lainnya? Dulu pake brp lama bro?


Yang saya rasakan selain pengoperasian menggunakan dua tangan, juga cepat panas. Ini mungkin bukan sepenuhnya kekurangan ya, karena itu artinya distribusi panas baik. Biasanya saya pakai sarung tangan untuk mengatasinya, atau menggunakan mode yang lebih rendah dan bukan mode maksimum.
nitisumito - 03/10/2011 07:37 PM
#95

Quote:
Original Posted By GadgetsReview
Saya punya RC-29 Q5, itu senter kedua sy, yg pertama Philips Luxeon.

RC29 merupakan senter flood to throw yg mini (palm size lah), secara ergonomi cukup enak digenggam dan mudah dioperasikan, pas di tangan.

Bodi aluminium dilapisi hard anodized tapi sepertinya dibawah class III, agak tipis. Pada ujung crown tail cap mulai terlihat warna aluminium karena gesekkan. RC29 cukup tahan air, mampu tetap nyala didalam air, coba liat di Youtube gan karena sy ga berani coba, hehehe.
Mampu dijadikan lilin alias berdiri dengan tail cap, berguna saat mati lampu.

Dilengkapi heat sink untuk melepaskan panas dari emitter, menurut sy cukup membantu, terbukti saat dinyalakan hi-mode dengan batere 14500 3,7V selama 20 menit senter tidak terlalu panas, itu sy lakukan sambil gowes.

Beam yang dihasilkan sangat mantab untuk throw, jarak 100 m masih cukup efektif. Untuk pengaturan flood, hasilnya merata, walaupun tidak seterang Xeno E03 (beda kelas lah, hehehe).

User Interface cukup simpel, Hi - Low - Strobe secara berulang, tidak ada fungsi memori, jadi siklusnya akan tetap, kecuali setelah dimatikan selama 1 menit akan kembali ke Hi-mode. Switchnya tipe forward, jadi bisa digunakan secara momentary switch.

Untuk mengatur fokus dengan cara memutar head, cuma memutarnya harus sampai 3 kali putaran utk sampai ke zoom, tidak sesimpel senter LedLenser yang tinggal dimaju-mundurkan.

Secara keseluruhan sy cukup puas dengan RC29, tetapi sy jarang bawa ke tempat kerja, karena lensanya masih plastik, dan udh ada begas goresan yg ga bisa ilang. Dipake kalo mati lampu di rumah aja, hehehe.

Semoga dapat membantu.


thank gan,,, jadi bingung milih ini ato ultrafire 502b xml t6 hammer
GadgetsReview - 04/10/2011 11:14 AM
#96

Quote:
Original Posted By nitisumito
thank gan,,, jadi bingung milih ini ato ultrafire 502b xml t6 hammer


Kalo mo cari runtime lebih mendingan UF 502b aja gan, baterenya 18650 punya daya lebih besar dari 14500, cuma jadi lebih besar ukuran senternya.
fabienne - 04/10/2011 11:56 AM
#97

iya setuju tuh ama @gadgetsreview sekedar info tambahan aja, 18650 kapasitas tertinggi saat ini sekitar 3000mAH, jadi paling tidak 4 kali lipat dari 14500 yang hanya 750mAH.

Lagian dari segi LED, Q5 ama XML T6 itu juga antara 2-3 kali lipat terangnya.
nendra_p - 04/10/2011 02:24 PM
#98

Quote:
Original Posted By GadgetsReview
Kalo mo cari runtime lebih mendingan UF 502b aja gan, baterenya 18650 punya daya lebih besar dari 14500, cuma jadi lebih besar ukuran senternya.


Setuju, untuk runtime memang lebih baik menggunakan baterai 18650 dibandingkan 14500. Tapi perlu juga disinggung kalo baterai 18650 habis maka harus diisi ulang, sedangkan baterai 14500 bisa digantikan dengan baterai AA biasa. Semua kembali kepada kenyamanan saudara.
Kalau saya pribadi lebih cenderung ke baterai 14500/AA karena lebih murah hammers
GadgetsReview - 04/10/2011 06:21 PM
#99

Quote:
Original Posted By nendra_p
Setuju, untuk runtime memang lebih baik menggunakan baterai 18650 dibandingkan 14500. Tapi perlu juga disinggung kalo baterai 18650 habis maka harus diisi ulang, sedangkan baterai 14500 bisa digantikan dengan baterai AA biasa. Semua kembali kepada kenyamanan saudara.
Kalau saya pribadi lebih cenderung ke baterai 14500/AA karena lebih murah hammers


Saya pribadi jg pake 14500 dan NiMH buat makan senter EDC sy. Soalnya beli 2 18650 merek AW bisa dpt 1 senter baru, hehehe
GadgetsReview - 04/10/2011 06:23 PM
#100

Dopost
Page 5 of 15 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 >  Last ›
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Lampu Senter/Flashlight > Review senter / flashlight