Lampu Senter/Flashlight
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Lampu Senter/Flashlight > All about Jetbeam review,diskusi,update ~
Total Views: 10514 Share : Facebook ShareFacebook Twitter ShareTwitter Google+ ShareGoogle+
Page 6 of 8 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 > 

fabienne - 04/02/2012 11:56 PM
#101

Quote:
Original Posted By GadgetsReview
Masbro sy mo tanya ttg UI nya RRT 0, apa kita bisa langsung ke low atau hi mode dari kondisi mati dengan cara putar ring waktu senter belum dinyalain?


Bisa donk. Khan justru itu kelebihannya variable ring karena kita bisa tentukan output sebelum kita nyalakan. Jadi teringat Surefire U2 jadul dulu....
GadgetsReview - 06/02/2012 04:39 PM
#102

Quote:
Original Posted By fabienne
Bisa donk. Khan justru itu kelebihannya variable ring karena kita bisa tentukan output sebelum kita nyalakan. Jadi teringat Surefire U2 jadul dulu....


Hehehe, dulu pernah nyobain sunwayman punya gan JM818, cuma ga sampe perhatian kaya sekarang.. tenkiyu bro infonya
Ryan903983 - 06/02/2012 06:04 PM
#103
Ask : Jetbeam PC10
Selamat sore senior.....tolong tanya apakah sdh ada review mengenai Jetbeam PC10 ??
Saya pengen punya....tapi sebelum nyobain order pengen tau performancenya dulu....
Tolong bantu info ya....

TQ
shakehand2
master_eff - 10/02/2012 11:36 AM
#104

Quote:
Original Posted By Ryan903983
Selamat sore senior.....tolong tanya apakah sdh ada review mengenai Jetbeam PC10 ??
Saya pengen punya....tapi sebelum nyobain order pengen tau performancenya dulu....
Tolong bantu info ya....

TQ
shakehand2


Beli aja gan...
jogjaraya - 18/04/2012 09:51 PM
#105

Dalam dua minggu ini, saya kedatangan 3 pendatang baru yang akan menjadi penghuni lemari.

Pertama - Led Lenser P7, di beli untuk menggantikan Led lenser yang hilang
kedua - Mini maglite Led, di beli karena zaman dulu ini senter idaman, dan baru kali ini bisa terbeli
ketiga - JetBeam ST Cycler, di beli karena saya penasaran, mengapa banyak para penghuni SubForum ini, yang menaruh hormat pada merk JetBeam. Mengapa pilih ST Cycler?? sekaligus, untuk lampu sepeda.

Berikut penampakan sekilas.

Spoiler for
All about Jetbeam review,diskusi,update ~All about Jetbeam review,diskusi,update ~


Review singkat
saat melihatnya secara langsung untuk pertama kali, rasanya biasa saja. Setelah di pegang, saya baru "ngehhh" mengapa senter ini, harganya cukup lumayan. Meskipun begitu, kualitas dan harga sebanding. yah... lagi-lagi, ini JetBeam bung!!

Review lengkap nanti jika batreinya sudah datang, maklum saya penghoby baru senter. jadi belum punya batrei 18650 Yb
DjHater - 19/04/2012 08:21 PM
#106

Quote:
Original Posted By jogjaraya
Dalam dua minggu ini, saya kedatangan 3 pendatang baru yang akan menjadi penghuni lemari.

Pertama - Led Lenser P7, di beli untuk menggantikan Led lenser yang hilang
kedua - Mini maglite Led, di beli karena zaman dulu ini senter idaman, dan baru kali ini bisa terbeli
ketiga - JetBeam ST Cycler, di beli karena saya penasaran, mengapa banyak para penghuni SubForum ini, yang menaruh hormat pada merk JetBeam. Mengapa pilih ST Cycler?? sekaligus, untuk lampu sepeda.

Berikut penampakan sekilas.

Spoiler for
All about Jetbeam review,diskusi,update ~All about Jetbeam review,diskusi,update ~


Review singkat
saat melihatnya secara langsung untuk pertama kali, rasanya biasa saja. Setelah di pegang, saya baru "ngehhh" mengapa senter ini, harganya cukup lumayan. Meskipun begitu, kualitas dan harga sebanding. yah... lagi-lagi, ini JetBeam bung!!

Review lengkap nanti jika batreinya sudah datang, maklum saya penghoby baru senter. jadi belum punya batrei 18650 Yb

cakep juga ya di foto \)

ditunggu beamshot nya.
imprachen - 24/04/2012 06:23 PM
#107

agan2 yg senior kl mao cari jetbeam tipe JET-I PRO V3.0 dimana ya?ada yg bisa bantu gak?ane kadang malem2 suka hunting burung2 lutcuu dan imutt..ane di rekomen pilian pada jetbeam tipe JET-I PRO V3.0..kl ada pilian lain bole kasi masukan..thx
jogjaraya - 24/04/2012 06:40 PM
#108

Quote:
Original Posted By imprachen
agan2 yg senior kl mao cari jetbeam tipe JET-I PRO V3.0 dimana ya?ada yg bisa bantu gak?ane kadang malem2 suka hunting burung2 lutcuu dan imutt..ane di rekomen pilian pada jetbeam tipe JET-I PRO V3.0..kl ada pilian lain bole kasi masukan..thx


coba agan tanya, sama agan Djhater. mumpung sedang membuka preorder
ini linknya https://www.kaskus.co.id/showthread.php?p=680637517&posted=1#post680637517
Iteza - 25/04/2012 01:30 AM
#109

Quote:
Original Posted By imprachen
agan2 yg senior kl mao cari jetbeam tipe JET-I PRO V3.0 dimana ya?ada yg bisa bantu gak?ane kadang malem2 suka hunting burung2 lutcuu dan imutt..ane di rekomen pilian pada jetbeam tipe JET-I PRO V3.0..kl ada pilian lain bole kasi masukan..thx


Jet 1 pro v3 udah lewat masanya gan... hehe... kalo mau yg support AA yah jetbeam PA10, RRT-0, Nitecore D11v.2, Sunway V10A..... dll banyak lagi... sesuaikan aja ama budget n model yg didemenin... D
rahartha - 02/05/2012 11:22 PM
#110
Pc10
Lagi galau nunggu JB PC10 ni.. hahaheheh

mau tanya ni, apa gak masalah yan masang CR123 un protect di Pc10??
fabienne - 03/05/2012 12:55 AM
#111

Quote:
Original Posted By rahartha
Lagi galau nunggu JB PC10 ni.. hahaheheh

mau tanya ni, apa gak masalah yan masang CR123 un protect di Pc10??


Yang jadi masalah itu kita takut RCR123 itu kepakai sampai dibawah 2,5 volt sehingga akhirnya batere itu drop dan gak bisa dicharge lagi. Saya baca2 spec tidak ada petunjuk soal low-voltage protection juga sih, jadi pertimbangannya yah cuman takut merusak batere aja.

Kemudian tambahan satu hal lagi, di manual udah tertulis bahwa maximum 500 lumen itu tercapai karena memakai arus lebih dari 2A jadi disarankan memakai batere RCR123 yang berkualitas karena takut bisa meleduk. (max batas aman RCR123 adalah 1,5A, jadi 2A itu sudah sangat - sangat memaksa dan berbahaya.
rahartha - 03/05/2012 02:46 AM
#112

Quote:
Original Posted By fabienne
Yang jadi masalah itu kita takut RCR123 itu kepakai sampai dibawah 2,5 volt sehingga akhirnya batere itu drop dan gak bisa dicharge lagi. Saya baca2 spec tidak ada petunjuk soal low-voltage protection juga sih, jadi pertimbangannya yah cuman takut merusak batere aja.

Kemudian tambahan satu hal lagi, di manual udah tertulis bahwa maximum 500 lumen itu tercapai karena memakai arus lebih dari 2A jadi disarankan memakai batere RCR123 yang berkualitas karena takut bisa meleduk. (max batas aman RCR123 adalah 1,5A, jadi 2A itu sudah sangat - sangat memaksa dan berbahaya.


apa si bedanya RCR123 dengan CR123??

oiya tentang 500lumensnya, sepertinya gak mungkin kan pabrikan sekaliber jeat beam gak mikirin itu tentang batery bawaan yang dimana tersedia 1,5v tapi mintanya 2,5v??

saya lihat di lapak mas ryan http://www.digger-soft.com/imghome/p/EG5.jpg
bertuliskan 3,7v
Ryan903983 - 03/05/2012 03:25 PM
#113

Quote:
Original Posted By fabienne
Yang jadi masalah itu kita takut RCR123 itu kepakai sampai dibawah 2,5 volt sehingga akhirnya batere itu drop dan gak bisa dicharge lagi. Saya baca2 spec tidak ada petunjuk soal low-voltage protection juga sih, jadi pertimbangannya yah cuman takut merusak batere aja.

Kemudian tambahan satu hal lagi, di manual udah tertulis bahwa maximum 500 lumen itu tercapai karena memakai arus lebih dari 2A jadi disarankan memakai batere RCR123 yang berkualitas karena takut bisa meleduk. (max batas aman RCR123 adalah 1,5A, jadi 2A itu sudah sangat - sangat memaksa dan berbahaya.


Quote:
Original Posted By rahartha
apa si bedanya RCR123 dengan CR123??

oiya tentang 500lumensnya, sepertinya gak mungkin kan pabrikan sekaliber jeat beam gak mikirin itu tentang batery bawaan yang dimana tersedia 1,5v tapi mintanya 2,5v??

saya lihat di lapak mas ryan http://www.digger-soft.com/imghome/p/EG5.jpg
bertuliskan 3,7v


Ikut nimbrung dikit....
yang dimaksud om Yoni itu arusnya mas...dalam satuan Ampere bukan Voltage dalam satuan Volt.
Sedikit share pengalaman battere Lithium yg drop < 1,5 Volt....biasanya saya pancing diparalel dg batery fresh dahulu beberapa detik...kmd baru bisa dicharge.

Kira-kira cara ini bahaya gak ya om Fabiene ??
rahartha - 03/05/2012 05:22 PM
#114

Quote:
Original Posted By Ryan903983
Ikut nimbrung dikit....
yang dimaksud om Yoni itu arusnya mas...dalam satuan Ampere bukan Voltage dalam satuan Volt.
Sedikit share pengalaman battere Lithium yg drop < 1,5 Volt....biasanya saya pancing diparalel dg batery fresh dahulu beberapa detik...kmd baru bisa dicharge.

Kira-kira cara ini bahaya gak ya om Fabiene ??


capedes GOBLOKK ane salah baca...

masi duduk manis nunggu mas fabiene
Buying $elling - 04/05/2012 12:36 AM
#115

Quote:
Original Posted By rahartha
apa si bedanya RCR123 dengan CR123??

oiya tentang 500lumensnya, sepertinya gak mungkin kan pabrikan sekaliber jeat beam gak mikirin itu tentang batery bawaan yang dimana tersedia 1,5v tapi mintanya 2,5v??

saya lihat di lapak mas ryan http://www.digger-soft.com/imghome/p/EG5.jpg
bertuliskan 3,7v


secara kasat mata :
CR 123 adalah battery Primary alias sekali pakai.
Range Voltage : 3 Volt.

RCR 123 adalah Rechageable Li-Ion Battery (battery "isi ulang" alias bisa di charge berulangkali sampai rusak sendiri).
Range Voltage : 3.6 V atau 3.7 V

senter dng format battery CR.123 akan mencapai titik terang max bila menggunakan battery RCR.123

utk menghindari sebuah battery rechargeable mengalami OVER DISCHAGRE (senter sampai mati sendiri karena battery kehilangan daya), sebenarnya adalah amat sangat mudah yaitu :
membiasakan diri kita utk tidak memforsir sebuah senter menyala sampai kekuatan battery nya habis sama sekali alias senter sampai mati sendiri.
biasakan utk men-charge ulang battery charger bila sinar senter sdh mulai redup atau tidak terang.
battery rechargeable mempunyai perlakuan yg amat sangat berbeda di bandingkan battery primary (battery sekali pakai).
rahartha - 04/05/2012 12:47 AM
#116

Quote:
Original Posted By Buying $elling
secara kasat mata :
CR 123 adalah battery Primary alias sekali pakai.
Range Voltage : 3 Volt.

RCR 123 adalah Rechageable Li-Ion Battery (battery "isi ulang" alias bisa di charge berulangkali sampai rusak sendiri).
Range Voltage : 3.6 V atau 3.7 V

senter dng format battery CR.123 akan mencapai titik terang max bila menggunakan battery RCR.123

utk menghindari sebuah battery rechargeable mengalami OVER DISCHAGRE (senter sampai mati sendiri karena battery kehilangan daya), sebenarnya adalah amat sangat mudah yaitu :
membiasakan diri kita utk tidak memforsir sebuah senter menyala sampai kekuatan battery nya habis sama sekali alias senter sampai mati sendiri.
biasakan utk men-charge ulang battery charger bila sinar senter sdh mulai redup atau tidak terang.
battery rechargeable mempunyai perlakuan yg amat sangat berbeda di bandingkan battery primary (battery sekali pakai).



siap komandan!!! iloveindonesias
fabienne - 04/05/2012 04:21 PM
#117

Quote:
Original Posted By Ryan903983
Ikut nimbrung dikit....
yang dimaksud om Yoni itu arusnya mas...dalam satuan Ampere bukan Voltage dalam satuan Volt.
Sedikit share pengalaman battere Lithium yg drop < 1,5 Volt....biasanya saya pancing diparalel dg batery fresh dahulu beberapa detik...kmd baru bisa dicharge.

Kira-kira cara ini bahaya gak ya om Fabiene ??


Tujuan pancing dengan battery fresh itu biasanya karena charger "pintar" itu biasanya ada protection circuit dengan mendeteksi voltase batere yang akan dicharge dulu, jikalau dianggap terlalu low, maka dia akan reject langsung dan berhenti charge.

Saya sendiri belum sempat baca habis, tapi artikel berikut ini cukup menarik.
http://www.candlepowerforums.com/vb/showthread.php?163637
Ada beberapa cell yang bagus memang masih bisa dicharge meskipun over dicharge, tp tergantung seberapa lama dalam keadaan discharge. Cara paling aman itu dengan charge dan monitor terus suhu-nya, takutnya kalau naik suhunya terlalu cepat berarti potensi meleduk dan harus langsung dilepas dari charger. Itupun harus langsung ditaruh dikaleng susu atau apa karena takutnya proses kimianya tetap jalan dan meledak pada akhirnya.


Quote:
Original Posted By Buying $elling

utk menghindari sebuah battery rechargeable mengalami OVER DISCHAGRE (senter sampai mati sendiri karena battery kehilangan daya), sebenarnya adalah amat sangat mudah yaitu :
membiasakan diri kita utk tidak memforsir sebuah senter menyala sampai kekuatan battery nya habis sama sekali alias senter sampai mati sendiri.
biasakan utk men-charge ulang battery charger bila sinar senter sdh mulai redup atau tidak terang.

Yang jadi masalah sih jaman sekarang ada senter yang :
1. linier current regulated : jadi senter akan menyala pada lumen yang sama sampai batere habis
2. semi-linier current regulated : senter akan menyala dengan lumen sama sampai pada batas tertentu (deteksi voltase biasanya) kemudian setelah itu akan menurun terus sampai mati/batere habis
3. non-regulated : senter akan menyala dengan lumen yang akan terus menurun sampai habis.

Lha yang jadi masalah itu pada waktu menggunakan senter ke-1 itu maka kita tidak tahu batere sampai sejauh mana sudah dipakai, tahu-tahu over-discharge. Makanya untuk senter jenis ke-1 dan ke-2 itu kadang ada yang diberi low-voltage protection (kedip2 biasanya) supaya pengguna batere rechargeable tidak menggunakan terus senternya. Untuk itu harap kenali senter yang dibeli dan jenisnya bagaimana.

Contoh ke-1 : Quark 4sevens, Haiku, HDS
Contoh ke-2 : Surefire, Olight M20, M30, Malkoff
Contoh ke-3 : Senter-senter direct drive
Buying $elling - 04/05/2012 09:38 PM
#118

Quote:
Original Posted By fabienne


Yang jadi masalah sih jaman sekarang ada senter yang :
1. linier current regulated : jadi senter akan menyala pada lumen yang sama sampai batere habis
2. semi-linier current regulated : senter akan menyala dengan lumen sama sampai pada batas tertentu (deteksi voltase biasanya) kemudian setelah itu akan menurun terus sampai mati/batere habis
3. non-regulated : senter akan menyala dengan lumen yang akan terus menurun sampai habis.

Lha yang jadi masalah itu pada waktu menggunakan senter ke-1 itu maka kita tidak tahu batere sampai sejauh mana sudah dipakai, tahu-tahu over-discharge. Makanya untuk senter jenis ke-1 dan ke-2 itu kadang ada yang diberi low-voltage protection (kedip2 biasanya) supaya pengguna batere rechargeable tidak menggunakan terus senternya. Untuk itu harap kenali senter yang dibeli dan jenisnya bagaimana.

Contoh ke-1 : Quark 4sevens, Haiku, HDS
Contoh ke-2 : Surefire, Olight M20, M30, Malkoff
Contoh ke-3 : Senter-senter direct drive


...(yg jadi contoh) merk senternya serem-2...berdukas
btw...paling tidak...rata-2 senter yg produk sekarang ini di berikan low-voltage protection (tanda kedip2) pd driver nya, sehingga sang pemilik/pengguna senter tsb akan mengetahui apakah battery tsb masih bisa dipergunakan ataukah mesti di charge ulang agar battery tsb tdk mengalami over discharge.
fabienne - 04/05/2012 09:59 PM
#119

Quote:
Original Posted By Buying $elling
...(yg jadi contoh) merk senternya serem-2...berdukas
btw...paling tidak...rata-2 senter yg produk sekarang ini di berikan low-voltage protection (tanda kedip2) pd driver nya, sehingga sang pemilik/pengguna senter tsb akan mengetahui apakah battery tsb masih bisa dipergunakan ataukah mesti di charge ulang agar battery tsb tdk mengalami over discharge.


kemarin khan pertanyaannya soal jetbeam pc10, saya malah liat tidak ada didalam specnya lho tentang fitur low-voltage warning, jadi tidak recommend pakai unprotected di jetbeam pc10.

senter paling pintar yang saya tahu itu HDS/Novatac karena setiap kali ganti batere maka dia akan tes voltage dulu. Kalau pas range 3.2-2.8 volt dianggap primary dan akan dipakai sampai habis bis (bisa dibawah 0.8 volt) tapi kalau range diatas 3,9 volt maka dianggap rechargeable dan dia akan beri warning waktu di 2.7 volt. Makanya HDS tidak menyarankan memakai batere rechargeable yang setengah full karena bisa terdeteksi sebagai primary dan low-voltage warning tidak akan bekerja.

Kompleksitas sistem elektronic seperti HDS itu yang bikin flashlight maker potong kompas untuk memilih antara :
- tidak pakai low-voltage warning
- pakai low-voltage warning tetapi penggunaan primary tidak maksimal karena belum habis bis.
DjHater - 04/05/2012 10:41 PM
#120

Quote:
Original Posted By fabienne
kemarin khan pertanyaannya soal jetbeam pc10, saya malah liat tidak ada didalam specnya lho tentang fitur low-voltage warning, jadi tidak recommend pakai unprotected di jetbeam pc10.

senter paling pintar yang saya tahu itu HDS/Novatac karena setiap kali ganti batere maka dia akan tes voltage dulu. Kalau pas range 3.2-2.8 volt dianggap primary dan akan dipakai sampai habis bis (bisa dibawah 0.8 volt) tapi kalau range diatas 3,9 volt maka dianggap rechargeable dan dia akan beri warning waktu di 2.7 volt. Makanya HDS tidak menyarankan memakai batere rechargeable yang setengah full karena bisa terdeteksi sebagai primary dan low-voltage warning tidak akan bekerja.

Kompleksitas sistem elektronic seperti HDS itu yang bikin flashlight maker potong kompas untuk memilih antara :
- tidak pakai low-voltage warning
- pakai low-voltage warning tetapi penggunaan primary tidak maksimal karena belum habis bis.

sepertinya pabrikan jetbeam juga ngasih info battery yang disarankan itu lithium ion yang umumnya dipakai, bukan yang unprotect, kalau perlu pakai battery jetbeam dan charger i4 sekalian, biar kalau ada claim bisa langsung, krn masih satu industries.

pembahasan mengenai battery ini sepertinya lebih yahut di bahas di thread khusus battery yang TS nya om sendiri deh, hehehe.


nb, saya baru tau novatac sepintar itu malus
Page 6 of 8 |  < 1 2 3 4 5 6 7 8 > 
Home > LOEKELOE > ACTIVITY & HOBBY > Lampu Senter/Flashlight > All about Jetbeam review,diskusi,update ~